//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Pandangan Buddhist Terhadap Pandangan Nasrani pada Buddhisme  (Read 157339 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #165 on: 02 November 2011, 10:16:43 AM »
Mayoritasnya kanon Pali, dan tambahan sedikit kitab Sanskrit.

sudah cocok itu belajar juga di luar kanon pali, bagaimanapun walaupun salah, juga harus kita ketahui di mana kesalahannya... hihihihihi
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #166 on: 02 November 2011, 10:21:10 AM »
sudah cocok itu belajar juga di luar kanon pali, bagaimanapun walaupun salah, juga harus kita ketahui di mana kesalahannya... hihihihihi
Sampai sekarang saya juga masih lirik2 ajaran apapun. Kalau ada ajaran yang lebih bener dan bisa dibuktikan langsung, saya juga siap kok meninggalkan Buddhisme ;D Masalahnya, ada ga?

Offline Rico Tsiau

  • Kebetulan terjoin ke DC
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.976
  • Reputasi: 117
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #167 on: 02 November 2011, 02:57:13 PM »
^
^
udaaah, bikin agama sendiri aja.

loe nabinya, tinggal bikin tuhan 1 + kitab 1.
pake imajinasi yang paling liar.

masalah nama pilih yang punya nilai jual.
supaya meyakinkan harus ada kesaktian, so diam2 belajar trik2 tertentu sama dedi kok busyet.
trus media penyebaran via internet aja, kan sekarang jamannya.

Offline Rico Tsiau

  • Kebetulan terjoin ke DC
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.976
  • Reputasi: 117
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #168 on: 02 November 2011, 03:19:21 PM »
jalan2 di gugle ketemu ini :

Quote

TAHTA PENGHAKIMAN KRISTUS

1. Roma 14:10-12 mengatakan, “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah. … Demikianlah setiap orang di antara kita [1] akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.”

2. Korintus 5:10 memberitahu kita, “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus,
supaya setiap orang [2] memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat [3].”

Dalam konteks kedua ayat ini nyata dengan jelas bahwa keduanya menunjuk pada orang-orang kr****n dan bukan orang-orang yang tidak percaya.

Karena itu Tahta Penghakiman Kristus adalah saat orang-orang percaya memberi pertanggunganjawab kepada Kristus mengenai hidup mereka.

Tahta Penghakiman Kristus tidak menentukan keselamatan; hal itu ditentukan oleh pengorbanan Kristus bagi kita (1 Yohanes 2:2) dan iman kita kepadaNya (Yohanes 3:16).
Semua dosa kita telah diampuni dan kita tidak akan pernah dihukum karenanya [4] (Roma 8:1). Kita tidak boleh menganggap Tahta Penghakiman Kristus sebagai Allah menghakimi dosa-dosa kita, tetapi sebagai saat dimana Allah memberi pahala kepada kita. [5]

Sebagaimana dikatakan oleh Alkitab, kita harus memberi pertanggungan jawab atas hidup kita. Salah satunya tentu adalah mempertanggungjawabkan dosa-dosa yang kita lakukan. Namun hal itu bukanlah fokus utama dari Tahta Penghakiman Kristus.

Pada Tahta Penghakiman Kristus orang-orang percaya akan diberikan pahala berdasarkan kesetiaan mereka dalam melayani Kristus (1 Korintus 9:4-27; 2 Timotius 2:5). [6]

Hal-hal yang kemungkinan kita akan dihakimi adalah seberapa taatnya kita pada Amanat Agung (Matius 28:18-20), seberapa menang kita terhadap dosa (Rom 6:1-4), seberapa berhasil kita menguasai lidah kita (Yakobus 3:1-9), dll. [7]

Alkitab berbicara mengenai orang-orang percaya menerima mahkota untuk hal-hal yang berbeda berdasarkan berapa setia mereka melayani Kristus (1 Korintus 9:4-27; 2 Timothy 2:5). Berbagai jenis mahkota disebutkan dalam 2 Timotius 2:5; 2 Timotius 4:8; Yakobus 1:12; 1 Petrus 5:4 dan Wahyu 2:10. Yakobus 1:12 adalah ringkasan yang bagus mengenai bagaimana seharusnya kita memandang Tahta Penghakiman Kristus, “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.”

[1] [2]
jelas penghakiman ini untuk kalangan sendiri, artikel ini tidak membahas penghakiman bagi orang sesat

[3]
awalnya disebut menghakimi baik atau jahat

[4]
karena mr. J telah menanggung semua dosa kita maka dosa kita telah terampuni, so gak mungkin dihukum lagi. wong udah gak ada dosanya lagi. jadi?

