Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Aliran Maitreya  (Read 313869 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

Offline J.W

  • Sebelumnya: Jinaraga, JW. Jinaraga
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.864
  • Reputasi: 103
  • Gender: Male
Re: Aliran Maitreya
« Reply #210 on: 23 April 2008, 03:49:31 PM »
_/\_ sebenarnya dari penggabungan 3 agama tersebut,apakah yang menjadi fondasi utama dari IKT/MLDD? jati diri seperti apa yang ingin dibawa ?

tidak tepat dikatakan penggabungan, inti ajaran di IKT adalah 3 pusaka (mohon yg lebih senior mengoreksi kalo salah)
3 pusaka ? apa itu?

BUDDHA, DHAMMA, SANGHA

atau

TITIK SHIEN KWAN, 5 kata "sakti"?, Format tangan ???????????

jujur pemikiran adanya Maitreya sebenarnya menjadi konsep khas dimana sekarang ini di dunia terjadi Maitreya craziness dimulai dari Maitreya Universalist yang pimpinannya seorang Arab Saudi,Benjamin Creme yang mengklaim Maitreya, Raelianism yang juga mengklaim hal yang sama.
Apakah motif dibelakang ini? buat saya mewujudkan sebuah dunia Maitreya dalam IKT/MLDD adalah tambahan belakangan dalam ajaran. semua begitu crazy akan hadirnya sebuah sosok yang belum benar-benar ada.

Hal ini sudah diramalkan oleh Bapak Guru generasi ke 18, akan bermunculan banyak maitreya2 palsu dan guru2 palsu.

kok mirip banget dengan kr****n ? Meramalkan akan bermunculan n**i palsu yang mengatasnamakan ajaran LAO MU ??

Dan boleh saya bertanya Yong.selama ini Dharma yang 'katanya' diajarkan oleh Maitreya sebenarnya diajarkan oleh Maitreya?contoh: Sakyamuni mengajarkan Buddhism. darimanakah anda mendapat source bahwa ini adalah ajaran Maitreya sedangkan figur REAL nya belum ada.

menurut kami (kalo ga setuju jgn komplain kesaya ;D ) maitreya sudah berulang-kali ber inkarnasi di dunia ini, sebagai Bhiksu pembawa kantong kain, yang terakhir menjadi Kakek Guru ke 17 dan kelak akan datang lagi ke dunia ini, kalo untuk lebih jauh saya ga bisa ngasih komen alasanya berhubungan dgn aliran lain

Asta***********
« Last Edit: 23 April 2008, 04:07:11 PM by Jinaraga »

Offline nyanadhana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.903
  • Reputasi: 77
  • Gender: Male
  • Kebenaran melampaui batas persepsi agama...
Re: Aliran Maitreya
« Reply #211 on: 23 April 2008, 03:50:14 PM »
Lao Mu = ibu kandung?
« Last Edit: 23 April 2008, 03:54:28 PM by nyanadhana »
Sadhana is nothing but where a disciplined one, the love, talks to one’s own soul. It is nothing but where one cleans his own mind.

Offline J.W

  • Sebelumnya: Jinaraga, JW. Jinaraga
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.864
  • Reputasi: 103
  • Gender: Male
Re: Aliran Maitreya
« Reply #212 on: 23 April 2008, 04:02:05 PM »
bro Jinaraga, anda lebih menghormati siapa? Ibu anda atau Sang Buddha?

Hhmm... ::) ::)
Bro...ini case nya udah beda loh...

Tapi jinaraga tetap akan berusaha menjawab...
Jinaraga lebih menghormati Sang Buddha...karena beliaulah yang mengajarkan dhamma. Dan "berkat" beliau juga, jinaraga bisa memahami bahwa jinaraga bisa terlahir dari rahim ibu jinaraga dalam kehidupan ini adalah sebuah jodoh kamma..(bukan sebuah kebetulan 'sim sala bim').

Dan jinaraga juga menghormati ibu jinaraga, karena beliau tidak pernah memaksakan agama dan keyakinannya kepada jinaraga.
Dan beliau jg tidak pernah "gila" dengan mengatakan sang Buddha pernah berkenalan dengan beliau (=BACA QIU DAO).

Sebelum reply postingan jinaraga ini....coba resapin dl maksud jinaraga. Agar pernyataan yg lebih frontal tidak perlu muncul  :)) :)) :))

Offline J.W

  • Sebelumnya: Jinaraga, JW. Jinaraga
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.864
  • Reputasi: 103
  • Gender: Male
Re: Aliran Maitreya
« Reply #213 on: 23 April 2008, 04:12:18 PM »
Lao Mu = ibu kandung?

