//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Nikah Muda  (Read 16622 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline juanpedro

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 949
  • Reputasi: 48
  • Gender: Male
Re: Nikah Muda
« Reply #45 on: 04 November 2012, 06:19:16 AM »
bu Dosbim memposisikan diri sebagai ibu kedua (yang cerewet n pingin liat anaknya cepet nikah) :)). beliau isl4m dan tergolong umat yang taat.

yup pada dasarnya yang jadi pertimbangan adalah waktu (umur), finansial, dan kematangan mental.

saya sudah berkata pada beliau kalau emang sudah waktunya, pasti akan nikah juga. tapi beliau menjawab kalau tidak diniati dari sekarang (minimal bikin rencana), maka tidak akan bisa terealisasi, bahkan keinginan untuk melakukannya bisa padam (dengan pertimbangan bahwa semakin tua maka keinginan-keinginan semakin sedikit). saya jadi menyamakannya dengan psikologi keinginan menulis. semakin ditunda maka semakin tidak akan terlaksana. there will never be the right time.

saya juga bilang kalau saya masih ingin menikmati masa muda, dan dia dengan santainya menjawab, "masa muda sangat singkat nak." dalam hati saya setuju.

perkara finansial... mungkinkah kemapanan bisa diraih setelah menikah, mengingat dengan menikah bisa lebih bijak dalam memanage keuangan karena fokusnya bukan untuk diri sendiri saja tapi juga keluarga?

kalo kematangan... saya punya pertanyaan. apakah seseorang bisa berenang kalau ia sama sekali belum masuk ke kolam? apakah bisa dilatih di daratan?

 _/\_

Spoiler: ShowHide
.... tapi kalo udah emang waktunya mo gimana lagi ;D apakah gw ngomong begini karena efek gw adalah jomblo? ::) :hammer:
.... Mau makan pake apa? pake cinta? ???
:))
iya dong. walau rasanya asin karena masakan istri pake bumbu cinta ya tetep dimakan suami =))

... Mau nikmatin punya uang and masa muda yang gag dateng 2 kali :whistle:
datengnya sekali tapi cepatnya minta ampun sis :))

....tp gw setuju masa muda ga dtg 2x, masi banyak yg belom diraih dan diliat2..dunia itu luas.
Kok jupe bkn cumi?  ???

Menurutku nikah muda tar anaknya bs cpt dewasa jd lbh santai dihr tua kl anak da bs cr kerja sdr....
Tp nikah tua bgs jg jd populasi penduduk dunia ga cepat padat tar sumber makanan n sda jd abis hehe....
iya bu dosbim bilangnya juga gitu. berbeda dari dengan yang saya yakini, seseorang yang anaknya sudah dewasa/mandiri akan bisa fokus dan punya waktu banyak ke hal-hal yang ia ingin raih.



Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.068
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Nikah Muda
« Reply #46 on: 04 November 2012, 10:39:44 AM »
bu Dosbim memposisikan diri sebagai ibu kedua (yang cerewet n pingin liat anaknya cepet nikah) :)). beliau isl4m dan tergolong umat yang taat.

yup pada dasarnya yang jadi pertimbangan adalah waktu (umur), finansial, dan kematangan mental.

saya sudah berkata pada beliau kalau emang sudah waktunya, pasti akan nikah juga. tapi beliau menjawab kalau tidak diniati dari sekarang (minimal bikin rencana), maka tidak akan bisa terealisasi, bahkan keinginan untuk melakukannya bisa padam (dengan pertimbangan bahwa semakin tua maka keinginan-keinginan semakin sedikit). saya jadi menyamakannya dengan psikologi keinginan menulis. semakin ditunda maka semakin tidak akan terlaksana. there will never be the right time.

saya juga bilang kalau saya masih ingin menikmati masa muda, dan dia dengan santainya menjawab, "masa muda sangat singkat nak." dalam hati saya setuju.

perkara finansial... mungkinkah kemapanan bisa diraih setelah menikah, mengingat dengan menikah bisa lebih bijak dalam memanage keuangan karena fokusnya bukan untuk diri sendiri saja tapi juga keluarga?

kalo kematangan... saya punya pertanyaan. apakah seseorang bisa berenang kalau ia sama sekali belum masuk ke kolam? apakah bisa dilatih di daratan?

