Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: putus atau lanjut?  (Read 24357 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: putus atau lanjut?
« Reply #45 on: 28 June 2011, 08:45:37 PM »
kalau calon mampu, punya keahlian,...
nah ortu bisa bantu dehhh minta kredit pada BANK....hahaha....

untungnya utk ortu lebih banyak dehhh.... apakah ini usul baik????

buka rombong tahu goreng BRONTAK.... rasanya pasti wuuenak ya...

semoga StevenChow cepat jadi dehhhhh


kalau sekarang bro Forte masih bawa KUE gak ?  :'( :'( :'(
hindarinlah bicara soal agama dan berantusias berceramah.... :P :P :P :P
hindarinlah berdebat sengit dgn ortu,...

begitu juga terlalu banyak bertanya...

spt : dulu om sewaktu pacaram sama tante ceritanya spt apa....?
jurus pamungkasnya apa ? boleh ngajarin gak?

kalau sama di cuekin 5 tahun apes mana ya ?  :'( :'( :'(
:backtotopic: :P
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline Wolvie

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 805
  • Reputasi: 25
Re: putus atau lanjut?
« Reply #46 on: 28 June 2011, 08:53:08 PM »
jadi inget pernah dengerin wawancaranya artis Ferry Salim, katanya waktu pacaran dulu, orangtua cewenya sangat menentang, tapi dia keukeuh aja datang, biar bgimana juga, "toh sy sukanya sama dia, bukan sama orang laen", gitu katanya. jadi ga peduli, tetap saja datang ke rumah cewenya..

akhirnya karena gigih, orangtua si cewe pun luluh juga hatinya..

Untuk kasus sis Rilna, apa pun yang terjadi semoga, sis Rilna berbahagia selalu, soalnya bingung juga sih bacanya, jadi sy ga bisa kasih masukan.. Dari temen2 yang sudah lebih pengalaman, sy kira masukan mereka bisa jadi pertimbangan..

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Re: putus atau lanjut?
« Reply #47 on: 28 June 2011, 09:47:11 PM »
nah loh, forte n stephen jd curhat... hehehe... ringkasannya:

stephen lebih bruntung, karena ramalan, jalan lsng mulus walau kudu menanti sampe 5 taon... tp ada jg orang yg dah diramal tp tetep kaga di restui...

forte pinter ambil hati ortu pasangan, penantian 1 taon lsng lancar.... tp ada jg orang yg uda ambil hati ortu pasangan nya, tp kaga di acc... ;D

pasangan rilna bisa praktek-an 2 opsi yg disharing oleh forte n stephen... sapa tau berhasil, klo gagal, coba lg opsi lain... banyak jalan menuju kesuksesan untuk menikah... ;D
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

Offline Rilna

  • Teman
  • **
  • Posts: 77
  • Reputasi: 3
Re: putus atau lanjut?
« Reply #48 on: 29 June 2011, 08:35:20 AM »
terima kasih atas masukan2 teman-teman DC
semoga teman-teman DC berbahagia
_/\_

nah ini sekedar info utk teman2 DC yang uda kasi masukan en bertanya.
ya, saya mengerti bahwa ortu lah yang paling penting, saya juga tau bahwa ortu mengambil keputusan ini karena ingin saya bahagia kelak, finansial pacar saya pas2an, ortu tentunya memikirkan masa depan saya. saya yakin harta bisa dicari, namun ortu saya memandang bahwa finansial lebih lebih menjamin masa depan. dan berhubung hubungan saya dan pacar dimulai dengan backstreet, skrg ortu saya jadi menjudge bahwa pacar saya tidak bertanggungjawab. padahal sbnrnya pacar saya ingin meminta restu stlh punya finansial lebih dan saya bisa melihat dia selalu berusaha memenuhi apa yang saya inginkan. dan saya pribadi juga baru akan memperkenalkan pacar pada ortu stlh saya bisa merubah pandangan mereka thd pacar saya (secara dari awal ortu tidak suka dengan pacar saya). terakhir jadi backstreet en stlh terungkap semuanya menjadi rumit.

