Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Topik Buddhisme => Buddhisme dengan Agama, Kepercayaan, Tradisi dan Filsafat Lain => Topic started by: nyanadhana on 11 June 2008, 10:04:12 AM

Title: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: nyanadhana on 11 June 2008, 10:04:12 AM
 _/\_ Silahkan kilik link ini, maaf belum sempet translate surat aslinya

http://www.shcstory.com/mystory.html

Korban berinisial SHC ini menuliskan kisahnya bertemu Lu sheng Yen yang akhirnya menjadikan ia sebagai praktik sadhana seksual untuk memulihkan kondisi kesehatannya. tulisan ini merupakan surat yang ditulis dan dipubliaksikan sebagai artikel di beberapa jurnal buddhist yang mencatat mengenai cult. silahkan dibaca
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sol Capoeira on 11 June 2008, 12:59:17 PM
wah nice!!~~

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Hariyanto on 11 June 2008, 01:20:25 PM
Lu Sheng Yen, beneran bisa ilmu gaib? belajar darimana? ada yang tau?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: EVO on 11 June 2008, 01:23:22 PM
aku pernah baca history dia ada bukunya
kebetulan temanku dayaka di vihara lu sen yen
dan aku pernah di ajak kebaktian disana
tuch rupang benar benar ada gaibnya
aku kek tersedot kekuatan
untung aku ngak suka yang gaib gaib
jadi malah takut kesana lagi
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sol Capoeira on 11 June 2008, 01:25:51 PM
 [at] hariyanto

kata sapa dia ada kekuatan gaib..

gw juga ada..loe percaya gk? (hanya karena dia nulis buku..loe percaya :hammer:)

 [at] evo

*ketik sambil ngupil*

palink juga Ashura ato Peta bobo didalem patung
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 11 June 2008, 01:30:11 PM
Orang yang dering meditasi dengan tujuan salah mah kaga heran isa pula kekuatan gaib Sol...
Lagipula dy ini kan based on Tantra, yang setahu gw mengenal Yidam2 yang akan menjadi pelindung.Kaga heran lha punya pengikut makhluk2 yang bukan manusia...
Tapi kata ie2 gw sih yang sudah pernah ketemu langsung, memank 'ilmu' dy itu tinggi, tapi bukan bearti dy suci lho....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: nyanadhana on 11 June 2008, 01:31:21 PM
Lu Sheng Yen, beneran bisa ilmu gaib? belajar darimana? ada yang tau?

awalnya dia adalah umat Kristiani fanatik yang berpindah mempelajari Taoisme terutama dalam hal magic bukan filosofi Taoisme, akhirnya bertemu Tantra dan mendalami spiritual Tantric.

To Evo,
sedot balik dong ah.....huehehhee ;D
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: williamhalim on 11 June 2008, 01:36:50 PM
March 11, 1997:
He then leads me into the bedroom whereby he stands there and instructs me to do oral sex on him. Again he instructs me to return to the restroom and in the same position tries to penetrate from the back but fail again. He finally gave up hope and informs me that this time is not possible and will schedule a next time. I quickly dress myself up and leave the office urgently.

March 18, 1997:
He starts to undress and instruct me to do the same. Again he leads me to the bathroom and instructs me to take the same position, holding the basin with my back towards him and facing the mirror as before. This time he succeeded to perform the twin body practice. Thus the True Buddha School greatest charm "Twin body Practice" is no different to having sexual intercourse.

Later every week:
Sheng-Yen Lu will performs the Twin-body blessing (make love) with me; sometimes in the afternoons at the downstairs private office or in the mornings at the upstairs bedroom. I accept the Grand Master Sheng-Yen Lu blessing because I hope that the Grand Master could cure me of my illness and save my life.

-----

Kek novel sex.... ada yg bisa konfirmasi cerita ini beneran atau isu belaka?

::
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sol Capoeira on 11 June 2008, 01:40:22 PM
Orang yang dering meditasi dengan tujuan salah mah kaga heran isa pula kekuatan gaib Sol...
Lagipula dy ini kan based on Tantra, yang setahu gw mengenal Yidam2 yang akan menjadi pelindung.Kaga heran lha punya pengikut makhluk2 yang bukan manusia...
Tapi kata ie2 gw sih yang sudah pernah ketemu langsung, memank 'ilmu' dy itu tinggi, tapi bukan bearti dy suci lho....
emankne loe tao apa itu Yidam?!

-_-"

Yidam(sanskrit: Ishta-deva) itu pelindung bagi orang2 meditasi Vajra..

dan mereka itu gk akan kasih kekuatan gaib untuk mamer lar..-_-"

dan dalam Vajra..Dhammapala itu tugasne cuma ngelindungi pembabaran Dhamma..

dan ini dijadikan Dalai Lama sebagai alasan..kenape Tibet gk bisa bebas biarpun konon katane para Lama memiliki Yidam dan Dhammapala yg kuat..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sol Capoeira on 11 June 2008, 01:41:04 PM
March 11, 1997:
He then leads me into the bedroom whereby he stands there and instructs me to do oral sex on him. Again he instructs me to return to the restroom and in the same position tries to penetrate from the back but fail again. He finally gave up hope and informs me that this time is not possible and will schedule a next time. I quickly dress myself up and leave the office urgently.

March 18, 1997:
He starts to undress and instruct me to do the same. Again he leads me to the bathroom and instructs me to take the same position, holding the basin with my back towards him and facing the mirror as before. This time he succeeded to perform the twin body practice. Thus the True Buddha School greatest charm "Twin body Practice" is no different to having sexual intercourse.

Later every week:
Sheng-Yen Lu will performs the Twin-body blessing (make love) with me; sometimes in the afternoons at the downstairs private office or in the mornings at the upstairs bedroom. I accept the Grand Master Sheng-Yen Lu blessing because I hope that the Grand Master could cure me of my illness and save my life.

-----

Kek novel sex.... ada yg bisa konfirmasi cerita ini beneran atau isu belaka?

::
gw rasa seh bener..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 11 June 2008, 01:44:08 PM
Kan Lu Sheng yen memank ada praktik vajra kan? Soalnya gw prnh dapet buku-nya di Ekayana... Huh, lagi2 Ekayana memberikan buku2 yang kaga jelas....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sol Capoeira on 11 June 2008, 01:46:41 PM
OMG buku Mr.cult ada di EKAYANA??!!

-_-"

ini Buddhyana ato Rujakyana?

bentar lage...

Ekayana + Walubi = Rujakserutyana
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Kokuzo on 11 June 2008, 01:47:46 PM
Bejat!!!  :))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: nyanadhana on 11 June 2008, 01:53:02 PM
 _/\_ Kalau mau cek tulisannya juga ada disini

http://www.buddhismaustralia.org/cults.htm

Trus dulu pernah ada di beberapa media cetak setau gw, dan rame dibahas di beberapa forum namun Lu sheng yen membantah dengan menggunakan cerita Buddha dengan Cinca yang mengatakan dirinya hamil karena perbuatan Buddha. so?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Riky_dave on 11 June 2008, 02:44:46 PM
Lu Shen Yeng?Saya absolute sangat "meragukan" dia,Walaupun saya tidak pernah membaca apa2 yang dia tulis...Bisakah ada yg memberikan referensi tentang kasus ini?

Salam,
Riky
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sol Capoeira on 11 June 2008, 02:46:28 PM
 [at] atas

gk usah referensi2an..

udah pasti TBS ama aliran sesat Maitreya itu sama2 sesat..dan patut diberantas..sehari dibiarkan sehari dia mencoba menghancurkan Buddha Dhamma
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 11 June 2008, 02:47:16 PM
www.tbsn.org itu web official dy...
Kalo link2 lain  bisa dicari d google sih...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Riky_dave on 11 June 2008, 02:48:22 PM
Waw...Lu Shen Yeng benar2 tidak tahu malu ya?Kok ngaku Buddha??Sejak kapan seorg Buddha mengaku Buddha?Ada yg bisa membk thread baru membahas tentang aliran/ajaran yg diajarkan oleh LU Shen Yeng???

Salam,
RIky
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Riky_dave on 11 June 2008, 02:50:52 PM
Gambarnya "cukup" menjijikan(Maaf2 benar2 neek saya lihat dia)...
Merasa seorg Buddha?

Salam,
Riky
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Riky_dave on 11 June 2008, 02:52:30 PM
[at] atas

gk usah referensi2an..

udah pasti TBS ama aliran sesat Maitreya itu sama2 sesat..dan patut diberantas..sehari dibiarkan sehari dia mencoba menghancurkan Buddha Dhamma
Setuju...
Keyakinan emang gk bisa digugat...Tapi jangan caplok agama org donk!!!!
Pelanggaran itu!!!
GUgat dia ke DPR SuMUT!!!!

Salam,
Riky
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Riky_dave on 11 June 2008, 03:00:37 PM
Eh,boleh copas kata2 dari forum LU SHEN YENG ke sini tidak?
Ada kata2 yang sangat saya tentang?
Kepada momod,silakan ditanggapi pertanyaan saya...

Salam,
Riky
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: nyanadhana on 11 June 2008, 03:03:03 PM
ambe aja, kan ini masih dalam scope pembahasan dia
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Riky_dave on 11 June 2008, 03:04:21 PM
Dharmaraja Zhenfo Zong Buddha Hidup Lian Sheng Berwelas Asih Memimpin Langsung "Upacara Akbar Homa Ksitigarbha Bodhisattva" dalam Rangka Menyeberangkan Arwah Korban Bencana Gempa di Propinsi Sichuan

21 Mei 2008


Pada tanggal 12 Mei 2008 di Propinsi Sichuan, China terjadi gempa dahsyat berkekuatan 7.9 skala ritcher, kondisi gempa yang sangat parah sempat membuat umat manusia terguncang dan larut dalam kepedihan.

Setelah Dharmaraja Buddha Hidup Lian Sheng mengetahui hal ini, selain setiap malam berusaha sekuat tenaga menyeberangkan dan membimbing para arwah ke alam suci, juga khusus memimpin "Upacara Akbar Homa Namo Ksitigarbha Bodhisattva" pada hari minggu tanggal 18 Mei pukul 3 sore dengan tujuan membebaskan para arwah saudara kita yang menjadi korban gempa dahsyat di Kabupaten Wenchuan agar terlahir di alam suci dan memohon agar usaha menolong korban bencana dapat berjalan lancar, serta berharap semoga daerah bencana segera pulih dan dibangun kembali. Dharmaraja juga menganugrahi "Abhiseka Yidam Namo Ksitigarbha Bodhisattva" dan "Abhiseka Mantra Peredam Bencana".

Bunga, dupa, pelita, teh, buah-buahan, beras, roti, teratai, bahtera Dharma, villa mewah, air Mahakaruna Dharani, dan persembahan terbaik lainnya memenuhi seluruh altar mandala, hadirin yang berasal dari Hong Kong, Malaysia, dan Amerika dengan penuh Dharmasukha datang mendukung jalannya upacara. Upacara juga didukung oleh 11 orang acarya antara lain: Gurudhara Acarya Lian Xiang, Lian Huo, Lian Shi, Lian Zhu, Shi Lian Yin, Shi Lianhua Dehui, Shi Lian Wen, Shi Lian Zhi, Shi Lian Wang, Shi Lian Seng, Shi Lian Jie, dan Dharmacarya Shi Lianhua Bizhen.

Pukul 2:45 sore, Dharmaraja Buddha Hidup Lian Sheng dengan ditemani para siswa tiba di Ratnasala Homa. Usai Dharmaraja sekuat tenaga memberkati beragam bahan persembahan, selanjutnya naik ke Dharmasana Homa. Di tengah pengundangan dan penjapaan mantra yang tulus dari Dharmaraja dan para umat, tempat upacara berbalutkan hawa spiritual, suara mantra "OM. HA HA HA. WEISANMOYE. SUOHA." menyucikan segala rintangan karma jiwa dan raga dari setiap pendaftar.

Usai homa, Dharmaraja menyampaikan bahwa upacara kali ini sangat berarti, seluruh arwah saudara kita di Propinsi Sichuan, China dipandu dan dilindungi oleh Acarya Lian Tai (Zheng Yu-xin) yang telah terlahir di alam suci serta dijemput oleh Namo Ksitigarbha Bodhisattva yang welas asih ke "Alam Suci Manikam".

Yang lebih istimewa lagi, para arwah saudara kita pada gempa dahsyat kali ini sedari awal telah berdiam di mata kanan Dharmaraja, sebelum upacara dimulai, hadirin pun dapat menyaksikan mata Dharmaraja selama beberapa hari berturut-turut merah dan bengkak, Dharmaraja yang welas asih berusaha sekuat tenaga menjalankan ikrar tidak mengabaikan para insan, setiap saat menyingkirkan bencana demi para insan, dan mengabulkan harapan para insan. Bahkan berpesan pada para siswa: "Walaupun mendiang telah terlahir di "Alam Suci Manikam", namun hidup korban yang luput dari kematian baru dimulai, mereka telah kehilangan keluarga, materi, jiwa, sahabat, mereka sangat membutuhkan uluran tangan manusia....."

Lewat penyakit yang diderita Dharmaraja sebagai ungkapan kasih-Nya, sebagai para siswa mulia yang menghormati guru, menghargai Dharma, dan bersadhana sungguh-sungguh, biarkan kami mengerahkan seluruh tenaga dan pikiran, biarkan kami semua membantu memajukan usaha mulia ini, mengamalkan semangat persamaan Bodhisattva Mahayana dari Y.A. Buddha Hidup Lian Sheng yang mengasihani para insan, membantu orang miskin dan kesusahan, dan melayani masyarakat.


Silakan di kritik duluan ^^

Salam,
RIky
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 11 June 2008, 03:10:46 PM
Namanya jg cult... ^-^ Yah semoga niat baik para umat TBS dapat berbuah....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 12 June 2008, 10:45:54 PM
Gak ikutan ah nanti suhu medho di Banned lho :))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sol Capoeira on 12 June 2008, 10:56:05 PM
Dharmaraja Zhenfo Zong Buddha Hidup Lian Sheng Berwelas Asih Memimpin Langsung "Upacara Akbar Homa Ksitigarbha Bodhisattva" dalam Rangka Menyeberangkan Arwah Korban Bencana Gempa di Propinsi Sichuan

21 Mei 2008


Pada tanggal 12 Mei 2008 di Propinsi Sichuan, China terjadi gempa dahsyat berkekuatan 7.9 skala ritcher, kondisi gempa yang sangat parah sempat membuat umat manusia terguncang dan larut dalam kepedihan.

Setelah Dharmaraja Buddha Hidup Lian Sheng mengetahui hal ini, selain setiap malam berusaha sekuat tenaga menyeberangkan dan membimbing para arwah ke alam suci, juga khusus memimpin "Upacara Akbar Homa Namo Ksitigarbha Bodhisattva" pada hari minggu tanggal 18 Mei pukul 3 sore dengan tujuan membebaskan para arwah saudara kita yang menjadi korban gempa dahsyat di Kabupaten Wenchuan agar terlahir di alam suci dan memohon agar usaha menolong korban bencana dapat berjalan lancar, serta berharap semoga daerah bencana segera pulih dan dibangun kembali. Dharmaraja juga menganugrahi "Abhiseka Yidam Namo Ksitigarbha Bodhisattva" dan "Abhiseka Mantra Peredam Bencana".

Bunga, dupa, pelita, teh, buah-buahan, beras, roti, teratai, bahtera Dharma, villa mewah, air Mahakaruna Dharani, dan persembahan terbaik lainnya memenuhi seluruh altar mandala, hadirin yang berasal dari Hong Kong, Malaysia, dan Amerika dengan penuh Dharmasukha datang mendukung jalannya upacara. Upacara juga didukung oleh 11 orang acarya antara lain: Gurudhara Acarya Lian Xiang, Lian Huo, Lian Shi, Lian Zhu, Shi Lian Yin, Shi Lianhua Dehui, Shi Lian Wen, Shi Lian Zhi, Shi Lian Wang, Shi Lian Seng, Shi Lian Jie, dan Dharmacarya Shi Lianhua Bizhen.

Pukul 2:45 sore, Dharmaraja Buddha Hidup Lian Sheng dengan ditemani para siswa tiba di Ratnasala Homa. Usai Dharmaraja sekuat tenaga memberkati beragam bahan persembahan, selanjutnya naik ke Dharmasana Homa. Di tengah pengundangan dan penjapaan mantra yang tulus dari Dharmaraja dan para umat, tempat upacara berbalutkan hawa spiritual, suara mantra "OM. HA HA HA. WEISANMOYE. SUOHA." menyucikan segala rintangan karma jiwa dan raga dari setiap pendaftar.

Usai homa, Dharmaraja menyampaikan bahwa upacara kali ini sangat berarti, seluruh arwah saudara kita di Propinsi Sichuan, China dipandu dan dilindungi oleh Acarya Lian Tai (Zheng Yu-xin) yang telah terlahir di alam suci serta dijemput oleh Namo Ksitigarbha Bodhisattva yang welas asih ke "Alam Suci Manikam".

Yang lebih istimewa lagi, para arwah saudara kita pada gempa dahsyat kali ini sedari awal telah berdiam di mata kanan Dharmaraja, sebelum upacara dimulai, hadirin pun dapat menyaksikan mata Dharmaraja selama beberapa hari berturut-turut merah dan bengkak, Dharmaraja yang welas asih berusaha sekuat tenaga menjalankan ikrar tidak mengabaikan para insan, setiap saat menyingkirkan bencana demi para insan, dan mengabulkan harapan para insan. Bahkan berpesan pada para siswa: "Walaupun mendiang telah terlahir di "Alam Suci Manikam", namun hidup korban yang luput dari kematian baru dimulai, mereka telah kehilangan keluarga, materi, jiwa, sahabat, mereka sangat membutuhkan uluran tangan manusia....."

Lewat penyakit yang diderita Dharmaraja sebagai ungkapan kasih-Nya, sebagai para siswa mulia yang menghormati guru, menghargai Dharma, dan bersadhana sungguh-sungguh, biarkan kami mengerahkan seluruh tenaga dan pikiran, biarkan kami semua membantu memajukan usaha mulia ini, mengamalkan semangat persamaan Bodhisattva Mahayana dari Y.A. Buddha Hidup Lian Sheng yang mengasihani para insan, membantu orang miskin dan kesusahan, dan melayani masyarakat.


Silakan di kritik duluan ^^

Salam,
RIky
kalo bisa jangan cuma bacot kalo bencana dah dateng..kalo bisa prevent donk!..

dasar CULT..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: nyanadhana on 13 June 2008, 08:28:40 AM
Ga iso dateng Sol,lagi berenang....hehehehe.

Betul juga kata El Sol, harusnya dengan kekuatan batin yang sedemikian tingginya bisa prevent bencana itu tapi ntar di bilangin lagi, semua harus bekerja sesuai kondisi kamma. jadi gempa yang menewaskan Shi Chuan adalah karena kumpulan kamma buruk. mana bisa tolong, Sang Buddha aja ga bisa nolongin kamma kamu.  :)) :)) ;D
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Kokuzo on 13 June 2008, 10:23:28 AM
Kekuatannya seolah di atas Buddha... Lebih sempurna dari Buddha... ???
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sol Capoeira on 13 June 2008, 12:39:29 PM
Ga iso dateng Sol,lagi berenang....hehehehe.

Betul juga kata El Sol, harusnya dengan kekuatan batin yang sedemikian tingginya bisa prevent bencana itu tapi ntar di bilangin lagi, semua harus bekerja sesuai kondisi kamma. jadi gempa yang menewaskan Shi Chuan adalah karena kumpulan kamma buruk. mana bisa tolong, Sang Buddha aja ga bisa nolongin kamma kamu.  :)) :)) ;D

gw bakal nanyain balek ke dia..

emankne kamma itu takdir..??

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Riky_dave on 13 June 2008, 02:39:59 PM
[at]El SOl...

Cia yo...

Salam,
Riky
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: SandalJepit on 21 June 2008, 07:22:27 PM
March 11, 1997:
He then leads me into the bedroom whereby he stands there and instructs me to do oral sex on him. Again he instructs me to return to the restroom and in the same position tries to penetrate from the back but fail again. He finally gave up hope and informs me that this time is not possible and will schedule a next time. I quickly dress myself up and leave the office urgently.

March 18, 1997:
He starts to undress and instruct me to do the same. Again he leads me to the bathroom and instructs me to take the same position, holding the basin with my back towards him and facing the mirror as before. This time he succeeded to perform the twin body practice. Thus the True Buddha School greatest charm "Twin body Practice" is no different to having sexual intercourse.

Later every week:
Sheng-Yen Lu will performs the Twin-body blessing (make love) with me; sometimes in the afternoons at the downstairs private office or in the mornings at the upstairs bedroom. I accept the Grand Master Sheng-Yen Lu blessing because I hope that the Grand Master could cure me of my illness and save my life.

-----

Kek novel sex.... ada yg bisa konfirmasi cerita ini beneran atau isu belaka?

::

gue rasa lebih mirip cerita dari bb17... janggal deh rasanya
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Fudotakika on 21 June 2008, 08:10:02 PM
hm...general point of view yah, aneh, kenapa itu cewe ngaku di mollested di tanggal 11 and then terjadi lagi tanggal 18, berarti she came back again to meet master lu... tandanya...si cewe pengen juga doooonk
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Yong_Cheng on 21 June 2008, 08:22:39 PM
ada yang janggal.......ya?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Fudotakika on 21 June 2008, 09:01:19 PM
ho oh, banget
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sol Capoeira on 21 June 2008, 10:04:57 PM
 [at] atas

pada waktu dia percaya kalo melakukan ritual itu...bisa menyembuhkan penyakitnya..

gitu loh ci..

logika gk?

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Yong_Cheng on 22 June 2008, 10:04:38 AM
apa layak di sebut sebagai "korban" pemerkosaan?

berdasarkan sumber wikipedia: http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerkosaan (http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerkosaan)
Pemerkosaan adalah suatu tindakan kriminal di mana si korban dipaksa untuk melakukan aktivitas seksual, khususnya penetrasi dengan alat kelamin, di luar kemauannya sendiri.
Istilah pemerkosaan dapat pula digunakan dalam arti kiasan, misalnya untuk mengacu kepada pelanggaran yang lebih umum seperti perampokan, penghancuran, penangkapan atas warga masyarakat yang terjadi pada saat sebuah kota atau negara dilanda perang.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Fudotakika on 22 June 2008, 11:01:08 AM
[at] atas

pada waktu dia percaya kalo melakukan ritual itu...bisa menyembuhkan penyakitnya..

gitu loh ci..

logika gk?



nah, kalo gitu, cewe ini rela donk? kaerna dia percaya...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 22 June 2008, 11:54:46 AM
[at] atas

pada waktu dia percaya kalo melakukan ritual itu...bisa menyembuhkan penyakitnya..

gitu loh ci..

logika gk?



nah, kalo gitu, cewe ini rela donk? kaerna dia percaya...
di indonesia jg byk kasus kek gini, cuma pelakunya dukun :))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Riky_dave on 22 June 2008, 11:58:04 AM
apa layak di sebut sebagai "korban" pemerkosaan?

berdasarkan sumber wikipedia: http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerkosaan (http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerkosaan)
Pemerkosaan adalah suatu tindakan kriminal di mana si korban dipaksa untuk melakukan aktivitas seksual, khususnya penetrasi dengan alat kelamin, di luar kemauannya sendiri.
Istilah pemerkosaan dapat pula digunakan dalam arti kiasan, misalnya untuk mengacu kepada pelanggaran yang lebih umum seperti perampokan, penghancuran, penangkapan atas warga masyarakat yang terjadi pada saat sebuah kota atau negara dilanda perang.



Jadi kalau merugikan salah 1 pihak tidak termaksuk pemerkosaan?
Setau saya di AS jika ada suatu "Hubungan Kelamin" tetapi merugikan salah 1pihak itu dinamakan "pemerkosaan..."
Bahkan jika dalam status "suami istri"....

Salam,
Riky
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Yong_Cheng on 22 June 2008, 12:28:59 PM
apa layak di sebut sebagai "korban" pemerkosaan?

berdasarkan sumber wikipedia: http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerkosaan (http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerkosaan)
Pemerkosaan adalah suatu tindakan kriminal di mana si korban dipaksa untuk melakukan aktivitas seksual, khususnya penetrasi dengan alat kelamin, di luar kemauannya sendiri.
Istilah pemerkosaan dapat pula digunakan dalam arti kiasan, misalnya untuk mengacu kepada pelanggaran yang lebih umum seperti perampokan, penghancuran, penangkapan atas warga masyarakat yang terjadi pada saat sebuah kota atau negara dilanda perang.



Jadi kalau merugikan salah 1 pihak tidak termaksuk pemerkosaan?
Setau saya di AS jika ada suatu "Hubungan Kelamin" tetapi merugikan salah 1pihak itu dinamakan "pemerkosaan..."
Bahkan jika dalam status "suami istri"....

Salam,
Riky

kalau ada unsur pemaksaan barulah dapat dikatakan pemerkosaan :P
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Riky_dave on 22 June 2008, 12:35:45 PM
Jadi jika didalam Hubungan tersebut tidak ada unsur pemaksaan tetapi merugikan tidak termaksuk?

Salam,
Riky
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Yong_Cheng on 22 June 2008, 01:18:45 PM
Jadi jika didalam Hubungan tersebut tidak ada unsur pemaksaan tetapi merugikan tidak termaksuk?

Salam,
Riky
masuknya ke kasus penipuan...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Riky_dave on 22 June 2008, 07:43:59 PM
[at]atas...
Ditipu sih iya,tapi diperkosa juga....
Diperkosa batinnya...
Tapi tidak tahu juga ya,apakah hukum negara Indonesia berbeda jauh di Hukum di AS...
Karena yang saya tahu itu berlaku di negara2 barat khususnya adalah AS...

Salam,
Riky
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 22 June 2008, 09:16:13 PM
Sdr. Yong Cheng..,

Saya rasa Anda terlalu terpaku pada kata pemaksaan.
Sekarang dari link yang Anda kasih, ada dicantumkan mengenai pemerkosaan dengan obat

Quote from: Pemerkosaan / Wikipedia Indonesia
Pemerkosaan dengan obat

Banyak obat-obatan digunakan oleh pemerkosa untuk membuat korbannya tidak sadar atau kehilangan ingatan.

Pertanyaan yang simpel :
1. Adakah PEMAKSAAN yang terjadi dalam pemerkosaan dengan obat ?
Untuk apa capek2 maksa.. dia tidur pules koq.. ^-^
2. Mengapa dikategorikan pemerkosaan ?

Intinya apa, pemerkosaan tidak dilakukan dengan hanya pemaksaan saja, tetapi bisa juga dengan cara2 lain seperti dengan obat, atau dengan penipuan, hipnotis, dll. Itu juga dikategorikan sebagai pemerkosaan.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sol Capoeira on 22 June 2008, 10:18:57 PM
[at] atas

pada waktu dia percaya kalo melakukan ritual itu...bisa menyembuhkan penyakitnya..

gitu loh ci..

logika gk?



nah, kalo gitu, cewe ini rela donk? kaerna dia percaya...
cewe mana yg dah pnya suami dan masih setia sama suaminya..tapi terpaksa di nge***tin sama cowo laen??

dia gk rela..tapi lebih tepatnya..Pasrah..

 [at] yong cheng

otak dipake dikit yak..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Yong_Cheng on 23 June 2008, 12:19:39 PM
 [at] FoxRockman
benar sekali yang anda katakan, tetapi dalam kasus SHC yang saya baca tidak adanya unsur2 pemaksaan, penggunaan obat, hipnotis atau apapun yang dikategorikan termasuk dalam pemerkosaan, jelas sekali "korban" SHC dalam keadaan sadar karena si "korban" percaya penyakitnya dapat disembuhkan
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: williamhalim on 23 June 2008, 12:31:51 PM
[at] FoxRockman
benar sekali yang anda katakan, tetapi dalam kasus SHC yang saya baca tidak adanya unsur2 pemaksaan, penggunaan obat, hipnotis atau apapun yang dikategorikan termasuk dalam pemerkosaan, jelas sekali "korban" SHC dalam keadaan sadar karena si "korban" percaya penyakitnya dapat disembuhkan

Perkosa atau tidak, apakah pantas seorang SHC bermain perempuan?
Apa bedanya dengan 'dukun cabul'?


::
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 23 June 2008, 12:33:49 PM
[at] FoxRockman
benar sekali yang anda katakan, tetapi dalam kasus SHC yang saya baca tidak adanya unsur2 pemaksaan, penggunaan obat, hipnotis atau apapun yang dikategorikan termasuk dalam pemerkosaan, jelas sekali "korban" SHC dalam keadaan sadar karena si "korban" percaya penyakitnya dapat disembuhkan
Wah.. susah neh.. Anda mulai berputar2..

Pada saat awal Anda menekankan pada kata "PEMAKSAAN"
Makanya saya katakan, tidak hanya termasuk PEMAKSAAN saja, ternyata ada PENGGUNAAN OBAT bisa dikategorikan juga sebagai pemerkosaan.
 
Dan sekarang apakah yang termasuk kategori pemerkosaan itu HANYA penggunaan obat, hipnotis, dan pemaksaan ? Apakah akibat "kepercayaan" tidak dikategorikan ?

Kalau tidak dikategorikan, mengapa dukun cabul yang meminta para gadis melakukan "ritual" karena PERCAYA penyakitnya bisa disembuhkan juga dikenai pasal pelanggaran KUHP mengenai pemerkosaan ? Berarti hukum di Indonesia salah donk..

Intinya apa, Anda jangan berpatokan hanya pada BAHASA wikipedia. Dunia ini luas bro, cobalah melihat dari realita yang ada.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 23 June 2008, 12:37:32 PM
[at] FoxRockman
benar sekali yang anda katakan, tetapi dalam kasus SHC yang saya baca tidak adanya unsur2 pemaksaan, penggunaan obat, hipnotis atau apapun yang dikategorikan termasuk dalam pemerkosaan, jelas sekali "korban" SHC dalam keadaan sadar karena si "korban" percaya penyakitnya dapat disembuhkan

Perkosa atau tidak, apakah pantas seorang SHC bermain perempuan?
Apa bedanya dengan 'dukun cabul'?
::

Intinya dunia ini tidak hanya hitam / putih.. tapi bisa juga abu2..
Jadi jangan pernah hanya mematok ini hanya PENIPUAN.. ini hanya PEMERKOSAAN.
Tapi bisa juga PEMERKOSAAN & PENIPUAN
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: nyanadhana on 23 June 2008, 12:40:27 PM
Tidak akan pernah pantas seorang "BUDDHA" berbuat cabul apalagi Gotama Buddha telah menggariskan Sila dan Vinaya mengenai Pelanggaran Seksual.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: HokBen on 23 June 2008, 12:48:33 PM
seseorang yg tercerahkan atau minimal mengambil sila sebagai paduan hidupnya ( ga harus berjulukan Buddha ) harusnya udah ga bakal lagi meniduri istri orang....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Yong_Cheng on 23 June 2008, 12:58:57 PM
saya hanya memberikan pendapat saya saja, kalau menurut saya hal ini tidak termasuk dalam pemerkosaan tetapi penipuan

 _/\_

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: nyanadhana on 23 June 2008, 01:01:50 PM
modus penipuan pada awalnya namun berlanjut ke pencabulan.mau dibilang apa tetep aja itu perbuatan tidak benar apalagi bagi yang mengaku dirinya "BUDDHA"
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 23 June 2008, 01:04:22 PM
saya hanya memberikan pendapat saya saja, kalau menurut saya hal ini tidak termasuk dalam pemerkosaan tetapi penipuan

 _/\_


Sah sah saja se karena itu hak Anda.. Cuma ada baiknya juga jangan terlalu berkeras kepala mempertahankan pendapat.
Saya liat Anda 2 x mencoba memforce pendapat Anda ke orang lain..

Quote from:  Yong Cheng
apa layak di sebut sebagai "korban" pemerkosaan?

berdasarkan sumber wikipedia: http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerkosaan
Pemerkosaan adalah suatu tindakan kriminal di mana si korban dipaksa untuk melakukan aktivitas seksual, khususnya penetrasi dengan alat kelamin, di luar kemauannya sendiri.
Istilah pemerkosaan dapat pula digunakan dalam arti kiasan, misalnya untuk mengacu kepada pelanggaran yang lebih umum seperti perampokan, penghancuran, penangkapan atas warga masyarakat yang terjadi pada saat sebuah kota atau negara dilanda perang.

Quote from:  Yong Cheng
kalau ada unsur pemaksaan barulah dapat dikatakan pemerkosaan

Makanya tadi saya mengikuti jejak Anda, supaya Anda bisa "ber-Ehipassiko" bila saya memaksakan pendapat saya kepada Anda. :)

Mohon maaf jika menyinggung _/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Fudotakika on 23 June 2008, 01:09:04 PM
lucu ya...sumber perkaranya samar, perkaranya sendiri pun samar, didebatin sampe segitunya... mendingan energi dipake buat kerjain hal laen yang lebih berguna daripada debat ga jelas
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: F.T on 23 June 2008, 01:17:50 PM
_/\_

Time will tell ...

:backtotopic:
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Yong_Cheng on 23 June 2008, 01:18:27 PM
Tq bro fox, anda sudah mengingatkan, ya perkara ini emang agak blur
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 23 June 2008, 01:52:25 PM
Tq bro fox, anda sudah mengingatkan, ya perkara ini emang agak blur
:) Sama2 larr.. ntar kalau saya khilaf.. diingatin juga ya ^^V
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 23 June 2008, 04:36:48 PM
Yahhhh, udahannn, tadinya mo ikutan :))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: SandalJepit on 23 June 2008, 09:02:31 PM
hahah.. cerita seperti novel begini koq jadi perdebatan.. yang bonafit dikit lah kalau mau kasih sumber...  maybe yes maybe no.. gitu aja koq repot. . .:))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 23 June 2008, 10:28:44 PM
Lah buku2 LSY aja kayak novel tuh, dah pernah baca blom?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: SandalJepit on 23 June 2008, 10:44:04 PM
lah kalau kayak novel ya boleh dipercaya boleh tidak toh.. maybe yes maybe no juga.. gak usah ditanggapi serius lah. .:))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sol Capoeira on 23 June 2008, 10:50:05 PM
 [at] atas

coba baca dulu..sebelum komentar..

biasanye orang yg ber"otak" bisa mulai melihat keerroran dia..

tapi kalo tipe2 orang2 tidak ber"otak" mungkin bakal cuek bebek ato percaya kale yak..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 24 June 2008, 06:25:26 AM
Coba kasi ke orang yang beragama laen, bisa diketawain deh agama Buddha :))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: samsung on 24 February 2009, 10:57:26 AM
Lah buku2 LSY aja kayak novel tuh, dah pernah baca blom?

sudah saya baca, menurut saya MUNGKIN LSY / murid2nya ingin mempromosikan aliran mereka, supaya namanya cepat dikenal oleh komunitas buddhis dunia. kan mereka kurang begitu tenar dalam kegiatan dharma.

 ;)iya ni si menurut pendapat saya. kalo ada salah pendapat mohon di maaf kan.
di lain tindakan LSY yang melecehkan atau memperkosa.patut di telusuri dan dibuktikan. kalo benar seorang master/guru/bikhu, melakukan hal itu sangat di sesalkan. melanggar vinaya yang di tetapkan sang buddha.
 _/\_

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 24 February 2009, 05:11:33 PM
Orang LSY levelnya setara Buddha Gotama koq.
Buktinya minum kopi bareng...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: nyanadhana on 24 February 2009, 05:15:00 PM
hehehe zaman Buddha Gotama minum kopi apa teh?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 24 February 2009, 05:17:00 PM
yah, makanya perlu dicermati dong
dan lagi minumnya di new york ato la gitu
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 25 February 2009, 12:58:52 AM
minumnya apa ya, capucino atau caffe latte atau frapucino ya??? heheheh
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 25 February 2009, 06:04:59 AM
Wa anak Dc galak2 ya,

tapi anehnya dalai lama,kok ga menjewer LSY ya?kan sama2 tantra,
dalailama aja ga ngaku buddha,kok cuma memiliki kekuatan gaib aja,udah ngaku buddha,tanya kenapa??
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: xenocross on 25 February 2009, 07:15:07 AM
semakin rendah hati seorang praktisi dharma,
semakin terlihat kualitas prakteknya.
Anatta - Egoless - Makin jauh dari kesombongan
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: nyanadhana on 25 February 2009, 08:17:07 AM
Wa anak Dc galak2 ya,

tapi anehnya dalai lama,kok ga menjewer LSY ya?kan sama2 tantra,
dalailama aja ga ngaku buddha,kok cuma memiliki kekuatan gaib aja,udah ngaku buddha,tanya kenapa??

ada pernyataan kok bahwa Dalai Lama tidak mengakui bahwa LSY pernah bertemu beliau dan beliau mengakui LSY itu Buddha.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 25 February 2009, 09:50:12 AM
kalau perkattan dalai lama banyak yg terlalu setengah2. kenapa yah? atau diedit ama orang barat
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: nyanadhana on 25 February 2009, 09:55:26 AM
ga ngerti bahasa Tibet kali...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: samsung on 25 February 2009, 10:09:01 AM
LSY  ngopi di starbuck ya heheheheeh :hammer:
kok terasa ngk riil banget,memang bisa ngopi.(jadi pingin belajar ilmunya)wkwwkwkwkw.. ;D
tp.menurut komunitas (LSY),yang mengemborkan itu semua bukan LSY tp murid2nya apa bener ya? :lotus:
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 25 February 2009, 10:15:41 AM
ga ngerti bahasa Tibet kali...

dalai lama kan jago bahasa inggris
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 25 February 2009, 12:52:26 PM
Tapi TBS berkembang pesat lho...

Mungkin umat2nya suka yg mistik2

bukannya kita harus ehipassiko dulu,baru komentar,sesuai kalama sutta

becanda dikit
Lsy diaduin ama ki joko bodo,pasti seru ya,
ato tampilin di "the magic" tambah seru.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 25 February 2009, 05:13:57 PM
ehipassiko bukan cuma mempraktekkan langsung om. coba lihat lagi kalama sutta

kalau misalnya ada orang bilang baygon itu enak, apa harus ehipassiko?
kalau misalnya ada orang yang bilang satu molekul air terdiri dari dua atom hidrogen dan satu molekul oksigen, apakah harus dipraktekkan dahulu baru percaya?

bagaimana ehipassiko yang benar?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 25 February 2009, 05:19:43 PM
ehipassiko bukan cuma mempraktekkan langsung om. coba lihat lagi kalama sutta

kalau misalnya ada orang bilang baygon itu enak, apa harus ehipassiko?
kalau misalnya ada orang yang bilang satu molekul air terdiri dari dua atom hidrogen dan satu molekul oksigen, apakah harus dipraktekkan dahulu baru percaya?

bagaimana ehipassiko yang benar?

harus langsung bossss....

kalo masalah baygon itu mah pasti gak usah di ehipassiko karena sudah diehipassikokan terlebih dahulu, minum baygon itu tidak enak.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 25 February 2009, 05:23:02 PM
coba ehipassiko terhadap kalama sutta, kagak ada tulisan harus langsung dipraktekkan...
kalo udah bener, berguna, dipuji para bijaksana (H2O) kagak usah dipraktekkan...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 25 February 2009, 05:41:56 PM
para bijaksana ini kriteria nya gmana?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Hikoza83 on 25 February 2009, 06:08:49 PM
coba ehipassiko terhadap kalama sutta, kagak ada tulisan harus langsung dipraktekkan...
kalo udah bener, berguna, dipuji para bijaksana (H2O) kagak usah dipraktekkan...

logika :
jika satu tindakan dipuji oleh para bijaksana --> tindakan bajik / bermanfaat bagi diri sendiri dan yang lain..
setelah saya renungkan, hal itu bermanfaat bagi diriku sendiri dan semua makhluk, berarti hal itu pasti saya praktekkan.
 _/\_


By : Zen
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 25 February 2009, 07:36:10 PM
ehipassiko bukan cuma mempraktekkan langsung om. coba lihat lagi kalama sutta

kalau misalnya ada orang bilang baygon itu enak, apa harus ehipassiko?
kalau misalnya ada orang yang bilang satu molekul air terdiri dari dua atom hidrogen dan satu molekul oksigen, apakah harus dipraktekkan dahulu baru percaya?

bagaimana ehipassiko yang benar?

pendapat gw si,kita harus mempelajari,Menyelami,ato jadi muridnya TBS dulu(untung2an ngobrol ama LSY),baru kita boleh ngambil kesimpulan,kita mesti memegang asas praduga tak bersalah...

Yg gw lihat,banyak teman2 yg hanya tahu kulitnya LSY udah ngambil kesimpulan,


gw sendiri masi ragu,apakah beliau murni menjual kesaktiannya,ato ada maksud bijaksana lainnya,yg kita ga tahu???

mohon maaf jika ada yg tersinggung...
Cmiiw
_/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: William_phang on 26 February 2009, 09:57:12 AM
kalo ada kata-kata LSY yang mengatakan bahwa kalo seseorang yang tidak bisa ditolong ya harus dibunuh agar bisa terlahir lagi dialam yg lbh baik dan mengajarkan mantra untuk melakukan ini..hehhe.....apakah hal ini juga perlu di ehipassiko juga???....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Hikoza83 on 26 February 2009, 11:51:40 AM
kalo ada kata-kata LSY yang mengatakan bahwa kalo seseorang yang tidak bisa ditolong ya harus dibunuh agar bisa terlahir lagi dialam yg lbh baik dan mengajarkan mantra untuk melakukan ini..hehhe.....apakah hal ini juga perlu di ehipassiko juga???....

Guru Buddha mengajarkan bahwa membunuh merupakan karma buruk.
Hasil dari karma buruk pasti adalah penderitaan.

maap, saya tak mengakui LSY org bijaksana.
menurut aye, die cuma orang yg punya kesaktian tertentu..
di dunia ini banyak koq org sakti, dan kalau mau anda juga bisa belajar jd sakti..

so, jelas hal itu tidak akan saya ehipassiko. :)
_/\_


By : Zen
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 26 February 2009, 11:56:25 AM
kalo ada kata-kata LSY yang mengatakan bahwa kalo seseorang yang tidak bisa ditolong ya harus dibunuh agar bisa terlahir lagi dialam yg lbh baik dan mengajarkan mantra untuk melakukan ini..hehhe.....apakah hal ini juga perlu di ehipassiko juga???....

mana buktinya?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 26 February 2009, 12:02:42 PM
misalnya...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 26 February 2009, 12:03:46 PM
gak ada buktinyakan ;D
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 26 February 2009, 12:08:51 PM
beberapa pernyataan kontroversial, ajaran yang banyak berbeda, pertentangan di buddhisme internasional, kurangnya pengakuan dari vajrayana sendiri, udah cukup bagi saya.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: samsung on 26 February 2009, 12:12:37 PM
kalo ada kata-kata LSY yang mengatakan bahwa kalo seseorang yang tidak bisa ditolong ya harus dibunuh agar bisa terlahir lagi dialam yg lbh baik dan mengajarkan mantra untuk melakukan ini..hehhe.....apakah hal ini juga perlu di ehipassiko juga???....

pembunuhan donk
:(
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 26 February 2009, 12:13:08 PM
vajrayana sendiri saja tidak logis bukan?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 26 February 2009, 12:17:44 PM
bagi saya, memang berbeda dengan yang saya jalani.
tetapi sepengetahuan saya vajrayana bukan berasal dari perpecahan, punya doktrin yang sesuai mahayana, trikaya
sepanjang masih mengikuti alur dukkha dan berakhirnya dukkha, ok ok aja lar

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 26 February 2009, 12:23:03 PM
aye gak perna dengar orang sakti gak beradab.. ilmu sakti datang dengan ilmu bijaknya, alias gak datang cuma 1 saja
semua adalah omong kosong yg makin nyaring.. semakin dengar semakin nyaring.
memang ada sedikit melenceng, apa yg tidak melenceng sekarang bos?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: William_phang on 26 February 2009, 12:44:58 PM
gak ada buktinyakan ;D

coba masuk ke site ini:

http://www.buddhismaustralia.org/cults.htm

terus telusuri dari site ini....nanti ada videonya koq.....hehehhe...jd kalo sendiri blm menemukan jangan lansung claim tidak ada bukti.....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 26 February 2009, 12:47:41 PM
lu sheng yen = li hong zi ;D
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: William_phang on 26 February 2009, 12:49:47 PM
lu sheng yen = li hong zi ;D

anda baca sampai kebawah ga sih????....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 26 February 2009, 12:56:06 PM
sori belum baca habis tadi ;D

kan uda ada pernyataan dari nya

MAHAGURU MEMAAFKAN SEMUA ORANG YANG MENFITNAHNYA

Lama Lian Jin sempat menerangkan tentang fitnah. Dulu ia adalah umat ka****k. Saya sendiri dulunya adalah umat Kristiani, karena teman wanita saya di gereja, jadi saya pun ikut ke gereja. Di gereja Anda harus baca Alkitab, ada perjanjian lama dan perjanjian baru. Perjanjian lama dari kitab kejadian, Allah menciptakan langit dan bumi, mulai ada manusia, dari Adam, Hawa, hingga Abraham, demikianlah turun-temurun. Perjanjian baru menceritakan tentang Yesus, setelah saya membaca seluruh kitab perjanjian baru, saya tahu bahwa Yesus difitnah seumur hidup-Nya. Kira-kira umur 30 tahun Ia keluar menyebarkan ajaran, umur 33 tahun hidup-Nya berakhir. Di dunia ini, Yesus yang paling singkat menyebarkan ajaran. Ia difitnah di mana-mana, fitnah terbesar menyebutkan bahwa Ia ingin menjadi raja. Raja pada saat itu sangat takut, lalu menangkap-Nya, dipaku di atas kayu salib. Jadi, sekarang di gereja ka****k pasti ada sebuah salib, telapak tangan Yesus dipaku, kaki dipaku, lalu mangkat dalam kondisi bersimbah darah. Saya melihat seluruh perintis agama di dunia, yang paling tragis adalah Yesus.

Hari ini saya merasa sangat beruntung meski difitnah. Jika saya Yesus, jelas-jelas tahu akan dipaku di kayu salib, sedari awal saya sudah kabur. Yang penting saya cari dulu sebuah goa dan bersembunyi di sana, saya berusaha kabur dulu, saya tidak mungkin ada di atas gunung sambil menunggu tentara Roma datang menangkap saya, lalu mangkat dalam kondisi terpaku di atas kayu salib. Mangkat dalam kondisi terpaku di atas kayu salib sangat tragis, sungguh tidak ada harga diri lagi sama sekali. Bahkan tentara-tentara itu masih mengerjainya, membuat sebuah mahkota berduri, mengenakan mahkota berduri di kepala-Nya, lalu berujar bahwa dengan demikian Ia terlihat laksana raja. Ada satu tentara lagi, menusuk tubuh-Nya dengan tombak agar Ia berdarah. Belakangan Agama ka****k justru sangat menghormati tentara tersebut. Di dalam gereja St. Peter saya melihat Yesus dipaku di kayu salib, juga tentara yang menusuk-Nya dengan tombak hingga mangkat, malah disebut sebagai orang kudus. Karena ia membuat Yesus mangkat lebih awal, sehingga lebih awal bebas dari penderitaan. Jadi, patungnya masih tergantung di dalam gereja besar St. Peter.

Lama Lian Jin menyebutkan bahwa Mahaguru difitnah, sebenarnya itu tidak seberapa. Saya pikir Yesus paling tragis. Sejak kecil Ia sudah difitnah, ia adalah anak tukang kayu, orang Nazaret, diremehkan dengan pernyataan, anak tukang kayu mana mungkin menjadi penyelamat dunia? Namun, ketika Yesus disalibkan, Ia melontarkan satu kalimat, sangat agung, Ia berkata: "Berdoa pada Bapa di surga, ampunilah mereka yang menyakiti-Ku, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat, mereka tidak tahu kejahatan apa yang mereka perbuat, jadi ampunilah mereka." Inilah semangat penyelamat dunia yang sangat mulia. Yesus melanjutkan, "Ketika Saya dinaikkan, akan menarik berlaksa-laksa manusia datang berlindung pada-Ku." Yesus sangat mulia, orang lain menyalibkan-Nya hingga mangkat, Ia masih bisa mengatakan ampunilah orang-orang yang menyakiti-Ku, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. Saya berasumsi cinta kasih demikian sangatlah luar biasa.

Mahaguru pribadi juga menyatakan pada Anda semua, Mahaguru tidak benci, tidak dendam, tidak menyalahkan langit dan orang lain, sebab saya tahu bahwa semua orang yang menfitnah saya, ada juga yang ikut-ikutan orang lain menfitnah, mereka juga tidak tahu apa yang sedang mereka perbuat; sebagian sengaja menfitnah saya, saya merasa mereka tidak memahami hati saya, jadi boleh dimaafkan, semua boleh dimaafkan. Saya belajar yang satu ini dari Yesus, ini penting sekali.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: William_phang on 26 February 2009, 01:03:29 PM
saya rasa video yang tadi itu tidak mgkn palsu bro..udah jelas2 menampilkan LSY sebagai pembicara...masak itu masih fitnah?....hehehhe
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 26 February 2009, 01:30:07 PM
kalau videonya aye gak bisa buka biarpun uda ditunggu lama, kalau textnya

He (Sheng-Yen Lu) gives a speech to the members present on how to kill a person:
The only way to treat a stubborn or a hopeless person is to kill. If you love someone and have mercy and want to send
one to heaven, you must first take his life and then expiate the sins of the dead. This is the 2nd greatest charm of the
religion. He continue saying;- if there is no other way that could assist one, then the only way is to kill. Giving mercy or
influence or wisdom and still not way out, then the only way is to kill.
"Diamond spell" could make disappear one person. Then take his soul and send to "Buddha country". Firstly, create the
shape of a man (or human being), then put the man’s shape under one’s seating pad. (Or if you exert the spell, you put
the man <the one you think he should be punished> under your pad.)
To cast the spell, you must first concentrate, think and imagine the person you target; - then
His two eyes will move to the back of the brain,
His nose move to the top of his head,
His two ears move to his nose,
His tongue twists back in the mouth, the tongue tip is inside the mouth while the back tongue faces to the front.
According to Tantric (Religion), all the organs on his face are all moved.         
When you succeed in doing this, this person does no longer exist. When his (the one being cursed) tongue is twisted, he
cannot talk. But according to this spell/curse, it is the charm of killing others.
Once, my grand master taught me to learn and practice Buddha’s Diamond Peg. (When you practice and pray with this
peg, it will give you power) The priest gave me the peg, and told me if I met some bad and evil person, you pray using
the Diamond spell. I did not practice; and I told him I would not practice it. Whether I will practice or not in the future, I
will decide it later.
In the preaching, Lu further told the followers (attendees) that:
When I put "you" under my seat and twisted all your facial organs (eyes, ears, mouth, nose), I pray using the Diamond
spell, using the Diamond blaze along with the Diamond club, I can draw your soul to my front, and watching your head
coming off, blood are black in color, flowing out. I can see all your internal organs decaying, some hell workers coming
to grab your intestines, grab your liver, grab your heart, grab your stomach, and then tear them into pieces. Although it is
a fierce killing spell (charm), but if I really do it this way on to you in the future, I guarantee that I will lead you to
Buddhist’s Kingdom (the peace and eternal land).
When "Horse Head King" (a Buddha) descends from the sky, or the entire Diamond gods descend into your body, you
will exhibit the Diamond face (image). When you have the Diamond face (image), you (start to cast the prayers), by
holding the Diamond peg, and all other spell-casting devices. You can exert your killing command when you hold these
devices. With the killing command, the command uses the Diamond fire, burns your target (the person you want to kill)
away, burns him to ashes. Uses wind to blow all ashes away, grab your soul, and then send you to the West Happiest
land of the Buddha Kingdom. All the Buddha attendants, Diamond gods come and press you on the ground, press your
heart and don’t let it beat, tear your intestines, liver, stomach, kidney into pieces, chop your head out and black blood
flow out. Make all your facial organs twisted (ear, mouth…..etc). (The Horse Head King spell-HHK).
In this way, I can teach you another method (spell). You let (make) him sick. It is good to make him sick, make him
sick. When you pray to "HHK" and ask him to make that person sick.
If you want this person to get well, it is easy. You recite the "HHK" curse 100,000 times, no need to be 100,000 time, it’
s OK to recite 10,000 times. When you recite 10,000 times, the power of the prayer transfer to this person, then he will
get well. This is a kind of punishment too.
Just like you make this person sick first, then he will regret and admit his fault. When he admits his wrong doing and
correct himself, you have to recite 10,000 times the "HHK" charm towards him, to make him come back (return to this
world). When he gets sick, he become dumb and cannot speak, you watch his tongue (with your mind concentrated on
his tongue), and recite 10,000 the HHK curse, the curse resonance (exert spell) to this person, then he will get well.
(Refer: - Mar11, 2000 videotape of speech recorded.)
This hand of mine, holding 5 colors of string and use for bind; it itself has its use. Whatever you want/wish for, you tie it
together using this string. Imagine a dream house, so tie it together. If you wish for some US$ dollar, then tie US$ dollar.
Think of your boy friend and the girl friend, then tie him/her with this string. This is "Diamond String". Using "this" you can
tie whatever things to be yours.
This "Diamond Axe" - using this you can control to kill. Place the spirit of the target person into this "skull". You can use
your own "bodyguard spirit" to capture your target, then you chop to kill the spirit using this "diamond axe". 
During the "Fire ceremony", chant the "killing charm", and dump "this" into the fire. This fire will then burn the person into
ashes. Then expiate him/her into the land of the dead in Buddhist Kingdom. This is the so-call charm of killing.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 26 February 2009, 01:32:00 PM
kalau melihat ini mungkin saja dia punya jurus kayak gitu, cuma gak mungkin orang awam bisa kan
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: William_phang on 26 February 2009, 01:58:28 PM
kalau melihat ini mungkin saja dia punya jurus kayak gitu, cuma gak mungkin orang awam bisa kan

nah apakah ini sejalan dengan ajaran Buddha?... dan inilah yang menjadi kontroversi di international mengenai TBS dan digolongkan sebagai cult...heheh.....

kayaknya kebanyakan orang kalbar emang sangat meng-idolakan LSY....jd ya selalu pasti akan dibela...hehe....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 26 February 2009, 02:04:52 PM
tidak ada yg lepas dari kontroversi kok ;)

dan aye bukan pengikut TBS =)) =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 26 February 2009, 02:16:12 PM
Protes.... koq menurut ceritanya...

sama yg umur 41 (dan udah punya anak)...
koq bukan sama yg umur 14 begitu (atau 20 gitu)?

...padahal kan punya uang...
dan juga bisa beli ayam kampung begitu?

tolong jelasin deh!... koq ngak logis...pilih partai 41




Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: dery on 26 February 2009, 02:53:39 PM
kayaknya kebanyakan orang kalbar emang sangat meng-idolakan LSY....jd ya selalu pasti akan dibela...hehe....

soli bro William, gw juga org kalbar
tapi gw gak mengidolakan tu, gw malah gak sepaham (banyak ritual aneh2nya)

dulu gw juga pernh tertarik karna gw cuma tau itu vihara buddha.

kenpa dikalbar bnyk yg msk tbs?
jawaban :
1. letak viharanya strategis (ada ditepi jalan raya)
2. vihara di kalbar sprt mahayana n theravada susah dijumpain.
3. tradisi Konghucu sangat kuat di kalbar, sehingga bynk yg gak ngerti dhamma buddha. (begitu dikasih yg mirip2 KHC tapi lebih sakti, ya psti byk yg kagum )

untk yg no.2 ini, gw ajak br tau klo di kalbar ada vihara theravada setelah membuka web samaggi-phala.
sampe sekrgpun blm ketemu alamatnya, dr alamatnya kemungkinan ada di wilayah pinggiran kota.
( gw malah berharap klo di kalbar-Pontianak ada meditasi centre-nya), pernh lihat video semedi tbs, tapi rasanya aneh juga
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: William_phang on 26 February 2009, 03:23:38 PM
kayaknya kebanyakan orang kalbar emang sangat meng-idolakan LSY....jd ya selalu pasti akan dibela...hehe....

soli bro William, gw juga org kalbar
tapi gw gak mengidolakan tu, gw malah gak sepaham (banyak ritual aneh2nya)

dulu gw juga pernh tertarik karna gw cuma tau itu vihara buddha.

kenpa dikalbar bnyk yg msk tbs?
jawaban :
1. letak viharanya strategis (ada ditepi jalan raya)
2. vihara di kalbar sprt mahayana n theravada susah dijumpain.
3. tradisi Konghucu sangat kuat di kalbar, sehingga bynk yg gak ngerti dhamma buddha. (begitu dikasih yg mirip2 KHC tapi lebih sakti, ya psti byk yg kagum )

untk yg no.2 ini, gw ajak br tau klo di kalbar ada vihara theravada setelah membuka web samaggi-phala.
sampe sekrgpun blm ketemu alamatnya, dr alamatnya kemungkinan ada di wilayah pinggiran kota.
( gw malah berharap klo di kalbar-Pontianak ada meditasi centre-nya), pernh lihat video semedi tbs, tapi rasanya aneh juga

ini saya lihat dari sekeliling saya dulu.....hehhehe
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: dery on 26 February 2009, 03:43:58 PM
dikalbar tbs lbh bnyk pengikutnya, mungkin yaaa krn letaknya tsb n gencar promosinya juga.

klo theravada = sepi senyap disini
bnyk yg gak ngerti dhamma, ya karna gak ada yg ngajarin juga.

mungkin yg koko ketemu itu, ya pas memang umatnya tbs.

sangat disayangkan, bynk yg tidak tau dhamma yg bener, yg ada ya yg aneh2 itu.
yg umat tradisi KHC saja sudah banyak yg pindah agama K, penyebabnya mereka gak tau apa yg mereka lakukan, sehingga mudah diserang kelemahannya. coba mereka belajar dhamma buddha, pasti gak bakalan pindah.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 26 February 2009, 08:10:22 PM
Setuju dery,
gw juga putra kalbar,
gw sedih banget liat kalbar yg agama buddha no.2 terbesar dikalbar malahan umatnya ga kenal ama yg namanya theravada,

jujur,gw ga tahu alamat vihara theravada dikalbar,yang ada konghucu dan maitreya

jangan heran kalo ada umat buddha yg ga kenal kitab sucinya

tapi jangan cuma salahkan umat dunk,
habisnya peran umat theravada di kota2 besar ga agresif dan terkesan ga peduli,

ada ga bhante ceramah,berkunjung dikalbar?ga ada kan,
gw aja baru pertama kali lihat bikkhu tahun ini,itupun di tangerang,sedih...sedih
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 26 February 2009, 08:19:31 PM
yah diri sendiri dulu gitu loh :D
atta no 1
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: dery on 26 February 2009, 08:32:07 PM
bro, chikenn
dari daftar alamat di sammagi phala, ada cabang theravada. cuma gw blm ketemu sampe sekrg (skrg letaknya masuk kab kubu raya)
memang kyaknya umat theravada di ponti kurng aktif, jgn kan kitab suci buddha. nama theravada saja baru saya kenal beberapa bln ini.

dulu pernah ketemu bhante ke toko gw 2x, cuma waktu itu blm tau klo itu bhikkhu theravada (cuma tau itu bhikkhu tok)

klo gw punya banyak dana, akan gw bangun vihara theravada ditempat yg strategis.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 26 February 2009, 08:49:21 PM
saya juga. kalau dana nya banyak =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 26 February 2009, 09:57:55 PM
Jangan janji dulu dhe,mau bangun vihara

kalo benar2 mau kibarin bendera theravada dikal-bar bisa dimulai dari sikap dan cara bersoialisasi dgn lingkungan,

ato dengan cara kita ke vihara2 maitreya,kita jelaskan riwayat buddha gautama dan manfaat meditasi ama umat2 maitreya dan konghucu,

gw mendambakan kalo di kalbar ada vihara maitreya yg mengadakan kelas meditasi

sayangnya gw udah ga dikal-bar,jadi gw mengandalkan teman2 di kalbar

 [at] dery
emang di kalbar ada bhikku?hati2 lho jangan2 bhikku jadi2an
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: dery on 26 February 2009, 10:32:47 PM
pernah ketemu dua kali bro, jubahnya sama dgn jubah theravada, wktu itu ke counter hp gw beli sedikit barang
yg bayar bkn bhikkhu-nya tapi org yg bawa bhikkhu. asli ato aspal gw jg gak tau

dari dulu memang sudah punya tujuan bangun vihara kok, cuma dulu pengn bgn vhr M sekrg pengen vhr T.
klo ada viharanya kan gw juga gak bingung, bisa minta bimbingan dr bhikkhu.

untk saat ini msh jauh dr teman2 di dc
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: William_phang on 27 February 2009, 10:47:54 AM
pernah ketemu dua kali bro, jubahnya sama dgn jubah theravada, wktu itu ke counter hp gw beli sedikit barang
yg bayar bkn bhikkhu-nya tapi org yg bawa bhikkhu. asli ato aspal gw jg gak tau

dari dulu memang sudah punya tujuan bangun vihara kok, cuma dulu pengn bgn vhr M sekrg pengen vhr T.
klo ada viharanya kan gw juga gak bingung, bisa minta bimbingan dr bhikkhu.

untk saat ini msh jauh dr teman2 di dc

kita tidak akan bisa mengubah dunia kalo kita tidak mengubah diri kita sendiri.....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: dery on 27 February 2009, 12:19:37 PM
ok de.... siap om william, thnk.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: samsung on 27 February 2009, 04:08:35 PM
kalo kaltim (samarinda) ada vihara theravadha.saya perna kesana. tempat nya enak,cuman lupa nama vihara nya hehehe
maitreya emg di luar jawa sangat banyak,. hampir  setiap pulau ada ya..
penyebarannya cepet banget kenapa ya?????
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: J.W on 27 February 2009, 05:08:03 PM
Guru Buddha mengajarkan bahwa membunuh merupakan karma buruk.
Hasil dari karma buruk pasti adalah penderitaan.

maap, saya tak mengakui LSY org bijaksana.
menurut aye, die cuma orang yg punya kesaktian tertentu..
di dunia ini banyak koq org sakti, dan kalau mau anda juga bisa belajar jd sakti..

so, jelas hal itu tidak akan saya ehipassiko. :)
_/\_


By : Zen

Monyet juga ada yg sakti  ;D dipilemkan lagi
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: samsung on 11 March 2009, 04:37:51 PM
Guru Buddha mengajarkan bahwa membunuh merupakan karma buruk.
Hasil dari karma buruk pasti adalah penderitaan.

maap, saya tak mengakui LSY org bijaksana.
menurut aye, die cuma orang yg punya kesaktian tertentu..
di dunia ini banyak koq org sakti, dan kalau mau anda juga bisa belajar jd sakti..

so, jelas hal itu tidak akan saya ehipassiko. :)
_/\_


By : Zen

Monyet juga ada yg sakti  ;D dipilemkan lagi

bearti LSY itu kayak monyet sakti gt???
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 13 March 2009, 07:35:37 PM
Link ini juga bisa dibaca:http://www.tangmi.com/works/e_works/t2.htm
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Xcript on 17 March 2009, 04:20:09 PM
Hmm orang ini ini... apakah karena bentuk wajahnya yang diklaim seperti Bodhisatva Maitreya,maka dia mengangkat dirinya sebagai Buddha? Mengajarkan sesuatu yang aneh2.... Praktik yang tidak sesuai dengan yang diucapkan... terjadilah masalah... Permaluan Buddhisme pun terjadi....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 17 March 2009, 10:07:35 PM
kalau yg mengaku mengaku maitreya banyak kok, berbuat baik terus mengilang..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: goddevil on 27 March 2009, 02:00:28 PM
yang salah mgkn cara berpikir manusia kali..
sukanya dengan yang instan (cepat kaya.... cepat sembuh..... dll)
padahal smuanya tergantung ma karmanya heheeeee........
mgkn pemahaman tentang agama buddha masi jauh....

dari pada mengatakan ajaran org lain salah
lebih baik kita kembangkan ajaran buddha....
dengan gitu tar kan orgnya pasti bakal ngerti dengan sendirinya............
:) :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: samsung on 27 March 2009, 03:29:03 PM
susahnya umat buddha di indonesia khususnya, terlalu mempercayai dengan hal2 yang gaib, yang penuh misteri.
 apakah mereka beranggapan master / guru yang sakti itu selalu bijaksana
 selalu baik tindakan nya
 itu permasalahan nya
 dan kalao saya melihat banyak murid2 LSY itu hanya mempercayai gurunya dengan membabi buta
 ini yang seperti ak tau
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: nyanadhana on 27 March 2009, 03:43:46 PM
sudah dari jaman dulunya manusia suka dengan hal magis makanya Sang Buddha menasehati muridNya untuk tidak pamer kekuatan seperti itu.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Shining Moon on 29 March 2009, 04:59:06 PM
Yaah, kalo lagi sakit atau bener2 kepepet, pasti segala jalan ditempuh...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: goddevil on 31 March 2009, 04:01:54 PM
mgkn yang kebanyakan beragama buddha di indonesia kan org keturunan tiong hua....
biasa lo org cina bnyk percaya ma yg gituan.........
masi terpengaruh ma tradisi2 cina..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: samsung on 01 April 2009, 02:01:44 PM
LSY itu dimana mana emang bikin kontroversi.
kalo saya pribadi ngk suka ajaran LSY
lebih baik ak jujur kan.,
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ENCARTA on 01 April 2009, 02:08:21 PM
kalau LSY tidak mempunyai kekuatan gaib , apa masih ada pengikut sekarang ini. kan pemasaran
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: goddevil on 06 April 2009, 03:06:50 PM
kalo menurut w si mgkn LSY pasti ad kekuatan gaib
kan dalam ajaran agama buddha juga pernah dibahas....
kyk telinga dewa,mata dewa dan bla..bla...bla.........
cuma cara penggunakan kekuatan itu yg salah................
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: nyanadhana on 06 April 2009, 03:22:53 PM
yang gituan sering kok disalah gunakan,lihat aja ga usah LSY beberapa biksu aja suka nulis hu,ngeramalin ciong,malah anjurannya sembahyang dewa di beberapa penjuru...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 06 April 2009, 09:13:13 PM
yang salah mgkn cara berpikir manusia kali..
sukanya dengan yang instan (cepat kaya.... cepat sembuh..... dll)
padahal smuanya tergantung ma karmanya heheeeee........
mgkn pemahaman tentang agama buddha masi jauh....

dari pada mengatakan ajaran org lain salah
lebih baik kita kembangkan ajaran buddha....
dengan gitu tar kan orgnya pasti bakal ngerti dengan sendirinya............
:) :)
sy setuju dgn point yg merah.
makanya om2 semua tolong dunk bantu dana(buku/dhammatalk) kekal-bar.
Asal om2 tahu mayoritas vihara kalbar maitreya,tridharma,dan TBS>LSY sisanya ada 3 vihara berbendera theravada tapi tidak populer...
Kalo mau berpartisipasi gampang kok,klik yang ada di bawah sy
   \  / 
    \/
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Candra Liu on 13 June 2009, 10:41:15 PM
sy pribadi percaya pd lu sheng yen, krn byk bukunya yg sdh kubaca.
satu hal pasti, terlepas dr pribadinya, apa yg ditulis dibukunya sangat mengena dihati....
apa yg diajarkan, komentar, cerita, nasehatnya dsb, sy bs terima....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 13 June 2009, 10:46:08 PM
sy pribadi percaya pd lu sheng yen, krn byk bukunya yg sdh kubaca.
satu hal pasti, terlepas dr pribadinya, apa yg ditulis dibukunya sangat mengena dihati....
apa yg diajarkan, komentar, cerita, nasehatnya dsb, sy bs terima....
Kasih contoh kongkrit...
  apa yg bisa kita belajar dari LSY ?
  (supaya gw sekalian mendptkan manfaatnya...)

atau agama lain lupa mengajarkan, tetapi LSY ada?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: trinity on 14 June 2009, 09:07:05 AM
sy pribadi percaya pd lu sheng yen, krn byk bukunya yg sdh kubaca.
satu hal pasti, terlepas dr pribadinya, apa yg ditulis dibukunya sangat mengena dihati....
apa yg diajarkan, komentar, cerita, nasehatnya dsb, sy bs terima....

---------------------------------------------------------------------------------------

maaf, boleh tanya? sebesar apakah kepercayaan anda terhadap lu sheng yen?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 14 June 2009, 09:30:06 AM
sy pribadi percaya pd lu sheng yen, krn byk bukunya yg sdh kubaca.
satu hal pasti, terlepas dr pribadinya, apa yg ditulis dibukunya sangat mengena dihati....
apa yg diajarkan, komentar, cerita, nasehatnya dsb, sy bs terima....

---------------------------------------------------------------------------------------

maaf, boleh tanya? sebesar apakah kepercayaan anda terhadap lu sheng yen?

Saya sangat percaya dgn begitu banyak buku2 LSY yg dibaca...
bro Trinity, pasti bisa memberikan beberapa sample...
bahwa ajaran tsb sangat bermanfaat dan belum diajarkan oleh org lain.

sample : case study, quotation, dsbnya...

mohon sharing dan thanks sebelumnya.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Candra Liu on 14 June 2009, 10:40:21 PM
sy pribadi percaya pd lu sheng yen, krn byk bukunya yg sdh kubaca.
satu hal pasti, terlepas dr pribadinya, apa yg ditulis dibukunya sangat mengena dihati....
apa yg diajarkan, komentar, cerita, nasehatnya dsb, sy bs terima....
Kasih contoh kongkrit...
  apa yg bisa kita belajar dari LSY ?
  (supaya gw sekalian mendptkan manfaatnya...)

atau agama lain lupa mengajarkan, tetapi LSY ada?
pernah baca bukunya gak?
padmakumara, hum dsb. banyak sekali...
hampir semua terbitan dlm bhs indo sy baca, sy buat perbandingan dgn yg lain.
tdnya sy gak percy, malah sy pikir sesat, skrg malah jd referensi hidup,
bagi sy, ajarannya memberi pencerahan yg plg lugas
lgpl, sederhana sy berpikir sungguh klise cerita pemerkosaan itu...
apa buktinya udah jelas, kl mmg terbukti, mgkn tbf bs bubar,
berjuta2 muridnya bs masuk neraka krn menerima abhiseka dr budha sesat 
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 14 June 2009, 10:52:43 PM
sy pribadi percaya pd lu sheng yen, krn byk bukunya yg sdh kubaca.
satu hal pasti, terlepas dr pribadinya, apa yg ditulis dibukunya sangat mengena dihati....
apa yg diajarkan, komentar, cerita, nasehatnya dsb, sy bs terima....
Kasih contoh kongkrit...
  apa yg bisa kita belajar dari LSY ?
  (supaya gw sekalian mendptkan manfaatnya...)

atau agama lain lupa mengajarkan, tetapi LSY ada?
pernah baca bukunya gak?
padmakumara, hum dsb. banyak sekali...
hampir semua terbitan dlm bhs indo sy baca, sy buat perbandingan dgn yg lain.
tdnya sy gak percy, malah sy pikir sesat, skrg malah jd referensi hidup,
bagi sy, ajarannya memberi pencerahan yg plg lugas
lgpl, sederhana sy berpikir sungguh klise cerita pemerkosaan itu...
apa buktinya udah jelas, kl mmg terbukti, mgkn tbf bs bubar,
berjuta2 muridnya bs masuk neraka krn menerima abhiseka dr budha sesat 

kalau gitu sharing dunnnnng...

cuplikan
   apa yg dari LSY membuat inspirasi hidup anda?

sebagai seorang guru, apa kenapa konsultasi dgn seorang murid (cewek) dalam ruang tertutup ? bukankah itu merupakan kesempatan utk terjadinya sesuatu yg tidak diinginan ? (termasuk tuduhan2 yg belum tentu benar)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Candra Liu on 15 June 2009, 11:02:50 PM
sy pribadi percaya pd lu sheng yen, krn byk bukunya yg sdh kubaca.
satu hal pasti, terlepas dr pribadinya, apa yg ditulis dibukunya sangat mengena dihati....
apa yg diajarkan, komentar, cerita, nasehatnya dsb, sy bs terima....
Kasih contoh kongkrit...
  apa yg bisa kita belajar dari LSY ?
  (supaya gw sekalian mendptkan manfaatnya...)

atau agama lain lupa mengajarkan, tetapi LSY ada?
pernah baca bukunya gak?
padmakumara, hum dsb. banyak sekali...
hampir semua terbitan dlm bhs indo sy baca, sy buat perbandingan dgn yg lain.
tdnya sy gak percy, malah sy pikir sesat, skrg malah jd referensi hidup,
bagi sy, ajarannya memberi pencerahan yg plg lugas
lgpl, sederhana sy berpikir sungguh klise cerita pemerkosaan itu...
apa buktinya udah jelas, kl mmg terbukti, mgkn tbf bs bubar,
berjuta2 muridnya bs masuk neraka krn menerima abhiseka dr budha sesat 

kalau gitu sharing dunnnnng...

cuplikan
   apa yg dari LSY membuat inspirasi hidup anda?

sebagai seorang guru, apa kenapa konsultasi dgn seorang murid (cewek) dalam ruang tertutup ? bukankah itu merupakan kesempatan utk terjadinya sesuatu yg tidak diinginan ? (termasuk tuduhan2 yg belum tentu benar)
[/quotesepengetahuan sy, ajaran budha menyebar dgn berbagai bentuk, banyak aliran serta cara pencapaian, katanya ada 84000 pintu dhamma,
ada zen ( dhamma tanpa kata2), tanah suci lewat penyebutan nama budha, tantra lewat ritual extra rumit dsb.
Tantra LSY diajarkan lewat abhiseka utk memperkuat garis silsilah, LSY sdr menerima abhiseka dr byk guru dan menerima tanda penerusan silsilah yg resmi, sebagian gurunya sdr adlh biksu besar (lupa nama2nya) dan mereka mengakui keberadaan cen fo cong stlh melihat garis silsilah.
Begini aja, kalo biksu besar A bs terima itu jg krn dia lht siapa aja yg memberi ajaran dhamma pd LSY, apa sj silsilah dhamma LSY
LSY jg pernh bertemu dalai lama, blm lg 5 pimpinan aliran tantra besar tibet, semua mengalungkan tanda silsilah mengakui keberadaannya, baca sdr deh bukunya ttg siapa aja yg menjadi guru LSY, pernh gak mrk menilai buruk Cen fo cong dr LSY. Sy rasa mrk org dgn kemampuan lebih utk menilai siapa LSY, bkn org awam spt kt.
Abhiseka dr CFC terdiri dr tingkatan tertentu, mulai dr dasar hg tgkt lanjut, dan setiap dhamma diajarkan sesuai dgn jodoh msg2 tergantung tgkt kemampuan mrk.
terlepas dr bnr gaknya cerita pemerkosaan tsb, ada dhamma yg tdk diajarkan utk umum krn ditakutkan bs menyimpang spt ajaran tantra yg berkenaan dgn pencapaian yg hrs dijalankan 2 org lain jenis. Setau sy, tantra ini tak pernh diajarkan LSY. Cek dl aja bnr gaknya kasus itu, br kt bs ambil asumsi lanjutan.
Kalo mslh cuplikan, byk deh, setidaknya pembacaan berulang-ulang nama budha, sutra maha karuna dharani serta kao wang kwan im keng yg tiap hr sy baca merupakan inspirasi dr LSY, walau sy sdr jarang baca sutra cen fo cong. LSY memberi inspirasi lewat cerita2nya, tentang nilai dan arti dhamma yg sesungguhnya, mengajarkan sy percy bhw ada byk jalan dhamma sesuai dgn jodoh kt msg2.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 16 June 2009, 05:42:58 AM
bro Candra Liu,

coba berikan beberapa quote asli dari LSY,...
yg berguna bagi orang umum.

yg gampang2 aja dulu deh... santai2 aja...

apakah LSY sering mempertunjukan kekuatan gaibnya?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: trinity on 16 June 2009, 06:33:08 AM
apakah lu sheng yen bisa di sebut / disamakan dengan budha hidup?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 16 June 2009, 06:35:26 AM
apakah lu sheng yen bisa di sebut / disamakan dengan budha hidup?
Sebaiknya anda coba baca2 buku LSY, dan anda bandingkan dengan ajaran Buddha, apakah sama atau tidak ;D
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: trinity on 16 June 2009, 06:37:14 AM
Sebaiknya anda coba baca2 buku LSY, dan anda bandingkan dengan ajaran Buddha, apakah sama atau tidak

------------------------------------------------------------------------
bisa minta link untuk mendownload ebooknya? :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 16 June 2009, 06:40:17 AM
Sebaiknya anda coba baca2 buku LSY, dan anda bandingkan dengan ajaran Buddha, apakah sama atau tidak

------------------------------------------------------------------------
bisa minta link untuk mendownload ebooknya? :)
anda search aja di google
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: trinity on 16 June 2009, 06:41:46 AM
anda search aja di google

--------------------------

ok, thx :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunce™ on 16 June 2009, 09:18:01 AM
parah, emang kebanyakan penyakit aneh itu dari "mahkluk lain", jgn gampang percaya juga, harus teliti.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: sumana on 05 July 2009, 08:44:56 PM
Saya sudah pernah membaca buku beliau, disitu banyak diajarkan utk menggunakan mantra, dan cara pengajaran yg kurang sempurna. hal ini berbahaya bagi pemula, karena mereka (junior) tidak tahu berurusan dengan apa ?
termasuk saudara Candra dalam hal ini. (maaf sebelumnya)
Karena saya juga mengenal dunia gaib, seperti hal nya LSY. tetapi saya lebih yakin dgn ajaran BUDDHA SAKYAMUNI.
SABBE SANKARA ANICCA, SABBE SATTA BHAVANTU SUKHITTATA.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Rilna on 19 July 2009, 12:04:48 PM
intinya apakah LSY bisa dipercaya? soalnya paman saya sering membeli dan membaca bukunya. kalau memang ternyata LSY itu seperti yang dibicarakan, paman saya perlu berhenti membaca buku2nya, karena sepertinya dia itu percaya pada LSY.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: sumana on 19 July 2009, 01:14:11 PM
intinya apakah LSY bisa dipercaya? soalnya paman saya sering membeli dan membaca bukunya. kalau memang ternyata LSY itu seperti yang dibicarakan, paman saya perlu berhenti membaca buku2nya, karena sepertinya dia itu percaya pada LSY.
_/\_
kalau hanya sekedar membaca, saya rasa itu masih bolehlah. namanya juga buku bacaan, tetapi jgn coba-coba melakukan hal-2 yg tersebut dalam buku. karena hal-2 diluar dugaan bisa terjadi tanpa adanya peringatan.
coba kita lihat dalam sutta "Apakah Sang Buddha pernah mengajarkan mantra dari dewa tertentu ?"
dipercaya dalam hal apa ? kekuatan ? pencapaian sebagai buddha hidup ?  ???
gampang aja, jika beliau memang buddha hidup, tentunya beliau tidak menjual properti tertentu baik dgn cara abhiseka atau tidak..  :hammer:
mana pernah ada sejarah buddha hidup menjual beli barang, plus jimat.......   :hammer:
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Rilna on 19 July 2009, 04:02:05 PM
intinya apakah LSY bisa dipercaya? soalnya paman saya sering membeli dan membaca bukunya. kalau memang ternyata LSY itu seperti yang dibicarakan, paman saya perlu berhenti membaca buku2nya, karena sepertinya dia itu percaya pada LSY.
_/\_
kalau hanya sekedar membaca, saya rasa itu masih bolehlah. namanya juga buku bacaan, tetapi jgn coba-coba melakukan hal-2 yg tersebut dalam buku. karena hal-2 diluar dugaan bisa terjadi tanpa adanya peringatan.
coba kita lihat dalam sutta "Apakah Sang Buddha pernah mengajarkan mantra dari dewa tertentu ?"
dipercaya dalam hal apa ? kekuatan ? pencapaian sebagai buddha hidup ?  ???
gampang aja, jika beliau memang buddha hidup, tentunya beliau tidak menjual properti tertentu baik dgn cara abhiseka atau tidak..  :hammer:
mana pernah ada sejarah buddha hidup menjual beli barang, plus jimat.......   :hammer:

LSY ada mengajar untuk melakukan apa?
sepertinya paman saya tertarik dengan mantra2 dia.
dan pengetahuan paman saya tentang agama Buddha masih dangkal, dia lebih condong ke tibetan2 gitu kayaknya.
betul juga kata anda bahwa buddha hidup mana mungkin menjual barang2 dsb, yah, ajarannya saja sudah tidak sama dengan Buddha gotama kita.  ;D
makasih atas jawabannya,
 _/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 19 July 2009, 04:26:40 PM
intinya apakah LSY bisa dipercaya? soalnya paman saya sering membeli dan membaca bukunya. kalau memang ternyata LSY itu seperti yang dibicarakan, paman saya perlu berhenti membaca buku2nya, karena sepertinya dia itu percaya pada LSY.
_/\_
kalau hanya sekedar membaca, saya rasa itu masih bolehlah. namanya juga buku bacaan, tetapi jgn coba-coba melakukan hal-2 yg tersebut dalam buku. karena hal-2 diluar dugaan bisa terjadi tanpa adanya peringatan.
coba kita lihat dalam sutta "Apakah Sang Buddha pernah mengajarkan mantra dari dewa tertentu ?"
dipercaya dalam hal apa ? kekuatan ? pencapaian sebagai buddha hidup ?  ???
gampang aja, jika beliau memang buddha hidup, tentunya beliau tidak menjual properti tertentu baik dgn cara abhiseka atau tidak..  :hammer:
mana pernah ada sejarah buddha hidup menjual beli barang, plus jimat.......   :hammer:

LSY ada mengajar untuk melakukan apa?
sepertinya paman saya tertarik dengan mantra2 dia.
dan pengetahuan paman saya tentang agama Buddha masih dangkal, dia lebih condong ke tibetan2 gitu kayaknya.
betul juga kata anda bahwa buddha hidup mana mungkin menjual barang2 dsb, yah, ajarannya saja sudah tidak sama dengan Buddha gotama kita.  ;D
makasih atas jawabannya,
 _/\_
kalau mau tahu lebih dalam, bandingkan dengan tipitaka apakah sesuai atau tidak ajaran LSY. (tapi LSY keknya arahnya ke mahayana yak ;D )
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 19 July 2009, 04:45:59 PM
bukannya tantra ya ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 19 July 2009, 05:01:30 PM
bukannya tantra ya ?

beda ya?
kirain turunan dari aliran mahayana ;D

Sekte-sekte Mahayana
Aliran Mahayana terdiri dari 9 sekte yaitu: Yogacara/Vijnanavada, Tri-sastra, Avatamsaka, Tien Tai, Tantra, Dhyana, Sukhavati, Nichiren dan Vinaya. (Sumber ini dikutip dari karya Prof. Junjiro Takakusu "The Essentials of Buddhist Philosophy") Berikut ini pembahasan secara garis besar mengenai ke sembilan sekte tersebut.

1. Sekte Yogacara/Vijnanavada (Wei She Cung/Hosso)

Sekte ini dipelopori oleh Arya Asanga (abad V Masehi) yang menyusun karya Yogacarabhumi Sastra (Yu Cia She Ti Luen) dan Mahayana Samparigraha Sastra (She Ta Chen Luen). Terjemahan ke bahasa Mandarin dilakukan oleh Buddhasanta, Paramartha dan Suan Chang. Isi dari sastra-sastra tersebut menerangkan: vijnana-citta, sad-paramita, sila, samadhi, prajna, dasabhumi dan tri-kaya.

Sekte Yogacara juga berpedoman pada Sandhi Nirmocana Sutra, Dasabhumi ka sastra, Vijnapti Matrada Sidhi karya Dharmapala terjemahan Suan Chang. Pada masa sekarng sekte ini hanya dipelajari di perguruan tinggi Buddhis dan hanya terbatas pada kaum intelektual saja.

2. Sekte Tri-sastra (San Luen Cung/San Ron Syu)

Sekte ini di India disebut Madhyamika atau Sunyatavada. Di India, sekte ini dipelopori oleh Nagarjuna dan Arya Deva (antara abad I dan II Masehi) kemudian disusul oleh Buddhapalita, Bhavaviveka dan Chandrakirti. Di Tiongkok sekte ini dipelopori oleh Kumarajiva (abad V).

Aliran ini berpedoman pada tiga buah sastra yaitu:
a. Madyamika Karika (Cung Luen) karya Nagarjuna
b. Dvadasa-dvara (Se Er Men Luen) karya Nagarjuna
c. Sata Sastra (Pai Luen) karya Arya Deva

Sekte ini menekankan Sunyata. Pengertian terhadap Sunyata adalah sebagai suatu kebenaran yang absolut. Di samping itu sunya adalah pengertian mengenai tidak adanya inti yang kekal karena semuanya berkontradiksi. Sekte ini begitu menitikberatkan pada metode analisa dan perenungan sehingga amat sukar untuk dicerna oleh pengertian awam. Pada masa sekarang sekte ini hanya dipelajari di perguruan tinggi Buddhis dan terbatas pada kaum intelektual saja.

3. Sekte Avatamsaka (Hua Yen Cung/Kegon Syu)

Secara harafiah nama sekte ini berarti "lingkaran bunga". Sekte ini bersumber pada Avatamsaka Sutra (Hua Yen Cing), sebuah sutra besar Mahayana. Sutra ini sulit dimengerti sehingga secara legendaris dikisahkan setelah Pertapa Gautama mencapai Samyaksambodhi, beliau menerangkan isi sutra tersebut, namun sayangnya tidak ada manusia yang dapat memahami isi sutra tersebut.

Dikisahkan pula bahwa sutra tersebut dititipkan kepada istana Dewa Naga. Setelah lebih dari 500 tahun Sang Buddha parinirvana, Nagarjuna berhasil mendapatkan kembali sutra tersebut. Sebagian besar naskah asli dalam bahasa Sansekertanya telah hilang. Penterjemahan sutra tersebut ke dalam bahasa Mandarin dilakukan oleh Buddhabadra, Siksananda dan Prajna. Di Tiongkok sekte ini dipelopori oleh Bhiksu Sien Sou (Tu Sun) yang hidup antara tahun 577-640 Masehi.

Sekte ini sampai sekarang mungkin hanya di Jepang yang masih aktif, sedangkan di negara-negara Timur lainnya umumnya hanya dipelajari di perguruan tinggi Buddhis saja. Di Jepang sekte ini berpusat di Vihara Todaiji di Nara.

4. Sekte Tien Tai (Tien Tai Cung/Tendai Syu)

Sekte ini terbentuk di Tiongkok dengan mengambil nama sebuah gunung di provinsi Ce Ciang yaitu Gunung Tien Tai (yang berarti "panggung surgawi"). Di Gunung Tien Tai ini secara resmi Bhiksu Ce Khai (531-597) yang disebut juga Ce Yi atau Che ce mendirikan sekte ini. Sebelum beliau telah ada dua orang bhiksu intelektual lainnya yang meratakan jalan dan merintis berdirinya aliran ini yaitu Bhiksu Hui Wen (510-557) dan Bhiksu Hui She (514-577).

Sekte ini berpedoman pada Saddharma Pundarika Sutra (Miao Fa Lien Hua Cing), Amitartha Sutra (Wu Liang I Cing) dan Nirvana Sutra (Nie Phan Cing). Di samping itu ada tiga tafsiran sutra dan karya sastra yang disusun oleh Hui Wen, Hui She dan Ce Khai yaitu:
a. Fa Hua Wen Ci (Words and phrases of the lotus)
b. Fa Hua Suen I (Profound meaning of the lotus)
c. Mo Ho Ce Kuan Fa Men (Mahayana method of cessation and comtemplation)

Sekte Tien Tai memiliki suatu pandangan filosofis yang disebut konsep 3.000 alam (Tri-sahasra Dharmadhatu). Konsep ini menitikberatkan hubungan erat antar makhluk-makhluk hidup serta hubungan dengan alam semesta sehingga timbul perkataan "yi nien san chien" (ichinen sanzen) yaitu pikiran sekejab meliputi segala hal ikhwal seluruh alam semesta.

Sekte Tien Tai dianut oleh berjuta-juta umat di Asia Timur. Di Tiongkok, Korea, Jepang dan Vietnam, sekte ini terus berkembang dan dapat dikatakan suatu sekte aliran Mahayana yang cukup aktif.

5. Sekte Tantra (Mi Cung/Cen Yen Cung/ Shingon Syu)

Ada dua macam Tantra Buddhis yaitu Tantra Timur dan Tantra Tibet. Tantra Timur terbagi dua yaitu Tantra yang ada pada sekte Tien Tai dan Tantra pada sekte Cen Yen yang kemudian dibawa ke Jepang dengan nama Shingon Syu. Yang dimaksud dengan Tantra Tibet adalah tantra yang diterapkan di Tibet, Mongolia, Bhutan, Nepal,dll.

Tantra Timur berkembang di Tiongkok pada abad VII ketika tiga orang Guru Besar Tantra datang dari India. Mereka adalah:
a. Subhakarasinha (San Wu Wei 637-735 M). Pada tahun 716 M beliau tiba di Chang An setelah belajar di Nalanda. Pada tahun 725 M beliau bersama I Cing menterjemahkan sutra tantra yang terkenal yaitu Maha-Vairocana Sutra (Ta Re Ru Lai Cing).
b. Vajrabodhi (Cin Kang Che 663-723 M). Beliau juga pernah belajar di Nalanda dan pada tahun 720 M menterjemahkan Vajrasekhara (Cin Kang Ting Cing) ke bahasa Mandarin.
c. Amoghavajra (Pu Khung 705-774 M). Beliau adalah siswa Vajrabodhi dan pada tahun 746 M tiba di Chang An.

