//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.  (Read 1201498 times)

0 Members and 5 Guests are viewing this topic.

Offline Vidyadhara

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 26
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #900 on: 29 July 2010, 10:29:05 PM »
Baik.. Mengikuti saran Sdr. Wizardlaxy. Saya akan menanggapi Kang Dilbert. Tapi ini sudah diulas oleh Shixiong Vidyadhara dengan amat sangat baik. Silakan merefer pada:

http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,17326.720.html

Agar penjelasannya tidak dobel2.

Tidak bisa ada 2 orang Samyaksambuddha Nirmanakaya Agung (supreme nirmanakaya) dalam satu masa dispensasi Dharma, dalam 1 sistem tata dunia.
Yang lainnya adalah Nirmanakaya Inkarnasi (Incanated Nirmanakaya) dan Nirmanakaya Inkarnasi (Incanated Nirmanakaya) tidak menampilkan kuasa penuh seperti Nirmanakaya Agung (Supreme Nirmanakaya)


Nirmanakaya Agung berikutnya adalah Samyaksambuddha Maitreya. TIDAK ADA Nirmanakaya Agung lain selama masa di antara Buddha Sakyamuni dan Buddha Maitreya.

“Luar Biasa, sungguh menakjubkan, Nirmanakaya Agung (supreme Nirmanakaya) Guru Rinpoche!”
(Cahaya Kebijaksanaan Oleh Padmasambhava)

Pengecualian adalah bagi Guru Padmasambhava. Beliau muncul dalam masa Buddha Sasana ini dan dianggap sebagai Nirmanakaya Agung. Tapi hal ini tidaklah menjadi masalah. Kenapa?

Karena Padmasambhava adalah emanasi Buddha Sakyamuni sendiri. Dengan kata lain Padmasambhava dan Buddha Sakyamuni itu satu hakekat adanya.

Sang Buddha Sakyamuni berkata dalam Sutra Ramalan Magadha:

“Saya akan wafat untuk mengikis pandangan kekekalan.
Namun setelah dua belas tahun dari sekarang,
untuk mengenyahkan pandangan kemusnahan mutlak,
Saya akan muncul dari sekuntum teratai di danau suci Khosa
Sebagai seorang putra agung menggembirakan sang raja
Dan memutar Roda Dharma makna inti yang tak tertandingi.”

12 tahun berarti 12 abad, dan benar, 12 abad setelah Sang Buddha Parinirvana, Guru Padmasambhava lahir. Buddha Sakyamuni muncul sebagai Guru Padmasambhava di Danau Khosa.

Oleh karena itu Guru Padmasambhava tak lain adalah Buddha Sakyamuni sendiri. Maka dari itu umat Vajrayana Tibetan seringkali mengatakan bahwa Guru Padmasambhava adalah “Buddha-nya Vajrayanis”.

“Dijelaskan secara rinci, Mahabodhi atau Nirmanakaya Agung adalah, sebagai contohnya, yaitu guru kita, Buddha Bhagavan, yang menunjukkan 12 tindakan.”
Nirmanakaya buatan (crafted nirmanakaya) adalah makhluk yang secara ajaib muncul dalam berbagai macam wujud fisik manusia untuk membimbing mereka yang butuh dibimbing…….. Sebagai contoh, seorang Nirmanakaya buatan secara ajaib muncul sebagai manusia yang pergi untuk mengambil vina dari gandharva dengan tujuan untuk mengubah keyakinan Gandharva Sungguh Bahagia.”
Itu dijelaskan dalam istilah pikiran yang memunculkan perwujudan sihir, sebagai contoh hanya muncul dalam wujud pengrajin menurut persepsi mereka yang butuh untuk dibimbing. Beberapa orang mengatakan bahwa representasi wujud tubuh Buddha seharusnya dimasukkan ke dalam kategori Nirmanakaya Buatan (crafted nirmanakaya), tetapi mereka masuk dalam kategori Nirmanakaya Beraneka Ragam (variegate nirmanakaya).
Nirmanakaya inkarnasi (incarnated nirmanakaya) menunjukkan tindakan untuk lahir kembali di berbagai tempat, termasuk sebagai Indra, rusa ruru atau dengan jalan lainnya, dengan tujuan untuk membimbing makhluk hidup. Dengan jalan ini, [maka] ada tiga tipe dari Nirmanakaya.
Kemudian, ada lagi Nirmanakaya Beraneka Ragam (variegated nirmanakaya), yang metode kemunculannya dalam berbagai bentuk yang dapat menghubungkan para makhluk hidup dengan manfaat dan kebahagiaan, termasuk pil shariram, bunga teratai, permata, makanan, kain, kereta dan lainnya.”
(Gerbang menuju Pengetahuan, Jamgon Mipham)