Bro... :)) :))
Kita kan sama2 mantan member LAO MU kan ? :))
Gimana dulu thien tuan se jelasin ?
Kalo dl ama jinaraga dijelasin kalo LAO MU adalah ibu kita yg di surga sana. Kita semua adalah anak2nya. Karena waktu "piknik" kita terjerumus ke lembah dosa  :o .
Nahh...akhirnya lao mu kangen ama kita..maka diutusnya n**i tuk menolong dan menjemput kita :))

Offline Yong_Cheng

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 280
  • Reputasi: 16
  • Gender: Male
Re: Aliran Maitreya
« Reply #214 on: 23 April 2008, 04:23:11 PM »
pertama saya murni ikut aliran ini tanpa adanya unsur paksaan, saya bervegetarian murni juga tanpa adanya unsur paksaan, bila di luar sana ada yang memaksakan agamanya maaf sekali itu adalah individu masing2, tidak dapat mewakili aliran tertentu

bila bro jinaraga lebih menghormati Sang Buddha daripada Sang Ibu, bisa dijelaskan kenapa dosa terberat masuk neraka avici urutan pertama adalah:
1. membunuh Ibu
2. membunuh Ayah
3. melukai Buddha, arahat, para suci
4. memecah belah Sangha

kita diskusi disini jadi santai aja  ;D
Perjalanan seribu mil diawali dengan satu langkah kaki

Offline nyanadhana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.903
  • Reputasi: 77
  • Gender: Male
  • Kebenaran melampaui batas persepsi agama...
Re: Aliran Maitreya
« Reply #215 on: 23 April 2008, 04:28:19 PM »
 :)) kalo ketemu lagi ama dia gw cuman mao tanya " mak,lo kok lahirin banyak anak tapi ga bisa ngurusnya,ada yang miskin ada yang kaya,emak ga fair argh bagi-bagi rejeki trus kalo misalnya ga mau kita terjerumus dalam lembah dosa,ngapain mak ciptain lembah dosa dan ngapain pula ciptain adanya iblis,setan dan segala macamnya ,kan semua berasal dari kamu mak,ada bumi,hutan,hujan dan segala macemnya..."
Sadhana is nothing but where a disciplined one, the love, talks to one’s own soul. It is nothing but where one cleans his own mind.

Offline Sunkmanitu Tanka Ob'waci

  • Sebelumnya: Karuna, Wolverine, gachapin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.807
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
  • 会いたい。
Re: Aliran Maitreya
« Reply #216 on: 23 April 2008, 04:30:01 PM »
Akusala garuka kamma memang disebutkan urutannya demikian.
Tapi tidak ada disebutkan urutan itu menentukan mana yang lebih berat. 5 perbuatan itu semata-mata hanya digolongkan dalam satu hal : akusala garuka kamma.

Lebih lanjut di komentar disebutkan yang dimaksud adalah ibu kandung pada kelahiran ini, bukan ibu susu, atau ibu angkat, atau ibu "imajinasi".
HANYA MENERIMA UCAPAN TERIMA KASIH DALAM BENTUK GRP
Fake friends are like shadows never around on your darkest days

Offline nyanadhana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.903
  • Reputasi: 77
  • Gender: Male
  • Kebenaran melampaui batas persepsi agama...
Re: Aliran Maitreya
« Reply #217 on: 23 April 2008, 04:34:16 PM »
bro Yong Cheng,maksudnya apa bro dengan istilah Ibu itu tadi....tidak ada hubungannya Lao Mu dengan ibu kandung karena seperti agama theistik lain, dia adalah Tuhan Pencipta,sedangkan di Buddhism tidak akan menggunakan pemahaman seperti itu karena pembahasan seperti itu tidak berguna. Konsepsi Tuhan dan dewa-dewa lainnya membuat manusia semakin buta arah. ataukalo kamu mau menyebut dengan Watak Bodhi dan semua berasal dari watak Bodhi itu maka watak Bodhi yang disebutkan adalah Atma yang kekal.

Tuhan yang biasa dikenal orang-orang juga dalam Buddhism adalah alam Brahma,karena masa hidupnya yang sangat panjang sekali membuat Brahma berpikir Ialah awal dari segalanya,semua makhluk berasal dari dia. Anda bisa melihat pernyataan Sang Buddha menanggapi para Brahma yang berpikir mengenai Atma yang kekal,adanya pribadi yang mengatur semua.adanya pribadi yang menciptakan semua.
Sadhana is nothing but where a disciplined one, the love, talks to one’s own soul. It is nothing but where one cleans his own mind.

