Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Topik Buddhisme => Buddhisme dengan Agama, Kepercayaan, Tradisi dan Filsafat Lain => Topic started by: El Sol on 27 March 2008, 11:45:13 PM

Title: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 27 March 2008, 11:45:13 PM
mari kita diskusi..tentang aliran sesat Maitreya..

yg telah mencorang dan menggunakan nama para Buddha dan Boddhisatva untuk mencari umat..

dan juga telah merusak Buddha Dhamma..

 ;D ;D

mulai yuk...~~

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 28 March 2008, 12:23:32 AM
maap. gw masih cupu nih.. ada apa sih dgn maitreya?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 28 March 2008, 12:50:00 AM
bosen....
cma ujung2na ributin hal2 yg kga penting...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 28 March 2008, 08:26:48 AM
yg telah mencorang dan menggunakan nama para Buddha dan Boddhisatva untuk mencari umat..

coba lebih spesifik bro ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 March 2008, 08:32:49 AM
 _/\_ bukannya udah banyak dibahas.....mau dari dulu mpe sekarang juga sama saja. buat yang buddhist,mereka bawa foto kuan yin muncul di altar mereka(padahal pake photoshop juga udah bisa),buat agama karesten diceritain kisah salib.
Sakyamuni dianggap nabi,semua Dhammanya berasal dari makhluk antah berantah bernama LM.penerangan sempurna dikatakan berdasar wangsit dari yang diatas.Pendeta Tao Lao Tze dikatakans sebagai guru Sang Buddha untuk mencapai pencerahan sempurna. ya gitu gitu deh.agama gado-gado paling horrible dimana yang udah masuk kalo keluar lagi silahkan masuk ke neraka.apalagi yang udah vege tapi lepas,neraka abadi.
Pancasila sila pertama mereka adalah makan vegetarian.sisanya sama.3 Mustika bukan Buddha Dhamma Sangha. Well sisanya cerita rekaan bahkan Sutra Mahayana diputar balikin kayak es krim.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: andrew on 28 March 2008, 08:37:06 AM
apa sih perbedaan Buddhism dengan aliran maitreya ?

 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 28 March 2008, 08:50:11 AM
gw pernah ke tempat ibadah dia org n dijelasin panjang lebar disuruh kuang2 itu apa lupa namanya...
hasilnya gw kgk ngarti... untung gw blo-on klo pinter pasti uda ikutan...  ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 March 2008, 09:20:14 AM
 _/\_ Buddhist bisa ditilik dari Sutta,Vinaya dan Abhidhamma,ini common yang ada dalam Buddhism. MAitreya merupakan aliran tidak jelas kitab sucinya(dibuat-buat),gado-gado agama lain(menampilkan nabi2/tokoh sentral agama org lain sebagai agama milik sendiri),pemimpinnya diangkat sebagai titisan Buddha.masih banyak macam lagi.Andrew silahkan pelajari topik2 berhubungan di milis ini.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 March 2008, 09:25:11 AM
Tambahan.
pernah mereka adakan upacara pemanggilan Roh,yang mirip agama K soal bahasa roh,yang dipanggil adalah Maitreya Buddha,Kuan Yin dan dewa dewi lain untuk merasuk dalam diri mereka,dikenal dengan upacara tulisan pasir.
ini adalah occult yang biasa dilakukan dalam upacara black magic Taoisme( tang ki/ khi tang in hokian).tulisan yang muncul dianggap sebagai tulisan Maha Kuasa,dimana kalo dilihat mirip main jelangkung
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Nurani86 on 28 March 2008, 10:14:51 AM
Hahaha, lucu kale kedengarannya, mao membahas aliran org lain....
Sang Buddha aja nga pernah mencela dan mengkritik ajaran lain, tapi ada pengikut2nya yg sok pinter yach...??
Aneh....
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 March 2008, 10:43:32 AM
kalo alirannya tidak sengaja membuat kekacauan dalam pemahaman Buddhism,apakah kita harus diam dan akhirnya orang lain menjadi salah pandang. Kita disini bukan sok pinter tapi menguak fakta yang ada. Aliran ini suka membawa pemahaman yang lebih sok pintar mengenai buddhism tapi ga ngerti apa2. Sutra Buddha diputar balik ,Sejarah Buddha digelapkan. kalo kamu punya nurani untuk berkata begini,mending kamu cek nurani kamu sebagai perusak ajaran.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 28 March 2008, 10:56:42 AM
Sang Buddha aja nga pernah mencela dan mengkritik ajaran lain, tapi ada pengikut2nya yg sok pinter yach...??

hehehe... terasa ada pencelaan di sini yah?

"kritik"?
rasanya ada banyak sekali peristiwa Buddha mengkritik kaum Brahmana, tetapi apakah itu dianggap pencelaan? bagi sebagian tentu saja itu pencelaan, tetapi bagi yg lain bukan.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 March 2008, 10:57:54 AM
sepertinya nick anda pernah terlihat sebagai anggota milis Maitreya, inget fanatik tidak akan membuahkan hasil kalo kamu ga bisa crosscheck dengan fakta yang ada. kalo agama kamu itu ga bisa dipertanyakan itu adalah agama aneh.
maaf saya ga pernah se-flame begini untuk membahas Dhamma,tapi kalo untuk ini,saya akan melakukan defense terhadap perusakan Buddhadhamma.
"Kalian merasa seperti laskar untuk mewujudkan tanah suci Maitreya dan kalian mengemban misi kayak begitu untuk mengajak semua orang masuk ke adalam ajaran anda.Ibarat jeruk makan jeruk,nabi palsu teriak nabi palsu.Gimana Dhamma tidak menghadapi kepunahan,itu kerjaan kalian,mengubah Tipitaka sesuai dengan ajaran kalian dan membutakan umat kalian untuk mempercayai Sutra made in tangan kalian."
kalo ingin belajar Dhamma,pelajari Dhamma asli,kalo ingin belajar Tao,pelajari ajaran Taoisme.jangan gado-gado trus mengklaim kedua belah pihak sebagai agama salah dan agama kalian benar.bikinan in Taiwan kok dipercayai,Maitreya ga pernah lahir di Tiongkok atau Taiwan karena ia belum lahir,biksu gendut yang kalian puja-puja itu hanya seorang biksu yang belum absah diangkat menjadi Maitreya,hanya kerjaan org Chinese yang menganggap gendut itu bawa hoki apalagi punya kantong mirip sinterklas bisa penuhi keinginan orang.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 28 March 2008, 10:58:46 AM
Saling membimbing saja yah .. biar bisa mencapai pencerahan bersama2. Membahas aliran lain tidak menjadi masalah, dapat menambah pengetahuan baru dan tentunya juga melatih kesabaran.  ;D


Ok.. Silahkan berdiskusi ... , Gunakan bahasa indonesia yang baik dan benar yah .. Ok  ;) _/\_

:backtotopic:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 28 March 2008, 10:58:59 AM
Mencela... tidak pernah.

Mengatakan yang salah sebagai yang salah, dan yang benar sebagai yang benar telah dilakukan sejak khotbah pertama.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 28 March 2008, 11:04:15 AM
Mencela... tidak pernah.

Mengatakan yang salah sebagai yang salah, dan yang benar sebagai yang benar telah dilakukan sejak khotbah pertama.

nah...
ada baiknya jg, sdr. nyanadhana mengatakan 'apa yg salah' & 'bagaimana yg benar' agar teman2 yg belum mengerti dapat memahaminya.

dg flaming begitu sdr. nyanadhana juga terdengar seperti fanatik ;)

mungkin bisa mulai dari sini:

Quote
Sakyamuni dianggap nabi,semua
jadi siapa itu Sakyamuni?

Quote
Dhammanya berasal dari makhluk antah berantah bernama LM.penerangan sempurna dikatakan berdasar wangsit dari yang diatas.
jadi berasal dari mana kalau bukan dari suatu mahkluk (diatas?)?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 28 March 2008, 11:09:48 AM
OOT dikit :P
sepertinya nick anda pernah terlihat sebagai anggota milis Maitreya, inget fanatik...

pantau milis Maitreya juga? :P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 March 2008, 11:15:36 AM
 _/\_ maaf kebawa suasana sementara.....hohoho 3 faktor bangkit lagi deh,lobha dosa moha,tapi gapapalah demi memukul perusak Dhamma.
mengenai hal ini,apakah lebih baik kita buka satu thread untuk menjelaskan Buddhisme itu apa,siapakah Sakyamuni,Apa yang Dia Ajarkan dalam Buddhisme utuk Pemula?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 March 2008, 11:16:40 AM
 _/\_ iya memantau apa yang ditulis oleh mereka,apa yang dibolak balikan oleh mereka.apalagi sekarang website Walubi full oleh ajaran mereka.---kecewa--
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Fei Lun Hai on 28 March 2008, 12:56:56 PM
apalagi sekarang website Walubi full oleh ajaran mereka.---kecewa---

Siapa suruh Walubi menerima aliran Maitreya sebagai salah satu majelis? :whistle: :hammer:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 28 March 2008, 01:10:19 PM
apalagi sekarang website Walubi full oleh ajaran mereka.---kecewa---

Siapa suruh Walubi menerima aliran Maitreya sebagai salah satu majelis? :whistle: :hammer:

Tanya Kenapa ??? ^-^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 March 2008, 01:10:49 PM
UUD  :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: CengHauNan on 28 March 2008, 01:20:40 PM
UUD??  ??? Apa maksudnya nih?  :-?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 28 March 2008, 01:29:38 PM
Ujung Ujungnya Darah, eh Dana eh, Duit...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 March 2008, 01:30:39 PM
Ujung Ujung Dibegoin heheheheh Ujung Ujung Duit,namanya juga aliran (deleted)  ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 28 March 2008, 03:10:28 PM
kalo ngomongin aliran ini pada "semangat" hahahaha di forum mana aja tetap panas nih topik....
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 28 March 2008, 03:24:28 PM
kalo ngomongin aliran ini pada "semangat" hahahaha di forum mana aja tetap panas nih topik....

Gimana ngak panas, masalahnya bawa2 ajaran Buddha tidak pada tempatnya (cool..cool aja he..ehe)
.  Ibarat pesawat kemiringannya lebih dari 45 derajat.Panas dingin hal yg wajar. kalau panas terus baru aneh demikian dingin terus.
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 28 March 2008, 03:36:44 PM
Dari Brahmajala Sutta

Bhikkhus! if others should malign the Buddha, the Dhamma and the Sangha, you must not feel resentment, nor displeasure, nor anger on that account.

Bhikkhus! If you feel angry or displeased when others malign the Buddha, the Dhamma and the Sangha, it will only be harmful to you (because then you will not be able to practise the dhamma).

Bhikkhus! If you feel angry or displeased when others malign the Buddha, the Dhamma and the Sangha, will you be able to discriminatc their good speech from bad?

      "No, indeed, Venerable Sir!" said the bhikkhus.

If others malign me or the Dhamma, or the Sangha, you should explain (to them what is false as false, saying 'It is not so. It is not true. It is, indeed, not thus with us. Such fault is not to be found among us.'

Bhikkhus! If others should praise the Buddha, the Dhamma and the Sangha, you should not, feel pleased, or delighted, or elated on that account.

Bhikkhus! If you feel pleased, or delighted, or elated, when others praise me, or the Dhamma, or the Sangha, it will only be harmful to you.

Bhikkhus! If others praise me, or the Dhamma, or the Sangha, you should admit what is true as true, saying 'It is so. It is true. It is, indeed, thus with us. In fact, it is to be found among us.'
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 28 March 2008, 03:39:19 PM
sepertinya nick anda pernah terlihat sebagai anggota milis Maitreya, inget fanatik tidak akan membuahkan hasil kalo kamu ga bisa crosscheck dengan fakta yang ada. kalo agama kamu itu ga bisa dipertanyakan itu adalah agama aneh.
maaf saya ga pernah se-flame begini untuk membahas Dhamma,tapi kalo untuk ini,saya akan melakukan defense terhadap perusakan Buddhadhamma.
"Kalian merasa seperti laskar untuk mewujudkan tanah suci Maitreya dan kalian mengemban misi kayak begitu untuk mengajak semua orang masuk ke adalam ajaran anda.Ibarat jeruk makan jeruk,nabi palsu teriak nabi palsu.Gimana Dhamma tidak menghadapi kepunahan,itu kerjaan kalian,mengubah Tipitaka sesuai dengan ajaran kalian dan membutakan umat kalian untuk mempercayai Sutra made in tangan kalian."
kalo ingin belajar Dhamma,pelajari Dhamma asli,kalo ingin belajar Tao,pelajari ajaran Taoisme.jangan gado-gado trus mengklaim kedua belah pihak sebagai agama salah dan agama kalian benar.bikinan in Taiwan kok dipercayai,Maitreya ga pernah lahir di Tiongkok atau Taiwan karena ia belum lahir,biksu gendut yang kalian puja-puja itu hanya seorang biksu yang belum absah diangkat menjadi Maitreya,hanya kerjaan org Chinese yang menganggap gendut itu bawa hoki apalagi punya kantong mirip sinterklas bisa penuhi keinginan orang.


sabar bro  _/\_ ...  lama-lama mirip ama forum agama kr****n vs islam nih..   Hendaknya dalam beragama memiliki pandangan tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah. Karena dalam agama ada banyak hal yang tidak bisa kita buktikan.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 28 March 2008, 03:42:06 PM
asalkan aliran maitreya udah mengaku bahwa dia bukan agama buddha ya sudah kan?  anggap saja mereka sedang bikin agama sendiri..  _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 28 March 2008, 03:46:54 PM
Hendaknya dalam beragama memiliki pandangan tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah. Karena dalam agama ada banyak hal yang tidak bisa kita buktikan.

Bukan jalan mulia beruas delapan dong, gak ada pandangan benar...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 March 2008, 03:49:05 PM
ga bakal ngaku lah,masa maling teriak maling,tuh kutipan Brahmajala Sutta baca aj.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Che Na on 28 March 2008, 03:51:12 PM
ga bakal ngaku lah,masa maling teriak maling,tuh kutipan Brahmajala Sutta baca aj.

Klo Maling Teriak Maling Penjara PENUH donk .....  ^-^ ^-^ ^-^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 March 2008, 04:18:53 PM
yang ada neraka penuh gara2 kerjaannya pengen mecah belah sangha.memutar balikan ajaran
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Che Na on 28 March 2008, 04:22:18 PM
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 28 March 2008, 04:24:19 PM
Hendaknya dalam beragama memiliki pandangan tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah. Karena dalam agama ada banyak hal yang tidak bisa kita buktikan.

Bukan jalan mulia beruas delapan dong, gak ada pandangan benar...

kalo dipandang dari sudut agama lain: agama Buddha adalah satu-satunya "ajaran menyimpang" yang mengajarkan jalan beruas delapan dong..  :P :P :P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 28 March 2008, 04:26:05 PM
Mungkin, tetapi kita kan di forum Buddhist.

Ok?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 28 March 2008, 04:39:32 PM
yang ada neraka penuh gara2 kerjaannya pengen mecah belah sangha.memutar balikan ajaran

Neraka tak akan penuh karena kalo kamma vipaka  yg terlahir di neraka telah habis (terlunasi) maka mereka akan terlahir ke alam lain. masih ingat roda samsara...selalu berputar.... ;D

 _/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 28 March 2008, 04:47:34 PM
Sanghabheda (memecah belah Sangha) bukan buat main-main. Perbuatan buruk yang berat, sama dengan Membunuh orang tua, Arahat, dan dengan kekerasan membuat darah keluar dari tubuh Sang Buddha. Karena itu sebaiknya jangan menuduh memecah belah  Sangha sembarangan.
Sanghabheda hanya bisa dilakukan oleh anggota Sangha (yang ditahbiskan asli). Kalau umat awam yang mengaku-aku sebagai anggota Sangha, dan membuat ajaran baru bukan Sanghabheda. Walaupun perbuatan tersebut sangat buruk.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 28 March 2008, 05:11:46 PM
Hendaknya dalam beragama memiliki pandangan tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah. Karena dalam agama ada banyak hal yang tidak bisa kita buktikan.

Bukan jalan mulia beruas delapan dong, gak ada pandangan benar...

kalo dipandang dari sudut agama lain: agama Buddha adalah satu-satunya "ajaran menyimpang" yang mengajarkan jalan beruas delapan dong..  :P :P :P
jgnkan sudut pandang agama lain...

sesama Buddha saja banyak aliran (meaning: bertentangan), demikian juga dg agama2 lain. ;)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 28 March 2008, 05:16:21 PM
Sanghabheda (memecah belah Sangha) bukan buat main-main. Perbuatan buruk yang berat, sama dengan Membunuh orang tua, Arahat, dan dengan kekerasan membuat darah keluar dari tubuh Sang Buddha. Karena itu sebaiknya jangan menuduh memecah belah  Sangha sembarangan.
Sanghabheda hanya bisa dilakukan oleh anggota Sangha (yang ditahbiskan asli). Kalau umat awam yang mengaku-aku sebagai anggota Sangha, dan membuat ajaran baru bukan Sanghabheda. Walaupun perbuatan tersebut sangat buruk.
tetap saja..

aliran mereka itu mencoba untuk meng-replace Buddhism..

jadi boleh dibilank mencoba untuk menghancurkan Sangha..

dan

Sangha=Buddha=Dhamma
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 28 March 2008, 05:21:04 PM
Sangat buruk, tetapi secara teknis bukan Sanghabheda
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 28 March 2008, 05:43:24 PM
.......agama gado-gado paling horrible dimana yang udah masuk kalo keluar lagi silahkan masuk ke neraka.apalagi yang udah vege tapi lepas,neraka abadi.
Pancasila sila pertama mereka adalah makan vegetarian.sisanya sama.3 Mustika bukan Buddha Dhamma Sangha. Well sisanya cerita rekaan bahkan Sutra Mahayana diputar balikin kayak es krim.

Hikkss... :'( :'( :'( :'(
Jinaraga pernah masuk...tp keluar lg. neraka donkk..

Gak mau..ga mau..gak mmaauuuuuuuu :'( :'( :'( :'(
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 28 March 2008, 05:47:35 PM
Jangan terjebak Jinaraga.
Bandingkan saja dengan ajaran Buddha, sama atau cuma perbuatan orang-orang yang tidak benar saja.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 28 March 2008, 05:50:11 PM
 [at] Jinaraga

hayoo loh..

kalo mereka bener kita

masuk neraka..

gpp lar...didalem ada Buddha Gotama, Kassapa, SUMEDHO..dll...

dan ada gw juga..nanti gw temenin k?  :))

*untung aye pernah dibaptis di Karesten...selamat deh..FIUHH~~*
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 28 March 2008, 05:51:59 PM
.......agama gado-gado paling horrible dimana yang udah masuk kalo keluar lagi silahkan masuk ke neraka.apalagi yang udah vege tapi lepas,neraka abadi.
Pancasila sila pertama mereka adalah makan vegetarian.sisanya sama.3 Mustika bukan Buddha Dhamma Sangha. Well sisanya cerita rekaan bahkan Sutra Mahayana diputar balikin kayak es krim.

Hikkss... :'( :'( :'( :'(
Jinaraga pernah masuk...tp keluar lg. neraka donkk..

Gak mau..ga mau..gak mmaauuuuuuuu :'( :'( :'( :'(

Wah...kalo gitu....saya udah 2x masuk lho...bingung sih...yg 1 ktnya ga resmi...dan srh joint agi... ke yg resmi....benar2 membingungkan....berarti sy 2 x masuk ke neraka dong? begitu ya? weleh...weleh....

 _/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 28 March 2008, 05:57:03 PM
[at] Jinaraga

hayoo loh..

kalo mereka bener kita

masuk neraka..

gpp lar...didalem ada Buddha Gotama, Kassapa, SUMEDHO..dll...

dan ada gw juga..nanti gw temenin k?  :))

*untung aye pernah dibaptis di Karesten...selamat deh..FIUHH~~*

Hahaha...lagian neraka banyak ce cakep  :P.


Uppss...OOT. Soli
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 28 March 2008, 06:00:43 PM
Wah...kalo gitu....saya udah 2x masuk lho...bingung sih...yg 1 ktnya ga resmi...dan srh joint agi... ke yg resmi....benar2 membingungkan....berarti sy 2 x masuk ke neraka dong? begitu ya? weleh...weleh....
 _/\_ :lotus:

Kalo berdasarkan tingkatan neraka..berarti cie2 masuk neraka tingkat  kedua :D
hahahaha...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Fei Lun Hai on 28 March 2008, 06:07:36 PM
*untung aye pernah dibaptis di Karesten...selamat deh..FIUHH~~*

Maksudnya apa nih Sol?  :whistle: Kalo gitu gw gimana dong? Gw blm pernah dibaptis nih :)) :)) :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 28 March 2008, 06:12:06 PM
 [at] atas

 :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 28 March 2008, 06:13:40 PM
Untung aye baptis  juga :D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 28 March 2008, 06:18:09 PM
Wah...kalo gitu....saya udah 2x masuk lho...bingung sih...yg 1 ktnya ga resmi...dan srh joint agi... ke yg resmi....benar2 membingungkan....berarti sy 2 x masuk ke neraka dong? begitu ya? weleh...weleh....
 _/\_ :lotus:

Kalo berdasarkan tingkatan neraka..berarti cie2 masuk neraka tingkat  kedua :D
hahahaha...

EGP.... ;D

Kalo saya setiap hari berpikiran happy & baik....maka saya akan ke alam dewa lho.. 0:)

 _/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 March 2008, 06:20:05 PM
aye mah udah di visudhi,kutukannya udah ga efektif
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 28 March 2008, 06:21:39 PM
agama gado-gado paling horrible dimana yang udah masuk kalo keluar lagi silahkan masuk ke neraka.apalagi yang udah vege tapi lepas,neraka abadi.
maaf bro nyanadhana dapat pernyataan dari mana nih kalo udah masuk trus keluar bisa masuk ke neraka ??
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 28 March 2008, 06:28:07 PM
agama gado-gado paling horrible dimana yang udah masuk kalo keluar lagi silahkan masuk ke neraka.apalagi yang udah vege tapi lepas,neraka abadi.
maaf bro nyanadhana dapat pernyataan dari mana nih kalo udah masuk trus keluar bisa masuk ke neraka ??

Dari Pandita mereka bro...
Dl waktu jinaraga masih kecil en imut2nya...di iming2i kalo masuk aliran maitreya stelah matek..bisa masuk surga.
Wowww...keren. orang bego mana yg gk tergoda. Jinaraga jg ikutan masuk loh. En dipesankan....rahasia partai eh aliran dilarang diberitahu ke org laen non aliran. Dilarang mutrad.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 28 March 2008, 06:33:09 PM
itu ciri-ciri cult.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 28 March 2008, 07:04:19 PM
agama gado-gado paling horrible dimana yang udah masuk kalo keluar lagi silahkan masuk ke neraka.apalagi yang udah vege tapi lepas,neraka abadi.
maaf bro nyanadhana dapat pernyataan dari mana nih kalo udah masuk trus keluar bisa masuk ke neraka ??

Dari Pandita mereka bro...
Dl waktu jinaraga masih kecil en imut2nya...di iming2i kalo masuk aliran maitreya stelah matek..bisa masuk surga.
Wowww...keren. orang bego mana yg gk tergoda. Jinaraga jg ikutan masuk loh. En dipesankan....rahasia partai eh aliran dilarang diberitahu ke org laen non aliran. Dilarang mutrad.
apaan tuch rahasianya
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: andry on 28 March 2008, 09:14:01 PM
Yah ini semua hanyalah pilihan..
ada mobil A dan ada mobil B
ada yang suka mobil A dan ada yang suka mobil B
Masing2 individu memilih mobil nya sendiri berdasarkan kebijaksanaan masing2...
Jika hal itu bermanfaat bagi diri sendiri dan mahluk lain silahkan di laksanakan...
Namun apakah suatu saat pemilik mobil A atau B akan berpindah ke lain mobil?
Tergantung waktu yang menentukan.. ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 28 March 2008, 09:36:44 PM
banyak lha yang katanya rahasia itu....
Ada yg 5 kata yg kga jelas itu...
Mudra tangan yg gw yakin bgt cma co-pas dri tantra....

Dh jd ikutan nimbrung.... ^-^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 29 March 2008, 09:22:58 AM
Mudra tangan itu comot dari agama Tao. Jadi kalau klenteng Tao di Tiongkok mengucapkan salam dengan cara tangan mudra itu, bukan dengan Anjali.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: JackDaniel on 29 March 2008, 11:10:26 AM
weleh"...gua sih bkn anti Maitreya...tp teman" saya pada keliru sama ajaran Maitreya dan menganggap aliran maitreya itu agama Buddha,trus ampe blg di dpn org kr****n mereka keliru sama agama Buddha..ampe gua malu bnget...lagi pula pandita sana bilang apa pula,Buddha Gautama pernah Qiu Dao...what a nonsense? di blg pula Yesus dan Gautama Buddha titisan LaoMu...Nonsense...Yesus juga Qiu Dao? haha...sungguh NONSENSE...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 29 March 2008, 11:21:23 AM
YUP!!!!!

Setahu gw, di Taiwan ntuh aliran udh dilarang...

Emank sih, ajaran Maitreya bikin org untuk berbuat baik, cinta kasih, dll....Soal gw lihat tmn gw yg penganut memang ada perubahan yg baik. Tapi tetep aj, pebuatan baik yang dilandasi oleh pemahaman dan pandangan SALAH!!
 :hammer:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: JackDaniel on 29 March 2008, 11:25:48 AM
ha? taiwan dah larang? bukannya taiwan kan markas mereka?? ampe project patung maitreya berapa meter tuhh..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 29 March 2008, 11:38:51 AM
Dulunya aliran maitreya di taiwan disebut I Guan Dao..
akhirnya berubah menjadi Mi Le Da Dao..dan sudah diakui.. (katanya).

Ttg Mudra tangan :
Sepertinya format tangannya bukan hanya sekedar seperti salam ala Tiongkok (Gong Xi). Tapi jari jempol kanan dan jempol kiri ada menekan sana sini lagi.

Ttg Mobil/motor A, B, C, D dll...
Masalahnya bukan sekedar gonta ganti mobil. Tapi udah ke masalah "hak paten".
Motor KTM...mengklaim bahwa mereka adalah anak perusahaan HONDA. Ini sudah menyalahi aturan "dunia persilatan".
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 31 March 2008, 08:40:19 AM
 _/\_ Setau aku setelah melek Buddhism dan tergila2 akan sejarah dunia :
Mudra tangan itu betul seperti kata rekan kita disini adalah berasal dari ajaran Tao,kalo lihat sekilas kayak kita imlekan kongsi-kongsi. itu adalah aspek menghormati semua orang seperti dalam Buddhism kita beranjali. namun pemahaman salah mereka adalah bahwa mudra itu dipakai untuk membasmi iblis ketika kiamat menjelang.istilahnya dengan mudra itu semua iblis yang kita ketemui termasuk guru-guru yang mengajarkan ajaran melenceng dari ajaran Maitreya ini juga perlu dibasmi.
Di Taiwan pernah dilarang oleh rezim Guo Min Dang,namun mereka cukup pandai dengan mendirikan sekolah2, resto vege, dan tempat pembelajaran serta rajin menolong org kesusahan(dalam artian ntar jadi prospek) menyebabkan makin tumbuh pesat umat mereka.akhirnya sekarang telah dibuka kembali larangannya.

Dalam milis ini ditanyakan,sekali masuk kalo keluar adalah neraka.yaph ini adalah pemahaman mereka saja jadi jangan terpengaruh karena ke neraka ya atas perbuatan jahat/kamma buruk.

buat ce lily,kalo udah 2x masuk,setau aku ya kata mereka begini,ga boleh 2 kali di qiu dao,kalo yang kedua berarti udah tutup tuh,jadi ce lily syukurlah tidak berada di neraka  :))

5 kata rahasia sebenarnya udah pernah dibahas sebagai kata rahasia untuk menentukan anda lawan atau teman.itu adalah bentuk pemberontakan yang digunakan zaman kerajaan dulu oleh aliran Bai Lian(Teratai Putih).well kiamat versi mereka setelah dipelajari adalah salah satu kegiatan pemberontakan mereka nantinya di beberapa negara(kalo mau bahas kita ke conference aja).
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 31 March 2008, 11:37:17 AM
.............................
5 kata rahasia sebenarnya udah pernah dibahas sebagai kata rahasia untuk menentukan anda lawan atau teman.itu adalah bentuk pemberontakan yang digunakan zaman kerajaan dulu oleh aliran Bai Lian(Teratai Putih).well kiamat versi mereka setelah dipelajari adalah salah satu kegiatan pemberontakan mereka nantinya di beberapa negara(kalo mau bahas kita ke conference aja).

Dengan kata laen...., sebagai sandi gitu yah?
Nahhh...ini dia.. Jelas sudah.
Mungkin waktu jaman pemberontakan itu...bagi yg tidak bisa mengucapkan kata sandi akan dibunuh. Nahh..bagi member yg tahu sandinya, maka akan selamat dari "musibah". dengan kata laen tidak dibunuh.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 31 March 2008, 11:53:24 AM
 :)) kalo nonton The Curse Of Golden Flower pasti tahu pemberontakan kayak getuan.cuman bunganya ya ganti aja dengan 5 kata sebagai password.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: chingik on 31 March 2008, 12:26:00 PM
Mau ikut aliran Maitreya yang sejati?
Dalami aja sekte Yogacara (India)dan Vijnanavada di Tiongkok.  :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 31 March 2008, 01:28:36 PM
buat ce lily,kalo udah 2x masuk,setau aku ya kata mereka begini,ga boleh 2 kali di qiu dao,kalo yang kedua berarti udah tutup tuh,jadi ce lily syukurlah tidak berada di neraka  :))

Masa sih? gitu?  asik....nananananana :)) :)) :))
btw...Pengurus yg chiu tao sy yg kedua kali ga ngomong begitu. pdhl sy kasihtau dia bahwa sy ud pernah di chiu tao (masih ingat cara sembahyang & 5 kata unik itu). Dia hanya bilang yg pernah sy chiu tao itu alirannya ga resmi/ga di akui. weleh...weleh....aliran aja ada yg resmi & ga resmi....pdhl sama2 aliran Maitreya  :(.... itulah ego manusia.... ;D

Memang vipaka baik saya telah berbuah karena sekarang saya telah bertemu dg Abhidhamma.  :) inilah indahnya dhamma.... :)

 _/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 31 March 2008, 01:44:33 PM
dulu seh aku dibilang kayak gitu,ibarat pintu,ga mungkin dibuka 2 kali katanya,sekali dorong sekali lagi tutup,heheheheh.makanya aku mau minta yang ketiga sekarang heuheheheheh.
soal aliranbeda kan mereka sendiri punya sekitar 6 sekte lagi dibawah bendera yang sama cuman sesepuhnya mungkin berbeda tapi anehnya saling nyerang.mungkin gara2 adu siapa paling banyak umatnya jadi gitu deh.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Rina Hong on 31 March 2008, 02:00:43 PM
 _/\_, sebenarnya apa bedanya maitreya dengan budhis,
sebenarnya aliran apa saja seharusnya punya inti yang sama, seperti kr****n, muslim, dll..sesungguhnya mereka mempunyai inti yang sama yaitu mencapai kebahagiaan, bukan berarti maitreya itu berpandangan salah, mungkin mereka punya pandangan tersendiri mengenai hidup..

mohon maaf saya hanya mencoba menempatkan diri dalam posisi mereka.

 :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 31 March 2008, 02:07:01 PM
 _/\_ hi rina,tulisan kamu memang benar dan ini akan indah kalo semua dari kita bisa mempraktekan seperti tulisan rina masalahnya begini jika mereka ingin memproklamirkan ajaran mereka secara murni maka sebaiknya tidak memutar balikkan ajaran orang lain ,tidak hanya buddhist,agama lain juga diputar balikkan. apalagimasyarakat yang belajar dari ajaran mereka justru akan menganggap buddhism itu sesuai dengan pemikiran mereka yang tentu saja dilandasi dengan pemikiran salah.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Rina Hong on 31 March 2008, 02:18:02 PM
 _/\_ ,
justru itulah, kenapa saya memilih buddhis bukan ajaran lain, karena buddhis selalu menunjukkan kepada kita cermin kehidupan, sesungguhnya tidak ada yg salah dengan ajaran mereka yang salah adalah individunya yang berpandangan salah, saya mau tanya kepada anda..jika ada seorang bernama "A", A mempunyai pandangan salah, A adalah seorang Buddhis, lantas A menceritakan kekonyolannya kepada org2 sekitar sebut saja agama lain, lalu agama lain menganggap Buddhis adalah ajaran yg salah hanya karena pandangan A semata, apa anda dapat menerima perlakuan itu??

 :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 31 March 2008, 02:29:53 PM
Quote from: Rina Hong link=topic=1937.msg30720#msg30720
karena buddhis selalu menunjukkan kepada kita cermin kehidupan, sesungguhnya tidak ada yg salah dengan ajaran mereka yang salah adalah individunya yang berpandangan salah,

berarti gak ada kebenaran dong, atta = anatta, nihilisme = eternalisme = .... = .... = .... = .... = ....

?????????
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Rina Hong on 31 March 2008, 02:46:59 PM
kebenarannya ya pasti ada, misalnya menjalankan sila, dll
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 31 March 2008, 02:50:14 PM
_/\_ ,
justru itulah, kenapa saya memilih buddhis bukan ajaran lain, karena buddhis selalu menunjukkan kepada kita cermin kehidupan, sesungguhnya tidak ada yg salah dengan ajaran mereka yang salah adalah individunya yang berpandangan salah, saya mau tanya kepada anda..jika ada seorang bernama "A", A mempunyai pandangan salah, A adalah seorang Buddhis, lantas A menceritakan kekonyolannya kepada org2 sekitar sebut saja agama lain, lalu agama lain menganggap Buddhis adalah ajaran yg salah hanya karena pandangan A semata, apa anda dapat menerima perlakuan itu??

 :)

Coba pelajari dasar ajaran mereka. Baru kita tau seperti yg dikatakan Bro Karuna.
Misal ajaran Buddha yg paling mendasar adalah anatta, sementara mereka mengatakan adanya atta.Di ajaran Buddha , tidak ada Tuhan dan firman2an, tapi  mereka bilang ada. Karma bisa ditanggung, kalau mereka ngak dompleng dengan mengatakan ajaran Buddha, pake agama bendera sendiri. itu ngak masalah.
Prinsipnya Dhamma asli harus dipertahankan, siapapun yg menyelewengkan kita tidak segan katakan sesat. Kalau mau hidup beragama silakan kita hidup berdampingan dengan saling menghormati, tapi jangan mengaduk-aduk rumah tangga orang lain.

Sampai kapanpun, Dhamma harus dipertahankan dengan cara yg elegan tanpa permusuhan dan kekerasan tetapi berani menyatakan ini adalah Dhamma, ini bukan Dhamma, yg mana pemahaman tersebut juga  didasari praktek Dhamma itu sendiri. Ibarat berlian harus di jaga, jangan sampai ada yg meretakannya.

 _/\_

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 31 March 2008, 02:54:19 PM
kebenarannya ya pasti ada, misalnya menjalankan sila, dll


Walaupun mereka menjalankan sila, hanya kebenaran dalam sila saja, tetapi tidak membawa pada jalan pembebasan jika pandangan dasarnya salah lalu menanggap sebagai ajaran Buddha. Jadi harus dilihat pondasi dasarnya harus lah pandangan benar, bukan micchaditthi.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 31 March 2008, 03:03:15 PM
Dan untuk melengkapi Bond, sedikit referensi.

Pandangan benar adalah titik awal bagi semua faktor jalan mulia beruas delapan. Lihat Mahacattarisaka Sutta. http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/mn/mn.117.than.html (http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/mn/mn.117.than.html)

Orang yang tidak membunuh, tidak berbohong, tidak mencuri, dll bertindak benar, tetapi dia tidak mengambil unsur jalan mulia beruas delapan tindakan benar. Seseorang yang bermeditasi bisa sampai jhana 8, dan terlahir di alam arupa brahma, tetapi dia tidak mengambil unsur jalan mulia beruas delapan konsentrasi benar.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 31 March 2008, 04:09:17 PM
......Seseorang yang bermeditasi bisa sampai jhana 8, dan terlahir di alam arupa brahma, tetapi dia tidak mengambil unsur jalan mulia beruas delapan konsentrasi benar.

Maksudnya?  :-?  bingung nih....   :o
Bisa tolong di jelaskan?  Anumodana _/\_

 _/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 31 March 2008, 04:25:30 PM
Seseorang tanpa pandangan benar bila bermeditasi bisa sampai jhana 8, seperti guru-guru Siddharta sebelum menjadi Buddha. Karena buah dari perbuatan baik tersebut mereka akan terlahir di alam Arupa, tetapi mereka tidak menjalankan jalan mulia beruas delapan. Biasanya yang sampai alam Arupa tanpa pandangan benar, akan jatuh ke alam rendah setelah habis masa hidupnya (karena pandangan salah). Mereka tetap akan terbawa dalam samsara, dan tidak mengikuti jalan.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 31 March 2008, 04:34:55 PM
 _/\_ Kebeneran telah begitu jelas diajarkan dan tidak ada sesuatu hal yang didustai adri ajarannya,jadi untuk apa harus mencari kehebohan membuat ajaran baru?
Berbuat kebaikan disetiap agama diajarkan denganbaik tapi untuk apa kita mencaplok agama lain dan merubah/memodifikasi dengan pemikiran yang berbeda?
Berbuat baik tapi menambah kebodohan batin untuk apa?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 31 March 2008, 04:47:44 PM
 _/\_ dan satuhal lagi paling aneh adalah ada beberapa penganut yang ga boleh masuk dalam aliran mereka yaitu pelacur,pengemis/gembel/anak yatim piatu. ini merupakan kontradiksi dimana anda ingin menyelamatkan orang tapi milih2.
Alasan mereka adalah mereka tidak cocok berada di Surga karena pekerjaan mereka.buat saya,kalo mereka mengenal konsep Ketuhanan,maka salah siapa mereka terlahir menjadi begini?apakah mereka yang memilihnya?
vegetarian hanyalah satu tameng mereka,sesungguhnya ajaran mereka ibarat pohon rapuh yang ditutupi daun yang berasal dari pohon tetangga,kalo daun ini kita cabut maka kelihatanlah pohon gersang ini.
Tolong saya minta tolong pelajari Buddhisme yang sejati,jangan yang dibutakan dengan pemahaman sesat begini.begitu banyak Kebenaran yang telah diajarkan oleh Sang Buddha kenapa kita harus membuat pembohongan atas Dhamma-Nya? satu hal,Buddha tidak pernah di chiu tao baru menjadi Buddha melainkan atas usaha sendiri bukan atas kekuatan dewa tertinggi manapun.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: markosprawira on 31 March 2008, 05:03:36 PM
dear ci lily,

singkat kata, untuk mencapai jhana, hanya membutuhkan konsentrasi yang kuat saja, yang bisa dicapai oleh setiap meditasi/samadhi.
Itu kenapa guru2 Pangeran Sidhattha bisa berada di alam arupa brahma

namun untuk mencapai kesucian, harus melakukan samadhi yang benar dengan menggunakan obyek yang benar pula

cmiiw.........
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 31 March 2008, 06:10:00 PM
_/\_, sebenarnya apa bedanya maitreya dengan budhis,
Tanya kenapaaa..  ;D

sebenarnya aliran apa saja seharusnya punya inti yang sama, seperti kr****n, muslim, dll..sesungguhnya mereka mempunyai inti yang sama yaitu mencapai kebahagiaan, bukan berarti maitreya itu berpandangan salah, mungkin mereka punya pandangan tersendiri mengenai hidup..
Beeeeenerrrrrrrrrrrrrrrr...point 100 buat cc rina :)
Masing2 ajaran memiliki pandangan masing2...Ajaran aliran maitreya tidak salah. Tapi "tingkah" nya yg salah. Mendompleng nama buddhis n melecehkan dhamma.

mohon maaf saya hanya mencoba menempatkan diri dalam posisi mereka.

 ^:)^ ^:)^
mohon maaf juga...jinaraga hanya mencoba menempatkan diri dalam posisi yg dilecehkan
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 31 March 2008, 10:02:56 PM
Beeeeenerrrrrrrrrrrrrrrr...point 100 buat cc rina :)
Masing2 ajaran memiliki pandangan masing2...Ajaran aliran maitreya tidak salah. Tapi "tingkah" nya yg salah. Mendompleng nama buddhis n melecehkan dhamma.

Seperti yang saya sudah bilang, kalau begitu tidak ada kebenaran sejati? Semua sama saja?

Tiga corak umum sebagaimana diajarkan Sang Buddha :
Semua yang berkondisi tidak kekal. (Sabbe sankhara anicca)
Semua yang berkondisi tidak memuaskan. (Sabbe sankhara dukkha)
Tidak ada atta. (Sabbe dhamma anatta)

Dalam ajaran agama tetangga, dan ajaran aliran Maitreya, apakah ada hal tersebut? Ataukan dalam ajaran tersebut diajarkan atta? Apakah pandangan atta tersebut bisa disamakan dengan ajaran Sang Buddha?

Mengapa ajaran Maitreya sesat :
Tidak mengenal tiga corak umum, tidak mengenal 4 kebenaran mulia, tidak mengenal jalan mulia beruas delapan, tidak mengenal sebab musabab yang saling bergantung (pengertian dan pikiran salah)
Memuja yang tidak patut dipuja (perbuatan salah)
Menghina agama lain dan berbohong mengenai apa yang diajarkan agama lain (perkataan salah)
Mencari uang dengan manipulasi (mata pencaharian salah)
Tidak mengenal meditasi baik samatha maupun vipassana (daya upaya salah, konsentrasi salah, perhatian salah)

Saya yakin pasti masih banyak lagi.
 
Quote
mohon maaf juga...jinaraga hanya mencoba menempatkan diri dalam posisi yg dilecehkan

Bukan melecehkan atau merendahkan. Tetapi mengatakan yang benar sebagai yang benar dan yang tidak benar sebagai yang tidak benar. Hal tersebut telah dilakukan oleh Sang Buddha sejak khotbah pertama.

Sedikit saran saya untuk Jinaraga, jika ingin belajar Ajaran Sang Buddha, sebaiknya mulai dari yang dasar terlebih dahulu. Terutama pengertian benar. Karena dari pengertian benar maka adalah dasar jalan mulia beruas delapan.

Best regards.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 31 March 2008, 11:20:38 PM
_/\_, sebenarnya apa bedanya maitreya dengan budhis,
sebenarnya aliran apa saja seharusnya punya inti yang sama, seperti kr****n, muslim, dll..sesungguhnya mereka mempunyai inti yang sama yaitu mencapai kebahagiaan, bukan berarti maitreya itu berpandangan salah, mungkin mereka punya pandangan tersendiri mengenai hidup..

mohon maaf saya hanya mencoba menempatkan diri dalam posisi mereka.

 :)

i got the point,  misalkan seseorang belajar agama Buddha, sebut saja namanya si A. Si A ini kurang cerdas, sehingga dia tidak mampu menyerap keseluruhan ajaran Buddha. walaupun si A kurang cerdas, namun dia pandai menarik hati rakyat. beberapa tahun kemudian si A mampu membentuk suatu aliran sendiri, walaupun dengan pemahaman yang salah... 

... apakah kira-kira gambaran aliran Maitreya seperti ini?
 _/\_



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 01 April 2008, 01:20:41 AM
Yup!Ditambah bumbu2 dari agama lain...Trus goreng hingga bewarna kuning keemasan, tiriskan.....
Ajaran siap disajikan...

Porsi : Banyak orang...

Peringatan:
Efek pemahaman yg salah terhadap agama Buddha pasti terjadi dan tidak ditanggung.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 01 April 2008, 08:14:12 AM
 _/\_ kembali ke ajaran semula aja susah banget ,kenapa harus cari perhatian yah dengan masuk aliran taipak yang aneh2 begitu.haih,apakah jodoh bertemu dengan Buddhadhamma begitu sempitnya?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 01 April 2008, 11:07:40 AM
Sang Buddha menyatakan bahwa di alam semesta ini terdapat empat kondisi yang sulit diperoleh atau ditemui oleh para mahluk hidup. Salah satu kondisi tersebut adalah:

Sulit untuk berkesempatan memperoleh / mendengarkan  Dhamma yang benar (Kiccham saddhammasavanam)

 _/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 01 April 2008, 11:14:44 AM
 _/\_ semoga mereka berjodoh untuk mengenal Buddhadhamma.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 01 April 2008, 11:19:46 AM
Semoga mereka berkesempatan memperoleh / mendengarkan  Dhamma yang benar

Sadhu...sadhu...sadhu....

 _/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 01 April 2008, 01:03:08 PM
Seperti yang saya sudah bilang, kalau begitu tidak ada kebenaran sejati? Semua sama saja?
Kebenaran sejati? apa kriteria kebenaran sejati? Mohon pencerahannya.

Tiga corak umum sebagaimana diajarkan Sang Buddha :
Semua yang berkondisi tidak kekal. (Sabbe sankhara anicca)
Semua yang berkondisi tidak memuaskan. (Sabbe sankhara dukkha)
Tidak ada atta. (Sabbe dhamma anatta)

Dalam ajaran agama tetangga, dan ajaran aliran Maitreya, apakah ada hal tersebut? Ataukan dalam ajaran tersebut diajarkan atta? Apakah pandangan atta tersebut bisa disamakan dengan ajaran Sang Buddha?
Tuh  maksudnya gimana ya? Mohon perinciannya...

Mengapa ajaran Maitreya sesat :
Tidak mengenal tiga corak umum, tidak mengenal 4 kebenaran mulia, tidak mengenal jalan mulia beruas delapan, tidak mengenal sebab musabab yang saling bergantung (pengertian dan pikiran salah)
Memuja yang tidak patut dipuja (perbuatan salah)
Menghina agama lain dan berbohong mengenai apa yang diajarkan agama lain (perkataan salah)
Mencari uang dengan manipulasi (mata pencaharian salah)
Tidak mengenal meditasi baik samatha maupun vipassana (daya upaya salah, konsentrasi salah, perhatian salah)

Saya yakin pasti masih banyak lagi.
Agama tetangga memandang agama buddha tidak bertuhan. dalam arti tidak memiliki pribadi adikuasa. Dan bagi mereka, buddhis jg sesat lohh  :o
 
Bukan melecehkan atau merendahkan. Tetapi mengatakan yang benar sebagai yang benar dan yang tidak benar sebagai yang tidak benar. Hal tersebut telah dilakukan oleh Sang Buddha sejak khotbah pertama.

Sedikit saran saya untuk Jinaraga, jika ingin belajar Ajaran Sang Buddha, sebaiknya mulai dari yang dasar terlebih dahulu. Terutama pengertian benar. Karena dari pengertian benar maka adalah dasar jalan mulia beruas delapan.

Best regards.
Sdr. Karuna murti....bisakah anda memberikan referensi dasar ajaran agama buddha??

Terima kasih..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: William_phang on 01 April 2008, 01:44:31 PM
mungkin bisa dibaca pada dhammacakkapathana sutta
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: William_phang on 01 April 2008, 01:54:49 PM
Kalo ngomong mslh tuhan sih tergantung selera..cuma kalo kita mau jujur terhdp fenomena yang muncul didalam kehidupan kita mk seharusnya tuhan itu has nothing to do dengan kehidupan kita... Konsep tuhan itu tercipta karena ketakutan dan ketidaktahuan manusia...coba kita telusuri dari jaman purba orang menyembah2 batu ato pohon...terus konsep tuhan sekarang pada prinsipnya sama dengan konsep animisme hanya yang telah disempurnakan...



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 01 April 2008, 04:07:34 PM
Quote
Kebenaran sejati? apa kriteria kebenaran sejati? Mohon pencerahannya.
kebenaran yg tidak bergantung pada kondisi.

misalnya dikatakan sungai (kebenaran relatif). sebenarnya tidak ada sungai. yg ada adalah kumpulan air, jalur air, dll. ditelusuri lagi sebenarnya tidak ada air juga...
dalam abhidhamma, kebenaran absolute adalah citta, cetasika, rupa & nibbana. yg lain2 hanyalah perpaduan.
citta, cetasika & rupa adalah objek berkondisi dan memiliki karakteristik: anicca, dukkha, anatta.

CMIIW

Quote
Agama tetangga memandang agama buddha tidak bertuhan. dalam arti tidak memiliki pribadi adikuasa. Dan bagi mereka, buddhis jg sesat lohh
umat Buddha yg benar tidak bersikap sekedar percaya apa yg didengar atau dibaca. tetapi melalui penyelidikan sendiri membuktikan mana yg benar & mana yg salah.

dalam pemikiran saya lucu sekali kalau ada agama lain yg men-claim, Tuhan sebagai mahkluk adi kuasa, sang pencipta, tetapi menjadi objek kepemilikan agamanya... ingat setiap agama monotheis memiliki Tuhannya masing2 lho...
jadi silahkan renungkan sendiri mana Tuhan yg sebenarnya atau tidak ada Tuhan :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 01 April 2008, 06:03:21 PM
i am god...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 01 April 2008, 08:56:36 PM
Yup!Ditambah bumbu2 dari agama lain...Trus goreng hingga bewarna kuning keemasan, tiriskan.....
Ajaran siap disajikan...

Porsi : Banyak orang...

Peringatan:
Efek pemahaman yg salah terhadap agama Buddha pasti terjadi dan tidak ditanggung.

tapi masalahnya pemahamanyang salah terhadap agama Buddha pun bisa terjadi pada semua orang, bukan hanya aliran maitreya..... kita semua pun bisa sama-sama salah dalam memahami ajaran Buddha...     :'(

karena itu sebaiknya kita pun tidak men-"judge" seseorang yang salah memahami ajaran Buddha. _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 01 April 2008, 10:02:51 PM
 [at] atas
kita tdak akan ada pemahaman salah karena kita ada khotbah2 sang Buddha...dan kita selalu merujuk kpadanya

berbeda dngan mereka yg mengandalkan hati dan perasaan yg masih dkotori oleh kilesa...

Dhamma tulen adalah Dhamma yg dbabarkan dngan kejujuran oleh seorang yg tlah trbebas dr kilesa dan jg bs dbktikan bhwa ianya sebuah fakta dan bknya sbuah dngeng yg tdk msk akal

tp kalo kamu merasa kt ini tdk spnuhnya benar..maka ceklah kata2 kt dngan kotbah2 para Buddha(samma,savaka,pacceka) yg murni dan bersih
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 02 April 2008, 10:37:14 AM
betul...betull... ^:)^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 03 April 2008, 10:35:13 AM
[at] atas
kita tdak akan ada pemahaman salah karena kita ada khotbah2 sang Buddha...dan kita selalu merujuk kpadanya

berbeda dngan mereka yg mengandalkan hati dan perasaan yg masih dkotori oleh kilesa...

Dhamma tulen adalah Dhamma yg dbabarkan dngan kejujuran oleh seorang yg tlah trbebas dr kilesa dan jg bs dbktikan bhwa ianya sebuah fakta dan bknya sbuah dngeng yg tdk msk akal

tp kalo kamu merasa kt ini tdk spnuhnya benar..maka ceklah kata2 kt dngan kotbah2 para Buddha(samma,savaka,pacceka) yg murni dan bersih
dari keliling2 seputar  dhammacitta, ada beberapa topik yang kesimpulannya membingungkan, misalnya: Adakah Neraka di Budhisme, atau Hukum Karma: Membunuh dengan perasaan gembira, dsb.dsb..

kita semua masih dalam kegelapan batin juga, saya rasa koq sangat arogan bila kita merasa lebih suci dari agama/aliran lain...
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 03 April 2008, 02:05:01 PM
 _/\_ topik yang dibuka disini adalah berupa pertanyaan ketika kita tidak tahu,saya rasa banyak sekali jawaban dimana kita harus mengolahnya dengan bijaksana. kita ga merasa suci atau mau banding-bandingin dengan agama lain. Begini,kita akan okay-okay saja jika aliran M ini menghargai ajaran awalnya tanpa digonta ganti dengan istilah mereka tapi buktinya sekarang mereka malah sengaja merusak Buddhism dengan mewartakan Kebenaran yang sebenarnya tidak diajarkan dalam Buddhism tapi menggunakan nama Buddha sebagai tameng.
Kalo anda tahu,aliran ini sebenarnya sudah dibanned oleh pemerintah Cina karena justru merasa khawatir mengenai pentebaran agama sesat,di Taiwan juga hal yang sama,terakhir adalah Indonesia dimana org belajar agama setengah-setengah dan menjadi makanan empuk apalagi bawa embel2 kiamat.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 03 April 2008, 02:16:29 PM
[at] atas
kita tdak akan ada pemahaman salah karena kita ada khotbah2 sang Buddha...dan kita selalu merujuk kpadanya

berbeda dngan mereka yg mengandalkan hati dan perasaan yg masih dkotori oleh kilesa...

Dhamma tulen adalah Dhamma yg dbabarkan dngan kejujuran oleh seorang yg tlah trbebas dr kilesa dan jg bs dbktikan bhwa ianya sebuah fakta dan bknya sbuah dngeng yg tdk msk akal

tp kalo kamu merasa kt ini tdk spnuhnya benar..maka ceklah kata2 kt dngan kotbah2 para Buddha(samma,savaka,pacceka) yg murni dan bersih
dari keliling2 seputar  dhammacitta, ada beberapa topik yang kesimpulannya membingungkan, misalnya: Adakah Neraka di Budhisme, atau Hukum Karma: Membunuh dengan perasaan gembira, dsb.dsb..

kita semua masih dalam kegelapan batin juga, saya rasa koq sangat arogan bila kita merasa lebih suci dari agama/aliran lain...
 _/\_
bukan lebih suci...

kita lebih mengerti karena kita gk asal2an..

karena kita based on what the Buddha said..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 03 April 2008, 02:23:39 PM
 _/\_ di Buddhism kita mengenal aliran Maitreya, di Karesten kita kenal aliran Mormon, saya pikir di setiap agama pasti akan terjadi cultnya. Well,semoga pendiri masing-masing ajaran cult menyadari pendustaan yang terjadi merupakan sebuah kamma buruk.Walaupun sekilas dari luar tertampak indah,umatnya banyak,sakti/ampuh namun semua itu bukan sebuah jaminan orang dapat mengerti Kebenaran dan terbebas dari lingkaran Samsara.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 03 April 2008, 06:10:39 PM
_/\_ di Buddhism kita mengenal aliran Maitreya, di Karesten kita kenal aliran Mormon, saya pikir di setiap agama pasti akan terjadi cultnya. Well,semoga pendiri masing-masing ajaran cult menyadari pendustaan yang terjadi merupakan sebuah kamma buruk.Walaupun sekilas dari luar tertampak indah,umatnya banyak,sakti/ampuh namun semua itu bukan sebuah jaminan orang dapat mengerti Kebenaran dan terbebas dari lingkaran Samsara.

Dahulu agama kr****n cuma ada satu aliran saja, namun karena ada tokoh yang memprotes agama induknya dan mendirikan aliran sendiri yang disebut kr****n Protestan. aliran ini pun disebut cult/sesat oleh agama Induknya....
Demikian juga di Islam, muncul aliran Syiah, aliran Ahmadiyah, yang disebut cult/sesat oleh agama Induknya....

Yang menjadi persoalan, apakah dengan memberikan gelar "Aliran Sesat" kepada aliran menyimpang itu lantas melenyapkan  aliran tersebut dan mengembalikan mereka ke ajaran aslinya? Coba renungkan apa manfaatnya memberikan gelar "aliran sesat" ?

Nyatanya toh aliran-aliran sesat di kedua agama tersebut berkembang pesat, sehingga pada akhirnya mau-tidak mau, agama Induknya harus mengakuinya sebagai agama resmi..

Kalau sudah begini apakah mereka bisa kembali ke agama induknya? kembali mempelajari ajaran yang benar?

Perhatikan ini:
Dengan mencap "Aliran sesat" pada suatu aliran, itu sama saja dengan menutup jalan mereka untuk kembali ke ajaran Buddha ....

Di jaman dahulu, banyak Brahmana pun banyak mempelajari ajaran Sang Buddha, namun karena mereka kurang memahami ajaran Sang Buddha, maka mereka tidak meninggalkan konsep-konsep agama lama mereka.  apakah Sang Buddha pernah mencap mereka "Aliran Sesat" ??
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 03 April 2008, 09:17:04 PM
Ya benar, cult pertama-tama muncul sebagai aliran yang "menyimpang" dari aliran "asli", tetapi dengan perkembangan waktu bila berhasil akan dianggap "asli"

Quote
Dengan mencap "Aliran sesat" pada suatu aliran, itu sama saja dengan menutup jalan mereka untuk kembali ke ajaran Buddha ....

Tidak selalu demikian, orang bisa berpindah agama...

Quote
Di jaman dahulu, banyak Brahmana pun banyak mempelajari ajaran Sang Buddha, namun karena mereka kurang memahami ajaran Sang Buddha, maka mereka tidak meninggalkan konsep-konsep agama lama mereka.  apakah Sang Buddha pernah mencap mereka "Aliran Sesat" ??

Sang Buddha sebagai makhluk yang telah melihat segala sesuatu sebagaimana adanya, telah bilang ada makhluk-makhluk dengan banyak debu di mata mereka. Mereka dikasih tahu bagaimanapun tidak akan mengerti. Sang Buddha sendiri bilang "menyebarkan Dhamma demi kebaikan banyak pihak" (for the good of many). Bukan untuk semua pihak. Sang Buddha tidak "mencap", tetapi menyatakan sebagaimana adanya, sesuatu yang salah sebagai yang salah, dan sesuatu yang benar sebagai yang benar.
Jainisme sebagai aliran yang berkembang bersama-sama Buddhisme tetap ada sampai sekarang, walaupun di Sutta/Sutra telah diberi tahu.

Kita sebagai orang biasa yang belum tercerahkan hanya bisa berpatokan pada Dhamma yang sudah ada. Kita menyatakan sesuatu sebagai salah berpatokan pada Dhamma yang sudah ada. Masalah mereka kembali ke jalan yang benar, atau tidak kita hanya bisa berusaha, baik merubah diri pribadi terlebih dahulu atau berjalan bersama-sama.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 03 April 2008, 11:43:23 PM
Ya benar, cult pertama-tama muncul sebagai aliran yang "menyimpang" dari aliran "asli", tetapi dengan perkembangan waktu bila berhasil akan dianggap "asli"

Quote
Dengan mencap "Aliran sesat" pada suatu aliran, itu sama saja dengan menutup jalan mereka untuk kembali ke ajaran Buddha ....

Tidak selalu demikian, orang bisa berpindah agama...

maksudnya ? apakah dengan mencap "aliran sesat" maka mereka bisa kembali ke agama Buddha? 

pemberian gelar sesat pada suatu aliran hanya akan mengulangi kejadian yang sama dengan agama-agama tetangga kita...  Semakin banyak umat Buddha memberikan gelar "sesat" semakin ogah bagi mereka untuk mempelajari agama Buddha.  Tidak mungkin bagi mereka untuk sudi mempelajari agama yang menghina aliran mereka, Yang ada hanyalah pembelaan diri yang tidak berkesudahan.

Bila anda memeriksa dengan teliti sejarah agama-agama.. maka anda akan menemukan satu hal yang menarik:
agama Islam, agama kr****n, dan agama Yahudi ternyata berasal dari satu agama yang sama, yaitu agama Yahudi !!! 
hari ini kita semua tau, ketiga agama tersebut mungkin tidak pernah berdamai lagi selama-lamanya.

Inginkah kita mengulangi skenario yang sama dari ketiga agama tersebut?


 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lex Chan on 04 April 2008, 12:32:46 AM
Usia ajaran Buddha Gotama cuma 5.000 tahun, dan sekarang sudah separuh jalan..
Wajar aja kalo gejala2 lenyapnya ajaran Buddha Gotama udah mulai kelihatan sekarang..
anicca, anicca.. :'(

Maitreya harusnya sabar dong.. Kan masih lama gilirannya..
Sekarang masih era Buddha Gotama kan? Sesama Buddha dilarang mendahului.. :whistle:
Oops, sorry salah ^:)^, Maitreya belum jadi Buddha.. ^-^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 04 April 2008, 12:56:44 AM
Ya benar, cult pertama-tama muncul sebagai aliran yang "menyimpang" dari aliran "asli", tetapi dengan perkembangan waktu bila berhasil akan dianggap "asli"

Quote
Dengan mencap "Aliran sesat" pada suatu aliran, itu sama saja dengan menutup jalan mereka untuk kembali ke ajaran Buddha ....

Tidak selalu demikian, orang bisa berpindah agama...

maksudnya ? apakah dengan mencap "aliran sesat" maka mereka bisa kembali ke agama Buddha? 

pemberian gelar sesat pada suatu aliran hanya akan mengulangi kejadian yang sama dengan agama-agama tetangga kita...  Semakin banyak umat Buddha memberikan gelar "sesat" semakin ogah bagi mereka untuk mempelajari agama Buddha.  Tidak mungkin bagi mereka untuk sudi mempelajari agama yang menghina aliran mereka, Yang ada hanyalah pembelaan diri yang tidak berkesudahan.

Bila anda memeriksa dengan teliti sejarah agama-agama.. maka anda akan menemukan satu hal yang menarik:
agama Islam, agama kr****n, dan agama Yahudi ternyata berasal dari satu agama yang sama, yaitu agama Yahudi !!! 
hari ini kita semua tau, ketiga agama tersebut mungkin tidak pernah berdamai lagi selama-lamanya.

Inginkah kita mengulangi skenario yang sama dari ketiga agama tersebut?


 _/\_

Kalo bg gw...why not?
As long as Buddha Dhamma pure,..

untuk apa memaksakan ajaran melenceng ke dalam agama Buddha?

apakah pantas membohongi anak cucu kita dngan berkata "oh tuhan dalam agama Buddha adalah Lao Mu yg lahirin kita semua seperti semut melahirkan anak2nya..."

kalo loe tega...gw gk tega...dan gw yakin YA DALAI LAMA jg spndapat dngan gw... Makanya dia ingin Tibet psah dr komunis...seperti kt yg tdk ingin bersatu dngan aliran sesat...

adanya perang ato tdak...selama 2500 taon dalam PURE agama Buddha tdk ada perang...

mungkin...

kalo ikutin saran loe yg membiarkan mereka menjadi part of Buddhism maka perang bs terjadi...bukan perang antara Buddhist..tp perang dngan agama lain karena pemahaman yg salah tentang Buddha Dhamma..

ini yg kamu inginkan?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 04 April 2008, 10:50:50 AM
 _/\_ Agama Yahudi ->kr****n->Islam memang akarnya sama tapi pertanyaan apakah mereka melenceng dari ajaran Theistik(single God),tidak,benang merahnya ada. Soal ribut2 perang,sebenarnya cuman ego mereka, mereka bukan berperang atas agama tapi atas pendudukan wilayah yang mereka mau,hanya mengusung nama agama.itu juga kerjaan salah satupetinggi agama mereka di zaman dahulu.

Aku kok bingung,umat Maitreya kalo ngomong selalu ga belajar sejarah apakah di tempat anda sejarah dilarang agar org ga tahu sejarah terbentuknya Maitreyanism seperti apa?

Semua bisa ditilik dari sejarahnya sendiri,dan itu yang menyebabkan manusia bisa memilih mana yang baik dan benar bukan asal babi buta.

Buddhism dengan Maitreyanism benang merahnya udah ga ada(kalo comot2 bukan benang merah).satunya ngajarin konsep Nibbana dengan kekuatan diri sendiri,satunya ngajarin Nibbana diaksih ama Tuhan(ekspress).itu namanya pembodohan manusia yang mengira itu adalah Buddhis tapi gado2
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 04 April 2008, 11:29:58 AM
Ya...
buat yang yang ga ngerti ajaran Buddha sebenarnya (kaya ortu, sodara2 gw), bakal mikir Maitreya tuh ya ajaran Buddha, Konghucu, Tao, semua ajaran Buddha... Trus pegangan mereka apa? Dengan begini neh yang bikin mereka lemah ketika 'diserang', hijrah deh ke tetangga,,,  ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 04 April 2008, 11:41:16 AM
Ya benar, cult pertama-tama muncul sebagai aliran yang "menyimpang" dari aliran "asli", tetapi dengan perkembangan waktu bila berhasil akan dianggap "asli"

Quote
Dengan mencap "Aliran sesat" pada suatu aliran, itu sama saja dengan menutup jalan mereka untuk kembali ke ajaran Buddha ....

Tidak selalu demikian, orang bisa berpindah agama...

maksudnya ? apakah dengan mencap "aliran sesat" maka mereka bisa kembali ke agama Buddha? 

pemberian gelar sesat pada suatu aliran hanya akan mengulangi kejadian yang sama dengan agama-agama tetangga kita...  Semakin banyak umat Buddha memberikan gelar "sesat" semakin ogah bagi mereka untuk mempelajari agama Buddha.  Tidak mungkin bagi mereka untuk sudi mempelajari agama yang menghina aliran mereka, Yang ada hanyalah pembelaan diri yang tidak berkesudahan.

Bila anda memeriksa dengan teliti sejarah agama-agama.. maka anda akan menemukan satu hal yang menarik:
agama Islam, agama kr****n, dan agama Yahudi ternyata berasal dari satu agama yang sama, yaitu agama Yahudi !!! 
hari ini kita semua tau, ketiga agama tersebut mungkin tidak pernah berdamai lagi selama-lamanya.

Inginkah kita mengulangi skenario yang sama dari ketiga agama tersebut?


 _/\_

Kalo bg gw...why not?
As long as Buddha Dhamma pure,..

untuk apa memaksakan ajaran melenceng ke dalam agama Buddha?

apakah pantas membohongi anak cucu kita dngan berkata "oh tuhan dalam agama Buddha adalah Lao Mu yg lahirin kita semua seperti semut melahirkan anak2nya..."

kalo loe tega...gw gk tega...dan gw yakin YA DALAI LAMA jg spndapat dngan gw... Makanya dia ingin Tibet psah dr komunis...seperti kt yg tdk ingin bersatu dngan aliran sesat...

adanya perang ato tdak...selama 2500 taon dalam PURE agama Buddha tdk ada perang...

mungkin...

kalo ikutin saran loe yg membiarkan mereka menjadi part of Buddhism maka perang bs terjadi...bukan perang antara Buddhist..tp perang dngan agama lain karena pemahaman yg salah tentang Buddha Dhamma..

ini yg kamu inginkan?
gw tidak bilang membiarkan mereka menjadi part of budhism, tapi bagaimana mengajak mereka kembali ke agama Buddha. They are not a part of Budhism, mereka sudah mengaku sendiri koq kalau mereka agama Gado-gado, agama Baru...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 04 April 2008, 11:47:25 AM
_/\_ Agama Yahudi ->kr****n->Islam memang akarnya sama tapi pertanyaan apakah mereka melenceng dari ajaran Theistik(single God),tidak,benang merahnya ada. Soal ribut2 perang,sebenarnya cuman ego mereka, mereka bukan berperang atas agama tapi atas pendudukan wilayah yang mereka mau,hanya mengusung nama agama.itu juga kerjaan salah satupetinggi agama mereka di zaman dahulu.

Aku kok bingung,umat Maitreya kalo ngomong selalu ga belajar sejarah apakah di tempat anda sejarah dilarang agar org ga tahu sejarah terbentuknya Maitreyanism seperti apa?

Semua bisa ditilik dari sejarahnya sendiri,dan itu yang menyebabkan manusia bisa memilih mana yang baik dan benar bukan asal babi buta.

Ini bukan masalah pendudukan wilayah,  Yesus dulu dicap sebagai guru sekte sesat agama yahudi lalu dia disalibkan karena-nya. Sekarang penganut agama kr****n  jauh lebih banyak daripada  penganut agama Yahudi. apakah benar dengan mendapatkan cap "sekte sesat" lalu aliran tersebut jadi menyusut/ lenyap?
 

Quote from: nyanadhana link=topic=1937.msg31412#msg31412
Buddhism dengan Maitreyanism benang merahnya udah ga ada(kalo comot2 bukan benang merah).satunya ngajarin konsep Nibbana dengan kekuatan diri sendiri,satunya ngajarin Nibbana diaksih ama Tuhan(ekspress).itu namanya pembodohan manusia yang mengira itu adalah Buddhis tapi gado2

Iya demikianlah namanya juga orang salah konsep, tentu saja mengajarkan sesuatu yang salah juga. pikirkanlah bagaimana membetulkan pandangan salah itu ?



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 04 April 2008, 11:52:07 AM
Ada yang bilang di sini "jangan kembali ke jalan yang benar?"
 ;D

Di sini kan hanya mengatakan yang gak sesuai memang gak sesuai. Dan di sini gak pengen mereka mencampur-campur. Itu saja. Dan sebagian post sudah menunjukkan mana yang salah, mana yang betul.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 04 April 2008, 12:20:20 PM
Ya benar, cult pertama-tama muncul sebagai aliran yang "menyimpang" dari aliran "asli", tetapi dengan perkembangan waktu bila berhasil akan dianggap "asli"

Quote
Dengan mencap "Aliran sesat" pada suatu aliran, itu sama saja dengan menutup jalan mereka untuk kembali ke ajaran Buddha ....

Tidak selalu demikian, orang bisa berpindah agama...

maksudnya ? apakah dengan mencap "aliran sesat" maka mereka bisa kembali ke agama Buddha? 

pemberian gelar sesat pada suatu aliran hanya akan mengulangi kejadian yang sama dengan agama-agama tetangga kita...  Semakin banyak umat Buddha memberikan gelar "sesat" semakin ogah bagi mereka untuk mempelajari agama Buddha.  Tidak mungkin bagi mereka untuk sudi mempelajari agama yang menghina aliran mereka, Yang ada hanyalah pembelaan diri yang tidak berkesudahan.

Bila anda memeriksa dengan teliti sejarah agama-agama.. maka anda akan menemukan satu hal yang menarik:
agama Islam, agama kr****n, dan agama Yahudi ternyata berasal dari satu agama yang sama, yaitu agama Yahudi !!! 
hari ini kita semua tau, ketiga agama tersebut mungkin tidak pernah berdamai lagi selama-lamanya.

Inginkah kita mengulangi skenario yang sama dari ketiga agama tersebut?


 _/\_

Kalo bg gw...why not?
As long as Buddha Dhamma pure,..

untuk apa memaksakan ajaran melenceng ke dalam agama Buddha?

apakah pantas membohongi anak cucu kita dngan berkata "oh tuhan dalam agama Buddha adalah Lao Mu yg lahirin kita semua seperti semut melahirkan anak2nya..."

kalo loe tega...gw gk tega...dan gw yakin YA DALAI LAMA jg spndapat dngan gw... Makanya dia ingin Tibet psah dr komunis...seperti kt yg tdk ingin bersatu dngan aliran sesat...

adanya perang ato tdak...selama 2500 taon dalam PURE agama Buddha tdk ada perang...

mungkin...

kalo ikutin saran loe yg membiarkan mereka menjadi part of Buddhism maka perang bs terjadi...bukan perang antara Buddhist..tp perang dngan agama lain karena pemahaman yg salah tentang Buddha Dhamma..

ini yg kamu inginkan?
gw tidak bilang membiarkan mereka menjadi part of budhism, tapi bagaimana mengajak mereka kembali ke agama Buddha. They are not a part of Budhism, mereka sudah mengaku sendiri koq kalau mereka agama Gado-gado, agama Baru...

mereka ngaku agama baru(biasane bilankne TAO, padahal TAO sendiri jg gk mengakui mereka) KALO ada yg TANYA MEREKA LEBIH MENDALAM tentang kesesatan aliran mereka...

dah ketauan serigala..barulah gk ngaku domba..kalo belum ketauan lage..yah ngaku2 domba..

kalo ketemuan dijalan gitu..ato nulis di FS..pasti nulisne..

agama Buddha...

Buddha Maitreya..-_-"

karena mereka masih mengira diri mereka itu part of Buddhism..

dah mengambil nama Maitreya laghe! itu copyright Buddhism taok!..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 04 April 2008, 12:27:31 PM
Jinaraga sendiri yang kurang pendidikan ato apa yah?
Kok sepertinya ada yang aneh.. ??? :o :o
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 04 April 2008, 12:30:20 PM
halo Sandal Jepit,
pernah baca Alkitab? sejarahnya menulis begini. saat itu org Yahudi merasa bahwa ajaran yang disebarkan oleh Yes Us telah bertambah banyak,mereka khawatir bahwa mereka akan bertambah kecil,akhirnya mereka sengaja menciptakan kekisruhan mengenai kisah Yes Us.
Perang agama kr****n ->Yahudi->Islam,murni karena ingin menduduki tempat,pernah baca mengenai negara 3 pilar yaitu Jerusalem?org kr****n menginginkan karena itu adalah tempat lahir Yes Us,Yahudi mengklaim itu adalah tanah asal mereka.Islam mengklaim bahwa tempat itu dilalui oleh Muhammad, satu negara 3 kejadian sekaligus.Perang Agama K dengan I adalah propaganda Paus waktu itu. makanya kebencian sampai hari ini tidak berakhir.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 04 April 2008, 01:03:58 PM
 [at] atas
maklum...

beda fase...

 :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 04 April 2008, 02:21:44 PM
halo Sandal Jepit,
pernah baca Alkitab? sejarahnya menulis begini. saat itu org Yahudi merasa bahwa ajaran yang disebarkan oleh Yes Us telah bertambah banyak,mereka khawatir bahwa mereka akan bertambah kecil,akhirnya mereka sengaja menciptakan kekisruhan mengenai kisah Yes Us.
Perang agama kr****n ->Yahudi->Islam,murni karena ingin menduduki tempat,pernah baca mengenai negara 3 pilar yaitu Jerusalem?org kr****n menginginkan karena itu adalah tempat lahir Yes Us,Yahudi mengklaim itu adalah tanah asal mereka.Islam mengklaim bahwa tempat itu dilalui oleh Muhammad, satu negara 3 kejadian sekaligus.Perang Agama K dengan I adalah propaganda Paus waktu itu. makanya kebencian sampai hari ini tidak berakhir.
yang km ceritakan ini tentang kisah perkembangan agama kr****n sesudah yesus meninggalkan dunia bukan?

maksud saya, yang ingin saya bawa adalah kisah Bagaimana dan mengapa Yesus disalib? yang menuduh Yesus juga orang-orang ahli kitab, ahli taurat, dan para pemuka agama Yahudi pada saat itu.... dan apakah setelah mereka menyalibkan Yesus lantas berarti penganut Yesus pergi meninggalkan Yesus?


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 04 April 2008, 02:46:42 PM
 :)) kan emang maksud awal saya itu,soal terjadinya perang 3 agama itu. dan untuk mengklarafikasi garis ajaran mereka dimana Maitreya tidak segaris dengna Buddhism.sebuah ilustrasi aja
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 05 April 2008, 02:10:58 PM
nah kita jadi OOT gara2 si Sandal Jepit!!..-_-"
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 07 April 2008, 09:28:11 AM
 :)) back to the topic,
seandainya dari awal mereka tidak menggunakan comot sana sini pasti mereka tidak akan lemah. kalo mereka mengaku percaya Lau Mu ya udah namanya Ajaran Lau Mu murni tanpa dicomot dari beberapa agama,ini yang menyebabkan fondasi mereka lemah karena agama yang mereka pakai mengklaim tidak ada kejadian seperti yang digambarkan dalm kitab mereka masing2. Lagian,ajaran ini juga made in Taiwan/Tiongkok...sangat logis bagi mereka yang belajar sejarah agama menemukan bahwa Taiwan/tiongkok merupakan penghasil cult terbesar di dunia.beberapa survive dan hingga sekarang amsih ekstrimist. so balik lagi tujuan kamu beragama itu apa?sekedar babi buta?atau menemukan kebijaksanaan?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 07 April 2008, 11:49:44 AM
 [at] atas
AGREEE...

 ;D ;D ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: sound_of_truth on 12 April 2008, 02:19:42 AM
sebagai orang yang besar dan memaham i agama buddha, tidak patut apabila kita mencela atau membicarakan orang/instansi lain. dan kita juga harus berkaca dan bertanggung jawab dengan kata-kata yang pernah kita ucapkan. setelah kita meng kritik orang lain, apakah kita telah menjalankan kritik-kritik yang telah kita ucapkan. jadi menurut saya sebagai orang yang memaham i dan mengikut i ajaran sang buddha sebaiknya kita tidak lagi membahas hal-hal yang dapat melukai hati orang lain, dan sebagai orang yang beragama dan memiliki keyakinan tidaklah patut bila kita mencela agama atau keyakinan orang lain. sebaiknya kita terus melatih diri kita sendiri.

NB : sang buddha tidak pernah menghina dan mencela orang/apapun, bahkan setan sekalipun, karena itulah beliau dapat mencapai kesempurnaan. jadi sebaiknya kita juga mencontoh beliau

sabbe satta bhavantu sukhitata _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 12 April 2008, 08:53:48 AM
Mencela orang / instansi lain memang tidak baik.
Tetapi membicarakan ? Saya kira selama dalam konteks perkembangan batin, pembicaraan masih bisa diterima. Cinta kasih bukan berarti diam saja bila ada yang berbuat salah.

Sang Buddha memang tidak pernah mencela / menghina orang lain, tetapi Beliau mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah. Beliau mengkritik aliran lain yang berpandangan salah.

 :backtotopic:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kelana on 12 April 2008, 10:49:18 AM
Apa yang tidak selaras, yang tidak enak didengar oleh pendengaran kita, pemikiran kita, pemahaman kita, ini bukan berarti semuanya adalah bentuk suatu penghinaan. Ada perbedaan antara kritikan, penghinaan, cacian, makian dan gosip. Dan ada pula perbedaaan antara kritikan yang baik dengan kritikan yang tidak baik.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: sound_of_truth on 12 April 2008, 12:24:59 PM
sang buddha memang mengajarkan untuk memilih mana yang benar dan mana yang salah, tetapi beliau selalu mengkritik dengan sopan dan berlandaskan welas asih. jadi beliau mengkritik dengan cara tidak melukai hati atau perasaan orang lain. dengan begitu kita dapat berbuat karma  baik tetapi juga tidak menambah karma buruk.

hal-hal yang dibahas di forum ini lah yang menurut saya sudah out of topic, karena bila kita menganggap aliran M itu salah, kita cukup hanya membeberkan kebenaran yang ada. tidaklah pantas bagi kita sebagai orang buddhist untuk mencela. apalagi ada yang mencela M itu sendiri, padahal sang buddha sendiri kan telah mengatakan bahwa boddhisatva M adalah penggantinya di masa mendatang. berarti kita telah mencela seorang boddhisatva (perkataan salah)

saya rasa saudara karuna_murti telah memiliki tingkat pemahaman buddhist yang tinggi, dan sebagai moderator mohon para anggota forum juga dibimbing untuk menjalankan kebenaran dengan landasan welas asih.
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 12 April 2008, 12:45:35 PM
Quote
tidaklah pantas bagi kita sebagai orang buddhist untuk mencela. apalagi ada yang mencela M itu sendiri, padahal sang buddha sendiri kan telah mengatakan bahwa boddhisatva M adalah penggantinya di masa mendatang. berarti kita telah mencela seorang boddhisatva (perkataan salah)

Ada member yang mencela Bodhisatta Metteya? Atau mereka berusaha menjelaskan aliran yang salah? Coba anda baca-baca lagi beberapa topik (yang cukup banyak) di forum perbandingan  ;D

Tiap orang punya gaya masing-masing, punya kata-kata masing-masing.

Biar tidak berkepanjangan, kita kembali ke topik awal, diskusi tentang Maitreya dalam konteks aturan main forum perbandingan.

 :backtotopic:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: sound_of_truth on 13 April 2008, 12:03:29 AM
Ujung Ujung Dibegoin heheheheh Ujung Ujung Duit,namanya juga aliran (deleted)  ;D

apakah ini bukan penghinaan????????????
nama boddhisatva yang di selewengkan.!!!

ini berbicara tentang kebenaran. jadi kebenaran itu selalu ada di dalam semua topic.
anda kan seorang MODERATOR, seharusnya bisa membedakan donk...!!!!!!!!!!!!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 13 April 2008, 12:58:05 AM
Bro Sound dan rekan anggota forum lainnya, Jika ada postingan yang di rasa melecehkan, Silahkan meng klik di bagian bawah kanan topic "report to moderator", Nantinya posting tersebut akan di perhatikan oleh moderator.

Untuk penulisan di atas, Nanti akan di pertimbangkan apakah perlu di edit ?, Karena persepsi masing2 orang berbeda ...

_/\_ lanjut diskusinya ... :backtotopic:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 13 April 2008, 01:11:06 AM
Ujung Ujung Dibegoin heheheheh Ujung Ujung Duit,namanya juga aliran (deleted)  ;D

apakah ini bukan penghinaan????????????
nama boddhisatva yang di selewengkan.!!!

ini berbicara tentang kebenaran. jadi kebenaran itu selalu ada di dalam semua topic.
anda kan seorang MODERATOR, seharusnya bisa membedakan donk...!!!!!!!!!!!!
om sabar...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Forte on 13 April 2008, 06:30:07 AM
Sati.. Sati..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 13 April 2008, 10:42:06 AM
Ujung Ujung Dibegoin heheheheh Ujung Ujung Duit,namanya juga aliran (deleted)  ;D

apakah ini bukan penghinaan????????????
nama boddhisatva yang di selewengkan.!!!

ini berbicara tentang kebenaran. jadi kebenaran itu selalu ada di dalam semua topic.
anda kan seorang MODERATOR, seharusnya bisa membedakan donk...!!!!!!!!!!!!

Apalah arti sebuah nama  :)) :)) :)) ;D

Tapi kalo buddhadhamma yg diselewengkan, ini baru lain ceritanya  ^:)^ ^:)^ ^:)^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 13 April 2008, 10:54:23 AM
Beginilah akibat satu agama atau kepercayaan mencomot sana sini dan mencampur2 ajarannya, ya pasti akan ada pertentangan, intinya jangan melekat, baca kalama sutta OK!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 13 April 2008, 02:17:05 PM
Memang kepikiran tulisan di atas untuk dihapus.
Karena sebenarnya itu bukan nama Bodhisatta lagi, Bodhisatta ybs sekarang kita tidak tahu namanya, tetapi itu nama pada Bodhisatta pada kelahiran terakhir, dan akan menjadi nama Sammasambuddha yang akan datang. Sangat tidak patut menggunakan nama seorang Sammasambuddha sembarangan, walaupun penggunaan sembarangan di atas untuk aliran lain, bukan ditujukan kepada Sammasambuddha yang akan datang.

Bagaimana pendapat yang lain?

Edit : Setelah dipertimbangkan, akhirnya dihapus. Walaupun tidak ditujukan kepada Sammasambuddha yang akan datang, tetap saja perkataan tersebut menghina aliran lain.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: sound_of_truth on 13 April 2008, 09:53:22 PM
nah kalau begini kan baru forum yang sehat.

thanks ;D

 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 13 April 2008, 09:56:51 PM
ngapaen seh pake hapus2an..

-_-"

emankne kenapa seh kalo kita menghina aliran lain??

kita khan hinanya bukan tidak ada bukti...

udah ah no comment ajah~~

biarin ajah tuh Aliran Maitreya yg sesat berleluasa...

gw baru tao..rupanne Dede gw pernah ditarik ama anak aliran sesat Maitreya DIJALAN

mereka, pura2 bilank ke dede gw kalo Vihara sesat mereka lage perlu orang..dan pake iming2 ngajar Breakdance..

jadi dede gw ikut ajah...dan disuruh qiu Dao!!

wtf?! <--sensor lage...sekalian ajah youtube juga disensor..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 13 April 2008, 09:57:17 PM
 [at] moderator..semuane

mao nyontohin si Roy Suryo?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 13 April 2008, 09:58:43 PM
nah kalau begini kan baru forum yang sehat.

thanks ;D

 _/\_
sehat apanya?!

dengan apus2 sesuatu yg dianggap tidak benar oleh Moderator..

apakah itu benar?!

pandangan setiap orang khan berbeda2..

kalo begitu banyak pandangan dipadukan kedalam pandangan beberapa orang(moderator)..apakah itu adil?!

loe dari aliran sesat Maitreya khan?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 14 April 2008, 02:50:42 AM
(deleted)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 14 April 2008, 08:16:24 AM
Tidak sepantasnya menyebut nama seorang Sammasambuddha sembarangan.

Baik tujuannya untuk menghina aliran lain, atau aliran lain menyalahgunakan nama Sammasambuddha sembarangan dan mencatut sebagai bagian dari aliran mereka (yang berpandangan salah).
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 14 April 2008, 10:02:21 AM
Ujung Ujung Dibegoin heheheheh Ujung Ujung Duit,namanya juga aliran (deleted)  ;D

apakah ini bukan penghinaan????????????
nama boddhisatva yang di selewengkan.!!!

ini berbicara tentang kebenaran. jadi kebenaran itu selalu ada di dalam semua topic.
anda kan seorang MODERATOR, seharusnya bisa membedakan donk...!!!!!!!!!!!!

Bukankah lebih parah lagi mengajarkan ajaran yang tidak diajarkan oleh Bodhisatva tersebut namun menggunakan namanya sembarangan dan menunjuk dirinya sebagai lebih hebat daripada agama Buddha yang digariskan Sakyamuni Buddha?
Maaf saya tidak mencela sedikitpun seorang Sammasambuddha atau Bodhisattva,hanya menerangkan apa yang sesungguhnya terjadi terhadap pengeroposan Buddhism
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 14 April 2008, 12:19:31 PM
koq dihapus, tulisan gw kan mengajak elsol untuk memurnikan ajaran Buddha.. :P  dan gw sama sekali tidak menyebut nama Sammasambuddha koq.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Pitu Kecil on 14 April 2008, 11:08:05 PM
emang elu manusia tinggi.

Moderator disini apa diperbolehkan menghina orang dengan menyebutkan manusia rendah? apa sih tindakan kalian? dibiarkan?  8)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 14 April 2008, 11:17:51 PM
 [at] atas
manusia rendah itu artinya manusia merendah=humble..

itu pujian..

bukan salah yg nulis kalo yg baca otaknya kurang mampu menerima maksud yg tertulis..

salah sapa? -yg pasti bukan salah Moderator-!

dan...

kalo benci El Sol..yah ngomong ajah..daripada back stab gitu...

gk jantan banget seh~~

hahaha...

ato takut sinar kebajikan yg kamu kumpulkan ilang?

jadi selama ini menolong orang lain hanya untuk diri sendiri? ato orang lain?

gk beda loe ama anak2 aliran Maitreya
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 April 2008, 06:53:38 AM
 :outoftopic: :backtotopic:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 15 April 2008, 08:33:10 AM
Topik ini dibuka oleh El Sol untuk berdiskusi tentang aliran Maitreya.

Jika sudah tidak dipergunakan untuk berdiskusi lagi, tetapi jadi ajang melakukan perbuatan yang tidak berguna, yaitu menghina, merendahkan, memaki dan lain sebagainya kepada siapapun juga, maka selanjutnya akan dikunci, karena sudah tidak ada gunanya lagi.

Silahkan dilanjutkan.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 15 April 2008, 08:43:25 AM
 _/\_ Gunakan hati yang tenang dalam berdiskusi karena walaupun kita memegang kebenaran namun dijaga dengan emosi yang besar,kebenaran itu akan membusuk dan akhirnya kesalahan akan menemukan celahnya.
Lindungi benteng Kebenaran dengan cinta kasih dan kebijaksanaan dimana didalam,prajurit saling belajar,di luar ia mengalahkan prajurit kebohongan,kebodohan,dan pembabibutaan.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Pitu Kecil on 15 April 2008, 02:28:57 PM
penulisan anda manusia rendah bukan manusia merendah, anda tidak tau namanya bahasa indonesia yang benar? jangan suka membalikkan fakta, gk jantan banget  :P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 15 April 2008, 03:01:58 PM
Sekali lagi saya ingatkan, kalau sudah tidak ada gunanya topik ini akan ditutup.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Pitu Kecil on 15 April 2008, 03:05:42 PM
Saya juga mau mengingatkan disini forum buddhis bukan forum ajang menghina dan merendahkan orang, mau diskusi & debat silakan. tapi untuk menghina orang itu dilarang. Terima Kasih  _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 15 April 2008, 03:10:08 PM
 _/\_ silahkan pm yang bersangkutan
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 15 April 2008, 03:14:00 PM
Betul sekali. Terima kasih untuk mengingatkan semua pihak.

 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Pitu Kecil on 15 April 2008, 03:17:43 PM
_/\_ silahkan pm yang bersangkutan

Semoga dilain waktu tidak ada lagi kata menghina.  :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 15 April 2008, 03:21:33 PM
 _/\_ gunakan kebijaksanaan memilah dan cinta kasih untuk menepuk.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Pitu Kecil on 15 April 2008, 03:26:24 PM
kebijaksanaan masing2 orang berbeda, tahap kebijaksanaan juga berbeda anda mengerti maksud saya kan  _/\_ :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 15 April 2008, 03:28:50 PM
 :outoftopic: :backtotopic:  _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Pitu Kecil on 15 April 2008, 03:33:55 PM
 ^:)^ ^:)^ ^:)^  _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 April 2008, 04:56:00 PM
dikunci ajah..

daripada jadi ajang beberapa orang sok jadi "pengingat"
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: sound_of_truth on 16 April 2008, 03:03:18 AM
masalah-masalah yang ada itu diforumkan untuk mencari kebenaran, bukan mencari permusuhan.

setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan, oleh karena itu bila kita mempunyai kekurangan dan diingatkan oleh orang lain, kita seharusnya berterima kasih dan menerima dengan lapang dada.

itu yang dimaksud dengan forum yang sehat. dan sekaligus mempraktekkan ajaran sang buddha dalam kehidupan kita.
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 16 April 2008, 07:54:51 AM
 _/\_ tapi kita tetap tidak akan membenarkan semua penyimpangan BuddhaDhamma seenaknya. Menjadi Buddhist memang diharuskan toleransi tapi kalo pengeroposan BuddhaDhamma seperti itu tetap akan mendapat konsekuensi apalagi kalian berpikir untuk menghancurkan BuddhaDhamma agar kondisi turunnya Maitreya bisa tercapai.!!!!!!! dan satu hal,saya tidak akan pernah toleransi dengan aliran kalian sampai kalian menyatakan berdiri sendiri dengan ajaran agama sendiri bukan hasil comot-comot(BACA : MENCURI!) agama orang lain.

Saya pikir El Sol sudah cukup menegaskan hal ini meskipun kata-kata kurang teratur.Setelah saya pikir semalaman, aku mengerti pemikiran El Sol mengenai hal ini dan kenapa harus marah-marah mungkin penyampaiannya kurang tepat karena kata-katanya membawa emosi.

Demikian,toleransi beragama harus diciptakan tanpa menyenggol milik org lain.mau ngajar soal kebaikan,ajarkan dengan baik tanpa menciptakan percikan emosi pada wadah beragama org lain. anda coba pikir kalau anda menyenggol agama lain selain Buddha,saya pikir anda bisa dibakar saat itu juga.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 16 April 2008, 08:11:10 AM
Thread ini tidak perlu di kunci untuk saat ini, Sol. Kita menunggu statement2 dari Aliran Maitreya yang mungkin mau memberikan penjelasan versi mereka. Ok ?