jika PADMASAMBHAVA = emanasi dari BUDDHA GAUTAMA.... Lantas apakah bisa dianalogikan MASTER LU = emanasi dari BUDDHA GAUTAMA (karena juga bergelar Annutara Samyaksambuddha) ?

Di sini saya tidak mengatakan Grand Master Lu sebagai emanasi daru Guru Padmasambhava. MAksud penjelasan saya di sini adalah setiap Guru Tantra yang mencapai Tingkatan Anuttra Samyaksambodhi dan menjadi Nirmanakaya, tetap bukan merupakan Nirmanakaya Agung seperti Buddha Sakyamuni atau pun Guru Padmasambhava, melainkan Nirmanakaya Inkarnasi karena dalam 1 masa dispensasi Dharma tidak bisa ada 2 Samyak Sambudha Nirmanakaya Agung yang berbeda. Tanda Ke Buddha an yang ada pada Nirmanakaya Inkarnasi juga hanyalah sebagian dari 32 tanda besar dan 80 tanda kecil dari Nirmanakaya Agung dan kuasa yang ditampilkan juga bukanlah kuasa penuh seperti Nirmanakaya Agung

bagaimana dengan statement berikut ini?

 Sakyamuni Budha berkata semenjak masa lampau bahwa Budha dan insan adalah satu dan sama belaka, bukan dua atau 3 hal yang berbeda. Ia juga berkata bahwa semua insan adalah juga Budha. Manusia adalah Budha. Mereka adalah sejenis dan bukan 2 jenis yang berbeda. 
 Saya mengikuti jejak langkah Sakyamuni Budha dengan seksama dalam mempelajari Budhisme. Begitu dekatnya saya dengan nya sehingga dapat merangkul dan menyatu dengan nya. Kami berdua adalah satu belaka. Saya adalah Sakyamuni. Sakyamuni adalah saya.
"LSY"

Apa makna dari kalimat yg di-bold di atas?

Kalimat yang sepert in tidak bisa ditelan mentah - mentah begitu saja. Semua Insan dikatakan Buddha karena semua Insan memiliki benih Ke Buddha an dan semua makhluk bisa mencapai Ke Buddha an (tentu nya dengan proses melatih diri, karena dengan proses Melatih Diri itu lama kelamaan kebijaksanaan kita akan meningkat setahap demi setahap, sehingga pada akhirnya kita dapat memahami jati diri, menyaksikan Buddhata yang sebenar nya tidak berada di luar Diri kita). mengenai ini yang di Bold di dalam Latihan Tantra bila seseornag melaksanakan suatu Latiha, mislanya Sadhana Sakyamuni Buddha, lama - kelamaan ia akan dapat merealisasikan tubuh, Ucapan, dan Pikiran dari Sakyamuni Budda, tetapi bukan berarti ia adalah Samyak Sambuddha Nirmanakaya Agung seperti Sakyamuni Buddha. Dan dikatakan sama sebenar nya bagi berlatih Vajrayana dan sudah dapat merealisasikan tubuh Dharmakaya, memahami Kesunyataan, dan mencapai Pencerahan Agung, Dharmakaya dari semua Buddha dan Bodhisatva adalah sama, tidak ada batasan apa pun yang timbul dari Dualisme pikiran, segala nya adalah Sunya. Bila kata - kata yang seperti ini, memang tidak bisa ditelan begitu saja, karena bila langsung ditelan begitu saja, anda akan merasa aneh, sama seeprti kata - kata Zen, bila ditelan begitu saja, maka akan terasa sangat aneh
ya biasa, kalau begini pastinya main ilmu tafsir =))
Karena memang tidak bisa dipahami tanpa tafsir, yah jadi harus main tafsir, tidak suka main tafsir, yah tidak usah membahas masalah ini  :))

