Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara  (Read 279103 times)

0 Members and 5 Guests are viewing this topic.

Offline Lu Dongbin

  • Sebelumnya: lu tong pin
  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 112
  • Reputasi: -1
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1020 on: 30 March 2011, 09:11:54 PM »
wkkwkwkwk

puluhan orang disini uda mulai kelabakan menghadapi 1 orang
kasihan deh u

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.554
  • Reputasi: 219
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1021 on: 30 March 2011, 09:19:07 PM »
kasihan di cuekin mulu~~~

bener broo.... coba ngajak valentine sekalian aja....(walaupun tglnyamasihlama) =))
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.554
  • Reputasi: 219
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1022 on: 30 March 2011, 09:19:55 PM »
wkkwkwkwk

puluhan orang disini uda mulai kelabakan menghadapi 1 orang
kasihan deh u

setuju bro, tolong cari 2 lagi yg spt ini.... biar mereka tambah kelabakan...lagi
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline fabian c

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.095
  • Reputasi: 128
  • Gender: Male
  • 2 akibat pandangan salah: neraka atau rahim hewan
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1023 on: 30 March 2011, 09:20:28 PM »
oho...saya juga mau di ban aja...
sya juga tidak nyaman di forum ini...
jadi harus ada renovasi sedikit...


pertanyaan yang di ajukan juga tidak layak dijawab...
mencari kebenaran doank.......
kalo tidak percaya ya sudah

kan dari balasan2 sebelumnya saya kan dah rutin tulis
G PERCAYA ?
ITU ADALAH HAL YANG WAJAR DAN ALAMIAH...........

sbener na forum ini tidak ada kesalahan...hanya member na yg keras kepala  :)) :)) :)) :)) :)) :))

Mirip dengan tetangga... Modal percaya...

Tetangga bilang: "Berbahagialah mereka yang percaya walau tidak melihat...."

Inilah falsafah ilmu kanuragan terbaru.....
Tiga hal ini, O para bhikkhu dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka.
Bercinta dengan wanita, mantra para Brahmana dan pandangan salah.

Tiga hal ini, O para Bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia.
Lingkaran rembulan, lingkaran matahari serta Dhamma dan Vinaya Sang Tathagata

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1024 on: 30 March 2011, 09:24:56 PM »
^
bkn kah ajaran LSY mirip agama tetangga yg menaruh hidupnya pada kata "percaya"

percaya > selamat
kaga percaya > kaga selamat

;D
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

Offline Landy Chua

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 678
  • Reputasi: 29
  • Gender: Female
  • Berkelana untuk belajar Dhamma ^^
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1025 on: 30 March 2011, 09:25:55 PM »
bener broo.... coba ngajak valentine sekalian aja....(walaupun tglnyamasihlama) =))

karma gw lgsg berbuah nih..~  =)) =)) =))


kasihan di cuekin mulu~~~

iah nih bro.. tega dia..~ pdhl dari semua komentator cm ane gk "ngurus" dengan LSY , mau gepeng atau bulut egp d..
ane nanya alamat vihara doank dah 3 hari gk di jwb2..~   :'( :'( :'(

alamatnya cari sendiri...
saya g berminad...

saya takud anda bom pula vihara kediaman guru saya....hahahahhah :))

padhl anda sendiri yg menawarkan diri utk "ngasih tahu" skrg malah nyuruh cari sdr.. bilang aja situ NGGAK TAHU susah amat sih..~  :P

bila ingin lihat buktinya sendiri...
saya beri alamat saja...dan berkunjung kesana melihat buktinya...beserta foto album saat penyerahan jubah dan topi dharma rajanya di album yang tersimpan vihara vajragharba Seattle di Amerika serikat.

kalo memang jalan demikian yang dapat memuaskan anda...silahkan...
kalo anda setuju datang kesana...saya kirim alamatnya...
kalo keberatan y yowes... ;D ;)

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.554
  • Reputasi: 219
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1026 on: 30 March 2011, 09:26:16 PM »
alamatnya cari sendiri...
saya g berminad...

saya takud anda bom pula vihara kediaman guru saya....hahahahhah :))

sebaiknya bro check bio data, lihat foto.... baru buat keputusan (menolak)....

hahahha kasihan... ada yg ditolak...
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline fabian c

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.095
  • Reputasi: 128
  • Gender: Male
  • 2 akibat pandangan salah: neraka atau rahim hewan
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1027 on: 30 March 2011, 09:28:09 PM »
sya hanya bisa menjawab lewat kutipan ko-an :

Guru Zen Qingxi dari Yunju Shan, Nankang.

Ada seorang penekun Zen masuk vihara, melihat di depan patung Bhiksu Fayan, disembahyangi sepiring buah-buahan.

Penekun Zen bertanya, "Apakah patung Bhiksu Fayan itu asli? Apakah buah-buahan asli?"

Guru Zen Qingxi menjawab, "Semua palsu."

Penekun Zen berkata, "Fayan palsu, buah juga palsu, lantas mengapa mau disembahyangi?"

