Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.  (Read 64543 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Mas Tidar

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.262
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #30 on: 24 October 2012, 11:52:16 PM »

  ;D

Utk para tamu yang mampir di lapak ini, tolong isi thread perkenalan.
Ini linknya.
http://dhammacitta.org/forum/index.php/board,12.0.html

 _/\_
Saccena me samo natthi, Esa me saccaparamiti

"One who sees the Dhamma sees me. One who sees me sees the Dhamma." Buddha

Offline Apek Tongseng

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 5
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #31 on: 29 October 2012, 10:13:50 AM »
Dalam Manggala Sutta yang dibabarkan oleh Sang Buddha, ada satu bait yang mengatakan

Pekerjaan/mata pencaharian yang bebas dari keruwetan adalah Berkah Termulia.

Yang bebas keruwetan bisa diartikan sebagai yang tidak melanggar Sila (Pancasila), tidak melanggar hukum, tidak mengandung konflik diantara pihak.

Jika banyak keruwetan tentunya anda juga tidak bisa tidur nyenyak, selalu gelisah dan stress.

Memgenai anda bertahan atau mundur?
Tentunya anda perlu mempertimbangkan : ada alternatif yang lebih baik?

Dari pengalaman anda, apa yg akan anda lakukan dgn "bom waktu" tersebut ??

Kalau soal "office politic", dimana mana ada, banyak orang yang menginginkan posisi yang lebih tinggi, apapun caranya, kalau perlu pakai santet (demikian kata rumor).  Anda pindah kerja ke tempat lain juga akan ada yang menginginkan kedudukan anda, bahkan jika anda sudah menjadi menantu pengusaha pemilik perusahaan anda  sekalipun, tetap ada yang menginginkan jabatan anda (termasuk jadi menantunya).

So, it's the hard facts of life. 
Jabatan yang kelihatan mentereng, dipenuhi dengan berbagai intrik dari orang yang menginginkan.
Boleh bagi pengalaman dikit ?  ;D

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #32 on: 29 October 2012, 10:25:02 AM »
Dari pengalaman anda, apa yg akan anda lakukan dgn "bom waktu" tersebut ??

Boleh bagi pengalaman dikit ?  ;D

"Bom waktu"?   Ngga ada bom ditempat kerja saya.  ;D

Yg ada juga , gelas berisi air minum pecah sendiri.

Kalau mengenai mengalami pekerjaan yang penuh keruwetan, ya pernah.  Yg saya lakukan, ada 2: 1. benahi sehingga keruwetannya lenyap (you have to be number one).  yg kedua: kalau keruwetan sdh berkaitan dengan kebijakan pemilik yg lebih mementingkan diri sendiri daripada perusahaan, ya pindah ke perusahaan lain.

Bagi pengalaman? Bukan di topik ini tempatnya.  ;D
~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline Apek Tongseng

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 5
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #33 on: 29 October 2012, 10:48:27 AM »
"Bom waktu"?   Ngga ada bom ditempat kerja saya.  ;D

Yg ada juga , gelas berisi air minum pecah sendiri.

Kalau mengenai mengalami pekerjaan yang penuh keruwetan, ya pernah.  Yg saya lakukan, ada 2: 1. benahi sehingga keruwetannya lenyap (you have to be number one).  yg kedua: kalau keruwetan sdh berkaitan dengan kebijakan pemilik yg lebih mementingkan diri sendiri daripada perusahaan, ya pindah ke perusahaan lain.

Bagi pengalaman? Bukan di topik ini tempatnya.  ;D
jiahhh...penonton kecewa  :whistle:

Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.065
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #34 on: 30 October 2012, 02:52:01 PM »
Quote
Mohon diberitahukan jenis produk nya apa?  Barang konsumsi spt makanan, baju dll? barang tahan lama (durable goods) seperti kipas angin, hp.
Barang industri spt motor listrik, pipa dll

Setiap produk punya cara pemasaran sendiri, untuk efektif harus lah sesuai dengan segmen pasar yang dituju.

