Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: membunuh akhirya menjadi kebiasaan  (Read 36437 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline NagaSena

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 134
  • Reputasi: -6
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: membunuh akhirya menjadi kebiasaan
« Reply #240 on: 19 August 2016, 11:53:52 AM »
saya selalu mengikuti semua postingan di forum ini, bukan hanya thread ini, dan ini sudah saya lakukan selama bertahun2, dan saya memang tidak mengomentari semua postingan, hanya jika ada postingan lucu baru saya akan berkomentar

Tidak mengomentari atau memang anda belum mampu menjawabnya??

Offline NagaSena

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 134
  • Reputasi: -6
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: membunuh akhirya menjadi kebiasaan
« Reply #241 on: 25 August 2016, 11:32:59 AM »
Justru saya udah pernah menjawab di awal" koment kita, cb baca http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,23304.0/message,425258.html

Lagipula wajar dr sisi apa ya, krn tidak menjawab dengan pasti jadi buat kesimpulan sepihak?
Siapa yang mengacu pada contoh itu ya? Sepertinya kk yang suka mencampur"kan sesuatu deh...  Kan byk tuh cerita hewan yang menyelamatkan manusia, misalnya:

LuLu adalah babi gendut yang diberikan sebagai hadiah ulang tahun untuk seorang ibu, Jo Ann. Dan sepertinya Ann begitu bersyukur dengan kadonya. Ketika Ann tiba-tiba mengalami serangan jantung, LuLu yang melihatnya langsung bergerak menolong. Seperti apa? Babi gendut yang biasanya diam di balik pagar rumah ini dengan segera melesat, mencari jalan raya dan menunggu mobil serta mencoba menghentikannya.

Seekor anjing yang dijuluki pahlawan di Filipina karena kehilangan moncongnya dalam sebuah kecelakaan sepeda motor demi menyelamatkan dua orang gadis dibawa ke AS untuk menjalani pengobatan.

Kabang, nama anjing itu, melompat ke jalur sepeda motor yang sedang ngebut saat sepeda motor itu nyaris menabrak dua gadis muda yang menyeberang jalan di Provinsi Zamboanga di Filipina selatan, Desember tahun lalu, lapor media lokal.

Kabang, seekor anjing campuran yang menyerupai seekor anjing gembala German, tersangkut kepalanya di roda depan sepeda motor itu pada kecelakaan tersebut. Moncong dan rahang atas anjing itu robek.

"Anjing itu telah menyelamatkan nyawa dua anak. Jadi, sekarang anjing itu membutuhkan bantuan kami. Sekarang giliran kami untuk menyelamatkan hidupnya," kata dokter hewan Anton Lim.


Itu terjadi pada seorang pria bernama Simon Steggal yang hidup bersama istrinya, Victoria di Cambridgeshire, Inggris. Ketika sedang duduk di sofa, kelinci mereka, Dory menyadari ada hal aneh yang terjadi pada Simon.

Dengan segera, Dory langsung menjilati mulut Simon dan menjadi kelinci agresif dalam upaya membantu Simon menemukan kesadarannya. Victoria yang menyadari itu langsung memanggil tim medis. Hasilnya, Dory mendapat anugrah kehormatan dari Asosiasi Kehormatan Kelinci. Berniat mengajari kelinci kamu supaya jadi seperti Dory?


Betul sekali, jadi kenapa kk sebelumnya mengatakan:Kondisi seperti apa? Kl yang nyamuk malaria, sebenarnya juga pasti ada prasangka buruk ama nyamuk itu kan n alasan mengungsi, tangkap pake jala sebenarnya bs cuma kk lebih memilih membunuh kan biar lebih mudah beres?

Sebelumnya kk sendiri juga menggunakan kata terpaksa:Kalau menurut kk kita bukan lagi membahas pembenaran pembunuhan ya? Jd lg bahas soal apa?
Kok bisa belum memutuskan, pdhal kan kk blg br tau ada manusia yang mementingkan hewan drpd manusia...
Lagian kalau misalnya cm dongeng apakah perbuatan tersebut bukan perbuatan baik?
Dari awal emang saya bingung kok dibeda"in, bukankah intinya sama" mengajarkan menghindari pembunuhan? Emang kl Umat Awam membunuh gpp?
Emang bedanya apa ya? Bisa dijelaskan krn saya sangat bingung kenapa harus mengetahui sedang berbicara pada siapa br bisa menjawab.
Sy harap anda juga merenungkan bahwa yang di bold sgt kontradiksi dengan contoh" anda (membunuh)
Paling tidak saya memakai referensi acuan, sedangkan yang kk post ga ada referensinya.

Adik Miaka yang anda contohkan kondisi dimna binatang2 itu Baik2 saja bahkan bisa menolong. Itu tidak jadi masalah

Nah klo sebaliknya gimna? Anjing Helder yang malah menyerang Tuannya Sendiri sampai tak berdaya dan akhirnya di DOR sama keamanan....