Pada tahun 747 M Guru Padma Sambhava (Lien Hua Seng Ta She) tiba di Tibet. Dikisahkan bahwa beliau berhasil menundukkan roh-roh halus dari agama pribumi Tibet yang disebut Bon-pa sehingga terbentuklah perpaduan yang harmonis dengan Buddhisme.

Adapun sekte yang terdapat pada Tantra Tibet adalah:
a. Sekte Nyingma-pa, biasanya disebut pengikut jubah dan topi merah. Sekte ini didirikan oleh Guru Padma Sambhava dan Santarakshita pada tahun 749 M.
b. Sekte Kahdam-pa, dipelopori oleh Atisa pada tahun 1035 M
c. Sekte Gelug-pa, biasanya disebut juga Lama yang bertopi dan berjubah kuning. Sekte ini adalah sekte pembaharuan yang dipelopori oleh Tsong-ka-pa pada abad XV.
d. Sekte Kargyu-pa, didirikan pada abad XI oleh Lama Marpa. Tokoh lain dari sekte ini yang terkenal adalah Milarepa.
e. Sekte Sakya-pa, didirikan oleh Lama Kon-dkon-meho'oggyal-po pada tahun 1072 M.


6. Sekte Dhyana (Chan Cung/Zen)

Sekte ini lebih dikenal dengan sebutan Buddhisme Zen. Secara harafiah Zen adalah perubahan bunyi dari kata Chan yang berasal dari bahasa Sansekerta Dhyana yang dapat diartikan "meditasi".

Dapat dikatakan sekte Zen lahir dan tumbuh besar di Tiongkok ketika seorang bhiksu India yang bernama Bodhidharma (Tat Mo Co Su) datang ke Tiongkok pada tahun 520 M. Silsilah Bodhidharma dapat kita lihat sebagai berikut:
Sakyamuni Budha-Maha Kasyapa-Ananda-Sanavasa-Upagupta-Dhritaka-Micchaka-Buddhanandi-Buddhamitra-Bhiksu Parsva-Punyayasas-Asvaghosha-Bhiksu Kapimala-Nagarjuna-Kanadeva-Arya Rahulata-Samghanandi-Samghayasas-Kumarata-Jayata-Vasubandhu-Manura-Hakkenayasas-Bhiksu Simha-Vasasita-Punyamitra-Prajnatara-Bodhidharma.

Setelah kedatangan Bodhidharma ke Tiongkok juga dikenal sebutan enam Patriarch sebagai berikut:
a. Patriarch I : Bodhidharma
b. Patriarch II : Hui Khe
c. Patriarch III : Shen Chie
d. Patriarch IV : Tao Sin
e. Patriarch V : Hung Jen
f. Patriarch VI : Hui Neng

Sub-sekte dari Buddhisme Zen yang masih aktif hingga saat ini adalah:
a. Sub-sekte Lin Chi (Rinzai), diperkenalkan oleh Master Lin Chi kira-kira pada tahun 850 M.
b. Sub-sekte Chau Tung (Soto), diperkenalkan oleh Master Tung San Liang Cie (807-869 M0 dan Chau San (840-901 M).
c. Sub-sekte Huang Po (Obaku), dikembangkan oleh Master Huang Po kira-kira tahun 850 M.

Beberapa sutra yang dapat dikatakan sumber bagi Zen Buddhisme adalah:
a. Lankavatara Sutra (diterjemahkan ke bahasa Mandarin oleh Buddhabadra)
b. Vajrachedika Prajnaparamita Sutra (diterjemahkan ke bahasa Mandarin oleh Kumarajiva)
c. Sutra Altar Patriarch VI
d. Vimalakirti Nirdesa Sutra (diterjemahkan ke bahasa Mandarin oleh Kumarajiva)
e. Surangama Sutra (diterjemahkan ke bahasa Mandarin oleh Siksananda)

7. Sekte Sukhavati (Cing Thu Cung/Jodo Syu)

Sekte Sukhavati adalah sebuah sekte yang menitikberatkan pada puja bakti terhadap Amitabha Buddha. Beliau berdiam di sebuah alam yang bernama Sukhavati (bumi yang penuh dengan kebahagiaan) dan 'berada' di sebelah barat dari loka dunia ini.

Sekte ini tidak menitikberatkan pada pelajaran atau penyelidikan sutra-sutra dan meditasi. Tetapi yang terpenting adalah mematuhi Pancasila Buddhis dan menyerahkan diri pada kekuatan Maitri-Karuna Amitabha Buddha dan Bodhisatva Mahasatva lainnya. Yang penting adalah penyerahan diri serta bertobat seraya mengulangi sebutan mulia "Namo Amitabha Buddha" (Namo Amotofo). Di samping itu pemujaan dan bakti terhadap Avalokitesvara Bodhisatva (Kuan She Yin Pu Sa) dan Mahastamaprapta Bodhisatva (Ta She Che Pu Sa) juga dilakukan.

Sering dikatakan: Dia yang menyebut "Namo Amitabha Buddha" dialah orang yang penuh dengan kasih sayang dan welas asih terhadap semua makhluk hidup. Semasa hidup dengan tekun menyebut "Namo Amitabha Buddha" serta menerapkan Pancasila Buddhis dan melaksanakan Maitri-Karuna agar nanti setelah meninggal dunia akan terlahir di alam Sukhavati. Ini jangan semata-mata diartikan setelah mati baru lahir di Sukhavati; akan tetapi pada saat masih hidup akan dapat memastikan terlahir di alam Sukhavati.

Ada tiga sutra yang dijadikan pedoman yaitu:
a. Amitabha Sutra/Sukhavati Vyuha Sutra (O Mi To Cing)
b. Maha Sukhavati Vyuha Sutra (Wu Liang Sou Cing)
c. Amitayus Dhyana Sutra (Kuan Wu Liang Sou Cing)

8. Sekte Nichiren

Sekte ini berasal dari sekte Tien Tai (Tendai) yang dipelopori oleh seorang bhiksu Jepang yang militan yaitu Nichiren Daishonin (1222-1282 M). Pokok pangkal utama dari ajaran Nichiren adalah bersumber pada Saddharma Pundarika Sutra (Hokkekyo). Dengan menyebut dan mengulang "Namu Myoho Rengekyo" sebagai sebutan mulia utama agar dapat menimbulkan keyakinan (sradha) yang kuat terhadap Hokkekyo dan menghapus karma-karma buruk sekaligus menambah karma-karma baik.

Nichiren banyak menulis karya sastra. Di antaranya untuk memperingati guru beliau yang amat sangat beliau cintai dan hormati yaitu Dozenbo, beliau menulis Ho-On-Syo (sastra tentang balas budi) di mana beliau menekankan arti bals budi terhadap orang tua, guru dan negara. Selain itu karya-karya sastra beliau yang cukup terkenal adalah Kaimokusyo (sastra tentang membuka mata) di mana beliau menekankan sifat berkorban beliau terhadap rakyat dan negara serta dunia dan Shohojisyo yang mengisahkan garis besar filsafat beliau.

9. Sekte Vinaya (Li Cung/Ritsusyu)

Sesuai dengan namanya, sekte ini menitikberatkan pada Vinaya. Di Tiongkok sekte ini dipelopori oleh Bhiksu Tao Hsu An pada periode Dinasti Tang (abad VI M). Pada sekte Vinaya terdapat apa yang disebut Catuh-Vinaya (She Fen Li) yaitu Empat Sumber Vinaya yang terdiri dari:
a. Sarvastivada Vinaya (Se Thung Li), diterjemahkan ke dalam 61 Chuan pada tahun 404-406 M oleh Punyatara
b. Dharmagupta Vinaya (She Fen Li), diterjemahkan ke dalam 60 Chuan pada tahun 405 M oleh Budhayasas
c. Mahasanghika Vinaya (Ta Seng Che Li), diterjemahkan ke dalam 40 Chuan pada tahun 405 M oleh Buddhabadra
d. Mahisasaka Vinaya (Wu Pu Li), diterjemahkan ke dalam 30 Chuan pada tahun 423 M oleh Buddhajiva
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: sumana on 19 July 2009, 05:04:46 PM
intinya apakah LSY bisa dipercaya? soalnya paman saya sering membeli dan membaca bukunya. kalau memang ternyata LSY itu seperti yang dibicarakan, paman saya perlu berhenti membaca buku2nya, karena sepertinya dia itu percaya pada LSY.
_/\_
kalau hanya sekedar membaca, saya rasa itu masih bolehlah. namanya juga buku bacaan, tetapi jgn coba-coba melakukan hal-2 yg tersebut dalam buku. karena hal-2 diluar dugaan bisa terjadi tanpa adanya peringatan.
coba kita lihat dalam sutta "Apakah Sang Buddha pernah mengajarkan mantra dari dewa tertentu ?"
dipercaya dalam hal apa ? kekuatan ? pencapaian sebagai buddha hidup ?  ???
gampang aja, jika beliau memang buddha hidup, tentunya beliau tidak menjual properti tertentu baik dgn cara abhiseka atau tidak..  :hammer:
mana pernah ada sejarah buddha hidup menjual beli barang, plus jimat.......   :hammer:

LSY ada mengajar untuk melakukan apa?
sepertinya paman saya tertarik dengan mantra2 dia.
dan pengetahuan paman saya tentang agama Buddha masih dangkal, dia lebih condong ke tibetan2 gitu kayaknya.
betul juga kata anda bahwa buddha hidup mana mungkin menjual barang2 dsb, yah, ajarannya saja sudah tidak sama dengan Buddha gotama kita.  ;D
makasih atas jawabannya,
 _/\_
_/\_
LSY banyak menceritakan kehebatannya dalam melakukan hal2 gaib, misalnya menaklukkan setan dll.
dan dibubuhi dengan kekuatan pemakaian mantra, salah satunya yaitu dewa bumi dll.
memang pada dasarnya agama buddha di tibet, memiliki byk aliran, yg mana masih menganut mistik.
jadi, jika paman anda tertarik dengan hal demikian. coba tanyakan apakah beliau melakukannya hanya karena iseng atau ada maksud lain ???
karena akibat yang akan ditanggung bukan LSY, tetapi paman anda sendiri dan mungkin aja org2 terdekatnya.


Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 19 July 2009, 05:11:14 PM
intinya apakah LSY bisa dipercaya? soalnya paman saya sering membeli dan membaca bukunya. kalau memang ternyata LSY itu seperti yang dibicarakan, paman saya perlu berhenti membaca buku2nya, karena sepertinya dia itu percaya pada LSY.
apakah om Rilna itu pemula/awam??
Kalo pemula sepertinya wajar ya,karena setiap umat agama biasanya tertarik sama yg namanya 'mukzizat' dan hal2 yg bersifat mistik(liat aja acara the master selalu rame ;D )
kalo bisa berikan om rilna pengertian dunk,pengertiannya bisa berupa 'pandangan buddhisme terhadap mukzizat'
suruh om rilna bandingan aja ajaran buddha versi pali dan versi LSY...<=saran ryu

kalo rilna tertarik sy bisa berikan link2 'pandangan buddhisme tentang mukzizat' mau???
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Rilna on 19 July 2009, 10:45:11 PM
intinya apakah LSY bisa dipercaya? soalnya paman saya sering membeli dan membaca bukunya. kalau memang ternyata LSY itu seperti yang dibicarakan, paman saya perlu berhenti membaca buku2nya, karena sepertinya dia itu percaya pada LSY.
_/\_
kalau hanya sekedar membaca, saya rasa itu masih bolehlah. namanya juga buku bacaan, tetapi jgn coba-coba melakukan hal-2 yg tersebut dalam buku. karena hal-2 diluar dugaan bisa terjadi tanpa adanya peringatan.
coba kita lihat dalam sutta "Apakah Sang Buddha pernah mengajarkan mantra dari dewa tertentu ?"
dipercaya dalam hal apa ? kekuatan ? pencapaian sebagai buddha hidup ?  ???
gampang aja, jika beliau memang buddha hidup, tentunya beliau tidak menjual properti tertentu baik dgn cara abhiseka atau tidak..  :hammer:
mana pernah ada sejarah buddha hidup menjual beli barang, plus jimat.......   :hammer:

LSY ada mengajar untuk melakukan apa?
sepertinya paman saya tertarik dengan mantra2 dia.
dan pengetahuan paman saya tentang agama Buddha masih dangkal, dia lebih condong ke tibetan2 gitu kayaknya.
betul juga kata anda bahwa buddha hidup mana mungkin menjual barang2 dsb, yah, ajarannya saja sudah tidak sama dengan Buddha gotama kita.  ;D
makasih atas jawabannya,
 _/\_
_/\_
LSY banyak menceritakan kehebatannya dalam melakukan hal2 gaib, misalnya menaklukkan setan dll.
dan dibubuhi dengan kekuatan pemakaian mantra, salah satunya yaitu dewa bumi dll.
memang pada dasarnya agama buddha di tibet, memiliki byk aliran, yg mana masih menganut mistik.
jadi, jika paman anda tertarik dengan hal demikian. coba tanyakan apakah beliau melakukannya hanya karena iseng atau ada maksud lain ???
karena akibat yang akan ditanggung bukan LSY, tetapi paman anda sendiri dan mungkin aja org2 terdekatnya.




maksudnya ikut melakukan mantra2nya gitu yah?
dan akibat dari penggunaan mantra2 tersebut yah?
oiya, skali lagi makasih yah atas ketersediaan bro menjawab pertanyaan2 saya.
_/\_

 [at] mr.jhonz
saya tidak tau paman saya pemula atau bukan, tapi saya rasa dia masih pemula karena tampaknya dia hanya sering membaca buku2 LSY. namun kekuatan LSy sering dibahas dengan serius (percaya) dengan teman2nya.
oiya, makasih atas ketersediaan memberikan link, tapi saya rasa paman saya tidak akan mendengar ceramah dari anak muda (yang dianggapmasih dangkal pengetahuannya T_T).
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: marcedes on 19 July 2009, 11:30:19 PM
intinya apakah LSY bisa dipercaya? soalnya paman saya sering membeli dan membaca bukunya. kalau memang ternyata LSY itu seperti yang dibicarakan, paman saya perlu berhenti membaca buku2nya, karena sepertinya dia itu percaya pada LSY.
_/\_
kalau hanya sekedar membaca, saya rasa itu masih bolehlah. namanya juga buku bacaan, tetapi jgn coba-coba melakukan hal-2 yg tersebut dalam buku. karena hal-2 diluar dugaan bisa terjadi tanpa adanya peringatan.
coba kita lihat dalam sutta "Apakah Sang Buddha pernah mengajarkan mantra dari dewa tertentu ?"
dipercaya dalam hal apa ? kekuatan ? pencapaian sebagai buddha hidup ?  ???
gampang aja, jika beliau memang buddha hidup, tentunya beliau tidak menjual properti tertentu baik dgn cara abhiseka atau tidak..  :hammer:
mana pernah ada sejarah buddha hidup menjual beli barang, plus jimat.......   :hammer:

LSY ada mengajar untuk melakukan apa?
sepertinya paman saya tertarik dengan mantra2 dia.
dan pengetahuan paman saya tentang agama Buddha masih dangkal, dia lebih condong ke tibetan2 gitu kayaknya.
betul juga kata anda bahwa buddha hidup mana mungkin menjual barang2 dsb, yah, ajarannya saja sudah tidak sama dengan Buddha gotama kita.  ;D
makasih atas jawabannya,
 _/\_
_/\_
LSY banyak menceritakan kehebatannya dalam melakukan hal2 gaib, misalnya menaklukkan setan dll.
dan dibubuhi dengan kekuatan pemakaian mantra, salah satunya yaitu dewa bumi dll.
memang pada dasarnya agama buddha di tibet, memiliki byk aliran, yg mana masih menganut mistik.
jadi, jika paman anda tertarik dengan hal demikian. coba tanyakan apakah beliau melakukannya hanya karena iseng atau ada maksud lain ???
karena akibat yang akan ditanggung bukan LSY, tetapi paman anda sendiri dan mungkin aja org2 terdekatnya.




maksudnya ikut melakukan mantra2nya gitu yah?
dan akibat dari penggunaan mantra2 tersebut yah?
oiya, skali lagi makasih yah atas ketersediaan bro menjawab pertanyaan2 saya.
_/\_

 [at] mr.jhonz
saya tidak tau paman saya pemula atau bukan, tapi saya rasa dia masih pemula karena tampaknya dia hanya sering membaca buku2 LSY. namun kekuatan LSy sering dibahas dengan serius (percaya) dengan teman2nya.
oiya, makasih atas ketersediaan memberikan link, tapi saya rasa paman saya tidak akan mendengar ceramah dari anak muda (yang dianggapmasih dangkal pengetahuannya T_T).
memang begitu lah orang tua....kadang walau kita benar 100% tetap saja cuma bisa diam sambil mendengar kata-kata salah dari orang tua..

seorang dosen pernah bercerita waktu ujian kelulusan gelar  S2, professor penguji tersebut salah dalam menerapkan teori, sehingga di tentang oleh dosen ini, debat pun terjadi..tapi ujung-ujung nya
dosen tersebut di usir dari ruang penguji, dan gagal S2 ( walau dirinya benar ), kalau orang dulu bilang "kasih muka" ^^

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: wangsaamin on 20 July 2009, 09:50:25 AM
Wahai Umat para pengikut Sang Buddha yang welas kasih, janganlah berfitnah LSY kalo mata sendiri tidak melihatnya, janganlah berpikiran sempit dan negatif itu bukan ajaran Maha Guru. Ingatlah adanya hukum Karma. Selaraskanlah Pikiran, Perbuatan dan Perkataan Wahai Umat Sang Buddha.

Dharma ????? Apa yang anda tau tentang Dharma ??? Apa itu Dharma ????
Pikirkanlah baik baik!!! apakah Anda telah mengerti Dharma ajaran Sang Buddha......
Apakah Sang Buddha pernah mengajarkan umatnya berfitnah ......

Sungguh umat yang bodoh tidak tau alam neraka menunggu...
 
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 7 Tails on 20 July 2009, 10:01:30 AM
jangan fitnah juga dong
kasih pendapat dan alasan juga dong
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: wangsaamin on 20 July 2009, 10:49:25 AM
Para umat Sang Bddha, Forum ini sangatlah berguna....
manfaatkanlah untuk memperkokoh Agama Buddha,  dari forum ini kita dapat menyebarkan ajaran Suci Sang Buddha, dan dari forum ini juga bisa meruntuhkan keyakinan para generasi penerus..
Para umat Sang Budha yang bijaksana, manfaatkanlah publikasi ini untuk hal yang baik dan bermanfaat, jangan salahgunakan untuk kepentingan sekelompok...

THERAVADA, MAHAYANA, TANTRAYANA semua adalah ajaran yang baik, kendaraan yang akan membawa umat yang saleh ke alam Sang Buddha.... janganlah mencela salah satunya, tapi mengokohkan sesamanya.

Wahai Para pengikut Dharma Sang Buddha, saya memberikan penjelasan cobalah anda mengambil hikmahnnya :
seorang anak TK akan terkejut melihat seorang dokter mengambil suntik untuk pengobatan, anak tersebut akan menangis , Ha mami mami gak mau dokter itu gila mau menusuk jarum ke badanku, tolong tolong.... Mami tidak perduli tetap teguh dengan tindakan dokter, kenapa???
apa pendapat wahai Saudaraku??? coba pikirkan !
1) kenapa anak TK itu takut dan menangis melihat dokter ambil suntik
2) Kenapa kejadian ini terjadi padahal sang dokter berniat baik untuk menolong, kalo tidak anak itu akan mati.
3) kenapa Mami membiarkan anaknya menangis dan teguh pada tindakan dokter.
4) apa yang akan terjadi kalo anak TK lainnya melihat temannya disuntik?
5) apakah anak TK itu telah menfitnah dokter yang welas kasih menolong nya??

itu salah satu kenyataan hidup yg kita alami sehari hari, saya jelaskan kepada para saudara yang telah menfitnah Lu Sheng Yen mau pun para pembimbing dharma lainnya. apakah dharma sederhana yang saya umpamakan ini para saudara mengerti??

kalo mau jawaban diatas, saya siap melayanii ...

Perumpamaan satu lagi ....
ada 3 botol sirup markisa yang lain merek..
dituangkan ke 3 gelas masing masing 1 gelas.
gelas A gelas B gelas C
ada yang minum gelas A, ada yang minum gelas B, ada yang minum gelas C

yang minum gelas A bilang Hmmmm sirup markisa merek ini enak sekali warnanya mengiurkan, rasanya sedap sekali, saya cocok dengan merek ini. merek B dan C lihat aja udah tidak tertarik.

yang minum gelas B bilang Hmm pas sekali rasanya dengan seleraku,saya cocok dengan merek ini.

yang minum gelas C bilang wah wah wah asli kali markisanya gak ada penyedap saya suka merek ini. saya gak mau merek lain.

wahai para pengamat, apa yang anda ambil dari hikmah ini ?
coba dipikirkan :
1) ketiga gelas itu isi markisa kenapa ada yang bilang gelas A enak , ada yang bilang gelas B enak, dan ada yang bilang gelas C enak, padahal ketiganya juga markisa.
2)kenapa peminum gelas A kenapa dengan melihat warna markisa B dan C aja dia udah bilang yang A paling enak padahal belum tentu yang A paling enak...
kita juga harus bijaksana dalam berpikir,
yang saya umapamakan markisa adalah ajaran Sang Budha
gelas A, gelas B dan gelas C adalah aliran yang telah dibentuk
peminum adalah para umat, masing masing umat yang telah menyelami ajaran dalam sampai ke inti , dia akan yakin dengan ajaran Gurunya.
yang menebak warna markisa, dia tidak meminumnya makanya dia tidak tau yang merek lainnya enak atau tidak.
apakah kita hanya bisa menjadi penonton yang menerbak mana enak mana kurang enak mana yang cocok dengan kita?? cobalah ketiga tiga markisa itu kita cicipi dan kita telan semuanya kita baru buat keputusan mana rasa yang paling cocok dengan kita apakah itu bukan lebih bijaksana ?

Saya berusaha tidak mencela baik itu aliran apapun, baik itu agama apa pun. kr****n, islam, hindu, budha, kong hu cu, tao, ajaran nya baik, menyelaraskan pikiran umat...
adapun terjadi penyimpangan pada umat nya, saya yakin itu hanyanya salah penafsiran pembacaan kitab suci.

duku saya suka mencela tapi setelah saya mengerti dan sadar , saya sangat menyesal, saya belajar dari aliran saya sendiri, berusaha jangan merendahkan para saudara, berusaha jangan merendahkan aliran apapun, berusaha jangan kritik agama apa pun, saya juga lagi belajar....

semoga dengan forum ini .... semoga dengan penjelasan dan pengalaman ku ini memberikan pengertian yang lebih mendalam kepada para saudaraku.

Semoga Maha Guru ku Raja Dharma Lien Shen Fo yang Agung Mulia memberkati, semoga para Budha Sepuluh Penjuru memberkati , semoga para bodhisatva yang welas kasih melindungi, semoga para Pelindung Dharma yang setia mengiringi ...
menyelaraskan pikiran , perbuatn , perkataan yang selama ini telah menyimpang. itulah dharma ajaran Sang Buddha. OM MANI PADME HUM
 _/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: wangsaamin on 20 July 2009, 11:00:32 AM
saya udah menjelaskannya.....
apa yang perlu dipertanyakan saudara ku

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: bond on 20 July 2009, 11:42:19 AM
Lu Sheng Yen bisa Feng shui?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 20 July 2009, 11:54:21 AM
1.5. "Para bhikkhu, jika seseorang menghinaKu, Dhamma atau Sangha, [3] kalian tidak boleh marah, tersinggung atau terganggu akan hal itu. Jika kalian marah atau tidak senang akan penghinaan itu, maka itu akan menjadi rintangan bagi kalian. Karena jika orang lain menghinaKu, Dhamma atau Sangha, dan kalian marah atau tidak senang, dapatkah kalian mengetahui apakah yang mereka katakan itu benar atau salah?" "Tidak, Bhagava" "Jika orang lain menghinaKu, Dhamma atau Sangha, maka kalian harus menjelaskan apa yang tidak benar sebagai tidak benar, dengan mengatakan: 'Itu tidak benar, itu salah, itu bukan jalan kami,4 itu tidak ada pada kami.'"

1.6. "Jika orang lain memujiKu, Dhamma atau Sangha, [3] kalian tidak boleh gembira, bahagia atau senang akan hal itu. Jika kalian gembira, bahagia atau senang akan pujian itu, maka itu akan menjadi rintangan bagi kalian. Jika orang lain memujiKu, Dhamma atau Sangha, kalian harus mengakui kebenaran sebagai kebenaran, dengan mengatakan: 'Itu benar, itu tepat sekali, itu adalah jalan kami, itu ada pada kami.'"


http://dhammacitta.org/tipitaka/dn/dn.01.wlsh.html
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 20 July 2009, 12:01:31 PM
 [at] wangsaamin


Ada seorang anak TK, ia diberi permen oleh orang asing, orang asing itu terlihat sangat baik, perilakunya pun sopan.

dengan lugu anak TK tersebut menerima permen tersebut, hal itu terus menerus diulangi. lambat laun sang ibu dari anak TK tersebut mengetahui hal demikian...

sang Ibu dapat mengetahui bagaimana ciri2 seseorang yg memberikan permen tersebut kepada anaknya...

sehari dua hari, tidak ada yg terjadi pada anaknya... namun dia mengetahui permen yg diberikan tidaklah sekedar permen yg terasa manis rasanya.. namun juga dibubuhi racun yg akan memberikan efek jangka panjang...

sang ibu lalu mencela orang asing yg memberikan permen tersebut pada anaknya,.

sang anak melihat Ibunya menegur orang tersebut, dan sang anak TK berkata "Kenapa ibu, kenapa ibu mencela orang yg baik kepada saya, Ibu sungguh Jahat"

hal inilah saudaraku, yg harus di perhatikan oleh umat, agar selalu waspada dan perhatian, karena begitulah ajaran sang Buddha.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 20 July 2009, 12:08:36 PM
Para umat Sang Bddha, Forum ini sangatlah berguna....
manfaatkanlah untuk memperkokoh Agama Buddha,  dari forum ini kita dapat menyebarkan ajaran Suci Sang Buddha, dan dari forum ini juga bisa meruntuhkan keyakinan para generasi penerus..
Para umat Sang Budha yang bijaksana, manfaatkanlah publikasi ini untuk hal yang baik dan bermanfaat, jangan salahgunakan untuk kepentingan sekelompok...

THERAVADA, MAHAYANA, TANTRAYANA semua adalah ajaran yang baik, kendaraan yang akan membawa umat yang saleh ke alam Sang Buddha.... janganlah mencela salah satunya, tapi mengokohkan sesamanya.
........................

Sebentar.... Alam sang Buddha? alam apa ya?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 20 July 2009, 12:12:23 PM
Pada suatu waktu

tiga orang sahabat mencoba sirup markisa yg berlainan merek

sebut saja para sahabat itu adalah A,B, dan C

A mencoba sirup merek satu
B mencoba sirup merek dua
C menciba sirup merek tiga.

Si A mencoba sirupnya,, sungguh lezat sirup ini benar benar manis rasanya warnanya pun sesuai aslinya.

Si B mencoba sirupnya, sirup ini benar2 manis, bahkan lebih terasa manis dari aslinya....

si B mencoba sirupnya, wah dilihat saja sudah menggiurkan warnanya,, sirupnya pun lezat..

bagaimana saudaraku ketiga para sahabat tersebut sama sama meminum sirup markisa..

namun mereka teguh pada sirup yg diminumya adalah yg terbaik kenapa hal demikian bisa terjadi...

sirup Markisa merupakan ajaran sang Buddha, sirup2 berlainan merek adalah ajaran2 yg mempromosikan ajaran sang Buddha..

namun mana ajaran yg bermanfaat?

seperti sirup ada sirup yg diberi pemanis buatan, ada sirup yg diberi pewarna buatan ada sirup yg diberi pengawet. dan ada sirup yg tidak menyehatkan...

yang manakah sirup yg akan kita minum?

sudah sewajarnyalah kita pandai2 memilih merek sirup dari yg produk berkualitas. dan menyehatkan.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 20 July 2009, 12:18:30 PM
pada suatu saat

juga 3 orang mencoba menyedot...minuman...

susu asli sapi
susu kental manis
susu ASI

utk mengetahui mana yg paling baik...
ya silahkan silih berganti dan dicoba sendir...
mana yg paling siiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiippppppppppppppp

alaminlah sendiri....
kalau LSY... gw masih belum minat utk mencobanya...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Shining Moon on 20 July 2009, 01:59:47 PM
LSY saya tidak tahu bagaimana perilakunya...apa benar dia menjadi Buddha? Tapi kalau memang seorang Buddha tidak akan mencemooh anggota sangha lain yang populer di dunia dengan kata2 kasar...(coba deh serach goggle, dulu pernah ada di forumnya yang sudah RIP hanya ada link). Setahu saya seorang yang sudah mencapai penerangan sempurna tidak akan berucap dan berperilaku seperti itu.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 20 July 2009, 02:11:57 PM
[at] wangsaamin


Ada seorang anak TK, ia diberi permen oleh orang asing, orang asing itu terlihat sangat baik, perilakunya pun sopan.

dengan lugu anak TK tersebut menerima permen tersebut, hal itu terus menerus diulangi. lambat laun sang ibu dari anak TK tersebut mengetahui hal demikian...

sang Ibu dapat mengetahui bagaimana ciri2 seseorang yg memberikan permen tersebut kepada anaknya...

sehari dua hari, tidak ada yg terjadi pada anaknya... namun dia mengetahui permen yg diberikan tidaklah sekedar permen yg terasa manis rasanya.. namun juga dibubuhi racun yg akan memberikan efek jangka panjang...

sang ibu lalu mencela orang asing yg memberikan permen tersebut pada anaknya,.

sang anak melihat Ibunya menegur orang tersebut, dan sang anak TK berkata "Kenapa ibu, kenapa ibu mencela orang yg baik kepada saya, Ibu sungguh Jahat"

hal inilah saudaraku, yg harus di perhatikan oleh umat, agar selalu waspada dan perhatian, karena begitulah ajaran sang Buddha.


Quote
sang ibu lalu mencela orang asing
Kalau buddha Gautama gak pernah MENCELA orang lho!...

semoga perumapaannya tidak menyesatkan orang.... :))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 20 July 2009, 03:03:23 PM
^

  ibu ibu itu maksudnya yg masih melekat dengan anaknya loh....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Jerry on 20 July 2009, 03:27:01 PM
Quote
sang ibu lalu mencela orang asing
Kalau buddha Gautama gak pernah MENCELA orang lho!...

semoga perumapaannya tidak menyesatkan orang.... :))
Cela: kritik, kecaman.
Yakin ga pernah? Kalo orang salah dikecam salah, orang jahat dikritik jahat, orang bebal dicela bebal, apa ngga termasuk tuh?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 20 July 2009, 03:45:20 PM
Wahai Umat para pengikut Sang Buddha yang welas kasih, janganlah berfitnah LSY kalo mata sendiri tidak melihatnya, janganlah berpikiran sempit dan negatif itu bukan ajaran Maha Guru. Ingatlah adanya hukum Karma. Selaraskanlah Pikiran, Perbuatan dan Perkataan Wahai Umat Sang Buddha.

Dharma ????? Apa yang anda tau tentang Dharma ??? Apa itu Dharma ????
Pikirkanlah baik baik!!! apakah Anda telah mengerti Dharma ajaran Sang Buddha......
Apakah Sang Buddha pernah mengajarkan umatnya berfitnah ......

Sungguh umat yang bodoh tidak tau alam neraka menunggu...
 
sy kira rekan2 disini cukup objektif..bisa dilihat postingan dibawah ini
kalau mau tahu lebih dalam, bandingkan dengan tipitaka apakah sesuai atau tidak ajaran LSY. (tapi LSY keknya arahnya ke mahayana yak ;D )
memang ada beberapa member yg kritikannya pedas,tapi itulah kesempatan anda untuk menunjukan kekeliruan kami dgn memberikan sangahan yg sesuai dgn topik...bukan cuma nge-les panjang lebar...
Contohnya ada member yg berstatment kalo LSY melakukan praktek jual-beli..sanggah dunk statment itu...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 20 July 2009, 04:36:24 PM
sang buddha berkhotbah sebelum parinibbana

'seandainya seorang bhikkhu mengatakan:"teman-teman,aku mendengar dan menerima ini dari mulut sang bhagava sendiri:inilah dhamma,inilah disiplin,inilah Ajaran sang Guru," maka,para bhikkhu,kalian tidak boleh menerima atau menolak,kata-kata dan ungkapannya harus dengan teliti dicatat dan dibandingkan dengan sutta-sutta dan dipelajari di bawah cahaya displin.jika kata-katanya,saat dibandingkan dan dipelajari,terbukti tidak selaras dengan sutta atau disiplin,berarti kesimpulannya adalah: "pasti itu bukan kata-kata sang Buddha,hal ini telah keliru dipahami oleh bhikkhu ini," dan kata-katanya itu harus ditolak.tetapi jika saat dibandingkan dan dipelajari,terbukti selaras dengan sutta atau displin,berarti kesimpulannya adalah:"pasti ini adalah kata-kata sang Buddha,hal ini telah dengan benar dipahami oleh bhikkhu ini." ini adalah kriteria pertama.' DN 16.4.8

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 20 July 2009, 04:39:26 PM
^
^
cool Mr Jhonz..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: sumana on 21 July 2009, 11:09:10 AM
[at] wangsaamin

Jd, ketika saya mengatakan demikian, berarti saya telah melihat, dan membuktikan.

contoh : adanya SHOPPING CENTER "BUDAYA DADEN"

jika ada org yg memperjual belikan dhamma, bagaimana tanggapan saudara/i sekalian ?

Apakah BUDDHA pernah mengajarkan utk meng-inisiasi/abhiseka suatu benda dlsb. ?

Apakah BUDDHA pernah mengajari menghukum/memberangus makhluk halus yg bandel/jahat ?
( dimana rasa welas asih (metta/karuna) seorang BUDDHA ? )

Apakah BUDDHA pernah mengajari utk menggunakan JIMAT, FENGSHUI, dsb ?
( dimana terdapat unsur berhala dan ketidakmampuan melihat kelebihan alam )

Mohon dilihat dgn seksama dan pikiran terbuka.

Apakah LSY (menggangap dirinya sbg "buddha hidup") sdh melewati suatu prosedur sbg anggota SANGHA ?
karena seseorang yg mengklaim dirinya sbg buddha hidup, harus dpt membuktikan dirinya kpd SANGHA
sehingga apa yg diucapkan/dikatakan adalah benar sehingga tdk menimbulkan polemik berkepanjangan.

saya rasa di Indonesia ini atau di dunia ini masih banyak org yg memiliki ilmu gaib yg melebihi LSY.

Coba anda telaah buku yg dikarang oleh Master LSY .
mengapa beliau msh mengandalkan makhluk lain selain kekuatannya yg maha ............
jika dirinya sbg buddha, mengapa msh perlu mengajarkan mantra2.
agar umat yg bernaung kpdnya berlimpah harta, kekuasaan, dll ?

Apakah ini cara penyelesaian suatu masalah, lalu dimanakah hukum karma berlaku ?

Kalo menurut saya, buku karangannya oke juga. tp sayangnya saya tdk pernah tertarik utk menjadi member dr LSY, karna AJARAN BUDDHA (DHAMMA) adalah BUDDHA SAKYAMUNI.

Utk anda bro wangsaamin, bukalah mata pikiran anda, lihatlah dgn teliti.



Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 21 July 2009, 11:56:19 AM
apakah LSY masing sering mengajak Buddha Gautama minum kopi ?

atau cuma sekali aja ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 21 July 2009, 11:57:52 AM
Quote
sang ibu lalu mencela orang asing
Kalau buddha Gautama gak pernah MENCELA orang lho!...

semoga perumapaannya tidak menyesatkan orang.... :))
Cela: kritik, kecaman.
Yakin ga pernah? Kalo orang salah dikecam salah, orang jahat dikritik jahat, orang bebal dicela bebal, apa ngga termasuk tuh?

kalau orang salah yg diberitahukan kesalahannya, dst....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 21 July 2009, 12:43:33 PM
apakah LSY masing sering mengajak Buddha Gautama minum kopi ?

atau cuma sekali aja ?

emang pernah bro johan?
Bisa berikan sumbernya?
Thank
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: bond on 21 July 2009, 12:54:33 PM
apakah LSY masing sering mengajak Buddha Gautama minum kopi ?

atau cuma sekali aja ?

emang pernah bro johan?
Bisa berikan sumbernya?
Thank

Gua pernah baca tuh di gramedia. Coba cari aja koleksi tulisan Mr. Lu  ^-^
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 21 July 2009, 01:05:47 PM
apakah LSY masing sering mengajak Buddha Gautama minum kopi ?

atau cuma sekali aja ?

emang pernah bro johan?
Bisa berikan sumbernya?
Thank

Gua pernah baca tuh di gramedia. Coba cari aja koleksi tulisan Mr. Lu  ^-^
dulu pernah liat buku2 LSY di gramedia si...
Tapi ga beli ^-^ ..
Lebih baik beli buku dhamma yg dapat mengikis LMD,..
Tapi penasaran juga ama buku LSY itu... ;D
btw,ada artikelnya?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: bond on 21 July 2009, 01:07:19 PM
apakah LSY masing sering mengajak Buddha Gautama minum kopi ?

atau cuma sekali aja ?

emang pernah bro johan?
Bisa berikan sumbernya?
Thank

Gua pernah baca tuh di gramedia. Coba cari aja koleksi tulisan Mr. Lu  ^-^
dulu pernah liat buku2 LSY di gramedia si...
Tapi ga beli ^-^ ..
Lebih baik beli buku dhamma yg dapat mengikis LMD,..
Tapi penasaran juga ama buku LSY itu... ;D
btw,ada artikelnya?


Coba cari di mr. google, mungkin ada..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 21 July 2009, 02:24:29 PM
 [at] ko_bond
udah dapat..dr mbah google..ternyata di refresiin ke WDC :hammer:
tapi panjang threadnya 69 pages...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: dd on 08 November 2009, 10:13:19 PM
orang yang tidak tau dalamnya hati orang lain sebaiknya jangan banyak berbicara. ada yang boleh dikatakan, ada yang sebaiknya tidak dikatakan. berpikiran buruk saja sudah ada karmanya apalagi berkata buruk tentang orang yang BAHKAN BELUM PERNAH DITEMUI.  [-X
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 08 November 2009, 10:19:12 PM
Aye belon pernah ketemu robot gedek, tetapi aye tau orang tersebut tidak baik.
Demikian pula dengan LSY, aye belon pernah ketemu, tetapi aye tahu dia tidak mengajarkan Buddhisme.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: dd on 09 November 2009, 09:19:59 PM
darimana anda tau LSY tidak mengajarkan Buddhisme? sudah baca buku-bukunya?

Gunung Buddha indah menawan
Tak disangka layu gersang
Manusia awam menilai dari penampilan
Angin menari di wewangian bunga mei
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 09 November 2009, 09:47:16 PM
Dari tata tertib forum ini, LSY digolongkan ke Buddhisme dengan Agama, Kepercayaan, Tradisi dan Filsafat Lain
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 09 November 2009, 10:03:36 PM
 [at] dd
mungkin ini kesempatan yg baik untuk menjelaskan ajaran LSY kepada kami sehingga tidak menimbulkan mis understanding di antara kita..

 ;D
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hariyono on 09 November 2009, 10:10:37 PM
 :-?
 _/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: wiithink on 12 November 2009, 11:39:49 PM
gw jadi bingung mo ngomong apa..

seandainya kalo emang dia bohong, kok dia ndak takut yah ama hukum karma..
dan bhiksu yang gw kenal, ndak boleh megang perempuan.. 1 lift aja ndak boleh, ini 1 kolam renang...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Jerry on 13 November 2009, 12:29:05 AM
gw jadi bingung mo ngomong apa..

seandainya kalo emang dia bohong, kok dia ndak takut yah ama hukum karma..
dan bhiksu yang gw kenal, ndak boleh megang perempuan.. 1 lift aja ndak boleh, ini 1 kolam renang...
ntar dikutipin lagi ceritanya Zen soal Mbah Surip menggendong cewe ^-^
yg ini bkn cm boleh megang, malah boleh nikah kan hehehe..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: jimmykei on 13 November 2009, 09:18:18 PM
lsy minum kopi sama Buddha Sakyamuni????

wkwkwkwkwkwkwkwkwwwwkwkwkwkw

kalo bisa g juga mau
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: jimmykei on 13 November 2009, 09:20:54 PM
[at] wangsaamin

Jd, ketika saya mengatakan demikian, berarti saya telah melihat, dan membuktikan.

contoh : adanya SHOPPING CENTER "BUDAYA DADEN"

jika ada org yg memperjual belikan dhamma, bagaimana tanggapan saudara/i sekalian ?

Apakah BUDDHA pernah mengajarkan utk meng-inisiasi/abhiseka suatu benda dlsb. ?

Apakah BUDDHA pernah mengajari menghukum/memberangus makhluk halus yg bandel/jahat ?
( dimana rasa welas asih (metta/karuna) seorang BUDDHA ? )

Apakah BUDDHA pernah mengajari utk menggunakan JIMAT, FENGSHUI, dsb ?
( dimana terdapat unsur berhala dan ketidakmampuan melihat kelebihan alam )

Mohon dilihat dgn seksama dan pikiran terbuka.

Apakah LSY (menggangap dirinya sbg "buddha hidup") sdh melewati suatu prosedur sbg anggota SANGHA ?
karena seseorang yg mengklaim dirinya sbg buddha hidup, harus dpt membuktikan dirinya kpd SANGHA
sehingga apa yg diucapkan/dikatakan adalah benar sehingga tdk menimbulkan polemik berkepanjangan.

saya rasa di Indonesia ini atau di dunia ini masih banyak org yg memiliki ilmu gaib yg melebihi LSY.

Coba anda telaah buku yg dikarang oleh Master LSY .
mengapa beliau msh mengandalkan makhluk lain selain kekuatannya yg maha ............
jika dirinya sbg buddha, mengapa msh perlu mengajarkan mantra2.
agar umat yg bernaung kpdnya berlimpah harta, kekuasaan, dll ?

Apakah ini cara penyelesaian suatu masalah, lalu dimanakah hukum karma berlaku ?

Kalo menurut saya, buku karangannya oke juga. tp sayangnya saya tdk pernah tertarik utk menjadi member dr LSY, karna AJARAN BUDDHA (DHAMMA) adalah BUDDHA SAKYAMUNI.

Utk anda bro wangsaamin, bukalah mata pikiran anda, lihatlah dgn teliti.







dasar pemikiran ini yang bikin lsy masuk ke golongan non Buddhis,
bikin org yang mau belajar jadi ngaco...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Adhitthana on 17 November 2009, 12:53:28 AM
(http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs170.snc1/6390_103360476341079_100000013800299_93364_4462471_n.jpg)
ini master LSY ??
cincinnya banyak benar  :hammer:
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 17 November 2009, 08:13:20 AM
tunggu tanggal mainnya.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: J.W on 17 November 2009, 08:39:45 AM
Ada warta gembira..
LSY dlm wkt dekat akan mengunjungi kota medan dan mengajari mantra penghapus dosa berat...

Sumber : harian analisa tgl 16 nov 2009.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 17 November 2009, 09:00:27 AM
Ada warta gembira..
LSY dlm wkt dekat akan mengunjungi kota medan dan mengajari mantra penghapus dosa berat...

Sumber : harian analisa tgl 16 nov 2009.

Semoga gratis, dan bisa titip lewat sms, email, atau posting gitu............

ada yg tau jam tangannya merek apa ya? apakah mahal?
dan cincin2 itu... seperti pedagang batu akik/mulia... sampai
semua jari2 diisi penuh........ kalau biksu boleh pakai cincin emas gak?

jangan2 sampai Medan ada jurus lelang cincin dgn harga selangit...

tapi model begitu ada kelihatan SAKTInya lho....(just feeling dehh)...

kalau udah baca tulisan diatas, mohon lupakan....soalnya Asal bunyi....

sorry ya LSY...(kritik membangun kemarahan boleh toooh)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: waliagung on 17 November 2009, 09:53:29 AM
lsy itu siapa apa seorang bhikhu
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 17 November 2009, 09:56:50 AM
lsy itu siapa apa seorang bhikhu
apakah kelihatan seperti seorang bhikkhu?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: waliagung on 17 November 2009, 10:35:57 AM
aduh sory sy kg bs liat fotonya,soalnya pake hp jadul,tolong kasih gambaran ya....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Adhitthana on 17 November 2009, 10:27:59 PM
tunggu tanggal mainnya.
Tunggu apaan  ::) .... Ryu
LSY mao ke Bandung yaaah   :P
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Tekkss Katsuo on 17 November 2009, 10:48:04 PM
lsy, pertama dengar dari teman saya yg begitu percaya ama dia, sampai saya ikt percaya, terus saya beli bukunya, baca 2 halaman aja lgsg down saya... Buku apaaan ini,,, sombong bgt kata katanya seolah olah dia paling hebat, pokoknya nga cocok dehhh bgt baca buku demikian, menyesatkan aye  :))

 _/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: sumana on 18 November 2009, 10:37:10 AM
[at] wangsaamin

Jd, ketika saya mengatakan demikian, berarti saya telah melihat, dan membuktikan.

contoh : adanya SHOPPING CENTER "BUDAYA DADEN"

jika ada org yg memperjual belikan dhamma, bagaimana tanggapan saudara/i sekalian ?

Apakah BUDDHA pernah mengajarkan utk meng-inisiasi/abhiseka suatu benda dlsb. ?

Apakah BUDDHA pernah mengajari menghukum/memberangus makhluk halus yg bandel/jahat ?
( dimana rasa welas asih (metta/karuna) seorang BUDDHA ? )

Apakah BUDDHA pernah mengajari utk menggunakan JIMAT, FENGSHUI, dsb ?
( dimana terdapat unsur berhala dan ketidakmampuan melihat kelebihan alam )

Mohon dilihat dgn seksama dan pikiran terbuka.

Apakah LSY (menggangap dirinya sbg "buddha hidup") sdh melewati suatu prosedur sbg anggota SANGHA ?
karena seseorang yg mengklaim dirinya sbg buddha hidup, harus dpt membuktikan dirinya kpd SANGHA
sehingga apa yg diucapkan/dikatakan adalah benar sehingga tdk menimbulkan polemik berkepanjangan.

saya rasa di Indonesia ini atau di dunia ini masih banyak org yg memiliki ilmu gaib yg melebihi LSY.

Coba anda telaah buku yg dikarang oleh Master LSY .
mengapa beliau msh mengandalkan makhluk lain selain kekuatannya yg maha ............
jika dirinya sbg buddha, mengapa msh perlu mengajarkan mantra2.
agar umat yg bernaung kpdnya berlimpah harta, kekuasaan, dll ?

Apakah ini cara penyelesaian suatu masalah, lalu dimanakah hukum karma berlaku ?

Kalo menurut saya, buku karangannya oke juga. tp sayangnya saya tdk pernah tertarik utk menjadi member dr LSY, karna AJARAN BUDDHA (DHAMMA) adalah BUDDHA SAKYAMUNI.

Utk anda bro wangsaamin, bukalah mata pikiran anda, lihatlah dgn teliti.







dasar pemikiran ini yang bikin lsy masuk ke golongan non Buddhis,
bikin org yang mau belajar jadi ngaco...

maksud ente apa ?  ???
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: sumana on 18 November 2009, 10:38:43 AM
julukannya LSY => Sang Penulis  ???
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: jimmykei on 19 November 2009, 09:16:47 PM
[at] wangsaamin

Jd, ketika saya mengatakan demikian, berarti saya telah melihat, dan membuktikan.

contoh : adanya SHOPPING CENTER "BUDAYA DADEN"

jika ada org yg memperjual belikan dhamma, bagaimana tanggapan saudara/i sekalian ?

Apakah BUDDHA pernah mengajarkan utk meng-inisiasi/abhiseka suatu benda dlsb. ?

Apakah BUDDHA pernah mengajari menghukum/memberangus makhluk halus yg bandel/jahat ?
( dimana rasa welas asih (metta/karuna) seorang BUDDHA ? )

Apakah BUDDHA pernah mengajari utk menggunakan JIMAT, FENGSHUI, dsb ?
( dimana terdapat unsur berhala dan ketidakmampuan melihat kelebihan alam )

Mohon dilihat dgn seksama dan pikiran terbuka.

Apakah LSY (menggangap dirinya sbg "buddha hidup") sdh melewati suatu prosedur sbg anggota SANGHA ?
karena seseorang yg mengklaim dirinya sbg buddha hidup, harus dpt membuktikan dirinya kpd SANGHA
sehingga apa yg diucapkan/dikatakan adalah benar sehingga tdk menimbulkan polemik berkepanjangan.

saya rasa di Indonesia ini atau di dunia ini masih banyak org yg memiliki ilmu gaib yg melebihi LSY.

Coba anda telaah buku yg dikarang oleh Master LSY .
mengapa beliau msh mengandalkan makhluk lain selain kekuatannya yg maha ............
jika dirinya sbg buddha, mengapa msh perlu mengajarkan mantra2.
agar umat yg bernaung kpdnya berlimpah harta, kekuasaan, dll ?

Apakah ini cara penyelesaian suatu masalah, lalu dimanakah hukum karma berlaku ?

Kalo menurut saya, buku karangannya oke juga. tp sayangnya saya tdk pernah tertarik utk menjadi member dr LSY, karna AJARAN BUDDHA (DHAMMA) adalah BUDDHA SAKYAMUNI.

Utk anda bro wangsaamin, bukalah mata pikiran anda, lihatlah dgn teliti.







dasar pemikiran ini yang bikin lsy masuk ke golongan non Buddhis,
bikin org yang mau belajar jadi ngaco...

maksud ente apa ?  ???


bro sumana,
jgn salah paham,
maksud g,
dasar pemikiran bro sumana tentang LSY, juga anak2 DC lain (termasuk g) yang punya pemikiran kl LSY itu rada aneh dan ga sesuai sama ajaran Sang Buddha itu yang menyebabkan ajaran lsy masuk ke golongan non buddhis,
kenapa begitu?
 karena ajarannya bikin org yang mau belajar Buddhis jadi ngaco
justru g setuju bgt dimasukin golongan non Buiddhist
jadi ga kaya di gramed
buku2 lsy campur sama buku Buddhist yang sebenarnya
begitu brother
maksud ente
sori kalo kurang jelas maksudnya
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: adi lim on 02 January 2010, 09:02:15 AM
lsy itu siapa apa seorang bhikhu

Bukan Bhikkhu  ???

konon katanya Bhiksu aliran Vajrayana dan punya kesaktian, dapat gelar 'Buddha hidup', HEBAT sekali !
banyak pengikut !

Saya sih ogah,  :))

 _/\_

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: bond on 02 January 2010, 09:27:36 AM
Bukan bhikkhu tapi dukun
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: GandalfTheElder on 02 January 2010, 10:47:14 AM
Yg pasti, ajaran beliau bukan bagian dari Buddha Dharma adalah karena ke-sinkretisannya.

Beliau belajar di bawah dewa Taois Sanshan Jiuhou.
Mendapat nama Taois Xuanhe, dan pemegang garis silsilah Taois.
Beliau belajar di bawah pendeta Taois Liaoming, pemegang silsilah aliran Taois Qingzhen.
Beliau juga belajar di bawah pendeta Taois Qingyi Furen dan
Yidam pribadi beliau adalah Dewi Tertinggi Taois, Yaochi Jinmu atau Xi Wangmu atau Wusheng Laomu.

Dalam bukunya bahkan ditulis:
Biksuni ZY penyokongnya adalah Ksitigarbha Bodhisattva.
Mahabiksu XY penyokongnya adalah Dewa Gunung Yin.
Anuttaraguru QH, penyokongnya adalah Mahabrahmaraja.
Biksu XH, penyokongnya adalah Surangamaraja Bodhisattva.
Biksu Miaolian penyokongnya adalah Avalokitesvara Bodhisattva.
Saya bertanya pada biksu tersebut : “Bagaimana dengan penyokong saya?”
Beliau tertawa menjawab :“Yaochijinmu !”

Di dalam Taoisme, Yaochijinmu adalah Hawa Tunggal Yang Semula.
Menurut sepengetahuan saya :
Hawa Tunggal Yang Semula -- Dharmakaya.
Yaochijinmu -- Sambhogakaya.
Hui -- Nirmanakaya.

Tingkatan Yaochijinmu sebenarnya tak terperikan, jika ditelusuri dengan kekuatan Buddha, Hawa Luhur Pancadhyani dalam Tao sama dengan Pancadhyani Buddha dalam Buddhisme. Tentu saja Yaochijinmu berkedudukan Buddharaja, selain Xuanxuanshangren dan Maharya Mugong, kedudukan Yaochijinmu adalah Sangat Mulia.


Entah kenapa harus pake inisial yang kentara sekali, ZY = Zhengyan (Tzu Chi), XY = Xingyun (Fo Guang Shan), QH = Qing Hai (Quanyin Method), XH = Xuan Hua (murid Mahaguru Xuyun)

LSY secara jelas dan berani menyatakan bahwa Dewi Tertinggi Taois itu sejajar dengan Samyaksambuddha dan Dharmakaya, Pancadhyani Tao sama dengan Pancadhyani Buddha!!

Para Arya di Tiongkok dulu saja, walaupun juga menghormati agama Tao dan Khonghucu, tidak pernah mensejajarkan Laozi dengan Buddha.

Seperti misalnya YA Hanshan Deqing, beliau sangat menghormati Laozi dan agama Tao, bahkan pernah menulis komentar Daode Jing. Tapi toh beliau mengatakan bahwa ajaran Taois itu cuma bisa sampai ke arupaloka saja, tidak sampai ke Pencerahan Sempurna. Bahkan dalam riwayatnya, Hanshan juga mengubah para pengikut Taois menjadi Buddhis, jadi ya bukan malah disinkretiskan.

Bahkan YA Dogen Zenji (Daoyuan Chanshi), pendiri Soto Zen (Caodong), pernah mengatakan bahwa sinkretisme "Tiga Ajaran" (Buddha, Tao dan Khonghucu) itu adalah sesuatu yang "bodoh".

Bahkan YA Bodhiruci menegur bhiksu Tanluan yang saat itu mempraktekkan meditasi Taois yang diajarkan oleh Master Taois yang tak awam lagi, Tao Hongjing.

 _/\_
The Siddha Wanderer
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. Wei on 02 January 2010, 04:40:21 PM
:jempol: nambah pengetahuan
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: adi lim on 02 January 2010, 08:23:28 PM
Bukan bhikkhu tapi dukun

Dukun Tao :))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: waliagung on 02 January 2010, 09:16:09 PM
ygpasti itu adalah manusia yg hanya mengenal dhamma luas bagian luarnya aja,ane berani adu keselamatan dunia dn akhirat sm LSY,kg usah pake mantra jimat apalagi kalimat rahasi..........BOHONG 8) 8) 8) 8) 8)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: K.K. on 02 March 2010, 08:41:41 AM
Thread ini khusus untuk membahas yang berkaitan dengan pengaduan pemerkosaan oleh Lu Sheng Yen. Untuk membahas True Buddha School dan Lu Sheng Yen lebih jauh, silahkan di Lu Sheng Yen dan Buddhism (http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,15243.0.html)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Suparman on 03 March 2010, 07:17:25 AM
Thread ini khusus untuk membahas yang berkaitan dengan pengaduan pemerkosaan oleh Lu Sheng Yen. Untuk membahas True Buddha School dan Lu Sheng Yen lebih jauh, silahkan di Lu Sheng Yen dan Buddhism (http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,15243.0.html)

bos, sudah dilock topic tersebut, jadi bole ya LANJUTKAN disini  ;D
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: K.K. on 03 March 2010, 08:33:55 AM
Thread ini khusus untuk membahas yang berkaitan dengan pengaduan pemerkosaan oleh Lu Sheng Yen. Untuk membahas True Buddha School dan Lu Sheng Yen lebih jauh, silahkan di Lu Sheng Yen dan Buddhism (http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,15243.0.html)

bos, sudah dilock topic tersebut, jadi bole ya LANJUTKAN disini  ;D

Sudah dibuka lagi, silahkan lanjutkan di sana.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: SegelasAirPutih on 17 March 2010, 10:37:19 PM
Maaf sebelumnya saya mau tambahkan, mungkin thread ini sdh ditutup tapi ini penting sekali
apakah anda2 semua sudah membaca sampai habis link:
http://www.shcstory.com/mystory.html
tersebut?

coba scroll lagi sampai di bawah ada tulisan berwarna merah:

He (Sheng-Yen Lu) gives a speech to the members present on how to kill a
person:


The only way to treat a stubborn or a hopeless person is to kill. If you love
someone and have mercy and want to send one to heaven, you must first take
his life and then expiate the sins of the dead. This is the 2nd greatest charm of
the religion. He continue saying;- if there is no other way that could assist one,
then the only way is to kill. Giving mercy or influence or wisdom and still not
way out, then the only way is to kil
l..... dan seterusnya

Saya tidak tahu ini benar atau tidak, tapi kalau benar, ini lebih berbahaya daripada sekedar pelecehan seksual. Sebab kalau  benar berarti dia mengajarkan mensantet pada orang banyak

Ceramah tersebut diadakan 11 Maret 2000... mohon diteliti kebenarannya

terima kasih

Om Mani Padme Hum


Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 11 April 2010, 05:30:15 PM
Guru adalah akar dharma bagi semua murid. Bila guru melanggar sila, hasil dari Ajaran Zhen Fo
Zhong pasti jelek.


Website shc story udah berlangsung selama 10 tahun. Bila keabsahan shc story valid,
seharusnya ajaran ZhenFozhong udah tamat riwayat. Bila Mahaguru melanggar sila, jelas sekali
semua murid yang bersarana terlahir di alam sengsara, tidak mungkin ada murid pencerahan.


Mengenai pembunuhan dan penyeberangan, termasuk ajaran rahasia tingkat tinggi. Tidak bisa di
mengerti secara membabibuta.


Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 11 April 2010, 05:48:15 PM
gak juga. orang dengan pandangan salah akan selalu ada.
1 miliar orang belon tentu benar toh?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 11 April 2010, 06:01:48 PM
Bukan masalah pandangan salah. Tetapi tidak bisa mengukur secara logika. Tidak bisa mengukur

tingkat pencapaian seseorang. Karena tidak bisa mengukur secara logika maupun pencapaian

seseorang, maka muncullah pandangan salah.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: yudiboy on 11 April 2010, 08:11:57 PM
Bisa gak master lu sheng yen bantu saya menyelesaikan hutang2 saya ya...tolong tanyain donk bro...ada mantranya gak yah....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: adi lim on 11 April 2010, 09:16:13 PM
Guru adalah akar dharma bagi semua murid. Bila guru melanggar sila, hasil dari Ajaran Zhen Fo
Zhong pasti jelek.

Website shc story udah berlangsung selama 10 tahun. Bila keabsahan shc story valid,
seharusnya ajaran ZhenFozhong udah tamat riwayat. Bila Mahaguru melanggar sila, jelas sekali
semua murid yang bersarana terlahir di alam sengsara, tidak mungkin ada murid pencerahan.

Mengenai pembunuhan dan penyeberangan, termasuk ajaran rahasia tingkat tinggi. Tidak bisa di
mengerti secara membabibuta.


sampai saat ini yang pandangan keliru penghuni bumi ini banyak.......................................... sekali.
seperti bro Sunk/Gachapin ngomong jumlahnya sampai miliaran tuh.

pembunuhan termasuk ajaran rahasia tingkat tinggi ? :o
hanya bisa dimengerti siapa ? yang punya ilmu tingkat tinggi ? supaya bisa membohongi umat awam dengan pembodohan umat tsb, supaya gampang di atur ! demikian tujuannya ! ???
tulisan biru, jadilah umat Buddhis yang punya pengertian benar. =))
 _/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 11 April 2010, 09:31:20 PM
Pada dasarnya, semua murid ZhenFozhong harus melaksanakan Pancasila Buddhis dan juga
melaksanakan 14 Sila Dasar Tantra.

Saya sebagai murid ZhenFozhong aja, ga tau rahasia-nya. Bila sadhana-nya tinggi, dan menguasai
ajaran rahasia yang diturunkan mahaguru kepada orang yang layak diabhiseka karena memenuhi persyaratan, maka orang tersebut boleh mengabaikan sila pertama. MENGABAIKAN SILA PERTAMA bukan berarti SECARA MEMBABIBUTA melakukannya. Konsep ini rumit, jangan mengambil kesimpulan yang negatif dulu. 

Namun tidak boleh sembarangan membunuh seperti manusia. Kalo membunuhnya, ya siap-siap masuk penjara.

Bila umat ZhenFozhong tidak ada abhiseka dari mahaguru tentang rahasia ajaran itu, ya tetap aja melaksanakan pancasila buddhis dan 14 sila dasar tantra.

Jadi intinya adalah bodhicitta, dan welas asih untuk semua makhluk hidup. Menyeberangkan arwah makhluk hidup ke alam yang lebih baik, bukan terjatuh di 3 alam sengsara.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 11 April 2010, 09:42:44 PM
wah ternyata begitu yah
Pada dasarnya, semua murid ZhenFozhong harus melaksanakan Pancasila Buddhis dan juga
melaksanakan 14 Sila Dasar Tantra.

Saya sebagai murid ZhenFozhong aja, ga tau rahasia-nya. Bila sadhana-nya tinggi, dan menguasai
ajaran rahasia yang diturunkan mahaguru kepada orang yang layak diabhiseka karena memenuhi persyaratan, maka orang tersebut boleh mengabaikan sila pertama.
MENGABAIKAN SILA PERTAMA bukan berarti SECARA MEMBABIBUTA melakukannya. Konsep ini rumit, jangan mengambil kesimpulan yang negatif dulu. 

Namun tidak boleh sembarangan membunuh seperti manusia. Kalo membunuhnya, ya siap-siap masuk penjara.

Bila umat ZhenFozhong tidak ada abhiseka dari mahaguru tentang rahasia ajaran itu, ya tetap aja melaksanakan pancasila buddhis dan 14 sila dasar tantra.

Jadi intinya adalah bodhicitta, dan welas asih untuk semua makhluk hidup. Menyeberangkan arwah makhluk hidup ke alam yang lebih baik, bukan terjatuh di 3 alam sengsara.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 11 April 2010, 09:50:53 PM

 Bila sadhana-nya tinggi, dan menguasai ajaran rahasia yang diturunkan mahaguru kepada orang yang layak diabhiseka karena memenuhi persyaratan, maka orang tersebut boleh mengabaikan sila pertama. MENGABAIKAN SILA PERTAMA bukan berarti SECARA MEMBABIBUTA melakukannya. Konsep ini rumit, jangan mengambil kesimpulan yang negatif dulu. 

Namun tidak boleh sembarangan membunuh seperti manusia. Kalo membunuhnya, ya siap-siap masuk penjara.

Bila umat ZhenFozhong tidak ada abhiseka dari mahaguru tentang rahasia ajaran itu, ya tetap aja melaksanakan pancasila buddhis dan 14 sila dasar tantra.

Jadi intinya adalah bodhicitta, dan welas asih untuk semua makhluk hidup. Menyeberangkan arwah makhluk hidup ke alam yang lebih baik, bukan terjatuh di 3 alam sengsara.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 11 April 2010, 09:52:14 PM
tapi gak menutup kemungkinan kan?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 11 April 2010, 09:56:24 PM
tapi gak menutup kemungkinan kan?

Gak menutup kemungkinan melanggar pancasila buddhis ?

Mohon Prajna-nya dalam penilaian tulisan saya.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 11 April 2010, 10:03:32 PM
Pada dasarnya, semua murid ZhenFozhong harus melaksanakan Pancasila Buddhis dan juga
melaksanakan 14 Sila Dasar Tantra.

14 sila dasar tantra itu apa?

Saya sebagai murid ZhenFozhong aja, ga tau rahasia-nya. Bila sadhana-nya tinggi, dan menguasai
ajaran rahasia yang diturunkan mahaguru kepada orang yang layak diabhiseka karena memenuhi persyaratan,



persyaratannya apa?


Jadi intinya adalah bodhicitta, dan welas asih untuk semua makhluk hidup. Menyeberangkan arwah makhluk hidup ke alam yang lebih baik, bukan terjatuh di 3 alam sengsara.

cara menyeberangkan arwah mahluk hidup ke alam lebih baik gimana ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 11 April 2010, 10:41:07 PM
14 sila dasar tantra :

1. Menghormati Mulacarya melalui ucapan, pikiran, dan perbuatan

2.Mematuhi Tata Sila Tantra maupun non-Tantra.

3.Tidak menaruh rasa dendam dan menghujat sadhaka sedharma

4.Memiliki Maitri karuna

5.Tidak gentar akan kesulitan dan tidak meninggalkan bodhicitta

6.Tidak mengecam Sutra tantra maupun sutra non-tantra yang berasal dari buddha

7.Dilarang mengajarkan Sadhana tantra tanpa memiliki kualifikasi

8.Tidak melekat pada pancaskhanda yang merugikan sesama

9. Tidak mengabaikan sunya dan abhava

10. Tidak bersekutu dengan orang yang mengecam Buddhadharma dan merugikan sesama

11. Tidak memamerkan kekuatan spiritual dan tidak melupakan makna mulia sebenarnya

12.Tidak mengajarkan Sadhana tantra yang sejati berarti merusak akar kebajikan

13. Memiliki alat ritual yang lengkap

14.Tidak mengecam kebijaksanaan kaum wanita.

Penjelasan-nya ada. Namun posting ini dulu.
persyaratannya apa?
cara menyeberangkan arwah mahluk hidup ke alam lebih baik gimana ?
persyaratannya ya Memenuhi instruksi-instruksi Mahaguru. Ini adalah wewenang mahaguru yang
menentukan. penilaiannya adalah para dharmapala, dakini yang memberitahukan kepada mahaguru.

Seperti pencapaian Acarya Lianning yang telah mencapai pencerahan di topik lain. Yang memberitahukan-nya adalah TARA PUTIH. 
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 11 April 2010, 10:55:33 PM


11. Tidak memamerkan kekuatan spiritual dan tidak melupakan makna mulia sebenarnya



saya baca bukunya LSY isinya pamer kemampuan gaib melulu :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 11 April 2010, 11:00:10 PM
11. Tidak memamerkan kekuatan spiritual dan tidak melupakan makna mulia sebenarnya
saya baca bukunya LSY isinya pamer kemampuan gaib melulu :)

Saya no comment deh. Silakan anda menilai sendiri penulisan buku itu.

Buku itu berisi pengetahuan, kebenaran, membuka tabir misteri, pokoknya hal-hal positif.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 11 April 2010, 11:17:28 PM
Besok Bahas lagi ya ? udah malam.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: marcedes on 12 April 2010, 12:31:56 AM
mau nanya neh bro indra. napa tuh taiwan kena bencana terus? toh kan ada mantra penangkal bencana, berfungsi atau gimana sih itu?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr.Jhonz on 12 April 2010, 06:03:27 AM
mau nanya neh bro indra. napa tuh taiwan kena bencana terus? toh kan ada mantra penangkal bencana, berfungsi atau gimana sih itu?
Jawabanya simple,karena maha guru ga di taiwan.. ;P
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 12 April 2010, 09:58:04 AM
mau nanya neh bro indra. napa tuh taiwan kena bencana terus? toh kan ada mantra penangkal bencana, berfungsi atau gimana sih itu?
Jawabanya simple,karena maha guru ga di taiwan.. ;P

Ya. Ada benar-nya juga.

Bencana alam terjadi karena faktor manusia. Misal-nya pembabatan hutan, Jumlah karbon kendaraaan yang menyebabkan lubang ozon semakin besar sehingga es dikutub utara maupun selatan mencair.

Ada lagi dikaitkan dengan hubungan alam semesta berdasarkan ramalan suku maya, padmasambhava, sabdopalon, joyoboyo, iching. Adalagi buku yang beredar seperti "Indonesia rawan bencana" yang di tulis made sandiago, penerbit gramedia.

Krisis ekonomi skala global yang terjadi di tahun 2008 juga adalah faktor manusia. Pelaku-nya bukan satu orang.

Faktor manusia yang menyebabkan bencana ini. Faktor manusia itu sendiri yang menyebabkan karma buruk dalam skala besar.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 12 April 2010, 12:16:47 PM
14 sila dasar tantra :

1. Menghormati Mulacarya melalui ucapan, pikiran, dan perbuatan

Penjelasan :
Mulacarya mewakili Buddha membabarkan Dharma, merupakan perwujudan dari Triratna. Dalam Tantrayana, Catursarana yang pertama adalah bersarana kepada Mulacarya, untuk itu, sehari-hari hendaknya memperlakukan Mulacarya layaknya seorang Buddha. Sebelum bersarana, hendaknya seorang siswa terlebih dahulu memahami Mulacarya, agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari yang mengakibatkan tidak menghormati Mulacarya melalui ucapan, pikiran, dan perbuatan. Begitu bersarana, hendaknya menghormati serta menghargai Mulacarya, dengan demikian, akan membuahkan karma baik dan kelak mencapai keberhasilan dalam mendalami Buddhadharma. Apabila mengecam Mulacarya, berarti telah melanggar sila Ke-1 dari " 14 Sila Dasar Tantrayana", dan kelak akan terjerumus ke dalam Neraka Vajra. Bila setelah bersarana kepada Mulacarya, ternyata Mulacarya tersebut memang tidak benar, dan tidak memiliki kemampuan dalam Buddhadharma, maka jauhilah Mulacarya tersebut, dan bersarana kepada Mulacarya lain yang sejati. Namun, sebagai seorang sadhaka Vajrayana, janganlah mengecam mantan Mulacarya tersebut.

2.Mematuhi Tata Sila Tantra maupun non-Tantra.

Penjelasan :
Baik Tantrayana maupun non-Tantra terdapat banyak sila, dan sila-sila ini bermaksud untuk mencegah umat Buddha melakukan karma buruk melalui perbuatan, antara lain : Pancasila Buddhisme, Kusala Karmapatha, 250 Sila. Kekuatan yang diperoleh dari mematuhi sila disebut kekuatan sila. Sadhaka Vajrayana wajib mematuhi Tata Sila tantra maupun non-Tantra.

3.Tidak menaruh rasa dendam dan menghujat sadhaka sedharma

Penjelasan :
Sesama saudara sedharma baik Tantra maupun non-Tantra, hendaknya tidak menaruh rasa dendam ataupun menghujat. Oleh sebab itu, dalam ZhenfoZhong terdapat sila yang amat penting, yaitu "Menghormati saudara sedharma dan menghormati Mulacarya".

4.Memiliki Maitri karuna

Penjelasan:
Sadhaka Vajrayana hendaknya memiliki maitri karuna, janganlah ber- irihati

5.Tidak gentar akan kesulitan dan tidak meninggalkan bodhicitta

Penjelasan:
Hendaknya memiliki maitri karuna dalam upaya membebaskan sesama makhluk dari samsara, sekalipun terhadap manusia yang berwatak jahat. Dengan tidak gentar dan tidak patah semangat menyadarkan bahwa semua makhluk memiliki Buddhata. Gentar terhadap Kesulitan akan mengakibatkan lenyapnya Bodhicitta, padahal dalam mengembangkan Bodhicitta yang utama adalah membantu bebaskan sesama makhluk dari samsara

6.Tidak mengecam Sutra tantra maupun sutra non-tantra yang berasal dari buddha

Penjelasan:
Dewasa ini masyarakat banyak mengecam bahwa sutra yang ini palsu, sutra yang itu palsu. Hendaknya jangan sembarangan memberi komentar jika belum mengerti dengan jelas, sebab salah komentar dalam hal ini merupakan kecaman yang juga melanggar sila.

Sumber : Buku "Vinaya Tantrayana" Penerbit : PT. Budaya Daden Indonesia

Bersambung ke posting berikutnya........
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 12 April 2010, 12:35:51 PM
7.Dilarang mengajarkan Sadhana tantra tanpa memiliki kualifikasi

Penjelasan :
Hanya orang yang memiliki kualifikasi seorang Acarya yang telah diakui keabsahannya oleh seorang Mulacarya dan Adinata baru diperkenankan mengajarkan Sadhana Tantra, dan itupun setelah ia mampu melebur dalam samudera kemurnian sifat Vairocana. Jadi, kalau belum memperoleh abhiseka dan keabsahan dari seorang Mulacarya, seseorang tidak diperkenankan mengajarkan Sadhana Tantra.

8.Tidak melekat pada pancaskhanda yang merugikan sesama

Penjelasan :
Seorang Vajracarya layaknya seorang Buddha, dan sadhaka Vajrayana juga layaknya Pewaris Dharma. Perbuatan merugikan orang lain dan menyakiti diri sendiri yang penuh dengan kemelekatan pada pancaskhanda, tidak sesuai dengan vinaya Buddhadharma.

9. Tidak mengabaikan sunya dan abhava

Penjelasan :
Sunya dan abhava, kedua-duanya amat penting. Dan jangan mengabaikan upaya pelatihan mencapai sunya

10. Tidak bersekutu dengan orang yang mengecam Buddhadharma dan merugikan sesama

Penjelasan :
Sila ke-10 ini kelihatannya bertentangan dengan sila ke-5, sebenarnya tidak demikian. Kita boleh berupaya membantu bebaskan mereka yang mengecam Buddhadharma agar meninggalkan samsara, begitu pula mereka yang perbuatannya merugikan orang banyak; namun kita tidak melibatkan diri dengan perbuatan mereka juga tidak bersenda gurau dengan mereka.

11. Tidak memamerkan kekuatan spiritual dan tidak melupakan makna mulia sebenarnya

Penjelasan :
Sering memamerkan kekuatan spiritual pribadi, dan telah melupakan makna mulia semula belajar Sadhana Tantra yaitu mencapai kebuddhaan, membantu bebaskan sesama makhluk dari samsara serta mengembangkan Bodhicitta.

12.Tidak mengajarkan Sadhana tantra yang sejati berarti merusak akar kebajikan

Penjelasan :
Seorang Acarya yang sejati wajib mengajarkan Sadhana Tantra yang sejati, dan membantu bebaskan sesama makhluk dari samsara. Kalau tidak, ia telah merusak akar kebajikan dan termasuk melanggar sila.

13. Memiliki alat ritual yang lengkap

Penjelasan :
Setiap pelatihan dan pengajaran Sadhana Tantra harus memiliki perlengkapan alat ritual yang komplit, agar tidak melanggar sila

14.Tidak mengecam kebijaksanaan kaum wanita.

Penjelasan :
Tidak mengecam kebijaksanaan kaum wanita, berarti menjalani konsep persamaan derajat.

Selesai

Sumber : "Vinaya Tantrayana" Penerbit : PT. Budaya Daden Indonesia
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 13 April 2010, 12:28:51 AM
mau nanya neh bro indra. napa tuh taiwan kena bencana terus? toh kan ada mantra penangkal bencana, berfungsi atau gimana sih itu?
Sekedar tambahan, bacalah Penulisan Mahaguru di website :
http://indonesia.tbsn.org/modules/news2/article.php?storyid=345

Semoga Bermanfaat  _/\_

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 13 April 2010, 09:49:41 AM
Berkali2 post mengenai tantra buddhadharma, tapi mengaku ajarannya bukan budhisme, tapi ajaran LSY...
Kaga mikir yah?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 13 April 2010, 10:34:08 AM
Berkali2 post mengenai tantra buddhadharma, tapi mengaku ajarannya bukan budhisme, tapi ajaran LSY...
Kaga mikir yah?
Yang mana bukan ajaran Buddhisme ? Sejarah tantrayana terbentuknya bagaimana ? Apakah anda mengetahuinya ? Jangan sembarangan menulis.

Pencapaian Mahaguru mencapai Anuttara Samyaksamboddhi adalah bukti pencapaian melalui ajaran Buddhisme. Ada bukti silsilah tantrayana.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 13 April 2010, 10:49:57 AM
Gw kaga sembarangan bicara, tapi u yg sembarangan tulis.
si LSY itu bikin sutra sendiri kan? dan u sendiri yang tulis sutra-nya bukan sutra buddhis..Bukannya itu berati si LSY itu udh bikin ajaran baru?

I know a lot about tantra much more than you think! Silsilah tantra bisa aj sembarangan diakui, lha mo dibuktiin aja juga kga bisa! Dan jangan lupa, di tibet sendiri, tantra itu terbagi menjadi banyak aliran, dan ada yg masuk ke dalam kategori cult!
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 13 April 2010, 10:51:39 AM
anywey, klo tuh ajaran LSY masuk ke dalam Buddhisme, kaga bakal masuk ke board ini... :)) :)) :)) :))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 13 April 2010, 11:11:51 AM
Gw kaga sembarangan bicara, tapi u yg sembarangan tulis.
si LSY itu bikin sutra sendiri kan? dan u sendiri yang tulis sutra-nya bukan sutra buddhis..Bukannya itu berati si LSY itu udh bikin ajaran baru?
Isi dari sutta disaksikan oleh Dewa Sakka. Anda boleh bertanya kepada Dewa Sakka bila anda mencapai arahat. Tidak ada susahnya. Atau anda boleh bertanya kepada Bhikkhu yang telah mencapai arahat, dan tanya keabsahan-nya ?
I know a lot about tantra much more than you think! Silsilah tantra bisa aj sembarangan diakui, lha mo dibuktiin aja juga kga bisa! Dan jangan lupa, di tibet sendiri, tantra itu terbagi menjadi banyak aliran, dan ada yg masuk ke dalam kategori cult!
Silsilah Mahaguru Tantrayana :
Dari Sekte Sakyapa : Guru Sakya Zhengkong
Dari Sekte Kargyupa : Gyalwa Karmpa XVi
Dari Sekte Gelugpa : Thubten Dhargay
Dari Sekte Nyingmapa : Bhiksu Liaoming

Menurut anda, Sekte mana yang cult ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 13 April 2010, 11:23:50 AM
Gw kaga sembarangan bicara, tapi u yg sembarangan tulis.
si LSY itu bikin sutra sendiri kan? dan u sendiri yang tulis sutra-nya bukan sutra buddhis..Bukannya itu berati si LSY itu udh bikin ajaran baru?
Isi dari sutta disaksikan oleh Dewa Sakka. Anda boleh bertanya kepada Dewa Sakka bila anda mencapai arahat. Tidak ada susahnya. Atau anda boleh bertanya kepada Bhikkhu yang telah mencapai arahat, dan tanya keabsahan-nya ?
I know a lot about tantra much more than you think! Silsilah tantra bisa aj sembarangan diakui, lha mo dibuktiin aja juga kga bisa! Dan jangan lupa, di tibet sendiri, tantra itu terbagi menjadi banyak aliran, dan ada yg masuk ke dalam kategori cult!
Silsilah Mahaguru Tantrayana :
Dari Sekte Sakyapa : Guru Sakya Zhengkong
Dari Sekte Kargyupa : Gyalwa Karmpa XVi
Dari Sekte Gelugpa : Thubten Dhargay
Dari Sekte Nyingmapa : Bhiksu Liaoming

Menurut anda, Sekte mana yang cult ?

hadoh, sutra mahayana yang termasuk "sutra yang diragukan" katanya dihadiri oleh para arhat, semua dewa, sampe boddhisatva dll... mo buktiin gmn? wong dari isi-nya aja udh bertolak belakang dengan sutra yang laen.

ada buktinya dpt asimilasi langsung? ^-^
pembuktian yang paling jelas ialah dari tindak tanduknya, jelas si LSY itu udh melenceng, masih mo ngaku2 buddhisme...Nebeng ketenaran Buddha Dharma yang lagi nge-top di barat sana ya?
dan ente tauk kaga, dari sekte itu aja masih dibagi jadi bbrp sub sekte?
haa... males gw jelasinnya..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 13 April 2010, 11:42:42 AM
Jelasin aja, kalo silsilah mahaguru Lian Shen masih ada sub-sektenya. jelasin dan buktikan. biar jelas.

jangan menulis berdasarkan pandangan anda ?

Pembuktian yang paling penting.

Seperti tulisan anda tentang isi sutta satya buddha. Kesaksian-nya raja dewa sakka.

Tulisan-nya TO THE POINT, ga ada tersirat apapun.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: tesla on 13 April 2010, 01:44:10 PM
Pembuktian yang paling penting.
bener...

Quote
Isi dari sutta disaksikan oleh Dewa Sakka. Anda boleh bertanya kepada Dewa Sakka bila anda mencapai arahat. Tidak ada susahnya. Atau anda boleh bertanya kepada Bhikkhu yang telah mencapai arahat, dan tanya keabsahan-nya ?
seperti kata anda, pembuktian adalah paling penting, tapi dasar anda adalah KEPERCAYAAN.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: K.K. on 13 April 2010, 01:55:19 PM
Pembuktian yang paling penting.
bener...

Quote
Isi dari sutta disaksikan oleh Dewa Sakka. Anda boleh bertanya kepada Dewa Sakka bila anda mencapai arahat. Tidak ada susahnya. Atau anda boleh bertanya kepada Bhikkhu yang telah mencapai arahat, dan tanya keabsahan-nya ?
seperti kata anda, pembuktian adalah paling penting, tapi dasar anda adalah KEPERCAYAAN.
Belum tentu. Mungkin saja indra_ihong ini sudah arahat dan sudah bertanya sendiri ke Sakka, apalagi dikatakan "tidak susah".
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 13 April 2010, 02:00:45 PM
kok bawa2 Dewa Sakka jadi alibi, kenapa bukan brahma baka aja sekalian ;D
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: K.K. on 13 April 2010, 02:13:15 PM
kok bawa2 Dewa Sakka jadi alibi, kenapa bukan brahma baka aja sekalian ;D
Nanti kalo Sakka juga sudah ga kredibel, baru suruh tanya Brahma.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sostradanie on 13 April 2010, 02:39:46 PM
 =))


semangat indra_hong maju terus. Saya perhatikan dari dulu makin lama makin pintar saja  :-?

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 13 April 2010, 03:12:20 PM
mode johan3000=on

Adakah sebab LSY bertemu dengan Buddha?

Seseorang yg mengaku murid LSY mempromosikan LSY disini.

dgn berbagai Kehebatan LSY disini :
1. pernah minum2 dengan Buddha
2. Mengaku Buddha Hidup
3. Dewa sakka jadi saksi =))

Nah promosi macam apakah itu ? mohon penjelasan dari the indra_ihong dehhh
Kapankah promo tsb habis / berakhir ? mohon kabarin ya!
Saatnya menilai kembali kehebatan LSY
yg mungkin dilakukan tanpa koordinasi baik dari pusat !
Utk point no.3 bisa menarik deh... coba indra_ihong bisa jelaskan lebih rinci, sakka kok bisa jadi saksi
Apakah itu kebenaran? Ilmu apa yg dipakai ?

mode johan3000=off

=))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 13 April 2010, 03:25:09 PM
mode johan3000=on

Adakah sebab LSY bertemu dengan Buddha?

Seseorang yg mengaku murid LSY mempromosikan LSY disini.

dgn berbagai Kehebatan LSY disini :
1. pernah minum2 dengan Buddha
2. Mengaku Buddha Hidup
3. Dewa sakka jadi saksi =))

Nah promosi macam apakah itu ? mohon penjelasan dari the indra_ihong dehhh
Kapankah promo tsb habis / berakhir ? mohon kabarin ya!
Saatnya menilai kembali kehebatan LSY
yg mungkin dilakukan tanpa koordinasi baik dari pusat !
Utk point no.3 bisa menarik deh... coba indra_ihong bisa jelaskan lebih rinci, sakka kok bisa jadi saksi
Apakah itu kebenaran? Ilmu apa yg dipakai ?

mode johan3000=off

=))

johan banget deh, usul untuk diban juga nih
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: bukeksiansu on 13 April 2010, 04:20:29 PM
 [at]  indra_ihong, tu orang-orang yang meragukan pencerahan guru gak ngerti kebijaksanaan guru nan maha luas, maju terus babarkan ajaran guru nan mulia bro

Mengenai perkosaan pasti dia orang salah paham, kasih tahu kejadian yang bener bro.

salam,  ciayo

 :>-


 
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 13 April 2010, 04:28:03 PM
Gw kaga sembarangan bicara, tapi u yg sembarangan tulis.
si LSY itu bikin sutra sendiri kan? dan u sendiri yang tulis sutra-nya bukan sutra buddhis..Bukannya itu berati si LSY itu udh bikin ajaran baru?
Isi dari sutta disaksikan oleh Dewa Sakka. Anda boleh bertanya kepada Dewa Sakka bila anda mencapai arahat. Tidak ada susahnya. Atau anda boleh bertanya kepada Bhikkhu yang telah mencapai arahat, dan tanya keabsahan-nya ?
I know a lot about tantra much more than you think! Silsilah tantra bisa aj sembarangan diakui, lha mo dibuktiin aja juga kga bisa! Dan jangan lupa, di tibet sendiri, tantra itu terbagi menjadi banyak aliran, dan ada yg masuk ke dalam kategori cult!
Silsilah Mahaguru Tantrayana :
Dari Sekte Sakyapa : Guru Sakya Zhengkong
Dari Sekte Kargyupa : Gyalwa Karmpa XVi
Dari Sekte Gelugpa : Thubten Dhargay
Dari Sekte Nyingmapa : Bhiksu Liaoming

Menurut anda, Sekte mana yang cult ?

bro indra_ihong yang baik,
menurut saya, pandangan anda sendiri didasarkan atas kepercayaan yang membabi buta dan tidak berdasarakn kejernihan pemikiran. Saya mengikuti diskusi anda dengan temen lainnya di sini. Jawaban yang diberikan anda, menurut analisis saya, terlalu imaginatif. Kepercayaan anda sendiri penuh dengan hal-hal magis-spritual dan ritual2.
Ada satu hal yang menarik perhatian saya, Bagaimana anda yakin isi sutta disaksikan oleh Sakka? apakah ini tidak terlalu berlebihan?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: bangun _pw on 13 April 2010, 04:31:17 PM
Setiap makhluk adalah pemilik karmanya sendiri, pewaris karmanya sendiri, lahir dari karmanya sendiri, bersaudara dengan karmanya sendiri dan dilindungi oleh karmanya sendiri...

"Apakah menyeberangkan makhluk alam samsara" sudah sesuai dg buddhisme
di vihara  kampung saya sendiri sekarang tantrayana (dulu lebih condong ke theravada), namun malah menimbulkan kerancuan....(khususna bagi saya sendiri)
 :-? :-?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 13 April 2010, 10:24:33 PM
seperti kata anda, pembuktian adalah paling penting, tapi dasar anda adalah KEPERCAYAAN.
Bukankah yang datang dulu kepercayaan kemudian tumbuh keyakinan ?

Belum tentu. Mungkin saja indra_ihong ini sudah arahat dan sudah bertanya sendiri ke Sakka, apalagi dikatakan "tidak susah".

mode johan3000=on
Adakah sebab LSY bertemu dengan Buddha?
Seseorang yg mengaku murid LSY mempromosikan LSY disini.
dgn berbagai Kehebatan LSY disini :
1. pernah minum2 dengan Buddha
2. Mengaku Buddha Hidup
3. Dewa sakka jadi saksi =))

Nah promosi macam apakah itu ? mohon penjelasan dari the indra_ihong dehhh
Kapankah promo tsb habis / berakhir ? mohon kabarin ya!
Saatnya menilai kembali kehebatan LSY
yg mungkin dilakukan tanpa koordinasi baik dari pusat !
Utk point no.3 bisa menarik deh... coba indra_ihong bisa jelaskan lebih rinci, sakka kok bisa jadi saksi
Apakah itu kebenaran? Ilmu apa yg dipakai ?
mode johan3000=off
=))
johan banget deh, usul untuk diban juga nih
Saya memberi penyelesaian melalui alur logika yang masih masuk akal. Isi Sutta'kan ada tulisan"Dewa Sakka".

Mengenai tulisan pernah "minum-minum dengan Buddha"
PENJELASAN SAYA : Mahaguru telah mencapai Anuttara Samyaksamboddhi. Ada rekan DC menyebut "Anuttara Samyaksamboddhi" adalah "Buddha". Jadi Keberhasilan Mahaguru LianSen begitu agung yang disebut dengan "Buddha", bertemu dengan "Buddha", ya sangat masuk akal. hal itu ga ada yang mustahil.

Mengenai tulisan "Buddha Hidup", ini istilah dari tibet yang disebut "Rinpoche"

bro indra_ihong yang baik,
menurut saya, pandangan anda sendiri didasarkan atas kepercayaan yang membabi buta dan tidak berdasarakn kejernihan pemikiran. Saya mengikuti diskusi anda dengan temen lainnya di sini. Jawaban yang diberikan anda, menurut analisis saya, terlalu imaginatif. Kepercayaan anda sendiri penuh dengan hal-hal magis-spritual dan ritual2.
Ada satu hal yang menarik perhatian saya, Bagaimana anda yakin isi sutta disaksikan oleh Sakka? apakah ini tidak terlalu berlebihan?
Dari panjang lebar isi sutta itu, ada tulisan "Dewa Sakka". Berarti saat kejadian itu, disaksikan Dewa Sakka. Jadi tidak berlebihan.
Keabsahan isi Sutta, bisa bertanya langsung ke Dewa Sakka ?
Jadi ga usah menulis panjang lebar, langsung "TO THE POINT"
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sostradanie on 13 April 2010, 10:36:41 PM
Quote
seperti kata anda, pembuktian adalah paling penting, tapi dasar anda adalah KEPERCAYAAN.
Bukankah yang datang dulu kepercayaan kemudian tumbuh keyakinan ?



Bukankah yang dikerjakan dulu pelajari,buktikan,percaya dan yakin???

