//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.  (Read 1249945 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

Offline apsa

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 38
  • Reputasi: 2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #750 on: 28 July 2010, 08:53:07 AM »
hmmm...ada yg baru lg..
bukan clone kan yah..
silakan dibaca2 dl dari halaman pertama..
kalau ada bantahan,silakan dipost.tapi mohon dibaca terlebih dahulu ..

Tuh khan Shixiong Vidyadhara udah kasih jawaban yang sangat bermutu. Ayo silakan dicerna donk. Kasih juga tanggapan yang bermutu... ayo...ayo...!

justru postingan bermutu dia ketutup ama postingan anda yg belakangan kurang bermutu/spam
semakin pintar seseorang semakin susah menerima kalau jatuh.
pizz

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #751 on: 28 July 2010, 08:57:07 AM »
Sikap para siswa guru "benar" berdasarkan hasil diskusi selama ini:

1.Attanya gede dan setinggi gunung Sumeru.
Guru kencing berdiri, murid kencing loncat-loncat.
Guru main kesaktian "cahaya", murid main kesaktian "meramal atta orang lain".

Ramalannya:
Orang menghina = Atta gede.
Orang menganjurkan pembunuhan lewat mantra HHK = Maha guru

Orang melekat GRP = dualisme
Orang melekat Roll Royce = Buddha Hidup



Quote
2.Dualismenya tinggi. Sangat terpaku pada BRP dan GRP. Aku cinta padamu, kukasih GRP. Aku benci padamu kukasih BRP.
Anda iri karena tidak pernah dapat GRP kecuali dari sesama murid TBSN? Saya beri deh (-5 -> -4), tapi jangan sampai melekat yah.



Offline DesyWaty

  • Sebelumnya: DesyBenny
  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 225
  • Reputasi: 10
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #752 on: 28 July 2010, 09:19:20 AM »
ehmmm.....
na tidak melekat
tapi cuma ;D

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #753 on: 28 July 2010, 10:11:44 AM »
bro paria.. secara pribadi apakah ucapan ultah menandakan status guru anda sesat menjadi tidak sesat ? atau tidak sesat menjadi sesat ?

ilustrasinya begini.. misal saya berkunjung ke penjara, ada narapidana yang ulang tahun.. apa salah saya ikut mengucapkan selamat ulang tahun ? apakah ucapan selamat ultah saya menyebabkan narapidana menjadi bebas dari penjara karena diucapkan selamat ultah dari orang awam ?

intinya melihat sesat / tidaknya suatu ajaran tidak dilihat dari ikatan silahturami.. sah2 saja kan mengucapkan selamat ultah.. antar beda agama aja biasa..
Bro Forte, kalau melihat rujukan dari Bro Kelana, K. Gyurme Rinpoche yang disebut Bro pariahina itu tidak sama dengan orang yang ada di sini=>

http://www.dharmafellowship.org/biographies/contemporarymasters/karma-gyurme.htm

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #754 on: 28 July 2010, 10:13:54 AM »
Sikap para siswa guru "benar" berdasarkan hasil diskusi selama ini:

1.Attanya gede dan setinggi gunung Sumeru.
Guru kencing berdiri, murid kencing loncat-loncat.
Guru main kesaktian "cahaya", murid main kesaktian "meramal atta orang lain".

Ramalannya:
Orang menghina = Atta gede.
Orang menganjurkan pembunuhan lewat mantra HHK = Maha guru

Orang melekat GRP = dualisme
Orang melekat Roll Royce = Buddha Hidup



Quote
2.Dualismenya tinggi. Sangat terpaku pada BRP dan GRP. Aku cinta padamu, kukasih GRP. Aku benci padamu kukasih BRP.
Anda iri karena tidak pernah dapat GRP kecuali dari sesama murid TBSN? Saya beri deh (-5 -> -4), tapi jangan sampai melekat yah.
Sebenarnya saya tidak sependapat dengan Bro pariahina yang menyatakan "atta-ku gede, atta-ku tinggi, dll.". Sebab saya pikir kita semua tidak punya "atta". Bagaimana menurut Bro Kainyn?

Offline Pariahina

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 314
  • Reputasi: -12
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #755 on: 28 July 2010, 10:20:18 AM »
Kakang Upasaka,

Sampeyan betul atta itu memang "ga ada." Tapi bukti diskusi di tempat ini membuktikan sebaliknya.

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #756 on: 28 July 2010, 10:22:54 AM »
Kakang Upasaka,

Sampeyan betul atta itu memang "ga ada." Tapi bukti diskusi di tempat ini membuktikan sebaliknya.
Maksudnya saya begini... Menurut saya, "atta" itu tetap tidak ada di dalam seseorang, meskipun orang itu sangat egois dan sombong.

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #757 on: 28 July 2010, 10:28:07 AM »
Sebenarnya saya tidak sependapat dengan Bro pariahina yang menyatakan "atta-ku gede, atta-ku tinggi, dll.". Sebab saya pikir kita semua tidak punya "atta". Bagaimana menurut Bro Kainyn?
Kalau ditinjau dari Ajaran Buddha, tentu saja semua "Anatta", tapi mungkin kalau dari Ajaran "Buddha Hidup" lain lagi maknanya. Menurut dugaan saya, "atta" yang dimaksud Pariahina itu adalah "kesombongan".


Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #758 on: 28 July 2010, 10:31:29 AM »
Kalau ditinjau dari Ajaran Buddha, tentu saja semua "Anatta", tapi mungkin kalau dari Ajaran "Buddha Hidup" lain lagi maknanya. Menurut dugaan saya, "atta" yang dimaksud Pariahina itu adalah "kesombongan".
Kalau saya menangkap maksud Bro Pariahina, "atta" = keakuan. Tapi karena "atta" adalah kosakata dari terminologi Buddhisme, tentu saja perlu kita luruskan bahwa "atta" dalam Buddhisme adalah "roh, jiwa, inti kehidupan yang kekal". Karena itulah menurut saya kita tetap tidak punya "atta".

Offline Pariahina

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 314
  • Reputasi: -12
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #759 on: 28 July 2010, 10:40:34 AM »
Atta itu boleh juga diterjemahkan sebagai "sang aku." Sebelum seseorang mencapai pencerahan hidupnya sebagian besar dipergunakan memuaskan "sang aku" itu. Jadi meskipun atta itu menurut Buddhadharma hakikatnya adalah emptiness (sunya, kong, kosong), namun secara salah dianggap sebagai "ada" oleh sebagian besar insan. Contohnya, saat melecehkan orang lain, ada sesuatu dalam dalam diri manusia yang merasa "puas" dan "gembira." Mereka tidak menyadari bahwa inipun adalah dukkha. Ah sayang sekali!
Teori-teori dalam Buddhadharma sesungguhnya sangat dalam dan indah. Namun sayangnya biasa hanya sebatas teori, jarang dipraktekkan.
Sebagai contoh, melecehkan dan menghina guru-guru lain dengan kata-kata yang kasar itu jelas tidak pernah diajarkan oleh Guru Buddha baik  menurut aliran apapun. BAhkan dalam Karaniya Metta Sutta, seseorang diajarkan memikirkan kebahagiaan makhluk lain. Meskipun begitu, kenyataan sungguh beda. Jika kita memantai milis-milis atau forum yang mengakui "Buddhis" bukanlah hal yang langka bila kita menjumpai kata-kata yang kasar dan tidak layak.
Dengan demikian bukanlah kesalahan bila kita mengatakan semua itu hasil karya "atta"2 yang menghendaki ejakulasi spiritual. Ini semua memang demikian, baik di kalangan yang dianggap guru benar maupun sesat. Demikianlah hakekat umat manusia. Mengapa malu mengakui? Faktalah yang bicara.

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #760 on: 28 July 2010, 10:46:34 AM »
Kalau ditinjau dari Ajaran Buddha, tentu saja semua "Anatta", tapi mungkin kalau dari Ajaran "Buddha Hidup" lain lagi maknanya. Menurut dugaan saya, "atta" yang dimaksud Pariahina itu adalah "kesombongan".
Kalau saya menangkap maksud Bro Pariahina, "atta" = keakuan. Tapi karena "atta" adalah kosakata dari terminologi Buddhisme, tentu saja perlu kita luruskan bahwa "atta" dalam Buddhisme adalah "roh, jiwa, inti kehidupan yang kekal". Karena itulah menurut saya kita tetap tidak punya "atta".

Sebetulnya dari awal dibuat puisi (atthaku paling besar) saya sudah sadar, tapi saya tetap biarkan. Saya memang mau tahu dan membiarkan ia sendiri menunjukkan bahwa dalam TBSN tidak diajarkan "anatman", atau setidaknya berbeda dengan yang diajarkan Buddha (versi Theravada/Mahayana-Tantrayana). Dan memang benar, tanpa perlu susah payah, pada akhirnya dirinya sendiri yang menunjukkan perbedaan Ajaran Buddha dan "TRUE" Buddha.

Bolehlah Bro Upasaka menjelaskan sedikit tentang "Atta" dari sudut pandang Ajaran Buddha. Tapi saya ragu akan didengarkan.

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #761 on: 28 July 2010, 10:48:18 AM »
Atta itu boleh juga diterjemahkan sebagai "sang aku." Sebelum seseorang mencapai pencerahan hidupnya sebagian besar dipergunakan memuaskan "sang aku" itu. Jadi meskipun atta itu menurut Buddhadharma hakikatnya adalah emptiness (sunya, kong, kosong), namun secara salah dianggap sebagai "ada" oleh sebagian besar insan. Contohnya, saat melecehkan orang lain, ada sesuatu dalam dalam diri manusia yang merasa "puas" dan "gembira." Mereka tidak menyadari bahwa inipun adalah dukkha. Ah sayang sekali!
Teori-teori dalam Buddhadharma sesungguhnya sangat dalam dan indah. Namun sayangnya biasa hanya sebatas teori, jarang dipraktekkan.
Sebagai contoh, melecehkan dan menghina guru-guru lain dengan kata-kata yang kasar itu jelas tidak pernah diajarkan oleh Guru Buddha baik  menurut aliran apapun. BAhkan dalam Karaniya Metta Sutta, seseorang diajarkan memikirkan kebahagiaan makhluk lain. Meskipun begitu, kenyataan sungguh beda. Jika kita memantai milis-milis atau forum yang mengakui "Buddhis" bukanlah hal yang langka bila kita menjumpai kata-kata yang kasar dan tidak layak.
Dengan demikian bukanlah kesalahan bila kita mengatakan semua itu hasil karya "atta"2 yang menghendaki ejakulasi spiritual. Ini semua memang demikian, baik di kalangan yang dianggap guru benar maupun sesat. Demikianlah hakekat umat manusia. Mengapa malu mengakui? Faktalah yang bicara.
Nah, dalam hal ini saya tidak sependapat dengan Bro Pariahina... Sebab "atta" yang disebut dalam Buddhisme adalah "aku (yang menjadi inti dari diri kita)". Keakuan berbeda dengan "aku". Jika keakuan dianggap sebagai "atta", maka ketika mencapai Pencerahan (keakuan sudah tidak ada): itu artinya "atta" dilenyapkan. Begitukah maksudnya?

Menjadi Buddhis tidak perlu "sok suci dan sok bijaksana". Menjadi Buddhis juga tetap masih punya nafsu-keinginan. Jadi jangan selalu memojokkan seseorang dengan status kepercayaannya. Meski begitu, bukan berarti saya mendukung seseorang untuk berbuat hal yang kurang baik.

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #762 on: 28 July 2010, 10:50:33 AM »
Sebetulnya dari awal dibuat puisi (atthaku paling besar) saya sudah sadar, tapi saya tetap biarkan. Saya memang mau tahu dan membiarkan ia sendiri menunjukkan bahwa dalam TBSN tidak diajarkan "anatman", atau setidaknya berbeda dengan yang diajarkan Buddha (versi Theravada/Mahayana-Tantrayana). Dan memang benar, tanpa perlu susah payah, pada akhirnya dirinya sendiri yang menunjukkan perbedaan Ajaran Buddha dan "TRUE" Buddha.

Bolehlah Bro Upasaka menjelaskan sedikit tentang "Atta" dari sudut pandang Ajaran Buddha. Tapi saya ragu akan didengarkan.
Yah, saya ingat waktu itu... Tidak apa-apa. Jika postingan kita tidak bisa diterima oleh teman diskusi, paling tidak saya mengharapkan ada pihak ketiga yang bisa mengambil manfaatnya.

Offline johan saban

  • Sebelumnya: wizardlaxy
  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 152
  • Reputasi: -22
  • Gender: Female
  • Ktawalh sblm ktawa tu dlrang,Insyaflh sblm Ddoakn!
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #763 on: 28 July 2010, 10:53:51 AM »
Bro,oot...omong2 cara brp grp gimana sih?kok tiba2 reputasi g jadi -1....haizzzz..,bisa ga ya dilacak pelakunya...hahaha :)

Kalo ga bisa ya,ya ntar sama aja kaya yg ngaku2 murid dari Guru Benar dong.... :P
Kalo ga suka ma orang lain lsg kasi brp..... :o
Nagasakti : Satu-satunya penyebab busuknya kebijaksanaan adalah banyak bertanya tapi tidak punya otak.

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #764 on: 28 July 2010, 10:59:17 AM »
Bro,oot...omong2 cara brp grp gimana sih?kok tiba2 reputasi g jadi -1....haizzzz..,bisa ga ya dilacak pelakunya...hahaha :)

Kalo ga bisa ya,ya ntar sama aja kaya yg ngaku2 murid dari Guru Benar dong.... :P
Kalo ga suka ma orang lain lsg kasi brp..... :o
Biasa GRP & BRP itu cerminan perilaku seseorang memberikan manfaat atau sebaliknya.
Jadikan itu sebagai sarana untuk menilai dan memperbaiki diri, bukan untuk diributkan. Tetapi kalau memang LSY mengajarkan demikian, tentu saya tidak berhak melarang.