Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: MMD (Meditasi Mengenal Diri)  (Read 350314 times)

0 Members and 3 Guests are viewing this topic.

Offline Hendra Susanto

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.198
  • Reputasi: 205
  • Gender: Male
  • haa...
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #15 on: 21 April 2008, 06:31:27 AM »
ngak

Offline EVO

  • Sebelumnya Metta
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.369
  • Reputasi: 60
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #16 on: 21 April 2008, 07:22:38 AM »
dapat

Offline hudoyo

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.919
  • Reputasi: 20
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #17 on: 21 April 2008, 08:44:41 AM »
Bagaimana penjelasan Anda yang mengatakan "dapat" dan Anda yang mengatakan "tidak dapat"? :)

Offline nyanadhana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.903
  • Reputasi: 77
  • Gender: Male
  • Kebenaran melampaui batas persepsi agama...
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #18 on: 21 April 2008, 08:53:27 AM »
Dalam retret MMD, apabila meditasi duduk dilakukan di dalam Dhammasala sebuah vihara, saya sarankan kepada peserta retret untuk tidak bernamaskara kepada Buddharupang ketika memasuki dan ketika mau keluar dari ruang Dhammasala selama retret berlangsung.

Pak Hudoyo,bolehkah bertanya kenapa tidak diperbolehkan untuk membaca paritta atau bernamaskara di hadapan rupang? maaf kalo nanyanya yang aneh2 soalnya agak bingung mengenai pernyataan ini.
Sadhana is nothing but where a disciplined one, the love, talks to one’s own soul. It is nothing but where one cleans his own mind.

Offline EVO

  • Sebelumnya Metta
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.369
  • Reputasi: 60
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #19 on: 21 April 2008, 09:03:12 AM »
dapat...
karna vipassana itu kan menyadari....mengamatin...
dalam setiap aktifitas jasmani maupun batin kita
sementara namaskara ataupun baca paritta itukan suatu aktifitas
so dalam aktifitas itu kita bisa vipassana

Offline nyanadhana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.903
  • Reputasi: 77
  • Gender: Male
  • Kebenaran melampaui batas persepsi agama...
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #20 on: 21 April 2008, 09:07:11 AM »
 _/\_ adakah penjelasan yang logis?maksudnya kenapa tidak boleh, berhubung pernyataan itu akan membuat gumpalan salju yang nantinya org terakhir hanya akan tahu bahwa Vipasana melakukan namaskara dan paritta adalah tabu...atau org awam bisa saja berpikir oh meniadakan agama Buddha dan bla-bla-bla....
Mohon klarifikasi agar tidak terjadi pengertian dan pandangan salah atas pernyataan ini.  _/\_
Sadhana is nothing but where a disciplined one, the love, talks to one’s own soul. It is nothing but where one cleans his own mind.

Offline hudoyo

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.919
  • Reputasi: 20
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #21 on: 21 April 2008, 09:35:58 AM »
Quote from: hudoyo
Dalam retret MMD, apabila meditasi duduk dilakukan di dalam Dhammasala sebuah vihara, saya sarankan kepada peserta retret untuk tidak bernamaskara kepada Buddharupang ketika memasuki dan ketika mau keluar dari ruang Dhammasala selama retret berlangsung.

Pak Hudoyo,bolehkah bertanya kenapa tidak diperbolehkan untuk membaca paritta atau bernamaskara di hadapan rupang? maaf kalo nanyanya yang aneh2 soalnya agak bingung mengenai pernyataan ini.

Rekan Nyanadhana,

Dalam retret vipassana versi Goenka, bila diadakan di Dhammasala sebuah vihara (seperti dulu di Vihara Mendut, sebelum kompleks meditasi di Klaten selesai dibangun), malah semua Buddharupang, besar kecil, ditutup dengan kain atau dengan kertas.

Di kompleks meditasi mereka di Gunung Geulis, dan di kompleks meditasi di Klaten, dalam ruang meditasi malah tidak ada Buddharupang sama sekali, tidak ada simbol-simbol Agama Buddha (seperti Roda Dharma, gambar-gambar riwayat Sang Buddha, dsb) sama sekali.