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: bangun _pw on 13 April 2010, 10:52:26 PM
Bukankah yang datang dulu kepercayaan kemudian tumbuh keyakinan ?

maaf bro...klo yg ini saya kurang setuju....jadi menyimpang dr ehipassiko...come n believe apa believe n come?
jadi kaya toko sebelah.. :-? :-?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 13 April 2010, 11:02:25 PM
Quote
seperti kata anda, pembuktian adalah paling penting, tapi dasar anda adalah KEPERCAYAAN.
Bukankah yang datang dulu kepercayaan kemudian tumbuh keyakinan ?
Bukankah yang dikerjakan dulu pelajari,buktikan,percaya dan yakin???

Pelajari.
Ya, saya udah pelajari dan kadang-kadang kritis dalam tulisan Mahaguru. Selalu di kaji ulang tulisan mahaguru dan renungkan.
Buktikan.
Apa yang dialami oleh hidup saya adalah pembuktian.
Percaya.
karena ada pembuktian tumbuh kepercayaan.
yakin.
Karena kepercayaan tumbuh keyakinan.
Keyakinan yang kokoh berarti pembuktian langsung mencapai pencerahan.
Terus terang saja saya belum mencapai pencerahan
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 14 April 2010, 03:12:54 AM
Quote
seperti kata anda, pembuktian adalah paling penting, tapi dasar anda adalah KEPERCAYAAN.
Bukankah yang datang dulu kepercayaan kemudian tumbuh keyakinan ?
Bukankah yang dikerjakan dulu pelajari,buktikan,percaya dan yakin???

Pelajari.
Ya, saya udah pelajari dan kadang-kadang kritis dalam tulisan Mahaguru. Selalu di kaji ulang tulisan mahaguru dan renungkan.
Buktikan.
Apa yang dialami oleh hidup saya adalah pembuktian.
Percaya.
karena ada pembuktian tumbuh kepercayaan.
yakin.
Karena kepercayaan tumbuh keyakinan.
Keyakinan yang kokoh berarti pembuktian langsung mencapai pencerahan.
Terus terang saja saya belum mencapai pencerahan

ini bukan pembuktian bro namanya....ini sama aja dengan kepercayaan membabi buta..kita bukan mau berdebat dengan bro..kita kasihan dengan pandangan bro yang keliru..coba bro dengan kepala dingin analisis apa yang dikatakan temen2 apakah bener atau tidak..please..JANGAN SAMAKAN AJARAN BUDDHA DENGAN AJARAN PERDUKUNAN YANG BANYAK AKSESORIS ANEH...kita BUDDHIST di sini belajar bagaimana cara untuk berpikir dan bertindak untuk menjadi sesosok makhluk yang berkualitas baik, bukan belajar untuk memuji2 sesosok, mempraktekkan mantra sambil komat-kamit, hanya mempercayai isi sutta tanpa dianalisa kembali, mempercayai cerita2 yang tidak LOGIS...

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 14 April 2010, 03:13:59 AM
Quote
seperti kata anda, pembuktian adalah paling penting, tapi dasar anda adalah KEPERCAYAAN.
Bukankah yang datang dulu kepercayaan kemudian tumbuh keyakinan ?
Bukankah yang dikerjakan dulu pelajari,buktikan,percaya dan yakin???

Pelajari.
Ya, saya udah pelajari dan kadang-kadang kritis dalam tulisan Mahaguru. Selalu di kaji ulang tulisan mahaguru dan renungkan.
Buktikan.
Apa yang dialami oleh hidup saya adalah pembuktian.
Percaya.
karena ada pembuktian tumbuh kepercayaan.
yakin.
Karena kepercayaan tumbuh keyakinan.
Keyakinan yang kokoh berarti pembuktian langsung mencapai pencerahan.
Terus terang saja saya belum mencapai pencerahan

ini bukan pembuktian bro namanya....ini sama aja dengan kepercayaan membabi buta..kita bukan mau berdebat dengan bro..kita kasihan dengan pandangan bro yang keliru..coba bro dengan kepala dingin analisis apa yang dikatakan temen2 apakah bener atau tidak..please..JANGAN SAMAKAN AJARAN BUDDHA DENGAN AJARAN PERDUKUNAN YANG BANYAK AKSESORIS ANEH...kita BUDDHIST di sini belajar bagaimana cara untuk berpikir dan bertindak untuk menjadi sesosok makhluk yang berkualitas baik, bukan belajar untuk memuji2 sesosok, mempraktekkan mantra sambil komat-kamit, hanya mempercayai isi sutta tanpa dianalisa kembali, mempercayai cerita2 yang tidak LOGIS...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 14 April 2010, 07:18:39 AM
ini bukan pembuktian bro namanya....ini sama aja dengan kepercayaan membabi buta..kita bukan mau berdebat dengan bro..kita kasihan dengan pandangan bro yang keliru..coba bro dengan kepala dingin analisis apa yang dikatakan temen2 apakah bener atau tidak..please..JANGAN SAMAKAN AJARAN BUDDHA DENGAN AJARAN PERDUKUNAN YANG BANYAK AKSESORIS ANEH...kita BUDDHIST di sini belajar bagaimana cara untuk berpikir dan bertindak untuk menjadi sesosok makhluk yang berkualitas baik, bukan belajar untuk memuji2 sesosok, mempraktekkan mantra sambil komat-kamit, hanya mempercayai isi sutta tanpa dianalisa kembali, mempercayai cerita2 yang tidak LOGIS...
Isi dalam sadhana'kan berasal dari kumpulan Tantrayana Tibet. Isi dalam Sutta'kan yang ditulis oleh mahaguru'kan disaksikan oleh Dewa Sakka. Anda boleh mengecek sadhana ZhenFoZhong. Menurut saya valid, tidak menyimpang.

Menurut Anda, Patriak ke-6 Huineng telah mencapai pencerahan belum ? Pandangan anda BAgaimana ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 14 April 2010, 07:38:00 AM
ini bukan pembuktian bro namanya....ini sama aja dengan kepercayaan membabi buta..kita bukan mau berdebat dengan bro..kita kasihan dengan pandangan bro yang keliru..coba bro dengan kepala dingin analisis apa yang dikatakan temen2 apakah bener atau tidak..please..JANGAN SAMAKAN AJARAN BUDDHA DENGAN AJARAN PERDUKUNAN YANG BANYAK AKSESORIS ANEH...kita BUDDHIST di sini belajar bagaimana cara untuk berpikir dan bertindak untuk menjadi sesosok makhluk yang berkualitas baik, bukan belajar untuk memuji2 sesosok, mempraktekkan mantra sambil komat-kamit, hanya mempercayai isi sutta tanpa dianalisa kembali, mempercayai cerita2 yang tidak LOGIS...
Isi dalam sadhana'kan berasal dari kumpulan Tantrayana Tibet. Isi dalam Sutta'kan yang ditulis oleh mahaguru'kan disaksikan oleh Dewa Sakka. Anda boleh mengecek sadhana ZhenFoZhong. Menurut saya valid, tidak menyimpang.

Menurut Anda, Patriak ke-6 Huineng telah mencapai pencerahan belum ? Pandangan anda BAgaimana ?

semua statement anda terlihat ngawur..sorry to say yah..nanti saya buat sutta sendiri, trus di dalamnya saya tulis disaksikan oleh Sakka..menurut anda valid??  saya lihat anda orangnya mudah terpersuasi oleh apa yang anda baca dan reputasi orang yang ngarang tu bacaan..no comment lagi deh dr saya..silakan lanjutkan dengan temen2 lain di sini..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 14 April 2010, 07:43:17 AM
Menurut Anda, Patriak ke-6 Huineng telah mencapai pencerahan belum ? Pandangan anda BAgaimana ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 14 April 2010, 07:46:58 AM
Menurut Anda, Patriak ke-6 Huineng telah mencapai pencerahan belum ? Pandangan anda BAgaimana ?

saya tidak tau dan tidak berani menjawab..kalo pandangan bro sendiri?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 14 April 2010, 08:07:48 AM
Menurut Anda, Patriak ke-6 Huineng telah mencapai pencerahan belum ? Pandangan anda BAgaimana ?
saya tidak tau dan tidak berani menjawab..kalo pandangan bro sendiri?
Sesuatu yang belum pasti, cari tau lagi kebenaran-nya.

Di saat teman-teman saya mengkritik ajaran ZhenFOZhong , yang saya cari dulu kebenaran-nya. Tidak berani mengambil kesimpulan.

Pembuktian yang paling nyata adalah ada sarira dari almarhum umat ZhenFoZhong.

Ada kegigihan dari umat ZhenFozhong yang memiliki karma buruk yang berat. Hal yang tidak masuk akal, seperti hal-hal yang berujung maut malah berbalik arah menjadi baik-baik saja.
Inilah yang menumbuhkan rasa keyakinan yang mendalam.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 14 April 2010, 10:34:35 AM
 :)) :)) :)) makin kereennnn... makin kelihatan belangnya....

Hmm...dari mana dulu yah?

Ini lah yang gw bilang si LSY ini menyelewengkan BuddhaDharma, masuk melalui Mahayana khususnya Tantra yang memang bagi kebanyakan orang akan membingungkan. Emank strategi jitu!

Istilah "menyeberangkan makhluk samsara" memank ada dalam mahayana khususnya dalam karier bodhisatva-nya... Tapi bukan dengan cara bakar ini itu, nyanyi sidi2omongkosonghum sambil joget2 yang katanya lagi membentuk mudra.. Tapi mengajarkan akan hakikat Dharma kepada para makhluk! Beda jauh lah sama si LSY itu..
Terus pasti mo bilang "di Tantra Buddhis ada ritual bakar n baca2 mantra" yah memank ada, tapi itu adalah salah satu ritual pendukung, bukan esensi utama!

Mempertanyakan Huineng? Mana bisa dibuktiin, wong orangnya udh mati.TRus pasti bilang " huineng juga bikin sutra, LSY blh bikin sutra juga donk?" Makanya baca dan pelajari dengan benar, Huineng tidak dengan serta merta bertujuan membuat sutra, dalam kategori Tripitaka masuk ke dalam " bukan sutra Buddha tapi karena kualitas isi-nya disetarakan dengan sutra Buddha"Mo tau tentang isi-nya? silahkan cari di board mahayana, udh banyak yg post, silahkan bandingkan dengan "sutra" menurut LSY yg isinya hanya membuat legitimasi pribadi. ^-^

Hey, seperti yg udh gw bilang sebelumnya, hampir semua sutta/sutra konon katanya "disaksikan" oleh berpuluh ribu dewa dewi( sakka juga termasuk), naga, makhluk2 laen, bahkan sampai bodhisatva tingkat tinggi dan para arhat pada saat itu, apakah dengan kyk gitu bearti sutta ato sutra tersebut pasti valid? NO! Kevalidan sutra/sutta dilihat dari isi-nya, apakah selaras dengan isi yg laen, apakah mengandung kebenaran, dan apakah isi-nya "asli" dari segi studi historis.

Bukan cuma dengan bilang, "disaksikan dewa sakka"...Klo gitu mah, anak TK juga bisa bikin! Cukup gw suruh, ngarang dengan kerangka dan bentuk sama kyk sutta trus isi diganti dengan nama Edward. Jadilah gw seorang Sammasambuddha! :))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: tesla on 14 April 2010, 12:40:16 PM
seperti kata anda, pembuktian adalah paling penting, tapi dasar anda adalah KEPERCAYAAN.
Bukankah yang datang dulu kepercayaan kemudian tumbuh keyakinan ?
iya, timbul keyakinan, tapi kebenaran tetap tidak terungkap :)

Quote
Saya memberi penyelesaian melalui alur logika yang masih masuk akal. Isi Sutta'kan ada tulisan"Dewa Sakka".
maaf ini mah pembenaran berputar-putar.
ketika suatu kitab suci diragukan, pembenaran dari isi kitab suci jelas sudah menjadi tidak valid.

Quote
Dari panjang lebar isi sutta itu, ada tulisan "Dewa Sakka". Berarti saat kejadian itu, disaksikan Dewa Sakka. Jadi tidak berlebihan.
Keabsahan isi Sutta, bisa bertanya langsung ke Dewa Sakka ?
Jadi ga usah menulis panjang lebar, langsung "TO THE POINT"
bleh... kitab laen langsung diturunkan oleh Tuhan malah...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Jerry on 14 April 2010, 01:39:46 PM
Q: Apa bukti dewa/mahadewa tertentu itu ada?
A: Karena tertulis dalam Kitab.

Q: Dari mana Kitab itu berasal?
A: Diturunkan oleh dewa/mahadewa tertentu itu.

Wah memang TOP MARKOTOP nih CenPoCong..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 14 April 2010, 03:06:43 PM
Menurut Anda, Patriak ke-6 Huineng telah mencapai pencerahan belum ? Pandangan anda BAgaimana ?
saya tidak tau dan tidak berani menjawab..kalo pandangan bro sendiri?
Sesuatu yang belum pasti, cari tau lagi kebenaran-nya.

Di saat teman-teman saya mengkritik ajaran ZhenFOZhong , yang saya cari dulu kebenaran-nya. Tidak berani mengambil kesimpulan.

Pembuktian yang paling nyata adalah ada sarira dari almarhum umat ZhenFoZhong.

Ada kegigihan dari umat ZhenFozhong yang memiliki karma buruk yang berat. Hal yang tidak masuk akal, seperti hal-hal yang berujung maut malah berbalik arah menjadi baik-baik saja.
Inilah yang menumbuhkan rasa keyakinan yang mendalam.

hmmm..ngapaen saya cari tau mengenai hal tersebut??..toh tidak ada manfaat di saya..sepertinya anda salah kaprah..anda mencari "kebenaran???" untuk hal yang tidak penting bagi perkembangan  diri anda sendiri...saya tidak tau apakah "kebenaran" atau "pembenaran" yang anda cari sekarang..Jangan menjadi org dengan pikiran yang sempit, yang hanya menerima mentah2 tanpa dianalisa terlebih dahulu..jangan karena anda sudah percaya dan punya keyakinan terlebih dahulu terhadap satu hal, anda melakukan pembenaran sehingga semua hal yang tidak masuk akal menjadi logis di benak anda.

end of my comment..

selamat mempraktekkan ajaran yang anda percayai..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: yudiboy on 14 April 2010, 05:25:03 PM
Q: Apa bukti dewa/mahadewa tertentu itu ada?
A: Karena tertulis dalam Kitab.

Q: Dari mana Kitab itu berasal?
A: Diturunkan oleh dewa/mahadewa tertentu itu.

Wah memang TOP MARKOTOP nih CenPoCong..
perlu 5 menit buat saya mencernanya...habis itu ngakak jadinya...wkwkkw
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 15 April 2010, 12:11:43 AM
Isi Sutra Satya Buddha bukan Sutta Buddhis tapi isi-nya di tulis oleh Guru yang telah mencapai Annuttara Samyaksambodhi. Pemahaman Anuttara Samyaksamboddhi tidak bisa di ukur oleh umat awam biasa. Mahaguru Lian Shen membuka tabir rahasia pencapaian-nya, karena tidak ada yang bisa mengukur pencapaian beliau.
Mahaguru Lian Shen adalah guru yang demikian agung yang selalu tabah mendapat fitnahan, irihati, rasa dengki yang mendalam, namun saya sebagai murid mengerti isi hati mahaguru.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sol Capoeira on 15 April 2010, 12:43:58 AM
Isi Sutra Satya Buddha bukan Sutta Buddhis tapi isi-nya di tulis oleh Guru yang telah mencapai Annuttara Samyaksambodhi. Pemahaman Anuttara Samyaksamboddhi tidak bisa di ukur oleh umat awam biasa. Mahaguru Lian Shen membuka tabir rahasia pencapaian-nya, karena tidak ada yang bisa mengukur pencapaian beliau.
Mahaguru Lian Shen adalah guru yang demikian agung yang selalu tabah mendapat fitnahan, irihati, rasa dengki yang mendalam, namun saya sebagai murid mengerti isi hati mahaguru.

bukannya ngejawab pertanyaan mereka...

loe malah muji guru loe..=_="

menurut loe...

mereka cape gk seh bahas Dharma ama loe?..

gw yg liat aja cape... ;D

haizz...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 15 April 2010, 01:15:11 AM
Isi Sutra Satya Buddha bukan Sutta Buddhis tapi isi-nya di tulis oleh Guru yang telah mencapai Annuttara Samyaksambodhi. Pemahaman Anuttara Samyaksamboddhi tidak bisa di ukur oleh umat awam biasa. Mahaguru Lian Shen membuka tabir rahasia pencapaian-nya, karena tidak ada yang bisa mengukur pencapaian beliau.
Mahaguru Lian Shen adalah guru yang demikian agung yang selalu tabah mendapat fitnahan, irihati, rasa dengki yang mendalam, namun saya sebagai murid mengerti isi hati mahaguru.

saya hanya bisa memantau diskusi..soalnya uda kehabisan kata2 buat jelasin ke dia..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: sobat-dharma on 15 April 2010, 01:18:35 AM
 [at]   indra_ihong
Saya secara pribadi kurang bisa memahami ajaran guru anda. Meski demikian, saya menghargai perbedaan pendapat dan tidak terlalu mempermasalahkan sifat sikretisme TBS. Namun, alangkah baiknya jika anda bersedia menjelaskan lebih rinci mengenai apa yang diajarkan oleh guru anda. Saya bersedia belajar dan berusaha untuk memahaminya, meski belum tentu bisa menyetujuinya.

Saranku adalah hati2 ketika memuji guru anda (hal ini berlaku untuk semua orang), sebab sebelum orang memahami apa yang diajarkan beliau, maka penyanjungan terhadap figur guru yang terlalu eksesif akan berdampak kurang positif pada penilaian orang lain terhadap guru anda, ajarannya dan diri anda sendiri sebagai pengikut beliau, apalagi  jika yang bersangkutan sudah dipenuhi dengan kesangsian yang besar.

 [at]  teman-teman lainnya
Hati2 dengan penilaian kita mengenai "salah" atau "benar" -nya suatu perkara; boleh jadi kita malah terjebak pada perspektif yang merugikan diri kita sendiri.

Semoga kita semua dapat membangun suasana dialog yang lebih sejuk dan menyenangkan.
 
 
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: GandalfTheElder on 15 April 2010, 06:08:53 AM
"Seorang guru yang berkualitas juga harus menunjukkan welas asih, lewat perbuatannya, menunjukkan pencapaiannya tanpa pernah menyebutkannya. Hindari guru-guru yang berbicara tentang pencapaiannya sendiri - karena omongan atau bualan seperti itu adalah sebuah tanda yang jelas bahwa mereka belum mencapai apa-apa. Guru-guru yang memiliki pengalaman pencapaian tidak akan pernah membicarakan keberhasilannya sendiri, tetapi cenderung malah membicarakan kualitas guru mereka sendiri. dan anda bisa melihat kualitas mereka lewat aura otoritas yang membungkus mereka, seeprti cahaya yang terfleksi dari sekumpulan emas. Anda tidak bisa melihat emasnya, tetapi hanya terangnya cahaya keemasan."
(The Joy of Living oleh Mingyur Rinpoche)

Silahkan teman-teman di DC menilai bagaimanakah LSY ketika dihadapkan pada cermin Dharma dari Mingyur Rinpoche di atas?

Aniwei ada seorang Master Mahayana Tiongkok yang sangat dekat dengan Karmapa sekarang ini, ketika dalam suatu Festival Buddhis, beliau sempat melarang dan mempertanyakan keberadaan stan Budaya Daden!  8)  8)  8) tetapi setelah dijelaskan bahwa itu termasuk dalam stan komersil bukan stan Buddhis, maka ya masih ok lah......

Dan lagian LSY udah dicekal sama Vajrayana Council di Malaysia sono yang beranggotakan Rinpoche-Rinpoche besar.... 8) 8) 8)

Dan di Surabaya sekarang ini, banyak sekali orang Tantrik yang aneh-aneh, mistik, sinkretik, gak jelas dan lain sebagainya..... dan setelah saya telusuri... eh ternyata kebanyakan jebolannya TBS!! Nah lho.....

Aniwei saya denger juga pas ritual Marici di TBS homa-nya dimasukin babi panggang ya?? Wah..wah.. apa mmg benar ini??

Saya adalah seorang praktisi Vajrayana aliran Karma Kagyu dan sekarang sedang belajar silsilah Gelugpa juga. Yang saya lihat kok Rinpoche2 hebat yang diakui oleh guru2 yang berkompeten sebagai emanasi para Buddha itu SANGAT BEDA dengan LSY ketika membabarkan Dharma atau menulis buku.

 _/\_
The Siddha Wanderer
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: K.K. on 15 April 2010, 08:38:47 AM
"Seorang guru yang berkualitas juga harus menunjukkan welas asih, lewat perbuatannya, menunjukkan pencapaiannya tanpa pernah menyebutkannya. Hindari guru-guru yang berbicara tentang pencapaiannya sendiri - karena omongan atau bualan seperti itu adalah sebuah tanda yang jelas bahwa mereka belum mencapai apa-apa. Guru-guru yang memiliki pengalaman pencapaian tidak akan pernah membicarakan keberhasilannya sendiri, tetapi cenderung malah membicarakan kualitas guru mereka sendiri. dan anda bisa melihat kualitas mereka lewat aura otoritas yang membungkus mereka, seeprti cahaya yang terfleksi dari sekumpulan emas. Anda tidak bisa melihat emasnya, tetapi hanya terangnya cahaya keemasan."
(The Joy of Living oleh Mingyur Rinpoche)

Silahkan teman-teman di DC menilai bagaimanakah LSY ketika dihadapkan pada cermin Dharma dari Mingyur Rinpoche di atas?

Aniwei ada seorang Master Mahayana Tiongkok yang sangat dekat dengan Karmapa sekarang ini, ketika dalam suatu Festival Buddhis, beliau sempat melarang dan mempertanyakan keberadaan stan Budaya Daden!  8)  8)  8) tetapi setelah dijelaskan bahwa itu termasuk dalam stan komersil bukan stan Buddhis, maka ya masih ok lah......

Dan lagian LSY udah dicekal sama Vajrayana Council di Malaysia sono yang beranggotakan Rinpoche-Rinpoche besar.... 8) 8) 8)

Dan di Surabaya sekarang ini, banyak sekali orang Tantrik yang aneh-aneh, mistik, sinkretik, gak jelas dan lain sebagainya..... dan setelah saya telusuri... eh ternyata kebanyakan jebolannya TBS!! Nah lho.....

Aniwei saya denger juga pas ritual Marici di TBS homa-nya dimasukin babi panggang ya?? Wah..wah.. apa mmg benar ini??

Saya adalah seorang praktisi Vajrayana aliran Karma Kagyu dan sekarang sedang belajar silsilah Gelugpa juga. Yang saya lihat kok Rinpoche2 hebat yang diakui oleh guru2 yang berkompeten sebagai emanasi para Buddha itu SANGAT BEDA dengan LSY ketika membabarkan Dharma atau menulis buku.

 _/\_
The Siddha Wanderer
Bisa dijelaskan lebih rinci berbedanya bagaimana?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 15 April 2010, 12:40:13 PM
Bagaimana Tanggapan anda tentang Majalah Harmoni No. 15/03/VIII/HAR/09
Edisi Ke-15
Redaksi Jl Pakin No. 1, Komp. Mitra Bahari, Blok B 17-19 Penjaringan, Jakarta 14440
Telp. (+62 21) 667 0226 - 6625155

Pada Halaman Ke-75 ada tanya jawab YM Bhiksu Tadisa Paramita Sthavira dengan umat

Pertanyaan Umat : Amitofo. Apakah Sang Thatagatha ( Sakyamuni Buddha ) seorang vegetarian? Soalnya saya pernah baca riwayat Buddha versi lain dikatakan SAng Buddha sebelum Parinibbana Beliau memakan daging babi yang sudah tidak layak di persembahkan seorang wanita kaya.

Jawabannya YM Bhiksu Tadisa Paramita Sthavira :
Di dalam kitab suci Mahayana disabdakan seorang Bodhisatva harus melaksanakan sila bervegetarian. Karena semua makhluk adalah mandalanya Bodhisatva. Apabila tidak mau menolong semua makhluk maka Bodhisattva tidak bisa jadi Buddha. Perlu diketahui, bahwa sebelum seorang petapa mencapai tingkatan keBuddhaan maka ia harus melaksanakan jalan Bodhisattva sekian lama. Melihat tekad dan pelaksanaan Bodhisattva, bagaimana mungkin Ia masih doyan makan daging ? Apalagi untuk seorang Buddha ?

Karena seorang Buddha memiliki 5 mata ( mata fisik, mata dewa, mata bijak, mata Dharma, dan mata Buddha), tentu Ia mengetahui latar belakang dan prosesnya tersedia daging itu milik siapa ? Apakah karena alasan Hyang Buddha pindapatra menerima segala persembahan makanan ( termasuk daging ) dari umat, langsung mengatakan bahwa Hyang Buddha makan daging? Tentu tidak boleh gegabah sebelum bertanya kepada Buddha! Masih ingatkah bahwa disaat Bodhisattva Siddharta menjelang jadi Buddha, adanya barisan tentara Dewa Mara menggoda dan menyerang tubuh Buddha ternyata semua senjata berubah menjadi bunga.

Disaat Ananda memberikan selokan yang kotor tetapi ditangan Buddha air menjadi jernih kembali. Juga dikatakan tidak ada satupun kekotoran duniawi yang bisa mengotori tubuhnya ( termasuk mulut ) Hyang Buddha. Juga Hyang Buddha mengajarkan 37 Bodhi Paksya untuk merenungkan tubuh termasuk daging adalah menjijikkan. Seperti kita ketahui, bahwa binatang bisa lahir karena nafsu kotor, senang makanan kotor, cara hidup yang bergelimang kekotoran, dipotong dengan cara kotor, sehingga dikatakan menjijikkan dan menyedihkan.

Melihat kenyataan ini bagaimana mungkin buddha senang dengan makanan yang bersumber dari kekotoran dan bagaimana pula bisa makan daging yang berarti nikmat di atas penderitaan makhluk lain ? Adapun kata Buddha atau Tathagata adalah sebuah gelar kesempurnaan dari kesucian dan kebajikan, bagaimana bisa sebuah gelar Buddha atau Tathagata makan daging ? dan terakhir Hyang Buddha memiliki kesaktian ampuh sehingga segala persembahan (makanan dan minuman) dan kebutuhan lainnya bisa berubah sesuai kemuliaannya. Setelah Anda menganalisa, merenung dan memperhatikan berbagai kitab suci Mahayana dan perjalanan hidup Hyang Buddha yang teramat luhur, bagaimana bisa Anda meragukan bahwa Hyang Buddha masih makan daging (yang berarti memakan bangkainya binatang dan menjadikan perutNya bagaikan kuburan binatang. Ingat! Jangan mencari kebenaran di dalam tulisan, jangan terjebak apa yang tersurat melainkan apa yang tersirat.

Juga pergunakanlah nalar, logika, kebijaksanaan Bodhi dan pandangan terang untuk mengambil kesimpulan atau kepastian! Semoga jawaban singkat ini bisa diselidiki, dibuktikan, dan dipahami, Amithofo. Adapun jawaban tulisan ini tidak bermaksud dan bertujuan merendahkan aliran lain yang siswanya masih mengkonsumsi makanan daging. Jawaban yang tertulis ini hanya sekedar informasi dan studi perbandingan dari sudut dari sudut pandangan Mahayana.
SELESAI


Tulisan ini baru keren. Yang ini baru kelihatan belang-nya.
Menurut saya, tulisan yang tidak mengungkapkan apa adanya dan tidak jujur, akan menjadi konflik yang berkepanjangan. Forum diskusi ini tidak akan mencapai titik temu bila mengungkapkan pendapat masing-masing yang tidak ada gunanya.

End of Comment.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: J.W on 15 April 2010, 02:28:51 PM
apa hubungannya ?  ???

soal keren...tulisan yg keren itu adalah tulisan yg menjawab langsung apa yg ditanyakan atau didiskusikan. Bukan muter2.. ^:)^ ^:)^ ^:)^
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 15 April 2010, 03:08:42 PM
Isi Sutra Satya Buddha bukan Sutta Buddhis tapi isi-nya di tulis oleh Guru yang telah mencapai Annuttara Samyaksambodhi. Pemahaman Anuttara Samyaksamboddhi tidak bisa di ukur oleh umat awam biasa. Mahaguru Lian Shen membuka tabir rahasia pencapaian-nya, karena tidak ada yang bisa mengukur pencapaian beliau.
Mahaguru Lian Shen adalah guru yang demikian agung yang selalu tabah mendapat fitnahan, irihati, rasa dengki yang mendalam, namun saya sebagai murid mengerti isi hati mahaguru.

^
  contoh "budak" yang menguntungkan...
  sudah gratis jadi budak, malah ngasih duit pula....
 
  hong, andai aja g punya pengikut kek u.. :P  , sayangnya g orangnya gak tegaan
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 16 April 2010, 08:27:38 PM

Silsilah Mahaguru Tantrayana :
Dari Sekte Sakyapa : Guru Sakya Zhengkong
Dari Sekte Kargyupa : Gyalwa Karmpa XVi
Dari Sekte Gelugpa : Thubten Dhargay
Dari Sekte Nyingmapa : Bhiksu Liaoming

Menurut anda, Sekte mana yang cult ?

aneh...   LSY ngakunya buddha hidup, mencapai anutara samyasambodhi
tapi kok meminta silsilah dari guru yang ngga mencapai anutara samyasambodhi ?

bukan kebalik... guru guru ini yang harusnya belajar dari  LSY ?

ini kok jadi seperti orang yang mengaku ngaku sebagai sarjana... ketika ditanya buktinya apa...
dia  bilang ini loh dia belajar kepada guru A guru B guru C, dimana A, B C itu masih duduk di bangku Sekolah dasar...   habis itu dia berkata ini loh saya di wisuda sebagai sarjana oleh si A  ( yang masih duduk di kelas 5 SD )

ini yang bego... yang mengaku ngaku sebagai sarjana atau orang yang percaya dia itu betul sarjana ? :-)

setiap orang bisa juga mengaku ngaku silsilahnya berasal dari guru A MAster B Rinpoche Y , apa susahnya...

gampang
datang aja ke ceramahnya abis itu minta di tisarana ...


Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 20 April 2010, 10:34:25 PM

Silsilah Mahaguru Tantrayana :
Dari Sekte Sakyapa : Guru Sakya Zhengkong
Dari Sekte Kargyupa : Gyalwa Karmpa XVi
Dari Sekte Gelugpa : Thubten Dhargay
Dari Sekte Nyingmapa : Bhiksu Liaoming

Menurut anda, Sekte mana yang cult ?

aneh...   LSY ngakunya buddha hidup, mencapai anutara samyasambodhi
tapi kok meminta silsilah dari guru yang ngga mencapai anutara samyasambodhi ?

bukan kebalik... guru guru ini yang harusnya belajar dari  LSY ?

ini kok jadi seperti orang yang mengaku ngaku sebagai sarjana... ketika ditanya buktinya apa...
dia  bilang ini loh dia belajar kepada guru A guru B guru C, dimana A, B C itu masih duduk di bangku Sekolah dasar...   habis itu dia berkata ini loh saya di wisuda sebagai sarjana oleh si A  ( yang masih duduk di kelas 5 SD )

ini yang bego... yang mengaku ngaku sebagai sarjana atau orang yang percaya dia itu betul sarjana ? :-)

setiap orang bisa juga mengaku ngaku silsilahnya berasal dari guru A MAster B Rinpoche Y , apa susahnya...

gampang
datang aja ke ceramahnya abis itu minta di tisarana ...



gw tidak tau ada masalah apa disini, tapi  saya melihat statement ini yang sangat prejustice,
akan saya pakai pengandaian untuk menjelaskannya:
kalau ada seseorang belajar dari sekolah SMU  di desa, lalu cari kerja di kota, manakah yang akan lebih berharga kemampuan atau ijazahnya?
sebaliknya apakah seseorang yang lulusan SMU terkenal dapat dipastikan bahwa kemampuannya lebih baik?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: kur0bane on 22 April 2010, 10:15:07 PM
pengikut lu sheng yen kan orang2 yang cuman bisa baca mantra,suka hal2 gaib.
inget aja kata lama tashi purbu rinpoche bahwa vajrayana bukan lah hal mystic,vajrayana itu meditasi. sama seperti mazhab yang lain cuman berbeda konsep dan praktik
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: yudiboy on 25 April 2010, 10:49:28 PM
wah aliran kacau ini.....memang vegetarian...tapi fasilitas hidupnya foya2...

kalau orang punya iq lebih...punya karma baik..keknya gak bakalan deh lari kesini....huahahhah
kalo saya boleh bilang ini ajaran yang mesnyesatkan....
merusak citra agama buddha..dan ajaran buddha....
pemuka agamnya narsis..senang difoto2....
bukunya udah berpa yang saya baca...isinya sampah............kwkkwkwkwkk
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 12:40:47 AM
Mari saya membahas satu persatu tentang keluhan-keluhan para anggota DC :

1. masalah fengshui
2. masalah fu
3. masalah pengukuhan dalai lama terhadap mahaguru lian shen di pertanyakan ?????????
4. masalah pencapaian annuttara Samyaksambodhi
5. masalah isi sutra satya buddha.
6. masalah isi buku mahaguru yang menunjukkan kekuatan spiritual
7. masalah penyeberangan
8. masalah SHC story
9. masalah persembahan api homa
10. masalah agama buddha di campur adukkan dengan agama lain.
11. masalah pengukuhan diri mahaguru yang mencapai annuttara samyaksambodhi dipertanyakan ?????
12. masalah pemakaian cincin dan berlian di tangan.
13. masalah mobil lainnya seperti rolls royce.
14. masalah silsilah tantrayana mahaguru lian shen yang cult dengan cara menuduh atau membuat sugesti pengandaian. namun tidak bisa menjelaskan secara rinci.
15. masalah foto-foto mahaguru dengan umat awam padahal di dalam foto itu tidak ada pelanggaran sila.
16. masalah isi buku mahaguru lian shen adalah sampah  (oleh yudiboy) ;D
17. posting gambar red jambhala atau ganesha atau ganapati di dalam topik. Sebenarnya setiap vihara cetiya zhen fo zhong bahkan diseluruh dunia tidak ada gambar karma mudra/ yab-yum. mengapa ? sadhana yab-yum tidak pernah diturunkan ajaran-nya oleh mahaguru Lian Shen. Pernah dibahas forum DC namun tidak berani tulis secara jujur  ;D
18. masalah definisi "pencerahan "?  ;D
19.masalah definisi "Buddha Hidup"?  ;D
20. masalah Mahaguru minum kopi bersama dengan Sakyamuni Buddha ?
21. masalah  "Tsering Puri" ?
22. ada juga yang menulis "Ajaran sesaat ajaran sesat".  ;D
Ada Lagi ????????????????????????????????????? TULISKAN SECARA TERBUKA. TUANGKAN SELURUH ISI PIKIRAN ANGGOTA-ANGGOTA DC BIAR LEBIH JELAS

Bukan lari dari masalah ? Capek menjawabnya.

Mengapa tulisan saya didelete tanpa memberitahukan apa penyebab-nya ?

KEYAKINAN SAYA TIDAK AKAN PERNAH BERUBAH, DAN 100 % BELAJAR AJARAN ZHENFOZONG MAZHAB TANTRAYANA.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 26 April 2010, 06:05:38 AM
Mari saya membahas satu persatu tentang keluhan-keluhan para anggota DC :

1. masalah fengshui
2. masalah fu
3. masalah pengukuhan dalai lama terhadap mahaguru lian shen di pertanyakan ?????????
4. masalah pencapaian annuttara Samyaksambodhi
5. masalah isi sutra satya buddha.
6. masalah isi buku mahaguru yang menunjukkan kekuatan spiritual
7. masalah penyeberangan
8. masalah SHC story
9. masalah persembahan api homa
10. masalah agama buddha di campur adukkan dengan agama lain.
11. masalah pengukuhan diri mahaguru yang mencapai annuttara samyaksambodhi dipertanyakan ?????
12. masalah pemakaian cincin dan berlian di tangan.
13. masalah mobil lainnya seperti rolls royce.
14. masalah silsilah tantrayana mahaguru lian shen yang cult dengan cara menuduh atau membuat sugesti pengandaian. namun tidak bisa menjelaskan secara rinci.
15. masalah foto-foto mahaguru dengan umat awam padahal di dalam foto itu tidak ada pelanggaran sila.
16. masalah isi buku mahaguru lian shen adalah sampah  (oleh yudiboy) ;D
17. posting gambar red jambhala atau ganesha atau ganapati di dalam topik. Sebenarnya setiap vihara cetiya zhen fo zhong bahkan diseluruh dunia tidak ada gambar karma mudra/ yab-yum. mengapa ? sadhana yab-yum tidak pernah diturunkan ajaran-nya oleh mahaguru Lian Shen. Pernah dibahas forum DC namun tidak berani tulis secara jujur  ;D
18. masalah definisi "pencerahan "?  ;D
19.masalah definisi "Buddha Hidup"?  ;D
20. masalah Mahaguru minum kopi bersama dengan Sakyamuni Buddha ?
21. masalah  "Tsering Puri" ?
22. ada juga yang menulis "Ajaran sesaat ajaran sesat".  ;D
Ada Lagi ????????????????????????????????????? TULISKAN SECARA TERBUKA. TUANGKAN SELURUH ISI PIKIRAN ANGGOTA-ANGGOTA DC BIAR LEBIH JELAS

Bukan lari dari masalah ? Capek menjawabnya.

Mengapa tulisan saya didelete tanpa memberitahukan apa penyebab-nya ?

KEYAKINAN SAYA TIDAK AKAN PERNAH BERUBAH, DAN 100 % BELAJAR AJARAN ZHENFOZONG MAZHAB TANTRAYANA.

gw tidak termasuk dalam member DC yg suka keluh-mengeluh,
cuma hobi utk bertanya dan bertanya...

topik yg menarik adalah cincin berlian dan Roll Royce...silahkan dibahas tuntas...

ok. Roll Roycenya itu type apa punya, sebulan jalan berapa kilometer?
apakah masih membutuhkan supir.........? apakah Roll Royce wuuenak utk kebut2an ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 07:15:54 AM
Saya ingin mengajukan bahwa tulisan yang saya tulis diganti ke halaman baru. Topik lain yang berhubungan dengan ajaran Zhen Fo Zong Dilock. Bagaimana ?

Biar tulisan diskusi lebih fokus.

Pengajuan bersyarat :
1. Topik pada halaman baru di sarankan, di himbau , di tulis oleh para anggota DC yang benar-benar ingin bertanya. Bukan tulisan candaan, guyonan. Karena yang membahas banyak sekali.

2. Tidak ada tulisan seperti [johan3000] yang ada di topik "LSY dan B" yang memposting tidak ada tempatnya, tidak berbobot.
3. Tidak ada posting gambar yang disertai hinaan seperti postingan foto Red Jambhala/Ganesha dalam keadaan yab-yum, postingan foto mahaguru yang menunjukkan jari yang tidak nyambung dengan diskusi tersebut.

Sebaliknya memposting foto gambar di sertai referensi dan sumber informasi juga disertai dalam forum diskusi tersebut. Selain itu menjelaskan postingan foto itu, bukan tulisan guyonan yang baru ditulis [ Johan3000].

4. Menulis dalam forum diskusi harus disertai sumber referensi, dan alur penjelasan yang jelas.

BAgaimana ?????????????????????????????????????????????????????
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 26 April 2010, 08:06:31 AM
4. Menulis dalam forum diskusi harus disertai sumber referensi, dan alur penjelasan yang jelas.

BAgaimana ?????????????????????????????????????????????????????
wuokeh.. bagaimana jika point ke 4 itu karena anda yang mengusulkan.. anda yang dulu memulainya..
tolong cantumkan referensi dari penjelasan anda, yang tidak hanya mengatakan maha guru sudah mencapai tingkat kesucian blablabla tapi gak ada rujukan yang jelas.. dan tidak hanya mengatakan.. kita orang awam tidak akan bisa mengetahui yang sudah mencapai pencerahan..

kalau misal bro indra ihong tetep berpendapat begitu, bagus thread ini dilock saja, gak perlu didiskusikan dengan konklusi : manusia tidak ada yang bisa memahami pencapaian LSY.

simple kan ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 08:35:14 AM
4. Menulis dalam forum diskusi harus disertai sumber referensi, dan alur penjelasan yang jelas.

BAgaimana ?????????????????????????????????????????????????????
wuokeh.. bagaimana jika point ke 4 itu karena anda yang mengusulkan.. anda yang dulu memulainya..
tolong cantumkan referensi dari penjelasan anda, yang tidak hanya mengatakan maha guru sudah mencapai tingkat kesucian blablabla tapi gak ada rujukan yang jelas.. dan tidak hanya mengatakan.. kita orang awam tidak akan bisa mengetahui yang sudah mencapai pencerahan..

kalau misal bro indra ihong tetep berpendapat begitu, bagus thread ini dilock saja, gak perlu didiskusikan dengan konklusi : manusia tidak ada yang bisa memahami pencapaian LSY.

simple kan ?
Referensi mahaguru mencapai pencerahan ada di Buku "Sebuah Jalan Menuju Terang" yang bagian subjudul-nya"Panca MahaBhutani".
Buku itu ditulis oleh Mahaguru Lian Shen.
Bila jawaban ini tidak memuaskan, saya mencari referensi yang sesuai tulisan anda ?

Jadi kesimpulan-nya semua thread dilock ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 26 April 2010, 09:30:21 AM
Saya ingin mengajukan bahwa tulisan yang saya tulis diganti ke halaman baru. Topik lain yang berhubungan dengan ajaran Zhen Fo Zong Dilock. Bagaimana ?

Biar tulisan diskusi lebih fokus.

Pengajuan bersyarat :
1. Topik pada halaman baru di sarankan, di himbau , di tulis oleh para anggota DC yang benar-benar ingin bertanya. Bukan tulisan candaan, guyonan. Karena yang membahas banyak sekali.

2. Tidak ada tulisan seperti [johan3000] yang ada di topik "LSY dan B" yang memposting tidak ada tempatnya, tidak berbobot.

*****1


3. Tidak ada posting gambar yang disertai hinaan seperti postingan foto Red Jambhala/Ganesha dalam keadaan yab-yum, postingan foto mahaguru yang menunjukkan jari yang tidak nyambung dengan diskusi tersebut.

Sebaliknya memposting foto gambar di sertai referensi dan sumber informasi juga disertai dalam forum diskusi tersebut. Selain itu menjelaskan postingan foto itu, bukan tulisan guyonan yang baru ditulis [ Johan3000].

4. Menulis dalam forum diskusi harus disertai sumber referensi, dan alur penjelasan yang jelas.

BAgaimana ?????????????????????????????????????????????????????


*****1
Roll Royce adalah salah satu mobil termahal didunia. Suatu simbol "kesuksesan/kekayaan (duniawi)". Apakah master LSY memiliki mobil tsb ? sejak kapan, beli berapa duit? gimana dgn asuransi, pajak pertahunnya, supirnya harus memiliki pendidikan/keahlian apa? dst, dst...

menurut gw itu pertanyaan sangat berbobot... karna mobil itu selain berat juga mahal sekali.

jangan2 bro memberi label "tidak berbobot" sehingga dapat menghindar dari tanggung jawab utk menjawab....

gimana?, kalau masih kurang berbobot, ya nanti gw poles2 dibuat lebih berbobot lagi


bagi IRS (dept pajak di USA) pertanyaan seputar Roll Royce bukan candaan, guyonan maupun sesuatu yg tidak berbobot.............. (asal bro tau aja dehhh)

trims sebelumnya.... ;D ;D

indra_hong.... jadi ingat bang kumis....(salah posting bisa berabe...gak ?)

itu aja dulu.... :o
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 09:48:42 AM
Tulisan seperti ini pasti saya akan menjawab.

Mengenai cincin berlian ataupun mobil ?

Ini adalah persembahan seorang murid terhadap mahaguru.
Mengenai mobil, saya tidak begitu mengetahui historis mahaguru tersebut.

Mengenai cincin berlian juga tidak begitu mengetahui, namun saya mencoba menjelaskan.

Jumlah Cincin Berlian ada 2 (kalau tidak salah), namun yang satu lagi dibuang ke api homa, saat mahaguru melakukan penyeberangan melalui apihoma untuk bencana 88 di Taiwan. Mahaguru tidak memiliki kemelekatan terhadap benda materi, namun memakainya karena persembahan yang tulus dari murid.

Referensi video tentang mahaguru membuang cincin berlian dan menyelamatkan arwah yang masuk di alam neraka. Peristiwa ini cukup lama terjadi, dan menjelaskan kekuatan spiritual mahaguru. 

http://www.tbsseattle.org/english/content/view/221/77/lang,en/

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: F.T on 26 April 2010, 09:54:14 AM
Kenapa bukan roll royce yang di bakar ?! :hammer: menyebrang dengan roll royce keren lg..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 09:57:25 AM
Kenapa bukan roll royce yang di bakar ?! :hammer: menyebrang dengan roll royce keren lg..
Tulisan seperti ini tidak berbobot. Lebih baik di delete, atau menjadi sampah di forum diskusi ini.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 26 April 2010, 10:08:00 AM

Mengenai cincin berlian ataupun mobil ?

Ini adalah persembahan seorang murid terhadap mahaguru.
Mengenai mobil, saya tidak begitu mengetahui historis mahaguru tersebut.


saya pikir jelek, itu cuma kedok ajah... :-?


yang g tau selama ini tentang LSY adalah aliran perdukunan...  yang memusatkan kepada pencapaian kenikmatan duniawi, walau secara "baik baik" (belum tentu baik juga yah)...

saya melihat tidak ada esensi secuil kesucian pun dari om elu sheng yen..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 26 April 2010, 10:10:01 AM
Kenapa bukan roll royce yang di bakar ?! :hammer: menyebrang dengan roll royce keren lg..
Tulisan seperti ini tidak berbobot. Lebih baik di delete, atau menjadi sampah di forum diskusi ini.

cincin berlian kan tahan panas..jd bisa diambil lagi..

kalo roll royce sebaliknya...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 10:11:05 AM
Saya menulis apa adanya. ga ada kedok, tersirat, terselubung.

ada lagi embel-embelnya ?????????????????
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 26 April 2010, 10:14:04 AM
Saya menulis apa adanya. ga ada kedok, tersirat, terselubung.

ada lagi embel-embelnya ?????????????????

maksud saya, saya berpikir jelek dulu kalau kepemilikan harta harta itu yang katanya dengan "alasan" menerima pemberian tulus sang murid kepada guru itu adalah hanya kedok aja..


(banyak alasan bagi saya untuk tidak percaya :P )

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 10:14:40 AM

Mengenai cincin berlian ataupun mobil ?

Ini adalah persembahan seorang murid terhadap mahaguru.
Mengenai mobil, saya tidak begitu mengetahui historis mahaguru tersebut.


saya pikir jelek, itu cuma kedok ajah... :-?


yang g tau selama ini tentang LSY adalah aliran perdukunan...  yang memusatkan kepada pencapaian kenikmatan duniawi, walau secara "baik baik" (belum tentu baik juga yah)...

saya melihat tidak ada esensi secuil kesucian pun dari om elu sheng yen..
aliran perdukunan
Referensi-nya mana ????????????
Saya menulis apa adanya. ga ada kedok, tersirat, terselubung.

ada lagi embel-embelnya ?????????????????
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 26 April 2010, 10:20:31 AM
saya quote dari sini

http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,8639.msg218733.html#msg218733

Quote
atthasila terdiri dari:
1. Pannatipatta veramani sikkhapadam samadiyami
   Aku bertekad akan melatih diri untuk menghindari diri dari pembunuhan
2. Adinnadana veramani sikkhapadam samadiyami
   Aku bertekad akan berlatih  menghindari diri dari pengambilan barang-barang milik orang lain yang tidak diizinkan
3. Abrahmacariya veramani sikkhapadam samadiyami
   Aku bertekad akan melatih diri untuk menghindari diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak suci
question: perbuatan perbuatan tidak suci itu bagaimana ya?
4. Musavada veramani sikkhapadam samadiyami
   Aku bertekad untuk melatih diri menghindari ucapan yang tidak benar
 mo nanya nih: kalau setiap hari senin kan wnya ada upacara bendera, jadi kan ada ucapin janji siswanya jadi kayak mana lhe seharusnya wnya? klo w ucapin janji siswanya gak w laksanain, berarti w melanggar sila dong...T_T ato sebaiknya w gerak2in mulut aja ya? ato w sebaiknya gerakin mulut hanya dibeberapa bagiannya aja ya?
misnya: Janji Siswa: kami siswa siswi SMA swasta Wiyata Dharma, dengan ini berjanji:
           1. setia dan taat kepada pancasila, dan UUD tahun 1945
           2. belajar keras dan berkerja keras, untuk menigkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
           3. melaksanakan ketertiban sekolah serta blablablabla dst....<=dah lupa janji siswanya...^^" hanya ingatan sesaat... :P
apa sebaiknya hanya yang dibold aja w gerak2in mulut wnya ato hanya dengan ini berjanjinya aja wnya gerakin mulut?

5. Surameraya-majjhapammadatthana veramani sikkhapadam samadiyami
   Aku bertekad untuk melatih diri menghindari makanan dan minum-minuman yang dapat menyebabkan hilangnya kesadaran
6. Vikalabhojana veramani sikkhapadam samadiyami
    Aku bertekad akan melatih diri untuk berusaha menghindari memakan makanan lewat tengah hari
Question: napa gak boleh makan lagi klo dah lewat tengah hari? tujuannya apa?
              Klo kita makannya dah mo tengah hari bagaimana?masih boleh gak?
klo w jwb sih... gak boleh.. :no: tapi terkadang w sibuk, ya makannya jadinya terburu buru deh... :P
7. Naccagitavadita visukadassana malagandhavilepana dharanamandana vibhusanatthana veramani sikkhapadam samadiyami
    Aku bertekad akan melatih diri menghindari untuk tidak menari, menyanyi, bermain musik, pergi melihat tontonan-tontonan; memakai bunga-bungaan, wangi-wangian dan alat-alat kosmetik untuk tujuan menghias dan mempercantik diri kenapa kita harus berusaha gak melakukan/menghindari  hal2 tersebut?tujuannya apa? klo lagi tugas jadi paduan suara mo kayak mana lhe? hanya gerak2in mulut lagi lha ya?T_T
8. Uccasayana mahasayana veramani sikkhapadam samadiyami
    Aku bertekad akan melatih diri untuk menghindari penggunaan tempat tidur dan tempat duduk yang tinggi dan mewah



saya ambil aja sila yang terakhir, yang seharusnya dimiliki oleh para suciwan yang melatih diri.

yaitu tidak berkehidupan mewah...

nah anda adalah murid beliau, maka sang murid tentunya menjadikan sang guru sebagai panutan..

jika guru anda saja sudah berkehidupan mewah.. lalu bagaimana dengan anda?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 10:20:51 AM
maksud saya, saya berpikir jelek dulu kalau kepemilikan harta harta itu yang katanya dengan "alasan" menerima pemberian tulus sang murid kepada guru itu adalah hanya kedok aja..
(banyak alasan bagi saya untuk tidak percaya :P
Anda bisa melihat ada acarya ZhenFoZong berbuat karma buruk karena harta dan materi, dan akibat perbuatan buruk, karma-nya juga di terima pada masa kehidupan ini.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 26 April 2010, 10:24:04 AM

Mengenai cincin berlian ataupun mobil ?

Ini adalah persembahan seorang murid terhadap mahaguru.
Mengenai mobil, saya tidak begitu mengetahui historis mahaguru tersebut.


saya pikir jelek, itu cuma kedok ajah... :-?


yang g tau selama ini tentang LSY adalah aliran perdukunan...  yang memusatkan kepada pencapaian kenikmatan duniawi, walau secara "baik baik" (belum tentu baik juga yah)...

saya melihat tidak ada esensi secuil kesucian pun dari om elu sheng yen..
aliran perdukunan
Referensi-nya mana ????????????
Saya menulis apa adanya. ga ada kedok, tersirat, terselubung.

ada lagi embel-embelnya ?????????????????


setau g, yang namanya istilah penyebrangan arwah itu kek dukun dukun aja...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 26 April 2010, 10:25:12 AM
Kenapa bukan roll royce yang di bakar ?! :hammer: menyebrang dengan roll royce keren lg..

Protest! protest!.............

nah kalau roll royce nya meledak dan melukain orang banyak gimana ?

kalau memangpun mau bakar, paling tidak tukar dgn mobil gw dulu dehhhh.....

kalau cincin yg dibakar itu umat masih boleh memungut emasnya gak ?

biasanya kalau master LSY menghadiran perjamuan, jalan2 pakai mobil apa ya ? master ada berapa mobil?

silahkan dijawab dgn santai aja bro... bercanda dikit juga gak apa2 koq...


hatRed : setau g, yang namanya istilah penyebrangan arwah itu kek dukun dukun aja...
kalau digendong boleh gak ?
note: hatRed.... bicaranya jangan KERAS-KERAS...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 26 April 2010, 10:26:22 AM
maksud saya, saya berpikir jelek dulu kalau kepemilikan harta harta itu yang katanya dengan "alasan" menerima pemberian tulus sang murid kepada guru itu adalah hanya kedok aja..
(banyak alasan bagi saya untuk tidak percaya :P
Anda bisa melihat ada acarya ZhenFoZong berbuat karma buruk karena harta dan materi, dan akibat perbuatan buruk, karma-nya juga di terima pada masa kehidupan ini.

zhenfozhong sapa yah?
bagaimana itu kisahnya punya?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 10:36:05 AM
Attha sila  sila ke 8, tentang penggunaan tempat tidur dan tempat duduk yang tinggi dan mewah.

Mengenai sila ini, saya no comment. Umur ajaran Zhen Fo Zong belum berlangsung lama. Ada pembenahan yang di sampaikan Dakini putih kepada Mahaguru pada tulisan buku ke-214.

Pelanggaran sila ke-8 bukan pelanggaran yang serius. Hal ini dapat dibuktikan bahwa ada murid ZhenFoZong yang mencapai pencerahan.

Metode ajaran Tantrayana udah sangat berbeda dengan Theravada.

Apakah atthasila hanya untuk aliran ZhenFoZong ?
dan memang benarkah di dalam aliran tantra tibet juga menerapkan atthasila ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 26 April 2010, 10:39:11 AM
Attha sila  sila ke 8, tentang penggunaan tempat tidur dan tempat duduk yang tinggi dan mewah.

Mengenai sila ini, saya no comment. Umur ajaran Zhen Fo Zong belum berlangsung lama. Ada pembenahan yang di sampaikan Dakini putih kepada Mahaguru pada tulisan buku ke-214.

Pelanggaran sila ke-8 bukan pelanggaran yang serius. Hal ini dapat dibuktikan bahwa ada murid ZhenFoZong yang mencapai pencerahan.

Metode ajaran Tantrayana udah sangat berbeda dengan Theravada.

Apakah atthasila hanya untuk aliran ZhenFoZong ?
dan memang benarkah di dalam aliran tantra tibet juga menerapkan atthasila ?

OOT dl..umur anda brp ya bro? tlg dijwb ya...

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 10:40:27 AM
setau g, yang namanya istilah penyebrangan arwah itu kek dukun dukun aja...
Setau anda. ga ada referensi, mengungkapkan berdasarkan pandangan anda sendiri ??????????????????????
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 26 April 2010, 10:46:32 AM
Attha sila  sila ke 8, tentang penggunaan tempat tidur dan tempat duduk yang tinggi dan mewah.

Mengenai sila ini, saya no comment. Umur ajaran Zhen Fo Zong belum berlangsung lama. Ada pembenahan yang di sampaikan Dakini putih kepada Mahaguru pada tulisan buku ke-214.

Pelanggaran sila ke-8 bukan pelanggaran yang serius. Hal ini dapat dibuktikan bahwa ada murid ZhenFoZong yang mencapai pencerahan.

Metode ajaran Tantrayana udah sangat berbeda dengan Theravada.

Apakah atthasila hanya untuk aliran ZhenFoZong ?
dan memang benarkah di dalam aliran tantra tibet juga menerapkan atthasila ?

yah.,.. kalo itu sih saya udah ngerti,,, karena pasti deh anda jawab dengan statement yang belum bisa dibuktikan juga.... ( <---- diskusi kek gini nih yang tidak sehat )

namun balik lagi kepertanyaan saya tentang sila ke 8 tadi
nampaknya anda gak melihat esensi dari pertanyaan saya...

saya jelaskan pelan pelan

1 sila 8 dalam atthasila adalah untuk melatih diri mencapai kesucian
2 seorang murid yg setia pasti berpanutan kepada gurunya
3 gurunya berkehidupan mewah
4 muridnya pasti berpanutan untuk berkehidupan mewah (karena statement 3)
5. maka guru tidak mencerminkan pengajaran kepada muridnya untuk melatih diri mencapai kesucian

kecuali dalam aliran anda, kepemilikan dan berkehidupan mewah adalah hal yang dapat menunjang diri untuk mencapai kesucian yah.. masa bodo deh.. :P
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 26 April 2010, 10:47:42 AM
setau g, yang namanya istilah penyebrangan arwah itu kek dukun dukun aja...
Setau anda. ga ada referensi, mengungkapkan berdasarkan pandangan anda sendiri ??????????????????????

memangnya lu ada refrensi jg??? jgn jadikan buku karangan mahaguru lu sbg referensi..itu mah sama aja bohong...peace ah..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 26 April 2010, 10:48:27 AM
setau g, yang namanya istilah penyebrangan arwah itu kek dukun dukun aja...
Setau anda. ga ada referensi, mengungkapkan berdasarkan pandangan anda sendiri ??????????????????????

bukankan si LSY juga mengungkapkan berdasarkan pandangan dia sendiri ??????????????????????

gak ada referensi tuh si LSY ??????????????????????

ada embel embel lainnya ??????????????????????
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 26 April 2010, 10:50:42 AM
neh cari disini http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php
Quote
du·kun n orang yg mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi (mantra, guna-guna, dsb);
-- beranak dukun yg pekerjaannya menolong perempuan melahirkan; -- calak bengkong; -- jampi dukun yg menggunakan tumbuhan dan berbagai ramuan alami untuk menyembuhkan penyakit; -- japa dukun yg mengandalkan mantra sbg sarana pengobatan; -- klenik dukun yg membuat dan memberi guna-guna atau kekuatan gaib lainnya; -- santet dukun yg memiliki kemampuan menggunakan kekuatan sihir thd manusia; -- siwer dukun yg mempunyai kekhususan mencegah terjadinya kesialan yg diakibatkan oleh peristiwa alami (hujan dsb); -- susuk dukun yg mempunyai keahlian khusus mengobati penyakit dng menusukkan jarum emas pd bagian bawah kulit; -- tenung dukun yg memiliki atau mampu menggunakan kekuatan gaib thd manusia; -- tiban orang yg dl waktu terbatas mempunyai kemampuan mengobati suatu penyakit krn adanya kekuatan gaib akibat kerasukan roh;
ber·du·kun v 1 berobat atau meminta pertolongan kpd dukun; 2 melakukan pekerjaan sbg dukun;
men·du·kun·kan v mengguna-gunai dsb dng meminta pertolongan dukun;
pen·du·kun·an n proses, cara, perbuatan mendukunkan: ~ thd orang itu mengakibatkan kematiannya;
per·du·kun·an n hal berdukun: mereka sudah tidak malu lagi berbicara ~ , horoskop, dan perhitungan hari-hari baik dan sejenisnya
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 26 April 2010, 11:14:51 AM
4. Menulis dalam forum diskusi harus disertai sumber referensi, dan alur penjelasan yang jelas.

BAgaimana ?????????????????????????????????????????????????????
wuokeh.. bagaimana jika point ke 4 itu karena anda yang mengusulkan.. anda yang dulu memulainya..
tolong cantumkan referensi dari penjelasan anda, yang tidak hanya mengatakan maha guru sudah mencapai tingkat kesucian blablabla tapi gak ada rujukan yang jelas.. dan tidak hanya mengatakan.. kita orang awam tidak akan bisa mengetahui yang sudah mencapai pencerahan..

kalau misal bro indra ihong tetep berpendapat begitu, bagus thread ini dilock saja, gak perlu didiskusikan dengan konklusi : manusia tidak ada yang bisa memahami pencapaian LSY.

simple kan ?
Referensi mahaguru mencapai pencerahan ada di Buku "Sebuah Jalan Menuju Terang" yang bagian subjudul-nya"Panca MahaBhutani".
Buku itu ditulis oleh Mahaguru Lian Shen.
Bila jawaban ini tidak memuaskan, saya mencari referensi yang sesuai tulisan anda ?

Jadi kesimpulan-nya semua thread dilock ?
=)) gw bisa bilang LSY itu penipu, pembohong mati nanti masuk neraka, kalau mau tahu referensinya ya liat aja postingan aye nanti aye bikin buku sumpah serapah ryu terhada LSY, itu referensinya boleh gak? valid gak? =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 11:19:07 AM
yah.,.. kalo itu sih saya udah ngerti,,, karena pasti deh anda jawab dengan statement yang belum bisa dibuktikan juga.... ( <---- diskusi kek gini nih yang tidak sehat )
namun balik lagi kepertanyaan saya tentang sila ke 8 tadi
nampaknya anda gak melihat esensi dari pertanyaan saya...
saya jelaskan pelan pelan
1 sila 8 dalam atthasila adalah untuk melatih diri mencapai kesucian
2 seorang murid yg setia pasti berpanutan kepada gurunya
3 gurunya berkehidupan mewah
4 muridnya pasti berpanutan untuk berkehidupan mewah (karena statement 3)
5. maka guru tidak mencerminkan pengajaran kepada muridnya untuk melatih diri mencapai kesucian
kecuali dalam aliran anda, kepemilikan dan berkehidupan mewah adalah hal yang dapat menunjang diri untuk mencapai kesucian yah.. masa bodo deh.. :P
Apakah hanya melaksanakan atthasila yang anda sebut melatih diri untuk mencapai kesucian ?

"Dan memang benarkah di dalam aliran tantra tibet juga menerapkan atthasila ?"
bagaimana dengan pertanyaan ini ???????????

Guru berkehidupan mewah lantas murid juga demikian ? Belum tentu.
Guru berkehidupan mewah bukan untuk menjatuhkan nilai moral ZhenFoZong.
Guru berkehidupan mewah karena telah sempurna, mencapai pencerahan.
Guru berkehidupan mewah karena prajna dan boddhicitta.

Murid yang belum mencapai pencerahan, terlebih dahulu melaksanakan sila.

Murid ZhenFoZong mengambil tulisan mahaguru Lian Shen, wejangan sutta Sakyamuni Buddha, wejangan guru-guru tantra sebagai referensi.

Bila para anggota DC tidak mengakui tulisan Mahaguru Lian Shen, diskusi ini tidak bisa lanjut.

Anda pasti mengerti mazhab tantrayana dengan jalan theravada udah sangat berbeda.
Di dalam mazhab tantrayana tibet metode latihan bukan hanya wejangan Sakyamuni Buddha, tetapi latihan yang tidak konvensional seperti guru padmasambhava. Ada lagi Yang Arya Asanga mencapai pencerahan melalui pengarahan Boddhisatva Maitreya. ( Buddha Yang akan Datang )
 
Saya mencoba menjelaskan bila ada yang tidak memuaskan.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 11:22:08 AM
Guru Padmasambhava juga menerapkan ajaran tersendiri. apakah berdasarkan Wejangan Sakyamuni Buddha ?

Yang Arya Asanga mencapai pencerahan melalui pengarahan Boddhisatva Maitreya. Bukan berdasarkan wejangan SAkyamuni Buddha ?

Bagaimana ?????????????????????????????
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 26 April 2010, 11:35:17 AM
yah.,.. kalo itu sih saya udah ngerti,,, karena pasti deh anda jawab dengan statement yang belum bisa dibuktikan juga.... ( <---- diskusi kek gini nih yang tidak sehat )
namun balik lagi kepertanyaan saya tentang sila ke 8 tadi
nampaknya anda gak melihat esensi dari pertanyaan saya...
saya jelaskan pelan pelan
1 sila 8 dalam atthasila adalah untuk melatih diri mencapai kesucian
2 seorang murid yg setia pasti berpanutan kepada gurunya
3 gurunya berkehidupan mewah
4 muridnya pasti berpanutan untuk berkehidupan mewah (karena statement 3)
5. maka guru tidak mencerminkan pengajaran kepada muridnya untuk melatih diri mencapai kesucian
kecuali dalam aliran anda, kepemilikan dan berkehidupan mewah adalah hal yang dapat menunjang diri untuk mencapai kesucian yah.. masa bodo deh.. :P
Apakah hanya melaksanakan atthasila yang anda sebut melatih diri untuk mencapai kesucian ?

"Dan memang benarkah di dalam aliran tantra tibet juga menerapkan atthasila ?"
bagaimana dengan pertanyaan ini ???????????

Guru berkehidupan mewah lantas murid juga demikian ? Belum tentu.
Guru berkehidupan mewah bukan untuk menjatuhkan nilai moral ZhenFoZong.
Guru berkehidupan mewah karena telah sempurna, mencapai pencerahan.
Guru berkehidupan mewah karena prajna dan boddhicitta.

Murid yang belum mencapai pencerahan, terlebih dahulu melaksanakan sila.

Murid ZhenFoZong mengambil tulisan mahaguru Lian Shen, wejangan sutta Sakyamuni Buddha, wejangan guru-guru tantra sebagai referensi.

Bila para anggota DC tidak mengakui tulisan Mahaguru Lian Shen, diskusi ini tidak bisa lanjut.

Anda pasti mengerti mazhab tantrayana dengan jalan theravada udah sangat berbeda.
Di dalam mazhab tantrayana tibet metode latihan bukan hanya wejangan Sakyamuni Buddha, tetapi latihan yang tidak konvensional seperti guru padmasambhava. Ada lagi Yang Arya Asanga mencapai pencerahan melalui pengarahan Boddhisatva Maitreya. ( Buddha Yang akan Datang )
 
Saya mencoba menjelaskan bila ada yang tidak memuaskan.

apakah gak bisa melaksakan atthasila yang saya sebut itu dapat menunjang pencapaian kesucian?
apakah atthasila itu hanya milik theravada dan dilakukan oleh kaum theravada saja?

bagaimana dengan statement & pertanyaan ini

Guru berkehidupan mewah, tentuna murid (sebagai yg belum becus) gak bakal berpandangan salah? bisa jadi
Berkehidupan mewah tidak mencerminkan seseorang yang suci
Emangnya karena seseorang itu presiden maka dia bisa caci maki orang sembarangan?
Saat cowboy membunuh kudanya yang sedang sakit karena kasihan, tetap saja si cowboy itu dicap sebagai Pembunuh, walau apapun alasannya.

Bila anda gak bisa berpikir terbuka, tentunya diskusi ini sama aja kek tembok...

Saya coba menjelaskan, bila ada yang dianggap kurang benar...


Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 26 April 2010, 11:37:25 AM
Guru Padmasambhava juga menerapkan ajaran tersendiri. apakah berdasarkan Wejangan Sakyamuni Buddha ?

Yang Arya Asanga mencapai pencerahan melalui pengarahan Boddhisatva Maitreya. Bukan berdasarkan wejangan SAkyamuni Buddha ?

Bagaimana ?????????????????????????????


ada orang laen bunuh ibunya sendiri terus gak kena penjara

apa berarti elu bisa okeh okeh aja bunuh ibu kandung u sendiri ??????????????
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 11:39:58 AM
Yang bertanya itu paling mudah. Yang menjawab itu susah.

Saya balik bertanya :

Bagaimana dengan guru Padmasambhava ?

Bagaimana dengan Yang Arya Asanga ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: K.K. on 26 April 2010, 11:42:26 AM
Ada beberapa hal yang ingin saya tanya.

[...]

Mengenai mobil, saya tidak begitu mengetahui historis mahaguru tersebut.

Mengenai cincin berlian juga tidak begitu mengetahui, namun saya mencoba menjelaskan.

Jumlah Cincin Berlian ada 2 (kalau tidak salah), namun yang satu lagi dibuang ke api homa, saat mahaguru melakukan penyeberangan melalui apihoma untuk bencana 88 di Taiwan. Mahaguru tidak memiliki kemelekatan terhadap benda materi, namun memakainya karena persembahan yang tulus dari murid.

Referensi video tentang mahaguru membuang cincin berlian dan menyelamatkan arwah yang masuk di alam neraka. Peristiwa ini cukup lama terjadi, dan menjelaskan kekuatan spiritual mahaguru. 

http://www.tbsseattle.org/english/content/view/221/77/lang,en/
1. Dalam ajaran TBS, bagaimana "mekanisme"-nya membakar harta bisa menyelamatkan makhluk lain dari neraka?

2. Apakah ada terlintas dari Mahaguru LSY untuk membuang lagi lebih banyak hartanya untuk menyelamatkan lebih banyak lagi makhluk di neraka? Kalau tidak salah dibilang 'kan sudah tidak melekat.


Quote
Mengenai cincin berlian ataupun mobil ?

Ini adalah persembahan seorang murid terhadap mahaguru.
3. Jadi semua persembahan tidak dipilah antara yang cocok dengan kehidupan seorang Buddha Hidup dan manusia awam biasa. Jika diberi seperangkat Gitar Listrik yang baik, apakah Buddha Hidup LSY juga akan ber-"upaya kausalya" dengan menggunakannya untuk ber-heavy-metal?

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 11:46:33 AM
off dulu ya.
nanti diskusi lagi.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 26 April 2010, 11:59:00 AM
4. Menulis dalam forum diskusi harus disertai sumber referensi, dan alur penjelasan yang jelas.

BAgaimana ?????????????????????????????????????????????????????
wuokeh.. bagaimana jika point ke 4 itu karena anda yang mengusulkan.. anda yang dulu memulainya..
tolong cantumkan referensi dari penjelasan anda, yang tidak hanya mengatakan maha guru sudah mencapai tingkat kesucian blablabla tapi gak ada rujukan yang jelas.. dan tidak hanya mengatakan.. kita orang awam tidak akan bisa mengetahui yang sudah mencapai pencerahan..

kalau misal bro indra ihong tetep berpendapat begitu, bagus thread ini dilock saja, gak perlu didiskusikan dengan konklusi : manusia tidak ada yang bisa memahami pencapaian LSY.

simple kan ?
Referensi mahaguru mencapai pencerahan ada di Buku "Sebuah Jalan Menuju Terang" yang bagian subjudul-nya"Panca MahaBhutani".
Buku itu ditulis oleh Mahaguru Lian Shen.
Bila jawaban ini tidak memuaskan, saya mencari referensi yang sesuai tulisan anda ?

Jadi kesimpulan-nya semua thread dilock ?
=)) gw bisa bilang LSY itu penipu, pembohong mati nanti masuk neraka, kalau mau tahu referensinya ya liat aja postingan aye nanti aye bikin buku sumpah serapah ryu terhada LSY, itu referensinya boleh gak? valid gak? =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =))

gw juga pingin tau kalau gw kasih binik muda, cantik, mulus, wangi sebagai hadiah utk sang guru Ryuana... diterima atau ditolak (dgn asumsi istiri tua lagi ke Eropah jalan2).... hahhhahaha

paling2 gw dimarahin sama master Ryuana....
sebabnya....

jawaban Ryuana: ShowHide
yg sebagus ini koq kasih nya cuma satu =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 26 April 2010, 03:47:00 PM
4. Menulis dalam forum diskusi harus disertai sumber referensi, dan alur penjelasan yang jelas.

BAgaimana ?????????????????????????????????????????????????????
wuokeh.. bagaimana jika point ke 4 itu karena anda yang mengusulkan.. anda yang dulu memulainya..
tolong cantumkan referensi dari penjelasan anda, yang tidak hanya mengatakan maha guru sudah mencapai tingkat kesucian blablabla tapi gak ada rujukan yang jelas.. dan tidak hanya mengatakan.. kita orang awam tidak akan bisa mengetahui yang sudah mencapai pencerahan..

kalau misal bro indra ihong tetep berpendapat begitu, bagus thread ini dilock saja, gak perlu didiskusikan dengan konklusi : manusia tidak ada yang bisa memahami pencapaian LSY.

simple kan ?
Referensi mahaguru mencapai pencerahan ada di Buku "Sebuah Jalan Menuju Terang" yang bagian subjudul-nya"Panca MahaBhutani".
Buku itu ditulis oleh Mahaguru Lian Shen.
Bila jawaban ini tidak memuaskan, saya mencari referensi yang sesuai tulisan anda ?

Jadi kesimpulan-nya semua thread dilock ?
=)) gw bisa bilang LSY itu penipu, pembohong mati nanti masuk neraka, kalau mau tahu referensinya ya liat aja postingan aye nanti aye bikin buku sumpah serapah ryu terhada LSY, itu referensinya boleh gak? valid gak? =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =))

gw juga pingin tau kalau gw kasih binik muda, cantik, mulus, wangi sebagai hadiah utk sang guru Ryuana... diterima atau ditolak (dgn asumsi istiri tua lagi ke Eropah jalan2).... hahhhahaha

paling2 gw dimarahin sama master Ryuana....
sebabnya....

jawaban Ryuana: ShowHide
yg sebagus ini koq kasih nya cuma satu =))

:hammer: :hammer: :hammer: :hammer: :hammer: :hammer:
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: kur0bane on 26 April 2010, 04:23:37 PM
aduh cincin berlian di bakar. mending di jual hasilnya di sumbangkan buat korban gempa.
itu lebih bermamfaat.kalo beliau punya jiwa boddhisattva ato katanya udah capai SAMYAKSAMBUDDHA pasti akan melakukan hal tersebut untuk menolong orang banyak. bukan melakukan hal sia2 dengan bakar cin2 yang masih bsa bermamfaat bagi orang banyak.
lagi pula homa itu yang di bakar kan cuman biji2an tertentu ama sedikit mentega. itu buat simbol kita berusaha membakar kekotoran batin kita. hal itu udah di sebutkan Dalai Lama.
dasar FREAK ANEH SI LSY
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: yudiboy on 26 April 2010, 05:22:04 PM
fotonya bikin ngakak..pake topi tong sam cong trus duduk di atas bunga teratai....
aneh2 wae....mana bisa bunga teratai didudukin.....
kayaknya master LSY ini cocok sama film sun go kong....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: kur0bane on 26 April 2010, 06:51:16 PM
mending jadi genzo sanzo yang di anime gensomaden saiyuki :)) :)) :)) :)) :)) :))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: GandalfTheElder on 26 April 2010, 08:14:16 PM
Quote
Guru Padmasambhava juga menerapkan ajaran tersendiri. apakah berdasarkan Wejangan Sakyamuni Buddha ?

Yang Arya Asanga mencapai pencerahan melalui pengarahan Boddhisatva Maitreya. Bukan berdasarkan wejangan SAkyamuni Buddha ?

Bagaimana ?????????????????????????????

Jangan mengada-ngada. Pelajari silsilah Tantra dalam Vajrayana dengan benar.

Anda tahu tidak silsilah Asanga itu gimana dalam Vajrayana? Silsilah Aktivitas Asanga disebut sebagai Silsilah Aktivitas Luas yang mana silsilah pertama adalah Shakyamuni Buddha - Maitreya Bodhisattva - Asanga.

Jadi Maitreya Bodhisattva sendiri yang menerima pengajaran dari Sang Buddha sendiri. Ini terlihat dalam sutra-sutra Mahayana.

Satu lagi yaitu Guru Padmasambhava. Siapa bilang beliau menerapkan sistem sendiri? Bukankah seharusnya anda tahu beliau bahkan belajar pada berbagai Guru yang memegang silsilah dari Shakyamuni Buddha termasuk YM. Ananda? Anda sudah baca riwayat Beliau belum?

Apa anda tahu sislilah Anuyoga, Atiyoga dan Longchen Nyingthig dari Padmasambhava itu berasal dari Sakyamuni Buddha yang mewujudkan diri-Nya sebagai Vajradhara / Samantabhadra Buddha?

 _/\_
The Siddha Wanderer
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: GandalfTheElder on 26 April 2010, 08:25:28 PM
Quote
Apakah hanya melaksanakan atthasila yang anda sebut melatih diri untuk mencapai kesucian ?

"Dan memang benarkah di dalam aliran tantra tibet juga menerapkan atthasila ?"
bagaimana dengan pertanyaan ini ???????????

Untuk apa anda menanyakan pertanyaan seperti ini?? Jelas-jelas dalam Vajrayana mainstream ada latihan asthasila. Gak tahu lagi kalau ZFZ mbuh...

Anda tahu Nyungnay gak??? Itu praktek Avalokitesvara yang sangat banyak dilakukan oleh praktisi Vajrayana Tibetan. Di sana dijalankan praktek Asthasila. Praktek ini ditelurusi berasal dari bhiksuni Srimati yang mempraktekkan Nyungnay dan akhirnya mencapai Pencerahan!!  8)  8)

Lebih lanjut tentang sila Upavasa yaitu Asthasila Mahayana, baca: http://www.lamayeshe.com/index.php?sect=article&id=503&chid=981
Ditulis sendiri oleh YM Trijang Rinpoche.

 _/\_
The Siddha Wanderer

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: GandalfTheElder on 26 April 2010, 08:36:52 PM
Quote
Silsilah Mahaguru Tantrayana :
Dari Sekte Sakyapa : Guru Sakya Zhengkong
Dari Sekte Kargyupa : Gyalwa Karmpa XVi
Dari Sekte Gelugpa : Thubten Dhargay
Dari Sekte Nyingmapa : Bhiksu Liaoming

Menurut anda, Sekte mana yang cult ?

Siapa itu Geshe Thubten Dhargye? Search di internet kok gak ada? Saya taunya nama tempat namanya Thubten Dhargye Ling, bukan nama orang.

Bhiksu Liaoming tuh kan katanya seorang monastik Taois aliran Qingchen, gimana bisa pegang aliran Nyingma? walah..walah... jangan2 malah Yungdrung / New Bon yang diterima, bukan Nyingma??

 _/\_
The Siddha Wanderer
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 26 April 2010, 08:38:50 PM
apakah LSY memiliki kemampuan utk menyemberangan seluruh penduduk di BUMI ?
adakah cara2 inovatif melakukan hal tsb ? soalnya utk partai besar / omset gede...kan biayanya lebih murah...
mohon penjelasan secara rinci....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 26 April 2010, 09:44:21 PM

Apakah hanya melaksanakan atthasila yang anda sebut melatih diri untuk mencapai kesucian ?

"Dan memang benarkah di dalam aliran tantra tibet juga menerapkan atthasila ?"
bagaimana dengan pertanyaan ini ???????????

katanya LSY mendapat silsilah dari 4 aliran tibetan buddhism,  eh kok ngga tau kalo tibetan buddhis mejalankan atthasila.... wakakakaka

Guru berkehidupan mewah karena telah sempurna, mencapai pencerahan.
Guru berkehidupan mewah karena prajna dan boddhicitta.


jangan ngaku -ngaku silsilahnya dari tibetan buddhis deh... ngaco ngga karuan gini...

ngaku silsilahnya dari kagyu... eh kok perilakunya beda banget dengan pendiri kagyu...

pendiri kagyu... hidup dengan selembar kain... menolak harta dan kemewahan... mencemooh perilaku agamawan dengan ritual dan kehidupan mewah...



eh LSY...  hidupnya mewah... dengan alasan prajna & bodhicitta... konyol...

dimana -mana orang yang mempraktekan bodhicitta itu

melepaskan harta untuk diberikan kepada mahluk lain yang membutuhkan...

LSY ini logikanya kebalik... karena alasa bodhicitta... dia menumpuk harta yang diberikan orang lain...

coba deh lihat Master Cheng Yen...
beliau ngga mengambil dan menerima sepeserpun harta dari pengikutnya...

beliau makan pun bukan dari pemberian pengikutnya...
beliau dan muridnya para bhiksuni... bekerja... bercocok tanam, membuat lilin, menulis buku...  hasilnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup beliau... kelebihannya diberikan untuk menolong orang lain yang membutuhkan...

ini loh bodhicitta...

bukannya mengumpulkan harta dari murid muridnya untuk hidup mewah ala LSY



Murid ZhenFoZong mengambil tulisan mahaguru Lian Shen, wejangan sutta Sakyamuni Buddha, wejangan guru-guru tantra sebagai referensi.

guru tantra yang mana? pasti bukan tantra buddhis deh... apa lagi tantra tibetan buddhis...

ini deh... gw kutipin wejangan dari guru tibetan buddhis... beda banget dengan tantra ala LSY...

wejangan Atisha :

“Singkatnya, tinggal di vihara tidak akan berguna jika engkau tidak membalik pandanganmu terhadap barang-barang yang indah ...       Praktek seperti itu tidak menghsilkan apa-apa kecuali kemunafikan dan upacara-upacara yang megah menimbulkan perasaan mementingkan diri sendiri.”



Bila para anggota DC tidak mengakui tulisan Mahaguru Lian Shen, diskusi ini tidak bisa lanjut.

Anda pasti mengerti mazhab tantrayana dengan jalan theravada udah sangat berbeda.

dan semoga anda juga mengerti... tantra ala LSY sangat berbeda dengan Tibetan buddhis


Di dalam mazhab tantrayana tibet metode latihan bukan hanya wejangan Sakyamuni Buddha, tetapi latihan yang tidak konvensional seperti guru padmasambhava. Ada lagi Yang Arya Asanga mencapai pencerahan melalui pengarahan Boddhisatva Maitreya. ( Buddha Yang akan Datang )
 
Saya mencoba menjelaskan bila ada yang tidak memuaskan.

loh anda ini bicara tantra ala LSY... kok ngaku ngaku tantra tibet ... beda jauh...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: yudiboy on 26 April 2010, 10:00:34 PM
jadi kembali ke topik...gimana kelanjutan cerita korban pemerkosaan oleh master LSY....
tega2nya memperkosa........
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 26 April 2010, 10:48:01 PM
Sekte Nyimgmapa versi Tantra Cina. Mahaguru memperoleh intisari silsilah dan abhiseka dari Bhiksu Liaoming. Beliau menerima tanda mata silsilah berupa : gantha kecil milik Acarya Norna, pusaka kotak Manjusri milik Istana Potala dari Tibet, kitab Sadhana, dll.

Sekte Sakyapa. Mahaguru Lian Shen memperoleh Abhiseka Dzogchen Mahaprajna dan Abhiseka Acarya dari Guru Sakya Zhengkong. Tanda mata silsilah berupa : pratima Buddha Sakyamuni yang telah lama menyertai Guru Sakya Zhengkong, stempel giok Singa Gunung Salju, teratai, ceret giok, vajrasphota dll.

Sekte Kargyupa. Mahaguru Lian Shen menerima abhiseka tertinggi yaitu Abhiseka Buddha Panca-Dhyani oleh Gyalwa Karmapa XVI. Tanda mata Silsilah berupa : japamala kristal putih milik Dharmasami, ratna kalasa dari Vihara Xijin Xinlongde.

Sekte Gelugpa. Mahaguru Lian Shen memperoleh abhiseka Annuttarayoga Tantra dari Guru Thubten Dhargay. Tanda mata silsilah berupa : pratima Vajrapani Bodhisatva berbahan tanah liat, pratima vajravahari berbahan tanah liat, dan Kalachakra berbahan logam mulia dari Rinpoche Kanjurwa Khutughtu, Dharmacakra bermata berlian, vajragantha berbahan emas, vajra Trimukha Phur-bu, jubah Simha Dharmasami dan kalung 108 butir dorje berbahan emas dari Guru Thubten Dhargay.


at [Gandalf ]
andakan lagi belajar ama gelugpa? kenapa ga tanya tentang Thubten Dhargay ? Apakah sumber-nya harus dari internet ????????????????????????
Acarya Xue Shan Tong Ce yang tinggal di Bandung juga berguru ama thubten Dhargay.

Mengenai Padsambhava, metode latihan-nya udah sangat berbeda ? Bagaimana dengan sadhana Yab-yum ? metode ini udah sangat berbeda ? kan bukan ajaran Sakyamuni Buddha bila di pandang secara awam ? apakah ym ananda mempraktekkan ajaran ini ? Bila dijelaskan ke audience kan ga mengerti ?
Yang bisa hanya mengkritik, ga ada referensi jelas.

Ceritakan dulu Yang Arya Asanga mencapai pencerahan itu bagaimana ??????

Silsilah Mahaguru Lian Shen ada juga :
Buddha Sakyamuni - Buddha Amitabha - Bodhisattva Maitreya - Padmasambhava Guru - Buddha Hidup Lian Shen

Silsilah-nya lebih panjang lagi.

Segampang itukah dengan mempraktekkan attha sila pasti mencapai pencerahan ?????????

Saya bertanya apakah semua biksu tantra tibet benar-benar melaksanakan attha sila khususnya tiga sila terakhir ? Bagaimana dengan bhiksu mahayana yang sehari makan 3 kali ??????????

Kalo mengenai attha sila, saya tidak yakin semua bhiksu, acarya ZhenFoZhong mempraktekkannya.
Mengenai 14 sila Dasar Tantra pasti.
Mengenai pancasila buddhis pasti.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 26 April 2010, 11:34:38 PM
Quote
Silsilah Mahaguru Tantrayana :
Dari Sekte Sakyapa : Guru Sakya Zhengkong
Dari Sekte Kargyupa : Gyalwa Karmpa XVi
Dari Sekte Gelugpa : Thubten Dhargay
Dari Sekte Nyingmapa : Bhiksu Liaoming

Menurut anda, Sekte mana yang cult ?

Siapa itu Geshe Thubten Dhargye? Search di internet kok gak ada? Saya taunya nama tempat namanya Thubten Dhargye Ling, bukan nama orang.

Bhiksu Liaoming tuh kan katanya seorang monastik Taois aliran Qingchen, gimana bisa pegang aliran Nyingma? walah..walah... jangan2 malah Yungdrung / New Bon yang diterima, bukan Nyingma??

 _/\_
The Siddha Wanderer
memang dugaan saya semula benar,
seseorang yang belajar dari guru/ sekolah gak ternama tidak diterima oleh komunitas yang belajar dari sekolah ternama..  ini sih namanya orang kecanduan gelar.. 

anda menilai seseorang berdasarkan sekolah, bukan berdasarkan kemampuan seseorang.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 26 April 2010, 11:41:13 PM
jadi kembali ke topik...gimana kelanjutan cerita korban pemerkosaan oleh master LSY....
tega2nya memperkosa........
ini sudah dibuktikan belon.? ato cuma gossip aja..? kalo belon dibuktikan tidak bisa asal menuduh dong..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 27 April 2010, 12:11:32 AM
Menjawab berbagai fitnahan terhadap Maha Guru Lian Shen :

1. Pembunuhan

Salah satu kisah kehidupan Padmasambava

Diperbatasan India ada sebuah kota yang bernama kota “Pejagalan”. Kota ini dinamakan demikian karena para warga kota itu telah melakukan berbagai kejahatan luar biasa yang tak terhitung lagi jumlahnya. Mereka melakukan pembunuhan, pemerkosaan, perzinahan, perampokan, pencurian, mabuk-mabukan, penipuan dan perusakan. Warga kota begitu kejinya sehingga mereka harus saling membunuh untuk bertahan hidup. Mereka bukan lagi manusia tapi sudah bertingkah laku seperti binatang buas.

Ketika Padmasambava melihat hal demikian, beliau sadar bahwa warga kota Pejagalan sudah kehilangan rasa manusiawinya dan tidak mungkin mau mendengarkan dharma Buddha. Beliau juga sadar bahwa karena karma buruk yang begitu berat, sehingga semua warga kota pejagalan pasti masuk ke neraka, dengan kemungkinan hampir mustahil keluar lagi dari neraka. Memikirkan hal tersebut, timbul welas asih yang agung di dalam hati Padmasambava.
Setelah bermeditasi untuk melakukan penyelidikan, beliau menemukan kenyataan bahwa masih ada hubungan karma antara beliau dan para warga kota tersebut. Maka Padmasambava pergi ke sebelah utara kota Pejagalan untuk secara diam-diam melakukan sadhana penaklukan (abhicaruka). Akibatnya gempa bumi muncul diikuti tanah longsor sehingga setengah dari warga kota meninggal. Kemudian wabah penyakit datang membunuh semua warga yang tersisa. Tak seorangpun warga kota yang lolos.

Kemudian Padmasambava mengumpulkan semua roh warga kota itu dan menggunakan ilmu tantra untuk membersihkan dan memindahkan karma buruk mereka. Setelah itu beliau menggunakan ilmu pemindahan kesadaran untuk mengirimkan roh-roh itu ke surga sehingga terlahir sebagai dewa-dewa yang dapat menikmati berbagai kenikmatan di surga. Dalm pandangan tantrayana tindakan Padmasambava terhadap warga kota Pejagalan dikategorikan sebagai penggunaan cara kejam untuk tujuan yang welas asih..

2. Mengenai SHCstory.com. Pernah diceritakan Maha Guru dikehidupan lampau di Tibet sebagai seorang Lhama senior di istana Potala mendapat fitnahan dari seorang wanita pedagang barang pecah belah di jalan octagon di Lhasa. Murid wanita yang sama juga akan memfitnah kembali pada kehidupan sekarang . Itulah adalah karma yang harus dijalani demikian penjelasan dari para Buddha dan Bodhisatva. Jadi tidak perlu diperpanjang maslah murid wanita yang sakit hati.

3. Berenang beramai-ramai dengan murid Wanita.

Berikut ini ada sebuah cerita yang melukiskan perbedaan besar pengertian dari ruang lingkup Theravada dan Mahayana .

Pada satu masa, Manjushri Bodhisatva menghabiskan masa retreat musim hujannya dengan ditemani oleh kumpulan selir-selir dari raja Salgyal. Dikemudian hari hal ini diketahui oleh Arya MahaKasyapa lalu mencelanya dengan membunyikan genta dan berseru :

“Bodhisatva engkau adalah seorang pelanggar sila, tidak boleh tinggal di antara Bhiksu-bhiksu sangha.!”

