Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara  (Read 351956 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Sol Capoeira

  • Sebelumnya: El Sol
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.746
  • Reputasi: 6
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #15 on: 11 June 2008, 02:46:28 PM »
 [at] atas

gk usah referensi2an..

udah pasti TBS ama aliran sesat Maitreya itu sama2 sesat..dan patut diberantas..sehari dibiarkan sehari dia mencoba menghancurkan Buddha Dhamma

Offline Edward

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.968
  • Reputasi: 85
  • Gender: Male
  • Akulah yang memulai penderitaan ini.....
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #16 on: 11 June 2008, 02:47:16 PM »
www.tbsn.org itu web official dy...
Kalo link2 lain  bisa dicari d google sih...
“Hanya dengan kesabaran aku dapat menyelamatkan mereka....."

Offline Riky_dave

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.237
  • Reputasi: -14
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #17 on: 11 June 2008, 02:48:22 PM »
Waw...Lu Shen Yeng benar2 tidak tahu malu ya?Kok ngaku Buddha??Sejak kapan seorg Buddha mengaku Buddha?Ada yg bisa membk thread baru membahas tentang aliran/ajaran yg diajarkan oleh LU Shen Yeng???

Salam,
RIky
Langkah pertama adalah langkah yg terakhir...

Offline Riky_dave

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.237
  • Reputasi: -14
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #18 on: 11 June 2008, 02:50:52 PM »
Gambarnya "cukup" menjijikan(Maaf2 benar2 neek saya lihat dia)...
Merasa seorg Buddha?

Salam,
Riky
Langkah pertama adalah langkah yg terakhir...

Offline Riky_dave

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.237
  • Reputasi: -14
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #19 on: 11 June 2008, 02:52:30 PM »
[at] atas

gk usah referensi2an..

udah pasti TBS ama aliran sesat Maitreya itu sama2 sesat..dan patut diberantas..sehari dibiarkan sehari dia mencoba menghancurkan Buddha Dhamma
Setuju...
Keyakinan emang gk bisa digugat...Tapi jangan caplok agama org donk!!!!
Pelanggaran itu!!!
GUgat dia ke DPR SuMUT!!!!

Salam,
Riky
Langkah pertama adalah langkah yg terakhir...

Offline Riky_dave

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.237
  • Reputasi: -14
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #20 on: 11 June 2008, 03:00:37 PM »
Eh,boleh copas kata2 dari forum LU SHEN YENG ke sini tidak?
Ada kata2 yang sangat saya tentang?
Kepada momod,silakan ditanggapi pertanyaan saya...

Salam,
Riky
Langkah pertama adalah langkah yg terakhir...

Offline nyanadhana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.903
  • Reputasi: 77
  • Gender: Male
  • Kebenaran melampaui batas persepsi agama...
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #21 on: 11 June 2008, 03:03:03 PM »
ambe aja, kan ini masih dalam scope pembahasan dia
Sadhana is nothing but where a disciplined one, the love, talks to one’s own soul. It is nothing but where one cleans his own mind.

Offline Riky_dave

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.237
  • Reputasi: -14
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #22 on: 11 June 2008, 03:04:21 PM »
Dharmaraja Zhenfo Zong Buddha Hidup Lian Sheng Berwelas Asih Memimpin Langsung "Upacara Akbar Homa Ksitigarbha Bodhisattva" dalam Rangka Menyeberangkan Arwah Korban Bencana Gempa di Propinsi Sichuan

21 Mei 2008


Pada tanggal 12 Mei 2008 di Propinsi Sichuan, China terjadi gempa dahsyat berkekuatan 7.9 skala ritcher, kondisi gempa yang sangat parah sempat membuat umat manusia terguncang dan larut dalam kepedihan.

Setelah Dharmaraja Buddha Hidup Lian Sheng mengetahui hal ini, selain setiap malam berusaha sekuat tenaga menyeberangkan dan membimbing para arwah ke alam suci, juga khusus memimpin "Upacara Akbar Homa Namo Ksitigarbha Bodhisattva" pada hari minggu tanggal 18 Mei pukul 3 sore dengan tujuan membebaskan para arwah saudara kita yang menjadi korban gempa dahsyat di Kabupaten Wenchuan agar terlahir di alam suci dan memohon agar usaha menolong korban bencana dapat berjalan lancar, serta berharap semoga daerah bencana segera pulih dan dibangun kembali. Dharmaraja juga menganugrahi "Abhiseka Yidam Namo Ksitigarbha Bodhisattva" dan "Abhiseka Mantra Peredam Bencana".

Bunga, dupa, pelita, teh, buah-buahan, beras, roti, teratai, bahtera Dharma, villa mewah, air Mahakaruna Dharani, dan persembahan terbaik lainnya memenuhi seluruh altar mandala, hadirin yang berasal dari Hong Kong, Malaysia, dan Amerika dengan penuh Dharmasukha datang mendukung jalannya upacara. Upacara juga didukung oleh 11 orang acarya antara lain: Gurudhara Acarya Lian Xiang, Lian Huo, Lian Shi, Lian Zhu, Shi Lian Yin, Shi Lianhua Dehui, Shi Lian Wen, Shi Lian Zhi, Shi Lian Wang, Shi Lian Seng, Shi Lian Jie, dan Dharmacarya Shi Lianhua Bizhen.