Guru Zen Qingxi menjawab, "Justru mau Anda mengenali kepalsuan."

"Buat apa mengenali kepalsuan?"

Guru Zen Qingxi menjawab, "Melatih jati diri yang asli."

(Siswa suci, sekarang Anda seharusnya mengerti, apa itu asli, apa itu palsu! Jaga diri! Jaga diri!)


guru saya pernah berguru kepada biksu Zen...lantas tahu cara melatih muridnya belajar pencerahan lewat metode zen...yaitu menggunakan kalimat yang tidak dipahami orang pada umumnya...dapat anda temukan di buku guru saya "helai-helai pencerahan"
bila anda mengerti...berarti anda tercerahkan...
tiada syarat yang menentu...
asalkan pintu hati terbuka...bertekad bertobat...melaksanakan sila...melatih samadhi...
(melaksanakan sila bukan berarti vegetarian...karena vegetarian bukan ajaran buddha)

keurup 878003 joiuerpp kkerppp  oe [gak[ ga........

Silahkan direnungkan....
Bila anda mengerti kalimat saya diatas berarti anda tercerahkan... Tiada syarat menentu..... Monggo.....
Tiga hal ini, O para bhikkhu dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka.
Bercinta dengan wanita, mantra para Brahmana dan pandangan salah.

Tiga hal ini, O para Bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia.
Lingkaran rembulan, lingkaran matahari serta Dhamma dan Vinaya Sang Tathagata

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.847
  • Reputasi: 268
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1028 on: 31 March 2011, 09:00:16 AM »
wkkwkwkwk

puluhan orang disini uda mulai kelabakan menghadapi 1 orang
kasihan deh u
Melayani orang gila memang lebih sulit daripada orang normal. Jadi ini masih wajar.

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1029 on: 31 March 2011, 09:18:23 AM »
Melayani orang gila memang lebih sulit daripada orang normal. Jadi ini masih wajar.
orang gila ama orang tolol lebih sulit mana?
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.847
  • Reputasi: 268
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1030 on: 31 March 2011, 09:43:01 AM »
orang gila ama orang tolol lebih sulit mana?
Lebih sulit yang gila.

Spoiler: ShowHide
Orang tolol: "apa sih yang namanya sendok? apa sih yang namanya tempe?"
Penanganan: sajikan sendok & tempe, lalu dijelaskan, "ini lho sendok, bentuknya begini, gunanya untuk ambil makanan. Yang ini tempe, bentuknya gini, warnanya gini, untuk dimakan."

Orang gila: (sambil nunjuk sendok) "INI YANG NAMANYA TEMPE!!!"
Penanganan: relatif, dari terapi psikologis, obat anti-psychotic, setrum, sampai terapi2 ekstrem, tergantung tingkat kegilaan dan keganasan si penderita itu.


Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1031 on: 31 March 2011, 09:51:11 AM »
Andaikan suatu pagi, anda sedang dalam perjalanan menuju kantor dan seseorang berteriak menghina anda. Segera setelah anda mendengar hinaan darinya, pikiran anda berubah dari kondisi biasanya. Anda merasa tidak senang. Anda merasa marah dan tersinggung. Anda ingin menghajarnya!

Beberapa hari kemudian, seseorang datang ke rumah anda dan memberitahukan, "Hei, orang yang mengumpat anda hari itu, adalah orang gila! Sudah bertahun-tahun! Dia mengumpat setiap orang juga. Tidak ada yang memperhatikan ucapan orang itu."

Begitu anda mendengar hal ini, anda seketika itu juga merasa lega. Kemarahan dan rasa jengkel anda yang selama ini anda pendam di dalam diri anda hanyut sepenuhnya. Mengapa? Karena sekarang anda tahu kenyataannya. Sebelumnya, anda tidak tahu, mengira orang tersebut adalah normal, jadi anda kesal terhadapnya dan itu membuat anda menderita. Akan tetapi, begitu anda menemukan kenyataannya, segala sesuatu berubah, "Oh, ternyata dia gila! Segala sesuatu menjadi jelas!"

Apabila anda mengetahui hal ini, anda merasa lega karena anda memahaminya sendiri. Setelah tahu, anda bisa membiarkannya. Jika anda tidak tahu kenyataannya, anda akan melekat pada peristiwa itu. Apabila anda menyangka orang yang menghina anda adalah orang normal, anda mungkin akan membunuhnya. Akan tetapi, setelah anda menemukan kenyataannya, bahwa ia gila, anda merasa lebih lega. Inilah pengetahuan akan kenyataan.