[5] [6]
penghakiman ini bukan apa2 tapi saatnya tuhan memberikan nilai plus pada pahala kita

[7]
nilai plusnya ditentukan oleh ini, so inilah inti penghakiman.



lhaaa... klo gini kok disebut penghakiman ya?

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #169 on: 02 November 2011, 03:28:05 PM »
Sampai sekarang saya juga masih lirik2 ajaran apapun. Kalau ada ajaran yang lebih bener dan bisa dibuktikan langsung, saya juga siap kok meninggalkan Buddhisme ;D Masalahnya, ada ga?

buat thread tantangan bro... heheheheh
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #170 on: 02 November 2011, 04:19:46 PM »
^
^
udaaah, bikin agama sendiri aja.

loe nabinya, tinggal bikin tuhan 1 + kitab 1.
pake imajinasi yang paling liar.

masalah nama pilih yang punya nilai jual.
supaya meyakinkan harus ada kesaktian, so diam2 belajar trik2 tertentu sama dedi kok busyet.
trus media penyebaran via internet aja, kan sekarang jamannya.
Beta-version-nya, "Zeusism", pernah kok 'disajikan' di DC ini. Campur aduk segala doktrin seenak perut, merangkul semua sosok dewa-dewi terkenal, didukung oleh imajinasi serta khayalan bebas. ;D



buat thread tantangan bro... heheheheh
Haha jangan deh, lebih baik saya yang berkunjung saya ke tempat yang saya anggap menarik.

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #171 on: 02 November 2011, 04:44:18 PM »
To : bro dato' tono
Always hot (pedes.... maksudnya  ;D ;D ;D) commentnya tentang agama yang satu ini... :)) :)) :)) :))

3.=> pernyataan itu ditulis bukan oleh rasul yang selama YK hidup bersama2 dengan dia tapi oleh org lain yang mengenal pribadi beliau berdasarkan penuturan org2 yang kira2 masih idup waktu itu (wkt kitab itu ditulis  ;D ;D ;D), termasuk 4 injil utama yang ada Matthew, Mark, Luke, and John.... ;D ;D ;D, koq tau "darahnya berceceran" dato??? jangan2 ikut ngarang alktb nih????  ;) ;) ;)

4. => kalo isinya beneran gag sesuai dengan terjemahan aslinya maybe bukan... :D :D lha sekarang masalahnya yang jadiin kitab suci itu lho... yang durhaka karena menjelek2kan pribadi beliau yang sebenarnya baik tapi jd disalah artikan krn penerjemahan yang melibatkan faktor "E" alias ego... ;D ;D ;D

5. => tergantung minta jawabannya berupa apa dulu??? lisan, tertulis, atau melalui email, sms, BBM atau mimpi  ;) ;) ;)

6. => weizzz jangan salah bro klo di Indonesia konteksnya masih nasional tapi klo udah internasional harusnya bro baca kasus di pakistan yang di post disini beberapa hari yng lalu atau kapan saya lupa dimana di t4 tsb bukannya didatengin satu2 malah udah dipaksa secara keji (baca: diperkosa baru dipaksa masuk agamanya (tau donk apa) kalo melarikan diri pulang ke rumah ortu dirajam.... sadis.... :o :o :o :o)  :'( :'( :'(

7.=> ada yang meciptakan donk, tentunya yang ngasih julukan "gusti babe" itu yang menciptakannya  ;D ;D ;D setahuku belajar agama ini seumur idup gag pernah denger nama itu koq tiba2 ada di post anda yah.... ;D ;D ;D boleh minta referensi kata2nya KBBI misal???

Seperti sesudahnya semoga ini BENAR2 BERMANFAAT untuk kita ya bro....
 _/\_ _/\_ _/\_ _/\_

NB: tlg klo nanggapin post saya jangan bawa2 ortu yah  ;) ;) ;) saya agak alergi klo nyebut2 ortu secara papa saya sudah tiada maaf jadi agak sensitif soal ini (tlg ya bro mengerti saya dikit), besok2 jangan nyebut2 ortu lainnya napa emg gag ada yang lebih baik selain pake perumpamaan pake ortu  ??? ??? ??? ???
Trims....  _/\_ _/\_ _/\_ _/\_


dato' tidak mau menanggapi tulisan diatas, krn kesan nya mengaburkan pembahasan n lebih terkesan bercanda, byk hal yg tidak nyambung, entah apa motivasi nya, apakah cm bercanda ato lain nya... wat eper la...

mengenai masalah orang tua, maaf, jika sis agak terganggu dengan kalimat saya yghanya menulis kata "orang tua" tanpa bernada mengejek melainkan cm sebagai contoh, ya ok lah, dato' secara pribadi minta maaf...