kita tidak bisa putus. dan tentunya saya dalam pengawasan sehingga sulit hub pacar saya. tidak bisa putus, sehingga kini hub menjadi backbackbackstreet :))

intermezzo
(ya saya tau ortu memang sangat penting, dan mereka ingin yang terbaik buat saya. namun mereka tidak mengerti, mungkin saya bisa mendapatkan yang lebih baik, namun saya tidak yakin apakah saya bisa mempunyai perasaan sebesar perasaan saya ke pacar saya.)

apa yang harus kita lakukan sekarang?
skrg kemarahan ortu saya sudah agak mereda (tinggal 10-20%). pacar saya ingin datang kerumah dan mencoba meyakinkan ortu saya. bagaimana pendapat teman2?
ataukah ada cara lain?


Offline Mas Tidar

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.262
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
Re: putus atau lanjut?
« Reply #49 on: 29 June 2011, 09:23:18 AM »
terima kasih atas masukan2 teman-teman DC
semoga teman-teman DC berbahagia
_/\_

nah ini sekedar info utk teman2 DC yang uda kasi masukan en bertanya.
ya, saya mengerti bahwa ortu lah yang paling penting, saya juga tau bahwa ortu mengambil keputusan ini karena ingin saya bahagia kelak, finansial pacar saya pas2an, ortu tentunya memikirkan masa depan saya. saya yakin harta bisa dicari, namun ortu saya memandang bahwa finansial lebih lebih menjamin masa depan. dan berhubung hubungan saya dan pacar dimulai dengan backstreet, skrg ortu saya jadi menjudge bahwa pacar saya tidak bertanggungjawab. padahal sbnrnya pacar saya ingin meminta restu stlh punya finansial lebih dan saya bisa melihat dia selalu berusaha memenuhi apa yang saya inginkan. dan saya pribadi juga baru akan memperkenalkan pacar pada ortu stlh saya bisa merubah pandangan mereka thd pacar saya (secara dari awal ortu tidak suka dengan pacar saya). terakhir jadi backstreet en stlh terungkap semuanya menjadi rumit.

kita tidak bisa putus. dan tentunya saya dalam pengawasan sehingga sulit hub pacar saya. tidak bisa putus, sehingga kini hub menjadi backbackbackstreet :))

intermezzo
(ya saya tau ortu memang sangat penting, dan mereka ingin yang terbaik buat saya. namun mereka tidak mengerti, mungkin saya bisa mendapatkan yang lebih baik, namun saya tidak yakin apakah saya bisa mempunyai perasaan sebesar perasaan saya ke pacar saya.)

apa yang harus kita lakukan sekarang?
skrg kemarahan ortu saya sudah agak mereda (tinggal 10-20%). pacar saya ingin datang kerumah dan mencoba meyakinkan ortu saya. bagaimana pendapat teman2?
ataukah ada cara lain?



skrg kemarahan ortu saya sudah agak mereda (tinggal 10-20%). pacar saya ingin datang kerumah dan mencoba meyakinkan ortu saya. bagaimana pendapat teman2?
ataukah ada cara lain?
==> tunda dulu, beri penjelasan ke si doi unt membuktikannya terlebih dahulu bahwa dia sanggup unt menjadi yg terbaik unt Anda, setelah itu baru ketemu ortu.
Dalam hal ini anda juga harus mendukung, memberi semangat, memberi pandangan yang mendukung dll (positive mind set lah) usaha si doi dan yang pasti beri dia kelonggaran waktu. Kelonggaran waktu ini bisa lamaaa (not instantly), disinilah ujian buat kalian berdua untuk menempa diri dalam menjalin hubungan, seberapa lama ? Yang penting usahaaaaaaa :)



semoga membantu.
Saccena me samo natthi, Esa me saccaparamiti

"One who sees the Dhamma sees me. One who sees me sees the Dhamma." Buddha

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: putus atau lanjut?
« Reply #50 on: 29 June 2011, 09:27:06 AM »
gimana kalo gue kenalan sama ortu. mana tau cocok?