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #901 on: 29 July 2010, 10:31:03 PM »
Ngarang dan tafsir  ... beda-beda tipis yooooo  ^-^
  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline Vidyadhara

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 26
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #902 on: 29 July 2010, 10:38:05 PM »
Ngarang dan tafsir  ... beda-beda tipis yooooo  ^-^

KAlo bagi saya sih beda banget, secara umum juga beda, berdasarkan Penafsiran Bahasa Indonesia yang baik dan benar juga makna nya beda banget, kalo pernah sekolah dan berpendidikan sih harus nya tau, kalo ga tau wah, berarti .................. Hahaha... :))
« Last Edit: 29 July 2010, 10:40:33 PM by Vidyadhara »

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #903 on: 29 July 2010, 10:43:19 PM »
Ngarang dan tafsir  ... beda-beda tipis yooooo  ^-^

KAlo bagi saya sih beda banget, secara umum juga beda, berdasarkan Penafsiran Bahasa Indonesia yang baik dan benar juga makna nya beda banget, kalo pernah sekolah sih harus nya tau, kalo ga tau wah, berarti .................. Hahaha... :))
oO yahh ..... pasti beda  ;D
kamu disekolah .... mungkin nilai mengarang 9, sekarang digunakan ilmu tafsir (biar keliatan keren) :))
saya ,.... gak suka ngarang tapi selalu menulis apa adanya

Beda jauuh yaaah  ;)
  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline Vidyadhara

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 26
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #904 on: 29 July 2010, 11:05:44 PM »
Ngarang dan tafsir  ... beda-beda tipis yooooo  ^-^

KAlo bagi saya sih beda banget, secara umum juga beda, berdasarkan Penafsiran Bahasa Indonesia yang baik dan benar juga makna nya beda banget, kalo pernah sekolah sih harus nya tau, kalo ga tau wah, berarti .................. Hahaha... :))
oO yahh ..... pasti beda  ;D
kamu disekolah .... mungkin nilai mengarang 9, sekarang digunakan ilmu tafsir (biar keliatan keren) :))
saya ,.... gak suka ngarang tapi selalu menulis apa adanya

Beda jauuh yaaah  ;)

Dapat menulis apakah tidak perlu mampu menfsirkan dengan baik semua makna kata yang digunakan dalam menulis? Kalo tidak mampu menafsirkan semua kata dengan baik dan benar, ga heran kalo mengeluarkan pernyataan, pernyataan nya ga bermutu, jangan - jangan malah meleset dari makna nya, ato kata - kata di dalam tulisan yang apa ada nya itu malah ngaco semua, kalo udah ngaco apa masih apa ada nya? Yang ada malah beda jauh sama kenyataan yang ada, ga bisa menafsirkan kata yang ditulis dengan baik sih.Gitu deh jadi nya, ato jangan - jangan malah berpura - pura tidak bisa menafsirkan lantas mengatakan kedua kata yang makna nya berbeda adalah sama atau beda tipis, kalo yang model gini biasa nya tujuan nya ....................... Hahahahahahahahaha  :)) :)) :))

Offline Pariahina

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 314
  • Reputasi: -12
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #905 on: 29 July 2010, 11:12:21 PM »
Shixiong Vidyadhara benar adanya.