Seseorang yang melihat Dharma akan mempunyai pengalaman yang sama. Kemelekatan, kebencian, dan khayalan akan lenyap dengan cara yang sama pula.Selama kita tidak menyadari hal ini, kita berpikir, "Apa yang harus saya lakukan? Hidup saya penuh dengan ketamakan dan kebencian." Ini bukan pengetahuan yang benar. Sama halnya dengan waktu kita sangka bahwa orang gila itu normal. Ketika akhirnya tahu bahwa ia gila, kita bebas dari rasa khawatir itu. Tidak ada seorang pun yang bisa menunjukkan anda hal ini. Hanya pada saat pikiran kita sadar, kemelekatan bisa dicabut dan dilenyapkan.

sumber: Sebatang Pohon di Tengah Hutan -Ajahn Chah

Intinya : OK si A gila, kita melayani si A, padahal kita tahu dia gila, bukankah kita menjadi si B (odoh) ?
Bodoh dalam hal ini adalah kebodohan batin, kita tidak sadar.. dan masih melekat pada kegilaan si A, dan ingin mengubah si A
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline andry

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.115
  • Reputasi: 128
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1032 on: 31 March 2011, 10:04:40 AM »
Intinya : OK si A gila, kita melayani si A, padahal kita tahu dia gila, bukankah kita menjadi si B (odoh) ?
Bodoh dalam hal ini adalah kebodohan batin, kita tidak sadar.. dan masih melekat pada kegilaan si A, dan ingin mengubah si A
apabila ingin menggubah dgn tujuan yg baik, apakah itu masih merupakan suatu kebodohan?
Samma Vayama

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1033 on: 31 March 2011, 10:15:28 AM »
apabila ingin menggubah dgn tujuan yg baik, apakah itu masih merupakan suatu kebodohan?
tergantung..
kebodohan di sini bukan dilihat dari sisi tujuan, namun dilihat dari sisi kita sadar / nggak.

kembali ke tujuan, karena anda singgung soal tujuan..
yang mendefinisikan tujuan itu adalah tujuan baik siapa ? kalau orang tersebut gak ingin dibantu, apakah masih adakah istilah tujuan baik ?

jika kita berbuat suatu tindakan yang katakanlah niat awalnya membantu (baik), namun orang tersebut ternyata tidak mau dibantu, terus kita memaksa.. kita serang.. kita caci.. dengan harapan dia berubah.. apakah masih bisa dikatakan tujuan baik ?

dan akhirnya kita melekat pada "niat tujuan baik" .. apakah kita sadar ? sati ? eling ? perlu direnungkan lagi apakah benar niat nya tujuan baik.. atau memuaskan ego semata ?

terus terang saya alami kejadian ini di kantor.. ketika saya marah2 dengan alasan tujuan baik.. padahal sebenarnya kalau saya sadar tujuan yang sebenarnya hanyalah memuaskan ego saya sendiri. oleh karena itu, saya pernah minta lirik ovapada patimokkha.. buat direnungkan tiap hari.. yang salah satu liriknya :

Anupavädo anupaghäto  Pätimokkhe ca samvaro

tak menghujat.. tak menyakiti, terkendali dalam tata susila. ini pun sudah sangat susah.. kalau kita tidak sati

selanjutnya cobalah baca ovada patimokkha.. dan direnungkan.. 

http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=19679.msg329802#msg329802
« Last Edit: 31 March 2011, 10:19:55 AM by Forte »
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #1034 on: 31 March 2011, 10:42:56 AM »
Tambahan..

hanya sekedar share dari pengalaman batin aye.. mudah2an bermanfaat.. hehehe.. karena berhubungan dengan tujuan baik tadi

ketika gw membalas thread soal AB di sebelah, awalnya niat gw baik, hanya ingin membantu Mr. Wei yang tengah diobok2..
namun seiring berjalan waktu.. posting demi posting berbalasan.. dan ketika saya sengaja berdebat dengan ryu cukup panas karena ingin memberi efek "in vitro" bagaimana gak enaknya ditekan..

selain itu juga perlu disadari, bahwa orang lain tidak sama dengan kita, belum tentu orang lain mengerti tujuan kita. Hal ini juga terjadi pada gw, ketika gw selesai membalas postingan.. miaka langsung ym gw.. bilang ko2 jangan marah2 ya.. ci shining moon juga bilang jangan marah2.. harus bisa kontrol emosi.. dari 2 contoh ini sudah cukup jelas, walau kita berniat baik pun, belum tentu orang bisa melihat niat kita itu baik.. orang cenderung melihat dari sisi bagaimana kita menyampaikan niat tersebut.. dan karena gw menyampaikannya dengan kasar.. marah2.. maka dianggaplah niat gw kasar..

kembali ke sisi niat mulia.. walaupun saya memplanning itu.. dan niat awal "begitu mulia" dan hanya usil ingin mengerjain.. itu pun sudah ada permainan emosi.. ada perasaan ingin menaklukan.. ingin agar ryu kalah debat dll. biar kapok dll.  Hanya dengan beberapa post saja.. begitu banyak rentetan emosi yang halus yang tidak disadari yang berjalan dengan cepat.. dan akhirnya.. walau emang niat usil.. ya tetep saja gagal menjalankan "Anupavädo anupaghäto  Pätimokkhe ca samvaro"

IMO, inilah sebenarnya bahaya dari tidak mindfull.. dan sangat susah untuk menjaga diri tetap sati..

semoga bermanfaat..
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl