Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?  (Read 13915 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Damustran

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 2
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« on: 15 December 2010, 11:10:23 AM »
Salam Dharma
 _/\_

Saya pemula yang tidak tahu apa-apa, ingin bertanya kepada senior Buddhis yang lebih tahu

Mengapa sih dalam beberapa ceramah Dharma yang pernah saya ikuti disebutkan bahwa Karma baik yang dihasilkan dalam Meditasi lebih tinggi nilainya bahkan dari menolong orang dari kematian. Hal ini sering saya dengar tapi selalu tanpa penjelasan logis.

Bukankah lebih berguna menolong orang banyak?

Mohon maaf atas pertanyaan bodoh ini, jujur saya pemula...
dan Terima kasih atas kesediaannya menjawab

Offline andry

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.115
  • Reputasi: 128
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #1 on: 15 December 2010, 11:17:23 AM »
wah, baru dengar tuh, bisa di sharing?
Samma Vayama

Offline willian

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 104
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • Lakukan segala sesuatu dengan sepenuh hati.
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #2 on: 15 December 2010, 11:40:10 AM »
Karna meditasi ada melatih pikiran kearah yang benar dan bijaksana.
Jadi kl pikiran sudah benar, otomatis perbuatan jga sudah benar..
Apapun yang sedan kamu lakukan, lakukanlah dengan sepenuh hati. Sebab apapun yang sedang kamu lakukan sekarang, itulah yang akan menentukan masa depanmu. Kita hidup untuk hari ini, bukan dari masa lalu dan bukan untuk masa depan..

Offline Damustran

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 2
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #3 on: 15 December 2010, 11:45:57 AM »
wah, baru dengar tuh, bisa di sharing?

 _/\_ saya belum bisa share krn justru saya ga tau...
barangkali yang lain bisa

Karna meditasi ada melatih pikiran kearah yang benar dan bijaksana.
Jadi kl pikiran sudah benar, otomatis perbuatan jga sudah benar..
berbuat benar disini berbuat baik kan yang dimaksud?
itu bila mendapat kesempatan, dalam hidup yang singkat terkadang ada orang yang langsung meninggal setelah meditasi
pernah saya dengar pada masa sang buddha ada orang jahat yang disadarkan kemudian bermeditasi, lalu mencapai salah satu tingkat kesucian sehingga karma buruknya langsung terhapuskan dan terhindar dari siksaan neraka... pdhlan dia belum berbuat baik.
dia baru bermeditasi

mohon bantuannya pencerahan bila ada salah pikir dalam logika saya

Offline willian

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 104
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • Lakukan segala sesuatu dengan sepenuh hati.
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #4 on: 15 December 2010, 12:05:19 PM »
Tentu saja,
Hanya dengan pikiran baik saja, jga bisa dsebut brbuat baik.
Yup contoh yg seperti tdi jga salah satu manfaat meditasi.
Sang buddha jga bermeditasi baru mencapai kesempurnaan bukan,
Meditasi jga dapat membuat pikiran kita menjadi sadar.
Apapun yang sedan kamu lakukan, lakukanlah dengan sepenuh hati. Sebab apapun yang sedang kamu lakukan sekarang, itulah yang akan menentukan masa depanmu. Kita hidup untuk hari ini, bukan dari masa lalu dan bukan untuk masa depan..

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #5 on: 15 December 2010, 12:13:18 PM »
Karna meditasi ada melatih pikiran kearah yang benar dan bijaksana.
Jadi kl pikiran sudah benar, otomatis perbuatan jga sudah benar..

kalau begitu kenapa masih ada faktor perbuatan benar dalam JMB8? bukankah dengan pikiran benar saja sudah cukup, karena jika pikiran sudah benar, maka otomatis perbuatan juga benar. mungkinkah seseorang yg berpikiran benar melakukan perbuatan tidak benar?