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: putus atau lanjut?
« Reply #51 on: 29 June 2011, 10:28:22 AM »
pacar saya sudah mengetahui hal ini, dan katany dia akan datang da berusaha meyakinkan. namun yang saya takutkan adalah bagaimana ketika pacar saya datang, orangtua saya marah pada dia, dan keadaan malah tambah rumit?
T_T
orangtua saya benar2 menginginkan saya putus dengan dia
saya benar2 terpuruk

ijinkan saja, sekalian biar sis tau sampai seberapa jauh dia serius terhadap sis, setidaknya dia harus siap menerima segala konsekuensinya.
cinta memang membuat orang bingung, membabibuta, kadang orang demi cinta rela mengorbankan segalanya, tetapi hidup bukan hanya soal cinta , tanggung jawab adalah utama, kesetiaan itulah segalanya . tidak juga selalu materi walau itu hal yang diperlukan dalam membina rumah tangga juga

orang tua kelihatannya memang seperti materialistis, tetapi orang tua sebenarnya tidak mau anaknya hidup dalam kesusahan. saat orang tua hidup mungkin masih bisa menyokong, tetapi yang mereka pikirkan adalah kelak saat dia tidak ada, apakah anaknya hidup dalam kecukupan? apakah sang suami kelak akan bertanggung jawab, tidak menyakiti sis?

mereka cenderung melihat bibit, bebet dan bobot (istilah jawa) menurut saya, coba sis tanya kepada orang tua secara baik2 apa yang sekirannya membuat orang tua tidak cocok, coba pahami dan mengerti dan lihat pada kenyataan pada diri calon pasangan sis , lepaskan egoisme kita dulu   _/\_
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Mas Tidar

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.262
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
Re: putus atau lanjut?
« Reply #52 on: 29 June 2011, 10:38:29 AM »
gimana kalo gue kenalan sama ortu. mana tau cocok?


betapa beruntung-nya si-doi... :)
Saccena me samo natthi, Esa me saccaparamiti

"One who sees the Dhamma sees me. One who sees me sees the Dhamma." Buddha

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: putus atau lanjut?
« Reply #53 on: 29 June 2011, 11:32:25 AM »
komentar saya pribadi :
baiknya bersabar diri jangan keburu nafsu ingin mengubah orang tua..

seperti refleksi saya di thread sebelah mengenai gerbang.. biarkanlah orang tua yang membuka gerbangnya secara suka cita..

ilustrasi yang bisa sis renungkan :
misal sis ingin melamar pekerjaan di suatu perusahaan X
sis hanya tamatan SMA, sedangkan aturan perusahaan X sudah jelas dan gamblang mengharus semua karyawan harus S1
menurut sis, mungkin tidak sis diterima ?
jawabannya mungkin.. tapi mungkin 99,99 % ditolak

balik ke kisah asal
pacar belum mapan, dan ortu pacar mengharuskan sis pacaran dengan orang mapan..
mungkin tidak pacar sis diterima ?
jawabannya sama.. mungkin, tapi mungkin 99,99 % ditolak..

di sini jelas, sis dan pacar harus BERPIKIR dengan KEPALA DINGIN..
mengenai orang tua marah karena pacar dituduh tak bertanggung jawab karena backstreet itu tidak menjadi soal..
trik berikutnya adalah menjadikan kelemahan sebagai kekuatan..

gimana caranya ? kembali ke ilustrasi asal

sis yang ingin bekerja di perusahaan X kemudian kuliah sampai S2
pada saat interview, sis mengatakan dari awal sis gak mampu masuk sini karena masih SMA, namun berkat KEGIGIHAN, sis mau belajar kuliah mati2an sampai S2.. perusahan tentu akan berpikir bahwa sis seorang yang gigih yang tidak pantang menyerah jika dihadapkan suatu masalah..

korelasinya dengan orang tua sis ?