Kira-kira mengapa ya? Coba direnungkan.

Salam,
hudoyo

Offline EVO

  • Sebelumnya Metta
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.369
  • Reputasi: 60
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #22 on: 21 April 2008, 09:38:56 AM »
hmmmm....
ikutan yah...
karna apa adanya yah.....

Offline hudoyo

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.919
  • Reputasi: 20
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #23 on: 21 April 2008, 09:40:41 AM »
dapat...
karna vipassana itu kan menyadari....mengamatin...
dalam setiap aktifitas jasmani maupun batin kita
sementara namaskara ataupun baca paritta itukan suatu aktifitas
so dalam aktifitas itu kita bisa vipassana

Rekan Evo yg baik,

Bagus, Anda telah mencoba menjelaskan mengapa orang bisa ber-namaskara, baca paritta dsb sambil ber-vipassana.

Tapi, marilah kita melangkah dengan hati-hati sekali. Penjelasan Anda menimbulkan pertanyaan baru: bisakah orang, misalnya, menyembelih ayam dengan ber-vipassana? Bukankah menyembelih ayam itu suatu aktivitas juga?

Bagaimana penjelasan Anda? :)

Salam,
hudoyo

Offline hudoyo

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.919
  • Reputasi: 20
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #24 on: 21 April 2008, 09:43:51 AM »
hmmmm....
ikutan yah...
karna apa adanya yah.....

Maksudnya bagaimana? Kalau "apa adanya", mengapa tidak dibiarkan  Buddharupang dan gambar-gambar Buddha itu terbuka saja? Kan itu "apa adanya"?

Salam,
semar

Offline nyanadhana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.903
  • Reputasi: 77
  • Gender: Male
  • Kebenaran melampaui batas persepsi agama...
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #25 on: 21 April 2008, 09:44:58 AM »
Di kompleks meditasi mereka di Gunung Geulis, dan di kompleks meditasi di Klaten, dalam ruang meditasi malah tidak ada Buddharupang sama sekali, tidak ada simbol-simbol Agama Buddha (seperti Roda Dharma, gambar-gambar riwayat Sang Buddha, dsb) sama sekali.

Kira-kira mengapa ya? Coba direnungkan.


apakah untuk mewujudkan bahwa Dhamma itu universal,tidak terpaut pada sebuah agama,dan semua org dari agama manapun boleh datang berlatih vipasana sehingga ia tidak terganggu sama sekali dengan beberapa figur2 yang mungkin dianggapnya masih aneh?
contoh,umat K yang mau belajar mungkin terganggu dengan pikirannya bahwa ini adalah agama Buddha,batinnya terganggu dengan objek2 seperti
apakah begitu Pak Hudoyo?
Sadhana is nothing but where a disciplined one, the love, talks to one’s own soul. It is nothing but where one cleans his own mind.

Offline EVO

  • Sebelumnya Metta
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.369
  • Reputasi: 60
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #26 on: 21 April 2008, 09:45:43 AM »
apakah aktivitas itu menimbulkan
kekotoran batin???

Offline EVO

  • Sebelumnya Metta
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.369
  • Reputasi: 60
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #27 on: 21 April 2008, 09:50:48 AM »
apa adanya....
toh pada awalnya semua rupang simbol....dan lain - lain itu tidak ada
kalau kita melihat sebuah simbol
kita akan terpengaruh dengan simbol itu
terpengaruh maksudnya pikiran kita akan membentuk sosok simbol atau apapun itu...
hingga untuk melihat batin lebih dalam lagi kita jadi terhambat
gitu dah menurut ku
aku seh belum pernah ikut seh retred ginian....bedasarkan pikiran ku aja neh

Offline hudoyo

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.919
  • Reputasi: 20
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #28 on: 21 April 2008, 09:57:39 AM »
Di kompleks meditasi mereka di Gunung Geulis, dan di kompleks meditasi di Klaten, dalam ruang meditasi malah tidak ada Buddharupang sama sekali, tidak ada simbol-simbol Agama Buddha (seperti Roda Dharma, gambar-gambar riwayat Sang Buddha, dsb) sama sekali.