Offline nyanadhana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.903
  • Reputasi: 77
  • Gender: Male
  • Kebenaran melampaui batas persepsi agama...
Re: Aliran Maitreya
« Reply #218 on: 23 April 2008, 04:40:48 PM »
memahami Buddhism tidak bisa dar der dor mengambil secuplik sutra yang mungkin isinya sedikit sama dengan ajaran trus mengklaim bahwa isi Sutra aja mendukung itu. Memang urutannya Ibu adalah pertama terus apa hubungannya dengan Lao Mu,apakah mengklaim bahwa Ibu Lao Mu adalah Ibu Kandung? trus di agama lain,ia adalah cowo,saya panggil dia Lao Pa......God Is A girl?
Sadhana is nothing but where a disciplined one, the love, talks to one’s own soul. It is nothing but where one cleans his own mind.

Offline J.W

  • Sebelumnya: Jinaraga, JW. Jinaraga
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.864
  • Reputasi: 103
  • Gender: Male
Re: Aliran Maitreya
« Reply #219 on: 23 April 2008, 07:16:08 PM »
pertama saya murni ikut aliran ini tanpa adanya unsur paksaan, saya bervegetarian murni juga tanpa adanya unsur paksaan, bila di luar sana ada yang memaksakan agamanya maaf sekali itu adalah individu masing2, tidak dapat mewakili aliran tertentu

bila bro jinaraga lebih menghormati Sang Buddha daripada Sang Ibu, bisa dijelaskan kenapa dosa terberat masuk neraka avici urutan pertama adalah:
1. membunuh Ibu
2. membunuh Ayah
3. melukai Buddha, arahat, para suci
4. memecah belah Sangha

kita diskusi disini jadi santai aja  ;D

Jinaraga dulu murni ikut aliran ini tanpa adanya paksaan. jinaraga akhirnya "berkhianat" dari aliranan ini juga murni tanpa ada unsur paksaan. jinaraga membongkar "rahasia2" aliran ini juga murni atas keinginan sendiri.

Mengenai individu yang "mengenalkan" agamanya kepada orang yg tidak seagama, coba deh bro Yong_Cheng mengintip gimana cara mereka menjalankan misinya tersebut. Apakah hanya semata-mata atas nama individu atas mengatasnamakan ajarannya.

Mengenai hormat menghormati...itu hanya pandangan pribadi saja. Lagian jinaraga tidak pernah membaca ada bagian sutta yang mengatakan:
1. membunuh Ibu = kamma buruk mencapai 50%
2. membunuh Ayah = kamma buruk mencapai 25%
3. melukai Buddha, arahat, para suci = kamma buruk mencapai 15%
4. memecah belah Sangha = kamma buruk mencapai 10%

Lagian sepertinya, konsep "ibu" dari awal sudah berbeda.
Maksud jinaraga di postingan sebelumnya adalah LAO MU... bukan ibu kandung.

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.428
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: Aliran Maitreya
« Reply #220 on: 23 April 2008, 10:06:39 PM »
Quote
Mengenai hormat menghormati...itu hanya pandangan pribadi saja. Lagian jinaraga tidak pernah membaca ada bagian sutta yang mengatakan:
1. membunuh Ibu = kamma buruk mencapai 50%
2. membunuh Ayah = kamma buruk mencapai 25%
3. melukai Buddha, arahat, para suci = kamma buruk mencapai 15%
4. memecah belah Sangha = kamma buruk mencapai 10%

kalau dilihat dari sutra & membandingkan dg kenyataan skr,
melukai Buddha memiliki bobot lebih berat.

perbuatan Devadatta tidak perlu menunggu sampai kamma kelahirannya habis (kematian wajar) utk berbuah. dalam kasusnya tanah terbelah (mungkin sedang gempa) dan dia 'ter'telan ke dasar tanah.

kasus pembunuhan orang tua, sekarang ini sudah sering terjadi. bisa kita lihat di berita. yah... efek karma sekarangnya paling2 hanya 'penjara'. kalau setelah rebirth ga tau yah. :)

tapi... harus diingat akusala garuka kamma yg paling mudah dilakukan ya 'membunuh orang tua'. utk melukai Buddha harus ada jodoh dg Buddha. utk memecah belah sangha harus susun rencana panjang dulu :P

dan sebenarnya ada pembahasan menarik mengenai kamma kelahiran sebagai seorang manusia dan hubungan dg orang tua. silahkan baca dulu Anguttara Nikaya Bagian 2, Katannu Sutta. :)
« Last Edit: 23 April 2008, 10:12:55 PM by tesla »
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline Sol Capoeira

  • Sebelumnya: El Sol
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.746
  • Reputasi: 6
  • Gender: Male
Re: Aliran Maitreya
« Reply #221 on: 23 April 2008, 10:57:14 PM »
[at] nyanadhana
saya belum berani untuk comment masalah ini, di taoism sendiri ada banyak aliran dan ada yg saling bertentangan, mau dipatok yg mana yg benar?