Buddha Sakyamuni kemudian meminta Manjushri mengungkapkan kekuatan nilai-nilai luhurnya. Dengan kekuatannya terlihat bagaimana seorang Manjushri dapat hadir di dekat tiap Buddha di setiap alam di sepuluh penjuru. Juga terlihat seorang Mahakasyapa memukul genta disetiap alam itu.
Sang Buddha kemudian bersabda dengan bertanya :
“Mahakasyapa apakah engkau ingin mengusir semua bentuk Manjushri atau hanya yang di sini.?
MahaKasyapa merasa malu dan menyesal, ia hendak membuang genta ditangannya tapi , ia tidak mampu melakukannya, Genta itu terus bergema. Ia kemudian bersujud dan meminta ampun kepada sang Buddha. Sang Buddha lalu memintanya memohon maaf kepada sang Arya Manjushri.
Dikutip dari Buku “Riwayat hidup Padmasambhava”)

Menurut cerita ini, Bahkan seorang Arahat agung seperti Mahakasyapa saja tidak mampu menilai pencapaian seseorang Arya.

Bagaimana orang biasa, dan umat awam seperti kita bisa mampu menilai seseorang ? Ini sungguh penting sekali harus dipikirkan masak-masak supaya tidak menambah karma buruk rintangan dalam hidup kita. Orang yang telah membuka mata dharma sejati(mata dewa ) boleh menilai.

Dikutip dari website lain. Semoga bermanfaat.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 27 April 2010, 12:33:45 AM
Quote
Silsilah Mahaguru Tantrayana :
Dari Sekte Sakyapa : Guru Sakya Zhengkong
Dari Sekte Kargyupa : Gyalwa Karmpa XVi
Dari Sekte Gelugpa : Thubten Dhargay
Dari Sekte Nyingmapa : Bhiksu Liaoming

Menurut anda, Sekte mana yang cult ?

Siapa itu Geshe Thubten Dhargye? Search di internet kok gak ada? Saya taunya nama tempat namanya Thubten Dhargye Ling, bukan nama orang.

Bhiksu Liaoming tuh kan katanya seorang monastik Taois aliran Qingchen, gimana bisa pegang aliran Nyingma? walah..walah... jangan2 malah Yungdrung / New Bon yang diterima, bukan Nyingma??

 _/\_
The Siddha Wanderer
gw search dari internet ketemu ini:

http://www.tbsn.org/english2/news.php?id=74&classid=4
Tracing our True Buddha School`s lineage, we must pay homage to Reverend Liao-Ming (Nyingmapa), His Holiness the Sixteenth Karmapa (Kaygupa), Acharya Sakya Zheng-kong (Sakyapa), and Acharya Thubten Daryge (Gelugpa). They are the four sources of our True Budha Tantric Practices.

Acharya Sakya Zheng-kong, a patriarch of our True Buddha School lineage, received transmission of the Kalachakra Tantra from the Ninth Panchen Lama. The Dalai Lama and Panchen Lama are the highest-ranking Tibetan Lamas. Our Kalachakra Tantra came from the Ninth Panchen Lama, who transmitted it to Acharya Sakya Zheng-kong, who subsequently transmitted these practices to Acharya Lian-sheng, who is now transmitting one of practices to you. This Kalachakra lineage transmission came from one of the highest-ranking Tibetan lamas.

We have another Kalachakra lineage transmission. Vajrayana Buddhism has also been transmitted to Mongolia through Tibet. Phagspa Lama, who was from the same school as Vajra Acharya Sakya Zheng-kong, introduced Tibetan Buddhism into Mongolia and [as Kublai Khan`s Imperial Preceptor,] was Mongolia`s National Preceptor. Mongolia`s highest-ranking Living-Buddha was Jebtsundamba Khutughtu. Then, there are two Mongolian Living-Buddhas who ranked behind him. They are Chankya Khutukhtu and Kanjurwa Khutughtu (note: Chankya Khutukhtu`s title has also been variously written in romanized Chinese as Zhangjia Hutukhtu and Chang-chia Hutukhtu). Kanjurwa Khutughtu transmitted the Kalachakra Tantra to Thubten Nyima, Thubten ``Dali,`` and Thubten Dargye. Then, it was transmitted to me by Acharya Thubten Dargye. This is the Mongolian transmission. Therefore, True Buddha School`s Kalachakra Tantra has two great lineages transmissions. One is Tibetan and the other is Mongolian.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: kur0bane on 27 April 2010, 12:39:45 AM
arya sangha aja nga bisa menilai seorang boddhisattva. apa lagi umat awam kan.
jadi kenapa umat2 LSY menganggap dia SAMMASAMBUDDHA? karena kalian udah lebih hebat dari maha kassapa?
hahahaha ^:)^ ^:)^ :)) :)) :))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: kur0bane on 27 April 2010, 12:41:15 AM
Quote
Silsilah Mahaguru Tantrayana :
Dari Sekte Sakyapa : Guru Sakya Zhengkong
Dari Sekte Kargyupa : Gyalwa Karmpa XVi
Dari Sekte Gelugpa : Thubten Dhargay
Dari Sekte Nyingmapa : Bhiksu Liaoming

Menurut anda, Sekte mana yang cult ?

Siapa itu Geshe Thubten Dhargye? Search di internet kok gak ada? Saya taunya nama tempat namanya Thubten Dhargye Ling, bukan nama orang.

Bhiksu Liaoming tuh kan katanya seorang monastik Taois aliran Qingchen, gimana bisa pegang aliran Nyingma? walah..walah... jangan2 malah Yungdrung / New Bon yang diterima, bukan Nyingma??

 _/\_
The Siddha Wanderer
gw search dari internet ketemu ini:

http://www.tbsn.org/english2/news.php?id=74&classid=4
Tracing our True Buddha School`s lineage, we must pay homage to Reverend Liao-Ming (Nyingmapa), His Holiness the Sixteenth Karmapa (Kaygupa), Acharya Sakya Zheng-kong (Sakyapa), and Acharya Thubten Daryge (Gelugpa). They are the four sources of our True Budha Tantric Practices.

Acharya Sakya Zheng-kong, a patriarch of our True Buddha School lineage, received transmission of the Kalachakra Tantra from the Ninth Panchen Lama. The Dalai Lama and Panchen Lama are the highest-ranking Tibetan Lamas. Our Kalachakra Tantra came from the Ninth Panchen Lama, who transmitted it to Acharya Sakya Zheng-kong, who subsequently transmitted these practices to Acharya Lian-sheng, who is now transmitting one of practices to you. This Kalachakra lineage transmission came from one of the highest-ranking Tibetan lamas.

We have another Kalachakra lineage transmission. Vajrayana Buddhism has also been transmitted to Mongolia through Tibet. Phagspa Lama, who was from the same school as Vajra Acharya Sakya Zheng-kong, introduced Tibetan Buddhism into Mongolia and [as Kublai Khan`s Imperial Preceptor,] was Mongolia`s National Preceptor. Mongolia`s highest-ranking Living-Buddha was Jebtsundamba Khutughtu. Then, there are two Mongolian Living-Buddhas who ranked behind him. They are Chankya Khutukhtu and Kanjurwa Khutughtu (note: Chankya Khutukhtu`s title has also been variously written in romanized Chinese as Zhangjia Hutukhtu and Chang-chia Hutukhtu). Kanjurwa Khutughtu transmitted the Kalachakra Tantra to Thubten Nyima, Thubten ``Dali,`` and Thubten Dargye. Then, it was transmitted to me by Acharya Thubten Dargye. This is the Mongolian transmission. Therefore, True Buddha School`s Kalachakra Tantra has two great lineages transmissions. One is Tibetan and the other is Mongolian.
situs LSY ini. coba search di situs2 nyingma? ada tuh si liaoming?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 27 April 2010, 12:45:47 AM
gue denger-denger karmapa 17 ada 2 orang .. tau penyebabnya ga? lagi-lagi gara-gara rebutan gelar kan..?
baca disini: http://en.wikipedia.org/wiki/Karmapa_Controversy
gara-gara banyak orang-orang kecanduan gelar, maka nilai sebuah gelar karmapa begitu pentingnya.
orang baik atau buruk itu dinilai dari AJARAN-nya, bukan dari GELAR-nya, bukan dari SILSILAH-nya..


Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 27 April 2010, 01:02:04 AM

situs LSY ini. coba search di situs2 nyingma? ada tuh si liaoming?

cara paling cepat untuk mengetahui segala sesuatu tentang master lu tentu berasal dari websitenya. dong. emangnya untuk belajar agama Buddha harus berasal dari guru terkenal/sekolah terkenal..?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: GandalfTheElder on 27 April 2010, 07:10:22 AM
Quote
Sekte Nyimgmapa versi Tantra Cina. Mahaguru memperoleh intisari silsilah dan abhiseka dari Bhiksu Liaoming. Beliau menerima tanda mata silsilah berupa : gantha kecil milik Acarya Norna, pusaka kotak Manjusri milik Istana Potala dari Tibet, kitab Sadhana, dll.

Jangan ngaco. Mana ada sekte Nyingmapa versi Tantra Cina. Tantra di Tiongkok itu sudah lama putus garis silsilahnya dan beralih ke Jepang diteruskan oleh Kobo Daishi (Kunghai Dashi!!) Silsilah Tantra Tiongkok waktu itu adalah Subhakarasimha, Amoghvajara dan Vajrabodhi, gak ada yang berhubungan dengan Padmasmabhava. Apalagi Tantra di Tiongkok itu cuma sampai Yoga Tantra saja yaitu Tattvasamgraha sedangkan Nyingma di Tibet sudah sampai Anuttarayoga!

Tantra Tiongkok ya Tantra Tiongkok. Nyingma ya Nyingma adanya di Tibet. Kalau anda tetap bersikeras, coba sebutkan sejarah nyata yang membuktikan ada Nyingmapa versi Tiongkok!!

Terus Acarya Norna itu siapa ya? Sansekerta atau Tibetannya apa yah?
Istana Potala kan Gelug dan adanya di Tibet, kok pusakanya malah ada di Tiongkok dan dipegang seorang Nyingma Taois??

Asal anda tahu, di Tibet itu ada aliran Yungdrung atau New Bon yang juga memuja Padmasambhava tapi mereka tidak berlindung pada Triratna tapi pada dewa-dewa duniawi. Banyak praktisi Nyingma yang keliru menganggap ajaran2 Bon itu sebagai Nyingma. Secara konsep, Bon memiliki hubungan yang tidak sedikit dengan agama Tao, mulai dari konsep astrologi, geomansi dsb. Bhakan ada yang ahli Feng Shui misalnya Prof. Lin Yun itu...  8)  8)

Quote
Sekte Sakyapa. Mahaguru Lian Shen memperoleh Abhiseka Dzogchen Mahaprajna dan Abhiseka Acarya dari Guru Sakya Zhengkong. Tanda mata silsilah berupa : pratima Buddha Sakyamuni yang telah lama menyertai Guru Sakya Zhengkong, stempel giok Singa Gunung Salju, teratai, ceret giok, vajrasphota dll.

Saya ingin bertanya juga: Siapa itu Sakya Zhengkong? Bagaimana posisinya dalam tradisi Sakyapa?

Quote
Sekte Kargyupa. Mahaguru Lian Shen menerima abhiseka tertinggi yaitu Abhiseka Buddha Panca-Dhyani oleh Gyalwa Karmapa XVI. Tanda mata Silsilah berupa : japamala kristal putih milik Dharmasami, ratna kalasa dari Vihara Xijin Xinlongde.

Apa itu Vihara Xijin Xinlongde? Tibetannya gimana ya? Dharmasami itu siapa? Gimana sejarahnya?

Saya sebagai murid Karmapa kok selama ini nggak pernah menemukan beliau ada singgung soal LSY?? Saya lihat webnya TBS itu sellau memberikan informasi secara sepihak. Malah ada seorang Lhama Karma Kagyu yang udah cukup senior walau belum Rinpoche pun pernah menganggap TBS itu campur aduk dan tidak usah ditanggapi!! Hmm..hmmm??

Anda tahu Master Mahayana Tiongkok yang sekarang cukup dekat dengan Karmapa ke-17?? Beliau juga tidak memperbolehkan TBS...

Quote
Sekte Gelugpa. Mahaguru Lian Shen memperoleh abhiseka Annuttarayoga Tantra dari Guru Thubten Dhargay. Tanda mata silsilah berupa : pratima Vajrapani Bodhisatva berbahan tanah liat, pratima vajravahari berbahan tanah liat, dan Kalachakra berbahan logam mulia dari Rinpoche Kanjurwa Khutughtu, Dharmacakra bermata berlian, vajragantha berbahan emas, vajra Trimukha Phur-bu, jubah Simha Dharmasami dan kalung 108 butir dorje berbahan emas dari Guru Thubten Dhargay.

Bisa anda sebutkan dan ceritakan biografi Geshe Thubten Dhargye?? Jawab dulu pertanyaan saya ini.. Bagaimana posisinya dalam Gelugpa?

Quote
at [Gandalf ]
andakan lagi belajar ama gelugpa? kenapa ga tanya tentang Thubten Dhargay ? Apakah sumber-nya harus dari internet ????????????????????????
Acarya Xue Shan Tong Ce yang tinggal di Bandung juga berguru ama thubten Dhargay.

Oh kalau gak dari internet, bisa anda kutipkan riwayat Gehse Thubten Dhargye dari buku? Di mana beliau waktu itu menetap? Silsilahnya gimana? Saya menginginkan kejelasan di sini, senang sekali kalau anda mau membantu.

Quote
Mengenai Padsambhava, metode latihan-nya udah sangat berbeda ? Bagaimana dengan sadhana Yab-yum ? metode ini udah sangat berbeda ? kan bukan ajaran Sakyamuni Buddha bila di pandang secara awam ? apakah ym ananda mempraktekkan ajaran ini ? Bila dijelaskan ke audience kan ga mengerti ?
Yang bisa hanya mengkritik, ga ada referensi jelas.

Hahaha...... siapa bilang bukan?? Ketauan anda ini sebenranya belajar Tantra atau apa toh. Baik saya kasih referensi yaaaa..... Chandamaharosana Tantra menyebutkan bahwa Bodhisattva Siddharta pernah melakukan karmamudra dengan istrinya Gopa alias Yasodhara.... Tau nggak Sang Buddha Sakyamuni mengajarkan Guhyasamaja pada Raja Indrabodhi dan dalam Guhyasamaja Tantra ada metode karmamudra?? Dan patut diingat juga Sadhana Yab-Yum BUKAN sadhana Seks yaaa.... Beliau juga membabarkan Hevajra Tantra di Magadha.

Dan semua aliran Vajrayana pun mengakui sumber semua Sutra dan Tantra itu ya Buddha Sakyamuni, Dalam Buddhadkapala Tantra diebutkan bahwa semua yoga tantra dan yogini tantra baik Anuttarayoga sekalipun itu diajarkan oleh Buddha Sakyamuni.  8)  8)  8) 8)

Quote
Ceritakan dulu Yang Arya Asanga mencapai pencerahan itu bagaimana ??????

"Maitreya received from Buddha Sakyamuni the teachings of compassion, the lineage of extensive deeds. He transmitted this lineage to Asanga." (Geshe Wangyal)

"In the same way, the lineage of the extensive path of method is passed from Shakyamuni Buddha to Maitreya and then to Asanga." (Yangsi Rinpoche)

The bodhisattva vow of Asanga was transmitted by Buddha Shakyamuni to the bodhisattva Maitreya, who passed it on to Asanga. This tradition of the bodhisattva vow is called the tradition of extensive deeds (Khenpo Karthar Rinpoche)

Asanga mendapatkan pencerahan ketika mendengarkan pembabaran Lima Dharma Maitreya yang merupakan Mahayana Dharma yang ditransmisikan Buddha Sakyamuni pada Maitreya ketika pemutaran Dharmachakra yang ketiga.

Quote
Silsilah Mahaguru Lian Shen ada juga :
Buddha Sakyamuni - Buddha Amitabha - Bodhisattva Maitreya - Padmasambhava Guru - Buddha Hidup Lian Shen

Silsilah-nya lebih panjang lagi.

Hahahaa... semula anda tulis mereka mendirikan sistem sendiri, sekarang anda kok malah IKUT2an menghubungkan dengan Sakyamuni Buddha. Apa maksud anda??  8) 8) 8)....

Quote
Segampang itukah dengan mempraktekkan attha sila pasti mencapai pencerahan ?????????

Saya bertanya apakah semua biksu tantra tibet benar-benar melaksanakan attha sila khususnya tiga sila terakhir ? Bagaimana dengan bhiksu mahayana yang sehari makan 3 kali ??????????

Hahahaha..... siapa bilang melakukan Asthasila maka lalu GAMPANG pang pang pang mencapai Pencerahan? Semua rekan di sini tahu kalau Asthasila itu salah satu unsur pembantu yang sangat penting ketika seseorang berusaha mencapai Pencerahan. Selain itu tentu ya masih ada unsur2 lainnya yang harus dipenuhi seperti meditasi samatha-vipasyana dengan metode Ishtadevata misalnya!!! Jadi jangan sengaja berusaha membelokkan kata-kata temen2 di DC sini ya!!

Kita tidak membahas bhiksu Mahayana di sini. Kesampingkan dulu.

Untuk bhiksu Vajrayana.... perhatikan dengan teliti apa itu Upavasa dan apa itu Nyungnay?? Apa orang menjalankannya setiap saat atau pada saat waktu tertentu tapi sering?
Dan bagaimanakah penerapan Asthasila itu sebenarnya, apakah mengekang atau fleksibel??
Anda kan mengaku guru anda mempunyai silsilah dari Karmapa, tahukah anda Karmapa juga sekarang memperbaharui pelaksanaan Vinaya? Yah mirip2 YA Tsongkhapa dulu lah.

Saya lihat kok hampir semua praktisi Vajrayana pernah melakukan Nyung Nay ataupun 8 Sila Upavasa. Nah kalau misalnya di ZFZ gak ya itu urusannya ZFZ.

Yah kalau anda mau jelas soal Vajrayana Tibetan, lebih baik anda belajar langsung sama vihara2 Kagyu atau Gelug yang ada di Indo saat ini, jangan cuma belajar dari ZFZ dong!!

Quote
memang dugaan saya semula benar,
seseorang yang belajar dari guru/ sekolah gak ternama tidak diterima oleh komunitas yang belajar dari sekolah ternama..  ini sih namanya orang kecanduan gelar..

anda menilai seseorang berdasarkan sekolah, bukan berdasarkan kemampuan seseorang.

Wah..wahh.... justru saya mementingkan sekolah bukan karena formalitasnya atau gelarnya, atau akademisnya atau juara atau apa lah. Tapi karena APA YANG DIAJARKAN itulah yang penting.

Apa anda tahu silsilah itu sangat penting dalam Vajrayana? Sehebat2nya kemampuan seseorang kalau silsilahnya gak jelas ya sama aja sangat tidak dianjurkan dalam Vajrayana!!

Anda sendiri bilang ada sekolah tidak ternama. Wah ya pantes aja nggak ternama karena metode pengajaran sekolah itu kurang baik...  8) 8) 8), bisa aja kan??

 _/\_
The Siddha Wanderer
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: kur0bane on 27 April 2010, 08:42:21 AM
gue denger-denger karmapa 17 ada 2 orang .. tau penyebabnya ga? lagi-lagi gara-gara rebutan gelar kan..?
baca disini: http://en.wikipedia.org/wiki/Karmapa_Controversy
gara-gara banyak orang-orang kecanduan gelar, maka nilai sebuah gelar karmapa begitu pentingnya.
orang baik atau buruk itu dinilai dari AJARAN-nya, bukan dari GELAR-nya, bukan dari SILSILAH-nya..
penting lah gelar karmapa. dari pada sembarang orang dapat gelar karmapa. nanti dia angkat diri seperti si LSY. bikin aliran baru. ajaran juga ngaco. di campur2. asal baca mantra dikit2 gaib. suka dah semua orang. tantra itu bukan magic , tp tantrayana itu meditasi(Y.M Lama Tashi Purbu Rinpoche)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: kur0bane on 27 April 2010, 08:43:55 AM

situs LSY ini. coba search di situs2 nyingma? ada tuh si liaoming?

cara paling cepat untuk mengetahui segala sesuatu tentang master lu tentu berasal dari websitenya. dong. emangnya untuk belajar agama Buddha harus berasal dari guru terkenal/sekolah terkenal..?
dari situsnya kan dia tulis sepihak doank. katanya menerima silsilah dari aliran lain. jadi kita juga wajib menanyakan dari pihak yang menurunkan silsilah dunk. kalo nga di akui itu mah sama aja dengan KLAIN SEPIHAK.
alias PEMBODOHAN
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 27 April 2010, 09:56:47 AM
Silsilah Yang Arya Asanga, anda tahu dari mana ? kutipan buku'kan ? Apakah anda melihat sendiri ?

Anda menulis Sakyamuni Buddha - Maitreya - Yang Arya Asanga.
Kapan Sakyamuni Buddha menurunkan ke Maitreya ? Bisa dijelaskan sejarahnya.
Dan Apakah Sakyamuni Buddha berpesan kepada Maitreya tentang Yang Arya Asanga ?


Mengenai Sadhana YAb-yum, anda menulis Sakyamuni Buddha menurunkan kepada Raja Indrabodhi. ok dech...saya mengakui saya tidak mengetahuinya. Tapi tulisan seperti ini valid ga ??? Apakah audience bisa menerima tulisan seperti ini ????????????????
Bila di jelaskan intisari sadhana yabyum kepada para audience, bisa dimengerti secara akal sehat ??? bisa dimengerti secara logika ????

Mengenai pembunuhan yang dilakukan oleh padmasambhava ajaran-nya darimana ?

mengenai silsilah mahaguru lian shen, anda bisa bertanya langsung ke Mahaguru ?
Saya tidak harus menjawab pertanyaan anda bila saya tidak begitu mengerti secara dalam'kan???

Saya belajar Ajaran Zhen FoZong udah cukup. Silsilah-nya begitu istimewa, buat apa lagi saya belajar tantra Tibet lainnya.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 27 April 2010, 10:40:02 AM
Hahaha...... siapa bilang bukan?? Ketauan anda ini sebenranya belajar Tantra atau apa toh. Baik saya kasih referensi yaaaa..... Chandamaharosana Tantra menyebutkan bahwa Bodhisattva Siddharta pernah melakukan karmamudra dengan istrinya Gopa alias Yasodhara.... Tau nggak Sang Buddha Sakyamuni mengajarkan Guhyasamaja pada Raja Indrabodhi dan dalam Guhyasamaja Tantra ada metode karmamudra?? Dan patut diingat juga Sadhana Yab-Yum BUKAN sadhana Seks yaaa.... Beliau juga membabarkan Hevajra Tantra di Magadha.

Ga salah nih........... Bodhisattva Siddharta pernah melakukan karmamudra dengan istrinya Gopa alias Yasodhara.
Karmamudra versi tulisan anda seperti apa ????????????????
yang ngaco itu siapa ?????????????

Esensi karmamudra itu sangat dalam.
Bila Siddharta melakukan karmamudra dengan istrinya Gopa kemudian melahirkan seorang putra. Inikah yang anda maksudkan ????????????????
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 27 April 2010, 11:02:55 AM
Janganlah Menfitnah Sesukanya

Oleh: Buddha Hidup Liansheng Sheng-yen Lu

Dakini berkata, "Ketika Anda tidak mengerti seorang sadhaka, atau hanya mendengar kabar burung saja, atau pernyataan sepihak, janganlah memfitnah sesukanya. Kecuali, Anda telah sepenuhnya mencerahi prajna, Anda sepenuhnya telah memiliki kemampuan membaca pikiran makhluk lain. Kalau tidak, jangan menfitnah sesukanya."

Menfitnah adalah kelemahan semua umat manusia.

Ikrar dan sila yang paling gampang dilanggar, tergolong karma ucapan.

Orang awam mudah menfitnah orang lain.

Tidak terkecuali sadhaka.

Sadhaka gampang menfitnah agama dan aliran lain.

Sadhaka gampang memuji diri sendiri dan menfitnah orang lain.

Sadhaka gampang mengorek kesalahan dan kesesatan sadhaka lain.

Sadhaka menfitnah ajaran agama lain.

Sadhaka memiliki pandangan menyimpang terhadap agama, tidak memahami lalu memfitnah "Guru Aliran" dan murid-muridnya, oleh karena itu, penting sekali untuk membuang "pandangan menyimpang" dan "kemelekatan".

*

Ketika saya di Taiwan, saya sempat membaca beberapa buku yang menfitnah agama, terutama Tantra Tibet.

Beberapa buku ini ditulis oleh seorang penekun Vijnanavada, ia bahkan mencela guru sesepuh Tantra, Padmasambhava.

Sadhaka ini, juga mencela Guru Aliran Trisastra, Guru Yinshun.

Menurutnya, Tantra Tibet adalah perzinahan.

Padmasambhava adalah Mara Perzinahan.

Guru Yinshun hanya mengakui 6 jenis kesadaran. Sementara, kesadaran ketujuh dan kesadaran kedelapan, Guru Yinshun mengira hanya "nama belaka" adalah keliru.

Di sini, saya jelaskan secara khusus:

Padmasambhava memiliki 5 orang siswi yang memiliki keberhasilan luar biasa, mereka semua adalah rekan Dharma dari Guru Padma.

Kelima orang ini adalah Yeshey Tsogyal, Mandarava, Sakya Devi, Kalasiddhi, dan Tashi.

Kelima orang ini adalah mahasiddha.

Selain itu, yang tercantum di dalam Sutra Tantra, selain kelima orang ini, masih ada lagi 15 orang yang mencapai keberhasilan.

Selain ke-20 orang ini, masih banyak lagi yang lain.

Mereka semua adalah "Dakini" dari Padmasambhava.

Itu sebabnya, Padmasambhava difitnah sebagai guru sesepuh yang berzinah.

Tantra Tibet adalah aliran perzinahan.

Sepengetahuan saya, Sadhana Yab-yum dari Padmasambhava adalah esensi rahasia, merupakan rahasia tertinggi, penekunan sadhana ini, mudah memperoleh kebahagiaan tertinggi, terang, dan sunyata. Sangat berguna terhadap prana, nadi, dan bindu dalam ajaran Tantra.

Tidak tercemar.

Tidak konvensional.

Sempurna.

Silsilah rahasia semacam ini, memang tepat dan benar, merupakan kombinasi dari Kye-rim dan Dzog-rim. Lewat metode kemudahan untuk mencapai kebijaksanaan Tathagata yang tidak konvensional.

(Ini sulit dimengerti oleh orang awam, oleh karena itu, membuat orang berpikiran kotor. Sadhaka sang penulis buku tentu masih belum membuktikan keberhasilan dari sadhana ini, maka lumrah ia menfitnah)

Karena tidak mengetahui esensi rahasia, telah melakukan karma ucapan yaitu menfitnah, ini adalah pelanggaran ikrar dan sila dari sadhaka tersebut.

Sadhaka ini lewat Vijnanavada, menyerang aliran lain, ini juga berarti telah melanggar karma menfitnah.

Menurut saya, dunia ini terlalu banyak orang yang telah melanggar karma ucapan yaitu menfitnah, hanya karena banyak umat yang berada dalam kebutaan, media yang membesar-besarkan, penyiaran yang salah dari mulut insan, rumor dari kalangan yang mempunyai maksud tertentu.

Itu sebabnya, berita yang tidak benar tersebar di seluruh dunia, kebenaran yang sejati telah tenggelam tertutup kabut.

Di dunia ini, sadhaka seharusnya senantiasa bungkam! Agar tidak melanggar sila!

SELESAI
Dikutip : http://indonesia.tbsn.org/modules/news2/article.php?storyid=456
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 27 April 2010, 11:18:17 AM
4. Menulis dalam forum diskusi harus disertai sumber referensi, dan alur penjelasan yang jelas.

BAgaimana ?????????????????????????????????????????????????????
wuokeh.. bagaimana jika point ke 4 itu karena anda yang mengusulkan.. anda yang dulu memulainya..
tolong cantumkan referensi dari penjelasan anda, yang tidak hanya mengatakan maha guru sudah mencapai tingkat kesucian blablabla tapi gak ada rujukan yang jelas.. dan tidak hanya mengatakan.. kita orang awam tidak akan bisa mengetahui yang sudah mencapai pencerahan..

kalau misal bro indra ihong tetep berpendapat begitu, bagus thread ini dilock saja, gak perlu didiskusikan dengan konklusi : manusia tidak ada yang bisa memahami pencapaian LSY.

simple kan ?
Referensi mahaguru mencapai pencerahan ada di Buku "Sebuah Jalan Menuju Terang" yang bagian subjudul-nya"Panca MahaBhutani".
Buku itu ditulis oleh Mahaguru Lian Shen.
Bila jawaban ini tidak memuaskan, saya mencari referensi yang sesuai tulisan anda ?

Jadi kesimpulan-nya semua thread dilock ?
begini seh bro..
misal saya mengarang buku judulnya : "Kebenaran yang paling benar" karangan Master Forte.
terus di dalam buku itu, saya cantumkan, Forte telah mencapai penerangan Agung yang maha sempurna melebihi siapa pun..

pertanyaan saya : Buku saya valid tidak jika digunakan untuk menjelaskan saya ?

contoh paling gampang deh
di buku karangan forte tertulis begini
- Yang menciptakan bumi adalah Forte
- Terus dari mana tahu yang mencipatkan bumi adalah forte => kan ada di buku karangan forte ?

Paham maksud saya ? ^-^

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 27 April 2010, 01:19:03 PM
Semua murid ZhenFoZong membaca referensi buku Mahaguru. Karena pencapaian Mahaguru adalah AnuttaraSamyaksambodhi. Kemudian pencapaian Mahaguru tidak bisa diukur oleh siapapun seperti riwayat Padmasambhava yang didalam tulisan buku ada cerita tentang Manjushri dengan mahakasyapa.

Lagipula tiap tulisan rekan DC itu, sumber referensi-nya darimana ? Juga ga dicantumkan sesuai pengajuan syarat yang saya tulis ????????????????

Apakah tulisan rekan DC sesuai dengan katthavathu sutta ??????????

Saya sarankan forum DC ini lebih cocok bahas ajaran Sakyamuni Buddha aliran Theravada. Setiap saya melihat keluhan dari rekan baru DC lebih cocok ke arah theravada. Ajaran Mahayana kaga ada ?

Anda sebagai moderator aja pernah melakukan kesalahan dengan rekan DC, bagaimana mungkin tulisan anda bisa kredibel ???????????????

Tulisan anda kurang konsekwen ? Terkesan mempunyai maksud terselubung. Tampang aja lulusan sarjana farmasi apoteker.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 27 April 2010, 01:25:29 PM
1. lah.. sekarang anda yang mengajukan permohonan untuk referensi.. saya HANYA INGIN ANDA yang mengajukan permohonan referensi terlebih dahulu MEMBUKTIKAN tanpa MEMAKSA ORANG LAIN melakukannya duluan.. DAN Anda juga menyatakan SIAP untuk mencari REFERENSI sesuai dengan kemauan saya.. Sekarang saya uji Anda mencari referensi, Anda sudah berkeluh kesah, DC blablabla.. Jika tidak bisa, katakan tidak bisa. Jika Anda percaya LSY, silakan. tapi katakan itu sebagai kepercayaan Anda tanpa harus membangga2kannya di sini. Di sini adalah forum diskusi, bukan forum membangga2kan sesuatu tanpa kejelasan. Dan jika Anda bersikeras membangga2kan tapi tidak mau ditanya / dikomplen itu hak Anda, namun jangan di sini.. Anda bisa membuat blog / apalah tanpa membolehkan komentar.. sehingga interaksi yang terjadi hanya 1 arah.. kalau namanya forum, interaksi yang terjadi 2 arah. Dan silakan keluar saja dari thread ini jika postingan Anda hanya isinya keluh kesah.

2. Saya tidak ada menjelek2an anda.. membahas latar pendidikan anda.. kenapa anda begitu sewot dengan lulusan farmasi saya ? Bisakah anda berdiskusi dengan baik ? Jika tidak bisa, katakan terus terang.. tidak perlu menyinggung latar pendidikan saya.. Tidak ada hubungan dengan ini.

PAHAM ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 27 April 2010, 01:34:53 PM
Contoh kan kepada saya : Penyampaian mana yang tidak baik ?

menulis tentang postingan tadi ??????????? anda merasakannya ????????

mana mungkin tipe anda bisa jadi moderator ?

Tulisan seperti ini, cukup banyak dalam postingan tersebut ?????????

ini hanya segelintir saja. bahkan secuil saja. melukai perasaan anda ?????
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 27 April 2010, 01:37:12 PM
Contoh kan kepada saya : Penyampaian mana yang tidak baik ?

menulis tentang postingan tadi ??????????? anda merasakannya ????????

mana mungkin tipe anda bisa jadi moderator ?

Tulisan seperti ini, cukup banyak dalam postingan tersebut ?????????

ini hanya segelintir saja. bahkan secuil saja. melukai perasaan anda ?????
apa hubungan lulusan kefarmasian saya dengan ini ? kenapa Anda menyinggungnya
apa hubungan saya dulunya moderator dengan ini ? kenapa Anda menyinggungnya..

JELASKAN..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 27 April 2010, 01:39:46 PM
 :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 27 April 2010, 01:41:21 PM
:)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :))
sakitkah Anda ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: GandalfTheElder on 27 April 2010, 01:59:40 PM
Quote
Ga salah nih........... Bodhisattva Siddharta pernah melakukan karmamudra dengan istrinya Gopa alias Yasodhara.
Karmamudra versi tulisan anda seperti apa ????????????????
yang ngaco itu siapa ?????????????

Esensi karmamudra itu sangat dalam.
Bila Siddharta melakukan karmamudra dengan istrinya Gopa kemudian melahirkan seorang putra. Inikah yang anda maksudkan ????????????????

Hehehehehe.... siapa yang ngomong gara2 Karmamudra maka Rahula lahir?? Karmamudra atau yab Yum itu nggak ada hubungannya dengan seks reproduksi.

Yah kalau anda mau membuktikan saya ngaco apa tidak, daripada ribut, silahkan baca Candamaharosana Tantra!! Asal jangan dipraktekkin yah kalau belum dapet abhiseka...  8) 8) 8)

 _/\_
The Siddha Wanderer
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: GandalfTheElder on 27 April 2010, 02:45:02 PM
Quote
Silsilah Yang Arya Asanga, anda tahu dari mana ? kutipan buku'kan ? Apakah anda melihat sendiri ?

Anda menulis Sakyamuni Buddha - Maitreya - Yang Arya Asanga.
Kapan Sakyamuni Buddha menurunkan ke Maitreya ? Bisa dijelaskan sejarahnya.
Dan Apakah Sakyamuni Buddha berpesan kepada Maitreya tentang Yang Arya Asanga ?

Memang semua ya dari buku. Perbedaan Asanga dengan guru anda adalah Asanga TIDAK mengaku-ngaku dirinya sebagai Buddha atau titisan Bodhisattva ini itu. Paham???

Sakyamuni Buddha meramalkan kedatangan Asanga dalam Manjusri Mula-Tantra. Apa anda tahu hal ini?  8) 8) 8)

Kapan Sakyamuni Buddha menurunkan sudah seringkali, coba anda baca deh sutra2 Mahayana itu, berapa kali Sang Buddha mewejangkan Dharma pada Maitreya??  8)  8)  8)

Quote
Mengenai Sadhana YAb-yum, anda menulis Sakyamuni Buddha menurunkan kepada Raja Indrabodhi. ok dech...saya mengakui saya tidak mengetahuinya. Tapi tulisan seperti ini valid ga ??? Apakah audience bisa menerima tulisan seperti ini ????????????????
Bila di jelaskan intisari sadhana yabyum kepada para audience, bisa dimengerti secara akal sehat ??? bisa dimengerti secara logika ????

Soal Karmamudra sudah pernah dibahas dua kali mas. Silahkan baca board Vajrayana.

Quote
Quote
Mengenai pembunuhan yang dilakukan oleh padmasambhava ajaran-nya darimana ?

Oh yang itu. Anda tahu sandhyabhyasa??....

Tulku Urgyen Rinpoche mengatakan bahwa membunuh dan membebaskan kesadaran mereka sepantasnya tidak diartikan secara harafiah, yang dimaksud adalah dengan membunuh dan membebaskan adalah membebaskan batin dari lima racun klesha dan memakan daging mereka berarti mengenali saripati inti.

Ini sama dengan kitab Dhammapada yang mengatakan seseorang harus membunuh Ayah dan Ibu, namun ya tentu tidak harafiah!! Ayah berarti keakuan dan Ibu berarti kemelekatan.

Adapun mislanya Padmasambhava memang pernah membunuh karena upaya kausalya, beliau TIDAK PERNAH MENGAJARKAN METODE MEMBUNUH, jadi tidak sama dengan guru anda!!

"Meskipun ajaran-ajaran telah ditransmisikan dari satu generasi ke generasi berikutnya tanpa gangguan ataupun penyimpangan, sehingga kita sekarang mendapatkan AJARAN LENGKAP dari Padmasambhava, TIDAK ADA SATUPUN dari ajaran-ajaran yang tersebut yang mengajarkan BAGAIMANA MEMBUNUH PARA PENGIKUT SESAT. SAMA SEKALI TIDAK ADA AJARAN SEPERTI ITU." (Trungpa Rinpoche)

Ngomong2 juga, kisah Padmasambhava membunuh warga kota Penjagalan itu anda dapat dari mana? Setelah saya cross check dengan biografi Padmasambahva yang saya punya, kok saya gak menemukan sampai adanya gempa bumi atau wabah penyakit segala?

Quote
mengenai silsilah mahaguru lian shen, anda bisa bertanya langsung ke Mahaguru ?
Saya tidak harus menjawab pertanyaan anda bila saya tidak begitu mengerti secara dalam'kan???

Saya belajar Ajaran Zhen FoZong udah cukup. Silsilah-nya begitu istimewa, buat apa lagi saya belajar tantra Tibet lainnya.

Maaf, berarti anda tidak beda seperti katak dalam tempurung.

 _/\_
The Siddha Wanderer
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: hatRed on 27 April 2010, 03:19:00 PM
seorang murid menggambarkan gurunya

indra ihong <--- gambaran dari Lu Sheng Yen

dengan tidak mengurangi rasa kemanusiaan.

saya kasiha sama u, bro indra ihong :(

sama sama ngaco :'(
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: yudiboy on 27 April 2010, 05:53:24 PM
numpang ngakak aja....
topinya itu yg gak tahan.....emang Ton Sam Cong apa....
terus duduk di atas bunga teratai lagi.....
asli bener2 ngaco ini...kebanyakan baca mitos ni mr. LSY
bentar ya saya akan ikutan diskusi....saya mau ke gramedia dulu beli buku2 nya mr. LSY..
kita buka aja thread menguak kebohongan buku LSY....hehehhe
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: kur0bane on 28 April 2010, 09:07:12 AM
Silsilah Yang Arya Asanga, anda tahu dari mana ? kutipan buku'kan ? Apakah anda melihat sendiri ?

Anda menulis Sakyamuni Buddha - Maitreya - Yang Arya Asanga.
Kapan Sakyamuni Buddha menurunkan ke Maitreya ? Bisa dijelaskan sejarahnya.
Dan Apakah Sakyamuni Buddha berpesan kepada Maitreya tentang Yang Arya Asanga ?


Mengenai Sadhana YAb-yum, anda menulis Sakyamuni Buddha menurunkan kepada Raja Indrabodhi. ok dech...saya mengakui saya tidak mengetahuinya. Tapi tulisan seperti ini valid ga ??? Apakah audience bisa menerima tulisan seperti ini ????????????????
Bila di jelaskan intisari sadhana yabyum kepada para audience, bisa dimengerti secara akal sehat ??? bisa dimengerti secara logika ????

Mengenai pembunuhan yang dilakukan oleh padmasambhava ajaran-nya darimana ?

mengenai silsilah mahaguru lian shen, anda bisa bertanya langsung ke Mahaguru ?
Saya tidak harus menjawab pertanyaan anda bila saya tidak begitu mengerti secara dalam'kan???

Saya belajar Ajaran Zhen FoZong udah cukup. Silsilah-nya begitu istimewa, buat apa lagi saya belajar tantra Tibet lainnya.
dari kata2 ini anda sama saja tidak menghargai semua ajaran buddha. fanatik LSY kelihatan banget bro
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: kur0bane on 28 April 2010, 09:12:09 AM
numpang ngakak aja....
topinya itu yg gak tahan.....emang Ton Sam Cong apa....
terus duduk di atas bunga teratai lagi.....
asli bener2 ngaco ini...kebanyakan baca mitos ni mr. LSY
bentar ya saya akan ikutan diskusi....saya mau ke gramedia dulu beli buku2 nya mr. LSY..
kita buka aja thread menguak kebohongan buku LSY....hehehhe
wah di tunggu bro _/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 28 April 2010, 10:58:47 AM
Quote
Adapun mislanya Padmasambhava memang pernah membunuh karena upaya kausalya, beliau TIDAK PERNAH MENGAJARKAN METODE MEMBUNUH, jadi tidak sama dengan guru anda!!
Mohon diperjelas tulisan anda, apakah benar ada kejadian ini ? ( alasan yang lain dikesampingkan dulu )
Bila ya, ajaran-nya dari mana ? ( jangan menghindari pertanyaan ini )
Quote
Soal Karmamudra sudah pernah dibahas dua kali mas. Silahkan baca board Vajrayana.
Salah salah topik :  "Mencapai pencerahan dengan sex?"

Salah satunya ini'kan. Topik ini tidak tuntas membahasnya. Kan udah dilock. Bagaimana anda mengatakan ini udah didiskusikan, sementara masih banyak hal yang dipertanyakan ?

Mengenai Guru tilopa, salah satu pelajaran yang didapatkan dari "Matangi" ? menurut saya ini bukan transmisi dari ajaran Buddha, bisa anda jelaskan ?
( sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Tilopa )

Bila ada yang bertanya bagaimana mungkin Mahaguru Lian Shen mencapai Annutara Samyaksambodhi sedangkan silsilah dari guru tantra tidak mencapai Annutara Samyaksambodhi ?

Jawabannya: Mahaguru Lian Shen mendapat ajaran tantra dari Padmasambhava, Maitreya selain guru dari alam manusia.
Buktinya ?
Yang Arya Asanga mendapat bimbingan Bodhisattva Maitreya di surga tusita. 

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 28 April 2010, 11:10:22 AM
^
^
Quote
Jawabannya: Mahaguru Lian Shen mendapat ajaran tantra dari Padmasambhava, Maitreya selain guru dari alam manusia.
Buktinya ?
Yang Arya Asanga mendapat bimbingan Bodhisattva Maitreya di surga tusita. 

pembuktian yang aneh...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 28 April 2010, 11:15:13 AM
^
^
Quote
Jawabannya: Mahaguru Lian Shen mendapat ajaran tantra dari Padmasambhava, Maitreya selain guru dari alam manusia.
Buktinya ?
Yang Arya Asanga mendapat bimbingan Bodhisattva Maitreya di surga tusita. 

pembuktian yang aneh...
[at] indra ihong,..
referensi nya ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 28 April 2010, 11:26:48 AM
Referensi :
Edisi 5 -2010 (halaman 32) Majalah Maitreya ( Media Spiritual dan Informasi Umat Maitreya Indonesia )

referensi-nya bukan dari buku Zhen Fo Zong.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 28 April 2010, 11:37:49 AM
Bodhisatva maitreya aja blm mencapai Annutara Samyaksambodhi, kenapa mahaguru kamu bisa?

analoginya : anak yang lagi kuliah semester akhir mengajarkan ilmunya kepada anak kuliah junior lainnya sampe dapet gelar sarjana lebih dulu dibandingkan senior yang mengajarkannya. bisakah? masuk logika gak?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 28 April 2010, 11:42:15 AM
deleted
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 28 April 2010, 11:49:08 AM
Referensi :
Edisi 5 -2010 (halaman 32) Majalah Maitreya ( Media Spiritual dan Informasi Umat Maitreya Indonesia )

referensi-nya bukan dari buku Zhen Fo Zong.





thanks.. bisa dicopas artikelnya secara komplit ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 28 April 2010, 11:52:28 AM
Quote
Sekte Nyimgmapa versi Tantra Cina. Mahaguru memperoleh intisari silsilah dan abhiseka dari Bhiksu Liaoming. Beliau menerima tanda mata silsilah berupa : gantha kecil milik Acarya Norna, pusaka kotak Manjusri milik Istana Potala dari Tibet, kitab Sadhana, dll.

Jangan ngaco. Mana ada sekte Nyingmapa versi Tantra Cina. Tantra di Tiongkok itu sudah lama putus garis silsilahnya dan beralih ke Jepang diteruskan oleh Kobo Daishi (Kunghai Dashi!!) Silsilah Tantra Tiongkok waktu itu adalah Subhakarasimha, Amoghvajara dan Vajrabodhi, gak ada yang berhubungan dengan Padmasmabhava. Apalagi Tantra di Tiongkok itu cuma sampai Yoga Tantra saja yaitu Tattvasamgraha sedangkan Nyingma di Tibet sudah sampai Anuttarayoga!

Tantra Tiongkok ya Tantra Tiongkok. Nyingma ya Nyingma adanya di Tibet. Kalau anda tetap bersikeras, coba sebutkan sejarah nyata yang membuktikan ada Nyingmapa versi Tiongkok!!

Terus Acarya Norna itu siapa ya? Sansekerta atau Tibetannya apa yah?
Istana Potala kan Gelug dan adanya di Tibet, kok pusakanya malah ada di Tiongkok dan dipegang seorang Nyingma Taois??

Asal anda tahu, di Tibet itu ada aliran Yungdrung atau New Bon yang juga memuja Padmasambhava tapi mereka tidak berlindung pada Triratna tapi pada dewa-dewa duniawi. Banyak praktisi Nyingma yang keliru menganggap ajaran2 Bon itu sebagai Nyingma. Secara konsep, Bon memiliki hubungan yang tidak sedikit dengan agama Tao, mulai dari konsep astrologi, geomansi dsb. Bhakan ada yang ahli Feng Shui misalnya Prof. Lin Yun itu...  8)  8)
gw tanya nih.. apakah betul dalam ajaran Taoism tidak mengandung kebenaran ? apakah konsep astrologi, geomansi, dll tidak mengandung kebenaran? apakah dalam ajaran Bon tidak mengandung kebenaran?
Loe tau dari mana kalo gak ada nyingmapa versi tiongkok? tau dari mana kalo ajaran tersebut sudah musnah?
jangan asal-asalan saja deh...

Quote
Sekte Sakyapa. Mahaguru Lian Shen memperoleh Abhiseka Dzogchen Mahaprajna dan Abhiseka Acarya dari Guru Sakya Zhengkong. Tanda mata silsilah berupa : pratima Buddha Sakyamuni yang telah lama menyertai Guru Sakya Zhengkong, stempel giok Singa Gunung Salju, teratai, ceret giok, vajrasphota dll.

Saya ingin bertanya juga: Siapa itu Sakya Zhengkong? Bagaimana posisinya dalam tradisi Sakyapa?
[/quote]
Acharya Sakya Zheng-kong, a patriarch of our True Buddha School lineage, received transmission of the Kalachakra Tantra from the Ninth Panchen Lama. The Dalai Lama and Panchen Lama are the highest-ranking Tibetan Lamas. Our Kalachakra Tantra came from the Ninth Panchen Lama, who transmitted it to Acharya Sakya Zheng-kong, who subsequently transmitted these practices to Acharya Lian-sheng, who is now transmitting one of practices to you. This Kalachakra lineage transmission came from one of the highest-ranking Tibetan lamas.

{sudah saya posting sebelumnya deh..}
Quote
Sekte Kargyupa. Mahaguru Lian Shen menerima abhiseka tertinggi yaitu Abhiseka Buddha Panca-Dhyani oleh Gyalwa Karmapa XVI. Tanda mata Silsilah berupa : japamala kristal putih milik Dharmasami, ratna kalasa dari Vihara Xijin Xinlongde.

Apa itu Vihara Xijin Xinlongde? Tibetannya gimana ya? Dharmasami itu siapa? Gimana sejarahnya?

Saya sebagai murid Karmapa kok selama ini nggak pernah menemukan beliau ada singgung soal LSY?? Saya lihat webnya TBS itu sellau memberikan informasi secara sepihak. Malah ada seorang Lhama Karma Kagyu yang udah cukup senior walau belum Rinpoche pun pernah menganggap TBS itu campur aduk dan tidak usah ditanggapi!! Hmm..hmmm??

Anda tahu Master Mahayana Tiongkok yang sekarang cukup dekat dengan Karmapa ke-17?? Beliau juga tidak memperbolehkan TBS...
saya tau ada master mahayana yang sekarang ini cukup dekat dengan karmapa-17 Urgen Trinley Dorje. tapi berhubung gelar Karmapa saja jadi rebutan yang gak jelas ujungnya, terus terang saya gak  percaya dengan Karmapa yang sekarang.

menurut saya sumber-sumber yang bermasalah jangan dijadikan referensi, karena akan menambah masalah baru saja..


Quote
Sekte Gelugpa. Mahaguru Lian Shen memperoleh abhiseka Annuttarayoga Tantra dari Guru Thubten Dhargay. Tanda mata silsilah berupa : pratima Vajrapani Bodhisatva berbahan tanah liat, pratima vajravahari berbahan tanah liat, dan Kalachakra berbahan logam mulia dari Rinpoche Kanjurwa Khutughtu, Dharmacakra bermata berlian, vajragantha berbahan emas, vajra Trimukha Phur-bu, jubah Simha Dharmasami dan kalung 108 butir dorje berbahan emas dari Guru Thubten Dhargay.

Bisa anda sebutkan dan ceritakan biografi Geshe Thubten Dhargye?? Jawab dulu pertanyaan saya ini.. Bagaimana posisinya dalam Gelugpa?
Quote
at [Gandalf ]
andakan lagi belajar ama gelugpa? kenapa ga tanya tentang Thubten Dhargay ? Apakah sumber-nya harus dari internet ????????????????????????
Acarya Xue Shan Tong Ce yang tinggal di Bandung juga berguru ama thubten Dhargay.

Oh kalau gak dari internet, bisa anda kutipkan riwayat Gehse Thubten Dhargye dari buku? Di mana beliau waktu itu menetap? Silsilahnya gimana? Saya menginginkan kejelasan di sini, senang sekali kalau anda mau membantu.




We have another Kalachakra lineage transmission. Vajrayana Buddhism has also been transmitted to Mongolia through Tibet. Phagspa Lama, who was from the same school as Vajra Acharya Sakya Zheng-kong, introduced Tibetan Buddhism into Mongolia and [as Kublai Khan`s Imperial Preceptor,] was Mongolia`s National Preceptor. Mongolia`s highest-ranking Living-Buddha was Jebtsundamba Khutughtu. Then, there are two Mongolian Living-Buddhas who ranked behind him. They are Chankya Khutukhtu and Kanjurwa Khutughtu (note: Chankya Khutukhtu`s title has also been variously written in romanized Chinese as Zhangjia Hutukhtu and Chang-chia Hutukhtu). Kanjurwa Khutughtu transmitted the Kalachakra Tantra to Thubten Nyima, Thubten ``Dali,`` and Thubten Dargye. Then, it was transmitted to me by Acharya Thubten Dargye. This is the Mongolian transmission. Therefore, True Buddha School`s Kalachakra Tantra has two great lineages transmissions. One is Tibetan and the other is Mongolian.

{sudah saya post juga sebelumnya}

Quote
memang dugaan saya semula benar,
seseorang yang belajar dari guru/ sekolah gak ternama tidak diterima oleh komunitas yang belajar dari sekolah ternama..  ini sih namanya orang kecanduan gelar..

anda menilai seseorang berdasarkan sekolah, bukan berdasarkan kemampuan seseorang.

Wah..wahh.... justru saya mementingkan sekolah bukan karena formalitasnya atau gelarnya, atau akademisnya atau juara atau apa lah. Tapi karena APA YANG DIAJARKAN itulah yang penting.

Apa anda tahu silsilah itu sangat penting dalam Vajrayana? Sehebat2nya kemampuan seseorang kalau silsilahnya gak jelas ya sama aja sangat tidak dianjurkan dalam Vajrayana!!

Anda sendiri bilang ada sekolah tidak ternama. Wah ya pantes aja nggak ternama karena metode pengajaran sekolah itu kurang baik...  8) 8) 8), bisa aja kan??

 _/\_
The Siddha Wanderer

lah kalo gitu kenapa dari tadi meributkan gelar-gelar dan gelar? kenapa gak ada yang mempermasalahkan ajaran.?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 28 April 2010, 11:59:25 AM
"Meskipun ajaran-ajaran telah ditransmisikan dari satu generasi ke generasi berikutnya tanpa gangguan ataupun penyimpangan, sehingga kita sekarang mendapatkan AJARAN LENGKAP dari Padmasambhava, TIDAK ADA SATUPUN dari ajaran-ajaran yang tersebut yang mengajarkan BAGAIMANA MEMBUNUH PARA PENGIKUT SESAT. SAMA SEKALI TIDAK ADA AJARAN SEPERTI ITU." (Trungpa Rinpoche)
busyet ada yang bawa-bawa Trungpa rinpoche disini.. loe tau gak kelakuan Trungpa Rinpoche itu kayak apa ? Thrungpa Rinpoche itu lineagenya sempurna, guru-gurunya terkenal , tapi kelakuannya bejat, mabuk-mabukan, hobi melakukan sex-party, diduga mati karena HIV.
kalo ada umat Buddhist yang percaya sama ucapan guru macam demikian ini sangat memualkan..

http://en.wikipedia.org/wiki/Ch%C3%B6gyam_Trungpa
Trungpa's sexuality has been one of the sources of controversy, as he cultivated relations with a number of his female students. Tenzin Palmo, who met him in 1962 while he was still at Oxford did not become one of his consorts. She mentions she refused his advances at the time because he had presented himself as "a pure monk". However, she said had she known that Trungpa began having sexual relations with women at age 13 she would not have declined, considering that in the higher stages of Tibetan Buddhist tantra, sexual relations (especially with tertöns) are a means of enhancing spiritual insights.[41] Trungpa formally renounced his monastic vows in 1969.[42]

Trungpa was also known for smoking tobacco and for his liberal use of alcohol;[43] many who knew him characterized him as an alcoholic.[44][45] He began drinking occasionally shortly after arriving in India.[46] Before his coming to America, Trungpa drove a sports car into a joke shop in Dumfries, Scotland[47]. While his companion was not seriously injured,[48] he was left partially paralyzed. Later he described this event as a pivotal moment which inspired the course of his teachings. Some accounts ascribe the accident to drinking.[49][50] Others suggest he may have had a stroke.[51][52] According to Trungpa himself, he blacked out.[53]



Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 28 April 2010, 12:02:15 PM
http://en.wikipedia.org/wiki/Ch%C3%B6gyam_Trungpa (lanjutan)

He often combined drinking with teaching. David Chadwick recounts:[54] "Suzuki [Roshi] asked Trungpa to give a talk to the students in the zendo the next night. Trungpa walked in tipsy and sat on the edge of the altar platform with his feet dangling. But he delivered a crystal-clear talk, which some felt had a quality – like Suzuki's talks – of not only being about the dharma but being itself the dharma." However, in some instances he was too drunk to walk and had to be carried.[50] Also, according to the Steinbecks, on a couple of occasions his speech was unintelligible.[55]

Two former students of Trungpa, John Steinbeck IV and his wife, wrote a sharply critical memoir of their lives with him in which they claim that, in addition to alcohol, Trungpa used $40,000 a year worth of cocaine, and used Seconal to come down from the cocaine. The cocaine use, say the Steinbecks, was kept secret from the wider Vajradhatu community.[56]

An incident that became a cause célèbre among some poets and artists was the Halloween party at the Fall, 1975, Snowmass Colorado Seminary, a 3-month period of intensive meditation and study of the Hinayana, Mahayana, and Vajrayana vehicles of Tibetan Buddhism. The poet W. S. Merwin had arrived that summer at the Naropa Institute and been told by Allen Ginsberg that he ought to visit seminary. Although he had not gone through the several years worth of study and preparatory mind training required, Merwin was insistent he attend, and Trungpa eventually granted his request – along with his girlfriend as well. At seminary the couple stayed to themselves. At the Halloween party, after many, including Trungpa himself, had taken off their clothes, Merwin was asked to join the event, but refused. On Trungpa's orders his Vajra Guard forced entry into the poet's locked and barricaded room; brought him and his girlfriend, Dana Naone, against their will, to the party; and eventually stripped them of all their clothes, onlookers ignoring Naone's pleas for help and for someone to call the police.[57] The next day Trungpa asked Merwin and Naone to remain at the Seminary as either students or guests. They agreed to stay for several more weeks to hear the Vajrayana teachings (which centered around samaya[citation needed]), with Trungpa's promise that "there would be no more incidents," and Merwin and Naone's assertion that "it would be with no guarantees of obedience, trust, or personal devotion to him."[58] They left immediately after the last talk. In a 1977 letter to members of a Naropa class investigating the incident, Merwin concluded,

    My feelings about Trungpa have been mixed from the start. Admiration, throughout, for his remarkable gifts; and reservations, which developed into profound misgivings, concerning some of his uses of them. I imagine, at least, that I've learned some things from him (though maybe not all of them were the things I was 'supposed' to learn) and some through him, and I'm grateful to him for those. I wouldn't encourage anyone to become a student of his. I wish him well.[59]

Author Jeffery Paine commented on this incident that "Seeing Merwin out of step with the rest, Trungpa could have asked him to leave, but decided it was kinder to shock him out of his aloofness."[60] However, he also notes the outrage felt in particular by poets such as Robert Bly and Kenneth Rexroth, who began calling Trungpa a fascist.[61]

Trungpa's choice of Westerner Ösel Tendzin as his dharma heir was controversial as Tendzin would be the first Western Tibetan Buddhist lineage holder and Vajra Regent. This was exacerbated by Tendzin's own behavior as lineage holder. Tendzin, while knowingly carrying HIV, was sexually involved with students, one of whom became infected and died.[62]

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 28 April 2010, 01:10:01 PM
Edisi 5 – 2010 Majalah Maitreya
( Media Spiritual dan Informasi Umat Maitreya Indonesia )

Maitreya dan Mazhab Yogachara
Oleh : Taigen dan Leighton
Alih bahasa : Telaga Sutji

Dalam perkembangan doktrin Mahayana, Maitreya sebagai Bodhisattva berkaitan erat dengan ajaran Yogachara dan studinya mengenai kesadaran dan psikologi. Dari Surga Tusita, Buddha Maitreya sedang merenungi fenomena kesadaran dan perasaan, memikirkan secara mendalam bagaimana menyelamatkan semua makhluk dalam kesesatan dan penderitaan. Maitreya sedang berusaha untuk merealisasikan takdirnya sebagai Buddha yang sempurna.

Guru Yogachara yang paling terkenal adalah filsuf Buddhis India abad 4 dan 5, Yang Arya Asanga dan Yang Arya Vasubandhu bersaudara. Vasubandhu menulis kitab Abidharma kosha yang berisi komentar penting proto Mahayana mengenai system analisis Abidharma terhadap psikologi. Beliau kemudian masuk aliran Yogachara atas anjuran Yang Arya Asanga dan menulis berbagai komentar penting Yogachara. Yang Arya Vasubandhu juga dihormati Buddhisme Zen sebagai salah satu Patriat di India.

Beberapa naskah Yogachara secara tradisional dikaitkan dengan Asanga meski terkadang dianggap ditulis oleh Buddha Maitreya sendiri. Karya Asanga termasuk Yogachara bhumi, “Landasan atau Tahap-tahap Latihan Yoga,” yang mencakup Bodhisatva bhumi, “Tahap-tahap Bodhisatva”. Asanga juga menyusun Five Books of Maitreya, yang mencakup Abhisamayalankara, ringkasan dari Kesempurnaan kebijaksanaan dalam 25.000 jalur.

Para Guru agung Mahayana terutama dari mazhab Yogachara percaya bahwa Buddha Maitreya dengan kekuatan batin mengangkat Asanga ke Surga Tusita. Di sana Beliau menguraikan makna sutra-sutra Yogachara dan naskah-naskah penjelasannya pada Yang Arya Asanga. Visi Bodhisatva Maitreya telah mengilhami Asanga dan mengungkap naskah kepada Asanga atau pengikut Maitreya lainnya yang kemudian menuangkannya ke dalam tulisan.

Kisah legendaris hubungan Asanga dan Maitreya mengajarkan kasih nan indah, ciri khas Maitreya. Asanga menghabiskan 12 tahun dalam meditasi sunyi dalam gua di pegunungan Himalaya, dengan melatih visualisasi dan mengerahkan seluruh konsentrasinya kepada Maitreya. Setelah 12 tahun berusaha tanpa hasil nyata, Asanga meninggalkan tempat itu dengan putus asa. Saat mendekati sebuah kota kecil, beliau melihat seekor anjing tergeletak di jalan dengan tubuh bagian bawah digerogoti ulat. Asanga merasa kasihan dan berpikir, jika ulat dipisahkan dari anjing, mereka akan mati; tetapi jika dibiarkan saja, si anjing akan mati. Dengan spontan Asanga memutuskan memotong dagingnya sendiri untuk diberikan kepada ulat dari si anjing. Berangkatlah dia ke kota, menukarkan perlengkapan kebhiksuannya dengan sebilah pisau, dan kembali ke tempat semula.

Setelah memotong sejumlah daging dari pahanya, Asanga berpikir apabila dia memungut ulat dengan tangan, sebagian akan mati juga. Maka diputuskannya untuk memungut ulat dengan lidahnya! Saat Asanga mulai mendekatkan lidahnya, si anjing tiba-tiba lenyap dan berubah menjadi Buddha Maitreya dengan segala sinar kecemerlangannya. Berurai air mata karena tergugah, Asanga menanyakan kepada Buddha Maitreya, mengapa baru muncul sekarang saat dia telah putus harapan, dan mengapa Buddha Maitreya tidak menampakkan dirinya selama 12 tahun meditasinya. Buddha Maitreya menjawab, Beliau telah mendampinginya sejak awal, namun keterikatan pikiran Asanga untuk melihat-Nya malah membuatnya tidak dapat melihat-Nya. Namun berkat cinta kasih universal tanpa membeda-bedakan (ciri khas Maitreya ) Asanga kepada si anjing dan ulat, dia dapat bertatap muka dengan Buddha Maitreya.

Buddha Maitreya meminta Asanga membopongnya ke kota. Asanga melakukannya dengan girang, namun yang dilihat orang-orang adalah Asanga sedang menggendong anjing kampung. Asanga kemudian diberikan kesempatan untuk memohon apa saja yang diinginkannya, dan Beliau memohon bimbingan Maitreya untuk menyebarluaskan ajaran Mahayana. Asanga langsung dikirim ke Surga Tusita dan berguru kepada Maitreya. Setelah beberapa lama, Asanga kembali ke wujud manusia dan mendirikan pusat pelatihan kebhiksuan dan menuangkan apa yang telah dia pelajari ke dalam naskah tulisan.

Legenda mengisahkan, Asanga akan membabarkan ajaran pada siang hari dan kembali ke Tusita malam harinya untuk memperdalam ajaran Yogachara. Pemberkatan Maitreya terhadap kasih Asanga kepada anjing dan ulat tadi merupakan contoh hidup dari kasih Maitreya yang tanpa syarat. Rasa kasihan kepada makhluk hidup yang paling sederhana sekalipun dapat dilihat sebagai kualitas Maitreya, kasih yang juga dipancarkan para pengikut-nya.

SELESAI
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 28 April 2010, 01:15:00 PM
thanks bro atas artikelnya.. namun IMO belum jawab mengenai referensi bahwa LSY belajar dari Metteya
adakah source yang lain yang menyatakan secara explisit LSY pernah pelajar dari Metteya di surga Tusita ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 28 April 2010, 01:21:50 PM
saya ga ngerti ? mohon lebih rinci pertanyaannya ? apa itu IMO ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 28 April 2010, 01:30:01 PM
tentang pembunuhan dan penyeberangan arwah, saya pernah nonton VCD tentang seorang tukang jagal babi + isterinya. Isteri adalah seorang umat Buddhist yang taat, tiap hari baca "Namo Amitofo". sedangkan suaminya tiap hari jagal babi, dan parahnya dia suruh istrinya membantunya saat "menjagal babi". karena isteri adalah umat buddhist yang taat, dia terus membaca "Namo Amitofo" saat membantu suami menjagal babi. sampe suatu hari... dia di datengin sama Buddha Amitabha, Kwan Im, Mahastamaprapta, plus dewa dewi. ternyata dewa-dewi itu adalah Babi yang dulunya dijagal oleh sepasang suami-istri tsb, namun karena si istri terus membacakan "Namo Amitofo" dan beritikad baik, maka arwah babi itu malah terseberangkan ke alam Sukhavati, dan sekarang mereka hendak menjemput isteri menuju alam Sukhavati

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 28 April 2010, 01:37:21 PM
tentang pembunuhan dan penyeberangan arwah, saya pernah nonton VCD tentang seorang tukang jagal babi + isterinya. Isteri adalah seorang umat Buddhist yang taat, tiap hari baca "Namo Amitofo". sedangkan suaminya tiap hari jagal babi, dan parahnya dia suruh istrinya membantunya saat "menjagal babi". karena isteri adalah umat buddhist yang taat, dia terus membaca "Namo Amitofo" saat membantu suami menjagal babi. sampe suatu hari... dia di datengin sama Buddha Amitabha, Kwan Im, Mahastamaprapta, plus dewa dewi. ternyata dewa-dewi itu adalah Babi yang dulunya dijagal oleh sepasang suami-istri tsb, namun karena si istri terus membacakan "Namo Amitofo" dan beritikad baik, maka arwah babi itu malah terseberangkan ke alam Sukhavati, dan sekarang mereka hendak menjemput isteri menuju alam Sukhavati
Saya pernah menontonnya sekitar 4 tahun yang lalu. Bagaimana nih, tulisan [4DMYN] bisa jadi referensi ga ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 28 April 2010, 02:04:35 PM
saya ga ngerti ? mohon lebih rinci pertanyaannya ? apa itu IMO ?
In My Opinion (menurut pendapat saya)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 28 April 2010, 04:57:30 PM
thanks bro atas artikelnya.. namun IMO belum jawab mengenai referensi bahwa LSY belajar dari Metteya
adakah source yang lain yang menyatakan secara explisit LSY pernah pelajar dari Metteya di surga Tusita ?
eksplisit itu maksudnya 
"fakta-nya dari pengakuan dalam asal bukan dari, misalnya bukan pengakuan Mahaguru ?" 
atau
"ambil dari sumber apa aja ?"

Contohnya : Mahaguru Xu Yun pernah bertemu dengan Bodhisattva Maitreya. ( Diambil dari buku otobiografi Xu Yun ). yang menulis dalam buku itu sepertinya perkataan Xu Yun, bukan dibuktikan dari penulis-nya. Penulis otobiografi hanya mencatat perkataan Xu Yun.

Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Sempurna. Sumbernya dari mana ? Semua tulisan sutta berasal dari wejangan Sakyamuni Buddha. Siapa yang bisa membuktikan Penerangan Sempurna yang dicapai beliau ?

Bila Sakyamuni Buddha tidak membabarkan dharma, berarti tidak ada yang tahu apakah dalam sejarah masa lalu ada pencapaian Penerangan Sempurna ?

Bisa juga kan bila beliau langsung meninggalkan alam manusia karena udah mengatasi tumimbal lahir.

Jadi, bagaimana saya menjelaskannya ? ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: K.K. on 28 April 2010, 05:06:16 PM
tentang pembunuhan dan penyeberangan arwah, saya pernah nonton VCD tentang seorang tukang jagal babi + isterinya. Isteri adalah seorang umat Buddhist yang taat, tiap hari baca "Namo Amitofo". sedangkan suaminya tiap hari jagal babi, dan parahnya dia suruh istrinya membantunya saat "menjagal babi". karena isteri adalah umat buddhist yang taat, dia terus membaca "Namo Amitofo" saat membantu suami menjagal babi. sampe suatu hari... dia di datengin sama Buddha Amitabha, Kwan Im, Mahastamaprapta, plus dewa dewi. ternyata dewa-dewi itu adalah Babi yang dulunya dijagal oleh sepasang suami-istri tsb, namun karena si istri terus membacakan "Namo Amitofo" dan beritikad baik, maka arwah babi itu malah terseberangkan ke alam Sukhavati, dan sekarang mereka hendak menjemput isteri menuju alam Sukhavati



Berarti untuk menyelamatkan dunia, kita bisa ledakin nuklir sambil melafalkan "Namo Omitofo" rame-rame?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: kur0bane on 28 April 2010, 05:56:31 PM
ngambil sumber ke aliran maitreya yang ngaco. pantes lah guru NGACO ketemu ajaran NGACO jadinya :))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: yudiboy on 28 April 2010, 06:25:25 PM


Berarti untuk menyelamatkan dunia, kita bisa ledakin nuklir sambil melafalkan "Namo Omitofo" rame-rame?

[/quote]

INILAH BRO...SUSAHNYA KALAU KEMAMPUAN IQ ORANG PADA JONGKOK..SENANG PERCAYA CERITA MISTIK...
HIDUP MAU DIBIKIN GAMPANG....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: yudiboy on 28 April 2010, 06:26:09 PM
ngambil sumber ke aliran maitreya yang ngaco. pantes lah guru NGACO ketemu ajaran NGACO jadinya :))

TAKUTNYA KITA YANG MENANGGAPI THTREADINI...BAKALAN JADI IKUTAN NGACO JUGA...WKKWKW
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 28 April 2010, 07:01:28 PM
thanks bro atas artikelnya.. namun IMO belum jawab mengenai referensi bahwa LSY belajar dari Metteya
adakah source yang lain yang menyatakan secara explisit LSY pernah pelajar dari Metteya di surga Tusita ?
eksplisit itu maksudnya 
"fakta-nya dari pengakuan dalam asal bukan dari, misalnya bukan pengakuan Mahaguru ?" 
atau
"ambil dari sumber apa aja ?"

Contohnya : Mahaguru Xu Yun pernah bertemu dengan Bodhisattva Maitreya. ( Diambil dari buku otobiografi Xu Yun ). yang menulis dalam buku itu sepertinya perkataan Xu Yun, bukan dibuktikan dari penulis-nya. Penulis otobiografi hanya mencatat perkataan Xu Yun.

Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Sempurna. Sumbernya dari mana ? Semua tulisan sutta berasal dari wejangan Sakyamuni Buddha. Siapa yang bisa membuktikan Penerangan Sempurna yang dicapai beliau ?

Bila Sakyamuni Buddha tidak membabarkan dharma, berarti tidak ada yang tahu apakah dalam sejarah masa lalu ada pencapaian Penerangan Sempurna ?

Bisa juga kan bila beliau langsung meninggalkan alam manusia karena udah mengatasi tumimbal lahir.

Jadi, bagaimana saya menjelaskannya ? ?

hm.. gpp bro.. santai aja.. saya hanya bertanya.. namun jika bro hanya bisa menjelaskan sampai segitu ya cukuplah.. :)
thanks atas penjelasannya. :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 28 April 2010, 07:07:12 PM
tentang pembunuhan dan penyeberangan arwah, saya pernah nonton VCD tentang seorang tukang jagal babi + isterinya. Isteri adalah seorang umat Buddhist yang taat, tiap hari baca "Namo Amitofo". sedangkan suaminya tiap hari jagal babi, dan parahnya dia suruh istrinya membantunya saat "menjagal babi". karena isteri adalah umat buddhist yang taat, dia terus membaca "Namo Amitofo" saat membantu suami menjagal babi. sampe suatu hari... dia di datengin sama Buddha Amitabha, Kwan Im, Mahastamaprapta, plus dewa dewi. ternyata dewa-dewi itu adalah Babi yang dulunya dijagal oleh sepasang suami-istri tsb, namun karena si istri terus membacakan "Namo Amitofo" dan beritikad baik, maka arwah babi itu malah terseberangkan ke alam Sukhavati, dan sekarang mereka hendak menjemput isteri menuju alam Sukhavati



Berarti untuk menyelamatkan dunia, kita bisa ledakin nuklir sambil melafalkan "Namo Omitofo" rame-rame?


wkwkwkwk, untung Angulimala pada saat ngejar ibunya ngga "Namo Omitofo", klo iya, bingung deh kita =)) =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: GandalfTheElder on 28 April 2010, 08:40:00 PM
Quote
gw tanya nih.. apakah betul dalam ajaran Taoism tidak mengandung kebenaran ? apakah konsep astrologi, geomansi, dll tidak mengandung kebenaran? apakah dalam ajaran Bon tidak mengandung kebenaran? Loe tau dari mana kalo gak ada nyingmapa versi tiongkok? tau dari mana kalo ajaran tersebut sudah musnah? jangan asal-asalan saja deh...

Dari kata-kata anda benar-benar menunjukkan bahwa tampaknya anda tidak paham sejarah sekaligus ajaran Buddha ya!! Kenapa saya berkata seperti ini, akan saya jelaskan.

Kalau anda bilang agama Tao dan Bon adalah mengandung kebenaran, demikian juga Islam dan kr****n. Ini tidak salah. Semua agama mengajarkan kebenaran berupa ajaran-ajaran kebaikan seklaigus ajaran-ajaran yang dapat dipraktekkan sehingga seseorang dapat terlahir di alam deva / Brahma, berbahagia di sana.

Tapi YANG TIDAK DIMILIKI agama lain adalah AJARAN YANG MEMBAWA PADA PEMBEBASAN SEJATI.

Paham?? Lagipula anda juga menulis bahwa silsilah guru anda juga termasuk YM Drogon Chogyal Phagspa khan?

Anda tahu nggak kalau YM Drogon Chogyal Phagspa pernah mengalahkan para Taois Quanzhen dalam debat dan menyamakan ajaran mereka dengan aliran Samkhya di India yang dianggap sebagai ajaran tirthika?? Para Taois tersebut kemudian berpindah keyakinan menjadi Buddhis.

Anda tahu nggak kalau YM Karma Pakshi juga pernah mengalahkan para Taois dalam debat??

Anda tahu nggak bahkan YM Hanshan Deqing yang sangat menghormati agama Tao, mengatakan bahwa praktisi Taois hanya bnisa mencapai alam arupadhatu saja, bukan pencerahan??

Anda tahu nggak YM Dogen Zenji, dengan sangat gamblang mengatakan bahwa ajaran Tao tidak dapat diperbandingkan dengan ajaran Buddha uang mengajar pada Pembebasan Sejati??

Anda tahu nggak YM Milarepa pernah menyebut ajaran dan para pengikut Bon sebagai sesat?

Saya minta agar anda buktikan dan temukan catatan keberadaan Nyingma versi Tiongkok aja gak mau jawab!!  8) 8) 8) Nah siapa yang asal-asalan jadinya?? Hmmmm????

Quote
Acharya Sakya Zheng-kong, a patriarch of our True Buddha School lineage, received transmission of the Kalachakra Tantra from the Ninth Panchen Lama. The Dalai Lama and Panchen Lama are the highest-ranking Tibetan Lamas. Our Kalachakra Tantra came from the Ninth Panchen Lama, who transmitted it to Acharya Sakya Zheng-kong, who subsequently transmitted these practices to Acharya Lian-sheng, who is now transmitting one of practices to you. This Kalachakra lineage transmission came from one of the highest-ranking Tibetan lamas.

Biografi semacam ini sama sekali tidak memuaskan. Di mana Vihara Sakya Zhengkong? Siapa yang mengenali Sakya Zhengkong sebagai Tulku? Siapa guru-guru Sakyapa dari Sakya Zhengkong? (Panchen dan Dalai Lama itu dari Gelug). Bagaimana riwayat studi pembelajaran Sakya Zhengkong? Siapa nama Tibetan dari Sakya Zhengkong?? Beliau dari keturunan Khon atau Ngor?? Atau jangan2 anda nggak tahu apa itu Khon dan Ngor??

Quote
saya tau ada master mahayana yang sekarang ini cukup dekat dengan karmapa-17 Urgen Trinley Dorje. tapi berhubung gelar Karmapa saja jadi rebutan yang gak jelas ujungnya, terus terang saya gak  percaya dengan Karmapa yang sekarang.

menurut saya sumber-sumber yang bermasalah jangan dijadikan referensi, karena akan menambah masalah baru saja..

Wakakakaka.... sikap anda ini kontradiktif sekali, anda bilang Guru dari guru anda adalah Karmapa ke-16.

Sedangkan yang mengenali Ugyen Trinley Dorje sebagai Karmapa adalah para guru-guru / Rinpoche besar dan murid langsung serta terdekat dari Karmapa ke-16, apalagi mereka dikenali oleh Karmapa ke-16 sendiri sebagai emanasi para Bodhisattva!!

Nah sekarang aklau anda nggak percaya sama Karmapa Ugyen Trinley Dorje berarti anda tidak percaya pada murid2 dekat Karmapa dan apabila anda tidak percaya pada murid-murid dekat Karmapa maka anda juga tidak percaya dengan Karmapa ke-16. Jika anda tidak percaya pada Karmapa ke -16 maka seharusnya bagaimanakah kepercayaan anda pada guru anda sendiri??  8) 8) 8)

Quote
We have another Kalachakra lineage transmission. Vajrayana Buddhism has also been transmitted to Mongolia through Tibet. Phagspa Lama, who was from the same school as Vajra Acharya Sakya Zheng-kong, introduced Tibetan Buddhism into Mongolia and [as Kublai Khan`s Imperial Preceptor,] was Mongolia`s National Preceptor. Mongolia`s highest-ranking Living-Buddha was Jebtsundamba Khutughtu. Then, there are two Mongolian Living-Buddhas who ranked behind him. They are Chankya Khutukhtu and Kanjurwa Khutughtu (note: Chankya Khutukhtu`s title has also been variously written in romanized Chinese as Zhangjia Hutukhtu and Chang-chia Hutukhtu). Kanjurwa Khutughtu transmitted the Kalachakra Tantra to Thubten Nyima, Thubten ``Dali,`` and Thubten Dargye. Then, it was transmitted to me by Acharya Thubten Dargye. This is the Mongolian transmission. Therefore, True Buddha School`s Kalachakra Tantra has two great lineages transmissions. One is Tibetan and the other is Mongolian.

Anda tidak menjawab pertanyaan saya. Bisa anda kutipkan riwayat Gehse Thubten Dhargye dari buku? Di mana beliau waktu itu menetap? Geshe Thubten Dhargye lahir tahun berapa? Beliau belajar sama siapa saja? Posisinya dalam Gelugpa bagaimana? Bagaimanakah beliau mendapatkan gelar Geshe?

Quote
ah kalo gitu kenapa dari tadi meributkan gelar-gelar dan gelar? kenapa gak ada yang mempermasalahkan ajaran.?

Emang saya mempeributkan gelar? Kalau rekan2 lain mungkin. Saya dari awal hanya mempermasalahkan ajaran. Anda jangan mengada-ngada ya!!

Dari awal saya ya tahu kalau "Huo Fo" itu sebutan Tionghoa dari "Tulku". Tapi agaknya pemaknaannya jadi agak melenceng belakangan ini.

 _/\_
The Siddha Wanderer
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: GandalfTheElder on 28 April 2010, 08:57:11 PM
Quote
busyet ada yang bawa-bawa Trungpa rinpoche disini.. loe tau gak kelakuan Trungpa Rinpoche itu kayak apa ? Thrungpa Rinpoche itu lineagenya sempurna, guru-gurunya terkenal , tapi kelakuannya bejat, mabuk-mabukan, hobi melakukan sex-party, diduga mati karena HIV.
kalo ada umat Buddhist yang percaya sama ucapan guru macam demikian ini sangat memualkan..

Wahhhh2..... sejarah modern aja anda masih bisa salah .....wkwkwk... Trungpa Rinpoche meninggal karena overdose alkohol, BUKAN HIV. Piye toh anda ini? Yang kena HIV itu muridnya, Tendzin Osel.

Asal anda tahu saja, Trungpa Rinpoche sempat berkata pada istrinya bahwa ia hendak mencabut gelar Tendzin Osel dengan mengatakannya "terrible", dan alhasil memang Tendzin Osel nantinya terkena HIV, sesuatu yang "terrible".

Btw Trungpa Rinpoche diakui oleh Karmapa ke-16 lho, yaitu gurunya guru anda (katanya pihak ZFZ sih).

Oke deh, saya kutip dari Geshe Lhundrup Sopa yaaaaaaa....... (bukan Trungpa Rinpoche lho, kan anda nggak suka karena beliau kontroversial, klo gitu nih saya kasih kutipan Geshe Lhundrup Sopa, seorang bhiksu Gelug ternama yang mendapatkan gelar Geshe Lharampa di Vihara Sera):

"Ada beberapa yang mengklaim bahwa minum alkohol, memanipulasi seseorang secara seksual, atau bahkan pengorbanan manusia adalah praktek tantra, (mereka berkata) bahwa kamu bisa, sebagai contohnya MEMBEBASKAN MANUSIA DENGAN CARA MEMBUNUH MEREKA. Semua hal-hal ini dapat dilakukan dalam nama "tantra" dan SANGAT SANGAT BERBAHAYA bagi orang yang melakukannya atau pada orang lain. Ada orang-orang yang menyebut hal-hal tersebut sebagai tantra, NAMUN KENYATAANNYA MEREKA MENIPU SEMUA ORANG."
(Merak di Hutan Beracun oleh Geshe Lhundrup Sopa)

*Geshe Lhundub Sopa, a leading scholar of Gelugpa school, is the founding-director of Deer Park Tibetan Buddhist Center in Madison, Wisconsin. Geshe Lhundrup Sopa served as Professor of the Program in Buddhist Studies at the University of Wisconsin-Madison since 1967.  He was one of the few Tibetan scholars to hold a regular position at a Western institution of higher learning.

Kemudian juga Vajra Tip Tantra mengatakan:
"Engkau seharusnya TIDAK membunuh makhluk hidup."

 _/\_
The Siddha Wanderer
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 29 April 2010, 12:09:19 AM
"Meskipun ajaran-ajaran telah ditransmisikan dari satu generasi ke generasi berikutnya tanpa gangguan ataupun penyimpangan, sehingga kita sekarang mendapatkan AJARAN LENGKAP dari Padmasambhava, TIDAK ADA SATUPUN dari ajaran-ajaran yang tersebut yang mengajarkan BAGAIMANA MEMBUNUH PARA PENGIKUT SESAT. SAMA SEKALI TIDAK ADA AJARAN SEPERTI ITU." (Trungpa Rinpoche)
busyet ada yang bawa-bawa Trungpa rinpoche disini.. loe tau gak kelakuan Trungpa Rinpoche itu kayak apa ? Thrungpa Rinpoche itu lineagenya sempurna, guru-gurunya terkenal , tapi kelakuannya bejat, mabuk-mabukan, hobi melakukan sex-party, diduga mati karena HIV.
kalo ada umat Buddhist yang percaya sama ucapan guru macam demikian ini sangat memualkan..




bukan tentang siapa yang mengucapkan tapi tentang apa yang diucapkan...

suatu kata-kata kebenaran bisa muncul dari seorang pelacur...

dan kata -kata bohong bisa juga muncul dari seorang yang mengaku buddha hidup...

pelacur lebih berharga daripada buddha hidup yang berkata bohong
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: GandalfTheElder on 29 April 2010, 06:39:23 AM
Quote
tentang pembunuhan dan penyeberangan arwah, saya pernah nonton VCD tentang seorang tukang jagal babi + isterinya. Isteri adalah seorang umat Buddhist yang taat, tiap hari baca "Namo Amitofo". sedangkan suaminya tiap hari jagal babi, dan parahnya dia suruh istrinya membantunya saat "menjagal babi". karena isteri adalah umat buddhist yang taat, dia terus membaca "Namo Amitofo" saat membantu suami menjagal babi. sampe suatu hari... dia di datengin sama Buddha Amitabha, Kwan Im, Mahastamaprapta, plus dewa dewi. ternyata dewa-dewi itu adalah Babi yang dulunya dijagal oleh sepasang suami-istri tsb, namun karena si istri terus membacakan "Namo Amitofo" dan beritikad baik, maka arwah babi itu malah terseberangkan ke alam Sukhavati, dan sekarang mereka hendak menjemput isteri menuju alam Sukhavati

Saya pernah baca ada kisah seorang bhiksu yang kesehariannya menjagal hewan sambil melafalkan Namo Amitabha. Tapi di kehidupan selanjutnya ia terjerumus ke dalam neraka.

Kisah di VCD di atas adalah istrinya sebenarnya sangat tidak mau membantu membunuh, bahkan sempat menolak, namun dia akhirnya tidak ada pilihan lain selain melafalkan nama Amitabha. Krn kondisi yang memaksanya untuk menjagal, dia tak punya pilihan lain.

 _/\_
The Siddha Wanderer
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 29 April 2010, 06:43:38 AM
Bro [ Gandalf ] :

Mohon penjelasan silsilah anda dari mana ? Di Abhiseka oleh siapa ? Sejarahnya bagaimana ? Bisa anda sharing ke forum diskusi ini ? dan sekaligus penjelasan yang memuaskan menurut versi anda ?

 
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: GandalfTheElder on 29 April 2010, 06:50:48 AM
Quote
Bro [ Gandalf ] :

Sepertinya anda ga pernah menjelaskan silsilah anda dari mana ? Bisa anda sharing ke forum diskusi ini ? dan sekaligus penjelasan yang memuaskan menurut versi anda ?

Maksud anda? Bukankah saya pernah bilang silsilah yang saya jalani itu Karma Kagyu?? Maka ya saya belajar dari para Rinpoche2 besar Kagyu seperti Karmapa ke -17, Sangye Nyenpa Rinpoche, Mingyur Rinpoche, Zurmang Drukpa Rinpoche, Zurmang Gharwang Rinpoche, Thrangu Rinpoche dsb!! Kalau yg dari tradisi Gelug saya belajar dari center2nya Dagpo Lama Rinpoche, Phabongkha Rinpoche, Tsem Tulku Rinpoche, dan Dalai Lama.

 _/\_
The Siddha Wanderer
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 29 April 2010, 10:45:26 AM
Quote
gw tanya nih.. apakah betul dalam ajaran Taoism tidak mengandung kebenaran ? apakah konsep astrologi, geomansi, dll tidak mengandung kebenaran? apakah dalam ajaran Bon tidak mengandung kebenaran? Loe tau dari mana kalo gak ada nyingmapa versi tiongkok? tau dari mana kalo ajaran tersebut sudah musnah? jangan asal-asalan saja deh...

Dari kata-kata anda benar-benar menunjukkan bahwa tampaknya anda tidak paham sejarah sekaligus ajaran Buddha ya!! Kenapa saya berkata seperti ini, akan saya jelaskan.

Kalau anda bilang agama Tao dan Bon adalah mengandung kebenaran, demikian juga Islam dan kr****n. Ini tidak salah. Semua agama mengajarkan kebenaran berupa ajaran-ajaran kebaikan seklaigus ajaran-ajaran yang dapat dipraktekkan sehingga seseorang dapat terlahir di alam deva / Brahma, berbahagia di sana.

Tapi YANG TIDAK DIMILIKI agama lain adalah AJARAN YANG MEMBAWA PADA PEMBEBASAN SEJATI.

Paham?? Lagipula anda juga menulis bahwa silsilah guru anda juga termasuk YM Drogon Chogyal Phagspa khan?

Anda tahu nggak kalau YM Drogon Chogyal Phagspa pernah mengalahkan para Taois Quanzhen dalam debat dan menyamakan ajaran mereka dengan aliran Samkhya di India yang dianggap sebagai ajaran tirthika?? Para Taois tersebut kemudian berpindah keyakinan menjadi Buddhis.

Anda tahu nggak kalau YM Karma Pakshi juga pernah mengalahkan para Taois dalam debat??

Anda tahu nggak bahkan YM Hanshan Deqing yang sangat menghormati agama Tao, mengatakan bahwa praktisi Taois hanya bnisa mencapai alam arupadhatu saja, bukan pencerahan??

Anda tahu nggak YM Dogen Zenji, dengan sangat gamblang mengatakan bahwa ajaran Tao tidak dapat diperbandingkan dengan ajaran Buddha uang mengajar pada Pembebasan Sejati??
lah terus mengapa master Yogi Chen repot-repot belajar Tao?
Quote
Anda tahu nggak YM Milarepa pernah menyebut ajaran dan para pengikut Bon sebagai sesat?
mosok sih, buktinya ada master bon yang mencapai "tubuh pelangi":  Shardza Tashi Gyaltsen
Quote


Saya minta agar anda buktikan dan temukan catatan keberadaan Nyingma versi Tiongkok aja gak mau jawab!!  8) 8) 8) Nah siapa yang asal-asalan jadinya?? Hmmmm????

ini baca baik-baik ya:

Vajrayana followed the same route into northern China as Buddhism itself, arriving from India via the Silk Road some time during the first half of the 7th century C.E. (Tang Dynasty). According to Tripitaka Master Shramana Hsuan Hua,[53], the most popular example of "Chinese Secret School", still practiced in many Chan monasteries of China, Korea, Vietnam and Japan, is the Shurangama Sutra with its Shurangama Mantra and the Dharani Sutra with its Great Compassion Mantra with its 42 Hands and Eyes Mantras. These "secret school" mantrayana practices arrived just as Buddhism was reaching its zenith in China, receiving sanction from the emperors of the Tang Dynasty. The Tang capital at Chang'an (modern-day Xi'an) became an important center for Buddhist studies (especially the Nalanda tradition, and Vajrayana ideas no doubt received great attention as pilgrim monks returned from India with the latest texts and methods from major centers of learning like Nalanda Monastery. (see Buddhism in China, Journey to the West).