Tanpa tahu, ya sulit, tidak ada satu cara pemasaran yang bisa berlaku pada semua jenis barang dan disemua lokasi.

ada 2 tipe barang yang saya akan pasarkan yang pertama tentu saja elektronik, yang booming di masyarakat akhir2 ini semacam ipad, tablet and phrendnya, segmen pasar apa yang kira2 tepat untuk pemasarannya? dan kira2 cara transaksi yang flexibel dan aman yang dapat diterapkan apa yah?

yang kedua barang yang dikonsumsi, tentu tak tahan lama karena berbentuk "bahan mentah" atau herbal, kira2 pangsa pasarnya dimana yah?

kalau yang berbasis jasa misalnya memberikan info tentang beberapa hal yang berhubungan dengan kesehatan begitu, apakah perlu dibuat suatu blog khusus untuk menampungnya?

trims  _/\_ _/\_ _/\_
Life is must learning,  trying and never giving up to all problem that come to our life.
If life give you one hundred reason to beat you down then find one thousand reason to revive again and again.

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #35 on: 30 October 2012, 03:01:29 PM »
ada 2 tipe barang yang saya akan pasarkan yang pertama tentu saja elektronik, yang booming di masyarakat akhir2 ini semacam ipad, tablet and phrendnya, segmen pasar apa yang kira2 tepat untuk pemasarannya? dan kira2 cara transaksi yang flexibel dan aman yang dapat diterapkan apa yah?

yang kedua barang yang dikonsumsi, tentu tak tahan lama karena berbentuk "bahan mentah" atau herbal, kira2 pangsa pasarnya dimana yah?

kalau yang berbasis jasa misalnya memberikan info tentang beberapa hal yang berhubungan dengan kesehatan begitu, apakah perlu dibuat suatu blog khusus untuk menampungnya?

trims  _/\_ _/\_ _/\_

Untuk pertanyaan Sis De Nova, masih diperlukan keterangan posisi anda sebagai apa?  Produsen, importir, agentunggal, grosir , atau pengecer?

Untuk yg berbasis jasa; kurang paham maksudnya.  Untuk memasarkan jasa tertentu atau bagaimana?

 _/\_
~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.065
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #36 on: 30 October 2012, 03:10:20 PM »
Untuk pertanyaan Sis De Nova, masih diperlukan keterangan posisi anda sebagai apa?  Produsen, importir, agentunggal, grosir , atau pengecer?

Untuk yg berbasis jasa; kurang paham maksudnya.  Untuk memasarkan jasa tertentu atau bagaimana?

 _/\_

grosir sih om

kalau jasa ya menjual jasanya girtu, misal jualan jasa info tentang penggunaan pct buat demam atau jasa konsultasi penyakit oleh dokter secara online gitu tapi berbayar....
Life is must learning,  trying and never giving up to all problem that come to our life.
If life give you one hundred reason to beat you down then find one thousand reason to revive again and again.

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #37 on: 30 October 2012, 03:28:10 PM »
Untuk Grosir barang elektronik:

Untuk barang kategory iPad, tablet dan sebangsanya, kita bisa kategorikan sebagai "fancy" atau "trendy" product.
Karena setiap kemunculan satu merk utk spec tertentu akan segera diikuti dengan merk lain dgn spec sama atau ada tambahan.

Sehingga harus terus menerus berganti dgn type baru dengan spec yg lebih canggih, dan ini biasanya didorong oleh produsen.
Maka posisi anda sebagai grosir, tidak boleh memiliki stok terlalu banyak, jual secepat mungkin dengan margin tipis sampai sedang, dan segera cari spec baru lagi dari produsen.

Untuk pemasarannya; karena posisi anda sebagai grosir, biasanya pemilik brand mempunyai strategi marketing untuk mempromosikan merk dan tipe produk tertentu;dalam hal ini anda tidak bisa berbuat banyak.
Karena anda yang menjual produk ke retailer atau pengecer tentu anda perlu memberikan discount yang menarik; gimmick dll untuk retailer.
Pelatihan kepada bagian penjualan pada retailer juga perlu diberi perhatian, misalnya pelatihan khusus untuk pengetahuan produk, siapkan jawaban bagi pertanyaan yg umum ditanyakan konsumen, siapkan juga sistem hadiah bagi salesman/salesgirl.

Mudah mudahan bisa menjawab pertanyaan anda.



~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #38 on: 30 October 2012, 03:35:59 PM »
Sedangkan untuk grosiran bahan baku herbal; karena sifatnya cepat rusak, tentu tidak bisa disimpan lama lama.
Menyediakan berdasarkan pesanan, akan jauh lebih aman daripada berlebihan menyediakan stok yang kalau tidak terjual akan menjadi sampah.

Maka pemasarannya lebih tergantung pada persepsi konsumen terhadap manfaat produk herbal tersebut.
Jika produk herbal ini untuk pengobatan, tentu berbagai literatur/blogspot berisi testimonial akan sangat membantu.
Juga leaflet yang disebar di outlet akan membantu mendongkrak penjualan.

Tetapi kalau tidak memiliki brand, tentunya sulit mendongkrak sales; bahkan bisa terjadi anda yang promosi eh produsen tetangga yang lebih gesit meraup pasar.

Selain itu, anda sebagai grosir, tentu memiliki beberapa supplier, anda juga perlu mengamankan garis belakang yang mensupport anda.
Kalau sales naik dan anda lupa membina hubungan baik dengan supplier, bisa bisa anda tidak mendapatkan supply.

Yang paling membuat frustrasi didalam bisnis adalah anda mendapatkan pesanan banyak tetapi tidak bisa mensupply.

 _/\_
~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #39 on: 30 October 2012, 03:43:43 PM »


kalau jasa ya menjual jasanya girtu, misal jualan jasa info tentang penggunaan pct buat demam atau jasa konsultasi penyakit oleh dokter secara online gitu tapi berbayar....

Wah kalau yg ini kurang paham. 
Tetapi untuk seorang dokter dapat menegakkan diagnosa penyakit seorang pasien , setahu saya ada 3 hal yang perlu diperhatikan:
1. Menanyakan dan mendengarkan keluhan pasien mengenai apa yang sakit
2. Pemeriksaan fisik.
3. Data laboratorium atas kimia darah, urine dan faeces; jika penyakitnya cukup kompleks.

Jika melalui internet, tentunya anda tidak bisa melakukan pemeriksaan fisik pasien.

Melakukan jasa konsultasi kedokteran secara online, bisa bisa anda dituduh malpraktek jika anda dokter; kalau bukan dokter, wah bisa repot kecuali anda melabelkan diri sebagai dukun  ;D.


~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #40 on: 30 October 2012, 08:18:00 PM »
Om Kaucu

Saya ingin nanya, bagaimana cara meningkatkan kecerdasan emosional. Saya pikir hal ini juga penting ya di dalam kehidupan sehari2 termasuk di dalamnya karir.

Sekedar share, saya tipe yang perfeksionis. Kalau diberi skala dari 0 - 10, mungkin saya ada di skala 15. Dalam ambisi kerja, saya pikir saya cukup berambisi untuk terus meningkatkan kinerja pekerjaan, terus belajar, terus termotivasi untuk maju. Hal ini tidak menjadi masalah jika saya bekerja secara solo / individual. Namun masalah menjadi muncul, jika berhubungan dengan faktor external apakah itu berhubungan sama orang, atau bekerja secara team work.

Saya sangat intoleran dengan ketidaksempurnaan, saya memiliki standar yang cukup tinggi dalam bekerja. Apa yang menurut saya bisa karena saya sudah melewati / mencobanya, maka saya anggap itu adalah hal yang bukan mustahil. Namun terkadang standar ini mungkin berlebihan sehingga sulit dipenuhi yang terkadang membuat saya menjadi kesal. Ingin rasanya mengulang semuanya dan membuat sesuatu yang sempurna..

Munculnya perasaan kesal dll menjadi indikasi bahwa kecerdasan emosional saya masih rendah.. Adakah tips2 yang berguna dalam meningkatkan kecerdasan emosional ? Karena saya pikir bekerja secara sempurna mungkin bagus ya.. namun di sisi lain, akibatnya saya mengabaikan faktor hubungan interpersonal. Singkat kata bagaimana caranya agar bisa membuatnya balance dan lebih sabar dalam menghadapi ketidaksempurnaan

Mohon wejangannya.. ^:)^
 
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #41 on: 31 October 2012, 10:29:26 PM »
Om Kaucu

Saya ingin nanya, bagaimana cara meningkatkan kecerdasan emosional. Saya pikir hal ini juga penting ya di dalam kehidupan sehari2 termasuk di dalamnya karir.

Sekedar share, saya tipe yang perfeksionis. Kalau diberi skala dari 0 - 10, mungkin saya ada di skala 15. Dalam ambisi kerja, saya pikir saya cukup berambisi untuk terus meningkatkan kinerja pekerjaan, terus belajar, terus termotivasi untuk maju. Hal ini tidak menjadi masalah jika saya bekerja secara solo / individual. Namun masalah menjadi muncul, jika berhubungan dengan faktor external apakah itu berhubungan sama orang, atau bekerja secara team work.

Saya sangat intoleran dengan ketidaksempurnaan, saya memiliki standar yang cukup tinggi dalam bekerja. Apa yang menurut saya bisa karena saya sudah melewati / mencobanya, maka saya anggap itu adalah hal yang bukan mustahil. Namun terkadang standar ini mungkin berlebihan sehingga sulit dipenuhi yang terkadang membuat saya menjadi kesal. Ingin rasanya mengulang semuanya dan membuat sesuatu yang sempurna..

Munculnya perasaan kesal dll menjadi indikasi bahwa kecerdasan emosional saya masih rendah.. Adakah tips2 yang berguna dalam meningkatkan kecerdasan emosional ? Karena saya pikir bekerja secara sempurna mungkin bagus ya.. namun di sisi lain, akibatnya saya mengabaikan faktor hubungan interpersonal. Singkat kata bagaimana caranya agar bisa membuatnya balance dan lebih sabar dalam menghadapi ketidaksempurnaan

Mohon wejangannya.. ^:)^
 

Bro Forte ,
Karakter Perfeksionis itu bagus , selama diterapkan pada diri sendiri dan anda hidup menyendiri, misalnya sebagai pertapa .
Kalau anda hidup bersama orang lain, dalam masyarakat dan anda menerapkan standard anda kepada orang lain, pastilah banyak masalah yang timbul, karena anda akan sering mengkritik, tidak puas dengan hasil kerja orang lain, dan akhirnya anda yang capek karena anda harus membenahi hasil kerja orang lain, karena tidak sesuai dengan selera anda.
Selain itu, banyak orang yang menghindari anda, sehingga banyak hal yang seharusnya anda bisa minta tolong kepada seseorang untuk meringankan kerja anda dan tentunya menghemat waktu anda; terpaksa harus anda lakukan sendiri, capek sendiri kan?

Bagusnya anda menyadari bahwa meningkatkan Emotional Intelligence dapat membantu anda, ada buku yang sangat bagus karangan David Goleman, yg berjudul "Emotional Intelligence" juga.  Dan metode dari Mr. David Goleman berpijak pada meditasi Vipassana sebagai sarana untuk meningkatkan Kecerdasan Emosi; tentunya peningkatan Kecerdasan Emosi tidak bisa dicapai dengan membaca buku tersebut, tetapi anda perlu melakukan sendiri metoda tsb, atau ikut saja meditasi Vipassana.

Nah, itu adalah bagian internal anda yang perlu dilatih agar bisa lebih menyadari setiap emosi yang timbul.

Menurut bahasa populernya, anda perlu meningkatkan People Skill, kemampuan berinteraksi dengan orang lain, termasuk bekerja dalam sebuah team.

Pengertian yang perlu dipahami benar benar dalam berinteraksi dengan orang lain antara lain:
1.  Standar bagus bagi setiap individu berbeda beda, bagi anda masih kurang bagus, bagi orang lain sdh bagus.
2.  Kemampuan setiap orang berbeda beda, mungkin anda bisa menyelesaikan suatu pekerjaan dengan sempurna dengan waktu 7 jam, sedang kan orang lain , dengan batas waktu 7 jam hanya bisa menyelesaikan dengan kualitas yang kurang bagus.
3. Jika anda mendelegasikan suatu pekerjaan, selain harus jelas jumlah dan kualitas yang harus dicapai, anda juga harus siap jika hasilnya tidak sesuai dengan yang anda inginkan.  Dalam hal ini, plan B, untuk menyempurnakan hasil yg kurang bagus, perlu sudah disiapkan.
4.  Setiap orang tidak suka dicela, celaan lebih merusak motivasi dibandingkan dengan pujian. Tidak berarti bahwa anda tidak boleh mencela; ada cara yang lebih elegan untuk mengkoreksi, misalnya : Puji dulu hasil kerjanya tepat jumlah dan tepat waktu, dan katakan yang berikutnya minta supaya kualitasnya diperbaiki, tunjukkan contoh kualitas yang diinginkan, bandingkan dengan hasil karyanya yang menurut anda kurang bagus.
5.  Berusaha selalu melihat kelebihan orang lain, bukan kekurangannya.  Jika anda mampu melihat kelebihan seseorang, maka anda akan melihat orang tersebut dengan lebih positif.
6.  Tempatkan orang agar bisa bekerja pada kelebihannya, bukan pada kekurangannya.  Misal Jika anda punya karyawan yang kurang teliti, tetapi ramah dan punya kepribadian yang menyenangkan; kalau ditempatkan pada bagian yang memerlukan ketelitian, seperti pembukuan, penimbangan produk, mengedit naskah,  maka hasilnya sudah bisa diduga, dia stress dan anda frustrasi.  Sebaliknya kalau dia diminta untuk dibagian yang banyak bertemu orang lain seperti bagian pemasaran atau penjualan, akan bagus hasilnya.
7.  Demikian juga jika bekerja team, anda perlu melihat kelebihan dari tiap anggota team, dan minta mereka untuk bekerja pada hal hal yang membutuhkan kelebihan mereka.
8.  Tidak semua yang kita pikirkan, kita rencanakan dan kita lakukan dengan sempurna menurut kita, memberikan hasil sesuai dengan harapan kita.  Contoh yg mungkin pernah dialami mahasiswa : sudah belajar mati matian, sudah mengerti pelajaran tersebut, sudah menjawab soal ujian dengan sempurna, tetapi dosen hanya memberi nilai C.  Dan dalam kehidupan, hal seperti ini terjadi lebih banyak lagi, bahkan bukan nilai C yang didapat tetapi malah E, alias  mengulang lagi.
9.  Perlu memiliki sikap : "Menerima apa yang telah terjadi meskipun tidak memuaskan, tetap berupaya untuk lebih baik lagi pada saat yang berikutnya".
10. Perlu menyadari bahwa banyak orang yang mudah putus asa /menyerah kalau menghadapi masalah; dan mungkin berbeda dengan anda yang punya semangat untuk menembus kesulitan yang dihadapi. 
11. Dalam sebuah team work, mau tidak mau perlu kompromi , ada saatnya anda harus menurunkan perfeksionis anda, termasuk ego anda, agar target team tercapai dan semua bekerja dengan semangat.
12. Jangan memandang segala persoalan terlalu serius,  bergembiralah. Tidak banyak orang yg suka bergaul dengan orang yang serius dan perfeksionis.


Semoga bermanfaat.
~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #42 on: 01 November 2012, 09:21:57 AM »
Sukong bener2 mantep, boanpwe bener2 tercerahkan, julukannya harusnya bu-tek siansu nih ;D
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline sanjiva

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.091
  • Reputasi: 101
  • Gender: Male
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #43 on: 01 November 2012, 10:20:44 AM »
Sukong bener2 mantep, boanpwe bener2 tercerahkan, julukannya harusnya bu-tek siansu nih ;D

Ternyata ada juga yang namanya jurus "menyoja sambil menendang"  :whistle: ^-^
«   Ignorance is bliss, but the truth will set you free   »

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #44 on: 01 November 2012, 09:42:44 PM »
Sukong bener2 mantep, boanpwe bener2 tercerahkan, julukannya harusnya bu-tek siansu nih ;D

Ngga enak jadi sian-su, mendingan mokau kaucu.  :))
~Life is suffering, why should we make it more?~