 _/\_

Spoiler: ShowHide
 :))
iya dong. walau rasanya asin karena masakan istri pake bumbu cinta ya tetep dimakan suami =))
datengnya sekali tapi cepatnya minta ampun sis :))
iya bu dosbim bilangnya juga gitu. berbeda dari dengan yang saya yakini, seseorang yang anaknya sudah dewasa/mandiri akan bisa fokus dan punya waktu banyak ke hal-hal yang ia ingin raih.



Ya karena sangat singkat, kenapa gag dinikmati dulu dengan melihat dunia, pasti 100 persen org yang udah berkeluarga dan berputra tidak akan punya waktu menikmati dunia, kecuali anda ortu2 yang gag cinta ma keluarganya atau sangat kaya sekali sehingga bisa mengupah seseorang menjaga kelurga anda...
Yang udah nikah pasti jika berkaitan dengan finansial akan beda dengan yang lajang, kalau yang lajang paling2 uangnya buat kebutuhan pribadi (makan, kost jika kost, beli brg pribadi), kasih ortu, dan ditabung tapi kalau punya keluarga harus mikir bayar cicilan rumah, beli makan berdua, blom lagi kalau punya anak beli pampers, susu, baju, ke dokter, bayar iuran macem2... So harus2 siap mental, fisik dan yang pasti finansial...

Belajar dari yang udah berkeluarga _/\_
Life is must learning,  trying and never giving up to all problem that come to our life.
If life give you one hundred reason to beat you down then find one thousand reason to revive again and again.

Offline Chen Hui Ling

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.654
  • Reputasi: 65
  • Gender: Female
Re: Nikah Muda
« Reply #47 on: 04 November 2012, 02:54:06 PM »
Ya karena sangat singkat, kenapa gag dinikmati dulu dengan melihat dunia, pasti 100 persen org yang udah berkeluarga dan berputra tidak akan punya waktu menikmati dunia, kecuali anda ortu2 yang gag cinta ma keluarganya atau sangat kaya sekali sehingga bisa mengupah seseorang menjaga kelurga anda...
Yang udah nikah pasti jika berkaitan dengan finansial akan beda dengan yang lajang, kalau yang lajang paling2 uangnya buat kebutuhan pribadi (makan, kost jika kost, beli brg pribadi), kasih ortu, dan ditabung tapi kalau punya keluarga harus mikir bayar cicilan rumah, beli makan berdua, blom lagi kalau punya anak beli pampers, susu, baju, ke dokter, bayar iuran macem2... So harus2 siap mental, fisik dan yang pasti finansial...

Belajar dari yang udah berkeluarga _/\_
bukannya kalo emang cinta itu berarti akan menikmati segala sesuatunya?
jangan punya anak toh kalo ga mau kebahagiaan dan masa berduaan nya berakhir n masih ga mau mikirin duit pampers, sekolah, susu, etc , kan beres ;D
Don't trust too much, Don't hope too much, Don't love too much, because that too much can hurt you so much

Offline siswahardy

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 615
  • Reputasi: 10
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Nikah Muda
« Reply #48 on: 04 November 2012, 03:15:46 PM »
mau nambah dikit, kadang2 kehadiran anak bermanfaat untuk memperkuat ikatan pernikahan
tanpa kehadirannya, pasutri tidak akan pikir panjang untuk bercerai ketika ada sedikit ketidakcocokkan

Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.068
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Nikah Muda
« Reply #49 on: 04 November 2012, 04:07:30 PM »
bukannya kalo emang cinta itu berarti akan menikmati segala sesuatunya?
jangan punya anak toh kalo ga mau kebahagiaan dan masa berduaan nya berakhir n masih ga mau mikirin duit pampers, sekolah, susu, etc , kan beres ;D