According to American Buddhist Monk Losang Jinpa, who is from both the Chinese Chan and Tibetan Nalanda traditions:[54]
“    "There is a common misconception among Tibetan Buddhists that the Vajrayana either no longer exists in Chinese Buddhism or never existed in Chinese Buddhism in the first place. In daily practice, this is not the case. Thanks to the pervasive and timeless popularity of the required Chinese 'Morning Ceremony' (Zao ke) with its 40 minutes of chanting the Shurangama Mantra, Great Compassion Mantra and the Ten Small Mantras, one can observe that most monastic practitioners at Chinese and Vietnamese Buddhism Vietnamese Buddhist Monasteries (such as City of Ten Thousand Buddhas and Jen Chen temples) in the USA and Taiwan practicing daily mantra sadhana practice combined with mandala visualization and meditation on emptiness as 'clear light'. However, these practices are not publicly spoken of and 'advertised' like they are in Tibetan Buddhism, since they are, after all, 'Secret School' practices."


Quote
Acharya Sakya Zheng-kong, a patriarch of our True Buddha School lineage, received transmission of the Kalachakra Tantra from the Ninth Panchen Lama. The Dalai Lama and Panchen Lama are the highest-ranking Tibetan Lamas. Our Kalachakra Tantra came from the Ninth Panchen Lama, who transmitted it to Acharya Sakya Zheng-kong, who subsequently transmitted these practices to Acharya Lian-sheng, who is now transmitting one of practices to you. This Kalachakra lineage transmission came from one of the highest-ranking Tibetan lamas.

Biografi semacam ini sama sekali tidak memuaskan. Di mana Vihara Sakya Zhengkong? Siapa yang mengenali Sakya Zhengkong sebagai Tulku? Siapa guru-guru Sakyapa dari Sakya Zhengkong? (Panchen dan Dalai Lama itu dari Gelug). Bagaimana riwayat studi pembelajaran Sakya Zhengkong? Siapa nama Tibetan dari Sakya Zhengkong?? Beliau dari keturunan Khon atau Ngor?? Atau jangan2 anda nggak tahu apa itu Khon dan Ngor??
[/quote]
sebentar saya cari tau dulu.. sakya zhengkong itu tinggal di amerika
Quote
Quote
saya tau ada master mahayana yang sekarang ini cukup dekat dengan karmapa-17 Urgen Trinley Dorje. tapi berhubung gelar Karmapa saja jadi rebutan yang gak jelas ujungnya, terus terang saya gak  percaya dengan Karmapa yang sekarang.

menurut saya sumber-sumber yang bermasalah jangan dijadikan referensi, karena akan menambah masalah baru saja..

Wakakakaka.... sikap anda ini kontradiktif sekali, anda bilang Guru dari guru anda adalah Karmapa ke-16.

Sedangkan yang mengenali Ugyen Trinley Dorje sebagai Karmapa adalah para guru-guru / Rinpoche besar dan murid langsung serta terdekat dari Karmapa ke-16, apalagi mereka dikenali oleh Karmapa ke-16 sendiri sebagai emanasi para Bodhisattva!!

Nah sekarang aklau anda nggak percaya sama Karmapa Ugyen Trinley Dorje berarti anda tidak percaya pada murid2 dekat Karmapa dan apabila anda tidak percaya pada murid-murid dekat Karmapa maka anda juga tidak percaya dengan Karmapa ke-16. Jika anda tidak percaya pada Karmapa ke -16 maka seharusnya bagaimanakah kepercayaan anda pada guru anda sendiri??  8) 8) 8)
nah ini dia, memang repot mosok diantara 4 murid terdekat karmapa-16, 1 orang hobi nge-drug, 1 orang meninggal, 2 orang sisanya berebut tahta...


Quote
Quote
We have another Kalachakra lineage transmission. Vajrayana Buddhism has also been transmitted to Mongolia through Tibet. Phagspa Lama, who was from the same school as Vajra Acharya Sakya Zheng-kong, introduced Tibetan Buddhism into Mongolia and [as Kublai Khan`s Imperial Preceptor,] was Mongolia`s National Preceptor. Mongolia`s highest-ranking Living-Buddha was Jebtsundamba Khutughtu. Then, there are two Mongolian Living-Buddhas who ranked behind him. They are Chankya Khutukhtu and Kanjurwa Khutughtu (note: Chankya Khutukhtu`s title has also been variously written in romanized Chinese as Zhangjia Hutukhtu and Chang-chia Hutukhtu). Kanjurwa Khutughtu transmitted the Kalachakra Tantra to Thubten Nyima, Thubten ``Dali,`` and Thubten Dargye. Then, it was transmitted to me by Acharya Thubten Dargye. This is the Mongolian transmission. Therefore, True Buddha School`s Kalachakra Tantra has two great lineages transmissions. One is Tibetan and the other is Mongolian.

Anda tidak menjawab pertanyaan saya. Bisa anda kutipkan riwayat Gehse Thubten Dhargye dari buku? Di mana beliau waktu itu menetap? Geshe Thubten Dhargye lahir tahun berapa? Beliau belajar sama siapa saja? Posisinya dalam Gelugpa bagaimana? Bagaimanakah beliau mendapatkan gelar Geshe?

kalo Thubten Dargye itu tinggal di Hongkong, nanti saya cari tau lagi...
Quote
Quote
ah kalo gitu kenapa dari tadi meributkan gelar-gelar dan gelar? kenapa gak ada yang mempermasalahkan ajaran.?

Emang saya mempeributkan gelar? Kalau rekan2 lain mungkin. Saya dari awal hanya mempermasalahkan ajaran. Anda jangan mengada-ngada ya!!

Dari awal saya ya tahu kalau "Huo Fo" itu sebutan Tionghoa dari "Tulku". Tapi agaknya pemaknaannya jadi agak melenceng belakangan ini.

 _/\_
The Siddha Wanderer
[/quote]
nah kalo gitu lebih baik ngomongin ajaran saja , buktinya yang pake gelar mentereng dengan silsilah dari sekolah ternama pun juga bisa terlibat drug, freesex, dll  (Thrungpa Rinpoche); dan rebutan kekuasaan pula (Karmapa 17). gak ada jaminan sama sekali kalo lulusan sekolah ternama dengan silsilah bagus membuat muridnya lebih baik.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 29 April 2010, 11:10:42 AM
Quote
When I put "you" under my seat and twisted all your facial organs (eyes, ears, mouth, nose), I pray using the Diamond
spell, using the Diamond blaze along with the Diamond club, I can draw your soul to my front, and watching your head
coming off, blood are black in color, flowing out. I can see all your internal organs decaying, some hell workers coming
to grab your intestines, grab your liver, grab your heart, grab your stomach, and then tear them into pieces. Although it is
a fierce killing spell (charm), but if I really do it this way on to you in the future, I guarantee that I will lead you to
Buddhist’s Kingdom (the peace and eternal land).
sumber http://www.shcstory.com/movie.html
mosok ada beneran orang ngajarin bunuh orang pake sihir? emangnya bisa ya?
kalo gitu kenapa SHC gak nyoba saja bunuh master Lu pake metode ini? atau sebaliknya? atau penghuni dhammacitta.org coba saja pake metode yang diajarkan ini untuk bunuh master lu ?

senjata makan tuan,  habis perkara ..  deh..

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 29 April 2010, 01:48:10 PM
Adapun mislanya Padmasambhava memang pernah membunuh karena upaya kausalya, beliau TIDAK PERNAH MENGAJARKAN METODE MEMBUNUH, jadi tidak sama dengan guru anda!!
[

Mohon klarifikasi dari pernyataan dari  Bro [ Gandalf ] , apakah memang ada kejadian demikian ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 29 April 2010, 03:56:48 PM
begitulah yang diceritakan... bunuhnya dengan cara ditimpuk sampe kepala sang korban bolong
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 29 April 2010, 11:57:02 PM
Quote


Saya minta agar anda buktikan dan temukan catatan keberadaan Nyingma versi Tiongkok aja gak mau jawab!!  8) 8) 8) Nah siapa yang asal-asalan jadinya?? Hmmmm????

ini baca baik-baik ya:

Vajrayana followed the same route into northern China as Buddhism itself, arriving from India via the Silk Road some time during the first half of the 7th century C.E. (Tang Dynasty). According to Tripitaka Master Shramana Hsuan Hua,[53], the most popular example of "Chinese Secret School", still practiced in many Chan monasteries of China, Korea, Vietnam and Japan, is the Shurangama Sutra with its Shurangama Mantra and the Dharani Sutra with its Great Compassion Mantra with its 42 Hands and Eyes Mantras. These "secret school" mantrayana practices arrived just as Buddhism was reaching its zenith in China, receiving sanction from the emperors of the Tang Dynasty. The Tang capital at Chang'an (modern-day Xi'an) became an important center for Buddhist studies (especially the Nalanda tradition, and Vajrayana ideas no doubt received great attention as pilgrim monks returned from India with the latest texts and methods from major centers of learning like Nalanda Monastery. (see Buddhism in China, Journey to the West).

According to American Buddhist Monk Losang Jinpa, who is from both the Chinese Chan and Tibetan Nalanda traditions:[54]
“    "There is a common misconception among Tibetan Buddhists that the Vajrayana either no longer exists in Chinese Buddhism or never existed in Chinese Buddhism in the first place. In daily practice, this is not the case. Thanks to the pervasive and timeless popularity of the required Chinese 'Morning Ceremony' (Zao ke) with its 40 minutes of chanting the Shurangama Mantra, Great Compassion Mantra and the Ten Small Mantras, one can observe that most monastic practitioners at Chinese and Vietnamese Buddhism Vietnamese Buddhist Monasteries (such as City of Ten Thousand Buddhas and Jen Chen temples) in the USA and Taiwan practicing daily mantra sadhana practice combined with mandala visualization and meditation on emptiness as 'clear light'. However, these practices are not publicly spoken of and 'advertised' like they are in Tibetan Buddhism, since they are, after all, 'Secret School' practices."




sebenernya ADMYN ini ngerti Tibetan Buddhist ngga sih ?

yang ditanya keberadaan silsilah Nyingma di tiongkok....
 tantra itu banyak macamnya... ada tantra di tiongkok... tapi jelas bukan nyingma...

yang ditanya jelas -jelas keberadaan nyingma ditiongkok...

ini menunjukan bahwa kamu tidak tau seluk beluk tantra... cuma comot sana comot sini...
ngga beda dengan guru nya LSY    orang yang gila gelar...

saat ini apa ada orang yang gelarnya lebih tinggi dari LSY... anutara samyak sambodhi... wakakaka...
ngga nyadar juga siapa yang gila gelar...

semuanya kedudukannya dibawah LSY,   

Yang Mulia Atisha... Nagarjuna ... shantideva... Milarepa... semuanya itu lebih rendah dari LSY... soalnya gelarnya LSY paling tinggi ... anutara samyak sambodhi...

Yang Mulia Atisha ... Nagarjuna... ngga pernah kongkow bareng dengan Buddha ... ngopi bareng...
tapi LSY ngopi bareng Buddha...


kalo orang minum -minum di dekat  patung buddha ( itu tuh Buddha Bar ) dianggap melecehkan agama buddha...

lah ... kalo ada orang yang ngaku ngaku ngopi bareng buddha... melecehkan ngga yaa ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 30 April 2010, 01:05:25 AM
Quote
yang ditanya keberadaan silsilah Nyingma di tiongkok....
 tantra itu banyak macamnya... ada tantra di tiongkok... tapi jelas bukan nyingma...
Jangan ngaco. Mana ada sekte Nyingmapa versi Tantra Cina. Tantra di Tiongkok itu sudah lama putus garis silsilahnya dan beralih ke Jepang diteruskan oleh Kobo Daishi (Kunghai Dashi!!)

dalam tulisan bro [andrew] berarti bro [ andrew ] mengakui ada tantra di tiongkok

Sedangkan tulisan bro [ gandalf ] menyatakan tantra tiongkok udah lama terputus.

ini kan udah kelihatan ngaconya.

Berarti tulisan bro [ gandalf ] mengada-ada, memanipulasi sejarah. koq seorang moderator DC berani menulis begini.

bagaimana audience ? Mohon tanggapannya
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Adhitthana on 30 April 2010, 01:32:27 AM
Lebih ngaco lagi yang bilang  GandalfTheElder Moderator DC  ^-^ :P

Paling/super Ngaco ..... yang bilang pernah minum kopi bareng Sang Buddha

\ ;D/\ ;D/\ ;D/
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 30 April 2010, 05:49:02 AM

Berarti tulisan bro [ gandalf ] mengada-ada, memanipulasi sejarah. koq seorang moderator DC berani menulis begini.

bagaimana audience ? Mohon tanggapannya

sekedar saran bro, bro kayaknya punya KEBIASAAN BURUK sewaktu diskusi. Bukan hanya dengan saya, tapi juga dengan mantan moderator yang lain.. dikit2 bawa moderator.. dikit2 bawa moderator..
PESAN SAYA :

1. LIAT DULU ada tidak tulisan moderator di profile kami ?
2. Kalau Anda merasa tertekan dalam berdiskusi.. dan tidak bisa jawab, tinggalkan thread ini dengan menulis, pengetahuan saya masih dangkal dan hanya itu yang saya tahu.. ITU LEBIH BAIK.. dibanding ngotot ini itu tanpa ada bukti yang jelas.
3. COBA RENUNGKAN, apa hubungan TITLE MODERATOR dengan diskusi dengan Anda ?
4. Apa yang Anda harapkan dari MODERATOR ? Apakah namanya MODERATOR dilarang bertanya ? Harus manggut2 setuju kalau u membabarkan infomarsi mengenai kehebatan LSY ?
5. Terakhir.. just joke.. LSY Maha Guru KITA ? itu KURANG TEPAT.. KITA ? loe aja kali.. gw seh kaga..
itu juga TANDANYA bro perlu pikirkan penggunaan BAHASA INDONESIA dengan BAIK dan BENAR..
seperti membedakan kata KITA, SAYA, dll
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: F.T on 30 April 2010, 06:30:08 AM
Fanatisme
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 30 April 2010, 07:21:27 AM
LOCK!!! =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 30 April 2010, 07:24:16 AM
masalah bahasa bisa koreksi seperti tulisan "saya" , kata yang di mulai tulisan dari subjek.

mengenai moderator ? bolehkah saya koreksi dan tinggal hanya menulis "mantan'. jadi koreksi dari tulisan saya adalah "mantan moderator" . bagaimana ?

yang koreksi bahasa juga ada loh.

yang "delete" tulisan saya juga ada loh, tanpa pemberitahuan.

Bagaimana ini ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: F.T on 30 April 2010, 07:26:48 AM
Ad Hominem
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 30 April 2010, 07:47:26 AM
Bayangkan tulisan saya yang pernah di posting kemudian didelete tanpa pemberitahuan ?

Lantas anda mengatakan saya tidak bisa berdiskusi. apa ini tepat dalam memberikan jawaban.

topik mengenai :

Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah yang ditulis oleh Seniya.

Yang edit  bro [edward]  karena ada kesalahan informasi. jadi saya mau bertanya [edward] ini moderator atau kagak ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: F.T on 30 April 2010, 07:50:32 AM
:lotus:
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 30 April 2010, 08:31:44 AM
 [at]  bro indra..
sekarang saya bertanya kepada anda..

Misal Anda dikecewakan oleh seorang cewek, apakah Anda langsung mencap semua cewek itu buruk ? Kalau Anda mencap semua cewek itu buruk ingatlah mama Anda.. Dan tidak semua cewek adalah sama dengan cewek yang pernah mengecewakan Anda.

Sekarang balik ke kasus ini, anggaplah Anda dikecewakan oleh seorang moderator di sini, lalu Anda langsung mencap semua moderator bersalah ? Saya dulunya moderator KESEHATAN dan KAKI LIMA, sama sekali tidak bisa mendelete postingan Anda. Apakah ADIL saya disalahkan akibat kekecewaan Anda ?

Mengenai postingan Anda didelete tanpa pemberitahuan, IDEALNYA Anda bertindak lebih DEWASA, Ada board pengembangan Dhammacitta, anda bisa mengadu di sana, bukan BERKELUH KESAH di sini / MEMBALAS DENDAM kepada SEMUA MODERATOR

Get my point ?

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: lophenk on 30 April 2010, 09:37:30 AM
bener2 murid yg taat pd gurunya :))

buka hati buka pikiran,
kalo cangkir penuh buang saja beli yg baru,
oww owww.... jgn tutup dirimu... ;D
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 30 April 2010, 09:42:57 AM
[at]  bro indra..
sekarang saya bertanya kepada anda..

Misal Anda dikecewakan oleh seorang cewek, apakah Anda langsung mencap semua cewek itu buruk ? Kalau Anda mencap semua cewek itu buruk ingatlah mama Anda.. Dan tidak semua cewek adalah sama dengan cewek yang pernah mengecewakan Anda.

Sekarang balik ke kasus ini, anggaplah Anda dikecewakan oleh seorang moderator di sini, lalu Anda langsung mencap semua moderator bersalah ? Saya dulunya moderator KESEHATAN dan KAKI LIMA, sama sekali tidak bisa mendelete postingan Anda. Apakah ADIL saya disalahkan akibat kekecewaan Anda ?

Mengenai postingan Anda didelete tanpa pemberitahuan, IDEALNYA Anda bertindak lebih DEWASA, Ada board pengembangan Dhammacitta, anda bisa mengadu di sana, bukan BERKELUH KESAH di sini / MEMBALAS DENDAM kepada SEMUA MODERATOR

Get my point ?



kok gue?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 30 April 2010, 10:12:40 AM
Bayangkan tulisan saya yang pernah di posting kemudian didelete tanpa pemberitahuan ?

Lantas anda mengatakan saya tidak bisa berdiskusi. apa ini tepat dalam memberikan jawaban.

topik mengenai :

Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah yang ditulis oleh Seniya.

Yang edit  bro [edward]  karena ada kesalahan informasi. jadi saya mau bertanya [edward] ini moderator atau kagak ?

Apaan neh gw disebut-sebut? biasa gw 3x disebut baru nongol, mesti pake mantra om edwardkerendanganteng sontoloyo hum!

Anyway, Gw bukan moderator saat ini. Wee...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 30 April 2010, 10:29:18 AM
 [at]  batara indra..
kalau khusus indra yang satu ini, ampun deh.. KUDU PAKE BATARA di depan :))
yang postingan tadi bukan buat batara indra.. tapi buat indra ihong..

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 30 April 2010, 08:41:19 PM
Quote
yang ditanya keberadaan silsilah Nyingma di tiongkok....
 tantra itu banyak macamnya... ada tantra di tiongkok... tapi jelas bukan nyingma...
Jangan ngaco. Mana ada sekte Nyingmapa versi Tantra Cina. Tantra di Tiongkok itu sudah lama putus garis silsilahnya dan beralih ke Jepang diteruskan oleh Kobo Daishi (Kunghai Dashi!!)

dalam tulisan bro [andrew] berarti bro [ andrew ] mengakui ada tantra di tiongkok

Sedangkan tulisan bro [ gandalf ] menyatakan tantra tiongkok udah lama terputus.

ini kan udah kelihatan ngaconya.

Berarti tulisan bro [ gandalf ] mengada-ada, memanipulasi sejarah. koq seorang moderator DC berani menulis begini.

bagaimana audience ? Mohon tanggapannya


loh   ???  anda ini sebenarnya tau ngga sih ?

anda ini bukan orang yang tulus... anda ini sedang mempertahankan ego anda... menggunakan berbagai dalih... untuk membela LSY...  anda tidak mau melihat kenyataan  sebenarnya...

cobalah melihat kenyataan dengan tulus... walau bertentangan dengan ego anda...
bila anda tidak berani melihat kenyataan dengan tulus... anda selamanya berkubang dalam kegelapan...
dan ditipu orang...

saya mengatakan di tiongkok memang ada tantra tapi jelas itu bukan nyingma...

ini sudah menunjukan anda salah.... tapi anda masih berdalih... dan lari dari topik dengan mengatakan bro gandlaf salah mengatakan di tiongkok tantra sudah punah...

jelas pernyataan saya tidak bertentangan dengan bro gandalf... saya mengatakan ditiongkok ada tantra... bukan berarti saat ini di tiongkok masih ada tantra...

yang saya tau tantra buddhis yang saat ini ada selain dari silsilah tibet... ada di jepang.... aliran singon... bukan di tiongkok

dan yang jelas pengakuan LSY tentang silsilah nyingma nya patut diragukan...

belajarlah untuk berani melihat kenyataan...
bila tidak berarti pemikiran  anda ini masih kanak kanak...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 01 May 2010, 12:40:33 AM
Quote


Saya minta agar anda buktikan dan temukan catatan keberadaan Nyingma versi Tiongkok aja gak mau jawab!!  8) 8) 8) Nah siapa yang asal-asalan jadinya?? Hmmmm????

ini baca baik-baik ya:

Vajrayana followed the same route into northern China as Buddhism itself, arriving from India via the Silk Road some time during the first half of the 7th century C.E. (Tang Dynasty). According to Tripitaka Master Shramana Hsuan Hua,[53], the most popular example of "Chinese Secret School", still practiced in many Chan monasteries of China, Korea, Vietnam and Japan, is the Shurangama Sutra with its Shurangama Mantra and the Dharani Sutra with its Great Compassion Mantra with its 42 Hands and Eyes Mantras. These "secret school" mantrayana practices arrived just as Buddhism was reaching its zenith in China, receiving sanction from the emperors of the Tang Dynasty. The Tang capital at Chang'an (modern-day Xi'an) became an important center for Buddhist studies (especially the Nalanda tradition, and Vajrayana ideas no doubt received great attention as pilgrim monks returned from India with the latest texts and methods from major centers of learning like Nalanda Monastery. (see Buddhism in China, Journey to the West).

According to American Buddhist Monk Losang Jinpa, who is from both the Chinese Chan and Tibetan Nalanda traditions:[54]
“    "There is a common misconception among Tibetan Buddhists that the Vajrayana either no longer exists in Chinese Buddhism or never existed in Chinese Buddhism in the first place. In daily practice, this is not the case. Thanks to the pervasive and timeless popularity of the required Chinese 'Morning Ceremony' (Zao ke) with its 40 minutes of chanting the Shurangama Mantra, Great Compassion Mantra and the Ten Small Mantras, one can observe that most monastic practitioners at Chinese and Vietnamese Buddhism Vietnamese Buddhist Monasteries (such as City of Ten Thousand Buddhas and Jen Chen temples) in the USA and Taiwan practicing daily mantra sadhana practice combined with mandala visualization and meditation on emptiness as 'clear light'. However, these practices are not publicly spoken of and 'advertised' like they are in Tibetan Buddhism, since they are, after all, 'Secret School' practices."




sebenernya ADMYN ini ngerti Tibetan Buddhist ngga sih ?

yang ditanya keberadaan silsilah Nyingma di tiongkok....
 tantra itu banyak macamnya... ada tantra di tiongkok... tapi jelas bukan nyingma...

yang ditanya jelas -jelas keberadaan nyingma ditiongkok...

begini lho bro, yang disebut nyingma, kagyu, sakya, geluk, itu masuknya berdasarkan jaman saja. jadi aliran vajrayana nyingma, itu adalah ajaran vajrayana yang pertama kali masuk tibet
sebutan nyingma tiongkok, sebenarnya kurang tepat. yang benar itu vajrayana tiongkok.

Quote
ini menunjukan bahwa kamu tidak tau seluk beluk tantra... cuma comot sana comot sini...
ngga beda dengan guru nya LSY    orang yang gila gelar...

saat ini apa ada orang yang gelarnya lebih tinggi dari LSY... anutara samyak sambodhi... wakakaka...
ngga nyadar juga siapa yang gila gelar...

semuanya kedudukannya dibawah LSY,   

Yang Mulia Atisha... Nagarjuna ... shantideva... Milarepa... semuanya itu lebih rendah dari LSY... soalnya gelarnya LSY paling tinggi ... anutara samyak sambodhi...

Yang Mulia Atisha ... Nagarjuna... ngga pernah kongkow bareng dengan Buddha ... ngopi bareng...
tapi LSY ngopi bareng Buddha...


kalo orang minum -minum di dekat  patung buddha ( itu tuh Buddha Bar ) dianggap melecehkan agama buddha...

lah ... kalo ada orang yang ngaku ngaku ngopi bareng buddha... melecehkan ngga yaa ?

boss.. liat dulu tulisan tentang samyaksambodhi aliran tantrayana dari bro gandalf baru kasih komentar..  OK..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 01 May 2010, 12:53:36 AM
Quote
When I put "you" under my seat and twisted all your facial organs (eyes, ears, mouth, nose), I pray using the Diamond
spell, using the Diamond blaze along with the Diamond club, I can draw your soul to my front, and watching your head
coming off, blood are black in color, flowing out. I can see all your internal organs decaying, some hell workers coming
to grab your intestines, grab your liver, grab your heart, grab your stomach, and then tear them into pieces. Although it is
a fierce killing spell (charm), but if I really do it this way on to you in the future, I guarantee that I will lead you to
Buddhist’s Kingdom (the peace and eternal land).
sumber http://www.shcstory.com/movie.html
mosok ada beneran orang ngajarin bunuh orang pake sihir? emangnya bisa ya?
kalo gitu kenapa SHC gak nyoba saja bunuh master Lu pake metode ini? atau sebaliknya? atau penghuni dhammacitta.org coba saja pake metode yang diajarkan ini untuk bunuh master lu ?

senjata makan tuan,  habis perkara ..  deh..


artikel di shcstory ini jelas-jelas secara logika gak masuk akal...
ada 2 hal yang sangat jelas bertentangan dengan logika:

1. di dunia ini mana ada sih orang yang mau mengajarkan cara membunuh orang lain menggunakan ilmu sihir di depan publik. apa gak takut kena "senjata makan tuan"? kalaupun beliau memiliki ilmu sihir pembunuh, mendingan gak usah diajarkan, diam-diam saja si SHC itu dibunuh pake ilmu sihir, beres, habis perkara. buktinya SHC sehat-sehat aja, bahkan bisa berkoar-koar melalui websitenya.. 

2. website shcstory ini sudah berumur 10 tahun, kalau sehari ada 1000 orang pengunjung saja memasuki website tersebut maka: 10x365x1000 =  3.650.000 orang akan berpotensi untuk memakai ilmu sihir tersebut kepada Master Lu.. (senjata makan tuan)  kira-kira kalau 3 juta orang beramai-ramai memakai metode membunuh di shcstory ini, gimana nasib Master Lu saat ini?

silahkan dicoba saja ilmu sihirnya pada Master Lu (senjata makan tuan), kalo berhasil bukannya kita-kita disini berhasil membubarkan "aliran sesat". bagus bukan?





Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 01 May 2010, 01:59:01 AM
Quote
busyet ada yang bawa-bawa Trungpa rinpoche disini.. loe tau gak kelakuan Trungpa Rinpoche itu kayak apa ? Thrungpa Rinpoche itu lineagenya sempurna, guru-gurunya terkenal , tapi kelakuannya bejat, mabuk-mabukan, hobi melakukan sex-party, diduga mati karena HIV.
kalo ada umat Buddhist yang percaya sama ucapan guru macam demikian ini sangat memualkan..

Wahhhh2..... sejarah modern aja anda masih bisa salah .....wkwkwk... Trungpa Rinpoche meninggal karena overdose alkohol, BUKAN HIV. Piye toh anda ini? Yang kena HIV itu muridnya, Tendzin Osel.

Asal anda tahu saja, Trungpa Rinpoche sempat berkata pada istrinya bahwa ia hendak mencabut gelar Tendzin Osel dengan mengatakannya "terrible", dan alhasil memang Tendzin Osel nantinya terkena HIV, sesuatu yang "terrible".

Btw Trungpa Rinpoche diakui oleh Karmapa ke-16 lho, yaitu gurunya guru anda (katanya pihak ZFZ sih).
apa artinya sebuah pengakuan oleh Karmapa apabila kelakuannya bejat kayak begini? Trungpa memang murid utama Karmapa-16, dia bahkan pernah menjadi host pada saat Karmapa-16 datang ke amerika. Trungpa diduga mati karena HIV disebabkan karena dia dekat dengan Ozel Tenzin , muridnya yang bisex. sapa tau dia ketularan HIV dari muridnya. secara official dia disebut mati karena serangan jantung, dokter mengatakan karena hati, namun beberapa orang menduga dia mati karena HIV...

Quote


Oke deh, saya kutip dari Geshe Lhundrup Sopa yaaaaaaa....... (bukan Trungpa Rinpoche lho, kan anda nggak suka karena beliau kontroversial, klo gitu nih saya kasih kutipan Geshe Lhundrup Sopa, seorang bhiksu Gelug ternama yang mendapatkan gelar Geshe Lharampa di Vihara Sera):

"Ada beberapa yang mengklaim bahwa minum alkohol, memanipulasi seseorang secara seksual, atau bahkan pengorbanan manusia adalah praktek tantra, (mereka berkata) bahwa kamu bisa, sebagai contohnya MEMBEBASKAN MANUSIA DENGAN CARA MEMBUNUH MEREKA. Semua hal-hal ini dapat dilakukan dalam nama "tantra" dan SANGAT SANGAT BERBAHAYA bagi orang yang melakukannya atau pada orang lain. Ada orang-orang yang menyebut hal-hal tersebut sebagai tantra, NAMUN KENYATAANNYA MEREKA MENIPU SEMUA ORANG."
(Merak di Hutan Beracun oleh Geshe Lhundrup Sopa)

*Geshe Lhundub Sopa, a leading scholar of Gelugpa school, is the founding-director of Deer Park Tibetan Buddhist Center in Madison, Wisconsin. Geshe Lhundrup Sopa served as Professor of the Program in Buddhist Studies at the University of Wisconsin-Madison since 1967.  He was one of the few Tibetan scholars to hold a regular position at a Western institution of higher learning.

Kemudian juga Vajra Tip Tantra mengatakan:
"Engkau seharusnya TIDAK membunuh makhluk hidup."

 _/\_
The Siddha Wanderer
bagus lah..  jadi semakin jelas bahwa gelar dan kedudukan itu sama sekali gak penting. mau lulusan sekolah buddhist paling top di dunia ini, maupun diakui oleh pimpinan budhist paling beken gak ada artinya kalo hobi nge-sex, nge-drug, cocaine, dll..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: F.T on 01 May 2010, 02:13:20 AM
Buku vs buku
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 01 May 2010, 08:19:33 AM
begini lho bro, yang disebut nyingma, kagyu, sakya, geluk, itu masuknya berdasarkan jaman saja. jadi aliran vajrayana nyingma, itu adalah ajaran vajrayana yang pertama kali masuk tibet
sebutan nyingma tiongkok, sebenarnya kurang tepat. yang benar itu vajrayana tiongkok.


bro tolong jangan mengaburkan  arah dari pembicaraan awal...

ok saya ringkas kan awal perdebatan tentang nyingma ditiongkok ini ya...

ini berawal dari pernyataan bahwa LSY bukan cult dengan bukti menyebutkan silsilahnya berasal dari kagyu, sakya, gelug & nyingma...  dengan pernyataan lanjutan... silsilah nyingma didapat dari seorang bhiksu tiongkok...

jadi jelas diawal yang dimaksud adalah pengakuan adanya nyingma di tiongkok... jadi jangan berdalih...

dan dengan pernyataan anda bahwa kagyu,nyingma,gelug, sakya berdasarkan jamannya saja...
lebih jelas lagi ngaconya anda dan LSY

disini terlihat jelas bahwa pengakuan bahwa LSY berasal dari silsilah kagyu,nyingma,sakya,gelug... adalah ngaco... adalah kebohongan...




boss.. liat dulu tulisan tentang samyaksambodhi aliran tantrayana dari bro gandalf baru kasih komentar..  OK..


terima kasih... baru saja saya lihat...

dan tidak mengubah pernyataan saya...

tetap saja pengakuan LSY mencapai samyaksambodhi...  merupakan pernyataan bahwa dia adalah yang paling tinggi ... di antara atisha,shantideva, nagarjuna...

dan disini yang dibicarakan adalah samyaksambodhi model LSY yang jelas-jelas berbeda dengan samyaksambodhi vajrayana buddhis...

coba jelaskan samyaksambodhi model LSY... 

karena LSY mengaku mencapai samyaksambodhi...
siapa lebih tinggi  tingkatannya  antara LSY dengan Yang Mulia Atisha , Nagarjuna, Shantideva, Karmapa?
pastinya anda bisa menjawab dengan jelas....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 01 May 2010, 10:18:44 AM
Saya tidak pernah menulis bahwa tingkatan Maha guru lian shen lebih tinggi dari guru-guru tantra lainnya.

Mahaguru lian shen tidak pernah mengatakan bahwa dia yang paling tinggi dari atisha, shantideva, nagarjuna.

Mahaguru lian shen ya mahaguru lian shen. Atisha ya atisha. shantideva ya shantideva.

Jangan pura-pura gak tau ya. Tulisan-nya udah sangat jelas.

Dalam tulisan [ edward ] mengakui didalam ajaran tantra, seseorang bisa mencapai anuttara samyaksambodhi dalam satu kehidupan.
(Topik : Lu sheng Yen dan Buddhism  hal 19 )

dalam sumber http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,5314.0.html  , tulisan bro [ gandalf ] menyatakan tidak mungkin ada 2 sammasambuddha, namun ga menutup diri ada pencapaian samyaksambodhi.

TULISAN [ gandalf ] : " Bodhisattva tingkat 10 yang bergelar Samyaksambuddha, diabhiseka dalam Samyaksambodhi dan mampu menunjukkan karakteristik Buddha dan tindakan Buddha (buddhakarya)"

                                                                               ****

Samyaksambodhi bukan sammasambuddha. namun samyaksambodhi setara dengan Buddha maka disebut dengan buddha.

Jadi Mahaguru Lian Shen bukan hanya bertemu dengan Sakyamuni Buddha, bisa bertemu berbagai  Buddha.

Ini salah satu artikel-nya bahwa mahaguru lian shen bertemu dengan berbagai Buddha :

Memasuki Sutra Raja Agung Avalokitesvara

Saat melakukan perjalanan astral dalam Samadhi, saya memasuki alam yang menakjubkan, ternyata saya masuk dalam sebuah Sutra, bertemu dengan Samadhiprabha Tathagata (定光佛 / Ding Guang Fo). Huruf dalam Sutra itu membesar, dari dalam tiap huruf muncul Para Buddha yang tak terhitung banyaknya, Samadhiprabha Tathagata berada di depan, sedangkan Para Buddha yang lain berada di belakang, masing-masing duduk diatas padmasana, memancarkan cahaya tiada batasnya. Suasananya sungguh penuh keagungan.

Sutra ini adalah Sutra Raja Agung Avalokitesvara (高王觀世音真經 / Gaowang Guanshiyin Zhenjing), yang disebut juga Sutra Raja Agung (高王經 / Gaowangjing), merupakan Sutra yang saya junjung tinggi.

Kita semua tahu, Samadhiprabha Tatagatha disebut juga Dipankara Buddha (燃燈佛 / Randeng Fo).

Dalam Prajnaparamita Upadesa Sastra (智度論) dikatakan, "Saat Buddha Dipankara lahir, sekeliling tubuh-Nya bagaikan pelita, maka dinamakan Pangeran Dipankara. Mencapai ke-Buddha-an juga bernama Dipankara, nama lainnya adalah Samadhiprabha Tathagata."

Sakyamuni Buddha memperoleh vyakarana dari Samadhiprabha Tathagata:

"Di masa Samadhiprabha Tathagata, Aku adalah seorang Bodhisattva yang bernama Bocah Bijak (儒童), membeli bunga teratai untuk di taburkan sebagai persembahan kepada Samadhiprabha Tathagata. Bunga teratai yang Aku taburkan melayang diudara, Sang Tathagata yang memahami makna dibalik fenomena ini memuji : Kesucian yang telah Engkau latih sejak masa lampau yang tak terhingga, merupakan penyebab peristiwa ini, dan dalam 91 kalpa kemudian Engkau akan menjadi Buddha dengan nama Sakyamuni."

Saat saya memasuki Sutra Raja Agung, berjumpa dengan Samadhiprabha Tathagata dan Para Buddha dari sepuluh penjuru Negeri Buddha yang tak terhingga banyaknya bagaikan butiran debu. Masing-masing duduk diatas Padmasana dan memancarkan cahaya.

Saya mengatakan, "Dalam Sutra Raja Agung tercantum nama Para Buddha dan Bodhisattva, membuat umat timbul sukacita."

Samadhiprabha Tathagata bertanya, "Apakah Anda mengetahui kebenaran yang terkandung di dalamnya?"

Saya menjawab, "Kebenaran yang bagaimanakah?"

Samadhiprabha Tathagata menjawab, "Praktek!"

"Praktek? Saya tidak paham."

Samadhiprabha Tathagata memberitahukan kepada saya, "Sutra ini adalah Sutra Praktek, umat di dunia hanya melihat tampak luarnya saja, tidak memahami makna yang terkandung di dalamnya. Sekarang, Saya khusus memberitahu Anda, kemudian ajarkanlah kepada para umat."

Samadhiprabha Tathagata mengatakan :

Suddharasmiprabhaguhya Buddha (淨光秘密佛 / Jing Guang Mi Mi Fo) adalah praktek cahaya kesucian Tantrika.

Dharmakara Buddha (法藏佛 / Fa Zhang Fo) adalah pelaksanaan dari hati adalah Dharma, Dharma adalah hati.

Simhanada Rddhividhijnanaraja Buddha (獅子吼神足幽王佛 / Shi Zi Hou Shen Zhu You Wang Fo) adalah praktek dari siddhi kaki dewa untuk menyelamatkan makhluk. (Ket :Siddhi kaki dewa adalah kemampuan untuk dalam sekejap sampai di tempat yang ingin dituju.)

Merupradiparaja Buddha (佛告須彌燈王佛 / Fo Gao Xu Mi Deng Wang Fo) adalah praktek memancarkan cahaya ke sepuluh penjuru.

Dharmapala Buddha (法護佛 / Fa Hu Fo) adalah praktek melindungi Buddha Dharma. (Ket : melestarikan dan menyebarluaskan demi keuntungan para makhluk)

Vajragarbha Simhakridanika Buddha (金剛藏獅子遊戲佛 / Jin Gang Zhang Shi Zi You Xi Fo) adalah bermakna praktek dan permainan ( Ket : praktek diumpamakan sebagai permainan dari karuna-prajna, iddhi dan lain-lain)

Ratnavijaya Buddha (寶勝佛 / Bao Sheng Fo) adalah praktek kesuksesan menjalankan Buddharatna (Ket : Berlindung pada Buddha sampai realisasi ke-Buddha-an).

Rddhiabhijnana Buddha (神通佛 / Shen Tong Fo) adalah praktek enam kekuatan batin. (Ket : enam kekuatan batin meliputi : kaki dewa, mata dewa, telinga dewa, kemampuan untuk mengetahui isi hati, mengetahui kehidupan lampau dan mendatang, dan kemampuan menghapus segala kilesha mencapai pembebasan sejati.)

Bhaisajyaguru Vaiduryaprabharaja Buddha (藥師流璃光王佛 / Yao Shi Liu Li Guang Wang Fo) adalah pelaksanaan sebagai Maha Tabib yang menolong dunia. (Ket : Mengobati lobha, dosha dan moha dari para makhluk)

Samantaprabhagunagiriraja Buddha (普光功德山王佛 / Pu Guang Gong De Shan Wang Fo) adalah pelaksanaan yang berupa cahaya dari pahala yang memenuhi semesta. (Ket : merupakan gelar ke-Buddha-an dari Avalokitesvara Bodhisattva kelak, sebagai teladan bagi sadhaka tantra)

Supratisthitagunaratnagiriraja Buddha (善住功德寶王佛 / Shan Zhu Gong De Bao Wang Fo) adalah pelaksanaan pahala kebajikan di semesta. (Ket : merupakan gelar ke-Buddha-an dari Mahastmaprapta Bodhisattva kelak, sebagai teladan bagi sadhaka tantra.)

Samadhiprabha Buddha mengatakan, "Sedangkan Saya, Samadhiprabha Buddha adalah praktek dari Samadhi yang memancarkan cahaya."

Dan lain-lain.

Setelah saya mendengarnya, tiba-tiba tersadarkan.

"Ternyata nama dari Para Buddha dan Bodhisattva mengandung kebenaran dari praktek!"

Coba kita pikir, Sutra Raja Agung mengandung makna rahasya dari praktek :

Cahaya kesucian.

Rahasya hati Dharma.

Kaki dewa.

Raja Pelita.

Dharmapala.

Permainan.

Kesuksesan dari pelatihan diri.

Kekuatan batin.

Mengobati penyakit.

Pahala.

Samadhiprabha Tathagata menganalisis satu demi satu jalan praktek dari Sutra Raja Agung, sungguh membuat saya menjadi amat sangat takjub. Saya kira Sutra Raja Agung hanya berisi nama dari Para Buddha dan Bodhisattva saja, ternyata semua merupakan jalan praktek!

Ada orang yang menganggap bahwa Sutra Raja Agung adalah Sutra palsu, bagaimana dia bisa paham bahwa Sutra Raja Agung merupakan jalan praktek dan sangat unggul!

SELESAI

( Sumber : http://indonesia.tbsn.org/modules/news2/article.php?storyid=172 )
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 01 May 2010, 01:48:44 PM
Saya tidak pernah menulis bahwa tingkatan Maha guru lian shen lebih tinggi dari guru-guru tantra lainnya.

Mahaguru lian shen tidak pernah mengatakan bahwa dia yang paling tinggi dari atisha, shantideva, nagarjuna.

Mahaguru lian shen ya mahaguru lian shen. Atisha ya atisha. shantideva ya shantideva.

Jangan pura-pura gak tau ya. Tulisan-nya udah sangat jelas.



jelas dimana nya ? sangat multi tafsir....

biar jelas ... silahkan anda jawab dengan gamblang

LSY setara , lebih rendah atau lebih tinggi dari Yang Mulia Atisha, Milarepa, Shantideva, Nagarjuna...


jawaban sangat mudah semudah jawaban bahwa bodhisatva avalokitesvara lebih  rendah tingkatnya dari Buddha Sakyamuni....   ( ini baru jawaban jelas, jawaban anda sangat multitafsir )

silahkan pilih diantara tiga jawaban yang benar  ...

A. Lebih tinggi
B setara
C lebih rendah






Dalam tulisan [ edward ] mengakui didalam ajaran tantra, seseorang bisa mencapai anuttara samyaksambodhi dalam satu kehidupan.
(Topik : Lu sheng Yen dan Buddhism  hal 19 )

dalam sumber http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,5314.0.html  , tulisan bro [ gandalf ] menyatakan tidak mungkin ada 2 sammasambuddha, namun ga menutup diri ada pencapaian samyaksambodhi.

TULISAN [ gandalf ] : " Bodhisattva tingkat 10 yang bergelar Samyaksambuddha, diabhiseka dalam Samyaksambodhi dan mampu menunjukkan karakteristik Buddha dan tindakan Buddha (buddhakarya)"

                                                                               ****


jadi dari pernyataan diatas... berarti LSY mengklaim dirinya  mencapai  bodhisatwa tingkat 10 ?
setara dengan  Arya Manjushri dan Arya Avalokitesvara ?

silahkan jawab    :   YA  atau TIDAK ...   ( bila jawaban tidak harap diberi alasan )


Samyaksambodhi bukan sammasambuddha. namun samyaksambodhi setara dengan Buddha maka disebut dengan buddha.

Jadi Mahaguru Lian Shen bukan hanya bertemu dengan Sakyamuni Buddha, bisa bertemu berbagai  Buddha.


baru kali ini saya dengar ada orang yang mengaku ngaku bisa bertemu Buddha  (selain bertemu Amitaba Buddha...)

Buddha Sakyamuni pun dalam hidupnya tidak pernah menyatakan bisa bertemu dengan Buddha Buddha lain dalam samadhinya....   
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 01 May 2010, 11:29:29 PM
coba anda urutkan mana yang tertinggi dan mana yang terendah ?

Sakyamuni Buddha, Vairocana Buddha, Dorje Chang

Silahkan anda memberikan jawaban ? dan berikan alasan-nya.

Saya mau anda dulu yang menjawab.

( Dorje Chang ini istilah dalam nama tibet )
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 01 May 2010, 11:43:05 PM
coba anda urutkan mana yang tertinggi dan mana yang terendah ?

Sakyamuni Buddha, Vairocana Buddha, Dorje Chang

Silahkan anda memberikan jawaban ? dan berikan alasan-nya.

Saya mau anda dulu yang menjawab.

( Dorje Chang ini istilah dalam nama tibet )

maaf  ya  ... saya cuma tau Sakyamuni Buddha  ... apa itu Dorje chang ? apa itu Vairocana Buddha ? saya tidak tau...

jadi pertanyaan anda tidak nyambung...

dan aneh cara anda menghindar dari pertanyaan saya... terlalu berputar putar...

sekarang silahkan jawab pertanyaan saya... diatas



anda ini sedang membuat pertanyaan konyol...


jelas pertanyaan saya adalah orang - orang yang pernah hidup dalam sejarah...
berbeda dengan pertanyaan anda
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 02 May 2010, 12:02:10 AM
Quote
jelas dimana nya ? sangat multi tafsir....
biar jelas ... silahkan anda jawab dengan gamblang
LSY setara , lebih rendah atau lebih tinggi dari Yang Mulia Atisha, Milarepa, Shantideva, Nagarjuna...
jawaban sangat mudah semudah jawaban bahwa bodhisatva avalokitesvara lebih  rendah tingkatnya dari Buddha Sakyamuni....   ( ini baru jawaban jelas, jawaban anda sangat multitafsir )

silahkan pilih diantara tiga jawaban yang benar  ...
A. Lebih tinggi
B setara
C lebih rendah

saya tidak tau nagarjuna. saya tidak tau atisha. saya tidak tau shantideva. saya hanya pernah menjawab milarepa mencapai annuttara samyaksambodhi di artikel "LSY dan Buddhisme"

mohon maaf, saya ga bisa menjawab.


Quote
baru kali ini saya dengar ada orang yang mengaku ngaku bisa bertemu Buddha  (selain bertemu Amitaba Buddha...)
Buddha Sakyamuni pun dalam hidupnya tidak pernah menyatakan bisa bertemu dengan Buddha Buddha lain dalam samadhinya....   
Bagaimana mungkin ada Bhaisajyaguru Buddha ? Amitabha Buddha ? Ksitigarbha Bodhisattva ?

Quote
jadi dari pernyataan diatas... berarti LSY mengklaim dirinya  mencapai  bodhisatwa tingkat 10 ?
setara dengan  Arya Manjushri dan Arya Avalokitesvara ?
silahkan jawab    :   YA  atau TIDAK ...   ( bila jawaban tidak harap diberi alasan )
Saya tidak tau. Saya tidak tau dan tidak begitu yakin tingkatan Avalokitesvara. saya tidak tau tingkatan manjushri.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 12:02:17 AM

jelas dimana nya ? sangat multi tafsir....

biar jelas ... silahkan anda jawab dengan gamblang

LSY setara , lebih rendah atau lebih tinggi dari Yang Mulia Atisha, Milarepa, Shantideva, Nagarjuna...


jawaban sangat mudah semudah jawaban bahwa bodhisatva avalokitesvara lebih  rendah tingkatnya dari Buddha Sakyamuni....   ( ini baru jawaban jelas, jawaban anda sangat multitafsir )

silahkan pilih diantara tiga jawaban yang benar  ...

A. Lebih tinggi
B setara
C lebih rendah


biar gak multi tafsir, saya postingkan sebuah sutra tentang pencapaian Ke-Buddha-an Manjushri Bodhisattva:

Sutra Penjelasan Keadaan Kebuddhaan yang Tak Terbayangkan
Demikianlah telah kudengar:
Suatu ketika Sang Buddha sedang berdiam di taman milik Anathapindika, di Taman Jeta dekat Shravasti, diiringi dengan seribu orang bhikshu, sepuluh ribu Bodhisattva-Mahasattva, dan banyak dewa dari Alam Nafsu (Kamaloka) dan Alam Bentuk (Rupaloka).
Pada waktu itu, Manjusri Bodhisattva-Mahasattva dan dewa Suguna hadir di antara perkumpulan tersebut. Yang Dimuliakan berkata pada Manjusri, “Kamu harus menjelaskan keadaan Kebuddhaan yang mendalam untuk para dewa dan para Bodhisattva dalam perkumpulan ini.”
Manjusri berkata kepada Sang Buddha, “Baiklah, Yang Dimuliakan. Jika pria dan wanita yang baik hati ingin mengetahui keadaan Kebuddhaan, mereka harus mengetahui bahwa ini bukanlah keadaan dari mata, telinga, hidung, lidah, tubuh, atau pikiran; bukan pula keadaan dari bentuk-bentuk, suara-suara, bebauan, rasa, sentuhan, atau objek pikiran. Yang Dimuliakan, tanpa keadaan adalah keadaan Kebuddhaan. Inilah yang menjadi masalahnya, apakah keadaan dari pencerahan sempurna seperti yang dicapai oleh Sang Buddha?”
Sang Buddha berkata, “Ini adalah keadaan dari kekosongan, karena semua pandangan adalah sama. Ini adalah keadaan dari tanpa tanda, karena semua tanda adalah sama. Ini adalah keadaan dari tanpa keinginan karena ketiga alam adalah sama. Ini adalah keadaan dari tanpa tindakan, karena semua tindakan adalah sama. Ini adalah keadaan dari yang tidak berkondisi, karena semua hal yang berkondisi adalah sama.”
Manjusri bertanya, “Yang Dimuliakan, apakah keadaan dari yang tidak berkondisi itu?”
Sang Buddha berkata, “Ketiadaan pikiran adalah keadaan dari yang tidak berkondisi.”
Manjusri berkata, “Yang Dimuliakan, jika keadaan yang tidak berkondisi dan seterusnya adalah keadaan Kebuddhaan, dan keadaan yang tidak berkondisi adalah ketiadaan pikiran, kemudian atas dasar apakah keadaan Kebuddhaan diungkapkan? Jika tidak ada dasar yang demikian, maka tidak ada yang dapat dikatakan; dan karena tidak ada yang dapat dikatakan, tidak ada yang dapat diungkapkan. Oleh karena itu, Yang Dimuliakan, keadaan Kebuddhaan tidak dapat diungkapkan dalam kata-kata.”
Sang Buddha bertanya, “Manjusri, di manakah keadaan Kebuddhaan seharusnya dicari?”
Manjusri menjawab, “Ia harus dicari tepat di dalam kekotoran batin makhluk-mahkluk. Mengapa, karena pada dasarnya kekotoran batin makhluk-makhluk tidak dapat dipahami. Perwujudan dari hal ini melampaui pemahaman para Sravaka dan Pratyekabuddha; oleh sebab itu, ia disebut keadaan Kebuddhaan.”
Sang Buddha bertanya pada Manjusri, “Apakah keadaan Kebuddhaan bertambah atau berkurang?”
“Ia tidak bertambah ataupun berkurang.”
Sang Buddha bertanya, “Bagaimana seseorang memahami sifat dasar dari kekotoran batin semua mahkluk?”
“Sama seperti keadaan Kebuddhaan tidak bertambah ataupun berkurang, maka dengan sifat dasar mereka kekotoran batin tidak bertambah ataupun berkurang.”
Sang Buddha bertanya, “Apakah sifat dasar kekotoran batin?”
“Sifat dasar kekotoran batin adalah sifat dasar dari keadaan Kebuddhaan. Yang Dimuliakan, jika sifat dasar kekotoran batin berbeda dari sifat dasar keadaan Kebuddhaan, maka tidak dapat dikatakan bahwa Sang Buddha berdiam di dalam kesamaan dari semua benda. Ini karena sifat kekotoran batin adalah sifat sangat dasar dari keadaan Kebuddhaan sehingga Sang Tathágata dikatakan berdiam dalam kesamaan.”
Sang Buddha bertanya lebih lanjut, “Dalam kesamaan apakah kamu pikir Sang Tathágata berdiam?”
“Seperti yang aku pahami, Sang Tathágata berdiam dalam kesamaan yang benar-benar sama di mana makhluk-makhluk yang berbuat dengan keinginan, kebencian, dan kebodohan tinggal.”
Sang Buddha bertanya, “Dalam kesamaan apakah makhluk-makhluk yang bertindak dengan ketiga racun itu tinggal?”
“Mereka tinggal dalam kesamaan dari kekosongan, tanpa tanda, dan tanpa keinginan.”
Sang Buddha bertanya, “Manjusri, dalam kekosongan, bagaimana terdapat keinginan, kebencian, dan kebodohan?”
Manjusri menjawab, “Tepat di dalam yang ada terdapat kekosongan, di mana keinginan, kebencian, dan kebodohan juga ditemukan.”
Sang Buddha bertanya, “Dalam keberadaan apakah terdapat kekosongan?”
“Kekosongan dikatakan ada hanya dalam kata-kata dan bahasa. Karena terdapat kekosongan, terdapat keinginan, kebencian, dan kebodohan. Sang Buddha telah mengatakan, ‘Para bhikshu! Yang tidak muncul, tidak berkondisi, tanpa tindakan, dan tidak berasal mula semuanya ada. Jika semua ini tidak ada, maka seseorang tidak dapat berkata tentang yang muncul, yang berkondisi, tindakan, dan asal mula. Oleh sebab itu, para bhikshu, karena terdapat yang tidak muncul, tidak berkondisi, tanpa tindakan, tidak berasal mula, seseorang dapat berkata tentang keberadaan yang muncul, berkondisi, tindakan, dan asal mula.’ Sama halnya, Yang Dimuliakan, jika tidak ada kekosongan, tanpa tanda, atau tanpa keinginan, seseorang tidak dapat berkata tentang keinginan, kebencian, kebodohan, atau gagasan-gagasan lainnya.”
Sang Buddha berkata, “Manjusri, jika ini adalah masalahnya, maka pasti ada, seperti yang kamu katakan. Bahwa siapa yang berdiam dalam kekotoran batin tinggal dalam kekosongan.”
Manjusri berkata, “Yang Dimuliakan. Jika seorang meditator mencari kekosongan terpisah dari kekotoran batin, pencariannya akan sia-sia. Bagaimana terdapat kekosongan yang berbeda dari kekotoran? Jika ia merenungkan kekotoran batin sebagai kekosongan, ia dikatakan berlatih dalam praktek yang benar.”
Sang Buddha bertanya, “Manjusri, apakah kamu memisahkan diri dari kekotoran batin atau berdiam di dalamnya?”
Manjusri berkata, “Semua kekotoran batin adalah sama [dalam kenyataan]. Aku telah menyadari kesamaan itu melalui praktek yang benar. Oleh karena itu, aku tidak memisahkan diri dari kekotoran batin ataupun berdiam di dalamnya. Jika seorang sramana atau Brahmana mengaku bahwa ia telah mengatasi nafsu keinginan dan melihat makhluk-makhluk lain diliputi kekotoran batin, ia telah jatuh ke dalam dua pandangan ekstrem. Apakah keduanya itu? Yang satu adalah pandangan eternalisme, yang menyatakan bahwa kekotoran batin ada; yang lainnya adalah pandangan nihilisme, yang menyatakan bahwa kekotoran batin tidak ada.”
“Yang Dimuliakan, ia yang menjalankan praktek yang benar tidak melihat benda-benda sebagai diri sendiri atau orang lain, ada atau tidak ada. Mengapa? Karena ia dengan jelas memahami semua dharma.”
Sang Buddha bertanya, “Manjusri, bergantung pada apakah seharusnya seseorang untuk praktek yang benar?”
“Ia yang menjalankan praktek dengan benar tidak bergantung pada apa pun.”
Sang Buddha bertanya, “Apakah ia tidak menjalankan praktek berdasarkan pada sang jalan?”
“Jika ia menjalankan praktek sesuai dengan apa pun, prakteknya akan menjadi berkondisi. Praktek yang berkondisi bukanlah salah satu dari kesamaan. Mengapa? Karena ini tidak bebas dari kemunculan, kediaman, dan kemusnahan.”
Sang Buddha bertanya kepada Manjusri, “Adakah pengelompokan di dalam yang tidak berkondisi?”
Manjusri menjawab, “Yang Dimuliakan, jika terdapat pengelompokan dalam yang tidak berkondisi, maka yang tidak berkondisi akan menjadi berkondisi dan tidak lagi akan menjadi yang tidak berkondisi.”
Sang Buddha berkata, “Jika yang tidak berkondisi dapat direalisasi oleh para Arahat, maka terdapat hal yang seperti itu di dalam yang tidak berkondisi; bagaimana dapat kamu katakan tidak ada pengelompokan di dalamnya?”
“Benda-benda tidak memiliki pengelompokan, dan para Arahat telah melampaui pengelompokan. Itulah sebabnya mengapa Aku mengatakan tidak ada pengelompokan.”
Sang Buddha bertanya, “Manjusri, tidakkah kamu mengatakan kamu telah mencapai Kearahatan?”
Manjusri berbalik bertanya, “Yang Dimuliakan, andaikata seseorang bertanya pada seorang yang diciptakan secara sihir, ‘Tidakkah kamu mengatakan kamu telah mencapai Kearahatan?’ Apakah yang akan menjadi jawabannya?”
Sang Buddha menjawab Manjusri, “Seseorang tidak dapat mengatakan pencapaian atau bukan pencapaian dari seorang yang diciptakan secara sihir.”
Manjusri bertanya, “Tidakkah Sang Buddha telah mengatakan bahwa semua benda bagaikan khayalan?”
Sang Buddha menjawab, “Demikianlah telah Ku-katakan.”
“Jika semua benda bagaikan khayalan, mengapa Anda menanyakan apakah aku telah mencapai Kearahatan atau belum?”
Sang Buddha bertanya, “Manjusri, kesamaan apakah di dalam tiga kendaraan yang telah kamu realisasikan?”
“Aku telah merealisasi kesamaan dari keadaan Kebuddhaan?”
Sang Buddha bertanya, “Apakah kamu telah mencapai keadaan Kebuddhaan?”
“Jika Yang Dimuliakan telah mencapainya, maka aku juga telah mencapainya.”
Setelah itu, Yang Mulia Subhuti bertanya pada Manjusri, “Bukankah Sang Tathágata telah mencapai keadaan Kebuddhaan?”
Manjusri berbalik bertanya, “Apakah kamu telah mencapai sesuatu dalam keadaan Sravaka?”
Subhuti menjawab, “Pembebasan seorang Arahat bukanlah sebuah pencapaian ataupun bukan pencapaian.”
“Demikian pula, pembebasan Sang Tathágata bukanlah keadaan ataupun non-keadaan.”
Subhuti berkata, “Manjusri, kamu tidak membimbing para Bodhisattva pemula dengan mengajarkan Dharma melalui cara ini.”
Manjusri bertanya, “Subhuti, bagaimana pendapatmu? Andaikan seorang tabib, dalam merawat pasien-pasiennya, tidak memberikan mereka obat-obatan yang pedas, asam, dan kecut. Apakah ia menolong mereka untuk sembuh atau menyebabkan mereka meninggal?”
Subhuti menjawab, “Ia menyebabkan mereka menderita dan meninggal dunia alih-alih memberikan mereka kedamaian dan kebahagian.”
Manjusri berkata, “Demikianlah halnya dengan seorang guru Dharma. Jika, dalam membimbing orang lain, ia khawatir mereka mungkin akan takut dan demikian menyembunyikan dari mereka makna Dharma yang mendalam dan sebagai gantinya, mengatakan pada mereka dalam kata-kata yang tidak sesuai dan ungkapan khayalan, maka ia menyebabkan makhluk-makhluk menanggung derita kelahiran, usia tua, penyakit, dan kematian, alih-alih memberikan mereka kemakmuran, kedamaian, kebahagiaan, dan Nirvana.”
Ketika Dharma ini dijelaskan, lima ratus bhikshu terbebaskan dari kemelekatan pada semua dharma, bersih dari kekotoran batin dan terbebaskan dalam pikiran; delapan puluh ribu dewa meninggalkan noda-noda alam keduniawian yang jauh di belakang dan mencapai mata Dharma yang murni yang melihat menembus semua dharma; tujuh ratus dewa bertekad untuk mencapai Pencerahan Sempurna dan berikrar: “Pada masa yang akan datang, kami akan mencapai kepandaian berbicara seperti yang dimiliki Manjusri.”
Kemudian Subhuti Thera bertanya kepada Manjusri, “Apakah kamu tidak menjelaskan Dharma dari kendaraan Sravaka (Sravaka-yana) kepada para Sravaka?”
“Aku mengikuti Dharma dari semua kendaraan.”
Subhuti bertanya, “Apakah kamu seorang Sravaka, seorang Pratyekabuddha, atau seorang Yang Berharga, seorang Samyaksambuddha?”
“Aku adalah seorang Sravaka, tetapi pemahamanku tidak datang melalui perkataan orang lain. Aku seorang Pratyekabuddha, tetapi aku tidak melepaskan belas kasihan ataupun takut dengan apa pun. Aku seorang Yang Berharga, seorang Samyaksambuddha, tetapi aku masih belum meninggalkan ikrar-ikrarku yang semula.”

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 12:12:19 AM
Subhuti bertanya, “Mengapa kamu adalah seorang Sravaka?”
“Karena aku menyebabkan makhluk-makhluk mendengarkan Dharma yang belum pernah mereka dengar.”
“Mengapa kamu adalah seorang Pratyekabuddha?”
“Karena aku sepenuhnya memahami sebab akibat yang saling bergantungan dari semua dharma.”
“Mengapa kamu adalah seorang Yang Berharga, seorang Samyaksambuddha?”
“Karena aku menyadari bahwa semua benda adalah sama di dalam Dharmadhatu.”

Subhuti bertanya, “Manjusri, dalam tingkat apakah kamu sebenarnya berdiam?”
“Aku berdiam dalam setiap tingkat.”
Subhuti bertanya, “Mungkinkah bahwa kamu juga berdiam dalam tingkat orang biasa?”
Manjusri berkata, “Aku tentu saja berdiam dalam tingkat orang biasa.”
Subhuti bertanya, “Dengan sebab mendalam apakah kamu berkata demikian?”
“Aku berkata demikian karena semua dharma adalah sama pada dasarnya.”

Subhuti bertanya, “Jika semua dharma adalah sama, di manakah dharma seperti tingkat dari para Sravaka, para Pratyekabuddha, para Bodhisattva, dan para Buddha dikembangkan?”
Manjusri menjawab, ”Sebagai gambaran, pikirkanlah tentang angkasa kosong di sepuluh arah. Orang-orang mengatakan angkasa sebelah timur, angkasa sebelah selatan, angkasa sebelah barat, angkasa sebelah utara, empat angkasa di antaranya, angkasa sebelah atas, angkasa sebelah bawah, dan seterusnya. Perbedaan ini diucapkan, walaupun angkasa kosong itu sendiri tanpa perbedaan-perbedaan. Dengan cara yang sama, Yang Mulia, tingkat-tingkat yang berbeda dikembangkan di dalam kekosongan dari semua benda, walaupun kekosongan itu sendiri tanpa perbedaan.”
Subhuti bertanya, “Apakah kamu telah memasuki realisasi Kearahatan dan selamanya terbebas dari samsara?”
“Aku telah memasukinya dan keluar darinya.”

Subhuti bertanya, “Mengapa kamu keluar darinya setelah kamu memasukinya?”
Manjusri menjawab, “Yang Mulia, anda harus mengetahui bahwa ini adalah perwujudan dari kebijaksanaan dan kearifan seorang Bodhisattva. Ia sesungguhnya memasuki realisasi Kearahatan dan terbebas dari samsara; kemudian, sebagai cara untuk menyelamatkan makhluk-makhluk, ia keluar dari realisasi itu. Subhuti, misalkan seorang pemanah yang ahli merencanakan untuk melukai musuh bebuyutannya, tetapi, karena salah menyangka putra kesayangannya di dalam hutan sebagai musuh, ia menembakkan panah padanya. Putranya berkata, ‘Aku tidak melakukan kesalahan apa pun. Mengapa ayah ingin melukaiku?’ Seketika itu juga, sang pemanah, yang berlari dengan cepat, mendorong putranya dan menangkap panah itu sebelum ia melukai seseorang. Seorang Bodhisattva adalah seperti ini: untuk melatih dan membimbing para Sravaka dan para Pratyekabuddha, ia memasuki Nirvana; tetapi, ia keluar darinya dan tidak jatuh ke tingkat Sravaka dan Pratyekabuddha. Itulah mengapa tingkat Bodhisattva disebut tingkat Buddha.”
Subhuti bertanya, “Bagaimana seorang Bodhisattva mencapai tingkat ini?”
Manjusri menjawab, “Jika para Bodhisattva berdiam dalam semua tingkat dan juga tidak berdiam di mana-mana, mereka dapat mencapai tingkat ini.”

“Jika mereka dapat mengajar pada semua tingkat tetapi tidak berdiam di tingkat yang lebih rendah, mereka dapat mencapai tingkat Buddha ini.”

“Jika mereka menjalankan praktek dengan tujuan mengakhiri penderitaan semua makhluk, tetapi menyadari tidak ada akhir di dalam Dharmadhatu; jika mereka berdiam di dalam yang tidak berkondisi, tetapi melakukan perbuatan-perbuatan yang berkondisi; jika mereka tetap berada dalam samsara, tetapi menganggapnya sebagai sebuah taman dan tidak mencari Nirvana sebelum semua ikrar mereka terpenuhi - maka mereka dapat mencapai tingkat ini.”
“Jika mereka menyadari ketanpa-akuan, tetapi membawa makhluk-makhluk pada kedewasaan, mereka dapat mencapai tingkat ini.”
“Jika mereka mencapai kebijaksanaan Buddha tetapi tidak membangkitkan kemarahan atau kebencian terhadap mereka yang kurang bijaksana, mereka dapat mencapai tingkat ini.”
“Jika mereka menjalankan praktek dengan memutar roda Dharma bagi mereka yang mencari Dharma tetapi tidak membuat perbedaan di antara benda-benda, mereka dapat mencapai tingkat ini.”
“Lebih lanjut, jika para Bodhisattva menaklukkan para setan tetapi mengambil bentuk sebagai empat setan, mereka dapat mencapai tingkat ini.”

Subhuti berkata, “Manjusri, praktek-praktek seorang Bodhisattva seperti ini adalah sangat sulit bagi makhluk duniawi mana pun untuk dipercaya.”

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 12:24:00 AM
Manjusri berkata, “Demikianlah, demikianlah, seperti yang kamu katakan. Para Bodhisattva melakukan perbuatan-perbuatan di dalam dunia fana tetapi melebihi dharma-dharma duniawi.”
Subhuti berkata, “Manjusri, mohon katakan padaku bagaimana mereka melebihi dunia fana.”
Manjusri berkata, “Lima kelompok kehidupan (pancaskhanda) menyusun apa yang kita sebut dunia fana. Dari kelima kelompok ini, kelompok bentuk (rupaskhanda) memiliki sifat seperti busa yang berkumpul, kelompok perasaan (vedanaskhanda) memiliki sifat seperti sebuah gelembung, kelompok pencerapan (samjnaskhanda) memiliki sifat seperti sebuah fatamorgana, kelompok bentuk-bentuk pikiran (samkharaskhanda) memiliki sifat seperti sebuah rumput layu, dan kelompok kesadaran (vijnanaskhanda) memiliki sifat seperti sebuah khayalan. Demikianlah, seseorang harus mengetahui bahwa sifat pokok dari dunia fana tidak lain dari sifat dari busa, gelembung, fatamorgana, rumput, dan khayalan; sehingga tidak ada kelompok kehidupan ataupun nama-nama kelompok kehidupan, tidak ada makhluk-makhluk ataupun nama-nama makhluk, tidak ada dunia fana ataupun dunia di atas fana. Pemahaman terhadap kelompok kehidupan yang benar seperti ini disebut pemahaman tertinggi. Jika seseorang mencapai pemahaman tertinggi ini, maka ia terbebaskan. Jika ia tidak melekat pada benda-benda duniawi, ia melebihi dunia fana.”
“Lebih lanjut, Subhuti, sifat dasar dari lima kelompok kehidupan adalah kekosongan. Jika sifat itu adalah kekosongan, tidak ada ‘aku’ ataupun ‘milikku’. Jika tidak ada ‘aku’ ataupun ‘milikku’, tidak ada dualitas. Jika tidak ada dualitas, tidak ada ketamakan ataupun keinginan. Jika tidak ada ketamakan ataupun keinginan, tidak ada kemelekatan. Demikianlah, dengan bebas dari kemelekatan, seseorang melebihi dunia fana.”
Lebih lanjut, Subhuti, lima kelompok kehidupan tunduk pada sebab dan kondisi. Jika mereka tunduk pada sebab dan kondisi, mereka bukan milik seseorang atau orang lain. Jika mereka bukan milik seseorang atau orang lain, mereka bukan milik siapa-siapa. Jika mereka bukan milik siapa-siapa, tidak ada orang yang menggenggam mereka. Jika tidak ada genggaman, tidak ada perdebatan, dan tanpa perdebatan adalah praktek para umat beragama. Sama seperti sebuah tangan yang bergerak dalam ruang kosong tidak menyentuh objek dan tidak menemui hambatan, demikian para Bodhisattva yang menjalankan praktek kesamaan dari kekosongan melebihi dunia fana.”
“Lebih lanjut, Subhuti, karena semua unsur dari lima kelompok kehidupan menyatu di dalam Dharmadhatu, tidak ada alam-alam kehidupan. Jika tidak ada alam-alam kehidupan, tidak ada unsur tanah, air, api, atau udara; tidak ada keakuan, makhluk hidup, atau kehidupan; tidak ada Alam Nafsu (Kamaloka), Alam Bentuk (Rupaloka), atau Alam Tanpa Bentuk (Arupaloka); tidak ada alam yang berkondisi atau alam yang tidak berkondisi; tidak ada samsara atau Nirvana. Ketika para Bodhisattva memasuki daerah yang demikian bebas dari perbedaan, mereka tidak berdiam di mana pun, walaupun mereka tetap berada di tengah-tengah makhluk-makhluk duniawi.
Ketika Dharma yang melebihi duniawi ini dijelaskan, dua ratus bhikshu terlepas dari semua dharma, mengakhiri semua kekotoran batin mereka, dan terbebas dalam pikiran. Satu per satu mereka melepaskan jubah bagian atas mereka untuk dipersembahkan kepada Manjusri, dengan berkata, “Siapa pun yang tidak memiliki keyakinan atau pemahaman dalam ajaran ini tidak akan mencapai apa pun dan tidak merealisasi apa pun.”
Kemudian Subhuti bertanya pada para bhikshu ini, “Para tetua, apakah kalian pernah mencapai atau merealisasi sesuatu?”
Para bhikshu menjawab, “Hanya orang-orang yang sombong yang akan mengaku mereka telah mencapai dan merealisasi sesuatu. Bagi seorang umat beragama yang rendah hati, tidak ada yang dicapai atau direalisasikan. Lalu, bagaimana seseorang yang seperti ini berpikir untuk mengatakan dirinya sendiri, ‘Inilah yang telah kucapai; inilah yang telah kurealisasikan’? Jika gagasan seperti ini muncul dalam dirinya, maka ini adalah perbuatan setan.”
Subhuti bertanya, “Para tetua, berdasarkan pemahaman kalian, pencapaian dan realisasi apakah yang menyebabkan kalian berkata demikian?”
Para bhikshu menjawab, “Hanya Sang Buddha, Yang Dimuliakan, dan Manjusri yang mengetahui pencapaian dan realisasi kami. Yang Mulia, pemahaman kami adalah: mereka yang tidak sepenuhnya mengetahui sifat penderitaan tetapi mengaku bahwa penderitaan harus dipahami adalah orang-orang yang sombong. Demikian juga, jika mereka mengaku bahwa sebab penderitaan harus dimusnahkan, bahwa penghentian penderitaan harus direalisasikan dan bahwa jalan menuju penghentian penderitaan harus diikuti, mereka adalah orang-orang yang sombong. Orang-orang yang sombong juga adalah mereka yang tidak benar-benar mengetahui sifat penderitaan, sebab penderitaan, penghentian penderitaan, atau jalan menuju penghentian penderitaan, tetapi mengaku bahwa mereka mengetahui penderitaan, telah memusnahkan sebab penderitaan, telah merealisasi penghentian penderitaan, dan telah mengikuti jalan menuju penghentian penderitaan.”
“Apakah sifat penderitaan itu? Ini adalah sifat paling dasar dari yang tidak muncul. Hal yang sama juga berlaku untuk karakteristik dari sebab penderitaan, penghentian penderitaan, dan jalan menuju penghentian penderitaan. Sifat dasar dari yang tidak muncul adalah tanpa tanda dan tidak dapat dicapai. Di dalamnya, tidak ada penderitaan untuk diketahui, tidak ada sebab penderitaan untuk dimusnahkan, tidak ada penghentian penderitaan untuk direalisasi, dan tidak ada jalan menuju penghentian penderitaan untuk diikuti. Mereka yang tidak takut, khawatir, atau terkejut ketika mendengar Kebenaran Mulia ini bukanlah orang-orang yang sombong. Mereka yang takut dan khawatir adalah orang-orang yang sombong.”
Setelah itu, Yang Dimuliakan memuji para bhikshu itu, dengan berkata, “Benar sekali yang mereka katakan!”
Beliau berkata pada Subhuti, “Para bhikshu ini mendengarkan Manjusri menjelaskan Dharma yang mendalam ini pada masa Kasyapa Buddha. Karena mereka telah menjalankan Dharma yang mendalam ini sebelumnya, mereka sekarang dapat mengikutinya dan memahaminya dengan cepat. Hal yang sama, semua orang yang mendengar, meyakini, dan memahami ajaran yang mendalam ini dalam masa-Ku akan berada di antara perkumpulan dari Maitreya Buddha pada masa yang akan datang.”
Kemudian dewa Suguna berkata kepada Manjusri, “Yang Mulia, anda telah berulang kali mengajarkan Dharma ini di dunia ini. Sekarang kami memohon anda untuk pergi ke Surga Tushita. Selama waktu yang lama, para dewa di sana telah juga menanam akar-akar kebajikan. Mereka akan dapat memahami Dharma jika mereka mendengarnya. Tetapi, karena mereka melekat pada kesenangan surgawi mereka, mereka tidak dapat meninggalkan surga mereka dan datang kepada Sang Buddha untuk mendengarkan Dharma, dan akibatnya mereka menderita kerugian besar.”
Manjusri dengan cepat melakukan sebuah keajaiban yang menyebabkan dewa Suguna dan semua makhluk lain dalam perkumpulan itu percaya bahwa mereka telah tiba di Surga Tushita. Mereka melihat taman-taman, hutan-hutan, istana-istana dan bangunan yang mengagumkan dengan pagar-pagar terali dan jendela-jendela yang mewah, menara bertingkat dua puluh yang luas dan tinggi dengan jaring dan tirai yang berhiaskan permata, bunga-bunga surgawi yang menutupi tanah, burung-burung yang bermacam-macam dan menakjubkan terbang melayang secara berkelompok dan berkicauan, dewi-dewi di udara menaburkan bunga dari pohon erythrina, menyanyikan syair-syair dalam paduan suara, dan bermain dengan riang gembira.
Melihat semua ini, dewa Suguna berkata kepada Manjusri, “Ini luar biasa, Manjusri! Bagaimana kita dapat tiba dengan sangat cepat di istana Surga Tushita untuk melihat taman-taman dan para dewa di sini? Manjusri, sudikah kamu mengajarkan kami Dharma ini?”
Subhuti Thera berkata pada Suguna, “Putra surga, kamu tidak meninggalkan perkumpulan atau pergi ke mana pun. Ini adalah kekuatan batin Manjusri yang menyebabkan kamu melihat diri kamu sendiri di istana Surga Tushita.”
Dewa Suguna berkata kepada Sang Buddha, “Betapa langkahnya, Yang Dimuliakan! Manjusri memiliki kekuatan samádhi dan kekuatan batin sehingga dalam sekejab ia menyebabkan seluruh perkumpulan ini muncul di istana Surga Tushita.”
Sang Buddha berkata, “Putra surga, apakah ini pemahamanmu atas kekuatan batin Manjusri? Seperti yang Ku-pahami, jika Manjusri menginginkannya, ia dapat mengumpulkan semua jasa dan sifat yang mengagumkan dari tanah-tanah Buddha sebanyak pasir di sungai Gangga dan menyebabkan mereka muncul dalam satu tanah Buddha. Ia dapat dengan satu ujung jari mengangkat tanah-tanah Buddha di bawah tanah Buddha kita, yang sebanyak pasir di sungai Gangga, dan menaruh mereka di ruang angkasa kosong di puncak tanah-tanah Buddha di atas kita, yang juga sebanyak pasir di sungai Gangga. Ia dapat menaruh semua air dari empat samudera besar dari semua tanah Buddha ke dalam sebuah pori-pori tanpa membuat makhluk-makhluk air di dalamnya merasa sesak atau memindahkan mereka dari lautan. Ia dapat menaruh semua Gunung Sumeru dari semua dunia ke dalam sebiji sesawi, namun para dewa di gunung-gunung ini akan merasa bahwa mereka masih tinggal di tempat mereka masing-masing. Ia dapat menempatkan semua makhluk dari lima alam kehidupan dari semua tanah Buddha pada telapak tangannya, dan menyebabkan mereka melihat semua jenis benda yang indah seperti yang terdapat di negeri-negeri yang menyenangkan dan menakjubkan. Ia dapat mengumpulkan semua api dari semua dunia ke dalam sehelai katun. Ia dapat menggunakan sebuah tempat sekecil pori-pori untuk gerhana penuh setiap matahari dan bulan di setiap tanah Buddha. Singkatnya, ia dapat menyelesaikan apa pun yang ia ingin lakukan.”

Pada waktu itu, Papiyan, Si Jahat, mengubah dirinya menjadi seorang bhikshu dan berkata pada Sang Buddha, “Yang Dimuliakan, kami berharap melihat Manjusri melakukan keajaiban seperti itu sekarang juga. Apa gunanya mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal, yang tidak ada orang di dunia ini dapat percaya?
Yang Dimuliakan berkata pada Manjusri, “Kamu harus mewujudkan kekuatan batinmu tepat di hadapan perkumpulan ini.” Setelah itu, tanpa bangkit dari tempat duduknya, Manjusri memasuki Samadhi Kebebasan Batin Sempurna dalam Memuliakan Semua Dharma, dan mempertunjukkan semua keajaiban yang dijelaskan Sang Buddha.
Melihat hal ini, Si Jahat, para anggota perkumpulan, dan dewa Suguna semuanya memuji kejadian yang tak pernah terjadi ini, dengan berkata. “Menakjubkan, menakjubkan! Karena kemunculan Sang Buddha di dunia ini, kita sekarang memiliki Bodhisattva ini yang dapat melakukan keajaiban seperti ini dan membukakan pintu Dharma untuk dunia.”
Setelah itu, Si Jahat, yang terinspirasi oleh kekuatan Manjusri yang mengagumkan, berkata, “Yang Dimuliakan, betapa menakjubkan bahwa Manjusri memiliki kekuatan batin yang demikian besar! Dan para anggota perkumpulan ini, yang sekarang memahami dan memiliki keyakinan di dalam Dharma melalui pertunjukan keajaiban ini, juga mengagumkan. Yang Dimuliakan, bahkan jika terdapat setan-setan sebanyak pasir di sungai Gangga, mereka tidak akan dapat merintangi pria dan wanita yang baik hati ini, yang memahami dan meyakini Dharma.”
“Aku, Papiyan Si Jahat, selalu mencari kesempatan untuk menentang Sang Buddha dan membuat kekacauan di antara makhluk-makhluk. Sekarang aku berikrar bahwa, sejak hari ini, aku tidak akan pernah pergi lebih dekat dari seratus league dari tempat di mana ajaran ini dijalankan, atau di mana orang-orang memiliki keyakinan, memahami, mencintai, menerima, membacakan, mengulangi, dan mengajarkan ajaran ini.”
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 12:33:09 AM

pada jaman Sang Buddha pertanyaan tentang siapa yang pencapaiannya lebih tinggi ini sudah pernah dipertanyakan.  nah sekarang sudah ada titik terang ga siapa yang pencapaian lebih tinggi kan? bagaimana menilai pencapian seseorang?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 02 May 2010, 12:36:50 AM
Quote
jelas dimana nya ? sangat multi tafsir....
biar jelas ... silahkan anda jawab dengan gamblang
LSY setara , lebih rendah atau lebih tinggi dari Yang Mulia Atisha, Milarepa, Shantideva, Nagarjuna...
jawaban sangat mudah semudah jawaban bahwa bodhisatva avalokitesvara lebih  rendah tingkatnya dari Buddha Sakyamuni....   ( ini baru jawaban jelas, jawaban anda sangat multitafsir )

silahkan pilih diantara tiga jawaban yang benar  ...
A. Lebih tinggi
B setara
C lebih rendah

saya tidak tau nagarjuna. saya tidak tau atisha. saya tidak tau shantideva. saya hanya pernah menjawab milarepa mencapai annuttara samyaksambodhi di artikel "LSY dan Buddhisme"

mohon maaf, saya ga bisa menjawab.



saya hargai kejujuran anda mengatakan tidak tau...
bahkan ini menunjukan anda masih mempunyai hati yang tulus dan jujur :)

ok saya katakan... bahwa pernyataan  LSY bahwa dia berasal dari silsilah gelug adalah kebohongan...
ini terlihat dari penyataan anda yang  tulus...

karena ajaran gelug adalah bersumber dari naskah naskah karya Atisha dan shantideva...

jadi setiap orang yang mengaku berasal dari silsilah gelug pasti mengetahu siapa Atisha dan Shantideva...
bila anda tidak tau maka jelas sebetulnya tidak ada silsilah gelug dalam LSY...  itu cuma kebohongan LSY

silahkan membuka ketulusan hati anda...    untuk melihat kenyataan...   :)





Quote
baru kali ini saya dengar ada orang yang mengaku ngaku bisa bertemu Buddha  (selain bertemu Amitaba Buddha...)
Buddha Sakyamuni pun dalam hidupnya tidak pernah menyatakan bisa bertemu dengan Buddha Buddha lain dalam samadhinya....   
Bagaimana mungkin ada Bhaisajyaguru Buddha ? Amitabha Buddha ? Ksitigarbha Bodhisattva ?

:)   maksudnya bagaimana mungkin ada?

coba perhatikan , apa pernah Buddha Sakyamuni mengatakan dia bertemu Buddha yang lain, ngobrol dengan Buddha yang lain, ? semasa hidupnya sebagai Buddha Sakyamuni ?


ini berbeda dengan pernyataan LSY yang mengaku bisa mengobrol dengan Buddha Buddha yang lain ...




Quote
jadi dari pernyataan diatas... berarti LSY mengklaim dirinya  mencapai  bodhisatwa tingkat 10 ?
setara dengan  Arya Manjushri dan Arya Avalokitesvara ?
silahkan jawab    :   YA  atau TIDAK ...   ( bila jawaban tidak harap diberi alasan )
Saya tidak tau.


bagaimana bisa tidak tau?

tapi itu lebih baik berarti anda masih mempunyai hati yang tulus...

anda bilang tidak tau, karena anda sendiri bingung...
karena pada dasarnya pernyataan LSY bohong... sehingga menimbulkan kerancuan...

sudah jelas dalam artikel bro gandalf 
yang dianggap telah mencapai samyaksambodhi adalah memang benar2 sudah mencapai samyaksambodhi... atau sedikit dibawahnya... yaitu bodhisatva bhumi ke 10....

nah dari sini jelas... bila LSY mengklaim dirinya mencapai Samyaksambodhi berarti cuma ada 2 kemungkinan...
1. dia benar2 mencapai SamyakSambodhi  yaitu setara dengan Sakyamuni Buddha... ini jelas tidak mungkin...
jadi tinggal kemungkinan ke 2...

LSY mencapai bodhisatva bhumi 10,   yang berarti LSY mengklaim dirinya setara dengan Arya Avalokitesvara...
tidak ada kemungkinan selain ini...

dan pada nyatanya anda menjawab tidak tau... karena anda sendiri merasakan kerancuan...

silahkan buka ketulusan hati anda untuk melihat kebenaran...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 02 May 2010, 12:48:30 AM

pada jaman Sang Buddha pertanyaan tentang siapa yang pencapaiannya lebih tinggi ini sudah pernah dipertanyakan.  nah sekarang sudah ada titik terang ga siapa yang pencapaian lebih tinggi kan? bagaimana menilai pencapian seseorang?


jawab saja secara langsung...

tidak perlu berputar-putar sampai posting sutra sepanjang itu...

jangan konyol deh...


ini sama konyolnya 

bila saya mengklaim diri saya telah mencapai samyaksambodhi....

ketika ditanya siapa yang lebih tinggi antara saya dan Arya Avalokitesvara

bukannya saya menjawab...

tapi posting sutra panjang - panjang...

setelah itu penanya disuruh menafsirkan sendiri...

jawaban konyol... :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 12:54:26 AM
Quote
baru kali ini saya dengar ada orang yang mengaku ngaku bisa bertemu Buddha  (selain bertemu Amitaba Buddha...)

Buddha Sakyamuni pun dalam hidupnya tidak pernah menyatakan bisa bertemu dengan Buddha Buddha lain dalam samadhinya....   
silahkan baca sutra Amitabha, sutra bhaisajya guru, sutra avatamsaka, sutra Lankavatara, sutra vimalakirti dan buktikan sendiri bahwa Buddha Sakyamuni telah banyak sekali bertemu dengan para Buddha-buddha lain dalam samadhinya. :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 12:56:14 AM

pada jaman Sang Buddha pertanyaan tentang siapa yang pencapaiannya lebih tinggi ini sudah pernah dipertanyakan.  nah sekarang sudah ada titik terang ga siapa yang pencapaian lebih tinggi kan? bagaimana menilai pencapian seseorang?


jawab saja secara langsung...

tidak perlu berputar-putar sampai posting sutra sepanjang itu...

jangan konyol deh...


ini sama konyolnya 

bila saya mengklaim diri saya telah mencapai samyaksambodhi....

ketika ditanya siapa yang lebih tinggi antara saya dan Arya Avalokitesvara

bukannya saya menjawab...

tapi posting sutra panjang - panjang...

setelah itu penanya disuruh menafsirkan sendiri...

jawaban konyol... :)
jawaban gue : mana ketehek , loe cari tau sendiri kenapa sih? .. heheh.. gue sendiri belum mencapai tingkat ke-arahat-an koq berani-beraninya menjawab pertanyaan begini.?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 12:59:22 AM
kalo membandingkan bro andrew dengan avalokitesvara bodhisattva,  gue sih belon tau tingkatan samadhi bro andrew, tapi kalo mau taruhan, saya lebih pegang avalokitesvara bodhisattva dengan skor: 99-1  :). tapi ini cuma perkiraan saja lho... belum tentu saya benar.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 02 May 2010, 01:04:42 AM
wedew, bener2 berapi2 sekali belain si guru sesat nan bejat ini.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 02 May 2010, 01:11:29 AM

pada jaman Sang Buddha pertanyaan tentang siapa yang pencapaiannya lebih tinggi ini sudah pernah dipertanyakan.  nah sekarang sudah ada titik terang ga siapa yang pencapaian lebih tinggi kan? bagaimana menilai pencapian seseorang?


jawab saja secara langsung...

tidak perlu berputar-putar sampai posting sutra sepanjang itu...

jangan konyol deh...


ini sama konyolnya 

bila saya mengklaim diri saya telah mencapai samyaksambodhi....

ketika ditanya siapa yang lebih tinggi antara saya dan Arya Avalokitesvara

bukannya saya menjawab...

tapi posting sutra panjang - panjang...

setelah itu penanya disuruh menafsirkan sendiri...

jawaban konyol... :)
jawaban gue : mana ketehek , loe cari tau sendiri kenapa sih? .. heheh.. gue sendiri belum mencapai tingkat ke-arahat-an koq berani-beraninya menjawab pertanyaan begini.?

kalo tidak tau jawabnya ... buat apa bro posting sutra panjang-panjang ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 02 May 2010, 01:15:16 AM
kalo membandingkan bro andrew dengan avalokitesvara bodhisattva,  gue sih belon tau tingkatan samadhi bro andrew, tapi kalo mau taruhan, saya lebih pegang avalokitesvara bodhisattva dengan skor: 99-1  :). tapi ini cuma perkiraan saja lho... belum tentu saya benar.

ok deh ...

kalo LSY dengan Arya Avalokitesvara ... skornya berapa ? :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 01:23:53 AM


kalo tidak tau jawabnya ... buat apa bro posting sutra panjang-panjang ?
saya posting sutra buat pedoman para pembaca supaya tidak melenceng dari ajaran Buddha.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 01:28:46 AM
kalo membandingkan bro andrew dengan avalokitesvara bodhisattva,  gue sih belon tau tingkatan samadhi bro andrew, tapi kalo mau taruhan, saya lebih pegang avalokitesvara bodhisattva dengan skor: 99-1  :). tapi ini cuma perkiraan saja lho... belum tentu saya benar.

ok deh ...

kalo LSY dengan Arya Avalokitesvara ... skornya berapa ? :)

gue gak tau kan gue gak tau tingkat samadhi beliau sampe dimana, koq pake tebak-tebakan skor sih..? kita kan bukan taruhan sepak bola?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 01:29:53 AM
wedew, bener2 berapi2 sekali belain si guru sesat nan bejat ini.
emang ada bukti kebejatan dan kesesatannya ga?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 02 May 2010, 01:33:01 AM
Quote
baru kali ini saya dengar ada orang yang mengaku ngaku bisa bertemu Buddha  (selain bertemu Amitaba Buddha...)