Offline Sumedho

  • Kebetulan
  • Administrator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 12.382
  • Reputasi: 423
  • Gender: Male
  • not self
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #6 on: 15 December 2010, 12:21:10 PM »
itu karena meditasi dianggap sebagai salah satu kunci dalam menghentikan kamma yg merupakan kamma yg paling mulia.

Quote from: MN 57: Kukkuravatika Sutta - Petapa Berperilaku-Anjing
http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=17773.msg287809#msg287809

...

7. “Puṇna, terdapat empat jenis perbuatan yang dinyatakan olehKu setelah menembusnya untuk diriKu sendiri dengan pengetahuan langsung. Apakah empat ini? Ada perbuatan gelap dengan akibat gelap; ada perbuatan terang dengan akibat terang; ada perbuatan gelap-dan-terang dengan akibat gelap-dan-terang; dan ada perbuatan yang bukan gelap juga bukan terang dengan akibat yang bukan gelap juga bukan terang, perbuatan yang mengarah menuju hancurnya perbuatan.

8. “Dan apakah, Puṇṇa, perbuatan gelap dengan akibat gelap? Di sini seseorang menghasilkan bentukan jasmani yang menyakitkan, bentukan ucapan yang menyakitkan, dan bentukan pikiran yang menyakitkan.  Setelah menghasilkan bentukan jasmani yang menyakitkan, bentukan ucapan yang menyakitkan, dan bentukan pikiran yang menyakitkan, ia muncul kembali di alam sengsara.  Ketika ia telah muncul kembali di alam sengsara, kontak yang menyakitkan menyentuhnya. Karena tersentuh oleh kontak yang menyakitkan, ia merasakan perasaan yang menyakitkan, sangat menyakitkan, seperti pada makhluk-makhluk di [390] neraka. Demikianlah kemunculan kembali suatu makhluk adalah karena suatu makhluk;  seorang yang muncul kembali melalui perbuatan yang telah ia lakukan. Ketika ia telah muncul kembali, kontak menyentuhnya. Demikianlah Aku katakan bahwa makhluk-makhluk adalah pewaris perbuatan mereka. Ini disebut perbuatan gelap dengan akibat gelap.

9. “Dan apakah, Puṇṇa, perbuatan terang dengan akibat terang? Di sini seseorang menghasilkan bentukan jasmani yang menyenangkan, bentukan ucapan yang menyenangkan, dan bentukan pikiran yang menyenangkan.  Setelah menghasilkan bentukan jasmani yang menyenangkan, bentukan ucapan yang menyenangkan, dan bentukan pikiran yang menyenangkan, ia muncul kembali di alam bahagia.  Ketika ia telah muncul kembali di alam bahagia, kontak yang menyenangkan menyentuhnya. Karena tersentuh oleh kontak yang menyenangkan, ia merasakan perasaan yang menyenangkan, sangat menyenangkan, seperti pada para dewa dengan Keagungan Gemilang. Demikianlah kemunculan kembali suatu makhluk adalah karena suatu makhluk; seorang yang muncul kembali melalui perbuatan yang telah ia lakukan. Ketika ia telah muncul kembali, kontak menyentuhnya. Demikianlah Aku katakan bahwa makhluk-makhluk adalah pewaris perbuatan mereka. Ini disebut perbuatan terang dengan akibat terang.

