//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara  (Read 367049 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

Offline kur0bane

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 392
  • Reputasi: 8
  • namo buddhaya,namo dhammaya,namo sanghaya
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #330 on: 27 April 2010, 12:41:15 AM »
Quote
Silsilah Mahaguru Tantrayana :
Dari Sekte Sakyapa : Guru Sakya Zhengkong
Dari Sekte Kargyupa : Gyalwa Karmpa XVi
Dari Sekte Gelugpa : Thubten Dhargay
Dari Sekte Nyingmapa : Bhiksu Liaoming

Menurut anda, Sekte mana yang cult ?

Siapa itu Geshe Thubten Dhargye? Search di internet kok gak ada? Saya taunya nama tempat namanya Thubten Dhargye Ling, bukan nama orang.

Bhiksu Liaoming tuh kan katanya seorang monastik Taois aliran Qingchen, gimana bisa pegang aliran Nyingma? walah..walah... jangan2 malah Yungdrung / New Bon yang diterima, bukan Nyingma??

 _/\_
The Siddha Wanderer
gw search dari internet ketemu ini:

http://www.tbsn.org/english2/news.php?id=74&classid=4
Tracing our True Buddha School`s lineage, we must pay homage to Reverend Liao-Ming (Nyingmapa), His Holiness the Sixteenth Karmapa (Kaygupa), Acharya Sakya Zheng-kong (Sakyapa), and Acharya Thubten Daryge (Gelugpa). They are the four sources of our True Budha Tantric Practices.

Acharya Sakya Zheng-kong, a patriarch of our True Buddha School lineage, received transmission of the Kalachakra Tantra from the Ninth Panchen Lama. The Dalai Lama and Panchen Lama are the highest-ranking Tibetan Lamas. Our Kalachakra Tantra came from the Ninth Panchen Lama, who transmitted it to Acharya Sakya Zheng-kong, who subsequently transmitted these practices to Acharya Lian-sheng, who is now transmitting one of practices to you. This Kalachakra lineage transmission came from one of the highest-ranking Tibetan lamas.

We have another Kalachakra lineage transmission. Vajrayana Buddhism has also been transmitted to Mongolia through Tibet. Phagspa Lama, who was from the same school as Vajra Acharya Sakya Zheng-kong, introduced Tibetan Buddhism into Mongolia and [as Kublai Khan`s Imperial Preceptor,] was Mongolia`s National Preceptor. Mongolia`s highest-ranking Living-Buddha was Jebtsundamba Khutughtu. Then, there are two Mongolian Living-Buddhas who ranked behind him. They are Chankya Khutukhtu and Kanjurwa Khutughtu (note: Chankya Khutukhtu`s title has also been variously written in romanized Chinese as Zhangjia Hutukhtu and Chang-chia Hutukhtu). Kanjurwa Khutughtu transmitted the Kalachakra Tantra to Thubten Nyima, Thubten ``Dali,`` and Thubten Dargye. Then, it was transmitted to me by Acharya Thubten Dargye. This is the Mongolian transmission. Therefore, True Buddha School`s Kalachakra Tantra has two great lineages transmissions. One is Tibetan and the other is Mongolian.
situs LSY ini. coba search di situs2 nyingma? ada tuh si liaoming?

Offline 4DMYN

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 428
  • Reputasi: -4
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #331 on: 27 April 2010, 12:45:47 AM »
gue denger-denger karmapa 17 ada 2 orang .. tau penyebabnya ga? lagi-lagi gara-gara rebutan gelar kan..?
baca disini: http://en.wikipedia.org/wiki/Karmapa_Controversy
gara-gara banyak orang-orang kecanduan gelar, maka nilai sebuah gelar karmapa begitu pentingnya.
orang baik atau buruk itu dinilai dari AJARAN-nya, bukan dari GELAR-nya, bukan dari SILSILAH-nya..



Offline 4DMYN

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 428
  • Reputasi: -4
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #332 on: 27 April 2010, 01:02:04 AM »

situs LSY ini. coba search di situs2 nyingma? ada tuh si liaoming?

cara paling cepat untuk mengetahui segala sesuatu tentang master lu tentu berasal dari websitenya. dong. emangnya untuk belajar agama Buddha harus berasal dari guru terkenal/sekolah terkenal..?

Offline GandalfTheElder

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.480
  • Reputasi: 75
  • Gender: Male
  • Exactly who we are is just enough (C. Underwood)
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #333 on: 27 April 2010, 07:10:22 AM »
Quote
Sekte Nyimgmapa versi Tantra Cina. Mahaguru memperoleh intisari silsilah dan abhiseka dari Bhiksu Liaoming. Beliau menerima tanda mata silsilah berupa : gantha kecil milik Acarya Norna, pusaka kotak Manjusri milik Istana Potala dari Tibet, kitab Sadhana, dll.

Jangan ngaco. Mana ada sekte Nyingmapa versi Tantra Cina. Tantra di Tiongkok itu sudah lama putus garis silsilahnya dan beralih ke Jepang diteruskan oleh Kobo Daishi (Kunghai Dashi!!) Silsilah Tantra Tiongkok waktu itu adalah Subhakarasimha, Amoghvajara dan Vajrabodhi, gak ada yang berhubungan dengan Padmasmabhava. Apalagi Tantra di Tiongkok itu cuma sampai Yoga Tantra saja yaitu Tattvasamgraha sedangkan Nyingma di Tibet sudah sampai Anuttarayoga!

Tantra Tiongkok ya Tantra Tiongkok. Nyingma ya Nyingma adanya di Tibet. Kalau anda tetap bersikeras, coba sebutkan sejarah nyata yang membuktikan ada Nyingmapa versi Tiongkok!!

Terus Acarya Norna itu siapa ya? Sansekerta atau Tibetannya apa yah?
Istana Potala kan Gelug dan adanya di Tibet, kok pusakanya malah ada di Tiongkok dan dipegang seorang Nyingma Taois??

Asal anda tahu, di Tibet itu ada aliran Yungdrung atau New Bon yang juga memuja Padmasambhava tapi mereka tidak berlindung pada Triratna tapi pada dewa-dewa duniawi. Banyak praktisi Nyingma yang keliru menganggap ajaran2 Bon itu sebagai Nyingma. Secara konsep, Bon memiliki hubungan yang tidak sedikit dengan agama Tao, mulai dari konsep astrologi, geomansi dsb. Bhakan ada yang ahli Feng Shui misalnya Prof. Lin Yun itu...  8)  8)

Quote
Sekte Sakyapa. Mahaguru Lian Shen memperoleh Abhiseka Dzogchen Mahaprajna dan Abhiseka Acarya dari Guru Sakya Zhengkong. Tanda mata silsilah berupa : pratima Buddha Sakyamuni yang telah lama menyertai Guru Sakya Zhengkong, stempel giok Singa Gunung Salju, teratai, ceret giok, vajrasphota dll.

Saya ingin bertanya juga: Siapa itu Sakya Zhengkong? Bagaimana posisinya dalam tradisi Sakyapa?

Quote
Sekte Kargyupa. Mahaguru Lian Shen menerima abhiseka tertinggi yaitu Abhiseka Buddha Panca-Dhyani oleh Gyalwa Karmapa XVI. Tanda mata Silsilah berupa : japamala kristal putih milik Dharmasami, ratna kalasa dari Vihara Xijin Xinlongde.

Apa itu Vihara Xijin Xinlongde? Tibetannya gimana ya? Dharmasami itu siapa? Gimana sejarahnya?

Saya sebagai murid Karmapa kok selama ini nggak pernah menemukan beliau ada singgung soal LSY?? Saya lihat webnya TBS itu sellau memberikan informasi secara sepihak. Malah ada seorang Lhama Karma Kagyu yang udah cukup senior walau belum Rinpoche pun pernah menganggap TBS itu campur aduk dan tidak usah ditanggapi!! Hmm..hmmm??

Anda tahu Master Mahayana Tiongkok yang sekarang cukup dekat dengan Karmapa ke-17?? Beliau juga tidak memperbolehkan TBS...