_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 16 April 2008, 08:36:50 AM
 :) :) :) :)
saya ingin tau
apa mungkin 'mereka' akan terpancing memberikan statement
menurut ku mereka tidak akan melakukannya
karna mereka sadar mereka beda
yang terpenting bagi mereka apakah topik ini membuat hati nurani mereka cemerlang
kalau engak yah...mereka lebih baik membina dan kerja nyata
itulah mereka :) :) :)

 :) :) :) akhirnya kita malah lupa membina batin kita sendiri
kita asyik dengan argumen kita....
lihat aja tread ini sampai 11 halaman
apa kah ada yang mendapat pencerahan???atau sebaliknya
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 16 April 2008, 08:43:04 AM
Kata2 El Sol membawa emosi ato tidaknya ya tergantung yang baca... Emang kata2nya 'kurang teratur' kaya yang dibilang bro Nyanadhana. Kalo kita melihatnya sebagai sesuatu yang menyinggung dan kasar ya kata2nya menyinggung dan kasar. Mungkin memang dia bukan tipe orang yang bisa berbicara santai dan merangkai kata2 dengan sopan dan indah, rada ceplas ceplos.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 16 April 2008, 08:49:24 AM
menurut ku kita tidak perlu
menyalahkan siapapun
ini sudah terjadi...dan siapapun yang ikut dalam tread ini yanh harus bertanggung jawab...
jangan kita ciptakan lagi kondisi perdebatan yang mungkin kurang baik...
 :) :) :) mari kita saling memahami dan mengerti....dan diam...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 16 April 2008, 09:00:48 AM
Surat keputusan Presiden RI No.1 th 1965. pasal 1 berbunyi

“Setiap orang dilarang dengan sengaja dimuka umum menceritakan, menganjurkan atau mengusahakan dukungan umum untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu yang dianut di Indonesia. Atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan mana menyimpang dari pokok pokok ajaran agama itu”
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 16 April 2008, 09:12:47 AM
Jadi mengapa menurut kalian Aliran Mi Le Fo itu salah?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 16 April 2008, 09:55:36 AM
Karena dompleng ajaran Buddha dan ngaku2 agama Buddha. Tetapi sutta2 Buddhistnya banyak diselewengkan, bahkan konsepnya jauh dari Buddhism. Misal :tanggung karma, ada tuhan, lao mu adalah Buddha dll.  _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 16 April 2008, 09:58:04 AM
Jadi maksud bond : mereka punya ajaran sendiri (yang tidak sesuai Buddhisme), tetapi mereka membawa ikon-ikon / nama /  sebagian kecil ajaran (yang diinterpretasikan sendiri) / lambang / tradisi Buddhisme sebagai bagian dari ajaran Mi Le Fo?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 16 April 2008, 10:04:46 AM
Yup begitulah, nah akhirnya banyak terjadi pandangan salah terhadap ajaran Sang Buddha yg sebenarnya. Bahkan sutta2 Buddhism pun ada yg ditambahkan sendiri.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 16 April 2008, 10:05:40 AM
Kalo ditulisnya jelas kan enak  ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 16 April 2008, 10:09:51 AM
Karena dompleng ajaran Buddha dan ngaku2 agama Buddha. Tetapi sutta2 Buddhistnya banyak diselewengkan, bahkan konsepnya jauh dari Buddhism. Misal :tanggung karma, ada tuhan, lao mu adalah Buddha dll.  _/\_

tau dari mana mereka mengatakan hal ini ko???
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 16 April 2008, 10:14:42 AM
  Dari mereka sendiri vo :)) Jadi waktu itu kita diskusi di YM dengan sumbernya langsung, banyak koq yg tau . Dan saya sendiri pernah di chiu tao . Tentu statement yg kita buat juga ngak sembarangan toh._/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 16 April 2008, 10:20:11 AM
ohhhhhhhhhhhhhhh
hmmmmmmmmmmm
siapa tuh orang :-? :-? :-?
 :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 16 April 2008, 10:25:22 AM
Ngak etis lha sebut namanya. Yg pasti kita tetap bersahabat  walaupun berbeda dalam pandangan._/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 16 April 2008, 10:40:04 AM
 :P :P :P :P
canda lagi ko
nih orang kok seriusamat : :D ;D ;)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 16 April 2008, 11:26:17 AM
 ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 April 2008, 09:59:00 PM
Surat keputusan Presiden RI No.1 th 1965. pasal 1 berbunyi

“Setiap orang dilarang dengan sengaja dimuka umum menceritakan, menganjurkan atau mengusahakan dukungan umum untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu yang dianut di Indonesia. Atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan mana menyimpang dari pokok pokok ajaran agama itu”
Laporin ajaran sesat ini ke Walubi yuk :hammer:

dah..nanti aye dah kaya gw buat Knight of Templar khusus Buddhist...

kalo yg selam khan FPI..

nanti gw namain Elsolyana deh~~
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 20 April 2008, 03:17:48 PM
Looooooh, bukannya udah anggota Walubi ?
http://www.walubi.or.id/wacana/wacana_dw_3.shtml (http://www.walubi.or.id/wacana/wacana_dw_3.shtml)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 20 April 2008, 10:13:41 PM
 [at] atas

makane aye tulis..

kalo lapor Walubi itu :hammer: (hammer)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 21 April 2008, 08:16:55 AM
 :)) ngapain lapor ke Walubi toh anggota yang bekerja didalamnya sekarang juga ada org-organ Maitreya,sama aja boong. kalo ngga mana bisa website Walubi bombardir ajaran mereka yang sudah jelas-jelas melenceng dari Buddhism,kadang juga baca website Walubi jadi merasa iba,org Buddha kok merusak agama sendiri dengan menyuntikkan virus AIDS ke dalam.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 21 April 2008, 10:56:44 AM
kita semua  sudah tau kalau aliran Maitreya tidak mengajarkan ajaran Buddha yang sesuai, untuk apa toh dibahas-bahas terus, bikin bosen..

nah  bagaimana kalau topiknya diarahkan ke: "Bagaimana mengconvert aliran Maitreya ke agama Buddha ? "



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 21 April 2008, 11:00:47 AM
 :)) buka thread baru aja bro.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 21 April 2008, 03:58:46 PM
kita semua  sudah tau kalau aliran Maitreya tidak mengajarkan ajaran Buddha yang sesuai, untuk apa toh dibahas-bahas terus, bikin bosen..

nah  bagaimana kalau topiknya diarahkan ke: "Bagaimana mengconvert aliran Maitreya ke agama Buddha ? "

Maksudnya gimana ya ?  ??? ??? ???




Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 21 April 2008, 04:03:17 PM
iya gimana kalau kita membahas bagaimana tuh caranya mengconvert mereka, aliran M. supaya belajar Dharma yang bener aja, kembali ke agama Buddha gitu lho... 

toh kita ngomongin mereka begini dan begitu gak ada habis-habisnya, dan gak ada manfaatnya, toh semua orang udah pada tau bahwa aliran M. itu bukan bagian dari agama Buddha. Berdebat dengan anggota aliran M. toh tidak membawa hasil apapun kan? kalian disini ada yang bisa mengconvert si Yong Ceng ga?

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 21 April 2008, 04:16:51 PM
 :)) (deleted) 2?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 21 April 2008, 04:25:42 PM
Quote
iya gimana kalau kita membahas bagaimana tuh caranya mengconvert mereka, aliran M. supaya belajar Dharma yang bener aja, kembali ke agama Buddha gitu lho...

toh kita ngomongin mereka begini dan begitu gak ada habis-habisnya, dan gak ada manfaatnya, toh semua orang udah pada tau bahwa aliran M. itu bukan bagian dari agama Buddha. Berdebat dengan anggota aliran M. toh tidak membawa hasil apapun kan? kalian disini ada yang bisa mengconvert si Yong Ceng ga?

 :-? :-?
Keqnya sulit loh bro...
Di aliran M tersebut....member udah diiming-imingi janji2 yang indah2.. Misnya : tiket ke surga, penghapusan dosa selama 500kalpa (hanya dengan cara bersikap anjali ketika mendengar nama "Maitreya"), dibekali 5 kata sakti, gak bakalan ke neraka lagi.



Sementara kalo buddhadhamma....kita harus berlatih, berjuang dengan kekuatan sendiri.

Naahhhh......kalo manusia yang masih "tidur"...tentu mau yang instant donkkk  :)) :)) :))

Maaf..kalo terlalu frontal...

 _/\_ _/\_ _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 21 April 2008, 04:28:13 PM
 :)) hahahha yah didelete.sori bro admin....hanya becanda aja kok.... ^:)^  ^:)^ hatur sembah
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 21 April 2008, 05:53:15 PM
wayah nama saya dibawa lagi ya  ^-^ ^-^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 22 April 2008, 03:17:22 PM
 :whistle: Yong ditanyain tuh gimana caranya agar bisa mengubah kamu kembali ke Buddhism..... ^-^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 22 April 2008, 06:20:29 PM
:whistle: Yong ditanyain tuh gimana caranya agar bisa mengubah kamu kembali ke Buddhism..... ^-^
_/\_
dalam pandangan saya seseorang tidak perlu untuk meninggalkan agama/kepercayaan aslinya untuk memeluk salah satu agama, kalo tidak salah baca ada di upali sutta, so saya tetap pada kepercayaan saya sambil belajar Dharma Sang Buddha, Tao maupun filsafat Kong Hu Cu, mungkin ada sebagian yang pernah mendengar tulisan ini "Dont be a buddhist but be a Buddha" agama ibarat rakit untuk menuju ke pantai sebrang setelah sampai tinggalkan rakit tersebut intinya tidak melekat, bagi yang kurang mengerti agama dapat menjadi perpecahan karena timbulnya kefanatikan dan timbulnya siapa yang benar dan salah, maaf ya kalo ada kata2 saya yang kurang tepat  ^:)^ ^:)^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 22 April 2008, 07:17:09 PM
Yep yep untuk hal ini gw setuju... Dhamma ada dimana2, ga harus jadi buddhist buat belajar dhamma...  :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 22 April 2008, 07:31:58 PM
kenapa kita harus merubah pandangan seseorang..
yang belum tentu aliran M itu tidak baik...
justru saya malah melihat kebaikan dan kerendahan hati mereka dengak sikap kita yang disini...
yang mencemoh kan aliran M ini ...yang menunding melenceng dari buddhis...
aku ini tidak mengerti tentang aliran..sutta atau apapun namanya
tapi yang menarik dalam buddhis yang aku pelajarin ini adalah
apa adanya...lepas dari segala atribut...dualisme...ini lah yang membuat aku merasa indah belajar dhamma...ini baru sebagian kecil dhamma dari bagian dhamma yang luas
bagaikan setitik air di lautan...
jadi biarkan apa adanya....jelaskan...mereka mau terima ok
engak yang biarkan...kita berusaha...mengenalkan dhamma
jika waktu...kondisi...orangnya...tepat...dhamma itu akan di cari nya sendiri
kita sebatas berjuang mengenalkan saja...sambil kita sendiri berlatih
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 22 April 2008, 09:26:36 PM
Quote
dalam pandangan saya seseorang tidak perlu untuk meninggalkan agama/kepercayaan aslinya untuk memeluk salah satu agama, kalo tidak salah baca ada di upali sutta

Dalam Upali Sutta dikatakan agar tetap menghormati dan melayani guru-guru lama dari aliran lain. Tidak ada disebutkan mengikuti ajaran Sang Buddha tetap harus mengikuti pandangan salah.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 22 April 2008, 10:45:11 PM
:whistle: Yong ditanyain tuh gimana caranya agar bisa mengubah kamu kembali ke Buddhism..... ^-^
_/\_
dalam pandangan saya seseorang tidak perlu untuk meninggalkan agama/kepercayaan aslinya untuk memeluk salah satu agama, kalo tidak salah baca ada di upali sutta, so saya tetap pada kepercayaan saya sambil belajar Dharma Sang Buddha, Tao maupun filsafat Kong Hu Cu, mungkin ada sebagian yang pernah mendengar tulisan ini "Dont be a buddhist but be a Buddha" agama ibarat rakit untuk menuju ke pantai sebrang setelah sampai tinggalkan rakit tersebut intinya tidak melekat, bagi yang kurang mengerti agama dapat menjadi perpecahan karena timbulnya kefanatikan dan timbulnya siapa yang benar dan salah, maaf ya kalo ada kata2 saya yang kurang tepat  ^:)^ ^:)^
gw agree ama Karuna..

kalian ini bukannya belajar Dhamma..tapi malah mencela Dhamma dengan memalsukan kotbah2 Sang Buddha..

itu yg dinamakan belajar Dhamma tanpa perlu untuk meninggalkan agama/kepercayaan aslinya?

mikir donk!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 22 April 2008, 10:49:08 PM
kenapa kita harus merubah pandangan seseorang..
yang belum tentu aliran M itu tidak baik...
justru saya malah melihat kebaikan dan kerendahan hati mereka dengak sikap kita yang disini...
yang mencemoh kan aliran M ini ...yang menunding melenceng dari buddhis...
aku ini tidak mengerti tentang aliran..sutta atau apapun namanya
tapi yang menarik dalam buddhis yang aku pelajarin ini adalah
apa adanya...lepas dari segala atribut...dualisme...ini lah yang membuat aku merasa indah belajar dhamma...ini baru sebagian kecil dhamma dari bagian dhamma yang luas
bagaikan setitik air di lautan...
jadi biarkan apa adanya....jelaskan...mereka mau terima ok
engak yang biarkan...kita berusaha...mengenalkan dhamma
jika waktu...kondisi...orangnya...tepat...dhamma itu akan di cari nya sendiri
kita sebatas berjuang mengenalkan saja...sambil kita sendiri berlatih

alar loe..

jangan ngasal donk..

kalo loe emank pikirannya terbuka seperti yg loe rasa..loe gk mungkin bilank kalo mereka itu baek dan bilank kalo kita para Buddhist disini yg malah menindas mereka..

emankne semua Buddhist suka menindas? emankne semua aliran Maitreya seramah itu?

mereka pura2 ajah loe juga gk tao lar..

kalo orang yg pikirannya terbuka itu gk meng-judge melalui individual tetapi dari ajarannya...

dan sangat jelas sekale kalo ajaran mereka itu melenceng dari yg diajarkan oleh sang Buddha..tapi mengaku sebagai Buddha Dhamma..

mikir donk!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 23 April 2008, 05:25:44 AM

 :-? :-?
Keqnya sulit loh bro...
Di aliran M tersebut....member udah diiming-imingi janji2 yang indah2.. Misnya : tiket ke surga, penghapusan dosa selama 500kalpa (hanya dengan cara bersikap anjali ketika mendengar nama "Maitreya"), dibekali 5 kata sakti, gak bakalan ke neraka lagi.



Sementara kalo buddhadhamma....kita harus berlatih, berjuang dengan kekuatan sendiri.

Naahhhh......kalo manusia yang masih "tidur"...tentu mau yang instant donkkk  :)) :)) :))

Maaf..kalo terlalu frontal...

 _/\_ _/\_ _/\_

bukannya di agama kr****n/ka****k juga diiming-iming dengan janji surgawi? buktinya banyak juga dari mereka yang pindah ke agama Buddha, karena janji-janji surgawi itu ternyata cuma sekedar janji saja toh?

Saya kira aliran M. masih lebih mudah di convert karena mereka mengakui Sang Buddha sebagai Guru, dan menghormatinya, coba bandingkan dengan kr****n/ka****k, yang tidak mengakui Sang Buddha sebagai Guru.


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 23 April 2008, 12:54:44 PM
Quote
dalam pandangan saya seseorang tidak perlu untuk meninggalkan agama/kepercayaan aslinya untuk memeluk salah satu agama, kalo tidak salah baca ada di upali sutta

Dalam Upali Sutta dikatakan agar tetap menghormati dan melayani guru-guru lama dari aliran lain. Tidak ada disebutkan mengikuti ajaran Sang Buddha tetap harus mengikuti pandangan salah.

 _/\_
yang saya tangkap adalah seperti itu, masalah salah/benar saya tidak berani menjawab
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 23 April 2008, 01:08:14 PM
 _/\_ kalau buat gw, buat apa narik narik umat M untuk berpindah agama ke agama Buddha,belum tentu mereka akan sreg dengan Buddhism dikarenakan tabrakan pemahaman memerlukan adaptasi sabentar.

Aku lebih prefer mereka untuk ber-ehipassiko mengenai ajaran Dhamma, kalau sampai mereka merasa gw lebih cocok dengan agama asal gw ya silahkan belajar Buddhadhamma adalah sebuah jalinan jodoh.

Namun dari saya sendiri tentu tidak akan menyatakan toleransi selama pemikiran Dhamma disalahterjemahkan yang akhirnya menyebabkan micchaditthi. lebih tidak toleransi lagi kalau sampai fanatik dan akhirnya menarik-narik orang untuk menjadi pemeluk agamanya karena Sang Buddha sendiri tidak pernah memaksa org mempelajari Dhamma melainkan menyilahkan mereka untuk datang.
Kalau cocok,silahkan pelajari,kalo ngga, ya sudah tinggalkan. asal jangan akhirnya menyerang atau sengaja mengasimilasi Dhamma dengan pemikiran dari agama. masih syukur Buddhism yang putar balikkan,bagaimana kalo tersiar kabar bahwa Yes Us dari Karesten ternyata juga diputar balikkan dan diberi merk label sendiri.saya yakin agama lain juga tidak akan tinggal diam kalo ajaran mereka dicomot keluar.

Saya punya beberapa rekan petinggi Taoism yang merasa sangat tersinggung karena pemahaman Taoism yang dibuat-buat oleh aliran M ini,namun apa boleh buat mereka adalah minoritas dalam negara ini. coba sekali-kali kalian memutar ajaran Islam juga,saya yakin mereka akan lebih bisa berbicara daripada seorang Buddhist yang "harus belajar toleransi" yang"harus melatih kesabaran dan cinta kasih" yang"harus memiliki kebijaksanaan"
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 23 April 2008, 01:11:59 PM

 :-? :-?
Keqnya sulit loh bro...
Di aliran M tersebut....member udah diiming-imingi janji2 yang indah2.. Misnya : tiket ke surga, penghapusan dosa selama 500kalpa (hanya dengan cara bersikap anjali ketika mendengar nama "Maitreya"), dibekali 5 kata sakti, gak bakalan ke neraka lagi.



Sementara kalo buddhadhamma....kita harus berlatih, berjuang dengan kekuatan sendiri.

Naahhhh......kalo manusia yang masih "tidur"...tentu mau yang instant donkkk  :)) :)) :))

Maaf..kalo terlalu frontal...

 _/\_ _/\_ _/\_

bukannya di agama kr****n/ka****k juga diiming-iming dengan janji surgawi? buktinya banyak juga dari mereka yang pindah ke agama Buddha, karena janji-janji surgawi itu ternyata cuma sekedar janji saja toh?

Saya kira aliran M. masih lebih mudah di convert karena mereka mengakui Sang Buddha sebagai Guru, dan menghormatinya, coba bandingkan dengan kr****n/ka****k, yang tidak mengakui Sang Buddha sebagai Guru.




pengertian anda tentang aliran maitreya hampir mirip dengan agama K, tetapi sayangnya apa yang saya pelajari sejauh ini berbeda dengan pengertian diatas  :) tidak ada yang instant untuk mencapai surga/nirwana
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 23 April 2008, 01:30:00 PM
 [at] nyanadhana
saya belum berani untuk comment masalah ini, di taoism sendiri ada banyak aliran dan ada yg saling bertentangan, mau dipatok yg mana yg benar?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 23 April 2008, 01:32:15 PM
 :)) karena ajaran kalian selalu berubah-rubah sesuai trend, dulu konsep Tuhan kalian sama dengan konsep Kristiani belakangan berubah menjadi watak Bodhi atau Bodhi Nature.
setau aku(sorri jadul aku pernah belajar),kalo misalnya udah qiu dao emang ga bakal masuk neraka lagi tapi kalo ga sering2 ke vihara bla...bla....bla masuknya ke penjara yang ada di surga.disana harus belajar ulang lagi.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 23 April 2008, 01:34:00 PM
saya belum berani untuk comment masalah ini, di taoism sendiri ada banyak aliran dan ada yg saling bertentangan, mau dipatok yg mana yg benar?

I Kuan Tao memiliki banyak aliran namun semuanya saling serang satu sama lain,saling menjelek2an,saling tarik menarik umat, mau patok mana yang bener?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 23 April 2008, 01:45:04 PM
saya belum berani untuk comment masalah ini, di taoism sendiri ada banyak aliran dan ada yg saling bertentangan, mau dipatok yg mana yg benar?

I Kuan Tao memiliki banyak aliran namun semuanya saling serang satu sama lain,saling menjelek2an,saling tarik menarik umat, mau patok mana yang bener?
ini adanya kecurigaan karena sudah terdapati satu vihara /aliran yang beda tapi memakai konsep yang sama (adanya qiu tao) tetapi ajarannya bukan seperti di I Kuan Tao/Mi Le Ta Tao, ga tau deh tujuan nya apa....
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 23 April 2008, 01:56:40 PM
bukannya I Kuan Tao dengan Mi Le Ta Tao juga berbeda konsepsinya,setau aku I Kuan Tao lebih merujuk pada Taoism sedangkan tuh Mi Le Ta Tao lebih merujuk pada Buddhism....dan setiap website I Kuan Tao yang aku kunjungi di negara-negara seperti USA,England semua juga lebih mengarah ke ajaran Confucius dan Lao Tzu.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 23 April 2008, 02:06:18 PM
bukannya I Kuan Tao dengan Mi Le Ta Tao juga berbeda konsepsinya,setau aku I Kuan Tao lebih merujuk pada Taoism sedangkan tuh Mi Le Ta Tao lebih merujuk pada Buddhism....dan setiap website I Kuan Tao yang aku kunjungi di negara-negara seperti USA,England semua juga lebih mengarah ke ajaran Confucius dan Lao Tzu.


intinya konsep mereka (Mi Le Ta Tao) masih sama dengan I Kuan Tao tapi pengembangan ajaran boleh saja beda atau lebih mengarah kemana taoism/buddhism/kong hu cu
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 23 April 2008, 02:24:50 PM
 _/\_ sebenarnya dari penggabungan 3 agama tersebut,apakah yang menjadi fondasi utama dari IKT/MLDD? jati diri seperti apa yang ingin dibawa ?
jujur pemikiran adanya Maitreya sebenarnya menjadi konsep khas dimana sekarang ini di dunia terjadi Maitreya craziness dimulai dari Maitreya Universalist yang pimpinannya seorang Arab Saudi,Benjamin Creme yang mengklaim Maitreya, Raelianism yang juga mengklaim hal yang sama.
Apakah motif dibelakang ini? buat saya mewujudkan sebuah dunia Maitreya dalam IKT/MLDD adalah tambahan belakangan dalam ajaran. semua begitu crazy akan hadirnya sebuah sosok yang belum benar-benar ada.
Dan boleh saya bertanya Yong.selama ini Dharma yang 'katanya' diajarkan oleh Maitreya sebenarnya diajarkan oleh Maitreya?contoh: Sakyamuni mengajarkan Buddhism. darimanakah anda mendapat source bahwa ini adalah ajaran Maitreya sedangkan figur REAL nya belum ada.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 23 April 2008, 03:26:51 PM

 :-? :-?
Keqnya sulit loh bro...
Di aliran M tersebut....member udah diiming-imingi janji2 yang indah2.. Misnya : tiket ke surga, penghapusan dosa selama 500kalpa (hanya dengan cara bersikap anjali ketika mendengar nama "Maitreya"), dibekali 5 kata sakti, gak bakalan ke neraka lagi.



Sementara kalo buddhadhamma....kita harus berlatih, berjuang dengan kekuatan sendiri.

Naahhhh......kalo manusia yang masih "tidur"...tentu mau yang instant donkkk  :)) :)) :))

Maaf..kalo terlalu frontal...

 _/\_ _/\_ _/\_

bukannya di agama kr****n/ka****k juga diiming-iming dengan janji surgawi? buktinya banyak juga dari mereka yang pindah ke agama Buddha, karena janji-janji surgawi itu ternyata cuma sekedar janji saja toh?

Saya kira aliran M. masih lebih mudah di convert karena mereka mengakui Sang Buddha sebagai Guru, dan menghormatinya, coba bandingkan dengan kr****n/ka****k, yang tidak mengakui Sang Buddha sebagai Guru.




Bold merah :
Mana yang lebih signifikan ? kr****n ke Buddhis ato buddhis ke kr****n ??

Bold biru :
Menurut mereka...siapa yang lebih dihormati / "senior"...sang Buddha ato LAO MU ??
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 23 April 2008, 03:37:05 PM
_/\_ sebenarnya dari penggabungan 3 agama tersebut,apakah yang menjadi fondasi utama dari IKT/MLDD? jati diri seperti apa yang ingin dibawa ?

tidak tepat dikatakan penggabungan, inti ajaran di IKT adalah 3 pusaka (mohon yg lebih senior mengoreksi kalo salah)

jujur pemikiran adanya Maitreya sebenarnya menjadi konsep khas dimana sekarang ini di dunia terjadi Maitreya craziness dimulai dari Maitreya Universalist yang pimpinannya seorang Arab Saudi,Benjamin Creme yang mengklaim Maitreya, Raelianism yang juga mengklaim hal yang sama.
Apakah motif dibelakang ini? buat saya mewujudkan sebuah dunia Maitreya dalam IKT/MLDD adalah tambahan belakangan dalam ajaran. semua begitu crazy akan hadirnya sebuah sosok yang belum benar-benar ada.

Hal ini sudah diramalkan oleh Bapak Guru generasi ke 18, akan bermunculan banyak maitreya2 palsu dan guru2 palsu.

Dan boleh saya bertanya Yong.selama ini Dharma yang 'katanya' diajarkan oleh Maitreya sebenarnya diajarkan oleh Maitreya?contoh: Sakyamuni mengajarkan Buddhism. darimanakah anda mendapat source bahwa ini adalah ajaran Maitreya sedangkan figur REAL nya belum ada.

menurut kami (kalo ga setuju jgn komplain kesaya ;D ) maitreya sudah berulang-kali ber inkarnasi di dunia ini, sebagai Bhiksu pembawa kantong kain, yang terakhir menjadi Kakek Guru ke 17 dan kelak akan datang lagi ke dunia ini, kalo untuk lebih jauh saya ga bisa ngasih komen alasanya berhubungan dgn aliran lain
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 23 April 2008, 03:39:53 PM
:)) karena ajaran kalian selalu berubah-rubah sesuai trend, dulu konsep Tuhan kalian sama dengan konsep Kristiani belakangan berubah menjadi watak Bodhi atau Bodhi Nature.
setau aku(sorri jadul aku pernah belajar),kalo misalnya udah qiu dao emang ga bakal masuk neraka lagi tapi kalo ga sering2 ke vihara bla...bla....bla masuknya ke penjara yang ada di surga.disana harus belajar ulang lagi.

Yup...setuju ama nyanadhana....
Jinaraga jd member dari usia sekitar 9-10tahun...dan belajar tuh ajaran sampe SMA...Selama tahun2 itu....memang dikibulin kalo dah masuk tuh aliran...gak bakalan masuk neraka lagi. Dan ada "penjara" khusus bagi member yang malas ke tmpat kebaktian mereka. Di "penjara" tsb....setiap hari, setiap saat hanya belajar dan mendengar ajaran LAO MU..

Namun di forum ini, bro Yong_Cheng membantahnya..... Yang ingin jinaraga katakan...memang demikiankah ajaran LAO MU atau memang ada sesuatu yg dirahasiakan lagi dan takut dipublikasikan ?

 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 23 April 2008, 03:42:34 PM

 :-? :-?
Keqnya sulit loh bro...
Di aliran M tersebut....member udah diiming-imingi janji2 yang indah2.. Misnya : tiket ke surga, penghapusan dosa selama 500kalpa (hanya dengan cara bersikap anjali ketika mendengar nama "Maitreya"), dibekali 5 kata sakti, gak bakalan ke neraka lagi.



Sementara kalo buddhadhamma....kita harus berlatih, berjuang dengan kekuatan sendiri.

Naahhhh......kalo manusia yang masih "tidur"...tentu mau yang instant donkkk  :)) :)) :))

Maaf..kalo terlalu frontal...

 _/\_ _/\_ _/\_

bukannya di agama kr****n/ka****k juga diiming-iming dengan janji surgawi? buktinya banyak juga dari mereka yang pindah ke agama Buddha, karena janji-janji surgawi itu ternyata cuma sekedar janji saja toh?

Saya kira aliran M. masih lebih mudah di convert karena mereka mengakui Sang Buddha sebagai Guru, dan menghormatinya, coba bandingkan dengan kr****n/ka****k, yang tidak mengakui Sang Buddha sebagai Guru.




Bold merah :
Mana yang lebih signifikan ? kr****n ke Buddhis ato buddhis ke kr****n ??

Bold biru :
Menurut mereka...siapa yang lebih dihormati / "senior"...sang Buddha ato LAO MU ??


bro Jinaraga, anda lebih menghormati siapa? Ibu anda atau Sang Buddha?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 23 April 2008, 03:49:31 PM
_/\_ sebenarnya dari penggabungan 3 agama tersebut,apakah yang menjadi fondasi utama dari IKT/MLDD? jati diri seperti apa yang ingin dibawa ?

tidak tepat dikatakan penggabungan, inti ajaran di IKT adalah 3 pusaka (mohon yg lebih senior mengoreksi kalo salah)
3 pusaka ? apa itu?

BUDDHA, DHAMMA, SANGHA

atau

TITIK SHIEN KWAN, 5 kata "sakti"?, Format tangan ???????????

jujur pemikiran adanya Maitreya sebenarnya menjadi konsep khas dimana sekarang ini di dunia terjadi Maitreya craziness dimulai dari Maitreya Universalist yang pimpinannya seorang Arab Saudi,Benjamin Creme yang mengklaim Maitreya, Raelianism yang juga mengklaim hal yang sama.
Apakah motif dibelakang ini? buat saya mewujudkan sebuah dunia Maitreya dalam IKT/MLDD adalah tambahan belakangan dalam ajaran. semua begitu crazy akan hadirnya sebuah sosok yang belum benar-benar ada.

Hal ini sudah diramalkan oleh Bapak Guru generasi ke 18, akan bermunculan banyak maitreya2 palsu dan guru2 palsu.

kok mirip banget dengan kr****n ? Meramalkan akan bermunculan n**i palsu yang mengatasnamakan ajaran LAO MU ??

Dan boleh saya bertanya Yong.selama ini Dharma yang 'katanya' diajarkan oleh Maitreya sebenarnya diajarkan oleh Maitreya?contoh: Sakyamuni mengajarkan Buddhism. darimanakah anda mendapat source bahwa ini adalah ajaran Maitreya sedangkan figur REAL nya belum ada.

menurut kami (kalo ga setuju jgn komplain kesaya ;D ) maitreya sudah berulang-kali ber inkarnasi di dunia ini, sebagai Bhiksu pembawa kantong kain, yang terakhir menjadi Kakek Guru ke 17 dan kelak akan datang lagi ke dunia ini, kalo untuk lebih jauh saya ga bisa ngasih komen alasanya berhubungan dgn aliran lain

Asta***********
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 23 April 2008, 03:50:14 PM
Lao Mu = ibu kandung?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 23 April 2008, 04:02:05 PM
bro Jinaraga, anda lebih menghormati siapa? Ibu anda atau Sang Buddha?

Hhmm... ::) ::)
Bro...ini case nya udah beda loh...

Tapi jinaraga tetap akan berusaha menjawab...
Jinaraga lebih menghormati Sang Buddha...karena beliaulah yang mengajarkan dhamma. Dan "berkat" beliau juga, jinaraga bisa memahami bahwa jinaraga bisa terlahir dari rahim ibu jinaraga dalam kehidupan ini adalah sebuah jodoh kamma..(bukan sebuah kebetulan 'sim sala bim').

Dan jinaraga juga menghormati ibu jinaraga, karena beliau tidak pernah memaksakan agama dan keyakinannya kepada jinaraga.
Dan beliau jg tidak pernah "gila" dengan mengatakan sang Buddha pernah berkenalan dengan beliau (=BACA QIU DAO).

Sebelum reply postingan jinaraga ini....coba resapin dl maksud jinaraga. Agar pernyataan yg lebih frontal tidak perlu muncul  :)) :)) :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 23 April 2008, 04:12:18 PM
Lao Mu = ibu kandung?

Bro... :)) :))
Kita kan sama2 mantan member LAO MU kan ? :))
Gimana dulu thien tuan se jelasin ?
Kalo dl ama jinaraga dijelasin kalo LAO MU adalah ibu kita yg di surga sana. Kita semua adalah anak2nya. Karena waktu "piknik" kita terjerumus ke lembah dosa  :o .
Nahh...akhirnya lao mu kangen ama kita..maka diutusnya n**i tuk menolong dan menjemput kita :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 23 April 2008, 04:23:11 PM
pertama saya murni ikut aliran ini tanpa adanya unsur paksaan, saya bervegetarian murni juga tanpa adanya unsur paksaan, bila di luar sana ada yang memaksakan agamanya maaf sekali itu adalah individu masing2, tidak dapat mewakili aliran tertentu

bila bro jinaraga lebih menghormati Sang Buddha daripada Sang Ibu, bisa dijelaskan kenapa dosa terberat masuk neraka avici urutan pertama adalah:
1. membunuh Ibu
2. membunuh Ayah
3. melukai Buddha, arahat, para suci
4. memecah belah Sangha

kita diskusi disini jadi santai aja  ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 23 April 2008, 04:28:19 PM
 :)) kalo ketemu lagi ama dia gw cuman mao tanya " mak,lo kok lahirin banyak anak tapi ga bisa ngurusnya,ada yang miskin ada yang kaya,emak ga fair argh bagi-bagi rejeki trus kalo misalnya ga mau kita terjerumus dalam lembah dosa,ngapain mak ciptain lembah dosa dan ngapain pula ciptain adanya iblis,setan dan segala macamnya ,kan semua berasal dari kamu mak,ada bumi,hutan,hujan dan segala macemnya..."
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 23 April 2008, 04:30:01 PM
Akusala garuka kamma memang disebutkan urutannya demikian.
Tapi tidak ada disebutkan urutan itu menentukan mana yang lebih berat. 5 perbuatan itu semata-mata hanya digolongkan dalam satu hal : akusala garuka kamma.

Lebih lanjut di komentar disebutkan yang dimaksud adalah ibu kandung pada kelahiran ini, bukan ibu susu, atau ibu angkat, atau ibu "imajinasi".
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 23 April 2008, 04:34:16 PM
bro Yong Cheng,maksudnya apa bro dengan istilah Ibu itu tadi....tidak ada hubungannya Lao Mu dengan ibu kandung karena seperti agama theistik lain, dia adalah Tuhan Pencipta,sedangkan di Buddhism tidak akan menggunakan pemahaman seperti itu karena pembahasan seperti itu tidak berguna. Konsepsi Tuhan dan dewa-dewa lainnya membuat manusia semakin buta arah. ataukalo kamu mau menyebut dengan Watak Bodhi dan semua berasal dari watak Bodhi itu maka watak Bodhi yang disebutkan adalah Atma yang kekal.

Tuhan yang biasa dikenal orang-orang juga dalam Buddhism adalah alam Brahma,karena masa hidupnya yang sangat panjang sekali membuat Brahma berpikir Ialah awal dari segalanya,semua makhluk berasal dari dia. Anda bisa melihat pernyataan Sang Buddha menanggapi para Brahma yang berpikir mengenai Atma yang kekal,adanya pribadi yang mengatur semua.adanya pribadi yang menciptakan semua.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 23 April 2008, 04:40:48 PM
memahami Buddhism tidak bisa dar der dor mengambil secuplik sutra yang mungkin isinya sedikit sama dengan ajaran trus mengklaim bahwa isi Sutra aja mendukung itu. Memang urutannya Ibu adalah pertama terus apa hubungannya dengan Lao Mu,apakah mengklaim bahwa Ibu Lao Mu adalah Ibu Kandung? trus di agama lain,ia adalah cowo,saya panggil dia Lao Pa......God Is A girl?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 23 April 2008, 07:16:08 PM
pertama saya murni ikut aliran ini tanpa adanya unsur paksaan, saya bervegetarian murni juga tanpa adanya unsur paksaan, bila di luar sana ada yang memaksakan agamanya maaf sekali itu adalah individu masing2, tidak dapat mewakili aliran tertentu

bila bro jinaraga lebih menghormati Sang Buddha daripada Sang Ibu, bisa dijelaskan kenapa dosa terberat masuk neraka avici urutan pertama adalah:
1. membunuh Ibu
2. membunuh Ayah
3. melukai Buddha, arahat, para suci
4. memecah belah Sangha

kita diskusi disini jadi santai aja  ;D

Jinaraga dulu murni ikut aliran ini tanpa adanya paksaan. jinaraga akhirnya "berkhianat" dari aliranan ini juga murni tanpa ada unsur paksaan. jinaraga membongkar "rahasia2" aliran ini juga murni atas keinginan sendiri.

Mengenai individu yang "mengenalkan" agamanya kepada orang yg tidak seagama, coba deh bro Yong_Cheng mengintip gimana cara mereka menjalankan misinya tersebut. Apakah hanya semata-mata atas nama individu atas mengatasnamakan ajarannya.

Mengenai hormat menghormati...itu hanya pandangan pribadi saja. Lagian jinaraga tidak pernah membaca ada bagian sutta yang mengatakan:
1. membunuh Ibu = kamma buruk mencapai 50%
2. membunuh Ayah = kamma buruk mencapai 25%
3. melukai Buddha, arahat, para suci = kamma buruk mencapai 15%
4. memecah belah Sangha = kamma buruk mencapai 10%

Lagian sepertinya, konsep "ibu" dari awal sudah berbeda.
Maksud jinaraga di postingan sebelumnya adalah LAO MU... bukan ibu kandung.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 23 April 2008, 10:06:39 PM
Quote
Mengenai hormat menghormati...itu hanya pandangan pribadi saja. Lagian jinaraga tidak pernah membaca ada bagian sutta yang mengatakan:
1. membunuh Ibu = kamma buruk mencapai 50%
2. membunuh Ayah = kamma buruk mencapai 25%
3. melukai Buddha, arahat, para suci = kamma buruk mencapai 15%
4. memecah belah Sangha = kamma buruk mencapai 10%

kalau dilihat dari sutra & membandingkan dg kenyataan skr,
melukai Buddha memiliki bobot lebih berat.

perbuatan Devadatta tidak perlu menunggu sampai kamma kelahirannya habis (kematian wajar) utk berbuah. dalam kasusnya tanah terbelah (mungkin sedang gempa) dan dia 'ter'telan ke dasar tanah.

kasus pembunuhan orang tua, sekarang ini sudah sering terjadi. bisa kita lihat di berita. yah... efek karma sekarangnya paling2 hanya 'penjara'. kalau setelah rebirth ga tau yah. :)

tapi... harus diingat akusala garuka kamma yg paling mudah dilakukan ya 'membunuh orang tua'. utk melukai Buddha harus ada jodoh dg Buddha. utk memecah belah sangha harus susun rencana panjang dulu :P

dan sebenarnya ada pembahasan menarik mengenai kamma kelahiran sebagai seorang manusia dan hubungan dg orang tua. silahkan baca dulu Anguttara Nikaya Bagian 2, Katannu Sutta. :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 23 April 2008, 10:57:14 PM
[at] nyanadhana
saya belum berani untuk comment masalah ini, di taoism sendiri ada banyak aliran dan ada yg saling bertentangan, mau dipatok yg mana yg benar?

Eh!

I Kuan Tao itu bukan Taoism yak!!

inti ajaran aliran Tao itu gk beda sama ajaran sang Buddha..

yg kalian ajarkan itu kesesatan!!

jangan pernah ngaku2 Taoism deh! I kUan TAo itu direject ama Taoism dan Buddhism..dan bahkan direject oleh seluruh agama!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 23 April 2008, 10:59:55 PM

 :-? :-?
Keqnya sulit loh bro...
Di aliran M tersebut....member udah diiming-imingi janji2 yang indah2.. Misnya : tiket ke surga, penghapusan dosa selama 500kalpa (hanya dengan cara bersikap anjali ketika mendengar nama "Maitreya"), dibekali 5 kata sakti, gak bakalan ke neraka lagi.



Sementara kalo buddhadhamma....kita harus berlatih, berjuang dengan kekuatan sendiri.

Naahhhh......kalo manusia yang masih "tidur"...tentu mau yang instant donkkk  :)) :)) :))

Maaf..kalo terlalu frontal...

 _/\_ _/\_ _/\_

bukannya di agama kr****n/ka****k juga diiming-iming dengan janji surgawi? buktinya banyak juga dari mereka yang pindah ke agama Buddha, karena janji-janji surgawi itu ternyata cuma sekedar janji saja toh?

Saya kira aliran M. masih lebih mudah di convert karena mereka mengakui Sang Buddha sebagai Guru, dan menghormatinya, coba bandingkan dengan kr****n/ka****k, yang tidak mengakui Sang Buddha sebagai Guru.




Bold merah :
Mana yang lebih signifikan ? kr****n ke Buddhis ato buddhis ke kr****n ??

Bold biru :
Menurut mereka...siapa yang lebih dihormati / "senior"...sang Buddha ato LAO MU ??


bro Jinaraga, anda lebih menghormati siapa? Ibu anda atau Sang Buddha?
SEMOGA IBU LOE GK SEDIH KARENA ANAKNYA YG DURHAKA MENG-IBUKAN MAKHLUK GK JELAS!

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 23 April 2008, 11:23:36 PM
Quote
Bold merah :
Mana yang lebih signifikan ? kr****n ke Buddhis ato buddhis ke kr****n ??

Bold biru :
Menurut mereka...siapa yang lebih dihormati / "senior"...sang Buddha ato LAO MU ??

yang lebih signifikan, kalau di negara asia, tentu dari buddha ke kr****n, namun kalau di negara barat,  pindah agama  dari kr****n  ke Buddha lebih banyak, karena mereka merasa lelah dengan janji-janji surgawi yang tidak kunjung datang.


Kalau di aliran M, saya kira Lao Mu lebih dihormati, tapi setidaknya mereka masih mau menganggap Buddha sebagai Guru. bagaimana kalau melalui point "menganggap Buddha sebagai guru" ini dikembangkan, sehingga aliran M. bisa memahami ajaran Buddha yang benar, dan secara otomatis meninggalkan pemahaman yang salah mereka?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 23 April 2008, 11:28:41 PM

bro Jinaraga, anda lebih menghormati siapa? Ibu anda atau Sang Buddha?
SEMOGA IBU LOE GK SEDIH KARENA ANAKNYA YG DURHAKA MENG-IBUKAN MAKHLUK GK JELAS!



eits.. maksudnya itu Lau Mu = ibu? lao=tua, mu=mama? lau mu= ibu tua?  :-?

jadi lau mu itu ibunya siapa toh..?  :o  maaf saya agak bingung...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kelana on 23 April 2008, 11:58:40 PM
bila bro jinaraga lebih menghormati Sang Buddha daripada Sang Ibu, bisa dijelaskan kenapa dosa terberat masuk neraka avici urutan pertama adalah:
1. membunuh Ibu
2. membunuh Ayah
3. melukai Buddha, arahat, para suci
4. memecah belah Sangha

kita diskusi disini jadi santai aja  ;D


Pertama perlu disampaikan ada 5 Garuka kamma menurut Parikuppa Sutta (Anguttara Nikaya 5.129), yaitu:
membunuh ibu
membunuh ayah
membunuh Arahat
melukai Tathagata
memecahbelah Sangha

Urutan tersebut adalah urutan kedekatan dan kemudahan seperti yang disampaikan Rekan Tesla.

Ibu adalah orang yang paling dekat dan paling lemah. Ayah adalah kedua terdekat namun lebih sukar karena ia adalah pria. Arahat, tentu saja hubungan dengan seseorang yang berniat jahat adalah jauh, dan meskipun Arahat mencapai tingkat spiritual yang sama dengan Sammasambuddha namun diantara mereka ada yang tidak memiliki iddhi (kekuatan batin), jadi ada peluang terbunuh. Tathagata, tentu saja hubungan dengan seseorang yang berniat jahat adalah jauh, Beliau tidak akan pernah bisa dibunuh , jadi hanya melukai saja seseorang sudah bisa masuk neraka Avici. Sangha, jelas merupakan suatu perkumpulan yang sangat tidak mudah untuk membunuh mereka semua, tapi kelemahan suatu perkumpulan adalah perpecahan, dengan adanya perpecahan maka akan muncul berbagai hal lainnya.

Jadi semuanya sama
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 24 April 2008, 08:20:23 AM
makanya sebuah Sutta/Sutra tidak bisa diquote secara garis luar,mesti dipahami semua permasalahan yang disampaikan dalam Sutta.  _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 24 April 2008, 11:19:37 AM
Apa di sini ada yang aliran Maetreya? Saya mo tanya lagi.

Dikatakan ajaran semua Buddha adalah sama, mengapa tidak menganut ajaran Buddha Gotama, tetapi pada Buddha Maetreya yang belum 'muncul'?


Dikatakan prakteknya berlandaskan pada penyesalan, menghargai dan mencintai mahluk. Apakah ada dari seluruh Buddha yang pernah disebutkan dalam kitab suci (aliran apapun) yang tidak menyerukan penyesalan (penghentian kejahatan & tambah kebajikan), menghormati mahluk (yang pantas dihormati) dan mencintai mahluk (landasan metta/maitri, karunna, mudita)?

Apakah perlunya dibentuk aliran ini karena aliran Maetreya tidak mengakui kesamaan ajaran para Buddha?

Apakah dasar atau kitab acuan dari aliran Maetreya?


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 24 April 2008, 11:43:04 AM
Quote
Apa di sini ada yang aliran Maetreya? Saya mo tanya lagi.

Dikatakan ajaran semua Buddha adalah sama, mengapa tidak menganut ajaran Buddha Gotama, tetapi pada Buddha Maetreya yang belum 'muncul'?
Eeittt.....aliran tersebut bukan berlandaskan ajaran buddha metteya / maitreya.
Tapi hanya mendompleng nama buddhis aja. Memutarbalikkan dhamma. Melakukan pembohongan publik dengan mengatakan jaman ini adalah masa pancaran putih. Meracuni pikiran umat dengan tiket surga.

Quote
Dikatakan prakteknya berlandaskan pada penyesalan, menghargai dan mencintai mahluk. Apakah ada dari seluruh Buddha yang pernah disebutkan dalam kitab suci (aliran apapun) yang tidak menyerukan penyesalan (penghentian kejahatan & tambah kebajikan), menghormati mahluk (yang pantas dihormati) dan mencintai mahluk (landasan metta/maitri, karunna, mudita)?

Apakah perlunya dibentuk aliran ini karena aliran Maetreya tidak mengakui kesamaan ajaran para Buddha?

Apakah dasar atau kitab acuan dari aliran Maetreya?

Hhmm...dasar nya? ::)
Membaca kelemahan manusia... Yang namanya manusia yang masih "tertidur", selalu menginginkan sesok-sok figur penyelamat. Dan mengabarkan hal2 yang berbau mistik..(neh orang asia yang paling gemar). Misnya rahasia2 "kramat".
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 24 April 2008, 04:41:01 PM
saya quote dari forum tetangga mengenai inti ajaran Maitreya

Inti Ajaran Mi Le Ta Tao (secara singkat) :
Jadi saya akan langsung menjelaskan secara sederhana :
1. Lao Mu itu bukan suatu wujud roh tapi manifestasi dari alam semesta.
2. Oleh karena itu Umat Maitreya diajarkan untuk mengasihi Alam Semesta (Ta Ce Ran) dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.
3. Di sini Makhluk2 yang hidup di Alam baik hewan yang bisa terbang, yang bisa berenang di air dan hidup di darat dianggap seperti saudara oleh karena itu umat Maitreya biasanya bervegetarian karena mereka tidak makan saudaranya sendiri.
4. Mengapa Umat Maitreya ada 3 mustika?
Mustika itu semacam alat untuk digunakan sebagai sarana khou thou (sembahyang) sehingga dapat dilakukan untuk bertobat setiap sembahyang disamping untuk meneladani sifat2 Buddha / Nabi yang disebutkan dalam acara sembahyang
.
5. Umumnya umat Maitreya diajarkan bukan untuk mengejar nibbana tapi bagaimana kita berjuang untuk mempersiapkan dunia yang lebih baik bagi diri kita dan orang lain dengan hidup berdampingan dengan alam sehingga dari situlah baru kita nanti benar2 berani mengharapkan Buddha Maitreya akan datang ke dunia dan mengajarkan Dharmanya.
Bumi Suci Maitreya yang dimaksud itu sebenarnya bukan Surga Tusita tapi adalah dunia di mana kita bertempat tinggal, dan umat Maitreya sebenarnya sedang mempersiapkan dunia yang lebih baik untuk menyambut kedatangan Buddha Maitreya kelak.
Sangat ditekankan dalam berbagai kesempatan, dharma dll supaya umat Maitreya harus mengasihi alam dan menjaga linkungan mengingat kondisi bumi sekarang yang banyak bencana akibat perbuatan kita sendiri.
Terus dengan dibangunnya patung 72 meter di Taiwan itu sebenarnya untuk meningkatkan kepedulian umat manusia pada lingkugan dengan maksud nantinya diharapkan sidang PBB untuk Global Warming juga bisa dilaksanakan di Erl Mei Taiwan.
INLA itu juga dimaksudkan sama untuk menggugah keperdulian kita terhadap lingkungan.
6. Terus selain itu Ada 2 macam tugas rutin dari umat Maitreya : Internal Membina Diri sendiri untuk mengikis sifat2 buruk sedangkan Eksternal bagaimana mengembangkan Cinta Kasih ke Makhluk lain baik terhadap manusia, hewan maupun alam. (Ini adalah tugas seumur hidup, kalau gak sempurna biarpun ada 3 mustika tetap aja gak bisa jadi seorang Buddha)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 24 April 2008, 04:42:53 PM
agar ada sidang PBB di Taiwan....apakah ini semacam politik untuk memberontak lagi seperti jaman dahulu terhadap Tiongkok? biar ntar Cina marah-marah lagi....hueheheheh kesan politiknya kental banget yah.Aliran Bai Lian Jiao
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 24 April 2008, 05:47:01 PM

Bold biru :
Menurut mereka...siapa yang lebih dihormati / "senior"...sang Buddha ato LAO MU ??


Well saya sudah memberikan ilustrasi seorang Ibu, kiranya sdr. Jinaraga sudah dapat jawabannya, bagi aliran kami sebutan Tuhan adalah Lao Mu, tetapi konsepnya beda dengan Tuhan pencipta di agama tetangga. ya mungkin sdr. Jinaraga lebih tahu karena "ex member"  btw di maitreya tidak dikenal istilah pengkhianat

tentang iming2 ke surga setelah Chiu Tao jelas saya membantahnya karena jelas anda hanya mengerti kulit luarnya saja, apakah anda tidak menyadari sewaktu upacara qiu tao anda juga diharuskan mengikuti kata2 yang diucapkan oleh pemberi aba2? "....setelah mendapatkan Tao ini saya akan lebih bersungguh-sungguh membina/melatih diri (siu tao), berbuat kebaikan, jasa pahala dll....." surga tidak dapat dicapai secara instant hanya dengan upacara ritual seperti benak anda! maaf agak keras ;)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: HokBen on 24 April 2008, 05:54:19 PM
agar ada sidang PBB di Taiwan....apakah ini semacam politik untuk memberontak lagi seperti jaman dahulu terhadap Tiongkok? biar ntar Cina marah-marah lagi....hueheheheh kesan politiknya kental banget yah.Aliran Bai Lian Jiao

Mungkin ga mau kalah sama Ikhwanul Muslimin yg di Mesir yah... Pake agama untuk menyatukan massa ( yg diiming2in sesuatu ) trus menjadi kekuatan politik..

Atau mungkin tujuan akhirnya jauh lebih dashyat ( kayak Hizbut Tahrir ) memimpin DUNIA di bawah satu kendali ( tentu saja atas nama agama ).

Kemiripannya :
1. Misi mewujudkan dunia yg indah
2. Menantikan kehadiran nabi ( iamam mahdi kalo di HT atau IM )
3. Mendompleng / memanfaatkan ajaran agam yg sudah ada
4. Memobilisasi massa yg masih kurang pengetahuan akan ajaran agama dengan cara membujuk & iming2 surga
5. Didirikan oleh mereka2 yg terusir / ditolak oleh pemerintahan ybs
6. Ditolak di negaranya ( Hizbut Tahrir banyak pengikut di Indonesia padahal di Lebanon sempat diban )

Tinggal punya milisi bersenjata aja nh.. jadi dh gerakan baru ...

Maaf ya kalo kata2nya ada yg menyinggung
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 24 April 2008, 05:57:08 PM
Jinaraga sudah dapat jawabannya, bagi aliran kami sebutan Tuhan adalah Lao Mu, tetapi konsepnya beda dengan Tuhan pencipta di agama tetangga.

jika ingin mengklarifikasi,alangkah baiknya menjelaskan dengan baik konsep keTuhanan apa yang ada di Maitreya sehingga berbeda dengan kosep Ke Tuhanan yang telah kita tahu sebelumnya. Apakah Tuhan itu, Siapakah Dia....mungkin dari pertayaan simpel begini bisa lebih jelas Oh Maitreya sebenarnya begini toh,ternayta ajarannya begini dan bla...bla.bla.

Ketika kamu merasa org berkata mungkin salah,klarifikasikan dengan kebenaran yang ada. itulah debat  _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 24 April 2008, 05:59:10 PM
Tinggal punya milisi bersenjata aja nh.. jadi dh gerakan baru ...

kan kader kader brainwashnya udah disiapkan,tinggal lihat saja bagaimana mereka melepas topengnya suatu saat.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 24 April 2008, 06:02:26 PM
Well saya sudah memberikan ilustrasi seorang Ibu, kiranya sdr. Jinaraga sudah dapat jawabannya, bagi aliran kami sebutan Tuhan adalah Lao Mu, tetapi konsepnya beda dengan Tuhan pencipta di agama tetangga. ya mungkin sdr. Jinaraga lebih tahu karena "ex member"  btw di maitreya tidak dikenal istilah pengkhianat
konsep Tuhan (Lao Mu) Maitreya seperti apa?
saya ingin tau langsung dari kamu Yong.
kalau dari orang yg jelas2 sudah menolak aliran Maitreya ini tentu saja tidak fair. :)

Quote
tentang iming2 ke surga setelah Chiu Tao jelas saya membantahnya karena jelas anda hanya mengerti kulit luarnya saja, apakah anda tidak menyadari sewaktu upacara qiu tao anda juga diharuskan mengikuti kata2 yang diucapkan oleh pemberi aba2? "....setelah mendapatkan Tao ini saya akan lebih bersungguh-sungguh membina/melatih diri (siu tao), berbuat kebaikan, jasa pahala dll....." surga tidak dapat dicapai secara instant hanya dengan upacara ritual seperti benak anda! maaf agak keras ;)
saya juga setuju, tidak ada cara ritual yg dapat menjamin seseorang utk masuk ke surga. melainkan hanya karena perbuatannya sendiri. :)

silahkan sdr. Yong Chen tuliskan kata2 pada saat Chiu Tao secara lengkap. dari kata ke2 'jasa pahala' saja, saya sebagai orang luar juga tidak ngerti. Mohon penjelasannya!

Terima kasih,
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 24 April 2008, 06:03:57 PM
agar ada sidang PBB di Taiwan....apakah ini semacam politik untuk memberontak lagi seperti jaman dahulu terhadap Tiongkok? biar ntar Cina marah-marah lagi....hueheheheh kesan politiknya kental banget yah.Aliran Bai Lian Jiao

Mungkin ga mau kalah sama Ikhwanul Muslimin yg di Mesir yah... Pake agama untuk menyatukan massa ( yg diiming2in sesuatu ) trus menjadi kekuatan politik..

Atau mungkin tujuan akhirnya jauh lebih dashyat ( kayak Hizbut Tahrir ) memimpin DUNIA di bawah satu kendali ( tentu saja atas nama agama ).

Kemiripannya :
1. Misi mewujudkan dunia yg indah
2. Menantikan kehadiran nabi ( iamam mahdi kalo di HT atau IM )
3. Mendompleng / memanfaatkan ajaran agam yg sudah ada
4. Memobilisasi massa yg masih kurang pengetahuan akan ajaran agama dengan cara membujuk & iming2 surga
5. Didirikan oleh mereka2 yg terusir / ditolak oleh pemerintahan ybs
6. Ditolak di negaranya ( Hizbut Tahrir banyak pengikut di Indonesia padahal di Lebanon sempat diban )

Tinggal punya milisi bersenjata aja nh.. jadi dh gerakan baru ...

Maaf ya kalo kata2nya ada yg menyinggung

menarik... pemberontakan..... ya kita liat saja nanti, time will answer that kalo tidak terbukti bisa dikatakan pemfitnahan loh  :P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 24 April 2008, 06:08:43 PM
Thanx buat infonya, nyanadhana!

Berarti ini sejenis aliran 'advent' yang menantikan kedatangan sesuatu. Juga tidak berhubungan dengan Dukkha dan pelenyapan Dukkha. Berarti emang bukan ajaran Buddha Gotama. Tapi mereka mau percaya apa juga sah-sah aja sih. Itu hak mereka, ga usah ditanggapi sebagai aliran sesat. Bagus juga, minimal mereka mendukung Green Peace  :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: HokBen on 24 April 2008, 06:11:13 PM


menarik... pemberontakan..... ya kita liat saja nanti, time will answer that kalo tidak terbukti bisa dikatakan pemfitnahan loh  :P

Bukan pemberontakan..
Semuanya dilakukan dengan cara2 "demokratis" , dirikan gerakan/organisasi, kumpulin massa, udah banyak trus gabung di partai / ikutan pemilu, kalau menang yah diwujudkan dh impiannya, "mewujudkan dunia yg indah".

Ingat bagaimana Hamas memenagkan pemilu di Palestina? Usaha damai dgn Israel yg dirintis PLO sempat hampir buyar gara itu.... Mirip tuh ama Hamas, pake kekuatan gama untuk menyatukan, mewujudkan duia yg indah dan damai sh katanya.

Contoh laen yg juga mirip? Kekuatan agama dipake untuk memobilisasi massa di Afghanistan, terbentuklah Taliban, emang awal2 sh buat gempur tentara Rusia yg nyerbu Afghan, lama2 jadinya menguasai pemerintahan kan?

Atau contoh laen yg tidak memberontak, tidak ikut pemilu, tapi punya pengaruh yg besar karena jumlah massa dan pengaruhnya adalah Hizbullah di Lebanon. Sama2 pake kesamaan agama, iming2 jalan ke surga ( mreka sh lewat jalan jihad ), gitu2 dh...

Gw bukan menuduh, cuma melihat beberapa kesamaan aja, moga2 aja ga terjadi..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 24 April 2008, 06:32:11 PM
 [at] tesla
untuk menjelaskan konsep Tuhan di aliran maitreya saya mungkin agak sukar, karena pemahaman saya juga tidak begitu dalam tentang konsep ini, tapi saya akan ambil dari forum tetangga:

The message exceeds the maximum allowed length (20000 characters).
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 24 April 2008, 06:32:49 PM
Kebenaran sejati, Tuhan Maha Besar dan Hati Nuraniku

Oleh : Y.S Sesepuh Kao San

Apakah kebenaran sejati itu? Bagaimanakah bentuknya? Dimanakah seseorang dapat menemukannya? Inilah pertanyaan yang paling esential dan utama yang menjadi titik tolak pembahasan dari semua kitab dan sutra semua agama didunia.


Kebenaran sejati adalah yang hidup(alived). Dan kebenaran yang hidup itu hanya Satu, Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa! Tuhanlah yang menjadi hukum kebenaran yang tertinggi sebab Tuhanlah sumber dari segala hukum dan kebenaran.
Bahkan Dialah yang menjadi sumber dari semua bentuk kehidupan!
Semua bentuk denyut nadi kehidupan datang dariNYa! Diluar diriNya tak ada bentuk kehidupan apapun!
Dialah yang menjadi awal dari segala-galanya. Dialah yang melahirkan* alam semesta jagad raya ini.
Dari galaksi, planet, bumi, gunung, telaga, makhluk hidup, tetumbuhan hingga sebutir debu yang kecil, semuanya, tanpa kecuali, datang dariNya!
Sungguh Dialah kebenaran tertinggi, teragung dan termulia!
Semua bentuk kesucian, kebajikan dan kebenaran bersumber dariNya.
Dialah Sang Kebenaran Sejati, Sang Kebenaran Abadi.

LALU SIAPAKAH TUHAN ITU?
BAGAIMANAKAH BENTUK PRIBADINYA?

Sesungguhnya tidak ada kata-kata yang mampu melukiskanNya. Tak ada intelek yang mampu menyentuhNya.
Sebab Tuhan, Sang Kebenaran Mutlak, bukanlah unsur materi. Jangan menyamakanNya dengan semua yang ada didunia ini.
Dunia beserta isinya, dalam mata* Tuhan tak lebih hanyalah kumpulan gelembung-gelembung khayal, yang terus mengalami pemunculan dan kemusnahan.
Jauh sebelum dunia ini eksis, sebelum segala bunyi suara dan warna ini ada,
Tuhan telah eksis dengan KesempurnaanNya.
Sebelum semesta jagad raya ini tercipta, alam hanyalah kekosongan yang hampa,
Tiada terang maupun gelap, tiada atas maupun bawah,
Tiada sekarang maupun esok maupun kemarin.
Tiada kata-kata yang bisa melukiskan keadaan Ilahiah itu.
Dan sesungguhnya, kalau mau dipaksakan, maka itulah dasar fisikNya yang tiada tara.
Sebuah kondisi diluar ada dan tiada, diluar hidup dan mati,
Bukan eksis maupun non eksis.
Begitu gaib dan misteri, dalam kekosongan yang mutlak itu Dia eksis*(ada dengan sendiri)
Bebas leluasa tanpa ketergantungan apapun.
Dia eksis dalam kesempurnaanNya yang tiada tandingan.
Dialah Sang Tiada Tara yang Mutlak!
Dia tak memerlukan nama, tidak memerlukan badan fisik,
Pengetahuan, kedudukan dan kuasa.
Sebab Dia sendiri adalah sebuah Nama Abadi.
Dia tidak memerlukan kuasa
Sebab Dirinya sendiri adalah Sang Kuasa yang Tiada tara.
Namun semua yang kujelaskan ini hanyalah kata-kata kosong yang tak mungkin menyentuhNya!
Uraian ini hanyalah memberikan sebuah konsep.
Namun bagaimanapun juga, sebuah konsep tetap hanyalah sebuah konsep.
Konsep bukanlah Sang Kebenaran itu sendiri!
Sebuah konsep tidak lebih hanyalah sebuah bayangan abstrak dalam cermin.
Tak ada denyut nadi kehidupan dalam sebuah konsep.
Konsep-konsep hanyalah seludang khayal intelek kita.
Hati-hati, janganlah sampai mengaburkannya.

Bagaimana sebuah konsep bisa menjadi sebuah kebenaran?
Bagaimana mungkin sesuatu yang mati dapat menjadi hidup(kebenaran mutlak)?

Semua bentuk khotbah dan ceramah bahkan doktrin dan Dharma hanyalah sebuah filosofi.
Mereka bukan Sang Kebenaran yang hidup itu.
Sang Kebenaran yang hidup bukan jalinan kata-kata, bukan ide dan pandangan.
Kebenaran Mutlak itu diam tak berbicara, tiada surat dan kata-kata didalamNya.

Surat kata dan pikiran hanyalah ide dan pandangan, sedang Tuhan bukan ide-ide dan pandangan.
Tak ada kuasa dan kehidupan dalam ide dan pandangan.
Bukan Tuhan Yang Maha Kuasa. Jangan mencari Tuhan dalam kata-kata.
Tuhan tidak bersembunyi didalam untaian kalimat-kalimat kitab suci manapun didunia.
Semua bentuk kitab suci hanya memberikan pemahaman.
Namun pemahaman sama sekali berbeda dengan pengalaman langsung.
Oleh sebab itu, saudara jangan bangga dan lupa diri karena saudara sudah menguasai dengan baik semua bentuk kitab suci manapun didunia.
Percuma dan omong kosong itu semua.
Hal ini sama dengan menjadikan resep obat sebagai obat.
Membersihkan muka sendiri melalui bayangan dalam cermin.
Menyedihkan. Mengapa dunia ini tak pernah damai?
Semuanya dikarenakan umat manusia tidak dapat membedakan apa itu kebenaran sejati.
Agama hanyalah Agama, bukan Tuhan.
Kitab suci hanyalah Kitab suci, bukan Tuhan.
Filosofi hanyalah filosofi, bukan kebenaran sejati. Membaca kitab suci tidak sama dengan menghayati kebenaran sejati.
Memahami kalimat-kalimat dalam sutra tidak sama dengan pengalaman akan kebenaran yang hidup. Bedakanlah.

DIMANAKAH KEBENARAN HIDUP ITU?

Kebenaran hidup itu ada dimana-mana.
Tiada tempat yang tidak memilikinya. Namun yang terpenting adalah menyadari bahwa kebenaran hidup itu ada disini dan sekarang juga, yaitu ada dalam diriku dengan kespontanan momen ini juga. Seperti yang telah disinggung diatas.
Tuhanlah yang menjadi sumber dan eksistensi. Tuhanlah yang menciptakan langit, bumi, laksa makhluk dan benda, semuanya memiliki percikan* Roh Tuhan yang abadi itu.
Dan kini yang perlu disadari adalah percikan* Roh Agung itu ada dalam diri kita masing-masing.
Setiap manusia, tidak peduli siapapun dia, secara kodrati, memilliki hati nurani.
Disela-sela perasaan,pikiran, niat dan keinginan, berdirilah Sang Hati(Dzat) yang sempurna.
Dari tingkat tertinggi, Samma Sambuddha hingga yang terendah setan neraka,
Semuanya secara asaliah memiliki Hati Nurani yang sama.
Baik seorang Nabi maupun awam, yang bijak maupun dungu, bajik maupun yang jahat,
Mulia maupun hina, ningrat maupun jelata, tanpa kecuali apapun,
Semuanya memiliki Hati Nurani yang sama suci dan sempurnanya.
Inilah keadilan Tuhan Yang Maha Besar.

Semua Hati Nurani itu terang dan bercahaya.
Ia merupakan sumber bisikan Kebenaran dalam dada setiap umat manusia.
Bagaimanapun sesat dan batilnya umat manusia ia tetap dapat membedakan apa itu terang dan gelap. Apa itu kebajikan dan kejahatan. Bagaimanapun sesatnya sebuah hati pasti dapat menyadari perbedaan hati cinta kasih dan api kebencian.
Dan bagaimanapun sesatnya sebuah jiwa tetap jiwa itu tidak akan merasakan kedamaian karena api kebencian,
Sebaliknya justru merasakan kesejukan dan ketenangan jika dipenuhi oleh sinar cinta kasih.
Jadi tidak ada jiwa yang justru merasakan kebebbasan dan kedamaian jika dipenuhi oleh nafsu kejahatan dan merasa tersiksa jika dipenuhi oleh kelembutan cinta kasih. Itu tidak ada dan tidak pernah ada, sebab ini tak sejalan dengan kodrat asaliah dari Hati Nurani itu sendiri.
Sama halnya dengan tubuh manusia yang secara kodrati akan menolak segala macam penyakit. Begitu ada penularan, jasmani kita secara alamiah akan merasa sakit.
Tidak ada jasmani yang justru merasa enak ketika sakit atau merasa sakit ketika lagi sehat.
Memang boleh jadi, seorang yang sudah lama bergelut dengan penyakit, akhirnya tak tahu lagi bagaimana rasa dari sebuah tubuh yang sehat.
Sekalipun demikian bukan berarti kodrat tubuh kita yang asaliah telah berubah.
Hati Nurani ini adalah yang termulian sebab Ia merupakan bagian dari Roh(Dzat) Tuhan yang abadi. Tiada suatu apapun didalam alam semesta ini yang dapat menyamainya.
Langit bumi, laksa bnda dan makhluk tiada satupun yang dapat menandinginya.
Nurani inilah yang menjadi sumber kebenaran dan kebajikan dalam diri seorang manusia. Tanpa Nurani, segala macam agama menjadi omong kosong. Tanpa Hati Nurani tidak akan ada penghayatan terhadap kitab-kitab suci.
Semua sutra dan sastra agung yang manapun juga, tanpa Nurani, tetap tinggal sebagai tinta dan kertas. Kemanakah sebuah cinta kasih dapat ditemukan?
Didalam kitab-kitab suci?
Atau didalam dada manusia?
Darimana sumber perilaku moral kebajikan dalam hidup seorang manusia?
Dari kalimat-kalimat indah dalm sutra dn sastra yang ia pahami?
Tidak. Melainkan dari Hati Nuraninya.
Nurani inilah yang mnjadi sumber segla kebangkitan dan kesadaran.
Sumber segala moral dan kebajikan.
Semua Dharma dan perintah Tuhan dapat dilaksanakan semata karena adanya kesadaran Hati Nurani, percikan Dzat Tuhan dalam diri, adalah yang teragung dan termulia.

Hati Nurani, percikan Roh Tuhan ini, ini sebuah sutra sejati. Sutra yang hidup.
Kitab suci yang bernafas. Sekalipun tidak berwujud tinta dan kertas, namun inilah sutra sejati yang tak pernah habis dibaca.
Lihatlah para Buddha dan Nabi Besar sepanjang masa. Semuanya hidup dan berpijak pada Hati Nurani, percikan Roh Tuhan dalam diri mereka.
Sehingga semua yang dibicarakan adalah kata-kata Nuraniah. Dan yang dilaksanakan adalah tugas dan perbuatan Nuraniah. Mereka para Buddha dan Nabi, tidak perlu belajar ke institut manapun.
Mereka tak prlu membaca buku-buku tertentu untuk mencari bimbingan sebab Mereka telah menemukan kitab sejati, sutra hidup dan abadi, yang tidak pernah habis mereka baca.
Bertolak dari kesadaran nurani maka segenap hidup Buddha dan nabi dikitab sucikan.
Demikianlah kitab suci itupun dipuja dan disucikan. Umat manusia pun terus membaca, menghafal dan menyanyikannya. Berbagai studi dan analisa pun diadakan. Berbagai tafsir dan komntar terus diberikan. Namun sayang umat manusia dengan segala kepintaran dan pengetahuannya hnya mengumpulkan konsep dan ide dari tumpukan kitab2 suci itu dan sama sekali tidak menyadari sesuatu yang dibalik kertas dan tinta itu.
Sesuatu itu adalah hati nurani sang Nabi dan Buddha yang telah menjadi sumber utama tertulisnya semua kitab dan sutra itu. Dan yang teramaat sayang, umat manusia sama sekali tidak menyadari bahwa hati nurani semua Nabi dan Buddha adaalh sama dengan hati nurani mereka. Tak ada perbedaan terang dan gelap, tinggi rendah dan sebagainya.
Yang membuat perbedaan adalah sadar dan sesat.

Para nabi dan Buddha senantiasa menyadari hati nurani mereka sedangkan umat manusia senantiasa mengingkari hati nuraninya sendiri. Padahal antara nabi dan awam tidak ada perbedaan dalam hati nurani. Para Nabi dan Buddha senantiasa mengikuti panggilan nurani dalam segala tindakan sedankan manusia awam justru sebaliknya dan mengikuti dorongan nafsu-nafsu indera jasmaninya. Disinilah letak perbedaannya!
Seorang manusia yang telah menyadari kesucian hati nurani dan dapat bertindak sejalan dengan panggilan hati nuraninya, dialah orang yang telah menemukan hukum kebenaran Tuhan. Mengapa demikian? Sebab ada ikatan hukum yang tidak terpisahkan antara kebenaran tertinggi(Tuhan) dengan hati nurani umat manusia.
Seperti yang telah dsinggung didepan, hati nurani itu bagian dari roh Tuhan. Hubungan antara hati nurani dengan Tuhan itu sama dengan buih-buih air dengan samudera luas, sama dengan dedaunan dengan batang pohonnya, Didasari oleh hubungan inilah maka umat manusia itu pantas disebut sebagai anak-anak Tuhan.
Kebenaran Tertinggi, Tuhan Maha Besar dan Hati Nurani adalah tiga kesatuan yang bulat. Jadi bila seseorang itu buta terhadap hati nuraninya, maka dia adalah orang yang buta terhadap kebenaran, dengan sendirinya juga buta terhadap Tuhan. Walaupun orang yang bersangkutan telah mendalami berbagai kitab suci besar didunia, dikatakan sebagai pengkhotbah yang hebat dan menjadi seorang tokoh agama, namun bila ia buta terhadap hati nraninya, tetap dia adalah orang yang buta akan kebenaran. Mulut boleh saja terus menyebut nama Tuhan namun tak ada kesadaran hati nurani tetap sia-sia saja.

LALU APAPULA YANG DIMAKSUD DENGAN MENGINSAFI NURANI?

Keinsafan hati nurani bukan sekedar pengakuan mulut. Keinsafan nurani itu bukan masalah didalam (batin) melainkan adlah kesempurnaan luar dan dalam. Yang saya maksud dengan luar dan dalam yaitu perpaduan hati dan perilaku; keinsafan jiwa dengan perbuatan nyata.
Kedua aspek ini harus berjalan seimbang. Sebuah keinsafan jiwa tanpa didukung dengan perbuatan nyata adalah sebuah kepalsuan.. sedangkan perbuatan nyata tanpa didasari keinsafan jiwa aadalah sebuah kemelekatan.
Jadi seseorang dikatakan insaf nurani bila memiliki kesucian jiwa dan perilaku kebajikan yang luhur. Kedua aspek luar dan dalam ini harus menyatu tanpa perbedaan. Yang dimaksud dengan kesucian jiwa adalah jiwa yang suci, tenang, bebas tiada kemelekatan dan ketergantungan. Jiwa yang penuh kasih dan kebijaksanaan. Namun semua ini belum cukup sebab harus diwjudkan dalam perilaku, tindak tanduk dan perbuatan nyata.
Tanpa adanya perbuatan nyata, smua kesucian jiwa menjadi omong kosong. Danyang dimaksud perbuatan nyata adalah ucapan, perbuatan, dan tindakan yang membahagiakan umat manusia. Lebih jelas yaitu perbuatan nyata yang bersifat menginsafkan, menyadarkan, membebaskan dan menyelamatkan manusia dari kesesatan, kebodohan, bencana, ikatan dosa karma, dan samsara.
Singkat kata inilah perjuangan dalam tugas kebuddhaan. Orang yang memiliki hati buddha dan perbuatan buddha itulah yang kita namakan keinsafan nurani; keinsafan akan hukum kebenran sejati, yaitu keinsafan akan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Jadi semua harus bermula dari hati nurani, ucap kata nurani dan perbuatan nyata nurani. Tidak penting anda mengerti Dharma atau tidak, yang penting anda memiliki Nurani.
Memiliki nurani berarti memiliki kebenaran; jadi yang penting bagi kita bukan mengerti (intelektual), melainkan memiliki! Memilikinya dalam hati dan perbuatan.
Ini yang terpenting. Disinilah letak nilai luhur hidup beragama. Tanpa nilai luhur ini, semua kehidupan beragama yang bagaimanapun gegap gempitanya adalah sia- sia.
Tak ada kemuliaan didalamnya. Demikianlah kenyataan yang kita lihat dewasa ini.
Mengapa dunia tak pernah damai, peperangan tak pernah mereda, kemelut dan bencana tak pernah lenyap, inilah jawabannya. Orang-orang hanya membicarakan kebenran namun tidak memilikinya dalam hati dan perbuatan.
Disana sini kita mndengar orang memuji dan memuliakan Tuhan namun tak ada Tuhan didalam hati mereka. Tuhan hanya bertengger dibibir saja. Anehnya sekarang umat manusia tidak dapat lagi membedakan apa itu Nurani dan apa itu hanya bibir. Apa itu omong kosong dan apa itu perbuatan nyata. Mereka menjadikan bibir sebagai hati mreka, dan omong kosong sebagai perbuatan nyata! Menyedihkan sekali.

Tidak sulit bagi kita untuk mengenali orang yang memiliki keinsafan nurani, sebab dari ucap kata dan perbuatan mereka itu jelas sekali. Orang yang insaf akan nuraninya akan selalu menganggap diri sebagai pendosa, yang bersalah dan yang bertanggung jawab. Mereka tidak pernah mau menyalahkan sesamanya. Yang mreka salahkan itu diri mereka sendiri. Dalam relung hati, mereka senantiasa merasa berhutang budi pada Tuhan, Para Buddha Guru Agung dan semua manusia. Oleh sebab itu ada dua motto yang nyata dalam perjuangan mereka yaitu menebus dosa karma dan membalas rahmat dan budi.
Kenyataan ini amat berbeda dengan sikap seorang yang sesat(buta akan hati nurani) yang hnya melihat kesalahan orang lain dan tak pernh mau tahu kekurangan diri sendiri. Dalam pandangan orang sesat, diri mereka adlah yangpaling suci dan luhur, sekalipun sebenarnya mereka itu sesat dan jahat. Walaupun mereka telah banyak melakukan kejahatan namun mereka tak prnha merasa berdosa.
Sedangkan Nabii walaupun sudah banyak berkorban demi umat manusi namun mereka tetap merasa tidak berbuat apa-apa. Mereka telah melayani umat manusia denga baik namun mreka tetap merasa bersalah. Rasa bersalah itu lahir dari kesadaran hati nurani mereka. Demikianlah sikap semua Nabi, Buddha dan Bodhisatva.

Seorang yang memiliki keinsafan nurani gampang dikenal dari perbuatan mereka. Semua tinda dan perbuatan mereka mendatangkan kebaikan dan kebahagiaan bagi umat manusia. Mereka senantiasa siap berkorban, berdedikasi dan mempersembahkan apa yang mereka miliki demi umat manusia. Dalam hati mereka tidak ada kata-kata aku dan punyaku. Mreka sungguh agung, mereka tidk pernah memikirkan diri sendiri. Walaupun mereka menderita namu mereka tidak menghiraukannya. Pujian dan ucapan terima kasih tidak penting baginya. Yang menarik perhatiannya adalah pengabdian dan sekali lagi pengabdian. Dalam pengabdian, mereka merasakan kebahagiaan yang tiada tara, inilah keinsafan nuraniah; keinsafan akan kebenaran sejati; orang yang telah melihat Tuhan.

Orang yang telah mencapai keinsafan nurani(insaf akan kebenaran sejati) melihat kebenran dimana-mana. Ia menemukan kuasa Tuhan yang agung dan luhur disemua tempat. Sedangkan orang yang sesat nurani, tak ada kebenaran apapun yang dilihatnya. Dimana-mana adlah kegelapan, sungguh menyedihkan hidupnya. Coba lihatlah sikap hidup para Buddha dan Nabi. Mereka adalah orang yang telah insaf nurani sehingga dimana2 mereka dapat melihat adanya hukum kebenaran Tuhan. Bagi mereka alam ini sungguh agung dan mulia!
Langit bumi, samudera, gunung telaga tetumbuhan rumput hingga sebutir pasir yang kecil ditepi jalan, semuanya memiliki hukum kebenran nurani.
Alam beserta isinya, senantiasa mengabdi tanpa pamrih dan tanpa keakuan. Mereka terus bekerja dan bekerja tanpa membutuhkan pujian dan imbalan. Mereka bekerja tanpa memerlukan dukungan pemahaman Dharma dan segala filosofinya. Mereka bekerja dalam keheningan, tanpa ucpkata dan kemelekatan batin. Sungguh begitu agung dan mulia. Lihat sekuntum bunga kecil yang tumbuh ditepi selokan. Tak ada seorangpun yang mau memperhatikannya apalagi memujinya. Dia eksis dalam kesndirian namun ia tetap tumbuh dan menunjukkan warna2 kelopaknya sebisa ia berikan, nanti ia akan segera layu dan terkulai. Namun semua itu ia lakukan dengan tanpa pamrih dan sepenuh hati.
Dimanakah kebenaran Tuhan dapat ditemukan? Disinilah! Dalam sekuntum bunga ditepi selokan. Bagi orang awam bunga kecil ini tidak berarti namun bagi Budddha dan Nabi, ia pnuh menyimpan hukum kebenaran Tuhan Ynag luhur. Itulah sebabnya para Buddha dan Nabi selalu belajar pada alam.
Sejauh mata mereka menatap, sejauh itu pula mereka menemukan keagungan Hukum Tuhan. Bagi mereka, sungguh alam adalah sebuah sutra yang maha besar yang tak pernah habis dibaca. Yng didalamnya tersimpan bait demi bait, kalimat demi kalimat hukum kebnaran Samma Sambuddha sepanjang masa.
Inilah dia Maha Sutra hasil khotbahan Tuhan Yang Maha Besar!
Namun sungguh disayangkan, hanya orang yang insaf nurani dapat membacanya!
Lihatlah, alam senantiasa mnunjukan percikan Roh Tuhan. Langit dan bumi senantiasa memancarkan keagungan sebuah hati nurani. Maka sesungguhnya, alam itu senantiasa menyampaikan Dharma hati tertinggi.
Alam adalah sang pengkhotbah Tuhan yang tiada tandingan! Demikian juga dengan Buddha dan Nabi, mereka penyampai Hukum Tuhan yang tak ada duanya! Mereka sama-sama pengkhotbah Dharma hati sejati; penyampai Hukum Hati Nurani! Alam mengabdi; Buddha dan Nabi juga mengabdi. Alam bekerja tanpa letih. Buddha dan Nabi juga bekerja tanpa letih. Alam berkorban tanpa pamrih, Buddha dan Nabi pun berkorban tanpa pamrih! Mereka sungguh agung dan mulia. Mereka itulah contoh sempurna dari sebuah hati nurani yang insaf!

Alam, Buddha dan Nabi memiliki percikan Roh Tuhan, manusiapun memiliknya. Alam, Buddha dan Nabi senatiasa menunjukkan keluhuran Hati nurani( percikan Roh Tuhan) namun manusia tidak. Manusia tak pernha berusaha menunjukkan potensi ilahi dalam dirinya. manusia cenderung mncari dan mengumpulkan sesuatu dari luar dirinya. manusia lebih menghargai tinta dan kertas dari pada hati nuraninya sendiri! Kalau sudah begitu, semua bentuk ritual agama, studi dharma dan sutra menjadi sia-sia. Manusia akan tetap sesat, duni akan tetap penuh pertikaian dan musibah! Segala macam khotbah dan ceramah tentang kebenaran menjadi dusta dan omong kosong. Bukan kebenaran sejati!

Temukanlah kebenaran sejati yang ada dalam diri sendri. Temukanlah keinsafan hati nrani.berbuatlah seperti Para Buddha dan Nabi, bekerja seperti alam. Mereka smua menunjukkan fungsi Nurani yang tiada batas. Utamakanlah kerja nyata.
Kerja nyata dalam cinta kasih. Kerjanyata dalam kebijaksanaan.
Kerja nyata dalam semua bentuk kebajikan. Kerja nyata itulah kebenaran sejati, kebenaran hidup, kebenaran abadi, yang mutlak.


Sekian……………….
Diterjemahkan oleh Pandita Halim Zen Bodhi.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 24 April 2008, 06:43:08 PM


menarik... pemberontakan..... ya kita liat saja nanti, time will answer that kalo tidak terbukti bisa dikatakan pemfitnahan loh  :P

Bukan pemberontakan..
Semuanya dilakukan dengan cara2 "demokratis" , dirikan gerakan/organisasi, kumpulin massa, udah banyak trus gabung di partai / ikutan pemilu, kalau menang yah diwujudkan dh impiannya, "mewujudkan dunia yg indah".

Ingat bagaimana Hamas memenagkan pemilu di Palestina? Usaha damai dgn Israel yg dirintis PLO sempat hampir buyar gara itu.... Mirip tuh ama Hamas, pake kekuatan gama untuk menyatukan, mewujudkan duia yg indah dan damai sh katanya.

Contoh laen yg juga mirip? Kekuatan agama dipake untuk memobilisasi massa di Afghanistan, terbentuklah Taliban, emang awal2 sh buat gempur tentara Rusia yg nyerbu Afghan, lama2 jadinya menguasai pemerintahan kan?

Atau contoh laen yg tidak memberontak, tidak ikut pemilu, tapi punya pengaruh yg besar karena jumlah massa dan pengaruhnya adalah Hizbullah di Lebanon. Sama2 pake kesamaan agama, iming2 jalan ke surga ( mreka sh lewat jalan jihad ), gitu2 dh...

Gw bukan menuduh, cuma melihat beberapa kesamaan aja, moga2 aja ga terjadi..

rasanya ga mungkin deh, soale kita ga pernah masuk dalam partai2 politik, untuk membina diri aja udah susah apa harus ditambah buat pikirin masalah politik? gini untuk mewujudkan "dunia yang indah" adalah merubah hati manusia yang sekarang ini bisa dianggap amoral menjadi baik, jadi kita punya satu kewajiban untuk menuntun manusia ke hati nurani nya
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 24 April 2008, 06:50:19 PM


menarik... pemberontakan..... ya kita liat saja nanti, time will answer that kalo tidak terbukti bisa dikatakan pemfitnahan loh  :P

Bukan pemberontakan..
Semuanya dilakukan dengan cara2 "demokratis" , dirikan gerakan/organisasi, kumpulin massa, udah banyak trus gabung di partai / ikutan pemilu, kalau menang yah diwujudkan dh impiannya, "mewujudkan dunia yg indah".

Ingat bagaimana Hamas memenagkan pemilu di Palestina? Usaha damai dgn Israel yg dirintis PLO sempat hampir buyar gara itu.... Mirip tuh ama Hamas, pake kekuatan gama untuk menyatukan, mewujudkan duia yg indah dan damai sh katanya.

Contoh laen yg juga mirip? Kekuatan agama dipake untuk memobilisasi massa di Afghanistan, terbentuklah Taliban, emang awal2 sh buat gempur tentara Rusia yg nyerbu Afghan, lama2 jadinya menguasai pemerintahan kan?

Atau contoh laen yg tidak memberontak, tidak ikut pemilu, tapi punya pengaruh yg besar karena jumlah massa dan pengaruhnya adalah Hizbullah di Lebanon. Sama2 pake kesamaan agama, iming2 jalan ke surga ( mreka sh lewat jalan jihad ), gitu2 dh...

Gw bukan menuduh, cuma melihat beberapa kesamaan aja, moga2 aja ga terjadi..

rata-rata agama pada jaman dahulu juga berdiri karena disokong oleh kekuatan politik koq. dahulu kalau kaisar roma tidak menganut kr****n, hari ini, mana bisa agama kr****n berjaya?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 24 April 2008, 07:36:31 PM
Aliran Maitreya tidak masuk ke dalam dunia politik???
Politik itu luas bgt lho...Mungkin "politik" yg dimaksud am saudara Yong adalah politik praktis yg berhubungan dengan pemerintahan...
Tetapi sbnrnya semua orang berhubungan baik secara sadar maupun tidak, secara langsung atau tidak langsung.Mau contoh??
Coba aja liat keberadaan WALUBI, itu adalah salah satu contoh "kendaraan politik" warga Buddhis d Indonesia..
Trus, kaga tau dpt "ilham" dari mana tuh pengurus WALUBI, setelah ditingalkan KASI, malah mencari dukungan dari umat Maitreya dan Nichiren..Padahal sebelum itu keberadaan aliran Maitreya dan Nichiren secara de jure tidak diakui di Indonesia..
Sekarang, setelah WALUBI yg terdaftar secara resmi memasukkan Maitreya dan Nichiren dalam perwalian mereka, maka secara de jure keberadaan aliran Maitreya n Nichiren jadi diakui..

Kaga sadar politik yah???
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 24 April 2008, 07:41:02 PM
Kebenaran sejati adalah yang hidup(alived). Dan kebenaran yang hidup itu hanya Satu, Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa! Tuhanlah yang menjadi hukum kebenaran yang tertinggi sebab Tuhanlah sumber dari segala hukum dan kebenaran.

Dari penjelasan paragraf pertama aja udh keliatan perbedaan dari  ajaran SAng Buddha...
Klo kata dosen agama gw, klo dalam Buddhis, cma ada istilah TUHAN YANG MAHA ESA, klo TUHAN YANG MAHA KUASA, TUHAN MAHA PENGASIH, TUHAN MAHA PENYAYANG, dll mah udh diluar dari konteks pemahaman keTuhanan dlm ajaran SAng Buddha..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 24 April 2008, 07:54:26 PM
Aliran Maitreya tidak masuk ke dalam dunia politik???
Politik itu luas bgt lho...Mungkin "politik" yg dimaksud am saudara Yong adalah politik praktis yg berhubungan dengan pemerintahan...
Tetapi sbnrnya semua orang berhubungan baik secara sadar maupun tidak, secara langsung atau tidak langsung.Mau contoh??
Coba aja liat keberadaan WALUBI, itu adalah salah satu contoh "kendaraan politik" warga Buddhis d Indonesia..
Trus, kaga tau dpt "ilham" dari mana tuh pengurus WALUBI, setelah ditingalkan KASI, malah mencari dukungan dari umat Maitreya dan Nichiren..Padahal sebelum itu keberadaan aliran Maitreya dan Nichiren secara de jure tidak diakui di Indonesia..
Sekarang, setelah WALUBI yg terdaftar secara resmi memasukkan Maitreya dan Nichiren dalam perwalian mereka, maka secara de jure keberadaan aliran Maitreya n Nichiren jadi diakui..

Kaga sadar politik yah???

saya emang bukan orang politik bro, dan ga mau tau tentang masalah2 gituan
apa bro edward mau memberi tahu kalo walubi akan dipakai untuk alat memberontak ?  ^-^ :whistle:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 24 April 2008, 07:55:50 PM
Kebenaran sejati adalah yang hidup(alived). Dan kebenaran yang hidup itu hanya Satu, Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa! Tuhanlah yang menjadi hukum kebenaran yang tertinggi sebab Tuhanlah sumber dari segala hukum dan kebenaran.

Dari penjelasan paragraf pertama aja udh keliatan perbedaan dari  ajaran SAng Buddha...
Klo kata dosen agama gw, klo dalam Buddhis, cma ada istilah TUHAN YANG MAHA ESA, klo TUHAN YANG MAHA KUASA, TUHAN MAHA PENGASIH, TUHAN MAHA PENYAYANG, dll mah udh diluar dari konteks pemahaman keTuhanan dlm ajaran SAng Buddha..
saya adalah tuhan... kamu adalah tuhan...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 24 April 2008, 08:03:08 PM
Kebenaran sejati adalah yang hidup(alived). Dan kebenaran yang hidup itu hanya Satu, Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa! Tuhanlah yang menjadi hukum kebenaran yang tertinggi sebab Tuhanlah sumber dari segala hukum dan kebenaran.

Dari penjelasan paragraf pertama aja udh keliatan perbedaan dari  ajaran SAng Buddha...
Klo kata dosen agama gw, klo dalam Buddhis, cma ada istilah TUHAN YANG MAHA ESA, klo TUHAN YANG MAHA KUASA, TUHAN MAHA PENGASIH, TUHAN MAHA PENYAYANG, dll mah udh diluar dari konteks pemahaman keTuhanan dlm ajaran SAng Buddha..
saya adalah tuhan... kamu adalah tuhan...
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 24 April 2008, 08:03:25 PM
Gw jg bukan politikus, tpi gw sdr kita semua itu berpolitik...
Memberontak bnyk jenisnya, tapi menurut gw, WALUBI sudah dan akan terus dijadikan alat untuk memberontak.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 24 April 2008, 08:12:32 PM
Gw jg bukan politikus, tpi gw sdr kita semua itu berpolitik...
Memberontak bnyk jenisnya, tapi menurut gw, WALUBI sudah dan akan terus dijadikan alat untuk memberontak.

waduh.... untung saya tidak suka berpolitik, lebih baik praktek Dharma aja
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 24 April 2008, 08:54:06 PM
Kebenaran sejati adalah yang hidup(alived). Dan kebenaran yang hidup itu hanya Satu, Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa! Tuhanlah yang menjadi hukum kebenaran yang tertinggi sebab Tuhanlah sumber dari segala hukum dan kebenaran.

Dari penjelasan paragraf pertama aja udh keliatan perbedaan dari  ajaran SAng Buddha...
Klo kata dosen agama gw, klo dalam Buddhis, cma ada istilah TUHAN YANG MAHA ESA, klo TUHAN YANG MAHA KUASA, TUHAN MAHA PENGASIH, TUHAN MAHA PENYAYANG, dll mah udh diluar dari konteks pemahaman keTuhanan dlm ajaran SAng Buddha..
ga masalah bro...
dalam aliran Buddha Gotama ;D kita menyebutnya niyama.
hanya beda label.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 24 April 2008, 09:48:26 PM
Gw jg bukan politikus, tpi gw sdr kita semua itu berpolitik...
Memberontak bnyk jenisnya, tapi menurut gw, WALUBI sudah dan akan terus dijadikan alat untuk memberontak.

waduh.... untung saya tidak suka berpolitik, lebih baik praktek Dharma aja
::) ::) kaga ngarti maksud kalimat gw nih...
Maksud gw ialah, kita yang namanya manusia yg saling berinteraksi satu sama lain itu pasti berpolitik...Makanya dari awal gw bilang klo makna politik itu luas bgt...Kecuali klo tinggal sendiri d hutan tanpa ada interaksi sama sekali dgn orang lain...
Sekali lagi, politik itu netral...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 24 April 2008, 10:28:41 PM

saya adalah tuhan... kamu adalah tuhan...

Setuju banget, saya tuhan, kamu tuhan, kita semua tuhan. btw. tuhan koq banyak banget ya...  :)) :)) :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 24 April 2008, 10:31:35 PM
 [at] atas
baru tau yakkkk 'tuhan' itu banyak??? :whistle: :whistle:
kasihan deh luuuu ^-^ ^-^ ^-^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 24 April 2008, 10:36:01 PM
 [at] atas
maksudnya begini tuhan adalah penentu takdir, jadi saya penentu takdir saya sendiri, kamu penentu takdir kamu sendiri. gitu lho..
 ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 24 April 2008, 10:39:15 PM
[at] atas
maksudnya begini tuhan adalah penentu takdir, jadi saya penentu takdir saya sendiri, kamu penentu takdir kamu sendiri. gitu lho..
 ;D
ho... begitu yah...
dalam... dalam...
kek koan ajah... ^:)^ ^:)^ ^:)^

:jempol: :jempol: :jempol:

aku adalah tuhanku, kamu adalah tuhanmu
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 24 April 2008, 10:41:51 PM
halo kok post gw dihilangin?? halo apa ada yang salah??