Eh!

I Kuan Tao itu bukan Taoism yak!!

inti ajaran aliran Tao itu gk beda sama ajaran sang Buddha..

yg kalian ajarkan itu kesesatan!!

jangan pernah ngaku2 Taoism deh! I kUan TAo itu direject ama Taoism dan Buddhism..dan bahkan direject oleh seluruh agama!

Offline Sol Capoeira

  • Sebelumnya: El Sol
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.746
  • Reputasi: 6
  • Gender: Male
Re: Aliran Maitreya
« Reply #222 on: 23 April 2008, 10:59:55 PM »

 :-? :-?
Keqnya sulit loh bro...
Di aliran M tersebut....member udah diiming-imingi janji2 yang indah2.. Misnya : tiket ke surga, penghapusan dosa selama 500kalpa (hanya dengan cara bersikap anjali ketika mendengar nama "Maitreya"), dibekali 5 kata sakti, gak bakalan ke neraka lagi.



Sementara kalo buddhadhamma....kita harus berlatih, berjuang dengan kekuatan sendiri.

Naahhhh......kalo manusia yang masih "tidur"...tentu mau yang instant donkkk  :)) :)) :))

Maaf..kalo terlalu frontal...

 _/\_ _/\_ _/\_

bukannya di agama kr****n/ka****k juga diiming-iming dengan janji surgawi? buktinya banyak juga dari mereka yang pindah ke agama Buddha, karena janji-janji surgawi itu ternyata cuma sekedar janji saja toh?

Saya kira aliran M. masih lebih mudah di convert karena mereka mengakui Sang Buddha sebagai Guru, dan menghormatinya, coba bandingkan dengan kr****n/ka****k, yang tidak mengakui Sang Buddha sebagai Guru.




Bold merah :
Mana yang lebih signifikan ? kr****n ke Buddhis ato buddhis ke kr****n ??

Bold biru :
Menurut mereka...siapa yang lebih dihormati / "senior"...sang Buddha ato LAO MU ??


bro Jinaraga, anda lebih menghormati siapa? Ibu anda atau Sang Buddha?
SEMOGA IBU LOE GK SEDIH KARENA ANAKNYA YG DURHAKA MENG-IBUKAN MAKHLUK GK JELAS!


Offline SandalJepit

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 425
  • Reputasi: 3
Re: Aliran Maitreya
« Reply #223 on: 23 April 2008, 11:23:36 PM »
Quote
Bold merah :
Mana yang lebih signifikan ? kr****n ke Buddhis ato buddhis ke kr****n ??

Bold biru :
Menurut mereka...siapa yang lebih dihormati / "senior"...sang Buddha ato LAO MU ??

yang lebih signifikan, kalau di negara asia, tentu dari buddha ke kr****n, namun kalau di negara barat,  pindah agama  dari kr****n  ke Buddha lebih banyak, karena mereka merasa lelah dengan janji-janji surgawi yang tidak kunjung datang.


Kalau di aliran M, saya kira Lao Mu lebih dihormati, tapi setidaknya mereka masih mau menganggap Buddha sebagai Guru. bagaimana kalau melalui point "menganggap Buddha sebagai guru" ini dikembangkan, sehingga aliran M. bisa memahami ajaran Buddha yang benar, dan secara otomatis meninggalkan pemahaman yang salah mereka?

Offline SandalJepit

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 425
  • Reputasi: 3
Re: Aliran Maitreya
« Reply #224 on: 23 April 2008, 11:28:41 PM »

bro Jinaraga, anda lebih menghormati siapa? Ibu anda atau Sang Buddha?
SEMOGA IBU LOE GK SEDIH KARENA ANAKNYA YG DURHAKA MENG-IBUKAN MAKHLUK GK JELAS!



eits.. maksudnya itu Lau Mu = ibu? lao=tua, mu=mama? lau mu= ibu tua?  :-?

jadi lau mu itu ibunya siapa toh..?  :o  maaf saya agak bingung...