Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.  (Read 64544 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Toko Pakaian Bayi
« Reply #240 on: 24 November 2013, 09:59:40 PM »
Namo Buddhaya Yoffy 7




Mengenai Toko Pakaian Bayi dan Anak

Saya sdh melihat website nya. 
Menurut pendapat saya, toko ini memiliki jangkauan yg luas dari perlengkapan bayi sampai dengan balita; dengan penekanan lebih pada pakaian anak.


Untuk memajukan toko ini di Tasikmalaya,  anda perlu survei, siapa saja yang menjual produk sejenis, dari toko/mall sampai dengan pedagang kaki lima di pasar.
Dengan serbuan mall/dept store yg makin deras, maka kelas toko yg berada diantara Pedagang Kaki Lima dengan Mall, yang paling menderita.   Barang berharga murah, sulit bersaing dengan PKL, yg agak mahal, bersaing dengan mall yg memiliki keunggulan kenyamanan dan one stop shopping.


Kalau anda mau memenangkan persaingan, anda perlu lebih fokus pada salah satu kelompok dari 2 ini :
1. Kelompok Bayi,  sejak lahir sd kurang lebih 18 bulan,
2. Kelompok Balita, 2 sd 5 thn.


Psikologis pembeli untuk kedua kelompok tersebut berbeda;  utk kelompok perlengkapan bayi, bagi pembeli , yg penting barang yg dibutuhkan harus ada, harga relatif tidak dipersoalkan, mode dan ukuran  juga tidak terlalu banyak variasinya.
 Apa lagi jika yg beli adalah bapak si bayi dan anak pertama pula.




Sedangkan utk kelompok ke _ 2.  Pertimbangannya jauh lebih banyak, dari ukuran, mode, sampai warna dan terakhir yg paling mendasar , jika kondisi keuangan pembeli tidak memadai, mereka cenderung menunda; alias pakai yg ada saja dulu, sampai terlalu sempit bagi si anak. 


Apalagi kalau berkaitan dengan mainan; seorang ibu/ayah akan lebih mementingkan mainan untuk bayi daripada kalau anaknya sdh balita.


Bedanya adalah jangkauan usia perlengkapan bayi hanya sampai maksimal 18 bulan, atau bahkan hanya sampai 12 bulan sampai anak tsb bisa berjalan.  Sedangkan jangkaun usia perlengkapan balita, sampai berusia 5 tahun.


Jika hasil survei anda menunjukkan bahwa pesaing anda sangat banyak pada perlengkapan kelompok balita dan dengan jenis produk yg sangat luas, sedangkan modal anda sedikit; maka mau tidak mau anda harus fokus ke market yg lebih kecil tetapi anda menjadi nomor 1 atau setidak tidaknya nomor 2 disitu.


Kalau anda setuju untuk sedikit demi sedikit bergesr lebih ke perlengkapan bayi (dan juga agar lebih pas dengan website yg anda buat); beberapa hal yg perlu anda perhatikan.


1.  Penampilan toko harus bersih, tenang, terang benderang, tanpa debu (artinya anda perlu biaya lebih banyak untuk penerangan dan ac).  Ini penting karena psikologis manusia, bayi perlu dilindungi dari yg kotor spt debu; kondisi terang akan memberikan kesan bersih yg lebih kuat daripada yg lebih redup.


2.  Pemilihan kualitas dan produk yg aman dan nyaman bagi bayi.  Misalnya utk pakaian bayi, umumnya terbuat dari cotton/katun atau flanel yang harganya jauh lebih mahal daripada yg polyester.


3. Anda bisa melengkapi toko anda sedemikian rupa sehingga menjadi one stop shopping bagi yg membutuhkan perlengkapan bayi.   Mulai dari pakaian, perlengkapan makan dan minum/botol susu untuk bayi, mainan bayi, kursi dorong untuk bayi.


Promosi yg bisa dilakukan antara lain:
1. Harga murah untuk perlengkapan bayi yg baru lahir, krn akan menghasilkan kesan toko anda toko dgn harga murah, shg jika ada kebutuhan yg lain utk bayinya, maka toko anda menjadi pilihan pertama.
2.  Margin yg lebih besar bisa didapat dari kelompok perlengkapan bayi yg lain.
3.  Kerja sama dengan rumah sakit bersalin, ibu bidan juga merupakan salah satu strategi untuk mendapatkan konsumen, misalnya membagikan leaflet di RSB atau klinik bersalin;  dengan fokus tidak hanya pada yg sdh melahirkan, tetapi juga ibu yg sdg hamil tua.  Leaflet dgn kupon diskon juga bisa digunakan utk menarik mereka ke toko anda.
4.  Penggunaan website juga baik untuk dilakukan; penekanan pada jenis bahan yg digunakan utk pakaian bayi, selimut,  mainan yg aman untuk bayi ; lebih perlu ditampilkan daripada mode. Karena pembeli tidak melihat dan memegang langsung barang yang akan dibeli.  Dan anda juga bisa menerapkan one stop shopping website untuk perlengkapan bayi, kalau bisa bekerja sama dengan suplier, sehingga anda tidak perlu stock terlalu banyak di toko anda.


