Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: 3 x 8 = 23  (Read 13008 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline hemayanti

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.477
  • Reputasi: 186
  • Gender: Female
  • Appamadena Sampadetha
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #45 on: 01 February 2012, 08:21:52 PM »
memang tidak mati konyol di tanga yan hui ;D. tapi nantinya akan mati lebih konyol di tangan orang lain ;D.
nona hema pernah mendengar pepatah, 'kalo orang bodoh didukung terus kebodohannya, maka selanjutnya semuanya akan menjadi lebih bodoh lagi'? ;D pasti belom pernah kan? ;D karena itu pepatah made in bawel :)).

benar itu memang bukan masalah matematika, karena di pasar sering terjadi 4x5=16 karena dapet diskon 20% :)). tapi kalo orang memaksakan kehendak supaya dapet 16 bukannya 20 maka siap-siap aja terjadi seperti yang dialami pembeli durian di tangerang ;D. ditebas sama goloknya tukan duren :P.
:hammer:


Mengusahakan agar 10 orang bodoh itu tahu selekasnya bahwa di ada di tempat yang salah.
bagaimana kalau misalnya kondisinya tidak mendukung bagi kita untuk memberi tahu, misalnya jarak yang terlalu jauh. om kainyn?
dari komen2 yang sebelumnya, sepertinya akan dijawab biarkan saja mereka yang menjadi korban karena kesalahannya sendiri. :)
tanya lagi yah, bagaimana kalo misalnya 10 orang yang lalai itu adalah anggota keluarga kita ataupun orang2 yang kita sayangi?
apakah akan tetap mengorbankan mereka om kainyn?
"Sekarang, para bhikkhu, Aku mengatakan ini sebagai nasihat terakhir-Ku: kehancuran adalah sifat dari segala sesuatu yang terbentuk. Oleh karena itu, berjuanglah dengan penuh kesadaran."

Offline Sostradanie

  • Sebelumnya: sriyeklina
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.794
  • Reputasi: 43
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #46 on: 02 February 2012, 12:30:50 AM »
Daripada tamak akan karma baik, lebih baik menghentikan semua jenis kejahatan, termasuk membunuh. Tidak dapat karma baik tidak akan membuat kita celaka, namun membunuh akan membuat kita celaka.

Saya kasih contoh ekstrem lagi, 100 (jangan 10) orang sedang mabuk-mabukan jadi berjalan di rel yang salah. Di antara mereka habis mencuri dan menipu untuk mendapat uang, lalu sebagian lagi sambil mabuk juga berpesta seks.

Di rel lain, ada seorang Arahat yang mengetahui rel tersebut tidak ada keretanya, lalu sedang meditasi jalan mondar-mandir dengan penuh kesadaran. Lalu ada kereta yang akan melintas, Sis Terwelu jadi tukang jaga relnya. Dengan 'matematika karma', membunuh 1 orang, bisakah lepas dari akibat buruknya karena telah menyelamatkan 100 orang?
Bagaimana jika contohnya dirubah menjadi 100 orang adalah orang tuna netra di rel yang salah? Dan 1 orang penjahat di rel yang benar?
PEMUSNAHAN BAIK ADANYA (2019)

Offline cumi polos

  • Sebelumnya: Teko
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.129
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
  • mohon transparansinya
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #47 on: 02 February 2012, 06:10:22 AM »
Bagaimana jika contohnya dirubah menjadi 100 orang adalah orang tuna netra di rel yang salah? Dan 1 orang penjahat di rel yang benar?

orang tuna netra malah pinter2...

dari getaran kereta di rel
dari bauan asap
dari suara

dia udah kabur duluan....

dan penjahat ya ngapain di rel tuhhh, gersang toh disana  :o
merryXmas n happyNewYYYY 2018

Offline Yani Puk

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.208
  • Reputasi: 37
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #48 on: 02 February 2012, 08:49:47 AM »
orang tuna netra malah pinter2...

dari getaran kereta di rel
dari bauan asap
dari suara

dia udah kabur duluan....