Pukul 2:45 sore, Dharmaraja Buddha Hidup Lian Sheng dengan ditemani para siswa tiba di Ratnasala Homa. Usai Dharmaraja sekuat tenaga memberkati beragam bahan persembahan, selanjutnya naik ke Dharmasana Homa. Di tengah pengundangan dan penjapaan mantra yang tulus dari Dharmaraja dan para umat, tempat upacara berbalutkan hawa spiritual, suara mantra "OM. HA HA HA. WEISANMOYE. SUOHA." menyucikan segala rintangan karma jiwa dan raga dari setiap pendaftar.

Usai homa, Dharmaraja menyampaikan bahwa upacara kali ini sangat berarti, seluruh arwah saudara kita di Propinsi Sichuan, China dipandu dan dilindungi oleh Acarya Lian Tai (Zheng Yu-xin) yang telah terlahir di alam suci serta dijemput oleh Namo Ksitigarbha Bodhisattva yang welas asih ke "Alam Suci Manikam".

Yang lebih istimewa lagi, para arwah saudara kita pada gempa dahsyat kali ini sedari awal telah berdiam di mata kanan Dharmaraja, sebelum upacara dimulai, hadirin pun dapat menyaksikan mata Dharmaraja selama beberapa hari berturut-turut merah dan bengkak, Dharmaraja yang welas asih berusaha sekuat tenaga menjalankan ikrar tidak mengabaikan para insan, setiap saat menyingkirkan bencana demi para insan, dan mengabulkan harapan para insan. Bahkan berpesan pada para siswa: "Walaupun mendiang telah terlahir di "Alam Suci Manikam", namun hidup korban yang luput dari kematian baru dimulai, mereka telah kehilangan keluarga, materi, jiwa, sahabat, mereka sangat membutuhkan uluran tangan manusia....."

Lewat penyakit yang diderita Dharmaraja sebagai ungkapan kasih-Nya, sebagai para siswa mulia yang menghormati guru, menghargai Dharma, dan bersadhana sungguh-sungguh, biarkan kami mengerahkan seluruh tenaga dan pikiran, biarkan kami semua membantu memajukan usaha mulia ini, mengamalkan semangat persamaan Bodhisattva Mahayana dari Y.A. Buddha Hidup Lian Sheng yang mengasihani para insan, membantu orang miskin dan kesusahan, dan melayani masyarakat.


Silakan di kritik duluan ^^

Salam,
RIky
Langkah pertama adalah langkah yg terakhir...

Offline Edward

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.968
  • Reputasi: 85
  • Gender: Male
  • Akulah yang memulai penderitaan ini.....
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #23 on: 11 June 2008, 03:10:46 PM »
Namanya jg cult... ^-^ Yah semoga niat baik para umat TBS dapat berbuah....
“Hanya dengan kesabaran aku dapat menyelamatkan mereka....."

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #24 on: 12 June 2008, 10:45:54 PM »
Gak ikutan ah nanti suhu medho di Banned lho :))
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Sol Capoeira

  • Sebelumnya: El Sol
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.746
  • Reputasi: 6
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #25 on: 12 June 2008, 10:56:05 PM »
Dharmaraja Zhenfo Zong Buddha Hidup Lian Sheng Berwelas Asih Memimpin Langsung "Upacara Akbar Homa Ksitigarbha Bodhisattva" dalam Rangka Menyeberangkan Arwah Korban Bencana Gempa di Propinsi Sichuan

21 Mei 2008


Pada tanggal 12 Mei 2008 di Propinsi Sichuan, China terjadi gempa dahsyat berkekuatan 7.9 skala ritcher, kondisi gempa yang sangat parah sempat membuat umat manusia terguncang dan larut dalam kepedihan.

Setelah Dharmaraja Buddha Hidup Lian Sheng mengetahui hal ini, selain setiap malam berusaha sekuat tenaga menyeberangkan dan membimbing para arwah ke alam suci, juga khusus memimpin "Upacara Akbar Homa Namo Ksitigarbha Bodhisattva" pada hari minggu tanggal 18 Mei pukul 3 sore dengan tujuan membebaskan para arwah saudara kita yang menjadi korban gempa dahsyat di Kabupaten Wenchuan agar terlahir di alam suci dan memohon agar usaha menolong korban bencana dapat berjalan lancar, serta berharap semoga daerah bencana segera pulih dan dibangun kembali. Dharmaraja juga menganugrahi "Abhiseka Yidam Namo Ksitigarbha Bodhisattva" dan "Abhiseka Mantra Peredam Bencana".