Dalam semua aliran agama Buddha ada yang namanya ilmu tafsir. Baik dalam Theravada, Mahayana, atau Tantrayana. Dalam Theravada terdapat Achariya Buddhagosha yang merupakan pakar dalam ilmu tafsir. Dalam Mahayana terdapat Xuanzang. Dalam Tantrayana terdapat Je Tsongkapa, dll.
Di mana-mana yang namanya agama ada ilmu tafsir. Statemen Virya pun terhadap kalimat yang di bold pun sudah merupakan penafsiran. Jadi karena Virya sudah melakukan penafsiran, adalah tidak adil bila ia melarang orang lain melakukan penafsiran.
Prosesnya adalah membaca lalu mengartikan apa yang dibaca berdasarkan pengertian yang dipunyai - itu jelas adalah tafsiran. Demikian, semoga dimengerti.

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #906 on: 29 July 2010, 11:13:07 PM »
^
^
Mahaguyumu memang jago ngarang sick ....
gak heran .... pengikutnya juga jago pake ilmu tafsir/karangan

Mahaguyumu ngarang cerita yg hebat2 .... ngopi bareng Sang Buddha
napa kamu gak ikut .... bikin karangan .... ngupil bareng dgn mahaguyu  :))  :)) :))
  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline Pariahina

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 314
  • Reputasi: -12
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #907 on: 29 July 2010, 11:18:24 PM »
^
^
Mahaguyumu memang jago ngarang sick ....
gak heran .... pengikutnya juga jago pake ilmu tafsir/karangan

Mahaguyumu ngarang cerita yg hebat2 .... ngopi bareng Sang Buddha
napa kamu gak ikut .... bikin karangan .... ngupil bareng dgn mahaguyu  :))  :)) :))

Aih... kamu melecehkan semua pakar tafsir Buddhis. Kalo begitu km melecehkan semua aliran agama Buddha... hmmmm  :-?

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.554
  • Reputasi: 219
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #908 on: 29 July 2010, 11:19:16 PM »


untuk alamat email, gue gak tau, loe cari tau sendiri ...
istri anak sudah terpisah sejak beliau jadi bhiksu, apa perlu dipertanyakan lagi?

kapan menjadi bhiksu ? tahun berapa? siapa yang menahbiskan ?
kapan menikahnya ?
:)) :)) :))

Skalian deh Akang 2 mohon sisipkan di blog... selain RR gww yg udah berhari2 gak dijawab

1. Berapa kali pacaran
2. dijodohkan atau pacaran

Jadi sekarang ini Bos elu itu setinggah Buddha Hidup (spt Buddha Gautama), tapi juga BERISTERI ?
Setau gw kan Buddha Gautama udah mencapai pencerahan gak sekamar sama Binik nya lagi tohhh. jadi gimana Bos elu itu bisa disamakan dgn Buddha Gautama ?

Mohon klarifikasi deh... apakah dia masi punya binik yg bisa melayanin malam hari ?


Akang priahina, aKang 4DMYN tolong sekalian sisipkan di blog

Quote
To the Master who wrote more than 200 books

subject : request Rolls Royce information

Master, may I have your RollsRoyce photo with you inside the car?
Please also let me know when people donated to you, and when you sold the car?
what model is that RollsRoyce, and what is the Vehicle registration plate number ?

thanks master.
johan3000
:)) mumpung prako dan kurier gratis  :o :o

 [at] johanSaban,
gw lihat jenis kelamin elu cewek. tapi nama kelihatannya masih laki,
jadi baru habis operasi atau belum sempat ganti nama?
mohon kabarin lho. Semoga operasinya berjalan dgn lancar ya....

selama hasilnya bagus, MODIF gak masalah dehhh  :)) :))
sekalian salam kenal....
« Last Edit: 29 July 2010, 11:21:41 PM by johan3000 »
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #909 on: 29 July 2010, 11:19:56 PM »
Shixiong Vidyadhara benar adanya.