dan penjahat ya ngapain di rel tuhhh, gersang toh disana  :o
Penjahat di rel yg benar, mau nyopet, ngerampok, dll lah.. masa mejeng kyk foto model di rel yg benar (dlm arti dia naik kereta api). Klo orang baik di rel salah, ya salah dia kenapa di rel salah.. Itu artinya karma buruk dia udah berbuah..
Tidak selamanya orang baik itu panjang umur dan tidak selamanya orang jahat itu pendek umur
Apa yang sudah digariskan oleh karma masing2 maka akan berbuah sesuai waktunya jika orang tersebut tidak pupuk dengan karma baik dia selama hidup di dunia

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #49 on: 02 February 2012, 09:22:38 AM »
Saya kurang tahu juga tentang cerita ini?Apakah ini sebuah sejarah?Karena kalau dari jalan cerita diatas tidak dinyatakan di depan umum.
Sama, tidak tahu. Kalau menurut saya, sepertinya bukan sejarah.


Quote
Mungkin pertanyaan dan jawaban kreativitas. Sama seperti saya pernah ditanya ketika melamar kerja dulu. 4x6=24.
Sesuatu yang benar menurut saya benar tapi saya tidak lulus. Karena yang dicari bukan orang yang  menjawab seperti itu. Ada yang menjawab 4x6=2000.Malah itu yang diterima.

Alasannya 2000 karena jawaban itu yang didapat jika kita tanya ke tukang cuci foto  ;D
Ya, kalau saya mungkin akan menjawab sekitar 50.000.000, karena tanah kuburan sekarang memang mahal. ;D

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #50 on: 02 February 2012, 09:49:18 AM »
memang tidak mati konyol di tanga yan hui ;D. tapi nantinya akan mati lebih konyol di tangan orang lain ;D.
nona hema pernah mendengar pepatah, 'kalo orang bodoh didukung terus kebodohannya, maka selanjutnya semuanya akan menjadi lebih bodoh lagi'? ;D pasti belom pernah kan? ;D karena itu pepatah made in bawel :)).

benar itu memang bukan masalah matematika, karena di pasar sering terjadi 4x5=16 karena dapet diskon 20% :)). tapi kalo orang memaksakan kehendak supaya dapet 16 bukannya 20 maka siap-siap aja terjadi seperti yang dialami pembeli durian di tangerang ;D. ditebas sama goloknya tukan duren :P.
Di Rusia juga ada ungkapan: "Дурака́ учи́ть — то́лько по́ртить." (Mengajari orang bodoh hanyalah memanjakannya.) Jikapun dimodali 3x8=24, belum tentu seorang tolol menggunakannya dengan benar, apalagi jika dimodali keyakinan 3x8=23.

Offline bluppy

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.160
  • Reputasi: 65
  • Gender: Female
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #51 on: 02 February 2012, 09:59:19 AM »
Saya kurang tahu juga tentang cerita ini?Apakah ini sebuah sejarah?Karena kalau dari jalan cerita diatas tidak dinyatakan di depan umum.

susah dipastikan apakah itu sejarah yg benar2 terjadi
atau ajaran moral yg digambarkan melalui cerita

biasanya kitab2 kuno kumpulan ajaran moralitas Confusius
itu diajarkan di pelajaran Sastra Kuno
bukan di dalam pelajaran sejarah
salah satu kitab itu ada yg berisi percakapan Confusius dengan murid2nya
dan dikumpulkan menjadi 1 kitab yg utamanya ajaran moralitas

dari wikipedia
Because no texts are demonstrably authored by Confucius, and the ideas most closely associated with him were elaborated in writings that accumulated over the period between his death and the foundation of the first Chinese empire in 221 BC, many scholars are very cautious about attributing specific assertions to Confucius himself. His teachings may be found in the Analects of Confucius  (論語), a collection of aphorisms, which was compiled many years after his death. For nearly 2,000 years he was thought to be the editor or author of all the Five Classics (五經)[6][7]  such as the Classic of Rites (禮記) (editor), and the Spring and Autumn Annals (春秋) (author).
http://en.wikipedia.org/wiki/Confucius

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #52 on: 02 February 2012, 09:59:32 AM »
belajarlah menggunakan jenis barang dan unit yg mengikutinnya....

gula 100 derajat + air 100 derajat... apakah sama dengan 200 derajat ?

nah itu celcius atau fahrenheit atau kelvin... jadi derajat aja juga gak cukup jelas....

detail
detail

 ;D
Ini juga benar. Dengan detail, bisa dijawab dengan benar sesuai konteks. 1+1 kalau konteksnya Adam & Hawa juga jadi 6 milyar. Di tempat saya, 4x8x8=84.000, sedangkan 20x25=37.500.

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #53 on: 02 February 2012, 10:06:16 AM »
:hammer:

bagaimana kalau misalnya kondisinya tidak mendukung bagi kita untuk memberi tahu, misalnya jarak yang terlalu jauh. om kainyn?
dari komen2 yang sebelumnya, sepertinya akan dijawab biarkan saja mereka yang menjadi korban karena kesalahannya sendiri. :)
Ya, tidak semua hal di dunia ini bisa kita ubah.


Quote
tanya lagi yah, bagaimana kalo misalnya 10 orang yang lalai itu adalah anggota keluarga kita ataupun orang2 yang kita sayangi?
apakah akan tetap mengorbankan mereka om kainyn?
Kalau buat saya, bukan 'mengorbankan' karena bukan saya yang membuat mereka berjalan di rel salah sehingga tertabrak kereta. Ya, sepertinya saya akan merelakannya. Sepertinya akan lebih sulit bersenang-senang dengan keluarga sendiri sementara saya membuat orang lain kehilangan keluarganya. Itu kebahagiaan yang tidak pantas.


Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #54 on: 02 February 2012, 10:10:13 AM »
Bagaimana jika contohnya dirubah menjadi 100 orang adalah orang tuna netra di rel yang salah? Dan 1 orang penjahat di rel yang benar?
Jikapun 100 arahat di rel yang salah, itu tetap adalah kesalahan mereka, konsekwensinya adalah tertabrak kereta. Sebaliknya 1 orang bajingan bejad di rel yang benar, maka adalah haknya untuk tidak tertabrak kereta.

Lain lagi masalahnya kalau memang saya mau menyingkirkan 1 orang itu, maka terlepas dari siapa di rel lain, ini adalah kesempatan untuk menghajarnya. ;D Tapi itu tentu kasus berbeda.

Offline Sostradanie

  • Sebelumnya: sriyeklina
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.794
  • Reputasi: 43
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #55 on: 02 February 2012, 08:58:35 PM »
susah dipastikan apakah itu sejarah yg benar2 terjadi
atau ajaran moral yg digambarkan melalui cerita

biasanya kitab2 kuno kumpulan ajaran moralitas Confusius
itu diajarkan di pelajaran Sastra Kuno
bukan di dalam pelajaran sejarah
salah satu kitab itu ada yg berisi percakapan Confusius dengan murid2nya
dan dikumpulkan menjadi 1 kitab yg utamanya ajaran moralitas

dari wikipedia
Because no texts are demonstrably authored by Confucius, and the ideas most closely associated with him were elaborated in writings that accumulated over the period between his death and the foundation of the first Chinese empire in 221 BC, many scholars are very cautious about attributing specific assertions to Confucius himself. His teachings may be found in the Analects of Confucius  (論語), a collection of aphorisms, which was compiled many years after his death. For nearly 2,000 years he was thought to be the editor or author of all the Five Classics (五經)[6][7]  such as the Classic of Rites (禮記) (editor), and the Spring and Autumn Annals (春秋) (author).
http://en.wikipedia.org/wiki/Confucius
Terima kasih info-nya. Saya ingin tahu Yan Hui apakah seorang pejabat atau bukan. Jika ternyata dia seorang pejabat maka bagian apakah fungsi Yan Hui?
PEMUSNAHAN BAIK ADANYA (2019)

Offline Sostradanie

  • Sebelumnya: sriyeklina
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.794
  • Reputasi: 43
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #56 on: 02 February 2012, 09:08:46 PM »
Ini juga benar. Dengan detail, bisa dijawab dengan benar sesuai konteks. 1+1 kalau konteksnya Adam & Hawa juga jadi 6 milyar. Di tempat saya, 4x8x8=84.000, sedangkan 20x25=37.500.

Jadi bagaimana memutuskan bijak/kurang bijak cerita diatas? Jika konteksnya tidak tahu?

Jikapun 100 arahat di rel yang salah, itu tetap adalah kesalahan mereka, konsekwensinya adalah tertabrak kereta. Sebaliknya 1 orang bajingan bejad di rel yang benar, maka adalah haknya untuk tidak tertabrak kereta.

Lain lagi masalahnya kalau memang saya mau menyingkirkan 1 orang itu, maka terlepas dari siapa di rel lain, ini adalah kesempatan untuk menghajarnya. ;D Tapi itu tentu kasus berbeda.
Saya tidak meminta 100 arahat tapi hanya 100 orang buta. Orang buta tidak bisa melihat jadi tidak akan tahu apakah dia di rel yang salah atau bukan. Jika bro adalah penjaga rel tersebut, apakah masih memakai prinsip yang sama seperti sebelumnya?Yang berada pada rel yang benar lebih punya hak untuk hidup.

PEMUSNAHAN BAIK ADANYA (2019)

Offline Sostradanie

  • Sebelumnya: sriyeklina
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.794
  • Reputasi: 43
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #57 on: 02 February 2012, 09:11:05 PM »
orang tuna netra malah pinter2...

dari getaran kereta di rel
dari bauan asap
dari suara

dia udah kabur duluan....

dan penjahat ya ngapain di rel tuhhh, gersang toh disana  :o
Kalau dari bau asap berarti keretanya sudah depan mata bro. Yang terjadi itu mereka akan saling tabrak menabrak untuk menyelamatkan diri.
PEMUSNAHAN BAIK ADANYA (2019)

Offline bluppy

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.160
  • Reputasi: 65
  • Gender: Female
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #58 on: 02 February 2012, 09:52:57 PM »
Terima kasih info-nya. Saya ingin tahu Yan Hui apakah seorang pejabat atau bukan. Jika ternyata dia seorang pejabat maka bagian apakah fungsi Yan Hui?

http://history.stnn.cc/arts/201001/t20100120_1256214_1.html
颜回父子时,除了保有祖传的贵族身份及颜路的鲁卿大夫头衔外,便只有陋巷简朴的住宅及五十亩郭外之田,十亩郭内之圃了。在生产力极为低下的春秋时期,些许田产难以维持一个贵族家庭的生计,颜回父子不得不省去作为贵族家庭的一般性开支,简居于陋巷。
terjemahan singkatnya: Ayah Yan Hui adalah bangsawan kecil pada zaman yang miskin, sehingga mereka walaupun bergelar bangsawan, tetapi tinggal di rumah jelek dan sangat miskin


所以他说“三年学,不至于谷,不易得也。”(学习多年却不以做官为意,这种人太少了)时,简直就是在说自己和颜回!
Confusius berkata: "setelah belajar sekian lama, tapi tidak berniat menjadi pejabat, orang seperti ini sangatlah sedikit", mengumpamakan dirinya sendiri dan Yan Hui

===========================================================
http://baike.baidu.com/view/6198.htm
颜回一生没有做过官,也没有留下传世之作,他的只言片语,收集在《论语》等书中,其思想与孔子的思想基本是一致的。后世尊其为“复圣”。
Yan Hui tidak pernah menjadi pejabat, tidak pernah meninggalkan karya2 tulisan, kisah tentangnya tercatat dalam kita "Lun Yu", filosofinya hampir sama dengan Confusius

============================================================
http://www.bliayad.org/articles/pages/0281.htm
顏回輸冠

顏回愛學習,德性又好,是孔子的得意門生。

一天,顏回去街上辦事,見一家布店前圍滿了人。他上前一問,才知道是買布的跟賣布的發生了糾紛。只聽買布的大嚷大叫:「三八就是二十三,你為啥要我二十四個錢?」

顏回走到買布的跟前,施一禮說:「這位大哥,三八是二十四,怎麼會是二十三呢?是你算錯了,不要吵啦。」

買布的仍不服氣,指著顏回的鼻子說:「誰請你出來評理的?你算老幾?要評理只有找孔夫子,錯與不錯只有他說了算!走,咱找他評理去!」

顏回說:「好。孔夫子若評你錯了怎麼辦?」

買布的說:「評我錯了輸上我的頭。你錯了呢?」

顏回說:「評我錯了輸上我的冠。」

二人打著賭,找到了孔子。孔子問明了情況,對顏回笑笑說:「三八就是二十三哪!顏回,你輸啦,把冠取下來給人家吧!」

顏回從來不跟老師鬥嘴。他聽孔子評他錯了,就老老實實摘下帽子,交給了買布的。那人接過帽子,得意地走了。對孔子的評判,顏回表面上絕對服從,心裡卻想不通。他認為孔子已老糊塗,便不想再跟孔子學習了。