Quote
Sekte Gelugpa. Mahaguru Lian Shen memperoleh abhiseka Annuttarayoga Tantra dari Guru Thubten Dhargay. Tanda mata silsilah berupa : pratima Vajrapani Bodhisatva berbahan tanah liat, pratima vajravahari berbahan tanah liat, dan Kalachakra berbahan logam mulia dari Rinpoche Kanjurwa Khutughtu, Dharmacakra bermata berlian, vajragantha berbahan emas, vajra Trimukha Phur-bu, jubah Simha Dharmasami dan kalung 108 butir dorje berbahan emas dari Guru Thubten Dhargay.

Bisa anda sebutkan dan ceritakan biografi Geshe Thubten Dhargye?? Jawab dulu pertanyaan saya ini.. Bagaimana posisinya dalam Gelugpa?

Quote
at [Gandalf ]
andakan lagi belajar ama gelugpa? kenapa ga tanya tentang Thubten Dhargay ? Apakah sumber-nya harus dari internet ????????????????????????
Acarya Xue Shan Tong Ce yang tinggal di Bandung juga berguru ama thubten Dhargay.

Oh kalau gak dari internet, bisa anda kutipkan riwayat Gehse Thubten Dhargye dari buku? Di mana beliau waktu itu menetap? Silsilahnya gimana? Saya menginginkan kejelasan di sini, senang sekali kalau anda mau membantu.

Quote
Mengenai Padsambhava, metode latihan-nya udah sangat berbeda ? Bagaimana dengan sadhana Yab-yum ? metode ini udah sangat berbeda ? kan bukan ajaran Sakyamuni Buddha bila di pandang secara awam ? apakah ym ananda mempraktekkan ajaran ini ? Bila dijelaskan ke audience kan ga mengerti ?
Yang bisa hanya mengkritik, ga ada referensi jelas.

Hahaha...... siapa bilang bukan?? Ketauan anda ini sebenranya belajar Tantra atau apa toh. Baik saya kasih referensi yaaaa..... Chandamaharosana Tantra menyebutkan bahwa Bodhisattva Siddharta pernah melakukan karmamudra dengan istrinya Gopa alias Yasodhara.... Tau nggak Sang Buddha Sakyamuni mengajarkan Guhyasamaja pada Raja Indrabodhi dan dalam Guhyasamaja Tantra ada metode karmamudra?? Dan patut diingat juga Sadhana Yab-Yum BUKAN sadhana Seks yaaa.... Beliau juga membabarkan Hevajra Tantra di Magadha.

Dan semua aliran Vajrayana pun mengakui sumber semua Sutra dan Tantra itu ya Buddha Sakyamuni, Dalam Buddhadkapala Tantra diebutkan bahwa semua yoga tantra dan yogini tantra baik Anuttarayoga sekalipun itu diajarkan oleh Buddha Sakyamuni.  8)  8)  8) 8)

Quote
Ceritakan dulu Yang Arya Asanga mencapai pencerahan itu bagaimana ??????

"Maitreya received from Buddha Sakyamuni the teachings of compassion, the lineage of extensive deeds. He transmitted this lineage to Asanga." (Geshe Wangyal)

"In the same way, the lineage of the extensive path of method is passed from Shakyamuni Buddha to Maitreya and then to Asanga." (Yangsi Rinpoche)

The bodhisattva vow of Asanga was transmitted by Buddha Shakyamuni to the bodhisattva Maitreya, who passed it on to Asanga. This tradition of the bodhisattva vow is called the tradition of extensive deeds (Khenpo Karthar Rinpoche)

Asanga mendapatkan pencerahan ketika mendengarkan pembabaran Lima Dharma Maitreya yang merupakan Mahayana Dharma yang ditransmisikan Buddha Sakyamuni pada Maitreya ketika pemutaran Dharmachakra yang ketiga.

Quote
Silsilah Mahaguru Lian Shen ada juga :
Buddha Sakyamuni - Buddha Amitabha - Bodhisattva Maitreya - Padmasambhava Guru - Buddha Hidup Lian Shen

Silsilah-nya lebih panjang lagi.

Hahahaa... semula anda tulis mereka mendirikan sistem sendiri, sekarang anda kok malah IKUT2an menghubungkan dengan Sakyamuni Buddha. Apa maksud anda??  8) 8) 8)....

Quote
Segampang itukah dengan mempraktekkan attha sila pasti mencapai pencerahan ?????????

Saya bertanya apakah semua biksu tantra tibet benar-benar melaksanakan attha sila khususnya tiga sila terakhir ? Bagaimana dengan bhiksu mahayana yang sehari makan 3 kali ??????????

Hahahaha..... siapa bilang melakukan Asthasila maka lalu GAMPANG pang pang pang mencapai Pencerahan? Semua rekan di sini tahu kalau Asthasila itu salah satu unsur pembantu yang sangat penting ketika seseorang berusaha mencapai Pencerahan. Selain itu tentu ya masih ada unsur2 lainnya yang harus dipenuhi seperti meditasi samatha-vipasyana dengan metode Ishtadevata misalnya!!! Jadi jangan sengaja berusaha membelokkan kata-kata temen2 di DC sini ya!!

Kita tidak membahas bhiksu Mahayana di sini. Kesampingkan dulu.

Untuk bhiksu Vajrayana.... perhatikan dengan teliti apa itu Upavasa dan apa itu Nyungnay?? Apa orang menjalankannya setiap saat atau pada saat waktu tertentu tapi sering?
Dan bagaimanakah penerapan Asthasila itu sebenarnya, apakah mengekang atau fleksibel??
Anda kan mengaku guru anda mempunyai silsilah dari Karmapa, tahukah anda Karmapa juga sekarang memperbaharui pelaksanaan Vinaya? Yah mirip2 YA Tsongkhapa dulu lah.

Saya lihat kok hampir semua praktisi Vajrayana pernah melakukan Nyung Nay ataupun 8 Sila Upavasa. Nah kalau misalnya di ZFZ gak ya itu urusannya ZFZ.

Yah kalau anda mau jelas soal Vajrayana Tibetan, lebih baik anda belajar langsung sama vihara2 Kagyu atau Gelug yang ada di Indo saat ini, jangan cuma belajar dari ZFZ dong!!

Quote
memang dugaan saya semula benar,
seseorang yang belajar dari guru/ sekolah gak ternama tidak diterima oleh komunitas yang belajar dari sekolah ternama..  ini sih namanya orang kecanduan gelar..

anda menilai seseorang berdasarkan sekolah, bukan berdasarkan kemampuan seseorang.

Wah..wahh.... justru saya mementingkan sekolah bukan karena formalitasnya atau gelarnya, atau akademisnya atau juara atau apa lah. Tapi karena APA YANG DIAJARKAN itulah yang penting.

Apa anda tahu silsilah itu sangat penting dalam Vajrayana? Sehebat2nya kemampuan seseorang kalau silsilahnya gak jelas ya sama aja sangat tidak dianjurkan dalam Vajrayana!!

Anda sendiri bilang ada sekolah tidak ternama. Wah ya pantes aja nggak ternama karena metode pengajaran sekolah itu kurang baik...  8) 8) 8), bisa aja kan??

 _/\_
The Siddha Wanderer
« Last Edit: 27 April 2010, 07:21:27 AM by GandalfTheElder »
Theravada is my root. This is the body of my practice.... It [Tibetan Buddhism]has given me my Compassion practice. Vajrayana is my thunder, my power. This is the heart of my practice..True wisdom is simple and full of lightness and humor. Zen is my no-self (??). This is the soul of my practice.

Offline kur0bane

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 392
  • Reputasi: 8
  • namo buddhaya,namo dhammaya,namo sanghaya
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #334 on: 27 April 2010, 08:42:21 AM »
gue denger-denger karmapa 17 ada 2 orang .. tau penyebabnya ga? lagi-lagi gara-gara rebutan gelar kan..?
baca disini: http://en.wikipedia.org/wiki/Karmapa_Controversy
gara-gara banyak orang-orang kecanduan gelar, maka nilai sebuah gelar karmapa begitu pentingnya.
orang baik atau buruk itu dinilai dari AJARAN-nya, bukan dari GELAR-nya, bukan dari SILSILAH-nya..
penting lah gelar karmapa. dari pada sembarang orang dapat gelar karmapa. nanti dia angkat diri seperti si LSY. bikin aliran baru. ajaran juga ngaco. di campur2. asal baca mantra dikit2 gaib. suka dah semua orang. tantra itu bukan magic , tp tantrayana itu meditasi(Y.M Lama Tashi Purbu Rinpoche)

Offline kur0bane

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 392
  • Reputasi: 8
  • namo buddhaya,namo dhammaya,namo sanghaya
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #335 on: 27 April 2010, 08:43:55 AM »

situs LSY ini. coba search di situs2 nyingma? ada tuh si liaoming?

cara paling cepat untuk mengetahui segala sesuatu tentang master lu tentu berasal dari websitenya. dong. emangnya untuk belajar agama Buddha harus berasal dari guru terkenal/sekolah terkenal..?
dari situsnya kan dia tulis sepihak doank. katanya menerima silsilah dari aliran lain. jadi kita juga wajib menanyakan dari pihak yang menurunkan silsilah dunk. kalo nga di akui itu mah sama aja dengan KLAIN SEPIHAK.
alias PEMBODOHAN

Offline indra_ihong

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 239
  • Reputasi: -11
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #336 on: 27 April 2010, 09:56:47 AM »
Silsilah Yang Arya Asanga, anda tahu dari mana ? kutipan buku'kan ? Apakah anda melihat sendiri ?

Anda menulis Sakyamuni Buddha - Maitreya - Yang Arya Asanga.
Kapan Sakyamuni Buddha menurunkan ke Maitreya ? Bisa dijelaskan sejarahnya.
Dan Apakah Sakyamuni Buddha berpesan kepada Maitreya tentang Yang Arya Asanga ?


Mengenai Sadhana YAb-yum, anda menulis Sakyamuni Buddha menurunkan kepada Raja Indrabodhi. ok dech...saya mengakui saya tidak mengetahuinya. Tapi tulisan seperti ini valid ga ??? Apakah audience bisa menerima tulisan seperti ini ????????????????
Bila di jelaskan intisari sadhana yabyum kepada para audience, bisa dimengerti secara akal sehat ??? bisa dimengerti secara logika ????

Mengenai pembunuhan yang dilakukan oleh padmasambhava ajaran-nya darimana ?

mengenai silsilah mahaguru lian shen, anda bisa bertanya langsung ke Mahaguru ?
Saya tidak harus menjawab pertanyaan anda bila saya tidak begitu mengerti secara dalam'kan???

Saya belajar Ajaran Zhen FoZong udah cukup. Silsilah-nya begitu istimewa, buat apa lagi saya belajar tantra Tibet lainnya.
Ujian Kehidupan itu adalah menjadi Sempurna. Cukup tau kebenaran. Hindari konflik yang tidak sependapat dengan anda. Hadapi Konflik yang tidak terhindarkan, hanya untuk membuktikan kebenaran di depan mata. Sampai ajal itu tiba dengan kedamaian, dan pikiran yang upeksa.

Offline indra_ihong

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 239
  • Reputasi: -11
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #337 on: 27 April 2010, 10:40:02 AM »
Hahaha...... siapa bilang bukan?? Ketauan anda ini sebenranya belajar Tantra atau apa toh. Baik saya kasih referensi yaaaa..... Chandamaharosana Tantra menyebutkan bahwa Bodhisattva Siddharta pernah melakukan karmamudra dengan istrinya Gopa alias Yasodhara.... Tau nggak Sang Buddha Sakyamuni mengajarkan Guhyasamaja pada Raja Indrabodhi dan dalam Guhyasamaja Tantra ada metode karmamudra?? Dan patut diingat juga Sadhana Yab-Yum BUKAN sadhana Seks yaaa.... Beliau juga membabarkan Hevajra Tantra di Magadha.

Ga salah nih........... Bodhisattva Siddharta pernah melakukan karmamudra dengan istrinya Gopa alias Yasodhara.
Karmamudra versi tulisan anda seperti apa ????????????????
yang ngaco itu siapa ?????????????

Esensi karmamudra itu sangat dalam.
Bila Siddharta melakukan karmamudra dengan istrinya Gopa kemudian melahirkan seorang putra. Inikah yang anda maksudkan ????????????????
Ujian Kehidupan itu adalah menjadi Sempurna. Cukup tau kebenaran. Hindari konflik yang tidak sependapat dengan anda. Hadapi Konflik yang tidak terhindarkan, hanya untuk membuktikan kebenaran di depan mata. Sampai ajal itu tiba dengan kedamaian, dan pikiran yang upeksa.

Offline indra_ihong

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 239
  • Reputasi: -11
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #338 on: 27 April 2010, 11:02:55 AM »
Janganlah Menfitnah Sesukanya

Oleh: Buddha Hidup Liansheng Sheng-yen Lu

Dakini berkata, "Ketika Anda tidak mengerti seorang sadhaka, atau hanya mendengar kabar burung saja, atau pernyataan sepihak, janganlah memfitnah sesukanya. Kecuali, Anda telah sepenuhnya mencerahi prajna, Anda sepenuhnya telah memiliki kemampuan membaca pikiran makhluk lain. Kalau tidak, jangan menfitnah sesukanya."

Menfitnah adalah kelemahan semua umat manusia.

Ikrar dan sila yang paling gampang dilanggar, tergolong karma ucapan.

Orang awam mudah menfitnah orang lain.

Tidak terkecuali sadhaka.

Sadhaka gampang menfitnah agama dan aliran lain.

Sadhaka gampang memuji diri sendiri dan menfitnah orang lain.

Sadhaka gampang mengorek kesalahan dan kesesatan sadhaka lain.

Sadhaka menfitnah ajaran agama lain.

Sadhaka memiliki pandangan menyimpang terhadap agama, tidak memahami lalu memfitnah "Guru Aliran" dan murid-muridnya, oleh karena itu, penting sekali untuk membuang "pandangan menyimpang" dan "kemelekatan".

*

Ketika saya di Taiwan, saya sempat membaca beberapa buku yang menfitnah agama, terutama Tantra Tibet.

Beberapa buku ini ditulis oleh seorang penekun Vijnanavada, ia bahkan mencela guru sesepuh Tantra, Padmasambhava.

Sadhaka ini, juga mencela Guru Aliran Trisastra, Guru Yinshun.

Menurutnya, Tantra Tibet adalah perzinahan.

Padmasambhava adalah Mara Perzinahan.

Guru Yinshun hanya mengakui 6 jenis kesadaran. Sementara, kesadaran ketujuh dan kesadaran kedelapan, Guru Yinshun mengira hanya "nama belaka" adalah keliru.

Di sini, saya jelaskan secara khusus:

Padmasambhava memiliki 5 orang siswi yang memiliki keberhasilan luar biasa, mereka semua adalah rekan Dharma dari Guru Padma.

Kelima orang ini adalah Yeshey Tsogyal, Mandarava, Sakya Devi, Kalasiddhi, dan Tashi.

Kelima orang ini adalah mahasiddha.

Selain itu, yang tercantum di dalam Sutra Tantra, selain kelima orang ini, masih ada lagi 15 orang yang mencapai keberhasilan.

Selain ke-20 orang ini, masih banyak lagi yang lain.

Mereka semua adalah "Dakini" dari Padmasambhava.

Itu sebabnya, Padmasambhava difitnah sebagai guru sesepuh yang berzinah.

Tantra Tibet adalah aliran perzinahan.

Sepengetahuan saya, Sadhana Yab-yum dari Padmasambhava adalah esensi rahasia, merupakan rahasia tertinggi, penekunan sadhana ini, mudah memperoleh kebahagiaan tertinggi, terang, dan sunyata. Sangat berguna terhadap prana, nadi, dan bindu dalam ajaran Tantra.

Tidak tercemar.

Tidak konvensional.

Sempurna.

Silsilah rahasia semacam ini, memang tepat dan benar, merupakan kombinasi dari Kye-rim dan Dzog-rim. Lewat metode kemudahan untuk mencapai kebijaksanaan Tathagata yang tidak konvensional.

(Ini sulit dimengerti oleh orang awam, oleh karena itu, membuat orang berpikiran kotor. Sadhaka sang penulis buku tentu masih belum membuktikan keberhasilan dari sadhana ini, maka lumrah ia menfitnah)

Karena tidak mengetahui esensi rahasia, telah melakukan karma ucapan yaitu menfitnah, ini adalah pelanggaran ikrar dan sila dari sadhaka tersebut.