Promosi perlu dilakukan terus menerus karena dijaman sekarang, rata rata jumlah anak 2 orang saja, setelah anak ke-2 menjadi balita, mereka tidak membutuhkan lagi perlengkapan bayi, kecuali membeli hadiah untuk teman/keluarga yg baru melahirkan.  Jadi , upaya merekrut calon pembeli baru harus terus dilakukan.


Sekian dulu, semoga bermanfaat.



~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.097
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #241 on: 25 November 2013, 10:50:43 AM »
wa lihat tidak ada "baby gift " disana, kadang kadang setelah melahirkan, kerabat atau teman datang berkunjung untuk mengucapkan selamat disertai kado/hadiah/ baby gift kepada keluarga yang melahirkan tersebut.

Umumnya sudah satu paket dari baju (biru untuk anak laki2, pink untuk perempuan), dot (botol susu etc), mainan anak, perlengkapan bayi lain nya.

wa lihat lihat juga beberapa rumah sakit saat ini ada yang menyediakan konter /stand gift shop buat di berikan kepada pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut, perlu di perhatikan apakah anda bisa memasok kebutuhan tersebut dan tentu nya perlu di pikir untung rugi nya baik baik; bila menguntungkan kenapa tidak?(saat ini rumah sakit sudah sangat komersil sebagai ganti cafetaria pada jaman dahulu sekarang ada coffe shop lsg yang bekerja sama dengan brand pilihan.)
« Last Edit: 25 November 2013, 10:58:46 AM by kullatiro »

Offline yoffy.7

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 7
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #242 on: 25 November 2013, 11:05:15 AM »
Namo Buddhaya Yoffy 7.


Akan saya jawab satu persatu ya.
Mulai dari Toko Perabot Rumah Tangga dulu.

Sekian dulu, semoga bermanfaat.


Terimakasih banyak Koh..maaf sy baru pulang kampung dl kmrn2 jd br bs bales  ^:)^ ..mohon ijin baca dan pelajari dl yaa Koh
[size=78%] [/size]


 _/\_
Saya adalah proses yang timbul, ada, dan tenggelam

Offline yoffy.7

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 7
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #243 on: 25 November 2013, 11:07:40 AM »
wa lihat tidak ada "baby gift " disana, kadang kadang setelah melahirkan, kerabat atau teman datang berkunjung untuk mengucapkan selamat disertai kado/hadiah/ baby gift kepada keluarga yang melahirkan tersebut.

wa lihat lihat juga beberapa rumah sakit saat ini ada yang menyediakan konter /stand gift shop buat di berikan kepada pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut, perlu di perhatikan apakah anda bisa memasok kebutuhan tersebut dan tentu nya perlu di pikir untung rugi nya baik baik; bila menguntungkan kenapa tidak?(saat ini rumah sakit sudah sangat komersil sebagai ganti cafetaria pada jaman dahulu sekarang ada coffe shop lsg yang bekerja sama dengan brand pilihan.)


Namo Buddhaya sdr. kullatiro,


salam kenal, terimakasih banyak atas masukannya, akan saya sampaikan ke istri.


salam metta,


 _/\_
Saya adalah proses yang timbul, ada, dan tenggelam

Offline Ratna

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 13
  • Reputasi: 3
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #244 on: 24 November 2015, 08:09:13 PM »
Namo Buddhaya Om Mokau ,

Saya mau konsultasi tentang karir atau rencana usaha saya di bidang desain interior.
Sekarang saya lagi freelance sambil jadi ibu rumah tangga dan ibu dari anak baru 5 bulanan (dibantu suster).
Sebelumnya ada pengalaman kerja di kantor sekitaran 5 tahunan tapi pindah2 kantor,sebagai interior designer..
Pertanyaannya..apakah saya yang belum punya pengalaman di tingkat manager boleh buka usaha desain interior sendiri?
Lokasinya di ruko dekat rumah punya suami, tapi di lantai 2 saja dan sekarang lantai 1 uda disewakan ke teman buka akupuntur. Trus lantai 2 juga sudah ada partisi khusus kantor saya, belum rencana untuk karyawan karena ruang sebelah jadi gudang usaha suami.
Jadi rencana bulan depan saya akan kerja dari sana sambil bawa anak dan suster. Kalau jadi ini mau mulai belanja untuk perangkatnya seperti meja,kursi dan rak buku yang juga memakan biaya.

Kalau ga jadi ya berarti saya akan kerja kantoran lagi. Saya ragu sih soalnya network saya belum luas.