pacar sis kembali backstreet dan bertekad untuk mapan.. pacar sis giat bekerja.. menabung berhemat dan mengembangkan diri ke tahap optimal finansial.. setelah itu, berhadapan lah dengan ortu.. tunjukkan bahwa saya sudah sukses..
ortu juga akan bertanya.. kenapa harus backstreet.. nah di sini kunci memenangkan jawaban, jika saya jadi pacar anda, saya akan menjawab begini :
saya awal tahu saya tidak mapan, dan saya kurang disukai.. namun saya menyukai dan SERIUS menjalani hubungan dengan putri anda.
saya juga sama halnya dengan orang tua, tidak tega melihat orang yang saya sayangi hidup kesusahan bersama saya..
oleh karena itu, saya BERTEKAD untuk sukses dan mapan, dan sudah saya BUKTIKAN.. sekarang saya kembali dengan menjadi yang lebih baik dari sebelumnya..
jika saya orangnya gampang menyerah, tentu saya sudah mundur ketika awal ortu tidak menyukai saya..
namun sekali lagi saya tekankan.. saya SERIUS dengan putri anda dan juga ingin membahagiakannya..
itu yang membuat saya tidak menyerah dan saya BERJUANG agar bisa memenuhi keinginan orang tua..
saya PANTANG MENYERAH dan akhirnya saya bisa sukses seperti sekarang ini..

pertanyaan saya : bagaimana respon ortu sis jika mendengar ini ? ^-^
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline Mas Tidar

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.262
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
Re: putus atau lanjut?
« Reply #54 on: 29 June 2011, 12:32:37 PM »

ilustrasi yang bisa sis renungkan :
misal sis ingin melamar pekerjaan di suatu perusahaan X
sis hanya tamatan SMA, sedangkan aturan perusahaan X sudah jelas dan gamblang mengharus semua karyawan harus S1
menurut sis, mungkin tidak sis diterima ?
jawabannya mungkin.. tapi mungkin 99,99 % ditolak

balik ke kisah asal
pacar belum mapan, dan ortu pacar mengharuskan sis pacaran dengan orang mapan..
mungkin tidak pacar sis diterima ?
jawabannya sama.. mungkin, tapi mungkin 99,99 % ditolak..

di sini jelas, sis dan pacar harus BERPIKIR dengan KEPALA DINGIN..
mengenai orang tua marah karena pacar dituduh tak bertanggung jawab karena backstreet itu tidak menjadi soal..
trik berikutnya adalah menjadikan kelemahan sebagai kekuatan..

gimana caranya ? kembali ke ilustrasi asal

sis yang ingin bekerja di perusahaan X kemudian kuliah sampai S2
pada saat interview, sis mengatakan dari awal sis gak mampu masuk sini karena masih SMA, namun berkat KEGIGIHAN, sis mau belajar kuliah mati2an sampai S2.. perusahan tentu akan berpikir bahwa sis seorang yang gigih yang tidak pantang menyerah jika dihadapkan suatu masalah..


tetap aja persh tidak mau menerima lulusan S2 karena lowongan yang diminta hanya lah S1
mana mau seorang S2 dibayar dengan gaji S1.


Moral story-nya ??? othak athik gathuk . . .
Saccena me samo natthi, Esa me saccaparamiti

"One who sees the Dhamma sees me. One who sees me sees the Dhamma." Buddha

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: putus atau lanjut?
« Reply #55 on: 29 June 2011, 12:38:10 PM »
:)) thanks 4 correction..
miss dalam membuat ilustrasi :P
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline kakao

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.197
  • Reputasi: 15
  • Gender: Male
  • life is never sure, but die is certain
Re: putus atau lanjut?
« Reply #56 on: 29 June 2011, 01:18:33 PM »
lanjutin cie cie,..jangan menyerah,..suruh co cici menghadap kedua ortu cici,.. ;D
kalau dia gentlement, hadapi dg senyum cici,.minta terima semua persyaratannya ;D juga minta waktu untuk memenuhinya ^-^
go go ,..ayo maju,..majuuuuuuuu [-o<  :>-
"jika kau senang hati pegang jari, jika kau senang hati pegang jari dan masukan kehidungmu !!"
[img]http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/c/c3/Sailor_moon_ani.gif[img]