Sadhaka ini lewat Vijnanavada, menyerang aliran lain, ini juga berarti telah melanggar karma menfitnah.

Menurut saya, dunia ini terlalu banyak orang yang telah melanggar karma ucapan yaitu menfitnah, hanya karena banyak umat yang berada dalam kebutaan, media yang membesar-besarkan, penyiaran yang salah dari mulut insan, rumor dari kalangan yang mempunyai maksud tertentu.

Itu sebabnya, berita yang tidak benar tersebar di seluruh dunia, kebenaran yang sejati telah tenggelam tertutup kabut.

Di dunia ini, sadhaka seharusnya senantiasa bungkam! Agar tidak melanggar sila!

SELESAI
Dikutip : http://indonesia.tbsn.org/modules/news2/article.php?storyid=456
Ujian Kehidupan itu adalah menjadi Sempurna. Cukup tau kebenaran. Hindari konflik yang tidak sependapat dengan anda. Hadapi Konflik yang tidak terhindarkan, hanya untuk membuktikan kebenaran di depan mata. Sampai ajal itu tiba dengan kedamaian, dan pikiran yang upeksa.

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #339 on: 27 April 2010, 11:18:17 AM »
4. Menulis dalam forum diskusi harus disertai sumber referensi, dan alur penjelasan yang jelas.

BAgaimana ?????????????????????????????????????????????????????
wuokeh.. bagaimana jika point ke 4 itu karena anda yang mengusulkan.. anda yang dulu memulainya..
tolong cantumkan referensi dari penjelasan anda, yang tidak hanya mengatakan maha guru sudah mencapai tingkat kesucian blablabla tapi gak ada rujukan yang jelas.. dan tidak hanya mengatakan.. kita orang awam tidak akan bisa mengetahui yang sudah mencapai pencerahan..

kalau misal bro indra ihong tetep berpendapat begitu, bagus thread ini dilock saja, gak perlu didiskusikan dengan konklusi : manusia tidak ada yang bisa memahami pencapaian LSY.

simple kan ?
Referensi mahaguru mencapai pencerahan ada di Buku "Sebuah Jalan Menuju Terang" yang bagian subjudul-nya"Panca MahaBhutani".
Buku itu ditulis oleh Mahaguru Lian Shen.
Bila jawaban ini tidak memuaskan, saya mencari referensi yang sesuai tulisan anda ?

Jadi kesimpulan-nya semua thread dilock ?
begini seh bro..
misal saya mengarang buku judulnya : "Kebenaran yang paling benar" karangan Master Forte.
terus di dalam buku itu, saya cantumkan, Forte telah mencapai penerangan Agung yang maha sempurna melebihi siapa pun..

pertanyaan saya : Buku saya valid tidak jika digunakan untuk menjelaskan saya ?

contoh paling gampang deh
di buku karangan forte tertulis begini
- Yang menciptakan bumi adalah Forte
- Terus dari mana tahu yang mencipatkan bumi adalah forte => kan ada di buku karangan forte ?

Paham maksud saya ? ^-^

Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline indra_ihong

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 239
  • Reputasi: -11
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #340 on: 27 April 2010, 01:19:03 PM »
Semua murid ZhenFoZong membaca referensi buku Mahaguru. Karena pencapaian Mahaguru adalah AnuttaraSamyaksambodhi. Kemudian pencapaian Mahaguru tidak bisa diukur oleh siapapun seperti riwayat Padmasambhava yang didalam tulisan buku ada cerita tentang Manjushri dengan mahakasyapa.

Lagipula tiap tulisan rekan DC itu, sumber referensi-nya darimana ? Juga ga dicantumkan sesuai pengajuan syarat yang saya tulis ????????????????

Apakah tulisan rekan DC sesuai dengan katthavathu sutta ??????????

Saya sarankan forum DC ini lebih cocok bahas ajaran Sakyamuni Buddha aliran Theravada. Setiap saya melihat keluhan dari rekan baru DC lebih cocok ke arah theravada. Ajaran Mahayana kaga ada ?

Anda sebagai moderator aja pernah melakukan kesalahan dengan rekan DC, bagaimana mungkin tulisan anda bisa kredibel ???????????????