第二天,顏回就借故說家中有事,要請假回去。孔子明白顏回的心事,也不挑破,點頭准了他的假。

顏回臨行前,去跟孔子告別。孔子要他辦完事即返回,並囑咐他兩句話:「千年古樹莫存身,殺人不明勿動手。」

顏回應聲「記住了」,便動身往家走。

路上,突然風起雲湧,雷鳴電閃,眼看要下大雨。顏回鑽進路邊一棵大樹的空樹幹裡,想避避雨。

他猛然記起孔子「千年古樹莫存身」的話,心想,師徒一場,再聽他一次話吧,又從空樹幹中走了出來。他剛離開不遠,一個炸雷,把那棵古樹劈個粉碎。顏回大吃一驚:老師的第一句話應驗啦!難道我還會殺人嗎?

顏回趕到家,已是深夜。他不想驚動家人,就用隨身佩帶的寶劍,撥開了妻子住室的門栓。顏回到床前一摸,啊呀,南頭睡個人,北頭睡個人!

他怒從心頭起,舉劍正要砍,又想起孔子的第二句話「殺人不明勿動手」。他點燈一看,床上一頭睡的是妻子,一頭睡的是妹妹。

天明,顏回又返了回去,見了孔子便跪下說:「老師,您那兩句話,救了我、我妻和我妹妹三個人哪!您事前怎麼會知道要發生的事呢?」

孔子把顏回扶起來說:「昨天天氣燥熱,估計會有雷雨,因而就提醒你『千年古樹莫存身』。你又是帶著氣走的,身上還佩帶著寶劍,因而我告誡你『殺人不明勿動手』。」

顏回打躬說:「老師料事如神,學生十分敬佩!」

孔子又開導顏回說:「我知道你請假回家是假的,實則以為我老糊塗了,不願再跟我學習。你想想:我說三八二十三是對的,你輸了,不過輸個冠;我若說三八二十四是對的,他輸了, 那可是一條人命啊!你說冠重要還是人命重要?」

顏回恍然大悟,「噗通」跪在孔子面前,說:「老師重大義而輕小是小非,學生還以為老師因年高而欠清醒呢。學生慚愧萬分!」

從這以後,孔子無論去到哪裡,顏回再沒離開過他。

ceritanya sama dengan cerita yang diposting TS
yang sudah diterjemahkan dalam bahasa indonesia
perbedaannya hanya
Pedagang kain bertaruh kepalanya
Yan hui bertaruh topinya

Pejabat di zaman China kuno
memang memakai topi pejabat
jadi mungkin topi itu adalah simbol jabatannya
dan menyerahkan topi berarti menyerahkan jabatan

tapi mungkin juga salah terjemahan
jadi topi itu hanyalah benda topi saja

============================================================

kesimpulan dan tebakan saya
karena informasi dari beberapa website
rata2 mengatakan Yan Hui tidak pernah menjadi pejabat
dan tidak berniat menjadi pejabat

berbagai artikel dan video di youtube
ttg kisah di atas
hanya menceritakan Yan Hui kalah taruhan topi
tapi tidak mengatakan kalah taruhan jabatannya
jadi ada kemungkinan ceritanya salah terjemahan
tapi untuk yakinnya mesti nanya Proffesor sastra China nig  ;D
« Last Edit: 02 February 2012, 09:59:53 PM by bluppy »

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.964
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: 3 x 8 = 23
« Reply #59 on: 03 February 2012, 06:38:34 AM »
Jadi bagaimana memutuskan bijak/kurang bijak cerita diatas? Jika konteksnya tidak tahu?
Saya tidak meminta 100 arahat tapi hanya 100 orang buta. Orang buta tidak bisa melihat jadi tidak akan tahu apakah dia di rel yang salah atau bukan. Jika bro adalah penjaga rel tersebut, apakah masih memakai prinsip yang sama seperti sebelumnya?Yang berada pada rel yang benar lebih punya hak untuk hidup.


mungkin maksud bro Kainyn menggunakan contoh 'mahluk suci Arahat' saja harus terima resiko berada ditempat yg salah, apalagi mahluk lainnya (manusia : orang buta, bayi, orantg tua, orang cacat fisik dsb)

semoga salah ! :))
« Last Edit: 03 February 2012, 06:46:26 AM by adi lim »
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.