* Bro Jhonson, Topic energi di pindahkan ke board diskusi umum .. Silahkan di Link : http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,2405.0.html
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 24 April 2008, 10:42:50 PM
^dipindahkan ke Diskusi Umum...

ga ada yg salah kok, cuma tempatnya kurang tepat aja di sini.

jadi sekarang diskusinya dilanjutkan disini yah = Energi (http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,2405.msg35051.html#msg35051)

* thanks, tesla ... :backtotopic:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 24 April 2008, 10:54:46 PM
Kebenaran sejati, Tuhan Maha Besar dan Hati Nuraniku

Oleh : Y.S Sesepuh Kao San

LALU SIAPAKAH TUHAN ITU?
BAGAIMANAKAH BENTUK PRIBADINYA?

Sesungguhnya tidak ada kata-kata yang mampu melukiskanNya. Tak ada intelek yang mampu menyentuhNya.
Sebab Tuhan, Sang Kebenaran Mutlak, bukanlah unsur materi. Jangan menyamakanNya dengan semua yang ada didunia ini.
Dunia beserta isinya, dalam mata* Tuhan tak lebih hanyalah kumpulan gelembung-gelembung khayal, yang terus mengalami pemunculan dan kemusnahan.
Jauh sebelum dunia ini eksis, sebelum segala bunyi suara dan warna ini ada,
Tuhan telah eksis dengan KesempurnaanNya.
Sebelum semesta jagad raya ini tercipta, alam hanyalah kekosongan yang hampa,

Tiada terang maupun gelap, tiada atas maupun bawah,
Tiada sekarang maupun esok maupun kemarin.
Tiada kata-kata yang bisa melukiskan keadaan Ilahiah itu.
Dan sesungguhnya, kalau mau dipaksakan, maka itulah dasar fisikNya yang tiada tara.
Sebuah kondisi diluar ada dan tiada, diluar hidup dan mati,
Bukan eksis maupun non eksis.
Begitu gaib dan misteri, dalam kekosongan yang mutlak itu Dia eksis*(ada dengan sendiri)
Bebas leluasa tanpa ketergantungan apapun.
Dia eksis dalam kesempurnaanNya yang tiada tandingan.
Dialah Sang Tiada Tara yang Mutlak!
Dia tak memerlukan nama, tidak memerlukan badan fisik,
Pengetahuan, kedudukan dan kuasa.
Sebab Dia sendiri adalah sebuah Nama Abadi.
Dia tidak memerlukan kuasa
Sebab Dirinya sendiri adalah Sang Kuasa yang Tiada tara.
Namun semua yang kujelaskan ini hanyalah kata-kata kosong yang tak mungkin menyentuhNya!

Beberapa kalimat mengambil dari ajaran Tao(Tao Tek Ching), sebenarnya kalimatnya bukan Tuhan tapi Tao.




DIMANAKAH KEBENARAN HIDUP ITU?

Kebenaran hidup itu ada dimana-mana.
Tiada tempat yang tidak memilikinya. Namun yang terpenting adalah menyadari bahwa kebenaran hidup itu ada disini dan sekarang juga, yaitu ada dalam diriku dengan kespontanan momen ini juga. Seperti yang telah disinggung diatas.
Tuhanlah yang menjadi sumber dan eksistensi. Tuhanlah yang menciptakan langit, bumi, laksa makhluk dan benda, semuanya memiliki percikan* Roh Tuhan yang abadi itu.

Yang di bold konsep Hinduisme


Dan kini yang perlu disadari adalah percikan* Roh Agung itu ada dalam diri kita masing-masing.
Setiap manusia, tidak peduli siapapun dia, secara kodrati, memilliki hati nurani.
Disela-sela perasaan,pikiran, niat dan keinginan, berdirilah Sang Hati(Dzat) yang sempurna.

Konsep adanya Atta



Sama halnya dengan tubuh manusia yang secara kodrati akan menolak segala macam penyakit. Begitu ada penularan, jasmani kita secara alamiah akan merasa sakit.
Tidak ada jasmani yang justru merasa enak ketika sakit atau merasa sakit ketika lagi sehat.
Memang boleh jadi, seorang yang sudah lama bergelut dengan penyakit, akhirnya tak tahu lagi bagaimana rasa dari sebuah tubuh yang sehat.
Sekalipun demikian bukan berarti kodrat tubuh kita yang asaliah telah berubah.
Hati Nurani ini adalah yang termulian sebab Ia merupakan bagian dari Roh(Dzat) Tuhan yang abadi. Tiada suatu apapun didalam alam semesta ini yang dapat menyamainya.

Dalam Taoisme alam semesta adalah juga  Tao, jadi tidak mungkin ada perbandingan ini dan itu, karena Tao adalah kesatuan itu sendiri yg gemilang.


Semua Dharma dan perintah Tuhan dapat dilaksanakan semata karena adanya kesadaran Hati Nurani, percikan Dzat Tuhan dalam diri, adalah yang teragung dan termulia.

Lagi2 konsep Hinduisme



Hati Nurani, percikan Roh Tuhan ini, ini sebuah sutra sejati. Sutra yang hidup.
Kitab suci yang bernafas. Sekalipun tidak berwujud tinta dan kertas, namun inilah sutra sejati yang tak pernah habis dibaca.
Lihatlah para Buddha dan Nabi Besar sepanjang masa. Semuanya hidup dan berpijak pada Hati Nurani, percikan Roh Tuhan dalam diri mereka.

Ada kata para Buddha....., dan ada kata "Semuanya hidup pada Hati Nurani, percikan Roh Tuhan dalam diri mereka".  Ingat Buddha menolak atta dan tidak ada percikan2 Roh ini dan itu. Buddha mencapai dengan sendirinya bukan dari Zat satu memercik ke Buddha lalu menjadi Buddha. Masih dalam konsep hinduisme


Para nabi dan Buddha senantiasa menyadari hati nurani mereka. Hubungan antara hati nurani dengan Tuhan itu sama dengan buih-buih air dengan samudera luas,

Konsep hinduisme yg dibold yg dianut kuat oleh para brahmana dan Sanyasi(sekte pertapa dari pendirinya Sankharcariya)


Message: ajaran gado2, mari kita lebih kritis lagi, jadi jalan pembebasan yg benar yg mana?? penjelasan ttg Tuhan menjadi kabur, ada personifikasi Roh, disatu sisi memakai konsep tuhan ala Tao yg jelas abstrak. Dan bawa2 Buddha yg jelas menolak atta. Makanya yg dari Tao complain, dan yg dari Buddhism juga complain.Kalau bicara hati nurani, bagaimana mungkin dengan hati bisa memahami Dhamma,dengan pandangan yg saling kontradiksi. Silakan direnungkan _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 24 April 2008, 11:18:00 PM
BOND...

I LOVE YOU...~~

kayakne aye harus ganti I LOVE BOND!..

BRAVO!!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 25 April 2008, 08:12:11 AM
Sebab Tuhan, Sang Kebenaran Mutlak, bukanlah unsur materi. Jangan menyamakanNya dengan semua yang ada didunia ini.
Dunia beserta isinya, dalam mata* Tuhan tak lebih hanyalah kumpulan gelembung-gelembung khayal, yang terus mengalami pemunculan dan kemusnahan.


Jadi inget main Final Fantasy X dimana kotanya adalah gelembung-gelembung khayal yang diciptakan oleh Guardian Forcenya Bahamut dkk....

rasanya ga mungkin deh, soale kita ga pernah masuk dalam partai2 politik, untuk membina diri aja udah susah apa harus ditambah buat pikirin masalah politik? gini untuk mewujudkan "dunia yang indah" adalah merubah hati manusia yang sekarang ini bisa dianggap amoral menjadi baik, jadi kita punya satu kewajiban untuk menuntun manusia ke hati nurani nya

ah masa Yong,gw pernah ikut penataran ketika waktu itu dekat-dekat dengan pemilu....Petingginya menyerukan untuk mencoblos Partai X karena dalam Partai banyak org Aliran Maitreyanya biar nanti kalo menang bisa terbentuk bumi suci Maitreya katanya itu lho katanya dokter Sumantri.

saya adalah tuhan... kamu adalah tuhan...

iya karena saya adalah tuhan maka semua diluar saya adalah hantu....setan......kalau mau berbicara soal Tuhan maka kita akan menemukan Tuhan itu plin plan,kalo ga mau manusia ayng dia ciptakan terjebak dalam dosa harusnya jangan menciptakan yang aneh-aneh.
Pernah terpikir ada Tuhan ada Iblis ini menunjukkan bahwa konsep ke Tuhanan masih memiliki dualisme,dan Tuhan sendiri masih dalam kendali Niyama.kalo ingin menjelaskan dia adalah Satu yang tidak bisa diganggu gugat maka pribadi dia juga tidak Sempurna, karena lihatlah semua ciptaannya tidak pernah sempurna.

Manusia karena tidak bisa berdiri sendiri maka dia sering mencari kambing hitam dan siapakah kambing hitam itu,makhluk antah berantah bernama Tuhan. sehingga dari awal, Buddha mengajarkan untuk tidak bersandar pada makhluk tidak jelas,karena manusia menentukan arah jalannya...kamu bisa melihat banyaknya org terjebak dalam konsep Ke Tuhanan dari dulu,seperti tuhan menciptakan bumi seperti piring,namun ketika teknologi berkembang,bumi berbentuk bulat.

Tuhan menjadi sebuah kata monopoli yang tidak bisa dipertanyakan ,tidak bisa dijawab dengan kata-kata manusia,inilah bebalnya batin.gw daripada percaya ini itu mending gw main game RPG aja,lengkap semua mau Tuhan ini Tuhan itu,habis main ya sudah....toh semua itu adalah pemikiran manusia yang bercabang dan berfantasi ria.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 25 April 2008, 08:33:42 AM
quote dari tetangga....kenapa mereka mengutamakan penyesalan dan pengampunan dosa,ternyata mereka meng-quote pernyataan Avatamsaka Sutra

kami bersyukur dan berterima kasih kepada SEMUA BUDDHA, kami mengucapkan janji pertobatan dn menyesali kesalahan kepada SEMUA BUDDHA, kami memohon untuk selalu berada di jalan dharma kepada SEMUA BUDDHA. pertobatan dan penyesalan ini terdapat pada Sutra Avatamsaka, bab tentang Ikrar Samanthabhadra.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 08:36:19 AM
Untuk semua, kalo boleh saya pesan, tidak perlu menjelek-jelekkan aliran Maetreya. Kita sudah tahu bahwa ajaran mereka bukanlah ajaran Buddha, hanya kebetulan ada 'kesamaan' nama dalam kitab-kitabnya. Seperti saudara Nasrani dan Muslim juga begitu. Ajaran mereka saling berbeda, tetapi ada, bahkan banyak sekali 'tokoh' dalam kitab yang sama. Beberapa oknum memang saling menjelekkan, tetapi banyak dari mereka yang bisa hidup rukun.

Selama aliran Maetreya ini tidak memusuhi ataupun menyulitkan kita, ada baiknya kita belajar hidup dalam perbedaan. Kalo kalian terus menerus menghina, orang akan melihat Buddhisme sebagai aliran yang 'menindas aliran orang lain'. Tugas umat Buddha adalah mengurusi diri sendiri sebagai yang utama. Kemudian, untuk orang yang salah pengertian antara Buddhisme & Maetreya, diberikan pengetahuan, tanpa perlu menjelekkan; seperti masih banyak orang salah kaprah antara tradisi Tiong Hoa dengan Buddhisme.

Semua agama juga pasti meng-klaim bahwa agamanya paling benar, kitabnya paling asli. Kalau memang kalian percaya pada Dhamma, tidak perlu khawatir dengan bermunculannya aliran yang menggunakan nama 'buddha'. Buddha Gotama sudah pernah bilang bahwa nanti banyak ajaran yang menggunakan nama Dhamma, namun tidak mengajarkan Dhamma yang diajarkan olehnya. Juga dikatakan memang sesuai hukum perubahan, dhamma pun akan lenyap. Keadaan ini sudah sesuai dengan ramalan Buddha. Tugas kita bukanlah mempertahankan 'kemurnian' sehebat-hebatnya dengan mengeluarkan 'fatwa' sesat dan tidak sesat. Jalankanlah Dhamma sebaik-baiknya sehingga orang yang tidak mengenal dhamma tertarik untuk belajar Dhamma.

 _/\_


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 25 April 2008, 08:41:29 AM
sebeanrnya kesalahan apa yang telah diperbuat kepada Buddha? apakah menjiplak Dhamma Sang Buddha,memutarbalikkan Kebenaran,menambal sulam dengan memasukkan konsep agama tetangga....

Saya kasih ilustrasi dari agama Elsolyana.....gw berbuat salah kepada saudara saya,kenapa saya harus minta maaf kepada Elsol meminta pengampunannya? lebih logis saya minta maaf pada saudara saya bukan kecuali saya berbuat salah mencopet dari El sol.
Kamma adalah tanggungan pribadi....kalo kamu merasa bersalah menyesali kesalahan kepada Buddha yah udah jangan mengulangi lagi dengan menambah kosnep Dhamma yang bukan-bukan.

Saya ga marah karena awalnya kalian sudah punya konsep sendiri,yang membuat saya merasa tersinggung adalah Dhamma Buddha yang sebetulnya kalian tidak pernah paham namun kalian mengquote sesuka hati dan malah merajalela.
Saya akan acungkan jempol kalo kalian berani menyatakan ajaran kalian berdiri yaitu adanya Lao Mu,2 Guru Suci Se Cun dan Se Mu,sudah cukup ga masukin elemen Buddhist yaitu Maitreya,Kwan Im dan elemen Tao yaitu Kwan Kong ,elemen Karesten dan Muslim yaitu Yes Us dan Nabi. cukup ajaran murni I Kuan Tao tanpa campur aduk tapi saya bingung ajaran murninya apa.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 25 April 2008, 08:45:22 AM
Bener-bener deh  ;D
Berulang-ulang sampai bosen :whistle:

Hayu-hayu praktek-praktek...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 25 April 2008, 08:48:31 AM
ntuk semua, kalo boleh saya pesan, tidak perlu menjelek-jelekkan aliran Maetreya. Kita sudah tahu bahwa ajaran mereka bukanlah ajaran Buddha, hanya kebetulan ada 'kesamaan' nama dalam kitab-kitabnya. Seperti saudara Nasrani dan Muslim juga begitu. Ajaran mereka saling berbeda, tetapi ada, bahkan banyak sekali 'tokoh' dalam kitab yang sama. Beberapa oknum memang saling menjelekkan, tetapi banyak dari mereka yang bisa hidup rukun.

Kainyn : saya tidak akan mengorbankan Dhamma yang telah dibabarkan oleh Tathagata dengan satu kata ' toleransi '. kata seperti itu adalah racun dimana Walubi telah mencoba mengintegrasikan racun toleransi yang akhirnya Walubi menjadi jelek dan penuh dengan Buddhadhamma yang bengkok kanan kiri.

Saya sudah mengatakan....kalau mereka mau hidup rukun,bawalah agama yang berbeda. Lihatlah Karesten dan Muslim,apakah mereka hidup berdampingan sampai saat ini? yang terjadi adalah penghancuran tiada habisnya. karena pandangan mereka terhadap Isa.

Kalau mau hidup rukun,sebaiknya ingat Pancasila. ga bunuh agama org lain,ga mencuri agama org lain,ga berjinah dengan afama org lain,ga berbohong dengan agama lain dan terakhir ga memabukkan diri (brainwash) dengan agama org lain.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 09:02:57 AM
Saya juga tidak akan mengorbankan Dhamma. Saya sendiri tidak mentoleransi kesalah-tafsiran sedikitpun tentang Dhamma. Tetapi itu saya tujukan untuk diri saya sendiri, dan jika mungkin, untuk orang-orang lain yang SEALIRAN dengan saya. Untuk orang yang memang tidak sealiran dan untuk yang juga tidak mau belajar, itu bukan urusan saya.
Kita diajarkan bahwa bukan dengan mengagungkan ajaran Buddha kita menghormati Buddha. Bukan pula dengan membiarkan ajaran lain berkembang berarti telah mengorbankan Dhamma. Tetapi menjalankan Dhamma yang diajarkan Buddha, dengan cara itu kita menghormati Buddha.

Jika mereka bunuh agama lain, mencuri agama lain, berzinah dengan agama lain, berbohong dengan agama lain, dan memabukkan diri dengan agama lain, apakah yang menerima kamma-nya adalah kita?
Kalo kita menghina kepercayaan mereka, mendakwanya sebagai sesat, maka sesungguhnya, kita yang akan menerima kamma buruknya.

Saya share sedikit tentang agama tetangga. Suatu saat Yesus pernah berkata, "Apa anehnya mencintai saudaramu, temanmu, orang yang satu suku & kepercayaan denganmu? Semua orang juga melakukannya. Bahkan orang Farisi pun melakukannya. Jika kamu mengikuti Aku, maka kasihilah musuhmu, orang yang berbeda (suku & kepercayaan) denganmu".
Ironisnya, sedikit sekali orang yang memeluk Alkitab sebagai kitab sucinya, yang melaksankannya. Bahkan belom tentu mereka mengetahui/mengingatnya.



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 25 April 2008, 09:06:21 AM
sesat = tidak benar / salah jalan. alasan saya tidak menghapus kata sesat adalah karena kata itu belum tentu berkonotasi negatif, bukan semata-mata penghinaan.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 25 April 2008, 09:11:33 AM
yang mana neh yang sesat???
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 25 April 2008, 09:22:36 AM
Saya juga tidak akan mengorbankan Dhamma. Saya sendiri tidak mentoleransi kesalah-tafsiran sedikitpun tentang Dhamma. Tetapi itu saya tujukan untuk diri saya sendiri, dan jika mungkin, untuk orang-orang lain yang SEALIRAN dengan saya. Untuk orang yang memang tidak sealiran dan untuk yang juga tidak mau belajar, itu bukan urusan saya.
Kita diajarkan bahwa bukan dengan mengagungkan ajaran Buddha kita menghormati Buddha. Bukan pula dengan membiarkan ajaran lain berkembang berarti telah mengorbankan Dhamma. Tetapi menjalankan Dhamma yang diajarkan Buddha, dengan cara itu kita menghormati Buddha.

Jika mereka bunuh agama lain, mencuri agama lain, berzinah dengan agama lain, berbohong dengan agama lain, dan memabukkan diri dengan agama lain, apakah yang menerima kamma-nya adalah kita?
Kalo kita menghina kepercayaan mereka, mendakwanya sebagai sesat, maka sesungguhnya, kita yang akan menerima kamma buruknya.

Saya share sedikit tentang agama tetangga. Suatu saat Yesus pernah berkata, "Apa anehnya mencintai saudaramu, temanmu, orang yang satu suku & kepercayaan denganmu? Semua orang juga melakukannya. Bahkan orang Farisi pun melakukannya. Jika kamu mengikuti Aku, maka kasihilah musuhmu, orang yang berbeda (suku & kepercayaan) denganmu".
Ironisnya, sedikit sekali orang yang memeluk Alkitab sebagai kitab sucinya, yang melaksankannya. Bahkan belom tentu mereka mengetahui/mengingatnya.





Bagaimana mungkin terang dengan gelap bisa bersatu. Huh
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 25 April 2008, 09:26:23 AM
hmmmm....  :-? siapa ya yang sebentar lagi terang dan gelap bersatu  :whistle:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 09:32:22 AM
Ryu, masalah terang dan gelap bersatu, setahu saya diucapkan bukan oleh Yesus, tapi oleh Paulus di kitab Korintus. Memang betul, seperti saya bilang sangat ironis kebanyakan dari mareka tidak menghargai apa yang dikatakan Yesus, tapi malah memperuncing perbedaan dengan istilah 'terang' dan 'gelap', sehingga mengharamkan pernikahan campur. Lalu mereka juga menggunakan istilah 'saudara seiman' yang lucunya juga diikuti oleh Buddhist dengan istilah 'saudara se-dhamma'.

Jangan2, anda korban dari ayat itu? :)
Jangan menyalahkan ajarannya, itu salah oknumnya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 25 April 2008, 09:33:45 AM
Kita tidak membenci ataupun menghina aliran yg mendompleng atau bentuk intimidasi apapun, karena ini adalah suatu forum Buddhis yg layak untuk memperbincangkan, mendiskusikan tentang mana yang Dhamma dan bukan Dhamma, dengan demikian teman2 yg baru belajar tentang ajaran Buddha dapat mengetahui intisari Dhamma yg sebenarnya, sehingga ketika ada aliran yg mendompleng, mereka
dapat berehipasiko dengan benar jangan sampai menggunakan kata "ehipasiko" tapi ngawur. Dengan demikian usaha kita disini juga merupakan menjaga Dhamma. Apakah jika kita menerangkan merupakan penghinaan, adakah JIHAD atau bentuk kekerasan lainnya. Masalah agama tetangga Isalam dan Karesten, walau ada kesamaan tokoh, itu urusan mereka,toh nyatanya ada yg rukun dan gontok2an dalam bentuk kekerasan. Kalau disini hanya membahas, toh apa salahnya?
Jangan hanya karena alasan menghormati, lalu kita membiarkan Dhamma melenceng. Justru karena kita saling menghormati, kita jelaskan. Masalah yg aliran dompleng mau dengar atau tidak, itu urusan mereka. So what gitu lho? ;D :))

 _/\_ 
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 25 April 2008, 09:39:55 AM
hmmmm....  :-? siapa ya yang sebentar lagi terang dan gelap bersatu  :whistle:
Ryu, masalah terang dan gelap bersatu, setahu saya diucapkan bukan oleh Yesus, tapi oleh Paulus di kitab Korintus. Memang betul, seperti saya bilang sangat ironis kebanyakan dari mareka tidak menghargai apa yang dikatakan Yesus, tapi malah memperuncing perbedaan dengan istilah 'terang' dan 'gelap', sehingga mengharamkan pernikahan campur. Lalu mereka juga menggunakan istilah 'saudara seiman' yang lucunya juga diikuti oleh Buddhist dengan istilah 'saudara se-dhamma'.

Jangan2, anda korban dari ayat itu? :)
Jangan menyalahkan ajarannya, itu salah oknumnya.


Hehehe Tau aja :))

Tp Sebaiknya gak usah omongin Yess ah dah banyak kejelekan Om yess di alkitab kok, disini lg omongin Maitreya khann.

Yang jadi pokok permasalahan khan aliran mereka tidak ada yang originalnya, mereka mengambil seenaknya ajaran2 dari agama lain, nah sebagai umat buddhist sebaiknya meluruskan pandangan2 salah yang dibuat oleh umat maitreya.

Dan mungkin bagi yong chen kalo mau bisa buat thread baru ato gimana untuk misalkan pembelaan anda terhadap aliran anda, dan menjawab pertanyaan2 dari rekan2 yang disini.

NB : jangan pake panas2 an yoo
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 09:48:38 AM
bond,
saya mau tanya, menurut kamu pribadi, dhamma mana yang sesuai dan tidak sesuai, antara aliran Maetreya dan Buddhisme?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 09:59:18 AM
ryu,
Saya omongin Om Yess bukan mau promosi sama sekali. Tetapi supaya kalo suatu saat ada umat lain kebetulan browsing forum ini, ga melulu ketemu kata2 yang jelekin agama lain. Nanti dikirain Buddha Gotama ga ngajarin untuk belajar dari kebaikan orang lain.

Untuk masalah Yong_chen, saya pikir tidak perlu membuka Thread baru, karena bagaimanapun tidak akan ketemu. Lebih baik Yong Chen juga mengerti bahwa kita memang tidak sealiran, tidak perlu dipaksakan. Juga tidak perlu saling membenci, tentunya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kelana on 25 April 2008, 10:02:05 AM
Kita diajarkan bahwa bukan dengan mengagungkan ajaran Buddha kita menghormati Buddha. Bukan pula dengan membiarkan ajaran lain berkembang berarti telah mengorbankan Dhamma. Tetapi menjalankan Dhamma yang diajarkan Buddha, dengan cara itu kita menghormati Buddha.

Benar dan saya sependapat bahwa menjalankan Dhamma yang diajarkan Buddha maka dengan cara itu kita menghormati Buddha. Tapi tahukah kita bahwa menjelaskan, menyampaikan sebuah pelurusan atas suatu ketidakbenaran adalah juga termasuk menjalankan Dhamma dan suatu bentuk penghormatan kepada Sang Buddha? Memberikan penjelasan, mengarahkan seseorang dari kesalahjalanan / kesesatan sehingga akhirnya terjadinya kejelasan, pelurusan maka ini juga termasuk Dhamma Dana. Yang terpenting adalah caranya.

Quote
Kalo kita menghina kepercayaan mereka, mendakwanya sebagai sesat, maka sesungguhnya, kita yang akan menerima kamma buruknya.

Ketika seseorang mencuri dan tertangkap basah kemudian kita mengatakan bahwa ia mencuri dan telah melakukan salah, apakah dengan mengatakan hal ini adalah bentuk penghinaan? Tentu saja bukan. Apakah tidak boleh mengatakan bahwa ia telah melakukan kesalahan karena telah mencuri? Tentu boleh.

Begitu halnya dengan sesat-tidak sesat. Ketika aliran tertentu mengaku bagian dari agama tertentu tetapi jelas, nyata menyimpang, salah jalan, tidak sesuai dari agama tersebut, apakah dengan mengatakan aliran tersebut menyimpang, sesat adalah bentuk penghinaan? Tentu saja bukan.

Yang membedakan adalah ”bumbu-bumbu” lainnya di dalam sebuah penjelasan atau pernyataan. Ketika di dalam sebuah penjelasan atau pernyataan terdapat bumbu-bumbu berupa caci-maki, tuduhan yang tidak beralasan dan tidak berbukti maka penghinaan akan mumcul. Dan ketika disertai oleh dosa lobha dan moha maka karma buruk akan muncul.

Quote
Saya share sedikit tentang agama tetangga. Suatu saat Yesus pernah berkata, "Apa anehnya mencintai saudaramu, temanmu, orang yang satu suku & kepercayaan denganmu? Semua orang juga melakukannya. Bahkan orang Farisi pun melakukannya. Jika kamu mengikuti Aku, maka kasihilah musuhmu, orang yang berbeda (suku & kepercayaan) denganmu".
Ironisnya, sedikit sekali orang yang memeluk Alkitab sebagai kitab sucinya, yang melaksankannya. Bahkan belom tentu mereka mengetahui/mengingatnya.

Saya tidak ingat Yesus pernah mengatakan hal itu, bisakah anda cantumkan di Perjanjian Baru mana dan ayat berapa? Dengan demikian kita terhindar dari kesalahpahaman.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 10:13:48 AM
Seperti semua orang menganggap saya pembela aliran lain.

Quote
Benar dan saya sependapat bahwa menjalankan Dhamma yang diajarkan Buddha maka dengan cara itu kita menghormati Buddha. Tapi tahukah kita bahwa menjelaskan, menyampaikan sebuah pelurusan atas suatu ketidakbenaran adalah juga termasuk menjalankan Dhamma dan suatu bentuk penghormatan kepada Sang Buddha? Memberikan penjelasan, mengarahkan seseorang dari kesalahjalanan / kesesatan sehingga akhirnya terjadinya kejelasan, pelurusan maka ini juga termasuk Dhamma Dana. Yang terpenting adalah caranya.

Maaf, kalo sedikit kasar! Ini anda katakan, karena anda sudah merasa anda yang menjalankan Dhamma secara benar, sehingga perlu 'meluruskan' orang lain yang 'salah'. Anda harus hati2 dalam mengajar. Dari yang saya baca, dahulu seorang bhikkhu hanya boleh menasihati dan 'meluruskan' orang yang memang sudah menerima ajaran. Untuk aliran lain, ada tata cara menjelaskannya.


Quote
Ketika seseorang mencuri dan tertangkap basah kemudian kita mengatakan bahwa ia mencuri dan telah melakukan salah, apakah dengan mengatakan hal ini adalah bentuk penghinaan? Tentu saja bukan. Apakah tidak boleh mengatakan bahwa ia telah melakukan kesalahan karena telah mencuri? Tentu boleh.

Begitu halnya dengan sesat-tidak sesat. Ketika aliran tertentu mengaku bagian dari agama tertentu tetapi jelas, nyata menyimpang, salah jalan, tidak sesuai dari agama tersebut, apakah dengan mengatakan aliran tersebut menyimpang, sesat adalah bentuk penghinaan? Tentu saja bukan.

Yang membedakan adalah ”bumbu-bumbu” lainnya di dalam sebuah penjelasan atau pernyataan. Ketika di dalam sebuah penjelasan atau pernyataan terdapat bumbu-bumbu berupa caci-maki, tuduhan yang tidak beralasan dan tidak berbukti maka penghinaan akan mumcul. Dan ketika disertai oleh dosa lobha dan moha maka karma buruk akan muncul.

Jangan samakan ajaran Buddha dengan aturan hukum negara. Lagipula Buddhisme tidak menjadikan kita hakim atas ajaran lain. Bedanya ajaran Buddha adalah karena inti ajarannya adalah untuk membenahi diri sendiri, bukan orang lain.


Quote
Saya tidak ingat Yesus pernah mengatakan hal itu, bisakah anda cantumkan di Perjanjian Baru mana dan ayat berapa? Dengan demikian kita terhindar dari kesalahpahaman.
Untuk ini, maaf saya lupa, karena saya memang tidak mampu menghafal semuanya, juga tidak bawa kitab suci itu. Nanti akan saya cantumkan, kalau saya temukan.


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 25 April 2008, 10:31:15 AM
Quote
Maaf, kalo sedikit kasar! Ini anda katakan, karena anda sudah merasa anda yang menjalankan Dhamma secara benar, sehingga perlu 'meluruskan' orang lain yang 'salah'. Anda harus hati2 dalam mengajar. Dari yang saya baca, dahulu seorang bhikkhu hanya boleh menasihati dan 'meluruskan' orang yang memang sudah menerima ajaran. Untuk aliran lain, ada tata cara menjelaskannya.

Boleh dijelaskan?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 10:43:02 AM
Quote
Quote
Maaf, kalo sedikit kasar! Ini anda katakan, karena anda sudah merasa anda yang menjalankan Dhamma secara benar, sehingga perlu 'meluruskan' orang lain yang 'salah'. Anda harus hati2 dalam mengajar. Dari yang saya baca, dahulu seorang bhikkhu hanya boleh menasihati dan 'meluruskan' orang yang memang sudah menerima ajaran. Untuk aliran lain, ada tata cara menjelaskannya.

Boleh dijelaskan?

Dari yang saya pernah saya baca, jika Buddha/bhikkhu berdebat dengan ajaran lain (walaupun biasanya orang lain yang ngajak berdebat), mereka tidak bilang 'ajaran saya yang benar', ataupun mengucapkan hal-hal yang bersifat doktrin dalam pembahasan. Mereka membawa pembicaraan pada hal-hal yang umum, atau bahkan membuat anggapan sementara bahwa ajaran mereka itu benar. Kemudian baru diajak diskusi secara logika. Tidak pernah Buddha ngomong Buddha Dhamma pada ajaran lain, ketika debat dan mengatakan inilah jalan yang benar dan sebagainya.

Kalau anda baca secara teliti, Buddha selalu memberi khotbah secara berurutan, tergantung dari kesiapan pikiran orang yang mendengar. Lalu ketika sudah siap (biasa di sutta ditulis "ketika pikirannya lunak dan siap menerima"), maka baru diajarkan hal-hal yang bersifat doktrin.

Jika memang orang itu sudah menerima Buddha, maka memang Bhikkhu boleh menegurnya jika dianggap ada yang keliru dalam pengertian atau praktek. Contohnya seperti pada Dhananjadi Sutta, mereka boleh bertanya, menasehati dan menegur. Karena Dhananjani ini memang sudah menjadi Upasaka sebelumnya.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 25 April 2008, 10:47:47 AM
quote dari tetangga....kenapa mereka mengutamakan penyesalan dan pengampunan dosa,ternyata mereka meng-quote pernyataan Avatamsaka Sutra

kami bersyukur dan berterima kasih kepada SEMUA BUDDHA, kami mengucapkan janji pertobatan dn menyesali kesalahan kepada SEMUA BUDDHA, kami memohon untuk selalu berada di jalan dharma kepada SEMUA BUDDHA. pertobatan dan penyesalan ini terdapat pada Sutra Avatamsaka, bab tentang Ikrar Samanthabhadra.

Vows Samanthabadra:
http://www.buddhismaustralia.org/samanta.htm

Quote
Practices and Vows of the Bodhisattva Samantabhadra

(Translated into Chinese by
   the Indian, Master Prajna, in the eighth century A.D.)
Samanthabadra image

At that time, having praised the exalted merits and virtues of Buddha Vairocana, the Bodhisattva Samantabhadra addressed the assembled Bodhisattvas, along with Sudhana, as follows:

"Good men, even if all the Buddhas of the ten directions were to speak continuously, for as many eons as there are fine motes of dust in an incalculable number of Buddha?lands (worlds), the merits and virtues of the Buddha could never be fully described. "Those wishing to achieve these merits and virtues should cultivate ten vast and great practices and vows. What are these ten?

First, Pay homage and respect to all Buddhas.

Second, Praise the Buddhas.

Third, Make abundant offerings.

Fourth, Repent misdeeds and evil karmas (actions).

Fifth, Rejoice in others' merits and virtues.

Sixth, Request the Buddhas to teach.

Seventh, Request the Buddhas to remain in the world.

Eighth, Follow the teachings of the Buddhas at all times.

Ninth, Accommodate and benefit all living beings.

Tenth, Transfer all merits and virtues universally.

" [After explaining the significance of the first eight vows, the Bodhisattva Samantabhadra continues.]
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 10:58:21 AM
Ralat salah ketik di atas, seharusnya "Dhananjani Sutta", bukan "Dhananjadi Sutta".

Dalam Ghotamuka Sutta, bahkan Bhikkhu Udena sebelum berdebat, meminta izin untuk menyalahkan, jika dia menemukan kesalahan omongan Ghotamuka. Jadi semoga contoh ini bisa menjelaskan bahwa bicara dengan aliran lain itu ada 'aturan main'-nya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 25 April 2008, 11:00:14 AM
Practices and Vows of the Bodhisattva Samantabhadra

(Translated into Chinese by
   the Indian, Master Prajna, in the eighth century A.D.)
Samanthabadra image

At that time, having praised the exalted merits and virtues of Buddha Vairocana, the Bodhisattva Samantabhadra addressed the assembled Bodhisattvas, along with Sudhana, as follows:

"Good men, even if all the Buddhas of the ten directions were to speak continuously, for as many eons as there are fine motes of dust in an incalculable number of Buddha?lands (worlds), the merits and virtues of the Buddha could never be fully described. "Those wishing to achieve these merits and virtues should cultivate ten vast and great practices and vows. What are these ten?

First, Pay homage and respect to all Buddhas.

Second, Praise the Buddhas.

Third, Make abundant offerings.

Fourth, Repent misdeeds and evil karmas (actions).

Fifth, Rejoice in others' merits and virtues.

Sixth, Request the Buddhas to teach.

Seventh, Request the Buddhas to remain in the world.

Eighth, Follow the teachings of the Buddhas at all times.

Ninth, Accommodate and benefit all living beings.

Tenth, Transfer all merits and virtues universally.


yang diikuti secara benar mana saja?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 25 April 2008, 11:23:50 AM
bond,
saya mau tanya, menurut kamu pribadi, dhamma mana yang sesuai dan tidak sesuai, antara aliran Maetreya dan Buddhisme?

Saya sudah jelaskan setiap kalimat yg ditulis yong cheng ttg ceramah Pendeta Kaosan, sudah jelas. Tetapi tak apalah saya kasi contoh : mereka mengatakan Buddha dapat percikan dari Roh Tuhan, apakah ada pernyataan begitu dalam Dhamma yg diajarkan Sang Buddha?

Mereka bahkan menyebut Buddha Dewi Bulan, khusus pernyataan ini pernah ada dalam diskusi terbuka antara para member DC dengan salah satu umat aliran Maitreya.
Nah silakan dipikir sendiri.

Bahkan mereka mengatakan masa pancaran putih, masa pancaran kuning jaman Buddha Gotama sudah tidak berlaku, artinya cara2 Buddha Gotama dianggap tidak up to date. pernyataan ini juga disaksikan banyak orang.

Yang terakhir mereka menyatakan ajaran mereka ajaran Buddha Maitreya, nah bisa dilihatkan teorinya  saja, gado2 apa nasi uduk ?;D

Ada 2 opsi saya tawarkan kepada bro Kainyn utk membuktikan teori mereka itu mendompleng, jikalau kamu berkenan ya .
1. Datang dan tanya langsung ke photang mereka.
2. Kita buka forum debat terbuka lagi dengan mereka di YM, atau dalam tulisan thread ini, kalau mereka mau bawa konco2nya juga tidak apa. Supaya terlihat netral di YM saja.Moderator bisa anda atau teman saya si Elsol yana ;D kalau aye ngak bakat jadi momod ;D

Dulu sudah 2 ronde, kalau terjadi lagi berarti akan ronde ke 3 nih, nah Anda bisa menemukan jawaban dari penasaran Anda;D


Jadi yang saya tulis, adalah yg pernah disaksikan member DC, silakan ditanyakan, supaya nanti tidak dibilang saya mengarang cerita, seperti mereka mengarang cerita. ;D

Smoga bermanfaat. _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 11:25:35 AM
Kelana,
Ini ada dalam Lukas 6:32
"If you [merely] love those who love you, what quality of credit and thanks is that to you? For even the [very] sinners love their lovers (those who love them)."

Ini dalam Matius 5:46-47
"For if you love those who love you, what reward can you have? Do not even the tax collectors do that?
And if you greet only your brethren, what more than others are you doing? Do not even the Gentiles (the heathen) do that?"

Kata2nya tidak persis sama, karena memang banyak versi terjemahan. Tapi rasanya anda bisa menangkap intinya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 11:32:49 AM
bond,
Apakah kamu bisa membuktikan Buddha adalah dewi bulan/bukan? Apakah kamu sudah pernah bertemu Buddha dan membuktikan sendiri bahwa Buddha bukanlah dewi bulan?
Apakah kamu bisa membuktikan bahwa ada pancaran kuning dan putih, juga menunjukkan yang mana yang berlaku dan tidak berlaku?
Apakah anda bisa membuktikan keberadaan/ketidakadaan roh Tuhan?

Dari prinsip Dhamma yang 'ehipassiko' sendiri, anda bisa dipersalahkan. Itulah saya katakan hati2 untuk jangan 'menghakimi' ajaran lain dengan julukan 'benar' atau 'sesat'.

Saya tidak berniat berdiskusi dengan mereka semata-mata karena 'isi kepala' saya tidak sama dengan 'isi kepala' mereka. Saya juga tidak akan meminta mereka pembuktian hal-hal di atas, seperti saya minta pada anda. Karena mereka tidak 'bermain' dengan peraturan yang sama dengan saya, berbeda dengan anda yang masih dalam 'peraturan' yang sama. "Ehipassiko", bukan?!
Bisa diterima?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 25 April 2008, 11:38:43 AM
setuju, sebagai umat Buddha, kita tidak boleh sembarangan saja menghakimi suatu ajaran, dan seenaknya saja mencap ajaran lain sebagai sesat.

kalau sembarangan menghakimi saja,  apa bedanya umat Buddha dengan umat kr****n atau ka****k atau Islam yang seenaknya saja menuduh agama lain itu menyembah berhala? 
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 25 April 2008, 11:49:32 AM
karena kita masih berbicara dalam konteks Buddhism,dan aliran itu mengaku Buddhism,maka kita akan mengkaji..
Urusan Karesten mencap kita sebagai berhala ya biarkan karena dari awal cerita agama mereka berbeda dengan buddhism.ya pasti udah ga mudeng kalo mereka cerca2.
kalo untuk urusan Buddhism dan alirannya,kita harus tahu dari awal manakah yang benar2 aliran Buddhis yang masih segaris. kecuali mereka aliran Maitreya berdiri dengan tidak menggunakan merk Buddhist.maka saya tidak akan pertanyakan dan tidak penting didebat.

Hal ini tentunya sebagai pemahaman pemula agar nantinya Buddhadhamma kedepan tidak semakin bobrok karena pengeroposan Dhamma.

Hal yang mungkin harus dihindari adalah rasa benci ,muak . Debat positif bukanlah menimbulkan kebencian atas personel yang berada dalam debat.

Kamu lihat disini apakah kita lebih sering berdebat mengenai agama diluar Buddhis seperti Taoism,Karesten,Muslim? tidak,kita tidak pernah mempertanyakan ajarannya mau seperti apa karena memang bukan Buddhism.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 11:49:48 AM
Betul sekali, SandaJepit!
Orang lain boleh saja mengatakan sudah melihat Tuhan, atau menyatakan tidak ada kebenaran lain selain yang ada dalam buku mereka. Itu sah-sah saja. Bagi mereka juga mungkin menghina ajaran lain atau menunjuk orang sebagai 'sesat' tanpa diselidiki kebenarannya dahulu, boleh2 saja.

Orang lain silahkan begitu, kita jangan.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 25 April 2008, 11:55:53 AM
bond,
Apakah kamu bisa membuktikan Buddha adalah dewi bulan/bukan? Apakah kamu sudah pernah bertemu Buddha dan membuktikan sendiri bahwa Buddha bukanlah dewi bulan?  Anda tau khan Buddha dan dewa/dewi beda khan, dan dalam sutta sudah jelas khan, yg satu nibbana dan yg satu dalam samsara. Jadi kalo nyebut 2 gelar yg berbeda, apa bukan pandangan salah. Gua yakin pernah ketemu Buddha seara fisik, cuma belum dibuktikan pake abinna, tapi yg paling gampang, aye mencintai Dhamma yg diajarkan Buddha, jadi so pasti aye pernah ketemu. ;D. Dan apa ente tau kata Buddha? sekarang aja aye uda ketemu Buddha ;D


Apakah kamu bisa membuktikan bahwa ada pancaran kuning dan putih, juga menunjukkan yang mana yang berlaku dan tidak berlaku? Simple, praktek yg dilakukan bhikkhu dianggap tidak berlaku apalagi praktek dhutangga. Bagi mereka
dengan khe tou/nungging2 sebanyak-banyaknya. 5 kata suci tiket ke surga, karma bisa ditanggung 75%. Silakan direnungkan mana yg memiliki akal sehat yg sesuai kalama sutta.

Apakah anda bisa membuktikan keberadaan/ketidakadaan roh Tuhan? Ini gampang dibuktikan bahwa Tuhan tidak ada, karena sampe sekarang juga tidak ada yg ketemu, dibilang Maha ini dan itu omong kosong belaka. Kalau mau pake Tuhan ala Tao, dalam Tao, tuhan hanya sebuah jabatan==Thien Kung. Jadi Tao bukan Tuhan.

Dari prinsip Dhamma yang 'ehipassiko' sendiri, anda bisa dipersalahkan. Itulah saya katakan hati2 untuk jangan 'menghakimi' ajaran lain dengan julukan 'benar' atau 'sesat'. Saya rasa ini pernah dibahas, mereka sesat karena mendompleng ajaran Buddha, kalo mau berdiri sendiri pake atribut sendiri silakan saja, baru tidak sesat. Buktinya oleh agama Tao saja di kritik habis2an.

Saya tidak berniat berdiskusi dengan mereka semata-mata karena 'isi kepala' saya tidak sama dengan 'isi kepala' mereka. Saya juga tidak akan meminta mereka pembuktian hal-hal di atas, seperti saya minta pada anda. Karena mereka tidak 'bermain' dengan peraturan yang sama dengan saya, berbeda dengan anda yang masih dalam 'peraturan' yang sama. "Ehipassiko", bukan?!
Bisa diterima? Ya, kalau Anda berbicara dengan saya tentu dalam pandangan Buddhism, tetapi kalau Anda sendiri tidak tahu ajaran mereka dimana letaknya domplengan, sampe budek juga ngak mudeng kita diskusikan. Makanya saya sarankan Anda sekedar mempelajari secara pasif kalau tidak ingin debat yg merupakan opsi pertama. Ehipasiko sih ehipasiko, tapi ehipasiko nya bagaimana. Khan ada petunjuknya di Kalama Sutta atau sesuai petunjuk Presiden... ;D. _/\_

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 12:02:43 PM
nyanadhana, tidak ada yang perlu dikaji. Aliran Maetreya bukanlah ajaran Buddha. Sekali baca juga langsung tahu.
Tapi kalo mereka mau ngaku2 juga terserah mereka. Menurut anda, lebih penting memproklamirkan Maetreya sebagai 'bukan ajaran Buddha', ataukah membina umat Buddha sendiri yang masih kurang belajar? Biarpun kita bisa menunjukkan pada dunia bahwa aliran Maetreya itu bukan ajaran Buddha, tetep tidak ada gunanya. Bisa jadi pihak lain melihat kita sebagai 'penindas aliran Maetreya', sehingga yang tadinya berniat belajar, malah pindah ke aliran Maetreya.

Tapi jika anda bersikeras, juga tidak apa2. Saya katakan, nanti akan banyak aliran2 yang bukan Buddha Dhamma yang juga pake merk 'Buddha'. Jika nanti muncul 10 aliran seperti itu, anda mau membuang-buang waktu untuk mengurusi mereka, juga boleh-boleh saja. Saya hanya bisa kasih pendapat saja.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 12:16:56 PM
... Gua yakin pernah ketemu Buddha seara fisik, cuma belum dibuktikan ...

... Ini gampang dibuktikan bahwa Tuhan tidak ada, karena sampe sekarang juga tidak ada yg ketemu ...

Kalo begitu, Tuhan juga ada, cuma blom dibuktikan aja.

Tapi OK lah, saya akan ikut saran dari bond untuk tidak turut campur lagi. Saya pikir Buddhist yang ngakunya 'asli' itu beneran menjalankan Dhamma sesuai Sutta. Ternyata sama saja tukang ribut & studi banding.
Juga melekat sekali dengan 'merk Buddha'. Tidak beda dengan yang diomongin, yang mendompleng nama 'Buddha'.

 _/\_



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 25 April 2008, 12:51:59 PM
to kainyn :
no comment..........ga ada tujuan memberantas aliran Maitreya,semua tulisan dimaksudkan menjadi bahan pembelajaran bukan untuk membasmi.sampah hanya bisa dibiarkan membusuk namun suatu saat karena dibiarkan,dia menyebabkan sakit penyakit dan bau tidak sedap pada rumah kita....Thanks untuk saran toleransi dan pengembangan diri...biarlah semua kebenaran kita tutup saja dan biarkan kepalsuan merajalela.
Saya sudah bilang debat bukanlah untuk membenci personal..namun menyajikan kebenaran. saya kasih tahu titik kritis dimana mereka mulai akan menjarah dimulai dari momen Walubi mengakui mereka sampai hari ini,begitu banyak saudara ,teman,keluarga yang telah dibohongi karena mengganggap mereka bagian Buddhism. suatu hari bahkan nama Sakyamuni Guru kita tidak akan terdengar lagi karena semua dibrainwash untuk percaya kelahiran makluk antah berantah bernama Maitreya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 25 April 2008, 01:16:15 PM
wow dalam semalam udah 3 pages... begitu hangatnya diskusi ini  ^-^

sorry ko bond, apa saya yang salah menjelaskan atau ko bond yang salah nangkap, dewi rembulan sekarang bergelar boddhisatva rembulan (ye hui pu sa) dan blm menjadi buddha, kalo mungkin ada tulisan yang salah ketik harap dimaklumi

khe tou bukan untuk penghapusan karma, tetapi pertobatan, ucapan syukur/terima kasih kepada Tuhan dan para suci (buddha/boddhisatva), pelimpahan jasa pahala agar semua makhluk dapat hidup berbahagia

Kalau Ehipassiko ada aturannya dan aturannya dibuat oleh pendiri salah satu agama ya ga bisa dibilang pembuktian yang universal ...... orang kr****n "ehipassiko" dengan cara mereka sendiri, menurut buddhism tentu saja ehipassiko yang salah, begitu jg dengan taoism, hindu wah patokannya apa ya ko yang bener?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 01:57:13 PM
nyanadhana,

Kasus Walubi bukanlah masalah ajaran, tetapi masalah kepentingan kelompok tertentu.

Lalu saya tidak pernah menyuruh untuk tutup mulut soal ajaran Buddha. Justru kalo bisa diajarkan seluas-luasnya. Yang saya anjurkan untuk hentikan adalah 'menjelekkan' aliran lain, sebab ketika seseorang menjelekkan ajaran lain, secara otomatis mempermalukan agamanya sendiri. Dan seperti bond tadi juga tidak bisa membuktikan apa2, hanya dengan kepercayaannya saja. Apa bedanya dengan fanatik? Apa itu yang diajarkan Buddha Gotama?
Seorang bisa dibohongi 'kan karena tidak mengetahui ajaran dengan baik. Itulah sampah dalam rumah yang jauh lebih berbahaya daripada sampah tetangga.


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 25 April 2008, 02:20:11 PM
bond,
Apakah kamu bisa membuktikan Buddha adalah dewi bulan/bukan? Apakah kamu sudah pernah bertemu Buddha dan membuktikan sendiri bahwa Buddha bukanlah dewi bulan?  Anda tau khan Buddha dan dewa/dewi beda khan, dan dalam sutta sudah jelas khan, yg satu nibbana dan yg satu dalam samsara. Jadi kalo nyebut 2 gelar yg berbeda, apa bukan pandangan salah. Gua yakin pernah ketemu Buddha seara fisik, cuma belum dibuktikan pake abinna, tapi yg paling gampang, aye mencintai Dhamma yg diajarkan Buddha, jadi so pasti aye pernah ketemu. ;D. Dan apa ente tau kata Buddha? sekarang aja aye uda ketemu Buddha ;D


Kalau menurut agama Tao, Buddha dan Bodhisatva itu masuk kategori dewa-dewi. Contohnya Kwan Im, umat Tao tidak menyebutnya sebagai Bodhisattva, tetapi dengan sebutan: Dewi Kwan Im.  umat Tao tidak mengenal Buddha/ Bodhisattva, mereka menyebutnya sebagai Dewa/Dewi.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 25 April 2008, 02:34:10 PM
wow dalam semalam udah 3 pages... begitu hangatnya diskusi ini  ^-^

sorry ko bond, apa saya yang salah menjelaskan atau ko bond yang salah nangkap, dewi rembulan sekarang bergelar boddhisatva rembulan (ye hui pu sa) dan blm menjadi buddha, kalo mungkin ada tulisan yang salah ketik harap dimaklumi

khe tou bukan untuk penghapusan karma, tetapi pertobatan, ucapan syukur/terima kasih kepada Tuhan dan para suci (buddha/boddhisatva), pelimpahan jasa pahala agar semua makhluk dapat hidup berbahagia

Kalau Ehipassiko ada aturannya dan aturannya dibuat oleh pendiri salah satu agama ya ga bisa dibilang pembuktian yang universal ...... orang kr****n "ehipassiko" dengan cara mereka sendiri, menurut buddhism tentu saja ehipassiko yang salah, begitu jg dengan taoism, hindu wah patokannya apa ya ko yang bener?

dalam beragama tidak ada sesuatu yang benar mutlak, kecuali kita sudah membuktikannya sendiri... .  pilih agama yang membawa kebahagian bagi diri sendiri dan orang lain, yang meningkatkan kebijaksanaan, yang membawa banyak manfaat. selengkapnya kalama sutta deh

kutipan kalama sutta dari: http://www.samaggi-phala.or.id/tipitaka_dtl.php?cont_id=705

Quote
2. Setelah mereka semua duduk, kemudian seorang berkata, "Yang Mulia, banyak pertapa dan brahmana yang berkunjung ke Kesaputta. Mereka menerangkan dan membahas dengan panjang lebar ajaran mereka sendiri, tetapi mencaci maki, menghina, merendahkan, dan mencela habis-habisan ajaran orang lain. Lalu datang pula pertapa dan brahmana lain ke Kesaputta. Dan mereka ini juga menerangkan dan membahas dengan panjang lebar ajaran mereka sendiri, dan mencaci-maki, menghina, merendahkan, dan mencela habis-habisan ajaran orang lain. Kami yang mendengar merasa ragu-ragu dan bingung, siapa diantara para pertapa dan brahmana yang berbicara benar dan siapa yang berdusta."

3. "Benar, warga suku Kalama, sudah sewajarnyalah kamu ragu-ragu, sudah sewajarnyalah kamu bingung. Dalam hal yang meragukan memang akan menimbulkan kebingungan. Oleh karena itu, warga suku Kalama, janganlah percaya begitu saja berita yang disampaikan kepadamu, atau oleh karena sesuatu yang sudah merupakan tradisi, atau sesuatu yang didesas-desuskan. Janganlah percaya begitu saja apa yang tertulis di dalam kitab-kitab suci; juga apa yang dikatakan sesuai dengan logika atau kesimpulan belaka; juga apa yang katanya telah direnungkan dengan seksama; juga apa yang kelihatannya cocok dengan pandanganmu; atau karena ingin menghormat seorang pertapa yang menjadi gurumu.
Tetapi, warga suku Kalama, kalau setelah diselidiki sendiri, kamu mengetahui, 'Hal ini tidak berguna, hal ini tercela, hal ini tidak dibenarkan oleh para Bijaksana, hal ini kalau terus dilakukan akan mengakibatkan kerugian dan penderitaan, maka sudah selayaknya kamu menolak hal-hal tersebut."

4. "Sekarang, bagaimana pendapatmu, warga suku Kalama? Kalau keserakahan (lobha) timbul dalam diri seorang manusia, apakah itu membawa keuntungan atau kerugian?"
"Akan membawa kerugian, Yang Mulia."
"Sekarang, warga suku Kalama, seseorang yang serakah dicengkeram oleh keserakahan dan tidak dapat mengendalikan dirinya lagi; apakah orang itu tidak mungkin akan membunuh makhluk hidup, mengambil sesuatu yang tidak diberikan, melakukan perzinahan, mengucapkan kata-kata yang tidak benar, dan juga menyebabkan orang lain berbuat demikian; bukankah hal itu akan mengakibatkan kerugian dan penderitaan baginya untuk waktu yang lama?"
"Memang demikian, Yang Mulia."

5. "Sekarang, bagaimana pendapatmu, warga suku Kalama? Kalau kebencian (dosa) timbul dalam diri seorang manusia, apakah itu akan membawa keuntungan atau kerugian?"
"Akan membawa kerugian, Yang Mulia."
"Sekarang, warga suku Kalama, seseorang yang membenci, dicengkeram oleh kebencian dan tidak dapat mengendalikan dirinya lagi; apakah orang itu tidak mungkin akan membunuh makhluk hidup, mengambil sesuatu yang tidak diberikan, melakukan perzinahan, mengucapkan kata-kata yang tidak benar, dan juga menyebabkan orang lain berbuat demikian; bukankah hal itu akan mengakibatkan kerugian dan penderitaan baginya untuk waktu yang lama?"
"Memang demikian, Yang Mulia."

6. "Sekarang, bagaimana pendapatmu, warga suku Kalama? Kalau kegelapan batin (moha) timbul dalam diri seorang manusia, apakah itu akan membawa keuntungan atau kerugian?"
"Akan membawa kerugian, Yang Mulia."
"Sekarang, warga suku Kalama, seseorang yang diliputi kegelapan batin (moha), dicengkeram oleh kegelapan batin dan tidak dapat mengendalikan dirinya lagi; apakah orang itu tidak mungkin akan membunuh makhluk hidup, mengambil sesuatu yang tidak diberikan, melakukan perzinahan, mengucapkan kata-kata yang tidak benar, dan juga menyebabkan orang lain berbuat demikian; bukankah hal itu akan mengakibatkan kerugian dan penderitaan baginya untuk waktu yang lama?"
"Memang demikian, Yang Mulia."

7. "Kalau begitu, warga suku Kalama, bagaimana pendapatmu? Apakah hal-hal tersebut baik atau tidak baik?"
"Tidak baik, Yang Mulia."
"Apakah hal-hal tersebut tercela atau tidak tercela?"
"Tercela, Yang Mulia."
"Apakah hal-hal tersebut dibenarkan atau tidak dibenarkan oleh para Bijaksana?"
"Tidak dibenarkan, Yang Mulia."
"Kalau terus dilakukan, apakah itu akan mengakibatkan kerugian dan penderitaan?"
"Akan mengakibatkan kerugian dan penderitaan, Yang Mulia. Demikianlah pendapat kami."



Quote
8. "Karena itu, warga suku Kalama, itulah yang Kumaksud dengan mengatakan, 'Janganlah percaya begitu saja berita yang disampaikan kepadamu; atau oleh karena sesuatu yang merupakan tradisi; atau sesuatu yang didesas-desuskan. Janganlah percaya begitu saja apa yang dikatakan di dalam kitab-kitab suci; juga apa yang katanya sesuai dengan logika atau kesimpulan belaka; juga apa yang katanya merupakan hasil dari suatu penelitian; juga apa yang katanya telah direnungkan dengan seksama; juga apa yang terlihat cocok dengan pandanganmu; atau karena ingin menghormat seorang pertapa yang menjadi gurumu.'
Tetapi, warga suku Kalama, kalau setelah diselidiki sendiri, kamu mengetahui, 'Hal ini tidak berguna, hal ini tercela, hal ini tidak dibenarkan oleh para Bijaksana; hal ini kalau terus dilakukan akan mengakibatkan kerugian dan penderitaan,' maka sudah selayaknya kamu menolak hal-hal tersebut."

9. "Kesimpulannya, warga suku Kalama, 'Janganlah percaya begitu saja berita yang disampaikan kepadamu; atau oleh karena sesuatu yang merupakan tradisi; atau sesuatu yang didesas-desuskan. Janganlah percaya begitu saja apa yang dikatakan di dalam kitab-kitab suci; juga apa yang katanya sesuai dengan logika atau kesimpulan belaka; juga apa yang katanya merupakan hasil dari suatu penelitian; juga apa yang katanya telah direnungkan dengan seksama; juga apa yang terlihat cocok dengan pandanganmu; atau karena ingin menghormat seorang pertapa yang menjadi gurumu.' Tetapi, setelah diselidiki sendiri, kamu mengetahui, 'Hal ini berguna; hal ini tidak tercela; hal ini dibenarkan oleh para Bijaksana; hal ini kalau terus dilakukan akan membawa keberuntungan dan kebahagiaan,' maka sudah selayaknya kamu menerima dan hidup sesuai dengan hal-hal tersebut."



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 25 April 2008, 02:35:43 PM
tampaknya walaupun banyak umat Buddhist yang mengaku memahami kalama Sutta, tetap saja tidak bisa untuk berhenti "mencaci maki, menghina, merendahkan, dan mencela habis-habisan ajaran orang lain"
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 03:02:53 PM
SandalJepit,

Thanx!

 :) :) :)

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 25 April 2008, 03:14:18 PM
tampaknya walaupun banyak umat Buddhist yang mengaku memahami kalama Sutta, tetap saja tidak bisa untuk berhenti "mencaci maki, menghina, merendahkan, dan mencela habis-habisan ajaran orang lain"


kata adalah cerminan bathin.

kalau saya dari sini sih ga lihat sudah menjurus ke caci maki, menghina, dsb... apalagi sampe habis-habisan. :)

forum ini ada moderatornya kok, kalau sudah menjurus ke pelecehan pasti sudah kena delete messagenya. kalau belum yah tolong bantu lapor. ok? ^:)^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 25 April 2008, 03:28:22 PM
wow dalam semalam udah 3 pages... begitu hangatnya diskusi ini  ^-^

sorry ko bond, apa saya yang salah menjelaskan atau ko bond yang salah nangkap, dewi rembulan sekarang bergelar boddhisatva rembulan (ye hui pu sa) dan blm menjadi buddha, kalo mungkin ada tulisan yang salah ketik harap dimaklumi. Saya tidak salah tangkap dan kamu tidak salah nulis, yg tulis Buddha Dewi Bulan waktu diskusi di YM itu si better day, saya tulis ini untuk menjelaskan penyimpangan aliran maitreya sesuai topik. Dari sini juga terlihat kan kamu yg I kuan Tao dan Mi le Da  Dao uda beda versi

khe tou bukan untuk penghapusan karma, tetapi pertobatan, ucapan syukur/terima kasih kepada Tuhan dan para suci (buddha/boddhisatva), pelimpahan jasa pahala agar semua makhluk dapat hidup berbahagia. Siapa yg bilang penghapusan karma?? kamu liat lagi ada tanda "koma" dimana saya menjelaskan jenis praktek2 yg ada dalam pancaran putih dan kuning menurut I kuan tao ataupun Mi Le Da Dao.
eh
Kalau Ehipassiko ada aturannya dan aturannya dibuat oleh pendiri salah satu agama ya ga bisa dibilang pembuktian yang universal ...... orang kr****n "ehipassiko" dengan cara mereka sendiri, menurut buddhism tentu saja ehipassiko yang salah, begitu jg dengan taoism, hindu wah patokannya apa ya ko yang bener?


Patokannya kalo kamu sudah membuktikan secara praktek dan melihat langsung kebenaran itu sendiri, maka kamu sudah berehipasiko dengan benar, ehipasiko dengan benar = usaha benar===>salah satu ruas dari 8 ruas kebenaran yg diajarkan Sang Buddha. Orang lain berkoar-koar silakan saja, tapi apa sudah praktek. Pernakah kamu merasakan ketika kamu berada dalam suatu pandangan(salah) dan kamu mencoba menemukan jawabannya dan mentok tidak ketemu. Nah apakah kamu akan duduk saja seperti katak dalam temperung dalam ketidak tahuan. Jika saja kamu berani mencoba melepas suatu pandangan dan memulainya dalam praktek, maka kamu bisa melihat kedahsyatan Dhamma yg dibabarkan Sang Buddha.Ehipasiko yg diajarkan Sang Buddha bisa dijalankan siapa saja, lintas agama dan sangat universal. Kalau kamu mengatakan ehipasiko ada aturannya dari pendiri agamanya misal aturan hindu, Tao, karesten  sudah dipastikan hanya untuk umatnya ngak kabur.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 25 April 2008, 03:33:11 PM
Quote
eh
Kalau Ehipassiko ada aturannya dan aturannya dibuat oleh pendiri salah satu agama ya ga bisa dibilang pembuktian yang universal ...... orang kr****n "ehipassiko" dengan cara mereka sendiri, menurut buddhism tentu saja ehipassiko yang salah, begitu jg dengan taoism, hindu wah patokannya apa ya ko yang bener?

OOT,
orang kr****n ga ber-ehipassiko.
"pembuktian" adalah hal yg bertentangan dg "FAITH (ga tau bahasa indo yg tepat)"
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 25 April 2008, 03:45:46 PM
bond,
Apakah kamu bisa membuktikan Buddha adalah dewi bulan/bukan? Apakah kamu sudah pernah bertemu Buddha dan membuktikan sendiri bahwa Buddha bukanlah dewi bulan?  Anda tau khan Buddha dan dewa/dewi beda khan, dan dalam sutta sudah jelas khan, yg satu nibbana dan yg satu dalam samsara. Jadi kalo nyebut 2 gelar yg berbeda, apa bukan pandangan salah. Gua yakin pernah ketemu Buddha seara fisik, cuma belum dibuktikan pake abinna, tapi yg paling gampang, aye mencintai Dhamma yg diajarkan Buddha, jadi so pasti aye pernah ketemu. ;D. Dan apa ente tau kata Buddha? sekarang aja aye uda ketemu Buddha ;D


Kalau menurut agama Tao, Buddha dan Bodhisatva itu masuk kategori dewa-dewi. Contohnya Kwan Im, umat Tao tidak menyebutnya sebagai Bodhisattva, tetapi dengan sebutan: Dewi Kwan Im.  umat Tao tidak mengenal Buddha/ Bodhisattva, mereka menyebutnya sebagai Dewa/Dewi.

Menurut Tao : Buddha  adalah Buddha . Dewa-Dewi adalah Dewa-Dewi. Bodhistava dipanggil dewa-dewi dalam Tao memang wajar, karena memang tinggal nya di alam dewa. Apa ada orang Tao bilang "dewa Buddha" atau Buddha dewa Gotama. Bahkan kadangkala mereka menyebut bodhisatva biasanya dengan kata "Po Sat".   Kalau orang Tao menyebut Dewa-Dewinya "Shen"

Dalam Tao --> Buddha dan dewa memilki "Fak nya " atau urusan/jurusannya masing2, ini ada dalam kitab Tay Sang Lau Cin Cing. Jadi kata siapa umat Tao tidak mengenal Buddha? mereka mengenal Buddha dalam perspektif mereka, tetapi ajarannya murni Tao. _/\_
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 25 April 2008, 03:54:34 PM
Saya jadi ingat film forbidden kingdom...
katanya taois bisa memanggil ujan... :)) :)) :)) :hammer: :hammer: :hammer:

 _/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 25 April 2008, 04:00:38 PM
Saya jadi ingat film forbidden kingdom...
katanya taois bisa memanggil ujan... :)) :)) :)) :hammer: :hammer: :hammer:

 _/\_ :lotus:

wuih ci'lily seneng nonton pelem nih, keknya semua pelem di lalap nich :))

keknya pembahasan inih gak akan ada abis2nya nih.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 25 April 2008, 05:01:44 PM
Well saya sudah memberikan ilustrasi seorang Ibu, kiranya sdr. Jinaraga sudah dapat jawabannya, bagi aliran kami sebutan Tuhan adalah Lao Mu, tetapi konsepnya beda dengan Tuhan pencipta di agama tetangga. ya mungkin sdr.
Berarti inti dari penjelasan sdr Yong Cheng...aliran kalian lebih menghormati TUHAN (=LAO MU) daripada Sang Buddha ??

Jinaraga lebih tahu karena "ex member"  btw di maitreya tidak dikenal istilah pengkhianat
Jadi apa istilahnya bagi member yang keluar dari ajaran kalian itu?
Dan kalo tidak salah ingat...member yang keluar dari ajaran itu, "dikutuk" atau ditakuti akan masuk neraka selamanya...dan membocorkan rahasia ajaran akan disambar halilintar...bla...bla..bla.
(Dalam hal ini, jinaraga ingin menanya kepada sdr. nyanadhana maupun ex-member lainnya, benarkah ada statement tsb atau hanya di daerah dan jaman jinaraga aja yang berkembang statement demikian. Dan kepada sdr. Kainyn_Kutho dan sdr. sandal jepit : mohon jangan melihat ini sbg sebuah caci maki atau menjelek2kan.)

tentang iming2 ke surga setelah Chiu Tao jelas saya membantahnya karena jelas anda hanya mengerti kulit luarnya saja, apakah anda tidak menyadari sewaktu upacara qiu tao anda juga diharuskan mengikuti kata2 yang diucapkan oleh pemberi aba2? "....setelah mendapatkan Tao ini saya akan lebih bersungguh-sungguh membina/melatih diri (siu tao), berbuat kebaikan, jasa pahala dll....." surga tidak dapat dicapai secara instant hanya dengan upacara ritual seperti benak anda! maaf agak keras ;)
Berarti ajaran kalian itu bisa berkembang (BACA: BERUBAH) setiap saat sesuai kebutuhan dan perkembangan jaman. Mungkin juga trik dari "pemberi aba2" disetiap daerah berbeda2...seperti trik gimmick iklan operator selular...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 25 April 2008, 05:08:44 PM
Dan kalo tidak salah ingat...member yang keluar dari ajaran itu, "dikutuk" atau ditakuti akan masuk neraka selamanya...dan membocorkan rahasia ajaran akan disambar halilintar...bla...bla..bla.
(Dalam hal ini, jinaraga ingin menanya kepada sdr. nyanadhana maupun ex-member lainnya, benarkah ada statement tsb atau hanya di daerah dan jaman jinaraga aja yang berkembang statement demikian. Dan kepada sdr. Kainyn_Kutho dan sdr. sandal jepit : mohon jangan melihat ini sbg sebuah caci maki atau menjelek2kan.)


Kasih tau ke nyokap aja udah disambar petir lho soalnya kalo nyokapnya belom masuk juga ga boleh tau,nah sekarang balik ke masalah ibu.....dimana penghargaan terhadap mama?bahkan bila anaknya mau menolong mamanya yang kena sambar petir dua-duanya. berarti sampai mama kandung aja tidak dihormati untuk apa gw hormat sama emak yang ga jelas itu?
Jadi inget nonton "Curse Of Golden Flower",yang ga pake golden flowernya dibantai semua apakah ini berlaku untuk mereka yang tidak punya 5 kata?

Berarti ajaran kalian itu bisa berkembang (BACA: BERUBAH) setiap saat sesuai kebutuhan dan perkembangan jaman. Mungkin juga trik dari "pemberi aba2" disetiap daerah berbeda2...seperti trik gimmick iklan operator selular..

udah dibilang,kayak Bill gates,setiap ada kesalahan dalam pertanyaan iseng / debat mereka akan mengeluarkan Service Pack 1,2,3....dst....sampe kapanpun ada celah mereka akan menambalnya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 05:19:13 PM
Jinaraga,

Jika kamu bertanya dengan cara itu, tentu saja bukan menjelek-jelekkan. Saya sendiri 'kan mengajukan 3 pertanyaan yang memang juga belum dijawab. Bertanya boleh saja, tetapi kalo ditetapkan sebagai yang 'sesat', rasanya kurang sesuai.

Menurut saya, kita kumpulkan fakta-fakta saja, nanti orang bisa menilai sendiri tanpa kita perlu memberi penilaian subjektif.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 25 April 2008, 05:29:36 PM
Jinaraga,

Jika kamu bertanya dengan cara itu, tentu saja bukan menjelek-jelekkan. Saya sendiri 'kan mengajukan 3 pertanyaan yang memang juga belum dijawab. Bertanya boleh saja, tetapi kalo ditetapkan sebagai yang 'sesat', rasanya kurang sesuai.

Menurut saya, kita kumpulkan fakta-fakta saja, nanti orang bisa menilai sendiri tanpa kita perlu memberi penilaian subjektif.


Jadi makin penasaran aja neh...sebenarnya apa definisi dari "sesat" ???
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 25 April 2008, 05:31:59 PM
kalau kata sesat kita ganti "tidak sesuai" bagaimana ?

tidak sesuai dengan buddhisme misalnya  :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 25 April 2008, 05:38:03 PM
Saya jadi ingat film forbidden kingdom...
katanya taois bisa memanggil ujan... :)) :)) :)) :hammer: :hammer: :hammer:

 _/\_ :lotus:

wuih ci'lily seneng nonton pelem nih, keknya semua pelem di lalap nich :))

keknya pembahasan inih gak akan ada abis2nya nih.

saya sudah sering melihat pembahasan aliran M. di forum-forum laen, dan memang tidak pernah habis.  kita semua sudah tau aliran M. tidak sesuai dengan ajaran Buddha, so What gitu lho? 

Di dalam forum, dari dulu sampai  ratusan tahun kemudian, ya kalau ada yang mengejek, pasti ada yang membela.

karena itu kenapa sih tidak dibikin topiknya mengarah ke: "BAGAIMANA MENGCONVERT ALIRAN MAITREYA KE AGAMA BUDDHA?"
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 25 April 2008, 05:40:51 PM
Sandal Jepit,anda yang suggest kenapa ga buka aja topiknya.....tinggal klik new topic di forum,kamu bikin ntar set rulesnya yaiotu tidak membahas ajarannya tapi ide mengkonversi mereka.gitu
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 25 April 2008, 05:45:22 PM
Tidak sesuai itu berbeda dengan sesat. Kalo tidak sesuai, semua agama juga saling 'tidak sesuai'. Kalo sesat itu seolah-olah menyatakan jalan itu salah mutlak.

Saya sudah katakan aliran Maetreya bukanlah Buddha Dhamma (=tidak sesuai). Tapi saya tidak mengatakan itu aliran sesat atau tidak, karena saya sendiri belum dapat membuktikan ajaran Buddha secara keseluruhan.

Kalo anda kumpulkan fakta lalu dibandingkan, misalnya
-Aliran Maetreya ada ritual untuk jaminan ke sorga
-Dalam Theravada ga ada ritual yang menjamin kebahagiaan orang
> kesimpulannya: Maetreya tidak sesuai dengan Theravada.
Rasanya itu baik-baik saja. Aliran Maetreya yang membaca juga ga akan merasa tersinggung.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 25 April 2008, 05:49:46 PM
"sesat" itu kalau membawa pengikutnya bunuh diri masal atau mengajari orang membunuh, misalnya: pendeta jim jones, atau aum aum shinrikyo, atau osama bin laden

sedangkan "tidak sesuai dengan Agama Buddha" itu disebabkan banyak faktor, salah satunya adalah kebodohan, tidak memahami agama Buddha dengan baik.


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 25 April 2008, 06:04:28 PM
Menurut aye sih, intinya apakah ajaran itu mengenal ehipassiko gak? Ato hanya mengajarkan dogma2 saja.

kalo mengajarkan ehipassiko harusnya bisa berpikir kritis apa ajarannya itu sesuai dengan dhamma ato tidak, aye rasa hanya sang Buddha saja yang mengajarkan ehipassiko, so ikut kata morpheus nih, marilah kita belajar ragu karena 'ragu pangkal cerah' :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 25 April 2008, 06:05:29 PM
Oh iye, juga harus mengajarkan dhamma yang universal dan merupakan kebenaran absolut.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 25 April 2008, 06:23:10 PM
Menurut aye sih, intinya apakah ajaran itu mengenal ehipassiko gak? Ato hanya mengajarkan dogma2 saja.

kalo mengajarkan ehipassiko harusnya bisa berpikir kritis apa ajarannya itu sesuai dengan dhamma ato tidak, aye rasa hanya sang Buddha saja yang mengajarkan ehipassiko, so ikut kata morpheus nih, marilah kita belajar ragu karena 'ragu pangkal cerah' :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 25 April 2008, 06:40:44 PM
Ok...untuk selanjutnya, jinaraga akan menggunakan kata "tidak sesuai"..

Tapi dalam kesempatan ini, jinaraga juga ingin mereguest...untuk penyebutan selanjutnya kepada ajaran itu...jangan pake kata "aliran maitreya" atau "aliran. M"... Karena kata tersebut "berbau" buddhis  ;D ;D ;D

Karena blm ada kesepakatan, jinaraga pake kata "kelompok itu" :P :P

Fakta2 yang jinaraga lihat :
1. Ajaran dari kelompok itu ada rahasia2nya...misnya 5 kata sakti yg hny boleh diketahui member. Sedangkan dalam buddhis, tidak ada 1 dhamma pun yang dirahasiakan.
2. Untuk menjadi member kelompok itu, wajib "diangkat sumpah". Nama akan ditulis disecarik kertas, kemudian dibakar. (yang katanya sbg memo ke raja neraka untuk menghapus kejahatan2 yg pernah dilakukan). Sedangkan dalam buddhis, tidak ada hal yang demikian.
3. Kelompok itu memiliki 3 mustika : a) Menunjuk titik sien kwan yg katanya sebagai tmpt klr roh. b) 5 kata sakti. c) cara "anjali". Sedangkan dalam buddhis, 3 mustika adalah : Buddha, dhamma dan sangha.
4. Kelompok itu mewajibkan membernya u/ vegetarian. Sedangkan dalam buddhis tidak ada keharusan yang demikian.
5. Untuk menjadi member kelompok itu, wajib ada yg merekomendasi (bertanggung jawab). Sedangkan untuk menjadi buddhis cukup "menerima" tiratana dan melaksanakan dhamma.
6. Ajaran kelompok itu hanya boleh didengar / dibabarkan kepada member. Sedangkan dlm buddhis, dhamma itu universal.
7. Dalam kelompok itu, memandang bahwa meditasi tidak perlu. Sedangkan dalam buddhis, meditasi adalah salah satu cara u/ melatih diri.
8. Dalam kelompok itu, ada acara pemanggilan roh yang menjawab pertanyaan2 member melalui media di atas pasir. Sedangkan dalam buddhis tidak ada ritual demikian.
9.  :o :o :o mati lampu.... lapyop lowbat  :(... (Silahkan teman2 buddhis lainnya menambahkan. Dan jika yg diatas ada kesalahan, mohon koreksinya )

 _/\_ _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 25 April 2008, 06:47:00 PM
Quote
5. Untuk menjadi member kelompok itu, wajib ada yg merekomendasi (bertanggung jawab). Sedangkan untuk menjadi buddhis cukup "menerima" tiratana dan melaksanakan dhamma.

hmmm... rasanya kurang tepat deh kalau mengatakan tiratana/triratna adalah utk menjadi member...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 25 April 2008, 07:00:36 PM
Berlindung kali maksudnya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 25 April 2008, 08:33:26 PM
at bond
saya kira dari pernyataan saya maaf koko bond  ^:)^ ^:)^

at jinaraga
Quote:
membocorkan rahasia ajaran akan disambar halilintar

dulu waktu awal perkembangannya di indonesia orang2 yang mengerti tentang bahasa mandarin sedikit sekali, dan juga tercampur aduk dengan kepercayaan asli mereka (orang tionghoa di indonesia) salah menerjemahkan kalimat hukuman Tuhan sebagai sambaran halilintar/petir, mungkin sampe skrg ada yang masih menggunakan terjemahan itu...
Isi ikrar yang di ucapkan oleh pemberi aba2 adalah sama disemua daerah/dunia sama sekali tidak ada perubahan dari jaman kakek guru ke 17, mungkin anda tidak pernah ikut penjelasannya dalam ceramah tingkat menengah ya?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 25 April 2008, 08:34:26 PM
Quote from: Kainyn_Kutho
Tidak sesuai itu berbeda dengan sesat. Kalo tidak sesuai, semua agama juga saling 'tidak sesuai'. Kalo sesat itu seolah-olah menyatakan jalan itu salah mutlak.

Saya sudah katakan aliran Maetreya bukanlah Buddha Dhamma (=tidak sesuai). Tapi saya tidak mengatakan itu aliran sesat atau tidak, karena saya sendiri belum dapat membuktikan ajaran Buddha secara keseluruhan.
Maka itu lebih baik pakai kata tidak sesuai daripada sesat.  ;)

Quote from: Jinaraga
Karena blm ada kesepakatan, jinaraga pake kata "kelompok itu"
"Kelompok" itu = I Kuan Tao, Mi Le Ta Tao ?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 25 April 2008, 08:43:02 PM
Quote
Isi ikrar yang di ucapkan oleh pemberi aba2 adalah sama disemua daerah/dunia sama sekali tidak ada perubahan dari jaman kakek guru ke 17, mungkin anda tidak pernah ikut penjelasannya dalam ceramah tingkat menengah ya?

silahkan klarifikasi :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 25 April 2008, 08:46:55 PM
Fakta2 yang jinaraga lihat :
1. Ajaran dari kelompok itu ada rahasia2nya...misnya 5 kata sakti yg hny boleh diketahui member. Sedangkan dalam buddhis, tidak ada 1 dhamma pun yang dirahasiakan.
2. Untuk menjadi member kelompok itu, wajib "diangkat sumpah". Nama akan ditulis disecarik kertas, kemudian dibakar. (yang katanya sbg memo ke raja neraka untuk menghapus kejahatan2 yg pernah dilakukan). Sedangkan dalam buddhis, tidak ada hal yang demikian.

nama yang akan dilaporkan ke surga adalah nama-nama yang di daftarkan sebagai pembina dalam jaman ini dibawah bimbingan dari Bapak Guru dan Ibu Guru bukan untuk menghapus kejahatan2 yg pernah dilakukan sekali lagi statement anda agak melenceng...

3. Kelompok itu memiliki 3 mustika : a) Menunjuk titik sien kwan yg katanya sebagai tmpt klr roh. b) 5 kata sakti. c) cara "anjali". Sedangkan dalam buddhis, 3 mustika adalah : Buddha, dhamma dan sangha.
4. Kelompok itu mewajibkan membernya u/ vegetarian. Sedangkan dalam buddhis tidak ada keharusan yang demikian.

bukankah bagus? mewajibkan dengan menganjurkan beda loh?

5. Untuk menjadi member kelompok itu, wajib ada yg merekomendasi (bertanggung jawab). Sedangkan untuk menjadi buddhis cukup "menerima" tiratana dan melaksanakan dhamma.
6. Ajaran kelompok itu hanya boleh didengar / dibabarkan kepada member. Sedangkan dlm buddhis, dhamma itu universal.

karena ada berhubungan dengan penjelasan 3 mustika karena itu bagi yang belum mendapatkan tidak bisa mendengarkan dahulu

7. Dalam kelompok itu, memandang bahwa meditasi tidak perlu. Sedangkan dalam buddhis, meditasi adalah salah satu cara u/ melatih diri.

di aliran maitreya ada banyak cara untuk meditasi bukan hanya sekedar duduk bersila memusatkan pikiran

8. Dalam kelompok itu, ada acara pemanggilan roh yang menjawab pertanyaan2 member melalui media di atas pasir. Sedangkan dalam buddhis tidak ada ritual demikian.

ngawur, emangnya acara paranormal buat tanya jawab berbagai masalah


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 25 April 2008, 09:08:26 PM
Fakta2 yang jinaraga lihat :

4. Kelompok itu mewajibkan membernya u/ vegetarian. Sedangkan dalam buddhis tidak ada keharusan yang demikian.

bukankah bagus? mewajibkan dengan menganjurkan beda loh?
bro Yong Chen tegas saja. :)
kalau ada yg berlaku kasar dg sdr. Yong, silahkan lapor ke pihak yg berwajib (momod dalam forum ini) ;)
maksudnya dalam aliran Anda, vegetarian adalah dianjurkan, bukan diwajibkan. begitu?

Quote
6. Ajaran kelompok itu hanya boleh didengar / dibabarkan kepada member. Sedangkan dlm buddhis, dhamma itu universal.

karena ada berhubungan dengan penjelasan 3 mustika karena itu bagi yang belum mendapatkan tidak bisa mendengarkan dahulu

#1) "karena ada berhubungan dengan penjelasan 3 mustika"
#2) "bagi yang belum mendapatkan tidak bisa mendengarkan dahulu"

tidak bisa atau tidak boleh??

saya tidak melihat hubungan kalimat #1 dan kalimat #2.
bisa jelasin lebih detail?

:lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 25 April 2008, 09:17:10 PM
Quote
nama yang akan dilaporkan ke surga adalah nama-nama yang di daftarkan sebagai pembina dalam jaman ini dibawah bimbingan dari Bapak Guru dan Ibu Guru bukan untuk menghapus kejahatan2 yg pernah dilakukan  sekali lagi statement anda agak melenceng...

Pandangan Buddhis : seseorang terlahir dan menerima akibat karena perbuatan sendiri. hal ini adalah suatu kenyataan alami, tidak perlu ijin makhluk tertentu agar dapat terlahir di surga.

Quote
bukankah bagus? mewajibkan dengan menganjurkan beda loh?

Sang Buddha tidak pernah mewajibkan dalam arti "harus". Sang Buddha hanya mengajarkan kebenaran, sila adalah latihan yang diambil secara sukarela tanpa ada kewajiban. seseorang bijaksana akan berusaha sebaik mungkin untuk "sadar" tanpa ada kewajiban sekalipun. Anjali adalah suatu penghormatan, sama seperti seseorang menghormat orang yang baik dan bijaksana. Tiga permata Buddha Dhamma dan Sangha adalah perlindungan utama karena mereka adalah kebenaran, bukan pandangan salah seperti atta atau imajinasi dari orang-orang yang berpandangan salah. Tiga Permata juga merupakan cara agar orang-orang dengan banyak debu di mata dapat mendapatkan kondisi yang sesuai agar "sadar". Selain itu pandangan adanya roh adalah pandangan salah. Yang diajarkan adalah anatta, bukan atta (roh).

Quote
karena ada berhubungan dengan penjelasan 3 mustika karena itu bagi yang belum mendapatkan tidak bisa mendengarkan dahulu

Hal itu menunjukkan harus ada iman sebelum mendapatkan kebenaran. Sang Buddha mengajarkan kebenaran bagi siapapun juga, tanpa harus berlindung terlebih dahulu. Hal ini berarti sesuatu yang universal.

Quote
di aliran maitreya ada banyak cara untuk meditasi bukan hanya sekedar duduk bersila memusatkan pikiran
Bersila dan memusatkan pikiran bukanlah satu-satunya cara untuk menjadi "sadar". Dikatakan bahwa jalan kebenaran adalah jalan tengah, atau juga jalan mulia beruas delapan, atau 4 landasan perhatian penuh. Tetapi cara meditasi apapun tanpa pandangan benar (pandangan salah misalnya ada roh) tidak akan mengkondisikan seseorang menjadi "sadar".
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 25 April 2008, 09:52:09 PM
Nanya, bukannya di maitreya ada sidang dhamma?

yang katanya manggil dewa2 gituan ah kalo gak salah, trus si perantara itu kayak kemasukan roh, bener gak? Soalnya ada temen aye, dia anggota maitreya, emang gitu, kalo beda emang tiap daerah beda2 yah ?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 26 April 2008, 08:54:56 AM
nama yang akan dilaporkan ke surga adalah nama-nama yang di daftarkan sebagai pembina dalam jaman ini dibawah bimbingan dari Bapak Guru dan Ibu Guru bukan untuk menghapus kejahatan2 yg pernah dilakukan sekali lagi statement anda agak melenceng...

Yong_Cheng, Kalo dilapor, untungnya apa? Lalu kalo kelupaan lapor, apa resikonya?



5. Untuk menjadi member kelompok itu, wajib ada yg merekomendasi (bertanggung jawab). Sedangkan untuk menjadi buddhis cukup "menerima" tiratana dan melaksanakan dhamma.

Jinaraga, untuk menjadi Buddhist bahkan tidak selalu perlu menerima Tiratana. Sebetulnya, Buddhisme juga tidak membentuk 'kelompok' ataupun label 'Buddhisme', karena ajarannya berlaku universal. Baik orang itu kenal atau tidak dengan Tiratana, bisa melaksanakannya dan mencapai kesucian. Pembagian 'label' itu lebih bersifat sosial daripada doktrin.

Yong_Cheng, kalo mo jadi member ga ada yang rekomendasi, kenapa ga bisa?



6. Ajaran kelompok itu hanya boleh didengar / dibabarkan kepada member. Sedangkan dlm buddhis, dhamma itu universal.

karena ada berhubungan dengan penjelasan 3 mustika karena itu bagi yang belum mendapatkan tidak bisa mendengarkan dahulu

Yong_Cheng, berarti kebenarannya tidak berlaku untuk yang tidak menerima 3 mustika?

7. Dalam kelompok itu, memandang bahwa meditasi tidak perlu. Sedangkan dalam buddhis, meditasi adalah salah satu cara u/ melatih diri.

di aliran maitreya ada banyak cara untuk meditasi bukan hanya sekedar duduk bersila memusatkan pikiran

Perlu diketahui, meditasi dalam ajaran Buddha memang tidak semuanya duduk bersila, namun dalam segala kegiatan sehari-hari, kita bisa mengembangkan kesadaran.


Untuk yang masih rancu definisi 'sesat', saya coba beri contoh perilakunya.
-Kalo Nasrani, Protestan dan Katholik, itu saling tidak sesuai, namun satu sama lain tidak menuduh sesat. Mereka jalan masing2 dan tidak ikut campur. (kecuali oknum tertentu, tentu saja.)
-Kalo kaum Muslim tertentu (yang demo hari Minggu kemaren) terhadap Ahmadiyah, itu sudah menuduh sesat, sehingga memusuhi, dan sudah ikut campur dalam urusan intern Ahmadiyah itu sendiri, bahkan mendesak untuk ditutupnya ajaran itu.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 26 April 2008, 01:15:38 PM
Fakta2 yang jinaraga lihat :

4. Kelompok itu mewajibkan membernya u/ vegetarian. Sedangkan dalam buddhis tidak ada keharusan yang demikian.

bukankah bagus? mewajibkan dengan menganjurkan beda loh?
bro Yong Chen tegas saja. :)
kalau ada yg berlaku kasar dg sdr. Yong, silahkan lapor ke pihak yg berwajib (momod dalam forum ini) ;)
maksudnya dalam aliran Anda, vegetarian adalah dianjurkan, bukan diwajibkan. begitu?

Quote
6. Ajaran kelompok itu hanya boleh didengar / dibabarkan kepada member. Sedangkan dlm buddhis, dhamma itu universal.

karena ada berhubungan dengan penjelasan 3 mustika karena itu bagi yang belum mendapatkan tidak bisa mendengarkan dahulu

#1) "karena ada berhubungan dengan penjelasan 3 mustika"
#2) "bagi yang belum mendapatkan tidak bisa mendengarkan dahulu"

tidak bisa atau tidak boleh??

saya tidak melihat hubungan kalimat #1 dan kalimat #2.
bisa jelasin lebih detail?

:lotus:

pada ceramah tingkat menengah/tinggi biasanya ada topik yang menjelaskan tentang 3 mustika, nah kalo ada orang baru yang belum mengerti tentang 3 mustika (blm di chiu tao) ikut mendengarkan itu namanya membocorkan rahasia Tuhan, tetapi untuk ceramah umum biasanya orang2 luar diperbolehkan untuk mendengarkan
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 26 April 2008, 01:36:16 PM
Yong_Cheng, Kalo dilapor, untungnya apa? Lalu kalo kelupaan lapor, apa resikonya?

resikonya? kurang tahu ya, biasanya ga akan kelupaan, karena akan dikonfirmasi lagi sebelum naskah suci berisi daftar nama dibakar

Yong_Cheng, kalo mo jadi member ga ada yang rekomendasi, kenapa ga bisa?

kalo ga ada yang rekomendasi, bagaimana mereka bisa mengerti? bisa2 pandangan mereka akan seperti contoh: umat lain yang melihat kita sembahyang di depan altar dan dianggap berhala, itulah tugas seorang pengajak/rekomendasi mereka akan menjelaskan semua pertanyaan yang mungkin ditanyakan sewaktu2 oleh umat baru, biasanya ada pengajak dan penjamin yang menjamin kalo umat baru tersebut adalah orang baik2, menjamin ajaran ini bukan ajaran sesat/dipakai untuk menipu uang dan harta benda kita

Yong_Cheng, berarti kebenarannya tidak berlaku untuk yang tidak menerima 3 mustika?

sudah dijawab dipostingan atas



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 26 April 2008, 02:05:52 PM
Nanya, bukannya di maitreya ada sidang dhamma?

yang katanya manggil dewa2 gituan ah kalo gak salah, trus si perantara itu kayak kemasukan roh, bener gak? Soalnya ada temen aye, dia anggota maitreya, emang gitu, kalo beda emang tiap daerah beda2 yah ?

Ada macam-macam Sidang Dharma tergantung tingkat pemahaman, biasanya di I Kuan Tao yang ada San Chai(tri duta/3 bakat) minim Sidang Dharma 3 hari baru ada San Chai nya, tubuh mereka "dipinjam" oleh para suci (bisa buddha/boddhisatva/para dewa) biasanya yang "hadir" dan memberikan bimbingan wejangan adalah Buddha Hidup Chi Kung/Bapak Guru
Kalimat "kemasukan roh" rasanya kurang tepat karena pikiran mereka (San Chai) terkoneksi/terhubung dengan salah satu para suci diatas seperti gelombang radio dari alam surga sana ke alam dunia

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 26 April 2008, 02:15:36 PM
Nah apakah benar seorang bodhisatva bisa masuk lewat perantara itu? Keknya agak aneh bagi aye nih.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 26 April 2008, 02:21:05 PM
Nah apakah benar seorang bodhisatva bisa masuk lewat perantara itu? Keknya agak aneh bagi aye nih.

bukan "masuk" bro, coba dibaca lagi, moga2 ga salah pengertian
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 26 April 2008, 02:29:20 PM
Thanx untuk jawabannya, Yong_Cheng!

Yong_Cheng, Kalo dilapor, untungnya apa? Lalu kalo kelupaan lapor, apa resikonya?

resikonya? kurang tahu ya, biasanya ga akan kelupaan, karena akan dikonfirmasi lagi sebelum naskah suci berisi daftar nama dibakar

OK, kalo gitu apa untungnya? Kalo sampe salah tulis, apakah ada hal-hal buruk yang akan terjadi?


