//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Lagi Lagi Anatta  (Read 9095 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline lucky

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 230
  • Reputasi: -7
Re: Lagi Lagi Anatta
« Reply #45 on: 05 October 2011, 04:18:36 PM »
pikiran dilatih untuk tenang dengan berlandaskan anatta juga...
misalnya kita dihina oleh orang, maka kita juga berpikir "dia sedang menghina panca khandha(ku), tidak seharusnya aku menjadi marah, karena ia bukan menghina apa yang menjadi milikku (panca khandha)"

Tapi masalahnya, siapa yang melakukan pengamatan panca khanda itu ?

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Re: Lagi Lagi Anatta
« Reply #46 on: 05 October 2011, 06:40:43 PM »
bro lucky yg baik...

dato' pribadi merasa aneh dengan kepribadian ganda anda, anda seperti manusia bermuka 2 yg memiliki 2 kepribadian berbeda... kenapa dato' menyimpulkan demikian, karena anda tidak konsisten dalam menyatakan pendapat, walau dato' tau tujuan anda membuat thread ini untuk menimbulkan sebuah propaganda baru lg...

dibagian awal darti thread ini anda dengan jelas menyatakan dengan gagah berani dan semangat berapi-api sehingga menimbulkan kesan anda adalah seorang buddhist yg membanggakan konsep anatta.

Quote from: lucky
Mari kita berbagi satu sama lain, betapa teori dan konsep ini   merupakan senjata pamungkas kita yang menyatakan bahwa pikiran kita   lebih maju daripada yang lain yang percaya ada pribadi. Mari berbagi pengalaman manfaat nyata dari konsep anatta.

tapi setelah diskusi dimulai anda langsung menyatakan hal sebaliknya yg sesuai dengan pemahaman anda, berdasarkan keyakinan anda...

Quote from: lucky
Justru disini kita berusaha menggali apa sih anatta. Jika kak william mengatakan hal yang diatas, berarti jelas, anatta sesuai apa yg saya yakini, itu adalah tidak eksis bagi kita. Mengenai tanda terima kasih pada komentar, maksudnya apa ? Saya ngga paham. Kemudian kenapa tidak memberi tanda tsb dikatakan jujur ? Bingung saya.

klo bole tau, apa sebenarnya tujuan anda di DC dan apa tujuan utama anda membuat thread tentang Dhamma khusus nya anatta ?

mohon di jawab sejujur-jujurnya, semoga anda bukan seorang pendosa yg pandai berdusta... jika dato' melihat etikat baik anda untuk menjawab, maka dato' akan berdiskusi dengan baik, tp jika anda tidak berusaha untuk jujur menyatakan motivasi anda, maka dato' akan mengikuti gaya diskusi anda sperti di thread sebelumnya... semoga anda bs menjadi laskar kabar gembira sejati di forum ini, dengan berani menyatakan jati diri anda...

dato' tunggu jawaban anda...
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Lagi Lagi Anatta
« Reply #47 on: 05 October 2011, 07:05:19 PM »
Tapi masalahnya, siapa yang melakukan pengamatan panca khanda itu ?
diri sendiri lah yg mengawasi panca khanda....ingat kata diri ini adalah kata awam..
...

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Re: Lagi Lagi Anatta
« Reply #48 on: 05 October 2011, 07:35:11 PM »
Namun apakah yang mengetahui bahwa tubuh sebenarnya bukan milik kita dll, dijamin akan lebih bisa mengendalikan diri daripada orang lain yang meyakini pandangan bahwa segala sesuatu milik tuhan atau dewa mereka ? Sebab saya alami sendiri banyak orang Buddhis yang kalah pengendalian dirinya dibanding kaum sesat.

tidak ada jaminan bagi mereka yg cm mengetahui tentang anatta bs lebih mengendalikan diri, tapi ada jaminan bagi mereka yg memahami dan menyadari konsep anatta bs mengendalikan diri.

justru jika seseorang menyakini bahwa segala sesuatu adalah milik tuhan, maka apa yg perlu di kendalikan ? toh semua telah ditentukan/telah diatur, belum lagi dengan ada nya konsep penghapusan/penebusan/pengampunan dosa/perbuatan salah, seseorang akan lebih merasa bebas melakukan apa pun...