Buddha Sakyamuni pun dalam hidupnya tidak pernah menyatakan bisa bertemu dengan Buddha Buddha lain dalam samadhinya....   
silahkan baca sutra Amitabha, sutra bhaisajya guru, sutra avatamsaka, sutra Lankavatara, sutra vimalakirti dan buktikan sendiri bahwa Buddha Sakyamuni telah banyak sekali bertemu dengan para Buddha-buddha lain dalam samadhinya. :)


hmmm...   anda tidak mengerti arah pertanyaannya ... :)

Buddha Sakyamuni tidak mungkin bertemu dengan Buddha lain yang hidup di masa atau jaman yang berbeda...

gampangnya ketika Buddha sakyamuni hidup... dia tidak mungkin bertemu dengan Buddha Dipankara... didalam Samadhinya... karena Buddha Dipankara hidup jauh dimasa lalu...


ini lah kekonyolan LSY yang mengklaim ngopi dan ngobrol dengan Buddha Sakyamuni...   karena jelas hidup di masa yang berbeda...   :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 02 May 2010, 01:35:14 AM
kalo membandingkan bro andrew dengan avalokitesvara bodhisattva,  gue sih belon tau tingkatan samadhi bro andrew, tapi kalo mau taruhan, saya lebih pegang avalokitesvara bodhisattva dengan skor: 99-1  :). tapi ini cuma perkiraan saja lho... belum tentu saya benar.

ok deh ...

kalo LSY dengan Arya Avalokitesvara ... skornya berapa ? :)

gue gak tau kan gue gak tau tingkat samadhi beliau sampe dimana, koq pake tebak-tebakan skor sih..? kita kan bukan taruhan sepak bola?

loh bukannya kamu yang ajak tebak tebakan skor ?

dan bukannya LSY sudah mengklaim sudah mencapai Samyaksambodhi ? memangnya kamu ngga percaya LSY sudah mencapai samyaksambodhi ?

jawab dong ... PERCAYA atau TIDAK ? :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 01:44:38 AM
Quote
baru kali ini saya dengar ada orang yang mengaku ngaku bisa bertemu Buddha  (selain bertemu Amitaba Buddha...)

Buddha Sakyamuni pun dalam hidupnya tidak pernah menyatakan bisa bertemu dengan Buddha Buddha lain dalam samadhinya....   
silahkan baca sutra Amitabha, sutra bhaisajya guru, sutra avatamsaka, sutra Lankavatara, sutra vimalakirti dan buktikan sendiri bahwa Buddha Sakyamuni telah banyak sekali bertemu dengan para Buddha-buddha lain dalam samadhinya. :)


hmmm...   anda tidak mengerti arah pertanyaannya ... :)

Buddha Sakyamuni tidak mungkin bertemu dengan Buddha lain yang hidup di masa atau jaman yang berbeda...

gampangnya ketika Buddha sakyamuni hidup... dia tidak mungkin bertemu dengan Buddha Dipankara... didalam Samadhinya... karena Buddha Dipankara hidup jauh dimasa lalu...


ini lah kekonyolan LSY yang mengklaim ngopi dan ngobrol dengan Buddha Sakyamuni...   karena jelas hidup di masa yang berbeda...   :)
lho kalo sudah baca Sutra Vimalakirti dijelaskan bahwa Buddha Sakyamuni bisa ngobrol dengan Buddha yang lain koq. dibaca dulu baru komentar ya :) cape juga kalo loe ngotot tapi gak mau baca sutra itu
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 01:44:59 AM
kalo membandingkan bro andrew dengan avalokitesvara bodhisattva,  gue sih belon tau tingkatan samadhi bro andrew, tapi kalo mau taruhan, saya lebih pegang avalokitesvara bodhisattva dengan skor: 99-1  :). tapi ini cuma perkiraan saja lho... belum tentu saya benar.

ok deh ...

kalo LSY dengan Arya Avalokitesvara ... skornya berapa ? :)

gue gak tau kan gue gak tau tingkat samadhi beliau sampe dimana, koq pake tebak-tebakan skor sih..? kita kan bukan taruhan sepak bola?

loh bukannya kamu yang ajak tebak tebakan skor ?

dan bukannya LSY sudah mengklaim sudah mencapai Samyaksambodhi ? memangnya kamu ngga percaya LSY sudah mencapai samyaksambodhi ?

jawab dong ... PERCAYA atau TIDAK ? :)
PERCAYA.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 02 May 2010, 02:05:25 AM

lho kalo sudah baca Sutra Vimalakirti dijelaskan bahwa Buddha Sakyamuni bisa ngobrol dengan Buddha yang lain koq. dibaca dulu baru komentar ya :) cape juga kalo loe ngotot tapi gak mau baca sutra itu

Buddha siapa ? sebutkan saja nama Buddhanya disini :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 02 May 2010, 02:10:45 AM
kalo membandingkan bro andrew dengan avalokitesvara bodhisattva,  gue sih belon tau tingkatan samadhi bro andrew, tapi kalo mau taruhan, saya lebih pegang avalokitesvara bodhisattva dengan skor: 99-1  :). tapi ini cuma perkiraan saja lho... belum tentu saya benar.

ok deh ...

kalo LSY dengan Arya Avalokitesvara ... skornya berapa ? :)

gue gak tau kan gue gak tau tingkat samadhi beliau sampe dimana, koq pake tebak-tebakan skor sih..? kita kan bukan taruhan sepak bola?

loh bukannya kamu yang ajak tebak tebakan skor ?

dan bukannya LSY sudah mengklaim sudah mencapai Samyaksambodhi ? memangnya kamu ngga percaya LSY sudah mencapai samyaksambodhi ?

jawab dong ... PERCAYA atau TIDAK ? :)
PERCAYA.


OK...

samyaksambodhi ala LSY  ?

atau seperti yang dijelaskan bro Gandalf?

karena sejak awal mengacu pada penjelasa bro Gandalf 

berarti LSY bila mengklaim telah mencapai samyaksambodhi...

berarti LSY setara denga Buddha Sakyamuni ?  begitu ?

atau berarti LSY mencapai bodhisatwa bhumi 10 ?
yang mana mencapaian LSY ? jelas tidak ada kemungkin selain dua ini jika dia mengklaim mencapai samyaksambodhi  ...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 02 May 2010, 06:48:54 AM
Quote
baru kali ini saya dengar ada orang yang mengaku ngaku bisa bertemu Buddha  (selain bertemu Amitaba Buddha...)

Buddha Sakyamuni pun dalam hidupnya tidak pernah menyatakan bisa bertemu dengan Buddha Buddha lain dalam samadhinya....   
silahkan baca sutra Amitabha, sutra bhaisajya guru, sutra avatamsaka, sutra Lankavatara, sutra vimalakirti dan buktikan sendiri bahwa Buddha Sakyamuni telah banyak sekali bertemu dengan para Buddha-buddha lain dalam samadhinya. :)


hmmm...   anda tidak mengerti arah pertanyaannya ... :)

Buddha Sakyamuni tidak mungkin bertemu dengan Buddha lain yang hidup di masa atau jaman yang berbeda...

gampangnya ketika Buddha sakyamuni hidup... dia tidak mungkin bertemu dengan Buddha Dipankara... didalam Samadhinya... karena Buddha Dipankara hidup jauh dimasa lalu...


ini lah kekonyolan LSY yang mengklaim ngopi dan ngobrol dengan Buddha Sakyamuni...   karena jelas hidup di masa yang berbeda...   :)
lho kalo sudah baca Sutra Vimalakirti dijelaskan bahwa Buddha Sakyamuni bisa ngobrol dengan Buddha yang lain koq. dibaca dulu baru komentar ya :) cape juga kalo loe ngotot tapi gak mau baca sutra itu
bro 4dmyn
sebenarnya statement yang bro jawab itu bermakna ambique.
kenapa saya mengatakan seperti itu ? karena statement ini diutarakan dengan nada "menjebak"

walau misal di dalam sutta vimalakirti, Buddha Gotama bisa ngobrol dengan Buddha lain, tapi hal ini tidak bisa digunakan untuk menjawab bahwa LSY sudah menjadi Buddha.

Nangkap kan maksudnya ? Ilustrasinya seperti ini :
Saya boleh buka praktek dengan alasan saya mengaku sebagai seorang dokter, karena dokter boleh buka praktek dan mengobati pasien. Padahal untuk memperjelas bahwa saya seorang dokter, harusnya menggunakan jawaban lain : yaitu misalnya ditunjukkan dengan ijazah, bukti surat izin resmi dari depkes. Tidak cukup hanya dengan mengaku saya adalah seorang dokter

Sekarang mengenai LSY, apakah ada bukti dia mencapai ke-Buddha-an ?

2. Para Buddha memang hidup di zaman berbeda, walau dalam sutta dikatakan bisa bertemu, apakah masih memiliki tubuh fisik ? Kalau tidak ada tubuh fisik alias arupa, apa bisa minum kopi ? Ini yang agak meragukan ? Dan apa yang dibanggakan minum kopi bareng ama Buddha ?
Sedangkan kebanggan itu sebenarnya juga hendaknya jangan berlebihan, karena juga akan memunculkan lobha dan moha. Dan bila ada yang menyinggung, muncul perasaan tidak senang sehingga juga muncul dosa. Ini akibat dari keterikatan pada perasaan bangga tadi.

3. Anda percaya LSY mencapai tahap kesucian tertinggi. Adakah buktinya ? Sekarang gunanya forum adalah berdiskusi. Jadi idealnya anda diharapkan tidak percaya buta / blind faith. Tapi namanya "diharapkan", ya kita juga mengerti jika Anda misalnya tetep mo ngotot percaya buta tidak menjadi masalah. Namun kalau ingin ngotot LSY mencapai tahap kesucian tanpa ada bukti jelas, hendaknya tidak perlu memaksakan pendapat juga.. karena statement bro tidak ada bukti yang bisa didiskusikan.. Namun misalnya jika bro ada bukti yang jelas, dan dari referensi yang valid dan bukan dari sesama TBSN referensinya, boleh diutarakan.

Mohon penjelasannya

Note :
Sebelumnya saya utarakan mengapa saya tidak rekomendasi referensi dari TBSN sendiri karena hal ini kurang adil dan kurang kuat dijadikan bukti.

Misal : Forte mencapai kesucian tertinggi, dan Forte menulis buku "BUDDHA FORTE". Lalu ada yang menanyakan benarkah Forte mencapai kesuciaan tertinggi ? Gw tinggal jawab : tidak perlu diragukan. Memang benar.. karena tercantum koq dalam buku "BUDDHA FORTE"

Dalam journal penelitian ilmiah pun, seorang ilmuwan mengambil daftar pustaka tidak dari penelitian yang tengah dilakukannya karena khawatir isi dari journal tersebut tidak valid.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 10:46:00 AM

lho kalo sudah baca Sutra Vimalakirti dijelaskan bahwa Buddha Sakyamuni bisa ngobrol dengan Buddha yang lain koq. dibaca dulu baru komentar ya :) cape juga kalo loe ngotot tapi gak mau baca sutra itu

Buddha siapa ? sebutkan saja nama Buddhanya disini :)
dasar gak mau baca tapi ngotot melulu, saya ambilkan cuplikan sutranya:

Quote
Then, the Licchavi Vimalakirti entered into a concentration, and performed a miraculous feat such that he reduced the universe Abhirati to a minute size, and took it with his right hand, and brought it into this Saha universe.

In that universe Abhirati, the disciples, bodhisattvas, and those among gods and men who possessed the superknowledge of the divine eye all cried out, "Lord, we are being carried away! Sugata, we are being carried off! Protect us, O Tathagata!"

But, to discipline them, the Tathagata Aksobhya said to them, "You are being carried off by the bodhisattva Vimalakirti. It is not my affair."

As for the other men and gods, they had no awareness at all that they were being carried anywhere.

Although the universe Abhirati had been brought into the universe Saha, the Saha universe was not increased or diminished; it was neither compressed nor obstructed. Nor was the universe Abhirati reduced internally, and both universes appeared to be the same as they had ever been.

Thereupon, the Buddha Sakyamuni asked all the multitudes, "Friends, behold the splendors of the universe Abhirati, the Tathagata Aksobhya, the array of his buddha-field, and the splendors of these disciples and bodhisattvas!"

They replied, "We see them, Lord!"

The Buddha said, "Those bodhisattvas who wish to embrace such a buddha-field should train themselves in all the bodhisattva-practices of the Tathagata Aksobhya."

While Vimalakirti, with his miraculous power, showed them thus the universe Abhirati and the Tathagata Aksobhya, one hundred and forty thousand living beings among the men and gods of the Saha universe conceived the spirit of unexcelled, perfect enlightenment, and all of them formed a prayer to be reborn in the universe Abhirati. And the Buddha prophesied that in the future all would be reborn in the universe Abhirati. And the Licchavi Vimalakirti, having thus developed all the living beings who could thereby be developed, returned the universe Abhirati exactly to its former place.

The Lord then said to the venerable Sariputra, "Sariputra, did you see that universe Abhirati, and the Tathagata Aksobhya?"

Sariputra replied, "I saw it, Lord! May all living beings come to live in a buddha-field as splendid as that! May all living beings come to have miraculous powers just like those of the noble Licchavi Vimalakirti!


Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 10:55:53 AM
bro 4dmyn
sebenarnya statement yang bro jawab itu bermakna ambique.
kenapa saya mengatakan seperti itu ? karena statement ini diutarakan dengan nada "menjebak"

walau misal di dalam sutta vimalakirti, Buddha Gotama bisa ngobrol dengan Buddha lain, tapi hal ini tidak bisa digunakan untuk menjawab bahwa LSY sudah menjadi Buddha.

Nangkap kan maksudnya ? Ilustrasinya seperti ini :
Saya boleh buka praktek dengan alasan saya mengaku sebagai seorang dokter, karena dokter boleh buka praktek dan mengobati pasien. Padahal untuk memperjelas bahwa saya seorang dokter, harusnya menggunakan jawaban lain : yaitu misalnya ditunjukkan dengan ijazah, bukti surat izin resmi dari depkes. Tidak cukup hanya dengan mengaku saya adalah seorang dokter

Sekarang mengenai LSY, apakah ada bukti dia mencapai ke-Buddha-an ?
sebenarnya antara percaya dan bukti ini bedanya soal waktu saja.
kalau Padmasambhava mencapai ke-Buddha-an buktinya dimana? apakah menunggu "pencapaian tubuh pelangi" seperti padmasambhava? sudah meninggal baru dipercayai kalao dia sudah mencapai ke-Buddha-an. nah seperti ini kan telat banget...
pada waktu Shakyamuni Buddha mencapai ke-Buddha-an banyak orang juga gak percaya kan? setelah menunggu beratus-ratus tahun baru banyak orang percaya tentang pencapaian Shakyamuni Buddha.

Quote
2. Para Buddha memang hidup di zaman berbeda, walau dalam sutta dikatakan bisa bertemu, apakah masih memiliki tubuh fisik ? Kalau tidak ada tubuh fisik alias arupa, apa bisa minum kopi ? Ini yang agak meragukan ? Dan apa yang dibanggakan minum kopi bareng ama Buddha ?
Sedangkan kebanggan itu sebenarnya juga hendaknya jangan berlebihan, karena juga akan memunculkan lobha dan moha. Dan bila ada yang menyinggung, muncul perasaan tidak senang sehingga juga muncul dosa. Ini akibat dari keterikatan pada perasaan bangga tadi.
gak ada rasa bangga sekali dalam diri saya, cuma sekedar minum kopi apa hebatnya? sebenarnya gak perlu mencapai tingkatan Buddha baru bisa ketemu dengan Buddha-buddha lain. Mencapai tingkat kesucian tertentu saja sudah bisa, seperti Vimalakirti.

Quote
3. Anda percaya LSY mencapai tahap kesucian tertinggi. Adakah buktinya ? Sekarang gunanya forum adalah berdiskusi. Jadi idealnya anda diharapkan tidak percaya buta / blind faith. Tapi namanya "diharapkan", ya kita juga mengerti jika Anda misalnya tetep mo ngotot percaya buta tidak menjadi masalah. Namun kalau ingin ngotot LSY mencapai tahap kesucian tanpa ada bukti jelas, hendaknya tidak perlu memaksakan pendapat juga.. karena statement bro tidak ada bukti yang bisa didiskusikan.. Namun misalnya jika bro ada bukti yang jelas, dan dari referensi yang valid dan bukan dari sesama TBSN referensinya, boleh diutarakan.

Mohon penjelasannya

Note :
Sebelumnya saya utarakan mengapa saya tidak rekomendasi referensi dari TBSN sendiri karena hal ini kurang adil dan kurang kuat dijadikan bukti.

Misal : Forte mencapai kesucian tertinggi, dan Forte menulis buku "BUDDHA FORTE". Lalu ada yang menanyakan benarkah Forte mencapai kesuciaan tertinggi ? Gw tinggal jawab : tidak perlu diragukan. Memang benar.. karena tercantum koq dalam buku "BUDDHA FORTE"

Dalam journal penelitian ilmiah pun, seorang ilmuwan mengambil daftar pustaka tidak dari penelitian yang tengah dilakukannya karena khawatir isi dari journal tersebut tidak valid.


kalao bukti validnya dari murid tbsn yang meninggal ditemukan sarira, berati metode yang diajarkan tbsn mampu mengantar muridnya mencapai tingkatan kesucian tertentu. memang keliatan sombong dengan mengaku-aku diri mencapai tingkatan Buddha. tapi dalam ajaran vajrayana manapun, murid diwajibkan menganggap root guru sebagai Buddha

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 02 May 2010, 11:46:35 AM

dasar gak mau baca tapi ngotot melulu, saya ambilkan cuplikan sutranya:



coba dong baca baik - baik ...

saya mengatakan tidak mungkin Sakyamuni Buddha mengobrol dengan Buddha yang tidak hidup pada masa/jaman yang sama....

tapi LSY mengklaim mengopi bareng dengan BUddha Sakyamuni :))

saya kasih ilustrasi deh...

ada orang yang mengklaim ngopi bareng dinosaurus.... ini pernyataan konyol atau bukan?
kalo dia mengklaim ngopi bareng anjing tetangga.. ini masih masuk akal...

kenapa dibilang konyol bila ngopi bareng dinosaurus... ya karena dinosaurus sudah mati ratusan ribu atau juta tahun yang lalu...

semua unsur pembentuknya telah mengurai... tulang-tulangnya telah menjadi fosil... mungkin sudah ditambang ... dagingnya telah mengurai jadi tanah... sebagian telah dimakan mahluk lain... mahluk yang makan juga telah mati... darah dan unsur air lainnya telah berubah juga... telah menguap.... 

bila guru anda mengklaim ngopi bareng dinosaurus... apa anda percaya begitu saja? anda pikir untuk acara ngopi dengan guru anda... maka dinosaurus bangkit dari kubur? semua unsur yang mengurai bergabung lagi menjadi satu ? terus datang menemui guru anda buat ngopi ? wakakaka...


karakteristik dalam buddhism adalah pemahaman tentang segala sesuatu anata... tidak ada inti mengalami perubahan...

pernyataan ngopi bareng Buddha sakyamuni ini... cenderung mengarah pada pandangan tentang atta... yang berpandangan atta dari Buddha Sakyamuni ada disuatu tempat...



kembali ke sutra vimalakirti...

disini diceritakan Buddha berbicara dengan Buddha dari universe lain yang berada dalam masa yang sama...


ilustrasinya :

saya ngobrol dengan tetangga saya yang masih hidup... bukan hal aneh kan...

yang konyol bila saya buat pernyataan... saya ngobrol dengan kakek tetangga saya yang sudah meninggal tiga puluh tahun yang lalu...

atau saya buat pernyataan... saya kemarin ngopi bareng  kakek saya yang sudah meninggal 20 tahun yang lalu...


ini seperti pernyataan LSY yang mengklaim ngopi bareng Buddha Sakyamuni yang sudah parinibana 2500 tahun lalu...

sedangkan kita tahu... para orang yang telah mengakhiri kekotoran batin secara total... setelah parinirvana mereka bagaikan burung yang terbang kelangit...
tidak memiliki jejak... tidak dapat dilacak keberadaan mereka... :)

jadi sangat konyol pernyataan LSY ngopi bareng dengan Buddha Sakyamuni :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 02 May 2010, 01:03:36 PM
 [at] andrew,
Buddha Akshobya itu adalah budah masa lampau. Buddha Aksobhya itu termasuk dalam panca dhayani Buddha, alias Buddha yang paling awal.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 02 May 2010, 01:18:37 PM
[at] andrew,
Buddha Akshobya itu adalah budah masa lampau. Buddha Aksobhya itu termasuk dalam panca dhayani Buddha, alias Buddha yang paling awal.


hmmm ... kadang rancu...
disatu sisi saya berpegang pada Buddha yang memang pernah hidup dalam sejarah...

tapi ditanggapi dengan Buddha -Buddha antah berantah seperti ini...


ini sebetulnya seperti pertanyaan sdr Indra Ihong yang menanyakan siapa lebih tinggi antara Sakyamuni Buddha dengan vairocana Buddha...

yang satu jelas-jelas Buddha yang memang pernah hidup dalam sejarah... satunya lagi Buddha antah berantah  :)

saya berusaha membandingkan hal-hal yang memang pernah hidup dalam sejarah...
seperti Buddha Sakyamuni, Milarepa, Atisha, nagarjuna, Shantideva...  karena memang beliau2 ini pernah hidup dalam sejarah ....

kalo perbandigannya dengan hal-hal yang udah antah berantah begini ... lebih baik tidak berkomentar saja

saya jadi sadar kalo saya tanggapi... saya jadi ikut ngaco :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 02 May 2010, 06:44:53 PM
 [at]  4dmyn

statement anda cukup menarik bagi saya.. yang mengenai soal menunggu waktu..

1. Bagaimana Anda bisa percaya pada saat ini padahal harus menunggu waktu ?
Ibaratnya beranikah Anda mempercayakan suatu pengobatan pada seseorang yang baru duduk di bangku kuliah kedokteran ? Toh juga menunggu waktu agar menjadi seorang dokter.
Dan apakah menurut Anda, kepercayaan Anda kepada LSY termasuk dalam kepercayaan buta ? Jika tidak, kemukakan alasannya mengapa Anda mempercayai pencapaian LSY ?


2a. Anda belum menjawab bagaimana bisa meminum kopi (fisik) sedangkan sudah tidak ada tubuh fisik lagi ? Bagaimana kopi itu bisa terminum ?

2b. Menurut anda, pencapaian pada tahap apakah yang memberikan kesempatan pada seseorang untuk bertemu Buddha ?
 
3. Ini statement yang sangat menarik.. Bisakah Anda mengemukakan siapa saja murid tbsn yang telah ada sarira nya ? Dan ini sebenarnya bisa dijadikan topik baru, apakah sarira memang bisa dijadikan bukti otentik bahwa seseorang telah mencapai kesucian ?

Btw mohon jawabannya disertai literatur bro.. Jadi bisa membedakan mana yang pendapat, mana yang bersumber dari literatur.

Makasih atas diskusinya
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 02 May 2010, 09:31:04 PM
Silakan para rekan DC download :

http://dhammacitta.org/perpustakaan/venerable-acariya-man-bhuridatta-thera-a-spiritual-biography/

Baca halaman 221-225

Sekedar Catatan : Buku ini di tulis oleh Acariya Maha Boowa Nanasampanno pada tahun 1971.

Pada saat Acariya Maha Boowa Nanasampanno menulis spiritual biografi Acariya Maha Bhuridatta

Thera, Acariya Maha Boowa Nanasampanno telah mencapai Arahat sebelum dan sesudah menulis

biografi tersebut.

Untuk mengetahui lebih lanjut, download dari Perpustakaan Dhammacitta :
 
( http://dhammacitta.org/perpustakaan/arahattamagga-arahattaphala/)

                                                           *********************

Ini adalah bukti bahwa seorang arahat seperti Acariya Mun Bhuridatta Thera mengobrol dengan para Buddha.

Mohon tanggapan rekan DC.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 02 May 2010, 09:57:55 PM
Silakan para rekan DC download :

http://dhammacitta.org/perpustakaan/venerable-acariya-man-bhuridatta-thera-a-spiritual-biography/

Baca halaman 221-225

Sekedar Catatan : Buku ini di tulis oleh Acariya Maha Boowa Nanasampanno pada tahun 1971.

Pada saat Acariya Maha Boowa Nanasampanno menulis spiritual biografi Acariya Maha Bhuridatta

Thera, Acariya Maha Boowa Nanasampanno telah mencapai Arahat sebelum dan sesudah menulis

biografi tersebut.

Untuk mengetahui lebih lanjut, download dari Perpustakaan Dhammacitta :
 
( http://dhammacitta.org/perpustakaan/arahattamagga-arahattaphala/)

                                                           *********************

Ini adalah bukti bahwa seorang arahat seperti Acariya Mun Bhuridatta Thera mengobrol dengan para Buddha.

Mohon tanggapan rekan DC.

saya tidak akan menduga -duga...

walaupun Acariya Maha Boowa bercerita tentang ini, bukan berarti pernyataan LSY benar... :)

gampangnya bila saya bertemu Buddha semalam,  buktinya acariya Maha Boowa berkata seperti itu...

apa berarti saya pasti tidak bohong ? :)

ada perbedaan antara cerita acariya Maha Boowa dan LSY

para Tathagata , arahat dan samanera perilakunya sangat terkendali...


sedangkan  Tathagata ala LSY gimana ya... perilakunya... ngopi bareng2 :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 03 May 2010, 12:30:42 AM
[at]  4dmyn

statement anda cukup menarik bagi saya.. yang mengenai soal menunggu waktu..

1. Bagaimana Anda bisa percaya pada saat ini padahal harus menunggu waktu ?
Ibaratnya beranikah Anda mempercayakan suatu pengobatan pada seseorang yang baru duduk di bangku kuliah kedokteran ? Toh juga menunggu waktu agar menjadi seorang dokter.
Dan apakah menurut Anda, kepercayaan Anda kepada LSY termasuk dalam kepercayaan buta ? Jika tidak, kemukakan alasannya mengapa Anda mempercayai pencapaian LSY ?

saya tidak membuta mengikuti seorang guru. sebelumnya saya juga pernah mencoba-coba aliran tantrayana yang lain, tapi ujung-ujungnya di aliran tersebut rebutan silsilah gak ada ujungnya. ajaran mengajarkan welas asih yang muluk-muluk, tapi perbuatan pimpinannya tidak mencerminkan welas asih.

saya putuskan untuk ke tbsn, karena ajaran Master Lu cukup mendalam dan dapat dipraktekkan sehari-hari.  TBSN tidak mempunyai silsilah mentereng dan gelar-gelar dashyat seperti aliran yang pernah saya ikuti, tapi TBSN memberikan ajaran yang sederhana dan dapat dipraktekkan sehari-hari.

Padmasambhava dahulu juga dicela dan dikritik oleh banyak orang, namun setelah beliau meninggal ternyata apa yang diajarkan membawa banyak manfaat.  sekarang saya menemukan guru yang mengajarkan banyak manfaat, apa harus menunggu beliau ini meninggal baru merasakan manfaat ajarannya?

Quote

2a. Anda belum menjawab bagaimana bisa meminum kopi (fisik) sedangkan sudah tidak ada tubuh fisik lagi ? Bagaimana kopi itu bisa terminum ?

2b. Menurut anda, pencapaian pada tahap apakah yang memberikan kesempatan pada seseorang untuk bertemu Buddha ?
2a. anda baca sutra Sadharma Pundharika dan sutra-sutra mahayana dahulu, baru berkomentar.  menurut paham mahayana, Sang Buddha tidak pergi kemanapun saat memasuki nirvana, beliau tetap berada di bumi ini.  bahasa sederhananya: Sang Buddha bisa mewujudkan diri dalam bentuk apapun setiap saat dimanapun.
Sang Buddha pernah menasehati Sariputra untuk mencapai jalan lagi yang lebih lanjut setelah beliau mencapai arahat. beliau diramalkan akan menjadi Buddha Padmaprabha.

2b. saya rasa tingkat arahat sudah bisa bertemu para Buddha, namun dengan kekuatan iddhi tertentu..
Quote

3. Ini statement yang sangat menarik.. Bisakah Anda mengemukakan siapa saja murid tbsn yang telah ada sarira nya ? Dan ini sebenarnya bisa dijadikan topik baru, apakah sarira memang bisa dijadikan bukti otentik bahwa seseorang telah mencapai kesucian ?

Btw mohon jawabannya disertai literatur bro.. Jadi bisa membedakan mana yang pendapat, mana yang bersumber dari literatur.

Makasih atas diskusinya
sumber literaturnya adalah majalah yang saya peroleh dari ekayana. Majalah peringatan meninggalnya Suhu Ashin Jikitanara. ada sebuah artikel yang menceritakan seorang terpidana mati di singapura. karena berjodoh dengan ajaran TBSN, bertobat dan mengakui kesalahan serta  melatih diri dengan metode tersebut, setelah dihukum mati dan mayatnya dikremasi ternyata ditemukan sarira.

sebaliknya menurut anda apa bukti otentik kesucian seseorang?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 03 May 2010, 12:31:59 AM
Silakan para rekan DC download :

http://dhammacitta.org/perpustakaan/venerable-acariya-man-bhuridatta-thera-a-spiritual-biography/

Baca halaman 221-225

Sekedar Catatan : Buku ini di tulis oleh Acariya Maha Boowa Nanasampanno pada tahun 1971.

Pada saat Acariya Maha Boowa Nanasampanno menulis spiritual biografi Acariya Maha Bhuridatta

Thera, Acariya Maha Boowa Nanasampanno telah mencapai Arahat sebelum dan sesudah menulis

biografi tersebut.

Untuk mengetahui lebih lanjut, download dari Perpustakaan Dhammacitta :
 
( http://dhammacitta.org/perpustakaan/arahattamagga-arahattaphala/)

                                                           *********************

Ini adalah bukti bahwa seorang arahat seperti Acariya Mun Bhuridatta Thera mengobrol dengan para Buddha.

Mohon tanggapan rekan DC.

saya tidak akan menduga -duga...

walaupun Acariya Maha Boowa bercerita tentang ini, bukan berarti pernyataan LSY benar... :)

gampangnya bila saya bertemu Buddha semalam,  buktinya acariya Maha Boowa berkata seperti itu...

apa berarti saya pasti tidak bohong ? :)

ada perbedaan antara cerita acariya Maha Boowa dan LSY

para Tathagata , arahat dan samanera perilakunya sangat terkendali...


sedangkan  Tathagata ala LSY gimana ya... perilakunya... ngopi bareng2 :)

apakah anda mengenal bagaimana perilaku LSY sehari-hari? 
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 03 May 2010, 06:10:49 AM
1. Hm.. Saya mengerti.. jadi sisi manfaat yang masih subjektif seh menurut saya. Tapi tidak menjadi masalah jika Anda mengikuti LSY, itu adalah hak Anda. Namun jika anda mengatakan TBSN itu lebih baik dll, lagi2 itu merupakan pendapat pribadi. Anda menjelek2an tantra dan membangga2kan TBSN itu juga hanyalah tanggapan pribadi Anda. Makanya saya katakan masih bersifat subjektif. Dan idealnya jika ANDA merasa TBSN bermanfaat, setidaknya ada perubahan yang positif yang terjadi pada diri Anda. Bisakah Anda share perubahan tersebut ?

2. Saya agak kecewa dengan Anda, ini menandakan suatu ego Anda. Anda membatasi ruang lingkup Anda harus diskusi kalau sudah baca Sadharma Pandarika dan sutta2 mahayana. Pertanyaannya apakah hal ini tidak bisa dipandang dari sudut Theravada ? Kalau tidak bisa, di mana letak keuniversalan ajarannya ?

3. Oke deh kalau bersumber dari majalah Ekayana.. Sebenarnya gw berharap lebih.. tapi gpplah.. makasih ya..

Mungkin dari sini, kita bisa menarik kesimpulan bahwa Anda mengikuti ajaran LSY hanya berdasarkan kenyamanan Anda yang sifatnya masih sangat subjektif. Mudah2an suatu saat bisa ditingkatkan lagi..


Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 03 May 2010, 11:03:09 AM
1. Hm.. Saya mengerti.. jadi sisi manfaat yang masih subjektif seh menurut saya. Tapi tidak menjadi masalah jika Anda mengikuti LSY, itu adalah hak Anda. Namun jika anda mengatakan TBSN itu lebih baik dll, lagi2 itu merupakan pendapat pribadi. Anda menjelek2an tantra dan membangga2kan TBSN itu juga hanyalah tanggapan pribadi Anda. Makanya saya katakan masih bersifat subjektif. Dan idealnya jika ANDA merasa TBSN bermanfaat, setidaknya ada perubahan yang positif yang terjadi pada diri Anda. Bisakah Anda share perubahan tersebut ?
saya tidak menjelekkan aliran tantra, tbsn juga termasuk aliran tantra. kalau anda menilai tbsn yang jelek-jelek itu juga subjektif. jelas saya ada perubahan positif, mengikuti metode tbsn saya berhasil mengurangi sifat-sifat buruk saya yang dahulu suka marah, berperilaku kasar, sombong, dll.

Quote
2. Saya agak kecewa dengan Anda, ini menandakan suatu ego Anda. Anda membatasi ruang lingkup Anda harus diskusi kalau sudah baca Sadharma Pandarika dan sutta2 mahayana. Pertanyaannya apakah hal ini tidak bisa dipandang dari sudut Theravada ? Kalau tidak bisa, di mana letak keuniversalan ajarannya ?
memang sudut pandang theravada yang mengatakan bahwa apabila Buddha telah nibbana  tidak bisa ditemui lagi tidak pernah bisa sesuai. Ada umat-umat  mahayana yang berinspirasi untuk terlahir di alam sukhavati dan bertemu dengan Amitabha Buddha. Amitabha Buddha adalah seseorang yang mencapai ke-Buddha-an 10 kalpa yang lampau . jika anda berpendapat bahwa seseorang yang sudah mencapai nibbana tidak bisa muncul lagi, maka itu sama saja dengan anda mengatakan aliran mahayana itu sia-sia saja, atau dengan kata lain "aliran sesat".

Quote

3. Oke deh kalau bersumber dari majalah Ekayana.. Sebenarnya gw berharap lebih.. tapi gpplah.. makasih ya..

Mungkin dari sini, kita bisa menarik kesimpulan bahwa Anda mengikuti ajaran LSY hanya berdasarkan kenyamanan Anda yang sifatnya masih sangat subjektif. Mudah2an suatu saat bisa ditingkatkan lagi..

bukankah menilai tbsn negatif itu juga merupakan subjektifitas. Tidak ditemukan bukti yang otentik, kalau benar memang ada bukti otentik tentang semua macam tuduhan di forum ini, saya secara otomatis meninggalkan tbsn tanpa diminta.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 03 May 2010, 11:21:29 AM
2. oke.. kayaknya itu memang suatu perbedaan antara theravada dan mahayana.. saya bisa memahami itu.. thanks atas jawabannya
1 & 3. perlu anda ketahui, saya di sini dalam kapasitas cuma bertanya seh, tidak ada keinginan untuk mengubah jalan hidup anda. di sisi lain, memang muncul image negatif dari sisi saya, karena adanya kasus pelecehan sexual, dan mengapa tbsn dilarang di kampungnya sendiri, mengapa LSY terkesan keduniawian dengan menggunakan roll royce dll, dan beredarnya foto2 LSY yang kurang etis..

bagaimana anda menyikapi ini ? apakah ini bukan bukti otentik / merupakan hasil editan ?

dan kegunaan forum adalah untuk menjelaskan. Menjadi tugas anda sebagai member untuk memberi informasi kepada kami yang tidak tahu.. dan menjadi tugas saya khususnya untuk tidak berkata kasar kepada anda walau saya kurang setuju dengan LSY, dan walau saya jujur mengakui saya skeptis. Namun kapasitas saya di sini hanya bertanya untuk menambah wawasan. :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 03 May 2010, 11:34:39 AM
Mengenai SHC story belum tau kebenaran-nya. Mengenai Foto juga bisa aja diedit oleh orang SHC. Siapa yang tau ?

Mengenai mobil, ini adalah persembahan murid yang tulus terhadap guru. Apakah anda melihat mahaguru lian shen membawa kendaraan Rolls Royce. Mahaguru memperoleh persembahan berlian, mobil bukan untuk memamerkan hal-hal duniawi, namun semata persembahan murid terhadap sang Guru.

"Mengenai tbsn dilarang oleh kampung sendiri". Referensi-nya mana ?

Mahaguru lian shen meninggal negaranya, karena memang mahaguru lian shen dengan jodohnya negara itu telah berakhir dan juga atas saran yidam mahaguru Lian Shen, Yaochijinmu untuk berimigrasi ke Amrik.

Paham ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 03 May 2010, 11:48:47 AM
1. apa buktinya kalau foto itu diedit ? bro indra_ihong, saya sarankan anda lebih bisa berdiskusi seperti bro 4dmyn. ada suatu kejelasan dari tulisan dia, tidak seperti anda yang percaya membabi buta.

2. mengenai roll royce, apakah tiap persembahan duniawi harus diterima ? pertanyaan saya, misal dipersembahkan wanita cantik apakah harus diterima juga dengan alasan karena diberikan dengan tulus ?
Dan mengapa LSY memiliki rumah mewah di Washington ? kenapa dana yang ada bisa masuk ke beliau ? dan apakah tidak melanggar vinaya boleh memiliki perlengkapan duniawi ?

3. mengenai referensi saya tidak ada, namun saya mendengar bahwa praktek TBSN dilarang di taiwan. Dan banyak critics keras dari berbagai pihak termasuk taiwan mengenai LSY

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 03 May 2010, 11:52:40 AM
2. oke.. kayaknya itu memang suatu perbedaan antara theravada dan mahayana.. saya bisa memahami itu.. thanks atas jawabannya
1 & 3. perlu anda ketahui, saya di sini dalam kapasitas cuma bertanya seh, tidak ada keinginan untuk mengubah jalan hidup anda. di sisi lain, memang muncul image negatif dari sisi saya, karena adanya kasus pelecehan sexual, dan mengapa tbsn dilarang di kampungnya sendiri, mengapa LSY terkesan keduniawian dengan menggunakan roll royce dll, dan beredarnya foto2 LSY yang kurang etis..

bagaimana anda menyikapi ini ? apakah ini bukan bukti otentik / merupakan hasil editan ?

dan kegunaan forum adalah untuk menjelaskan. Menjadi tugas anda sebagai member untuk memberi informasi kepada kami yang tidak tahu.. dan menjadi tugas saya khususnya untuk tidak berkata kasar kepada anda walau saya kurang setuju dengan LSY, dan walau saya jujur mengakui saya skeptis. Namun kapasitas saya di sini hanya bertanya untuk menambah wawasan. :)


tidak diterima di kampung halamannya di taiwan? yang bener aja deh, .. barusan master Lu pulang ke taiwan. Setelah bertahun-tahun menetap di amerika, dia sekarang memutuskan menetap di Taiwan. saya kira ini keputusan yang baik, sebab dia gak terlalu fasih bahasa inggris, sehingga semua ajarannya menggunakan bahasa mandarin. Tentunya di taiwan 100% penduduk menggunakan bahasa mandarin.

tentang keduniawian,  Master Lu sama sekali tidak pernah meminta  sumbangan dalam bentuk apapun. rolls royce, rolex, dll  itu adalah sumbangan sukarela dari murid-muridnya yang tulus.  Saya tau ada murid master Lu yang   suka memanfaatkan nama master lu dalam meminta dana, tapi Master Lu sama sekali tidak pernah mewajibkan murid untuk memberikan sumbangan.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 03 May 2010, 11:57:32 AM
thanks bro atas informasinya..

mungkin bro berkenan memberi informasi berupa link bahwa LSY menetap di taiwan dan ajarannya juga resmi diperbolehkan di taiwan. karena memang beredar rumor LSY dilarang di taiwan dan menetap di amerika.

2. yang tidak menjadi habis pikir. sepengetahuan saya, seorang praktisi petapa hendaknya menjauhi barang2 tersebut. kenapa LSY tidak menolaknya ? atau menyumbangkannya kembali bagi kepentingan TBSN ? Dan agak mengkhawatirkan juga jika murid2 LSY bisa menyumbang barang2 duniawi kepada gurunya ? Soalnya dari kebiasaan sendiri, ketika pindapatta pun, tidak ada yang menyumbangkan jam tangan, mobil kepada seorang bhante.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 03 May 2010, 11:58:15 AM
1.Foto itu diedit, atau tidak di edit, siapa yang tau ?

2. ini zaman demokrasi, apa ada persembahan wanita cantik ? apa anda ga takut terhadap HAM ?
Kalau tidak salah, didalam jataka ada kejadian demikian terhadap kehidupan lampau Sang Buddha.

3. Berarti hanya kabar burung. Sama seperti Guru Angulima yang sebelum Angulima berguru ama Sakyamuni Buddha, juga terhasut oleh para muridnya.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 03 May 2010, 12:01:17 PM
Ini lah yg menurut gw ajaran si lsy ini sesat, berkedok dan bertameng mahayana, padahal jelas berbeda..

Dalam mahayana, kondisi parinibbana secara keberadaan paling mendekati dengan kalimat "antara ada dan tiada". Secara fisik, yang namanya siddharta itu udh kaga ada, tapi secara unsur2 pembentuknya masih ada [lebih lengkap silahkan search penjelasan Gandalf mengenai Trikaya].

Berbeda dengan Amitabha Buddha yang baru mencapai nibbana, Amitabha Buddha dikatakan memiliki umur yang sangat panjang sehingga terkesan "abadi", tapi pada akhirnya Amitabha sendiri akan parnibbana juga. FYI, tanah suci =/ nirvana.

Untuk majalah di Ekayana sebagai sumber, haa... orang buku si sesat lsy aja dulu sempat didistribusikan secara bebas di sono...Dan masih banyak lah cerita-cerita lain di ekayana. Dan apakah majalah bisa jadi rujukan pasti? Apa beda-nya dengan tulisan di forum, yang setiap penulisannya bisa dikritisi dan diperdebatkan?

Dalam biografi Acariya Mun Bhuridatta Thera dikatakan berbicara dlm konteks apa? Mengajarkan dhamma dan mengucapkan selamat, bukannya kongkow sambil ngopi di new york... ~o)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 03 May 2010, 12:15:49 PM
thanks bro atas informasinya..

mungkin bro berkenan memberi informasi berupa link bahwa LSY menetap di taiwan dan ajarannya juga resmi diperbolehkan di taiwan. karena memang beredar rumor LSY dilarang di taiwan dan menetap di amerika.
informasi Master Lu bakal menetap di taiwan dapat anda baca disini , http://indonesia.tbsn.org/modules/news2/article.php?storyid=467


Quote
2. yang tidak menjadi habis pikir. sepengetahuan saya, seorang praktisi petapa hendaknya menjauhi barang2 tersebut. kenapa LSY tidak menolaknya ? atau menyumbangkannya kembali bagi kepentingan TBSN ? Dan agak mengkhawatirkan juga jika murid2 LSY bisa menyumbang barang2 duniawi kepada gurunya ? Soalnya dari kebiasaan sendiri, ketika pindapatta pun, tidak ada yang menyumbangkan jam tangan, mobil kepada seorang bhante.

mungkin pandangan kita berbeda soal hal ini,   saya sendiri pernah menyumbangkan 3 buah handphone bekas saya kepada banthe pada saat pindapatta. saya juga gak pernah tau apakah handphone saya tersebut disumbangkan lagi atau tidak oleh banthe. saya berpendapat menyokong kehidupan seorang suci akan memberikan pahala yang sangat besar buat kehidupan saya kelak. buat saya semakin tulus saya mendonasikan harta yang saya miliki, semakin besar pula pahala yang akan saya terima kelak.

Soal aliran dana dalam sumbang-menyumbang, TBSN mendonasikan pendapatan yang diterimanya ke pada badan amal Lotus Light Charity. badan amal ini juga dibentuk oleh Master Lu sendiri. anda bisa mengecek aktifitas yayasan sosial ini di kota anda.


Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 03 May 2010, 12:20:32 PM
Ini lah yg menurut gw ajaran si lsy ini sesat, berkedok dan bertameng mahayana, padahal jelas berbeda..

Dalam mahayana, kondisi parinibbana secara keberadaan paling mendekati dengan kalimat "antara ada dan tiada". Secara fisik, yang namanya siddharta itu udh kaga ada, tapi secara unsur2 pembentuknya masih ada [lebih lengkap silahkan search penjelasan Gandalf mengenai Trikaya].

Berbeda dengan Amitabha Buddha yang baru mencapai nibbana, Amitabha Buddha dikatakan memiliki umur yang sangat panjang sehingga terkesan "abadi", tapi pada akhirnya Amitabha sendiri akan parnibbana juga. FYI, tanah suci =/ nirvana.

Untuk majalah di Ekayana sebagai sumber, haa... orang buku si sesat lsy aja dulu sempat didistribusikan secara bebas di sono...Dan masih banyak lah cerita-cerita lain di ekayana. Dan apakah majalah bisa jadi rujukan pasti? Apa beda-nya dengan tulisan di forum, yang setiap penulisannya bisa dikritisi dan diperdebatkan?

Dalam biografi Acariya Mun Bhuridatta Thera dikatakan berbicara dlm konteks apa? Mengajarkan dhamma dan mengucapkan selamat, bukannya kongkow sambil ngopi di new york... ~o)
baca baik-baik kutipan Sadharma pundharika:

"Sejak Aku mencapai kebuddhaan,
Kalpa-kalpa yang telah Aku lalui, Adalah beribu-ribu koti
Asamkhyeya tahun yang tak terbatas

Tiada henti-hentinya Aku khotbahkan Hukum dan mengajar
Berkoti-koti mahluk yang tanpa hitungan jumlahnya
Agar mereka memasuki Jalan kebuddhaan;
Sejak saat itu adalah beribu kalpa yang tak terhitung.
Demi untuk menyelamatkan semua umat,
Dengan cara yang bijak Aku bentangkan nirvana,
Bahkan sesungguhnya Aku tidak moksha,
Tetapi selamanya berada disini mengkhotbahkan Hukum.

Aku tinggal di dunia ini selama-lamanya,
Dengan menggunakan segala kekuatan-kekuatan ghaibKu
Agar mahluk-mahluk yang menyeleweng,
Meskipun Aku didekatnya, mereka tidak melihatKu.


Semua menganggapKu telah moksha,
Dimanapun jua memuja peninggalan-peninggalanKu,
Semuanya menaruh hati yang penuh nindu,
Dan menaruh hati yang penuh harap.

Jika semua umat telah mempercayai dan mematuhi
Dengan sifat yang jujur dan berhati lembut,
Dengan sepenuh hati ingin melihat Sang Buddha,
Dengan tidak mempedulikan hidupnya sendiri
,

Kemudian Aku dengan seluruh samgha
Muncul bersarna-sama diatas Puncak gunung Gridhrakuta.
Kemudian Aku maklumkan pada semua umat
Bahwa Aku berada didalam dunia ini selamanya
,

Dengan kekuatan cara yang bijaksana
Mengungkapkan bahwa diriKu ialah ada dan tiada.
Jika di negeri-negeri lain terdapat para umat,
Yang rindu dengan penuh hormat dan keyakinan,

Kembalilah Aku ditengah-tengah mereka
Mengkhotbahkan 7 Hukum Agung
.
Kalian yang tidak mendengarku
Hanya berkata bahwa Aku telah moksha

Aku melihat seluruh mahluk hidup
Tenggelam dalam lautan penderitaan,
Disini Aku tidak menampakkan diriKu,
Tetapi membuat mereka bercita.cita,

Sampai, ketika hati mereka merasa rindu,
Aku muncul untuk mengkhotbahkan Hukum
Dengan kekuatan ghaib yang hebat,
Selama banyak asamkhyeya kalpa

Aku selalu berada diatas Puncak gunung Gridhrakuta
Dan di setiap tempat tinggal.
Jika pada akhir kalpa itu mereka melihat,
Kebakaran besar yang sedang mengamuk,

Tenanglah adanya duniaKu ini,
Senantiasa terhuni oleh mahluk-mahluk surga,
Tetamanan dan banyak istana-istana
Terhiasi dengan setiap jenis permata,

Pepohonan yang indah penuh dengan bunga dan bebuahan,
Dimana semua mahluk hidup bersuka ria;
Seluruh para dewa menabuh genderang-genderang sorga
Dan berdendang lagu selamanya,
Menaburkan bunga-bunga mandarava

Pada Sang Buddha dan persidangan agungNya.
Negeri SuciKu tidak akan pernah rusak,
Meskipun semua orang melihatnya sedang terbakar,
Dan kesedihan, kepanikan dan kesengsaraan
Menimpa mereka seperti ini.
Semua mahluk-mahluk yang penuh dosa itu,
Karena karma jahat mereka,
Selama banyak asamkhyeya kalpa,
Tidak mendengar nama ke Tiga Keindahan.
Tetapi mereka yang menjalankan
perbuatan-perbuatan luhur
Dan yang bersifat welas asih serta jujur,
Mereka semua akan rnelihat bahwa Aku ada
Dan berada disini memaparkan Hukum.

Kadang-kadang pada kelompok orang-orang ini
Aku khotbahkan hidup Sang Buddha yang Abadi;
Pada mereka yang sejauh itu melihat Sang Buddha
Aku khotbahkan bahwa seorang Buddha jarang sekali ditemui

Demikianlah kekuasaanKu yang bijaksana,
Sinar kebijaksanaanKu bercahaya tiada tara,
HidupKu adalah sekian kalpa yang tak terbatas
Dari dahulu membina karma yang diperoleh:

Engkau yang telah memiliki kebijaksanaan,
Janganlah berbimbang hati akan hal ini,
Tetapi laksanakanlah selamanya sampai pada akhirnya,
Karena titah-titah Sang Buddha semuanya benar dan tidak palsu.

Seperti seorang tabib yang dengan akal yang cerdik
Untuk menyembuhkan anak-anaknya yang hilang kesadarannya,
Meskipun ia hidup, ia mengabarkan kematiannya Sendiri,
Namun tidaklah dapat dituduh sebagai perbuatan palsu.

Begitu juga Aku yang menjadi bapak dari dunia ini,
Yang menyembuhkan segala kesengsaraan dan Kedukaan,
Demi para manusia yang menyeleweng,
Meskipun sesungguhnya hidup, katakanlah Aku telah Moksha
Kalau tidak demikian, maka karena selalu melihatKu,
Mereka akan mempunyai jiwa yang congkak,
Menjadi risau dan menuruti ke 5 napsunya
Dan jatuh kedalam jalanan iblis.

Aku yang senantiasa mengetahui semua urnat,
Mereka yang bertindak dan yang tidak bertindak diatas jalan,
Sesuai dengan pokok-pokok kesanggupan mereka yang benar;
Menerangkan setiap Hukum mereka;

Selalu membuat pikiranKu begini
"Bagaimana Aku dapat membuat semua mahluk
Memasuki Jalan Agung dan dengan segera
Menyempurnakan kebuddhaan mereka ?"

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 03 May 2010, 12:23:44 PM
tentang dukungan ekayana terhadap TBSN, bisa kita lihat pada sikap pendirinya:
Quote
Kata Sambutan
Namo Sanghyang Adi Buddhaya,
Namo Buddhaya,Bodhisattvaya-Mahasattvaya,
Buku "Berbincang-bincang Tentang Ramalan Dewata" karangan Y.A. Maha Acaria Lu Sheng Yen,adalah sebuah buku yang menceriterakan pengalaman beliau dalam mencari kebenaran hidup ini.Sudah sepantasnya buku ini mendapat perhatian dari mereka yang juga mempunyai minat untuk mencari kebenaran hidup.
Pengalaman-pengalaman beliau sudah barang tentu menjadi bahan yang berharga untuk dipelajari dengan seksama. Berbeda dengan ilmu pengetahuan alam yang dapat diuji kebenaranya dalam laboratorium, hal kepercayaan dan keyakinan hanya dapat dihayati oleh pribadi-pribadi yang menuntut kebenaran dengan tekun dan sabar,sehingga ia akan mencapai suatu pengalaman pribadi yang diluar kemampuan manusia biasa.
Pengalaman-pengalaman yang didapati melalui penghayatan-penghayatan yang baik tentu akan menjadi pedoman hidup selanjutnya, dan juga merupakan pelajaran yang sangat berharga bagi dirinya sendiri serta menjadi bahan referensi yang bernilai bagi orang lain, Oleh karena itu dalam membaca buku ini perlu perenungan-perenungan yang dalam supaya betul-betul mendapatkan makna yang sebenarnya sehingga memperoleh manfaat yang berharga.
Kepada team penerjemah yang telah membaktikan dirinya dalam usaha menterjemahkan buku ini kami sampaikan penghargaan yang setulusnya. Akhirnya mudah-mudahan buku ini dapat bermanfaat bagi umat buddha pada umumnya dan siswa Y.A Maha Acarya Lu Sheng Yen pada khususnya.
Semoga Sina Kebijaksanaan Sanghyang Adi Buddha/Tuhan Yang Maha Esa,Kesucian Sang Trisatna dan tekad luhur para Bodhisattva Mahasattva senantiasa menyertai para penterjemah, sidang pembaca dan para dermawan yang telah bekerja-sama sehingga terwujudnya buku ini.



Maitricittena,
SANGHA AGUNG INDONESIA



Mahasthavira A.Jinarakkhita
Maha Nayaka


Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 03 May 2010, 12:48:59 PM
Setelah Mahasthavira A.Jinarakkhita meninggal dunia, ditemukan ada sarira loh. BAgaimana nih, cukup

kuat buktinya bahwa pernyataan Mahasthavira A. Jinarakkhita valid. Betul tidak ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 03 May 2010, 12:51:45 PM
Sudah dibaca dengan baik2 bagian yang di quote oleh 4dmyn, dan tetap selaras dengan yang gw tulis.
Karena itu dikatakan mempelajari sutra mahayana harus step by step, karena ada dasar2 pemahamannya sendiri --> berkaitan dengan konsep trikaya.


untuk versi lengkap  saddharma pundarika sutra bisa dilihat di http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,12225.0.html . Untuk kesahihan terjemahan , silahkan di cek sendiri, karena TS tidak mencantumkan sumber referensi.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 03 May 2010, 01:15:06 PM
Setelah Mahasthavira A.Jinarakkhita meninggal dunia, ditemukan ada sarira loh. BAgaimana nih, cukup

kuat buktinya bahwa pernyataan Mahasthavira A. Jinarakkhita valid. Betul tidak ?

NO  ;D
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 03 May 2010, 01:40:18 PM
Sudah dibaca dengan baik2 bagian yang di quote oleh 4dmyn, dan tetap selaras dengan yang gw tulis.
Karena itu dikatakan mempelajari sutra mahayana harus step by step, karena ada dasar2 pemahamannya sendiri --> berkaitan dengan konsep trikaya.


untuk versi lengkap  saddharma pundarika sutra bisa dilihat di http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,12225.0.html . Untuk kesahihan terjemahan , silahkan di cek sendiri, karena TS tidak mencantumkan sumber referensi.



link yang anda berikan tidak lengkap, karena sutra Saddharma Pundharika selengkapnya berisi 28 bab. sedangkan link yang anda berikan cuma sampai bab 9. kutipan sutra Saddharma Pundharika yang saya berikan berasal dari bab 16, penerbitnya adalah  Departemen Agama Republik Indonesia.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 03 May 2010, 01:53:43 PM
Teman-teman sekalian, ada baiknya mempelajari dasar2 pemahaman konsep mahayana, khususnya tantrayana.
Gw melihat banyak kesimpang siuran fakta di sini dan menjadikan fakta yang setengah-setengah sebagai fakta keseluruhan.Sebagai contoh:
Quote
lsy mengaku sebagai samyaksambuddha dlm 1 kehidupan ini.
Jika dilihat dari pemahaman mahayana khususnya tantra (tidak memperdulikan dari pihak subjek), adalah benar bahwa seseorang dapat mencapai samyaksambuddha dalam 1 periode kehidupan. Tapi apakah si lsy ini memiliki kualitas seorang samyaksambuddha?
contoh lain:
Quote
Dalam masa saat ini memungkinkan terdapat samyaksambuddha selain Siddharta
Ini juga benar! Tetapi samyaksambuddha yang bagaimana? Tentu berbeda dengan samyaksambuddha Siddharta.

Sori kaga bisa kasih referensi, karena keterbatasan waktu (arsip gw berceceran :P). Tapi jika teman2 meragukan pernyataan ini, silahkan ditelaah kembali. thx

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 03 May 2010, 01:57:25 PM
Sudah dibaca dengan baik2 bagian yang di quote oleh 4dmyn, dan tetap selaras dengan yang gw tulis.
Karena itu dikatakan mempelajari sutra mahayana harus step by step, karena ada dasar2 pemahamannya sendiri --> berkaitan dengan konsep trikaya.


untuk versi lengkap  saddharma pundarika sutra bisa dilihat di http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,12225.0.html . Untuk kesahihan terjemahan , silahkan di cek sendiri, karena TS tidak mencantumkan sumber referensi.



link yang anda berikan tidak lengkap, karena sutra Saddharma Pundharika selengkapnya berisi 28 bab. sedangkan link yang anda berikan cuma sampai bab 9. kutipan sutra Saddharma Pundharika yang saya berikan berasal dari bab 16, penerbitnya adalah  Departemen Agama Republik Indonesia.


Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: kur0bane on 03 May 2010, 02:37:56 PM
ah taunya LSY sesat ,bikin aliran sendiri. pengikutnya cuman bisa baca mantra berharap dapat berkah dari si LSY.
FOOLISH
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 03 May 2010, 02:47:50 PM
^
^
bro.. hentikan penghinaan pada LSY. walau kita skeptis, tapi kalau kita menghina, kita juga gak menjalankan ajaran Buddha Gotama dengan baik.. karena Buddha tidak pernah mengajarkan kita untuk menghina..

secara pribadi, walau saya skeptis dengan kepercayaan 4dmyn n indra ihong, tapi saya cukup senang ama 4dmyn yang berusaha menjawab.. dan niat nya menjawab juga harus dihargai agar terjadi diskusi yang baik..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 03 May 2010, 04:51:29 PM
Setahu gw Praktek kultivasi kepada guru pembimbing adalah hal yang umum dilakukan khususny dalam tantra.Hal ini karena metode pengajaranny yg memank intim antara guru dan murid.Kalo soal pelafalan nama guru oleh murid jg jamak dilakukan oleh umat tantra,kalo kata paman gw,ini untuk mengkoneksikan pikiran antara murid dan guru yg dituju.Untuk pembuktianny,harus dibuktikan sendiri,karena hal ini sudah memasuki ranah kekuatan pikiran.Tapi gw juga ada cerita dari dosen yg beragama ka****k taat,juga melakukan meditasi,dan dy berkata,ada saat dimana dy dibimbing oleh guru spiritualny melalui pikiran pada saat akan melakukan meditasi.
Tapi,jika mengharapkan guru untuk minta ini minta itu,yah itu udh kesalahan pribadi.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 03 May 2010, 05:20:47 PM
Setahu gw Praktek kultivasi kepada guru pembimbing adalah hal yang umum dilakukan khususny dalam tantra.Hal ini karena metode pengajaranny yg memank intim antara guru dan murid.Kalo soal pelafalan nama guru oleh murid jg jamak dilakukan oleh umat tantra,kalo kata paman gw,ini untuk mengkoneksikan pikiran antara murid dan guru yg dituju.Untuk pembuktianny,harus dibuktikan sendiri,karena hal ini sudah memasuki ranah kekuatan pikiran.Tapi gw juga ada cerita dari dosen yg beragama ka****k taat,juga melakukan meditasi,dan dy berkata,ada saat dimana dy dibimbing oleh guru spiritualny melalui pikiran pada saat akan melakukan meditasi.
Tapi,jika mengharapkan guru untuk minta ini minta itu,yah itu udh kesalahan pribadi.

keliatannya bro memahami aspek-aspek tantra, mohon dishare sedikit ilmunya..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 03 May 2010, 05:32:08 PM
 [at] 4dmyn
Seinget gw dlm kehidupan saat ini tidak pernah benar2 mempelajari secara khusus n tidak pernah berasosiasi secara khusus dengan guru tantra tertentu.Tapi pernah mengikuti beberapa kebaktian tantra dan pernah mendengarkan beberapa pengajaran-pengajaran tantra secara umum.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 03 May 2010, 06:32:11 PM


ada perbedaan antara cerita acariya Maha Boowa dan LSY

para Tathagata , arahat dan samanera perilakunya sangat terkendali...


sedangkan  Tathagata ala LSY gimana ya... perilakunya... ngopi bareng2 :)

apakah anda mengenal bagaimana perilaku LSY sehari-hari? 

maaf  baru balas sore ini...

yang saya sebutkan adalah perilaku Tathagata yang bertemu Maha Boowa bertolak belakang perilakunya dengan yang bertemu LSY... jadi bukan tentang perilaku LSY nya...

kalo perilaku LSY nya... tentu sudah tercermin dari foto foto dan buku bukunya :)

coba perhatikan Tathagata & para arahat yang bertemu Maha Boowa... sangat terkendali perilakunya... memberikan kesan dengan vinaya yang dijalankan sangat teguh...

sedangkan Tathagata yang bertemu LSY ?  :) ampuuun dah.... ngopi....  ngobrolin apa ya ???  :)

bener Tathagata nih ?

saya jadi ingat semasa SMP ... saya & teman2 saya juga terobsesi dengan hal hal gaib..

sampe ada yang ngaku melihat kuan im, kemasukan kuan im... melihat Buddha
aneh aneh dah... gara -gara terlalu terobsesi... n ingin keliahatan hebat... jadi mengarang2 melihat ini melihat itu... ngobrol dengan ini ngobrol dengan itu...

ada hal yang kalo saya pikir sekarang konyol sekali...

ada teman yang dianggap dimasukin dewi kuan im saat itu....
waaah kalo dah kemasukan gini.. pasti apa aja ditanyain ke sang dewi... hal -hal remeh juga dianggap penting...

sampe sampe kunci hilang aja ditanyain ke dewi kuan im... hilang dimana ... jatuh dimana...
gw udah ngga ingat jawaban dewi waktu itu... yang jelas berputar putar dan tidak memberi jawaban pasti...
jadi orang yang kehilangan kunci harus menebak2 sendiri apa maksudnya dewi kuan im ini... :)

nah dulu saya meyakini hal-hal seperti itu... waktu itu saya menganggap itu betul2 dewi kuan im.. itu betul2 buddha...

sekarng pemikiran saya berubah...

itu bukan dewi kuan im... itu bukan buddha...
ada beberapa kemungkinan...
mungkin orang  orang seperti ini cuma omong besar... ingin keliatan hebat...
atau ada mahluk dari alam lain yang lagi iseng... :)

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: kur0bane on 04 May 2010, 04:04:33 PM
^
^
bro.. hentikan penghinaan pada LSY. walau kita skeptis, tapi kalau kita menghina, kita juga gak menjalankan ajaran Buddha Gotama dengan baik.. karena Buddha tidak pernah mengajarkan kita untuk menghina..

secara pribadi, walau saya skeptis dengan kepercayaan 4dmyn n indra ihong, tapi saya cukup senang ama 4dmyn yang berusaha menjawab.. dan niat nya menjawab juga harus dihargai agar terjadi diskusi yang baik..
iya bro. maaf kelewatan:D
udah ane nyimak aja ni thread:D
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: nyanadhana on 04 May 2010, 06:10:05 PM


ada perbedaan antara cerita acariya Maha Boowa dan LSY

para Tathagata , arahat dan samanera perilakunya sangat terkendali...


sedangkan  Tathagata ala LSY gimana ya... perilakunya... ngopi bareng2 :)

apakah anda mengenal bagaimana perilaku LSY sehari-hari? 

maaf  baru balas sore ini...

yang saya sebutkan adalah perilaku Tathagata yang bertemu Maha Boowa bertolak belakang perilakunya dengan yang bertemu LSY... jadi bukan tentang perilaku LSY nya...

kalo perilaku LSY nya... tentu sudah tercermin dari foto foto dan buku bukunya :)

coba perhatikan Tathagata & para arahat yang bertemu Maha Boowa... sangat terkendali perilakunya... memberikan kesan dengan vinaya yang dijalankan sangat teguh...

sedangkan Tathagata yang bertemu LSY ?  :) ampuuun dah.... ngopi....  ngobrolin apa ya ???  :)

bener Tathagata nih ?

saya jadi ingat semasa SMP ... saya & teman2 saya juga terobsesi dengan hal hal gaib..

sampe ada yang ngaku melihat kuan im, kemasukan kuan im... melihat Buddha
aneh aneh dah... gara -gara terlalu terobsesi... n ingin keliahatan hebat... jadi mengarang2 melihat ini melihat itu... ngobrol dengan ini ngobrol dengan itu...

ada hal yang kalo saya pikir sekarang konyol sekali...

ada teman yang dianggap dimasukin dewi kuan im saat itu....
waaah kalo dah kemasukan gini.. pasti apa aja ditanyain ke sang dewi... hal -hal remeh juga dianggap penting...

sampe sampe kunci hilang aja ditanyain ke dewi kuan im... hilang dimana ... jatuh dimana...
gw udah ngga ingat jawaban dewi waktu itu... yang jelas berputar putar dan tidak memberi jawaban pasti...
jadi orang yang kehilangan kunci harus menebak2 sendiri apa maksudnya dewi kuan im ini... :)

nah dulu saya meyakini hal-hal seperti itu... waktu itu saya menganggap itu betul2 dewi kuan im.. itu betul2 buddha...

sekarng pemikiran saya berubah...

itu bukan dewi kuan im... itu bukan buddha...
ada beberapa kemungkinan...
mungkin orang  orang seperti ini cuma omong besar... ingin keliatan hebat...
atau ada mahluk dari alam lain yang lagi iseng... :)



bisa bikin cerita Sun go Kong versi terbaru.cocoknya anda lihat biografi Lu Sheng Yen sebelum dia menobatkan diri sebagai 'tercerahkan'.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Auchan-Vriconella on 07 May 2010, 12:52:53 PM
wew,,saya kira lsy beneran biksu baik2 saya baca bukunya banyak di gramedia..tapi masa iya dia merkosa orang..? :(
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: dhammadinna on 07 May 2010, 12:55:02 PM
^ ^ ^ gak tau bener ato gak...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 07 May 2010, 02:50:42 PM


ada perbedaan antara cerita acariya Maha Boowa dan LSY

para Tathagata , arahat dan samanera perilakunya sangat terkendali...


sedangkan  Tathagata ala LSY gimana ya... perilakunya... ngopi bareng2 :)

apakah anda mengenal bagaimana perilaku LSY sehari-hari? 

maaf  baru balas sore ini...

yang saya sebutkan adalah perilaku Tathagata yang bertemu Maha Boowa bertolak belakang perilakunya dengan yang bertemu LSY... jadi bukan tentang perilaku LSY nya...

kalo perilaku LSY nya... tentu sudah tercermin dari foto foto dan buku bukunya :)

coba perhatikan Tathagata & para arahat yang bertemu Maha Boowa... sangat terkendali perilakunya... memberikan kesan dengan vinaya yang dijalankan sangat teguh...

sedangkan Tathagata yang bertemu LSY ?  :) ampuuun dah.... ngopi....  ngobrolin apa ya ???  :)

bener Tathagata nih ?
kalau soal foto-foto yang bersumber dari shcstory itu kurang akurat, bisa saja foto tersebut dimodifikasi, misalnya dipotong bagian tertentu lantas dibumbui dengan cerita-cerita porno. lah kisah tentang mengajarkan pembunuhan saja secara logika gak masuk koq..

Quote
saya jadi ingat semasa SMP ... saya & teman2 saya juga terobsesi dengan hal hal gaib..

sampe ada yang ngaku melihat kuan im, kemasukan kuan im... melihat Buddha
aneh aneh dah... gara -gara terlalu terobsesi... n ingin keliahatan hebat... jadi mengarang2 melihat ini melihat itu... ngobrol dengan ini ngobrol dengan itu...

ada hal yang kalo saya pikir sekarang konyol sekali...

ada teman yang dianggap dimasukin dewi kuan im saat itu....
waaah kalo dah kemasukan gini.. pasti apa aja ditanyain ke sang dewi... hal -hal remeh juga dianggap penting...

sampe sampe kunci hilang aja ditanyain ke dewi kuan im... hilang dimana ... jatuh dimana...
gw udah ngga ingat jawaban dewi waktu itu... yang jelas berputar putar dan tidak memberi jawaban pasti...
jadi orang yang kehilangan kunci harus menebak2 sendiri apa maksudnya dewi kuan im ini... :)

nah dulu saya meyakini hal-hal seperti itu... waktu itu saya menganggap itu betul2 dewi kuan im.. itu betul2 buddha...

sekarng pemikiran saya berubah...

itu bukan dewi kuan im... itu bukan buddha...
ada beberapa kemungkinan...
mungkin orang  orang seperti ini cuma omong besar... ingin keliatan hebat...
atau ada mahluk dari alam lain yang lagi iseng... :)


nah soal makhluk dari alam lain yang iseng, Master Lu pernah menulis buku "Kasus-kasus kesurupan dalam melatih diri". silahkan anda cari bukunya lalu dipelajari ehipasiko, jangan asal mendengarkan shcstory, lalu berprasangka buruk.

cara ngetest apakah makhluk yang bener-bener datang itu makhluk halus iseng, atau dewi kuan im beneran, tercermin dari perilakunya.. ada medium yang bener-bener hebat, ada juga medium yang abal-abal..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 07 May 2010, 02:56:32 PM
soal issue "pemerkosaan" saya kira sudah clear, kasus ini sudah dibawa ke pengadilan, dan hasilnya tidak ada bukti pemerkosaan. setelah kalah di pengadilan SHC membuat website SHCStory lalu memfitnah master Lu. semua sumber-sumber tuduhan pada Master Lu juga berasal dari SHC.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 07 May 2010, 02:58:25 PM
[at] 4dmyn
Seinget gw dlm kehidupan saat ini tidak pernah benar2 mempelajari secara khusus n tidak pernah berasosiasi secara khusus dengan guru tantra tertentu.Tapi pernah mengikuti beberapa kebaktian tantra dan pernah mendengarkan beberapa pengajaran-pengajaran tantra secara umum.

thats it, silahkan diklarifikasi apakah ajaran tantra tbsn sesuai dengan ajaran tantra aliran lain atau tidak? saya sudah pernah memasuki aliran-aliran tantra lain. tapi pada akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada tbsn.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 07 May 2010, 04:02:26 PM
Haiyahh...Maksudnya suruh gw masuk ke tbsn? Buang2 waktu gw aja...Sudah banyak pengalaman dan nasihat dari keluarga yang pernah mengikuti jejak tbsn pada saat sebelum booming kyk sekarang, dan keluarga gw jg ada yg tantra juga..Udh dpt pengalaman dari keluarga sendiri, ngapain cari pengalaman lg? Mendingan cari pengalaman yang udh ketahuan jelas dagh...

Gw udh lama banget punya beberapa buku si lsy, dan sudah gw baca habis.Kesan yg gw dapet?Wuih, hebat yah ini dukun!Dan dalam kehidupan keluarga gw, hal2 semacam itu memank ada, tapi terdapat pembedaan antara ajaran buddha dan kesaktian2 yang dimiliki. Dan kesaktian2 semacam itu tidak berguna bagi perkembangan batin, hanya akan menjadi salah satu bentuk kemelekatan baru.

Dalam sutta ada penjelasan mengenai pedoman mencari guru yang tepat.Dari baca buku-ny aja udh aneh, masa gw masih mo jadi murid lsy? mendingan jadi muridnya Ryuyana ato Elsolyana :P

Untuk pilihan u menjadi murid lsy, itu terserah u. Gw kaga bilang yg menjadi muridnya itu org jahat ato gmn, tapi yang ditekankan ialah si lsy ini melenceng dari Buddhism, dan telah mendistorsi paham mahayana khususnya tantra kepada pihak luar! that's it!  8)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 07 May 2010, 04:11:00 PM
Haiyahh...Maksudnya suruh gw masuk ke tbsn? Buang2 waktu gw aja...Sudah banyak pengalaman dan nasihat dari keluarga yang pernah mengikuti jejak tbsn pada saat sebelum booming kyk sekarang, dan keluarga gw jg ada yg tantra juga..Udh dpt pengalaman dari keluarga sendiri, ngapain cari pengalaman lg? Mendingan cari pengalaman yang udh ketahuan jelas dagh...

Gw udh lama banget punya beberapa buku si lsy, dan sudah gw baca habis.Kesan yg gw dapet?Wuih, hebat yah ini dukun!Dan dalam kehidupan keluarga gw, hal2 semacam itu memank ada, tapi terdapat pembedaan antara ajaran buddha dan kesaktian2 yang dimiliki. Dan kesaktian2 semacam itu tidak berguna bagi perkembangan batin, hanya akan menjadi salah satu bentuk kemelekatan baru.

Dalam sutta ada penjelasan mengenai pedoman mencari guru yang tepat.Dari baca buku-ny aja udh aneh, masa gw masih mo jadi murid lsy? mendingan jadi muridnya Ryuyana ato Elsolyana :P

Untuk pilihan u menjadi murid lsy, itu terserah u. Gw kaga bilang yg menjadi muridnya itu org jahat ato gmn, tapi yang ditekankan ialah si lsy ini melenceng dari Buddhism, dan telah mendistorsi paham mahayana khususnya tantra kepada pihak luar! that's it!  8)

 :jempol: :jempol: :jempol:
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 07 May 2010, 04:13:35 PM
 [at]  ryu minta ongkos promosi donk! ;D
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 07 May 2010, 05:24:26 PM
 [at] edward

gw gak bermaksud ngajak, kalo loe suka silahkan datang, kalau gak suka juga silahkan.
sebaliknya saya malah merasa tbsn mendukung dan mempromosikan ajaran mahayana dan tantrayana.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 07 May 2010, 05:39:56 PM
Gw bisa berpendapat, u bisa berpendapat.Semua orang bisa berpendapat!
Gw sudah sudah memberikan argumen, u sudah memberikan argumen, yang lain pun memberikan argumen masing-masing.
Orang yang membaca bisa melihat sendiri lah...Yang mana yang aneh, yang mana yang melenceng... ;)

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 07 May 2010, 11:00:38 PM

gw gak bermaksud ngajak, kalo loe suka silahkan datang, kalau gak suka juga silahkan.
sebaliknya saya malah merasa tbsn mendukung dan mempromosikan ajaran mahayana dan tantrayana.

Permisi numpang komentar;
Ajaran LSY dan Budhisme bertolak belakang, gw tidak melihat sebagai promosi tantra atau mahayana, malah merlihat sebagai menghitamkan kedua aliran tersebut.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 07 May 2010, 11:09:04 PM

cara ngetest apakah makhluk yang bener-bener datang itu makhluk halus iseng, atau dewi kuan im beneran, tercermin dari perilakunya.. ada medium yang bener-bener hebat, ada juga medium yang abal-abal..


setuju banget... :) beneran atau ngga tercermin dari perilakunya... :)
termasuk itu tuh Sakyamuni Buddha yang kongkow bareng LSY... :)
Sakyamuni Buddha ngopi bareng LSY ? tercermin banget perilakunya :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 07 May 2010, 11:17:48 PM

gw gak bermaksud ngajak, kalo loe suka silahkan datang, kalau gak suka juga silahkan.
sebaliknya saya malah merasa tbsn mendukung dan mempromosikan ajaran mahayana dan tantrayana.

Permisi numpang komentar;
Ajaran LSY dan Budhisme bertolak belakang, gw tidak melihat sebagai promosi tantra atau mahayana, malah merlihat sebagai menghitamkan kedua aliran tersebut.


setuju banget...

TBSN itu merusak citra mahayana dan tantra buddhis...

mana ada mempromosikan... itu yang ada menghancurkan nama mahayana dan terutama tantra buddhis...

tantra buddhis n Mahayana bertolak belakang dengan TBSN
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 07 May 2010, 11:20:43 PM

cara ngetest apakah makhluk yang bener-bener datang itu makhluk halus iseng, atau dewi kuan im beneran, tercermin dari perilakunya.. ada medium yang bener-bener hebat, ada juga medium yang abal-abal..


setuju banget... :) beneran atau ngga tercermin dari perilakunya... :)
termasuk itu tuh Sakyamuni Buddha yang kongkow bareng LSY... :)
Sakyamuni Buddha ngopi bareng LSY ? tercermin banget perilakunya :)
:)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :))
 :jempol: :jempol: :jempol:
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 07 May 2010, 11:24:22 PM


thats it, silahkan diklarifikasi apakah ajaran tantra tbsn sesuai dengan ajaran tantra aliran lain atau tidak? saya sudah pernah memasuki aliran-aliran tantra lain. tapi pada akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada tbsn.


oh ya.... :) sudah pernah memasuki aliran - aliran tantra ?:)
ini dulu deh yang di klarifikasi...

aliran tantra apa aja ? dimana ? sebutin dong ...  :)

di tunggu ya klarifikasinya :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 08 May 2010, 11:56:02 AM
Ajaran Zhen Fo Zhong tidak bertolak belakang dengan ajaran Buddhisme. Mazhab ajaran Zhen Fo

Zhong sesuai dengan mazhab Tantrayana. Tidak ada penyimpangan. Sesuai dengan silsilah

Tantrayana.

( Pencapaian Annutara Samyaksamboddhi bukan SammaSambuddha )


Yang ga ngerti, jangan menulis ! Malu-maluin aja !
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Forte on 08 May 2010, 01:48:03 PM
 [at] indra ihong

emang u sudah 100% mengerti ? kalau belum.. jangan menulis juga ? apa perlu ditulis "malu2in saja !"
awal mengaku masih pemula.. tapi di forum ini sudah sangat begitu arogan..
apakah ini praktek dari belajar TBSN ? jika tidak.. PERBAIKILAH..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 08 May 2010, 02:00:40 PM


Yang ga ngerti, jangan menulis ! Malu-maluin aja !


siapa yang malu ? :)

yang malu tentu orang yang terbongkar boroknya... :)

reaksi orang yang terbongkar boroknya ada dua macam...

pertama mengakui bahwa telah keliru...

atau yang kedua...

merasa gerah...  panas... mengekpresikan kemarahan kejengkelan... bahkan kadang ancaman... yang tanpa dasar...

ekspresi seperti ini di dunia maya biasanya dilakukan dengan cara membuat  tulisan menjadi lebih besar... atau  huruf besar semua... atau menggunakan warna yang mencolok :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 08 May 2010, 10:43:51 PM
Ajaran Zhen Fo Zhong tidak bertolak belakang dengan ajaran Buddhisme. Mazhab ajaran Zhen Fo

Zhong sesuai dengan mazhab Tantrayana. Tidak ada penyimpangan. Sesuai dengan silsilah

Tantrayana.

( Pencapaian Annutara Samyaksamboddhi bukan SammaSambuddha )


Yang ga ngerti, jangan menulis ! Malu-maluin aja !

Kalo tidak bertolak belakang sudah diakui bro.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 08 May 2010, 11:13:19 PM

gw gak bermaksud ngajak, kalo loe suka silahkan datang, kalau gak suka juga silahkan.
sebaliknya saya malah merasa tbsn mendukung dan mempromosikan ajaran mahayana dan tantrayana.

Permisi numpang komentar;
Ajaran LSY dan Budhisme bertolak belakang, gw tidak melihat sebagai promosi tantra atau mahayana, malah merlihat sebagai menghitamkan kedua aliran tersebut.


coba dijelaskan menghitamkan sebelah mana? ajaran tbsn ternyata sesuai dengan sutra-sutra mahayana dan tantrayana.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 08 May 2010, 11:15:37 PM

gw gak bermaksud ngajak, kalo loe suka silahkan datang, kalau gak suka juga silahkan.
sebaliknya saya malah merasa tbsn mendukung dan mempromosikan ajaran mahayana dan tantrayana.

Permisi numpang komentar;
Ajaran LSY dan Budhisme bertolak belakang, gw tidak melihat sebagai promosi tantra atau mahayana, malah merlihat sebagai menghitamkan kedua aliran tersebut.


coba dijelaskan menghitamkan sebelah mana? ajaran tbsn ternyata sesuai dengan sutra-sutra mahayana dan tantrayana.


itu menurut ente.. faktanya?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 08 May 2010, 11:24:21 PM
itu menurut ente.. faktanya?
Faktanya, anda bisa lihat sadhana tantra Zhen Fo Zhong. Tidak ada yang menghitamkan ajaran sutra Mahayana maupun Tantrayana. Dari awal sampai akhir sempurna. Tidak ada yang cacat.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 08 May 2010, 11:42:42 PM


thats it, silahkan diklarifikasi apakah ajaran tantra tbsn sesuai dengan ajaran tantra aliran lain atau tidak? saya sudah pernah memasuki aliran-aliran tantra lain. tapi pada akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada tbsn.


oh ya.... :) sudah pernah memasuki aliran - aliran tantra ?:)
ini dulu deh yang di klarifikasi...

aliran tantra apa aja ? dimana ? sebutin dong ...  :)

di tunggu ya klarifikasinya :)
secara silsilah gue memiliki silisilah tantra dari berbagai aliran: geluk,  kargyu, nyingma,  dan tbsn.
kargyu: ekayana setiap rabu malam, pengajar: Jimmy Lominto, silsilah: Mingyur Rinpoche + inisiasi ganesha di zurmang kagyu oleh entah siapa nama rinpoche-nya.
geluk : Retreat Dagpo Lama Rinpoche di Bandung + inisiasi sudah lupa juga siapa yang menginisiasi saya.
nyingma: pernah datang ke ceramah dharma Rinpoche Nyingma + inisisasi, sudah lupa siapa yang menginisiasi saya.
tbsn: setelah merasa gerah dengan urusan politik di kargyu, dan secara kebetulan saya memiliki banyak teman tbsn, saya memutuskan ke tbsn.

geluk menurut saya cukup bagus, (walaupun ada sedikit kasus politik dalam kasus Dorje Shugden).  Menurut saya ajaran tentang lojong terlalu jauh untuk dipraktekkan umat awam, mungkin harus menjadi seorang bhiksu/pertapa baru bisa melakukannya.  ajaran tbsn menjawab apa yang saya inginkan, sederhana , dapat dipraktekkan sehari-hari, namun cukup mendalam.


tentang pengakuan pencapaian ke-Buddha-an
dari semua aliran tantra yang pernah saya ikuti, semua mewajibkan seorang murid menganggap guru adalah Buddha. apa bedanya menyuruh murid mengakui guru adalah Buddha dengan mengaku bahwa dirinya sudah mencapai ke-Buddha-an?.  Semua ini pada akhirnya adalah meminta murid percaya bahwa guru adalah Buddha. jadi gak perlu heran kalau guru-guru tantrayana itu dianggap titisan makhluk-makhluk suci oleh muridnya. misalnya: Tai Situ Rinpoche (emanasi Maitreya), Dalai Lama (emanasi Avalokitesvara), dll.. 
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 08 May 2010, 11:44:53 PM
geluk : Retreat Dagpo Lama Rinpoche di Bandung + inisiasi sudah lupa juga siapa yang menginisiasi saya.

ralat,

maksudnya selain retreat Dagpo Lama, saya juga pernah hadir juga pada acara inisiasi rinpoche geluk di sebuah rumah makan di ancol. tapi lupa namanya..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 08 May 2010, 11:47:13 PM
To : 4DMYN
Siapa Guru Agung mu.
Ajaran siapa yang u pegang?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 09 May 2010, 12:05:05 AM

secara silsilah gue memiliki silisilah tantra dari berbagai aliran: geluk,  kargyu, nyingma,  dan tbsn.
kargyu: ekayana setiap rabu malam, pengajar: Jimmy Lominto, silsilah: Mingyur Rinpoche + inisiasi ganesha di zurmang kagyu oleh entah siapa nama rinpoche-nya.
geluk : Retreat Dagpo Lama Rinpoche di Bandung + inisiasi sudah lupa juga siapa yang menginisiasi saya.
nyingma: pernah datang ke ceramah dharma Rinpoche Nyingma + inisisasi, sudah lupa siapa yang menginisiasi saya.
tbsn: setelah merasa gerah dengan urusan politik di kargyu, dan secara kebetulan saya memiliki banyak teman tbsn, saya memutuskan ke tbsn.

geluk menurut saya cukup bagus, (walaupun ada sedikit kasus politik dalam kasus Dorje Shugden).  Menurut saya ajaran tentang lojong terlalu jauh untuk dipraktekkan umat awam, mungkin harus menjadi seorang bhiksu/pertapa baru bisa melakukannya.  ajaran tbsn menjawab apa yang saya inginkan, sederhana , dapat dipraktekkan sehari-hari, namun cukup mendalam.


tentang pengakuan pencapaian ke-Buddha-an
dari semua aliran tantra yang pernah saya ikuti, semua mewajibkan seorang murid menganggap guru adalah Buddha. apa bedanya menyuruh murid mengakui guru adalah Buddha dengan mengaku bahwa dirinya sudah mencapai ke-Buddha-an?.  Semua ini pada akhirnya adalah meminta murid percaya bahwa guru adalah Buddha. jadi gak perlu heran kalau guru-guru tantrayana itu dianggap titisan makhluk-makhluk suci oleh muridnya. misalnya: Tai Situ Rinpoche (emanasi Maitreya), Dalai Lama (emanasi Avalokitesvara), dll.. 


komentar saya buat anda... :) sangat menyedihkan....
cari inisiasi disana sini  ... tapi ngga tau tujuan tantra buddhis... :)

orang yang terlalu terobsesi dengan inisiasi ini itu ... :) pantas cocok dengan LSY :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: johan3000 on 09 May 2010, 12:19:49 AM
Ajaran Zhen Fo Zhong tidak bertolak belakang dengan ajaran Buddhisme. Mazhab ajaran Zhen Fo

Zhong sesuai dengan mazhab Tantrayana. Tidak ada penyimpangan. Sesuai dengan silsilah

Tantrayana.

( Pencapaian Annutara Samyaksamboddhi bukan SammaSambuddha )


Yang ga ngerti, jangan menulis ! Malu-maluin aja !

mau Annutara Samyaksamboddhi, SammaSambuddha, dst

mana foto RollRoycenya.........bro...........siap yg boleh pinjam ? =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 09 May 2010, 12:29:52 AM

komentar saya buat anda... :) sangat menyedihkan....
cari inisiasi disana sini  ... tapi ngga tau tujuan tantra buddhis... :)

orang yang terlalu terobsesi dengan inisiasi ini itu ... :) pantas cocok dengan LSY :)

oya, saya memilih suatu aliran tantra itu berdasarkan ajarannya, bukan berdasarkan inisiasi macam-macam.  lantas anda tau ya tujuan tantra itu apa, apakah tujuan tantra yang pernah anda pelajari itu sudah benar?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 09 May 2010, 12:33:19 AM
To : 4DMYN
Siapa Guru Agung mu.
Ajaran siapa yang u pegang?
saya memutuskan memilih tbsn, tentu saja saya memilih Master Lu sebagai guru saya. sebabnya jelas sekali: ajarannya sederhana dan dapat dipraktekkan sehari-hari, dan beliau sosok yang jauh dari politik. sedangkan  mengenai kisah SHC,  terbukti kisah SHC itu cuma HOAX, ajaran untuk membunuh juga gak masuk logika.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 09 May 2010, 12:49:12 AM

secara silsilah gue memiliki silisilah tantra dari berbagai aliran: geluk,  kargyu, nyingma,  dan tbsn.
kargyu: ekayana setiap rabu malam, pengajar: Jimmy Lominto, silsilah: Mingyur Rinpoche

:)  ... komentar saya  kasihan sekali anda :)

mengaku belajar tantra dari silsilah ini... itu... tapi ngga tau tantra itu apa... 

ngga bisa bedain mana yang tantra mana yang bukan...
anggapannya kalo sudah datang ke ceramah tibetan buddhis berarti udah belajar tantra... :)
kasian sekali anda.. :)

sejak kapan bro Jimmy Lominto mengajar tantra ?:)
bro Jimmy Lominto tidak pernah mengajar tantra... :) tapi  berbagi pengetahuan tentang kagyu n tibetan buddhism..  :)

kasihan sekali bila anda mengaku belajar tantra dari  bro Jimmy Lominto...
menandakan anda ini ngga tau praktek tantra buddhis :)


oya, saya memilih suatu aliran tantra itu berdasarkan ajarannya, bukan berdasarkan inisiasi macam-macam.  lantas anda tau ya tujuan tantra itu apa, apakah tujuan tantra yang pernah anda pelajari itu sudah benar?

membaca tulisan anda ini... kasihan sekali.... seperti ini hasil belajar tantra ala LSY :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 09 May 2010, 01:12:06 AM
 [at] andrew

nampaknya anda memang tidak ada niatan untuk berdiskusi, yang ada di pikiran anda itu cuma prasangka buruk saja, dan ketika saya memberikan bukti dan logika yang tidak bisa dibantah, anda tetap saja bersikeras untuk ber-prasangka-buruk.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 09 May 2010, 01:14:09 AM
[at] andrew

nampaknya anda memang tidak ada niatan untuk berdiskusi, yang ada di pikiran anda itu cuma prasangka buruk saja, dan ketika saya memberikan bukti dan logika yang tidak bisa dibantah, anda tetap saja bersikeras untuk ber-prasangka-buruk.


saya tidak berprasangka buruk... cuma berkata menyedihkan :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 09 May 2010, 06:56:15 AM
wakakkaka... maksa banget seh si admyn nih....
kaga ada fakta, dibilang fakta. pas udh kesudut, malah nyudut org balik...haa...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 09 May 2010, 08:09:58 AM
wakakkaka... maksa banget seh si admyn nih....
kaga ada fakta, dibilang fakta. pas udh kesudut, malah nyudut org balik...haa...
Bukannya terbalik ?

saya tidak berprasangka buruk... cuma berkata menyedihkan :)
Kayaknya yang berkomentar hanya bro Edward dan Andrew aja.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 09 May 2010, 08:14:58 AM
To : 4DMYN
Siapa Guru Agung mu.
Ajaran siapa yang u pegang?
saya memutuskan memilih tbsn, tentu saja saya memilih Master Lu sebagai guru saya. sebabnya jelas sekali: ajarannya sederhana dan dapat dipraktekkan sehari-hari, dan beliau sosok yang jauh dari politik. sedangkan  mengenai kisah SHC,  terbukti kisah SHC itu cuma HOAX, ajaran untuk membunuh juga gak masuk logika.

Mana Mr. pao ? 4MDYN udah menjawab.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 09 May 2010, 01:37:47 PM
To : 4DMYN
Siapa Guru Agung mu.
Ajaran siapa yang u pegang?
Apa hubungannya umat LSY dengan  Buddha Gotama?
Bagaimana umat LSY melihat Buddha Gotama.

saya memutuskan memilih tbsn, tentu saja saya memilih Master Lu sebagai guru saya. sebabnya jelas sekali: ajarannya sederhana dan dapat dipraktekkan sehari-hari, dan beliau sosok yang jauh dari politik. sedangkan  mengenai kisah SHC,  terbukti kisah SHC itu cuma HOAX, ajaran untuk membunuh juga gak masuk logika.

Mana Mr. pao ? 4MDYN udah menjawab.
Ini Mr. Pao.
orang di sini bukan 24 jam gak ada kerja dan nungguin di board
-----------------------------------------------------------
To : 4DMYN
Siapa Guru Agung mu.
Ajaran siapa yang u pegang?
saya memutuskan memilih tbsn, tentu saja saya memilih Master Lu sebagai guru saya. sebabnya jelas sekali: ajarannya sederhana dan dapat dipraktekkan sehari-hari, dan beliau sosok yang jauh dari politik. sedangkan  mengenai kisah SHC,  terbukti kisah SHC itu cuma HOAX, ajaran untuk membunuh juga gak masuk logika.


Maksud SHC ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 09 May 2010, 10:04:35 PM
Apa hubungannya umat LSY dengan  Buddha Gotama?

Menurut pandangan saya, hubungan-nya ya di wejangan sutta. Setiap ada hari-hari yang memperingati Buddha seperti Buddha Amitabha membaca sutta Amitabha buddha, Bhaisajaguru Buddha membaca sutta Bhaisajaguru Buddha, Ksitigarbha Bodhisattva, Sutta Surangama dan sebagainya yang merupakan wejangan Sakyamuni Buddha.

Demikian juga dengan Hari Suci Waisak yang memperingati 3 peristiwa penting.

Bagi umat yang pernah membunuh makhluk hidup, punya hubungan dendam antara arwah dengan umat awam tersebut, saya sarankan baca Sutta Ksitigarbha Bodhisatvva ataupun Pertobatan Kaisar Liang.

Bagaimana umat LSY melihat Buddha Gotama.
Menurut pandangan saya, Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam Buddha yang dipersemayamkan di altar Vihara ataupun Cetiya tantra Zhen Fo Zhong. Selain itu ada, Vairocana Buddha, Akshobya Buddha, Ratnasambhava Buddha, Amitabha Buddha, Amoghasiddhi Buddha, Bhaisajaguru Buddha, Yaochijinmu, Padmasambhava, Usnisha Vijaya Buddhalocani, Sitatapatra Buddhalocani, Maitreya Bodhisattva, Avalokitesvara Bodhisattva, Mahasthamaprapta Bodhisattva, Sahasrabhujanetra Avalokitesvara Bodhisattva, Akasagarbha Bodhisattva, Samantabhadra Bodhisattva, Manjushri Bodhisattva, Vajrasattva, Tara Putih, Tara Hijau, 21 Tara, Kalachakra, Herukha, Yamantaka, Kurukulle Bhagawati, Ucchusma Vidyaraja, Mahamayuri Vidyarajni, Acalanatha Vidyaraja, Simhamukha Dakini, Vajravarahi, Hayagriva, Ragaraja, Cakarsamvara, Vajrahumkara, Kundah, Atavaka, Trailokyavijaya, Padanaksipa, Vajrahasa, Mahachakra, Dewa Prithivi, Dewa Marici, Jambhala Merah, Jambhala Kuning dan sebagainya yang belum saya ketahui.

Demikian juga, rupam para Buddha, Bodhisattva, Dharmapala merupakan sebutan yang sebagian besar di ambil dari wejangan Suttta Sakyamuni Buddha.

Paham Maksud Saya ?

Sekedar Info : Bila ada tulisan yang salah, mohon maaf, dan mohon koreksi.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 09 May 2010, 10:12:48 PM
Menurut pandangan saya, Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam Buddha yang dipersemayamkan di altar Vihara ataupun Cetiya tantra Zhen Fo Zhong.

jadi menurut Anda, Sakyamuni Buddha hanya sekedar PATUNG?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 09 May 2010, 10:18:37 PM
Menurut pandangan saya, Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam Buddha yang dipersemayamkan di altar Vihara ataupun Cetiya tantra Zhen Fo Zhong.
jadi menurut Anda, Sakyamuni Buddha hanya sekedar PATUNG?
Maksudnya ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 09 May 2010, 10:19:28 PM
Menurut pandangan saya, Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam Buddha yang dipersemayamkan di altar Vihara ataupun Cetiya tantra Zhen Fo Zhong.
jadi menurut Anda, Sakyamuni Buddha hanya sekedar PATUNG?
Maksudnya ?
ya maksudnya?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 09 May 2010, 10:23:04 PM
pantesan =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 09 May 2010, 10:25:51 PM
Udah paham Maksud saya ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 09 May 2010, 10:30:13 PM
Udah paham Maksud saya ?

karena anda tidak menjelaskan lebih jauh, yg saya pahami masih tetap bahwa menurut anda (atau menurut ajaran LSY) Sakyamuni Buddha hanyalah sekedar patung (rupam)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 09 May 2010, 10:39:52 PM
To : 4DMYN
Siapa Guru Agung mu.
Ajaran siapa yang u pegang?
Apa hubungannya umat LSY dengan  Buddha Gotama?
Bagaimana umat LSY melihat Buddha Gotama.

saya memutuskan memilih tbsn, tentu saja saya memilih Master Lu sebagai guru saya. sebabnya jelas sekali: ajarannya sederhana dan dapat dipraktekkan sehari-hari, dan beliau sosok yang jauh dari politik. sedangkan  mengenai kisah SHC,  terbukti kisah SHC itu cuma HOAX, ajaran untuk membunuh juga gak masuk logika.

Mana Mr. pao ? 4MDYN udah menjawab.
Ini Mr. Pao.
orang di sini bukan 24 jam gak ada kerja dan nungguin di board
-----------------------------------------------------------
To : 4DMYN
Siapa Guru Agung mu.
Ajaran siapa yang u pegang?
saya memutuskan memilih tbsn, tentu saja saya memilih Master Lu sebagai guru saya. sebabnya jelas sekali: ajarannya sederhana dan dapat dipraktekkan sehari-hari, dan beliau sosok yang jauh dari politik. sedangkan  mengenai kisah SHC,  terbukti kisah SHC itu cuma HOAX, ajaran untuk membunuh juga gak masuk logika.

root guru dari root guru saya tentu saja Sang Buddha Shakyamuni. 


Maksud SHC ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 09 May 2010, 10:46:24 PM
Udah paham Maksud saya ?
karena anda tidak menjelaskan lebih jauh, yg saya pahami masih tetap bahwa menurut anda (atau menurut ajaran LSY) Sakyamuni Buddha hanyalah sekedar patung (rupam)
Karena para rekan DC mempunyai segudang pertanyaan ? Bagaimana mungkin saya bisa tau ?
                                               
                                            ******************************
Didalam ajaran Theravada, setau saya hanya rupam Buddha Sakyamuni dan murid-murid Sakyamuni Buddha.
Didalam ajaran Mahayana, tidak hanya rupam Sakyamuni Buddha, ada beberapa Buddha, Bodhisattva, dan beberapa Dharmapala.
Didalam ajaran Tantrayana sepertinya lebih banyak lagi.

Bagaimana umat LSY melihat Buddha Gotama ?
Jawabannya dari sisi rupam lebih kompleks saja. Dan Didalam ajaran tantra bukan hanya ajaran Sakyamuni Buddha saja.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 09 May 2010, 10:50:54 PM
Udah paham Maksud saya ?

karena anda tidak menjelaskan lebih jauh, yg saya pahami masih tetap bahwa menurut anda (atau menurut ajaran LSY) Sakyamuni Buddha hanyalah sekedar patung (rupam)

menurut Master Lu, dia bia berbincang-bincang dengan Buddha Shakyamuni dan minum kopi bersamanya.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 09 May 2010, 10:52:03 PM
To : 4DMYN
Siapa Guru Agung mu.
Ajaran siapa yang u pegang?
saya memutuskan memilih tbsn, tentu saja saya memilih Master Lu sebagai guru saya. sebabnya jelas sekali: ajarannya sederhana dan dapat dipraktekkan sehari-hari, dan beliau sosok yang jauh dari politik. sedangkan  mengenai kisah SHC,  terbukti kisah SHC itu cuma HOAX, ajaran untuk membunuh juga gak masuk logika.

Guru Agung mu adalah LSY, bukan Buddha Gotama, itu udah jelas bertentangan dengan ajaran Mahayana dan Tantrayana. 4DMYN dan Indra ihong sejauh diskusi ini hanya berusaha menunjukkan persamaan antara ajaran LSY dan ke 3 mazab Budhisme, memang beberapa teory itu mirip dengan Buddhisme, tetapi banyak yang berbeda, hal ini sudah pernah dibahas sebelumnya perbandingan antara LSY dan Buddhisme di thread sebelah, walaupun panjang lebar membahas kesamaan antara aliran Buddhisme dan ajaran LSY, tetapi yang diakui 4DMYN dan indra ihong  hanya  LSY, dan juga berusaha meyakinkan orang lain bahwa hanya LSY lah yang Agung dan murid seperguruan 4DMYN hanya pegang ajaran LSY.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 09 May 2010, 10:53:32 PM
Udah paham Maksud saya ?
karena anda tidak menjelaskan lebih jauh, yg saya pahami masih tetap bahwa menurut anda (atau menurut ajaran LSY) Sakyamuni Buddha hanyalah sekedar patung (rupam)
Karena para rekan DC mempunyai segudang pertanyaan ? Bagaimana mungkin saya bisa tau ?
                                               
                                            ******************************
Didalam ajaran Theravada, setau saya hanya rupam Buddha Sakyamuni dan murid-murid Sakyamuni Buddha.
Didalam ajaran Mahayana, tidak hanya rupam Sakyamuni Buddha, ada beberapa Buddha, Bodhisattva, dan beberapa Dharmapala.
Didalam ajaran Tantrayana sepertinya lebih banyak lagi.

Bagaimana umat LSY melihat Buddha Gotama ?
Jawabannya dari sisi rupam lebih kompleks saja. Dan Didalam ajaran tantra bukan hanya ajaran Sakyamuni Buddha saja.

Bagi Umat Buddha, Sakyamuni Buddha jelas bukan Patung, Sakyamuni Buddha adalah Guru Agung bagi umat Buddha, semua ajaran Buddhisme berakar dari Sang Buddha.

ternyata memang berbeda bukan? antara LSY dan Buddhisme. dan IMO, ini adalah perbedaan yang significant. dan sepertinya dengan terungkapnya fakta ini, diskusi di thread ini hampir selesai
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 09 May 2010, 10:54:44 PM
Udah paham Maksud saya ?

karena anda tidak menjelaskan lebih jauh, yg saya pahami masih tetap bahwa menurut anda (atau menurut ajaran LSY) Sakyamuni Buddha hanyalah sekedar patung (rupam)

menurut Master Lu, dia bia berbincang-bincang dengan Buddha Shakyamuni dan minum kopi bersamanya.


apakah anda bermaksud mengatakan bahwa LSY berbincang2 dan minum kopi dengan patung?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 09 May 2010, 10:59:25 PM
at [ Indra ] saya bertanya apakah anda paham maksud saya ?

Anda menjawab:
karena anda tidak menjelaskan lebih jauh, yg saya pahami masih tetap bahwa menurut anda (atau menurut ajaran LSY) Sakyamuni Buddha hanyalah sekedar patung (rupam)

Berarti anda belum mengerti ? Bagaimana bisa anda cepat mengambil kesimpulan ?

Sekarang saya menjawab :
isi rupam lebih kompleks saja. Dan Didalam ajaran tantra bukan hanya ajaran Sakyamuni Buddha saja.

Mengertikah maksud saya ? Jangan mengambil kesimpulan dulu ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 09 May 2010, 11:03:57 PM
 [at]  indra_ihong: bukankah saya sudah memberikan kesempatan kepada anda untuk menjelaskan lebih lanjut sehubungan dengan pernyataan bahwa Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam, dan anda tidak menjelaskan lebih lanjut sehingga saya berkesimpulan memang demikianlah adanya.

teman2 ada yg bisa bantu saya menginterpretasikan yg di-bold di atas? atau mungkin saya yg salah memahami?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 09 May 2010, 11:05:57 PM
Udah paham Maksud saya ?
karena anda tidak menjelaskan lebih jauh, yg saya pahami masih tetap bahwa menurut anda (atau menurut ajaran LSY) Sakyamuni Buddha hanyalah sekedar patung (rupam)
menurut Master Lu, dia bia berbincang-bincang dengan Buddha Shakyamuni dan minum kopi bersamanya.
apakah anda bermaksud mengatakan bahwa LSY berbincang2 dan minum kopi dengan patung?
Loh...postingan yang kemaren tentang bagaimana Mahaguru Lian Shen berkomunikasi dengan para Buddha, anda telah baca belum ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 09 May 2010, 11:10:30 PM
Udah paham Maksud saya ?
karena anda tidak menjelaskan lebih jauh, yg saya pahami masih tetap bahwa menurut anda (atau menurut ajaran LSY) Sakyamuni Buddha hanyalah sekedar patung (rupam)
menurut Master Lu, dia bia berbincang-bincang dengan Buddha Shakyamuni dan minum kopi bersamanya.
apakah anda bermaksud mengatakan bahwa LSY berbincang2 dan minum kopi dengan patung?
Loh...postingan yang kemaren tentang bagaimana Mahaguru Lian Shen berkomunikasi dengan para Buddha, anda telah baca belum ?

saya mendapat update terbaru hari ini.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 09 May 2010, 11:11:25 PM
Udah paham Maksud saya ?
karena anda tidak menjelaskan lebih jauh, yg saya pahami masih tetap bahwa menurut anda (atau menurut ajaran LSY) Sakyamuni Buddha hanyalah sekedar patung (rupam)
Karena para rekan DC mempunyai segudang pertanyaan ? Bagaimana mungkin saya bisa tau ?
                                               
                                            ******************************
Didalam ajaran Theravada, setau saya hanya rupam Buddha Sakyamuni dan murid-murid Sakyamuni Buddha.
Didalam ajaran Mahayana, tidak hanya rupam Sakyamuni Buddha, ada beberapa Buddha, Bodhisattva, dan beberapa Dharmapala.
Didalam ajaran Tantrayana sepertinya lebih banyak lagi.

Bagaimana umat LSY melihat Buddha Gotama ?
Jawabannya dari sisi rupam lebih kompleks saja. Dan Didalam ajaran tantra bukan hanya ajaran Sakyamuni Buddha saja.
Yang di bold ini udah saya jawab. harusnya mengerti.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 09 May 2010, 11:13:33 PM
Coba Indra ihong baca kembali apa yang anda tulis. jangan mengelak.

Bagaimana umat LSY melihat Buddha Gotama.
Menurut pandangan saya, Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam Buddha yang dipersemayamkan di altar Vihara ataupun Cetiya tantra Zhen Fo Zhong. Selain itu ada, Vairocana Buddha, Akshobya Buddha, Ratnasambhava Buddha, Amitabha Buddha, Amoghasiddhi Buddha, Bhaisajaguru Buddha, Yaochijinmu, Padmasambhava, Usnisha Vijaya Buddhalocani, Sitatapatra Buddhalocani, Maitreya Bodhisattva, Avalokitesvara Bodhisattva, Mahasthamaprapta Bodhisattva, Sahasrabhujanetra Avalokitesvara Bodhisattva, Akasagarbha Bodhisattva, Samantabhadra Bodhisattva, Manjushri Bodhisattva, Vajrasattva, Tara Putih, Tara Hijau, 21 Tara, Kalachakra, Herukha, Yamantaka, Kurukulle Bhagawati, Ucchusma Vidyaraja, Mahamayuri Vidyarajni, Acalanatha Vidyaraja, Simhamukha Dakini, Vajravarahi, Hayagriva, Ragaraja, Cakarsamvara, Vajrahumkara, Kundah, Atavaka, Trailokyavijaya, Padanaksipa, Vajrahasa, Mahachakra, Dewa Prithivi, Dewa Marici, Jambhala Merah, Jambhala Kuning dan sebagainya yang belum saya ketahui.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 09 May 2010, 11:14:27 PM
saya mendapat update terbaru hari ini.

Kalau begitu baca dulu. dan jangan posting bila ga membacanya. Lagipula postingan yang itu, ada yang menghapusnya. Kemudian saya repost lagi. Coba renungkanlah dulu kredibilitas forum diskusi DC ini ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 09 May 2010, 11:18:24 PM
saya mendapat update terbaru hari ini.

Kalau begitu baca dulu. dan jangan posting bila ga membacanya. Lagipula postingan yang itu, ada yang menghapusnya. Kemudian saya repost lagi. Coba renungkanlah dulu kredibilitas forum diskusi DC ini ?

saya sudah membacanya, FYI saya adalah pembaca setia DC. tapi hari ini saya mendapat update terbaru bahwa Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu Rupam (Patung), memang jadi kontradiktif dengan postingan lalu, tapi saya mengikuti hukum "update terbaru adalah yg valid".

mengenai kredibiltas DC saya tidak ingin mengomentari, saya dan anda adalah sama2 member di sini, kalau saya merasa DC tidak kredibel, biasanya saya akan pergi saja
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 09 May 2010, 11:18:40 PM
Bagaimana umat LSY melihat Buddha Gotama.

Menurut pandangan saya, Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam Buddha yang dipersemayamkan di altar Vihara ataupun Cetiya tantra Zhen Fo Zhong. Selain itu ada, Vairocana Buddha, Akshobya Buddha, Ratnasambhava Buddha, Amitabha Buddha, Amoghasiddhi Buddha, Bhaisajaguru Buddha, Yaochijinmu, Padmasambhava, Usnisha Vijaya Buddhalocani, Sitatapatra Buddhalocani, Maitreya Bodhisattva, Avalokitesvara Bodhisattva, Mahasthamaprapta Bodhisattva, Sahasrabhujanetra Avalokitesvara Bodhisattva, Akasagarbha Bodhisattva, Samantabhadra Bodhisattva, Manjushri Bodhisattva, Vajrasattva, Tara Putih, Tara Hijau, 21 Tara, Kalachakra, Herukha, Yamantaka, Kurukulle Bhagawati, Ucchusma Vidyaraja, Mahamayuri Vidyarajni, Acalanatha Vidyaraja, Simhamukha Dakini, Vajravarahi, Hayagriva, Ragaraja, Cakarsamvara, Vajrahumkara, Kundah, Atavaka, Trailokyavijaya, Padanaksipa, Vajrahasa, Mahachakra, Dewa Prithivi, Dewa Marici, Jambhala Merah, Jambhala Kuning dan sebagainya yang belum saya ketahui.

Demikian juga, rupam para Buddha, Bodhisattva, Dharmapala merupakan sebutan yang sebagian besar di ambil dari wejangan Suttta Sakyamuni Buddha.

Paham Maksud Saya ?

Sekedar Info : Bila ada tulisan yang salah, mohon maaf, dan mohon koreksi.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 09 May 2010, 11:22:47 PM
saya mendapat update terbaru hari ini.

Kalau begitu baca dulu. dan jangan posting bila ga membacanya. Lagipula postingan yang itu, ada yang menghapusnya. Kemudian saya repost lagi. Coba renungkanlah dulu kredibilitas forum diskusi DC ini ?

saya sudah membacanya, FYI saya adalah pembaca setia DC. tapi hari ini saya mendapat update terbaru bahwa Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu Rupam (Patung), memang jadi kontradiktif dengan postingan lalu, tapi saya mengikuti hukum "update terbaru adalah yg valid".

mengenai kredibiltas DC saya tidak ingin mengomentari, saya dan anda adalah sama2 member di sini, kalau saya merasa DC tidak kredibel, biasanya saya akan pergi saja

menurut umat TBSN, Buddha Shakyamuni bisa berbicara dan bercakap-cakap dengan Master Lu, bahkan minum kopi bersama :).. bagaimana mungkin Buddha Shakyamuni cuma patung?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andry on 09 May 2010, 11:23:48 PM
 [at] pak indra: mungkin maksudnya kebuddha-an
bisa mengisi siapa saja....

Master guru Lu berbicara dgn para buddha mungkin, merelaisasi/melihat, isi2 kebuddhaan yaitu bisa dalam sifat pancadhyani buddha
atau dalam buddhanusati
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 09 May 2010, 11:25:24 PM
saya mendapat update terbaru hari ini.

Kalau begitu baca dulu. dan jangan posting bila ga membacanya. Lagipula postingan yang itu, ada yang menghapusnya. Kemudian saya repost lagi. Coba renungkanlah dulu kredibilitas forum diskusi DC ini ?

saya sudah membacanya, FYI saya adalah pembaca setia DC. tapi hari ini saya mendapat update terbaru bahwa Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu Rupam (Patung), memang jadi kontradiktif dengan postingan lalu, tapi saya mengikuti hukum "update terbaru adalah yg valid".

mengenai kredibiltas DC saya tidak ingin mengomentari, saya dan anda adalah sama2 member di sini, kalau saya merasa DC tidak kredibel, biasanya saya akan pergi saja

menurut umat TBSN, Buddha Shakyamuni bisa berbicara dan bercakap-cakap dengan Master Lu, bahkan minum kopi bersama :).. bagaimana mungkin Buddha Shakyamuni cuma patung?


salah alamat Bro, bukan saya yg bilang begitu
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 09 May 2010, 11:26:23 PM
Apa hubungannya umat LSY dengan  Buddha Gotama?

Menurut pandangan saya, hubungan-nya ya di wejangan sutta. Setiap ada hari-hari yang memperingati Buddha seperti Buddha Amitabha membaca sutta Amitabha buddha, Bhaisajaguru Buddha membaca sutta Bhaisajaguru Buddha, Ksitigarbha Bodhisattva, Sutta Surangama dan sebagainya yang merupakan wejangan Sakyamuni Buddha.

Demikian juga dengan Hari Suci Waisak yang memperingati 3 peristiwa penting.

Bagi umat yang pernah membunuh makhluk hidup, punya hubungan dendam antara arwah dengan umat awam tersebut, saya sarankan baca Sutta Ksitigarbha Bodhisatvva ataupun Pertobatan Kaisar Liang.

Bagaimana umat LSY melihat Buddha Gotama.
Menurut pandangan saya, Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam Buddha yang dipersemayamkan di altar Vihara ataupun Cetiya tantra Zhen Fo Zhong. Selain itu ada, Vairocana Buddha, Akshobya Buddha, Ratnasambhava Buddha, Amitabha Buddha, Amoghasiddhi Buddha, Bhaisajaguru Buddha, Yaochijinmu, Padmasambhava, Usnisha Vijaya Buddhalocani, Sitatapatra Buddhalocani, Maitreya Bodhisattva, Avalokitesvara Bodhisattva, Mahasthamaprapta Bodhisattva, Sahasrabhujanetra Avalokitesvara Bodhisattva, Akasagarbha Bodhisattva, Samantabhadra Bodhisattva, Manjushri Bodhisattva, Vajrasattva, Tara Putih, Tara Hijau, 21 Tara, Kalachakra, Herukha, Yamantaka, Kurukulle Bhagawati, Ucchusma Vidyaraja, Mahamayuri Vidyarajni, Acalanatha Vidyaraja, Simhamukha Dakini, Vajravarahi, Hayagriva, Ragaraja, Cakarsamvara, Vajrahumkara, Kundah, Atavaka, Trailokyavijaya, Padanaksipa, Vajrahasa, Mahachakra, Dewa Prithivi, Dewa Marici, Jambhala Merah, Jambhala Kuning dan sebagainya yang belum saya ketahui.

Demikian juga, rupam para Buddha, Bodhisattva, Dharmapala merupakan sebutan yang sebagian besar di ambil dari wejangan Suttta Sakyamuni Buddha.

Paham Maksud Saya ?


Sekedar Info : Bila ada tulisan yang salah, mohon maaf, dan mohon koreksi.

Gw mau koreksi:
Yang di bold itu cukup jelas koq menyampaikan maksud anda.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 09 May 2010, 11:49:52 PM
 " Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam Buddha "

artinya apa ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 09 May 2010, 11:54:52 PM
" Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam Buddha "

artinya apa ?
Itu kan komentar anda kok balik menanya artinya apa?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 10 May 2010, 12:04:33 AM
" Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam Buddha "

artinya apa ?

Saya tidak pernah tulis patung. saya menulis rupam. dan Saya menjelaskan bahwa rupam dari ajaran tantra kompleks. Ajaran tantra bukan hanya ajaran dari Sakyamuni Buddha saja.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 10 May 2010, 12:07:40 AM
rupam dari ajaran tantra kompleks. Ajaran tantra bukan hanya ajaran dari Sakyamuni Buddha saja.

sehubungan dengan pertanyaan "bagaimana umat LSY memandang Buddha Gotama?" maka sepertinya kalimat di atas tidak relevan
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 10 May 2010, 12:16:36 AM
rupam dari ajaran tantra kompleks. Ajaran tantra bukan hanya ajaran dari Sakyamuni Buddha saja.
sehubungan dengan pertanyaan "bagaimana umat LSY memandang Buddha Gotama?" maka sepertinya kalimat di atas tidak relevan
Jelaskan ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 12:21:03 AM
rupam dari ajaran tantra kompleks. Ajaran tantra bukan hanya ajaran dari Sakyamuni Buddha saja.

sehubungan dengan pertanyaan "bagaimana umat LSY memandang Buddha Gotama?" maka sepertinya kalimat di atas tidak relevan

umat LSY memandang buddha Gotama sebagai Guru Agung, root guru dari root guru.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 10 May 2010, 12:22:58 AM
Bagaimana umat LSY melihat Buddha Gotama.
Menurut pandangan saya, Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam Buddha yang dipersemayamkan di altar Vihara ataupun Cetiya tantra Zhen Fo Zhong. Selain itu ada, Vairocana Buddha, Akshobya Buddha, Ratnasambhava Buddha, Amitabha Buddha, Amoghasiddhi Buddha, Bhaisajaguru Buddha, Yaochijinmu, Padmasambhava, Usnisha Vijaya Buddhalocani, Sitatapatra Buddhalocani, Maitreya Bodhisattva, Avalokitesvara Bodhisattva, Mahasthamaprapta Bodhisattva, Sahasrabhujanetra Avalokitesvara Bodhisattva, Akasagarbha Bodhisattva, Samantabhadra Bodhisattva, Manjushri Bodhisattva, Vajrasattva, Tara Putih, Tara Hijau, 21 Tara, Kalachakra, Herukha, Yamantaka, Kurukulle Bhagawati, Ucchusma Vidyaraja, Mahamayuri Vidyarajni, Acalanatha Vidyaraja, Simhamukha Dakini, Vajravarahi, Hayagriva, Ragaraja, Cakarsamvara, Vajrahumkara, Kundah, Atavaka, Trailokyavijaya, Padanaksipa, Vajrahasa, Mahachakra, Dewa Prithivi, Dewa Marici, Jambhala Merah, Jambhala Kuning dan sebagainya yang belum saya ketahui.


" Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam Buddha "

artinya apa ?

Saya tidak pernah tulis patung. saya menulis rupam. dan Saya menjelaskan bahwa rupam dari ajaran tantra kompleks. Ajaran tantra bukan hanya ajaran dari Sakyamuni Buddha saja.

Rupam Buddha = Patung Buddha.
Atau kesimpulan Ihong, LSY ngopy dan ngobrol dengan rupang Buddha Sakyamuni ?
Sepertinya sama maksudnya yang Indra sebutkan, LSY berbincang2 dan minum kopi dengan patung?

Jika memang begitu maksudnya Ihong, apakah Ihong melihat adanya kelainan di dalam diri LSY?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 12:26:14 AM
dear mr Indra_jhong,
saya ambil kutipan dari rekan di w****a.com :

Quote from: vb_boy
biasanya sih orang yg segitu sengitnya bertanya2 buntut2nya bisa 2.

1. dia emang udah ada pandangan sendiri dan gak mau ubah karena merasa benar dan berhak menghakimi sesuai pikiran dia sendiri (ceritanya dia doang yang udah ehipasiko org laen gak bisa) dan khusus tanya dgn tujuan ngajak debat dan membuktikan kalo pandangan dia sangat sangat benar (keakuannya bener2 pegang peranan dengan moto "aku sudah tahu banyak ttg orang lain dan agama aku sendiri, jadi pendapatku sudah pasti benar jadi aku ada misi khusus untuk menyadarkan kalian")

yang maen hakim sendiri kaya gini mah emang gak ada jodoh jadi emang gak usah ditanggapin jg gpp. tapi ada yang model atu lagi yaitu model ke :

2. nanya2 karena emang udah denger yang jelek2 dari orang laen jadi penasaran pengen tau bener apa engga dan memforward semua perkataan dan pertanyaan yang gak jauh2 dengan

a. sombong amat ngaku2 budha
b. keliatannya matre
c. pamer kesaktian
d. tukang bohong (ngopi sama sakyamuni)
e. issue perkosaan

begitu orang yang model kedua dijawabin semua pertanyaannya pelan2 kebanyakan malah jadi berjodoh dan jadi umat yang jauh lebih fanatik lagi dari semula heheheh

jawab aja semua dgn kepala dingin... anggap aja mereka gak ngerti makanya ngotot menjelek2an kaya gitu...

ini lagi2 ada jodoh ya.... kalo kebetulan YANG MENJAWAB itu emang bener2 ngerti dan memberi jawaban memuaskan... jadilah org ini pengikut...

biasanya malah yang menjawab itu juga YANG BARU MASUK tapi sotoy alias sok tau jadi jawabannya ngawur2 (yang masuk karena tahayul, karena pgn sakti, karena pengen kaya)

sebenernya kalo orang2 yang banyak pertanyaan mau dgn sabar membaca buku2nya juga bakal terjawab semua...

tapi problemnya memang mereka GAK MAU BACA dan lebih memilih berdebat... dan tanya2 orang BARU, mencari2 kelemahan2 dalam berdebat, ukur kemampuan... lagi2 KEAKUAN nya maen banget dah

kalo mereka gak mau baca bukunya... mustinya mereka melihat dan memperhatikan umat umat yang bener2 serius... yang rajin sadhana tiap hari, kehidupan mereka gimana, bagus gak? tutur katanya gimana? sebelom praktek sadhana spt apa sesudah gimana? yang doyan sex, marah, dan lain2 aja bisa turun drastis nafsunya sejak sering2 sadhana... apa ini sesat?

dari sini tinggal lihat sesuai gak? kalo memang masih merasa umat2nya gak beres dan sesat2 ya gampang aja... gak usah masuk agama itu... banyak yang AGAMA nya bener tapi umatnya yang gak beres... jadi jgn salahin AGAMAnya gak usah juga sok jadi juru selamat menyadarkan segala... tindakan sok menghakimi aja udah gak bagus kedengerannya...

yang berani bilang orang lain sesat sebenernya patut dipertanyakan kesesatan diri sendiri.

kalo emang waktunya sadar ya sadar.. kalo ternyata diri sendiri yang harus sadar juga bakalan sadar sendiri...

semakin bagus ajaran agamanya akan semakin banyak jumlah penganutnya DENGAN SENDIRINYA... biarlah waktu yang akan menjawabnya...

note : mo komen dikit ttg tukang bohongnya GM Lu, kalo misalnya benar dia tukang bohong... berarti dia jenius sekali... bisa ngarang kebohongan sampe 200 lebih buku... apa gak cape tuh?

coba aja deh tanya diri sendiri... kalo bohong itu perlu otak gak? gampang mana bohong sama jujur?

saya gak perlu jawab yg laen2 karena sepertinya sejak saya suka baca2 forum ini semuanya udah dipertanyakan dan udah dijawab... tapi emang blm jodoh kali jadi udah dijawab pun tetep gak terima

sejujurnya... kalo udah baca buku2nya GM dan GAK SREG ya sudah itu namanya GAK JODOH, percuma tanya umat kalo gitu, omongan GURUNYA AJA GAK TERIMA apalagi muridnya?...
gitu aja kog repot


jadi saran saya kepada umat yang laen kalo ada orang tanya2 sengit2 suruh baca lagi bukunya dulu, banyak yang bilang dan ngaku2 udah baca... padahal kenyataanya paling cuman asal liat (padmakumara 1 sampe 18 aja blm tentu orang bisa inget semuanya sekali baca aja) dan gak tertarik karena udah punya pandangan sendiri dan sudah MENGHAKIMI...

sekarang pertanyaannya adalah kalo udah GAK TERTARIK buat apa TANYA2 lagi?

kalo emang udah baca dan gak ngerti dan nanya baik2 akan coba dijawab 1 kali aja dgn jelas dan sabar, kalo emang masih ngotot dan malah bilang gono gini yah berarti emang orang golongan pertama yang memang TIDAK MAU TAU, ada beda antara ORANG MAU TANYA sama ORANG MAU NGETES... alias adu pintar

orang benar kaya gini cuma MAU DEBAT dan menyadarkan umat2 sesat yang punya guru sesat yang mengajarkan sadhana untuk mengurangi nafsu... dan mencapai kebudhaan... sementara yang sejati dan benar adalah yang kerjanya menghakimi tanpa melatih dirinya sendiri...

source:
http://www.w****a.com/forum/true-buddha-school/3478-one-only-thread-about-grand-master-lu-sheng-yen-54.html
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 10 May 2010, 12:29:01 AM
Menurut pandangan saya, Ajaran Tantra bukan hanya guru akar dari Sakyamuni Buddha saja. Bila anda benar-benar belajar Tantra ? Silakan cek kebenaran dari tulisan saya.

Saya sarankan saja, forum diskusi DC ini lebih fokus membahas Theravada. Bagi saya, forum diskusi DC ini tidak layak membahas ajaran Mahayana.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 10 May 2010, 12:41:20 AM
rupam dari ajaran tantra kompleks. Ajaran tantra bukan hanya ajaran dari Sakyamuni Buddha saja.

sehubungan dengan pertanyaan "bagaimana umat LSY memandang Buddha Gotama?" maka sepertinya kalimat di atas tidak relevan

umat LSY memandang buddha Gotama sebagai Guru Agung, root guru dari root guru.
Jika maksud 4dmyn, umat LSY adalah cucu dari pengikut Buddha Gotama, maka kami adalah paman dari umat LSY. karena kami adalah pengikut sekaligus pewaris langsung ajaran Buddha Gotama. Menurut silsilah Ihong dan 4dmyn masih dibawah kami dan harus mengikuti petunjuk kami, bukannya sebaliknya datang dan menyebarkan ajaran LSY.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 10 May 2010, 12:47:05 AM


Saya sarankan saja, forum diskusi DC ini lebih fokus membahas Theravada. Bagi saya, forum diskusi DC ini tidak layak membahas ajaran Mahayana.

sarannya silahkan disampaikan secara langsung ke pengelola forum DC

disini memang tidak layak membahas Mahayana  dan Tantra... ALA LSY

disini adalah tempat yang cocok untuk membahas Mahayana Buddhism dan Tantra Buddhism
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 10 May 2010, 12:56:53 AM
Rupam Buddha = Patung Buddha.
Atau kesimpulan Ihong, LSY ngopy dan ngobrol dengan rupang Buddha Sakyamuni ?
Sepertinya sama maksudnya yang Indra sebutkan, LSY berbincang2 dan minum kopi dengan patung?

Jika memang begitu maksudnya Ihong, apakah Ihong melihat adanya kelainan di dalam diri LSY?

Patung ya patung tidak bisa dibicarakan.
Pertanyaan-nya tidak nyambung ? bagaimana saya menjawab ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 10 May 2010, 01:02:24 AM
Jika maksud 4dmyn, umat LSY adalah cucu dari pengikut Buddha Gotama, maka kami adalah paman dari umat LSY. karena kami adalah pengikut sekaligus pewaris langsung ajaran Buddha Gotama. Menurut silsilah Ihong dan 4dmyn masih dibawah kami dan harus mengikuti petunjuk kami, bukannya sebaliknya datang dan menyebarkan ajaran LSY.
Ajaran Tantra bukan hanya ajaran Sakyamuni Buddha ? Bagaimana pohon keluarga ajaran Buddha muncul sebuah cucu atau paman yang tidak masuk akal ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 10 May 2010, 01:07:58 AM
Rupam Buddha = Patung Buddha.
Atau kesimpulan Ihong, LSY ngopy dan ngobrol dengan rupang Buddha Sakyamuni ?
Sepertinya sama maksudnya yang Indra sebutkan, LSY berbincang2 dan minum kopi dengan patung?

Jika memang begitu maksudnya Ihong, apakah Ihong melihat adanya kelainan di dalam diri LSY?

Patung ya patung tidak bisa dibicarakan.
Pertanyaan-nya tidak nyambung ? bagaimana saya menjawab ?
Ihong memandang Buddha Sakyamuni sebagai patung.
Gurumu LSY mengaku minum kopy dan gobrol ma Buddha Sakyamuni.

Kedua pernyataan ini adalah komentar guru sama murid.
Semua ini cukup jelas.
apa yang kamu tidak mengerti?
Pura2 tidak mengerti?
tidak mengerti gurumu kenapa bisa begitu?
atau tidak mengerti kenapa gurumu bisa membuat dirimu memandang Buddha gotama sebagai patung?

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 10 May 2010, 01:21:23 AM
Ajaran Tantra bukan hanya ajaran Sakyamuni Buddha ?
Ajaran Tantra adalah ajaran Buddha Gotama yang dikembangkan.

Bagaimana pohon keluarga ajaran Buddha muncul sebuah cucu atau paman yang tidak masuk akal ?
Thera, tantra dan maha berada dibawah Pohon perlindungan Tri ratna.
Umat LSY berada dibawah Pohon perlindungan LSY saja, dan berusaha mengklaim diri sebagai ajaran Buddha, tetapi intinya tidak mau mengakui dan berlindung dibawah Buddha Gotama, Dhamma Gotama dan Sangha Gotama.
Itu lah perbedaan LSY dan Buddhisme.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 10 May 2010, 01:23:48 AM
Catur sarana di dalam tantra itu apa ? Di dalam tantra tidak tri sarana. Yang ada Catur sarana.

Iya deh, ajaran Theravada yang paling terlihat.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 10 May 2010, 01:55:06 AM
Catur sarana di dalam tantra itu apa ? Di dalam tantra tidak tri sarana. Yang ada Catur sarana.

Iya deh, ajaran Theravada yang paling terlihat.


baca ini ya tisarana tibet....  jangan anda mengatakan LSY silsilahnya dari Tibetan buddhism tapi anda ngga pernah tau tisarana tibet...

Sang-gye cho-dang tsog-kyi cho-nam-la
I take refuge in the Buddha, Dharma, and Sangha

Jang-chub bar-du dag-ni kyab-su-chi
Until I attain enlightenment.

Dag-gi jin-sog gyi-pe so-nam-kyi
By the merit I have accumulated from practising generosity and the other perfections

Dro-la pan-chir sang-gye drub-par-shog
May I attain enlightenment, for the benefit of all migrators.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 10 May 2010, 08:27:57 AM
Catur sarana di dalam tantra itu apa ? Di dalam tantra tidak tri sarana. Yang ada Catur sarana.

Iya deh, ajaran Theravada yang paling terlihat.
Intinya tetap sama, mahayana dan tantra menerima dan mengakui Buddha Gotama sebagai Guru Agung.
Sementara umat LSY tidak mau menerima dan mengakui Buddha Gotama.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: F.T on 10 May 2010, 08:52:29 AM
Buddham saranam gacchami.
Dhammam saranam gacchami.
Sangham saranam gacchami.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: lophenk on 10 May 2010, 09:38:22 AM
Menurut pandangan saya, Sakyamuni Buddha hanyalah salah satu rupam Buddha yang dipersemayamkan di altar Vihara ataupun Cetiya tantra Zhen Fo Zhong.

jadi menurut Anda, Sakyamuni Buddha hanya sekedar PATUNG?

parah banget jika sampai bisa mempunyai pandangan spt ini, hnya sekedar rupam/patung?

Rupam itu buatan manusia, apa ada yg pernah melihat wujud/rupa dr Buddha yg sebenarnya? jika begini ya bener deh kalo dibilang sbg penyembah berhala... hny sekedar rupam/patung kok...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 09:46:51 AM
Ajaran Tantra bukan hanya ajaran Sakyamuni Buddha ?
Ajaran Tantra adalah ajaran Buddha Gotama yang dikembangkan.

Bagaimana pohon keluarga ajaran Buddha muncul sebuah cucu atau paman yang tidak masuk akal ?
Thera, tantra dan maha berada dibawah Pohon perlindungan Tri ratna.
Umat LSY berada dibawah Pohon perlindungan LSY saja, dan berusaha mengklaim diri sebagai ajaran Buddha, tetapi intinya tidak mau mengakui dan berlindung dibawah Buddha Gotama, Dhamma Gotama dan Sangha Gotama.
Itu lah perbedaan LSY dan Buddhisme.

tiap kebaktian tbsn mengatakan bahwa TBSN berlindung dibawah Buddha, Dharma, dan Sangha. Tiap kali waisak TBSN ikut merayakannya. apa dasarnya tuduhan anda?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 09:49:34 AM
Catur sarana di dalam tantra itu apa ? Di dalam tantra tidak tri sarana. Yang ada Catur sarana.

Iya deh, ajaran Theravada yang paling terlihat.


baca ini ya tisarana tibet....  jangan anda mengatakan LSY silsilahnya dari Tibetan buddhism tapi anda ngga pernah tau tisarana tibet...

Sang-gye cho-dang tsog-kyi cho-nam-la
I take refuge in the Buddha, Dharma, and Sangha

Jang-chub bar-du dag-ni kyab-su-chi
Until I attain enlightenment.

Dag-gi jin-sog gyi-pe so-nam-kyi
By the merit I have accumulated from practising generosity and the other perfections

Dro-la pan-chir sang-gye drub-par-shog
May I attain enlightenment, for the benefit of all migrators.

Catur sarana tbsn  seperti demikian:
namo guru-bya,
namo buddha-ya
namo dharma-ya
namo sangha-ya..

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: sukuhong on 10 May 2010, 10:07:16 AM
Catur sarana di dalam tantra itu apa ? Di dalam tantra tidak tri sarana. Yang ada Catur sarana.

Iya deh, ajaran Theravada yang paling terlihat.

ah yang benar ! bang Ihong tahu dari mana ajaran Theravada lebih terlihat/dominan !
saya sudah baca sejak ada tulisan Ihong sampai sekarang cuma berdebat aja tentang LSY, tantra, TBSN, mahayana, tibetan, catur sarana, rupam, patung, tidak ada tentang sutta2 kanon Pali dari Theravada =))
kam sia
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 10 May 2010, 10:15:13 AM
Catur sarana di dalam tantra itu apa ? Di dalam tantra tidak tri sarana. Yang ada Catur sarana.

Iya deh, ajaran Theravada yang paling terlihat.


baca ini ya tisarana tibet....  jangan anda mengatakan LSY silsilahnya dari Tibetan buddhism tapi anda ngga pernah tau tisarana tibet...

Sang-gye cho-dang tsog-kyi cho-nam-la
I take refuge in the Buddha, Dharma, and Sangha

Jang-chub bar-du dag-ni kyab-su-chi
Until I attain enlightenment.

Dag-gi jin-sog gyi-pe so-nam-kyi
By the merit I have accumulated from practising generosity and the other perfections

Dro-la pan-chir sang-gye drub-par-shog
May I attain enlightenment, for the benefit of all migrators.

Catur sarana tbsn  seperti demikian:
namo guru-bya,
namo buddha-ya
namo dharma-ya
namo sangha-ya..


Namo guru-bya = > guru mana?
namo buddha-ya => buddha mana?
namo dharma-ya = > dharma siapa?
namo sangha-ya = > sangha mana?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 10 May 2010, 10:17:45 AM
Kayak interogasi aja. harus seperti konsep pemikiran mereka. aneh kan ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 10 May 2010, 10:23:18 AM
Apa itu guru bei ?
Seorang guru yang telah mencapai kesucian dan yang telah diabhiseka.

Apa itu Buddha ?
Yang anda Maksudkan pasti Sakyamuni Buddha. Menurut pandangan saya bukan itu aja.

Apa itu dharma ?

Sakyamuni Buddha mengatakan bahwa dharma bukan diciptakan oleh Sakyamuni Buddha, tapi menemukannya. PAham maksud itu ?

Apa itu Sangha ?
Murid-murid Buddha yang telah mencapai kesucian.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 10 May 2010, 10:37:13 AM
Thera, tantra dan maha berada dibawah Pohon perlindungan Tri ratna.
Umat LSY berada dibawah Pohon perlindungan LSY saja, dan berusaha mengklaim diri sebagai ajaran Buddha, tetapi intinya tidak mau mengakui dan berlindung dibawah Buddha Gotama, Dhamma Gotama dan Sangha Gotama.
Itu lah perbedaan LSY dan Buddhisme.
Betapa egois-nya bila anda mengatakan Dharma hanyalah milik Buddha Gotama. Betapa sempitnya cara anda memandang sesuatu ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 10 May 2010, 11:06:06 AM
inti ajaran LSY apaan sih?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 10 May 2010, 11:09:49 AM
inti ajaran LSY apaan sih?
Intinya : Perbanyaklah kebajikan, jauhi kejahatan. Sucikan hati dan pikiran. Ini adalah inti ajaran Buddha.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: F.T on 10 May 2010, 11:16:37 AM
Namun selama ini yang biasa di tampilkan oleh LSY adalah perbanyak ritual, perbanyak umat, dan perkaya diri. Bisa di jelaskan mengapa penampilan beliau jauh dari kesederhanaan yang di ajarkan Buddha Dhamma ??!
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 10 May 2010, 11:52:18 AM
Kayak interogasi aja. harus seperti konsep pemikiran mereka. aneh kan ?
Jika tidak sama konsepnya dengan ajaran Mahayana dan Tantrayana maka jangan mengklain diri bagian dari ajaran Buddha dong.

Apa itu guru bei ?
Seorang guru yang telah mencapai kesucian dan yang telah diabhiseka.

Apa itu Buddha ?
Yang anda Maksudkan pasti Sakyamuni Buddha. Menurut pandangan saya bukan itu aja.

Apa itu dharma ?

Sakyamuni Buddha mengatakan bahwa dharma bukan diciptakan oleh Sakyamuni Buddha, tapi menemukannya. PAham maksud itu ?

Apa itu Sangha ?
Murid-murid Buddha yang telah mencapai kesucian.

Dari panjang lebar yang Ihong sebutkan tetap tidak mencerminkan yang anda yakini itu ajaran Buddha Gotama tetapi ajaran LSY yang anda pegang.
Thera, tantra dan maha berada dibawah Pohon perlindungan Tri ratna.
Umat LSY berada dibawah Pohon perlindungan LSY saja, dan berusaha mengklaim diri sebagai ajaran Buddha, tetapi intinya tidak mau mengakui dan berlindung dibawah Buddha Gotama, Dhamma Gotama dan Sangha Gotama.
Itu lah perbedaan LSY dan Buddhisme.
Betapa egois-nya bila anda mengatakan Dharma hanyalah milik Buddha Gotama. Betapa sempitnya cara anda memandang sesuatu ?

Bukan gw yang egois, tapi Guru agung mu yang egois. udah mengcopy ajaran Buddha Gotama tapi membuat muridnya menyembah dirinya. Coba liat di tantrayana, theravada dan mahayana semuanya adalah pewaris langsung Buddha Gotama. Tapi koq tsbn harus melalui LSY, bukankah gurumu itu egois.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 11:52:28 AM
Namun selama ini yang biasa di tampilkan oleh LSY adalah perbanyak ritual, perbanyak umat, dan perkaya diri. Bisa di jelaskan mengapa penampilan beliau jauh dari kesederhanaan yang di ajarkan Buddha Dhamma ??!

sembarangan saja menuduh, pernah baca bukunya master lu ga?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: F.T on 10 May 2010, 11:56:33 AM
Bukan tuduhan, its real. Sering tampil di tv bagaimana gaya hidup LSY di siaran tv taiwan.

Sudah pernah baca buku master Lu, disini banyak di kasih dari rekan di jakarta. Terlihat beliau hanya menjiplak ajaran Dhamma yang sudah ada dan menvariasi ajaran tsb sesuai dengan gaya beliau.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 12:06:51 PM
Bukan tuduhan, its real. Sering tampil di tv bagaimana gaya hidup LSY di siaran tv taiwan.

Sudah pernah baca buku master Lu, disini banyak di kasih dari rekan di jakarta. Terlihat beliau hanya menjiplak ajaran Dhamma yang sudah ada dan menvariasi ajaran tsb sesuai dengan gaya beliau.

apa yang dimaksud dengan menjiplak? 
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 12:17:53 PM
Bukan gw yang egois, tapi Guru agung mu yang egois. udah mengcopy ajaran Buddha Gotama tapi membuat muridnya menyembah dirinya. Coba liat di tantrayana, theravada dan mahayana semuanya adalah pewaris langsung Buddha Gotama. Tapi koq tsbn harus melalui LSY, bukankah gurumu itu egois.
masa sih? Master Lu malahan menganjurkan murid-muridnya untuk belajar dari guru-guru agama Buddha lain untuk menambah pengetahuannya.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 10 May 2010, 12:34:40 PM
Bukan gw yang egois, tapi Guru agung mu yang egois. udah mengcopy ajaran Buddha Gotama tapi membuat muridnya menyembah dirinya. Coba liat di tantrayana, theravada dan mahayana semuanya adalah pewaris langsung Buddha Gotama. Tapi koq tsbn harus melalui LSY, bukankah gurumu itu egois.
masa sih? Master Lu malahan menganjurkan murid-muridnya untuk belajar dari guru-guru agama Buddha lain untuk menambah pengetahuannya.

Jadi anda pewaris ajaran Buddha Gotama atau ajaran LSY ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 12:45:20 PM
Bukan gw yang egois, tapi Guru agung mu yang egois. udah mengcopy ajaran Buddha Gotama tapi membuat muridnya menyembah dirinya. Coba liat di tantrayana, theravada dan mahayana semuanya adalah pewaris langsung Buddha Gotama. Tapi koq tsbn harus melalui LSY, bukankah gurumu itu egois.
masa sih? Master Lu malahan menganjurkan murid-muridnya untuk belajar dari guru-guru agama Buddha lain untuk menambah pengetahuannya.

Jadi anda pewaris ajaran Buddha Gotama atau ajaran LSY ?
Buddha Gotama dong
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 10 May 2010, 12:46:59 PM
Namun selama ini yang biasa di tampilkan oleh LSY adalah perbanyak ritual, perbanyak umat, dan perkaya diri. Bisa di jelaskan mengapa penampilan beliau jauh dari kesederhanaan yang di ajarkan Buddha Dhamma ??!

sembarangan saja menuduh, pernah baca bukunya master lu ga?
yang sembarangan ente, ente pernah baca tipitaka gak? bandingkan dengan si Lu itu sama gak ajarannya!!!
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 12:53:51 PM
Namun selama ini yang biasa di tampilkan oleh LSY adalah perbanyak ritual, perbanyak umat, dan perkaya diri. Bisa di jelaskan mengapa penampilan beliau jauh dari kesederhanaan yang di ajarkan Buddha Dhamma ??!

sembarangan saja menuduh, pernah baca bukunya master lu ga?
yang sembarangan ente, ente pernah baca tipitaka gak? bandingkan dengan si Lu itu sama gak ajarannya!!!
oya, kalo begitu tolong dijelaskan bagian mana dari ajaran Master Lu tidak sesuai dengan Tripitaka?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 10 May 2010, 12:58:22 PM
Namun selama ini yang biasa di tampilkan oleh LSY adalah perbanyak ritual, perbanyak umat, dan perkaya diri. Bisa di jelaskan mengapa penampilan beliau jauh dari kesederhanaan yang di ajarkan Buddha Dhamma ??!

sembarangan saja menuduh, pernah baca bukunya master lu ga?
yang sembarangan ente, ente pernah baca tipitaka gak? bandingkan dengan si Lu itu sama gak ajarannya!!!
oya, kalo begitu tolong dijelaskan bagian mana dari ajaran Master Lu tidak sesuai dengan Tripitaka?
tar dulu, ajaran TBSN itu kitab nya apaan dulu biar tau nih, jangan2 bukan tripitaka.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 01:01:39 PM
ajaran TBSN juga berdasarkan tripitaka, darimana anda menuduh ajaran TBSN tidak sesuai dengan tripitaka?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 10 May 2010, 01:11:28 PM
kalau boleh tau tripitakanya yang mana? boleh dong di sharing :D
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 10 May 2010, 01:13:34 PM
katanya udh nurunin sutra baru yang bukan buddhis? masih ada loh tulisan postnya....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Mr. pao on 10 May 2010, 02:43:00 PM
Bukan gw yang egois, tapi Guru agung mu yang egois. udah mengcopy ajaran Buddha Gotama tapi membuat muridnya menyembah dirinya. Coba liat di tantrayana, theravada dan mahayana semuanya adalah pewaris langsung Buddha Gotama. Tapi koq tsbn harus melalui LSY, bukankah gurumu itu egois.
masa sih? Master Lu malahan menganjurkan murid-muridnya untuk belajar dari guru-guru agama Buddha lain untuk menambah pengetahuannya.

Jadi anda pewaris ajaran Buddha Gotama atau ajaran LSY ?
Buddha Gotama dong

Ini pengakuan u sendiri ya tanpa ada paksaan. Ihong dan orang sini jadi saksi kamu masuk dan mengakui ajaran Buddha Gotama. Jangan pula nanti u pengakuan menjadi lain pula.

Pengang ucapanmu.



Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 03:06:28 PM
katanya udh nurunin sutra baru yang bukan buddhis? masih ada loh tulisan postnya....

patriak ke-6 huineng juga menuliskan sutra.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 03:12:00 PM
Bukan gw yang egois, tapi Guru agung mu yang egois. udah mengcopy ajaran Buddha Gotama tapi membuat muridnya menyembah dirinya. Coba liat di tantrayana, theravada dan mahayana semuanya adalah pewaris langsung Buddha Gotama. Tapi koq tsbn harus melalui LSY, bukankah gurumu itu egois.
masa sih? Master Lu malahan menganjurkan murid-muridnya untuk belajar dari guru-guru agama Buddha lain untuk menambah pengetahuannya.

Jadi anda pewaris ajaran Buddha Gotama atau ajaran LSY ?
Buddha Gotama dong

Ini pengakuan u sendiri ya tanpa ada paksaan. Ihong dan orang sini jadi saksi kamu masuk dan mengakui ajaran Buddha Gotama. Jangan pula nanti u pengakuan menjadi lain pula.

Pengang ucapanmu.





ya tentu saja, bila tidak mengapa  tiap kebaktian kami mengucapkan namo Buddhaya?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 10 May 2010, 03:32:13 PM
katanya udh nurunin sutra baru yang bukan buddhis? masih ada loh tulisan postnya....

patriak ke-6 huineng juga menuliskan sutra.
jadi kalo hui neng bikin sutra, maka LSY boleh bikin sutra gitu? ckckckckck
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 04:08:47 PM
Bukan gw yang egois, tapi Guru agung mu yang egois. udah mengcopy ajaran Buddha Gotama tapi membuat muridnya menyembah dirinya. Coba liat di tantrayana, theravada dan mahayana semuanya adalah pewaris langsung Buddha Gotama. Tapi koq tsbn harus melalui LSY, bukankah gurumu itu egois.
masa sih? Master Lu malahan menganjurkan murid-muridnya untuk belajar dari guru-guru agama Buddha lain untuk menambah pengetahuannya.

Jadi anda pewaris ajaran Buddha Gotama atau ajaran LSY ?
Buddha Gotama dong

Ini pengakuan u sendiri ya tanpa ada paksaan. Ihong dan orang sini jadi saksi kamu masuk dan mengakui ajaran Buddha Gotama. Jangan pula nanti u pengakuan menjadi lain pula.

Pengang ucapanmu.





ya tentu saja, bila tidak mengapa  tiap kebaktian kami mengucapkan namo Buddhaya?
dan lagipula Master Lu juga berguru pada Buddha Gautama, coba baca kisahnya minum kopi  dan ngobrol bersama Buddha Shakyamuni , whats wrong?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 10 May 2010, 04:12:20 PM
Bukan gw yang egois, tapi Guru agung mu yang egois. udah mengcopy ajaran Buddha Gotama tapi membuat muridnya menyembah dirinya. Coba liat di tantrayana, theravada dan mahayana semuanya adalah pewaris langsung Buddha Gotama. Tapi koq tsbn harus melalui LSY, bukankah gurumu itu egois.
masa sih? Master Lu malahan menganjurkan murid-muridnya untuk belajar dari guru-guru agama Buddha lain untuk menambah pengetahuannya.

Jadi anda pewaris ajaran Buddha Gotama atau ajaran LSY ?
Buddha Gotama dong

Ini pengakuan u sendiri ya tanpa ada paksaan. Ihong dan orang sini jadi saksi kamu masuk dan mengakui ajaran Buddha Gotama. Jangan pula nanti u pengakuan menjadi lain pula.

Pengang ucapanmu.





ya tentu saja, bila tidak mengapa  tiap kebaktian kami mengucapkan namo Buddhaya?
dan lagipula Master Lu juga berguru pada Buddha Gautama, coba baca kisahnya minum kopi  dan ngobrol bersama Buddha Shakyamuni , whats wrong?
ga ada yang salah kok, Yes*s dan Buddha pun pernah berbincang2 =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 04:22:28 PM
gue gak mau menanggapi pernyataan ga berguna, jika ingin diskusi kemukakan fakta-fakta dan logika.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 10 May 2010, 04:25:38 PM
gue gak mau menanggapi pernyataan ga berguna, jika ingin diskusi kemukakan fakta-fakta dan logika.

emang loe bisa membeberkan fakta dan logika LSY ngopi sama Buddha? =)) =)) =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: dhammadinna on 10 May 2010, 04:29:00 PM
Sudahlah, masing-masing jalanin aja yang dirasa benar. Ntar kalo suatu saat ketemu yang kurang cocok di hati,  setelah diselidiki, juga masing2 bisa nilai sendiri.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 10 May 2010, 04:34:27 PM
gue gak mau menanggapi pernyataan ga berguna, jika ingin diskusi kemukakan fakta-fakta dan logika.


maaf saya ikut interupsi, memang ada hal yang menjadi pertanyaan saya sekaligus menjadi keheranan saya juga. Buddha kan udah keluar dari 31 alam, tapi kenapa anda bilang LSY bisa minum2 kopi sama Buddha? maksudnya apa tidak terlalu berlebihan bagi bro adymin sendiri untuk percaya hal yang demikian? mari kita di sini berpikir jernih dan terbuka, coba kita semua lebih terbuka tanpa adanya sekat2 sekte..bisakah bro menyajikan bukti yang valid (bukan karangan sendiri) ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 04:40:03 PM
gue gak mau menanggapi pernyataan ga berguna, jika ingin diskusi kemukakan fakta-fakta dan logika.


maaf saya ikut interupsi, memang ada hal yang menjadi pertanyaan saya sekaligus menjadi keheranan saya juga. Buddha kan udah keluar dari 31 alam, tapi kenapa anda bilang LSY bisa minum2 kopi sama Buddha? maksudnya apa tidak terlalu berlebihan bagi bro adymin sendiri untuk percaya hal yang demikian? mari kita di sini berpikir jernih dan terbuka, coba kita semua lebih terbuka tanpa adanya sekat2 sekte..bisakah bro menyajikan bukti yang valid (bukan karangan sendiri) ?

di jaman sang Buddha, ada seseorang bernama vimalakirti yang berbincang-bincang dengan Buddha Aksobhya. mari kita berdiskusi lebih terbuka tanpa adanya sekat-sekat sekte.
referensi bacaan: Sutra Vimalakirti.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 10 May 2010, 04:40:57 PM
gue gak mau menanggapi pernyataan ga berguna, jika ingin diskusi kemukakan fakta-fakta dan logika.


maaf saya ikut interupsi, memang ada hal yang menjadi pertanyaan saya sekaligus menjadi keheranan saya juga. Buddha kan udah keluar dari 31 alam, tapi kenapa anda bilang LSY bisa minum2 kopi sama Buddha? maksudnya apa tidak terlalu berlebihan bagi bro adymin sendiri untuk percaya hal yang demikian? mari kita di sini berpikir jernih dan terbuka, coba kita semua lebih terbuka tanpa adanya sekat2 sekte..bisakah bro menyajikan bukti yang valid (bukan karangan sendiri) ?
Faktanya ada tertulis di Buku LSY, logikanya LSY yang nulis gak mungkin bohong =)) =)) =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 10 May 2010, 04:43:39 PM
Haa..balik lagi deh..ke huineng..udh dijelasin sejelasny beda sutra huineng sama si lsy ini..masih dijadiin alesan.Gw ulang sekali lagi yee..Huineng ini hanya menulis "curahan hati" yg kemudian oleh pengumpul tripitaka pd masa itu dianggap sebagai bukan sutra tpi memiliki kualitas seperti sutra.Sedangkan si lsy,dari awal keliatan bikin sutra,pake bikin cerita baru,yg isiny cma ninggiin diri sendiri..haa..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: No Pain No Gain on 10 May 2010, 04:58:56 PM
gue gak mau menanggapi pernyataan ga berguna, jika ingin diskusi kemukakan fakta-fakta dan logika.


maaf saya ikut interupsi, memang ada hal yang menjadi pertanyaan saya sekaligus menjadi keheranan saya juga. Buddha kan udah keluar dari 31 alam, tapi kenapa anda bilang LSY bisa minum2 kopi sama Buddha? maksudnya apa tidak terlalu berlebihan bagi bro adymin sendiri untuk percaya hal yang demikian? mari kita di sini berpikir jernih dan terbuka, coba kita semua lebih terbuka tanpa adanya sekat2 sekte..bisakah bro menyajikan bukti yang valid (bukan karangan sendiri) ?

di jaman sang Buddha, ada seseorang bernama vimalakirti yang berbincang-bincang dengan Buddha Aksobhya. mari kita berdiskusi lebih terbuka tanpa adanya sekat-sekat sekte.
referensi bacaan: Sutra Vimalakirti.



mungkin bro admyn sendiri tidak membaca secara keseluruhan. menurut bab 12, vimalakirti aslinya tinggal di tanah Abhirati Aksobhya..Buddha Aksobhya sendiri di sana masih blm parinibanna..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 05:02:18 PM
gue gak mau menanggapi pernyataan ga berguna, jika ingin diskusi kemukakan fakta-fakta dan logika.


maaf saya ikut interupsi, memang ada hal yang menjadi pertanyaan saya sekaligus menjadi keheranan saya juga. Buddha kan udah keluar dari 31 alam, tapi kenapa anda bilang LSY bisa minum2 kopi sama Buddha? maksudnya apa tidak terlalu berlebihan bagi bro adymin sendiri untuk percaya hal yang demikian? mari kita di sini berpikir jernih dan terbuka, coba kita semua lebih terbuka tanpa adanya sekat2 sekte..bisakah bro menyajikan bukti yang valid (bukan karangan sendiri) ?

di jaman sang Buddha, ada seseorang bernama vimalakirti yang berbincang-bincang dengan Buddha Aksobhya. mari kita berdiskusi lebih terbuka tanpa adanya sekat-sekat sekte.
referensi bacaan: Sutra Vimalakirti.



mungkin bro admyn sendiri tidak membaca secara keseluruhan. menurut bab 12, vimalakirti aslinya tinggal di tanah Abhirati Aksobhya..Buddha Aksobhya sendiri di sana masih blm parinibanna..

lantas apa ada bukti kalau Buddha Shakyamuni sudah parinibanna? coba baca Sutra Saddharma Pundharika
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 10 May 2010, 05:03:26 PM
baca juga kisah ini:
http://dhammacitta.org/perpustakaan/venerable-acariya-man-bhuridatta-thera-a-spiritual-biography/
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 10 May 2010, 05:14:16 PM
gw berasa diskusi sama robot..bolak balik muternya sama...dan penjelasan itu2 aja...abis sutr, huineng, trus balik lagi k saddharma, trua masukin komen buku acariya... hahahaha
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 10 May 2010, 05:21:15 PM
ga punya senjata lain =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: fabian c on 10 May 2010, 05:51:59 PM
Bro 4dmyn yang baik, mau nanya nih... menurut anda bagaimanakah cara kita menilai seseorang sudah mencapai ke-Budha-an atau belum? Apakah dari pengakuannya, apakah dari bentuk fisiknya, apakah dari ajarannya atau aspek lainnya? Apakah aspek dari orang tersebut sehingga pantas diyakini sebagai seorang Buddha?

 _/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 10 May 2010, 11:17:04 PM
Haa..balik lagi deh..ke huineng..udh dijelasin sejelasny beda sutra huineng sama si lsy ini..masih dijadiin alesan.Gw ulang sekali lagi yee..Huineng ini hanya menulis "curahan hati" yg kemudian oleh pengumpul tripitaka pd masa itu dianggap sebagai bukan sutra tpi memiliki kualitas seperti sutra.Sedangkan si lsy,dari awal keliatan bikin sutra,pake bikin cerita baru,yg isiny cma ninggiin diri sendiri..haa..
Yang pasti Sutta-nya bukan wejangan Sakyamuni Buddha. Udah melenceng dari ajaran Theravada.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 10 May 2010, 11:22:27 PM
Haa..balik lagi deh..ke huineng..udh dijelasin sejelasny beda sutra huineng sama si lsy ini..masih dijadiin alesan.Gw ulang sekali lagi yee..Huineng ini hanya menulis "curahan hati" yg kemudian oleh pengumpul tripitaka pd masa itu dianggap sebagai bukan sutra tpi memiliki kualitas seperti sutra.Sedangkan si lsy,dari awal keliatan bikin sutra,pake bikin cerita baru,yg isiny cma ninggiin diri sendiri..haa..
Yang pasti Sutta-nya bukan wejangan Sakyamuni Buddha. Udah melenceng dari ajaran Theravada.
setidaknya konsisten ke mahayana, lah ini LSY mah konsistennya ke praktek perdukunan =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 10 May 2010, 11:35:03 PM
setidaknya konsisten ke mahayana, lah ini LSY mah konsistennya ke praktek perdukunan =))
Tulisan saya sesuai fakta. Tidak mengakui adalah sebuah hambatan dalam diskusi. Berdiskusi yang tidak sehat. udah memang melenceng dari ajaran Theravada.

Pertobatan Kaisar Liang bukan wejangan Sakyamuni Buddha. Sepertinya kalangan Ajaran Theravada tidak ada tuh namanya pertobatan. ( melenceng dari ajaran Theravada )

Dan sepertinya Bhikkhu Somdetto mempunyai paritta tersendiri.

Diskusi yang aneh dan tidak bisa menerima kenyataan.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: indra_ihong on 10 May 2010, 11:36:27 PM
mungkin bro admyn sendiri tidak membaca secara keseluruhan. menurut bab 12, vimalakirti aslinya tinggal di tanah Abhirati Aksobhya..Buddha Aksobhya sendiri di sana masih blm parinibanna..
=))
Diskusi yang luar biasa Ngaco. Ini mungkin salah minum obat. entah pengaruh dari siapa ini ?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 10 May 2010, 11:40:58 PM
setidaknya konsisten ke mahayana, lah ini LSY mah konsistennya ke praktek perdukunan =))
Tulisan saya sesuai fakta. Tidak mengakui adalah sebuah hambatan dalam diskusi. Berdiskusi yang tidak sehat. udah memang melenceng dari ajaran Theravada.

Pertobatan Kaisar Liang bukan wejangan Sakyamuni Buddha. Sepertinya kalangan Ajaran Theravada tidak ada tuh namanya pertobatan. ( melenceng dari ajaran Theravada )

Dan sepertinya Bhikkhu Somdetto mempunyai paritta tersendiri.

Diskusi yang aneh dan tidak bisa menerima kenyataan.

kalo bukan ajaran Sakyamuni Buddha berarti memang perdukunan... bukan agama Buddha
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 10 May 2010, 11:42:49 PM
setidaknya konsisten ke mahayana, lah ini LSY mah konsistennya ke praktek perdukunan =))
Tulisan saya sesuai fakta. Tidak mengakui adalah sebuah hambatan dalam diskusi. Berdiskusi yang tidak sehat. udah memang melenceng dari ajaran Theravada.

Pertobatan Kaisar Liang bukan wejangan Sakyamuni Buddha. Sepertinya kalangan Ajaran Theravada tidak ada tuh namanya pertobatan. ( melenceng dari ajaran Theravada )

Dan sepertinya Bhikkhu Somdetto mempunyai paritta tersendiri.

Diskusi yang aneh dan tidak bisa menerima kenyataan.
theravada ya theravada, mahayana ya mahayana, LSY ya LSY jadi? LSY memang bukan Buddhisme =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 11 May 2010, 12:42:29 AM
Lebih baik berpatokan pada Sang Buddha sendiri yang mengatakan Buddha berikutnya adalah Maitreya dan bukannya LSY.

Klo pun pada jaman sekarang ada beberapa bhikkhu yang dipercaya mencapai Arahat, toh mereka tidak mengklaim dirinya sebagai Buddha Hidup.

klo pengikutnya ngotot lsy itu living Buddha, mau diapain lagi. Percuma saja dikasih tau klo ga mau percaya, diladenin ntar malah ketularan anehnya.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 11 May 2010, 10:23:22 AM
gw berasa diskusi sama robot..bolak balik muternya sama...dan penjelasan itu2 aja...abis sutr, huineng, trus balik lagi k saddharma, trua masukin komen buku acariya... hahahaha
Gue merasa berdiskusi sama tembok, sudah berkali-kali dikasih tau jawabannya, pertanyaan diulang-ulang. hahahhaha..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 11 May 2010, 10:24:19 AM
ga punya senjata lain =))
betul gak punya senjata lain, pertanyaan yang sama diulang-ulang, padahal jawaban sudah diberikan.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 11 May 2010, 10:26:13 AM
Bro 4dmyn yang baik, mau nanya nih... menurut anda bagaimanakah cara kita menilai seseorang sudah mencapai ke-Budha-an atau belum? Apakah dari pengakuannya, apakah dari bentuk fisiknya, apakah dari ajarannya atau aspek lainnya? Apakah aspek dari orang tersebut sehingga pantas diyakini sebagai seorang Buddha?

 _/\_

dari pencapaian samadhinya, kebijaksanaannya, welas asihnya, perilaku kesehariannya. dan satu lagi yang paling penting: SEMUA ALIRAN TANTRAYANA BAIK (GELUK, KAGYU, NYINGMA, TBSN ) MEWAJIBKAN MURID UNTUK MENGAKUI GURU SEBAGAI BUDDHA.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 11 May 2010, 10:29:19 AM
Bro 4dmyn yang baik, mau nanya nih... menurut anda bagaimanakah cara kita menilai seseorang sudah mencapai ke-Budha-an atau belum? Apakah dari pengakuannya, apakah dari bentuk fisiknya, apakah dari ajarannya atau aspek lainnya? Apakah aspek dari orang tersebut sehingga pantas diyakini sebagai seorang Buddha?

 _/\_

dari pencapaian samadhinya, kebijaksanaannya, welas asihnya, perilaku kesehariannya. dan satu lagi yang paling penting: SEMUA ALIRAN TANTRAYANA BAIK (GELUK, KAGYU, NYINGMA, TBSN ) MEWAJIBKAN MURID UNTUK MENGAKUI GURU SEBAGAI BUDDHA.


Bagaimana anda mengetahui pencapaian Samadhi-nya? dan bagaimana anda mengetahui perilaku kesehariannya?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Hendra Susanto on 11 May 2010, 10:43:07 AM
Bro 4dmyn yang baik, mau nanya nih... menurut anda bagaimanakah cara kita menilai seseorang sudah mencapai ke-Budha-an atau belum? Apakah dari pengakuannya, apakah dari bentuk fisiknya, apakah dari ajarannya atau aspek lainnya? Apakah aspek dari orang tersebut sehingga pantas diyakini sebagai seorang Buddha?

 _/\_

dari pencapaian samadhinya, kebijaksanaannya, welas asihnya, perilaku kesehariannya. dan satu lagi yang paling penting: SEMUA ALIRAN TANTRAYANA BAIK (GELUK, KAGYU, NYINGMA, TBSN ) MEWAJIBKAN MURID UNTUK MENGAKUI GURU SEBAGAI BUDDHA.


apakah yang dibold itu menjadi penyebab akhir2 ini dunia banyak terjadi bencana alam?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 11 May 2010, 10:53:55 AM
pantesan jadi banyak buudha berkeliaran di dunia jaman sekarang =))
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Edward on 11 May 2010, 03:32:02 PM
Boong tuh!
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 11 May 2010, 06:07:47 PM
Bro 4dmyn yang baik, mau nanya nih... menurut anda bagaimanakah cara kita menilai seseorang sudah mencapai ke-Budha-an atau belum? Apakah dari pengakuannya, apakah dari bentuk fisiknya, apakah dari ajarannya atau aspek lainnya? Apakah aspek dari orang tersebut sehingga pantas diyakini sebagai seorang Buddha?

 _/\_

dari pencapaian samadhinya, kebijaksanaannya, welas asihnya, perilaku kesehariannya. dan satu lagi yang paling penting: SEMUA ALIRAN TANTRAYANA BAIK (GELUK, KAGYU, NYINGMA, TBSN ) MEWAJIBKAN MURID UNTUK MENGAKUI GURU SEBAGAI BUDDHA.


LSY dan pengikutnya ini cuma menjadikan Tibetan Buddhism sebagai tameng, padahal pengertiannya sudah di pleset kan...

dalam hubungan guru murid... guru guru tradisi tibet tidak pernah memproklamirkan dirinya sendiri mencapai Kebuddhaan,   karena berarti berdusta...

jauh berbeda dengan LSY... yang memproklamirkan dirinya sendiri mencapai kebuddhaan
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 11 May 2010, 10:31:33 PM
Bro 4dmyn yang baik, mau nanya nih... menurut anda bagaimanakah cara kita menilai seseorang sudah mencapai ke-Budha-an atau belum? Apakah dari pengakuannya, apakah dari bentuk fisiknya, apakah dari ajarannya atau aspek lainnya? Apakah aspek dari orang tersebut sehingga pantas diyakini sebagai seorang Buddha?

 _/\_

dari pencapaian samadhinya, kebijaksanaannya, welas asihnya, perilaku kesehariannya. dan satu lagi yang paling penting: SEMUA ALIRAN TANTRAYANA BAIK (GELUK, KAGYU, NYINGMA, TBSN ) MEWAJIBKAN MURID UNTUK MENGAKUI GURU SEBAGAI BUDDHA.


LSY dan pengikutnya ini cuma menjadikan Tibetan Buddhism sebagai tameng, padahal pengertiannya sudah di pleset kan...

dalam hubungan guru murid... guru guru tradisi tibet tidak pernah memproklamirkan dirinya sendiri mencapai Kebuddhaan,   karena berarti berdusta...

jauh berbeda dengan LSY... yang memproklamirkan dirinya sendiri mencapai kebuddhaan

loe udah pernah ikut tradisi tibetan ga? pernah tau latihan ngondro itu kayak apa? visualisasi pohon perlindungan silsilah itu apa? lantas ngerti gak Guru Devotion itu apa?


Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 11 May 2010, 10:40:17 PM
baca disini:
http://www.fodian.net/English/Fifty%20Stanzas%20on%20Guru%20Devotion.htm (http://www.fodian.net/English/Fifty%20Stanzas%20on%20Guru%20Devotion.htm)

                            (3)

Three times each day with supreme faith you must show the respect you have for your guru who teaches you (the Tantric path), by pressing your palms together, offering a mandala as well as flowers and prostrating (touching) your head to his feet.

As a disciple you must regard your Guru as an Enlightened Being. Even if from his own point of view he is not Enlightened and you, his disciple, have gained Buddhahood before him, you must still show him respect and pay homage. For instance, Maitreya, the fifth and next Buddha of the thousand of this world age, who now presides over Tusita Buddha-field, became Enlightened before his Guru, Sakyamuni Buddha. To demonstrate respect for his Guru, Maitreya has a stupa or reliquary monument on his forehead. Likewise Avalokitesvara, the incarnation of the compassion of all the Buddhas, is crowned in his eleven-headed aspect with the head of his Guru, Amitabha Buddha, the one who presides over Sukhavati Buddha-field.

This learning from a Guru should not be like killing a deer to extract its musk and then discarding its corpse. Even after attaining Enlightenment you must still continue to honor your Guru who made all your achievements possible.

                                     (15)

Therefore exert yourself whole-heartedly never to belittle your Tantric Master who makes no display of his great wisdom and virtues.

As your Guru is a Buddha, despising him is the same as hating all who are Enlightened. The state of Buddhahood is one of complete Liberation from all suffering, ignorance, delusions and obstacles.  It is the attainment of all good qualities, complete perfection and total Omniscience. Despising or belittling such a state by disparaging your Guru, you cast yourself in the opposite direction from happiness and freedom. Having contempt for wisdom and Liberation, you gain instead bondage and pain. Such tormented states are what have been described in all the scriptures ad the various hells.


                                    (22)

Therefore, a disciple with the good qualities of compassion, generosity, moral self-control and patience should never regard as different his Guru and the Buddha Vajradhara.

Your Guru, the meditational deities and Vajradhara, the form Buddha assumes in the tantras, are all the same in nature. They are like a single person in a drama changing masks and costumes and playing different roles. The same is true if you have many Gurus. You must regard them all as Buddha, differing only in the face he wears.

The ability to see your Guru as not different from Buddha Vajradhara depends on your motivation. If you have developed an Enlightened Motive of Bodhicitta, you are striving to become a Buddha yourself in order to be fully able to benefit others. The stronger this motive, the more the thought of Enlightenment comes to pervade your mind completely. Thinking only of Enlightenment and ways to achieve it, you will automatically be able to see your Guru in terns of this state because nothing else will be in your mind.

The more you wish to attain Enlightenment, the clearer you see the necessity for your Guru to be a Buddha. Thus with the strong compassion of wishing others never to suffer, you can dedicate yourself easily and with joy. Through the practice of the perfections of generosity, the discipline of moral self-control, patience and so forth, all centered around your Guru, you will then be able to attain his state.

         

This concludes the “Fifty Stanzas of Guru-devotion” by the great Master Asvaghosa. It has been requested and translated (into Tibetan) by the monk translator, the great editor Rin-ch’en zang-po, together with the Indian Abbot Padmakaravarma.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 11 May 2010, 10:44:09 PM
kebetulan nemu 50 slokha guru devotion, bahasa indonesia:
 50 slokha  (http://www.w****a.com/forum/downloads.php?do=file&id=68&act=down)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 11 May 2010, 11:01:33 PM
ada lagi, disamping mengaku diri sebagai Buddha Padmakumara, dia juga mengatakan bahwa seluruh murid-muridnya juga adalah Buddha Padmakumara. pengakuan ke-Buddha-an Master Lu ini dapat diartikan sebagai cara untuk membangkitkan motivasi bahwa murid-muridnya pun bisa mencapai ke-Buddha-an.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 12 May 2010, 07:03:08 AM
Bro 4dmyn yang baik, mau nanya nih... menurut anda bagaimanakah cara kita menilai seseorang sudah mencapai ke-Budha-an atau belum? Apakah dari pengakuannya, apakah dari bentuk fisiknya, apakah dari ajarannya atau aspek lainnya? Apakah aspek dari orang tersebut sehingga pantas diyakini sebagai seorang Buddha?

 _/\_

dari pencapaian samadhinya, kebijaksanaannya, welas asihnya, perilaku kesehariannya. dan satu lagi yang paling penting: SEMUA ALIRAN TANTRAYANA BAIK (GELUK, KAGYU, NYINGMA, TBSN ) MEWAJIBKAN MURID UNTUK MENGAKUI GURU SEBAGAI BUDDHA.


LSY dan pengikutnya ini cuma menjadikan Tibetan Buddhism sebagai tameng, padahal pengertiannya sudah di pleset kan...

dalam hubungan guru murid... guru guru tradisi tibet tidak pernah memproklamirkan dirinya sendiri mencapai Kebuddhaan,   karena berarti berdusta...

jauh berbeda dengan LSY... yang memproklamirkan dirinya sendiri mencapai kebuddhaan

loe udah pernah ikut tradisi tibetan ga? pernah tau latihan ngondro itu kayak apa? visualisasi pohon perlindungan silsilah itu apa? lantas ngerti gak Guru Devotion itu apa?

:) dari pernyataan diposting anda yang lalu... bahwa anda belajar tantra dari bro Jimmy ... saya tau anda itu tidak tau Tantra :)   karena sekarang anda bicara mengenai ngondro...  ok saya lanjutkan... 

anda itu cuma ikut-ikutan orang yang praktek ngondro... tapi anda tidak tau ngondro itu apa... :)
dalam karma kagyu seseorang mempunyai kualitas untuk menjelaskan mengenai ngondro
mempunyai syaratnya orang tersebut harus telah menyelesaikan retreat 3 tahunnya...

selama anda belom menerima penjelasan langsung dari orang yang telah menyelesaikan retreat 3 tahunnya... anda itu belum bisa praktek ngondro...

jadi bila anda bilang belajar tantra dari bro Jimmy ... itu sebenarnya anda cuma ikut-ikutan gabung dengan orang yang praktek ngondro... tapi anda sendiri sebetulnya belum layak untuk praktek ngondro :)


mengenai menganggap guru sebagai Buddha...  dalam tibetan buddhis... ini jelas-jelas maknanya telah diplesetkan oleh LSY dan pengikutnya...

saya coba memberikan ilustrasi... 

andai kita sedang pujabakti untuk menumbuhkan rasa kesungguhan kita, kekusyukan kita,...

andai kita membayangkan  kita bukan duduk didepan patung buddha tapi benar benar duduk dihadapan Sakyamuni Buddha... bukan dihadapan seonggok patung Buddha...

maka sikap kita akan berbeda... kita akan memiliki kesungguhan ... bila kita menggangap patung buddha yang ada dihadapan kita adalah benar benar Sakyamuni Buddha...

tapi patung Buddha dihadapan kita tidak pernah memproklamirkan diri sebagai Sakyamuni Buddha, karena dia tetap seonggok patung,

ini berbeda dengan LSY yang memproklamirkan dirinya mencapai samyaksambuddha..

murid menganggap guru sebagai Buddha... 
tapi guru tersebut tetap bukan lah orang yang telah mencapai samyaksambuddha...

ini berbeda dengan LSY... LSY memproklamirkan dirinya mencapai Samyaksambuddha...

ini telah diplesetkan oleh LSY... yang menggunakan tibetan buddhism sebagai tameng saja...

kita bisa lihat, guru guru dari tibetan buddhis sendiri tidak ada yang mengproklamirkan dirinya mencapai samyaksambuddha...

kita lihat Dalai Lama, Dagpo Rinpoche, Mingyur Rinpoche, Karmapa, tidak ada satupun yang memproklamirkan diri mencapai samyaksambuddha... seperti yang dilakukan LSY...

ini fakta yang jelas dari usaha menyimpangkan makna ritual & praktek dalam tibetan buddhism oleh LSY, 
tingkah LSY ini membuat Tibetan Buddhism disalah pahami oleh orang yang tidak bersentuhan langsung dengan Tibetan Buddhism


buat yang asing dengan istilah ngondro,

ngondro adalah praktek namaskara dari tradisi tibet... yang dilakukan mulai bediri sampai seluruh tubuh menyentuh tanah...
ini dilakukan sebanyak ribuan bahkan ratusan ribu kali...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: ryu on 12 May 2010, 07:11:30 AM
seperti san bu yi pai yak
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 12 May 2010, 02:42:28 PM

:) dari pernyataan diposting anda yang lalu... bahwa anda belajar tantra dari bro Jimmy ... saya tau anda itu tidak tau Tantra :)   karena sekarang anda bicara mengenai ngondro...  ok saya lanjutkan... 

anda itu cuma ikut-ikutan orang yang praktek ngondro... tapi anda tidak tau ngondro itu apa... :)
dalam karma kagyu seseorang mempunyai kualitas untuk menjelaskan mengenai ngondro
mempunyai syaratnya orang tersebut harus telah menyelesaikan retreat 3 tahunnya...

selama anda belom menerima penjelasan langsung dari orang yang telah menyelesaikan retreat 3 tahunnya... anda itu belum bisa praktek ngondro...

jadi bila anda bilang belajar tantra dari bro Jimmy ... itu sebenarnya anda cuma ikut-ikutan gabung dengan orang yang praktek ngondro... tapi anda sendiri sebetulnya belum layak untuk praktek ngondro :)


mengenai menganggap guru sebagai Buddha...  dalam tibetan buddhis... ini jelas-jelas maknanya telah diplesetkan oleh LSY dan pengikutnya...

saya coba memberikan ilustrasi... 

andai kita sedang pujabakti untuk menumbuhkan rasa kesungguhan kita, kekusyukan kita,...

andai kita membayangkan  kita bukan duduk didepan patung buddha tapi benar benar duduk dihadapan Sakyamuni Buddha... bukan dihadapan seonggok patung Buddha...

maka sikap kita akan berbeda... kita akan memiliki kesungguhan ... bila kita menggangap patung buddha yang ada dihadapan kita adalah benar benar Sakyamuni Buddha...

tapi patung Buddha dihadapan kita tidak pernah memproklamirkan diri sebagai Sakyamuni Buddha, karena dia tetap seonggok patung,

ini berbeda dengan LSY yang memproklamirkan dirinya mencapai samyaksambuddha..

murid menganggap guru sebagai Buddha... 
tapi guru tersebut tetap bukan lah orang yang telah mencapai samyaksambuddha...

ini berbeda dengan LSY... LSY memproklamirkan dirinya mencapai Samyaksambuddha...


ini telah diplesetkan oleh LSY... yang menggunakan tibetan buddhism sebagai tameng saja...

kita bisa lihat, guru guru dari tibetan buddhis sendiri tidak ada yang mengproklamirkan dirinya mencapai samyaksambuddha...

kita lihat Dalai Lama, Dagpo Rinpoche, Mingyur Rinpoche, Karmapa, tidak ada satupun yang memproklamirkan diri mencapai samyaksambuddha... seperti yang dilakukan LSY...

ini fakta yang jelas dari usaha menyimpangkan makna ritual & praktek dalam tibetan buddhism oleh LSY, 
tingkah LSY ini membuat Tibetan Buddhism disalah pahami oleh orang yang tidak bersentuhan langsung dengan Tibetan Buddhism
nah kan sudah saya jelaskan Master Lu mengatakan dirinya sudah mencapai ke-Buddha-an, tetapi beliau juga mengatakan bahwa murid-muridnya adalah Buddha juga. pernyataan ini adalah membangkitkan motivasi bahwa kita semua dapat mencapai ke-Buddha-an dalam kehidupan sekarang. apa yang salah dari pernyataan beliau?

dalam tradisi tibetan murid harus menganggap guru-nya sebagai Buddha agar memiliki silsilah yang kuat. Tidak peduli apakah guru sudah mencapai tingkatan kebuddha-an atau tidak, murid harus menganggap guru sebagai Buddha. bahkan jika seandainya Murid sudah mencapai pencerahan dahulu, murid tetap harus menghormati gurunya.
 
Quote

buat yang asing dengan istilah ngondro,

ngondro adalah praktek namaskara dari tradisi tibet... yang dilakukan mulai bediri sampai seluruh tubuh menyentuh tanah...
ini dilakukan sebanyak ribuan bahkan ratusan ribu kali...

koq gak dijelaskan bahwa objek dalam praktek ngondro, namaskara ribuan kali itu adalah GURU SILSILAH. misalnya kalau dalam tradisi kagyu maka murid harus melakukan namaskara ribuan kali kepada KARMAPA. KARMAPA dianggap sebagai BUDDHA. kalau dalam tradisi Geluk, yang menjadi objek adalah DALAI LAMA, Dalai Lama dianggap sebagai Buddha . apa bedanya mengajarkan murid untuk menganggap guru mencapai ke-Buddha-an dengan mengaku diri mencapai ke-Buddha-an?

 
 
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 12 May 2010, 03:01:40 PM
 [at]  4dmyn,

pengen tau aja, apakah anda juga menganggap Bro Jimmy sebagai seorang Buddha?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 12 May 2010, 03:31:24 PM
[at]  4dmyn,

pengen tau aja, apakah anda juga menganggap Bro Jimmy sebagai seorang Buddha?

kaga, bro Jimmy bukan guru silsilah, yang dianggap sebagai seorang Buddha itu adalah GURU SILSILAH, misalnya: Mingyur Rinpoche, Karmapa,  kalo di TBSN: Master Lu Sheng Yen.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: GandalfTheElder on 12 May 2010, 07:40:34 PM
Quote
Quote
kaga, bro Jimmy bukan guru silsilah, yang dianggap sebagai seorang Buddha itu adalah GURU SILSILAH, misalnya: Mingyur Rinpoche, Karmapa,  kalo di TBSN: Master Lu Sheng Yen.

Hmmmmm...... Bukankah sebelumnya pembelaan anda:

"Master Lu mengatakan dirinya sudah mencapai ke-Buddha-an, tetapi beliau juga mengatakan bahwa murid-muridnya adalah Buddha."

Sekarang anda mengatakan yang dianggap Buddha itu cuman para GURU Garis Silsilah??