Yong_Cheng, kalo mo jadi member ga ada yang rekomendasi, kenapa ga bisa?

kalo ga ada yang rekomendasi, bagaimana mereka bisa mengerti? bisa2 pandangan mereka akan seperti contoh: umat lain yang melihat kita sembahyang di depan altar dan dianggap berhala, itulah tugas seorang pengajak/rekomendasi mereka akan menjelaskan semua pertanyaan yang mungkin ditanyakan sewaktu2 oleh umat baru, biasanya ada pengajak dan penjamin yang menjamin kalo umat baru tersebut adalah orang baik2, menjamin ajaran ini bukan ajaran sesat/dipakai untuk menipu uang dan harta benda kita

Bagaimana jika ada yang tertarik karena pernah baca, tetapi tidak punya kenalan untuk rekomendasi? Apakah intinya orang baik2 yang tidak direkomendasikan tidak bisa masuk juga?

Lalu jika ternyata yang masuk adalah penipu, apakah yang akan terjadi bagi yang merekomendasikan?


pada ceramah tingkat menengah/tinggi biasanya ada topik yang menjelaskan tentang 3 mustika, nah kalo ada orang baru yang belum mengerti tentang 3 mustika (blm di chiu tao) ikut mendengarkan itu namanya membocorkan rahasia Tuhan, tetapi untuk ceramah umum biasanya orang2 luar diperbolehkan untuk mendengarkan


1. Boleh tahu hal-hal yang dirahasiakan Tuhan ini mencakup hal apa saja?
2. Mengapa Tuhan merahasiakan hal tertentu kepada manusia?
3. Mengapa Tuhan merahasiakannya kepada manusia tertentu, tetapi mengungkapnya kepada yang lainnya?
4. Boleh dijelaskan dikit menurut aliran Maitreya ini, bagaimana/mengapa manusia lahir di bumi?

Thanx sebelomnya!









Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 26 April 2008, 02:50:50 PM
pada ceramah tingkat menengah/tinggi biasanya ada topik yang menjelaskan tentang 3 mustika, nah kalo ada orang baru yang belum mengerti tentang 3 mustika (blm di chiu tao) ikut mendengarkan itu namanya membocorkan rahasia Tuhan, tetapi untuk ceramah umum biasanya orang2 luar diperbolehkan untuk mendengarkan

artinya tidak boleh ya...
seandainya ada yg belum chiu tao tapi ngaku chiu tao,
lalu mendengarkan. apa akibatnya bagi si penceramah maupun si pendengar?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 26 April 2008, 02:56:48 PM
kalo ga ada yang rekomendasi, bagaimana mereka bisa mengerti? bisa2 pandangan mereka akan seperti contoh: umat lain yang melihat kita sembahyang di depan altar dan dianggap berhala, itulah tugas seorang pengajak/rekomendasi mereka akan menjelaskan semua pertanyaan yang mungkin ditanyakan sewaktu2 oleh umat baru, biasanya ada pengajak dan penjamin yang menjamin kalo umat baru tersebut adalah orang baik2, menjamin ajaran ini bukan ajaran sesat/dipakai untuk menipu uang dan harta benda kita

jadi hanya 'orang baik' yg welcomed yah?
bukankah orang jahat bisa saja karena pandangan salah, dan justru merekalah yg lebih membutuhkan agama agar bisa kembali ke jalan yg bener ;)
kalau cuma welcomed yg baik-baik, apa manfaatnya??
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 26 April 2008, 02:58:14 PM
tubuh mereka "dipinjam" oleh para suci

Bukan kemasukan yah? Trus apa yakin itu beneran boddhisatva? Bukannya setan?
Kalo orang kr****n liat mereka pasti ngomong ooo orang yang agama buddha tuh ternyata suka manggil2 setan.

"sorry ya kalo aye ada salah kata, aye cuma pengen tau doang hehehe
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 26 April 2008, 03:04:42 PM
OK, kalo gitu apa untungnya? Kalo sampe salah tulis, apakah ada hal-hal buruk yang akan terjadi?

saya kasih contoh: anda akan belajar di sekolah A anda harus mendaftarkan diri dulu di sekolah A, bukankah begitu?

Bagaimana jika ada yang tertarik karena pernah baca, tetapi tidak punya kenalan untuk rekomendasi? Apakah intinya orang baik2 yang tidak direkomendasikan tidak bisa masuk juga?

bisa, seseorang disana (vihara) bisa dijadikan pengajak anda

Lalu jika ternyata yang masuk adalah penipu, apakah yang akan terjadi bagi yang merekomendasikan?[/color]

paling akan kena "ceramahan" oleh senior2 sana  :P

1. Boleh tahu hal-hal yang dirahasiakan Tuhan ini mencakup hal apa saja? 3 mustika saja
2. Mengapa Tuhan merahasiakan hal tertentu kepada manusia? untuk jawaban yang pasti saya kurang tahu
3. Mengapa Tuhan merahasiakannya kepada manusia tertentu, tetapi mengungkapnya kepada yang lainnya? ikatan jodoh, kita tahu mengapa manusia zaman ini hanya sedikit sekali yang mencapai pencerahan
4. Boleh dijelaskan dikit menurut aliran Maitreya ini, bagaimana/mengapa manusia lahir di bumi?
maaf bro Kainyn_Kutho penjelasan saya mungkin agak kurang dalam, bila anda ingin belajar lebih jauh lagi ttg aliran ini saya sarankan anda datang ke vihara maitreya dan tentunya anda tidak perlu meninggalkan agama asli anda, thanks
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 26 April 2008, 03:22:37 PM
Nanya, bukannya di maitreya ada sidang dhamma?

yang katanya manggil dewa2 gituan ah kalo gak salah, trus si perantara itu kayak kemasukan roh, bener gak? Soalnya ada temen aye, dia anggota maitreya, emang gitu, kalo beda emang tiap daerah beda2 yah ?

Ada macam-macam Sidang Dharma tergantung tingkat pemahaman, biasanya di I Kuan Tao yang ada San Chai(tri duta/3 bakat) minim Sidang Dharma 3 hari baru ada San Chai nya, tubuh mereka "dipinjam" oleh para suci (bisa buddha/boddhisatva/para dewa) biasanya yang "hadir" dan memberikan bimbingan wejangan adalah Buddha Hidup Chi Kung/Bapak Guru
Kalimat "kemasukan roh" rasanya kurang tepat karena pikiran mereka (San Chai) terkoneksi/terhubung dengan salah satu para suci diatas seperti gelombang radio dari alam surga sana ke alam dunia



Menurut istri saya sendiri yg juga pernah ikut aliran I Kuan Tao, dan pernah aktif sampai mengikuti sidang dharma. Dikatakan San Chai tersebut tidak sadar, seperti orang "Lo Tung" kemasukan roh. Pertanyaan saya apakah San Chai tersebut sadar?
Kalau seperti gelombang radio terhubung dengan para suciwan seharusnya, San Chai nya sadar. Bagaimana penjelasan Anda mengenai ini ?
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 26 April 2008, 03:23:48 PM
pada ceramah tingkat menengah/tinggi biasanya ada topik yang menjelaskan tentang 3 mustika, nah kalo ada orang baru yang belum mengerti tentang 3 mustika (blm di chiu tao) ikut mendengarkan itu namanya membocorkan rahasia Tuhan, tetapi untuk ceramah umum biasanya orang2 luar diperbolehkan untuk mendengarkan

artinya tidak boleh ya...
seandainya ada yg belum chiu tao tapi ngaku chiu tao,
lalu mendengarkan. apa akibatnya bagi si penceramah maupun si pendengar?
untuk mendengarkan Ceramah tingkat menengah ada syaratnya seperti sudah pernah ikut Sidang Dharma 1 hari, 2 hari atau 3 hari
akibat langsungnya kurang tahu ya... maaf....


kalo ga ada yang rekomendasi, bagaimana mereka bisa mengerti? bisa2 pandangan mereka akan seperti contoh: umat lain yang melihat kita sembahyang di depan altar dan dianggap berhala, itulah tugas seorang pengajak/rekomendasi mereka akan menjelaskan semua pertanyaan yang mungkin ditanyakan sewaktu2 oleh umat baru, biasanya ada pengajak dan penjamin yang menjamin kalo umat baru tersebut adalah orang baik2, menjamin ajaran ini bukan ajaran sesat/dipakai untuk menipu uang dan harta benda kita

jadi hanya 'orang baik' yg welcomed yah?
bukankah orang jahat bisa saja karena pandangan salah, dan justru merekalah yg lebih membutuhkan agama agar bisa kembali ke jalan yg bener ;)
kalau cuma welcomed yg baik-baik, apa manfaatnya??
manusia pada dasarnya adalah baik tetapi karena terpengaruh pada hal2 duniawi menyebabkan hati nurani nya tertutup debu2, penjaminan diatas (orang baik2) mempunyai makna yang lebih dalam lagi
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 26 April 2008, 03:28:53 PM
Menurut istri saya sendiri yg juga pernah ikut aliran I Kuan Tao, dan pernah aktif sampai mengikuti sidang dharma. Dikatakan San Chai tersebut tidak sadar, seperti orang "Lo Tung" kemasukan roh. Pertanyaan saya apakah San Chai tersebut sadar?
Kalau seperti gelombang radio terhubung dengan para suciwan seharusnya, San Chai nya sadar. Bagaimana penjelasan Anda mengenai ini ?

San Chai nya tetap sadar ko mungkin hanya 40-30% soalnya mereka masih bisa menginggat kejadian tersebut
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 26 April 2008, 03:40:41 PM
tubuh mereka "dipinjam" oleh para suci

Bukan kemasukan yah? Trus apa yakin itu beneran boddhisatva? Bukannya setan?
Kalo orang kr****n liat mereka pasti ngomong ooo orang yang agama buddha tuh ternyata suka manggil2 setan.

"sorry ya kalo aye ada salah kata, aye cuma pengen tau doang hehehe

wejangan yang diberikan adalah kalimat2 tingkat tinggi yang mengandung kebenaran, untuk makhluk yang tingkatan lebih rendah mustahil bisa mengeluarkan suatu wejangan/sabda yang setingkat dengan para suci, walaupun pernah kejadian ada makhluk tingkat rendah yang menyusup
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 26 April 2008, 03:47:30 PM
kalo ga ada yang rekomendasi, bagaimana mereka bisa mengerti? bisa2 pandangan mereka akan seperti contoh: umat lain yang melihat kita sembahyang di depan altar dan dianggap berhala, itulah tugas seorang pengajak/rekomendasi mereka akan menjelaskan semua pertanyaan yang mungkin ditanyakan sewaktu2 oleh umat baru, biasanya ada pengajak dan penjamin yang menjamin kalo umat baru tersebut adalah orang baik2, menjamin ajaran ini bukan ajaran sesat/dipakai untuk menipu uang dan harta benda kita

jadi hanya 'orang baik' yg welcomed yah?
bukankah orang jahat bisa saja karena pandangan salah, dan justru merekalah yg lebih membutuhkan agama agar bisa kembali ke jalan yg bener ;)
kalau cuma welcomed yg baik-baik, apa manfaatnya??
manusia pada dasarnya adalah baik tetapi karena terpengaruh pada hal2 duniawi menyebabkan hati nurani nya tertutup debu2, penjaminan diatas (orang baik2) mempunyai makna yang lebih dalam lagi
jadi kalau manusia yg hati nuraninya sudah tertutup debu sangat tebal, ga boleh masuk lagi yah?
bukankah ini sungguh ironis, hanya welcomed yg berdebu sedikit atau tidak ada. bukannya menerima yg berdebu tebal biar kita bersihkan?

bagaimana menjamin orang baik punya makna lebih dalam?? ???

terima kasih atas penjelasannya,
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 26 April 2008, 03:50:13 PM
IMO, semakin dijelasin ttng I Kuan Tao, semakin kelihatan perbedaannya nih.... :-?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 26 April 2008, 03:56:14 PM
jadi kalau manusia yg hati nuraninya sudah tertutup debu sangat tebal, ga boleh masuk lagi yah?
bukankah ini sungguh ironis, hanya welcomed yg berdebu sedikit atau tidak ada. bukannya menerima yg berdebu tebal biar kita bersihkan?

bagaimana menjamin orang baik punya makna lebih dalam?? Huh?

terima kasih atas penjelasannya,

orang yang jahat pembunuh sekalipun bisa memohon untuk di Chiu Tao tetapi dengan syarat dia harus bertobat dan punya niatan untuk tidak melakukan hal tsb saat itulah yang dimaksud orang baik
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 26 April 2008, 03:57:01 PM
saya kasih contoh: anda akan belajar di sekolah A anda harus mendaftarkan diri dulu di sekolah A, bukankah begitu?

OK, ini berarti seperti ajaran2 lain yang harus Baptis ato Syahadat ato birokrasi tertentu.


Bagaimana jika ada yang tertarik karena pernah baca, tetapi tidak punya kenalan untuk rekomendasi? Apakah intinya orang baik2 yang tidak direkomendasikan tidak bisa masuk juga?

bisa, seseorang disana (vihara) bisa dijadikan pengajak anda

OK  :)



3. Mengapa Tuhan merahasiakannya kepada manusia tertentu, tetapi mengungkapnya kepada yang lainnya? ikatan jodoh, kita tahu mengapa manusia zaman ini hanya sedikit sekali yang mencapai pencerahan

hm... Apakah ini berarti Tuhan juga masih terkondisi oleh jodoh/kamma?


4. Boleh dijelaskan dikit menurut aliran Maitreya ini, bagaimana/mengapa manusia lahir di bumi?
maaf bro Kainyn_Kutho penjelasan saya mungkin agak kurang dalam, bila anda ingin belajar lebih jauh lagi ttg aliran ini saya sarankan anda datang ke vihara maitreya dan tentunya anda tidak perlu meninggalkan agama asli anda, thanks

OK, thanx buat infonya lagi, Yong_Cheng!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 26 April 2008, 04:16:36 PM
nyanadhana,

Kasus Walubi bukanlah masalah ajaran, tetapi masalah kepentingan kelompok tertentu.

Lalu saya tidak pernah menyuruh untuk tutup mulut soal ajaran Buddha. Justru kalo bisa diajarkan seluas-luasnya. Yang saya anjurkan untuk hentikan adalah 'menjelekkan' aliran lain, sebab ketika seseorang menjelekkan ajaran lain, secara otomatis mempermalukan agamanya sendiri. Dan seperti bond tadi juga tidak bisa membuktikan apa2, hanya dengan kepercayaannya saja. Apa bedanya dengan fanatik? Apa itu yang diajarkan Buddha Gotama?
Seorang bisa dibohongi 'kan karena tidak mengetahui ajaran dengan baik. Itulah sampah dalam rumah yang jauh lebih berbahaya daripada sampah tetangga.




Gua baru baca nih nama bond dibawa2, dibilang yg aneh2, ya sudah terserah apa katamu deh. Nama dan rupa bukan milikku ;)

Semoga kamu berbahagia _/\_ :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 26 April 2008, 04:43:32 PM
Kesimpulannya memang berbeda dari Buddhis ya?

Gak ada masalah sih, tetapi konon katanya Buddha yang pernah ada & yang akan datang (bahkan nama-Nya dijadikan nama aliran) & sesepuh Zen bahkan sampai ada patriak ke 17 & 18 katanya mengikuti Lao Mu (Tuhan atau entah siapa namanya). Sutra-sutra dikutip, ayat-ayat suci agama lain juga dikutip.
Padahal memang berbeda ajaran.

Jadi curiga, maksudnya apa ya?  :-?
Mungkin yang beragama samawi dan tidak puas dengan yang sudah ada dan butuh figur tuhan lain bisa mengikuti IKT atau apapun namanya. Silahkan saja, tetapi IKT bukan Buddhis.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 26 April 2008, 05:05:57 PM
Yah memang terlalu banyak hal2 yang mengherankan, campur2 ajarannya sih, mending jadi baik tapi keknya malah jadi ditambah2 dan susahnya sudah dianggap termasuk agama buddha nih, harusnya sih kek konghucu yah.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 26 April 2008, 05:20:28 PM
jadi kalau manusia yg hati nuraninya sudah tertutup debu sangat tebal, ga boleh masuk lagi yah?
bukankah ini sungguh ironis, hanya welcomed yg berdebu sedikit atau tidak ada. bukannya menerima yg berdebu tebal biar kita bersihkan?

bagaimana menjamin orang baik punya makna lebih dalam?? Huh?

terima kasih atas penjelasannya,

orang yang jahat pembunuh sekalipun bisa memohon untuk di Chiu Tao tetapi dengan syarat dia harus bertobat dan punya niatan untuk tidak melakukan hal tsb saat itulah yang dimaksud orang baik
oh kalau begitu semua orang boleh masuk donk... :hammer:
hehe, terima kasih.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 26 April 2008, 05:30:02 PM
jadi kalau manusia yg hati nuraninya sudah tertutup debu sangat tebal, ga boleh masuk lagi yah?
bukankah ini sungguh ironis, hanya welcomed yg berdebu sedikit atau tidak ada. bukannya menerima yg berdebu tebal biar kita bersihkan?

bagaimana menjamin orang baik punya makna lebih dalam?? Huh?

terima kasih atas penjelasannya,

orang yang jahat pembunuh sekalipun bisa memohon untuk di Chiu Tao tetapi dengan syarat dia harus bertobat dan punya niatan untuk tidak melakukan hal tsb saat itulah yang dimaksud orang baik
oh kalau begitu semua orang boleh masuk donk... :hammer:
hehe, terima kasih.

apakah mereka mengenal hukum karma?

seperti apakah pengenalan mereka tentang karma?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 26 April 2008, 05:34:42 PM
kesimpulan silahkan di simpul sendiri....
awal perkembangan di indonesia I Kuan Tao seharusnya menjadi Wadah Ke-Tuhanan yang universal bila pemerintah kita tidak hanya mengakui 5 agama saja...

yes ryu, kami percaya adanya karma dan penjelasannya hampir sama seperti di buddhist, kayaknya udah pernah dijelaskan  ^-^ ^-^
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 26 April 2008, 05:40:07 PM
Quote
awal perkembangan di indonesia I Kuan Tao seharusnya menjadi Wadah Ke-Tuhanan yang universal bila pemerintah kita tidak hanya mengakui 5 agama saja...
maksudnya apa nich?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 26 April 2008, 06:31:53 PM
Sumber :http://www.w****a.com/forum/showthread.php?t=1457
Nickname : silakan liat link diatas, yg dibawah ditulis oleh yg aliran maitreya dalam mengartikan sutta dibawah

Sutta yg disalah artikan Parinnibbana sutta, Udana 8.3

Quote
Sorry, saya jump in.
Seperti yang di sebutkan oleh Sang Budha :
"Ketahuilah para Bhikkhu bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak. Duhai para Bhikkhu, apabila Tidak ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Diciptakan, Yang Mutlak, maka tidak akan mungkin kita dapat bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu. Tetapi para Bhikkhu, karena ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak, maka ada kemungkinan untuk bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu."

Saya pribadi sangat setuju kepada xxxxx. Seseorg yang mencapai kebahagiaan tertinggi dlm hal ini Nibbana spt Sang Budha, mereka menyatu dengan Tuhan. Ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak adalah Firman Tuhan dan Firman Tuhan adalah Tuhan itu sendiri. Tuhan tidak di lahirkan, tidak menjelma, tidak ada yg menciptaNya dan yang mutlak atas segalanya.


Quote

Ini juga dari yg aliran M

Hello all salam kenal ya..
Sedikit pendapat saya ttg Aliran Maitreya.

Aliran Maitreya (Maha Tao Maitreya) mengajarkan Dharma Hati, menuntut setiap manusia untuk mengenali dan menemukan kembali Bodhi Watak Diri, dan inilah sebenarnya Dharma Sejati dari Sang Buddha Sakyamuni yang telah Beliau turunkan/transmisikan kepada Maha Kasyapa. Hal ini dapat dibaca dalam Sutra tentang Dialog antara Sang Buddha dengan Mahapitaka Brahmaraja :

Dikisahkan bahwa suatu ketika Sang Buddha sedang berkumpul dengan murid-muridnya di Gunung Grdhrakuta, datanglah seorang Brahmin yang memberikan sekuntum bunga khumbala kepada Sang Buddha seraya memohon beliau berwelas memberikan Dharma. Pada saat itu Sang Buddha hanya menggerak-gerakkan bunga khumbala itu dengan pelan di depan wajahnya yang tenang tanpa menyampaikan sepatah kata pun. Tanpa menyampaikan sepatah katapun inilah yang amat berlawanan dengan kebiasaan sebelumnya dimana Sang Buddha pasti menyampaikan sabda-sabda sucinya. Sikap diam dan hanya menggerak-gerakkan sekuntum bunga, belum pernah beliau tunjukkan sebelumnya. Sehingga peristiwa tersebut menjadi sesuatu yang amat asing dan membingungkan. Tak heran kalau semua muridnya merasa bingung dan terheran-heran. Tiada seorangpun yang dapat menangkap makna yang sedang disampaikan oleh Sang Buddha, kecuali Maha Kasyapa yang tersenyum melihat tindakan Sang Buddha. Mengapa beliau tersenyum? Sebab beliau telah berhasil menangkap sesuatu yang hidup yang ada di balik pribadi Sang Buddha! Sesuatu yang hidup itu bersembunyi di balik setiap gerakan tubuh yang palsu ini. Sesuatu yang hidup itu begitu luar biasa dan Sang Buddha sedang mendemonstrasikannya di depan semua muridnya. Setelah melihat Maha Kasyapa tersenyum, Sang Buddha seraya bersabda: "Tathagata memiliki Dharma tertinggi sempurna yang tersimpan dalam mata, sebuah jiwa yang gaib dan nirwanic (bebas samsara), berwujud-tiada berwujud(ada namun bukan ada). Inilah Dharma esoteris utama, bebas surat dan kata, di luar segala sistem ajar-belajar. Kini kutransmisikan(kuturunkan) kepadamu, Maha Kasyapa!"

Inilah kebenaran tertinggi (Transmisi Sejati) diluar segala Surat dan Kata yang telah berlangsung dari Sang Buddha Sakyamuni di India sampai kepada Bodhidharma dan akhirnya sampai kepada kedua Guru Suci dalam Aliran Maha Tao Maitreya yang dihormati sebagai Bapak Guru Agung dan Ibu Guru Suci.
Sehingga dalam Aliran Maha Tao Maitreya tidak ada kitab suci, tetapi umat2nya diharuskan berbuat sesuai dengan Hati Nurani (Bodhi Watak Diri) karena Hati Nurani adalah sumber dari semua kebenaran. Adalah omong kosong segala macam dharma dan sutra apabila seseorang buta akan nuraninya.

Salam kasih..




Yg di bold karangan siapa ya? dan sutta apa?


http://www.w****a.com/forum/showthread.php?t=40&page=12

Quote
_/\_



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 26 April 2008, 06:47:19 PM
Wkwkwkwkwk itu mah ngikut perjanjian baru pada yohanes 1:1
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kelana on 27 April 2008, 04:07:46 PM
Seperti semua orang menganggap saya pembela aliran lain.

Maaf, kalo sedikit kasar! Ini anda katakan, karena anda sudah merasa anda yang menjalankan Dhamma secara benar, sehingga perlu 'meluruskan' orang lain yang 'salah'. Anda harus hati2 dalam mengajar. Dari yang saya baca, dahulu seorang bhikkhu hanya boleh menasihati dan 'meluruskan' orang yang memang sudah menerima ajaran. Untuk aliran lain, ada tata cara menjelaskannya.

Maaf, saya tidak merasa diri saya sudah secara penuh menjalankan Dhamma secara benar, tetapi saya selalu berusaha berpedoman pada Tipitaka. Dan dalam Tipitaka jelas Sang Buddha mengatakan bahwa kita bisa memberikan pelurusan terhadap ajaran yang dianggap sebagai sabda Sang Buddha, padahal bukan. Kita bisa mengatakan ”ini ajaran Tathagata dan ini bukan ajaran Tathagata”.

"Tetapi bilamana ada orang mengucapkan kata-kata yang merendahkan saya, Dhamma dan Sangha, maka kalian harus menyatakan mana yang salah dan menunjukkan kesalahannya dengan mengatakan bahwa berdasarkan hal ini atau itu, ini tidak benar, atau itu bukan begitu, hal demikian tidak ada pada kami, dan bukan kami". (Brahmajala Sutta)

Dan seperti yang anda sampaikan bahwa untuk aliran lain ada tata cara menjelaskannya, ini berarti ada juga usaha untuk pelurusan pandangan. Jika tidak, untuk apa semua tata cara penjelasan tersebut?

Sekarang anda memahami maksud saya?

Jadi, sdr. sebaiknya membedakan secara hati-hati antara ”pelurusan pandangan” dengan ”menjalankan Dhamma sepenuhnya”, sehingga anda tidak salah paham.

Quote
Jangan samakan ajaran Buddha dengan aturan hukum negara. Lagipula Buddhisme tidak menjadikan kita hakim atas ajaran lain. Bedanya ajaran Buddha adalah karena inti ajarannya adalah untuk membenahi diri sendiri, bukan orang lain.

Ini bukanlah masalah menyamakan ajaran Buddha dengan aturan hukum negara. Tetapi menyatakan sesuatu yang benar / sesuai sebagai sesuatu yang sesuai, sesuatu yang tidak sesuai sebagai sesuatu yang tidak sesuai. Bukan bermaksud menyamakan ajaran Buddha dengan hukum negara, tetapi di dalam ajaran Buddha pun ada nilai-nilai moral yang sifatnya umum yang bisa ada di dalam hukum negara. Lagipula Sang Buddha pernah mengatakan bahwa siswaNya juga perlu menaati hukum negara.

Jadi, Sdr. Kainyn_Kutho, sebaiknya anda perhatikan dan membedakan antara ”menyatakan kebenaran” dengan ”bertindak sebagai hakim yang menghukum”. Singkatnya kita tidak dalam tahap menghukum tetapi dalam tahap menyatakan suatu kebenaran, suatu yang apa adanya bahwa aliran yang kita bahas adalah tidak sesuai, menyimpang, tersesat dari ajaran Buddha.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 27 April 2008, 04:45:30 PM
Penjelasan yg mantap ,jelas bro Kelana ^:)^ ^:)^ _/\_


Semoga saling memahami makna pembahasan ini _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kelana on 27 April 2008, 04:46:19 PM
Untuk melengkapi wacana topik ini, tidaklah lengkap jika kita tidak menyertakan sabda Sang Buddha. Berikut sabda Sang Buddha:


"Tiga hal ini, O para bhikkhu, dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka. Apakah tiga hal itu? Bercinta dengan wanita, hymne para brahmana dan pandangan salah.

Sebaliknya, tiga hal ini, O para bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia. Apakah yang tiga itu? Lingkaran rembulan, lingkaran matahari, dan Dhamma serta Vinaya yang disampaikan oleh Tathagata."

(Paticchanna Sutta; Anguttara Nikaya 3.129)


”Sekali lagi, para bhikkhu, Aku menemui para petapa dan brahmana (yang memegang pandangan kedua) dan berkata kepada mereka: "Apakah benar, seperti kata orang, bahwa yang mulia mengajar dan memegang pandangan bahwa apapun yang dialami seseorang... semua itu disebabkan oleh ciptaan Tuhan?" Ketika mereka mengatakan "Ya", kukatakan kepada mereka: "Jika demikian halnya, yang mulia, maka ciptaan Tuhan itulah yang membuat orang-orang membunuh... dan memiliki pandangan salah. Maka mereka yang menganggap ciptaan Tuhan sebagai faktor penentu tidak akan memiliki semangat dan usaha untuk melakukan ini atau tidak melakukan itu. Karena mereka tidak memiliki alasan yang cukup kuat untuk menyatakan bahwa ini atau itu harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan, istilah 'petapa' tidak sesuai untuk mereka, karena mereka hidup tanpa kewaspadaan dan pengendalian diri." (Tittha Sutta, Anguttara Nikaya 3.61)


”Lima hal berikut, Kassapa, yang membawa pada kekacauan dan menghilangnya Dhamma sejati. Apa lima hal itu? Jika para bhikkhu, bhikkhuni, upasaka, upasika, hidup tanpa menghormati, tanpa rasa hormat kepada Guru (Buddha), kepada Dhamma, kepada Sangha, kepada Latihan, kepada meditasi (samadhi). Inilah lima hal yang membawa pada kekacauan dan menghilangnya Dhamma sejati.”
(Saddhammappatirupaka Sutta; Samyutta Nikaya 16.13 {S 2.223})
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 27 April 2008, 10:17:23 PM
kesimpulan silahkan di simpul sendiri....
awal perkembangan di indonesia I Kuan Tao seharusnya menjadi Wadah Ke-Tuhanan yang universal bila pemerintah kita tidak hanya mengakui 5 agama saja...

yes ryu, kami percaya adanya karma dan penjelasannya hampir sama seperti di buddhist, kayaknya udah pernah dijelaskan  ^-^ ^-^
 _/\_
dasar (deleted) jangan cantol agama Buddha donk! .....

loe ngerti apa seh tentang hukum Kamma..

kalo bener2 ngerti hukum Kamma..maka tidak akan ada campur tangan Tuhan! karena Tuhan juga tidak bisa lari dari hukum Kamma..

dan Tuhan harus menerima konsekuensinya sendiri jika dia bertindak..kalo dia bernafas..maka suatu hari dia akan kehilangan nafas.. kalo dia menciptakan maka dia juga diciptakan! kalo dia diciptakan maka dia akan hancur!

itu hukum universal Kamma...

dah sesat gk sadar2 juga! gk takut Kamma buruk yak dengan melencengkan Buddha Dhamma?!

ngerti (deleted)?!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 27 April 2008, 10:43:15 PM
jadi kalau manusia yg hati nuraninya sudah tertutup debu sangat tebal, ga boleh masuk lagi yah?
bukankah ini sungguh ironis, hanya welcomed yg berdebu sedikit atau tidak ada. bukannya menerima yg berdebu tebal biar kita bersihkan?

bagaimana menjamin orang baik punya makna lebih dalam?? Huh?

terima kasih atas penjelasannya,

orang yang jahat pembunuh sekalipun bisa memohon untuk di Chiu Tao tetapi dengan syarat dia harus bertobat dan punya niatan untuk tidak melakukan hal tsb saat itulah yang dimaksud orang baik
YG DIMAKSUD TERTUTUP DEBU YG SANGAT TEBAL ITU SEPERTI KALIAN..YG TIDAK BISA MEMBEDAKAN MANA YG DHAMMA ASLI ATO YG PALSU..

DAN BUKANNYA ORANG2 YG BANYAK KAMMA BURUK! KITA GK ADA YG NAMANYA KAMU BANYAK KAMMA BURUK MAKA KAMU ITU ORANG (deleted).

DALAM BUDDHISM KAMU BANYAK KAMMA BURUK KAMU TETEP ORANG BIASA DAN TERIMALAH KAMMA BURUK YG KAMU PERBUAT TAPI JANGAN ULANGI LAGE..KARENA AKAN MERUGIKAN DIRI SENDIRI DAN ORANG LAEN..

BEDA LAR AMA KALIAN YG BILANK..KAMU MEMBUNUH MAKA KAMU MASUK NERAKA..KAMU QIU DAO MAKA KAMU MASUK NIRVANA..-_-" AJARAN APA ITU?

LOE KIRA KITA DALAM BUDDHISM GK ADA YG NAMANYA MEMAAFKAN ORANG JAHAT? JANGAN DEH SOK KASIH KITA LIAT KEBAIKAN I KUAN TAO! KEBAIKAN KALIAN ITU PURA2...

FAKTA:
DALAM ALIRAN SESAT I KUAN TAO, ORANG CACAT ITU GK BOLEH MASUK I KUAN TAO!!

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 April 2008, 08:26:05 AM
DALAM ALIRAN SESAT I KUAN TAO, ORANG CACAT ITU GK BOLEH MASUK I KUAN TAO!!

Gw dari dulu pengen tahu alasan kuatnya org cacat ga boleh masuk I Kuan Tao kenapa?termasuk pelacur,gembel dan statusnya rendah...Jika Tuhan merasa bahwa semua adalah anakNya,seharusnya Ia tidak boleh mengesampingkan hal itu....kalo Dia begitu berarti paham Tuhanisme masih dalam Dualitas ini boleh itu tidak boleh,ini baik itu tidak baik...jadi tetap saja Tuhan tidak sempurna.....Kalo Ia sempurna,jangan pernah ciptakan pelacur,gembel,org cacat dan berikanlah setiap manusia kekayaan yang seimbang.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 28 April 2008, 08:34:16 AM
nyanadhana,

Kasus Walubi bukanlah masalah ajaran, tetapi masalah kepentingan kelompok tertentu.

Lalu saya tidak pernah menyuruh untuk tutup mulut soal ajaran Buddha. Justru kalo bisa diajarkan seluas-luasnya. Yang saya anjurkan untuk hentikan adalah 'menjelekkan' aliran lain, sebab ketika seseorang menjelekkan ajaran lain, secara otomatis mempermalukan agamanya sendiri. Dan seperti bond tadi juga tidak bisa membuktikan apa2, hanya dengan kepercayaannya saja. Apa bedanya dengan fanatik? Apa itu yang diajarkan Buddha Gotama?
Seorang bisa dibohongi 'kan karena tidak mengetahui ajaran dengan baik. Itulah sampah dalam rumah yang jauh lebih berbahaya daripada sampah tetangga.




Gua baru baca nih nama bond dibawa2, dibilang yg aneh2, ya sudah terserah apa katamu deh. Nama dan rupa bukan milikku ;)

Semoga kamu berbahagia _/\_ :)

Iya, Bond. Saya katakan itu karena kamu juga tidak bisa membuktikan keberadaaan Buddha, juga tidak bisa membuktikan apakah Buddha itu begini atau begitu. Bukan hanya anda, kita semua tidak bisa, makanya tidak perlu menganggap itu sebagai kebenaran mutlak.

Semoga anda juga berbahagia selalu!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 28 April 2008, 08:37:57 AM
Nah.. Untuk Penganut I Kuan Tao, Silahkan memberikan penjelasan mengapa orang cacat tidak di perkenankan masuk ajaran kalian ?? ... Mereka juga manusia sama seperti kita, hanya saja memiliki kekurangan indera atau anggota tubuh... Silahkan berikan penjelasannya, Jika tidak ada penjelasan berarti ajaran I Kuan Tao bukanlah ajaran yang baik, malah bisa di katakan "sesat"....
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 28 April 2008, 09:01:35 AM
Maaf, saya tidak merasa diri saya sudah secara penuh menjalankan Dhamma secara benar, tetapi saya selalu berusaha berpedoman pada Tipitaka. Dan dalam Tipitaka jelas Sang Buddha mengatakan bahwa kita bisa memberikan pelurusan terhadap ajaran yang dianggap sebagai sabda Sang Buddha, padahal bukan. Kita bisa mengatakan ”ini ajaran Tathagata dan ini bukan ajaran Tathagata”.

>> Jadi jika ada seribu aliran yang anda anggap sesat di dunia dan mendompleng nama "Buddha", kamu datangi satu per satu dan berdebat bahwa kamulah yang paling sejati, bahwa Tipitaka Pali-lah yang paling sejati?
Tidak apa, itu juga sah-sah saja. Saya hanya berpikir saya tidak akan hidup cukup lama untuk melakukan itu semua dan melatih diri mengikis noda bathin sekaligus.



"Tetapi bilamana ada orang mengucapkan kata-kata yang merendahkan saya, Dhamma dan Sangha, maka kalian harus menyatakan mana yang salah dan menunjukkan kesalahannya dengan mengatakan bahwa berdasarkan hal ini atau itu, ini tidak benar, atau itu bukan begitu, hal demikian tidak ada pada kami, dan bukan kami". (Brahmajala Sutta)

Saya melihat aliran Maitreya ini "Salah" mengartikan ajaran Buddha Gotama. Tidak saya lihat sedikitpun mereka 'merendahkan' Buddha Gotama, Dhamma ataupun Sangha. Walaupun sedikit banyak pengertian mereka akan Buddha, Dhamma dan Sangha berbeda dengan kita. Tetapi jika semua aliran harus anda PAKSA SAMAKAN seperti pandangan anda yang Nota Bene sudah PALING BENAR, ya tidak apa. Itu pun terserah anda. Maaf, telah ikut campur.


Dan seperti yang anda sampaikan bahwa untuk aliran lain ada tata cara menjelaskannya, ini berarti ada juga usaha untuk pelurusan pandangan. Jika tidak, untuk apa semua tata cara penjelasan tersebut?
Coba sdr. Kelana baca ulang semuanya, apakah keseluruhan tulisan itu lebih pada penjelasan atau penghinaan. Kalau anda masih menganggap saya yang salah, tidak apa. Saya minta maaf sekali lagi.


Jadi, sdr. sebaiknya membedakan secara hati-hati antara ”pelurusan pandangan” dengan ”menjalankan Dhamma sepenuhnya”, sehingga anda tidak salah paham.
Ya, saya memang hanya membaca sutta sangat sedikit jadi tidak pernah bertemu sutta di mana Buddha Gotama katakan untuk MELURUSKAN PANDANGAN ORANG LAIN di luar murid2 Buddha. Jadi kemungkinan memang saya salah paham.


Saya katakan anda menyamakan 'hukum negara' dengan 'ajaran Buddha' adalah karena ketika negara menangkap basah pencuri, maka ia dinyatakan salah dan diberikan hukuman SESUAI DENGAN PANDANGAN DAN ATURAN NEGARA.
Jika ada orang tertangkap basah berbuat salah (entah mencuri atau apapun), maka Buddha Gotama menunjukkan itu adalah kesalahan, menunjukkan alasannya, memberi tahu akibatnya dan menyuruh MURIDNYA SENDIRI untuk berhati-hati dengan perilaku itu, TANPA MENGHAKIMI apa yang yang harus terjadi pada pembuat kesalahan, ataupun MENGHINA pencuri itu sebagai penganut pengertian salah.
Tetapi sekali lagi saya memang masih kurang membaca tipitaka, jadi memang ada kemungkinan Buddha lebih mengutamakan meluruskan pandangan orang lain ketimbang berjuang untuk mengikis noda bathin diri sendiri. Maka sekali lagi saya minta maaf untuk Sdr. Kelana.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 28 April 2008, 09:25:42 AM
Quote
”Sekali lagi, para bhikkhu, Aku menemui para petapa dan brahmana (yang memegang pandangan kedua) dan berkata kepada mereka: "Apakah benar, seperti kata orang, bahwa yang mulia mengajar dan memegang pandangan bahwa apapun yang dialami seseorang... semua itu disebabkan oleh ciptaan Tuhan?" Ketika mereka mengatakan "Ya", kukatakan kepada mereka: "Jika demikian halnya, yang mulia, maka ciptaan Tuhan itulah yang membuat orang-orang membunuh... dan memiliki pandangan salah. Maka mereka yang menganggap ciptaan Tuhan sebagai faktor penentu tidak akan memiliki semangat dan usaha untuk melakukan ini atau tidak melakukan itu. Karena mereka tidak memiliki alasan yang cukup kuat untuk menyatakan bahwa ini atau itu harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan, istilah 'petapa' tidak sesuai untuk mereka, karena mereka hidup tanpa kewaspadaan dan pengendalian diri."  (Tittha Sutta, Anguttara Nikaya 3.61)

Ini kutipan yang sangat bagus dari Kelana. Bisa dilihat ketika Buddha ketika berdiskusi dengan aliran lain, selalu membahas hanya ajaran kelompok itu dan mengambil hipotesa dari "jika demikian halnya" yang berarti memberikan asumsi sementara bahwa ajaran itu adalah benar, bukan diawali dengan "Menurut ajaran saya" ataupun "Berdasarkan Kitab asli ini/itu" yang memberi asumsi sementara bahwa ajaran sendiri yang paling benar. Dengan cara begitulah orang bisa berpikir sendiri apakah ajarannya sendiri masuk akal atau tidak, tanpa indoktrinasi ataupun karena 'promosi' ajaran baru.



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 April 2008, 09:31:55 AM
To Kainyn :

Sebenarnya melihat permasalahan itu seperti melihat koin dua sisi,apakah kamu melihat dari sisi " penghinaan " atau dari sisi " pelurusan ajaran "...... terkadang ada situasi dimana kita benar2 harus meluruskan dalam artian kalo muncul 1000 ajaran dompleng, tetap kita usahakan agar tidak mengajarkan kesesatan dalam menemui Pandangan Terang.

Sebenarnya ini dilema berkepanjangan.....menurut aku sendiri ,aku lebih suka berpraktik Dhamma sendiri serta meluruskan pandangan. kalo menurut Sdr.Kainyn,bahwa efektifnya adalah mendiamkan mereka dan melatih diri sendiri, maka semua hal lebih baik diam,karena Dhamma menjadi sesutu yang tidak lagi perlu dipertanyakan,semua orang mencari aja sendiri2 dengan melatih batinnya.
Seimbangkan dua-duanya,menolong diri sendiri adalah utama tapi kalo bisa menolong orang lain juga diefektifkan.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 28 April 2008, 09:42:34 AM
Ya marilah kita pertanyakan aliran maitreya apakah benar / tidak, dan apabila dari maitreya mau mempertanyakan perihal ajaran sang Budhha pastinya ahli2 disini juga akan memberikan jawaban OKE?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 28 April 2008, 09:46:34 AM
nyanadhana,

Kasus Walubi bukanlah masalah ajaran, tetapi masalah kepentingan kelompok tertentu.

Lalu saya tidak pernah menyuruh untuk tutup mulut soal ajaran Buddha. Justru kalo bisa diajarkan seluas-luasnya. Yang saya anjurkan untuk hentikan adalah 'menjelekkan' aliran lain, sebab ketika seseorang menjelekkan ajaran lain, secara otomatis mempermalukan agamanya sendiri. Dan seperti bond tadi juga tidak bisa membuktikan apa2, hanya dengan kepercayaannya saja. Apa bedanya dengan fanatik? Apa itu yang diajarkan Buddha Gotama?
Seorang bisa dibohongi 'kan karena tidak mengetahui ajaran dengan baik. Itulah sampah dalam rumah yang jauh lebih berbahaya daripada sampah tetangga.




Gua baru baca nih nama bond dibawa2, dibilang yg aneh2, ya sudah terserah apa katamu deh. Nama dan rupa bukan milikku ;)

Semoga kamu berbahagia _/\_ :)

Iya, Bond. Saya katakan itu karena kamu juga tidak bisa membuktikan keberadaaan Buddha, juga tidak bisa membuktikan apakah Buddha itu begini atau begitu. Bukan hanya anda, kita semua tidak bisa, makanya tidak perlu menganggap itu sebagai kebenaran mutlak.

Semoga anda juga berbahagia selalu!


Membuktikan keberadaan Buddha adalah dengan adanya Dhamma yg Ia babarkan, saat kita sudah mempraktekan maka kita akan tau kebenaran Dhamma dan disitulah keberadaan Buddha terbuktikan. Bukankah ada sutta yg mengatakan bahwa ketika Sang Buddha telah tiada maka ketika kita menjalankan ajaranNya kita telah melihat Dia(suttanya ngak hafal, mungkin ada yg bisa bantu).Dengan kita melihat Dia  melalui Dhamma, kita akan mengetahui seperti apa Buddha itu. Kalau kamu telah melihat kenyataan yg sebenarnya kamu baru bisa mengetahui, bagaimana bertemu Buddha ataupun membuktikan Buddha.
Jadi pembuktian keberadaan Buddha itu melalui praktek Dhamma dan adanya Dhamma yg Dia tinggalkan(setelah Beliau parinibbana). Dan melalui sejarahpun keberadaan Buddha secara nama dan rupa juga benar2 pernah ada. Kalau tidak ada yg bisa membuktikan percuma saja usaha para Bhikkhu yg berlatih. Dan saya juga menulis "Dan apa ente tau kata Buddha? sekarang aja aye uda ketemu Buddha" . Silakan kamu renungkan makna kalimat itu. Kalau tidak direnungkan juga ya ngak apa2.

Sebenarnya pembahasan ini adalah pembahasan mengenai suatu aliran M, bukan untuk menilai pribadi2, bagaimana kamu bisa membuktikan Niat seseorang?kefanatikan seseorang? dsb,dsb bisakah kamu membuktikannya? hal yg seharusnya adalah  kamu  memilah antar berdiskusi mengenai pandangan suatu aliran dan penilaian terhadap pribadi orang, silakan direnungkan. Adakah saya menilai pribadi2? Smoga kamu bisa memahami apa arti diskusi yg sehat dan objektif. Yg kita nilai bersama adalah mengenai pandangan aliran M yg mendompleng toh...Juga Anda harus bisa membedakan antara Saddha dan fanatik.

Smoga kamu berbahagia dan bisa mengerti , mungkin kalau saya ada salah kata yg juga mungkin melibatkan emosi kamu, saya mohon maaf _/\_ :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 28 April 2008, 09:59:39 AM
nyanadhana,

Saya juga sependapat dengan anda. Tetapi saya juga tentu saja tidak menyuruh mereka diam. Saya sendiri banyak tanya tentang aliran Maitreya ini. Saya hanya menganjurkan tidak menghina dan menghakimi mereka sebagai 'sesat'.
Lalu tentang munculnya 1000 ajaran domplengan, menurut saya pribadi lebih baik menguatkan ajaran di dalam intern umat. Jika sudah memiliki pengertian benar, mau 1000 atau 100.000 ajaran domplengan, tidak akan menggoyahkan keyakinan. Seperti halnya Buddha katakan bahwa 100 atau 1000 Sakka pun akan kesulitan untuk menggoyahkan kepercayaan Suppabuddha, seorang penderita kusta yang telah memiliki pengertian benar.

Sebaliknya karena dalam tubuh umat sendiri tidak kuat, maka muncul 1 aliran Maitreya aja sudah kacau balau. Jadi saya cenderung melihat itu lebih pada 'kesalahan intern' ketimbang 'pengaruh luar', karena pengaruh luar akan selalu ada, baik dari aliran 'domplengan' maupun ajaran lain.

Kemudian saya juga bertanya pada Yong_cheng tentang aliran Maitreya ini juga untuk mengetahui apakah dari aliran Maitreya ini yang begitu menarik. Tentunya sedikit banyak bisa kita contoh untuk menonjolkan daya tarik dari Buddhisme sendiri, yang setahu saya salah satunya adalah 'tidak menganggap diri sendiri paling benar', karena saya sendiri mulai mencari Buddhisme karena sikap yang tidak menghakimi ini, di samping ajaran2nya sungguh masuk akal.

Jadi, nyanadhana, saya juga tidak menyarankan untuk menghentikan diskusi sama sekali. Dan saya juga tidak akan memprotes rekan2 lain lagi, apapun yang mereka lakukan. Saya hanya prihatin pada Yong_Cheng yang mengalami nasib sama seperti saya dulu ketika berdiskusi dengan ajaran-ajaran tertentu.
Maaf karena sempat menghambat diskusi ini.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 April 2008, 10:08:40 AM
Jadi, nyanadhana, saya juga tidak menyarankan untuk menghentikan diskusi sama sekali. Dan saya juga tidak akan memprotes rekan2 lain lagi, apapun yang mereka lakukan. Saya hanya prihatin pada Yong_Cheng yang mengalami nasib sama seperti saya dulu ketika berdiskusi dengan ajaran-ajaran tertentu.
Maaf karena sempat menghambat diskusi ini.


 _/\_ saya mengerti keprihatinan kamu,bahwa baiknya juga memperbaiki intern dalam daripada menyerang namun tubuh sendiri belum cukup kuat.
Kepada Yong Cheng pada saat dia berada di shoutbox juga aku udah tegaskan bahwa berdiskusi tapi tidak ada rasa benci atau dendam. karena bukan personal yang kita tuju. dan kita bukan mau menyudutkan Yong agar ia akhirnya pindah ke Buddhism,belum tentu ia merasa cocok. kita hanya mencoba untuk menyelaraskan dan meluruskan bahwa faktanya ini lho,udah tertulis,udah dipraktekkan dan semua bukan dongeng/fiksi/khayalan semu.
Well ini juga diingatkan ke member disini untuk tidak memasukkan secara berlebihan lobha,dosa,moha dalam berdiskusi. kita hanya mencari kebenaran,mengungkap kebenaran dan mematahkan pandangan salah.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 28 April 2008, 10:16:12 AM
Quote
Membuktikan keberadaan Buddha adalah dengan adanya Dhamma yg Ia babarkan, saat kita sudah mempraktekan maka kita akan tau kebenaran Dhamma dan disitulah keberadaan Buddha terbuktikan. Bukankah ada sutta yg mengatakan bahwa ketika Sang Buddha telah tiada maka ketika kita menjalankan ajaranNya kita telah melihat Dia(suttanya ngak hafal, mungkin ada yg bisa bantu).Dengan kita melihat Dia  melalui Dhamma, kita akan mengetahui seperti apa Buddha itu. Kalau kamu telah melihat kenyataan yg sebenarnya kamu baru bisa mengetahui, bagaimana bertemu Buddha ataupun membuktikan Buddha.
Jadi pembuktian keberadaan Buddha itu melalui praktek Dhamma dan adanya Dhamma yg Dia tinggalkan(setelah Beliau parinibbana). Dan melalui sejarahpun keberadaan Buddha secara nama dan rupa juga benar2 pernah ada. Kalau tidak ada yg bisa membuktikan percuma saja usaha para Bhikkhu yg berlatih. Dan saya juga menulis "Dan apa ente tau kata Buddha? sekarang aja aye uda ketemu Buddha" . Silakan kamu renungkan makna kalimat itu. Kalau tidak direnungkan juga ya ngak apa2.

Sebenarnya pembahasan ini adalah pembahasan mengenai suatu aliran M, bukan untuk menilai pribadi2, bagaimana kamu bisa membuktikan Niat seseorang?kefanatikan seseorang? dsb,dsb bisakah kamu membuktikannya? hal yg seharusnya adalah  kamu  memilah antar berdiskusi mengenai pandangan suatu aliran dan penilaian terhadap pribadi orang, silakan direnungkan. Adakah saya menilai pribadi2? Smoga kamu bisa memahami apa arti diskusi yg sehat dan objektif. Yg kita nilai bersama adalah mengenai pandangan aliran M yg mendompleng toh...Juga Anda harus bisa membedakan antara Saddha dan fanatik.


Awalnya karena kamu ribut2 karena Buddha disebut Dewi Bulan. Maka saya katakan bahwa Buddha itu begini/begitu seperti di sutta aja kita tidak bisa buktikan. Saya sendiri tidak percaya Buddha seperti yang aliran Maitreya percayai. Tetapi jika ada yang minta bukti bahwa Buddha memang memiliki 32 tanda manusia besar, misalnya, maka saya tidak bisa membuktikannya.

Mungkin anda merasa hanya anda yang sudah 'melihat Buddha'. Tidak apa.
Ya, betul. Saya memang merasa harus banyak merenung, tidak dapat disamakan dengan anda yang sudah cukup banyak merenung. Maka untuk selanjutnya, saya tidak akan mengomentari tulisan dari bond, juga kelana.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 28 April 2008, 10:25:44 AM
sudah, sudah, jangan kelahi. sesama teman saling mendukung gitu loh. Hayo lanjut lagi tetapi dialog sesama teman yah. Jangan dianggap kek lagi ketemu musuh atau lawan gitu. Akurr ?

piss yaah :P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 28 April 2008, 10:29:03 AM
nyanadhana,

Ya, dulu memang sudah dibahas dengan Yong_Cheng dan dia sudah mengerti. Saya juga setuju juga dengan nasehat anda.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 28 April 2008, 10:34:02 AM
Sumedho,

Iya, akur.  :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 28 April 2008, 11:43:15 AM
  :lotus: >:)<   peace man......
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 28 April 2008, 12:45:18 PM
sudah, sudah, jangan kelahi. sesama teman saling mendukung gitu loh. Hayo lanjut lagi tetapi dialog sesama teman yah. Jangan dianggap kek lagi ketemu musuh atau lawan gitu. Akurr ?
piss yaah :P

:jempol:  :jempol:  :jempol:

Suhu Hebat.... ^:)^

 _/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 28 April 2008, 12:46:08 PM
Looooh, memang ada perkelahian ya?
 :P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 28 April 2008, 04:12:17 PM
Hhmm... :)
Pigi jalan2 2 hari gk ikuti nih topik..ternyata udah berkembang sampe sejauh ini..

Seperti yang sudah dijelaskan sdr. yong_cheng, sebenarnya setiap jawabannya..,malahan timbul pertanyaan baru lagi... Misnya :
1. Mengapa harus ada ritual pembakaran nama, mengapa ada "acara" menakut2i jika membocorkan rahasia akan disambar halilintar.
2. Dan sebenarnya ada 1 lg hal yang buat "penasaran". Mengapa dulu awal berkembangnya ajaran kelompok kalian itu...kelompok kalian memilih buddhis sebagai kedok kelompok tsb (jika sdr. yong_cheng tidak berkompeten menjawab, tolong dicatat dan tanyakan kepada petinggi kelompok tersebut).
3. Dari sejarah awal terbentuknya kelompok ini (pernah diposting juga diforum ini), mengapa ketua kelompok selalu berambisi menjadi kaisar ? Bukankah ajaran buddhis mengajarkan untuk mengikis lobha, dosa, moho ?

Untuk sementara, hanya 3 yang diatas dulu deh.... Maaf jika terlalu frontal..  _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 28 April 2008, 06:11:40 PM
Gw dari dulu pengen tahu alasan kuatnya org cacat ga boleh masuk I Kuan Tao kenapa?termasuk pelacur,gembel dan statusnya rendah...Jika Tuhan merasa bahwa semua adalah anakNya,seharusnya Ia tidak boleh mengesampingkan hal itu....kalo Dia begitu berarti paham Tuhanisme masih dalam Dualitas ini boleh itu tidak boleh,ini baik itu tidak baik...jadi tetap saja Tuhan tidak sempurna.....Kalo Ia sempurna,jangan pernah ciptakan pelacur,gembel,org cacat dan berikanlah setiap manusia kekayaan yang seimbang.

Untuk pelacur sama hal nya dengan contoh saya diatas ttg pembunuh.... mereka boleh di chiu tao, kalo gembel saya blm pernah dengar kalo mereka ga boleh di chiu tao??? untuk kasus orang cacat tergantung dari welas asih Pandita, Pandita yang mempunyai kebajikan yang tinggi boleh saja men Chiu Tao orang cacat.

Alasan kenapa secara umum ga boleh, karena orang cacat mempunyai karma yang cukup besar dari kehidupan yang lalu, mereka harus menghabiskan karma buruk mereka dahulu... dan terlahir menjadi manusia normal.

Bila anda mengerti tentang karma semua itu tidak ada hubungan dengan Tuhan yang Maha2 segalanya semua kembali ke buah karma masing2

Untuk menghindari "perkelahian" saya hanya akan menjawab orang2 yang beritikad baik yang ingin mengetahui Ajaran ini
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 28 April 2008, 06:39:22 PM
Hhmm... :)
Pigi jalan2 2 hari gk ikuti nih topik..ternyata udah berkembang sampe sejauh ini..

Seperti yang sudah dijelaskan sdr. yong_cheng, sebenarnya setiap jawabannya..,malahan timbul pertanyaan baru lagi... Misnya :
1. Mengapa harus ada ritual pembakaran nama, mengapa ada "acara" menakut2i jika membocorkan rahasia akan disambar halilintar.
2. Dan sebenarnya ada 1 lg hal yang buat "penasaran". Mengapa dulu awal berkembangnya ajaran kelompok kalian itu...kelompok kalian memilih buddhis sebagai kedok kelompok tsb (jika sdr. yong_cheng tidak berkompeten menjawab, tolong dicatat dan tanyakan kepada petinggi kelompok tersebut).
3. Dari sejarah awal terbentuknya kelompok ini (pernah diposting juga diforum ini), mengapa ketua kelompok selalu berambisi menjadi kaisar ? Bukankah ajaran buddhis mengajarkan untuk mengikis lobha, dosa, moho ?

Untuk sementara, hanya 3 yang diatas dulu deh.... Maaf jika terlalu frontal..  _/\_

1. mendaftarkan nama, sudah dijelaskan coba dilihat di pages sebelumnya
2. kalo kr****n koq bisa mencapai Ke Buddha-an ya? apalagi islam rasanya aneh sekali
3. kelompok yang mana yang anda maksud? I Kuan Tao atau aliran Bai Lian? kalo Bai Lian yang saya baca di inet ambisinya adalah untuk memberontak menjadi kaisar, kalo I Kuan Tao coba ingat2 lagi di kelas ceramah yang pernah anda dengar apakah untuk mencapai kesempurnaan atau untuk menjadi kaisar/raja di bumi ini  ^-^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 28 April 2008, 07:25:04 PM
2. kalo kr****n koq bisa mencapai Ke Buddha-an ya? apalagi islam rasanya aneh sekali.

Pencerahan bukanlah miliki agama Buddha.
kr****n bahkan Islam dapat mencapai Pencerahan & menjadi Buddha :)

Pangeran Siddharta saja tidak beragama Buddha.
kok bisa mencapai pencerahan?
tanya kenapa
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 28 April 2008, 07:31:35 PM
Gw dari dulu pengen tahu alasan kuatnya org cacat ga boleh masuk I Kuan Tao kenapa?termasuk pelacur,gembel dan statusnya rendah...Jika Tuhan merasa bahwa semua adalah anakNya,seharusnya Ia tidak boleh mengesampingkan hal itu....kalo Dia begitu berarti paham Tuhanisme masih dalam Dualitas ini boleh itu tidak boleh,ini baik itu tidak baik...jadi tetap saja Tuhan tidak sempurna.....Kalo Ia sempurna,jangan pernah ciptakan pelacur,gembel,org cacat dan berikanlah setiap manusia kekayaan yang seimbang.

Untuk pelacur sama hal nya dengan contoh saya diatas ttg pembunuh.... mereka boleh di chiu tao, kalo gembel saya blm pernah dengar kalo mereka ga boleh di chiu tao??? untuk kasus orang cacat tergantung dari welas asih Pandita, Pandita yang mempunyai kebajikan yang tinggi boleh saja men Chiu Tao orang cacat.

Alasan kenapa secara umum ga boleh, karena orang cacat mempunyai karma yang cukup besar dari kehidupan yang lalu, mereka harus menghabiskan karma buruk mereka dahulu... dan terlahir menjadi manusia normal.

Bila anda mengerti tentang karma semua itu tidak ada hubungan dengan Tuhan yang Maha2 segalanya semua kembali ke buah karma masing2

Untuk menghindari "perkelahian" saya hanya akan menjawab orang2 yang beritikad baik yang ingin mengetahui Ajaran ini
 _/\_

Kalau tidak salah aliran maitreya menjunjung tinggi Vegetarian sebagai bentuk Welas Asih terhadap binatang yah .. Tetapi kepada orang cacat di pandang sebelah mata akibat karma buruk mereka... Sy pikir alasan karena mereka harus menghabiskan karma buruk dulu itu alasan (maaf) konyol ... Mereka sudah cukup menderita dengan keadaan mereka, kita sepatutnya membantu agar bisa segera melunasi karma buruknya, setidaknya dengan pengampunan dan perbuatan baik ...

Hidup sudah sulit, jangan lagi persulit dengan aturan2 yang malah memberatkan manusia itu sendiri ... :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 28 April 2008, 07:40:07 PM
iya malah pilih kasih, bahkan, harus pandita yang khusus yang punya kebajikan tinggi, kek mau jadi Tuhan ajah.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 28 April 2008, 09:36:18 PM
Yong Ceng ,mungkin kamu bisa cerita efek kalo Tien Cuan Se menciu tao orang cacat karena welas asihnya, dan juga sebagai PR koq bisa begitu?? _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 28 April 2008, 11:57:42 PM
agama sesat seh...

makane ngaco terus ngomongne..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 29 April 2008, 08:44:23 AM
Tesla,
Memang semua orang, tanpa melihat agamanya, tentu saja bisa mencapai pencerahan. Tetapi mungkin maksud Yong_Cheng, ajaran Kr-n tidak ditujukan dan bahkan tidak omong2 masalah pencerahan. Begitu juga dengan Is-m, jadi kaga 'kena'  :)

Yong_Cheng,
Dari penjelasan di atas, saya menangkap bahwa kamma buruk ini harus dihabiskan. Jadi saya mau tanya,
jika ada seorang terlahir cacad karena buah kamma buruknya, tetapi kemudian banyak melakukan kebaikan dan menghindari kejahatan; kemudian ada orang yang lahir baik karena buah kamma baiknya, tetapi kemudian melakukan kejahatan2 yang akibatnya untuk kehidupan selanjutnya jauh lebih buruk dari cacad.
1. Apakah aliran Yong_Cheng tetap menganggap yang lebih pantas di-chiu tao adalah yang 'terlahir baik'?
2. Atau apakah setelah di-chiu tao, efek dari kejahatan orang yang 'terlahir baik' ini bisa dikurangi sehingga ia tetap akan hidup lebih baik dari yang 'terlahir buruk'?
3. Apakah jika tidak di-chiu tao, tetap dapat mempelajari ajaran secara keseluruhan yang dapat bermanfaat bagi orang itu?

Thanx buat jawabannya!  :)



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 29 April 2008, 11:09:38 AM
 _/\_ maaf bantu menjawab yah
menurut IKT dan MLDD, orang yang chiutao kamma buruknya akan ditanggung oleh Pendiksa,PenanggungJawab sori lupa namanya Thie Cuan She,Dan Cu dan satu lagi lupo. karena org cacat punya kamma buruk yang sangat besar ditakutkan yang menanggung tidak kuwat.

Kita cek apa kata Sang Buddha soal Kamma adalah kamma adalah diri sendiri berbuat diri sendiri menanggung akibatnya, tidak ada makluk tertinggi manapun termasuk Buddha yang bisa melenyapkan kamma buruk org seketika.
Ambil contoh simpel, saya makan bakmi ga mungkin donk temen saya yang kenyang,masa perut gw pindah ke temen gw. gt
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 29 April 2008, 11:37:30 AM
nyanadhana,

(Setahu anda) kalo emang sudah tidak kuat, apa yang terjadi? Apakah ikatan antara penanggung dan tertanggung ini putus, atau penanggung ikut 'jatuh' ke dalam buah kamma buruk si 'tertanggung'?

Lalu jika A menanggung 10 orang, si B, C, D... K, jika si A sendiri melakukan kesalahan besar, bagaimana nasib 10 orang di bawahnya?



Yong_Cheng,
1. Apakah benar dalam aliranmu itu akibat dari kamma bisa dipindah-tangankan?
2. Apakah benar kamma bisa dihitung?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 29 April 2008, 11:43:02 AM
Iya nyana, memang saya pernah denger alasan itu, dan "katanya" memang pernah, Tien cuanse yg menciutao org cacat, dan Tien Cuanse nya sakit atau merasakan penderitaan si orang cacat itu. Nah yg jadi pertanyaan berikutnya, seberapa sering kejadian tsb terjadi, selalu setelah men ciu tao org cacat, atau tidak selalu begitu. Dari sini kita bisa menganalisa apakah suatu kebetulan lalu dibuat kesimpulan oleh mereka atau memang ada kejadian seperti itu, karena adanya kerja makhluk lain atau yg lainnya.



 _/\_



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 29 April 2008, 11:44:00 AM
Lalu jika A menanggung 10 orang, si B, C, D... K, jika si A sendiri melakukan kesalahan besar, bagaimana nasib 10 orang di bawahnya?

makanya kadang org kan inginnya ekspress tapi ga logis,cerita-cerita dibikin se heroik mungkin sampai org menganggap penanggung karma itu adalah pahlawan kita tapi kalo mau dipikir secara logis,justru mereka yang paling dikasihani gara-gara org makan nangka dia kena getahnya.
Aliran ini kan speak first think later or revisi later.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 29 April 2008, 11:46:24 AM
Iya nyana, memang saya pernah denger alasan itu, dan "katanya" memang pernah, Tien cuanse yg menciutao org cacat, dan Tien Cuanse nya sakit atau merasakan penderitaan si orang cacat itu. Nah yg jadi pertanyaan berikutnya, seberapa sering kejadian tsb terjadi, selalu setelah men ciu tao org cacat, atau tidak selalu begitu. Dari sini kita bisa menganalisa apakah suatu kebetulan lalu dibuat kesimpulan oleh mereka atau memang ada kejadian seperti itu, karena adanya kerja makhluk lain atau yg lainnya.

dan kisahnya dibikin seheroik mungkin.....menurut aku,tien chuan senya juga kena um...namanya hipnotis diri, karena dirinya merasa menanggung karma buruk org jadinya dia berpikir dirinya pasti sakit,ketika pikirannya berpikir seperti itu,otomatis tubuhnya akan merespon. coba tanya ce lily soal Abhidhamma pikiran ini.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 29 April 2008, 11:52:04 AM
Secara akal sehat memang tidak mungkin karma ditanggung, dan bisa juga pernah suatu kejadian yg kebetulan lalu didramatisir dan di generalisir tanpa suatu penelitian dan alasan jelas. Contoh seperti KKR, orang yg sembuh, suaranya akan lebih keras daripada yg tidak sembuh.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 29 April 2008, 11:59:17 AM
Hhmm... :)
Pigi jalan2 2 hari gk ikuti nih topik..ternyata udah berkembang sampe sejauh ini..

Seperti yang sudah dijelaskan sdr. yong_cheng, sebenarnya setiap jawabannya..,malahan timbul pertanyaan baru lagi... Misnya :
1. Mengapa harus ada ritual pembakaran nama, mengapa ada "acara" menakut2i jika membocorkan rahasia akan disambar halilintar.
2. Dan sebenarnya ada 1 lg hal yang buat "penasaran". Mengapa dulu awal berkembangnya ajaran kelompok kalian itu...kelompok kalian memilih buddhis sebagai kedok kelompok tsb (jika sdr. yong_cheng tidak berkompeten menjawab, tolong dicatat dan tanyakan kepada petinggi kelompok tersebut).
3. Dari sejarah awal terbentuknya kelompok ini (pernah diposting juga diforum ini), mengapa ketua kelompok selalu berambisi menjadi kaisar ? Bukankah ajaran buddhis mengajarkan untuk mengikis lobha, dosa, moho ?

Untuk sementara, hanya 3 yang diatas dulu deh.... Maaf jika terlalu frontal..  _/\_

1. mendaftarkan nama, sudah dijelaskan coba dilihat di pages sebelumnya
2. kalo kr****n koq bisa mencapai Ke Buddha-an ya? apalagi islam rasanya aneh sekali
3. kelompok yang mana yang anda maksud? I Kuan Tao atau aliran Bai Lian? kalo Bai Lian yang saya baca di inet ambisinya adalah untuk memberontak menjadi kaisar, kalo I Kuan Tao coba ingat2 lagi di kelas ceramah yang pernah anda dengar apakah untuk mencapai kesempurnaan atau untuk menjadi kaisar/raja di bumi ini  ^-^

Respon untuk jawaban :
1. Berarti kelompok tersebut memiliki suatu ilmu supranatural / magic / sulap atau apapun namanya yang bisa berkirim surat dari alam manusia ama pejabat di surga ? Begitu maksud sdr yong_cheng ? Kalo memang ajaran kelompok kalian mengatasnamakan cinta kasih dan pengampunan dosa...mengapa dalam surat itu gak ditulis aja : "Atas nama semua makhluk ciptaan Lao mu" (atau apapun kalimatnya yg senada).
2. Maksud "aneh" dari sdr. yong_cheng itu apa?
3. Di sini kelompok yang dimaksud adalah kelompok yang ngaku2 bagian dari agama buddha yang memutarbalikkan dhamma...

http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,2075.0.html

Sekedar ingin tau....dari sejarah yang diposting dalam link di atas, apakah memang demikian perjalanan sejarahnya, atau telah dibumbui ? Mungkin sdr. yong_cheng bisa print out buat thien cuan se atau dan cu atau siapa saja yang berkompeten mengklarifikasikannya...

Anumodana...

 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 29 April 2008, 01:55:56 PM
bukan dipandang sebelah mata bro, ini masalahnya rumit, kepada orang cacat kita juga punya hati welas asih, saya mengatakan mereka (orang cacat) secara umum tidak dapat di Chiu Tao tetapi itu juga tergantung dari Pandita, biasanya Pandita tertentu menerima tetapi dengan konsekuensi (akibat) yang harus diterima oleh Pandita tsb.
Nb. saya sudah melihat dua kali Pandita saya men Chiu Tao orang cacat, yang pertama orang dengan kaki lumpuh, yang kedua orang dengan cacat tangan, apa yang terjadi beberapa hari kemudian.... Pandita saya mengalami kecelakaan jatuh dari tangga vihara menyebabkan tempurung lutut kaki pecah ini baru case yang pertama, setelah hampir 2 tahun kemudian Pandita saya men Chiu Tao lagi orang cacat ke dua tau sendiri deh kelanjutan ceritanya....tangannya patah.... saya juga tidak mengharapkan para member untuk percaya... tapi begitulah yang terjadi....  Pandita saya ini orangnya terlalu welas asih ya  :'(
sebenarnya ini Off the record....
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 29 April 2008, 02:09:29 PM
 _/\_ dilihat dari cerita,berarti tidak pernah ada keadilan seorang Tuhan dalam bertindak,bahkan ia menyuruh seorang manusia untuk memikul beban manusia. jika Ia adalah seorang Pencipta,maka jangan pernah menciptakan barang kondisi jelek. Impermanent menjadi kata untuk merujuk bahwa Tuhan adalah permanent hanyalah pemikiran dari para Brahma yang berdiam di alam Brahma. Sang Buddha telah mematahkan pandangan Brahma seperti itu.
Next, kenapa saya melihat ini lebih kepada kutukan dan kejahatan yang dikemas dengan indahnya sehingga kedengarannya sangat baik dan heroik.
menurut aku sendiri,jikalau menggunakan konsep Ke Tuhanan yang wajib dibagi karmanya adalah Tuhan itu sendiri,siapa yang menyuruh ia menciptakan namun tidak sanggup memelihara,tidak sanggup bertanggungjawab atas ciptaannya malah menyuruh ciptaannya bersusah payah untuk kembali lagi padaNya,dimanakah dia yang dari jaman dahulu kala diam seribu bahasa. kenapa ia ga berani menanggung dosa yang sebenarnya harus ia tanggung karena ketidakbijaksanaannya menciptakan barang tak sempurna.

Bolehkah bertanya cerita Penciptaan Manusia menurut IKT itu apa?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 29 April 2008, 02:21:43 PM
menurut pandangan saya karma yang bekerja, konsep Tuhan seperti bro nyanadhana ceritakan lebih mirip ke kr****n.

Bolehkah bertanya cerita Penciptaan Manusia menurut IKT itu apa?
saya kurang tahu, bagi saya kl mengetahui juga tidak ber-efek pada pencapaian akhir...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 29 April 2008, 02:28:36 PM
menurut pandangan saya karma yang bekerja, konsep Tuhan seperti bro nyanadhana ceritakan lebih mirip ke kr****n.

justru pemahaman kamma itu tidak bisa tergabung oleh konsep adanya makhluk kekal namanya Tuhan....dan kamma itu tidak ada main transfer apalagi tanggungjawab diserahkan ke orang lain.....aku udah ambil contoh gw yang makan masa lo yang kenyang.

kalo begitu siapakah Tuhan dalam IKT?Apakah dia?

Bolehkah bertanya cerita Penciptaan Manusia menurut IKT itu apa?
saya kurang tahu, bagi saya kl mengetahui juga tidak ber-efek pada pencapaian akhir...


ini sama aja menjawab gw dengan pemahaman Buddhism.IKT tahu ada Tuhan Pencipta tapi dia tidak bisa menjelaskan dengan baik. apakah ini namanya agama buatan manusia atau agama yang diturunkan oleh Tuhan?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 29 April 2008, 02:30:53 PM
menurut pandangan saya karma yang bekerja, konsep Tuhan seperti bro nyanadhana ceritakan lebih mirip ke kr****n.

Bolehkah bertanya cerita Penciptaan Manusia menurut IKT itu apa?
saya kurang tahu, bagi saya kl mengetahui juga tidak ber-efek pada pencapaian akhir...

Pencipta manusia dalam kelompok itu bukannya LAO MU ??? Dalam buku2 cetakan dan disebarkan oleh kelompok tersebut, bukannya sudah jelas dinyatakan ??
(Lagi nyari kembali buku saku tersebut. Jika perlu, akan jinaraga posting disini)

 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 29 April 2008, 02:39:00 PM
Tuhan dalam konsep di IKT menurut saya bersifat pasif, emang bener karma secara akal sehat tidak bisa ditransfer, kejadian diatas pun juga tidak tahu apakah kebetulan atau apa? saya ga berani komen deh takut salah....
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 29 April 2008, 02:57:11 PM
Kalo dlm Buddhism...tidak ada yg namanya kebetulan...

 _/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 29 April 2008, 03:00:34 PM
 :| makin bingung.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 29 April 2008, 03:20:42 PM
Ijinkan jinaraga hanya mengambil beberapa cuplikan yang terdapat dalam buku di bawah ini...

===============================================================

"Belajar Mencintai Hidup" oleh Tim Cahaya Maitri
Penerbit : DPD MAPANBUMI SUMUT Departemen Sutra & Budaya..Bidang Publikasi

Quote
.............................
.............................
Padahal hidup dan kehidupan yang dianugerahkan Tuhan kepada kita ini justru begitu indah dan berharga. (paragraf pertama)

Quote
Hidup memang terlalu indah dan berharg untuk disia-siakan begitu saja. Karena itu, marilah kita mulai belajar mencintai hidup kita yang luhur ini. Kita belajar mencintai Tuhan yang telah menganugerahkan hidup dan kehidupan kepada kita sekaligus beriman sejati kepada-Nya.
..................
...............
..................
.................(paragraf ketiga)

Quote
Sebutir telur ayam yang telah dierami induknya beberapa lama kemudian akan menetas menjadi seekor anak ayam yang segera memulai kehidupannya di dunia.  Sebuah kehidupan bermula lagi dan semua ini telah menjadi bagian dari episode demi episode kehidupan setiap makhluk ciptaan tuhan di atas muka bumi ini. (halaman kedua).
Quote
Fantastis ! Mungkin itulah kata yang paling tepat untuk melukiskan betapa luar biasanya Tuhan menciptakan kita. ...
... (halaman 2-3)
Quote
Sungguh, membayangkannya saja kita mungkin akan spontan meneteskan air mata keharuan mengingat betapa besarnya kasih Tuhan yang telah membuat kita ada di dunia ini. Terlahir menjadi seorang manusia yang punya begitu banyak kesempatan untuk berbuat demi membalas segala rahmat kasih-Nya kepada kita. (halaman 3)

Quote
Rasanya kita memang terlalu gampang memvonis mati diri kita sendiri. Padahal kita lupa ada yang lebih berkuasa daripada kita, yaitu Tuhan yang telah memberi hidup dan kehidupan kepada kita. (halaman 6)

Quote
Tuhan, Hanya engkau yg paling memahami kami. Hanya engkaulah yang paling mengasihi kami. Bukakanlah pintu hati kami, sehingga kami dapat mengasihi-Mu sebagaimana engkau mengasihi kami...(halaman 14)

Quote
Mohonlah kepada Tuhan! Bersandarlah ke dalam kebesaran kasih-Nya! Maka sesuatu yang mustahil akan menjadi mungkin, sesuatu yang biasa akan menjadi luar biasa, dan kita yang rapuh akan menjadi kuat...(halaman 46)

Quote
Tuhan tak pernah meninggalkan kita. Tuhan selalu memperhatikan dan mendengarkan kita. Hanya sayang selama ini kita mungkin sudah terlalu jauh meninggalkan Tuhan dan melupakan-Nya. Kita jarang belajar untuk berkontak hati dengan tuhan sehingga kita tak mampu menyelami segala kehendak dan pengaturan-Nya. Dengan senantiasa hidup di dalam keimanan kepada tuhan berarti kita telah belajar mencintai hidup kita. Karena apabila kita senantiasa hidup dengan bersandar kepada tuhan maka hidup yang kita jalani akan bermakna dan luhur.(halaman 46)

Dan masih banyak lagi kalimat2 yang menyatakan adanya makhluk adi kuasa yang mengatur hidup ini.

Yang ingin jinaraga tanyakan (kalo diijinkan  :P :P).. Siapa itu TUHAN? Mengapa setiap kalimat dalam buku itu menggambarkan tuhan yang mirip ke kr****n ??

Anumodana atas tanggapannya...
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 29 April 2008, 03:26:30 PM
Yang pasti Tuhannya beda tuh :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 29 April 2008, 03:40:23 PM
bedanya dimana ?jelaskan!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 29 April 2008, 03:44:12 PM
Bagaimana Tien cuan se -Tien cuan se lain, apakah kasusnya sama?
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 29 April 2008, 05:19:13 PM
Yong_Cheng,

Sepertinya supaya orang2 di sini ga tambah pusing dan kamu juga tidak tambah pusing, lebih baik kamu coba tanyakan lagi ke seniormu tentang ajaran2 secara lengkap. Lalu titip juga pertanyaan2 dari forum ini. Nanti kalo udah dapet jawabannya, baru dilanjutin lagi.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 29 April 2008, 05:22:36 PM
Tesla,
Memang semua orang, tanpa melihat agamanya, tentu saja bisa mencapai pencerahan. Tetapi mungkin maksud Yong_Cheng, ajaran Kr-n tidak ditujukan dan bahkan tidak omong2 masalah pencerahan. Begitu juga dengan Is-m, jadi kaga 'kena'  :)
yup benar sekali...
pencerahan tidak ada hubungannya sama "agama" :)

mengenai prakteknya, apakah karena di agama kr****n & Islam yg tidak diajarkan pencerahan dapat 'berjalan' ke arah pencerahan? menurut saya bisa.
banyak hal yg bertolak belakang dg agama mereka misalnya ilmu pengetahuan, tetapi umatnya tetap mempelajarinya.
agama sekarang ini hanyalah sekedar agama.
kalau cocok kita bilang kebenaran,
kalau gak cocok yah kita bilang iman lah...

misalnya yg ikut kelas abhidhamma banyak kok dari umat agama lain... sedihnya yg Buddhist sendiri malah ada yg bilang 'abhidhamma sebaiknya dihindari dulu' :(
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 29 April 2008, 05:28:21 PM
'abhidhamma sebaiknya dihindari dulu'
maksud ne ucapan gw,huehehehehehhee....doh diresapinya sampe segitu.....bro tesla jangan banyak pikiran gitu lah....ada kondisi kok ucapan itu kenapa dan udah dijelasin...bukannya tak boleh,tak mau,ya mau-mau aja....adoh tak ikutan deh....

Pencerahan bisa kok di tiap agama tapi apakah agama itu bisa mengajarkan pengalaman pencerahan Dhamma sepenuhnya?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 29 April 2008, 05:35:05 PM
'abhidhamma sebaiknya dihindari dulu'
maksud ne ucapan gw,huehehehehehhee....doh diresapinya sampe segitu.....bro tesla jangan banyak pikiran gitu lah....ada kondisi kok ucapan itu kenapa dan udah dijelasin...bukannya tak boleh,tak mau,ya mau-mau aja....adoh tak ikutan deh....

Pencerahan bisa kok di tiap agama tapi apakah agama itu bisa mengajarkan pengalaman pencerahan Dhamma sepenuhnya?
enggak kok fren,
banyak umat buddha yg emang menghindarin abhidhamma tanpa melihat dulu apa isi abhidhamma...
hasilnya kata 'abhidhamma' memiliki aura yg menakutkan ^-^
sementara orang yg ga tau abhidhamma, malah sangat tertarik mempelajarinya. :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 29 April 2008, 05:36:55 PM
Pencerahan bisa kok di tiap agama tapi apakah agama itu bisa mengajarkan pengalaman pencerahan Dhamma sepenuhnya?
taruhlah agama lain tidak mengajarkan dhamma selain agama Buddha (tentunya agama Buddha Gotama ^-^ )

tetapi apakah dhamma hanya ada pada agama?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 29 April 2008, 05:42:48 PM
'abhidhamma sebaiknya dihindari dulu'
maksud ne ucapan gw,huehehehehehhee....doh diresapinya sampe segitu.....bro tesla jangan banyak pikiran gitu lah....ada kondisi kok ucapan itu kenapa dan udah dijelasin...bukannya tak boleh,tak mau,ya mau-mau aja....adoh tak ikutan deh....

 :)) :)) :))
Ngaku sendiri... Merasa ya?  :)) :)) :))
:jempol: :jempol: :jempol: ...salut ama Nyana

 _/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 29 April 2008, 05:44:15 PM
banyak umat buddha yg emang menghindarin abhidhamma tanpa melihat dulu apa isi abhidhamma...
hasilnya kata 'abhidhamma' memiliki aura yg menakutkan
sementara orang yg ga tau abhidhamma, malah sangat tertarik mempelajarinya.

tergantung kondisi situasi dan toleransi seseorang lho.

tetapi apakah dhamma hanya ada pada agama?
sungguh bagus pemikiran dan pertanyaannya....saya balik bertanya,apakah org bisa keluar dari konsep agama yang dia peluk untuk bisa melihat Dhamma? karena Dhamma bukanlah agama,melainkan kenyataan hidup(tathata).

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 29 April 2008, 05:44:59 PM
to Lily :
soalnya aku pernah bilang hal itu pada saat pertanyaan jadi bhikkhu itu. :p
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 29 April 2008, 05:47:13 PM
Tesla,

Ini 'kan tadinya untuk menjawab pertanyaan anda "kenapa mendompleng Buddhisme?". Karena kalo 'mendompleng' Kr-n, sudah pasti ga nyambung, 'kan ajarannya adalah 'menerima keselamatan', ga pernah ngomong2 'mencapai pencerahan', walaupun sebenernya bisa2 aja mereka mencapai pencerahan. Lalu Kr-n tidak percaya kamma dan Is-m percaya takdir. Terlebih lagi, Maitreya itu 'kan adanya di kitab agama Buddha (untuk Pali, di Cakkavati Sihanada Sutta), di ajaran lainnya rasanya tidak ada  :)

Memang dalam tubuh umat mereka sendiri, tidak semuanya bersifat 'fanatik' kok. Sebagian mereka juga tahu di mana saja letak kesalahan kitab2nya. Mereka hanya menjalani spiritualitas sewajarnya.

Kalo untuk studi kitab suci sih, memang saya rasa Buddhist paling 'hebat'. Setelah saya keliling banyak agama, baru melihat ada komunitas agama di mana umatnya sendiri sebagian besar tidak tahu kitabnya (apalagi isinya).

Abhidhamma memang lebih mengarah pada teori teknis, dan sebetulnya dalam kenyataan sehari2 kalau tidak punya abhinna tertentu, rasanya tidak mungkin untuk membuktikannya. Saya rasa tidak ada salahnya dipelajari bagi yang berminat atau ingin menambah pengetahuan, tetapi tidak perlu dijadikan acuan pokok karena sesungguhnya memang kita tidak bisa membuktikannya secara langsung. Dan dari yang saya pernah baca di Sutta, tidak ada kasus orang belajar Abhidhamma kemudian mencapai kesucian. Biasanya orang mencapai kesucian dulu (dan memiliki kekuatan bathin), baru mengerti Abhidhamma dengan sendirinya (karena sudah mampu menyelidiki sendiri & membuktikannya).


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 29 April 2008, 05:52:10 PM
karna mempelajari Sutta dan Vinaya sebetulnya udah lengkap kok,Abhidhamma merupakan intisari darisana.dari awal tidak ada Abhidhamma hanyalah Buddhavacana yang berisi cerita Sutta dan peraturan Vinaya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 29 April 2008, 05:56:33 PM
nyanadhana,

Ya, memang begitu. Dulu perbincangan Abhidhamma itu biasanya terjadi antara para Bhikkhu, itupun Arahat yang memiliki patisambidha. Memang ada juga sih beberapa (kalo ga salah hanya 5) orang yang belum Arahat tapi memiliki patisambidha. Belakangan Abhidhamma 'kan ditulis atas permintaan umat. Bukannya saya katakan bahwa Abhidhamma itu tidak perlu, boleh2 saja untuk membuka wawasan.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 29 April 2008, 05:57:13 PM
'abhidhamma sebaiknya dihindari dulu'
maksud ne ucapan gw,huehehehehehhee....doh diresapinya sampe segitu.....bro tesla jangan banyak pikiran gitu lah....ada kondisi kok ucapan itu kenapa dan udah dijelasin...bukannya tak boleh,tak mau,ya mau-mau aja....adoh tak ikutan deh....

Pencerahan bisa kok di tiap agama tapi apakah agama itu bisa mengajarkan pengalaman pencerahan Dhamma sepenuhnya?
enggak kok fren,
banyak umat buddha yg emang menghindarin abhidhamma tanpa melihat dulu apa isi abhidhamma...
hasilnya kata 'abhidhamma' memiliki aura yg menakutkan ^-^
sementara orang yg ga tau abhidhamma, malah sangat tertarik mempelajarinya. :)

Yup...
Saya pernah ketemu umat Buddha...kami cerita2...dan saya cerita ttg Abhidhamma... Dia langsung bilang.. "Abhidhamma itu ilmu yg tinggi sekali, saya tidak bisa mempelajarinya". Dia belum coba mempelajarinya udah bilang ga bisa. Sebenarnya dia ga mau..tapi bilangnya ga bisa... :)) :)) :))

Ingat salah satu dari 4 kondisi yg sulit yg telah di sabdakan oleh Sang Buddha... yaitu..Sulit memperoleh Dhamma yg benar

Ini benar-benar merupakan kondisi yg sulit..setiap orang yang mau belajar dhamma yang benar selalu saja kondisinya tidak pas.  :(

 _/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 29 April 2008, 05:59:36 PM
 _/\_ debat tiada habis ntar antara penyuka Abhidhamma,huheheheheh. lihat kondisi orang lah,bagi yang udah mempelajari Abhidhamma dan mengerti aku angkat jempol pol pol......
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 29 April 2008, 06:14:08 PM
At Jinaraga
postingan anda sepertinya bukan dari aliran yang saya pelajari selama ini :-?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 29 April 2008, 06:17:42 PM
tetapi apakah dhamma hanya ada pada agama?
sungguh bagus pemikiran dan pertanyaannya....saya balik bertanya,apakah org bisa keluar dari konsep agama yang dia peluk untuk bisa melihat Dhamma? karena Dhamma bukanlah agama,melainkan kenyataan hidup(tathata).
pertanyaan yg perlu dijawab bagi diri sendiri... :)
salut utk sdr. nyanadhana
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 29 April 2008, 07:10:32 PM
koq jadi bahas abhidhamma tah..... :backtotopic:

* Untuk kelanjutan pembahasan abhidhamma, silahkan di : abhidhamma- layakkah untuk umat awam ? (http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,2486.0.html)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 29 April 2008, 07:35:57 PM
At Jinaraga
postingan anda sepertinya bukan dari aliran yang saya pelajari selama ini :-?

Kayakne itu Mi le da dao punya ya?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: akiong on 29 April 2008, 08:32:50 PM
memang Agama Maitreya sebenarnya bukan budhist, jalurnya tersendiri, tetapi di indonesia hanya mengakui 5 agama jadi sulit da.agama maitreya itu sebenarnya i kwan tao terakhir pecah Mi Lek Da Dao. Di dalam sekte agama Maitreya mengamalkan 3 ajaran besar yang berkembang di tiongkok. Jalurnya sebenarnya agama purba cina, yang meyakini ming ming shang tie/ Tuhan, sudah ada jauh sebelum lahirnya agama budha, konghucu dan taois. Agama purba ini percaya pada garis kuasa firman yang maha esa. Garis firman ini dirawat kemurniannya dan diwariskan dari satu generasi ke generasi selanjutnya yg disebut sebagai patriah. Dalam perjalanannya Agama purba ini berevolusi dgn mengadopsi kebenaran2 yang ada pada 3 ajaran yang berkembang di cina pada masa itu. Dengan adanya kuasa Firman yg mereka pegang, maka kebenaran2 dari 3 ajaran itu sangat gampang dicerna oleh umat agama purba ini. Karena dituntun oleh yang maha Esa melalui mediumisasi penulisan pasir. Semua tindakan dari agama purba dalam mengadopsi 3 ajaran, tidak ada tokoh2 sentral agama purba yg berperan secara individual, semuanya benar2 dituntun oleh yg maha Esa dalam wahyu nya dgn penulisan pasir. Di sini uniknya bahwa agama purba ini memiliki teknik mediumisasi yg menjadi andalan mereka dalam menjalankan organisasi agama purba tersebut. Dari mediumisasi tuntunan dari yang maha Esa inilah mereka yakin diberi tugas membuka jalan bagi lahirnya Budha Maitreya nantinya. Untuk memudahkan org awam mengerti di adopsi rupang gendut sinteklaus cina zaman dinasti sung mewakili profil Maitreya. Juga diyakini pada dasarnya bodhisatva Maitreya telah berinkarnasi beberapa kali, karena hal ini di wahyukan dalam mediumisasi. Dan sebenarnya ini adalah versi sendiri untuk kalangan agama purba cina saja, atau hanya untuk orang yang telah menjadi umat agama purba tersebut. Dan kemudian dipertentangkan oleh umat 3 ajaran sebenarnya hal yang sudah diprediksi jauh2 sebelumnya tetapi mereka yakin dengan semakin berkembang dan semakin majunya pembinaan 3 ajaran itu maka dengan sendirinya ada peleburan dari ajaran purba ke masing2 induk ajarannya. Masa itu akan datang, hanya saja tidak seorang pun tahu kapan terjadi. Dan ajaran purba pun akan menghilang dengan sendirinya.Itu sudah di wahyukan jauh2 sebelumnya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 30 April 2008, 08:25:51 AM
 _/\_ sebenarnya sah-sah aja jika memiliki asumsi seperti itu. tidak akan dipermasalahkan ,yang menjadi permasalahan adalah tindakan menggubah ajaran orang lain dengan pemikiran yang tentunya berbeda dengan inti ajaran orang lain tersebut...dan jujur itu membuat tanda tanya terbesar dimana kok Tuhannya ngaco yah padahal ajaran asli udah bener2 begini tapi Tuhannya punya pemikiran sendiri. nah jawaban yang sering didapat adalah kita tidak punya hak mempertanyakan entitas tertinggi. Well, tentu menjadi final answer yang membuat semakin bingung untuk dijawab.
Jika mengajarkan Buddhism, dimanakah Dhamma yang sebagaimana diajarkan Sakyamuni Buddha,sama sekali tidak nyambung....dengan Taoism Tao De Jing,juga memiliki esensi yang tidak nyambung serta Confucius,sama sekali inti Confucius tidak dipahami sama sekali. Apakah Tuhan benar2 mengajarkan atau hanya pemikiran manusia yang terjebak dengan ritual tulisan pasir? dan menganggap semua berasal dari Entitas Tuhan.
Kalau anda suka bermain jelangkung,ingat yang diundang sudah tentu bukan entitas apa-apa melainkan bisa saja alam-alam rendah yang mengaku dirinya sebagai Kuasa.ini sudah sering terjadi dalam perihal mediumisasi. Sang Buddha mengajarkan kita untuk tidak meramal ,melakukan mediumisasi karena hal ini akan membawa pada kemunduran batin. dan karena anda juga tidak mengenal secara utuh entitas yang datang pada tulisan pasir.
Mau berbicara setan?ayu...setan selalu akan berbohong bahwa dialah Tuhan semua makhluk(ajaran kr****n). Dalam kebijaksanaan Sang Buddha,entitas Tuhan terdapat dalam alam Brahma dimana Sang Buddha juga sudah meluruskan pandangan Brahma yang berpikir dirinya Tertinggi karena masa hidupnya yang teramat lama.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 30 April 2008, 08:30:38 AM
Yong Cheng,aku quote tulisan kamu soal penulisan pasir di forum tetangga yah.

Tahun 1911 merupakan awal era Bapak Guru. Tradisi kepercayaan terhadap medium sangat kuat di masa itu. Untuk menyelaraskan dengan kepercayaan penduduk setempat, maka dalam Ajaran Ketuhanan telah dipersiapkan kader Triduta, yang saat itu dinamakan juga Ci Sen. Sang Medium yang ada dalam Wadah Ketuhanan jauh berbeda dengan yang biasanya. Para Medium Ketuhanan harus semuanya bervegetaris, mereka umumnya merupakan bocah dibawah usia 15 tahun. Bahkan mereka langsung dibawah asuhan Bapak Guru Agung yang terkenal dengan disiplin. Setelah lulus dari pengujian Bapak Guru Agung, mereka diperbolehkan untuk melakukan penulisan pasir. Dalam pengujian, jika tiga kali tidak berhasil, maka dengan sendirinya mereka akan disisihkan. Dalam pengujian terhadap Triduta, kebijaksanaan Bapak Guru Agung yang melampaui manusia umumnya, sangat jelas terlihat. Setiap orang merasa kagum. Lagipula sistem pengujian Beliau sangat bervariasi dan aneh.