Masalahnya bukan gag mau punya anak, tapi siap atau gagnya, kalau gag siap buakankah sama saja menelantarkan dan menyusahkan anaknya... Bayangkan jika kita menikah, finansial pas2an trus anaknya nangis minta sesuatu, baju barulah misal yang bagus, gag sanggup beliin apakah tidak ada perasaan sedih di hati si ortu...
Ini masalah kesiapan bukan mau atau gagnya... Banyak juga yang menikah sah, mapan tapi juga gag bisa punya keturunan, itu bukan masalah gag mau lho sist cuma gag punya...
Sekarang sih enak inseminasi buatan bisa tapi ya mahal... Atau adopsi anak, tapi ya biasanya keluarga besar jarang yang bisa terima palagi pasutri sama2 anak tunggal hehehehe, stressingnya lebih besar ke pihak si cewe...
Life is must learning,  trying and never giving up to all problem that come to our life.
If life give you one hundred reason to beat you down then find one thousand reason to revive again and again.

Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.068
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Nikah Muda
« Reply #50 on: 04 November 2012, 04:11:34 PM »
mau nambah dikit, kadang2 kehadiran anak bermanfaat untuk memperkuat ikatan pernikahan
tanpa kehadirannya, pasutri tidak akan pikir panjang untuk bercerai ketika ada sedikit ketidakcocokkan

Se7 yang ini tapi tergantung type ortunya juga om, soalnya ada juga pengecualian my prend, mama-papanya cerai udah masing2 nikah lagi anaknya dititipin ke mertuanya ma ortunya masing2 jadi yah anak 5 pisah2...
Tapi kalau gag punya anak kadang dibuat alasan suami atau keluarga memutuskan sang suami menikah lagi untuk cari anak lho, (bukan sinetron) tapi emg kenyataannya gitu...
Life is must learning,  trying and never giving up to all problem that come to our life.
If life give you one hundred reason to beat you down then find one thousand reason to revive again and again.

Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.068
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Nikah Muda
« Reply #51 on: 04 November 2012, 04:14:28 PM »
mau nambah dikit, kadang2 kehadiran anak bermanfaat untuk memperkuat ikatan pernikahan
tanpa kehadirannya, pasutri tidak akan pikir panjang untuk bercerai ketika ada sedikit ketidakcocokkan

Se7 yang ini tapi tergantung type ortunya juga om, soalnya ada juga pengecualian my prend, mama-papanya cerai udah masing2 nikah lagi anaknya dititipin ke mertuanya ma ortunya masing2 jadi yah anak 5 pisah2...
Tapi kalau gag punya anak kadang dibuat alasan suami atau keluarga memutuskan sang suami menikah lagi untuk cari anak lho, (bukan sinetron) tapi emg kenyataannya gitu...

Pertanyaannya balik ke si istri atau pihak cewe siap gag mrk2 dimadu, balik lagi ke personnya, ( kalau saya sih gag siap, amppuuuunnn....) ^:)^
Life is must learning,  trying and never giving up to all problem that come to our life.
If life give you one hundred reason to beat you down then find one thousand reason to revive again and again.

Offline sl99

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 409
  • Reputasi: 33
  • Gender: Male
Re: Nikah Muda
« Reply #52 on: 04 November 2012, 11:27:23 PM »
Masalahnya bukan gag mau punya anak, tapi siap atau gagnya, kalau gag siap buakankah sama saja menelantarkan dan menyusahkan anaknya... Bayangkan jika kita menikah, finansial pas2an trus anaknya nangis minta sesuatu, baju barulah misal yang bagus, gag sanggup beliin apakah tidak ada perasaan sedih di hati si ortu...
Ini masalah kesiapan bukan mau atau gagnya... Banyak juga yang menikah sah, mapan tapi juga gag bisa punya keturunan, itu bukan masalah gag mau lho sist cuma gag punya...
Sekarang sih enak inseminasi buatan bisa tapi ya mahal... Atau adopsi anak, tapi ya biasanya keluarga besar jarang yang bisa terima palagi pasutri sama2 anak tunggal hehehehe, stressingnya lebih besar ke pihak si cewe...