Offline H swiechun

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 4
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: putus atau lanjut?
« Reply #57 on: 29 June 2011, 02:10:55 PM »
teman-teman DC, langsung saja saya ceritakan dengan singkat

dari awal pendekatan saya dengan si A (pacar saya), orangtua saya uda ga setuju krn ingin saya mendapat cwo yang lebih baik (secara memang finansial pacar saya rata2). tapi saya tidak peduli berhubung saya rasa dialah cwo yang tepat wlaupun ada kekurangannya, dia selalu berusaha dlm segala hal dan berusaha memenuhi apa yang saya inginkan.

singkat cerita kita pun pacaran secara backstreet karena orangtua saya tidak suka dia. sampai kebohongan saya terungkap beberapa hari yang lalu. orangtua saya marah besar dan sangat kecewa pada saya. dan tentunya saya disuruh harus memutuskan dia.

dan sekarang saya benar2 diperketat, pegang hp jg ssh, apalagi kl klr rmh. saya benar2 bingung harus gimana. saya gak ingin mengecewakan orangtua saya lagi, tetapi saya juga gak sanggup putus dari pacar saya. saya benar2 gak sanggup.

mohon teman-teman DC memberi saya masukan, saya sangat mohon. T_T
apa yang harus saya lakukan? apakah ada jalan lain?

Sahabat Rilna ..................................... mungkin pendapat saya yang telah memasuki usia senja bisa menjadi pertimbangan ........................... bahwa , tidak ada orang tua yang mau anaknya menderita .................................... orang tua biasanya mempunyai naluri lebih peka ........................... dari pada anaknya yang sedang jatuh cinta ..............................bagi mereka yang sedang kasmaran ,  kata2 manis akan terasa janji muluk yang pasti ditepati ....................... tapi bagi yang lain , kata2 manis itu hanyalah rayuan gombal alias janji kosong .............................. ini adalah hal yang wajar .............. karenanya ada baiknya dengarkan dan amati pendapat yang lain itu , apalagi orang dekat yang tidak mau anda menderita / tertipu .................... karena informasi yang terbatas maka pendapat yang diuraikanpun hanya umum saja ......................... yang terpenting jangan memaksakan kehendak , karena akan menambah kekacauan yang ada ........................ bersabarlah dan pertimbangkan semua masukkan ................ bedakan masukan yang emosionil dan masukkan dengan etika logika ...........................

Semoga bermanfaat ..........................


Offline andry

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.115
  • Reputasi: 128
Re: putus atau lanjut?
« Reply #58 on: 29 June 2011, 03:20:26 PM »
gimana kalo gue kenalan sama ortu. mana tau cocok?


betapa beruntung-nya si-doi... :)

 ::)

???

 ^-^
Samma Vayama

Offline Rilna

  • Teman
  • **
  • Posts: 77
  • Reputasi: 3
Re: putus atau lanjut?
« Reply #59 on: 29 June 2011, 03:52:00 PM »
saya sungguh berterima kasih kepada semua teman2 DC yang telah memberi masukan
semoga teman2 DC berbahagia

orangtua saya menyuruh saya untuk mutusin pacar saya, namun tidak saya lakukan, tapi saya berbohong dan mengatakan bahwa saya sudah mutusin pacar saya, sehingga saat ini kemarahan ortu saya sudah reda.
pacar saya ingin datang kerumah dan meminta izin dan berani menerima amarah ortu saya. terus terang saya senang kalau dia berani, namun saya takut hal ini malah membuat ortu tambah murka.
namun jika pacar saya tidak datang, saya tidak bisa melihat apakah dia benar2 berjuang untuk saya
saya ingin melihat sampai mana dia sanggup berjuang dan berusaha (agar saya bisa benar2 mengambil keputusan utk tetap bersamanya atau melepaskannya)
gimana cara supaya saya bisa melihat perjuangannya? apakah dgn dia datang kerumah atau adakah cara lain?