Dalam semua aliran agama Buddha ada yang namanya ilmu tafsir. Baik dalam Theravada, Mahayana, atau Tantrayana. Dalam Theravada terdapat Achariya Buddhagosha yang merupakan pakar dalam ilmu tafsir. Dalam Mahayana terdapat Xuanzang. Dalam Tantrayana terdapat Je Tsongkapa, dll.
Di mana-mana yang namanya agama ada ilmu tafsir. Statemen Virya pun terhadap kalimat yang di bold pun sudah merupakan penafsiran. Jadi karena Virya sudah melakukan penafsiran, adalah tidak adil bila ia melarang orang lain melakukan penafsiran.
Prosesnya adalah membaca lalu mengartikan apa yang dibaca berdasarkan pengertian yang dipunyai - itu jelas adalah tafsiran. Demikian, semoga dimengerti.
Bold ....

tolong berikan sutta yg bermakna tafsiran ....
Thanks  _/\_
  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline andrew

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 568
  • Reputasi: 22
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #910 on: 29 July 2010, 11:22:38 PM »
ajaran Buddha bukan ilmu tafsir,

Buddha mengajarkan kita melihat realita sebagai apa adanya.

bukan menafsirkan realita

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #911 on: 29 July 2010, 11:24:20 PM »
^
^
Mahaguyumu memang jago ngarang sick ....
gak heran .... pengikutnya juga jago pake ilmu tafsir/karangan

Mahaguyumu ngarang cerita yg hebat2 .... ngopi bareng Sang Buddha
napa kamu gak ikut .... bikin karangan .... ngupil bareng dgn mahaguyu  :))  :)) :))

Aih... kamu melecehkan semua pakar tafsir Buddhis. Kalo begitu km melecehkan semua aliran agama Buddha... hmmmm  :-?

Hmm  :-? .....
paling jago .... mengiring opini publik seolah-olah perkataan demikian berasal dari Gw
cara-cara licik ...... hasil didikan LSY yooooo  ;D
  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #912 on: 29 July 2010, 11:27:09 PM »
ajaran Buddha bukan ilmu tafsir,

Buddha mengajarkan kita melihat realita sebagai apa adanya.

bukan menafsirkan realita
Betuul  _/\_

Tak ingin kalah dalam debat kusir? Pakailah ilmu tafsir.

Tak percaya? Percayalah! Cara ini terbukti manjur digunakan untuk mencari pembenaran terhadap ayat-ayat kitab suci yang tidak baik sehingga semua kitab suci menjadi baik dengan tafsir yang bertujuan mencari pembenaran ini. Kata kuncinya: jangan mengartikan secara harfiah...
Dengan penafsiran kata-kata yang buruk atau tak masuk akal akan bisa dicari PEMBENARANnya, dan sebaliknya.
Misalnya: bila ada kata-kata,

"membunuh pencuri adalah baik". Tafsirnya: bukankah bila dibunuh maka pencuri itu akan berhenti mencuri dan tak akan menambah karma buruk? kita membantu dia sehingga tak lagi berbuat karma buruk.
"mencuri adalah baik" Tafsirnya: Bukankah kalau sesuatu harus hilang maka ia akan tetap hilang? kita hanya merupakan jalan sehingga hal itu terwujud, jadi yang salah adalah karmanya sendiri.
"Meminum minuman keras adalah baik" Tafsirnya: bukankah minum minuman keras baik bila hal itu dilakukan untuk kesehatan? Sebagai obat?
"Berbohong terhadap orang tertentu dibenarkan" Tafsirnya: bukankah ada orang-orang tertentu yang tak siap menerima kebenaran? bagaimana bila diberitahukan yang benar ia marah-marah? Bukankah dengan berbohong maka kita mencegah ia marah-marah (karma buruk)? Oleh karena itu maka kita berbuat baik karena berhasil mencegah ia berbuat karma buruk kan?