10. “Dan apakah, Puṇṇa, perbuatan gelap-dan-terang dengan akibat gelap-dan-terang? Di sini seseorang menghasilkan bentukan jasmani yang menyakitkan juga menyenangkan, bentukan ucapan yang menyakitkan juga menyenangkan, dan bentukan pikiran yang menyakitkan juga menyenangkan.  Setelah menghasilkan bentukan jasmani, bentukan ucapan, dan bentukan pikiran yang menyakitkan juga menyenangkan, ia muncul kembali di alam sengsara juga bahagia. Ketika ia telah muncul kembali di alam sengsara juga bahagia, baik kontak yang menyakitkan maupun menyenangkan menyentuhnya. Karena tersentuh oleh kontak yang menyakitkan juga menyenangkan, ia merasakan perasaan yang menyakitkan juga menyenangkan, campuran kenikmatan dan kesakitan, seperti pada manusia dan beberapa dewa di alam yang lebih rendah. Demikianlah kemunculan kembali suatu makhluk adalah karena suatu makhluk: seorang yang muncul kembali melalui perbuatan yang telah ia lakukan. Ketika ia telah muncul kembali, kontak menyentuhnya. Demikianlah Aku katakan bahwa makhluk-makhluk adalah pewaris perbuatan mereka. Ini disebut perbuatan gelap-dan-terang dengan akibat gelap-dan-terang. [391]

11. “Dan apakah, Puṇṇa, perbuatan bukan gelap juga bukan terang dengan akibat bukan gelap juga bukan terang perbuatan yang mengarah menuju hancurnya perbuatan? Di sini, kehendak untuk meninggalkan jenis perbuatan gelap dengan akibat gelap, dan kehendak untuk meninggalkan jenis perbuatan terang dengan akibat terang dan kehendak untuk meninggalkan jenis perbuatan gelap-dan-terang dengan akibat gelap-dan-terang: Ini disebut perbuatan bukan gelap juga bukan terang dengan akibat bukan gelap juga bukan terang yang mengarah menuju hancurnya perbuatan.  Ini adalah empat jenis perbuatan yang dinyatakan olehKu setelah menembusnya untuk diriKu sendiri dengan pengetahuan langsung”

...

Quote
"And what is kamma that is neither dark nor bright with neither dark nor bright result, leading to the ending of kamma? right view, right resolve, right speech, right action, right livelihood, right effort, right mindfulness, right concentration. This is called kamma that is neither dark nor bright with neither dark nor bright result, leading to the ending of kamma."

— AN 4.235
There is no place like 127.0.0.1

Offline andry

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.115
  • Reputasi: 128
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #7 on: 15 December 2010, 12:23:39 PM »
tp udah di coba? / di buktikan bhw hasil dr medit membawa karma baik yg lbh tinggi?
Samma Vayama

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #8 on: 15 December 2010, 12:30:41 PM »
tp udah di coba? / di buktikan bhw hasil dr medit membawa karma baik yg lbh tinggi?

Percayakah anda jika dikatakan bahwa Sang Buddha telah mencapai pencerahan sempurna dan telah mengakhiri dukkha?

Offline andry

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.115
  • Reputasi: 128
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #9 on: 15 December 2010, 01:18:54 PM »
Percayakah anda jika dikatakan bahwa Sang Buddha telah mencapai pencerahan sempurna dan telah mengakhiri dukkha?
no comment
Samma Vayama

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #10 on: 15 December 2010, 02:03:31 PM »
no comment

komen dunk.. komen... hehehe...

klo meditasi bisa memberikan kamma/karma baik yg tertinggi, maka berupa kamma/karma apakah buah nya ?

klo nurut aa semua perbuatan (sebab) yg mengarah ke hal yg baik dan bs memberikan manfaat bagi bathin pasti akan memberikan kebahagiaan (akibat) jd ga perlu di pertanyakan apakah pasti memberikan kamma ato tidak terlebih mempertanyakan rendah, sedang ato tinggi kadar kamma nya... tapi, just do it...

jd jgn terkungkung mau melaksanakan karena akibatnya manis... malah itu jd penghambat dan terkesan munafik, ada akibat manis baru dilaksanakan, klo ga ada akibat manis ga akan dilaksanakan...
« Last Edit: 15 December 2010, 02:05:06 PM by dhanuttono »
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.847
  • Reputasi: 268
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #11 on: 15 December 2010, 02:04:30 PM »
Salam Dharma
 _/\_

Saya pemula yang tidak tahu apa-apa, ingin bertanya kepada senior Buddhis yang lebih tahu

Mengapa sih dalam beberapa ceramah Dharma yang pernah saya ikuti disebutkan bahwa Karma baik yang dihasilkan dalam Meditasi lebih tinggi nilainya bahkan dari menolong orang dari kematian. Hal ini sering saya dengar tapi selalu tanpa penjelasan logis.

Bukankah lebih berguna menolong orang banyak?

Mohon maaf atas pertanyaan bodoh ini, jujur saya pemula...
dan Terima kasih atas kesediaannya menjawab
Karena perbuatan baik jenis lain memberikan sebatas kebahagiaan dalam lingkaran ketidakpuasan yang tidak ada akhirnya, sementara hasil dari meditasi membawa pada akhir dari ketidakpuasan itu sendiri (nibbana/nirvana).

Offline Mahadeva

  • Sebelumnya: raynoism
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 602
  • Reputasi: 10
  • Gender: Male
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #12 on: 15 December 2010, 02:08:45 PM »
Salam Dharma
 _/\_

Saya pemula yang tidak tahu apa-apa, ingin bertanya kepada senior Buddhis yang lebih tahu

Mengapa sih dalam beberapa ceramah Dharma yang pernah saya ikuti disebutkan bahwa Karma baik yang dihasilkan dalam Meditasi lebih tinggi nilainya bahkan dari menolong orang dari kematian. Hal ini sering saya dengar tapi selalu tanpa penjelasan logis.

Bukankah lebih berguna menolong orang banyak?

Mohon maaf atas pertanyaan bodoh ini, jujur saya pemula...
dan Terima kasih atas kesediaannya menjawab

yup meditasi itu karma baiknya tinggi sekali melebihi menolong orang yang mau mati....sesungguhnya dana yang terbaik itu ya dhamma dana, bukan sekedar menolong orang lain dan kegiatan sosial lainnya...

Nah, menurut saya dana dhamma hanya bisa dilakukan jika orang itu sudah bisa bermeditasi dengan benar, kalau belum maka apa yang dia ceramahkan sesungguhnya lebih beresiko keliru dibanding kalau dia sudah melakukan bhavana apalagi sudah dapat jhana.

jadi benar, meditasi itu lebih penting memang dan bukan bermaksud mengesampingkan perbuatan baik lain

seandainya pun kamu bantu orang yang mau mati tersebut dan dia nda jadi mati, kira2 dia ntar sehat selamanya ga? nda sakit lagi setelah kamu sembuhin? toh dia akan mati juga, kamu cuma nunda aja

kalau kamu dengan bermeditasi bisa mencapai beberapa panna (tidak harus arahat) dan km bisa memberi orang sakit itu dhamma dana sehingga berkurang kebencian, ketamakan dan kegelapan batinnya meski dia toh mati setelah kamu ceramahin maka bisa dipastikan km sudah bikin karma baik yang besar, ditambah kamu juga sembuhin tu orang sehingga bisa terus berlatih lagi.


Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #13 on: 15 December 2010, 02:43:12 PM »
^
setinggi apakah bauh kamma baik dr meditasi ? klo punya pendapat gtu justru buat rancu sidang pembaca, terlebih rata2 pembaca tidak mempunyai kemampuan bathin untuk melihat buah perbuatan, terlebih mengukur rendah, sedang dan tinggi nya buah perbuatan...

klo berbicara lebih baik meditasi dari pada menolong orang yg mau mati, maka buddhism akan di cap kasih nya kurang dan egois, cm ngurus diri sendiri... klo aa pilih nolong orang yg mau mati... begitu pula agama tetangga trutama nasrani, pasti akan memilih menolong orang lain yg mau mati terlebih dulu, karena hal itu di klaim bentuk kasih dr tuhan mereka...

ya ngalir aja, nolong orang jg penting, begitu pula meditasi... semua pilihan kita...
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

Offline Dhamma Sukkha

  • Sebelumnya: Citta Devi
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.607
  • Reputasi: 115
  • kilesaa... .... T__T""" :) _/\_
Re: Mengapa Meditasi memberikan Karma Baik tertinggi?
« Reply #14 on: 15 December 2010, 02:53:59 PM »
Salam Dharma
 _/\_

Saya pemula yang tidak tahu apa-apa, ingin bertanya kepada senior Buddhis yang lebih tahu

Mengapa sih dalam beberapa ceramah Dharma yang pernah saya ikuti disebutkan bahwa Karma baik yang dihasilkan dalam Meditasi lebih tinggi nilainya bahkan dari menolong orang dari kematian. Hal ini sering saya dengar tapi selalu tanpa penjelasan logis.

Bukankah lebih berguna menolong orang banyak?

Mohon maaf atas pertanyaan bodoh ini, jujur saya pemula...
dan Terima kasih atas kesediaannya menjawab
Pernyataanmu tdk bodoh kokk... wajar2 ajaa... \;D/\;D/\;D/
klo kita meditasi, kita akan punya kecendrungan utk melihat ke dlm dirii, di sini,
kita akan lbh menginstropeksi diri,
meditasi itu, melihat ke dalam niat batin kita, apakah itu baik ataupun burukk... \;D/\;D/\;D/
bila dilihat dari jasa kebaikannya, tentunya lbh unggul meditasi, org yg bermeditasi akan cendrung menimbulkan kewaspadaan dari niat batin kitaa...
cthnya : Ada 2 jenis tipe org :
1.org pertama tdk meditasi, hanya menolong org, tapi nolong org sekadar ikut2an, misalnya pas waktu ikut kegiatan panti jompo, ia eneg liat tainya nenek2... ;D ;D ;D sehingga enggan melakukannya, dan sambil marah2, sedikit perasaan benci... :)/

2. org kedua ini meditasi, dan juga menolong org, krn org kedua ini meditasi, ia akan punya kecendrungan tuk mengawasi pikirannya yg berkelana, dan mengawasi rintangan batin(pemalas, penakut, ragu2...) yg muncul.. ketika dihadapkan pada nenek yg bau tai, ia akan lbh mewajarinya, krn ia tau ;D ;D , bahwasannya, ia kelak akan tua spt nenek2 itu, "aku tdk boleh berpikiran buruk, pada nenek2 yg kutolongg... \^U^/ krn nenek2 sedang butuh pertolongann, bantulah sebisakuu... \;D/\;D/\;D/

Meditasi menurut B Jinadhammo Maha Thera, meditasi adlh kita menyadari setiap waktu yg telah berlalu... ;D ;D/
sehingga, waktu kita tdk terbuang sia2 utk hal yg tdk bergunaa, misalnya, ngegosip... ^-^

Meditasi menurut wnya, kita menyadari setiap niat batin, baik itu yg positif ataupun yg negatif, setelah kita menyadarinya, kita akan lbh mudah tuk menimbun niat buruk dlm2, dan memunculkan niat baikk.. \;D/\;D/ (daya upaya benar), sehingga kamma yg dihasilkan akan lbh indah disertai dgn niat baik/semangat yg tdk membeda2kan...

Dgn meditasi, kita akan lbh mudah mengendalikan pikiran kita yg liar... akan lbh mudah menerima diri kita maupun org lain apa adanyaa... \;D/

JADII... YOK KITA MEDITASI YUKK>U</
meditasi enakk lhoo... rasanya damaiiiii sekalii... >U</

metta cittena,
Citta :)/ _/\_
met kenal bro or sis... ;D ;D ;D/ _/\_

May All being Happy in the Dhamma ^^ _/\_

Karena Metta merupakan kebahagiaan akan org lain yg tulus \;D/

"Vinayo ayusasanam"
sasana/ajaran Buddha akan bertahan lama karena vinaya yg terjaga... _/\_ \;D/