ok, dato' mau lanjut diskusi tentang mar-rani ma yg serius pengen tau apa itu mas-rani, dato' kurang cocok klo main lawak2 an, krn momen nya kurang pas... ;D

terimakasih. gusti babe memberkati...
« Last Edit: 02 November 2011, 04:59:04 PM by dato' tono »
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #172 on: 02 November 2011, 04:55:23 PM »
cape ya ngomong yang berat-berat
mari refreshing sejenak



"Reward for information leading to the apprehension of ---  Christ Wanted -- for Sedition, Criminal Anarchy - Vagrancy, and Conspiring to Overthrow the Established Government. Dresses poorly, said to be a carpenter by trade, ill-nourished, has visionary ideas, associates with common working people the unemployed and bums. Alien - believed to be a Jew. Alias: 'Prince of Peace, Son of Man'-'Light of the World' etc etc. Professional Agitator. Red beard, marks on hands and feet the result of injuries inflicted by an angry mob led by respectable citizens and legal authorities."

 [at] om kain :
tu liat poto nya, brewok toh... jd bkn krn dato yg kasih julukan, tp karena emang kondisi nya demikian ;D

orang kanesten bertanya :
sapa tu brewok ? tuhan saya ya ?

dato' jawab :
ih Ge-eR, tu preman pasar jg brewok, mang tuhan loe jg ? byk orang brewok didunia, brewok krn males cukur ato kaga mau dicukur, ya suka2 dato' panggil brewok ke seseorang, toh si brewok nya aja kaga marah n komplain, koq situ yg ribut n sibuk ? ;D
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

Offline Rico Tsiau

  • Kebetulan terjoin ke DC
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.976
  • Reputasi: 117
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #173 on: 02 November 2011, 04:55:49 PM »
Beta-version-nya, "Zeusism", pernah kok 'disajikan' di DC ini. Campur aduk segala doktrin seenak perut, merangkul semua sosok dewa-dewi terkenal, didukung oleh imajinasi serta khayalan bebas. ;D


oh ya? menarik. kemaren bikinnya di board mana?
kok kagak diteruskan? sapa tau banyak yang mikut...
kan lahan subur tuh.

Offline Rico Tsiau

  • Kebetulan terjoin ke DC
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.976
  • Reputasi: 117
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #174 on: 02 November 2011, 04:57:17 PM »
[at] om kain :
tu liat poto nya, brewok toh... jd bkn krn dato yg kasih julukan, tp karena emang kondisi nya demikian ;D

orang kanesten bertanya :
sapa tu brewok ? tuhan saya ya ?

dato' jawab :
ih Ge-eR, tu preman pasar jg brewok, mang tuhan loe jg ? byk orang brewok didunia, brewok krn males cukur ato kaga mau dicukur, ya suka2 dato' panggil brewok ke seseorang, toh si brewok nya aja kaga marah n komplain, koq situ yg ribut n sibuk ? ;D


ho ho ho ho ...

sadis  :P

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #175 on: 02 November 2011, 04:57:57 PM »
TAHTA PENGHAKIMAN KRISTUS

1. Roma 14:10-12 mengatakan, “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah. … Demikianlah setiap orang di antara kita [1] akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.”

2. Korintus 5:10 memberitahu kita, “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus,
supaya setiap orang [2] memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat [3].”

Dalam konteks kedua ayat ini nyata dengan jelas bahwa keduanya menunjuk pada orang-orang kr****n dan bukan orang-orang yang tidak percaya.

Karena itu Tahta Penghakiman Kristus adalah saat orang-orang percaya memberi pertanggunganjawab kepada Kristus mengenai hidup mereka.

Tahta Penghakiman Kristus tidak menentukan keselamatan; hal itu ditentukan oleh pengorbanan Kristus bagi kita (1 Yohanes 2:2) dan iman kita kepadaNya (Yohanes 3:16).
Semua dosa kita telah diampuni dan kita tidak akan pernah dihukum karenanya [4] (Roma 8:1). Kita tidak boleh menganggap Tahta Penghakiman Kristus sebagai Allah menghakimi dosa-dosa kita, tetapi sebagai saat dimana Allah memberi pahala kepada kita. [5]

Sebagaimana dikatakan oleh Alkitab, kita harus memberi pertanggungan jawab atas hidup kita. Salah satunya tentu adalah mempertanggungjawabkan dosa-dosa yang kita lakukan. Namun hal itu bukanlah fokus utama dari Tahta Penghakiman Kristus.