Kira-kira mengapa ya? Coba direnungkan.


apakah untuk mewujudkan bahwa Dhamma itu universal,tidak terpaut pada sebuah agama,dan semua org dari agama manapun boleh datang berlatih vipasana sehingga ia tidak terganggu sama sekali dengan beberapa figur2 yang mungkin dianggapnya masih aneh?
contoh,umat K yang mau belajar mungkin terganggu dengan pikirannya bahwa ini adalah agama Buddha,batinnya terganggu dengan objek2 seperti
apakah begitu Pak Hudoyo?

Ya, mungkin itu salah satu alasan, bagi mereka yang non-Buddhis.

Tapi, penutupan Buddharupang itu juga dimaksudkan untuk umat Buddha sendiri yang ikut retret; malah saya rasa jauh lebih penting maksud penutupan itu bagi umat Buddha daripada bagi umat non-Buddhis yang ikut retret, karena umat non-Buddhis bisa mengabaikan saja adanya Buddharupang itu tanpa mengganggu batinnya. Kira-kira apa maksud penutupan itu bagi umat Buddha yang ikut retret, ya?

Salam,
hudoyo

Offline bond

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.666
  • Reputasi: 189
  • Buddhang Saranam Gacchami...
Re: MMD (Meditasi Mengenal Diri)
« Reply #29 on: 21 April 2008, 09:59:24 AM »
Senang sekali bisa mendapatkan penjelasan dari Pak Hudoyo.

Saya akan menjelaskan apa arti dari start yg berbeda.

Saya pernah mempraktekan  Vipassana versi Mahasi Sayadaw. Memang diawal diperlukan viriya pada teknik Mahasi Sayadaw sementara apa yg diterangkan oleh Anda(MMD) tidak diperlukan viriya. Ini yg saya katakan Start Awal yg berbeda. Dalam teknik Mahasi Sayadaw ketika konsentrasi sudah tercapai maka pencatatan itu harus ditinggalkan, bahkan bila memang sudah bisa langsung "menyadari" semua fenomena dengan alami pencatatan tidak diperlukan lagi. Demikianlah yg saya alami sendiri. Sebenarnya Vipassanna itu sendiri adalah proses melepas semua konsep termasuk "aku". Dan jikalau ada mengatakan pencatatan terus dilakukan pada teknik Mahasi Sayadaw, sebaiknya kita harus teliti dulu kata "mencatat terus", karena dalam pengekspresian pengalaman dalam kata2 mungkin mirip dan sama tetapi lain substansinya.  Misal pada saat sudah "hening", "menyadari saja" maka "pencatatan terjadi secara otomatis" tetapi tetap dikatakan mencatat.

Jadi kalau saja ada yg menggunakan teknik Mahasi Sayadaw mengatakan mereka mengalami kesulitan dan ketika melakukan MMD dia merasa lebih mudah, maka perbedaan ini saya katakan pada teknik start awal yg mana memiliki korelasi dengan watak masing2 orang. Misal: Dia mengalami kesulitan pada teknik Mahasi karena dalam teknik ini diperlukan viriya( kembang kempis perut sebagai pemicu, mencatat semua fenomena dll sampai terjadi secara otomatis ), dan orang ini mengalami viriya yg berlebihan atau wataknya tidak mendukung dengan cara ini dan ketika ia belajar MMD tanpa viriya, ia malahan mengalami "hening' yg lebih cepat. Jadi yg sama setelah meninggalkan garis start adalah merasakan "hening", "apa adanya", just "now"--> mencapai nyana2(tanpa diinginkan) dst .


Saya sendiri belum pernah mengikuti MMD dan bagi saya juga sangat menarik, jika ada kesempatan , saya akan mengikutinya.  _/\_


« Last Edit: 21 April 2008, 10:08:56 AM by bond »
Natthi me saranam annam, Buddho me saranam varam, Etena saccavajjena, Sotthi te hotu sabbada