Tidak ada hal yang pasti neng :)
Bahkan sejam dari sekarang aja kita gak tau apakah masih bernapas atau tidak.
Sapa tau sebelum nikah pas-pasan, eh begitu nikah, dua orang itu bisa makin maju dan maju dan maju.
Kenapa ketakutan tidak bisa mapan setelah menikah yang selalu di kedepankan?
Vaya dhamma sankhara, appamadena sampadetha

Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.068
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Nikah Muda
« Reply #53 on: 05 November 2012, 01:57:40 AM »
Tidak ada hal yang pasti neng :)
Bahkan sejam dari sekarang aja kita gak tau apakah masih bernapas atau tidak.
Sapa tau sebelum nikah pas-pasan, eh begitu nikah, dua orang itu bisa makin maju dan maju dan maju.
Kenapa ketakutan tidak bisa mapan setelah menikah yang selalu di kedepankan?

Pengalaman pribadi om, coz saya pernah alami masa2 itu dimana selalu gag bisa beli apa yang dibutuhkan apalagi yang dimauin, temen2 punya mainan baru misal saya boro2 punya, minta aja kagak berani ma ortu, kasihan, uangnya bisa buat yang lain...
Cuma be realistis and tidak mau mengulang keadaan yang sama seperti masa kecillah yang membuat saya punya prinsip sekeras ini...
Life is must learning,  trying and never giving up to all problem that come to our life.
If life give you one hundred reason to beat you down then find one thousand reason to revive again and again.

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Nikah Muda
« Reply #54 on: 05 November 2012, 06:31:03 AM »
Tidak ada hal yang pasti neng :)
Bahkan sejam dari sekarang aja kita gak tau apakah masih bernapas atau tidak.
Sapa tau sebelum nikah pas-pasan, eh begitu nikah, dua orang itu bisa makin maju dan maju dan maju.
Kenapa ketakutan tidak bisa mapan setelah menikah yang selalu di kedepankan?
Hanya dengan "statement" sapa tau ? too risky

Kenyataan yang ada, banyak pasutri yang mo nikah karena didorong umur, akibatnya apa ? Udah nikah dan belum mapan, ujung2nya menyusahkan orang tua. Namanya orang tua walau luarnya garang.. tapi dalamnya lembut, mana bisa lihat anaknya susah, pasti disupport walau mereka sendiri susah. Saya pikir kalau saya pribadi ya, saya sudah dibesarkan dan udah dikasih sekolah udah cukuplah, jangan menambah kesusahan ortu lagi dengan menikah dan punya anak tapi gak bisa menghidupi
 
Belum lagi konflik internal karena gak mapan, istri di rumah tentu bisa ribut jika suami pulang dengan hasil minim. Ujung2nya dari pertengkaran bisa membawa ke arah cekcok dan akhirnya perceraian pun bisa terjadi..

Ditambah lagi jika mau punya anak. Hamil saja butuh biaya untuk checkup rutin kesehatan kandungan yang biasanya tiap kali kunjungan minimal Rp.200rb. Silakan dikalikan berapa kali kunjungan selama 9 bulan. Setelah kunjungan rutin, proses kelahiran, apakah normal / caesar.. Tentu biaya caesar lebih besar. Asumsi lahir normal paling murah 5 juta, dan lahir caesar paling murah 10 juta, jadi ya butuh duit sekitar 7 juta. Dan setelah anak keluar, harus dikasih susu, yang katakanlah 100 rb / kaleng yang anggaplah tahan sampe 1 minggu.. itu belum lagi termasuk baju dan mainan baru seperti denova katakan, dll.

Saya memberi pandangan dari yang saya lihat sehari2.. Memang baik berpikiran positif dengan "siapa tahu", namun terkadang "siapa tahu" hasilnya jelek juga perlu dipertimbangkan dan dipikirkan agar tidak masuk ke dalam jurang yang satu ini.