Bunga, dupa, pelita, teh, buah-buahan, beras, roti, teratai, bahtera Dharma, villa mewah, air Mahakaruna Dharani, dan persembahan terbaik lainnya memenuhi seluruh altar mandala, hadirin yang berasal dari Hong Kong, Malaysia, dan Amerika dengan penuh Dharmasukha datang mendukung jalannya upacara. Upacara juga didukung oleh 11 orang acarya antara lain: Gurudhara Acarya Lian Xiang, Lian Huo, Lian Shi, Lian Zhu, Shi Lian Yin, Shi Lianhua Dehui, Shi Lian Wen, Shi Lian Zhi, Shi Lian Wang, Shi Lian Seng, Shi Lian Jie, dan Dharmacarya Shi Lianhua Bizhen.

Pukul 2:45 sore, Dharmaraja Buddha Hidup Lian Sheng dengan ditemani para siswa tiba di Ratnasala Homa. Usai Dharmaraja sekuat tenaga memberkati beragam bahan persembahan, selanjutnya naik ke Dharmasana Homa. Di tengah pengundangan dan penjapaan mantra yang tulus dari Dharmaraja dan para umat, tempat upacara berbalutkan hawa spiritual, suara mantra "OM. HA HA HA. WEISANMOYE. SUOHA." menyucikan segala rintangan karma jiwa dan raga dari setiap pendaftar.

Usai homa, Dharmaraja menyampaikan bahwa upacara kali ini sangat berarti, seluruh arwah saudara kita di Propinsi Sichuan, China dipandu dan dilindungi oleh Acarya Lian Tai (Zheng Yu-xin) yang telah terlahir di alam suci serta dijemput oleh Namo Ksitigarbha Bodhisattva yang welas asih ke "Alam Suci Manikam".

Yang lebih istimewa lagi, para arwah saudara kita pada gempa dahsyat kali ini sedari awal telah berdiam di mata kanan Dharmaraja, sebelum upacara dimulai, hadirin pun dapat menyaksikan mata Dharmaraja selama beberapa hari berturut-turut merah dan bengkak, Dharmaraja yang welas asih berusaha sekuat tenaga menjalankan ikrar tidak mengabaikan para insan, setiap saat menyingkirkan bencana demi para insan, dan mengabulkan harapan para insan. Bahkan berpesan pada para siswa: "Walaupun mendiang telah terlahir di "Alam Suci Manikam", namun hidup korban yang luput dari kematian baru dimulai, mereka telah kehilangan keluarga, materi, jiwa, sahabat, mereka sangat membutuhkan uluran tangan manusia....."

Lewat penyakit yang diderita Dharmaraja sebagai ungkapan kasih-Nya, sebagai para siswa mulia yang menghormati guru, menghargai Dharma, dan bersadhana sungguh-sungguh, biarkan kami mengerahkan seluruh tenaga dan pikiran, biarkan kami semua membantu memajukan usaha mulia ini, mengamalkan semangat persamaan Bodhisattva Mahayana dari Y.A. Buddha Hidup Lian Sheng yang mengasihani para insan, membantu orang miskin dan kesusahan, dan melayani masyarakat.


Silakan di kritik duluan ^^

Salam,
RIky
kalo bisa jangan cuma bacot kalo bencana dah dateng..kalo bisa prevent donk!..

dasar CULT..

Offline nyanadhana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.903
  • Reputasi: 77
  • Gender: Male
  • Kebenaran melampaui batas persepsi agama...
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #26 on: 13 June 2008, 08:28:40 AM »
Ga iso dateng Sol,lagi berenang....hehehehe.

Betul juga kata El Sol, harusnya dengan kekuatan batin yang sedemikian tingginya bisa prevent bencana itu tapi ntar di bilangin lagi, semua harus bekerja sesuai kondisi kamma. jadi gempa yang menewaskan Shi Chuan adalah karena kumpulan kamma buruk. mana bisa tolong, Sang Buddha aja ga bisa nolongin kamma kamu.  :)) :)) ;D
Sadhana is nothing but where a disciplined one, the love, talks to one’s own soul. It is nothing but where one cleans his own mind.

Offline Kokuzo

  • Sebelumnya 7th
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.090
  • Reputasi: 30
  • Gender: Male
  • ... running in karma ...
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #27 on: 13 June 2008, 10:23:28 AM »
Kekuatannya seolah di atas Buddha... Lebih sempurna dari Buddha... ???

Offline Sol Capoeira

  • Sebelumnya: El Sol
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.746
  • Reputasi: 6
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #28 on: 13 June 2008, 12:39:29 PM »
Ga iso dateng Sol,lagi berenang....hehehehe.

Betul juga kata El Sol, harusnya dengan kekuatan batin yang sedemikian tingginya bisa prevent bencana itu tapi ntar di bilangin lagi, semua harus bekerja sesuai kondisi kamma. jadi gempa yang menewaskan Shi Chuan adalah karena kumpulan kamma buruk. mana bisa tolong, Sang Buddha aja ga bisa nolongin kamma kamu.  :)) :)) ;D

gw bakal nanyain balek ke dia..

emankne kamma itu takdir..??


Offline Riky_dave

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.237
  • Reputasi: -14
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #29 on: 13 June 2008, 02:39:59 PM »
[at]El SOl...

Cia yo...

Salam,
Riky
Langkah pertama adalah langkah yg terakhir...