Sebenarnya Bapak Guru Agung tidak memiliki metode tertentu di dalam menguji Triduta. Kadang-kadang Beliau menguji secara individu, ada kalanya ratusan Ci Sen diuji bersamaan. Dalam pengujian berkelompok, Bapak Guru Agung memulai dengan mengundang kehadiran Buddha tertentu untuk memberikan amanat suci. Lalu ratusan Ci Sen dihadapan umum secara serentak menuliskan tulisan pasir. Biasanya hasil amanat suci selalu sama. Bagi yang tidak berkonsentrasi dan terpusat, maka hasil amanat suci yang satu bisa berbeda dengan yang lainnya. Demikianlah yang gagal akan tersisihkan sendiri.

Pernah suatu ketika ratusan Ci Sen diuji secara serentak. Berkatalah Bapak Guru Agung: “Hari ini kita mengundang Boddhisatva Avalokitesvara untuk menyampaikan amanat suci.” Ratusan Medium segera melakukan tugasnya. Perlu diketahui bahwa jauh sebelumnya yang diundang bukan Boddhisatva Avalokitesvara tapi melainkan Boddhisatva Satya Kalama, yang mana hal ini sengaja dirahasiakan Bapak Guru Agung demi menguji para Triduta apakah mampu memasuki suasana jiwa yang manunggal dengan Keilahian, atau barangkali hanya mudah dipengaruhi bahasa semata.

Hasil amanat suci yang muncul ternyata ada 2 versi. Sebagian besar adalah bersumber dari Boddhisatva Avalokitesvara, hanya beberapa Triduta yang telah mencapai tingkat pemecahan konsep keakuan mampu menuliskan amanat suci yang bersumber dari Boddhisatva Satya Kalama.

“Triduta memikul tanggung jawab yang berat. Jika kalian tidak mampu membangkitkan jiwa Ilahi, yang menggunakan intelek keakuan, ketahuilah bahwa raja mara yang akan merasuk untuk menyampaikan tulisan!”
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 30 April 2008, 11:22:31 AM
At Jinaraga
postingan anda sepertinya bukan dari aliran yang saya pelajari selama ini :-?

 [at]  Sdr. Yong_cheng
Postingan yang mana bro? yang banyak tuhan2nya? Tuh buku jinaraga peroleh dari personal kelompok kalian yang disebarkan dari "door to door".
Warna dasar cover biru. Ada gambar patung yang kalian sebut sebagai maitreya yang sedang memegang bola dunia. Judul buku "Belajar Mencintai Hidup" (warna tulisan kuning).
Coba deh anda jalan2 ke perpustakaan tempat kebaktian kelompok kalian. Atau tanyakan kepada petinggi kelompok kalian. Semoga anda bisa menemukannya.

Pertanyaan selanjutnya, jika isi dalam buku tersebut bukan dari ajaran kalian..berarti dalam kelompok kalian masih ada sub-sub kelompok lagi ?
Jika demikian, sampai kapanpun ajaran kalian akan mendapatkan sorotan negatif dari ajaran lain. Karena tidak punya dasar yang kuat. Dan hanya bisa "menumpang hidup" di ajaran lain.., sementara ajaran yang ditumpangi menolak kehadiran kelompok tersebut.

Secara pribadi jinaraga melihat kesalahan fatal yang dilakukan kelompok tersebut adalah memutarbalikkan dhamma. Dengan mengatakan masa pancaran merah putih..Dan sekarang sudah bukan jamannya ajaran buddha Gotama lagi.

 _/\_ _/\_ _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 30 April 2008, 11:29:08 AM
At Jinaraga
postingan anda sepertinya bukan dari aliran yang saya pelajari selama ini :-?

Kayakne itu Mi le da dao punya ya?


:o
Jadi kelompok yang dibicarakan dalam thread ini adalah ajaran Yi Guan Dao atau Mi Le Da Dao ???
Sdr. yong_cheng bisa beri jawaban?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 30 April 2008, 11:38:39 AM
http://id.wikipedia.org/wiki/Ikuanisme

baca ini aja de
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 30 April 2008, 12:53:27 PM
Bro Jinaraga, Mi Le Da Dao sebenarnya berasal dari I Kuan Tao di I Kuan Tao sendiri memiliki 5 sub/cabang, ajaran di 5 sub cabang mungkin bisa berbeda karena pendahulu yang berbeda dan penafsiran yang berbeda, tetapi mempunyai satu konsep yang sama (ini tidak dapat di ganggu gugat). Kakek Guru ke 16/17 pernah berkata masing2 pendahulu dapat mengembangkan ajarannya tetapi berpatok pada yang satu.
Postingan bro Jinaraga yang banyak Tuhan nya itu merupakan salah satu penafsiran dari pendahulu yang berbeda, mungkin ingin dijelaskan lebih gampang agar dapat dicerna, karena untuk konsep aslinya agak susah untuk di jelaskan, dan tidak semua orang akan mengerti, ini seperti permainan kata2

Thanks buat bro nyanadhana yang udah membantu paste ke forum ini

 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 30 April 2008, 02:44:51 PM
Bro Jinaraga, Mi Le Da Dao sebenarnya berasal dari I Kuan Tao di I Kuan Tao sendiri memiliki 5 sub/cabang, ajaran di 5 sub cabang mungkin bisa berbeda karena pendahulu yang berbeda dan penafsiran yang berbeda, tetapi mempunyai satu konsep yang sama (ini tidak dapat di ganggu gugat). Kakek Guru ke 16/17 pernah berkata masing2 pendahulu dapat mengembangkan ajarannya tetapi berpatok pada yang satu.
Postingan bro Jinaraga yang banyak Tuhan nya itu merupakan salah satu penafsiran dari pendahulu yang berbeda, mungkin ingin dijelaskan lebih gampang agar dapat dicerna, karena untuk konsep aslinya agak susah untuk di jelaskan, dan tidak semua orang akan mengerti, ini seperti permainan kata2

Thanks buat bro nyanadhana yang udah membantu paste ke forum ini

 _/\_

Bro Yong_Cheng...., jadinya ajaran dari kelompok anda itu adalah Yi Guan Dao atau Mi Le Da Dao?? Jika tuhan2 dari buku yang jinaraga baca dan posting sebelumnya tidak sesuai dengan yang bro yong_cheng ketahui selama ini....berarti ajaran dari kelompok tersebut tidak konsisten. Jika kalian bukan B, mengapa membiarkan penafsiran B masuk. Dan penafsiran ajaran tersebut disebarkan oleh kelompok kalian sendiri juga.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 05 May 2008, 08:05:50 PM
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Mr. Wei on 07 May 2008, 11:48:13 AM
Pertanyaan saya yang masih belum saya dapatkan jawaban yang pas:

Kenapa WALUBI bisa menerima aliran Maitreya sebagai salah satu dari aliran di Indonesia???
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 07 May 2008, 12:02:08 PM
 _/\_ tanyakan ke Walubi aja  langsung yang masukin True Buddha School, NSI dan Maitreya,kenapa mereka bertindak seperti itu?apa motif dibalik mereka dengan menelan mentah2 tanpa dipelajari
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 07 May 2008, 12:18:03 PM
setahu saya Walubi hanya wadah pemersatu umat buddhist, dan bukan kumpulan Sangha, saya rasa tidak masalah deh....
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 07 May 2008, 01:30:42 PM
di sini -> http://dhammacitta.org/artikel/berpikir-cara-buddhis/sudahkah-maitreya-menjadi-buddha

commentnya udah >100 tuh  ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 07 May 2008, 01:38:30 PM
bro medho,baru lihat komentarnya,,,weeeh lebih gila,lebih panas,,,hahhahahaha adoh parah2 dah....tapi kok ga berani main di forum yaph mereka.....why?why?why?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 07 May 2008, 02:00:59 PM
tiap segment ada peminatnya masing2x  :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 07 May 2008, 02:56:38 PM
 :)) seperti lihat orang main game fighting...kubu abin ama kubu satu lagi....hahahaha..........
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 07 May 2008, 03:25:45 PM
Mereka nanya siapa yang nyiptain Buddha, mo jawab Ortunya nih, cm gak bisa reply di ono euy.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 07 May 2008, 03:26:44 PM
bisa,masukin nama trus alamat email trus komen,jangan lupa pas maukirim,isi dulu tulisan di box
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Mr. Wei on 07 May 2008, 07:43:30 PM
Btw, maaf saya kembali ke pertanyaan saya lagi  ;D.

Tapi bukannya WALUBI itu sebagai pemersatu umat Buddha juga harus memperhatikan, mana yang benar ajaran Buddha mana yang ajaran Buddha menyimpang, kalau main sembarang dimasukkin bukannya hanya akan menjadi perdebatan dan kontroversial seperti saat ini  ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 07 May 2008, 10:43:39 PM
Btw, maaf saya kembali ke pertanyaan saya lagi  ;D.

Tapi bukannya WALUBI itu sebagai pemersatu umat Buddha juga harus memperhatikan, mana yang benar ajaran Buddha mana yang ajaran Buddha menyimpang, kalau main sembarang dimasukkin bukannya hanya akan menjadi perdebatan dan kontroversial seperti saat ini  ;D

Jangan2 ada udang di balik .......
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 07 May 2008, 11:07:12 PM
*narcism mode on*

mereka gk berani masuk sini karena ada...

El Sol?  :)) :)) :)) :)) :))

*narcism mode off*
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 08 May 2008, 08:22:47 AM
 :)) :)) :)) takut ama El Sol, habis El Solnya mirip Yamantaka

lagi ngetes reply nya abis quick replynya lagi error
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 08 May 2008, 08:37:21 AM
back to topic  :D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 08 May 2008, 09:40:00 PM
back to topic, PLZ ... :)


Ada lagi yang mau di bahas mengenai Maitreya ?? ... [ Tugasnya Moderator Karuna ^-^ ... ]

_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 11 May 2008, 02:15:49 PM
Hoam...
Gw bacanya ampe ngantuk lo...
PErdebatan aliran yg seru banget tp "gk tau ngalir kemana"...
1 blg gini 1 blg itu....
Gini aja deh...
Gk siap2,kl sama2 buad pernyataan gitu...
Jelas kata saudara karuna sendiri kenapa maiterya disbt "Sesat"
Tapi yg gw pertanyaankan sendiri,"Knp tdk ada respon dr anggota Sangha/tokoh agama Buddha??"
"Kemanakah mereka???apakah Duduk2 sambil minum kopi n makan2???" :))
Jika disni kita yg ributkan gk ada hbz2nya...
Seperti kata yg didepan td gw baca ada yg blg semuanya tergtg pandang masing2,jelas gw s7 dgn kata2 spt ini...Kemudian Kl gk salah si karuna blg (apa yg gw lupa???)kira2 gini lah isinya yg ptg jelaskan Dhamma itu sendiri benar gk,kl slh gk segan2 utk blg aliran itu sesat...
Lagian jika pernyataan semua forum ini blg maiterya sesat...
Kok maiterya tetap berkiprah mengatasnamakan BUDDHA???
Jika bnr kata bung karuna maiterya tdk ada 4kbnran luhur,tilakhana,bla2...
Sudah pasti bukan aliran BUDDHA,knp masih mengatasnamakan BUDDHA??
Spt yg didepan katakan jg td yg gw bc sekilas,dikatakan jg KL MAU BUAD AGAMA SENDIRI SILAKAN JGN BAWA BUDDHA(GW S7 BANGET)...
Masalahnya disni tetap aja si aliran M tetap mengaku aliran Buddha...Dimana para pejuang AGAMA BUDDHa??(JElas spt yg pernah gw blg di post perpecahan Sangha,aliran BUDDHA TDK KONSISTEN)
Ditilik dr sejarahnya sendiri Maiterya itu Buddha masa dpn yg diramalkan SB sendiri....
Dan sdh jelas SB blg syarat2 kemunculan Maiterya...
Jd apa yg diajarkan Maiterya sendiri mesti dipertanyaankan....
Yg anehnya kok bisa ya masuk ke dlm WALUBi spt kt yg dpn tadi(Gw gk baca siap semua yg diposting krn byk amet gw mlz,jk ada yg uda dijawab di posting sblmnya mohon jwb ulang)
Tanya kenapakah?????Dimana para ANggota majelis agama Buddha kita???DImanakah para Tokoh2 AGama kita???Jika jelas sudah melenceng dan menghncrkan Dhamma itu sendiri,kok mrk gk ada respon apa2??
Lihat aja agama I***M,dijkt muncul aliran yg beda dikit cr penyembahnya thdp agama mrk langsung gk tanggung2 di boikot dan dikatakan sesat(walaupun mrk aja gk jelas bnr gk ucapan mrk)Langsung para tokoh2 agamanya bergerak...Langsung diurus Presiden lagi...
Bagaimana dengan AGAMA BUDDHA???KONSISTENKAH????PADAHL DISINI SUDAH JELAS BANGET MAITERYA DIPERTANYAKAN....Mohon tanggapan anda2 sekalian(Jk ada kata2 yg kurang berkenan mohon dimaafkan,gw cuma blg pendpt gw yg gw tau....)
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kelana on 11 May 2008, 11:10:40 PM
Hoam...
Gw bacanya ampe ngantuk lo...
PErdebatan aliran yg seru banget tp "gk tau ngalir kemana"...
1 blg gini 1 blg itu....
Gini aja deh...
Gk siap2,kl sama2 buad pernyataan gitu...
Jelas kata saudara karuna sendiri kenapa maiterya disbt "Sesat"
Tapi yg gw pertanyaankan sendiri,"Knp tdk ada respon dr anggota Sangha/tokoh agama Buddha??"
"Kemanakah mereka???apakah Duduk2 sambil minum kopi n makan2???" :))

Saya mencermati bahwa anggota sangha bersikap hati-hati. Di dalam kehati-hatian, mereka tetap membabarkan apa yang sebenarnya, yang sesuai dengan Tripitaka/Tipitaka. Jadi tidak langsung menerbitkan fatwah seperti MUI yang akhirnya bisa kita lihat dampaknya.

Quote
Jika disni kita yg ributkan gk ada hbz2nya...
Seperti kata yg didepan td gw baca ada yg blg semuanya tergtg pandang masing2,jelas gw s7 dgn kata2 spt ini...Kemudian Kl gk salah si karuna blg (apa yg gw lupa???)kira2 gini lah isinya yg ptg jelaskan Dhamma itu sendiri benar gk,kl slh gk segan2 utk blg aliran itu sesat...

Bagi saya, wacana / diskusi yang anda sebut ribut-ribut ini justru adalah sarana agar umat Buddha yang awam atau umat agama lain menjadi aware, tetap waspada.

Quote
Lagian jika pernyataan semua forum ini blg maiterya sesat...
Kok maiterya tetap berkiprah mengatasnamakan BUDDHA???

Mengapa seseorang tersesat dihutan? Karena ia tidak tahu arah/jalan yang benar atau juga karena pandangannya tertutup sesuatu (kabut atau lebatnya hutan). Ketika tidak tahu arah dan pandangannya tertutup maka ia akan tersesat. Dan ketika seseorang menegurnya bahwa ia salah arah tetapi yang bersangkutan terlalu keras kepala maka ia tetap menganggap jalan yang ia ambil adalah jalan yang benar.  Begitu juga umat aliran ayertiam.

Quote
Jika bnr kata bung karuna maiterya tdk ada 4kbnran luhur,tilakhana,bla2...
Sudah pasti bukan aliran BUDDHA,knp masih mengatasnamakan BUDDHA??

Pertanyaan ini seharusnya dijawab oleh umat ayertiam sendiri. Yang pasti ada alasan tersendiri., apakah itu numpang nama, politik, uud, dll

Quote
Spt yg didepan katakan jg td yg gw bc sekilas,dikatakan jg KL MAU BUAD AGAMA SENDIRI SILAKAN JGN BAWA BUDDHA(GW S7 BANGET)...
Masalahnya disni tetap aja si aliran M tetap mengaku aliran Buddha...Dimana para pejuang AGAMA BUDDHa??(JElas spt yg pernah gw blg di post perpecahan Sangha,aliran BUDDHA TDK KONSISTEN)
Please open your eyes. Bukankah di sini, di topik ini kita bisa melihat beberapa rekan yang berusaha menjelaskan suatu kebenaran, meluruskan pandangan keliru yang dibuat oleh aliran ayertiam? Bagi saya ini termasuk perjuangan. Dan perjuangan tidaklah harus dengan membabibuta yang menghasilkan sesuatu yang instan. Dengan tetap mengatakan bahwa ini tidak sesuai, ini yang seharusnya, ini adalah tetap suatu perjuangan. Dan keruntuhan terbesar suatu konsep, ideologi, ajaran, bukanlah disebabkan dari luar, tetapi dari dalam. So wait and see.

Quote
Ditilik dr sejarahnya sendiri Maiterya itu Buddha masa dpn yg diramalkan SB sendiri....
Dan sdh jelas SB blg syarat2 kemunculan Maiterya...
Jd apa yg diajarkan Maiterya sendiri mesti dipertanyaankan....
Yg anehnya kok bisa ya masuk ke dlm WALUBi spt kt yg dpn tadi(Gw gk baca siap semua yg diposting krn byk amet gw mlz,jk ada yg uda dijawab di posting sblmnya mohon jwb ulang)
Tanya kenapakah?????Dimana para ANggota majelis agama Buddha kita???DImanakah para Tokoh2 AGama kita???Jika jelas sudah melenceng dan menghncrkan Dhamma itu sendiri,kok mrk gk ada respon apa2??

Bagi saya Walubi sekarang hanyalah boneka. Why? Silahkan anda cari topik ttg Walubi. Nah, karena just a doll, maka Walubi tidak bisa diharapkan dan dimasukan ke dalam agenda perjuangan kita, kecuali ada ibu peri yang merubahnya kembali menjadi manusia.  ;D
Dan seperti sebuah marionette yang membutuhkan beberapa senar agar ia bisa bergerak dan akhirnya menjadi hal yang menarik, begitu juga Walubi membutuhkan beberapa perangkat keanggotaan, salah satunya adalah aliran ayertiam. Jika aliran ayertiam tidak dimasukkan maka Walubi tidak bisa bergerak seperti yang sang dalang inginkan. Malangnya aliran ayertiam tidak tahu akan hal ini. Kasihan juga ya aliran ayertiam  :)

Quote
Lihat aja agama I***M,dijkt muncul aliran yg beda dikit cr penyembahnya thdp agama mrk langsung gk tanggung2 di boikot dan dikatakan sesat(walaupun mrk aja gk jelas bnr gk ucapan mrk)Langsung para tokoh2 agamanya bergerak...Langsung diurus Presiden lagi...
Bagaimana dengan AGAMA BUDDHA???KONSISTENKAH????PADAHL DISINI SUDAH JELAS BANGET MAITERYA DIPERTANYAKAN....Mohon tanggapan anda2 sekalian(Jk ada kata2 yg kurang berkenan mohon dimaafkan,gw cuma blg pendpt gw yg gw tau....)
 _/\_

Buddhisme bukanlah Iselam, Buddhis bukanlah Muslim, so kenapa Buddhis harus mengikuti perilaku Muslim? Gemme a reason.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 13 May 2008, 08:20:09 PM
Hoam...
Gw bacanya ampe ngantuk lo...
PErdebatan aliran yg seru banget tp "gk tau ngalir kemana"...
1 blg gini 1 blg itu....
Gini aja deh...
Gk siap2,kl sama2 buad pernyataan gitu...
Jelas kata saudara karuna sendiri kenapa maiterya disbt "Sesat"
Tapi yg gw pertanyaankan sendiri,"Knp tdk ada respon dr anggota Sangha/tokoh agama Buddha??"
"Kemanakah mereka???apakah Duduk2 sambil minum kopi n makan2???" :))

Saya mencermati bahwa anggota sangha bersikap hati-hati. Di dalam kehati-hatian, mereka tetap membabarkan apa yang sebenarnya, yang sesuai dengan Tripitaka/Tipitaka. Jadi tidak langsung menerbitkan fatwah seperti MUI yang akhirnya bisa kita lihat dampaknya.

Quote
Jika disni kita yg ributkan gk ada hbz2nya...
Seperti kata yg didepan td gw baca ada yg blg semuanya tergtg pandang masing2,jelas gw s7 dgn kata2 spt ini...Kemudian Kl gk salah si karuna blg (apa yg gw lupa???)kira2 gini lah isinya yg ptg jelaskan Dhamma itu sendiri benar gk,kl slh gk segan2 utk blg aliran itu sesat...

Bagi saya, wacana / diskusi yang anda sebut ribut-ribut ini justru adalah sarana agar umat Buddha yang awam atau umat agama lain menjadi aware, tetap waspada.

Quote
Lagian jika pernyataan semua forum ini blg maiterya sesat...
Kok maiterya tetap berkiprah mengatasnamakan BUDDHA???

Mengapa seseorang tersesat dihutan? Karena ia tidak tahu arah/jalan yang benar atau juga karena pandangannya tertutup sesuatu (kabut atau lebatnya hutan). Ketika tidak tahu arah dan pandangannya tertutup maka ia akan tersesat. Dan ketika seseorang menegurnya bahwa ia salah arah tetapi yang bersangkutan terlalu keras kepala maka ia tetap menganggap jalan yang ia ambil adalah jalan yang benar.  Begitu juga umat aliran ayertiam.

Quote
Jika bnr kata bung karuna maiterya tdk ada 4kbnran luhur,tilakhana,bla2...
Sudah pasti bukan aliran BUDDHA,knp masih mengatasnamakan BUDDHA??

Pertanyaan ini seharusnya dijawab oleh umat ayertiam sendiri. Yang pasti ada alasan tersendiri., apakah itu numpang nama, politik, uud, dll

Quote
Spt yg didepan katakan jg td yg gw bc sekilas,dikatakan jg KL MAU BUAD AGAMA SENDIRI SILAKAN JGN BAWA BUDDHA(GW S7 BANGET)...
Masalahnya disni tetap aja si aliran M tetap mengaku aliran Buddha...Dimana para pejuang AGAMA BUDDHa??(JElas spt yg pernah gw blg di post perpecahan Sangha,aliran BUDDHA TDK KONSISTEN)
Please open your eyes. Bukankah di sini, di topik ini kita bisa melihat beberapa rekan yang berusaha menjelaskan suatu kebenaran, meluruskan pandangan keliru yang dibuat oleh aliran ayertiam? Bagi saya ini termasuk perjuangan. Dan perjuangan tidaklah harus dengan membabibuta yang menghasilkan sesuatu yang instan. Dengan tetap mengatakan bahwa ini tidak sesuai, ini yang seharusnya, ini adalah tetap suatu perjuangan. Dan keruntuhan terbesar suatu konsep, ideologi, ajaran, bukanlah disebabkan dari luar, tetapi dari dalam. So wait and see.

Quote
Ditilik dr sejarahnya sendiri Maiterya itu Buddha masa dpn yg diramalkan SB sendiri....
Dan sdh jelas SB blg syarat2 kemunculan Maiterya...
Jd apa yg diajarkan Maiterya sendiri mesti dipertanyaankan....
Yg anehnya kok bisa ya masuk ke dlm WALUBi spt kt yg dpn tadi(Gw gk baca siap semua yg diposting krn byk amet gw mlz,jk ada yg uda dijawab di posting sblmnya mohon jwb ulang)
Tanya kenapakah?????Dimana para ANggota majelis agama Buddha kita???DImanakah para Tokoh2 AGama kita???Jika jelas sudah melenceng dan menghncrkan Dhamma itu sendiri,kok mrk gk ada respon apa2??

Bagi saya Walubi sekarang hanyalah boneka. Why? Silahkan anda cari topik ttg Walubi. Nah, karena just a doll, maka Walubi tidak bisa diharapkan dan dimasukan ke dalam agenda perjuangan kita, kecuali ada ibu peri yang merubahnya kembali menjadi manusia.  ;D
Dan seperti sebuah marionette yang membutuhkan beberapa senar agar ia bisa bergerak dan akhirnya menjadi hal yang menarik, begitu juga Walubi membutuhkan beberapa perangkat keanggotaan, salah satunya adalah aliran ayertiam. Jika aliran ayertiam tidak dimasukkan maka Walubi tidak bisa bergerak seperti yang sang dalang inginkan. Malangnya aliran ayertiam tidak tahu akan hal ini. Kasihan juga ya aliran ayertiam  :)

Quote
Lihat aja agama I***M,dijkt muncul aliran yg beda dikit cr penyembahnya thdp agama mrk langsung gk tanggung2 di boikot dan dikatakan sesat(walaupun mrk aja gk jelas bnr gk ucapan mrk)Langsung para tokoh2 agamanya bergerak...Langsung diurus Presiden lagi...
Bagaimana dengan AGAMA BUDDHA???KONSISTENKAH????PADAHL DISINI SUDAH JELAS BANGET MAITERYA DIPERTANYAKAN....Mohon tanggapan anda2 sekalian(Jk ada kata2 yg kurang berkenan mohon dimaafkan,gw cuma blg pendpt gw yg gw tau....)
 _/\_

Buddhisme bukanlah Iselam, Buddhis bukanlah Muslim, so kenapa Buddhis harus mengikuti perilaku Muslim? Gemme a reason.


Apakah krn Buddhisme bUkan Iselam tdk hrs mengikuti suatu prilaku???
Jika prilaku tsb baek dan supaya tdk membutakan Umat awam???
Skrn gw sih kshan banget nengok tmn gw...
Tetap blg maiterya tersuci and bla2...(Gw heran banget deh....)
Kemudian spt kata anda ttg WALUBi saya br tau aja dr guru agama saya...
Mungkin a doll..
Skrg uda ada KASIH marilah kita berjuang melalui KASIH...
Jgn ad kerusakan spt WALUBi sendiri...W***** just need money...
Semua org maiterya rata2 org "kaya banget"
Lht lah betapa megahnya viharanya di Medan...
Disalah 1 komplek Elit Medan tepatnya cemara asli komplek bla2....
Berdirilah sebuah vihara raksasa(atau Hotelkah????^^)
Tepat di dpn VIhara sakkayamuni yg sangat kecil dan sederhana...
Walaupun begt Sakkayamuni Dikatakan Hinayana...
Saya tetap bangga utk ke vhr tsb drpd masuk kedalam hotel yg tdk sejalan dengan Dhamma....
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 18 May 2008, 12:42:33 AM
Please open your eyes. Bukankah di sini, di topik ini kita bisa melihat beberapa rekan yang berusaha menjelaskan suatu kebenaran, meluruskan pandangan keliru yang dibuat oleh aliran ayertiam? Bagi saya ini termasuk perjuangan. Dan perjuangan tidaklah harus dengan membabibuta yang menghasilkan sesuatu yang instan. Dengan tetap mengatakan bahwa ini tidak sesuai, ini yang seharusnya, ini adalah tetap suatu perjuangan. Dan keruntuhan terbesar suatu konsep, ideologi, ajaran, bukanlah disebabkan dari luar, tetapi dari dalam. So wait and see.

Perubahan suatu konsep atau ideologi itu 100% berasal dari dalam. Tidak mungkin bisa mengubah seseorang dari luar. Hal ini disebabkan adanya sifat manusia yang paling sulit dikalahkan, yaitu: EGO . Sebagai Manusia , kita selalu merasa diri paling benar. Sifat EGO ini dapat menghambat seseorang untuk belajar dan mendalami suatu konsep yang lain.

Karena sifat manusia yang penuh EGO itulah sang Buddha tidak pernah memaksakan bagaimana ajarannya bisa diterima umat manusia. Buang EGO, Menyadari kesalahan, tidak perlu malu tersesat, karena tersesat itu hanyalah bagian dari belajar Dhamma. Tidak perlu juga mencela seseorang yang tersesat, karena tersesat itu bagian dari belajar Dhamma.

Mencela seseorang itu hanya akan menambah EGO kita, menjauhkan kita sendiri dari Dhamma dan menjauhkan "korban celaan" tersebut dari Dhamma.



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 18 May 2008, 12:32:59 PM
Tdk ada yg mencela...
Saya cuma "mempertanyakan"
BUkannya mencela...
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 May 2008, 06:48:46 PM
Tdk ada yg mencela...
Saya cuma "mempertanyakan"
BUkannya mencela...
_/\_
mempertanyakan dengan cara yg mencela itu dinamakan MENCELA..:hammer:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 19 May 2008, 09:17:05 PM
Tdk ada yg mencela...
Saya cuma "mempertanyakan"
BUkannya mencela...
_/\_
mempertanyakan dengan cara yg mencela itu dinamakan MENCELA..:hammer:

Mempertanyakan dgn cara mencela??
Waw2...
Mungkin mereka yg agak sensi dan merasa terhina,atau memang uda "terhina"??
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 19 May 2008, 09:24:50 PM
:) , riky selalu melakukan pembenaran diri ... belajarlah yang namanya rendah hati ...

_/\_

Back to topic ...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 19 May 2008, 09:27:23 PM
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 19 May 2008, 09:32:27 PM
lagi iseng neh....
met waisak ya.... :x :x
perhatikan pos ke 3 dan ke 4 di hitung dari bawah ;D
kakak dan adik ;) :D :P
banyak kesamaan ;D
sampai reputasinya aja sama
sama-sama ngak suka maitreya
sama-sama minus 4
sama-sama pandai
sama-sama co
hahhahahha sama- sama apa lagi neh

tapi jempol deh buat kakak
udah lebih bijak tuch ama adik
lihat aja posnya
di atas
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 19 May 2008, 09:34:35 PM
sama2 bocor  :)) :)) :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 19 May 2008, 09:36:00 PM
lagi iseng neh....
met waisak ya.... :x :x
perhatikan pos ke 3 dan ke 4 di hitung dari bawah ;D
kakak dan adik ;) :D :P
banyak kesamaan ;D
sampai reputasinya aja sama
sama-sama ngak suka maitreya
sama-sama minus 4
sama-sama pandai
sama-sama co
hahhahahha sama- sama apa lagi neh

tapi jempol deh buat kakak
udah lebih bijak tuch ama adik
lihat aja posnya
di atas

Kakak adik??apa arti semua ini???^^ :hammer: :hammer:
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 19 May 2008, 09:36:45 PM
sama2 bocor  :)) :)) :))

??Maksud lo?? :ngomel: :ngomel: :ngomel:
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 19 May 2008, 09:40:11 PM
artinya jk dek.....:))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 19 May 2008, 09:42:43 PM
artinya jk dek.....:))
Wew...
hahaha
Dsr...
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 19 May 2008, 09:43:19 PM
sama2 bocor  :)) :)) :))

??Maksud lo?? :ngomel: :ngomel: :ngomel:
_/\_

becanda om... buset dach... sensi amat loe...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 19 May 2008, 09:45:04 PM
sama2 bocor  :)) :)) :))

??Maksud lo?? :ngomel: :ngomel: :ngomel:
_/\_

becanda om... buset dach... sensi amat loe...

Habiznya gawat banget kata "Bocor"(Byk maknanya lo)
Seakan2 gw hama penyakit aja deh???
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 19 May 2008, 09:46:27 PM
ehh... OOT OOT OOT ... :hammer:

Hendra, EVO, Riky .. :hammer:


:backtotopic:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 19 May 2008, 09:48:30 PM
sama2 bocor  :)) :)) :))

??Maksud lo?? :ngomel: :ngomel: :ngomel:
_/\_

becanda om... buset dach... sensi amat loe...

Habiznya gawat banget kata "Bocor"(Byk maknanya lo)
Seakan2 gw hama penyakit aja deh???
_/\_

wakkakkakkkakk... loe mesti sering2 mandi n kata orang tua jaman doeloe, sering mandi jd 'sehat'
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 19 May 2008, 09:48:35 PM
Oke boz...
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 19 May 2008, 09:49:51 PM
ehh... OOT OOT OOT ... :hammer:

Hendra, EVO, Riky .. :hammer:


:backtotopic:

ampun om... ^:)^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 19 May 2008, 09:50:42 PM
ehh... OOT OOT OOT ... :hammer:

Hendra, EVO, Riky .. :hammer:


:backtotopic:

ampun om... ^:)^

Akhirnya ^^
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 19 May 2008, 09:51:24 PM
hhahahhahahh momod angkat jari tekan keyboard ^-^ ^-^
hidup maitreya.......... ;D ;D
emang masih ada yang mau bahas ya??? 8) 8) 8)
hahhahhahah
aku wakili deh maitreya ada yang mau konsultasi
silakan....gratis....ngak perlu bayar  :whistle: ;) :D ;D :P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 19 May 2008, 10:13:56 PM
Apa di lock aja ya?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: andry on 19 May 2008, 10:17:02 PM
udah lock aja bos... udah gak ketemu benang merahnya
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 14 June 2008, 12:11:23 PM
YAY!!!

MERDEKA!!!!

^^

AMIEN!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 12:24:11 PM
Tarik Jhonson ke mari!!!!!!!!!!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 14 June 2008, 12:35:47 PM
 [at] atas
seret ajah...

ngapaen ditarik..

;D ;D ;D

oh iyah sama si Yong Cheng..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 14 June 2008, 12:36:58 PM
[at]atas..

Oh johson 1 aliran ya...
Pantesan...

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 14 June 2008, 12:49:10 PM
Gw ikutan kali ini!

Riky, siapin spanduk n bendera...

Ryu, cetak kaos FPB!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 14 June 2008, 12:50:51 PM
yeah... saya ikutan juga nonton aja :P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 14 June 2008, 12:51:18 PM
[at]Kokuzo
Enak aja..kOk saya jadi siapin spanduk dan bendera?....
aye cm jadi penonton......=))=))=))=))=))
Cm bisa lewat doa aja....

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 14 June 2008, 12:51:56 PM
yeah... saya ikutan juga nonton aja :P

Wah uda kembali ke jalan yang "benar" ya??
=))=))=))=))

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 14 June 2008, 01:33:32 PM
yeah... saya ikutan juga nonton aja :P
gk nyesel loe nonton doank?

gk pengen ngebantu salah satu anak mbak Lao mu?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 14 June 2008, 03:01:45 PM
(http://i234.photobucket.com/albums/ee24/edward_tesla/voodoo.gif)
MatI~~~
mAtI~~~
MaaTiiiLah SeMuA!!!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 14 June 2008, 03:07:19 PM
:o :o :o

:backtotopic:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 14 June 2008, 06:31:47 PM
BACK TO TOPIC..

JUNKERS KETAUAN BHANTE SUMEDHO..DI BRP LOH!

DIA UNLIMITED BRP!!

MWAHAHAHA..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 14 June 2008, 06:36:24 PM
lock lock.. bikin cape aja ngebahas aliran Maitreya...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 14 June 2008, 06:36:53 PM
[at]atas......

Ewot banget......
Dr td blg fitnah melulu.......

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 06:37:28 PM
So mo bahas ape sekarang?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 14 June 2008, 06:45:46 PM
Tunggu pembelaan dr saudara johnson untuk aliran maiterya dulu......
Silakan saudara johnson...

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 06:52:43 PM
Gini aje aye nanya, apa bener menurut maitreya sang buddha di chiu tao? trus 4 kejadian penting yaitu melihat orang sakit, tua, mati dan pertapa itu di bantu sama dewa?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 14 June 2008, 06:54:54 PM
[at]atas...
EGP
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 06:59:48 PM
[at]atas...
EGP

woii gw nanya maitreya bukan elo.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 14 June 2008, 07:03:28 PM
[at]atas..
Emangnya aye tidak boleh jawab?Dimana peraturannya??=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 07:07:09 PM
[at]atas..
Emangnya aye tidak boleh jawab?Dimana peraturannya??=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))

emang EGP jawaban elo?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 14 June 2008, 07:08:22 PM
Iya...
EGP...

=))=))=))=))=))=))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 07:10:59 PM
Pantesan
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 14 June 2008, 07:12:38 PM
Anda kan pakai "peta",saya cuma berpegang pada "peta" tapi tidak melekat sama tuh "peta"...
Mau ada "peta" oke...Tidak juga gpp...EGP gitu lo...

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 07:16:42 PM
Wkwkwkwk yang menghilangkan gue ternyata EGP :))
mo dibawa sampe mana pikiran 'peta' dan 'tidak melekat' sama peta :))

keknya harus sering baca cerita zen lage nih :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 14 June 2008, 07:18:11 PM
EGP....=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))
Cuma 1 hal yang saya tahu...Kebanyakan yang pake "peta" sudah pada hebat2.....
Sudah bisa menerka2 batin seseorang...Sudah arahat kali ya?=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 07:20:46 PM
Wew bhiku No 3 neh :)) :)) :)) :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 14 June 2008, 07:21:38 PM
=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 07:24:00 PM
:)) om Kar, di lock aje deh percuma dah OOT nich, ngelayani orang yang sudah menghilangkan keAkuan ternyata susah yach :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 14 June 2008, 07:26:08 PM
Wah......Selain bisa menerka...Juga tajam ya setajam Silet yang di RCTI.......
=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 14 June 2008, 07:28:48 PM
Jadi teringat kata2 ini...
"Sang Buddha menghendaki kita untuk berhubungan dengan Dhamma,tetapi orang2 hanya berhubungan dengan kata2,buku dan kitab suci.Ini berati berhubungan dengan sesuatu yg berada disekitar Dhamma,tetapi tidak berhubungan dengan Dhamma yang sebenarnya seperti yang diajarkan oleh Guru Agung Kita.Bagaimana mereka bisa berkata bahwa mereka berlatih dengan baik dan benar?Mereka telah menyimpang jauh..."

"Bagaikan seekor anjing yang tidur di atas tumpukan padi yg belum diirik.Ketika kelaparan bangun dan pergi mencari makanan di tempat yang lain."

"Jangan berpikir bahwa dengan belajar dan tahu banyak,kalian akan mengerti "Buddha Dhamma".Hal itu bagaikan mengatakan kalian telah melihat segala sesuatu yang bisa dilihat hanya karena kalian memiliki mata,atau bahwa kalian telah mendengar segala sesuatu yg bisa didengar hanya karena kalian memiliki telinga.Kalian mungkin melihat tetapi tidak melihat sepenuhnya.Kalian hanya melihat dengan "Mata Luar" ,tidak dengan "Mata Dalam" ,kalian hanya mendengar dengan "Telinga Luar" ,tidak dengan "Telinga Dalam" "

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 07:31:15 PM
Wah......Selain bisa menerka...Juga tajam ya setajam Silet yang di RCTI.......
=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))

Salam,
Riky

Mo yang lebih tajem lage? Cuma kasian aje nich kalo di bilangin :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 07:33:05 PM
Jadi teringat kata2 ini...
"Sang Buddha menghendaki kita untuk berhubungan dengan Dhamma,tetapi orang2 hanya berhubungan dengan kata2,buku dan kitab suci.Ini berati berhubungan dengan sesuatu yg berada disekitar Dhamma,tetapi tidak berhubungan dengan Dhamma yang sebenarnya seperti yang diajarkan oleh Guru Agung Kita.Bagaimana mereka bisa berkata bahwa mereka berlatih dengan baik dan benar?Mereka telah menyimpang jauh..."

"Bagaikan seekor anjing yang tidur di atas tumpukan padi yg belum diirik.Ketika kelaparan bangun dan pergi mencari makanan di tempat yang lain."

"Jangan berpikir bahwa dengan belajar dan tahu banyak,kalian akan mengerti "Buddha Dhamma".Hal itu bagaikan mengatakan kalian telah melihat segala sesuatu yang bisa dilihat hanya karena kalian memiliki mata,atau bahwa kalian telah mendengar segala sesuatu yg bisa didengar hanya karena kalian memiliki telinga.Kalian mungkin melihat tetapi tidak melihat sepenuhnya.Kalian hanya melihat dengan "Mata Luar" ,tidak dengan "Mata Dalam" ,kalian hanya mendengar dengan "Telinga Luar" ,tidak dengan "Telinga Dalam" "

Salam,
Riky


Beginikah seseorang yang melihat dengan mata dalam? :))
Beginikah yang mendengar dengan telinga dalem? :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lex Chan on 14 June 2008, 08:18:11 PM
*EVO mode on*

~bawa rotan kasih ke ryu~ >:D

*EVO mode off*
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 14 June 2008, 08:38:01 PM
lex tuch anak masih kecil rotannya jagan yang gd kasih ryu yah
yang kecil aja ^-^ ^-^ ^-^

 :'( :'( :'( :'( :'( :'( :'( :'( :'( :'( :'( gusiiiiiiiiiiiiku bengkakkkkk
aku pengen makan orang nehhhhh =P~ =P~ =P~
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lex Chan on 14 June 2008, 08:41:31 PM
ah ngga, aye kasih rotannya yang bentuk hola-hop kok... ;D
biar ryu bisa rileks sambil nari hola-hop.. ^-^

(http://www.desis-salon.com/alb08/images/hoop05_jpg.jpg)

aku pengen makan orang nehhhhh =P~ =P~ =P~

Udah ngga vege? :P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 14 June 2008, 08:46:14 PM
tuch dewa ntar tambah langsing...ntar jadi tambah baby face...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 14 June 2008, 08:54:54 PM
EGP....=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))
Cuma 1 hal yang saya tahu...Kebanyakan yang pake "peta" sudah pada hebat2.....
Sudah bisa menerka2 batin seseorang...Sudah arahat kali ya?=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))=))

Salam,
Riky

wah, disadari atau tidak, Riky tampaknya sering mengeluarkan kata-kata: "peta", "arahat", "membaca bathin", "anjing & padi", dll...

hehehe ;)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 08:57:04 PM
Gw bilang ape cerita zen Bhiku No 3 :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 08:58:08 PM
Ape perlu aye Uploadin cerita zen ini di sini :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 14 June 2008, 09:12:01 PM
ceritaain dewa
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 09:17:29 PM
Hush aye ini setan, bukan dewa :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 14 June 2008, 09:20:56 PM
Hush yang setan aye
lou tuch kan dewa...masak lupa sech ^-^ ^-^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lex Chan on 14 June 2008, 09:21:09 PM
Ape perlu aye Uploadin cerita zen ini di sini :))

upload.. upload.. upload.. 8)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 14 June 2008, 09:21:33 PM
mana??
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 14 June 2008, 09:22:55 PM
tuch dewa banyak peminat
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 09:23:56 PM
Tar di cari dulu :)) mbah menyan yang kasi , lupa nyimpen :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 14 June 2008, 09:27:38 PM
Ayoo... mana upload dunk, ryu .. setelah itu baru ta lock ^-^

:))

:backtotopic:

Ada yang mau di bahas ga tentang maitreya ??

Sambil Nunggu ElSol dan Bro Jhonson  ??

Kalau tidak ada respon 2 x 24 jam dari ElSol dan Jhonson, Thread Di Lock yah ... :D

_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 14 June 2008, 09:42:41 PM
 [at] atas

jangan di lock lar..

khan butuh waktu juga buat bahas..

kamu ini gk sabaran banget..

semuanya itu BUTUH PROSES...

sabar yak mbah Felix!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 14 June 2008, 09:44:58 PM
ok deh gw coba tanya umat aliran sesat Maitreya...

Kenapa kalo dah Vegetarian bisa suci??
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 14 June 2008, 09:49:07 PM
Ok Sol .. Silahkan di lanjutkan :D . Tadi ada permintaan untuk thread ini di Lock .. jadi supaya adilnya nunggu dari pihak Elsol dulu apa mau di lanjutkan ? ^-^ ok  silahkan2 ...

_/\_

:backtotopic:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 14 June 2008, 09:51:10 PM
ok deh gw coba tanya umat aliran sesat Maitreya...

Kenapa kalo dah Vegetarian bisa suci??

tenggg!!! tanya kenapa
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 09:51:49 PM
silahken gan :

http://rapidshare.de/files/39717571/flash_lucu.zip.html

tapi harus diterjemahin ama LEX CHAN nich :))

kalo mo yang lan keknyqa bisa di download di :

http://www.thewisdom.com.tw/Big5/AnimationListAForm.phtml?FV_Type=1

Gak bisa bacanya :(
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 14 June 2008, 10:02:24 PM
lex terjemahkan harus selesai sebelum 2x24 jam..:hammer:...
 ^:)^ ^:)^ ^:)^ maaf kan bos momod...pakai jurusnya ^-^ ^-^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 14 June 2008, 10:48:10 PM
BACK TO TOPIC..

JUNKERS KETAUAN BHANTE SUMEDHO..DI BRP LOH!

DIA UNLIMITED BRP!!

MWAHAHAHA..
  >:D >:D >:D
bahkan bisa menghapus GRP  BWAHAHAHAHAHAH >:D

hmmm mulai dari siapa yah....  :-?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 14 June 2008, 10:54:33 PM
Jangan aye suhu, aye manusia biasa, yang punya kelemahan ampuni aye suhu .
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 15 June 2008, 02:22:40 AM
BACK TO TOPIC..

JUNKERS KETAUAN BHANTE SUMEDHO..DI BRP LOH!

DIA UNLIMITED BRP!!

MWAHAHAHA..
  >:D >:D >:D
bahkan bisa menghapus GRP  BWAHAHAHAHAHAH >:D

hmmm mulai dari siapa yah....  :-?

hmmm... request -57

& ganti display name jadi evil_Sumedho  >:D  ^-^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: HokBen on 15 June 2008, 02:37:15 AM
Gw bilang ape cerita zen Bhiku No 3 :))

Bro..
bukannya cerita zen yg ttg silent meditation itu ada 4 bhikku, bukan 3 bhikku? atau lagi ingat crita zen yang laen nh?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 15 June 2008, 03:33:30 AM
Bhikkhu No.3, bukan 3 Bhikkhu ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: HokBen on 15 June 2008, 03:56:10 AM
Ups...
Maklum, udah ampir jam 3 pagi..
Mata udah siwer..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 06:50:31 AM
BACK TO TOPIC..

JUNKERS KETAUAN BHANTE SUMEDHO..DI BRP LOH!

DIA UNLIMITED BRP!!

MWAHAHAHA..
  >:D >:D >:D
bahkan bisa menghapus GRP  BWAHAHAHAHAHAH >:D

hmmm mulai dari siapa yah....  :-?

sifu, ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.


 [at] hokben, kalo posisi aye bhiku no. 1
yang No. 3 tuh yang marah2 khan =))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 15 June 2008, 06:52:11 AM
aye posisi penonton didepan layar :P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 06:57:57 AM
aye posisi penonton didepan layar :P

ya iya lah, khan Tuhan kerjaannya gitu :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 15 June 2008, 10:00:27 AM
^ NUSUKKKKK!!!! >.<
sesat loe dasar!!!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 15 June 2008, 01:42:53 PM
Demikian yang saya ketahui dari alran Maitreya,

Vegetarian bukanlah jalan satu-satunya untuk mencapai kesucian..
Vegetarian adalah hanyalah salah satu faktor pendukung untuk mencapai kesucian.
Vegetarian dicontohkan sebagai 4 sehat 5 sempurna..
Dan vegetrian adalah 5 nya..atau pelengkapnya

Dan Sakyamuni mendapatkan pencerahan sempurna atas Inisiasi sejati dari Buddha Dipankara...
Pembukaan Inisiasi sejati oleh Seorang Buddha sebelumnya, harus terlebih dahulu mencapai Jhana tinggi..barulah dibukakan secara ghaib oleh Nirmakaya Buddha Dipankara, dikarenakan Perjuangan Sakyamuni sudah sampai waktunya untuk diinisiasi setelah melalui perjuangan melatih diri..

Pada masa lalu, Inisiasi sejati Firman belum diturunkan, hanyalah segelintir manusia yang bijaksana dan mencapai jhana yang bisa mencapai Inisiasi..
Namun saat ini, Tuhan menurunkan ketuhanan/inisiasi, sehingga siapa yang berjodoh akan mendapatkan ketuhanan, dan terbebas dari samsara..


Begitulah yang saya ketahui…


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 01:51:16 PM
Hm nunggu sol patu buat bantah nih, aye mah kaga tau tentang maitreya, cuma dari denger2 :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 15 June 2008, 02:36:03 PM
Quote
Namun saat ini, Tuhan menurunkan ketuhanan/inisiasi, sehingga siapa yang berjodoh akan mendapatkan ketuhanan, dan terbebas dari samsara..

berarti ada yang tidak berjodoh duonk... n kayanya jauh lebih banyak yang gak berjodoh ya?
atas dasar apa hal ini ditentukan berjodoh tidaknya?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: HokBen on 15 June 2008, 02:56:01 PM
Quote
Namun saat ini, Tuhan menurunkan ketuhanan/inisiasi, sehingga siapa yang berjodoh akan mendapatkan ketuhanan, dan terbebas dari samsara..

berarti ada yang tidak berjodoh duonk... n kayanya jauh lebih banyak yang gak berjodoh ya?
atas dasar apa hal ini ditentukan berjodoh tidaknya?

Pake fungsi Random =

Inisiasi = Rnd(jodoh$);
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 02:58:39 PM
Ato kalo gak pake dadu di  kocok :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 15 June 2008, 03:24:07 PM
Demikian yang saya ketahui dari alran Maitreya,

...
Dan Sakyamuni mendapatkan pencerahan sempurna atas Inisiasi sejati dari Buddha Dipankara...
Pembukaan Inisiasi sejati oleh Seorang Buddha sebelumnya, harus terlebih dahulu mencapai Jhana tinggi..barulah dibukakan secara ghaib oleh Nirmakaya Buddha Dipankara, dikarenakan Perjuangan Sakyamuni sudah sampai waktunya untuk diinisiasi setelah melalui perjuangan melatih diri..
...

Inisiasi sejati? emank ada yang namanya inisiasi sejati ? Gotama kan mencapai pencerahan karena usaha sendiri, bukan karena "dibukakan mata batinnya"...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 03:37:40 PM
Katanya kalo gak ada bantuan, sang buddha gak akan lihat orang sakit, tua, mati, dan pertapa, khan sang ayah sidharta sudah memerintahkan anak buahnya untuk menyembunyikan 4 hal tersebut. Tanpa ada bantuan dari sesuatu, sang Buddha gak akan ketemu tuh.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 15 June 2008, 03:44:53 PM
Mungkin atas kehendak TUHAN....maka orang tua, orang sakit, orang mati, dan pertama bisa terlihat oleh Siddharta Gotama.

*Kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr............*
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 15 June 2008, 03:47:08 PM
tuhan ato karma?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 03:48:09 PM
^^ nah tuhannya Maitreya tuh *ngejar jinaraga*
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 15 June 2008, 04:49:27 PM
Quote
Namun saat ini, Tuhan menurunkan ketuhanan/inisiasi, sehingga siapa yang berjodoh akan mendapatkan ketuhanan, dan terbebas dari samsara..

berarti ada yang tidak berjodoh duonk... n kayanya jauh lebih banyak yang gak berjodoh ya?
atas dasar apa hal ini ditentukan berjodoh tidaknya?

saya bantu jawab, yang berjodoh banyak sekali, walaupun hanya jodoh di inisiasi saja, anda telah mendapatkan inisiasi berarti anda telah berjodoh... dasarnya adalah karma anda sendiri
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 04:53:33 PM
Wkwkwk ternyata ampir sama dgn ajaran k yah jawaban sama pondasi keyakinannya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 15 June 2008, 05:49:33 PM
Iya, lebih banyak orang yang belum berjodoh untuk mendapatkan inisiasi Sejati Firman.untuk lebih banyak mengajak orang mendpatkan ketuhanan, maka muncullah istlah MISI ketuhanan yang diperjuangkan oleh Umat ketuhanan..
Sebenarnya saya tidak tahu atas dasar apa seseorang dikatakan berjodoh, tetapi saya pernah mendengar begini..

Sebab-sebab seseorang dapat mendapatkan ajaran Ketuhanan pada kehidupan sekarang..
1.   memiliki akar kebajikan pada tiga kehidupan masa lampau
2.   leluhur kita juga memiliki akar jasa pahala yang ckup besar
3.   memiliki jodoh kebuddhaan yang ckup kuat..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 05:53:58 PM
^^ itu yang di signature, buruknya maitreya apa dong :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 15 June 2008, 06:02:48 PM
 [at] ryu..
sabar.. sabar..diskusi akan berkelanjutan terus..

 [at] edward
Wah, setahu saya begitulah ada istilah INISIASI SEJATI..
Saya tidak tahu juga emang ada ya namanya INISIASI SEJATI..
Itu kan karena sebuah keyakinan..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 06:04:56 PM
Hmm sumbernya dari mana tuh? kitab suci nya apa tuh?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 15 June 2008, 06:19:05 PM
Ini suatu kepercayaan.. dan sumbernya saya belum ketahui..mungkin ada mungkin tidak..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 06:22:19 PM
Ooo gitu yah, tar tunggu berita buruknya ahh, sambil nonton dulu :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 15 June 2008, 06:24:27 PM
Yah lu enak dong pengikut Kristus..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 15 June 2008, 06:30:07 PM
Ini suatu kepercayaan.. dan sumbernya saya belum ketahui..mungkin ada mungkin tidak..
oh... blind faith?

Quote
aku adalah pengikut aliran sesat Maitreya,
bila ada yang bertanya, maka kujawab setahuku,
akan kuterangkan secara gelap maupun terang
hitam dan putih, baik dan buruk Aliran Maitreya.
sebelum aku murtad
hehe... udah ada rencana mo murtad ya? ^-^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 15 June 2008, 06:34:05 PM
liat situasi dan kondisi..
sewaktu balita sudah di ciutao.. dan saat remaja diwisudhi oleh Bhikku.. jadi gimana tuh..
aku bebas datang dan pergi,
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 15 June 2008, 06:44:11 PM
liat situasi dan kondisi..
sewaktu balita sudah di ciutao.. dan saat remaja diwisudhi oleh Bhikku.. jadi gimana tuh..
aku bebas datang dan pergi,

 [at] JHONSON
 situasi dan kondisi yang seperti apa?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 06:45:53 PM
Yah lu enak dong pengikut Kristus..


yah enak gak enak sih.

mending 'kosong' dulu ajah, tinggal milih nanti, liat perkembangan, jgn karena doktrin ato udah terpaksa gitu dong bro :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 15 June 2008, 07:03:47 PM
 [at] yong_cheng

saya sama seperti Ryu..saat ini kosong dulu
liat perkembangan..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 15 June 2008, 07:18:05 PM
saya kira tunggu pemberontakan yang di fitnahkan ke aliran ini :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 15 June 2008, 07:22:18 PM
sabar bro..yongcheng
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 15 June 2008, 07:25:04 PM
Demikian yang saya ketahui dari alran Maitreya,

Vegetarian bukanlah jalan satu-satunya untuk mencapai kesucian..
Vegetarian adalah hanyalah salah satu faktor pendukung untuk mencapai kesucian.
Vegetarian dicontohkan sebagai 4 sehat 5 sempurna..
Dan vegetrian adalah 5 nya..atau pelengkapnya

Dan Sakyamuni mendapatkan pencerahan sempurna atas Inisiasi sejati dari Buddha Dipankara...
Pembukaan Inisiasi sejati oleh Seorang Buddha sebelumnya, harus terlebih dahulu mencapai Jhana tinggi..barulah dibukakan secara ghaib oleh Nirmakaya Buddha Dipankara, dikarenakan Perjuangan Sakyamuni sudah sampai waktunya untuk diinisiasi setelah melalui perjuangan melatih diri..

Pada masa lalu, Inisiasi sejati Firman belum diturunkan, hanyalah segelintir manusia yang bijaksana dan mencapai jhana yang bisa mencapai Inisiasi..
Namun saat ini, Tuhan menurunkan ketuhanan/inisiasi, sehingga siapa yang berjodoh akan mendapatkan ketuhanan, dan terbebas dari samsara..


Begitulah yang saya ketahui…




woiii... itu kr****n apa buddha haa...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 07:26:34 PM
Demikian yang saya ketahui dari alran Maitreya,

Vegetarian bukanlah jalan satu-satunya untuk mencapai kesucian..
Vegetarian adalah hanyalah salah satu faktor pendukung untuk mencapai kesucian.
Vegetarian dicontohkan sebagai 4 sehat 5 sempurna..
Dan vegetrian adalah 5 nya..atau pelengkapnya

Dan Sakyamuni mendapatkan pencerahan sempurna atas Inisiasi sejati dari Buddha Dipankara...
Pembukaan Inisiasi sejati oleh Seorang Buddha sebelumnya, harus terlebih dahulu mencapai Jhana tinggi..barulah dibukakan secara ghaib oleh Nirmakaya Buddha Dipankara, dikarenakan Perjuangan Sakyamuni sudah sampai waktunya untuk diinisiasi setelah melalui perjuangan melatih diri..

Pada masa lalu, Inisiasi sejati Firman belum diturunkan, hanyalah segelintir manusia yang bijaksana dan mencapai jhana yang bisa mencapai Inisiasi..
Namun saat ini, Tuhan menurunkan ketuhanan/inisiasi, sehingga siapa yang berjodoh akan mendapatkan ketuhanan, dan terbebas dari samsara..


Begitulah yang saya ketahui…



kenapa Vegetarian adalah salah satu faktor mencapai kesucian??

menurut sang Buddha sendiri..kesucian bukanlah didapat dari kelahiran,faktor2 external(mandi di sungai suci, vegetarian), Ritual..

Kesucian itu didapat dari hilangnya Lobha,dosa dan Moha (keserakahan, kebencian dan kebodohan batin)..

ada bukti tertulis bahwa sang Buddha di inisiasi?? ato semuana itu "KATANYA" ato "KATA SHI CUN"..??

bagaimana berpijak pada sesuatu yg begitu Vague? bukankah itu kebodohan?

dan sangat tidak masuk akal/logika juga kalo sang Buddha di inisiasi..

jelas2 sang Buddha tercerahkan karena beliau mempunyai Kamma lampau yg sangat2 besar..



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 07:27:21 PM
saya kira tunggu pemberontakan yang di fitnahkan ke aliran ini :))

fitnah?!

loe orang bisa gk tunjukkin bukti2 tertulis kalo kalian itu diterima oleh agama Buddha dan Taoism?

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 15 June 2008, 07:28:28 PM
 [at] atas
krisbud = kr****n buddha haa...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 07:29:58 PM
nah sang jendraL dah datang, siap grak, LANGKAH TEGAK MAJU JALAN!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 07:30:13 PM
saya kira tunggu pemberontakan yang di fitnahkan ke aliran ini :))

fitnah?!

loe orang bisa gk tunjukkin bukti2 tertulis kalo kalian itu diterima oleh agama Buddha dan Taoism?

liat situasi dan kondisi..
sewaktu balita sudah di ciutao.. dan saat remaja diwisudhi oleh Bhikku.. jadi gimana tuh..
aku bebas datang dan pergi,
apalah artinye Wisudhi?

dalam agama Buddha wisudhi itu gk penting sama sekale..

karena dalam agama Buddha ritual2 seperti itu cuma simbolik..

berbeda dengan aliran sesat Maitreya..

kalo loe emank orang yg berotak mungkin loe akan paham bahwa sang Buddha bukanlah orang yg mementingkan ritual..

lepas agama abis dibaptis kek.. di qiu tao kek..

that won't affect me as long as I always do good deeds..<--itulah ajaran sang Buddha
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 15 June 2008, 07:32:25 PM
begini saja ,
1. Inisiasi sejati hanyalah karangan belaka
2. inisiasi sejati benar-benar ada dan sungguh dapt membebaskan
   dari samsara...

mau percaya atau tidak. kembalilah kepada diri masing-masing..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 07:35:11 PM
^^^ Wkwkwkwkwk langsung ganti signaturenya =))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 15 June 2008, 07:36:41 PM
saya kira tunggu pemberontakan yang di fitnahkan ke aliran ini :))

fitnah?!

loe orang bisa gk tunjukkin bukti2 tertulis kalo kalian itu diterima oleh agama Buddha dan Taoism?



sabar.... bro sol :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 15 June 2008, 07:37:33 PM
^^^ Wkwkwkwkwk langsung ganti signaturenya =))

wakkss... ketinggalan... apaan??  :D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 07:37:48 PM
begini saja ,
1. Inisiasi sejati hanyalah karangan belaka
2. inisiasi sejati benar-benar ada dan sungguh dapt membebaskan
   dari samsara...

mau percaya atau tidak. kembalilah kepada diri masing-masing..

logikanya??

-karma-
gw nanem jagung...yg keluar jagung...

-inisiais-
gw nanem jagung...yg keluar labu..

masuk akal?

gw tade baca ada yg tulis..kalo bisa di inisiasi adalah karena Kamma baek...

yg gw mao pertanyakan..

para Deva mempunyai banyak Kamma baek..kenapa mereka semua tidak terinisiasi? jika kamma baek adalah FAKTOR UTAMA membuat seseorang menjadi tercerahkan/suci..

bukankah seluruh DEVA potentialnya lebih gede dibandingkan manusia untuk menjadi Buddha?

 Untungnya Sang Buddha bersabda bahwa bukan dengan Kamma baek saja seseorang bisa menjadi Buddha...tetapi dengan dilandaskan "pelatihan diri"...Sila yg baek dan juga meditasi yg bagus..seseorang dapat menjadi Buddha..

dan bukanlah berdasarkan ritual2/Inisiasi2..


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 07:38:26 PM
saya kira tunggu pemberontakan yang di fitnahkan ke aliran ini :))

fitnah?!

loe orang bisa gk tunjukkin bukti2 tertulis kalo kalian itu diterima oleh agama Buddha dan Taoism?



sabar.... bro sol :))

jangan panggil gw bro..

gw gk berteman dengan umat2 aliran sesat Maitreya..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 15 June 2008, 07:39:28 PM
saya kira tunggu pemberontakan yang di fitnahkan ke aliran ini :))

fitnah?!

loe orang bisa gk tunjukkin bukti2 tertulis kalo kalian itu diterima oleh agama Buddha dan Taoism?



sabar.... bro sol :))

jangan panggil gw bro..

gw gk berteman dengan umat2 aliran sesat Maitreya..


wakakakkakkakkka... :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 15 June 2008, 07:40:29 PM
 [at] atas
 =))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 15 June 2008, 07:46:11 PM

begini saja sol,
apapun agamanya, asal ia berbuat baik, berpikir benar, berucap benar.. ia adalah penganut buddha sejati..
tidak perlu ada vihara segala.. untuk menghormati buddha..
karena semua kan kembali ke pada mental sendiri..

agama buddha cuma, tinggal cetak buku.. sudah kasih orang baca..
mau berbuat baik atau tidak, mau samadhi atau tidak terserah lo.

then...

ada istilah dalam aliran ini,
pada masa lalu seseorang haruslah membina terlebih dahulu
barulah mendapatkan inisiasi sejati, dan langsung mencpai kesadaran
tertinggi dan menyadari akan kebenaran tertinggi
sekarang kebalikannya karena LaoMu berwelas asih
maka mendapatkan Ketuhanan terlebih dahulu..
setlah mendapatkan ketuhanan, karena akumulasi karma buruk yang banyak
tidak serta merta menyadari kebenaran tertinggi...untuk itu
setlah mendapatkan, barulah membina diri..


dan umat maitreya menjadikan vegetarian sama seperti halnya makan nasi sehari-hari...


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 07:47:14 PM
 ~o) ~o) ~o)  :jempol:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 15 June 2008, 07:52:24 PM
bisa bervegetarian, jagung, sayur, nasi, tomat, buah, kacang-kacangan, telur susu, sudah cukup alhamdulillah..
lagi pula tahu tempe segala macam lebih murah dari pada daging..
bila bisa makan vegetarian ngapain repot cari daging, gitulo
kan lagi krisis moneter
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 07:56:47 PM

begini saja sol,
apapun agamanya, asal ia berbuat baik, berpikir benar, berucap benar.. ia adalah penganut buddha sejati..
tidak perlu ada vihara segala.. untuk menghormati buddha..
karena semua kan kembali ke pada mental sendiri..
gw setuju ama ini..

tapi apakah menurut anda merubah2 Sabda2 sang Buddha adalah suatu tindakan yg baik, benar dan patut?

kalo kalian bilank kalian tidak merubah2 sabda2 Sang Buddha, tunjukkanlah bukti tertulis bahwa sang Buddha pernah bersabda seperti yg diajarkan di aliran kalian..

Quote
agama buddha cuma, tinggal cetak buku.. sudah kasih orang baca..
mau berbuat baik atau tidak, mau samadhi atau tidak terserah lo.

then...

ada istilah dalam aliran ini,
pada masa lalu seseorang haruslah membina terlebih dahulu
barulah mendapatkan inisiasi sejati, dan langsung mencpai kesadaran
tertinggi dan menyadari akan kebenaran tertinggi
sekarang kebalikannya karena LaoMu berwelas asih
maka mendapatkan Ketuhanan terlebih dahulu..
setlah mendapatkan ketuhanan, karena akumulasi karma buruk yang banyak
tidak serta merta menyadari kebenaran tertinggi...untuk itu
setlah mendapatkan, barulah membina diri..


dan umat maitreya menjadikan vegetarian sama seperti halnya makan nasi sehari-hari...



nah..

itu kata sapa? abis membina baru inisiasi? jika sudah membina diri apakah perlu untuk inisiasi?

gini loh logikanya..

loe hari ini belajar Matematika, akhirnya karena terlalu rajin, eloe ngebuat soal2 mat tiap hari(membina diri)..maka loe bisa lulus tes..

tunjukkan apa peran Inisiasi dalam suksesnya pembinaan diri(in this case, lulus tes)?

trus..

kalo bagi kalian Vegetarian adalah hal sehari2..

kenapa BANYAK(bukan 1 ato 2) umat aliran sesat Maitreya memaksa umat2 yg baru bergabung untuk vegetarian dengan mengatakan bahwa bila tidak Vegetarian tidak bisa masuk Nirvana, dan juga jika tidak Vegetarian adalah DOSA(bukan Dosa=kebencian, tapi Dosa= Sin)..?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 07:57:31 PM
bisa bervegetarian, jagung, sayur, nasi, tomat, buah, kacang-kacangan, telur susu, sudah cukup alhamdulillah..
lagi pula tahu tempe segala macam lebih murah dari pada daging..
bila bisa makan vegetarian ngapain repot cari daging, gitulo
kan lagi krisis moneter
it's totally not funny to put such a shameful joke while we're actually discussing about ur cult religion!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 15 June 2008, 07:57:48 PM
ada istilah dalam aliran ini,
pada masa lalu seseorang haruslah membina terlebih dahulu
barulah mendapatkan inisiasi sejati, dan langsung mencpai kesadaran
tertinggi dan menyadari akan kebenaran tertinggi
sekarang kebalikannya karena LaoMu berwelas asih
maka mendapatkan Ketuhanan terlebih dahulu..
setlah mendapatkan ketuhanan, karena akumulasi karma buruk yang banyak
tidak serta merta menyadari kebenaran tertinggi...untuk itu
setlah mendapatkan, barulah membina diri..

tanya...

~siapa lao mu?
~kenapa dia punya kuasa pencerahan?

:)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 15 June 2008, 08:17:26 PM
wah terlalu banyak pertanyaan nih...

pulsa gw mau habis lagi...

tolong donk isi in pulsa ;D  ;D   ;D

sumpe lu aku merubah kitab suci agama buddha..

matematika, dan logika dibawa...cape deh

inikan masalah percaya atau tidak.. mau percaya ciutao lah..
tidak mau ya tidak usah ciutao.. gitu aja kok repot sih..

vegetarian tidak ada paksaan, cuma anjuran yang sangat kuat..
tidak ada satu pandita pun yang bilang.. lu vegetrian gak?
kalau tidak vegetarian lu ancur lu.. gak ada seprti itu..
hanya begitu gencarnya umat maitreya mempromosikan vegetarian..
yaitu tentang faedahnya...tentang global warning..tentang lingkungan yang berkaitan dan kesehatan juga...
sehingga ikut akan tergerak untuk mengikutinya...
pertama 2 kali sebulan ditingkatkan 4 kali, lalu 10 kali dan tiap hari..
tidak ada ancaman...

LaoMu itu kan sang kekosongan namun bukan keksongan..
LaoMu itu ada dan tiada
LaoMu sumber semua wujud dan bentuk rupa. alam dan makhluk hidup...

LaoMu membuat hukum karma...ini yang menjadi keadilan dari LaoMu
LaoMu Maha Penolong.. dan punya kekuasaan untuk mengembalikan
segala sesuatu kepadaNya... termasuk inisiasi
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 08:30:05 PM
wah terlalu banyak pertanyaan nih...

pulsa gw mau habis lagi...

tolong dong isi in pulsa...

sumpe lu aku merubah kitab suci agama buddha..

matematika, dan logika dibawa...cape deh

inikan masalah percaya atau tidak.. mau percaya ciutao lah..
tidak mau ya tidak usah ciutao.. gitu aja kok repot sih..

masalahne gk sesimple itu..masalahne adalah kalian mengatasnamakan AGAMA BUDDHA!..

gw gk bilank loe merubah kitab suci Buddha, tapi gw TUDUH loe membantu menyebarkan SABDA2 SANG BUDDHA YG DIRUBAH2 OLEH PEMUKA2 ALIRAN SESAT MAITREYA!...

Quote
vegetarian tidak ada paksaan, cuma anjuran yang sangat kuat..
tidak ada satu pandita pun yang bilang.. lu vegetrian gak?
kalau tidak vegetarian lu ancur lu.. gak ada seprti itu..
hanya begitu gencarnya umat maitreya mempromosikan vegetarian..
yaitu tentang faedahnya...tentang global warning..tentang lingkungan yang berkaitan dan kesehatan juga...
sehingga ikut akan tergerak untuk mengikutinya...
pertama 2 kali sebulan ditingkatkan 4 kali, lalu 10 kali dan tiap hari..
tidak ada ancaman...

jika dengan mengatakan bahwa "kalo anda tidak Vegetarian maka anda tidak akan masuk Nirvana, dan kalo tidak masuk Nirvana..kemungkinan besar berdasarkan karma buruk lampau kamu yg besar, maka kamu masuk Neraka"..<--itu bukan ancaman? gk beda sama agama Nasrani yg memaksakan kehendaknya dengan ancaman Akhirat!..
Quote
LaoMu itu kan sang kekosongan namun bukan keksongan..
LaoMu itu ada dan tiada
LaoMu sumber semua wujud dan bentuk rupa. alam dan makhluk hidup...

LaoMu membuat hukum karma...ini yang menjadi keadilan dari LaoMu
LaoMu Maha Penolong.. dan punya kekuasaan untuk mengembalikan
segala sesuatu kepadaNya... termasuk inisiasi

lao Mu membuat hukum Karma?

jika dia yg membuat hukum karma, berarti TINDAKAN =ACTION =KARMA kalian itu dikontrol oleh dia donk? khan dia yg membuat hukum karma...loe hari ini buat baek ato jahat ditangan dia donk?

dia yg membuat hukum karma, dan dia juga Maha adil dan Maha penolong,

1. kenapa masih ada orang2 jahat yg tidak adil?
2. kenapa masih ada orang2 yg bisa bertindak= ber-action = ber-karma Jahat?
3. kalo dia adalah kekosongan dan bukan kekosongan? bukankah dia itu Imaginasi?
4. kalo dia imaginasi bukankah dia tidak mungkin membuat hukum karma?

dan berikan bukti tertulis(harus reliable) yg menuliskan bahwa..

" lao Mu itu kosong dan bukan kosong, laoMu itu ada dan tiada
laoMu sumber semua wujud dan bentuk rupa. alam dan makhluk hidup...laoMu membuat hukum karma...ini yang menjadi keadilan dari laoMu,laoMu Maha Penolong.. dan punya kekuasaan untuk mengembalikan
segala sesuatu kepadaNya... termasuk inisiasi"

jika gk ada bukti..

bukankah itu hanya sebuah "KATANYA"?

lalu dengan menggunakan teori "KATANYA" itu...tidakkah anda merasa bersalah telah membantu menyebarkan rumor2 ato fakta2 yg tidak jelas asal usulnya dan yang sangat tidak logika, yg akan menyebabkan kesalahpahaman terhadap masyarakat umum terhadap agama Buddha sehingga menyebabkan rusaknya nama agama Buddha dan para Buddha serta Sangha?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: supiro on 15 June 2008, 08:45:28 PM
 sejak saat ini Saya adalah Buddhis. Maka, ketika di suatu jalan sepi saya menjumpai seorang gadis yang akan diperkosa secara brutal oleh segerombolan pemuda brandalan, tindakan yang akan saya ambil adalah Segera berusaha memberikan pertolongan untuk menolong gadis dengan resiko dikeroyok hingga babak belur oleh para pemerkosa tersebut, karena fenomena pemerkosaan yang saya saksikan adalah bagian dari akibat perbuatan yang harus saya pertanggungjawabkan selanjutnya ketika fenomena ini terjadi maka terdapat dua hal yang dapat saya lakukan pertama, perbuatan baik  dalam bentuk memberikan pertolongan dan yang kedua adalah membayar perbuatan buruk yang pernah saya lakukan.  Pemikiran  terebut diatas adalah sikap tegas yang dimiliki oleh Pejuang Dhamma sejati yang mempertahakan kemurnian Dhamma serta kelestarian Dhamma dari beragai penyelewengan.
 kemurnian ajaran Sang Buddha terancam oleh upaya penodaan oleh non-Buddhis lainnya serta oleh berbagai aliran  yang terdapat dalam tubuh buddhisme sendiri. Perumpamaan makan buah simalakama sudah tidak tepat untuk kita jadikan sebagai alasan untuk berdiam diri, kerukunan dan toleransi bukan penghalang untuk hidup dalam kemurnnian dhamma, sebaliknya semangat dhamma akan membuat kita menjadi manusia yang mau peduli dengan berbagai kekeliruan. Sang Buddha sendiri berjuang agar mereka yang memiliki pandangan keliru dapat tercerahkan melalui pencerahan beliau dan tentunya melalui Dhamma yang Beliau ajarkan. Sebagai seorang yang beragama Buddha dan mau peduli dengan kelestarian agama Buddha maka Sikap tegas yang harus diambil adalah melindungi kelestarian Agama Buddha. Masalah hubungan pribadi dengan oknum-oknum yang melakukan penodaan terhadap agama Buddha selayaknya tidak dijadikan alasan untuk mewujudkan kerukunankehidupan beragama; kerena kerukunan dapat terbentuk apabila sama-sama hidup dalam kesamaan dan dalam Dhamma yang sebenarnya. Pendangan yang berkembang  dalam berbagai kebebasan penafsiran yang keluar dari koridor Dhamma sejati harus segera dihapus karena inilah contoh pandangan keliru yang selalu dipatahkan oleh Sang Buddha di masa kehidupan dan penyebaran Dhamma-nya. Sebagai bentuk kepedulian, dalam beragama Buddha dan tetap berada pada koridor Dhamma yang sebenarnya kitalah yang mereka buutuhkan saat ini, mereka yang telah berpandangan keliru, sesat dan keluar dari jalur Dhamma yang sebenarnya merupakan tanggungjawab kita, maka kita memilliki kewajiban untuk membuat mereka yang tersesat kembali menapaki jalan yang sebenarnya. Cinta kasih, kasih sayang  dan simpati ketiga hal inilah yang selayaknya menjadi dasar berpikir atas apa yang telah mereka lakukan. Bayangkan Devadattha saja yang hidup di jaman Sang Buddha karena pandangan keliru yang dimilikinya akhirnya harus berdiam di Neraka Aviji. Apakah kita akan membiarkan mereka yang tersesat lebih jauh akan menjadi penghuni neraka aviji selanjutnya? Sangat ironis dengan berbagai alasan yang mementingkan kenyamanan diri sendiri menikmati ajaran yang sebenarnya sementara mereka yang tersesat atas nama kerukunann hidup beragama kita biarkan semakin jauh terjatuh dalam pandangan keliru? Inikah buddhis sejati atau  juga merupakan bagian lain yang memiliki pandanngan kelir? jika membiarkannya berarti lari dari tanggung-jawab sebagai umat Buddha yang baik. Membiarkan kejahatan terjadi berarti kita lebih jahat
 terdapat satu pertanyaan yang sangat menggugah, pertanyan tersebut dimuat dalan  salah satu situs, pertanyaannya berbunyi; Jika pohon kesayangan Anda ditumbuhi benalu, tindakan apakah yang akan Anda lakukan? Membiarkannya dengan anggapan bahwa benalu pun merupakan salah satu wujud tumbuhan; atau segera memberantasnya dengan tujuan untuk menyelamatkan serta melestarikan pohon kesayangan Anda? Dilanjutkan dengan jawaban yang berunyi; Tidaklah mungkin memelihara keduanya, karena sifat benalu ialah menggerogoti pohon yang ditumbuhi. Harus ada salah satu di antaranya yang dikorbankan. Bagaimana tindakan Anda terhadap benalu yang tumbuh di pohon kesayangan Anda tersebut, demikian pula sikap yang harus Anda lakukan terhadap benalu-benalu agama.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: HokBen on 15 June 2008, 08:50:39 PM

Sebab-sebab seseorang dapat mendapatkan ajaran Ketuhanan pada kehidupan sekarang..
1.   memiliki akar kebajikan pada tiga kehidupan masa lampau
2.   leluhur kita juga memiliki akar jasa pahala yang ckup besar
3.   memiliki jodoh kebuddhaan yang ckup kuat..


Kok cuma 3 kehidupan masa lampau? Sedangkan kita pernah lahis pada ratusan, ribuan, jutaan, dan lebih lagi kehidupan-kehiduapn lampau, pada kalapa2 terdahulu. Ga diitung tuh karma-karma baeknya? Atau ada sistem periode undian?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 08:52:06 PM
 [at] Supiro

gw setoejoe kalo Benalu2 itu harus dibasmi...

 [at] hokben

aliran sesat emank gitu..ngasal banget..


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 15 June 2008, 08:55:18 PM
wah cabut dulu deh....
nyakiti kedua belah pihak, baiknya aku diem aja deh.. :'(

saat ini belum bisa melihat dengan jelas, aku gak memeluk agama
apapun...
tapi percaya adanya Sang Pencipta Yang Maha Esa...
sebagai sumber semua makhluk.

sory ya kalau ada salah.. ^:)^

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 15 June 2008, 08:55:54 PM
LaoMu itu kan sang kekosongan namun bukan keksongan..
LaoMu itu ada dan tiada
LaoMu sumber semua wujud dan bentuk rupa. alam dan makhluk hidup...

ada banyak teori asal muasal.

agama kr****n mengatakan pencipta segalanya adalah Tuhan,

agama Hindu mengatakan bahwa semua terlahir dari Sang Brahma.

agama Islam mengatakan Allah pencipta Langit & Bumi beserta seluruh isinya.

agama Maitreya mengatakan Lao Mu sumber segala hal...

dari semua itu, bagaimana saya memilih yg benar? ;)

Quote
LaoMu membuat hukum karma...ini yang menjadi keadilan dari LaoMu
LaoMu Maha Penolong.. dan punya kekuasaan untuk mengembalikan
segala sesuatu kepadaNya... termasuk inisiasi

jika LaoMu adalah sang pembuat hukum , kenapa sekarang dia membuat teknik "inisiasi" sekarang? & kenapa dia menciptakan semua wujud & bentuk rupa? apa dia sedang bermain dg semua wujud & bentuk rupa ciptaannya?

:)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 08:57:04 PM
wah cabut dulu deh....
nyakiti kedua belah pihak, baiknya aku diem aja deh.. :'(

saat ini belum bisa melihat dengan jelas, aku gak memeluk agama
apapun...
tapi percaya adanya Sang Pencipta Yang Maha Esa...
sebagai sumber semua makhluk.

sory ya kalau ada salah.. ^:)^


inilah tipe orang bodoh yg tidak akan tercerahkan biarpun dia berlatih selama 100 kalpa...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 15 June 2008, 09:08:30 PM
Gw nunggu di pinggir arena aja deh ngeliatin... they're outnumbered... Kasian....
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 15 June 2008, 09:11:50 PM
wah cabut dulu deh....
nyakiti kedua belah pihak, baiknya aku diem aja deh.. :'(

saat ini belum bisa melihat dengan jelas, aku gak memeluk agama
apapun...
tapi percaya adanya Sang Pencipta Yang Maha Esa...
sebagai sumber semua makhluk.

sory ya kalau ada salah.. ^:)^


inilah tipe orang bodoh yg tidak akan tercerahkan biarpun dia berlatih selama 100 kalpa...

Hajar terus Sol...Cia Yo......

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 15 June 2008, 09:14:35 PM
Coba gw maitreya, pasti Gw lawan elo semua :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 15 June 2008, 09:27:13 PM
sebenarnya, selama masih ada kebodohan, aliran sesat tidak akan pernah bisa di"basmi", anda "basmi" aliran M. sekarang, namun suatu hari anda akan ketemu aliran lain yang  akan anda "basmi", kalau anda "basmi" lagi, akan muncul aliran lain lagi. kalau masih anda basmi juga, maka suatu hari anda akan sadar, bahwa aliran yang anda ikuti itu juga termasuk salah satu aliran sesat yang hendak anda basmi.cara membasmi "aliran sesat" tidaklah demikian.

coba anda bisa mengerti kata-kata saya tidak:
"Semakin anda berusaha untuk membasmi aliran sesat, maka  anda akan semakin lebih buruk daripada aliran sesat itu",

 kalau anda ingin membasmi aliran sesat, maka tunjukkan dengan BUKTI , bukan dengan teori dan janji, bahwa anda lebih baik dari aliran sesat. Kalau anda tidak bisa memberikan bukti bahwa anda lebih baik dari aliran sesat, maka anda tidak berbeda jauh dengan aliran sesat itu.


Kala anda meneliti sejarah perang agama. maka anda akan menemukan fakta bahwa: "Semua peperangan agama di dunia ini dimulai dari ide tentang pembasmian aliran sesat"
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 15 June 2008, 09:30:46 PM
[at]atas...
Jangan asbut ente...........
Jelas2 sudah tidak sama mainstreamnya dengan ajaran Bhagava...
Jadi kalau bukan sesat apa namanya????Mengatasnamakan Buddha tapi menjatuhkan Guru Agung Kita...Mengatakan Guru Agung kita ajarannya sudah habis...
Anda yang benar aja...
Kalau Maiterya tidak pernah mengatasnamakan Buddha,dia mau sesat kek,mau kagak kek...Emang Gue Pikirin???

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 15 June 2008, 09:32:50 PM
setau saya aliran maitreya menyebut dirinya merupakan agama baru, campuran dari 3 agama. saya pikir asalkan mereka sudah mengaku, ya sudah toh..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 15 June 2008, 09:35:18 PM
[at]atas...
Itu setau anda ...Kan baru2 ini baru mau melepas dr ajaran Buddha...
Dulu masih bilang agama Buddha..Tetangga aye aja ketipu...
Kurang ajar tuh aliran.....
Kalau emang udah resmi keluar...Tidak bakal lagi saya hujat/comment tu aliran...
Dia mau jungkir balik kek,Mau lompat kek,Mau loncat kek...Terserah ma dia...
Itu keyakinan dia...Asal jangan sebuah keyakinan yang mencaplok keyakinan orang lain....

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 15 June 2008, 09:40:52 PM
pada intinya sekarang mereka sudah ngaku, untuk apa lagi dihujat?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 15 June 2008, 09:41:58 PM
[at]atas...
Namanya sudah kalah..Sesat tetap lah sesat...
Sekarang masih banyak yang belum tahu mereka sudah ngaku...
Anda punya referensinya?

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 09:42:58 PM
 [at] sandal

mereka belum mengaku..

masih dalam Walubi..

dan masih mengatasnamakan agama Buddha dalam mengconvert masyarakat2 Buddhist Tri dharma
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 15 June 2008, 09:44:28 PM
[at]El Sol..
Apakah benar kabar burung yang mengatakan mereka akan keluar dr agama Buddha?

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 15 June 2008, 09:45:01 PM
[at]El Sol...

Walubi juga sesat toh...

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 09:55:02 PM
[at]El Sol..
Apakah benar kabar burung yang mengatakan mereka akan keluar dr agama Buddha?

Salam,
Riky

kalo di Taiwan emank dah bukan agama Buddha lage..tapi kalo Indo masih di golongkan kedalam agama Buddha...thx to money-minded Walubi..

cara mereka convert orang itu gini loh...

pertama2 ketemu anak baru..mereka akan kasih tao kalo mereka adalah Agama Buddha, dan mereka mengajarkan jalan2 keselamatan...dan loe dipaksa(secara tidak langsung) untuk di qiu tao(karena menurut mereka kalo dah di qiu dao, nama loe dah dicatet, dan bisa masuk Nirvana)..

nah..kalo anak baru itu dah lama di aliran sesat itu dan mulai bertanya"apakah ini agama Buddha?" mereka akan mulai dengan menyatakan kalo mereka bukan agama Buddha, mereka akan mulai mengaku sebagai Taoism..

in the end loe bakal kira ini adalah Taoism...

which loe akan sadar kalo...aliran sesat Maitreya bukan Taoism ato Buddhism..melainkan CULT..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 15 June 2008, 09:59:10 PM
[at]El Sol..

TOP,jadi di taiwan sudah bukan agama Buddha lagi?Apakah di taiwan mereka menggunakan nama baru?Jika ya,apa namanya?Dan apakah mereka tidak dibekukan seperti kejadian dulu di taiwan karena aliran mereka dianggap sesat?

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 15 June 2008, 09:59:34 PM
mak gw bbrp kali diajakin ciu2an :D ampe pendetanya dari mana gak tau dach datang ke rumah... tp mak gw batu!! mao dateng dr mana pun silakan...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 15 June 2008, 10:00:41 PM
[at]Atas..
Kalau aye pasti aye kerjain habis2an...
=))=))=))=))=))

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 10:07:03 PM
[at]El Sol..

TOP,jadi di taiwan sudah bukan agama Buddha lagi?Apakah di taiwan mereka menggunakan nama baru?Jika ya,apa namanya?Dan apakah mereka tidak dibekukan seperti kejadian dulu di taiwan karena aliran mereka dianggap sesat?

Salam,
Riky

namane kalo gk salah "Mi Lek da dao" dan "I Kuan Dao" <--ini dua beda aliran..tapi ajarannya sama..tetep 1 aliran sesat Maitreya..

dulu sempat di Ban..tapi akhirne..karena member mereka banyak di unfreeze, tapi gk boleh pake nama agama Buddha...

beda ama di Indo, dimana mereka mengaku sebagai umat Buddha...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Riky_dave on 15 June 2008, 10:08:17 PM
Oh,1ibu lahirin 2 anak ya...Gawat juga...
Bagus deh di Taiwan udah tidak pakai nama Buddha lagi...
Thanks atas infonya...

Salam,
Riky
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kelana on 15 June 2008, 11:24:19 PM
Inisiasi = upacara atau cobaan yang harus dijalani orang yang akan menjadi anggota suatu perkumpulan, suku, dsb. (KBBI)

---

”Ada empat macam kemelekatan (upadana):
Kemelekatan pada nafsu indera (kama-upadana).
Kemelekatan pada pandangan salah (ditthi-upadana).
Kemelekatan pada upacara dan ritual (silabbata-upadana).
Kemelekatan pada pandangan adanya jiwa yang kekal (Artavada-upadana).”
(Culasihananda Sutta; Majjhima Nikaya 11)

---

”Para bhikkhu, di dalam Dhamma yang telah Saya babarkan dengan baiknya, jelas, terbuka, eksplisit, tidak ditutupi, para bhikkhu yang telah melenyapkan lima belenggu rendah* akan terlahir di alam sudhavasa, mereka mencapai Pembebasan di sana dan tidak akan kembali ke dunia lagi.”
(Alagaddupama Sutta; Majjhima Nikaya 22)

*Lima belenggu rendah : kepercayaan akan roh kekal (sakkayaditthi), keraguan akan Buddha dan Dhamma (vicikiccha), kepercayaan bahwa dengan upacara agama semata dapat membebaskan diri dari penderitaan (silabbataparamsa), nafsu indera (kamaraga), dan keinginan yang tidak baik (patigha). 

---
”Tiga hal ini, O para bhikkhu, dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka. Apakah tiga hal itu? Bercinta dengan wanita, hymne para brahmana dan pandangan salah.

Sebaliknya, tiga hal ini, O para bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia. Apakah yang tiga itu? Lingkaran rembulan, lingkaran matahari, dan Dhamma serta Vinaya yang disampaikan oleh Tathagata.”
(Paticchanna Sutta; Anguttara Nikaya 3.129)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 June 2008, 11:59:52 PM
 [at] atas

keren Ko Kelana!!...^^

indah sekali sabda2 sang Buddha..

thx..^^
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 16 June 2008, 01:45:30 AM
Kita ga kan ngehujat mereka lagi kalo agama Yi Kuan Dao berdiri sejajar bareng 6 agama yang diakui di Indonesia... Janji!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 16 June 2008, 08:34:50 AM
Kalau suatu hari mereka berjihad atas nama Lau Mu, yang kena itu Buddhism dikira Buddhism ikut bantu pengacau
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 16 June 2008, 10:03:24 AM
Kita ga kan ngehujat mereka lagi kalo agama Yi Kuan Dao berdiri sejajar bareng 6 agama yang diakui di Indonesia... Janji!

Udah mau tambah satu lagi sebelumnya : Ahmadiyah.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 16 June 2008, 10:44:45 AM
Kita ga kan ngehujat mereka lagi kalo agama Yi Kuan Dao berdiri sejajar bareng 6 agama yang diakui di Indonesia... Janji!

Udah mau tambah satu lagi sebelumnya : Ahmadiyah.

kalo bagi selam khan...

Ahmadiyah itu HARUS diberantas..

kalo bagi kita Buddhist khan, yg paling penting aliran sesat Maitreya jangan ngaku2 Buddhist dan dikeluarkan dari agama Buddha..

beres..

gw juga stop menghujat mereka...Janji~
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 16 June 2008, 11:23:04 AM
Ketika 1 jari menunjuk sesuatu, tanpa kita sadari, sisanya 3 jari telah menunjuk diri kita sendiri.
Sebelum menghujat, menclaim sesuatu, alangkah baiknya kita bisa melihat ke diri kita sendiri.
Ajaran Agama Budhha merupakan jalan tengah.

Semoga semua makhluk hidup hidup berbahagia.

Regards


EK
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 16 June 2008, 11:29:24 AM
^ jalan tengah seh jalan tengah... Dhamma ada dimana2...
Tapi bukan berarti ajaran yang jauh melenceng dari intisari ajaran Buddha boleh seenaknya berlindung n mengaku agama Buddha...

Yang bermasalah disini : Walubi (gelap mata masukin Yi kUan Tao ke dalam agama Buddha)
Yi Kuan Tao (adem ayem aja berlindung di bawah walubi n ga mau ngaku mereka bukan agama Buddha... ya iyalah)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 16 June 2008, 11:39:06 AM
melindungi kejahatan juga merupakan kamma buruk dimana menyebarkan adhamma dapat membuat orang salah jalan. Buat yang mengerti Buddha Dhamma juga merupakan tugasnya melindungi pengeroposan ibarat melindungi rumah sendiri ketika akan dijarah orang lain.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 16 June 2008, 01:05:17 PM
Setiap tindakan pasti ada alasannya...
Setiap Kegiatan dan tingkah laku pasti ada 2 sisi, sisi hitam dan sisi putihnya
Kembali lagi semuanya kepada kita, bagaimana kita melihat sisi-sisi tersebut, dan bagaimana pula kita menyikapinya...

Regards

EK
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 16 June 2008, 01:08:55 PM
tulisan anda terakhir mungkin bagus namun anda tidak sadar betapa bahayanya aliran ini bila nantinya sudah besar, apakah anda mau menanggung sebuah upaya rebellion berturut2 yang mereka lakukan setiap masa? anda bisa menyuruh kita toleransi pada saat mereka sedang bertopeng manis, suatu saat anda mungkin baru akan mengerti apa tujuan agama mereka dibuat.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 16 June 2008, 01:14:33 PM
Masih hot juga nih topik  ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 16 June 2008, 02:12:24 PM
JHONSON,

Mau tanya dikit.

Quote
LaoMu membuat hukum karma...ini yang menjadi keadilan dari LaoMu
LaoMu Maha Penolong.. dan punya kekuasaan untuk mengembalikan
segala sesuatu kepadaNya... termasuk inisiasi

Di sini 'kan hukum karma adalah keadilan, lalu kenapa yang sudah berbuat jahat bisa lolos dari akibatnya dengan inisiasi? Bukankah dengan begitu berarti tidak adil? (Seperti menetapkan hukum penjara kepada semua pencuri, tetapi pencuri yang punya 'free pass Lao Mu' bisa ga dipenjara)

Kalau dibilang "adil" tetapi "maha penolong", kenapa tidak semua mahluk mendapatkan inisiasi? Toh sudah kepalang tanggung mengubah aturan hukum karma. (kenapa ga sekalian semua mahluk dapet 'free pass lao mu', ato bahkan sekalian hukum karma dianulir?).

Jika memang bisa "mengembalikan semua kepadaNya", kenapa dari awal "dilepas"? (apakah seperti ajaran lain bahwa manusia adalah buat dicoba-coba imannya?) Bukankah lebih baik kalo dari awal tidak dilepas? (Daripada mengembalikan 'anak' yang tersesat di hutan, bukankah lebih baik dari awal dibimbing supaya tidak tersesat?)