Solusinya : jangan nunggu mau married baru berpikir mapan, kejarlah kemapanan itu sekarang. Menikah muda gak masalah asal bisa menghidupi diri sendiri dan menunda kelahiran jika belum mapan. Jangan sampe menambah 1 anak lagi di dunia tapi gak mampu merawatnya

Source : catatan dari seorang planner ;D


Disclaimer: ShowHide

- Angka2 di atas angka rata2.. dari hasil survei amatiran :))
- Belum termasuk biaya pesta pernikahan jika di jakarta : +/- 100 juta
- Belum termasuk biaya KPR dengan DP sekian juta, cicilan selama 10 - 15 tahun


« Last Edit: 05 November 2012, 06:48:55 AM by Forte »
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline siswahardy

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 615
  • Reputasi: 10
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Nikah Muda
« Reply #55 on: 05 November 2012, 06:54:54 AM »
ada juga yg harus menikah muda, jika MBA (kecelakaan AKA bocor halus)  :)

Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.068
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Nikah Muda
« Reply #56 on: 05 November 2012, 07:43:45 AM »
Hanya dengan "statement" sapa tau ? too risky

Kenyataan yang ada, banyak pasutri yang mo nikah karena didorong umur, akibatnya apa ? Udah nikah dan belum mapan, ujung2nya menyusahkan orang tua. Namanya orang tua walau luarnya garang.. tapi dalamnya lembut, mana bisa lihat anaknya susah, pasti disupport walau mereka sendiri susah. Saya pikir kalau saya pribadi ya, saya sudah dibesarkan dan udah dikasih sekolah udah cukuplah, jangan menambah kesusahan ortu lagi dengan menikah dan punya anak tapi gak bisa menghidupi
 
Belum lagi konflik internal karena gak mapan, istri di rumah tentu bisa ribut jika suami pulang dengan hasil minim. Ujung2nya dari pertengkaran bisa membawa ke arah cekcok dan akhirnya perceraian pun bisa terjadi..

Ditambah lagi jika mau punya anak. Hamil saja butuh biaya untuk checkup rutin kesehatan kandungan yang biasanya tiap kali kunjungan minimal Rp.200rb. Silakan dikalikan berapa kali kunjungan selama 9 bulan. Setelah kunjungan rutin, proses kelahiran, apakah normal / caesar.. Tentu biaya caesar lebih besar. Asumsi lahir normal paling murah 5 juta, dan lahir caesar paling murah 10 juta, jadi ya butuh duit sekitar 7 juta. Dan setelah anak keluar, harus dikasih susu, yang katakanlah 100 rb / kaleng yang anggaplah tahan sampe 1 minggu.. itu belum lagi termasuk baju dan mainan baru seperti denova katakan, dll.

Saya memberi pandangan dari yang saya lihat sehari2.. Memang baik berpikiran positif dengan "siapa tahu", namun terkadang "siapa tahu" hasilnya jelek juga perlu dipertimbangkan dan dipikirkan agar tidak masuk ke dalam jurang yang satu ini.

Solusinya : jangan nunggu mau married baru berpikir mapan, kejarlah kemapanan itu sekarang. Menikah muda gak masalah asal bisa menghidupi diri sendiri dan menunda kelahiran jika belum mapan. Jangan sampe menambah 1 anak lagi di dunia tapi gak mampu merawatnya

Source : catatan dari seorang planner ;D


Disclaimer: ShowHide

- Angka2 di atas angka rata2.. dari hasil survei amatiran :))
- Belum termasuk biaya pesta pernikahan jika di jakarta : +/- 100 juta
- Belum termasuk biaya KPR dengan DP sekian juta, cicilan selama 10 - 15 tahun


Se7 100 persen dg statement om Forte, siap dulu segalanya baru married, udah ada contoh dan hasilnya dari yang "siapa tahu" udah dibesarin dan dibiayain sekolah ma ortu dah beribu trims, masak iya mau nyusahin lagi...

Kalau yang ini seperti pepatah "terlanjur basah, ya udah mandi sekalian" :D AKA mau gimana lagi, sudah terlanjur ya terima resiko donk, udah tahu dan diajarin di ilmu bio, koq ya dipraktekin, itulah makanya cuma subbab reproduksi yang gag pernah dipraktekin di sma :P
ada juga yg harus menikah muda, jika MBA (kecelakaan AKA bocor halus)  :)
Life is must learning,  trying and never giving up to all problem that come to our life.
If life give you one hundred reason to beat you down then find one thousand reason to revive again and again.