Dan berjuta tafsir yang bisa kita ciptakan sendiri untuk berbagai pembenaran.
Selamat bertafsir-ria bagi yang menyukai.
Bagaimana dengan kita sebagai pengikut Sang Buddha Gotama? Sebagai pengikut Sang Buddha sebaiknya kita tidak menafsirkan, tapi menggunakan apa yang tertulis di Tipitaka sebagai "bare truth" (kebenaran apa adanya) tanpa ditafsir atau dicari pembenarannya.

baca sini http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,12991.0.html
  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline Pariahina

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 314
  • Reputasi: -12
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #913 on: 29 July 2010, 11:27:36 PM »
Kalau di dalam agama Buddha tidak ada ilmu tafsir, lantas apa yang dilakukan Buddhagosha, Xuanzang, dan Tsongkapa? Silakan jawab pertanyaan sederhana di atas. Jangan melencengkan topiknya ke Sutta.

Offline apsa

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 38
  • Reputasi: 2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #914 on: 29 July 2010, 11:31:10 PM »

bagaimana dengan statement berikut ini?

 Sakyamuni Budha berkata semenjak masa lampau bahwa Budha dan insan adalah satu dan sama belaka, bukan dua atau 3 hal yang berbeda. Ia juga berkata bahwa semua insan adalah juga Budha. Manusia adalah Budha. Mereka adalah sejenis dan bukan 2 jenis yang berbeda. 
 Saya mengikuti jejak langkah Sakyamuni Budha dengan seksama dalam mempelajari Budhisme. Begitu dekatnya saya dengan nya sehingga dapat merangkul dan menyatu dengan nya. Kami berdua adalah satu belaka. Saya adalah Sakyamuni. Sakyamuni adalah saya.
"LSY"

Apa makna dari kalimat yg di-bold di atas?

Kalimat yang sepert in tidak bisa ditelan mentah - mentah begitu saja. Semua Insan dikatakan Buddha karena semua Insan memiliki benih Ke Buddha an dan semua makhluk bisa mencapai Ke Buddha an (tentu nya dengan proses melatih diri, karena dengan proses Melatih Diri itu lama kelamaan kebijaksanaan kita akan meningkat setahap demi setahap, sehingga pada akhirnya kita dapat memahami jati diri, menyaksikan Buddhata yang sebenar nya tidak berada di luar Diri kita). mengenai ini yang di Bold di dalam Latihan Tantra bila seseornag melaksanakan suatu Latiha, mislanya Sadhana Sakyamuni Buddha, lama - kelamaan ia akan dapat merealisasikan tubuh, Ucapan, dan Pikiran dari Sakyamuni Budda, tetapi bukan berarti ia adalah Samyak Sambuddha Nirmanakaya Agung seperti Sakyamuni Buddha. Dan dikatakan sama sebenar nya bagi berlatih Vajrayana dan sudah dapat merealisasikan tubuh Dharmakaya, memahami Kesunyataan, dan mencapai Pencerahan Agung, Dharmakaya dari semua Buddha dan Bodhisatva adalah sama, tidak ada batasan apa pun yang timbul dari Dualisme pikiran, segala nya adalah Sunya. Bila kata - kata yang seperti ini, memang tidak bisa ditelan begitu saja, karena bila langsung ditelan begitu saja, anda akan merasa aneh, sama seeprti kata - kata Zen, bila ditelan begitu saja, maka akan terasa sangat aneh

boleh2 saja ditafsirkan begitu..
tapi saya rasa bagi perkataannya bisa dibilang rada menyesatkan bukan?
bagi yg kurang penafsirannya spt bro Vidyadhara.
apa yang didapat oleh yg kurang pengetahuan tapi cuma mengikuti belaka?
tentu percaya apa adanya?
dan saya rasa kalau pun hendak mengatakan kalau dia bisa memahami jalan pikiran , statementnya akan berbeda bukan?
saya mencoba menafsirkan intent/tujuan dia dalam penggunaan kata2nya.
kalau dia hendak mengatakan kalau dia memahami sakyamuni/dia merasa satu dengan sakyamuni,saya rasa dia tidak akan perlu sampai mengklaim sakyamuni.
bukankah begitu?
mungkin anda bakal mengatakan beda orang,beda cara.
itu benar,dan coba selamilah orang spt apa yg mengklaim begitu?

 

anything