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 16 June 2008, 03:44:59 PM
Ketika 1 jari menunjuk sesuatu, tanpa kita sadari, sisanya 3 jari telah menunjuk diri kita sendiri.
Sebelum menghujat, menclaim sesuatu, alangkah baiknya kita bisa melihat ke diri kita sendiri.
Ajaran Agama Budhha merupakan jalan tengah.

Semoga semua makhluk hidup hidup berbahagia.

Regards


EK


misalne loe itu guru..loe ngajarin 1+1 = 2 tiba2 ada sekelompok orang memfitnah eloe bilank kalo Effendy ngajarin 1+1= -2..

mao gk loe?

loe bakal mengatakan kepada Masyarakat kalo loe ngajar 1+1=2 ato loe diem ajah??

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 16 June 2008, 06:14:49 PM
Saya hanya manusia yang rendah, dan penuh dengan dosa,
Saya tidak mampu menanggung jika sesuatu yang buruk itu terjadi, namun bagaimana pula seandainya terjadi sebaliknya, siapa yang mau bertanggung jawab, apakah bukan sebuah dosa, menghalang-halangi sesuatu yang baik terjadi???

Pada awal tahun 2002, saya berangkat dari Medan ke Jakarta dengan pesawat Garuda, pesawat tersebut mengalami delay sekitar 2,5 jam, kemudian delay lagi 1,5 jam... sungguh sebuah pelajaran menguji kesabaran...
Akhirnya pesawat tersebut berangkat juga sekitar jam 11.
Para penumpang berbaris untuk masuk ke pintu penjemputan, kebetulan saya berada di nomor 2 barisan tersebut...
Sekonyong2, ada seorang anak muda (usia sekitar 16 tahun) datang dan langsung menyiku saya dan memblok jalan saya, kemudian memanggil orang tuanya "Ma, mama langsung baris disini saja, tidak usah antri dibelakang lagi"
Pada saat itu, langsung darah muda saya berdesir, terlintas dipikiran saya "Anak ini harus diberi pelajaran, supaya anak ini tahu tata keramah"
Namun pada saat itu, orang tua (ibu) anak tersebut langsung datang menghampiri saya, dan meminta maaf atas kejadian tersebut. Dari darah muda, akhirnya saya hanya diam dan tersenyum, dan berkata “Gak apa-apa bu, kalau memang mau duluan, sikalan” sekaligus saya mempersilakan Ibu itu untuk masuk duluan ke mobil penjemputan.
Didalam mobil tersebut, saya mendengar kalau Ibu tersebut memarahi anak tersebut.  “Lain kali, kalau kamu melakukan kejadian yang tadi lagi, mama tidak mau lagi pergi dengan kamu”
Memang sangat sederhana bahasa itu, namun sangat tajam di telinga orang lain.
Namun pada saat hendak turun dari mobil penjemputan ke Pesawat, anak tersebut melakukan kejadian yang serupa lagi, yakni memblokir jalan orang didepannya, dan membiarkan ibunya untuk jalan duluan. Kebetulan ada seorang bapak yang merasa sangat tidak enak dengan fenomena itu, kemudian memarahi anak tersebut, dan dengan sigap orang tua anak tersebut meminta maaf kembali orang bapak tersebut.
Perjalanan dari Medan ke Jakarta membutuhkan waktu 2 jam, mungkin sekitar 40 menit saya mendengarkan penjelasan dari Ibu itu, yang kebetulan duduk dibelakang saya. Ibu tersebut bercerita sampai mengeluarkan air mata, kalau anak tersebut gangguan mental (dulunya sewaktu usia 2 tahun, anak tersebut mengalami Step) sehingga berefek sampai sekarang.

Semoga cerita yang saya ini bisa membantu.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 16 June 2008, 06:35:42 PM

misalne loe itu guru..loe ngajarin 1+1 = 2 tiba2 ada sekelompok orang memfitnah eloe bilank kalo Effendy ngajarin 1+1= -2..

mao gk loe?

loe bakal mengatakan kepada Masyarakat kalo loe ngajar 1+1=2 ato loe diem ajah??



Seperti yang saya tulis sebelumnya, saya ini masih manusia biasa... dimana masih penuh dengan dosa...
Pada dasarnya saya akan counter, tetapi jika saya bisa melihat kembali lebih jauh... untuk apa saya melakukan itu, apakah dengan hasil counter tersebut saya ini bisa kaya, bisa arahat dan bisa menjadi guru nomor wahid???
Tentu saja jawabannya adalah May..... Maybe Yes, Maybe NO

Jika saya dingomongi demikian, saya hanya akan tersenyum dan dan bertanya kepada orang tersebut dari mana dan bagaimana anda dapat mengatakan hal tersebut??? kemudian orang itu akan menjawah ........ terus saya akan berkata, syukurlah pada mata pelajaran tersebut saya tidak mengajarkan demikian, kalau mau lebih jelas, silakan saja mengikuti mata pelajaran yang saya ajarkan, mungkin akan membantu anda.

Maaf, jika memungkinkan mata pelajaran yang saya ajarkan itu adalah mata pelajaran apa ya???
Contoh : saya Mengajarkan matematika : 1 + 1 = 2
Jika didalam kelas itu ada 50 orang, dan 30 orangnya mengatakan bahwa Kata Effendy 1 + 1 = -2, hal ini berarti saya adalah guru yang masih harus belajar banyak... karena dalam komunikasi saya ke murid-murid saya, belum bisa diterima oleh mereka dengan bener.
Seandainya hanya 1 atau 2 murid yang mengatakan kalau saya mengajarkan matematika tersebut adalah 1 + 1 = -2, apakah anda akan mengatakan bahwa mata pelajaran matematika itu adalah ilmu sesat, dan meng claim bahwa mata pelajaran itu harus ditutup?. Apakah dengan kesalahan dari pengertian segelintir orang harus merusak suasana hidup orang banyak??? bagaimana pula perasaan murid yang ke 48 orang???
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 16 June 2008, 07:09:13 PM
Quote
Di sini 'kan hukum karma adalah keadilan, lalu kenapa yang sudah berbuat jahat bisa lolos dari akibatnya dengan inisiasi? Bukankah dengan begitu berarti tidak adil? (Seperti menetapkan hukum penjara kepada semua pencuri, tetapi pencuri yang punya 'free pass Lao Mu' bisa ga dipenjara)
Kalau dibilang "adil" tetapi "maha penolong", kenapa tidak semua mahluk mendapatkan inisiasi? Toh sudah kepalang tanggung mengubah aturan hukum karma. (kenapa ga sekalian semua mahluk dapet 'free pass lao mu', ato bahkan sekalian hukum karma dianulir?).
Jika memang bisa "mengembalikan semua kepadaNya", kenapa dari awal "dilepas"? (apakah seperti ajaran lain bahwa manusia adalah buat dicoba-coba imannya?) Bukankah lebih baik kalo dari awal tidak dilepas? (Daripada mengembalikan 'anak' yang tersesat di hutan, bukankah lebih baik dari awal dibimbing supaya tidak tersesat?)

Sebenarnya sya gak tahu jg, itu adalah masalah LaoMu..tunggu saya sudah jadi buddha tuh baru bisa tahu…kemungkinan begini;
Pengaturan LaoMu, dan seseorang dikatakan bisa Chiutao, itu harus memiliki jasa kebajikan selama 3 kehidupan lampau, dan kemungkinan dimasa lalu sudah membayar karma buruk2 yang lumayan besar.. hingga kehidupan sekarng memungkinkan untuk mendapatkan Ketuhanan..
LaoMu sebenarnya bisa saja.. langsung sekalian menuntaskan karma bahkan mengangkat semua makhluk kembali keasalnya..
Tetapi kemungkinan juga karena ketetapan dari LaoMu sejak dahulu kala, maka LaoMu tetap memberi suatu aturan yang berlaku.
LaoMu mewujudkan segala sesuatu…yang mana berasal dari suatu kekosongan.. dari kekosongan muncul keberadaan…dan keberadaan, itu adalah wujud kasih dari laomu..
Dan LaoMu memberikan KEBEBASAN MUTLAK.. bagi semua makhluk khussusnya manusia, untuk berbuat sendiri menurut akal, pikiran, dan suatu hati nurani..
Sebenarnya Alam semesta ini, merupakan suatu esensi keberadaan LaoMu..
LaoMu meliputi segala tempat, dan tiada tempat yang tidak memiliki keberadaan LaoMu.
Segala alam penderitaan ini adalah untuk menghabiskan karma buruk yang dilakukan oleh suatu makhluk tertentu..
Mengapa LaoMu maha pengasih..?? karena alam penderitaan, usianya lebih pendek dari pada alam kebahagiaan… dan alam kebahagiaan lebih banyak jumlahnya dan usia jauh lebih panjang.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 16 June 2008, 07:32:43 PM

Quote
ada banyak teori asal muasal.
agama kr****n mengatakan pencipta segalanya adalah Tuhan,
agama Hindu mengatakan bahwa semua terlahir dari Sang Brahma.
agama Islam mengatakan Allah pencipta Langit & Bumi beserta seluruh isinya.
agama Maitreya mengatakan Lao Mu sumber segala hal...
dari semua itu, bagaimana saya memilih yg benar? 
pada intinya adalah sama…
hanya sebutan nama yang berbeda..Tuhan agama hindu adalah Hyang widiwasa.
Sedangkan dalam Taoisme, sumber segala sesuatu adalah Tao..
Hakekatnya adalah sama, cara sebutan yang berbeda..
Hakekatnya adalah Yang tidak terlahirkan, Yang tidak tercipta, Yang Maha Mutlak, Yang Esa, Yang tidak bisa terbayangkan, Yang Awal dan Yang Akhir dari segala sesuatu…

Quote
jika LaoMu adalah sang pembuat hukum , kenapa sekarang dia membuat teknik "inisiasi" sekarang? & kenapa dia menciptakan semua wujud & bentuk rupa? apa dia sedang bermain dg semua wujud & bentuk rupa ciptaannya?

Jika laomu pmbuat hukum kenapa ada teknik inisiasi??tidak tahu juga saya, kenapa begitu. Tanya sama LaoMu. Kenapa dia cipta segala wujud.. kalau tidak ada segala wujud dan bentuk rupa dan makhluk..maka tidak ada lu dan aku, tidak ada dia, dan LaoMu ciptakan segala makhluk dan wujud, adalah untuk mengenal LaoMu juga…

Quote
kalo di Taiwan emank dah bukan agama Buddha lage..tapi kalo Indo masih di golongkan kedalam agama Buddha...thx to money-minded Walubi..
cara mereka convert orang itu gini loh...
pertama2 ketemu anak baru..mereka akan kasih tao kalo mereka adalah Agama Buddha, dan mereka mengajarkan jalan2 keselamatan...dan loe dipaksa(secara tidak langsung) untuk di qiu tao(karena menurut mereka kalo dah di qiu dao, nama loe dah dicatet, dan bisa masuk Nirvana)..

wah tidak ada paksaan,

Quote
nah..kalo anak baru itu dah lama di aliran sesat itu dan mulai bertanya"apakah ini agama Buddha?" mereka akan mulai dengan menyatakan kalo mereka bukan agama Buddha, mereka akan mulai mengaku sebagai Taoism..

in the end loe bakal kira ini adalah Taoism...

mereka akan mengaku kalau mereka adalah aliran maitreya.
Wah elsol nih ngaco juga..

Quote
Inisiasi = upacara atau cobaan yang harus dijalani orang yang akan menjadi anggota suatu perkumpulan, suku, dsb. (KBBI)
---
inisiasi ya inisiasi mana ada cobaan dan anggota kelompok2 kayak partaii gitu..

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 16 June 2008, 08:03:43 PM
Seandainya aku adalah asssisten dari Pimpinan umat Maitreya seindonesia
Apakah yang saudara ingin dari aliran maitreya???
Apakah ingin mereka segera keluar dari walubi..
Dann tidak mengatas namakan agama Buddha…
Seandainya begitu, apakah aliran ini masih boleh memakai nama Maitreya..
Dan segala gambar dan rupang-rupang Buddha dan dewata(Sakyamuni, Milepusa, Avalokitsvara, Ci kung dan Kuan kong, divihara Maitrya apakah tidak boleh dihormati umatnya??
Jadi bagaimana sebaiknya.. aliran maitreya diganti nama apa dong???
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 16 June 2008, 11:40:16 PM
^ Semuanya hanya Lao Mu yang tau... blind faith oh blind faith... yang beginian aja uda bisa dibilang 'salah jalan'. bertolak belakang dengan kalama sutta...

Sebenarnya gw juga ragu kalo berdiri sendiri apa masalah Yi Kuan Tao bisa slese? Maslahnya dibilang agama baru juga ga murni agama baru. Kalian mengambil sebagian ajaran Buddha dan memodifikasinya jadi ga jelas n sangat2 aneh... Ini bisa dibilang : menyesatkan... tapi ya terserah... asal ga satu tenda ma agama Buddha, silahkan... Mau nyembah rupang, silahkan. malah bisa jadi pembeda kalian dari ajaran Buddha asli. Mau pake nama Maitreya, silahkan... Intinya : jangan sembunyi di tempat yang bukan tempatnya... karena bukan sekedar sembunyi aja, Yi Kuan Tao berpotensi memberi citra buruk kepada agama Buddha...

tambahan : itu di signature loe Son, loe tau ga artinya itu semua?
Kalo tau, lantas napa loe sangat beriman kepada Lao Mu loe?
Kalo ga tau, jangan pake. Malu2in aja...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 16 June 2008, 11:44:40 PM

misalne loe itu guru..loe ngajarin 1+1 = 2 tiba2 ada sekelompok orang memfitnah eloe bilank kalo Effendy ngajarin 1+1= -2..

mao gk loe?

loe bakal mengatakan kepada Masyarakat kalo loe ngajar 1+1=2 ato loe diem ajah??



Seperti yang saya tulis sebelumnya, saya ini masih manusia biasa... dimana masih penuh dengan dosa...
Pada dasarnya saya akan counter, tetapi jika saya bisa melihat kembali lebih jauh... untuk apa saya melakukan itu, apakah dengan hasil counter tersebut saya ini bisa kaya, bisa arahat dan bisa menjadi guru nomor wahid???
Tentu saja jawabannya adalah May..... Maybe Yes, Maybe NO

Jika saya dingomongi demikian, saya hanya akan tersenyum dan dan bertanya kepada orang tersebut dari mana dan bagaimana anda dapat mengatakan hal tersebut??? kemudian orang itu akan menjawah ........ terus saya akan berkata, syukurlah pada mata pelajaran tersebut saya tidak mengajarkan demikian, kalau mau lebih jelas, silakan saja mengikuti mata pelajaran yang saya ajarkan, mungkin akan membantu anda.

Maaf, jika memungkinkan mata pelajaran yang saya ajarkan itu adalah mata pelajaran apa ya???
Contoh : saya Mengajarkan matematika : 1 + 1 = 2
Jika didalam kelas itu ada 50 orang, dan 30 orangnya mengatakan bahwa Kata Effendy 1 + 1 = -2, hal ini berarti saya adalah guru yang masih harus belajar banyak... karena dalam komunikasi saya ke murid-murid saya, belum bisa diterima oleh mereka dengan bener.
Seandainya hanya 1 atau 2 murid yang mengatakan kalau saya mengajarkan matematika tersebut adalah 1 + 1 = -2, apakah anda akan mengatakan bahwa mata pelajaran matematika itu adalah ilmu sesat, dan meng claim bahwa mata pelajaran itu harus ditutup?. Apakah dengan kesalahan dari pengertian segelintir orang harus merusak suasana hidup orang banyak??? bagaimana pula perasaan murid yang ke 48 orang???


agak ga nyambung ya ma pertanyaan El Sol... ???

Kasus disini bukan lu ngajar 1+1=2 dicerna murid loe sebagai 1+1=-2...
Tapi 'tiba2 ada sekelompok orang memfitnah eloe bilank kalo Effendy ngajarin 1+1= -2..'


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 17 June 2008, 12:14:14 AM

Quote
ada banyak teori asal muasal.
agama kr****n mengatakan pencipta segalanya adalah Tuhan,
agama Hindu mengatakan bahwa semua terlahir dari Sang Brahma.
agama Islam mengatakan Allah pencipta Langit & Bumi beserta seluruh isinya.
agama Maitreya mengatakan Lao Mu sumber segala hal...
dari semua itu, bagaimana saya memilih yg benar? 
pada intinya adalah sama…
hanya sebutan nama yang berbeda..Tuhan agama hindu adalah Hyang widiwasa.
Sedangkan dalam Taoisme, sumber segala sesuatu adalah Tao..
Hakekatnya adalah sama, cara sebutan yang berbeda..
Hakekatnya adalah Yang tidak terlahirkan, Yang tidak tercipta, Yang Maha Mutlak, Yang Esa, Yang tidak bisa terbayangkan, Yang Awal dan Yang Akhir dari segala sesuatu…
setuju :)

Quote
Quote
jika LaoMu adalah sang pembuat hukum , kenapa sekarang dia membuat teknik "inisiasi" sekarang? & kenapa dia menciptakan semua wujud & bentuk rupa? apa dia sedang bermain dg semua wujud & bentuk rupa ciptaannya?

Jika laomu pmbuat hukum kenapa ada teknik inisiasi??tidak tahu juga saya, kenapa begitu. Tanya sama LaoMu. Kenapa dia cipta segala wujud.. kalau tidak ada segala wujud dan bentuk rupa dan makhluk..maka tidak ada lu dan aku, tidak ada dia, dan LaoMu ciptakan segala makhluk dan wujud, adalah untuk mengenal LaoMu juga…
jika seperti penjelasan pertama tadi, maka jelaslah Lao Mu = yg tidak bisa terbayangkan. yg membuat konsep inisiasi dsb adalah manusia yg sedang bermimpi membayang2xkan Lao Mu.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 12:29:35 AM
Quote
Jika laomu pmbuat hukum kenapa ada teknik inisiasi??tidak tahu juga saya, kenapa begitu. Tanya sama LaoMu. Kenapa dia cipta segala wujud.. kalau tidak ada segala wujud dan bentuk rupa dan makhluk..maka tidak ada lu dan aku, tidak ada dia, dan LaoMu ciptakan segala makhluk dan wujud, adalah untuk mengenal LaoMu juga…

oh itu jawapan loe? loe nulis gitu panjang cuma mao bilank "gw gk tao"..?

MANA BUKTINYA KALO LAO MU YG CIPTAIIN SELURUH MAKHLUK HIDUP?

GK USAH BUKTI YG KUAT DEH!..

PAKE BUKTI TERTULIS AJAH..KATA SAPA DIA BUAT SELURUH MAKHLUK?

BUKU TAOISM? LOE ORANG KHAN NGAKU AJARAN TAO..MANA BUKTINE?

BUKU BUDDHISM? LOE ORANG KHAN SEMBAH2 BUDDHA..MANA SUTRANYA?

BIBLE? LOE ORANG KHAN BILANK KALO  JUGA QIU TAO? AYAT KEBERAPA?

ALQURAN? LOE ORANG JUGA BILANK KALO MUHAMMAD JUGA QIU TAO? AYAT KEBERAPA?

Quote
wah tidak ada paksaan,

gk ada paksaan?? setiap orang awam yg ke Vihara kalian itu semuanya pasti dipaksa qiu dao..dengan embel2 janji masuk surga!..ok u can say that bukan pemaksaan..gw panggil itu pemaksaan jenis halus/penipuan!..

Quote
inisiasi ya inisiasi mana ada cobaan dan anggota kelompok2 kayak partaii gitu..
coba cek dictionary..

Quote
Seandainya aku adalah asssisten dari Pimpinan umat Maitreya seindonesia
Apakah yang saudara ingin dari aliran maitreya???
Apakah ingin mereka segera keluar dari walubi..
Dann tidak mengatas namakan agama Buddha…
Seandainya begitu, apakah aliran ini masih boleh memakai nama Maitreya..
Dan segala gambar dan rupang-rupang Buddha dan dewata(Sakyamuni, Milepusa, Avalokitsvara, Ci kung dan Kuan kong, divihara Maitrya apakah tidak boleh dihormati umatnya??
Jadi bagaimana sebaiknya.. aliran maitreya diganti nama apa dong???

kalo kalian gk menggunakan nama agama Buddha..dan tidak nebeng dengan agama Buddha..sehingga kalian dipanggil Maitreyanism ato watever..dan bukannya dipanggil Buddhist...

I think we won't care..

mao pake patung apa juga terserah..

tapi yg paling penting itu masyarakat tahu persis bahwa kalian itu bukan umat Buddha dan kalian bukan Buddhism!

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 12:34:04 AM
 [at] effendi

kalo loe gk suci..dan masih ada dosa,lobha dan moha..

gk usah sok suci yak...

udah gk nyambung..(deleted)

:hammer:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 12:46:03 AM
Quote
Di sini 'kan hukum karma adalah keadilan, lalu kenapa yang sudah berbuat jahat bisa lolos dari akibatnya dengan inisiasi? Bukankah dengan begitu berarti tidak adil? (Seperti menetapkan hukum penjara kepada semua pencuri, tetapi pencuri yang punya 'free pass Lao Mu' bisa ga dipenjara)
Kalau dibilang "adil" tetapi "maha penolong", kenapa tidak semua mahluk mendapatkan inisiasi? Toh sudah kepalang tanggung mengubah aturan hukum karma. (kenapa ga sekalian semua mahluk dapet 'free pass lao mu', ato bahkan sekalian hukum karma dianulir?).
Jika memang bisa "mengembalikan semua kepadaNya", kenapa dari awal "dilepas"? (apakah seperti ajaran lain bahwa manusia adalah buat dicoba-coba imannya?) Bukankah lebih baik kalo dari awal tidak dilepas? (Daripada mengembalikan 'anak' yang tersesat di hutan, bukankah lebih baik dari awal dibimbing supaya tidak tersesat?)

Sebenarnya sya gak tahu jg, itu adalah masalah LaoMu..tunggu saya sudah jadi buddha tuh baru bisa tahu…kemungkinan begini;
Pengaturan LaoMu, dan seseorang dikatakan bisa Chiutao, itu harus memiliki jasa kebajikan selama 3 kehidupan lampau, dan kemungkinan dimasa lalu sudah membayar karma buruk2 yang lumayan besar.. hingga kehidupan sekarng memungkinkan untuk mendapatkan Ketuhanan..
LaoMu sebenarnya bisa saja.. langsung sekalian menuntaskan karma bahkan mengangkat semua makhluk kembali keasalnya..
Tetapi kemungkinan juga karena ketetapan dari LaoMu sejak dahulu kala, maka LaoMu tetap memberi suatu aturan yang berlaku.
LaoMu mewujudkan segala sesuatu…yang mana berasal dari suatu kekosongan.. dari kekosongan muncul keberadaan…dan keberadaan, itu adalah wujud kasih dari laomu..
Dan LaoMu memberikan KEBEBASAN MUTLAK.. bagi semua makhluk khussusnya manusia, untuk berbuat sendiri menurut akal, pikiran, dan suatu hati nurani..
Sebenarnya Alam semesta ini, merupakan suatu esensi keberadaan LaoMu..
LaoMu meliputi segala tempat, dan tiada tempat yang tidak memiliki keberadaan LaoMu.
Segala alam penderitaan ini adalah untuk menghabiskan karma buruk yang dilakukan oleh suatu makhluk tertentu..
Mengapa LaoMu maha pengasih..?? karena alam penderitaan, usianya lebih pendek dari pada alam kebahagiaan… dan alam kebahagiaan lebih banyak jumlahnya dan usia jauh lebih panjang.

inilah debat sama orang2 yg bertuhan..

semuana in the end..adalah RAHASIA TUHAN..HANYA TUHAN YG TAHU..GW GK TAO..JADI JANGAN NANYA GW..

:hammer:

beda dengan Buddhist yg menjelaskan dengan logika..yg sejalan dengan Science...dan bukan hanya main bilank.."oh maaf, gw gk tao...Rahasia Tuhan"..
Buddhist yg coba untuk meng-convert mereka..

dun convert them..just stop it!..we need to save those who're going to be their victim...

eniwei..
paman gw seorang businessman sukses dengan pemikiran yg sangat gw kagumi..berkata pada anaknya(sepupu gw)..

"jangan loe jadi orang bodoh yg polos dengan masuk agama K(I think this apply to those who believe in GOD).."

the point is that... I totally agree with him(my uncle)..karena agama Bertuhan itu (deleted)..especially aliran sesat Maitreya..

gw juga banyak liat umat aliran sesat Maitreya itu majority yg cowo itu melambai2... 8-}
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 17 June 2008, 08:21:30 AM
 ;D Kalian kok masih bandel yah menganggap Lao Mu itu sebagai wujud Tuhan, secara history juga, dia sudah diciptakan sebagai alat pemberontakan kerajaan dan pemerintahan. kenapa anda harus menyandingkan dia sebagai Tuhan yang ada di setiap agama? Mimpi, kalian tidak tahu apa-apa dibalik adanya Lao Mu, Ming2 Shang Ti dan segala dewa dewa di I Kuan Tao. kalian generasi baru yang benar2 tidak pernah bisa melihat masa lalu sebagai pelajaran sejarah paling berharga.
Suatu hari bila mereka menciptakan sebuah rebelion baru dan mengguncang pemerintahan atas perintah Lao Mu atau apalah, saya pikir untuk berbalik ke belakang kalian sudah terlambat.
Kok gw heboh ama aliran kalian? karena di Taiwan sendiri saya pernah melakukan investigasi sendiri, dan buktinya banyak bersebaran, ga usah cape2 ke Taiwan, mbah google pun bisa menjawab semua pertanyaan kalian, dan saya punya satu ebook source dari pemeritnahan China yang ditranslate oleh Universitas di Inggris yang menyebutkan perkembangan Aliran Teratai Putih sampai terbentuknya IKuan Tao untuk merubah namanya.
Semua petinggi kalian bukan mati parinibbana seperti yang diceritakan oleh pandita kalian di Maitreya melainkan ditembak mati oleh pemerintahan China karena dianggap teroris dan mengganggu rakyat. mau di Hong Kong juga sama, petinggi aliran Bao Kuang awalnya sudah ditembak mati tapi dianggap mati perinuibbana dan diberi gelar Buddha atau Bodhisatva.
APAKAH KALIAN BISA BELAJAR SEJARAH?ATAU KALIAN CUMAN CENGOK DISEKOPIN PIKIRAN ADANYA LAO MU SEBAGAI MAKHLUK PENUH CINTA KASIH ?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 09:07:52 AM
 [at] atas

mereka itu BLIND FAITH...

makane gw menggolongkan mereka makhluk2 rendah yg tidak akan tercerahkan biarpun berlatih 100 kalpa..

debu dimata mereka itu setebel kulit badak..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 17 June 2008, 09:19:03 AM
tambahan : itu di signature loe Son, loe tau ga artinya itu semua?
Kalo tau, lantas napa loe sangat beriman kepada Lao Mu loe?
Kalo ga tau, jangan pake. Malu2in aja...


tambah Lao Mu saranang gacchami aja.

daripada nymebah lao Mu mendingan gw nyembah Doraemon. bisa wujudin segala sesuatu tanpa paksaan toh sama-sama makhluk imajiner bikinan manusia, yang satu buat jatohin negara, yang satu filem kartun.lebih baik Doraemon kan?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 17 June 2008, 09:23:34 AM
Semua... harap tidak menggunakan istilah MAHO (Manusia Homo) lagi di thread ini.
:hammer:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 09:28:58 AM
Semua... harap tidak menggunakan istilah MAHO (Manusia Homo) lagi di thread ini.
:hammer:
why??

MAHO bukan MANUSIA HOMO!..

as stated in Kaskus(where this MAHO things created)..

Maho hanya bunyi...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 17 June 2008, 09:47:48 AM
Yes it's just taken from anime :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 17 June 2008, 10:21:37 AM
 :) :) :)

Ini adalah ciri-ciri dari manusia,
Melihat sesuatu hanya pada pokok permasalahannya, belum bisa melihat dari luar kotak permasalahannya.
Orang yang bisa mengetahui penyelesaian masalah adalah yang cerdas,
Orang yang mampu mengetahui penyebab permasalahan adalah orang bijak.

Agama Buddha bukan hanya milik seseorang atau milik segelintir orang, agama Buddha adalah milik semua makhluk
Saya dalam hal ini hanya mencoba untuk menghentikan penghujatan terhadap sesuatu kepercayaan.

Please watch out your tounge.

 _/\_ _/\_ _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 17 June 2008, 10:27:13 AM

misalne loe itu guru..loe ngajarin 1+1 = 2 tiba2 ada sekelompok orang memfitnah eloe bilank kalo Effendy ngajarin 1+1= -2..

mao gk loe?

loe bakal mengatakan kepada Masyarakat kalo loe ngajar 1+1=2 ato loe diem ajah??



Seperti yang saya tulis sebelumnya, saya ini masih manusia biasa... dimana masih penuh dengan dosa...
Pada dasarnya saya akan counter, tetapi jika saya bisa melihat kembali lebih jauh... untuk apa saya melakukan itu, apakah dengan hasil counter tersebut saya ini bisa kaya, bisa arahat dan bisa menjadi guru nomor wahid???
Tentu saja jawabannya adalah May..... Maybe Yes, Maybe NO

Jika saya dingomongi demikian, saya hanya akan tersenyum dan dan bertanya kepada orang tersebut dari mana dan bagaimana anda dapat mengatakan hal tersebut??? kemudian orang itu akan menjawah ........ terus saya akan berkata, syukurlah pada mata pelajaran tersebut saya tidak mengajarkan demikian, kalau mau lebih jelas, silakan saja mengikuti mata pelajaran yang saya ajarkan, mungkin akan membantu anda.

Maaf, jika memungkinkan mata pelajaran yang saya ajarkan itu adalah mata pelajaran apa ya???
Contoh : saya Mengajarkan matematika : 1 + 1 = 2
Jika didalam kelas itu ada 50 orang, dan 30 orangnya mengatakan bahwa Kata Effendy 1 + 1 = -2, hal ini berarti saya adalah guru yang masih harus belajar banyak... karena dalam komunikasi saya ke murid-murid saya, belum bisa diterima oleh mereka dengan bener.
Seandainya hanya 1 atau 2 murid yang mengatakan kalau saya mengajarkan matematika tersebut adalah 1 + 1 = -2, apakah anda akan mengatakan bahwa mata pelajaran matematika itu adalah ilmu sesat, dan meng claim bahwa mata pelajaran itu harus ditutup?. Apakah dengan kesalahan dari pengertian segelintir orang harus merusak suasana hidup orang banyak??? bagaimana pula perasaan murid yang ke 48 orang???


agak ga nyambung ya ma pertanyaan El Sol... ???

Kasus disini bukan lu ngajar 1+1=2 dicerna murid loe sebagai 1+1=-2...
Tapi 'tiba2 ada sekelompok orang memfitnah eloe bilank kalo Effendy ngajarin 1+1= -2..'

Mohon bantuannya untuk jelasi, yang mana yang tidak nyambung???

 _/\_

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 17 June 2008, 10:41:36 AM
Ini adalah ciri-ciri dari manusia,
Melihat sesuatu hanya pada pokok permasalahannya, belum bisa melihat dari luar kotak permasalahannya.
Orang yang bisa mengetahui penyelesaian masalah adalah yang cerdas,
Orang yang mampu mengetahui penyebab permasalahan adalah orang bijak.

Agama Buddha bukan hanya milik seseorang atau milik segelintir orang, agama Buddha adalah milik semua makhluk
Saya dalam hal ini hanya mencoba untuk menghentikan penghujatan terhadap sesuatu kepercayaan.

Please watch out your tounge.


Siapa yang menghujat, disini semua mempertanyakan dan mengembalikan fakta sejarah, apa yang tertulis sebagai sejarah berdirinya IKT yang basicnya adalah White Lotus Sect itu dinamakan penghujatan? kamu menyruh melihat di luar kotak permasalahan agar Buddhist diam dan menerima sepenuhnya aliran seperti itu? apakah becanda dengan Buddha Dhamma itu harus diakui oleh semua penganut Buddha agar diam dan membiarkan aliran ini berkembang?
Lucu, diberikan fakta malah menyuruh kita mencari fakta dan berujung diam, memang benar kata El sol, sekali bebal tetap bebal.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 17 June 2008, 10:49:03 AM
hahahahah sungguh lucu dan luar biasa sekali...
Mohon dibaca kembali postingnya, bukan menuduh kepada anda.
Coba dibaca kembali.
Terima Kasih

Regards

EK
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 17 June 2008, 11:10:38 AM
Quote
Sebenarnya sya gak tahu jg, itu adalah masalah LaoMu..tunggu saya sudah jadi buddha tuh baru bisa tahu…kemungkinan begini;
Pengaturan LaoMu, dan seseorang dikatakan bisa Chiutao, itu harus memiliki jasa kebajikan selama 3 kehidupan lampau, dan kemungkinan dimasa lalu sudah membayar karma buruk2 yang lumayan besar.. hingga kehidupan sekarng memungkinkan untuk mendapatkan Ketuhanan..
LaoMu sebenarnya bisa saja.. langsung sekalian menuntaskan karma bahkan mengangkat semua makhluk kembali keasalnya..
Tetapi kemungkinan juga karena ketetapan dari LaoMu sejak dahulu kala, maka LaoMu tetap memberi suatu aturan yang berlaku.
LaoMu mewujudkan segala sesuatu…yang mana berasal dari suatu kekosongan.. dari kekosongan muncul keberadaan…dan keberadaan, itu adalah wujud kasih dari laomu..
Dan LaoMu memberikan KEBEBASAN MUTLAK.. bagi semua makhluk khussusnya manusia, untuk berbuat sendiri menurut akal, pikiran, dan suatu hati nurani..
Sebenarnya Alam semesta ini, merupakan suatu esensi keberadaan LaoMu..
LaoMu meliputi segala tempat, dan tiada tempat yang tidak memiliki keberadaan LaoMu.
Segala alam penderitaan ini adalah untuk menghabiskan karma buruk yang dilakukan oleh suatu makhluk tertentu..
Mengapa LaoMu maha pengasih..?? karena alam penderitaan, usianya lebih pendek dari pada alam kebahagiaan… dan alam kebahagiaan lebih banyak jumlahnya dan usia jauh lebih panjang.

JHONSON,

Bagaimanapun, terima kasih atas jawabannya. Saya bertanya hanya untuk memastikan saja bahwa memang pada akhirnya akan dikembalikan lagi pada "rahasia" yang kita juga tidak akan tahu, jadi hanya bisa menerima.

 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 17 June 2008, 11:16:27 AM
OOT

Kembali hanya mengingatkan, walaupun treat ini hanya sebagai wacana untuk diskusi, ujung-ujungnya pasti akan mempengaruhi GRP ataupun BRP...
Sesama 1 Kubu yang membela akan saling memberikan GRP, tetapi untuk kubu lainnya akan diberikan BRP...
Sungguh luar biasa...

_/\_
 
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 17 June 2008, 11:18:46 AM
 Ya Yi Kuan Tao juga sama luar biasanya...
Terus? apa fungsi sebuah GRP ato BRP? kalo da banyak bisa dituker duit/hadiah ato bisa masuk nibana?  ^-^

Gw seh jarang ngasi2 brp... Gw cuma pernah ngasi brp ke 1 orang doank. Dan itu cuma sekali...  ;D

:) :) :)
Agama Buddha bukan hanya milik seseorang atau milik segelintir orang, agama Buddha adalah milik semua makhluk

BETUL!
tapi....
Yi Kuan Tao bukan ajaran Buddha.... Dan ajaran Buddha bukan Yi Kuan Tao...
Kalo mereka mau ngebajak ajaran Buddha tapi menamakan diri mereka Maitreya, silahkan.... Masih ajaran Buddha...
Tapi mereka menyelewengkan dan melencengkan ajaran Buddha tapi masih mengaku bagian dari agama Buddha (di Indonesia)...

Dengan Lao Mu dsbnya, ini ga da bedanya ma ajaran agama tetangga tapi ngaku agama Buddha, mau?  :|



misalne loe itu guru..loe ngajarin 1+1 = 2 tiba2 ada sekelompok orang memfitnah eloe bilank kalo Effendy ngajarin 1+1= -2..

mao gk loe?

loe bakal mengatakan kepada Masyarakat kalo loe ngajar 1+1=2 ato loe diem ajah??


Kasus disini bukan lu ngajar 1+1=2 dicerna murid loe sebagai 1+1=-2...
Tapi 'tiba2 ada sekelompok orang memfitnah eloe bilank kalo Effendy ngajarin 1+1= -2..'

Mohon bantuannya untuk jelasi, yang mana yang tidak nyambung???

 _/\_


cukup jelas ya kayanya maksud gw...  :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 17 June 2008, 11:41:51 AM
Ya Yi Kuan Tao juga sama luar biasanya...
Terus? apa fungsi sebuah GRP ato BRP? kalo da banyak bisa dituker duit/hadiah ato bisa masuk nibana?  ^-^

Gw seh jarang ngasi2 brp... Gw cuma pernah ngasi brp ke 1 orang doank. Dan itu cuma sekali...  ;D

:) :) :)
Agama Buddha bukan hanya milik seseorang atau milik segelintir orang, agama Buddha adalah milik semua makhluk

BETUL!
tapi....
Yi Kuan Tao bukan ajaran Buddha.... Dan ajaran Buddha bukan Yi Kuan Tao...
Kalo mereka mau ngebajak ajaran Buddha tapi menamakan diri mereka Maitreya, silahkan.... Masih ajaran Buddha...
Tapi mereka menyelewengkan dan melencengkan ajaran Buddha tapi masih mengaku bagian dari agama Buddha (di Indonesia)...

Dengan Lao Mu dsbnya, ini ga da bedanya ma ajaran agama tetangga tapi ngaku agama Buddha, mau?  :|



misalne loe itu guru..loe ngajarin 1+1 = 2 tiba2 ada sekelompok orang memfitnah eloe bilank kalo Effendy ngajarin 1+1= -2..

mao gk loe?

loe bakal mengatakan kepada Masyarakat kalo loe ngajar 1+1=2 ato loe diem ajah??


Kasus disini bukan lu ngajar 1+1=2 dicerna murid loe sebagai 1+1=-2...
Tapi 'tiba2 ada sekelompok orang memfitnah eloe bilank kalo Effendy ngajarin 1+1= -2..'

Mohon bantuannya untuk jelasi, yang mana yang tidak nyambung???

 _/\_


cukup jelas ya kayanya maksud gw...  :)

Mungkin saya mencoba untuk menjelaskannya, Jika saya mengajarkan ke sekelompok orang (murid) 1 + 1 = 2, dan kemudian ada sekelompok orang, yang menfitnah kalau saya mengajarkan 1 + 1 = -2, maka saya akan diami saja, kemudian jika ada orang yang menanyakan pada diri saya sendiri, maka saya akan menjawab kembali, kalau di mata pelajaran saya, saya tidak mengajarkan begitu. Orang tersebut akan mengatakan, tetapi ))(*&)(**(&^$^&%$, baru saya jawab kembali ke orang tersebut, "Anda bisa mengikuti mata pelajaran yang saya ajaran, sehingga mungkin anda akan terbantu dengan pelajaran tersebut"

Jika orang tersebut mau datang mata pelajaran saya, itu berarti saya telah berhasil 20% menerangkan tentang kebenaran mata pelajaran saya, jika dia menyimak dan memperhatikan, maka saya sudah berhasil 20% lagi, jika dia memahami maka saya berhasil 20% lagi. Dan jika orang tersebut mau memberi tahukan kepada orang lain maka saya akan berhasil 20% lagi, akan tetapi jika orang tersebut mau memberitahukan, dan menclarifikasi kepada orang-orang lain, maka sudah berhasil 20% lagi (totalnya 100%) untuk menyampaikan pesan dan pengetahuan saya.

Maaf ini hanya pengalaman saya,
Tahun 2002-2005 saya pernah berbagi sedikit pengetahuan saya disalah satu universitas di Medan, dan memang kejadian ini pernah saya alami secara pribadi dimata kuliah yang saya bawakan, yakni "Trade Business and International Banking"
Apa yang saya sampaikan ke teman-teman saya, tidak semua mereka bisa menyerapnya bahwa terjadi fitnah, kemudian apa yang saya sampaikan kepada orang tersebut???
Saya hanya melakukan hal tersebut diatas, alhasilnya adalah : Believe or Not, temen-temen yang mengikuti mata perkuliahan saya, attendencenya mencapai 99%. dan mata perkuliahan saya menjadi salah satu mata perkuliahan favorit. (Jadi Malu.....)

Semoga bisa menjawab.

 _/\_  _/\_  _/\_

EK
 
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 17 June 2008, 11:49:25 AM
Kokuzo,

Kalo bahas perbedaan dan persamaan ajaran supaya yang baca bisa dapat info jelas tentang berbagai aliran, rasanya OK. Tapi kalo soal klaim "yang asli ajaran Buddha" rasanya ga bakalan bisa. Masing2 punya sumbernya sendiri yang keasliannya juga tidak bisa dibuktikan.
Lalu mengenai "ngaku2 Buddhisme" itu rasanya sebetulnya hak dari aliran Yi Kuan Tao juga, apalagi Walubi juga setuju (walaupun kita tidak tahu alasan di balik semuanya). Kalo dalam Tipitaka Pali 'kan diajarkan bahwa tubuh ini bukan 'milikku', perasaan, ingatan dan pikiran ini juga bukan 'milikku'; Jadi untuk apa kita mengklaim satu predikat 'Buddhisme' menjadi 'milikku'? Rasanya justru kurang sesuai dengan ajaran Buddha (dari Tipitaka Pali).

Quote
Kalo mereka mau ngebajak ajaran Buddha tapi menamakan diri mereka Maitreya, silahkan.... Masih ajaran Buddha...
Tentang ini juga pernah dibahas dalam Tipitaka Pali-Sutta Pitaka-Samyutta Nikaya-Nidana Vagga XII, 70.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 17 June 2008, 02:16:27 PM
[at]  Effendy

berarti jawaban dari pertanyaan El Sol : diam aja. betul?

okay kalo gitu. tapi kalo yang menganggap 1+1=-2 meyakini itu adalah benar n ga mencari dan bertanya tentang kebenarannya gimana? Dibiarin ampe mati mereka meyakinin 1+1=-2



[at]  Kainyn_K

Sorry bro, maksud gw bukan milik sana milik sini. Tapi dia di Indonesia bernaung bareng2 ma agama Buddha... Bukan nyebut Dhamma atau ajaran Buddha hanya milik agama Buddha... Ato Yi Kuan Tao tidak mengajarkan Dhamma... ajaran asli disini maksud gw adalah Sang buddha ga pernah ngajarin tentang Lao Mu, Qiutao, dsb... Agama apapun, pasti mengajarkan kebaikan di samping praktek2 yang emang kadang ga sesuai dengan keyakinan kita...

Tapi, di Indonesia, Maitreya dianggap sebagai agama Buddha. Buat yang ga pernah kenal ma ajaran Buddha 'asli', bakal ngira Maitreya adalah agama Buddha, oh begini agama Buddha... Bukannya ini uda bisa disebut pengertian tidak benar? Berharap si umat mencari tahu sendiri? Berapa orang yang berani keluar dari garis keimanan dia dan mencari di luar? Terlebih Maitreya mengajarkan adanya Lao Mu si penguasa. gak beda dengan agama laen, umat yang terlanjur beriman beranikah meragukan keberadaan sesuatu yang diimaninya?

Konon katanya seseorang bisa terlahir sebagai manusia dan mengenal dhamma itu dibutuhkan karma baik yang tidak sedikit. Lihat keadaan dunia sekarang, itung sendiri berapa orang yang 'memiliki karma bertemu dengan dhamma'. Lantas, yang 'tidak memilki karma', apakah akan dibiarkan begitu saja? Makin ga menentu apakah di kehidupan selanjutnya dia bakal bertemu ajaran Buddha... Sang Buddha memang ga ngajarin buat mengconvert orang buat ngikutin ajarannya, ehipassiko kan (tapi buat yang terjebak di maitreya, bagi mereka apa ada 'ehipassiko?).

Dalam kasus ini, para 'korban' memilih Maitreya sebagai 'agama Buddha', bisa gw umpamakan seperti :
seorang yang emang dari rumah pengen pegi makan kari di restoran... tapi ternyata si restoran nyuguhin kari yang resepnya uda ga jelas. berhubung si orang ni ga pernah makan kari sebelumnya, ya dia pikir emang begitulah rasa kari. Apa salahnya kita coba kasi tau, 'eh kari tuh sebenarnya yang gini loh'... Toh memang dari rumah si orang pengen makan kari. Kecuali dia dari rumah pengen makan pizza, ini baru ga mungkin kita nawarin kari...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 17 June 2008, 02:42:18 PM
Kokuzo,

Saya ngerti kok maksudnya. Tapi tetap tidak usah khawatir. Kalo di Tipitaka Pali nanti bahkan akan ada keturunan dari Sangha Buddha yang korup, bahkan bhikkhu2nya berumah tangga. Jadi kalo emang menurut kamu dhamma akan disalah mengerti, ya memang begitu. Mengapa saya katakan "tidak usah khawatir"? Karena seperti kamu (dan mungkin juga aliran Yi Kuan Tao) katakan, semua ada ikatan kamma. Jika memang seseorang kamma baiknya berbuah untuk menemukan satu ajaran yang benar-benar "benar", maka berapa banyak aliran lain pun tidak bisa menghalanginya. Sebaliknya kalo emang blom 'kamma'-nya untuk mengerti, maka tetap aja dia akan berpindah. Itulah kita lihat mengapa banyak orang bisa berpindah dari satu ajaran ke lainnya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 17 June 2008, 03:11:15 PM
[at]  Effendy
berarti jawaban dari pertanyaan El Sol : diam aja. betul?

okay kalo gitu. tapi kalo yang menganggap 1+1=-2 meyakini itu adalah benar n ga mencari dan bertanya tentang kebenarannya gimana? Dibiarin ampe mati mereka meyakinin 1+1=-2


:) :) :) Jangan terlalu extreme bro...

Jadi teringat cerita tentang Seorang penari ballet..

 _/\_  _/\_  _/\_


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 03:11:38 PM
OOT

Kembali hanya mengingatkan, walaupun treat ini hanya sebagai wacana untuk diskusi, ujung-ujungnya pasti akan mempengaruhi GRP ataupun BRP...
Sesama 1 Kubu yang membela akan saling memberikan GRP, tetapi untuk kubu lainnya akan diberikan BRP...
Sungguh luar biasa...

_/\_
 

oh kalo dari gw mah ke eloe pasti BRP..

karena gw gk suka liat orang sok suci..

ular kepala dua..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 03:12:55 PM
[at]  Effendy
berarti jawaban dari pertanyaan El Sol : diam aja. betul?

okay kalo gitu. tapi kalo yang menganggap 1+1=-2 meyakini itu adalah benar n ga mencari dan bertanya tentang kebenarannya gimana? Dibiarin ampe mati mereka meyakinin 1+1=-2


:) :) :) Jangan terlalu extreme bro...

Jadi teringat cerita tentang Seorang penari ballet..

 _/\_  _/\_  _/\_




ini bukan extreme..

tapi inilah yg LOE SARANKAN kita untuk lakukan..

yakni membiarkan mereka sampe mati pnya pandangan salah tentang agama Buddha..

MAHO~
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 17 June 2008, 03:21:49 PM
El Sol,

Ngomong2, memang kamu pernah diapain sih sama pengikut aliran Maitreya? Kok kamu sepertinya sebel banget?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 17 June 2008, 03:23:19 PM
OOT

Kembali hanya mengingatkan, walaupun treat ini hanya sebagai wacana untuk diskusi, ujung-ujungnya pasti akan mempengaruhi GRP ataupun BRP...
Sesama 1 Kubu yang membela akan saling memberikan GRP, tetapi untuk kubu lainnya akan diberikan BRP...
Sungguh luar biasa...

_/\_
 

oh kalo dari gw mah ke eloe pasti BRP..

karena gw gk suka liat orang sok suci..

ular kepala dua..

Silakan saja memberikan BRP, seperti dari post yang sebelumnya kalau sudah GRP sampai 1000 juga tidak dapat apa apa...
dan silakan saja untuk memberikan BRP ke saya, jika itu bisa menyenangi hati anda...

 _/\_  _/\_  _/\_

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Hendra Susanto on 17 June 2008, 03:25:27 PM
El Sol,

Ngomong2, memang kamu pernah diapain sih sama pengikut aliran Maitreya? Kok kamu sepertinya sebel banget?

di jolimi
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 03:25:42 PM
OOT

Kembali hanya mengingatkan, walaupun treat ini hanya sebagai wacana untuk diskusi, ujung-ujungnya pasti akan mempengaruhi GRP ataupun BRP...
Sesama 1 Kubu yang membela akan saling memberikan GRP, tetapi untuk kubu lainnya akan diberikan BRP...
Sungguh luar biasa...

_/\_
 

oh kalo dari gw mah ke eloe pasti BRP..

karena gw gk suka liat orang sok suci..

ular kepala dua..

Silakan saja memberikan BRP, seperti dari post yang sebelumnya kalau sudah GRP sampai 1000 juga tidak dapat apa apa...
dan silakan saja untuk memberikan BRP ke saya, jika itu bisa menyenangi hati anda...

 _/\_  _/\_  _/\_


kalo loe emank gk peduli ama yg namane BRP..

gw lebih seneng lage kalo loe

minta Admin transfer seluruh BRP gw ke eloe..

buktikan donk yg loe ngomong..



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 03:26:58 PM
El Sol,

Ngomong2, memang kamu pernah diapain sih sama pengikut aliran Maitreya? Kok kamu sepertinya sebel banget?

dulu gw sempat jadi fanatik Aliran sesat ini..

dan gw BENCI!!! karena gw dulu fanatik ama aliran ini!!...

mereka boong gw!!

selama 1 taon<--kayakne..

gw dah membantu dalam penyebaran Dhamma PALSU!!..

OMG!!!

SEBEL!!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 17 June 2008, 03:39:31 PM
OOT

Kembali hanya mengingatkan, walaupun treat ini hanya sebagai wacana untuk diskusi, ujung-ujungnya pasti akan mempengaruhi GRP ataupun BRP...
Sesama 1 Kubu yang membela akan saling memberikan GRP, tetapi untuk kubu lainnya akan diberikan BRP...
Sungguh luar biasa...

_/\_
 

oh kalo dari gw mah ke eloe pasti BRP..

karena gw gk suka liat orang sok suci..

ular kepala dua..

Silakan saja memberikan BRP, seperti dari post yang sebelumnya kalau sudah GRP sampai 1000 juga tidak dapat apa apa...
dan silakan saja untuk memberikan BRP ke saya, jika itu bisa menyenangi hati anda...

 _/\_  _/\_  _/\_


kalo loe emank gk peduli ama yg namane BRP..

gw lebih seneng lage kalo loe

minta Admin transfer seluruh BRP gw ke eloe..

buktikan donk yg loe ngomong..

Maaf, saya masih mengerti kapasitas saya, tapi ngomong punya ngomong kenapa kamu membutuhkan GRP nya???
dan saya akan mencoba untuk mengkaji diri saya sendiri, kenapa kenapa kok banyak sekali yang memberikan anda BRP???

 _/\_  _/\_  _/\_

 
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 17 June 2008, 03:43:18 PM
Quote
dulu gw sempat jadi fanatik Aliran sesat ini..

dan gw BENCI!!! karena gw dulu fanatik ama aliran ini!!...

mereka boong gw!!

selama 1 taon<--kayakne..

gw dah membantu dalam penyebaran Dhamma PALSU!!..

OMG!!!

SEBEL!!

 :))

El Sol,

Dulu 'kan kamu juga ga sengaja nyebarin dhamma "palsu", jadi ga terhitung kamma buruk yang besar. Nah, kalo sekarang mungkin mau "bales dendam" dengan nyebarin dhamma "asli", cobalah dengan berhenti sebel ama mereka.
Dalam dhamma "asli" ini pernah dikatakan, "Jika seandainya ketika tangan dan kakinya digergaji satu per satu, dan kebencian timbul pada dirinya, maka orang itu tidak pantas menjadi muridku".  :)


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 17 June 2008, 03:45:00 PM
El Sol,

Ngomong2, memang kamu pernah diapain sih sama pengikut aliran Maitreya? Kok kamu sepertinya sebel banget?

dulu gw sempat jadi fanatik Aliran sesat ini..

dan gw BENCI!!! karena gw dulu fanatik ama aliran ini!!...

mereka boong gw!!

selama 1 taon<--kayakne..

gw dah membantu dalam penyebaran Dhamma PALSU!!..

OMG!!!

SEBEL!!

=)) =)) kesaksian nih , berarti lo pernah jadi MAHO =))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 17 June 2008, 03:46:32 PM
El Sol,

Ngomong2, memang kamu pernah diapain sih sama pengikut aliran Maitreya? Kok kamu sepertinya sebel banget?

dulu gw sempat jadi fanatik Aliran sesat ini..

dan gw BENCI!!! karena gw dulu fanatik ama aliran ini!!...

mereka boong gw!!

selama 1 taon<--kayakne..

gw dah membantu dalam penyebaran Dhamma PALSU!!..

OMG!!!

SEBEL!!
Rupanya orang yang pinter begitu bisa kena juga..... makanya jadi dendam begitu... => atau apakah ini berarti karma baik telah berbuah atau bagaimana tuh, sungguh kasihan...

 _/\_  _/\_  _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 03:52:21 PM
OOT

Kembali hanya mengingatkan, walaupun treat ini hanya sebagai wacana untuk diskusi, ujung-ujungnya pasti akan mempengaruhi GRP ataupun BRP...
Sesama 1 Kubu yang membela akan saling memberikan GRP, tetapi untuk kubu lainnya akan diberikan BRP...
Sungguh luar biasa...

_/\_
 

oh kalo dari gw mah ke eloe pasti BRP..

karena gw gk suka liat orang sok suci..

ular kepala dua..

Silakan saja memberikan BRP, seperti dari post yang sebelumnya kalau sudah GRP sampai 1000 juga tidak dapat apa apa...
dan silakan saja untuk memberikan BRP ke saya, jika itu bisa menyenangi hati anda...

 _/\_  _/\_  _/\_


kalo loe emank gk peduli ama yg namane BRP..

gw lebih seneng lage kalo loe

minta Admin transfer seluruh BRP gw ke eloe..

buktikan donk yg loe ngomong..

Maaf, saya masih mengerti kapasitas saya, tapi ngomong punya ngomong kenapa kamu membutuhkan GRP nya???
dan saya akan mencoba untuk mengkaji diri saya sendiri, kenapa kenapa kok banyak sekali yang memberikan anda BRP???

 _/\_  _/\_  _/\_

 

gw butuh BRP gw diilangin dari tempat gw biar loe bisa membuktikan kata2 loe..

karena gw banyak ketemu orang2 seperti loe yg mengambil kesempatan dalam kesempitan biar bisa dapet pujian dan jadi HERO..bagi minoritas(in this case umat2 aliran sesat)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 03:53:22 PM
El Sol,

Ngomong2, memang kamu pernah diapain sih sama pengikut aliran Maitreya? Kok kamu sepertinya sebel banget?

dulu gw sempat jadi fanatik Aliran sesat ini..

dan gw BENCI!!! karena gw dulu fanatik ama aliran ini!!...

mereka boong gw!!

selama 1 taon<--kayakne..

gw dah membantu dalam penyebaran Dhamma PALSU!!..

OMG!!!

SEBEL!!
Rupanya orang yang pinter begitu bisa kena juga..... makanya jadi dendam begitu... => atau apakah ini berarti karma baik telah berbuah atau bagaimana tuh, sungguh kasihan...

 _/\_  _/\_  _/\_

oh~

gk usah bacot..

dan gk usah kasihan..

yg penting loe minta admin kirim semua BRP gw ke eloe ajah..

jangan jilat omongan loe..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 17 June 2008, 03:54:42 PM
duh, elsol.......
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 03:54:56 PM
Quote
dulu gw sempat jadi fanatik Aliran sesat ini..

dan gw BENCI!!! karena gw dulu fanatik ama aliran ini!!...

mereka boong gw!!

selama 1 taon<--kayakne..

gw dah membantu dalam penyebaran Dhamma PALSU!!..

OMG!!!

SEBEL!!

 :))

El Sol,

Dulu 'kan kamu juga ga sengaja nyebarin dhamma "palsu", jadi ga terhitung kamma buruk yang besar. Nah, kalo sekarang mungkin mau "bales dendam" dengan nyebarin dhamma "asli", cobalah dengan berhenti sebel ama mereka.
Dalam dhamma "asli" ini pernah dikatakan, "Jika seandainya ketika tangan dan kakinya digergaji satu per satu, dan kebencian timbul pada dirinya, maka orang itu tidak pantas menjadi muridku".  :)




bukan gitu seh sebenarnye...

I mean gw gk berniat untuk membalas dendam or watever..

gw cuma rasa gk appropriate aja kalo gw membiarkan aliran sesat ini tetep exist..dimana gw dah pernah masuk dan tao apa yg sebenarnya diajarkan didalam sana..

gitu loh..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 17 June 2008, 03:56:26 PM
Nah lho suhu dah mao ambil tindakan :)) Sol lo mao GRP , dateng aje ke thread aye :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 03:58:09 PM
Nah lho suhu dah mao ambil tindakan :)) Sol lo mao GRP , dateng aje ke thread aye :))
gk..

gw mao BRP gw ditransfer ke Effendi..sang Pahlawan kita rela menerima katane..

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 17 June 2008, 04:08:56 PM
menurut saya, EL SOL adalah yg ter-jujur thd dirinya sendiri... :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 17 June 2008, 04:14:23 PM
Quote
bukan gitu seh sebenarnye...

I mean gw gk berniat untuk membalas dendam or watever..

gw cuma rasa gk appropriate aja kalo gw membiarkan aliran sesat ini tetep exist..dimana gw dah pernah masuk dan tao apa yg sebenarnya diajarkan didalam sana..

gitu loh..

El Sol,

Saya juga pernah kok (kalo ga salah taon 2002). Sudah di-qiu tao juga  ;D . Kalo secara pribadi, banyak sekali aliran yang menurut saya "ga sesuai logika", tetapi rasanya tidak mungkin kita menunjuk satu aliran "ga bener". Biarkan aja orang per orang yang menilai masing2. Banyak aliran yang dinyatakan pemerintah sebagai sesat saja masih exist secara diam2, gimana caranya kamu mau bikin yang diakui pemerintah ini tidak exist?
Nanti kalo kamu masuk aliran2 lain yang tidak sesuai, masa' juga kamu mau bikin semuanya 'punah' juga?  ;D Nanti apa pendapat orang tentang Buddhisme sendiri?



tesla,

Ya, memang El Sol ini ga ada pake2 "topeng", semua "diterjang" saja.  ;D

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 17 June 2008, 04:15:24 PM
El Sol,

Ngomong2, memang kamu pernah diapain sih sama pengikut aliran Maitreya? Kok kamu sepertinya sebel banget?

dulu gw sempat jadi fanatik Aliran sesat ini..
dan gw BENCI!!! karena gw dulu fanatik ama aliran ini!!...
mereka boong gw!!
selama 1 taon<--kayakne..
gw dah membantu dalam penyebaran Dhamma PALSU!!..
OMG!!!
SEBEL!!
Rupanya orang yang pinter begitu bisa kena juga..... makanya jadi dendam begitu... => atau apakah ini berarti karma baik telah berbuah atau bagaimana tuh, sungguh kasihan...

 _/\_  _/\_  _/\_

oh~
gk usah bacot..
dan gk usah kasihan..
yg penting loe minta admin kirim semua BRP gw ke eloe ajah..
jangan jilat omongan loe..

hahahahahhaah
sungguh aneh, dan sangat tidak manusiawi, menuduh orang yang tidak mengatakan dan yang lebih menyedihkan lagi memaksa seseorang untuk melakukan sesuatu,
Oh Tuhan, kenapa diciptakan umatMu ini???
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 17 June 2008, 04:19:06 PM
OOT

Kembali hanya mengingatkan, walaupun treat ini hanya sebagai wacana untuk diskusi, ujung-ujungnya pasti akan mempengaruhi GRP ataupun BRP...
Sesama 1 Kubu yang membela akan saling memberikan GRP, tetapi untuk kubu lainnya akan diberikan BRP...
Sungguh luar biasa...

_/\_
 

oh kalo dari gw mah ke eloe pasti BRP..

karena gw gk suka liat orang sok suci..

ular kepala dua..

Silakan saja memberikan BRP, seperti dari post yang sebelumnya kalau sudah GRP sampai 1000 juga tidak dapat apa apa...
dan silakan saja untuk memberikan BRP ke saya, jika itu bisa menyenangi hati anda...

 _/\_  _/\_  _/\_



baca yg dibold..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Rina Hong on 17 June 2008, 04:37:31 PM
Hidup itu Pilihan Sol...
mau menderita pilihan
mau bahagia pilihan
mau sukses pilihan
mau gagal pilihan
mau sesat pilihan
mau ke jalan yang bener juga pilihan...
Biarkan mereka memilih....
karna itu adalah hidup mereka...dengan mereka memilih sendiri maka mereka tidak dapat menyalahkan orang lain lagi... atas pilihan yang mereka buat...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 17 June 2008, 04:41:27 PM
Saya hanya mempersilakan ke kamu untuk memberikan BRP kesaya, bukan berarti saya mau menerima BRP yang telah diberikan orang ke kamu...
sungguh kasihan...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Rina Hong on 17 June 2008, 04:44:46 PM

ini bukan extreme..

tapi inilah yg LOE SARANKAN kita untuk lakukan..

yakni membiarkan mereka sampe mati pnya pandangan salah tentang agama Buddha..

MAHO~

Kita udah mengajarkan yang bener... tapi dasar nya udah FANATIK mau diapain lagi.... buat cape aja sol...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Rina Hong on 17 June 2008, 04:45:59 PM
Nah lho suhu dah mao ambil tindakan :)) Sol lo mao GRP , dateng aje ke thread aye :))
gk..

gw mao BRP gw ditransfer ke Effendi..sang Pahlawan kita rela menerima katane..



Ibarat Karma buruk kamu kesasar ke tetangga sebelah ya sol  :P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 17 June 2008, 04:49:42 PM
Nah lho suhu dah mao ambil tindakan :)) Sol lo mao GRP , dateng aje ke thread aye :))
gk..

gw mao BRP gw ditransfer ke Effendi..sang Pahlawan kita rela menerima katane..



Ibarat Karma buruk kamu kesasar ke tetangga sebelah ya sol  :P

Juga kamma baik. (bisa melihat & belajar banyak hal.)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 17 June 2008, 04:51:13 PM
Nah lho suhu dah mao ambil tindakan :)) Sol lo mao GRP , dateng aje ke thread aye :))
gk..

gw mao BRP gw ditransfer ke Effendi..sang Pahlawan kita rela menerima katane..



Ibarat Karma buruk kamu kesasar ke tetangga sebelah ya sol  :P

Emang bisa kesasar???
Mungkinkah, kita yang menanam pohon mangga, kemudian tetangga yang mengambil dan menikmatinya???
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 17 June 2008, 04:52:06 PM
mungkin aja, kan ada tangan-tangan jahiliyah yang metik buahnya trus habis makan sampahnya dibuang ke pekarangan kita.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Rina Hong on 17 June 2008, 04:56:08 PM
Nah lho suhu dah mao ambil tindakan :)) Sol lo mao GRP , dateng aje ke thread aye :))
gk..

gw mao BRP gw ditransfer ke Effendi..sang Pahlawan kita rela menerima katane..



Ibarat Karma buruk kamu kesasar ke tetangga sebelah ya sol  :P

Juga kamma baik. (bisa melihat & belajar banyak hal.)

tadi elsol kan bilang BRP bukan GRP maka w ibaratkan karma buruk
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 17 June 2008, 04:59:04 PM
Nah lho suhu dah mao ambil tindakan :)) Sol lo mao GRP , dateng aje ke thread aye :))
gk..

gw mao BRP gw ditransfer ke Effendi..sang Pahlawan kita rela menerima katane..



Ibarat Karma buruk kamu kesasar ke tetangga sebelah ya sol  :P

Juga kamma baik. (bisa melihat & belajar banyak hal.)

tadi elsol kan bilang BRP bukan GRP maka w ibaratkan karma buruk


Rina Hong,

OOOH... salah tangkep! Sori! :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Rina Hong on 17 June 2008, 05:04:22 PM
 

Rina Hong,

OOOH... salah tangkep! Sori! :)

:)) :)) :)) ... daku kerjar kau kutangkap
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 17 June 2008, 05:23:59 PM
Kokuzo,

Saya ngerti kok maksudnya. Tapi tetap tidak usah khawatir. Kalo di Tipitaka Pali nanti bahkan akan ada keturunan dari Sangha Buddha yang korup, bahkan bhikkhu2nya berumah tangga. Jadi kalo emang menurut kamu dhamma akan disalah mengerti, ya memang begitu. Mengapa saya katakan "tidak usah khawatir"? Karena seperti kamu (dan mungkin juga aliran Yi Kuan Tao) katakan, semua ada ikatan kamma. Jika memang seseorang kamma baiknya berbuah untuk menemukan satu ajaran yang benar-benar "benar", maka berapa banyak aliran lain pun tidak bisa menghalanginya. Sebaliknya kalo emang blom 'kamma'-nya untuk mengerti, maka tetap aja dia akan berpindah. Itulah kita lihat mengapa banyak orang bisa berpindah dari satu ajaran ke lainnya.

apakah kita hanya bisa pasrah kepada karma?
bukan hanya untuk mengerti, mereka bahkan tidak punya karma bertemu ajaran Sang Buddha. Apa salahnya kita doba pertemukan, mau ngerti mau ngga, mau diterima mau ngga, baru diserahin ke diri n 'kamma' masing2. Tapi at least, kita coba 'buka jalan' dulu...
Kalo didiemin aja kesannya egois... Ah yang penting gw udah ngecap dhamma dari sang Buddha, mereka yang belum, ah memang belum karmanya... Kalo terus2an dibiarin, kapan mereka bisa nemu 'kamma' itu? Apakah bisa muncul sendirinya, dan tiba2 di kehidupan kesekian 'berjodoh' ma agama buddha? Bukannya dari pandangan salah sekarang, nantinya malah semakin terjerumus n semakin jauh dari BuddhaDharma?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 17 June 2008, 05:28:51 PM
Quote
bukan hanya untuk mengerti, mereka bahkan tidak punya karma bertemu ajaran Sang Buddha. Apa salahnya kita doba pertemukan, mau ngerti mau ngga, mau diterima mau ngga, baru diserahin ke diri n 'kamma' masing2. Tapi at least, kita coba 'buka jalan' dulu...

betul. saya tidak percaya "kebetulan", melainkan adanya sebab akibat.
karena ada sebabnya maka mereka bisa bersimpangan dengan Buddhisme, bukan hanya suatu kebetulan.
dan bukan tidak mungkin karena bersimpangan ini mereka akhirnya bisa mengerti Dhamma.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 17 June 2008, 05:36:14 PM
Ujung2nya dah diatur sm Lao Mu :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 17 June 2008, 05:42:42 PM
Rahasia Tuhan lah
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 17 June 2008, 06:04:43 PM
bwakakakakak beneran Tuhan kita sigap neh, langsung menghapus dosa umatnya (lirik Nyana yang buat ulah) =)) =))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 17 June 2008, 06:24:56 PM
Memang karma bisa diubah, tetapi juga tidak bisa dipaksakan selalu seperti yang kita mau.
Dan memang juga tidak ada yang namanya 'kebetulan'. Maka seseorang bisa 'memegang' teguh suatu ajaran karena suatu sebab. Sedangkan di sisi lain, seperti El Sol, misalnya, bisa melepaskan dan memegang ajaran baru juga adalah karena suatu sebab lainnya. Tidak bisa dipaksakan.

Menurut saya, yang boleh kita lakukan adalah dengan pembinaan di dalam (biar umat sendiri tahu yang mana dhamma dan bukan dhamma), bukan teralihkan oleh yang di luar (intern orang lain).
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Effendy on 17 June 2008, 09:55:38 PM
mungkin aja, kan ada tangan-tangan jahiliyah yang metik buahnya trus habis makan sampahnya dibuang ke pekarangan kita.

Kalau ada tetangga yang demikian, ada beberapa sebab juga....
1. Mungkin tetangga itu melihat bahwa mangga tersebut telah matang, kalau tidak dipetik, nanti busuk...
2. Tetangga sangat kelaparan, sehingga membutuhkan mangga tersebut, kan tidak salahkan kalau kita berderma untuk tetangga kita, kalau dia sangat membutuhkan mangga kita...
3. Kalau kulitnya dibuang ke tempat kita, mungkin saja tetangga tersebut melihat mangga kita kurang pupuk, kulit mangga tersebut bisa digunakan sebagai pupuk juga untuk pohon mangga tersebut...

Think positively, and you'll live happily

 _/\_  _/\_  _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 17 June 2008, 10:47:29 PM
Menurut saya, yang boleh kita lakukan adalah dengan pembinaan di dalam (biar umat sendiri tahu yang mana dhamma dan bukan dhamma), bukan teralihkan oleh yang di luar (intern orang lain).

gimana dia bisa belajar membedakan 'mana yang dhamma' dan 'mana yang bukan dhamma' kalo dia gak pernah kenal dengan 'dhamma'? Dan sekali lagi gw bilang, dalam kondisi agama 'beriman' gini, sangat sangat kecil keberanian mereka buat keluar dari garis batas keimanan mereka dan mempertanyakan kebenaran 'tuhan' mereka, sehingga mereka ga akan punya kesempatan mencari...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 18 June 2008, 08:09:35 AM
Think positively, and you'll live happily

tipikal orang sales yang susah diajak berbicara dan berdebat. selalu berpikir positif tidak akan selalu membawa manfaat lebih baik kamu mengatakan berpikirlah bijaksana, karena negatif dan positif juga merupakan satu kekuatan yang bisa digunakan untuk kebaikan atau keburukan, think wise not positive.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 08:34:00 AM
Menurut saya, yang boleh kita lakukan adalah dengan pembinaan di dalam (biar umat sendiri tahu yang mana dhamma dan bukan dhamma), bukan teralihkan oleh yang di luar (intern orang lain).

gimana dia bisa belajar membedakan 'mana yang dhamma' dan 'mana yang bukan dhamma' kalo dia gak pernah kenal dengan 'dhamma'? Dan sekali lagi gw bilang, dalam kondisi agama 'beriman' gini, sangat sangat kecil keberanian mereka buat keluar dari garis batas keimanan mereka dan mempertanyakan kebenaran 'tuhan' mereka, sehingga mereka ga akan punya kesempatan mencari...


Dalam tulisan tersebut, yang saya rujuk adalah intern Buddhis sendiri agar mengenal yang mana dhamma dan mana yang bukan. Karena selama saya melihat-lihat komunitasnya, banyak kok yang masih tidak bisa membedakan dhamma dan bukan. Setau saya yang Buddha Gotama ajarkan adalah "mengubah diri sendiri" bukan orang lain, apalagi orang yang memeluk ajaran lain.

Kalo untuk aliran lain, mereka punya "dhamma" dan "vinaya" menurut definisi mereka. Kita tidak boleh mengatakan "menurut dhamma saya, ajaran anda bukan dhamma". Kalo hanya mengungkapkan fakta2, tentu sah2 saja.

(Saya tertarik dengan fakta yang dituliskan nyanadhana tentang 'evolusi' Teratai Putih jadi Yi Kuan Tao, dan tentang hukuman mati untuk para pemimpinnya, yang diklaim "parinibbana", bukan dieksekusi. Boleh minta referensinya, nyanadhana?)

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 18 June 2008, 08:43:10 AM
 _/\_ silahkan japri saya ke yahoo messenger : hauntingspirit [at] yahoo.com

nanti ebook nya saya transfer lewat sana, lagi males terjemahin, hehehe. private and confidential
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 09:03:11 AM
nyanadhana,

"Japri" itu apa yah?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 18 June 2008, 09:08:09 AM
CMIIW Japri = Jaringan Pribadi

huahahahhaa doh add ym aye aje .ntar tak kasih deh tuh ebook sebarek2
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 09:15:14 AM
OOOOH... harap maklum deh, "orang goa"  ;D

Udah saya add, tapi blom di-approve. Thanx, nyanadhana!

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Wen Wen on 18 June 2008, 09:52:35 AM
Kenapa harus ke Japri, kalau memang ajaran sesat langsung diskusi disini saja
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Wen Wen on 18 June 2008, 09:55:43 AM
Think positively, and you'll live happily

tipikal orang sales yang susah diajak berbicara dan berdebat. selalu berpikir positif tidak akan selalu membawa manfaat lebih baik kamu mengatakan berpikirlah bijaksana, karena negatif dan positif juga merupakan satu kekuatan yang bisa digunakan untuk kebaikan atau keburukan, think wise not positive.

saya pernah mengikuti training motivational di singapore, dan disana saya mendapat masukan, kalau di dunia itu semua orang adalah sales. terkecuali orang mati.
apalah anda sudah mati?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 18 June 2008, 10:04:49 AM
berpikirlah yang bijaksana itu lebih baik. karena ini OOt, ga akan dibahas disini.

Kenapa harus Japri,karena buku rebelion I Kuan Tao ini terdiri atas 4 PDF yang menjelaskan asal mula I Kuan Tao sebagai sekte White Lotus, dan berujung pada kematian para petinggi IKT yang tertangkap pemerintah dan dieksekusi. jadi apa yang diajarkan di viohara mereka sebagai mati parinibbana menjadi Buddha pada faktanya adalah mati ditembak oleh pemerintah China, mereka dibanned dari Tiongkok karena meresahkan dengan mengabarkan Kiamat akan dekat , Maitreya turun ke bumi sebagai Raja baru.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 10:12:43 AM
Wen Wen,

Quote
saya pernah mengikuti training motivational di singapore, dan disana saya mendapat masukan, kalau di dunia itu semua orang adalah sales. terkecuali orang mati.
apalah anda sudah mati?

Boleh dijelasin apa maksudnya "semua orang adalah sales" ini? Dari sudut pandang bagaimana?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 18 June 2008, 10:55:07 AM
Menurut saya, yang boleh kita lakukan adalah dengan pembinaan di dalam (biar umat sendiri tahu yang mana dhamma dan bukan dhamma), bukan teralihkan oleh yang di luar (intern orang lain).

gimana dia bisa belajar membedakan 'mana yang dhamma' dan 'mana yang bukan dhamma' kalo dia gak pernah kenal dengan 'dhamma'? Dan sekali lagi gw bilang, dalam kondisi agama 'beriman' gini, sangat sangat kecil keberanian mereka buat keluar dari garis batas keimanan mereka dan mempertanyakan kebenaran 'tuhan' mereka, sehingga mereka ga akan punya kesempatan mencari...


Dalam tulisan tersebut, yang saya rujuk adalah intern Buddhis sendiri agar mengenal yang mana dhamma dan mana yang bukan. Karena selama saya melihat-lihat komunitasnya, banyak kok yang masih tidak bisa membedakan dhamma dan bukan. Setau saya yang Buddha Gotama ajarkan adalah "mengubah diri sendiri" bukan orang lain, apalagi orang yang memeluk ajaran lain.

Kalo untuk aliran lain, mereka punya "dhamma" dan "vinaya" menurut definisi mereka. Kita tidak boleh mengatakan "menurut dhamma saya, ajaran anda bukan dhamma". Kalo hanya mengungkapkan fakta2, tentu sah2 saja.


kesannya egois sekali ya?
Sang Buddha ngebabarin dhamma apakah ga bisa disebut 'mengubah orang lain'?

Balik lagi balik lagi bro Kainyn, kan uda aye bilang berkali2 masalah di Indonesia mereka mendompleng nama agama Buddha... Kalo begini bukankah udah jadi intern? Kalo mereka berdiri dengan nama sendiri seperti agama laen, gw ga kan ngurusin...

Jadinya banyak orang yang sebenarnya memang 'ingin beragama Buddha', tapi nyasarnya ke Yi Kuan Tao n parahnya mereka menganggap itu agama n ajaran buddha... Mending kalo inti ajaran Sang Buddha masih termasuk dalam Yi kuan Tao, tapi liat lagi apa isi ajaran mereka... Melenceng jauh...

Gw emang bukan orang baek apalagi 'bodhisatva', tapi membiarkan orang laen hanyut n terpenjara dalam ketidaktahuan sedangkan kita dengan bahagianya tiap hari membahas dhamma dhamma dhamma disini adalah hal yang sangat sangat egois. "Ah, itu 'pilihan mereka buat sesat', mereka mank belum 'berjodoh' dengan ajaran Buddha, biarkan mereka mencari tahu sendiri mana yang bener, yang penting 'gw uda bener'"...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 11:16:32 AM
Kokuzo,

Ya, memang terserah anda sih. Saya bukan Buddhis, hanya memberikan komentar saja.
Kalo memang merasa mencerahkan orang lain adalah hal yang begitu pentingnya, ya memang terserah saja. Kalo merasa orang lain "hanyut & terpenjara dalam ketidaktahuan" sementara diri sendiri adalah "yang paling benar dalam dharma" ataupun "ASLI Buddhisme", ya balik lagi terserah saja.
Kalo saya sih tidak menempatkan kepercayaan saya sebagai yang paling benar.

Kalo merasa 'dukkha' karena ngeliat orang lain masuk ajaran lain (Yi Kuan Tao) ataupun menjadi 'sukha' karena ngeliat orang lain ikut ajaran yang "sama dengan saya", juga terserah. Saya melihat itu bukan masalah egois atau tidak, tetapi kemelekatan pada "urusan orang lain". Sama seperti orang2 yang "memaksa" ikut ajarannya dengan alasan "ingin menyelamatkan".

Kalo untuk mengusahakan pisahnya Yi Kuan Tao dari Buddhisme, saya netral (tidak menolak/mendukung).
Kalo untuk membahas fakta2 perbedaan kedua ajaran secara objektif, saya dukung.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 11:47:38 AM
Think positively, and you'll live happily

tipikal orang sales yang susah diajak berbicara dan berdebat. selalu berpikir positif tidak akan selalu membawa manfaat lebih baik kamu mengatakan berpikirlah bijaksana, karena negatif dan positif juga merupakan satu kekuatan yang bisa digunakan untuk kebaikan atau keburukan, think wise not positive.

saya pernah mengikuti training motivational di singapore, dan disana saya mendapat masukan, kalau di dunia itu semua orang adalah sales. terkecuali orang mati.
apalah anda sudah mati?

baru ke singapore ajah bangga..

:hammer:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kelana on 18 June 2008, 12:15:12 PM
Demikianlah sabda Sang Buddha:

-”Ada satu jenis manusia: tidak peduli apakah dia memiliki kesempatan melihat Sang Tathagata dan mendengarkan Dhamma serta Vinaya yang dibabarkan oleh Beliau atau tidak, dia tidak akan masuk ke jalan kepastian dan tidak akan mencapai kesempurnaan di dalam keadaan-keadaan yang baik.

Ada manusia lain: tidak peduli apakah dia memiliki kesempatan bertemu Sang Tathagata dan mendengarkan Dhamma serta Vinaya yang dinyatakan oleh Beliau atau tidak, dia akan masuk ke jalan kepastian dan akan mencapai kesempurnaan di dalam keadaan-keadaan yang baik.

Demikian juga, ada manusia yang akan masuk ke jalan kepastian dan akan mencapai kesempurnaan di dalam keadaan-keadaan yang baik hanya jika dia memiliki kesempatan melihat Sang Tathagata dan mendengarkan Dhamma serta Vinaya yang dibabarkan oleh Beliau. Namun dia tidak akan mencapai hal itu jika dia tidak mendapat kesempatan ini. Bagi manusia inilah, O para bhikkhu, diberikan instruksi Dhamma. Tetapi selain dia, kepada dua yang lain pun Dhamma harus diajarkan juga.

Inilah tiga jenis manusia yang terdapat di dunia ini, yang dapat dibandingkan dengan tiga pasien itu.”
(Gilana Sutta; Anguttara Nikaya 3.22)

---------

Jadi jelas, segelap apa pun kamma vipaka (hasil kamma) seseorang, ia tetap perlu mendapatkan instruksi Dhamma. Dan sekarang yang ditekankannya adalah CARA memberikannya.

Membiarkan seseorang yang tersesat ataupun yang akan tersesat tanpa memberikan mereka arahan Dhamma, dengan alasan mereka tidak berjodoh, kamma buruk masa lampau mereka, adalah pandangan keliru. Sang Buddha menjelaskan bahwa kamma masa lampau bukanlah penentu segalanya karena tindakan kita pada kehidupan ini pun bisa mengubah kondisi yang kita alami sekarang. Dengan demikian ada kesempatan untuk mengubah seseorang. Adalah benar bahwa kita tidak bisa mengubah, membatalkan kamma yang sedang berbuah, sehingga kita perlu menunggu kekuatan kamma buruk itu habis, tapi kita tidak pernah tahu (kecuali arahat) secara tepat kapan habisnya. Oleh karena itu mengumandangkan terus-menerus ”ayat-ayat” cinta Dhamma adalah hal yang perlu dilakukan. Dan tidak perlu terlebih dulu menjadi seorang Buddha untuk mengubah pandangan keliru seseorang (setidaknya ini yang pernah saya alami).
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 18 June 2008, 12:17:38 PM
tiket singapore-jakarta lebih murah drpd jakarta-medan kali...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 18 June 2008, 12:19:12 PM
 :o
 ^:)^ ^:)^ ^:)^
Keren Om Kelana....
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 18 June 2008, 12:42:38 PM
http://dhammacitta.org/tipitaka/dn/dn.01.0.wlsh.html

Quote
...
1.4 Kemudian Sang Bhagava, mengetahui apa yang sedang dibicarakan oleh para bhikkhu, mendatangi Paviliun Bundar dan duduk di tempat yang telah dipersiapkan. Kemudian Beliau berkata: "Para bhikkhu, Apakah yang sedang kalian bicarakan? Diskusi apakah yang terhenti olehKu?" dan mereka menceritakannya kepada Beliau.

1.5. "Para bhikkhu, jika seseorang menghinaKu, Dhamma atau Sangha, [3] kalian tidak boleh marah, tersinggung atau terganggu akan hal itu. Jika kalian marah atau tidak senang akan penghinaan itu, maka itu akan menjadi rintangan bagi kalian. Karena jika orang lain menghinaKu, Dhamma atau Sangha, dan kalian marah atau tidak senang, dapatkah kalian mengetahui apakah yang mereka katakan itu benar atau salah?" "Tidak, Bhagava" "Jika orang lain menghinaKu, Dhamma atau Sangha, maka kalian harus menjelaskan apa yang tidak benar sebagai tidak benar, dengan mengatakan: 'Itu tidak benar, itu salah, itu bukan jalan kami,4 itu tidak ada pada kami.'"

1.6. "Jika orang lain memujiKu, Dhamma atau Sangha, [3] kalian tidak boleh gembira, bahagia atau senang akan hal itu. Jika kalian gembira, bahagia atau senang akan pujian itu, maka itu akan menjadi rintangan bagi kalian. Jika orang lain memujiKu, Dhamma atau Sangha, kalian harus mengakui kebenaran sebagai kebenaran, dengan mengatakan: 'Itu benar, itu tepat sekali, itu adalah jalan kami, itu ada pada kami.'"

1.7. "Ini, para bhikkhu, adalah hal-hal mendasar, persoalan kecil dari praktik moral5 bagi orang-orang6 biasa untuk memuji Sang Tathagata.7 Dan apakah hal-hal mendasar, persoalan kecil ini bagi orang-orang biasa untuk memuji Beliau?"
...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 02:05:49 PM
Kelana,

Quote
Jadi jelas, segelap apa pun kamma vipaka (hasil kamma) seseorang, ia tetap perlu mendapatkan instruksi Dhamma. Dan sekarang yang ditekankannya adalah CARA memberikannya.

Membiarkan seseorang yang tersesat ataupun yang akan tersesat tanpa memberikan mereka arahan Dhamma, dengan alasan mereka tidak berjodoh, kamma buruk masa lampau mereka, adalah pandangan keliru. Sang Buddha menjelaskan bahwa kamma masa lampau bukanlah penentu segalanya karena tindakan kita pada kehidupan ini pun bisa mengubah kondisi yang kita alami sekarang. Dengan demikian ada kesempatan untuk mengubah seseorang. Adalah benar bahwa kita tidak bisa mengubah, membatalkan kamma yang sedang berbuah, sehingga kita perlu menunggu kekuatan kamma buruk itu habis, tapi kita tidak pernah tahu (kecuali arahat) secara tepat kapan habisnya. Oleh karena itu mengumandangkan terus-menerus ”ayat-ayat” cinta Dhamma adalah hal yang perlu dilakukan. Dan tidak perlu terlebih dulu menjadi seorang Buddha untuk mengubah pandangan keliru seseorang (setidaknya ini yang pernah saya alami).

Ya, betul sekali. Memang yang masalah adalah "cara"-nya, dan menurut saya pribadi, tidak akan berhasil dengan cara "menunjuk orang lain salah", yang bisa adalah dengan menunjukkan kebenaran apa adanya (lepas dari embel2 Buddhisme asli ato tidak). Terlebih lagi, mana mungkin orang berniat belajar suatu ajaran jika komunitas itu belum apa2 sudah menunjuknya sebagai "sesat"? Blom belajarpun pasti ada satu sikap defensif yang muncul.

Mengenai ayat2 yang disertakan juga saya setuju kita membicarakan kebenaran (dhamma) kepada siapapun. Tetapi kalo sudah menyangkut doktrin (seperti kamma ataupun Tuhan/Lao Mu), maka kondisinya tidak berlaku. Dengan kata lain kalo orang beda kepercayaan akan mengatakan, "Itu 'kan benar menurutmu, menurut kitabmu. Kenapa tidak kamu saja yang melepaskan kepercayaanmu yang sesat dan ikut kebenaranku dan kitabku?". Nah, akhirnya 'kusut'.




Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 02:12:16 PM
Quote
"... Jika orang lain menghinaKu, Dhamma atau Sangha, maka kalian harus menjelaskan apa yang tidak benar sebagai tidak benar, dengan mengatakan: 'Itu tidak benar, itu salah, itu bukan jalan kami,4 itu tidak ada pada kami.'"

Ini pernah saya bahas juga. Aliran Maitreya tidak menghina Buddha, Dhamma ataupun Sangha. Mereka hanya menggunakan "buku panduan" yang berbeda. Dan dalam kitab itu, yang lebih penting sebetulnya adalah:

Quote
jika seseorang menghinaKu, Dhamma atau Sangha, [3] kalian tidak boleh marah, tersinggung atau terganggu akan hal itu. Jika kalian marah atau tidak senang akan penghinaan itu, maka itu akan menjadi rintangan bagi kalian



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 02:22:23 PM
Quote
"... Jika orang lain menghinaKu, Dhamma atau Sangha, maka kalian harus menjelaskan apa yang tidak benar sebagai tidak benar, dengan mengatakan: 'Itu tidak benar, itu salah, itu bukan jalan kami,4 itu tidak ada pada kami.'"

Ini pernah saya bahas juga. Aliran Maitreya tidak menghina Buddha, Dhamma ataupun Sangha. Mereka hanya menggunakan "buku panduan" yang berbeda. Dan dalam kitab itu, yang lebih penting sebetulnya adalah:

Quote
jika seseorang menghinaKu, Dhamma atau Sangha, [3] kalian tidak boleh marah, tersinggung atau terganggu akan hal itu. Jika kalian marah atau tidak senang akan penghinaan itu, maka itu akan menjadi rintangan bagi kalian




aliran Maitreya gk menghina Buddha, Dhamma dan Sangha?? yakin loe? loe pernah denger ceramah2 mereka gk seh? Anggota Sangha itu dihina2 sama mereka!..

dan Buddha Gotama juga dihina sama mereka..plus..mereka juga menghina para upasaka dan upasika..

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 18 June 2008, 02:26:30 PM
intinya sih, kalau kita dikatakan yg tidak benar, yah kita luruskan saja :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 18 June 2008, 02:26:54 PM
Iye masa Buddha di qiutao, sama sapa tuh di qiutao? Yesus juga di qiutao, Muhammad pun di qiutao.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 02:30:39 PM
Iye masa Buddha di qiutao, sama sapa tuh di qiutao? Yesus juga di qiutao, Muhammad pun di qiutao.
hinaan mereka terhadap sang Buddha yakni..

ajaran(dhamma) sang Buddha itu dah kadaluarsa, dan Buddha sakyamuni dah mengundurkan diri..<--bagi gw ini juga hinaan..

trus..

mereka pernah bilank kalo berlindung pada anggota Sangha, itu percuma...

karena anggota Sangha sekarang itu banyak yg palsu..

dan berlindung kepada Tisarana versi mereka adalah palink bagus..

:hammer:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 02:31:15 PM
intinya sih, kalau kita dikatakan yg tidak benar, yah kita luruskan saja :)
mereka biarpun dilurusin jg gk bakal terima..

mereka itu tipe Blind faith..

kayak karesten..dan selam..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 02:33:54 PM
El Sol,

Quote
aliran Maitreya gk menghina Buddha, Dhamma dan Sangha?? yakin loe? loe pernah denger ceramah2 mereka gk seh? Anggota Sangha itu dihina2 sama mereka!..

dan Buddha Gotama juga dihina sama mereka..plus..mereka juga menghina para upasaka dan upasika..

Wah.... kalo soal oknum ataupun pribadi sih saya ga bisa ngomong yah. Di tempat lain pun banyak yang suka hina2 Buddha.
Kalo soal ajarannya 'kan sepertinya tidak menghina. Dan kalopun emang menghina, tinggal dijelaskan kebenarannya.
Masalah mereka mau mendengar atau tidak, sudah masalah lain lagi.



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 02:35:58 PM
El Sol,

Quote
aliran Maitreya gk menghina Buddha, Dhamma dan Sangha?? yakin loe? loe pernah denger ceramah2 mereka gk seh? Anggota Sangha itu dihina2 sama mereka!..

dan Buddha Gotama juga dihina sama mereka..plus..mereka juga menghina para upasaka dan upasika..

Wah.... kalo soal oknum ataupun pribadi sih saya ga bisa ngomong yah. Di tempat lain pun banyak yang suka hina2 Buddha.
Kalo soal ajarannya 'kan sepertinya tidak menghina. Dan kalopun emang menghina, tinggal dijelaskan kebenarannya.
Masalah mereka mau mendengar atau tidak, sudah masalah lain lagi.




trus masalahne..

loe gk setuju kalo kita jelasin ke mereka?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 18 June 2008, 02:37:58 PM
Kalo agama laen meenghina kaga apa2 mereka punya pandangan sendiri, lah ini ngambil ajaran buddha, trus nusuk dari belakang, pake nama buddha, nipu sana sini, agama buddha yg benernya dikira sama dengan mereka jadinya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 02:39:59 PM
Quote
hinaan mereka terhadap sang Buddha yakni..

ajaran(dhamma) sang Buddha itu dah kadaluarsa, dan Buddha sakyamuni dah mengundurkan diri..<--bagi gw ini juga hinaan..

trus..

mereka pernah bilank kalo berlindung pada anggota Sangha, itu percuma...

karena anggota Sangha sekarang itu banyak yg palsu..

dan berlindung kepada Tisarana versi mereka adalah palink bagus..


Oh, ini mah emang sudah lumrah. 'kan saya udah bilang referensinya beda. Di kepercayaan lain juga ada yang ribut2 karena yang satu bilang "nabi"-nya ga mati, yang satu lagi bilang "nabi"-nya mati dan bangkit. Nah, yang mana yang bener? Ga ada yang bisa buktiin juga.



Quote
intinya sih, kalau kita dikatakan yg tidak benar, yah kita luruskan saja
Ini saya setuju. Kalo ada yang bilang misalnya, "Buddha minta dibuatin patung buat disembah-sembah", nah kita jelasin dari mana datengnya "tradisi patung" tersebut dan maknanya. Tapi kalo emang dalam pola pikir mereka sudah "patung = berhala", ya mo diapain juga?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 02:41:29 PM
El Sol,

Quote
trus masalahne..

loe gk setuju kalo kita jelasin ke mereka?

Jelasin apa yah?
Tergantung apa yang perlu dijelasin dan caranya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 02:44:56 PM
ryu,

Quote
Kalo agama laen meenghina kaga apa2 mereka punya pandangan sendiri, lah ini ngambil ajaran buddha, trus nusuk dari belakang, pake nama buddha, nipu sana sini, agama buddha yg benernya dikira sama dengan mereka jadinya.

Mungkin dari pandangan mereka, kalian yang ikut2an.  ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 02:45:50 PM
 [at] kainyn_kutho

ah watever, kalo loe gitu pinter dan ada cara khusus buat meluruskan mereka..coba ajah..

yg ada juga loe gondok jadine..

mwahahahaha..