Offline siswahardy

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 615
  • Reputasi: 10
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Nikah Muda
« Reply #57 on: 05 November 2012, 08:17:55 AM »
Kalau yang ini seperti pepatah "terlanjur basah, ya udah mandi sekalian" :D AKA mau gimana lagi, sudah terlanjur ya terima resiko donk, udah tahu dan diajarin di ilmu bio, koq ya dipraktekin, itulah makanya cuma subbab reproduksi yang gag pernah dipraktekin di sma :P

tepatnya, "terlanjur enak, jadi keenakkan" dan "terlanjur keenakkan, jadi kepusingan"

Offline sanjiva

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.091
  • Reputasi: 101
  • Gender: Male
Re: Nikah Muda
« Reply #58 on: 05 November 2012, 08:56:56 AM »
Ditambah lagi jika mau punya anak. Hamil saja butuh biaya untuk checkup rutin kesehatan kandungan yang biasanya tiap kali kunjungan minimal Rp.200rb. Silakan dikalikan berapa kali kunjungan selama 9 bulan. Setelah kunjungan rutin, proses kelahiran, apakah normal / caesar.. Tentu biaya caesar lebih besar. Asumsi lahir normal paling murah 5 juta, dan lahir caesar paling murah 10 juta, jadi ya butuh duit sekitar 7 juta. Dan setelah anak keluar, harus dikasih susu, yang katakanlah 100 rb / kaleng yang anggaplah tahan sampe 1 minggu.. itu belum lagi termasuk baju dan mainan baru seperti denova katakan, dll.

Biaya punya anak besar karena kita udah didoktrin dan dicekoki iklan2 harus yang terbaik walaupun mahal.

Padahal periksa kehamilan bisa di puskesmas (dgn syarat ga ada kelainan kehamilan), melahirkan normal tidak caesar (banyak dokter SPOG yang sepertinya 'menganjurkan' caesar untuk mengejar pendapatan yang lebih besar), susu anak yang terbaik adalah ASI (dalam kondisi normal), tidak harus memakai susu formula yang mahal (karena beriklan di televisi), dll.

Quote
Menikah muda gak masalah asal bisa menghidupi diri sendiri dan menunda kelahiran jika belum mapan. Jangan sampe menambah 1 anak lagi di dunia tapi gak mampu merawatnya

Setuju, selama pasangan muda itu tidak menyesal memilih pasangan karena terburu2 kawin ternyata tidak cocok / tidak sreg.
«   Ignorance is bliss, but the truth will set you free   »

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Nikah Muda
« Reply #59 on: 05 November 2012, 10:08:57 AM »
Biaya punya anak besar karena kita udah didoktrin dan dicekoki iklan2 harus yang terbaik walaupun mahal.

Padahal periksa kehamilan bisa di puskesmas (dgn syarat ga ada kelainan kehamilan), melahirkan normal tidak caesar (banyak dokter SPOG yang sepertinya 'menganjurkan' caesar untuk mengejar pendapatan yang lebih besar), susu anak yang terbaik adalah ASI (dalam kondisi normal), tidak harus memakai susu formula yang mahal (karena beriklan di televisi), dll.

Setuju, selama pasangan muda itu tidak menyesal memilih pasangan karena terburu2 kawin ternyata tidak cocok / tidak sreg.
betul.. namun karena dalam planning, harus perhitungan worst case ;D kenapa saya includekan susu formula juga, karena pertimbangan, andai kata persalinan berjalan normal, ibu sehat, namun ASI tidak mencukupi untuk bayi, maka mau tak mau harus pakai susu formula.

Case2 yang mungkin terjadi :
- ASI tidak keluar walau sudah persalinan
- ASI keluar tapi sedikit.
- ASI keluar banyak, namun anak lebih rakus lagi :))

Perhitungan 1 kaleng susu formula 1 minggu itu pun normal, ada juga beberapa bayi "rakus", 1 kaleng bisa 4-5 hari udah habis..

Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

 

anything