Tulisan anda kurang konsekwen ? Terkesan mempunyai maksud terselubung. Tampang aja lulusan sarjana farmasi apoteker.
Ujian Kehidupan itu adalah menjadi Sempurna. Cukup tau kebenaran. Hindari konflik yang tidak sependapat dengan anda. Hadapi Konflik yang tidak terhindarkan, hanya untuk membuktikan kebenaran di depan mata. Sampai ajal itu tiba dengan kedamaian, dan pikiran yang upeksa.

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #341 on: 27 April 2010, 01:25:29 PM »
1. lah.. sekarang anda yang mengajukan permohonan untuk referensi.. saya HANYA INGIN ANDA yang mengajukan permohonan referensi terlebih dahulu MEMBUKTIKAN tanpa MEMAKSA ORANG LAIN melakukannya duluan.. DAN Anda juga menyatakan SIAP untuk mencari REFERENSI sesuai dengan kemauan saya.. Sekarang saya uji Anda mencari referensi, Anda sudah berkeluh kesah, DC blablabla.. Jika tidak bisa, katakan tidak bisa. Jika Anda percaya LSY, silakan. tapi katakan itu sebagai kepercayaan Anda tanpa harus membangga2kannya di sini. Di sini adalah forum diskusi, bukan forum membangga2kan sesuatu tanpa kejelasan. Dan jika Anda bersikeras membangga2kan tapi tidak mau ditanya / dikomplen itu hak Anda, namun jangan di sini.. Anda bisa membuat blog / apalah tanpa membolehkan komentar.. sehingga interaksi yang terjadi hanya 1 arah.. kalau namanya forum, interaksi yang terjadi 2 arah. Dan silakan keluar saja dari thread ini jika postingan Anda hanya isinya keluh kesah.

2. Saya tidak ada menjelek2an anda.. membahas latar pendidikan anda.. kenapa anda begitu sewot dengan lulusan farmasi saya ? Bisakah anda berdiskusi dengan baik ? Jika tidak bisa, katakan terus terang.. tidak perlu menyinggung latar pendidikan saya.. Tidak ada hubungan dengan ini.

PAHAM ?
« Last Edit: 27 April 2010, 01:29:22 PM by Forte »
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline indra_ihong

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 239
  • Reputasi: -11
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #342 on: 27 April 2010, 01:34:53 PM »
Contoh kan kepada saya : Penyampaian mana yang tidak baik ?

menulis tentang postingan tadi ??????????? anda merasakannya ????????

mana mungkin tipe anda bisa jadi moderator ?

Tulisan seperti ini, cukup banyak dalam postingan tersebut ?????????

ini hanya segelintir saja. bahkan secuil saja. melukai perasaan anda ?????
Ujian Kehidupan itu adalah menjadi Sempurna. Cukup tau kebenaran. Hindari konflik yang tidak sependapat dengan anda. Hadapi Konflik yang tidak terhindarkan, hanya untuk membuktikan kebenaran di depan mata. Sampai ajal itu tiba dengan kedamaian, dan pikiran yang upeksa.

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #343 on: 27 April 2010, 01:37:12 PM »
Contoh kan kepada saya : Penyampaian mana yang tidak baik ?

menulis tentang postingan tadi ??????????? anda merasakannya ????????

mana mungkin tipe anda bisa jadi moderator ?

Tulisan seperti ini, cukup banyak dalam postingan tersebut ?????????

ini hanya segelintir saja. bahkan secuil saja. melukai perasaan anda ?????
apa hubungan lulusan kefarmasian saya dengan ini ? kenapa Anda menyinggungnya
apa hubungan saya dulunya moderator dengan ini ? kenapa Anda menyinggungnya..

JELASKAN..
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline indra_ihong

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 239
  • Reputasi: -11
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #344 on: 27 April 2010, 01:39:46 PM »
 :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :))
Ujian Kehidupan itu adalah menjadi Sempurna. Cukup tau kebenaran. Hindari konflik yang tidak sependapat dengan anda. Hadapi Konflik yang tidak terhindarkan, hanya untuk membuktikan kebenaran di depan mata. Sampai ajal itu tiba dengan kedamaian, dan pikiran yang upeksa.

 

anything