memang banyak orang buddhist yg kalah pengendalikan diri nya dibanding umat agama lain, karena mereka tidak memahami dhamma, apalagi anatta... namun dato' menemukan lebih banyak lagi umat agama lain yg tidak bisa mengendalikan diri nya... karena ada nya konsep mengkambing hitamkan seseuatu yg buruk demi menutupi prilaku yg tidak benar dan merasa aman dengan konsep penghapusan/penebusan/pengampunan dosa, toh perbuatan buruk apa pun yg dilakukan jg tidak akan berarti karena merasa telah diselamatkan sebagai efek dr kata "percaya"...
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

Offline will_i_am

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.163
  • Reputasi: 155
  • Gender: Male
Re: Lagi Lagi Anatta
« Reply #49 on: 05 October 2011, 08:29:08 PM »
Tapi masalahnya, siapa yang melakukan pengamatan panca khanda itu ?

ya panca khandha itu sendiri, yaitu pikiran....
« Last Edit: 05 October 2011, 08:31:36 PM by will_i_am »
hiduplah hanya pada hari ini, jangan mengkhawatirkan masa depan ataupun terpuruk dalam masa lalu.
berbahagialah akan apa yang anda miliki, jangan mengejar keinginan akan memiliki
_/\_

Offline lucky

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 230
  • Reputasi: -7
Re: Lagi Lagi Anatta
« Reply #50 on: 06 October 2011, 04:43:18 PM »
tidak ada jaminan bagi mereka yg cm mengetahui tentang anatta bs lebih mengendalikan diri, tapi ada jaminan bagi mereka yg memahami dan menyadari konsep anatta bs mengendalikan diri.

justru jika seseorang menyakini bahwa segala sesuatu adalah milik tuhan, maka apa yg perlu di kendalikan ? toh semua telah ditentukan/telah diatur, belum lagi dengan ada nya konsep penghapusan/penebusan/pengampunan dosa/perbuatan salah, seseorang akan lebih merasa bebas melakukan apa pun...

memang banyak orang buddhist yg kalah pengendalikan diri nya dibanding umat agama lain, karena mereka tidak memahami dhamma, apalagi anatta... namun dato' menemukan lebih banyak lagi umat agama lain yg tidak bisa mengendalikan diri nya... karena ada nya konsep mengkambing hitamkan seseuatu yg buruk demi menutupi prilaku yg tidak benar dan merasa aman dengan konsep penghapusan/penebusan/pengampunan dosa, toh perbuatan buruk apa pun yg dilakukan jg tidak akan berarti karena merasa telah diselamatkan sebagai efek dr kata "percaya"...

pak dato , justru saya yang tidak paham maksud Anda, kita lagi diskusi hangat masalah anatta , Anda malah membahas teori "k" ????

Offline lucky

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 230
  • Reputasi: -7
Re: Lagi Lagi Anatta
« Reply #51 on: 06 October 2011, 04:43:57 PM »
diri sendiri lah yg mengawasi panca khanda....ingat kata diri ini adalah kata awam..


Terima kasih kak Ronald, berarti anatta ini sangat erat dengan anicca.

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Lagi Lagi Anatta
« Reply #52 on: 06 October 2011, 04:54:50 PM »
Terima kasih kak Ronald, berarti anatta ini sangat erat dengan anicca.
iya.. sangat erat.. jgn lupa dukkha juga ya
...

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Re: Lagi Lagi Anatta
« Reply #53 on: 06 October 2011, 05:18:55 PM »
pak dato , justru saya yang tidak paham maksud Anda, kita lagi diskusi hangat masalah anatta , Anda malah membahas teori "k" ??? ?

justru dato' yg ingin bertanya balik, apa hubungan nya pembahasan anatta dengan pernyataan anda sebelumnya (bisa dibaca di bawa ini)

Namun apakah yang mengetahui bahwa tubuh sebenarnya bukan milik kita dll, dijamin akan lebih bisa mengendalikan diri daripada orang lain yang meyakini pandangan bahwa segala sesuatu milik tuhan atau dewa mereka ? Sebab saya alami sendiri banyak orang Buddhis yang kalah pengendalian dirinya dibanding kaum sesat.

bukankah anda yang menghubungkan nya dengan tuhan dan kaum sesat si kanesten ?

bukankah sudah dato' kata kan juga, tolong jelaskan tujuan anda muncul di forum ini, karena tulisan anda semua hanya membuat propaganda baru yg secara halus anda sisipkan di tulisan anda dengan tujuan tertentu... dato' rasa rekan2 disini juga bs menangkap klo anda bukan seorang buddhist, terlihat dari cara tulis anda dan gaya bahasa anda.
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

 

anything