EHIPASSIKO..

masuk ke lingkungan mereka..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 02:46:54 PM
ryu,

Quote
Kalo agama laen meenghina kaga apa2 mereka punya pandangan sendiri, lah ini ngambil ajaran buddha, trus nusuk dari belakang, pake nama buddha, nipu sana sini, agama buddha yg benernya dikira sama dengan mereka jadinya.

Mungkin dari pandangan mereka, kalian yang ikut2an.  ;D

udah..

daripada loe coba nasehatin kita terus sampe tangan loe bengkak..

loe masuk ke forum mereka..dan coba luruskan ajah..

daripada kritik terus..

nanti update ke kita2..berhasil gk cara loe..

kalo berhasil...kita baru ikutin cara loe..

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 18 June 2008, 02:50:18 PM
ryu,

Quote
Kalo agama laen meenghina kaga apa2 mereka punya pandangan sendiri, lah ini ngambil ajaran buddha, trus nusuk dari belakang, pake nama buddha, nipu sana sini, agama buddha yg benernya dikira sama dengan mereka jadinya.

Mungkin dari pandangan mereka, kalian yang ikut2an.  ;D
Mungkin anda blum pernah bertemu dgn mereka, barangkali coba saja anda masuk lingkungan mereka, mereka seperti yang sudah dicuci otak sehingga kefanatikannya lebih parah dari K lho.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 02:53:56 PM
El Sol,

Dari awal saya tidak katakan ada satu ajaran yang paling benar, sehingga saya juga tidak merasa ada yang "sesat" dan "perlu diluruskan".
Kalo kamu tidak mau dikomentarin ya ga apa, saya tidak respon lagi.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 02:58:16 PM
ryu,

Quote
Mungkin anda blum pernah bertemu dgn mereka, barangkali coba saja anda masuk lingkungan mereka, mereka seperti yang sudah dicuci otak sehingga kefanatikannya lebih parah dari K lho.

Saya sudah pernah ketemu, bahkan saya bilang saya sudah pernah di-qiu tao kok. Saya juga tau bagaimana sikap fanatiknya sampe kadang buat saya juga bingung. Tapi tidak ada alasan juga buat mengubah keyakinan mereka, karena itu adalah hak pribadi.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 03:01:31 PM
ryu,

Quote
Mungkin anda blum pernah bertemu dgn mereka, barangkali coba saja anda masuk lingkungan mereka, mereka seperti yang sudah dicuci otak sehingga kefanatikannya lebih parah dari K lho.

Saya sudah pernah ketemu, bahkan saya bilang saya sudah pernah di-qiu tao kok. Saya juga tau bagaimana sikap fanatiknya sampe kadang buat saya juga bingung. Tapi tidak ada alasan juga buat mengubah keyakinan mereka, karena itu adalah hak pribadi.
let say..

nyokap loe..ato sodara, or maybe anak loe jadi umat aliran Maitreya,

what will u do? biarin?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 18 June 2008, 03:02:50 PM
ryu,

Quote
Mungkin anda blum pernah bertemu dgn mereka, barangkali coba saja anda masuk lingkungan mereka, mereka seperti yang sudah dicuci otak sehingga kefanatikannya lebih parah dari K lho.

Saya sudah pernah ketemu, bahkan saya bilang saya sudah pernah di-qiu tao kok. Saya juga tau bagaimana sikap fanatiknya sampe kadang buat saya juga bingung. Tapi tidak ada alasan juga buat mengubah keyakinan mereka, karena itu adalah hak pribadi.

yah kasihan khan mereka, harus nyumbang tiap kali (ini katanya aye jg kaga tau) ditipu terus tuh ama ketuanya, blom lagi ada ketakutan dalam melanggar sumpahnya. Yah inilah dunia dengan berbagai macam cara manusia demi kepentingan sendiri, mempermainkan nasib orang lain :(
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Rina Hong on 18 June 2008, 03:03:37 PM
ryu,

Quote
Mungkin anda blum pernah bertemu dgn mereka, barangkali coba saja anda masuk lingkungan mereka, mereka seperti yang sudah dicuci otak sehingga kefanatikannya lebih parah dari K lho.

Saya sudah pernah ketemu, bahkan saya bilang saya sudah pernah di-qiu tao kok. Saya juga tau bagaimana sikap fanatiknya sampe kadang buat saya juga bingung. Tapi tidak ada alasan juga buat mengubah keyakinan mereka, karena itu adalah hak pribadi.

Saya sependapat dengan anda, tapi maksud elsol adalah mengatas namakan ajaran buddhis , itulah satu2nya kesalahan mereka yang menyebabkan mereka di sebut SESAT...sama elsol...okay..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 03:03:57 PM
El Sol,

Dari awal saya tidak katakan ada satu ajaran yang paling benar, sehingga saya juga tidak merasa ada yang "sesat" dan "perlu diluruskan".
Kalo kamu tidak mau dikomentarin ya ga apa, saya tidak respon lagi.

oh gk ada yg sesat toh..

jadi it's ok gitu kalo gw menghina Buddha Gotama? jadi it's ok gitu kalo gw menghina Sangha?

oh jadi it's ok gitu kalo gw jelek2in Buddha Dhamma??

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 03:04:44 PM
ryu,

Quote
Mungkin anda blum pernah bertemu dgn mereka, barangkali coba saja anda masuk lingkungan mereka, mereka seperti yang sudah dicuci otak sehingga kefanatikannya lebih parah dari K lho.

Saya sudah pernah ketemu, bahkan saya bilang saya sudah pernah di-qiu tao kok. Saya juga tau bagaimana sikap fanatiknya sampe kadang buat saya juga bingung. Tapi tidak ada alasan juga buat mengubah keyakinan mereka, karena itu adalah hak pribadi.

yah kasihan khan mereka, harus nyumbang tiap kali (ini katanya aye jg kaga tau) ditipu terus tuh ama ketuanya, blom lagi ada ketakutan dalam melanggar sumpahnya. Yah inilah dunia dengan berbagai macam cara manusia demi kepentingan sendiri, mempermainkan nasib orang lain :(
bagi kainyn khan itu semua adalah BENAR..

dan gk salah..

mungkin bagi dia...

Buddha mao exist ato gk itu gk masalah sama sekale kale yak..

WONG AJARAN SESAT ITU JUGA SAMA INTINYA DENGAN YG ASLI!..

tul gk?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 18 June 2008, 03:09:37 PM
sebenernya aye kaga tau tuh aliran Maitreya, cuma denger dari temen aye yang istrinya dan bosnya juga mantan aliran itu, bahkan saking kuatnya iman mereka ketika si istrinya dan si bosnya keluar dari aliran itu mereka masih VEGETARIAN, tapi t's ok lah, tapi adik2 istrinya masih tuh malah makin parah kelakuannya :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 03:10:57 PM
Quote
let say..

nyokap loe..ato sodara, or maybe anak loe jadi umat aliran Maitreya,

what will u do? biarin?

Biarin dalam arti apa?
Kalo dibiarin dalam artian di-cuekin, tidak. Saya ajak ngomong sejauh dia dapat mengerti kebenaran.

Kalo biarin dalam arti tanpa paksaan agama, ya, saya ga maksa.



Quote
yah kasihan khan mereka, harus nyumbang tiap kali (ini katanya aye jg kaga tau) ditipu terus tuh ama ketuanya, blom lagi ada ketakutan dalam melanggar sumpahnya. Yah inilah dunia dengan berbagai macam cara manusia demi kepentingan sendiri, mempermainkan nasib orang lain

Iya, emang ga "harus" nyumbang, tapi ada semacam "anjuran" yang nantinya membuat "probabilitas" sorga lebih besar. Memang kasihan. Tapi kalo kita paksa2 mereka ninggalin kepercayaannya, mereka lebih kasihan lagi. Dalam pikiran mereka, mereka benar2 menggantungkan semuanya pada kepercayaannya itu (walaupun tidak ada garansi juga). Kalo kita paksa mereka lepas, mereka bener2 bisa kehilangan harapan.


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 03:12:41 PM
Quote
let say..

nyokap loe..ato sodara, or maybe anak loe jadi umat aliran Maitreya,

what will u do? biarin?

Biarin dalam arti apa?
Kalo dibiarin dalam artian di-cuekin, tidak. Saya ajak ngomong sejauh dia dapat mengerti kebenaran.

Kalo biarin dalam arti tanpa paksaan agama, ya, saya ga maksa.



Quote
yah kasihan khan mereka, harus nyumbang tiap kali (ini katanya aye jg kaga tau) ditipu terus tuh ama ketuanya, blom lagi ada ketakutan dalam melanggar sumpahnya. Yah inilah dunia dengan berbagai macam cara manusia demi kepentingan sendiri, mempermainkan nasib orang lain

Iya, emang ga "harus" nyumbang, tapi ada semacam "anjuran" yang nantinya membuat "probabilitas" sorga lebih besar. Memang kasihan. Tapi kalo kita paksa2 mereka ninggalin kepercayaannya, mereka lebih kasihan lagi. Dalam pikiran mereka, mereka benar2 menggantungkan semuanya pada kepercayaannya itu (walaupun tidak ada garansi juga). Kalo kita paksa mereka lepas, mereka bener2 bisa kehilangan harapan.




biarin dalam arti loe membiarkan mereka memeluk aliran Maitreya dan tidak menjelaskan Dhamma sang Buddha kepada mereka!...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 18 June 2008, 03:15:11 PM
Quote
let say..

nyokap loe..ato sodara, or maybe anak loe jadi umat aliran Maitreya,

what will u do? biarin?

Biarin dalam arti apa?
Kalo dibiarin dalam artian di-cuekin, tidak. Saya ajak ngomong sejauh dia dapat mengerti kebenaran.

Kalo biarin dalam arti tanpa paksaan agama, ya, saya ga maksa.



Quote
yah kasihan khan mereka, harus nyumbang tiap kali (ini katanya aye jg kaga tau) ditipu terus tuh ama ketuanya, blom lagi ada ketakutan dalam melanggar sumpahnya. Yah inilah dunia dengan berbagai macam cara manusia demi kepentingan sendiri, mempermainkan nasib orang lain

Iya, emang ga "harus" nyumbang, tapi ada semacam "anjuran" yang nantinya membuat "probabilitas" sorga lebih besar. Memang kasihan. Tapi kalo kita paksa2 mereka ninggalin kepercayaannya, mereka lebih kasihan lagi. Dalam pikiran mereka, mereka benar2 menggantungkan semuanya pada kepercayaannya itu (walaupun tidak ada garansi juga). Kalo kita paksa mereka lepas, mereka bener2 bisa kehilangan harapan.




dan lucunya mereka itu ibaratnya punya rumah sendiri, tapi masih suka tidur dirumah orang laen dan ngambilin isi rumah orang laen dan di aku2 itu barang punya dia :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 03:16:55 PM
Quote
oh gk ada yg sesat toh..

jadi it's ok gitu kalo gw menghina Buddha Gotama? jadi it's ok gitu kalo gw menghina Sangha?

oh jadi it's ok gitu kalo gw jelek2in Buddha Dhamma??

Bagi saya, kalau kamu mau hina, kamu hinalah seenaknya. Saya toh tidak menanggung akibatnya.
Kenapa harus merasa terhina?


Quote
bagi kainyn khan itu semua adalah BENAR..

dan gk salah..

mungkin bagi dia...

Buddha mao exist ato gk itu gk masalah sama sekale kale yak..

WONG AJARAN SESAT ITU JUGA SAMA INTINYA DENGAN YG ASLI!..

tul gk?

Bagi saya, benar atau salah adalah HAK PRIBADI ORANG, bukan ditentukan oleh orang lain.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 03:19:33 PM
Quote
dan lucunya mereka itu ibaratnya punya rumah sendiri, tapi masih suka tidur dirumah orang laen dan ngambilin isi rumah orang laen dan di aku2 itu barang punya dia

Saya bilang kesalahan ada pada "tuan rumahnya" yang mengizinkan "maling" tinggal di rumah.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 03:20:06 PM
Quote
oh gk ada yg sesat toh..

jadi it's ok gitu kalo gw menghina Buddha Gotama? jadi it's ok gitu kalo gw menghina Sangha?

oh jadi it's ok gitu kalo gw jelek2in Buddha Dhamma??

Bagi saya, kalau kamu mauh hina, kamu hinalah seenaknya. Saya toh tidak menanggung akibatnya.
Kenapa harus merasa terhina?


Quote
bagi kainyn khan itu semua adalah BENAR..

dan gk salah..

mungkin bagi dia...

Buddha mao exist ato gk itu gk masalah sama sekale kale yak..

WONG AJARAN SESAT ITU JUGA SAMA INTINYA DENGAN YG ASLI!..

tul gk?

Bagi saya, benar atau salah adalah HAK PRIBADI ORANG, bukan ditentukan oleh orang lain.

oh dalam Mahayana..

kamu dipanggil HINAYANA!..

untung gw Theravada..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 03:21:00 PM
Quote
dan lucunya mereka itu ibaratnya punya rumah sendiri, tapi masih suka tidur dirumah orang laen dan ngambilin isi rumah orang laen dan di aku2 itu barang punya dia

Saya bilang kesalahan ada pada "tuan rumahnya" yang mengizinkan "maling" tinggal di rumah.
oh jadi salah ktia gitu?

salah sang Buddha juga yak?

dia mungkin babarinnya kurang bagus kale yak?

kayakne loe deh yg palink suci dan benar..

congrats..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 03:23:42 PM
Quote
biarin dalam arti loe membiarkan mereka memeluk aliran Maitreya dan tidak menjelaskan Dhamma sang Buddha kepada mereka!...
Udah saya jawab. Tetap saya bicarakan, tapi tidak maksa.


Quote
oh dalam Mahayana..

kamu dipanggil HINAYANA!..

untung gw Theravada..
Jadi mesti anggap diri sendiri paling bener dan maksain kepercayaan ke orang lain supaya ga dipanggil "hinayana"?
Hanya sebutan saja, tidak masalah.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 03:25:37 PM
Quote
oh jadi salah ktia gitu?

salah sang Buddha juga yak?

dia mungkin babarinnya kurang bagus kale yak?

kayakne loe deh yg palink suci dan benar..

congrats..

Salah Walubinya yang kasih masuk dan dianggap Buddhis, dodol!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 18 June 2008, 03:25:51 PM
Quote
dan lucunya mereka itu ibaratnya punya rumah sendiri, tapi masih suka tidur dirumah orang laen dan ngambilin isi rumah orang laen dan di aku2 itu barang punya dia

Saya bilang kesalahan ada pada "tuan rumahnya" yang mengizinkan "maling" tinggal di rumah.

Hohoho jadi salah WALUBI yah :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 18 June 2008, 03:26:17 PM
:)) =)) =))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 03:28:25 PM
Quote
biarin dalam arti loe membiarkan mereka memeluk aliran Maitreya dan tidak menjelaskan Dhamma sang Buddha kepada mereka!...
Udah saya jawab. Tetap saya bicarakan, tapi tidak maksa.


Quote
oh dalam Mahayana..

kamu dipanggil HINAYANA!..

untung gw Theravada..
Jadi mesti anggap diri sendiri paling bener dan maksain kepercayaan ke orang lain supaya ga dipanggil "hinayana"?
Hanya sebutan saja, tidak masalah.


wah ternyata loe membicarakan juga..

bukankah itu namane loe merasa kalo ada "something wrong" dengan ajaran mereka??

but u did say kalo loe gk merasa Dhamma mereka itu salah khan?

untuk tidak dipanggil Hinayana itu seharusna mencoba untuk meluruskan yg salah..

itulah jalan Mahayana...

itulah mengapa ada para Boddhsatva yg mencoba untuk menolong para makhluk hidup untuk keluar dari samsara...

I'm not calling my self as Boddhisatva..

gw mao jadi arahat..

gw cuma rasa cara loe itu gk bener..dengan menganggap Dhamma mereka sebagai sesuatu yg benar!..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 03:29:08 PM
Quote
oh jadi salah ktia gitu?

salah sang Buddha juga yak?

dia mungkin babarinnya kurang bagus kale yak?

kayakne loe deh yg palink suci dan benar..

congrats..

Salah Walubinya yang kasih masuk dan dianggap Buddhis, dodol!

jangan salahkan walubi doank donk..

gw rasa orang2 kayak loe yg pasif gitu..yg membuat mereka tambah banyak..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 03:29:16 PM
Walubi 'kan punya otoritas untuk menyaring yang mana Buddhisme dan bukan, dan keputusannya itu akan diakui pemerintah. Jadi emang seharusnya Walubi bertanggung jawab atas aliran yang bukan Buddhisme tapi dianggap Buddhisme.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 03:29:30 PM
Quote
oh jadi salah ktia gitu?

salah sang Buddha juga yak?

dia mungkin babarinnya kurang bagus kale yak?

kayakne loe deh yg palink suci dan benar..

congrats..

Salah Walubinya yang kasih masuk dan dianggap Buddhis, dodol!

jangan salahkan walubi doank donk..

gw rasa orang2 kayak loe yg pasif gitu..yg membuat mereka tambah banyak..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 18 June 2008, 03:29:41 PM
namanya SHM juga butuh bisnis, ya rangkullah setiap aliran sesat soalnya setiap aliran sesat kayak TBSn,kan pebisnisnya banyak
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 18 June 2008, 03:31:00 PM
Kita2 debat yang maitreyanya lagi ketawa ketiwi tuch :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 03:34:19 PM
Quote
Kita2 debat yang maitreyanya lagi ketawa ketiwi tuch

Dari awal mereka juga ketawa-ketiwi karena mereka bisa tumbuh subur dan diakui pemerintah, sementara yang merasa dirugikan teriak2 sendiri.  ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 03:36:16 PM
Quote
Kita2 debat yang maitreyanya lagi ketawa ketiwi tuch

Dari awal mereka juga ketawa-ketiwi karena mereka bisa tumbuh subur dan diakui pemerintah, sementara yang merasa dirugikan teriak2 sendiri.  ;D

dan loe menambah candaan dengan berpihak on their side..

are u a Buddhist?

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 03:39:55 PM
Quote
jangan salahkan walubi doank donk..

gw rasa orang2 kayak loe yg pasif gitu..yg membuat mereka tambah banyak..

Lebih salah lagi yang ngaku Buddhis tapi kelakuannya tidak sesuai. Jadi orang luar taunya Buddhis yang suka tunjuk2 orang lain sesat padahal diakui pemerintah, sementara Maitreya umatnya alim2, vegetarian semua.  ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 03:41:39 PM
Quote
dan loe menambah candaan dengan berpihak on their side..

Bukan berpihak pada mereka, tapi emang kenyataannya demikian.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 03:44:04 PM
Quote
jangan salahkan walubi doank donk..

gw rasa orang2 kayak loe yg pasif gitu..yg membuat mereka tambah banyak..

Lebih salah lagi yang ngaku Buddhis tapi kelakuannya tidak sesuai. Jadi orang luar taunya Buddhis yang suka tunjuk2 orang lain sesat padahal diakui pemerintah, sementara Maitreya umatnya alim2, vegetarian semua.  ;D
justru orang2 yg menghina Buddhist yg kelakuannya kayak gw...merekalah yg akan dicela oleh para umat Buddha yg tidak mengenal Dhamma..

sengaja gw tanam kebencian didalam hati mereka..

biar mereka menghina agama Buddha dalam setiap ceramah mereka..

biar pada sadar..kalo mereka itu bukan agama Buddha..

kayak gw dulu..sadar kalo aliran sesat Maitreya itu bukan agama Buddha sewaktu salah satu tetua di aliran mereka menghina bhikkhu...

;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 18 June 2008, 03:46:17 PM
soalnya Bhikkhu dibilang makan daging jadi ga suci
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 18 June 2008, 03:47:56 PM
Quote
jangan salahkan walubi doank donk..

gw rasa orang2 kayak loe yg pasif gitu..yg membuat mereka tambah banyak..

Lebih salah lagi yang ngaku Buddhis tapi kelakuannya tidak sesuai. Jadi orang luar taunya Buddhis yang suka tunjuk2 orang lain sesat padahal diakui pemerintah, sementara Maitreya umatnya alim2, vegetarian semua.  ;D

Gw juga bilang ape sol lo ganti agama dulu sol, baru loh jihad sono, jadi Buddha gak akan malu :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 03:50:30 PM
Quote
jangan salahkan walubi doank donk..

gw rasa orang2 kayak loe yg pasif gitu..yg membuat mereka tambah banyak..

Lebih salah lagi yang ngaku Buddhis tapi kelakuannya tidak sesuai. Jadi orang luar taunya Buddhis yang suka tunjuk2 orang lain sesat padahal diakui pemerintah, sementara Maitreya umatnya alim2, vegetarian semua.  ;D

Gw juga bilang ape sol lo ganti agama dulu sol, baru loh jihad sono, jadi Buddha gak akan malu :))
sengaja atuh...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 18 June 2008, 03:52:10 PM
Kalo seperti kasus Ahmadiyah, yang punya otoritas seperti MUI sudah menyatakan tidak sesuai, jadinya orang udah langsung tahu bahwa itu bukan bagian dari Is1am karena keputusan MUI diakui . Kalo kasus Maitreya gini, orang taunya aliran itu sah kok di Walubi. Mau ngomong apa lagi?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 18 June 2008, 03:54:15 PM
Quote
jangan salahkan walubi doank donk..

gw rasa orang2 kayak loe yg pasif gitu..yg membuat mereka tambah banyak..

Lebih salah lagi yang ngaku Buddhis tapi kelakuannya tidak sesuai. Jadi orang luar taunya Buddhis yang suka tunjuk2 orang lain sesat padahal diakui pemerintah, sementara Maitreya umatnya alim2, vegetarian semua.  ;D

Gw juga bilang ape sol lo ganti agama dulu sol, baru loh jihad sono, jadi Buddha gak akan malu :))
sengaja atuh...

Kalo gak lo masuk Maitreya lagi ajah :)) lo bertobat dulu sono :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 03:54:31 PM
Kalo seperti kasus Ahmadiyah, yang punya otoritas seperti MUI sudah menyatakan tidak sesuai, jadinya orang udah langsung tahu bahwa itu bukan bagian dari Is1am karena keputusan MUI diakui . Kalo kasus Maitreya gini, orang taunya aliran itu sah kok di Walubi. Mau ngomong apa lagi?

sorry..

bukan tipe gampang nyerah..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Wen Wen on 18 June 2008, 07:48:51 PM
Kalo seperti kasus Ahmadiyah, yang punya otoritas seperti MUI sudah menyatakan tidak sesuai, jadinya orang udah langsung tahu bahwa itu bukan bagian dari Is1am karena keputusan MUI diakui . Kalo kasus Maitreya gini, orang taunya aliran itu sah kok di Walubi. Mau ngomong apa lagi?

sorry..

bukan tipe gampang nyerah..

kalau begitu lo juga tidak lebih dari oknum FPI yang mengatas namakan agama untuk menghujat orang
awas *** ****
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Wen Wen on 18 June 2008, 07:50:15 PM
 [at]  elsol
lo sudah sunat belom, jika belom jangan sok urusi agama i,
dasar budha munafik
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Wen Wen on 18 June 2008, 07:51:06 PM
soalnya Bhikkhu dibilang makan daging jadi ga suci

lo ngomong karena u tidak punya duit utk beli daging?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 18 June 2008, 08:49:58 PM
Elu juga jangan kepintaran mengurui elsol. Elu sendiri mungkin aja belum sunat. Tingkah lu gak dewasa.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 18 June 2008, 08:53:57 PM
Mau bisa beli daging ato gak juga gak minta ama lu. Jangan rese deh
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 18 June 2008, 08:56:52 PM
kokk sampai sunat??? :o 
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: HokBen on 18 June 2008, 08:57:56 PM
Gin.. sabar...
Jangan terpancing emosi... :D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 18 June 2008, 08:58:48 PM
karena dia tukang sunat mungkin... :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Forte on 18 June 2008, 09:01:44 PM
Mau bisa beli daging ato gak juga gak minta ama lu. Jangan rese deh
wew.. Selama ini gw sering kerjain ginny tapi gak pernah liat ginny marah model ginny..
Jadi atut.. :-SS
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 18 June 2008, 09:08:47 PM
ginny, gadis kah??? elsol gadiss???
tesla gadiss??? wen wen gadisss???

umat cowo maitreya melambai tangan maksudnya apa sol???

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 18 June 2008, 09:21:38 PM
oh ya. mau tanya nih.??
ada yang kenal sama nick SingThung gak, Dilbert, Henry888jr??
di forum ini sperti gak ada mereka?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 18 June 2008, 09:25:23 PM
keknya ketiganya ada deh disini, kecuali yg terakhir, id nya bedai di sini
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 18 June 2008, 09:32:47 PM
oh ya. mau tanya nih.??
ada yang kenal sama nick SingThung gak, Dilbert, Henry888jr??
di forum ini sperti gak ada mereka?
ada perlu apa yah?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 18 June 2008, 09:39:02 PM
Thank Tuhan Medho...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 18 June 2008, 09:43:18 PM
ryu 没有什么了, 我要自道而已。。。
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: tesla on 18 June 2008, 09:49:57 PM
ginny, gadis kah??? elsol gadiss???
tesla gadiss??? wen wen gadisss???
ginny, el sol, tesla & wen wen adalah id komputer say...
bukan gender :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 18 June 2008, 11:31:01 PM
Quote
jangan salahkan walubi doank donk..

gw rasa orang2 kayak loe yg pasif gitu..yg membuat mereka tambah banyak..

Lebih salah lagi yang ngaku Buddhis tapi kelakuannya tidak sesuai. Jadi orang luar taunya Buddhis yang suka tunjuk2 orang lain sesat padahal diakui pemerintah, sementara Maitreya umatnya alim2, vegetarian semua.  ;D
justru orang2 yg menghina Buddhist yg kelakuannya kayak gw...merekalah yg akan dicela oleh para umat Buddha yg tidak mengenal Dhamma..

sengaja gw tanam kebencian didalam hati mereka..

biar mereka menghina agama Buddha dalam setiap ceramah mereka..

biar pada sadar..kalo mereka itu bukan agama Buddha..

kayak gw dulu..sadar kalo aliran sesat Maitreya itu bukan agama Buddha sewaktu salah satu tetua di aliran mereka menghina bhikkhu...

;D

menarik sekali, sengaja memancing mereka untuk menjelek-jelekkan agama Buddha? . bagaimana kalau rencana anda itu gagal, atau dengan kata lain mereka tidak terpancing?  sudah diperhitungkan akibatnya?

pernahkah anda berpikir bahwa banyak sekali orang non-Buddhist yang membaca forum ini. lalu tanya apa pendapat mereka? jika mereka melihat sikap anda seperti ini, bagaimana pandangan mereka terhadap agama Buddha?

jika anda memang mencintai agama Buddha, bukan seperti ini cara memurnikan agama Buddha. Tunjukkan dengan perbuatan dan bukti nyata bahwa agama anda lebih baik daripada aliran sesat yang anda maksudkan. Orang di luar agama Buddha tidak akan perduli dengan gelar sesat yang anda berikan, mereka bukan orang bodoh.  orang non-Budhist akan menilai sesat atau tidaknya ajaran berdasarkan hati nurani mereka. bukan berdasarkan gelar sesat atau tidak
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 18 June 2008, 11:58:43 PM
ryu 没有什么了, 我要自道而已。。。
mandarin apa ini..??

salah..tuh..

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 12:24:50 AM
 [at] wei2

dah sunat donk..gede loh..kalo dah disunat..


loe belum yak?

wah..cabe rawit donk.. :))



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 12:25:52 AM
Quote
jangan salahkan walubi doank donk..

gw rasa orang2 kayak loe yg pasif gitu..yg membuat mereka tambah banyak..

Lebih salah lagi yang ngaku Buddhis tapi kelakuannya tidak sesuai. Jadi orang luar taunya Buddhis yang suka tunjuk2 orang lain sesat padahal diakui pemerintah, sementara Maitreya umatnya alim2, vegetarian semua.  ;D
justru orang2 yg menghina Buddhist yg kelakuannya kayak gw...merekalah yg akan dicela oleh para umat Buddha yg tidak mengenal Dhamma..

sengaja gw tanam kebencian didalam hati mereka..

biar mereka menghina agama Buddha dalam setiap ceramah mereka..

biar pada sadar..kalo mereka itu bukan agama Buddha..

kayak gw dulu..sadar kalo aliran sesat Maitreya itu bukan agama Buddha sewaktu salah satu tetua di aliran mereka menghina bhikkhu...

;D

menarik sekali, sengaja memancing mereka untuk menjelek-jelekkan agama Buddha? . bagaimana kalau rencana anda itu gagal, atau dengan kata lain mereka tidak terpancing?  sudah diperhitungkan akibatnya?

pernahkah anda berpikir bahwa banyak sekali orang non-Buddhist yang membaca forum ini. lalu tanya apa pendapat mereka? jika mereka melihat sikap anda seperti ini, bagaimana pandangan mereka terhadap agama Buddha?

jika anda memang mencintai agama Buddha, bukan seperti ini cara memurnikan agama Buddha. Tunjukkan dengan perbuatan dan bukti nyata bahwa agama anda lebih baik daripada aliran sesat yang anda maksudkan. Orang di luar agama Buddha tidak akan perduli dengan gelar sesat yang anda berikan, mereka bukan orang bodoh.  orang non-Budhist akan menilai sesat atau tidaknya ajaran berdasarkan hati nurani mereka. bukan berdasarkan gelar sesat atau tidak

optimistic donk..

;D

lagepula orang2 non Buddhist yg dah baca tulisang gw dan mengecap Buddhism itu error ato apapun juga..akan berniat untuk mempelajari Buddhism..kayak Romo..apa tuh namane..wor wor yak..

lupa gw namane..

 :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: HokBen on 19 June 2008, 12:29:42 AM
Cornelis Wowor ?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 12:34:53 AM
 [at] atas

yesh I think haha
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 19 June 2008, 03:10:56 AM
Boeat bro Kainyn,

Demikianlah sabda Sang Buddha:

-”Ada satu jenis manusia: tidak peduli apakah dia memiliki kesempatan melihat Sang Tathagata dan mendengarkan Dhamma serta Vinaya yang dibabarkan oleh Beliau atau tidak, dia tidak akan masuk ke jalan kepastian dan tidak akan mencapai kesempurnaan di dalam keadaan-keadaan yang baik.

Ada manusia lain: tidak peduli apakah dia memiliki kesempatan bertemu Sang Tathagata dan mendengarkan Dhamma serta Vinaya yang dinyatakan oleh Beliau atau tidak, dia akan masuk ke jalan kepastian dan akan mencapai kesempurnaan di dalam keadaan-keadaan yang baik.

Demikian juga, ada manusia yang akan masuk ke jalan kepastian dan akan mencapai kesempurnaan di dalam keadaan-keadaan yang baik hanya jika dia memiliki kesempatan melihat Sang Tathagata dan mendengarkan Dhamma serta Vinaya yang dibabarkan oleh Beliau. Namun dia tidak akan mencapai hal itu jika dia tidak mendapat kesempatan ini. Bagi manusia inilah, O para bhikkhu, diberikan instruksi Dhamma. Tetapi selain dia, kepada dua yang lain pun Dhamma harus diajarkan juga.

Inilah tiga jenis manusia yang terdapat di dunia ini, yang dapat dibandingkan dengan tiga pasien itu.”
(Gilana Sutta; Anguttara Nikaya 3.22)

---------

Jadi jelas, segelap apa pun kamma vipaka (hasil kamma) seseorang, ia tetap perlu mendapatkan instruksi Dhamma. Dan sekarang yang ditekankannya adalah CARA memberikannya.

Membiarkan seseorang yang tersesat ataupun yang akan tersesat tanpa memberikan mereka arahan Dhamma, dengan alasan mereka tidak berjodoh, kamma buruk masa lampau mereka, adalah pandangan keliru. Sang Buddha menjelaskan bahwa kamma masa lampau bukanlah penentu segalanya karena tindakan kita pada kehidupan ini pun bisa mengubah kondisi yang kita alami sekarang. Dengan demikian ada kesempatan untuk mengubah seseorang. Adalah benar bahwa kita tidak bisa mengubah, membatalkan kamma yang sedang berbuah, sehingga kita perlu menunggu kekuatan kamma buruk itu habis, tapi kita tidak pernah tahu (kecuali arahat) secara tepat kapan habisnya. Oleh karena itu mengumandangkan terus-menerus ”ayat-ayat” cinta Dhamma adalah hal yang perlu dilakukan. Dan tidak perlu terlebih dulu menjadi seorang Buddha untuk mengubah pandangan keliru seseorang (setidaknya ini yang pernah saya alami).


uda jelas banget kan dijawab ma bro Kelana...
Thanks.



btw cepet amat neh tred baru sehari uda 5 halaman... uda kemana2 ngemengnya...

kayanya inti masalahnya sangat simple... herannya kok ga ngerti n terus2 ngebela maitreya ini ya...  ::)
intinya : maitreya make2 embel2 agama buddha tapi yang dia ajarin bukanlah agama buddha sesungguhnya... itu 'menyesatkan' pandangan dan pengetahuan orang tentang agama Buddha 'sebenarnya'. titik... beres...

kalo inti ajaran beda, jangan pake embel2 agama buddha, silahakan namanin Maitreya, Yi kuan Tao, Future Buddha, Best Religion, or whatever. Mau dalam khotbahnya ngehina Buddha atopun Sangha, gw no problem... Silahkan... Mau ngubah isi tipitaka sesuka hati, silahkan. Asal jelas : ini bukanlah 'agama Buddha'. beres...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 19 June 2008, 09:09:31 AM
Kokuzo,

Quote
kayanya inti masalahnya sangat simple... herannya kok ga ngerti n terus2 ngebela maitreya ini ya...  Roll Eyes
intinya : maitreya make2 embel2 agama buddha tapi yang dia ajarin bukanlah agama buddha sesungguhnya... itu 'menyesatkan' pandangan dan pengetahuan orang tentang agama Buddha 'sebenarnya'. titik... beres...

kalo inti ajaran beda, jangan pake embel2 agama buddha, silahakan namanin Maitreya, Yi kuan Tao, Future Buddha, Best Religion, or whatever. Mau dalam khotbahnya ngehina Buddha atopun Sangha, gw no problem... Silahkan... Mau ngubah isi tipitaka sesuka hati, silahkan. Asal jelas : ini bukanlah 'agama Buddha'. beres...

Lagi-lagi "embel-embel agama Buddha" adalah "milikku" yah?  :)



Anguttara Nikaya 3.43
"Bhikkhu, seseorang yang dalam dirinya melihat 3 perubahan yang berfaedah, harus mengajarkan dhamma kepada yang lain tanpa ragu-ragu. Apakah tiga itu? Dia yang mengajar dapat mengalami makna dan ajarannya. Dia yang mendengar dapat mengalami makna dan ajarannya. Dan kedua orang itu, baik guru dan murid dapat mengalami makna dan ajarannya. Bhikkhu, orang yang dalam dirinya melihat 3 perubahan yang berfaedah, harus mengajarkan dhamma kepada yang lain tanpa ragu-ragu."
----------------
Sebelum tergesa-gesa mengajarkan, seharusnya pengajar juga mengerti ajaran itu sendiri.


Anguttara Nikaya 5.159
"...
'Saya akan memberikan khotbah yang bertahap', dengan cara itulah seharusnya Dhamma diajarkan kepada orang lain.
'Saya akan memberikan khotbah yang masuk akal', dengan cara itulah seharusnya Dhamma diajarkan kepada orang lain.
'Saya akan berbicara karena tergerak oleh simpati', dengan cara itulah seharusnya Dhamma diajarkan kepada orang lain.
'Saya akan berbicara bukan demi keuntungan duniawi', dengan cara itulah seharusnya Dhamma diajarkan kepada orang lain.
'Saya akan berbicara tanpa menyindir diri sendiri atau orang lain', dengan cara itulah seharusnya Dhamma diajarkan kepada orang lain."
---------------
Bukan mengharapkan hal instan, bukan berdasarkan kepercayaan, bukan karena antipati (pada ajaran lain), bukan karena keuntungan organisasi duniawi, bukan dengan menyindir pihak tertentu seharusnya orang mengajar dhamma.


Anguttara Nikaya 6.44
"... Janganlah tergesa-gesa mengkritik orang lain, janganlah secara sepintas menilai orang lain. Orang yang menyampaikan penilaian terhadap orang lain merugikan dirinya sendiri. Hanya Aku (Tathagata) sendiri, Ananda, atau orang seperti Aku, yang dapat menilai orang lain."


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 19 June 2008, 09:59:29 AM
Yap harusnya kokuzo, dan sol patu bersatu tuk masuk ke aliran mereka dan jadi ketua mereka dan membimbing ke jalan yang benar :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 19 June 2008, 04:49:52 PM
gw ga pengen membimbing ke jalan yang bener... karena gw sendiri belom bener...

cuma pengen mereka tahu, 'ada sesuatu di luar sana'...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 19 June 2008, 04:57:59 PM
Kokuzo,

Quote
cuma pengen mereka tahu, 'ada sesuatu di luar sana'...

Kalau ini, saya setuju. Tunjukkanlah 'hasil' dari dhamma supaya orang dapat melihat dan membuktikan sendiri hasilnya.

 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 04:58:22 PM
 [at] 7th

gw juga gitu..

haha..

tapi gw pengen prevent yg belum jadi member aliran sesat Maitreya sadar bahwa mereka bukan agama Buddha
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 04:59:20 PM
Kokuzo,

Quote
cuma pengen mereka tahu, 'ada sesuatu di luar sana'...

Kalau ini, saya setuju. Tunjukkanlah 'hasil' dari dhamma supaya orang dapat melihat dan membuktikan sendiri hasilnya.

 _/\_

masalahne..

cara itu berhasil gk?

loe dah coba belum? gw seh dah pernah coba..dan gk berhasil..

loe Ehipassiko dulu...ok?

sono..masuk forum mereka..dan pretend to be wise and all kind..

liat reaksi mereka gmana..

yg ada juga loe dikeroyok!..

jangan arap orang2 Blind faith mao terima logika!..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 19 June 2008, 05:03:19 PM
Quote
masalahne..

cara itu berhasil gk?

loe dah coba belum? gw seh dah pernah coba..dan gk berhasil..

loe Ehipassiko dulu...ok?

sono..masuk forum mereka..dan pretend to be wise and all kind..

liat reaksi mereka gmana..

yg ada juga loe dikeroyok!..

jangan arap orang2 Blind faith mao terima logika!..

Kalo dengan cara menunjukkan sifat seperti El Sol sih emang saya pesimis. Lagipula yang Kokuzo tulis adalah membuat mereka 'tahu' ada sesuatu di luar sana, bukan 'convert' mereka.



Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 19 June 2008, 05:05:16 PM
Kalo soal keyakinan keknya susah, dah mendarah daging, keknya jadinya biarkan karma yang berjalan aja deh, kalo lagi pas dia sadar ya baguslah :))

kalo maitreya diajarin meditasi kagak yah ??
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 05:07:07 PM
 [at] kai

mereka itu merasa kalo mereka "tahu" semuanya(mereka blind faith)..gmana loe mao kasih tao kalo mereka gk mendengarkan??

pake cara halus...mereka gk akan denger..

pake cara kasar, mereka juga gk akan denger..tapi akan ada imprint yg gede dalam pikiran mereka..

karena manusia lebih gampang menyimpan hinaan daripada nasehat dalam pikiran mereka..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 05:08:29 PM
Kalo soal keyakinan keknya susah, dah mendarah daging, keknya jadinya biarkan karma yang berjalan aja deh, kalo lagi pas dia sadar ya baguslah :))

kalo maitreya diajarin meditasi kagak yah ??

dalam aliran maitreya gk diajarin apa2 kecuali nyanyi dan jedok2 kepala..

;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Fudotakika on 19 June 2008, 05:09:46 PM
Kalo soal keyakinan keknya susah, dah mendarah daging, keknya jadinya biarkan karma yang berjalan aja deh, kalo lagi pas dia sadar ya baguslah :))

kalo maitreya diajarin meditasi kagak yah ??

dalam aliran maitreya gk diajarin apa2 kecuali nyanyi dan jedok2 kepala..

;D

Jadinya tambah pinter ato tambah o`on?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 05:11:21 PM
Kalo soal keyakinan keknya susah, dah mendarah daging, keknya jadinya biarkan karma yang berjalan aja deh, kalo lagi pas dia sadar ya baguslah :))

kalo maitreya diajarin meditasi kagak yah ??

dalam aliran maitreya gk diajarin apa2 kecuali nyanyi dan jedok2 kepala..

;D

Jadinya tambah pinter ato tambah o`on?
kalo pinter dah tao yang mana Buddha Dhamma asle ato bukan kale ci..

;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 19 June 2008, 05:17:01 PM
Hm susah juga kalo gitu, coba saja secara halus, jangan kasar kayak elo sol, mereka semakin ditekan semakin tebal imannya karena bisa jadi bumerang buat elo, pola pikir mereka mungkin bahwa semua ajaran itu benar, nah makanya harus coba dibimbing ajaran yang menurut elo bener, jangan malah memperparah, keknya selama elo berjuang kaga pernah lo bawa domba yah :)) malah elo makin dibenci dan dijadiin contoh dan bahan uji kesabaran mereka :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Fudotakika on 19 June 2008, 05:19:05 PM
yap, semuanya itu relatif, brader...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: William_phang on 19 June 2008, 05:19:43 PM
Gue juga pernah ikut M sebelum mengenal dhamma...dan menggira apa yang diajarkan M adalah dhamma yang benar... Dengan berjalannya wkt dan bnyk mencari tau akhirnya dpt juga membedakan mana yang benar dan mana yang bukan... Cuma masih bnyk teman2 saya yang tidak bisa berubah pandangan walaupun kita sudah memberikan penjelasan bahwa M itu bukanlah ajaran buddha dharma...

Kita tidak bisa memaksa orang harus mengikuti apa yg menurut kita benar....paling bisa ya menunjukan ini loh dhamma yang menurut sumber yang lbh terpercaya dibandingkan dengan kitab suci hati nurani... Mau berubah ato ngga bukanlah hak kita...kita cuma bisa memberitahukan aja...

Paling akhirnya menyalahkan Jodoh dan karma...mgkn blm berjodoh dan karma yg mendukung untuk melihat buddha dhamm yang benar..

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 19 June 2008, 05:20:33 PM
El Sol,

Saya mau iseng tanya, atas dasar apa, atas dasar ajaran yang mana kamu katakan kepercayaan kamu sekarang yang bener?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 05:23:08 PM
 [at] Ryu and Kai

logika gw seh gini..haha...

A. orang yg debunya tebal : aku hina2..marah2in..mereka sensi ama Buddhism..menghina Buddhism..<--umat yg mendengarkan

1. Debu tipis- sadar..mencari kebenaran apakah Buddhism seperti yg dikatakan seperti itu..
2. Debu tebal- tetep Blind faith(I never try to convert this kind of ppl anyway)..

B. orang yg debunya tipis : aku hina2..marah2in..mereka sensi ama Buddhism, belajar Buddhism(untuk menjatuhkan/menyelidiki Buddhism)..dan akhirne..mereka terconvert sendiri..karena Ehipassiko..

*trus gw hina2 cuma di Internet kok, impactnya gk gede*

ini logika gw seh.. CMIIW
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 05:24:21 PM
El Sol,

Saya mau iseng tanya, atas dasar apa, atas dasar ajaran yang mana kamu katakan kepercayaan kamu sekarang yang bener?

ajaran Buddha Dhamma memberikan solusi..

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 19 June 2008, 05:27:22 PM
El Sol,

Solusi dari masalah apa? lalu ajarannya yang mana?


Quote
B. orang yg debunya tipis : aku hina2..marah2in..mereka sensi ama Buddhism, belajar Buddhism(untuk menjatuhkan/menyelidiki Buddhism)..dan akhirne..mereka terconvert sendiri..karena Ehipassiko..

*trus gw hina2 cuma di Internet kok, impactnya gk gede*

Iya, emang kalo yang ada usaha 'ehipassiko' bisa, tapi untuk yang tidak, nantinya akan menjadi 'senjata' untuk menunjukkan bahwa Buddhis tidak punya sifat cinta kasih (maitri/metta). Impact-nya sebetulnya gede. Bisa jadi Buddhis lain yang kena getahnya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 19 June 2008, 05:29:06 PM
Tapi buktinya aye liat aja, abin yah dia terus mencak2, tapi kelihatan dari luar justru Budhist yang terlihat buruk lho, yg maitreya malah lebih rendah hati dan berusaha menerangkan, walau kadang emang aneh tapi mereka manis lho, jadinya kek manusia yang ditindas, nah yang memperoleh simpatik sapa coba.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 19 June 2008, 05:30:16 PM
Kalo sang Buddha ada sekarang gak akan kala elo sol mempertahankan ajarannya.
Pasrah aja deh.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 05:30:58 PM
El Sol,

Solusi dari masalah apa? lalu ajarannya yang mana?
wah..

setiap orang beda2..gw ada sendiri..dan gk bisa gw jelasin disini..terlalu banyak..

Quote
Quote
B. orang yg debunya tipis : aku hina2..marah2in..mereka sensi ama Buddhism, belajar Buddhism(untuk menjatuhkan/menyelidiki Buddhism)..dan akhirne..mereka terconvert sendiri..karena Ehipassiko..

*trus gw hina2 cuma di Internet kok, impactnya gk gede*

Iya, emang kalo yang ada usaha 'ehipassiko' bisa, tapi untuk yang tidak, nantinya akan menjadi 'senjata' untuk menunjukkan bahwa Buddhis tidak punya sifat cinta kasih (maitri/metta). Impact-nya sebetulnya gede. Bisa jadi Buddhis lain yang kena getahnya.
oh..

kalo mereka bisa sampe menunjukkan bukti..bahwa Buddhist itu benar2 kayak gw..

maka Buddhist itu emank bener2 dah kayak gw kale yak..

I said it before right? gw hina2 cuma di internet..they don't have any proof at all..

kemungkinan yg Majority kayak gw itu cuma 0.1% dari whole population of Buddhist...

the more they say bad things about Buddhism..the more they aware that they are wrong..and the more ppl will think that they are cult..

u know what I mean?

trus.. mereka juga gk bisa prove kalo gw itu Buddhist..

right?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 19 June 2008, 05:32:26 PM
Yah..Biarkanlah El Sol jadi polisi jahat, kita jadi polisi baik-nya... :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 05:34:18 PM
 [at] atas
gw lebih suka jadi polisi jahat..

;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 19 June 2008, 05:36:24 PM
Lo bikin forum baru aja sol, trus kumpulin orang kayak elo smua gabungin bikin kek FFI aja biar mantep :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 05:37:46 PM
 [at] atas

haha..

gk deh...repot..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 19 June 2008, 05:49:27 PM
El Sol,

Kamu boleh survei orang beragama, apakah semuanya 'peduli' dengan kebenarannya. Setau saya, orang punya agama itu cuma buat 'pegangan' doang, apalagi kalo ditakut-takutin ama omongan tentang kematian. Bagi mereka ini, mereka hanya mau hidup bahagia aja tanpa rasa cemas apa yang terjadi sesudah mati. Mereka tidak tertarik mencari kebenaran apa adanya. Lalu mereka juga akan berkata memang namanya juga "kepercayaan", ga usah dibuktikan a la "IpTek". Jadi biarkanlah orang berbahagia. Jika orang memang mencari kebenaran, salah satu ciri yang pasti adalah tidak puas dengan "iman" dan tidak terima jawaban "rahasia yang di atas'.
Untuk yang masih nyaman dengan "iman" atau "main rahasia2an", saya jamin ga bakalan dengerin kamu.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 19 June 2008, 05:52:00 PM
 [at] atas

did I said that I want to convert them? tujuan palink utama gw itu cuma mao agar umat2 yg belum tercemar oleh ajaran aliran sesat Maitreya bisa sadar..

that's all..~~
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 19 June 2008, 05:59:27 PM
[at] atas

did I said that I want to convert them? tujuan palink utama gw itu cuma mao agar umat2 yg belum tercemar oleh ajaran aliran sesat Maitreya bisa sadar..

that's all..~~

Gw setuju ama lu sol... lu lebih bijaksana sekarang...

Kita tunggu aja sol ampe mereka mau Ehipassiko...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 19 June 2008, 07:05:02 PM
Yap time will tell, time will tell, segala sesuatu tidak ada yang kekal :) semua orang pasti tujuannya untuk berbahagia, dan dalam mengejar kebahagiaan pastinya dengan berbagai macam cara, selama ajaran itu bagi dia membawa kebahagiaan ya sutra lah, tinggal yang beragama Buddha pun mengamalkan ajaran sang Guru dengan baik oce!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 20 June 2008, 08:39:57 AM
Quote
Yap time will tell, time will tell, segala sesuatu tidak ada yang kekal Smiley semua orang pasti tujuannya untuk berbahagia, dan dalam mengejar kebahagiaan pastinya dengan berbagai macam cara, selama ajaran itu bagi dia membawa kebahagiaan ya sutra lah, tinggal yang beragama Buddha pun mengamalkan ajaran sang Guru dengan baik oce!

Setuju, setuju! ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 20 June 2008, 09:07:44 AM
Tapi buktinya aye liat aja, abin yah dia terus mencak2, tapi kelihatan dari luar justru Budhist yang terlihat buruk lho, yg maitreya malah lebih rendah hati dan berusaha menerangkan, walau kadang emang aneh tapi mereka manis lho, jadinya kek manusia yang ditindas, nah yang memperoleh simpatik sapa coba.

Itu mah strategi pemasaran aja bro ;D

Lebih baik orang yg blak2an tetapi hatinya jujur dan lembut daripada pura2 lembut dan rendah hati akhirnya jadi lelembut beneran , ini lebih berbahaya, menyesatkan dengan cara halus ;D

Cerita bro willi sangat baik untuk disimak, mirip pengalaman saya. Jadi kalaupun diekspos tentang kesesatan aliran Maitreya yg mendompleng sah2 saja, daripada diam2 sok suci jalanin Dhamma, tetapi banyak sahabat yg tidak tahu kecemplung, dimana letak kepedulian kita. Bagi mereka yg sudah masuk aliran M, mau sadar sukur ngak juga ngak masalah. Yg terpenting seperti kata elsol masih banyak yg debunya tipis yg bisa tersadarkan. Toh pernyataan sesat hanya dalam bentuk kata2 bukan dalam bentuk anarkis. Cinta kasih tidak melulu sok  rendah hati adakalanya kita harus berbicara langsung dengan terus terang dan tegas, yg terpenting niat kita. _/\_

 _/\_


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 20 June 2008, 09:10:21 AM
Tapi buktinya aye liat aja, abin yah dia terus mencak2, tapi kelihatan dari luar justru Budhist yang terlihat buruk lho, yg maitreya malah lebih rendah hati dan berusaha menerangkan, walau kadang emang aneh tapi mereka manis lho, jadinya kek manusia yang ditindas, nah yang memperoleh simpatik sapa coba.

Itu mah strategi pemasaran aja bro ;D

Lebih baik orang yg blak2an tetapi hatinya jujur dan lembut daripada pura2 lembut dan rendah hati akhirnya jadi lelembut beneran , ini lebih berbahaya, menyesatkan dengan cara halus ;D

 _/\_



yeah maybe, but that's not Buddha way
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 20 June 2008, 09:22:59 AM
masa bukan Buddha way? ;D

apakah benar Sang Buddha tidak pernah blak2an he..he
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 20 June 2008, 09:26:00 AM
Tapi tidak menghina dan mengeluarkan kata2 kotor kayak si sol :)) =))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 20 June 2008, 09:27:33 AM
 :)) oh kalo itu sih uda lain ceritanya  :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 20 June 2008, 09:55:34 AM
bond,

Quote
daripada diam2 sok suci jalanin Dhamma
Jalanin dhamma tidak termasuk sok suci.
Sok suci adalah merasa dirinya benar dan menunjuk orang lain salah.


Quote
pernyataan sesat hanya dalam bentuk kata2 bukan dalam bentuk anarkis
Ajaran Buddha mengatakan perbuatan adalah pikiran, ucapan dan badan.
Yang mengatakan perbuatan adalah hanya badan, adalah paham Nigantha. Jangan2 anda sendiri "sesat" dan menghasut orang2 di sini menjauhi ajaran Buddha?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 20 June 2008, 10:11:46 AM
masih terus nih? ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 20 June 2008, 10:24:49 AM
Memang menjalankan dhamma bukan sok suci, tapi akan berbeda sok suci jalanin dhamma.
Siapa yg merasa dirinya benar dan siapa yg sesat? ;D

Apakah salah jika seseorang mengatakan ini ajaran Sang Thatagata lalu orang lain mengatakannya lain, dan berpegang pada pandangan salah dan mencari umat mengatasnamakan Sang ajaran dan ketika kita katakan mereka sesat dalam hal pandangan dalam konteks kehidupan beragama.

Jangan2 yg membiarkan PARASIT  malah yg sesat.  ;D

Kalau demikian ngapain juga Buddha mengatakan dalam salah satu suttaNya apa yg merupakan Ajaran dari Sang Tathagata dan yang bukan. Ah...sutralah, yg mo bilang ngak sesat tuh aliran maitreya, juga ngak apa2...pandangan masing2 aja deh....yg pasti sekali sesat tetap sesat tuh ajaran... karena sudah jelas dasar ajaran Buddha dan yg aliran Maitreya ;D yg pasti si aliran M itu sudah ditolak mentah2 oleh kedua agama besar sebagai bagian dari agama mereka.  ;D Fakta sudah jelas.  ;D

Jadi saran saya , bagi yang mau tau ajaran Buddha jangan ngelirik yg aliran M karena jelas yg mereka ajarkan bukan ajaran Buddha. ;) Kalaupun mau sesat ya monggo..... Waspadalah... :))_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 20 June 2008, 10:36:49 AM
bond,

Quote
Memang menjalankan dhamma bukan sok suci, tapi akan berbeda sok suci jalanin dhamma.
Saya pribadi tidak bisa membaca bathin orang lain, jadi memang saya tidak tahu apakah seseorang serius atau hanya munafik. Mungkin anda yang bisa membaca bathin orang lain bisa menilai.

Quote
Apakah salah jika seseorang mengatakan ini ajaran Sang Thatagata lalu orang lain mengatakannya lain, dan berpegang pada pandangan salah dan mencari umat mengatasnamakan Sang ajaran dan ketika kita katakan mereka sesat dalam hal pandangan dalam konteks kehidupan beragama.
Mereka menggunakan aliran lain (Maitreya) sebagai 'merk'. Jika seseorang mengaku Theravada tapi tidak sesuai dengan Tipitaka Pali, ataupun Mahayana tapi tidak sesuai dengan Tipitaka Sanskrit, maka orang itu memang boleh dikatakan memiliki pandangan salah. Jika mereka mengaku aliran Maitreya, lalu memuja Lao Mu, itu tidak masalah.

Quote
Kalau demikian ngapain juga Buddha mengatakan dalam salah satu suttaNya apa yg merupakan Ajaran dari Sang Tathagata dan yang bukan.
Ditujukan untuk penilaian ke dalam diri sendiri, bukan untuk menilai orang lain.

Quote
yg pasti sekali sesat tetap sesat
Sekali lagi menyalahi Buddhisme. Sabbe Sankhara Anicca.

Quote
yg pasti si aliran M itu sudah ditolak mentah2 oleh kedua agama besar sebagai bagian dari agama mereka.
Tapi diakui Walubi.

Quote
bagi yang mau tau ajaran Buddha jangan ngelirik yg aliran M karena jelas yg mereka ajarkan bukan ajaran Buddha.
Sekali lagi tidak sesuai dengan semangat Buddhisme, "ehipassiko".


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 20 June 2008, 10:45:39 AM
 [at] atas
tidak perlu bisa membaca batin..

kita bisa pake logika..

kita dah pernah debat sama umat Aliran sesat Maitreya, dan mereka itu suka sok alim, ngaku tidak ada kebencian yg muncul sama sekali sewaktu debat(which gw hina2 terus2an dan it doesn't make any sense kalo gk muncul biarpun secuilpun..kecuali dia arahat!)..

dan ngomongnye suka puter2...

is that what u call honesty, holy and pure in conduct? I dun think so..

gw juga gk suci dan holy..or watever..

I just be myself that's all..

;D

coba donk debat ama mereka..

Ehipassiko dulu..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 20 June 2008, 10:52:08 AM
Quote
Kalau demikian ngapain juga Buddha mengatakan dalam salah satu suttaNya apa yg merupakan Ajaran dari Sang Tathagata dan yang bukan.
Ditujukan untuk penilaian ke dalam diri sendiri, bukan untuk menilai orang lain.

Yang kita bahas juga untuk diri sendiri dan kalangan sendiri(sama halnya konsili2 diadakan agar ada kejelasan ajaran Sang Tathagata dan yang bukan toh)

Quote
yg pasti sekali sesat tetap sesat
Sekali lagi menyalahi Buddhisme. Sabbe Sankhara Anicca.

Apakah kilesa dapat disebut bukan kilesa atau dosa bisa disebut adosa?dimana relevansinya?

Quote
yg pasti si aliran M itu sudah ditolak mentah2 oleh kedua agama besar sebagai bagian dari agama mereka.
Tapi diakui Walubi.

Anda tahu sejarah Walubi beserta isinya?

Quote
bagi yang mau tau ajaran Buddha jangan ngelirik yg aliran M karena jelas yg mereka ajarkan bukan ajaran Buddha.
Sekali lagi tidak sesuai dengan semangat Buddhisme, "ehipassiko".

Ini menurut Anda. Masa mau belajar Buddhisme belajarnya aliran maitreya, atau ke agama lain.  :)). Apakah ini disebut ehipasiko atau salah arah atau sasaran dalam belajar.



[/quote]
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 20 June 2008, 10:55:59 AM
El Sol,

Saya tidak membahas perilaku mereka, apalagi bilang mereka jujur, suci dan murni dalam perbuatan. Saya masih membahas intern. Pikiranmu terlalu terobsesi dengan mereka, sehingga selalu melihat apapun dihubung-hubungkan dengan mereka.

Quote
coba donk debat ama mereka..
Mo debat apa? Lao Mu salah, Tipitaka bener?
Ga deh, makasih. Saya berdebat dengan satu aliran, menggunakan doktrin yang berlaku di aliran itu sendiri, seperti di sini saya berdebat dengan Buddhis pake Tipitaka, bukan sumber lain.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 20 June 2008, 11:08:07 AM
bond,

Quote
Yang kita bahas juga untuk diri sendiri dan kalangan sendiri(sama halnya konsili2 diadakan agar ada kejelasan ajaran Sang Tathagata dan yang bukan toh)

Kalau untuk kejelasan, seperti pernah saya katakan, tulislah fakta-faktanya secara objektif dan tidak sepihak, bukan opini pribadi tentang sesat atau tidak. Tunjukkan perbedaan Maitreya dengan Buddhisme ada pada apa saja.


Quote
Quote
yg pasti sekali sesat tetap sesat
Sekali lagi menyalahi Buddhisme. Sabbe Sankhara Anicca.

Apakah kilesa dapat disebut bukan kilesa atau dosa bisa disebut adosa?dimana relevansinya?
Relevansinya ada 2, tergantung dilihat dari mana.
1. Mereka yang menganut satu pandangan (yang menurut anda sesat), tidak selamanya menganut pandangan itu. Seperti El Sol dan lain-lain, pernah "sesat", tetapi kemudian menjadi "tidak sesat".
2. Pemikiran dan bentukan pikiran kita mengenai "sesat" itu pun bisa berubah.

Kilesa maupun dosa-mula citta juga hanyalah bagian Sankhara. Mereka berubah (anicca).


Quote
Anda tahu sejarah Walubi beserta isinya?
Sudah pernah ditulis oleh rekan2 lain di sini. Bukan motif dari Walubi yang saya masalahkan. Tetapi jika anda ribut2 sendiri sementara Walubi mengakui, maka secara hukum (negara) pun kamu tidak berdasar. Saya sudah bilang seperti Ahmadiyah tidak diakui oleh organisasi yang berwenang, sehingga bisa dikeluarkan dari predikat Is1am. Begitu pula Children of God, Saksi Yehovah dan sebagainya bisa dikeluarkan dari predikat Krist3n karena lembaga yang berwenang tidak mengakuinya.


Quote
Ini menurut Anda. Masa mau belajar Buddhisme belajarnya aliran maitreya, atau ke agama lain.  laugh. Apakah ini disebut ehipasiko atau salah arah atau sasaran dalam belajar.
Ya, menurut saya kalo emang mau belajar kebenaran, jangan liat hanya dari satu sudut pandang. Nanti hasilnya fanatik.


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 20 June 2008, 11:14:44 AM
masih terus nih? ;D

Sampe dikunci lagi! ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 20 June 2008, 11:24:14 AM
masih terus nih? ;D

Sampe dikunci lagi! ;D
maitreyanya lagi nonton nich :))
batinnya dah tak tergoyahkan :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 20 June 2008, 11:24:55 AM
Thread yang laris manis ternyata. gimana Kainyn sudah tahu seluk beluk terciptanya agama mereka? kemaren saya kirim Part 1, masih ada 3 Part lagi.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 20 June 2008, 11:27:09 AM
Hayo, hayo, sudah, sudah.
Mari kembali ke topik semula, Aliran Maitreya dan hubungannya dengan Buddhisme.

Urusan batin biar jadi urusan pribadi masing-masing ajah.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 20 June 2008, 11:31:46 AM
Thread yang laris manis ternyata. gimana Kainyn sudah tahu seluk beluk terciptanya agama mereka? kemaren saya kirim Part 1, masih ada 3 Part lagi.

nyanadhana,

Thanx banget. Belom saya baca secara detail sampai habis, tapi sudah lihat2. Kalo ada waktu, tolong kirim lanjutannya yah, karena itu blom sampe jadi aliran IKT/MLTT, baru White Lotus doang. :)
Benar2 buku yang menarik.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 20 June 2008, 11:33:19 AM
Thread yang laris manis ternyata. gimana Kainyn sudah tahu seluk beluk terciptanya agama mereka? kemaren saya kirim Part 1, masih ada 3 Part lagi.

inglis indo bro? Kalo indo bagi, kalo inglis kaga ngarti :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 20 June 2008, 11:33:52 AM
masih terus nih? ;D

Sampe dikunci lagi! ;D
maitreyanya lagi nonton nich :))
batinnya dah tak tergoyahkan :))

Tidak tergoyahkan oleh kepercayaan yang tidak bisa dibuktikan?
Lebih baik berhati-hati. ;D


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 20 June 2008, 11:38:37 AM
bahasa inggeulis .

tapi pokok ajaran White Lotus yang berpangku pada tuhan ibu setidaknya sudah memberikan jawaban IKt itu berasal dari root yang sama meskipun berganti nama.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 20 June 2008, 11:42:05 AM
bahasa inggeulis .

tapi pokok ajaran White Lotus yang berpangku pada tuhan ibu setidaknya sudah memberikan jawaban IKt itu berasal dari root yang sama meskipun berganti nama.
yaaaaaa :(
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 20 June 2008, 04:16:32 PM
Quote dari pernyataan Karesten

Yup, kedatangan Juruslamat atau Guru Dunia, Raja , atau Pemimpin Agung....emang banyakan ambisi kelompok dan golongan atau individu tertentu.....

Yup, walopun ajarannya katakan saja ga sesat, tetep aja samanya...
Itu ibarat memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan...

Darimana datang ajarannya Maitreya yg beredar?
Kebanyakan dari masukan berbagai aliran2...

Yup, kepengen cara instan masuk surga dan hidup enak2an itu udah sifat dasar tiap orang....

Yup, and I don't want to buy that....
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 20 June 2008, 04:20:21 PM
Quote
Yang kita bahas juga untuk diri sendiri dan kalangan sendiri(sama halnya konsili2 diadakan agar ada kejelasan ajaran Sang Tathagata dan yang bukan toh)

Kalau untuk kejelasan, seperti pernah saya katakan, tulislah fakta-faktanya secara objektif dan tidak sepihak, bukan opini pribadi tentang sesat atau tidak. Tunjukkan perbedaan Maitreya dengan
Buddhisme ada pada apa saja.

Telah banyak fakta dibeberkan oleh rekan2 disini, tergantung batin kamu, saya pun tidak akan berkomentar banyak. Apa yg saya utarakan adalah fakta bukan opini, silakan anda cek sendiri.

Quote
Quote
yg pasti sekali sesat tetap sesat
Sekali lagi menyalahi Buddhisme. Sabbe Sankhara Anicca.

Apakah kilesa dapat disebut bukan kilesa atau dosa bisa disebut adosa?dimana relevansinya?
Relevansinya ada 2, tergantung dilihat dari mana.
1. Mereka yang menganut satu pandangan (yang menurut anda sesat), tidak selamanya menganut pandangan itu. Seperti El Sol dan lain-lain, pernah "sesat", tetapi kemudian menjadi "tidak sesat".
2. Pemikiran dan bentukan pikiran kita mengenai "sesat" itu pun bisa berubah.

Kilesa maupun dosa-mula citta juga hanyalah bagian Sankhara. Mereka berubah (anicca).

Kalau Anda telah mengerti melihat apa adanya, maka Anda akan mengerti dan semoga mengerti jika dikaitkan dengan sabbe sankhara anicca yg merupakan proses dari....menjadi....dst Saya kasi contoh A adalah A tetapi ketika menjadi B bukan berarti B adalah A. Semoga paham dari pernyataan saya sekali sesat tetap sesat dapat dimengerti.


Quote
Anda tahu sejarah Walubi beserta isinya?
Sudah pernah ditulis oleh rekan2 lain di sini. Bukan motif dari Walubi yang saya masalahkan. Tetapi jika anda ribut2 sendiri sementara Walubi mengakui, maka secara hukum (negara) pun kamu tidak berdasar. Saya sudah bilang seperti Ahmadiyah tidak diakui oleh organisasi yang berwenang, sehingga bisa dikeluarkan dari predikat Is1am. Begitu pula Children of God, Saksi Yehovah dan sebagainya bisa dikeluarkan dari predikat Krist3n karena lembaga yang berwenang tidak mengakuinya.

Ngak ada yg ribut sendiri. Ini opini yg berlebihan. :)) Jadi silakan siapa yg sedang beropini :)) hukum negara pun relatif. Tetapi kebenaran adalah kebenaran.

Dan satu yg membuat saya geli yaitu setiap saya mengulas tentang kesesatan aliran Maitreya sepertinya batin kamu langsung konsleting padahal apa yg saya tulis bukan menyerang kamu atau siapapun , mungkin lebih baik saya diam saja, biar adem :)) :)) :))

 _/\_


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 20 June 2008, 04:22:49 PM
Quote dari pernyataan Karesten

Yup, kedatangan Juruslamat atau Guru Dunia, Raja , atau Pemimpin Agung....emang banyakan ambisi kelompok dan golongan atau individu tertentu.....

Yup, walopun ajarannya katakan saja ga sesat, tetep aja samanya...
Itu ibarat memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan...

Darimana datang ajarannya Maitreya yg beredar?
Kebanyakan dari masukan berbagai aliran2...

Yup, kepengen cara instan masuk surga dan hidup enak2an itu udah sifat dasar tiap orang....

Yup, and I don't want to buy that....

yup dan merekapun menawarkan hal yang sama, walaupun kemasannya berbeda (kalo istilahnya disempurnakan') :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 20 June 2008, 04:27:30 PM
Tuh kan faktanya pelan2 keluar sendiri  :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 20 June 2008, 04:44:54 PM
bond,


Quote
Tetapi jika anda ribut2 sendiri sementara Walubi mengakui,

Quote
Ngak ada yg ribut sendiri. Ini opini yg berlebihan. laugh Jadi silakan siapa yg sedang beropini laugh hukum negara pun relatif. Tetapi kebenaran adalah kebenaran.

Dan satu yg membuat saya geli yaitu setiap saya mengulas tentang kesesatan aliran Maitreya sepertinya batin kamu langsung konsleting padahal apa yg saya tulis bukan menyerang kamu atau siapapun , mungkin lebih baik saya diam saja, biar adem

Bukan menunjuk siapa yang ribut2, tetapi memberikan perumpamaan, oleh sebab itu ada kata "jika". Jangan2 anda yang konslet merasa ditunjuk "ribut2 sendiri" sampai jadi beneran ribut sendiri. Untuk selanjutnya, saya yang ngalah saja, kamu silahkan lanjutkan ribut2 sendiri-nya. Apalagi nunjuk sesat tapi bilang itu fakta bukan opini. Saya nyerah.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 20 June 2008, 05:04:03 PM
Ketuhanan dalam Buddhisme Maitreya
Buddhisme Maitreya menganut konsep Ketuhanan ganda. Di satu sisi, ia dapat menerima konsep Ketuhanan yang personal, dengan menghadirkan sosok LAO MU (Bunda Semesta) sebagai Tuhan Yang Maha Esa. Di sisi lain, ia menerima pula konsep Ketuhanan non-personal, di mana keberadaan Tuhan sesungguhnya adalah suatu kebenaran yang harus direalisasikan dalam pribadi kita, dalam wujud kebaikan, cinta kasih, dan perjuangan. Untuk selengkapnya baca di artikel Ketuhanan Maitreya.

Silsilah dan Keselamatan Buddhisme Maitreya
Dikisahkan bahwa pada masa setelah sesepuh Hui Neng, perkembangan Buddhisme memasuki dua periode, yaitu periode terbuka dan periode tertutup. Periode tertutup ditandai dengan munculnya Buddhisme Maitreya. Dalam periode ini, dipercaya adanya ajaran Buddha yang sifatnya rahasia, dan hanya dapat diwariskan kepada mereka yang berjodoh, yaitu mereka yang memiliki tumpukan pahala karma baik yang amat besar. Ajaran rahasia tersebut merupakan misi keselamatan tunggal dari Buddha Maitreya untuk membebaskan kita dari samsara. Kesalahan terbesar yang diwariskan dari generasi ke generasi adalah menganggap upacara pendhiksaan (semacam baptis di kr****n, atau visudhi di Buddhis) sebagai sarana atau tiket ke Nirwana. Padahal, secara Buddhis, hal itu tidak mungkin.

Penyimpangan oleh Intern Buddhisme Maitreya

Kekeliruan
- Anggapan bahwa upacara pendhiksaan merupakan upacara keselamatan.
- Keselamatan berarti setelah mati masuk Nirwana (surga).
- Seseorang yang belum di-dhiksa, setelah mati akan masuk Neraka.
- Adanya misi keselamatan tunggal dari Buddha Maitreya.
- Anggapan Triratna sebagai tiga mustika keselamatan: pintu nurani, pertanda suci, dan perkataan suci; yang semuanya bersifat rahasia.
Penyebab
- Pengaruh kepercayaan non-Buddhis yang menganggap adanya hadiah keselamatan
- Anggapan salah bahwa Nirwana adalah alam bahagia seperti surga.
- Kepercayaan salah bahwa setiap manusia yang mati akan terlahir di Neraka.
Pelurusan
- Pendhiksaan hanyalah upacara perlindungan, menunjuk Maitreya sebagai guru.
- Berlindung berarti meneladani pribadi Maitreya yang maha cinta kasih.
- Tiga mustika hanyalah simbolis: pintu suci (pikiran), pertanda suci (perbuatan), dan perkataan suci (ucapan), haruslah dijaga supaya bersih dan suci.
- Keselamatan bergantung pada faktor karma. Dengan kekuatan keyakinan dalam doa, memang ada faktor-faktor eksternal yang dapat membantu dalam batasan tertentu, tetapi segala akibatnya pun tidak terlepas dari faktor karma.
- Dengan meneladani pribadi Maitreya, berarti mengkondisikan cetana untuk terlahir di surga Tusita, tempat Bodhisatva Maitreya mengajar sekarang, sebelum mencapai Kebuddhaan yang sempurna (Samma Sam-Buddha).
- Dengan cinta kasih, memupuk jasa pahala, membangun tekad untuk terlahir di alam tempat Buddha Maitreya mengajar nantinya setelah mencapai Kebuddhaan yang sempurna (Samma Sam-Buddha).
- Dengan terlahir di alam Maitreya, mendengarkan ajaran-Nya, maka kita dapat terbebas dari samsara, sehingga tercapailah Nirwana.

Penyimpangan oleh Ekstern Buddhisme Maitreya

Kekeliruan
- Anggapan Maitreya telah hadir sebagai Buddha di dunia.
- Umat Maitreya ber-vegetarian karena dapat membuat orang menjadi suci.
Penyebab
- Anggapan bahwa sebagai umat Maitreya berarti mengikuti ajaran Buddha Maitreya.
- Semua umat Maitreya dianjurkan untuk ber-vegetarian.
Pelurusan
- Umat Maitreya meneladani pribadi Maitreya yang maha cinta kasih, tidak terlalu menekankan ajaran-ajaran yang teoritis dan filosofis, melainkan penekanan pada ajaran-ajaran yang praktis dalam kehidupan sehari-hari.
- Secara badani Maitreya memang belum terlahir sebagai seorang Buddha, tetapi bagi umat Maitreya, Beliau adalah seorang Buddha.
- Maitreya adalah pribadi yang maha cinta kasih, sehingga tidaklah mengherankan umat Maitreya dianjurkan bervegetarian, tetapi umat Maitreya menganggap vegetarian hanyalah salah satu sarana mendasar dalam membina diri.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 20 June 2008, 05:14:15 PM
Riwayat Singkat Thien Ran Ku Fo (Bapak Guru Suci)

Bapak Guru bermarga Zhang nama Kuei Seng alias Kuang Pi adalah titisan pecahan roh Buddha Hidup Ci Kung, sebagai Guru Suci generasi ke 2 masa pancaran putih, Guru Generasi ke 18 pada zaman timur periode akhir. Beliau lahir pada tahun 1889 bulan 7 tanggal 19 imlek. Pada saat Guru Suci lahir, pagoda suci “Thien Than” tempat raja-raja bersembahyang kepada TUHAN (Thien) di Beijing terbakar, di langit terlihat hamparan sinar merah, dan Sungai Kuning (Huang He) yang selalu keruh airnya, pada hari itu mendadak jernih sampai terlihat dasarnya, Ini karena cahaya bola api menerangi umat manusia, dan juga pertanda merubah yang keruh (kacau) menjadi jernih (damai sentosa)

Bapak Guru secara lahiriah nampak aneh dibandingkan dengan orang biasa, kepala beliau berbentuk persegi dan rata atasnya, bayangan pada biji mata ada dua, sangat cerdas, bersifat jujur, dilahirkan di keluarga terpelajar turun temurun. Pedoman keluarga sangat baik. Sang ayah yang berwelas asih mendidik Guru Suci kita sejak beliau masih kecil, secara langsung memberikan pendidikan sastra padanya, secara garis besar beliau sudah mengerti akan kitab dan syair, setelah dewasa mencapai keberhasilan, sehingga beliau mempunyai cita-cita besar.

Saat berumur 22 tahun, beliau merantau ke Nan Jing, Shanghai, mengikuti paman (suami bibi). Profesi beliau pada waktu itu adalah sebagai perwira. Pada suatu hari, tiba-tiba mendapat kabar ayahnya jatuh sakit berat, beliau meninggalkan jabatan pulang ke tempat kelahirannya. Tidak berapa lama ayahnya meninggal dunia. Setelah melewati hari berkabung, beliau menetap ditempat kelahiran menemani ibunya mengurus karya peninggalan, mempertahankan sifat setia dan bisa dipercaya, sehingga terkenal dan dipuji tetangga di daerah sekitarnya.

Pada tahun 1915, Bapak Guru berusia 27 tahun, bertemu dengan Guru Chu yang sedang mengajarkan ajaran I Kuan Tao dari ajaran Khung-tze, Meng-tze, semula beliau tidak berani begitu saja percaya. Sehingga beliau mempersilahkan ibunya dulu untuk mendapatkan TAO (Inisiasi), untuk menyelidiki dengan jelas dahulu apakah ajaran ini sejati atau sesat baru memastikan keputusannya. Setelah sang ibu mendapatkan TAO dan mempelajarinya, ternyata ajaran itu sesuai dengan kebenaran dan sangat bagus, memiliki manfaat yang besar dalam membantu penegakkan moral dan hati manusia, Guru Suci juga mendengar bahwa ajaran itu dapat menolong arwah orang tua supaya terlepas dari siksaan neraka dan naik ke surga. Karena ayah beliau sudah keburu meninggal, beliau merasa belum dapat berbakti kepadanya, tak dapat dihindari ada penyesalan dalam hati, maka beliau mengambil keputusan untuk mendapatkan TAO supaya kelak dapat membalas budi orang tua.

Setelah Bapak Guru mendapatkan Tao, jodoh kelahiran lalu tertampilkan, ketulusan hatinya terus berkembang tanpa ada yang dapat menghalanginya, sejak itu bersama segenap anggota keluarga membina TAO, mendirikan cetya dirumah, mengikuti Guru Chu menjalankan dan membuka ladang Tao baru, mengikat jodoh dengan luas. Dalam beberapa tahun, beliau melintaskan umat sebanyak 64 orang. Karena masa Kakek Guru sudah ditentukan peraturan suci yang menetapkan melintaskan umat sebanyak 100 orang baru dapat mengangkat arwah leluhur satu tingkat di atas, Bapak Guru karena merasa tak mampu melintaskan umat lebih banyak lagi, sehingga merasa sangat risau.

Guru Chu melihat Guru Suci begitu tulus hatinya dan sangat berbakti kepada orang tua, lalu meminta petunjuk Kakek Guru. Kemudian Kakek Guru mohon petunjuk kepada BUNDA SUCI mengatakan: “Dimulai dari orang ini, melintaskan 64 orang di tambah dengan satu jasa, maka siapa yang membina Tao dengan tulus hati, bisa mengangkat arwah leluhur satu tingkat diatas, yaitu arwah ayah dan ibu.”
Ini benar-benar adalah ketulusan hati menggugah, Tuhan mengikuti kehendak manusia.

Pada tahun 1920, Guru Chu meninggal dunia, karena Kakek Guru tidak pernah bertemu dengan Bapak Guru, mendengar kabar orang ini sangat tulus hati membina Tao, kepribadiannya juga menonjol dari orang lain, lalu mengutus seorang murid untuk memanggilnya menghadap. Lalu bertanya: “Guru mu telah tiada, anda ingin menyertai siapa dalam membina dan melaksanakan Tao?” Bapak Guru menjawab: “Mohon petunjuk Kakek Guru, murid akan patuh pada perintah Kakek Guru.” Kakek Guru mendengar demikian, lalu berkata: “Baiklah, kamu ikut saya saja!” Sejak saat itulah Bapak Guru mengikuti dan melayani Kakek Guru menjalankan dan mengembangkan Tao yang mengutamakan ajaran Kongfusius; menghormati Guru dan menjunjung tinggi Tao, dengan ketulusan menjalankan tugasnya dengan baik.

BUNDA SUCI memberikan Firman, Bapak dan Ibu Guru bersama-sama menerima Firman Tuhan (Thien Ming), dan secara formalitas harus berstatus sebagai suami istri, baru bisa mengadakan penyelamatan secara global, pria dan wanita sama rata, sama-sama boleh membina dan menjalankan Tao. Barulah sesuai dengan masa penyelamatan, dimana Tao di turunkan pada rakyat biasa.

Setelah Bapak dan Ibu Guru menerima Firman Tuhan, merasa bingung tidak tahu apa yang harus dikerjakan. Dan orang-orang menjadi geger dan berkata: “Sejak dahulu kala mana ada orang yang membina Tao sampai jadi suami istri!” Gosip ini tersebar ke mana-mana, menjadi pembicaraan dari mulut ke mulut, sampai-sampai sangat mengagetkan orang! Bapak dan Ibu Guru bukan main pedih hatinya mendengar ocehan-ocehan itu, merasa tiada tempat untuk berlindung (merasa malu). Tetapi BUNDA SUCI telah berfirman, Kakek Guru juga sudah mengambil keputusan, wadah Tao yang baru harus didirikan kembali, di berbagai tempat para Buddha dan malaikat hadir di cetya untuk membuktikan hal ini. Demikian, orang yang memohon Tao semakin banyak dan tiada hentinya.

Setelah Bapak dan Ibu Guru menerima Firman bersama, membuka ladang Tao baru ke berbagai tempat, menyelamatkan umat secara luas. Karena situasi penuh gejolak, kondisi sangat gawat, didalam dan diluar rumah juga risau tanpa henti, bencana alam dan petaka terus terjadi, umat manusia berada dalam penderitaan dan tidak tenang, negara juga dalam keadaaan darurat. Oleh itu Mensius pernah berkata: “Dunia dalam situasi darurat/kacau, harus diselamatkan dengan Tao.” Oleh itu Tuhan mengutus Guru Suci, Tao yang agung dikembangkan secara luas. Dan Bapak dan Ibu Guru mengemban tugas berat, dengan hormat mengikuti kehendak Tuhan, dengan berkorban diri demi menyelamatkan umat manusia, pagi-pagi keluar rumah dan malam hari baru kembali ke rumah, siang dan malam risau dan bekerja keras takut tidak mampu melaksanakan tugas dengan baik. Sejak kalangan Tao didirikan, dalam waktu yang sangat pendek, kalangan Tao dari Ci Ning berkembang ke Ci Nan, Thien Cin, Beijing, Nanjing, Shanghai, dan berbagai tempat, secara pelan-pelan berkembang pesat.

Pada tahun 1936, pemerintah memerintahkan aparatnya menyelidiki sebuah oraganisasi yang disebut “I Sin Lung Hwa Sheng Ciau Hui” karena pemimpinnya Ma Se Wei menyebut dirinya sebagai Kaisar Ma. Orang-orang yang masuk organisasinya berganti marga menjadi Ma. Mereka memakai pakaian seragam aneh. Sangat berkembang dan terkenal disekitar kabupaten Wei propinsi San Tung. Para penyelidik pemerintah setibanya di propinsi San Tung, Ci Nan, tidak tahu alamat organisasi itu dimana, lalu ada yang memberi petunjuk cobalah Tanya Guru Zhang. Begitu sampai di cetya Bapak Guru, para penyelidik langsung bertanya: “Disini ada orang yang bermarga Ma tidak?” Karena murid Guru Suci sangat banyak, sehingga Guru Suci menjawab: “Ada.” Tanpa bertanya lebih lanjut aparat pemerintah membawa Bapak Guru, Chi Tien Chuan She (Ming Cou), Wang Sing U, dan San Chai, berjumlah lima orang ke Nanjing. Setelah diinterogasi ternyata salah tahan. Karena pejabat sembrono, menjalankan tugas bertele-tele, maka Bapak Guru dan rombongan di tahan selama 300 hari, baru dilepas pada tahun 1937 di musim semi, setelah kembali ke Ci Nan, barulah di ketahui, BUNDA SUCI pernah memberikan wejangan: “Di Cin Ling (Nanjing) akan terdapat 5 tungku tua”, yang dimaksud adalah ujian besar ini.

Karena penyelamatan Tao yang agung secara global tidak begitu lama, walaupun orang yang memohon Tao sangat banyak, tapi yang benar-benar mengerti dan menghayati Tao sangat sedikit. Demi menjelaskan makna Kebenaran Tao, menunjukkan jalan kesadaran pada umat manusia, agar para umat bisa memiliki sebuah pedoman, sehingga tak membina tanpa arah yang jelas (membabi buta), menaruh kecurigaan dan keraguan yang tak terjawab. Maka pada tahun 1937 diterbitkan buku “I Kuan Tao Yi Wen Cie Ta/Jawaban Keraguan/Pertanyaan Mengenai Tao”, sebagai pedoman penyebaran Tao. Setelah itu pada tahun 1939 diterbitkan buku “Can Ting Fo Kui/Peraturan Buddha Sementara” agar membina bisa memiliki peraturan yang bisa diikuti, setiap hari ada sebuah tugas yang harus di kerjakan, meminjam peraturan ini untuk menyelaraskan badan dan hati, terus dilatih sampai memiliki sifat welas asih dan ksatria. Dan pada tahun 1941, memohon BUNDA SUCI memberikan petunjuk, akhirnya diturunkan sebuah buku “Sepuluh Sari Nasehat Bunda Suci” , menjelaskan perubahan situasi langit, masalah besar penyelamatan tiga alam. Sampai saat ini aturan kebenaran Tao sangat jelas, peraturan suci juga sangat sempurna, Tao yang agung dan Firman Tuhan tersebar jelas di dunia fana.

Pada tahun 1938, bertepatan dengan tahun ke 2 peperangan antara Jepang dan Cina, hati manusia berbagai tempat saat itu bergejolak, hidup merasa tidak tenang, ditambah dengan matangnya jodoh hutang karma, nyawa manusia sepertinya tak bernilai bagaikan semut. Karena itu BUNDA SUCI tidak tega, demi untuk menyelamatkan bencana, perlu melatih anak-anak Buddha, untuk menghilangkan dan merubah bencana, sehingga diadakanlah “Li Lu Li Huei/Penggemblengan bagaikan tungku yang membakar” Pesertanya ada yang puluhan sampai ratusan orang, dan waktunya ada yang belasan hari sampai satu bulan lebih. Dalam Sidang Dharma penggemblengan tungku, seperti dimasak dan digembleng dalam tungku, tidak hanya para Buddha yang hadir memberikan penampakan, mencapai tingkatan dimana hal yang tak pernah terjadi sebelumnya.

Pada tahun 1940 saat diadakan sembahyang Tuhan di musim semi, Bapak Guru kita datang di Thien Cin, bermalam di salah satu umat, BUNDA SUCI memberikan petunjuk untuk diadakan penggemblengan lagi untuk menggembleng orang-orang yang berbakat. Bapak Guru kita memohon berkali-kali: “Ananda tak sanggup memikul tanggung jawab yang berat ini, penggemblengan berat mohon dihapuskan.” BUNDA SUCI menjawab: ”Baiklah, sejak kini langit dan bumi sebagai tungku, penggemblengan berat tidak lagi diadakan” Para Pembina harus menerima ujian dari Tuhan dan manusia, untuk membedakan yang sejati dan yang pura-pura membina, menghilangkan hutang karma, merubah sifat yang tidak baik serta menentukan kedudukannya. Dan setelah itu dalam beberapa tahun kemudian terjadi perang dunia ke 2 peperangan yang paling lama dalam sejarah, gunung dan sungai turut bersedih dan menangis, situasi berubah drastis, orang yang terbunuh tak terhitung banyaknya, dimana-mana terjadi perang. Sepertinya dunia akan kiamat, karena itu orang yang memohon Tao untuk menghindari bencana, berdatangan tanpa henti. Dan Bapak Guru dan Ibu Guru tak ada waktu untuk istirahat dan menetap di satu tempat, khawatir bagaikan api yang membakar, demi menyelamatkan umat manusia agar terhindar dari bencana, selain siang dan malam memohon BUNDA SUCI, juga menyemangati murid untuk membina dan menjalankan Tao. Pada tahun 1945 setelah Jepang menyerah, Tao yang agung telah tersebar di seluruh Negara. Orang yang mendapatkan Tao tak terhitung banyaknya

Pada tahun 1946, umat di propinsi Se Chuan menyambut Bapak dan Ibu Guru sampai di kota Cheng Tu, setahun kemudian pada tahun 1947 di bulan 8 di suatu tempat yang bernama Wang Cia Thang. Bapak Guru menghampiri taman bunga yang dimuka pintu, tiba-tiba nampak sebuah buah dari kembang yang berbentuk aneh rontok dari dahannya, wajah beliau tampak terkejut dan curiga, timbul firasat yang tidak baik, seperti sebuah pepatah: “Bila malang dan mujur akan tiba, ada orang yang dapat firasat dahulu dengan pasti”. Sejak saat itu kesehatan Bapak Guru semakin melemah dan semakin parah, akhirnya pada malam Perayaan Tiong Ciu (bulan purnama), beliau wafat dalam usia 59 tahun

Di saat Bapak Guru sakit, Ibu Guru memohon pada BUNDA SUCI agar memperpanjang umur Bapak Guru, BUNDA SUCI memberikan wejangan: “Menjelang tujuh kali tujuh empat puluh sembilan, langit dan bumi gelap gulita tanpa bintang, lima iblis mengacau dunia, keanehan akan terlihat/terjadi, tanah Negara dicabik-cabik, bersedih hati dikala fajar karena Bapak dan anak berpisah, jagat raya dan manusia bersedih, kemajuan teknologi tak berdaya, ilmu gaib akan bangkit, berbagai agama dan aliran akan muncul merajalela, badai akan merontokkan buah-buah dibawah pohon, untuk berteguh iman mempertahankan Tao harus tahan hinaan, dunia akan kacau bagaikan ekor kuda. Tapi tergantung engkau akan menuju kemana. Tahun ini ting-hai 36 penuh, budi api (lambang Bapak Guru – penerjemah) akan melapor diri kembali ke Surga, pohon telah berbunga tinggal menanti buahnya, sang Guru dan murid akan berpisah ditengah musim rontok (Tiong Chiu).” Dalam wejangan menjelaskan keseluruhan situasi jodoh akhir jaman, serta hasil akhir perjalanan dan riwayat satu generasi Guru Penerang

Lima hari setelah wafatnya Bapak Guru, Ibu Guru memohon petunjuk, Ci Kung Huo Fo hadir di cetya memberikan wejangan: “Makam didirikan di sisi danau Si Hu, dekat Yii Ciao Thang, membelakangi gunung Nan Phing, menghadap ke timur ke gunung Feng Huang, disebelah kiri adalah danau Si Ce, sedangkan gunung disebelah kanan adalah gunung Yii Huang.” Tanggal 15 bulan 9, para murid menyewa sebuah pesawat terbang membawa dan mengantar jenazah Bapak Guru ke Shanghai, esok hari (tanggal 16) dengan mobil khusus diangkut lagi sampai di Hang Cou, Si Hu dikaki gunung Nan Phing kebun Lu Ling dan jenazah diistirahatkan disitu sambil memilih hari baik untuk dimakamkan. Murid-murid beliau yang datang dari berbagai tempat untuk memberi penghormatan terakhir tiada hentinya. Diantara para pendeta Buddha dikelenteng-kelenteng di Hang Cou sejak tanggal 1 bulan 9 ramai tersiar kabar: “Buddha Hidup Ci Kung telah kembali” kelenteng-kelenteng itu dipugar, mereka semua membaca paritta-paritta. Sampai tanggal 16 bulan 9 Pagoda Ci Kung di kelenteng Hu Pao selesai dibangun dan diadakan upacara pembukaan. Umat yang datang untuk memberi penghormatan tiada hentinya. Bapak Guru adalah titisan roh Buddha Hidup Ci Kung yang turun ke dunia, tapi kini telah wafat dan kembali ke Si Hu, Hang Cou.

Setelah Bapak Guru mencapai kesempurnaan, semua tanggung jawab berat penyebaran Tao dipikul Ibu Guru. Pada tahun 1949 Shen Cou berganti pemerintahan, daratan China dikuasai kaum komunis, hubungan beliau dengan para pendahulu yang pergi ke Taiwan terputus. Kemudian berkat pertolongan para pendahulu dari Hongkong, beliau hijrah ke Hongkong. Sampai pada tahun 1954 atas usaha maha sesepuh dan pendahulu lainnya dijemput ke Tai Cung dan tinggal disana. Akhirnya pusat wadah Tao berpindah ke Taiwan. Telah tercipta sebuah babak baru perkembangan Tao, dimana Tao dikembangkan ke seluruh pelosok dunia.

Lampiran:

Bapak Guru kita adalah titisan Buddha Ci Kung, yang dilahirkan pada jaman menjelang runtuhnya dinasti Sung, nama beliau pada waktu itu adalah Li Siu Yen. Pada kelahiran sebelum itu beliau sebagai salah seorang dari 18 lohan yang bernama Pertapa Penakluk Naga, juga disebut Lohan berbaju Ungu. Setelah diingatkan oleh seorang pendeta tinggi di biara Ling Yin, Hang Cou, beliau lalu berpura-pura sinting dan bodoh menyembunyikan sifat aslinya, seperti bunyi kata-kata dari sebuah kitab suci Pusaka Pembina: “Berkelana ke selatan, utara, timur dan barat, wajah asli disembunyikan nama berada diatas, tiga kegaiban tiada yang tahu, semua hanya menertawakan Ci Kung orang dungu.”