Pada Tahta Penghakiman Kristus orang-orang percaya akan diberikan pahala berdasarkan kesetiaan mereka dalam melayani Kristus (1 Korintus 9:4-27; 2 Timotius 2:5). [6]

Hal-hal yang kemungkinan kita akan dihakimi adalah seberapa taatnya kita pada Amanat Agung (Matius 28:18-20), seberapa menang kita terhadap dosa (Rom 6:1-4), seberapa berhasil kita menguasai lidah kita (Yakobus 3:1-9), dll. [7]

Alkitab berbicara mengenai orang-orang percaya menerima mahkota untuk hal-hal yang berbeda berdasarkan berapa setia mereka melayani Kristus (1 Korintus 9:4-27; 2 Timothy 2:5). Berbagai jenis mahkota disebutkan dalam 2 Timotius 2:5; 2 Timotius 4:8; Yakobus 1:12; 1 Petrus 5:4 dan Wahyu 2:10. Yakobus 1:12 adalah ringkasan yang bagus mengenai bagaimana seharusnya kita memandang Tahta Penghakiman Kristus, “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.”

artikel itu perlu dibahas ga ? klo dibahas seru loh... ada ketidakkonsisten yg terjadi, ya maklum agama mas-rani suka mencla-mencle... ;D
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #176 on: 02 November 2011, 05:00:38 PM »

ho ho ho ho ...

sadis  :P

sadis nya dimana ? klo dato' suka berdusta untuk memuliakan si brewok itu baru sadis... masa gini dikata sadis, tp evangelish tiap hari berdusta tentang brewok n agama lain, kaga dikata sadis... ;D
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #177 on: 02 November 2011, 05:31:39 PM »
[at] om kain :
tu liat poto nya, brewok toh... jd bkn krn dato yg kasih julukan, tp karena emang kondisi nya demikian ;D

orang kanesten bertanya :
sapa tu brewok ? tuhan saya ya ?

dato' jawab :
ih Ge-eR, tu preman pasar jg brewok, mang tuhan loe jg ? byk orang brewok didunia, brewok krn males cukur ato kaga mau dicukur, ya suka2 dato' panggil brewok ke seseorang, toh si brewok nya aja kaga marah n komplain, koq situ yg ribut n sibuk ? ;D
:))
Itu juga sosoknya 'begitu' siapa yang pertama kali bikin ilustrasinya yah? Mungkin berdasarkan 'typical' orang sana pada masa itu kali yah?

---

oh ya? menarik. kemaren bikinnya di board mana?
kok kagak diteruskan? sapa tau banyak yang mikut...
kan lahan subur tuh.
Saya tidak ingat pastinya, tapi sepertinya evolusinya mulai dari posting ini.



Offline williamhalim

  • Sebelumnya: willibordus
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.870
  • Reputasi: 134
  • Gender: Male
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #178 on: 02 November 2011, 07:53:30 PM »
iyah... dengan inspirasi ayat ini:

Demikianlah Allah menciptakan manusia, dan dijadikannya mereka seperti diri-Nya sendiri. Diciptakan-Nya mereka laki-laki dan perempuan. (kejadian 1:27)

Alhasil, orang2 timur tengah menggambarkan Allah brewokan, demikian juga Leonardo da Vinci  menggambarkan Allah berjenggot (Da Vinci sendiri kan berjenggot lebat)...

Masalahnya:
- bagaimana orang Afrika atau China menggambarkan Tuhan?
- kenapa perempuan tidak berjenggot juga, kan manusia diciptakan menyerupai Allah -laki dan perempuan- sesuai ayat tsb...

::
Walaupun seseorang dapat menaklukkan beribu-ribu musuh dalam beribu kali pertempuran, namun sesungguhnya penakluk terbesar adalah orang yang dapat menaklukkan dirinya sendiri (Dhammapada 103)

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Re: Pandangan Nasrani pada Buddhisme
« Reply #179 on: 02 November 2011, 07:59:26 PM »
iyah... dengan inspirasi ayat ini:

Demikianlah Allah menciptakan manusia, dan dijadikannya mereka seperti diri-Nya sendiri. Diciptakan-Nya mereka laki-laki dan perempuan. (kejadian 1:27)

Alhasil, orang2 timur tengah menggambarkan Allah brewokan, demikian juga Leonardo da Vinci  menggambarkan Allah berjenggot (Da Vinci sendiri kan berjenggot lebat)...

Masalahnya:
- bagaimana orang Afrika atau China menggambarkan Tuhan?
- kenapa perempuan tidak berjenggot juga, kan manusia diciptakan menyerupai Allah -laki dan perempuan- sesuai ayat tsb...

::

ini secara tidak langsung, bro wil mau menyampaikan bahwa "gusti babe" berprawakan brewok seperti layaknya anaknya "gusti brewok" yg jg seperti prawakan orang2 israel jaman dulu, yaitu brewok...

mungkin pepatah korea yg satu ini berlaku untuk menyatakan wujud dr gusti babe/gusti brewok "like father, like son", emang brewok is the best dah, ok punya cing...

=))
« Last Edit: 02 November 2011, 08:02:37 PM by dato' tono »
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.