Thanks atas jawabannya,
Ratna  :)

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #245 on: 09 December 2015, 09:49:27 PM »
Maaf terlambat menjawab, akhir akhir ini agak jarang buka forum DC

Jadi kondisi anda saya susun sbb:
a. anda seorang ibu dengan anak berusia 5 bulan
b. punya pengalaman design interior dengan pernah bekerja di beberapa kantor selama 5 thn
c.  suami punya usaha sendiri
d. punya ruko yang bagian bawah disewakan, dan bagian atas sebagian utk gudang dan sebagian bisa dipakai sebagai kantor usaha design interior.
e. merasa belum punya network yang cukup luas.
f.  Masih punya opsi , kalau tidak jadi , balik bekerja di kantor orang lain (dan meninggalkan anak yg baru berusia 5 bulan; pedih rasanya sebagai seorang ibu)  begitukah?


Pertanyaannya : 
Sebagai seorang designer interior yang belum punya pengalaman dalam bidang management, bolehkah membuka usaha design interior sendiri?


Pilihan situasinya kira kira spt ini:

1.  Jika full time job dikantor orang lain,  berarti meninggalkan si kecil
2.  Jika full time mother, berarti kehilangan penghasilan sendiri, merasa percuma punya skill, kehilangan teman dan relasi diluar rumah.
3.  Jika usaha sendiri di rumah, tidak perlu meninggalkan si kecil 8 sd 10 jam sehari, pendapatan belum pasti, dll dll.

Untuk menjawab pertanyaan anda , bolehkah membuka usaha design interior sendiri? 

Apakah ada yang melarang?  ;D.   Suami?

Karena anda menyatakan masih ada pilihan untuk kembali bekerja, saya berkesimpulan (semoga benar); anda belum bertekad untuk membangun usaha sendiri; tetapi jika kembali bekerja dikantor , merasa berat meninggalkan si kecil (karena anda menuliskan dengan jelas, punya anak baru berusia 5 bulan).

Coba anda merenungkan apa yang betul betul anda inginkan.

Bahasa kerennya :  State what you really want, don't state what you don't want.

Nyatakan apa yang betul betul anda inginkan, jangan nyatakan apa yang tidak anda inginkan.

Karena kalau anda menyatakan apa yang tidak anda inginkan; anda hanya ingin keluar dari kondisi yang tidak menyenangkan, yang anda tidak suka; tapi tujuan akan kemana nya, tidak jelas.

Sebaliknya kalau anda betul betul merenungkan dan memikirkan apa yang betul betul anda inginkan; Maka pikiran anda akan membantu anda mencari berbagai alternatif untuk mencapai apa yang anda inginkan.

Dan setiap keinginan , jika ingin dicapai juga ada konsekwensi pengorbanan.





~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline Ratna

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 13
  • Reputasi: 3
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #246 on: 18 December 2015, 11:36:11 AM »
Namo Buddhaya Om Mokau ,

Terima kasih atas jawabannya... Jadi lebih jelas juga sih setelah diuraikan. Ya soal larangan tidak ada yang melarang...malah didukung suami dan keluarga semua dan beberapa teman.
Memang diri sendiri kebanyakan takut gagal aja , dan iya benar seharusnya fokus ke yang mau bukan yang tidak mau ya jadi bisa ada sedikit sedikit kemajuan ke arah tersebut. Sekarang sih akhirnya sudah memutuskan usaha sendiri pelan-pelan semoga bisa ramai pelanggan yang mau desain rumah,kantor atau kafe.

Terima kasih lagi atas saran dan nasehat nya.

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #247 on: 08 May 2017, 07:17:51 AM »
suk Mokau...aku mo tanya
masalah pakai sales dari luar, enaknya pake sistim gimana? 1 brg aku jual eceran bisa untung sekitar 50% dari nilai brg tsb.
jika pakai sales dari luar enaknya di kasih sistim gimana? aku kasih diskon maksimal..misal 30%, terserah mereka mo jual harga brp ke toko?
atau pake sistim kasih komisi 5%
nilai brgnya ga terlalu gede juga.


aku lebih pengen cara ke 2..tp formatnya gimana yg enak.....soalnya belum pengalaman pake sales..thanks
...

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #248 on: 10 May 2017, 10:24:10 PM »
suk Mokau...aku mo tanya
masalah pakai sales dari luar, enaknya pake sistim gimana? 1 brg aku jual eceran bisa untung sekitar 50% dari nilai brg tsb.
jika pakai sales dari luar enaknya di kasih sistim gimana? aku kasih diskon maksimal..misal 30%, terserah mereka mo jual harga brp ke toko?
atau pake sistim kasih komisi 5%
nilai brgnya ga terlalu gede juga.


aku lebih pengen cara ke 2..tp formatnya gimana yg enak.....soalnya belum pengalaman pake sales..thanks

Biasanya kalau ada jaminan gaji,  komisi kecil bisa 5%, dan tambahan 5% kalau mencapai target.  Poblemnya kalau sales nya malas, atau dia bawa produk toko lain, dengan biaya gaji + uang jalan dari anda.

Kalau sales lepas, tanpa gaji tanpa uang jalan,  bisa 20% + bonus bulanan kalau mencapai target.

Mudah mudahan bisa diterapkan.

~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Mau Konsultasi Kemajuan Karir? Disini tempatnya.
« Reply #249 on: 12 May 2017, 02:58:20 PM »
ok suk....thanks
...