Roh Bapak Guru pada tahun 1978 juga pernah memberikan wejangan sebagai berikut: “Orang menertawakan aku sinting, sebetulnya tidak. Aku dinamakan Ci Kung. Aku berkelana keseluruh penjuru, ringan tiada beban, murid-muridku bila meniru aku pura-pura bodoh, engkau adalah Ci Kung kecil, Ci Kung menolong masalah pribadi juga akan menjadi kepentingan umum (Ci Kung mengandung 2 arti: 1. Penolong Publik 2. Penolong Adil)

Beliau juga pernah bertutur:
“Ha ha... ada orang membuat Hikayat Ci Kung, menuturkan aku minum-minuman keras dan makan-makanan dari yang berjiwa, masih beruntung tidak digambarkan Ci Kung beranak istri punya keluarga, itu lebih gawat lagi! Kesalahan ini turun-temurun, sangat menggelikan. Sejak lahir nasibku memang sudah ditentukan, sejak remaja berniat jadi pendeta. Lalu setelah diingatkan oleh pendeta tinggi dari biara Ling Yin, baru aku tahu aku adalah titisan Lohan Berbaju Ungu, karena masa itu adalah dinasti Sung sedang mengalami kesulitan besar, maka aku khusus diutus ke dunia untuk menolong negara, aku menyembunyikan sifat asliku, berpura-pura mabuk dan makan daging, mengingatkan orang-orang yang bodoh dan sesat, merubah situasi yang buruk, tapi belakangan ada orang yang mengatakan Ci Kung juga minum arak dan makan daging, salah pengertian ini terus berlanjut, betul-betul dari kesalahan pengertian yang sedikit menjadi fatal. Di dunia ada kaum padri yang taat pada pantangan dan aturan, maka tidak mungkin ada Lohan yang minum arak makan daging. Aku disebut sebagai Buddha, hal ini harus dapat anda bedakan mana yang benar mana yang tidak, mana yang pualam, mana yang batu biasa. Jangan Salah.”
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 20 June 2008, 05:57:43 PM
nyandhana,

 :D Mantap! Ada lagi ga? ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 20 June 2008, 06:35:22 PM
lagi nunggu royalti nih dari nyanadhana  :-w :hammer: ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 22 June 2008, 04:00:40 AM
Nyana...Bayar royalti lho... :))

Ajaran aliran Maitreya BAIK, tapi BEDA dengan Buddhism..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 23 June 2008, 09:27:17 AM
To Yong Cheng,
heheheh, kamsia yah udah nulis sepanjang itu jadi aku tinggal copy paste hahahahahaha. ^-^ :)) :)) :)) ^:)^ ^:)^

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Indra on 23 June 2008, 09:33:08 AM
ternyata ada kong kalikong di sini  ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 23 June 2008, 09:43:08 AM
 :whistle:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 24 June 2008, 10:36:06 AM
Banyak kesialan yang menimpa kehidupanku sejak mengikuti aliran maitre
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 24 June 2008, 10:43:20 AM
Ceramah tanpa dasar, tanpa pedoman, tanpa ada kitab, banyak kekacauan.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 24 June 2008, 10:51:36 AM
apakah kesialan itu? mohon tidak membaut implikasi negatif agar para anggota tidak berpikir untuk mulai panas2 ria lagi.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 24 June 2008, 11:45:35 AM
 [at] atas
hanya yg bodoh akan percaya kalo dia bertobat...

-_-"

 [at] jhonson

cara Hina aliran sesat bukan seperti itu..

selama gk disensor ama Felix..berarti belum valid..:hammer:

;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 24 June 2008, 12:10:09 PM
Gw sudah jadi korban aliran sesat maitreya. Ancur. Pikiran gw benar2 terkontaminasi oleh racun ajaran sesat maitreya. Otak gw dicuci malah tambah maho. Hanya dhamma sang Buddha lah yg indah diawal, tngah dan akhir. Kalau ceramah aliran maitreya. Kacau diawal, tengah. Dan akhir
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 24 June 2008, 12:24:15 PM
anyway, apapun tulisan anda, saya harap tidak membawa dampak negatif di room ini. soal kacau di awal,tengah dan akhir,sebenarnya itu respon anda, saya ga tahu tujuan apa, well consider it be
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 24 June 2008, 12:26:15 PM
Wah, jadi barisan sakit hati nih. ;D
Mohon jangan merendahkan aliran Maitreya, sesuai dengan petunjuk yang tersedia.
_/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 24 June 2008, 12:29:50 PM
yah betul sesuai kata bro Karuna, aku pikir pikiran kita yang harus lebih bijaksana mencermat, aliran itu sebenarnya hanya caranya yang berbeda dan agak ekstrim, yang kena ya kamunya berarti salah siapa?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 24 June 2008, 12:30:32 PM
Hah, koq jadi dampak negatif? ? Hoalahhh, ya udah.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 24 June 2008, 12:36:49 PM
Para biarawan/wati, aliran maitreya deleted.... Ceramah penuh omong kosong. Ke vihara maitreya otak tambah galau. Ke vihara theravada, budayana, ketentraman kurasakan.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 24 June 2008, 12:38:11 PM
 [at] atas

kalo bisa kasih BRP lage ke eloe..

dah gw kasih..

thx atas kepura2an yg sangat obvious itu..

mao buat gw simpati ama aliran sesat Maitreya?

jangan arap deh..

not working..

ur trick..

*sengaja menjelek2an aliran Maitreya sehingga kita mencoba membela aliran Maitreya(secara tidak langsung)..

sorry we're not that dumb!..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 24 June 2008, 12:58:54 PM
Para biarawan/wati, aliran maitreya deleted.... Ceramah penuh omong kosong. Ke vihara maitreya otak tambah galau. Ke vihara theravada, budayana, ketentraman kurasakan.

aku merasa aneh aja sama tulisan kamu, terlalu ekstrim.....kalo itu benar yah let it be,selamat anda telah menemukan ketenangan batin di Buddhavacana. :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 24 June 2008, 03:08:09 PM
JHONSON,

Quote
Para biarawan/wati, aliran maitreya deleted.... Ceramah penuh omong kosong. Ke vihara maitreya otak tambah galau. Ke vihara theravada, budayana, ketentraman kurasakan.

Kalo mo lebih tentram lagi, cobalah mengasihi semua orang, termasuk biarawan/wati dan pengikut aliran Maitreya.  :)

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 26 June 2008, 02:12:31 AM
[at] atas

kalo bisa kasih BRP lage ke eloe..

dah gw kasih..

thx atas kepura2an yg sangat obvious itu..

mao buat gw simpati ama aliran sesat Maitreya?

jangan arap deh..

not working..

ur trick..

*sengaja menjelek2an aliran Maitreya sehingga kita mencoba membela aliran Maitreya(secara tidak langsung)..

sorry we're not that dumb!..


Teguh nih...  :jempol: :jempol: :jempol: :jempol: :jempol:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 28 June 2008, 04:05:52 PM
JHONSON,

Quote
Para biarawan/wati, aliran maitreya deleted.... Ceramah penuh omong kosong. Ke vihara maitreya otak tambah galau. Ke vihara theravada, budayana, ketentraman kurasakan.

Kalo mo lebih tentram lagi, cobalah mengasihi semua orang, termasuk biarawan/wati dan pengikut aliran Maitreya.  :)



R.I.P lebih tentram :D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 28 June 2008, 07:10:13 PM
RIP tuh pa an?

nih kalau yang masih perjaka, lebih menentramkan hati yaitu: 

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 28 June 2008, 07:42:00 PM
RIP = Rest In Peace
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 28 June 2008, 09:05:45 PM
hmm is good,, berdiam didalam kedamaian atau istirahat dalam damai..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: antidote on 29 June 2008, 03:21:21 AM
dari buku Kumpulan Ceramah Bhikkhu Uttamo Thera 
                                              buku 5

               Buddha Dhamma Dalam Kehidupan Sehari-hari

halaman 37
14. Bhante, dengan adanya beberapa aliran agama yang menyatakan diri sebagai Agama Buddha tetapi Buddha nya bukan Buddha Gotama melainkan Buddha Maitreya, mohon Bhante berkenan menjelaskan tentang hal ini.  Bagaimana sebaiknya kita menyikapinya?  bagaimana kita menjelaskan kepada penganutnya agar segala sesuatunya menjadi baik adanya?

Jawaban :

Memang telah menjadi kenyataan bahwa cukup banyak aliran keagamaan dalam masyarakat yang menyatakan diri sebagai Agama Buddha.  Banyaknya aliran ini sering membuat umat Buddha bingung untuk menentukan sikap dan pilihan terhadap berbagai aliran tersebut.  Salah satu dari sekian banyak aliran tersebut adalah Aliran Buddha Maitreya.

Istilah Maitreya atau Metteyya yang berasal dari kata 'metta' atau cinta kasih ini memang telah pernah disebutkan oleh Sang Buddha Gotama sebagai CALON BUDDHA yang akan datang di bumi ini.  Calon Buddha Maitreya tersebut baru akan terlahir di bumi dan menjadi Buddha SETELAH ajaran Sang Buddha Gotama dilupakan orang secara total.  Diceritakan bahwa pada saat kelahiran calon Buddha Maitreya tersebut di dunia ini sudah tidak lagi dapat dijumpai adanya para bhikku, vihara, buku-buku agama Buddha, bahkan nama Buddha pun sudah tidak pernah disebut orang lagi.  Uraian Sang Buddha tentang hal ini dapat dibaca pada  CAKKAVATTISIHANADA SUTTA bait 25 yang terdapat pada Samaggi Phala, Tipitaka, Digha Nikaya.

Sebagai sesama umat Buddha, apabila bertemu dengan umat (calon) Buddha Maitreya hendaknya orang dapat bersikap bijaksana.  Sadarilah bahwa dasar pemilihan suatu agama adalah kecocokan.  Seseorang memutuskan untuk beragama Buddha aliran tertentu adalah karena ia telah cocok dengan aliran itu.  Namun, kecocokan pada agama tertentu ini hendaknya jangan menimbulkan pengertian bahwa hanya agama nya lah yang paling benar, sedangkan agama orang lain adalah salah atau sesat.  Sikap dan cara pandang seperti ini terhadap agama lain adalah merupakan titik awal suatu permusuhan yang dapat meletus setiap saat di dalam kehidupan ini maupun dalam kehidupan yang selanjutnya.

Apabila seseorang telah merasakan cocok dengan suatu agama, hendaknya ia melanjutkan dengan mengubah perilakunya menjadi lebih baik sesuai dengan tuntunan agama yang telah dipilihnya.  Hendaknya ia selalu mengembangkan kebajikan melalui ucapan, perbuatan dan pikirannya.  Dengan demikian, ia yang semula sabar akan menjadi lebih sabar.  Ia yang semula baik akan bertambah baik.  Sedangkan ia yang semual jahat dan kejam akan menjadi orang yang baik dan welas asih.  Demikianlah seharusnya sikap seorang umat beragama.  Kemanapun ia pergi, hendaknya ia dapat selalu menumbuhkan kedamaian dan kebahagiaan kepada semua orang bahkan kepada semua makluk yang ada.

Namun, apabila setelah mengenal suatu agama seseorang justru sikapnya menjadi lebih buruk dan suka menghasut dengan mengatakan bahwa agamnya sendiri yang paling benar dan agama orang lain adalah sesat, maka orang yang bersikap seperti ini adalah orang yang patut dikasihani.  Orang seperti ini adalah orang yang belum mengerti dan belum melaksanakan ajaran agamnya dengan baik dan tulus.  Ia mengikuti suatu agama bukan untuk mendapatkan kedamaian dan kebahagiaan melainkan ia justru mendapatkan kegelisahan dan permusuhan.  Hal ini justru bertentangan dengan tujuan diadakannya suatu agama yaitu untuk mendapatkan serta mewujudkan kedamaian dan ketenangan diri sendiri maupun lingkungan.

Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat dalam berhubungan dengan umat berbagai agama di masyarakat.  Sesungguhnya, mempercayai suatu agama adalah hal yang bersifat sangat pribadi dan hendaknya orang beragama juga dapat mengahargai kebenaran yang ada dalam setiap agama.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 29 June 2008, 07:54:26 PM
I think..

I will stop for now..;D

nafsu dah ilank..

tunggu ada nafsu lage..;D

baru mulai lage~~
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 30 June 2008, 08:16:31 AM
Quote
Namun, apabila setelah mengenal suatu agama seseorang justru sikapnya menjadi lebih buruk dan suka menghasut dengan mengatakan bahwa agamnya sendiri yang paling benar dan agama orang lain adalah sesat, maka orang yang bersikap seperti ini adalah orang yang patut dikasihani.  Orang seperti ini adalah orang yang belum mengerti dan belum melaksanakan ajaran agamnya dengan baik dan tulus.  Ia mengikuti suatu agama bukan untuk mendapatkan kedamaian dan kebahagiaan melainkan ia justru mendapatkan kegelisahan dan permusuhan.  Hal ini justru bertentangan dengan tujuan diadakannya suatu agama yaitu untuk mendapatkan serta mewujudkan kedamaian dan ketenangan diri sendiri maupun lingkungan.

Bhante Uttamo memang luar biasa.

 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 30 June 2008, 09:23:16 AM
Hmmm, bagaimana dengan Sang Buddha ya?
Beliau selalu bertentangan dengan pandangan salah. Mengatakan sesuatu yang salah sebagai pandangan salah, dan yang benar sebagai pandangan benar.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 30 June 2008, 09:53:02 AM
Hmmm, bagaimana dengan Sang Buddha ya?
Beliau selalu bertentangan dengan pandangan salah. Mengatakan sesuatu yang salah sebagai pandangan salah, dan yang benar sebagai pandangan benar.

Seperti saya pernah katakan, perkataan dan ajaran itu ditujukan untuk murid (intern yang sudah menerima ajaran Buddha sebagai yang cocok), tidak ditujukan untuk menunjuk orang lain sebagai 'sesat'.
Misalnya dalam intern orang yang percaya pada kamma, tentu pandangan tentang 'tidak adanya perbuatan' adalah pandangan salah/keliru. Tetapi orang yang percaya pada kamma, tidaklah tepat untuk kemudian mendatangi aliran yang mengajarkan 'tidak adanya perbuatan' dan menghakimi sebagai sesat.
Biarlah masing2 orang menjalankan apa yang diyakini sebagai benar dan menghindar sesuatu yang diyakini sebagai tidak benar.

Saya juga pernah tulis bahwa Buddha kalau mendatangi aliran lain, maka menggunakan ajaran orang lain itu sebagai 'dugaan benar sementara', bukan meletakkan ajaran Buddha sendiri untuk menyerang orang lain.
Saya berikan lagi contohnya, ketika Buddha mengunjungi pertapa Nigrodha, maka Buddha mengasumsikan pertapaan sejati adalah menyiksa diri. Kemudian Buddha bertanya apakah jika menyiksa diri sudah dijalankan tetapi masih penuh kebencian, apakah kehidupan pertapaannya masih murni. Di situlah Nigrodha sadar sendiri akan kesalahannya. Kita lihat Buddha sama sekali tidak membawa ajarannya (dari kamma, dukkha, paticca samuppada, dsb).
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 30 June 2008, 10:12:32 AM
Ini forum apa ya? apa ada yg datangin aliran maitreya dan menunjuk sesat atau dia datang sendiri kesini forum Buddhist? ada yg menghakimi atau ada yg merasa terhakimi? Kalau berbicara diintern trus orang lain mendengar atau melihat, kupingnya merah, apakah itu menyerang orang lain, atau orang yang kupingnya merah  yg mendengar atau melihat itu karena batinnya lagi kacau? Jika Sang Buddha menjelaskan apa yg pandangan salah/keliru itu = sesat atau bener? :)) ;D :P

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 30 June 2008, 10:37:57 AM
bond,

Ini forum apa ya? apa ada yg datangin aliran maitreya dan menunjuk sesat atau dia datang sendiri kesini forum Buddhist? ada yg menghakimi atau ada yg merasa terhakimi? Kalau berbicara diintern trus orang lain mendengar atau melihat, kupingnya merah, apakah itu menyerang orang lain, atau orang yang kupingnya merah  yg mendengar atau melihat itu karena batinnya lagi kacau? Jika Sang Buddha menjelaskan apa yg pandangan salah/keliru itu = sesat atau bener? :)) ;D :P


Saya sudah janji akan membiarkan anda "ribut2 sendiri", jadi saya akan penuhi dan tidak akan menanggapi.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 30 June 2008, 10:41:24 AM
  [at] atas

:)) barusan nanggapin dengan tulisan, batal deh janjinya, uda 2 x janji lagi  <:-P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 30 June 2008, 10:49:23 AM
  [at] atas

:)) barusan nanggapin dengan tulisan, batal deh janjinya, uda 2 x janji lagi  <:-P

Hanya menghargai anda dengan tidak mengabaikan. Tapi saya tidak membahas isi tulisan anda.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 30 June 2008, 10:50:13 AM
 :outoftopic: :backtotopic: :jempol:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 30 June 2008, 11:11:06 AM
BTT.

Sebagai tambahan, ada juga kisah2 di mana penganut ajaran lain yang mendatangi Buddha untuk berdebat. Di antaranya adalah Upali Sutta, cula & maha Saccaka Sutta, Kassapa Sihanada Sutta, Kukkuravatika Sutta. Dalam semua sutta itu bisa dipelajari bagaimana perilaku Buddha dalam 'menerima' kedatangan ajaran lain.

Mungkin untuk yang berpikir "kalau mereka yang datang, kita berhak mengeluarkan kata2 yang membuat mereka terhina", boleh baca Abhayarajakumara Sutta. Dikatakan Tathagata selalu mengatakan kebenaran yang bermanfaat. Tetapi jika kebenaran itu bisa menimbulkan 'ketidaksetujuan' bagi para pendengar, maka sang Tathagata tahu waktu yang tepat untuk mengucapkannya.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 30 June 2008, 11:44:11 AM
 
Quote
by kainyn kutho

Saya juga bukan Buddhist kok. Terlebih lagi, kalau mau membahas, memang harus secara objektif terlepas siapa kita dan yang diajak bicara.

 ^-^ Pantes kebakaran jenggot kalo aliran maitreya dibilang sesat karena...dsb yg alasannya sudah jelas. Jangan2 ah....sudahlah......taktik apa ya?  uda ah...gua diem aja, uda ketauan belangnya , minimal sudah jujur ;D  :D

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 30 June 2008, 05:30:31 PM
I think..

I will stop for now..;D

nafsu dah ilank..

tunggu ada nafsu lage..;D

baru mulai lage~~

pejuang mood-mood an nih
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 01 July 2008, 01:11:00 PM
BTT.

Sebagai tambahan, ada juga kisah2 di mana penganut ajaran lain yang mendatangi Buddha untuk berdebat. Di antaranya adalah Upali Sutta, cula & maha Saccaka Sutta, Kassapa Sihanada Sutta, Kukkuravatika Sutta. Dalam semua sutta itu bisa dipelajari bagaimana perilaku Buddha dalam 'menerima' kedatangan ajaran lain.

Mungkin untuk yang berpikir "kalau mereka yang datang, kita berhak mengeluarkan kata2 yang membuat mereka terhina", boleh baca Abhayarajakumara Sutta. Dikatakan Tathagata selalu mengatakan kebenaran yang bermanfaat. Tetapi jika kebenaran itu bisa menimbulkan 'ketidaksetujuan' bagi para pendengar, maka sang Tathagata tahu waktu yang tepat untuk mengucapkannya.

:jempol: :jempol: :jempol:

Mau share dikit ah.... ;D
Suatu pandangan yang benar, ketika di lekati maka akan timbul miccha ditthi yang halus (cetasika). contoh : kita tahu rakit itu di pakai untuk menyeberang... kalo rakit itu di lekati terus maka akan timbul miccha ditthi yang halus. Begitu juga dengan kita...kita tahu ajaran Sang Buddha adalah benar... tetapi ketika ada aliran lain yang tidak setuju dengan kita...dan membuat batin kita bergejolak ... ini termasuk miccha ditthi (yg halus) lho.

_/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 01 July 2008, 04:33:31 PM
Quote
Suatu pandangan yang benar, ketika di lekati maka akan timbul miccha ditthi yang halus (cetasika). contoh : kita tahu rakit itu di pakai untuk menyeberang... kalo rakit itu di lekati terus maka akan timbul miccha ditthi yang halus. Begitu juga dengan kita...kita tahu ajaran Sang Buddha adalah benar... tetapi ketika ada aliran lain yang tidak setuju dengan kita...dan membuat batin kita bergejolak ... ini termasuk miccha ditthi (yg halus) lho.

Wah, cocok sekali! Dalam Alagaddupama Sutta (MN, 22) dikatakan "rakit" itu bukan buat dipegang, tetapi untuk 'menyeberang'. Setelah menyeberang menggunakan "rakit" tersebut, maka "rakit" tersebut tidak untuk disimpan atau dipertahankan (=melekat), namun ditinggalkan. Demikianlah memang dikatakan dalam mengikuti ajaran Buddha, ada hal2 baik yang harus ditinggalkan, apalagi hal2 yang jahat (yang membangkitkan keserakahan, kebencian dan kebodohan bathin).

Mungkin ada juga yang peduli dengan kelestarian dhamma yang murni. Mengenai hal ini, telah dikatakan oleh Buddha bahwa mewarisi dhamma yang diajarkan Buddha adalah dengan menjalankan sila itu sendiri, tidak lalai dalam berlatih dan mencapai Nibbana (Dhammadayada Sutta, MN, 3). Dengan cara demikianlah seseorang benar2 mewarisi dhamma, bukan dengan melekat pada pandangan itu sendiri yang akhirnya menimbulkan pertengkaran (Vivadamula Sutta, AN, 6).

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 01 July 2008, 04:44:46 PM
Bro Kainyn mirip Tipitaka berjalan
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 01 July 2008, 04:50:24 PM
Bro Kainyn mirip Tipitaka berjalan

Dulu pernah baca dan berkesan, jadi inget. Tapi kalo kata per kata-nya sih lupa, harus 'nyontek' lagi.  ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 01 July 2008, 04:54:13 PM
:jempol: :jempol: :jempol:

Salut ama Bro Kainyn... :jempol: ... GRP meluncur.... ;D

Forum DC ini ada Tipitaka berjalan dan juga ada pujangga... hidup Forum DC....Cia yoo... ;D



_/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 01 July 2008, 04:57:02 PM
:jempol: :jempol: :jempol:

Salut ama Bro Kainyn... :jempol: ... GRP meluncur.... ;D

Forum DC ini ada Tipitaka berjalan dan juga ada pujangga... hidup Forum DC....Cia yoo... ;D



_/\_ :lotus:

Wah, terima kasih!

 _/\_  _/\_  _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 01 July 2008, 04:59:00 PM
Bro Kainyn mirip Tipitaka berjalan

mungkin salah satu tipitakawan :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 01 July 2008, 04:59:53 PM
Quote
Suatu pandangan yang benar, ketika di lekati maka akan timbul miccha ditthi yang halus (cetasika). contoh : kita tahu rakit itu di pakai untuk menyeberang... kalo rakit itu di lekati terus maka akan timbul miccha ditthi yang halus. Begitu juga dengan kita...kita tahu ajaran Sang Buddha adalah benar... tetapi ketika ada aliran lain yang tidak setuju dengan kita...dan membuat batin kita bergejolak ... ini termasuk miccha ditthi (yg halus) lho.

Wah, cocok sekali! Dalam Alagaddupama Sutta (MN, 22) dikatakan "rakit" itu bukan buat dipegang, tetapi untuk 'menyeberang'. Setelah menyeberang menggunakan "rakit" tersebut, maka "rakit" tersebut tidak untuk disimpan atau dipertahankan (=melekat), namun ditinggalkan. Demikianlah memang dikatakan dalam mengikuti ajaran Buddha, ada hal2 baik yang harus ditinggalkan, apalagi hal2 yang jahat (yang membangkitkan keserakahan, kebencian dan kebodohan bathin).
delete....

:jempol:

Miccha ditthi  cetasika (yang halus itu) di pimpin oleh LOBHA (keserakahan/kemelekatan pd objek).

_/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 01 July 2008, 05:14:41 PM
Quote
Miccha ditthi  cetasika (yang halus itu) di pimpin oleh LOBHA (keserakahan/kemelekatan pd objek).

Iya, membentuk ide bahwa objek (ajaran) itu milikku, ataupun aku adalah objek (ajaran) itu.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 01 July 2008, 05:17:58 PM
Mau melamar jadi Tipitaka bhandagarika ga? huehehehehehe....maklum orang yang membaca dan mengerti Tipitaka sangat sedikit, tinggal 10 katanya ahahahaha.....
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 01 July 2008, 05:18:47 PM
Mau melamar jadi Tipitaka bhandagarika ga? huehehehehehe....maklum orang yang membaca dan mengerti Tipitaka sangat sedikit, tinggal 10 katanya ahahahaha.....

Tipitaka bhandagarika itu apaan?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 01 July 2008, 07:12:44 PM
Tipitakadhara maksudnya?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 02 July 2008, 01:43:11 AM
emang Tipitakakadhara = Tipitaka Bhandagarika=penjaga Tipitaka seperti Bhante Minggun?

Sama ya?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 02 July 2008, 10:07:07 AM
Mau melamar jadi Tipitaka bhandagarika ga? huehehehehehe....maklum orang yang membaca dan mengerti Tipitaka sangat sedikit, tinggal 10 katanya ahahahaha.....
Tipitakadhara tinggal 7 orang, 4 orang telah almarhum. Link Tipitakadhara

http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,1437.0.html
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 02 July 2008, 05:00:42 PM

Tipitakadhara tinggal 7 orang, 4 orang telah almarhum. Link Tipitakadhara

http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,1437.0.html

Woowww.....berarti waktu kedatangan bodhisatva metteya semakin dekat donkkk :o
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 02 July 2008, 05:23:27 PM
 ;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 02 July 2008, 05:23:59 PM
masih lama lah..... patokannya kan bukan tipitakadhara.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 02 July 2008, 06:45:54 PM
masih lama lah..... patokannya kan bukan tipitakadhara.

Dengan berkurangnya tipitakadhara, kemurnian tipitaka n dhamma akan semakin mudah (sengaja) dilencengkan buat kepentingan golongan tertentu...
Yang pada akhirnya...
...
...
...
...
...

(silahkan diisi oleh elsol & riki) :D :D :D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 02 July 2008, 06:49:23 PM
:)) kan udah ada tertulis dan praktisinya masih banyak oom.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 02 July 2008, 07:10:16 PM
Semoga saja TUHAN berkenan mengibar bendera buddhadhamma lebih lama lagi :D :D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 02 July 2008, 08:11:20 PM
:)) si T lagi yg jadi korban.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 03 July 2008, 08:22:01 AM
ya semoga yah kalo memang dia mendengar,melihat dan bisa berpikir.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Kokuzo on 04 July 2008, 12:06:48 PM
^
kayanya ngga mungkin 'dia' bisa mendengar, melihat, dan berpikir.  (wong ga lebih dari sebuah kata tertulis di atas kertas doank).
ribuan tahun jerit tangis, ratapan, doa, penderitaan manusia ~ ampe sekarang ga brenti2...
ribuan tahun bencana, peperangan, kriminalitas terjadi di sekitar kita ~ ampe sekarang masih terus terjadi
ribuan tahun orang mencoba mencari'nya', memuja'nya', bahkan bersedia MELAKUKAN APAPUN untuk'nya', nyatanya : manusia tetap menderita. bukti besar bahwa 'dia' bukan hanya tidak bisa berpikir tapi juga tidak punya perasaan.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: HokBen on 04 July 2008, 12:38:42 PM
SET "Tuhan" MODE = ON

 [at] kokuzo..
itu semua karena "cobaan", "ujian"... lha programmer aja bikin ada QC dulu, Aku bikin manusia juga butuh QC dg...
itu semua karena ente2 tidak datang padaKu... masa Aku harus datengin ente2 semua.. ABCD ( Aduh Bo.. Capek Dh.. )

salah ente2 juga doanya pake bahasa Indonesia, ente harus tau yah, Aku ini cuma bisa bahasa Ibrani, Arab, sama Aramik, selain itu Aku ga ngerti...

perang? kriminalitas? ya.. namanya juga Aku kadang ga ada kerjaan.. iseng2 dikit boleh dg....
ok??? peace man... Aku mau balik ke Chamber of Creation dulu yah... mau ciptain yg laen2 lagi...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 04 July 2008, 12:45:26 PM
Tambahan, di agama tetangga kita berbuat seumur hidup kita tapi tidak mengenal dia maka hukuman neraka abadi lah ganjarannya, sungguh keadilan yang patut dipertanyakan keadilannya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 04 July 2008, 04:13:08 PM
Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak ada seorangpun yang dapat menuju kepada Bapa jika tidak melalui aku.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 04 July 2008, 04:16:01 PM
???
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 04 July 2008, 04:24:20 PM
Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak ada seorangpun yang dapat menuju kepada Bapa jika tidak melalui aku.

om kar....egois banget kamu yah...aku mau ketemu ama papa kamu aja susahnya minta ampun mesti birokrasi dulu ke kamu....haih...kapan nih baru bisa ketemu,ga boleh langsung yah  :P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: HokBen on 04 July 2008, 04:26:07 PM
Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak ada seorangpun yang dapat menuju kepada Bapa jika tidak melalui aku.

om kar....egois banget kamu yah...aku mau ketemu ama papa kamu aja susahnya minta ampun mesti birokrasi dulu ke kamu....haih...kapan nih baru bisa ketemu,ga boleh langsung yah  :P

Mana boleh langsung...
Segala sesuatu itu ada protapnya...
Biar terkesan profesional gitu...

Lagian kan si Bapak sibuk, jadi ya kalo yg cemen2 biar si Anak dh yg ngurus dulu..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Lily W on 04 July 2008, 04:27:43 PM
Kalo si Bapak sibuk.... ama mami aja... :)) :)) :))

_/\_ :lotus:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 04 July 2008, 04:57:10 PM
 :-?

 :outoftopic:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sumedho on 04 July 2008, 06:01:48 PM
:backtotopic:

thanks to om yong
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SandalJepit on 04 July 2008, 09:55:27 PM
Hmmm, bagaimana dengan Sang Buddha ya?
Beliau selalu bertentangan dengan pandangan salah. Mengatakan sesuatu yang salah sebagai pandangan salah, dan yang benar sebagai pandangan benar.

Seperti saya pernah katakan, perkataan dan ajaran itu ditujukan untuk murid (intern yang sudah menerima ajaran Buddha sebagai yang cocok), tidak ditujukan untuk menunjuk orang lain sebagai 'sesat'.
Misalnya dalam intern orang yang percaya pada kamma, tentu pandangan tentang 'tidak adanya perbuatan' adalah pandangan salah/keliru. Tetapi orang yang percaya pada kamma, tidaklah tepat untuk kemudian mendatangi aliran yang mengajarkan 'tidak adanya perbuatan' dan menghakimi sebagai sesat.
Biarlah masing2 orang menjalankan apa yang diyakini sebagai benar dan menghindar sesuatu yang diyakini sebagai tidak benar.

Saya juga pernah tulis bahwa Buddha kalau mendatangi aliran lain, maka menggunakan ajaran orang lain itu sebagai 'dugaan benar sementara', bukan meletakkan ajaran Buddha sendiri untuk menyerang orang lain.
Saya berikan lagi contohnya, ketika Buddha mengunjungi pertapa Nigrodha, maka Buddha mengasumsikan pertapaan sejati adalah menyiksa diri. Kemudian Buddha bertanya apakah jika menyiksa diri sudah dijalankan tetapi masih penuh kebencian, apakah kehidupan pertapaannya masih murni. Di situlah Nigrodha sadar sendiri akan kesalahannya. Kita lihat Buddha sama sekali tidak membawa ajarannya (dari kamma, dukkha, paticca samuppada, dsb).


bagus sekali pandangan bro Kainyn. nah sehubungan dengan "Tuhan" di aliran maitreya, bagaimana sebaiknya membawa Dharma kepada mereka?  Dengan demikian diskusi tentang aliran maitreya bisa membawa manfaat...
mungkin dimulai dengan LaoMu ditinjau dari agama Buddha? tapi saya berharap diskusi yang positif, tanpa menyerang aliran lain.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 05 July 2008, 01:27:02 AM
Bahas Maitreya jadi bahas Anak Bapa... :)) :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: K.K. on 05 July 2008, 10:36:47 AM
SandalJepit,

Quote
bagus sekali pandangan bro Kainyn. nah sehubungan dengan "Tuhan" di aliran maitreya, bagaimana sebaiknya membawa Dharma kepada mereka?  Dengan demikian diskusi tentang aliran maitreya bisa membawa manfaat...
mungkin dimulai dengan LaoMu ditinjau dari agama Buddha? tapi saya berharap diskusi yang positif, tanpa menyerang aliran lain.

Kalau menurut saya, sama seperti halnya kita mengenalkan dharma kepada umat lain (apakah diakui atau tidak diakui, benar atau sesat), yaitu dengan menunjukkan perilaku yang baik. Tidak perlu "membawa dharma" kepada mereka, karena ini cenderung pada "Buddhanisasi". Ketika orang melihat bagaimana kebijaksanaan dan perilaku baik dari orang yang (benar-benar) menjalankan dharma, maka dengan sendirinya mereka akan tertarik untuk belajar, tanpa merasa dipaksa/diindoktrinasi.

Untuk perbedaan2nya, sudah ada thread di "Buddhisme dengan agama, kepercayaan, tradisi dan filsafat lain -> perbedaan Buddhism dengan Maitreya". Di situ ada point2 tentang perbedaannya, tapi Yong_Cheng katakan ada yang tidak sesuai di situ. Sayangnya Yong_Cheng tidak mau membahasnya, karena khawatir nantinya akan jadi debat yang tidak bermanfaat.


Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: EVO on 05 July 2008, 10:49:05 AM
Bahas Maitreya jadi bahas Anak Bapa...

kan dah ada ibu nop
kalau ngak ada bapa ngak seru
dah ada ibu dan bapa
yah harus ada anak baru lengkap :P

:hammer:....
kaburrr...dulu sebelum kena teguran 'momod' :whistle:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 05 July 2008, 02:59:24 PM
Pada masa lalu, LaoMU disbut bapa. Tp skrng LaoMU disbt Emak, mgkin sesuai kndisi jiwa manusia skrang yg lbh dkat dngan Nyokap.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 05 July 2008, 03:03:59 PM
^ nonsense..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 05 July 2008, 05:31:56 PM
Laomu ada didalam ente , dan ente ada didalam laomu.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 05 July 2008, 05:38:43 PM
Pada masa lalu, LaoMU disbut bapa. Tp skrng LaoMU disbt Emak, mgkin sesuai kndisi jiwa manusia skrang yg lbh dkat dngan Nyokap.

Besok Lao Mu disebut tante :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 05 July 2008, 05:39:46 PM
buktikan kalo lao mu eksis..Gw d dlm lao mu? bearti gw kaga kemana2 donk? bwt apa si lau mo mencari2 gw?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 05 July 2008, 05:47:04 PM
Lao po dimana yak?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 05 July 2008, 05:49:24 PM
Iya juga, aku pun sbnarnya gak thu knapa laomu masih mencari2 ente, atau mencari2 gw. Krna laomu ada disini disono, gak dtang dan pergi. Gw gak thu ya, knapa bs bgtu.
Besok2 laomu jadi anak gw, gw yg jadi bapa
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 05 July 2008, 05:52:01 PM
Lau Mu
Lau Tze
Lau Po
Lau Kung
Lau Ta
Lau Tan
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 05 July 2008, 05:59:36 PM
Lau Tak Wah :))

:backtotopic:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: June on 05 July 2008, 06:14:27 PM
Lao po dimana yak?

Dlm bhs Thai, bhante tuh disebut Lung Pho ya... kl slh...  :P
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 05 July 2008, 08:26:53 PM
wah ot of topek semua..

LaoMu pernah dipelesit oleh nenek gw, jadi LaoHU (tiger) ;)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 06 July 2008, 03:32:44 AM
Dan lao mu bukan buddhis! kasih 1 aja tulisan sutra mahayana ato theravada( yang asli, bukan versi bajakan kyk lu punya) yang ada menyebut kata LAO MU...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 12 July 2008, 04:34:00 PM
Pada masa lalu, LaoMU disbut bapa. Tp skrng LaoMU disbt Emak, mgkin sesuai kndisi jiwa manusia skrang yg lbh dkat dngan Nyokap.

bapak bisa ditukar jadi emak... buat gw bapak ada porsi sendiri... emak ada porsi sendiri... ada satu gak lengkap... ada keduanya baru ok
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 12 July 2008, 04:35:48 PM
Laomu ada didalam ente , dan ente ada didalam laomu.

gw bisa jadi lao mu juga dong yang suatu hari perut gw diciumin orang-orang maitreya  juga

maaf ya kalo rada kasar ngomongnya
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 12 July 2008, 04:37:19 PM
Pada masa lalu, LaoMU disbut bapa. Tp skrng LaoMU disbt Emak, mgkin sesuai kndisi jiwa manusia skrang yg lbh dkat dngan Nyokap.

Besok Lao Mu disebut tante :))

masuk akal, pa. bisa aja loh...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 12 July 2008, 04:38:34 PM
Lao po dimana yak?

Lao pho dirumah dah tua gak boleh banyak jalan. 
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: J.W on 12 July 2008, 05:03:30 PM
Laomu ada didalam ente , dan ente ada didalam laomu.

gw bisa jadi lao mu juga dong yang suatu hari perut gw diciumin orang-orang maitreya  juga

maaf ya kalo rada kasar ngomongnya

:o :o :o ginnyyyy :o :o
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: kyoshota on 15 July 2008, 01:00:05 AM
halo masi ada yg idup gak?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 15 July 2008, 01:12:06 AM
mati aku (http://i269.photobucket.com/albums/jj73/LotharGuard/Lucu/yocifans005.gif) ngejunk lagi... bawa bencana baru buat DC nih...

(http://i269.photobucket.com/albums/jj73/LotharGuard/Lucu/monkey64.gif) maaf lagi suhu... remove aja ngejunknya... dia gak ngerti aturan main disini...

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: truth seeker on 15 July 2008, 03:37:53 PM
Salam,kebetulan saya adalh penganut Buddha aliran Maitreya.sedikit ssaya ceritakan bahwa saya juga merasa agak aneh dgn aliran ini dengan munculnya istilah Lao Mu atau yang dapat dikatakan Tuhan.yang membingungkan adalah ini sangat berbeda dengan ajaran Buddha Gotama yang kurang banyak bercerita mengenai Tuhan.bagaimana menurut teman2 ?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Edward on 15 July 2008, 03:40:27 PM
 [at]  atas..
sudah sangat banyk dibahas d sini...mungkin bisa lihat2 di topik yg bersangkutan...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 15 July 2008, 03:44:46 PM
Salam,kebetulan saya adalh penganut Buddha aliran Maitreya.sedikit ssaya ceritakan bahwa saya juga merasa agak aneh dgn aliran ini dengan munculnya istilah Lao Mu atau yang dapat dikatakan Tuhan.yang membingungkan adalah ini sangat berbeda dengan ajaran Buddha Gotama yang kurang banyak bercerita mengenai Tuhan.bagaimana menurut teman2 ?

Karena entitas Tuhan ini tidak pernah ada,jadi untuk apa Buddha berbohong mengenai adanya Tuhan dan promosi soal Tuhan, baik itu mengenai Ketuhanan, tathagata garbha dan segala tetek bengeknya hanya membuat manusia makin dekil makin kumel oleh adanya Kuasa Tertinggi. so buat apa?

Semua agama berperang gara-gara si tuhan ini, demi sebentuk benda yang tidak eksis manusia menjadi g****k oleh kata tuhan, buat apa?

Pikirkan baik-baik dan ini berlaku kepada Maitreya untuk tidak cari sensasi melalui adanay tuhan.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Amila on 05 August 2008, 05:48:54 PM
Bingungggggg
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 06 August 2008, 12:00:50 AM
Bingungggggg

bingung dimana, Amila ?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: bond on 06 August 2008, 10:58:52 AM
bingung pegangan ginny aja , ada sapu sihirnya :))
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Pitu Kecil on 06 August 2008, 11:03:17 AM
Binggung Ginny lagi gangguin yang lemah (http://i269.photobucket.com/albums/jj73/LotharGuard/Lucu/15527477afd103cb0e.jpg) <= Buktinya
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 06 August 2008, 11:05:01 AM
 :backtotopic:

Bingung kenapa?
Sudah banyak diperdebatkan dari halaman 1 sampai 60+, silahkan dibaca perlahan-lahan.
Atau bingung karena terlalu banyak?  ;D
Kembali ke hati masing-masing saja.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: ryu on 06 August 2008, 11:19:05 AM
Laomu ada didalam ente , dan ente ada didalam laomu.

gw bisa jadi lao mu juga dong yang suatu hari "perut gw diciumin orang-orang maitreya"  juga

maaf ya kalo rada kasar ngomongnya

Gak usah suatu hari, sekarang aja mau gak gin sama gw :)) kakakakak
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Indra on 06 August 2008, 11:24:21 AM
dasar!! si pendiam yang selalu gak tahan melihat peluang
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 07 August 2008, 01:28:06 AM
Laomu ada didalam ente , dan ente ada didalam laomu.

gw bisa jadi lao mu juga dong yang suatu hari "perut gw diciumin orang-orang maitreya"  juga

maaf ya kalo rada kasar ngomongnya

Gak usah suatu hari, sekarang aja mau gak gin sama gw :)) kakakakak

Suhu Medho, pelecehan wanita nih...  :'( :'( :'( :'( :'( :'(

Ntar gw dah jadi Lau mu. patung gw perutnya lu ciumin deh... makanya doain gw cepat jadi Lau mu...  ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ (maaf teman-teman dari maitreya... joke aja)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 07 August 2008, 01:30:00 AM
Binggung Ginny lagi gangguin yang lemah (http://i269.photobucket.com/albums/jj73/LotharGuard/Lucu/15527477afd103cb0e.jpg) <= Buktinya

Kapan gw gangguin yang lemah ?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: hanes on 13 August 2008, 10:53:02 PM
lau mu=tuhan y ?
bukannay tuhan juga muridnya buddha ?
jd ngapain ributin lau mu lg ?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: JackDaniel on 14 August 2008, 07:26:50 PM
Hanes, mungkin ada perlunya buka kembali thread2 yang membahas aliran maitreya dan di kaji 1 per 1
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: darkmarket on 04 October 2008, 06:15:24 AM
sebenernya ini pernah di bahas di forum binaan kr****n ()
sumber thread :  (http://.org/showthread.php?t=47761)
ntah knapa, malah dibiarin aja, gw dah coba kritis, uda 2 id kena banned, dan 1 ip gw di blokir ama admin nya yg kr****n itu, mgkn motif nya ya gitu deh... biar buddha dharma menjadi tersamarkan

berikut ini adalah isi yang di post oleh orang2 yang ngakunya sbg umat buddha T_T
dan TS yang ada di situ ngakunya dapet dari wikipedia, mengenai sanggahan nya bisa liat disana jg...

Quote
Ikuanisme, I Kuan Tao atau Yi Guan Dao (一貫道) adalah aliran agama baru yang bermula dari Tiongkok awal abad ke-20. "I Kuan" berarti persatuan atau kesatuan, sementara Tao berarti jalan, kebenaran atau juga ketuhanan. Di Indonesia sering diterjemahkan sebagai Jalan Ketuhanan. Ajaran Ikuanisme menekankan ajaran moral berasal dari Tiongkok, menggabungkan aliran Konfusianisme, Taoisme and Buddha. Ikuanisme bukan aliran atau kepercayaan Taoisme.

Aliran Ikuantaoisme di Indonesia dikenal sebagai agama Buddha Maitreya. Aliran ini berkembang di Indonesia berasal dari Taiwan sekitar tahun 1950-an. Di Taiwan, aliran ini berdiri sendiri sebagai sebuah agama baru dan tidak mendompleng agama Buddha.



Sejarah

Aliran Ikuanisme menyatakan bahwa pencipta alam semesta, bumi dan seluruh mahluk hidup adalah Tuhan yang berupa seorang Ibunda yang disebut Lao Mu. Lingkaran hidup bumi dan alam semesta adalah 108 000 tahun, dan kita berada dalam zaman terakhir (kiamat) dimana manusia telah hidup 60 000 tahun. Anak-anak Lao Mu karena telah terlalu lama di bumi, tersesat dalam hidup duniawi, terjerumus dalam dosa menyebabkan mereka hidup dalam roda reinkarnasi dan tidak bisa kembali ke Surga. Lao Mu sangat merindukan anak-anaknya di bumi ini, dan mengutus 10 Buddha untuk menyelamatkan anak-anaknya di bumi. 7 Buddha pertama telah datang saat bermulanya kebudayaan manusia, dan 3 Buddha terakhir mengemban tugas penyelamatan. Sehingga dibagi 3 zaman: Zaman Hijau, Merah, dan Putih. Buddha Dipamkara diutus saat Zaman Hijau (sekitar 3000 SM) sampai lahirnya Siddharta Buddha. Zaman Merah bermula dengan diutusnya Siddharta Gautama. Zaman Putih atau zaman terakhir (kiamat) bermula saat Buddha Maitreya diutus. Menurut Ikuanisme Buddha Maitreya telah datang ke dunia sebagai Guru ke-17 Lu Zhong I.

Sejarah resmi Ikuanisme membagi perkembangan Tao dalam 3 periode. Periode pertama disebut sebagai 18 Sesepuh Pertama dari Timur, yang bermula dari awal adanya manusia. Sesepuh pertama adalah Fu Shi, tokoh mistis dari Tiongkok, pencipta pa kwa (8 triagram). Kemudian berlanjut ke tokoh mitos dan sejarah: Shen Nong (penemu pertanian), Huang Ti (Kaisar Kuning), diteruskan ke raja-raja Tiongkok, sampai Kong Hu Cu, dan terakhir Lau Ce (Penulis Tao Te Ching). Dikatakan bahwa karena perang saudara di daratan Tiongkok, menyebabkan Lao Ce membawa Tao ke India dan meneruskan ke Siddharta Gautama. Di sini bermula periode ke-2 yang disebut 28 Sesepuh dari Barat, bermula dari Siddharta Gautama, diteruskan ke Mahakasyapa, dan menurut aliran Zen sampai terakhir Bodhidharma. Bodhidharma dikatakan membawa Tao kembali ke Tiongkok, dan bermulalah periode ke-3: 18 Sesepuh Terakhir dari Timur. Bermula dari Bodhidharma sampai sesepuh ke-6 Hui Neng (sama seperti aliran Zen). Dari sesepuh ke-7 bermula nama-nama dari sekte atau aliran bawah tanah Tiongkok. Guru ke-9 yang bernama Huang Te Hui 黃德輝 (1624-1690) adalah juga pendiri sekte "Shien Thien Tao" 先天道 (atau Jalan Surga Pertama). Aliran Shien Thien Tao masih ada di Indonesia dalam bentuk kelenteng kelenteng yang dipegang oleh Bhiksuni (Chai Ma). Sehingga disebutlah Ikuanisme bercabang dari Shien Thien Tao. Dokumen dinasti Ching yang ditemukan belakangan ini menunjukkan bahwa Wang Cue Yi 王覺一, sesepuh ke-15, mendirikan aliran "I Kuan Ciao" (Agama I Kuan) di zaman dinasti Ching (sekitar tahun 1850). Sejarah Ikuantaoisme menunjuk ke sesepuh ke-17 Lu Chong I 路中一 sebagai jelmaan Buddha Maitreya, merupakan awal Zaman Putih (Kiamat) di tahun 1905.

Ikuanisme mulai berkembang pesat saat sesepuh ke-18 Chang Thien Ran 張天然 memegang pemimpin. Chang lahir tahun 1889 pada tanggal Imlek 19 bulan 7, di Ji Ning, propinsi Shan Tong. Chang mengikuti aliran I Kuan Tao sejak tahun 1914. Sesepuh ke-17 Lu Zhong I yang dipercayai adalah jelmaan Maitreya melihat talenta Chang. Dan setelah meninggalnya sesepuh ke-17 tahun 1925, Chang diangkat menjadi sesepuh ke-18 tahun 1930. Chang dikatakan sebagai jelmaan Ci Kung, Buddha Sinting, atau disebut Buddha Hidup. Chang Thien Ran disebut sebagai Se Cun 師尊 (Bapak Guru Agung). Chang dikatakan atas mandat Lao Mu, menikahi Sun Su Chen 孫素真 yang disebut sebagai jelmaan Bodhisatwa Yek Huei 月慧菩薩 (Dewi Bulan Bijaksana). Sun Su Chen besama Chang Tien Jan menjabat sebagai sesepuh ke-18 I Kuan Tao. Sun dihormati sebagai Se Mu 師母(Ibu Guru Suci).

Ikuanisme menyebar pesat dari tahun 1930 sampai 1936. Dari tahun 1937-1947 selama kekuasaan Jepang, Ikuanisme juga berhasil menarik penganut dari utara, tengah sampai selatan Tiongkok. Chang Tien Ran meninggal tahun 1947 saat komunis mulai berkuasa di Tiongkok.

Dengan meninggalnya Chang, dan berkembangnya Komunis di China, Ikuanisme tidak dalam keadaan yang bersatu. Para muridnya secara tersendiri melarikan diri ke Hong Kong dan Taiwan. Sun Su Cen (Se Mu) mengambil alih kedudukan dan membawa ajaran Ikuanisme ke Hong Kong dan Taiwan. Dari Taiwan I Kuan Tao berkembang pesat dan menyebar ke Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand). Sementara itu, para murid Chang secara individual menyebarkan ajaran I Kuan Tao, sehingga muncul kelompok-kelompok Ikuanisme dengan sesepuh atau pemimpin yang berbeda-beda. Di Taiwan, Ikuanisme mulai resmi diakui pemerintah sejak tahun 1987.

(http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/c/c8/Zgb.jpg/150px-Zgb.jpg)
Chang Thien Ran, Bapak I Kuan Tao


Aliran Buddha Maitreya di Indonesia

Aliran Ikuanisme bermula di Indonesia di tahun 1949 di Malang oleh seorang pengikut I Kuan Tao dari Taiwan bernama Tan Pik Ling (Hokkian) atau Chen Po Ling (Mandarin) atau dikenal sebagai Maitreyawira (Indonesia). Tan adalah seorang dokter gigi, pertama sekali datang ke Indonesia sejak tahun 1930. Beliau dikatakan diutus oleh Se Mu (Ibu Guru Suci) dan Pan Hua Ling 潘華齡 pemimpin Kelompok Pau Kuang 寶光組. Sejarah lain dari kelompok Pau Kuang Cien Te 寶光建德 mengatakan bahwa sesepuh Li Su Ken 呂樹根 mengutus Tan Pik Ling ke Indonesia. Vihara Maitreya pertama didirikan di Malang bernama Chiao Kuang di tahun 1950. Vihara ini adalah Fo Tang 佛堂 pertama yang berdiri di luar China dan Taiwan. Di bawah pimpinan Tan, Ikuanisme (Buddha Maitreya) berkembang pesat ke Surabaya, Jakarta, Medan, Pontianak dan seluruh Indonesia. Tan meninggal tahun 1985. Di Indonesia, I Kuan Tao menempel sebagai agama Buddha, karena pemerintah hanya mengakui 5 agama resmi. Sehingga di Indonesia Buddha Maitreya muncul sebagai aliran agama Buddha, membentuk Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (MAPANBUMI) dan bernaung di bawah Walubi.

Se Mu 師母(Ibu Suci) sewaktu di Taiwan berada di bawah asuhan Wang Hao Te 王好德(atau sesepuh Ong) selama 11 tahun, Wang sendiri adalah pengikut kelompok Pao Kuang 寶光組. Dengan meninggalnya Se Mu 4 April 1975, Wang Hao Te mengaku sebagai penerus asli Ikuanisme yang diangkat oleh Se Mu. Hanya melalui beliau Kuasa Firman Tuhan Tien Ming dapat diberikan, Sesepuh Ong mengaku sebagai penerus Benang Emas yang sejati. Banyak kelompok I Kuan Tao yang menolak sehingga Wang Hao Te membentuk aliran sendiri yang disebut Tao Agung Maitreya 彌勒大道. Tan Pik Ling di Indonesia yang juga pengikut kelompok Pao Kuang memutuskan untuk bergabung dengan Wang Hao Te. Ikuanisme membentuk organisasi sendiri dengan kantor pusat di El Monte, California, pada tahun 2000 membentuk organisasi I Kuan Tao Indonesia dan Yayasan Eka Dharma (dari kelompok Pau Kuang Cien Te). I Kuan Tao tidak mengakui aliran Maitreya dan sebaliknya juga. Namun aliran Buddha Maitreya di Indonesia jauh lebih pesat dan lebih banyak pengikutnya daripada I Kuan Tao.

Aliran Buddha Maitreya berkembang sebagai agama unik Indonesia. Aliran ini mengadopsi istilah-istilah Indonesia dan Sansekerta Buddha. Disebabkan juga oleh tekanan pemerintah ORBA yang melarang penggunaan bahasa Mandarin, liturgi dan upacara keagamaan juga menggunakan Bahasa Indonesia. Larangan juga untuk menggunakan patung-patung non-buddhis (seperti Kuan Kong). Dalam era reformsi sekarang, vihara Maitreya kembali lebih bebas menggunakan bahasa Mandarin. Vihara Maitreya di Indonesia juga unik, berciri khas tercantum kalimat "Tuhan Maha Esa" dan mengikuti perayaan Buddha seperti Waisak, Kathina, dan menggantungkan gambar Siddharta Buddha. Ciri-ciri ini jarang ditemukan di vihara Maitreya di Taiwan, karena I Kuan Tao mengajarkan bahwa agama Buddha telah ketinggalan zaman, dan sekarang adalah zaman Buddha Maitreya. Vihara Maitreya sekarang lebih bebas mengekspresikan sebagai aliran Maha Tao, bentuk umum Vihara yaitu Buddha Maitreya di tengah, di kiri dan kanan foto "Se Cun" and "Se Mu" dengan tambahan gambar Sang Buddha (Siddharta Gautama) di beberapa Vihara Maitreya.

Aliran Maitreya dan Ikuanisme sama-sama menganut ajaran Sang Buddha Siddharta Gautama, mereka tidak memandang pantang-pantang yang biasanya dipercayai oleh umat Buddha awam. Berbagai doktrin dan filosofi dipelajari serta diajarkan kepada umatnya, termasuk falsafah Konfusius dan filosofi/akhlak kehidupan seperti San Zi Jing (三字经/三字經). Pengikutnya ditekankan untuk menghormati kepercayaan dan penganut Agama lainnya. Bagi pengikut Buddha Indonesia yang telah memahami secara mendalam tentang ajaran/falsafah Buddha, mereka pasti mengatakan bahwa aliran Maitreya juga termasuk Buddha yang resmi, karena semua ajaran yang diajarkan kepada umatnya berdasarkan pada doktrin yang diajarakan oleh Sang Buddha juga. Aliran Maitreya juga diterima baik oleh karangan masyarakat di Amerika Serikat.

Aliran Maitreya berkembang paling pesat di antara aliran Buddha di Indonesia. Para pengikut aliran Maitreya dianjurkan untuk menjadi vegetarian, dan menyebarkan ajaran ini dengan membawa teman atau saudara untuk memohon jalan ketuhanan.


(http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/7/7a/Vihara_maitreya.jpg/200px-Vihara_maitreya.jpg)
Vihara maitreya indonesia



Tiga Mustika

Para pengikut aliran Ikuanisme atau Buddha Maitreya dianjurkan untuk mengajak teman dan saudara untuk "dibaptis" atau memohon Jalan Ketuhanan 求道 Chiu Tao. Upacara dhiksa firmani (pembaptisan) dipimpin oleh seorang pandita 點傳師 ("Tien Cuan Se") yang dipercayai memegang "Kuasa Firman Tuhan" 天命(Thien Ming). Dengan dhiksa pengikut baru akan diberikan Tri Mustika 三寶 San Pao yang tidak boleh diceritakan kepada orang lain. Tri Mustika tersebut yakni:

    * Membuka Pintu Suci atau 玄關 Sien Kuan, adalah titik di pusat muka yang dipercayai adalah tempat dimana hati nurani seseorang tinggal, juga merupakan pintu keluar roh untuk kembali ke surga.

    * Ucapan Suci Khou Cue 口訣, berupa 5 kata yang dapat memanggil bantuan para dewa di saat kesusahan atau malapetaka.

    * Pertanda Suci atau Mudra He Tung 合同, berupa lipatan tangan: tangan kiri (simbol kebaikan) berada di luar menutupi tangan kanan (simbol kejahatan), melipat jari, dan meletakkan di depan dada. Mudra atau simbol ini menandakan pengikut Maitreya (anak Lao Mu) untuk melewati 9x9 bencana terakhir.

Dengan Tri Mustika ini, para pengikut Ikuanisme diyakinkan bahwa mereka akan naik ke surga sewaktu meninggal dengan bukti bahwa mayat orang yang telah di-dhiksa akan lemas dan tidak kaku.


INfo lebih jelas
klik disini.. (http://"http://id.wikipedia.org/wiki/Ikuanisme")


kebetulan saya juga aliran ini..

hehehehe/gg/gg

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: sobat-dharma on 04 October 2008, 01:19:32 PM
Saya pernah ikut Ikuantao.

Kesimpulan: bukan bagian dari Buddhisme. Lebih mirip konfucius campur kepercayaan mistik berbau taoisme. Kecuali kerakusannya dalam mengeruk uang dari kantong penganutnya, aliran ini berfokus pada ajaran moral yang kaidahnya nggak terlalu buruk. Mungkin ajaran yang paling buruk dari kelompok ini adalah paham rasialisme di mana mengganggap orang Tionghoa adalah umat pilihan. Menurut mereka, orang bukan Tionghoa sulit mencapai Nirvana :))))))

Penipuan dalam menciptakan efek samping kepatuhan pengikutnya sering dilakukan, tapi hal ini nggak beda dengan yang dilakukan oleh banyak agama lainnya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 09 October 2008, 09:47:50 PM
SEBENARNYA MASIH BANYAK TERDAPAT PERTANYAAN KEPADA ALIRAN MAITREYA YANG BELUM DIJAWAB DIANTRANYA;

1. DALAM ALIRAN MAITREYA MENYEBUTKAN SEORANG ARAHAT MASIH BLUM MENCAPAI NIBBANA. PENCAPAIANNYA HANYA SEBATAS ALAM ETER YANG BELUM BEBAS KELAHIRAN KEMBALI KARENA MASIH BELUM CIU TAO. KARENA INI MEMBINGUNGKAN DAN TIDAK SESUAI DENGAN AGAMA BUDDHA.

2. ABAD 21 ADALAH ABAD MAITREYA, DAN MASA PANCARAN PUTIH.
DAN 10 TINGKAT ALAM, DARI BUDDHA, PACCEKA BUDDHA, SAVAKA BUDDHA, BODHISATVA ARAHAT DEVA, MANUSIA SAMPAI NERAKA, AKAN DISISAKAN TINGGAL 2 ALAM KEHDIPAN YAITU ALAM MANUSIA DAN NERAKA.
DIMANA PARA BUDDHA, BODHISATVA DEWATA BERKUMPUL SEMUA DIBUMI SUCI PANCARAN PUTIH MAITREYA SELAMA 10800 TAHUN, DAN SISANYA KE ALAM NERAKA....
INI JUGA MEMBINGUNGKAN?

3. PARA BUDDHA DARI ZAMAN DULU2, SEPERTI SAKYAMUNI SENDIRI, DLL, SEMUA HARUS TERLAHIR KEMBALI UNTUK MEMBANTU MISI SUCI MAITREYA, DAN MLAI DARI NOL BERJUANG, APABILA GAGAL, STATUS MREKA AKAN TURUN DERAJAT ATAU MENJADI MANUSIA AWAM LAGI, DAN MASUK DALAM RODA SAMSARA LAGI.
INI MEMBINGUNGKAN?

4. ORANG CIUTAO AKAN KE NIRVANA DAN TERBEBAS SAMSARA TETAPI??
BILA MELANGGAR TITAH PANDITA TIDAK TAAT ATASAN, MAKA AKAN MASUK KE NIRWANA TINGKAT RENDAH(RUANG PERTOBATAN, PENJARA LANGIT)
BILA MELANGGAR IKRAR VEGETRAIAN DAN MAKAN DAGING LAGI, HUKUMANNYA KE NERAKA AVICCCI........
SUNGGUH KONTRADIKTIF, PERTAMA X AJAK CIUTAO JANJINYA NIRVANA,
SETELAH SEKIAN LAMA JADI ANGGOTA, MALAH ADA POTENSI MASUK NERAKA AVICCCI.....
TIDAK PASTIII...

BERSAMBUNG...........
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 10 October 2008, 01:51:46 AM
Benar-benar jelas Thx. kemarin gw dapat info sepenggal-sepengal dari umat M. berarti diluaran mereka punya nama sendiri. cuma di Indonesia pinjam nama agama Buddha. skrg udah ngerti cuma pinjam kan?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Forte on 10 October 2008, 07:39:51 AM
SEBENARNYA MASIH BANYAK TERDAPAT PERTANYAAN KEPADA ALIRAN MAITREYA YANG BELUM DIJAWAB DIANTRANYA;

1. DALAM ALIRAN MAITREYA MENYEBUTKAN SEORANG ARAHAT MASIH BLUM MENCAPAI NIBBANA. PENCAPAIANNYA HANYA SEBATAS ALAM ETER YANG BELUM BEBAS KELAHIRAN KEMBALI KARENA MASIH BELUM CIU TAO. KARENA INI MEMBINGUNGKAN DAN TIDAK SESUAI DENGAN AGAMA BUDDHA.

2. ABAD 21 ADALAH ABAD MAITREYA, DAN MASA PANCARAN PUTIH.
DAN 10 TINGKAT ALAM, DARI BUDDHA, PACCEKA BUDDHA, SAVAKA BUDDHA, BODHISATVA ARAHAT DEVA, MANUSIA SAMPAI NERAKA, AKAN DISISAKAN TINGGAL 2 ALAM KEHDIPAN YAITU ALAM MANUSIA DAN NERAKA.
DIMANA PARA BUDDHA, BODHISATVA DEWATA BERKUMPUL SEMUA DIBUMI SUCI PANCARAN PUTIH MAITREYA SELAMA 10800 TAHUN, DAN SISANYA KE ALAM NERAKA....
INI JUGA MEMBINGUNGKAN?

3. PARA BUDDHA DARI ZAMAN DULU2, SEPERTI SAKYAMUNI SENDIRI, DLL, SEMUA HARUS TERLAHIR KEMBALI UNTUK MEMBANTU MISI SUCI MAITREYA, DAN MLAI DARI NOL BERJUANG, APABILA GAGAL, STATUS MREKA AKAN TURUN DERAJAT ATAU MENJADI MANUSIA AWAM LAGI, DAN MASUK DALAM RODA SAMSARA LAGI.
INI MEMBINGUNGKAN?

4. ORANG CIUTAO AKAN KE NIRVANA DAN TERBEBAS SAMSARA TETAPI??
BILA MELANGGAR TITAH PANDITA TIDAK TAAT ATASAN, MAKA AKAN MASUK KE NIRWANA TINGKAT RENDAH(RUANG PERTOBATAN, PENJARA LANGIT)
BILA MELANGGAR IKRAR VEGETRAIAN DAN MAKAN DAGING LAGI, HUKUMANNYA KE NERAKA AVICCCI........
SUNGGUH KONTRADIKTIF, PERTAMA X AJAK CIUTAO JANJINYA NIRVANA,
SETELAH SEKIAN LAMA JADI ANGGOTA, MALAH ADA POTENSI MASUK NERAKA AVICCCI.....
TIDAK PASTIII...

BERSAMBUNG...........
Caps Lock Off please..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 10 October 2008, 08:50:48 AM
1. DALAM ALIRAN MAITREYA MENYEBUTKAN SEORANG ARAHAT MASIH BLUM MENCAPAI NIBBANA. PENCAPAIANNYA HANYA SEBATAS ALAM ETER YANG BELUM BEBAS KELAHIRAN KEMBALI KARENA MASIH BELUM CIU TAO. KARENA INI MEMBINGUNGKAN DAN TIDAK SESUAI DENGAN AGAMA BUDDHA.

Pernyataan ini tidak salah karena berasal dari paham Mahayana mengenai konsep pencapaian seorang Arahat dan Bodhisattva.

2. ABAD 21 ADALAH ABAD MAITREYA, DAN MASA PANCARAN PUTIH.
DAN 10 TINGKAT ALAM, DARI BUDDHA, PACCEKA BUDDHA, SAVAKA BUDDHA, BODHISATVA ARAHAT DEVA, MANUSIA SAMPAI NERAKA, AKAN DISISAKAN TINGGAL 2 ALAM KEHDIPAN YAITU ALAM MANUSIA DAN NERAKA.
DIMANA PARA BUDDHA, BODHISATVA DEWATA BERKUMPUL SEMUA DIBUMI SUCI PANCARAN PUTIH MAITREYA SELAMA 10800 TAHUN, DAN SISANYA KE ALAM NERAKA....
INI JUGA MEMBINGUNGKAN?


ini tercampur dengan Teologi dan revelation berdasarkan Taoisme dan Konfusianisme.

3. PARA BUDDHA DARI ZAMAN DULU2, SEPERTI SAKYAMUNI SENDIRI, DLL, SEMUA HARUS TERLAHIR KEMBALI UNTUK MEMBANTU MISI SUCI MAITREYA, DAN MLAI DARI NOL BERJUANG, APABILA GAGAL, STATUS MREKA AKAN TURUN DERAJAT ATAU MENJADI MANUSIA AWAM LAGI, DAN MASUK DALAM RODA SAMSARA LAGI.
INI MEMBINGUNGKAN?


ini hanya ajakan agar Buddhist yang mainstream mau membantu Maitreya dalam menyebarkan agamanya.

4. ORANG CIUTAO AKAN KE NIRVANA DAN TERBEBAS SAMSARA TETAPI??
BILA MELANGGAR TITAH PANDITA TIDAK TAAT ATASAN, MAKA AKAN MASUK KE NIRWANA TINGKAT RENDAH(RUANG PERTOBATAN, PENJARA LANGIT)
BILA MELANGGAR IKRAR VEGETRAIAN DAN MAKAN DAGING LAGI, HUKUMANNYA KE NERAKA AVICCCI........
SUNGGUH KONTRADIKTIF, PERTAMA X AJAK CIUTAO JANJINYA NIRVANA,
SETELAH SEKIAN LAMA JADI ANGGOTA, MALAH ADA POTENSI MASUK NERAKA AVICCCI.....
TIDAK PASTIII...


Rekayasa segelintir kelompok agar umatnya tak kabur.

Btw,Jhonson udah pindah agama yah gosipnya?

Insya Auloh lancar-lancar dan langgeng.





Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 11 October 2008, 02:56:55 PM
Bersambung. . .

5. Silsilah kepatriatan guru waris pewaris ajaran dharma hati, masih patut dipertanyakan??
Karena sepuh huineng hdup pada abad ketujuh, apabila satu guru harus bertemu dngan guru berikut untuk memberikan pewaris ajaran esoteris, maka untuk sampai ke guru shecun shemu pada abad 20, maka usia rata2 setiap guru mestinya harus mencapai 150 tahun, apabila tidak maka akan terdapat selisih tahun sangat besar, mgkin hampir sekitar 5 abad.

6. Laomu sebagai tuhan, tampak lemah tak berdaya, tampak seperti tidak mahakuasa dan tidak mahatahu. Hal ini dpat dibaca lewat amanat laumu, yang betapa suka menangis dan tak berdaya kpada manusia...
Mengapa umat maitreya masi beriman dan percaya kepada tuhan yang lemah dan cengeng seperti itu??
Untuk apa beriman dan berdoa dan percaya kepada laumu yang tidak berdaya itu??

7. Orang yang sudah ciutao sebenarnya kepastian alam kehdupan berikut/tujuan yg pasti kemana?
Karena belum jelas, ada yg mengatakan ke nirwana? Ke surga tusita, ke terlahr lg ke bumi suci(abad 22), ke penjara lngit, ke neraka avicci??
Semua serba tidak pasti. . .Pikiran akan hal tsb pun ikutmenjadi bercabang2,
serba kacau.

Bersambung
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: SaddhaMitta on 12 October 2008, 02:54:48 AM
ya.. ditunggu sambungannya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 12 October 2008, 07:47:21 AM
Keyakinan aliran maitreya.

Abad ini adalah merupakan abad pengadilan akhir zaman.
Abad ini adalah abad akhir zaman bagi tatanan kehidupan manusia yang penuh perbedaan, peperangan, pertikaian karena perbedaan, 3 akar kejahatan, dan segala penderitaan. Abad ini merupakan akhr zaman bagi kehidupan sejarah yang penuh darah. Tetapi merupakan awal bagi zaman baru, abad baru, sampai selamalamanya bagi kehidupan manusia yang beradab, maju, bernurani, tiada perbedaan, tanpa sakit penyakit, tanpa 3 akar kejahatan, dsb. Seluruh dunia adalah one family, satu dunia adalah taman sukacita semesta, dunia ini adalah surga, surga bersatu dngan dunia. Nirvana adalah dunia sukhavati maitreya.
5 tingkatan alam sugatiloka, dari alam buddha sampai dewata akan melebur menjadi satu alam yaitu dunia sukhavati maitreya.
2 alam penderitaan akan melebur menjadi satu dngan neraka.
Sehingga dikatakan 10 tingkatan alam akan dilebur laumu menjadi 2 alam(yaitu surga/dunia sukhavati dan alam neraka)
(berarti surga catumaharajika,tavatimsa, tusita dsb, lenyap dong???)
dan abad maitreya akan mulai terbentuk pada abad 21 ini, dan menjadi bumi sukhavati pada abad 22 sampai selamanya(terbentuk setelah hari pengadilan akhir zaman.
Ini disamakan dalam ayat injil yg menyebut bertobatlah , sebab kerajaan TUHAN sudah dekat.
abad maitreya antara lain bercirikan jalan raya datar, mulus, kota2 gemerlapan, bnyk gedung2 tinggi, berteknologi sangat canggih, akan muncul butiran emas shngga tanahnya emas permata, pohon2 yang indah berbuah setiap habis petik dan sejuta keajaiban dan keindahan, ini berkat daya sakti maitreya.(koment; kota ketumatì belum ada tuh???)
Lubang ozon kembali utuh berkat kekuatan maitreya.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 12 October 2008, 08:10:50 AM
Umur manusia pancaran putih diabad maitreya
adalah 10800 tahun yang dapat berarti 10000+800 thn, dan juga berarti kekal abadi. Sulit membyang manusia dapat hdup kekal. Dunia pancaran putih hampir sama dngan pandangan umat nasrani yang menyatakan akan adanya langit baru, bumi yg baru, manusia baru, tidak ada tangisan, dukacita, tidak ada perkabungan, segala yang lama sudah berlalu.
 aliran maitreya selalu menanamkan pedoman dunia adalah satu keluarga tanpa pandang status, bhasa, ras dan bangsa, karena semua manusia adalah anak2 laumu, bahkan binatang adalah anak2 laumu.
Menanamkan paham ajaran nurani saling hormat, kasih mengasih, saling mengalah, mengash alam, mencintai alam, memuliakan kehidupan manusia maupun binatang.
Menanamkan paham secara konsisten ajaran moralitas dan etika kpada umat.

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 12 October 2008, 08:40:59 AM
Masi mengenai keyakinan alrn maitreya(sebatas pengetahuan ku).

Segala pengorbnan umat maitreya baik materi maupun non materi, semangat, keringat, airmata, brkorbn vegetarian, dan smua yg menyangkut kebaikan misi maitreya, brkorban harga diri karena dibilang pengkut sesat, dsb)maka dngan pengorbanan itu, mampu membayar bnyak dosakarma pd khdupan lampau dan segala pengorbanan tsb akan diupah dngan pahala besar hngga pahala bersama sama ini mampu membuat mereka menikmati kebahagian kekal ditanah maitreya(bumi suci)..Koment; dunia itu tidak kekal, bgaimana mgkin ada kebahagiaan kekal? ? ?
Pengorbanan2 ini demi misi maitreya disebut garuka kamma, karma baik yang sangat besar.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: johan3000 on 12 October 2008, 08:45:53 AM
1. DALAM ALIRAN MAITREYA MENYEBUTKAN SEORANG ARAHAT MASIH BLUM MENCAPAI NIBBANA. PENCAPAIANNYA HANYA SEBATAS ALAM ETER YANG BELUM BEBAS KELAHIRAN KEMBALI KARENA MASIH BELUM CIU TAO. KARENA INI MEMBINGUNGKAN DAN TIDAK SESUAI DENGAN AGAMA BUDDHA.

Pernyataan ini tidak salah karena berasal dari paham Mahayana mengenai konsep pencapaian seorang Arahat dan Bodhisattva.

2. ABAD 21 ADALAH ABAD MAITREYA, DAN MASA PANCARAN PUTIH.
DAN 10 TINGKAT ALAM, DARI BUDDHA, PACCEKA BUDDHA, SAVAKA BUDDHA, BODHISATVA ARAHAT DEVA, MANUSIA SAMPAI NERAKA, AKAN DISISAKAN TINGGAL 2 ALAM KEHDIPAN YAITU ALAM MANUSIA DAN NERAKA.
DIMANA PARA BUDDHA, BODHISATVA DEWATA BERKUMPUL SEMUA DIBUMI SUCI PANCARAN PUTIH MAITREYA SELAMA 10800 TAHUN, DAN SISANYA KE ALAM NERAKA....
INI JUGA MEMBINGUNGKAN?


ini tercampur dengan Teologi dan revelation berdasarkan Taoisme dan Konfusianisme.

3. PARA BUDDHA DARI ZAMAN DULU2, SEPERTI SAKYAMUNI SENDIRI, DLL, SEMUA HARUS TERLAHIR KEMBALI UNTUK MEMBANTU MISI SUCI MAITREYA, DAN MLAI DARI NOL BERJUANG, APABILA GAGAL, STATUS MREKA AKAN TURUN DERAJAT ATAU MENJADI MANUSIA AWAM LAGI, DAN MASUK DALAM RODA SAMSARA LAGI.
INI MEMBINGUNGKAN?


ini hanya ajakan agar Buddhist yang mainstream mau membantu Maitreya dalam menyebarkan agamanya.

4. ORANG CIUTAO AKAN KE NIRVANA DAN TERBEBAS SAMSARA TETAPI??
BILA MELANGGAR TITAH PANDITA TIDAK TAAT ATASAN, MAKA AKAN MASUK KE NIRWANA TINGKAT RENDAH(RUANG PERTOBATAN, PENJARA LANGIT)
BILA MELANGGAR IKRAR VEGETRAIAN DAN MAKAN DAGING LAGI, HUKUMANNYA KE NERAKA AVICCCI........
SUNGGUH KONTRADIKTIF, PERTAMA X AJAK CIUTAO JANJINYA NIRVANA,
SETELAH SEKIAN LAMA JADI ANGGOTA, MALAH ADA POTENSI MASUK NERAKA AVICCCI.....
TIDAK PASTIII...


Rekayasa segelintir kelompok agar umatnya tak kabur.

Btw,Jhonson udah pindah agama yah gosipnya?

Insya Auloh lancar-lancar dan langgeng.


Analisa manteb banget bro nyanadhana,

sepengetahuan saya berkumpul dgn mereka....
kebanyakan lebih "sopan dan good customer services"....
makanan yg dihidangkanpun juga mantep...(terutama yg di Taiwan)...

jadi selalu ada saja point2 positif yg bisa kita belajar dari orang lain...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: johan3000 on 12 October 2008, 09:05:59 AM
Salam,kebetulan saya adalh penganut Buddha aliran Maitreya.sedikit ssaya ceritakan bahwa saya juga merasa agak aneh dgn aliran ini dengan munculnya istilah Lao Mu atau yang dapat dikatakan Tuhan.yang membingungkan adalah ini sangat berbeda dengan ajaran Buddha Gotama yang kurang banyak bercerita mengenai Tuhan.bagaimana menurut teman2 ?

Selama makanannya enak,... cece2nya cakep2...
pasti deh Bro betah dgn kebingungan tsb....
Apalagi kalau bro udah dipilih sebagai Ciangse (pembicara)....
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: sobat-dharma on 12 October 2008, 10:50:34 AM
Salam,kebetulan saya adalh penganut Buddha aliran Maitreya.sedikit ssaya ceritakan bahwa saya juga merasa agak aneh dgn aliran ini dengan munculnya istilah Lao Mu atau yang dapat dikatakan Tuhan.yang membingungkan adalah ini sangat berbeda dengan ajaran Buddha Gotama yang kurang banyak bercerita mengenai Tuhan.bagaimana menurut teman2 ?

Selama makanannya enak,... cece2nya cakep2...
pasti deh Bro betah dgn kebingungan tsb....
Apalagi kalau bro udah dipilih sebagai Ciangse (pembicara)....


Tapi habis itu kantongnya bolong terus... Dikuras sama antek-antek dari Taiwan
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 12 October 2008, 11:05:34 AM
Salam,kebetulan saya adalh penganut Buddha aliran Maitreya.sedikit ssaya ceritakan bahwa saya juga merasa agak aneh dgn aliran ini dengan munculnya istilah Lao Mu atau yang dapat dikatakan Tuhan.yang membingungkan adalah ini sangat berbeda dengan ajaran Buddha Gotama yang kurang banyak bercerita mengenai Tuhan.bagaimana menurut teman2 ?

Selama makanannya enak,... cece2nya cakep2...
pasti deh Bro betah dgn kebingungan tsb....
Apalagi kalau bro udah dipilih sebagai Ciangse (pembicara)....


Tapi habis itu kantongnya bolong terus... Dikuras sama antek-antek dari Taiwan

wow sobat-dharma sudah pernah dibolongi ya kantongnya ama antek2 taiwan :))?
di share dunk disini pengalaman bro sobat-dharma :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 12 October 2008, 11:55:19 AM
Masi keyakinan aliran maitreya;
mereka meyakini bahwa aliran ini bukan sesuatu yg direkayasa, ini sejati, ini merupakan maksud dan khendak tuhan, ini adalah bgian dr janji agung maitreya atas dunia ini. Karena itu maitreya harus memiliki muridnya secara khusus memperkenalkan maitreya dan sumpah agung nya, mempromosikan maitreya, memperkenalkan apa yang dikehendaki dan apa yg diperbuat oleh maitreya atas dunia, demi semua manusia demi semua binatang, maitreya melimpahkan cinta kasihnya yang besar, sehngga turun lebi awal sebgai guru sesepuh ke 17. Maka murid2 khusus beliau yg khusus membuka dan membantu ikut berjuang bersama maitreya adalah umat2 aliran maitreya(keyakinan mrka)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 12 October 2008, 12:44:37 PM
(keyakinan mldd);
maitreya telah lahir kembali di abad 19 sebagai guru lucongyi, sebgai pembuka jalan bagi misinya, dan aliran Ini pun berkembang ke seluruh dunia. Tetapi maitreya masih akan datang sebgai orang yg berpengaruh untk memuluskan jalan ketuhanan ini, dan yang terakhir x, maitreya akan datang sebgai buddha tertinggi, teragung, termulia, sebgai arahato samyak sambuddha, sekaligus raja cakkavati atau raja seluruh bumi.
Dikatakan bhwa maitreya adalah laumu, dan laumu adalah maitreya.,.Maitreya adalah laumu yang berwujud. . .Sbgai manifestasi laumu ke dalam wujud nirmanakaya budha dan sebgai imanennya. Dikatakan Walau secara transenden laumu adalah tiada wujud rupa, tiada terungkapkan dngan kata2, laumu hadir dimanapun dan kapanpun, laumu pun bersemayam dalam semua makhluk(sebgai paham polytheisme). . .
Laumu yang ada padaku dan laumu yang ada pada maitreya adalah tiada beda, tidak tinggi dan tidak rendah.
Sehngga dikatakan, sejuta buddha bodhisatva beserta tanah suci dngan segala ratna manikam, ada didalam aku. Sehngga hati nurani dikatakan maha kaya.(keyakinan mldd)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 12 October 2008, 02:10:53 PM
8. Laumu ada didalam diri, tidak ada diluar diri? ? Ini buat bingung karena dikatakan laumu hadir dimanapun.
9. Laumu ada didalam diri , jangan mencari kebenaran diluar diri. Jadi mengapakah kita perlu mencari keselamatan diluar seperti ritual qiutao? ? ? Bukankah jangan mencari kebenaran diluar diri?

10. Laumu ada didalam diri, berarti apakah saya harus beriman kepada diri sendiri?? Sangat aneh bila beriman pada diri sendiri.

11. Aliran maitreya mengatakan tuhan itu satu, dan laumu lah yang mengutus nabi Isa Almasih dan laumu jugalah yang mengutus  Nabi Muhammad Rasulullahu SAW. Namun maaf  , Allah Swt tidak mengakui manusia adalah anak2 Allah kecuali hamba2 semata, Allah tidak beranak dan tidak dperanakkan. Allah itu Esa. Dan maaf tidak ada kesamaan sedikitpun dngan aliran maitreya. Karena Islam itu Rahmat dan satu satunya Agama yang diridhoi Allah, Tuhan semesta alam. Selain daripada agama Islam, adalah agama yang menduakan Allah., yang mrupakan dosa besar apabila bersujud pada patung2., maka sanksinya neraka kekal.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 12 October 2008, 05:23:19 PM
12. Bhwa bung karno sudah mencapai kesempurnaan diatas mahadewa versi aliran maitreya., hal ini bgaimana bisa bukankah telah mengatakan untk terbebas samsara lahr mati dan capai sempurna harus dapat chiu tao terlebih dahulu? Mengapa pula bung karno yg tidak pernah chiu tao dapat mencapai kesempurnaan diatas mahadewa?? Ini namanya tidak könsisten, kadang bilang a, kadang bilang b, kadang c, bingung?
Inikah rekayasa belaka?

Keyakinan aliran maitreya;
suatu masa dimasa depan, vihara makin lama makin besar, sampai suatu masa aliran maitreya berjaya dimana setiap 5 km ada vihara maitreya kecil, dan dimana setiap 10 km ada vihara maitreya yg besar.

Perkembangan aliran ini dimulai dari rakyat jelata meluas sampai ke rakyat menengah - kaya, hngga suatu saat sampai pemimpin negara, dari orang buta huruf sampai diterima para cendekiawan, spiritualer, sampai para profesor, menjadi agama dunia, agama semua manusia dimasa depan. Agama mereka adalah agama nurani, agama cintakasih atau agama maitreya(seperti yg diyakini mereka)., hanya waktu yang dapat menjawab.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 12 October 2008, 05:41:20 PM
13. Aliran maitreya tidak mengajarkan meditasi, sangat meremehkan manfaat meditasi, menganggap meditasi tidak memiliki jasa pahala, dan tidak bermanfaat bg makhluk lain. Sangat berbeda sekali dngan agama buddha , yang justru mementingkan meditasi sebagai perbuatan baik atau garuka kamma baik yang paling besar.

14. Aliran maitreya tampaknya terlalu mementingkan amal2 luar seperti bila tidak ada vihara maitreya maka umatnya tidak ada jasa pahala apapun.
 Dan berarti umat mereka akan mencapai kesucian atas dasar prestisenya dalam berkarya untk vihara, seberapa bnyak mengajak orang chiu tao, seberapa banyak kegiatan2 yang telah berhasil dilakukan, maka atas penilaian prestasi it semua itulah yang menentukan tingkat kesucianmu. Dapat berarti umat maitreya yg mau mencapai kesucian sangat bergantung pada adanya manusia2 lain dan vihara2nya. Berarti apabila ada umat maitreya yang hidup sendiri ditengah hutan maka tidak dapat mencapai kesucian? ? ? Aneh.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 12 October 2008, 06:26:05 PM
15. Saya justru merasa lebih bersimpati dan hormat kepada seorang bhikku yg hdup dalam kesederhanaan, melatih dngan sila2 nya, dan tidur dikasur biasa, hdup dalam spritual dan pelatihan diri, daripada seorang pandita yg hdup dngan kamar pribadi yg mewah, ber ac, spring bed, kamar mandi mewah, ber hape mewah lebh dari satu (ada permata ada kamera), yang dibicarakan sehari2 bukan dharma, suka berkumpul dngan orang2 kaya, terkesan elite, jarang bicara dharma, susah diajak diskusi karena gak ngerti dharma, suka ketawa lepas canda, jauh dari kesan orang yg melatih dri, kalah jauh dngan bhikku yang melatih dr dngan disiplin.

16. Hasil dana umat untk sesajian buah2an atau segala snack seharusnya menjadi makanan bersama untk umat, tapi malah dijual kembali kepada umat? Ini mah untung 2 x.
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 12 October 2008, 06:40:22 PM
Akhir kata,
aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam.
Dan aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung/Besar.
Salam. . .
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Yong_Cheng on 12 October 2008, 07:13:42 PM
Amin, semoga bro jhonson di ridhoi oleh Allah SWT
Salam. . .
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 12 October 2008, 07:26:21 PM
:-w

:backtotopic:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Sunkmanitu Tanka Ob'waci on 13 October 2008, 09:52:14 AM
:ngomel:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Adhitthana on 17 October 2008, 01:21:56 AM
Ada jalan, tapi tidak ada yang menempuhnya,
Jalan sungguh jelas tapi masih dianggap abu-abu,
Cari jalan pintas tapi sampai diliputi kebinggungan,
Perlindungan sejati sudah ada tapi masih mencari yang lain
Hari ke hari diliputi kebinggungan mana yang benar dan mana yang salah
Waktu hanya terbuang sia-sia untuk hal-hal yang tidak berguna
Ketika menyadarinya ,kita sudah tua renta
Mata mulai kabur,telingga mulai tuli, sudah tidak sanggup berjalan
Hanya menunggu waktu saja untuk berakhir.
Ketika ajal sudah dekat baru menyadarinya,kita sudah terlambat.
__________________
 _/\_
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: sobat-dharma on 17 October 2008, 06:59:17 PM
Salam,kebetulan saya adalh penganut Buddha aliran Maitreya.sedikit ssaya ceritakan bahwa saya juga merasa agak aneh dgn aliran ini dengan munculnya istilah Lao Mu atau yang dapat dikatakan Tuhan.yang membingungkan adalah ini sangat berbeda dengan ajaran Buddha Gotama yang kurang banyak bercerita mengenai Tuhan.bagaimana menurut teman2 ?

Selama makanannya enak,... cece2nya cakep2...
pasti deh Bro betah dgn kebingungan tsb....
Apalagi kalau bro udah dipilih sebagai Ciangse (pembicara)....


Tapi habis itu kantongnya bolong terus... Dikuras sama antek-antek dari Taiwan

wow sobat-dharma sudah pernah dibolongi ya kantongnya ama antek2 taiwan :))?
di share dunk disini pengalaman bro sobat-dharma :)


aq tdk pernah mengalami sendiri. tapi melihat dan mendengar, cukup banyak :)
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 27 October 2008, 01:35:27 AM
guys...


hati2..ama trapnya Jhonson!..

I dun believe this deleted has changed !!..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: dark_angel on 27 October 2008, 11:19:35 AM
i always by your side el sol

;D
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 27 October 2008, 01:40:58 PM
 [at] dark

kamu sapa yak?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: nyanadhana on 28 October 2008, 08:01:12 AM
naviscope
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: naviscope on 28 October 2008, 08:59:40 AM
[at] atas

hmmmm, at last u know me

tq bro
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: johan3000 on 29 October 2008, 08:06:42 AM
Boleh tau Bhikuninya Maitrea siapa saja yg di Indonesia?
kalau ngak ada kenapa ya?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 29 October 2008, 12:27:37 PM
 [at] atas

mereka gk ada anggota Sangha, karena menurut mereka anggota Sangha itu error!...

dan Lao Mu deleted, memberi mandat suci kepada para umat awam...tidak lage kepada anggota Sangha...

so, tien cuan se mereka itu sebenarnya gk beda ama umat awam biasa..yg beda yah otot mulut mereka lebih tebel...lebih bawel, dan lebih pinter ngomong dongeng dan gosip!..
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: kiman on 29 October 2008, 01:15:07 PM
huahuahua...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 01 November 2008, 01:19:31 PM
Puisi majalah maitreya,

Alam tegar tak terhngga
alam tidak pernah kecewa dan putus asa
alam tak pernah berhenti bekerja
memberi dan terus memberi
setiap kali terpikir tentang ketegaran alam
aku berkata pada diri
aku harus meneladani alam
alam tegar tak terhingga. . .

Hmm. . .Alam pun bkerja? ?
Berkorban? ?
Atau bisa putus asa? ?
Trlalu mengada
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Johsun on 01 November 2008, 02:43:57 PM
Puisi Sesepuh ong:

wahai pengabdi, dikala engkau menderita,
bukan hanya engkau yang menderita
melainkan laomu juga ikut menderita bersama
ketika engkau bersedih, laomu juga bersedih.
Ketika orang-orang menghinamu, menyakitimu,
orang-orang juga sedang menghina dan menyakiti laomu.
Adakah engkau menyadari kenyataan agung ini,
betapa laomu bersamamu dari saat ke saat. . .

Coment: hohooho laomu juga bisa sedih dan menderita, tuhan macam apa tuh??
Betapa gw sangat membenci tuhan yg lemah! Laomu, deleted...

 
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: mrweiz on 01 November 2008, 02:51:19 PM
[at] atas

kok cara ngomong nya mirip el sol ya?

jangan2, el sol = johnson

reputasi nya lumayan juga ya, sudah bisa bersaing dengan dark angel
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 01 November 2008, 09:43:36 PM
 [at]Jhonson

oh iyah donk...

use your brain!..

u never converted to a Buddhism, u just pretended!...

and I believe the forumers here...they smart enough to see..the truth!..

now tell the whole world how bad Buddhism is...

and we'll see who will believe ur foul mouth and ur wicked mind...

SHAME on YOU....CULT!
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 04 November 2008, 08:46:52 PM
yay!...

thx to anyone who unlock this Thread!...

^^

Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: F.T on 04 November 2008, 09:18:26 PM


:backtotopic:
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 04 November 2008, 09:20:42 PM
 [at] atas
tumben loe baek...

-_-"
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Vijayo on 04 November 2008, 10:08:41 PM
wake up wake up pengikut aliran Maitreya
It`s just a good business

kok bisalah kelen itu yakin kali yah berada di jalan yg benar?
apa sihh yg membuat sdr yong chen begitu yakin?
da pernah ketemu yah sama tuh Lao mu?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 04 November 2008, 10:21:22 PM
 [at] wewek

maklum..ajaran mereka kyak dongeng, gampang dicerna...dan seems real...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Vijayo on 04 November 2008, 11:03:12 PM
kk Yong Chen...tolong deh, plsss plsss plsss plsss
cobalah tarik napas dolo, trus hembuskan perlahan2
kemudian dengarkanlah kata hatimu yg paling dalam
cobalah check dolo kebenaranya, ini masalah krusial lor

sudah fair ndak aliran kamu ini pada org lain?
begitu simpelkah jalan menuju kebahagian sejati itu? 
kenapa begitu yakin kamu itu org terpilih? knapa lu bukan gw
kok kamu bisa yah masuk kategori itu? miliaran orang lor ga masuk rencana lao mu mu itu

jgn malu2 broder, berbuat salah itu wajar, yg parah itu klo da tau salah tapi diterusin,jika sudah ragu broder yong chen, coba janganlah diterusin lagi kebodohan ini, jangalah menipu diri sendiri lagi dan menyebarkan false hope pada org laen.

klo broder yong chen da nyadar...jgn kelen ejek yg broder2 yg laen
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 05 November 2008, 12:27:21 AM
 [at] wewek

percuma...

debu di matane setebel aspal bandara...suara loe yg kecil itu gk kedengeran sama sekale...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: koiichi on 15 November 2008, 05:33:09 PM
Namaste.. dengar2 Maitreya mempunyai misi menciptakan surga dimuka bumi ni, tetapi bagaimana mungkin??sedangkan utk membuat surga didalm diri sndr aja susah?? Maitreyanya lahir aja belon, mang misi nya dikirim lwt email ato sms ????... hehehe... ngpan seh diperdebatkan yg gak jelas...
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: Angel on 15 November 2008, 05:35:45 PM
maitreya kan aliran buddha?
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 November 2008, 05:36:12 PM
Namaste.. dengar2 Maitreya mempunyai misi menciptakan surga dimuka bumi ni, tetapi bagaimana mungkin??sedangkan utk membuat surga didalm diri sndr aja susah?? Maitreyanya lahir aja belon, mang misi nya dikirim lwt email ato sms ????... hehehe... ngpan seh diperdebatkan yg gak jelas...
kata sapa Maitreya ada misi mao ciptain surga?..

-_-"
Title: Re: Aliran Maitreya
Post by: El Sol on 15 November 2008, 05:38:46 PM
maitreya kan aliran buddha?

Maitreya itu adalah nama calon Buddha yg akan muncul membawa agama Buddha, beratus2 taon setelah agama Buddha hancur...

dan zaman skarang, banyak yg PAKE NAMA MAITREYA untuk mengelirukan umat2 Buddha dan agama laen..

di Indo ada 1 aliran sesat yg tidak diakui oleh agama Buddha, disebut Aliran Sesat Maitreya...

karena mereka mengajarkan bahwa ajaran mereka adalah ajaran dari Calon Buddha(boddhisatva) Maitreya...

ajarannya ngaco abiz...

jadi jgn asal percaya kalo ada aliran yg ngaku aliran agama Buddha...banyak yg palsu lol
Title: Re