Apa maksud anda itu bahwa murid2 TBSN semuanya Buddha??
Sedangkan kalau muridnya Karmapa yaitu Jimmy Lominto bukan Buddha??

Hmm?? Nah loh?  8)  8)  8)

Apakah maksud LSY ketika mengatakan dirinya Buddha sama ketika dia mengatakan bahwa murid2nya juga Buddha??  8)  8)  8)

 _/\_
The Siddha Wanderer
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 14 May 2010, 11:24:36 PM
Quote
Quote
kaga, bro Jimmy bukan guru silsilah, yang dianggap sebagai seorang Buddha itu adalah GURU SILSILAH, misalnya: Mingyur Rinpoche, Karmapa,  kalo di TBSN: Master Lu Sheng Yen.

Hmmmmm...... Bukankah sebelumnya pembelaan anda:

"Master Lu mengatakan dirinya sudah mencapai ke-Buddha-an, tetapi beliau juga mengatakan bahwa murid-muridnya adalah Buddha."

Sekarang anda mengatakan yang dianggap Buddha itu cuman para GURU Garis Silsilah??

Apa maksud anda itu bahwa murid2 TBSN semuanya Buddha??
Sedangkan kalau muridnya Karmapa yaitu Jimmy Lominto bukan Buddha??

Hmm?? Nah loh?  8)  8)  8)

Apakah maksud LSY ketika mengatakan dirinya Buddha sama ketika dia mengatakan bahwa murid2nya juga Buddha??  8)  8)  8)

 _/\_
The Siddha Wanderer

Master Lu dalam ceramahnya mengatakan bahwa Saya bukanlah Living Buddha, tapi saya adalah Buddha, kalian semua juga Buddha...  kalimat ini bisa diartikan semua muridnya, semua pendengarnya, semua makhluk adalah Buddha.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 14 May 2010, 11:31:31 PM

Master Lu dalam ceramahnya mengatakan bahwa Saya bukanlah Living Buddha, tapi saya adalah Buddha, kalian semua juga Buddha...  kalimat ini bisa diartikan semua muridnya, semua pendengarnya, semua makhluk adalah Buddha.


Apakah makna Buddha di sini adalah dalam makna "Yang Tercerahkan" spt definisi Buddha pada umumnya? kalau YA, apaklah semua makhluk adalah tercerahkan?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 14 May 2010, 11:33:45 PM

Master Lu dalam ceramahnya mengatakan bahwa Saya bukanlah Living Buddha, tapi saya adalah Buddha, kalian semua juga Buddha...  kalimat ini bisa diartikan semua muridnya, semua pendengarnya, semua makhluk adalah Buddha.


Apakah makna Buddha di sini adalah dalam makna "Yang Tercerahkan" spt definisi Buddha pada umumnya? kalau YA, apaklah semua makhluk adalah tercerahkan?

Buddha berarti semua makhluk memiliki sifat ke-Buddha-an. semua makhluk berpotensi menjadi Buddha.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 14 May 2010, 11:35:40 PM

Master Lu dalam ceramahnya mengatakan bahwa Saya bukanlah Living Buddha, tapi saya adalah Buddha, kalian semua juga Buddha...  kalimat ini bisa diartikan semua muridnya, semua pendengarnya, semua makhluk adalah Buddha.


Apakah makna Buddha di sini adalah dalam makna "Yang Tercerahkan" spt definisi Buddha pada umumnya? kalau YA, apaklah semua makhluk adalah tercerahkan?

Buddha berarti semua makhluk memiliki sifat ke-Buddha-an. semua makhluk berpotensi menjadi Buddha.
definisi dari kamus mana nih Bro?
semua orang berpotensi jadi presiden apakah semua orang adalah presiden?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 14 May 2010, 11:45:16 PM

Master Lu dalam ceramahnya mengatakan bahwa Saya bukanlah Living Buddha, tapi saya adalah Buddha, kalian semua juga Buddha...  kalimat ini bisa diartikan semua muridnya, semua pendengarnya, semua makhluk adalah Buddha.


Apakah makna Buddha di sini adalah dalam makna "Yang Tercerahkan" spt definisi Buddha pada umumnya? kalau YA, apaklah semua makhluk adalah tercerahkan?

Buddha berarti semua makhluk memiliki sifat ke-Buddha-an. semua makhluk berpotensi menjadi Buddha.
definisi dari kamus mana nih Bro?
semua orang berpotensi jadi presiden apakah semua orang adalah presiden?

jawabannya, baca disini deh: http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=3425.0
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 14 May 2010, 11:54:37 PM
jadi lsy itu cuma berpotensi jadi buddha?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 15 May 2010, 12:33:25 AM
jadi lsy itu cuma berpotensi jadi buddha?

demikian pula dengan devadatta, sedikit perbedaan, devadatta udah pasti
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: fabian c on 15 May 2010, 08:26:37 PM
Bro 4dmyn yang baik, mau nanya nih... menurut anda bagaimanakah cara kita menilai seseorang sudah mencapai ke-Budha-an atau belum? Apakah dari pengakuannya, apakah dari bentuk fisiknya, apakah dari ajarannya atau aspek lainnya? Apakah aspek dari orang tersebut sehingga pantas diyakini sebagai seorang Buddha?

 _/\_

dari pencapaian samadhinya, kebijaksanaannya, welas asihnya, perilaku kesehariannya. dan satu lagi yang paling penting: SEMUA ALIRAN TANTRAYANA BAIK (GELUK, KAGYU, NYINGMA, TBSN ) MEWAJIBKAN MURID UNTUK MENGAKUI GURU SEBAGAI BUDDHA.


Maaf mau nanya lagi nih bro, seperti apakah samadhi LSY? Apakah pernah bertemu dengan beliau sehingga tahu beliau bijaksana dan welas asih dari perilaku kesehariannya? Berapa lama bro 4dmyn bergaul dengannya sehingga tahu semua itu?

Saya sering mendengar guru yang seharusnya menjaga, melindungi dan mengarahkan muridnya ke jalan yang benar malah memperkosa muridnya, memeras muridnya, membunuh muridnya dll. Apakah kita sebagai murid tetap harus mengakui ia (guru tak bermoral) sebagai Buddha?

 _/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 16 May 2010, 08:40:13 PM

Master Lu dalam ceramahnya mengatakan bahwa Saya bukanlah Living Buddha, tapi saya adalah Buddha, kalian semua juga Buddha...  kalimat ini bisa diartikan semua muridnya, semua pendengarnya, semua makhluk adalah Buddha.


Apakah makna Buddha di sini adalah dalam makna "Yang Tercerahkan" spt definisi Buddha pada umumnya? kalau YA, apaklah semua makhluk adalah tercerahkan?

Buddha berarti semua makhluk memiliki sifat ke-Buddha-an. semua makhluk berpotensi menjadi Buddha.
definisi dari kamus mana nih Bro?
semua orang berpotensi jadi presiden apakah semua orang adalah presiden?

saya ralat jawaban saya, setelah baca-baca buku lagi + merenung, jawaban nya adalah Buddha itu ada di setiap makhluk, Buddha tidak timbul (non-arising), tidak lenyap (non-ceasing), tidak kekal (non-permanence), tidak musnah (non-annihilition), tidak bertanda (non-identity), tidak berbeda (non-difference), tidak datang (non-coming), dan tidak pergi (non-exiting). ada makhluk yang sudah menyadarai ke-Buddha-an dan ada makhluk yang belum menyadarinya.

ada perbedaan dengan pemahaman bahwa setiap makhluk memiliki benih ke-Buddhaan dimana benih tersebut dapat tumbuh.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 16 May 2010, 08:49:06 PM
Bro 4dmyn yang baik, mau nanya nih... menurut anda bagaimanakah cara kita menilai seseorang sudah mencapai ke-Budha-an atau belum? Apakah dari pengakuannya, apakah dari bentuk fisiknya, apakah dari ajarannya atau aspek lainnya? Apakah aspek dari orang tersebut sehingga pantas diyakini sebagai seorang Buddha?

 _/\_

dari pencapaian samadhinya, kebijaksanaannya, welas asihnya, perilaku kesehariannya. dan satu lagi yang paling penting: SEMUA ALIRAN TANTRAYANA BAIK (GELUK, KAGYU, NYINGMA, TBSN ) MEWAJIBKAN MURID UNTUK MENGAKUI GURU SEBAGAI BUDDHA.


Maaf mau nanya lagi nih bro, seperti apakah samadhi LSY? Apakah pernah bertemu dengan beliau sehingga tahu beliau bijaksana dan welas asih dari perilaku kesehariannya? Berapa lama bro 4dmyn bergaul dengannya sehingga tahu semua itu?
coba anda baca buku-buku Master Lu, anda akan menemukan seseorang yang penuh dengan ketulusan dan kejujuran, tanpa menutup-nutupi apapun. melalui ajarannya anda juga akan menemukan seseorang yang penuh dengan welas asih .

Quote
Saya sering mendengar guru yang seharusnya menjaga, melindungi dan mengarahkan muridnya ke jalan yang benar malah memperkosa muridnya, memeras muridnya, membunuh muridnya dll. Apakah kita sebagai murid tetap harus mengakui ia (guru tak bermoral) sebagai Buddha?

 _/\_
bagaimana mungkin anda menuduh dia guru tak bermoral hanya berdasarkan cerita SHC saja? sudahkah anda  meng-cross check kisah ini dengan pihak lain ?  sudahkah anda merenungkan bahwa kisah "mengajarkan pembunuhan" itu sama sekali tidak masuk akal? coba anda pikir kalau Master Lu memiliki ilmu "pembunuhan jarak jauh" apakah mungkin SHC itu masih hidup sampai sekarang? apabila master Lu memiliki ilmu tersebut lalu diajarkan kepada publik bukankah itu membuat resiko "senjata makan tuan", apakah mungkin Master Lu masih hidup setelah diserang oleh senjatanya sendiri oleh musuh-musuh-nya?  sudah berkali-kali saya jelaskan, tetap saja ada pertanyaan yang sama tentang moral Master Lu..

kalau anda mau tau tentang guru tak bermoral tapi tetap dianggap sebagai Buddha ,  anda bisa baca-baca kisah  Cogyam Trungpa Rinpoche (http://en.wikipedia.org/wiki/Ch%C3%B6gyam_Trungpa)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 17 May 2010, 03:29:21 AM
Bro 4dmyn yang baik, mau nanya nih... menurut anda bagaimanakah cara kita menilai seseorang sudah mencapai ke-Budha-an atau belum? Apakah dari pengakuannya, apakah dari bentuk fisiknya, apakah dari ajarannya atau aspek lainnya? Apakah aspek dari orang tersebut sehingga pantas diyakini sebagai seorang Buddha?

 _/\_

dari pencapaian samadhinya, kebijaksanaannya, welas asihnya, perilaku kesehariannya. dan satu lagi yang paling penting: SEMUA ALIRAN TANTRAYANA BAIK (GELUK, KAGYU, NYINGMA, TBSN ) MEWAJIBKAN MURID UNTUK MENGAKUI GURU SEBAGAI BUDDHA.


Maaf mau nanya lagi nih bro, seperti apakah samadhi LSY? Apakah pernah bertemu dengan beliau sehingga tahu beliau bijaksana dan welas asih dari perilaku kesehariannya? Berapa lama bro 4dmyn bergaul dengannya sehingga tahu semua itu?
coba anda baca buku-buku Master Lu, anda akan menemukan seseorang yang penuh dengan ketulusan dan kejujuran, tanpa menutup-nutupi apapun. melalui ajarannya anda juga akan menemukan seseorang yang penuh dengan welas asih .

Quote
Saya sering mendengar guru yang seharusnya menjaga, melindungi dan mengarahkan muridnya ke jalan yang benar malah memperkosa muridnya, memeras muridnya, membunuh muridnya dll. Apakah kita sebagai murid tetap harus mengakui ia (guru tak bermoral) sebagai Buddha?

 _/\_
bagaimana mungkin anda menuduh dia guru tak bermoral hanya berdasarkan cerita SHC saja? sudahkah anda  meng-cross check kisah ini dengan pihak lain ?  sudahkah anda merenungkan bahwa kisah "mengajarkan pembunuhan" itu sama sekali tidak masuk akal? coba anda pikir kalau Master Lu memiliki ilmu "pembunuhan jarak jauh" apakah mungkin SHC itu masih hidup sampai sekarang? apabila master Lu memiliki ilmu tersebut lalu diajarkan kepada publik bukankah itu membuat resiko "senjata makan tuan", apakah mungkin Master Lu masih hidup setelah diserang oleh senjatanya sendiri oleh musuh-musuh-nya?  sudah berkali-kali saya jelaskan, tetap saja ada pertanyaan yang sama tentang moral Master Lu..

kalau anda mau tau tentang guru tak bermoral tapi tetap dianggap sebagai Buddha ,  anda bisa baca-baca kisah  Cogyam Trungpa Rinpoche (http://en.wikipedia.org/wiki/Ch%C3%B6gyam_Trungpa)

berasa ada temennya ya, hehehe, sampe perlu2nya membandingkan kebejatan yang satu dengan yang lain.

klo cerita shc tak bisa dipercaya, mengapa bisa yakin dengan kebenaran kisah Cogyam Rinpoche?

satu lagi soal SHC, memang udah ada risetnya klo semua yang di situs itu ga bisa dipercaya? Cara cross checknya gimana, sumber terpercaya itu gimana?

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 17 May 2010, 05:16:24 PM
berasa ada temennya ya, hehehe, sampe perlu2nya membandingkan kebejatan yang satu dengan yang lain.

klo cerita shc tak bisa dipercaya, mengapa bisa yakin dengan kebenaran kisah Cogyam Rinpoche?

satu lagi soal SHC, memang udah ada risetnya klo semua yang di situs itu ga bisa dipercaya? Cara cross checknya gimana, sumber terpercaya itu gimana?



mudah saja mengecek originalitas suatu cerita, kalau kisah bejat Master Lu itu sumbernya cuma satu saja dari SHC story. sedangkan kisah bejat Cogyam Trungpa Rinpoche sumbernya menyebar, tidak hanya satu sumber saja. lagipula Cogyam Trungpa Rinpoche mengaku terang-terangan  saat dikonfrontasi bahwa dia melakukan freesex, dll...
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 17 May 2010, 05:38:38 PM
berasa ada temennya ya, hehehe, sampe perlu2nya membandingkan kebejatan yang satu dengan yang lain.

klo cerita shc tak bisa dipercaya, mengapa bisa yakin dengan kebenaran kisah Cogyam Rinpoche?

satu lagi soal SHC, memang udah ada risetnya klo semua yang di situs itu ga bisa dipercaya? Cara cross checknya gimana, sumber terpercaya itu gimana?



mudah saja mengecek originalitas suatu cerita, kalau kisah bejat Master Lu itu sumbernya cuma satu saja dari SHC story. sedangkan kisah bejat Cogyam Trungpa Rinpoche sumbernya menyebar, tidak hanya satu sumber saja. lagipula Cogyam Trungpa Rinpoche mengaku terang-terangan  saat dikonfrontasi bahwa dia melakukan freesex, dll...


anda belum jawab pertanyaan tentang apakah memang sudah ada yang mengecek klo shcstory itu palsu??

soal cogyam, bagus deh seenggak2nya dia mengakui perbuatannya, hehe.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: fabian c on 17 May 2010, 10:37:01 PM
Bro 4dmyn yang baik, mau nanya nih... menurut anda bagaimanakah cara kita menilai seseorang sudah mencapai ke-Budha-an atau belum? Apakah dari pengakuannya, apakah dari bentuk fisiknya, apakah dari ajarannya atau aspek lainnya? Apakah aspek dari orang tersebut sehingga pantas diyakini sebagai seorang Buddha?

 _/\_

dari pencapaian samadhinya, kebijaksanaannya, welas asihnya, perilaku kesehariannya. dan satu lagi yang paling penting: SEMUA ALIRAN TANTRAYANA BAIK (GELUK, KAGYU, NYINGMA, TBSN ) MEWAJIBKAN MURID UNTUK MENGAKUI GURU SEBAGAI BUDDHA.


Maaf mau nanya lagi nih bro, seperti apakah samadhi LSY? Apakah pernah bertemu dengan beliau sehingga tahu beliau bijaksana dan welas asih dari perilaku kesehariannya? Berapa lama bro 4dmyn bergaul dengannya sehingga tahu semua itu?
coba anda baca buku-buku Master Lu, anda akan menemukan seseorang yang penuh dengan ketulusan dan kejujuran, tanpa menutup-nutupi apapun. melalui ajarannya anda juga akan menemukan seseorang yang penuh dengan welas asih .

Bro 4DMYN yang baik, Jadi bro 4DMYN hanya tahu dengan membaca dari buku-buku? Tak pernah  bertemu? Tak pernah bergaul dekat?

Quote
Quote
Saya sering mendengar guru yang seharusnya menjaga, melindungi dan mengarahkan muridnya ke jalan yang benar malah memperkosa muridnya, memeras muridnya, membunuh muridnya dll. Apakah kita sebagai murid tetap harus mengakui ia (guru tak bermoral) sebagai Buddha?

 _/\_
bagaimana mungkin anda menuduh dia guru tak bermoral hanya berdasarkan cerita SHC saja? sudahkah anda  meng-cross check kisah ini dengan pihak lain ?  sudahkah anda merenungkan bahwa kisah "mengajarkan pembunuhan" itu sama sekali tidak masuk akal? coba anda pikir kalau Master Lu memiliki ilmu "pembunuhan jarak jauh" apakah mungkin SHC itu masih hidup sampai sekarang? apabila master Lu memiliki ilmu tersebut lalu diajarkan kepada publik bukankah itu membuat resiko "senjata makan tuan", apakah mungkin Master Lu masih hidup setelah diserang oleh senjatanya sendiri oleh musuh-musuh-nya?  sudah berkali-kali saya jelaskan, tetap saja ada pertanyaan yang sama tentang moral Master Lu..

kalau anda mau tau tentang guru tak bermoral tapi tetap dianggap sebagai Buddha ,  anda bisa baca-baca kisah  Cogyam Trungpa Rinpoche (http://en.wikipedia.org/wiki/Ch%C3%B6gyam_Trungpa)

Maaf terjadi salah pengertian bro, saya tak pernah menuduh master Lu tak bermoral. Sebenarnya maksud saya, saya banyak membaca cerita guru-guru tak bermoral di berbagai media, hal ini terjadi di semua agama dan berbagai aliran. Bukan hal aneh.

 _/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 17 May 2010, 10:52:15 PM

Maaf terjadi salah pengertian bro, saya tak pernah menuduh master Lu tak bermoral. Sebenarnya maksud saya, saya banyak membaca cerita guru-guru tak bermoral di berbagai media, hal ini terjadi di semua agama dan berbagai aliran. Bukan hal aneh.

 _/\_

bener bro, di aliran lain juga banyak kasus pelecehan seks oleh pemuka agama.

soal cogyam juga mungkin saja bener, tapi toh dia ga memproklamirkan diri sebagai living Buddha, hanya dianggap Buddha oleh pengikutnya, tentu aja beda.

lagian aku bingung aja, sering dibilang bahwa apa yang diungkap di shcctory itu hoax, tau dari mana?? bagemana bila bener?? memang udah ada yang riset gitu?? :-?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 18 May 2010, 10:16:45 AM
berasa ada temennya ya, hehehe, sampe perlu2nya membandingkan kebejatan yang satu dengan yang lain.

klo cerita shc tak bisa dipercaya, mengapa bisa yakin dengan kebenaran kisah Cogyam Rinpoche?

satu lagi soal SHC, memang udah ada risetnya klo semua yang di situs itu ga bisa dipercaya? Cara cross checknya gimana, sumber terpercaya itu gimana?



mudah saja mengecek originalitas suatu cerita, kalau kisah bejat Master Lu itu sumbernya cuma satu saja dari SHC story. sedangkan kisah bejat Cogyam Trungpa Rinpoche sumbernya menyebar, tidak hanya satu sumber saja. lagipula Cogyam Trungpa Rinpoche mengaku terang-terangan  saat dikonfrontasi bahwa dia melakukan freesex, dll...


anda belum jawab pertanyaan tentang apakah memang sudah ada yang mengecek klo shcstory itu palsu??

soal cogyam, bagus deh seenggak2nya dia mengakui perbuatannya, hehe.
soalnya cerita SHC  gak masuk logika,  apa keuntungan bagi master lu mengajarkan ilmu pembunuhan? bukankah mengajarkan ilmu demikian ini beresiko menjadi "senjata makan tuan" , saya sudah jelaskan berkali-kali, maaf saya tidak akan  menjawab lagi untuk pertanyaan yang sama berulang-ulang.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 18 May 2010, 10:22:26 AM
Bro 4dmyn yang baik, mau nanya nih... menurut anda bagaimanakah cara kita menilai seseorang sudah mencapai ke-Budha-an atau belum? Apakah dari pengakuannya, apakah dari bentuk fisiknya, apakah dari ajarannya atau aspek lainnya? Apakah aspek dari orang tersebut sehingga pantas diyakini sebagai seorang Buddha?

 _/\_

dari pencapaian samadhinya, kebijaksanaannya, welas asihnya, perilaku kesehariannya. dan satu lagi yang paling penting: SEMUA ALIRAN TANTRAYANA BAIK (GELUK, KAGYU, NYINGMA, TBSN ) MEWAJIBKAN MURID UNTUK MENGAKUI GURU SEBAGAI BUDDHA.


Maaf mau nanya lagi nih bro, seperti apakah samadhi LSY? Apakah pernah bertemu dengan beliau sehingga tahu beliau bijaksana dan welas asih dari perilaku kesehariannya? Berapa lama bro 4dmyn bergaul dengannya sehingga tahu semua itu?
coba anda baca buku-buku Master Lu, anda akan menemukan seseorang yang penuh dengan ketulusan dan kejujuran, tanpa menutup-nutupi apapun. melalui ajarannya anda juga akan menemukan seseorang yang penuh dengan welas asih .

Bro 4DMYN yang baik, Jadi bro 4DMYN hanya tahu dengan membaca dari buku-buku? Tak pernah  bertemu? Tak pernah bergaul dekat?
saya pernah bertemu, kalau bergaul dekat mungkin tidak, karena dia tinggal di luar negeri, saya juga menonton ceramahnya saat dia menangis ketika mengetahui muridnya bereinkarnasi menjadi "seekor binatang". dan saya melihat dia begitu tulus

Quote

Quote
Quote
Saya sering mendengar guru yang seharusnya menjaga, melindungi dan mengarahkan muridnya ke jalan yang benar malah memperkosa muridnya, memeras muridnya, membunuh muridnya dll. Apakah kita sebagai murid tetap harus mengakui ia (guru tak bermoral) sebagai Buddha?

 _/\_
bagaimana mungkin anda menuduh dia guru tak bermoral hanya berdasarkan cerita SHC saja? sudahkah anda  meng-cross check kisah ini dengan pihak lain ?  sudahkah anda merenungkan bahwa kisah "mengajarkan pembunuhan" itu sama sekali tidak masuk akal? coba anda pikir kalau Master Lu memiliki ilmu "pembunuhan jarak jauh" apakah mungkin SHC itu masih hidup sampai sekarang? apabila master Lu memiliki ilmu tersebut lalu diajarkan kepada publik bukankah itu membuat resiko "senjata makan tuan", apakah mungkin Master Lu masih hidup setelah diserang oleh senjatanya sendiri oleh musuh-musuh-nya?  sudah berkali-kali saya jelaskan, tetap saja ada pertanyaan yang sama tentang moral Master Lu..

kalau anda mau tau tentang guru tak bermoral tapi tetap dianggap sebagai Buddha ,  anda bisa baca-baca kisah  Cogyam Trungpa Rinpoche (http://en.wikipedia.org/wiki/Ch%C3%B6gyam_Trungpa)

Maaf terjadi salah pengertian bro, saya tak pernah menuduh master Lu tak bermoral. Sebenarnya maksud saya, saya banyak membaca cerita guru-guru tak bermoral di berbagai media, hal ini terjadi di semua agama dan berbagai aliran. Bukan hal aneh.

 _/\_

Media seringkali ditumpangi oleh para politisi, dan dalam agama Buddha pun terdapat banyak sekali politisi. ternyata para politisi ini juga masuk dalam suatu aliran agama Buddha yang pernah saya ikuti... saya sangat kecewa....
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 18 May 2010, 10:25:46 AM

Maaf terjadi salah pengertian bro, saya tak pernah menuduh master Lu tak bermoral. Sebenarnya maksud saya, saya banyak membaca cerita guru-guru tak bermoral di berbagai media, hal ini terjadi di semua agama dan berbagai aliran. Bukan hal aneh.

 _/\_

bener bro, di aliran lain juga banyak kasus pelecehan seks oleh pemuka agama.

soal cogyam juga mungkin saja bener, tapi toh dia ga memproklamirkan diri sebagai living Buddha, hanya dianggap Buddha oleh pengikutnya, tentu aja beda.

lagian aku bingung aja, sering dibilang bahwa apa yang diungkap di shcctory itu hoax, tau dari mana?? bagemana bila bener?? memang udah ada yang riset gitu?? :-?

Master Lu tidak memproklamirkan diri sebagai Living Buddha, itu adalah julukan yang diberikan oleh murid-muridnya. Master Lu bahkan menolak disebut Living Buddha, dia mengatakan dirinya itu Buddha, dan kalian semua juga Buddha. apa ada yang salah dengan pernyataan ini? saya tidak akan menjelaskan pertanyaan sama berulang-ulang. silahkan anda baca-baca dahulu.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 18 May 2010, 10:35:49 AM

Master Lu tidak memproklamirkan diri sebagai Living Buddha, itu adalah julukan yang diberikan oleh murid-muridnya. Master Lu bahkan menolak disebut Living Buddha, dia mengatakan dirinya itu Buddha, dan kalian semua juga Buddha. apa ada yang salah dengan pernyataan ini? saya tidak akan menjelaskan pertanyaan sama berulang-ulang. silahkan anda baca-baca dahulu.


dari statement ini, apakah artinya LSY tidak berbeda dengan orang lain sehubungan dengan predikat Buddha tsb? apakah pencapaian LSY sama dengan pencapaian orang2 pada umumnya? jadi karangan siapakah itu yang mengatakan bahwa LSY sudah mencapai Anuttara Samyaksambodhi?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 18 May 2010, 12:36:01 PM

Master Lu tidak memproklamirkan diri sebagai Living Buddha, itu adalah julukan yang diberikan oleh murid-muridnya. Master Lu bahkan menolak disebut Living Buddha, dia mengatakan dirinya itu Buddha, dan kalian semua juga Buddha. apa ada yang salah dengan pernyataan ini? saya tidak akan menjelaskan pertanyaan sama berulang-ulang. silahkan anda baca-baca dahulu.


dari statement ini, apakah artinya LSY tidak berbeda dengan orang lain sehubungan dengan predikat Buddha tsb? apakah pencapaian LSY sama dengan pencapaian orang2 pada umumnya? jadi karangan siapakah itu yang mengatakan bahwa LSY sudah mencapai Anuttara Samyaksambodhi?
Tentunya Karangan Master Lu , pencapaian Master Lu tentu saja berbeda dengan pencapaian saya, tapi saya tidak tau jika dibandingkan dengan pencapaian orang-orang lain..
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Indra on 18 May 2010, 04:36:45 PM

Master Lu tidak memproklamirkan diri sebagai Living Buddha, itu adalah julukan yang diberikan oleh murid-muridnya. Master Lu bahkan menolak disebut Living Buddha, dia mengatakan dirinya itu Buddha, dan kalian semua juga Buddha. apa ada yang salah dengan pernyataan ini? saya tidak akan menjelaskan pertanyaan sama berulang-ulang. silahkan anda baca-baca dahulu.


dari statement ini, apakah artinya LSY tidak berbeda dengan orang lain sehubungan dengan predikat Buddha tsb? apakah pencapaian LSY sama dengan pencapaian orang2 pada umumnya? jadi karangan siapakah itu yang mengatakan bahwa LSY sudah mencapai Anuttara Samyaksambodhi?
Tentunya Karangan Master Lu , pencapaian Master Lu tentu saja berbeda dengan pencapaian saya, tapi saya tidak tau jika dibandingkan dengan pencapaian orang-orang lain..

berarti anda membantah statement dari guru anda sendiri, bahwa LSY adalah Buddha dan anda juga adalah Buddha. jika A=C dan B=C maka A=B.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 18 May 2010, 07:54:53 PM

soalnya cerita SHC  gak masuk logika,  apa keuntungan bagi master lu mengajarkan ilmu pembunuhan? bukankah mengajarkan ilmu demikian ini beresiko menjadi "senjata makan tuan" , saya sudah jelaskan berkali-kali, maaf saya tidak akan  menjawab lagi untuk pertanyaan yang sama berulang-ulang.

cuma dari pemikiran Anda sendiri aja ya, klo cerita shc ga masuk logika, hehehe.
ya udah deh, memang cape ya jelasin berulang2.

klo sy sendiri malah dah nanya2 tuh ke yang empunya situs, cuma ga banyak yang dia bilang, cuma tengkyu saja, mungkin karena ga gitu fasih inggrisnya.

tadinya sy juga curiga itu hoax, maka sy mengemail yang empunya situs, klo hoax sy pikir dia ga akan mau balas. tapi ternyata bales juga.

terus di situs itu juga banyak lho photo2, bukan yang bagian mr. lu separo bugil lagi terkekeh2 sama encim2, tapi photo dari surat kabar dan lain2. korbannya ternyata ga cuma shc, dulu sy pernah nanya juga di sini, apa terjemahannya, ternyata ga pada bisa atau males nerjemahin, mungkin.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: joemarselo on 19 May 2010, 04:17:50 PM
saya rasa gak perlu logika dan pemahaman yang panjang-panjang dan petik-petik dari sumber mana-mana.
perbuatan yang melukai harkat dan martabat manusia dan melawan kehendak bebasnya, ya itu salah! tidak dibenarkan.

i can not say about sin, because you all don't believe in it.

tapi, cobalah untuk tegas dan terang dalam mengambil sikap, itu benar atau itu salah!
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: dhammadinna on 19 May 2010, 04:25:33 PM
 [at]  Joe, topik ini uda melebar. ;D   Bukan tentang kasus pemerkosaan lagi (bukan tentang melukai harkat martabat manusia). Kalo dari yang saya baca sekilas sih, gak ada fakta kuat untuk membuktikan kasus itu betul ato ga.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 20 May 2010, 03:37:58 PM

soalnya cerita SHC  gak masuk logika,  apa keuntungan bagi master lu mengajarkan ilmu pembunuhan? bukankah mengajarkan ilmu demikian ini beresiko menjadi "senjata makan tuan" , saya sudah jelaskan berkali-kali, maaf saya tidak akan  menjawab lagi untuk pertanyaan yang sama berulang-ulang.

cuma dari pemikiran Anda sendiri aja ya, klo cerita shc ga masuk logika, hehehe.
ya udah deh, memang cape ya jelasin berulang2.

klo sy sendiri malah dah nanya2 tuh ke yang empunya situs, cuma ga banyak yang dia bilang, cuma tengkyu saja, mungkin karena ga gitu fasih inggrisnya.

tadinya sy juga curiga itu hoax, maka sy mengemail yang empunya situs, klo hoax sy pikir dia ga akan mau balas. tapi ternyata bales juga.

terus di situs itu juga banyak lho photo2, bukan yang bagian mr. lu separo bugil lagi terkekeh2 sama encim2, tapi photo dari surat kabar dan lain2. korbannya ternyata ga cuma shc, dulu sy pernah nanya juga di sini, apa terjemahannya, ternyata ga pada bisa atau males nerjemahin, mungkin.


fyi, kasus shc ini sudah pernah dibawah ke pengadilan di amerika, dan hasilnya SHC kalah karena kurang bukti. setelah kalah dipengadilan, koq dia malah bikin website penuh fitnah..? kan ini gak bener.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 20 May 2010, 03:40:06 PM
btw kalau Venerable Maha Boowa memproklamirkan diri mencapai Arahat, ada yang percaya tidak? kalau Master Lu memproklamirkan diri mencapai ke-Buddha-an ada yang percaya tidak? apa sebab seseorang mempercayai guru-nya?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: fabian c on 20 May 2010, 05:33:42 PM

soalnya cerita SHC  gak masuk logika,  apa keuntungan bagi master lu mengajarkan ilmu pembunuhan? bukankah mengajarkan ilmu demikian ini beresiko menjadi "senjata makan tuan" , saya sudah jelaskan berkali-kali, maaf saya tidak akan  menjawab lagi untuk pertanyaan yang sama berulang-ulang.

cuma dari pemikiran Anda sendiri aja ya, klo cerita shc ga masuk logika, hehehe.
ya udah deh, memang cape ya jelasin berulang2.

klo sy sendiri malah dah nanya2 tuh ke yang empunya situs, cuma ga banyak yang dia bilang, cuma tengkyu saja, mungkin karena ga gitu fasih inggrisnya.

tadinya sy juga curiga itu hoax, maka sy mengemail yang empunya situs, klo hoax sy pikir dia ga akan mau balas. tapi ternyata bales juga.

terus di situs itu juga banyak lho photo2, bukan yang bagian mr. lu separo bugil lagi terkekeh2 sama encim2, tapi photo dari surat kabar dan lain2. korbannya ternyata ga cuma shc, dulu sy pernah nanya juga di sini, apa terjemahannya, ternyata ga pada bisa atau males nerjemahin, mungkin.


fyi, kasus shc ini sudah pernah dibawah ke pengadilan di amerika, dan hasilnya SHC kalah karena kurang bukti. setelah kalah dipengadilan, koq dia malah bikin website penuh fitnah..? kan ini gak bener.


Bro 4DMYN yang baik, sebagian besar kasus perkosaan sulit dibuktikan, pada umumnya plaintiff kalah di pengadilan. Sekali lagi harap dimengerti saya bukan menuduh master Lu.

btw kalau Venerable Maha Boowa memproklamirkan diri mencapai Arahat, ada yang percaya tidak? kalau Master Lu memproklamirkan diri mencapai ke-Buddha-an ada yang percaya tidak? apa sebab seseorang mempercayai guru-nya?
Banyak yang percaya... banyak yang tidak...
Saya tidak akan mempercayai begitu saja seorang guru, Angulimala adalah contoh korban yang mempercayai begitu saja apa kata gurunya, sehingga ia salah jalan dan membunuh banyak orang (999 orang).
Pangeran Ajatasattu adalah contoh lain seorang murid yang menelan mentah-mentah apa kata gurunya (Devadatta), sehingga ia akhirnya berbuat kejahatan sangat besar, yaitu membunuh orang-tuanya sendiri, dan harus terlahir di Neraka Avici.
Sekali lagi harap dimengerti saya bukan menuduh master Lu seperti itu, saya hanya sharing bahwa saya tak akan mempercayai guru begitu saja.

 _/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Robert Yang on 20 May 2010, 09:02:35 PM

Banyak yang percaya... banyak yang tidak...
Saya tidak akan mempercayai begitu saja seorang guru, Angulimala adalah contoh korban yang mempercayai begitu saja apa kata gurunya, sehingga ia salah jalan dan membunuh banyak orang (999 orang).
Pangeran Ajatasattu adalah contoh lain seorang murid yang menelan mentah-mentah apa kata gurunya (Devadatta), sehingga ia akhirnya berbuat kejahatan sangat besar, yaitu membunuh orang-tuanya sendiri, dan harus terlahir di Neraka Avici.
Sekali lagi harap dimengerti saya bukan menuduh master Lu seperti itu, saya hanya sharing bahwa saya tak akan mempercayai guru begitu saja.

 _/\_
[/quote]

Setuju sekali, teman yang pertama membawa saya mulai mempercayai aliran  Buddhist yang benar selalu menganjurkan Ehi Passiko.
Pertama, karena masih asing, waktu kembali ke Indonesia, masuk ke vihara Zhen Fo Cong di Pontianak.
rasanya heran kenapa vihara nya sepi-sepi, padahal megah sekali. akhirnya tanya sana sini  dan konfirm ke beberapa teman apa sebabnya? dan info2 yang didapat dari kenalan lain di Jakarta, pemimpinnya sendiri perilakunya kok berbeda dengan deskripsi teman tentang orang yang mengamalkan ajaran Buddha yang benar.

kemudian di Indonesia pertama dengar meditasi  bapak Hudoyo sangat baik, orangnya sederhana dan tidak ada komersialisasi, dari 2005 sampai akhir 2006, ikut retreat semingguan ke Mendut sampai 2 x.
Kemudian teman menganjurkan ikut meditasi lain yang serupa dan merasa lebih cocok ikut sampai sekarang.
Sampai september 2009 mendapat informasi Pak Hudoyo menganut pandangan salah tidak mempercayai 8 jalan mulia untuk mencapai pencerahan. saya cross check lagi dengan teman, yang memberikan pandangan bahwa memang salah.
Maka meskipun sangat menghormati beliau sebagai guru pertama yang mengajari meditasi, namun  tidak fanatik, just keep silent saja.
Tahun 2009 mendapat guru Buddhist dari aliran Tibetan di Taiwan, guru saya inipun tidak mengindoktrinasi, selalu meminta ehi passiko.
Bagi saya kesimpulannya adalah : guru yang baik akan mengajar muridnya dengan tulus tidak memandang segi biayanya, tidak memaksakan murid harus mempercayainya 100%, memberi kesempatan untuk ehi passiko, barulah mendapat respek dari muridnya.

Salam,
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 20 May 2010, 11:15:10 PM

Master Lu tidak memproklamirkan diri sebagai Living Buddha, itu adalah julukan yang diberikan oleh murid-muridnya. Master Lu bahkan menolak disebut Living Buddha, dia mengatakan dirinya itu Buddha, dan kalian semua juga Buddha. apa ada yang salah dengan pernyataan ini? saya tidak akan menjelaskan pertanyaan sama berulang-ulang. silahkan anda baca-baca dahulu.


dari statement ini, apakah artinya LSY tidak berbeda dengan orang lain sehubungan dengan predikat Buddha tsb? apakah pencapaian LSY sama dengan pencapaian orang2 pada umumnya? jadi karangan siapakah itu yang mengatakan bahwa LSY sudah mencapai Anuttara Samyaksambodhi?
Tentunya Karangan Master Lu , pencapaian Master Lu tentu saja berbeda dengan pencapaian saya, tapi saya tidak tau jika dibandingkan dengan pencapaian orang-orang lain..

berarti anda membantah statement dari guru anda sendiri, bahwa LSY adalah Buddha dan anda juga adalah Buddha. jika A=C dan B=C maka A=B.

jawaban itu adalah menurut sudut pandang saya, tentu saja sudut pandang saya berbeda dengan sudut pandang Master Lu.  Saya sebagai seorang yang masih penuh kekotoran tidak bisa melihat ke-Buddha-an bahkan dalam diri saya sendiri, apalagi ke-Buddha-an dalam diri makhluk lain. Sedangkan Master Lu berbeda dengan saya, beliau dapat melihat ke-Buddha-an dalam diri semua makhluk.

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 20 May 2010, 11:22:00 PM
Bro 4DMYN yang baik, sebagian besar kasus perkosaan sulit dibuktikan, pada umumnya plaintiff kalah di pengadilan. Sekali lagi harap dimengerti saya bukan menuduh master Lu.
kelihatan seperti sebuah kalimat generalisasi, kalau menyelidiki kasus sebaiknya case by case
Quote
btw kalau Venerable Maha Boowa memproklamirkan diri mencapai Arahat, ada yang percaya tidak? kalau Master Lu memproklamirkan diri mencapai ke-Buddha-an ada yang percaya tidak? apa sebab seseorang mempercayai guru-nya?
Banyak yang percaya... banyak yang tidak...
Saya tidak akan mempercayai begitu saja seorang guru, Angulimala adalah contoh korban yang mempercayai begitu saja apa kata gurunya, sehingga ia salah jalan dan membunuh banyak orang (999 orang).
Pangeran Ajatasattu adalah contoh lain seorang murid yang menelan mentah-mentah apa kata gurunya (Devadatta), sehingga ia akhirnya berbuat kejahatan sangat besar, yaitu membunuh orang-tuanya sendiri, dan harus terlahir di Neraka Avici.
Sekali lagi harap dimengerti saya bukan menuduh master Lu seperti itu, saya hanya sharing bahwa saya tak akan mempercayai guru begitu saja.

 _/\_

Dalam tantrayana, sebelum mengangkat seseorang menjadi guru, murid harus mengamati gurunya selama 3 tahun. murid tidak bisa sembarangan mengangkat seorang guru. karena begitu mengangkat guru, murid harus menganggap guru sebagai Buddha.
daripada berpolemik disini tentang sumber dari SHC yang tidak jelas, apakah anda pernah membaca buku Master Lu sebagai bahan untuk ber ehipashiko?

 [at] robert yang,
saya sependapat dengan anda tentang ehipashiko
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 20 May 2010, 11:23:47 PM
double post
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: andrew on 21 May 2010, 12:03:22 AM


Dalam tantrayana, sebelum mengangkat seseorang menjadi guru, murid harus mengamati gurunya selama 3 tahun. murid tidak bisa sembarangan mengangkat seorang guru. karena begitu mengangkat guru, murid harus menganggap guru sebagai Buddha.


mengamati guru selama 3 tahun atau 300 tahun... ini bukan jaminan bahwa guru tersebut berkualitas mengajarkan ajaran buddha yang benar...


disini yang lebih penting adalah pemahaman benar dari murid tersebut terhadap ajaran buddha...

seorang murid yang mempunyai pemahaman yang ngaco terhadap ajaran buddha... walaupun dia mengamati seorang guru selama 3 tahun atau lebih... pada akhirnya dia akan memilih guru sesuai dengan pemahamannya yang ngaco...

gampangnya seorang murid yang mempunyai selera perdukunan...  walau dia menseleksi dan mengamati guru selama 3 tahun pada akhirnya dia pasti memilih guru seorang dukun,

jadi bisa dilihat kualitas guru dari kualitas murid yang memilihnya...

bila muridnya pemikirannya ngaco sana sini... berarti ngga beda jauh dengan guru yang dipilihnya pasti juga ngaco sana sini...  karena guru ini sesuai dengan selera murid  tersebut :)
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 21 May 2010, 01:47:14 AM

fyi, kasus shc ini sudah pernah dibawah ke pengadilan di amerika, dan hasilnya SHC kalah karena kurang bukti. setelah kalah dipengadilan, koq dia malah bikin website penuh fitnah..? kan ini gak bener.


belum tentu fitnah, tau dari mana? klo memang si shc itu betul2 mau fitnah, tentu dia ga bakal memajang juga foto2 dokumen pengadilan. jadi klo sy amati situs itu cukup objektif juga.

soal menang ga menang urusan belakangan, yang penting dia udah berani maju ke pengadilan.

oh ya, sy kemarin lupa, kan kata Anda, apa untungnya si mister lu ini ngajarin membunuh, tapi sebaliknya klo dari kacamata sy sebagai cewe, apa untungnya shc membeberkan kisahnya??

Ingat loh, si shc ini orang asia, tau sendiri kan gimana masyarakat asia menyikapi seks, apalagi dia sudah bersuami. Dan gimana sikap orang asia terhadap perempuan. Si Shc ini bukan ga tau resiko yang dia hadapin.

Bukan perkara gampang perempuan yang jadi korban pelecehan seks maju membeberkan apa yang sudah dia alami, dalam kasus biasa (maksudnya klo pelakunya orang biasa, bukan orang terpandang), apalagi ini orang terpandang, pemuka agama.

Masih inget dulu Bill Clinton membantah habis2an affairnya dengan cewe2 sebelum Monica Lewinsky dan Monica Lewinsky, bahkan Monica diserang habis2an, ternyata belakangan Bill Clinton mengakui affair dengan Monica.

Atau kasus Anand Krishna juga rada2 mirip, si Tara dibilang mau fitnah, sampai ibunya Tara berargumen, klo memang mau jatuhin Anand Krishna, ngapain sampe mempermalukan diri sendiri, dari ajarannya aja sudah ngawur.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: fabian c on 21 May 2010, 07:46:40 AM
Bro 4DMYN yang baik, sebagian besar kasus perkosaan sulit dibuktikan, pada umumnya plaintiff kalah di pengadilan. Sekali lagi harap dimengerti saya bukan menuduh master Lu.
kelihatan seperti sebuah kalimat generalisasi, kalau menyelidiki kasus sebaiknya case by case
Maksudnya? Apakah kasus ini berbeda? Apakah kasus ini bukan kasus tuduhan perkosaan?

Quote
Quote
btw kalau Venerable Maha Boowa memproklamirkan diri mencapai Arahat, ada yang percaya tidak? kalau Master Lu memproklamirkan diri mencapai ke-Buddha-an ada yang percaya tidak? apa sebab seseorang mempercayai guru-nya?
Banyak yang percaya... banyak yang tidak...
Saya tidak akan mempercayai begitu saja seorang guru, Angulimala adalah contoh korban yang mempercayai begitu saja apa kata gurunya, sehingga ia salah jalan dan membunuh banyak orang (999 orang).
Pangeran Ajatasattu adalah contoh lain seorang murid yang menelan mentah-mentah apa kata gurunya (Devadatta), sehingga ia akhirnya berbuat kejahatan sangat besar, yaitu membunuh orang-tuanya sendiri, dan harus terlahir di Neraka Avici.
Sekali lagi harap dimengerti saya bukan menuduh master Lu seperti itu, saya hanya sharing bahwa saya tak akan mempercayai guru begitu saja.

 _/\_


Dalam tantrayana, sebelum mengangkat seseorang menjadi guru, murid harus mengamati gurunya selama 3 tahun. murid tidak bisa sembarangan mengangkat seorang guru. karena begitu mengangkat guru, murid harus menganggap guru sebagai Buddha.
daripada berpolemik disini tentang sumber dari SHC yang tidak jelas, apakah anda pernah membaca buku Master Lu sebagai bahan untuk ber ehipashiko?

 [at] robert yang,
saya sependapat dengan anda tentang ehipashiko

Bro 4DMYN yang baik, apakah bro sudah mengamati beliau selama 3 tahun? bertemu saja kalau tidak salah cuma sekali, selebihnya baca buku dan lihat video. Apakah cukup?

Kalau video, bila bro 4DMYN pernah membaca tulisan saya yang lain, tentu bro akan mengerti bahwa seseorang yang masih menangis bukan Buddha, Arahatpun tak akan menangis bahkan bila seluruh keluarganya, atau seluruh kenalannya dibantai. Seperti contoh Sang Buddha ketika mendengar kabar bahwa sanak keluarga Beliau suku Sakya dibantai oleh pasukan Vidudabbha tanpa melawan, Beliau tidak menangis. Menangisi murid adalah bentuk kemelekatan.

Saya banyak membaca buku master Lu, saya tidak membantah atau membenarkan isi dari pengalaman beliau yang tertuang dalam buku-bukunya, ceritanya memang menarik sebagai bacaan diwaktu senggang. Tetapi buku itu justru semakin menguatkan saya bahwa master Lu bukan seorang Buddha.

Seorang Buddha adalah manusia cerdas yang bijaksana. Dalam Petavatthu ada beberapa kali Bhante Mogallana melihat mahluk peta yang aneh-aneh, dibenarkan oleh Sang Buddha penglihatan beliau, tapi Sang Buddha mengatakan Beliau pernah melihat mahluk peta tersebut, tetapi tak mau menceritakan hal itu kepada orang lain karena mencegah orang lain akan mencemooh. Setelah bhante Mogallana menceritakan hal itu baru Beliau membenarkan. Jadi seorang Buddha tidak akan menceritakan begitu saja pengalaman mistik Beliau yang tak dapat dibuktikan orang lain karena akan mengundang cemoohan orang.

Bro 4DMYN sudah menerima "bulat-bulat" bahwa master Lu adalah "juruselamat" dengan sepenuh keyakinan, tentu apapun yang orang lain katakan tak akan mengubah keyakinan bro sendiri, walaupun orang itu mengajukan argumen yang masuk akal sekalipun. Walau nyata-nyata ciri fisik beliau berbeda dengan yang digambarkan kitab suci. Baca ciri-ciri manusia agung (Cakkavatti Sihanada Sutta) apakah master Lu juga punya ciri-ciri fisik seperti itu? Juga latar belakang keluarga, apakah master Lu terlahir dari keluarga terpandang? Dsbnya.

Tapi kalau bro 4DMYN mau sedikit lebih kritis, tentu dapat membedakan, berikut saya berikan tips lainnya:
- Seorang Buddha suaranya merdu mempesona bagai suara burung karavika, sehingga memukau para pendengarnya, apakah suara master Lu seperti itu?
-Seorang Buddha bisa memperdengarkan suaraNya hingga 1 milyar tata-surya, bahkan lebih, itulah sebabnya pendengar suara khotbah Sang Buddha walau jaraknya sangat jauh 100 meter atau satu kilometer atau lebih, dapat mendengar suara Beliau bagai berhadapan muka.

Jadi seorang Buddha tak memerlukan pengeras suara pada waktu khotbah, walau di lapangan Monas semua pendengar dapat mendengarkan suara Beliau dengan jelas bagai berhadapan muka. Apakah master Lu seperti itu? Bro 4DMYN setuju ber-ehipassiko kan? Cobalah resep sederhana ini, pada waktu master Lu khotbah minta beliau mematikan pengeras suara, lalu dengar suara khotbah beliau dari tempat parkir, simak apakah suaranya terdengar seperti sedang berhadapan muka?

Nanti bila telah ber-ehipassiko baru kita diskusi lagi mengenai master Lu.

 _/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 21 May 2010, 11:46:49 PM
Bro 4DMYN yang baik, sebagian besar kasus perkosaan sulit dibuktikan, pada umumnya plaintiff kalah di pengadilan. Sekali lagi harap dimengerti saya bukan menuduh master Lu.
kelihatan seperti sebuah kalimat generalisasi, kalau menyelidiki kasus sebaiknya case by case
Maksudnya? Apakah kasus ini berbeda? Apakah kasus ini bukan kasus tuduhan perkosaan?

generalisasi itu adalah  merasa benar bukan karena fakta dan bukti. misalnya generalisasi bahwa kasus perkosaan sulit dibuktikan. kalau menurut saya, kasus perkosaan ini mudah saja dibuktikan, ada bukti dna sperma yang dapat dicek ke laboratorium.

Quote

Quote
Quote
btw kalau Venerable Maha Boowa memproklamirkan diri mencapai Arahat, ada yang percaya tidak? kalau Master Lu memproklamirkan diri mencapai ke-Buddha-an ada yang percaya tidak? apa sebab seseorang mempercayai guru-nya?
Banyak yang percaya... banyak yang tidak...
Saya tidak akan mempercayai begitu saja seorang guru, Angulimala adalah contoh korban yang mempercayai begitu saja apa kata gurunya, sehingga ia salah jalan dan membunuh banyak orang (999 orang).
Pangeran Ajatasattu adalah contoh lain seorang murid yang menelan mentah-mentah apa kata gurunya (Devadatta), sehingga ia akhirnya berbuat kejahatan sangat besar, yaitu membunuh orang-tuanya sendiri, dan harus terlahir di Neraka Avici.
Sekali lagi harap dimengerti saya bukan menuduh master Lu seperti itu, saya hanya sharing bahwa saya tak akan mempercayai guru begitu saja.

 _/\_


Dalam tantrayana, sebelum mengangkat seseorang menjadi guru, murid harus mengamati gurunya selama 3 tahun. murid tidak bisa sembarangan mengangkat seorang guru. karena begitu mengangkat guru, murid harus menganggap guru sebagai Buddha.
daripada berpolemik disini tentang sumber dari SHC yang tidak jelas, apakah anda pernah membaca buku Master Lu sebagai bahan untuk ber ehipashiko?

 [at] robert yang,
saya sependapat dengan anda tentang ehipashiko

Bro 4DMYN yang baik, apakah bro sudah mengamati beliau selama 3 tahun? bertemu saja kalau tidak salah cuma sekali, selebihnya baca buku dan lihat video. Apakah cukup?
saya pernah bertemu langsung beberapa kali, bukan cuma sekali. saya kira sudah cukup banyak ajaran beliau yang bermanfaat dan dapat dipraktekkan sehari-hari. sebaliknya apakah cukup menuduh master lu hanya dari satu sumber saja: SHC ?  mungkin ada beberapa sumber lain dari internet, tapi semua tuduhan ini berasal dari SHC.

Quote
Kalau video, bila bro 4DMYN pernah membaca tulisan saya yang lain, tentu bro akan mengerti bahwa seseorang yang masih menangis bukan Buddha, Arahatpun tak akan menangis bahkan bila seluruh keluarganya, atau seluruh kenalannya dibantai. Seperti contoh Sang Buddha ketika mendengar kabar bahwa sanak keluarga Beliau suku Sakya dibantai oleh pasukan Vidudabbha tanpa melawan, Beliau tidak menangis. Menangisi murid adalah bentuk kemelekatan.

Saya banyak membaca buku master Lu, saya tidak membantah atau membenarkan isi dari pengalaman beliau yang tertuang dalam buku-bukunya, ceritanya memang menarik sebagai bacaan diwaktu senggang. Tetapi buku itu justru semakin menguatkan saya bahwa master Lu bukan seorang Buddha.
kalau anda benar-benar yakin beliau bukan seorang Buddha, silahkan ditunjukkan buku beliau yang mana yang tidak sesuai dengan tripitaka.

Quote
Seorang Buddha adalah manusia cerdas yang bijaksana. Dalam Petavatthu ada beberapa kali Bhante Mogallana melihat mahluk peta yang aneh-aneh, dibenarkan oleh Sang Buddha penglihatan beliau, tapi Sang Buddha mengatakan Beliau pernah melihat mahluk peta tersebut, tetapi tak mau menceritakan hal itu kepada orang lain karena mencegah orang lain akan mencemooh. Setelah bhante Mogallana menceritakan hal itu baru Beliau membenarkan. Jadi seorang Buddha tidak akan menceritakan begitu saja pengalaman mistik Beliau yang tak dapat dibuktikan orang lain karena akan mengundang cemoohan orang.
kalau demikian halnya, apakah pengalaman mistik-mistiknya Venerable Maha Boowa yang mengatakan bahwa beliau dapat bertemu dengan dewa-dewi dan ini juga dapat dibuktikan?
pola pikir anda ini sederhana saja, seseorang yang berasal dari aliran yang sama dengan anda kalau menceritakan pengalaman mistiknya dapat diterima, tapi kalau seseorang berasal dari aliran lain tidak bisa diterima. mohon anda perluas cara berpikir anda yang demikian ini.
Quote
Bro 4DMYN sudah menerima "bulat-bulat" bahwa master Lu adalah "juruselamat" dengan sepenuh keyakinan, tentu apapun yang orang lain katakan tak akan mengubah keyakinan bro sendiri, walaupun orang itu mengajukan argumen yang masuk akal sekalipun. Walau nyata-nyata ciri fisik beliau berbeda dengan yang digambarkan kitab suci. Baca ciri-ciri manusia agung (Cakkavatti Sihanada Sutta) apakah master Lu juga punya ciri-ciri fisik seperti itu? Juga latar belakang keluarga, apakah master Lu terlahir dari keluarga terpandang? Dsbnya.

Tapi kalau bro 4DMYN mau sedikit lebih kritis, tentu dapat membedakan, berikut saya berikan tips lainnya:
- Seorang Buddha suaranya merdu mempesona bagai suara burung karavika, sehingga memukau para pendengarnya, apakah suara master Lu seperti itu?
-Seorang Buddha bisa memperdengarkan suaraNya hingga 1 milyar tata-surya, bahkan lebih, itulah sebabnya pendengar suara khotbah Sang Buddha walau jaraknya sangat jauh 100 meter atau satu kilometer atau lebih, dapat mendengar suara Beliau bagai berhadapan muka.

Jadi seorang Buddha tak memerlukan pengeras suara pada waktu khotbah, walau di lapangan Monas semua pendengar dapat mendengarkan suara Beliau dengan jelas bagai berhadapan muka. Apakah master Lu seperti itu? Bro 4DMYN setuju ber-ehipassiko kan? Cobalah resep sederhana ini, pada waktu master Lu khotbah minta beliau mematikan pengeras suara, lalu dengar suara khotbah beliau dari tempat parkir, simak apakah suaranya terdengar seperti sedang berhadapan muka?

Nanti bila telah ber-ehipassiko baru kita diskusi lagi mengenai master Lu.

 _/\_

yang begini ini sudah pernah dibicarakan pada tulisan sdr Gandalf, silahkan anda cari-cari lagi di sini: http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=5314.0 (http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=5314.0)
saya gak perlu berulang-ulang membahasnya kan? cape deh..

btw saya sudah pernah menceritakan di forum ini bahwa saya pernah mengikuti aliran tantrayana non TBSN yang lain-lain, dan akhirnya setelah melalui observasi dan ber-ehipashiko saya memilih ke TBSN. saya tidak menerima bulat-bulat ajaran TBSN, tetapi saya sudah mengobservasinya dengan matang-matang.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 22 May 2010, 12:02:17 AM

fyi, kasus shc ini sudah pernah dibawah ke pengadilan di amerika, dan hasilnya SHC kalah karena kurang bukti. setelah kalah dipengadilan, koq dia malah bikin website penuh fitnah..? kan ini gak bener.


belum tentu fitnah, tau dari mana? klo memang si shc itu betul2 mau fitnah, tentu dia ga bakal memajang juga foto2 dokumen pengadilan. jadi klo sy amati situs itu cukup objektif juga.

soal menang ga menang urusan belakangan, yang penting dia udah berani maju ke pengadilan.
Jangan pernah berpikir bahwa pengadilan di Amerika itu bisa dimain-mainin. asal anda tau saja presiden amerika Nixon-pun harus terkencing-kencing mengakui skandal sogok-menyogoknya dan akhirnya mundur dari jabatan presiden. Presiden Bill Clinton pun harus tunduk pada pengadilan Amerika. 

Sebaliknya Lu Sheng Yen itu siapa sih di Amerika? dia itu cuma seorang imigran dari Taiwan, kalau dia sedikit melanggar hukum saja dia bisa dideportasi ke Taiwan. berapa banyak kekuatan politik Lu Sheng Yen di Amerika? berapa banyak pendukungnya di Amerika?  berapa banyak duit Lu Sheng Yen dibanding Nixon dan Bill Clinton? Dia mau sewa berapa banyak pengacara untuk memenangkan kasusnya?

Dibandingkan dengan Presiden Nixon dan Bill Clinton, Lu Sheng Yen bukan siapa-siapa, kalau Pengadilan amerika yang bisa menurunkan presiden Nixon dari jabatannya, maka keputusan pengadilan Amerika tentang ketidak-bersalahan Lu Sheng Yen adalah benar. pengadilan amerika mempunyai supreme power yang bahkan bisa mendepak presiden, kalau soal mendeportasi imigran taiwan adalah kecil sekali bagi mereka.

Dan  asal anda tau saja Master Lu Sheng Yen bukannya dideportasi, tetapi malah mendapat penghargaan warga teladan di Seattle.


Quote
oh ya, sy kemarin lupa, kan kata Anda, apa untungnya si mister lu ini ngajarin membunuh, tapi sebaliknya klo dari kacamata sy sebagai cewe, apa untungnya shc membeberkan kisahnya??

Ingat loh, si shc ini orang asia, tau sendiri kan gimana masyarakat asia menyikapi seks, apalagi dia sudah bersuami. Dan gimana sikap orang asia terhadap perempuan. Si Shc ini bukan ga tau resiko yang dia hadapin.

Bukan perkara gampang perempuan yang jadi korban pelecehan seks maju membeberkan apa yang sudah dia alami, dalam kasus biasa (maksudnya klo pelakunya orang biasa, bukan orang terpandang), apalagi ini orang terpandang, pemuka agama.

Masih inget dulu Bill Clinton membantah habis2an affairnya dengan cewe2 sebelum Monica Lewinsky dan Monica Lewinsky, bahkan Monica diserang habis2an, ternyata belakangan Bill Clinton mengakui affair dengan Monica.


Monica Lewinsky seorang gadis lulusan SMA menjadi kaya raya mendadak karena skandalnya, banyak surat kabar berebut mewawancarainya, banyak donatur-donatur tiba-tiba menyalurkan dana-nya.  Anda seorang wanita juga ya? nah kalau anda ingin kaya raya dan terkenal anda juga boleh juga mencoba teknik-teknik Monica Lewinsky... gak ada ruginya koq, anda dijamin kaya raya mendadak.
Sebaliknya  Bill Clinton itu terpaksa mengakui skandalnya karena dihadapkan pada pengadilan amerika.

keuntungan SHC jelas sekali, dia menjadi ngetop dengan publikasinya di internet, banyak donatur berebut memberikan dana kepadanya. dia menjadi sorotan media, duit melimpah, terkenal, kurang apa lagi ?

Quote
Atau kasus Anand Krishna juga rada2 mirip, si Tara dibilang mau fitnah, sampai ibunya Tara berargumen, klo memang mau jatuhin Anand Krishna, ngapain sampe mempermalukan diri sendiri, dari ajarannya aja sudah ngawur.
kasus Anand saya tidak begitu paham, saya tidak banyak berkomentar, tapi bodohnya yang namanya desas desus selalu menarik untuk dibicarakan.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 22 May 2010, 12:23:14 AM


Dalam tantrayana, sebelum mengangkat seseorang menjadi guru, murid harus mengamati gurunya selama 3 tahun. murid tidak bisa sembarangan mengangkat seorang guru. karena begitu mengangkat guru, murid harus menganggap guru sebagai Buddha.


mengamati guru selama 3 tahun atau 300 tahun... ini bukan jaminan bahwa guru tersebut berkualitas mengajarkan ajaran buddha yang benar...


disini yang lebih penting adalah pemahaman benar dari murid tersebut terhadap ajaran buddha...

seorang murid yang mempunyai pemahaman yang ngaco terhadap ajaran buddha... walaupun dia mengamati seorang guru selama 3 tahun atau lebih... pada akhirnya dia akan memilih guru sesuai dengan pemahamannya yang ngaco...

gampangnya seorang murid yang mempunyai selera perdukunan...  walau dia menseleksi dan mengamati guru selama 3 tahun pada akhirnya dia pasti memilih guru seorang dukun,

jadi bisa dilihat kualitas guru dari kualitas murid yang memilihnya...

bila muridnya pemikirannya ngaco sana sini... berarti ngga beda jauh dengan guru yang dipilihnya pasti juga ngaco sana sini...  karena guru ini sesuai dengan selera murid  tersebut :)

bukankah anda juga memilih guru anda sesuai dengan selera anda ?  ngomong-ngomong anda aliran apa sih? theravada , mahayana, tibetan , atau Maitreya? anda pilih aliran anda yang sekarang ini juga sesuai dengan selera kan?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 22 May 2010, 12:38:19 AM
Quote
Jangan pernah berpikir bahwa pengadilan di Amerika itu bisa dimain-mainin. asal anda tau saja presiden amerika Nixon-pun harus terkencing-kencing mengakui skandal sogok-menyogoknya
Pengadilan amerika memang ga bisa dimain2in seperti di Indonesia, tapi juga bukan berarti selalu bener.

Quote
Dan  asal anda tau saja Master Lu Sheng Yen bukannya dideportasi, tetapi malah mendapat penghargaan warga teladan di Seattle.

ga aneh, memang yang penting pengakuan, hehe, klaim diakui oleh para rinpoche tibet, dll. bawa2 pengakuan orang.

Quote
Monica Lewinsky seorang gadis lulusan SMA menjadi kaya raya mendadak karena skandalnya, banyak surat kabar berebut mewawancarainya, banyak donatur-donatur tiba-tiba menyalurkan dana-nya. Anda seorang wanita juga ya? nah kalau anda ingin kaya raya dan terkenal anda juga boleh juga mencoba teknik-teknik Monica Lewinsky... gak ada ruginya koq, anda dijamin kaya raya mendadak.
Sebaliknya  Bill Clinton itu terpaksa mengakui skandalnya karena dihadapkan pada pengadilan amerika.

Apa maksud kalimat yang dibold itu?? Memang ga ada jalan lain untuk tenar dan kaya??

Quote
keuntungan SHC jelas sekali, dia menjadi ngetop dengan publikasinya di internet, banyak donatur berebut memberikan dana kepadanya. dia menjadi sorotan media, duit melimpah, terkenal, kurang apa lagi ?

Shc itu bukan orang kere, malah duit dia habis untuk nyumbang si lsy.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 22 May 2010, 12:41:17 AM
memang lsy ga dideportasi tapi sempat menghilang pada saat kasus itu ramai.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 22 May 2010, 12:51:21 AM
memang lsy ga dideportasi tapi sempat menghilang pada saat kasus itu ramai.
menghilang bagaimana? , di Amerika itu kalau seseorang sedang bermasalah di pengadilan, di gak bakalan bisa keluar dari sono, kalau nekat keluar di mungkin gak bakal bisa balik lagi ke amerika, karena di BLACK-LIST, mana mungkin seorang imigran Taiwan yang terjerat masalah hukum kabur ke negara lain seenaknya saja?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 22 May 2010, 12:54:57 AM
Quote
Jangan pernah berpikir bahwa pengadilan di Amerika itu bisa dimain-mainin. asal anda tau saja presiden amerika Nixon-pun harus terkencing-kencing mengakui skandal sogok-menyogoknya
Pengadilan amerika memang ga bisa dimain2in seperti di Indonesia, tapi juga bukan berarti selalu bener.
juga bukan berarti pengadilan selalu salah.

Quote



Quote
Dan  asal anda tau saja Master Lu Sheng Yen bukannya dideportasi, tetapi malah mendapat penghargaan warga teladan di Seattle.

ga aneh, memang yang penting pengakuan, hehe, klaim diakui oleh para rinpoche tibet, dll. bawa2 pengakuan orang.
saya gak pernah bawa-bawa klaim bahwa master Lu diakui para rinpoche tibet, guru-gurunya berasal dari desa, bukan orang-orang terkenal.

Quote


Quote
Monica Lewinsky seorang gadis lulusan SMA menjadi kaya raya mendadak karena skandalnya, banyak surat kabar berebut mewawancarainya, banyak donatur-donatur tiba-tiba menyalurkan dana-nya. Anda seorang wanita juga ya? nah kalau anda ingin kaya raya dan terkenal anda juga boleh juga mencoba teknik-teknik Monica Lewinsky... gak ada ruginya koq, anda dijamin kaya raya mendadak.
Sebaliknya  Bill Clinton itu terpaksa mengakui skandalnya karena dihadapkan pada pengadilan amerika.

Apa maksud kalimat yang dibold itu?? Memang ga ada jalan lain untuk tenar dan kaya??
orang di dunia ini berbeda-beda, banyak orang yang mau kaya raya dengan instan, menghalalkan segala cara.

Quote
Quote
keuntungan SHC jelas sekali, dia menjadi ngetop dengan publikasinya di internet, banyak donatur berebut memberikan dana kepadanya. dia menjadi sorotan media, duit melimpah, terkenal, kurang apa lagi ?

Shc itu bukan orang kere, malah duit dia habis untuk nyumbang si lsy.
masa sih..? berapa banyak habisnya? pernah dikalkulasi ga? bukan orang kere bukan berarti kurang akal untuk cari duit kan?
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 22 May 2010, 01:15:31 AM
Quote
orang di dunia ini berbeda-beda, banyak orang yang mau kaya raya dengan instan, menghalalkan segala cara.

tapi kenapa Anda bilang sebelumnya ini??:

Quote
Anda seorang wanita juga ya? nah kalau anda ingin kaya raya dan terkenal anda juga boleh juga mencoba teknik-teknik Monica Lewinsky... gak ada ruginya koq, anda dijamin kaya raya mendadak.

Apa maksudnya??? Ga usah pura2 bego ya, sebelumnya lu tulis Anda, kemudian berubah jadi generalisasi orang di dunia ini berbeda2 dst
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 22 May 2010, 01:17:09 AM
 [at] wolvie
mohon maaf, saya cuma berandai-andai saja, saya tidak  pernah  menyukai wanita yang mengidolakan uang diatas segala-galanya.

 _/\_
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: Wolvie on 22 May 2010, 01:28:36 AM
bagus lu nyadar, jangan karena ga suka dalam berdiskusi sampai nyamain sy sama orang yang menghalalkan segala cara demi uang dan ketenaran sesaat.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 22 May 2010, 02:38:22 AM
 [at] wolvie
terima kasih atas petunjuknya, dan semoga anda juga nyadar bahwa kemungkinan besar SHC itu tipikal orang yang menghalalkan cara-cara tidak lazim untuk mencapai ketenarannya.
Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: fabian c on 22 May 2010, 12:38:17 PM
Quote
Bro 4DMYN yang baik, sebagian besar kasus perkosaan sulit dibuktikan, pada umumnya plaintiff kalah di pengadilan. Sekali lagi harap dimengerti saya bukan menuduh master Lu.
kelihatan seperti sebuah kalimat generalisasi, kalau menyelidiki kasus sebaiknya case by case
Maksudnya? Apakah kasus ini berbeda? Apakah kasus ini bukan kasus tuduhan perkosaan?

generalisasi itu adalah  merasa benar bukan karena fakta dan bukti. misalnya generalisasi bahwa kasus perkosaan sulit dibuktikan. kalau menurut saya, kasus perkosaan ini mudah saja dibuktikan, ada bukti dna sperma yang dapat dicek ke laboratorium.
Bro 4DMYN yang baik, saya tidak ingin menjadi orang sok tahu, yang merasa lebih ahli daripada ahli dalam bidang perkosaan. Saya tidak menuduh master Lu melakukan perkosaan, saya tidak tahu yang sebenarnya, saudara juga tidak tahu kebenaran peristiwa itu, kita semua tidak tahu, yang tahu hanya master Lu dan SHC. Saudara membela master Lu seolah-olah saudara hadir disana pada waktu itu.
 
Saya hanya mengatakan kasus perkosaan sulit dibuktikan dan saudara nampaknya tidak terima, apakah saudara benar-benar tahu bahwa perkosaan itu tidak terjadi? Kalau mengenai hasil pengadilan, ada 94% pelaku perkosaan yang melenggang bebas oleh vonis pengadilan.
http://www.rainn.org/statistics
Quote

Quote
Quote
Quote
btw kalau Venerable Maha Boowa memproklamirkan diri mencapai Arahat, ada yang percaya tidak? kalau Master Lu memproklamirkan diri mencapai ke-Buddha-an ada yang percaya tidak? apa sebab seseorang mempercayai guru-nya?
Banyak yang percaya... banyak yang tidak...
Saya tidak akan mempercayai begitu saja seorang guru, Angulimala adalah contoh korban yang mempercayai begitu saja apa kata gurunya, sehingga ia salah jalan dan membunuh banyak orang (999 orang).
Pangeran Ajatasattu adalah contoh lain seorang murid yang menelan mentah-mentah apa kata gurunya (Devadatta), sehingga ia akhirnya berbuat kejahatan sangat besar, yaitu membunuh orang-tuanya sendiri, dan harus terlahir di Neraka Avici.
Sekali lagi harap dimengerti saya bukan menuduh master Lu seperti itu, saya hanya sharing bahwa saya tak akan mempercayai guru begitu saja.

 _/\_


Dalam tantrayana, sebelum mengangkat seseorang menjadi guru, murid harus mengamati gurunya selama 3 tahun. murid tidak bisa sembarangan mengangkat seorang guru. karena begitu mengangkat guru, murid harus menganggap guru sebagai Buddha.
daripada berpolemik disini tentang sumber dari SHC yang tidak jelas, apakah anda pernah membaca buku Master Lu sebagai bahan untuk ber ehipashiko?

 [at] robert yang,
saya sependapat dengan anda tentang ehipashiko

Bro 4DMYN yang baik, apakah bro sudah mengamati beliau selama 3 tahun? bertemu saja kalau tidak salah cuma sekali, selebihnya baca buku dan lihat video. Apakah cukup?
saya pernah bertemu langsung beberapa kali, bukan cuma sekali. saya kira sudah cukup banyak ajaran beliau yang bermanfaat dan dapat dipraktekkan sehari-hari. sebaliknya apakah cukup menuduh master lu hanya dari satu sumber saja: SHC ?  mungkin ada beberapa sumber lain dari internet, tapi semua tuduhan ini berasal dari SHC.
Yang saya maksudkan audiensi face to face, bro apakah pada waktu master Lu ke Indonesia? Apakah beberapa kali pada periode yang sama? Nampaknya bro agak jengkel pada mereka yang mengungkapkan kasus SHC ya? Saya mengerti bro saya banyak menemukan kasus orang-orang yang marah bila guru pujaannya dicela, tapi bukankah pujian maupun celaan adalah kondisi dunia?
Apakah mereka mencela anda? Tidak kan?

Quote
Quote
Kalau video, bila bro 4DMYN pernah membaca tulisan saya yang lain, tentu bro akan mengerti bahwa seseorang yang masih menangis bukan Buddha, Arahatpun tak akan menangis bahkan bila seluruh keluarganya, atau seluruh kenalannya dibantai. Seperti contoh Sang Buddha ketika mendengar kabar bahwa sanak keluarga Beliau suku Sakya dibantai oleh pasukan Vidudabbha tanpa melawan, Beliau tidak menangis. Menangisi murid adalah bentuk kemelekatan.

Saya banyak membaca buku master Lu, saya tidak membantah atau membenarkan isi dari pengalaman beliau yang tertuang dalam buku-bukunya, ceritanya memang menarik sebagai bacaan diwaktu senggang. Tetapi buku itu justru semakin menguatkan saya bahwa master Lu bukan seorang Buddha.
kalau anda benar-benar yakin beliau bukan seorang Buddha, silahkan ditunjukkan buku beliau yang mana yang tidak sesuai dengan tripitaka.
Saya tidak kompeten untuk membandingkan tingkah laku master Lu dengan Tipitaka, ada yang lebih berkompeten, yaitu bro Chingik, bro Gandalf dan bro Edward.

Quote
Quote
Seorang Buddha adalah manusia cerdas yang bijaksana. Dalam Petavatthu ada beberapa kali Bhante Mogallana melihat mahluk peta yang aneh-aneh, dibenarkan oleh Sang Buddha penglihatan beliau, tapi Sang Buddha mengatakan Beliau pernah melihat mahluk peta tersebut, tetapi tak mau menceritakan hal itu kepada orang lain karena mencegah orang lain akan mencemooh. Setelah bhante Mogallana menceritakan hal itu baru Beliau membenarkan. Jadi seorang Buddha tidak akan menceritakan begitu saja pengalaman mistik Beliau yang tak dapat dibuktikan orang lain karena akan mengundang cemoohan orang.
kalau demikian halnya, apakah pengalaman mistik-mistiknya Venerable Maha Boowa yang mengatakan bahwa beliau dapat bertemu dengan dewa-dewi dan ini juga dapat dibuktikan?
pola pikir anda ini sederhana saja, seseorang yang berasal dari aliran yang sama dengan anda kalau menceritakan pengalaman mistiknya dapat diterima, tapi kalau seseorang berasal dari aliran lain tidak bisa diterima. mohon anda perluas cara berpikir anda yang demikian ini.
Pengalaman Venerable Maha Boowa tidak dapat dibuktikan, mungkin bro belum pernah membaca postingan saya mengenai Venerable Maha Boowa :)  Saya sarankan bro mencari postingan saya dan banyak teman-teman lain disini mengenai Venerable Maha Boowa (keywords: Maha Boowa)

Mungkin 4DMYN berprasangka terhadap teman-teman di forum ini. Banyak teman-teman yang Theravada tidak serta-merta mengiyakan penuturan Venerable Maha Boowa, jadi bukan mentang-mentang beliau Theravada terus dibenarkan. Walaupun juga tak mau menyangkal, karena yang tahu benar atau tidak hanya beliau sendiri.
Saya dan teman-teman yang lain tidak mau menjadi sok tahu dengan mengatakan bohong atau jujur pengalaman beliau. Kita hanya berkomentar pernyataan bhikkhu sesuai atau tidak dengan kitab suci, pantas atau tidak di mata umum dll.

Quote
Quote
Bro 4DMYN sudah menerima "bulat-bulat" bahwa master Lu adalah "juruselamat" dengan sepenuh keyakinan, tentu apapun yang orang lain katakan tak akan mengubah keyakinan bro sendiri, walaupun orang itu mengajukan argumen yang masuk akal sekalipun. Walau nyata-nyata ciri fisik beliau berbeda dengan yang digambarkan kitab suci. Baca ciri-ciri manusia agung (Cakkavatti Sihanada Sutta) apakah master Lu juga punya ciri-ciri fisik seperti itu? Juga latar belakang keluarga, apakah master Lu terlahir dari keluarga terpandang? Dsbnya.

Tapi kalau bro 4DMYN mau sedikit lebih kritis, tentu dapat membedakan, berikut saya berikan tips lainnya:
- Seorang Buddha suaranya merdu mempesona bagai suara burung karavika, sehingga memukau para pendengarnya, apakah suara master Lu seperti itu?
-Seorang Buddha bisa memperdengarkan suaraNya hingga 1 milyar tata-surya, bahkan lebih, itulah sebabnya pendengar suara khotbah Sang Buddha walau jaraknya sangat jauh 100 meter atau satu kilometer atau lebih, dapat mendengar suara Beliau bagai berhadapan muka.

Jadi seorang Buddha tak memerlukan pengeras suara pada waktu khotbah, walau di lapangan Monas semua pendengar dapat mendengarkan suara Beliau dengan jelas bagai berhadapan muka. Apakah master Lu seperti itu? Bro 4DMYN setuju ber-ehipassiko kan? Cobalah resep sederhana ini, pada waktu master Lu khotbah minta beliau mematikan pengeras suara, lalu dengar suara khotbah beliau dari tempat parkir, simak apakah suaranya terdengar seperti sedang berhadapan muka?

Nanti bila telah ber-ehipassiko baru kita diskusi lagi mengenai master Lu.

 _/\_
yang begini ini sudah pernah dibicarakan pada tulisan sdr Gandalf, silahkan anda cari-cari lagi di sini: http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=5314.0 (http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=5314.0)
saya gak perlu berulang-ulang membahasnya kan? cape deh..

btw saya sudah pernah menceritakan di forum ini bahwa saya pernah mengikuti aliran tantrayana non TBSN yang lain-lain, dan akhirnya setelah melalui observasi dan ber-ehipashiko saya memilih ke TBSN. saya tidak menerima bulat-bulat ajaran TBSN, tetapi saya sudah mengobservasinya dengan matang-matang.

Walau Cakravartin yang merupakan manusia yang belum mencapai kesucian bisa memiliki 32 ciri manusia agung, apakah seorang Buddha kalah dengan manusia yang belum mencapai kesucian? Apakah bro tahu artinya manusia agung? Apakah ada Buddha yang tidak agung...?

 _/\_

Title: Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
Post by: 4DMYN on 24 May 2010, 11:01:40 AM
Bro 4DMYN yang baik, saya tidak ingin menjadi orang sok tahu, yang merasa lebih ahli daripada ahli dalam bidang perkosaan. Saya tidak menuduh master Lu melakukan perkosaan, saya tidak tahu yang sebenarnya, saudara juga tidak tahu kebenaran peristiwa itu, kita semua tidak tahu, yang tahu hanya master Lu dan SHC. Saudara membela master Lu seolah-olah saudara hadir disana pada waktu itu.
sebab saudaraku fabian, anda yakin seyakin-seyakinnya bahwa Master Lu bersalah, seolah-olah anda melihat dengan mata kepala anda sendiri bahwa Master Lu bersalah.
Quote

Saya hanya mengatakan kasus perkosaan sulit dibuktikan dan saudara nampaknya tidak terima, apakah saudara benar-benar tahu bahwa perkosaan itu tidak terjadi? Kalau mengenai hasil pengadilan, ada 94% pelaku perkosaan yang melenggang bebas oleh vonis pengadilan.
http://www.rainn.org/statistics
but.. ini bukan kasus perkosaan kan? lebih tepat disebut kasus skandal.
Quote
Quote

Quote
Quote
Quote
btw kalau Venerable Maha Boowa memproklamirkan diri mencapai Arahat, ada yang percaya tidak? kalau Master Lu memproklamirkan diri mencapai ke-Buddha-an ada yang percaya tidak? apa sebab seseorang mempercayai guru-nya?
Banyak yang percaya... banyak yang tidak...
Saya tidak akan mempercayai begitu saja seorang guru, Angulimala adalah contoh korban yang mempercayai begitu saja apa kata gurunya, sehingga ia salah jalan dan membunuh banyak orang (999 orang).
Pangeran Ajatasattu adalah contoh lain seorang murid yang menelan mentah-mentah apa kata gurunya (Devadatta), sehingga ia akhirnya berbuat kejahatan sangat besar, yaitu membunuh orang-tuanya sendiri, dan harus terlahir di Neraka Avici.
Sekali lagi harap dimengerti saya bukan menuduh master Lu seperti itu, saya hanya sharing bahwa saya tak akan mempercayai guru begitu saja.

 _/\_


Dalam tantrayana, sebelum mengangkat seseorang menjadi guru, murid harus mengamati gurunya selama 3 tahun. murid tidak bisa sembarangan mengangkat seorang guru. karena begitu mengangkat guru, murid harus menganggap guru sebagai Buddha.
daripada berpolemik disini tentang sumber dari SHC yang tidak jelas, apakah anda pernah membaca buku Master Lu sebagai bahan untuk ber ehipashiko?

 [at] robert yang,
saya sependapat dengan anda tentang ehipashiko

Bro 4DMYN yang baik, apakah bro sudah mengamati beliau selama 3 tahun? bertemu saja kalau tidak salah cuma sekali, selebihnya baca buku dan lihat video. Apakah cukup?
saya pernah bertemu langsung beberapa kali, bukan cuma sekali. saya kira sudah cukup banyak ajaran beliau yang bermanfaat dan dapat dipraktekkan sehari-hari. sebaliknya apakah cukup menuduh master lu hanya dari satu sumber saja: SHC ?  mungkin ada beberapa sumber lain dari internet, tapi semua tuduhan ini berasal dari SHC.
Yang saya maksudkan audiensi face to face, bro apakah pada waktu master Lu ke Indonesia? Apakah beberapa kali pada periode yang sama? Nampaknya bro agak jengkel pada mereka yang mengungkapkan kasus SHC ya? Saya mengerti bro saya banyak menemukan kasus orang-orang yang marah bila guru pujaannya dicela, tapi bukankah pujian maupun celaan adalah kondisi dunia?
Apakah mereka mencela anda? Tidak kan?
saya sama sekali tidak marah maupun mencela, saya hanya berusaha meluruskan kejadian. saya heran sekali kenapa orang lebih suka meyakini sebuah gossip yang usang dan sudah diputuskan oleh pengadilan, ketimbang menerima hasil keputusan pengadilan.


Quote
Quote
Quote
Kalau video, bila bro 4DMYN pernah membaca tulisan saya yang lain, tentu bro akan mengerti bahwa seseorang yang masih menangis bukan Buddha, Arahatpun tak akan menangis bahkan bila seluruh keluarganya, atau seluruh kenalannya dibantai. Seperti contoh Sang Buddha ketika mendengar kabar bahwa sanak keluarga Beliau suku Sakya dibantai oleh pasukan Vidudabbha tanpa melawan, Beliau tidak menangis. Menangisi murid adalah bentuk kemelekatan.

Saya banyak membaca buku master Lu, saya tidak membantah atau membenarkan isi dari pengalaman beliau yang tertuang dalam buku-bukunya, ceritanya memang menarik sebagai bacaan diwaktu senggang. Tetapi buku itu justru semakin menguatkan saya bahwa master Lu bukan seorang Buddha.
kalau anda benar-benar yakin beliau bukan seorang Buddha, silahkan ditunjukkan buku beliau yang mana yang tidak sesuai dengan tripitaka.
Saya tidak kompeten untuk membandingkan tingkah laku master Lu dengan Tipitaka, ada yang lebih berkompeten, yaitu bro Chingik, bro Gandalf dan bro Edward.
merasa tidak kompeten, tetapi bisa yakin seyakin-yakinnya tentang sebuah gossip yang sudah diselidiki dan sudah diputuskan oleh pengadilan apakah ini suatu sikap yang bijaksana?
mengenai apakah seorang Buddha / arahat bisa menangis bisa anda baca disini :
 http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=1369.0 (http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=1369.0)  saya sendiri pernah membaca bahwa ketika Sariputra meninggalkan dunia untuk selamanya, Sang Buddha pun menangis...


Quote
Quote
Quote
Seorang Buddha adalah manusia cerdas yang bijaksana. Dalam Petavatthu ada beberapa kali Bhante Mogallana melihat mahluk peta yang aneh-aneh, dibenarkan oleh Sang Buddha penglihatan beliau, tapi Sang Buddha mengatakan Beliau pernah melihat mahluk peta tersebut, tetapi tak mau menceritakan hal itu kepada orang lain karena mencegah orang lain akan mencemooh. Setelah bhante Mogallana menceritakan hal itu baru Beliau membenarkan. Jadi seorang Buddha tidak akan menceritakan begitu saja pengalaman mistik Beliau yang tak dapat dibuktikan orang lain karena akan mengundang cemoohan orang.
kalau demikian halnya, apakah pengalaman mistik-mistiknya Venerable Maha Boowa yang mengatakan bahwa beliau dapat bertemu dengan dewa-dewi dan ini juga dapat dibuktikan?
pola pikir anda ini sederhana saja, seseorang yang berasal dari aliran yang sama dengan anda kalau menceritakan pengalaman mistiknya dapat diterima, tapi kalau seseorang berasal dari aliran lain tidak bisa diterima. mohon anda perluas cara berpikir anda yang demikian ini.
Pengalaman Venerable Maha Boowa tidak dapat dibuktikan, mungkin bro belum pernah membaca postingan saya mengenai Venerable Maha Boowa :)  Saya sarankan bro mencari postingan saya dan banyak teman-teman lain disini mengenai Venerable Maha Boowa (keywords: Maha Boowa)
itu adalah masalah percaya atau tidak percaya, jika saya berada pada posisi anda, saya akan meyakini seyakin-yakinnya bahwa Maha Boowa sudah mencapai Arahat, dan saya akan meyakini bahwa beliau memang pernah mengalami perjalanan mistis ke alam dewa-dewi.

sebagai pembanding saja, dalam theravada dikenal adanya kitab Abhidhamma, kitab tersebut adalah kitab yang diajarkan Buddha di alam dewa. Penulis kitab Abhidhamma pasti telah melakukan perjalanan mistis ke alam dewa-dewi dan bertemu dengan Buddha (entah pada saat mereka bertemu sambil minum kopi atau tidak) dan mencatat ajaran Buddha di sana.

kalau ada orang yang bisa meyakini kebenaran kitab Abhidhamma, tetapi tidak meyakini kemampuan seseorang untuk melakukan perjalanan mistis ke alam dewa, itu berarti munafik, apa yang dikatakan tidak sesuai dengan apa yang diperbuat.

Quote
Mungkin 4DMYN berprasangka terhadap teman-teman di forum ini. Banyak teman-teman yang Theravada tidak serta-merta mengiyakan penuturan Venerable Maha Boowa, jadi bukan mentang-mentang beliau Theravada terus dibenarkan. Walaupun juga tak mau menyangkal, karena yang tahu benar atau tidak hanya beliau sendiri.
Saya dan teman-teman yang lain tidak mau menjadi sok tahu dengan mengatakan bohong atau jujur pengalaman beliau. Kita hanya berkomentar pernyataan bhikkhu sesuai atau tidak dengan kitab suci, pantas atau tidak di mata umum dll.

Quote
Quote
Bro 4DMYN sudah menerima "bulat-bulat" bahwa master Lu adalah "juruselamat" dengan sepenuh keyakinan, tentu apapun yang orang lain katakan tak akan mengubah keyakinan bro sendiri, walaupun orang itu mengajukan argumen yang masuk akal sekalipun. Walau nyata-nyata ciri fisik beliau berbeda dengan yang digambarkan kitab suci. Baca ciri-ciri manusia agung (Cakkavatti Sihanada Sutta) apakah master Lu juga punya ciri-ciri fisik seperti itu? Juga latar belakang keluarga, apakah master Lu terlahir dari keluarga terpandang? Dsbnya.

Tapi kalau bro 4DMYN mau sedikit lebih kritis, tentu dapat membedakan, berikut saya berikan tips lainnya:
- Seorang Buddha suaranya merdu mempesona bagai suara burung karavika, sehingga memukau para pendengarnya, apakah suara master Lu seperti itu?
-Seorang Buddha bisa memperdengarkan suaraNya hingga 1 milyar tata-surya, bahkan lebih, itulah sebabnya pendengar suara khotbah Sang Buddha walau jaraknya sangat jauh 100 meter atau satu kilometer atau lebih, dapat mendengar suara Beliau bagai berhadapan muka.

Jadi seorang Buddha tak memerlukan pengeras suara pada waktu khotbah, walau di lapangan Monas semua pendengar dapat mendengarkan suara Beliau dengan jelas bagai berhadapan muka. Apakah master Lu seperti itu? Bro 4DMYN setuju ber-ehipassiko kan? Cobalah resep sederhana ini, pada waktu master Lu khotbah minta beliau mematikan pengeras suara, lalu dengar suara khotbah beliau dari tempat parkir, simak apakah suaranya terdengar seperti sedang berhadapan muka?

Nanti bila telah ber-ehipassiko baru kita diskusi lagi mengenai master Lu.

 _/\_
yang begini ini sudah pernah dibicarakan pada tulisan sdr Gandalf, silahkan anda cari-cari lagi di sini: http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=5314.0 (http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=5314.0)
saya gak perlu berulang-ulang membahasnya kan? cape deh..

btw saya sudah pernah menceritakan di forum ini bahwa saya pernah mengikuti aliran tantrayana non TBSN yang lain-lain, dan akhirnya setelah melalui observasi dan ber-ehipashiko saya memilih ke TBSN. saya tidak menerima bulat-bulat ajaran TBSN, tetapi saya sudah mengobservasinya dengan matang-matang.