Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Jejak2 bahasa Pali / Sanskrit yang ditemukan dalam bahasa Indonesia dan Jawa  (Read 40964 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Peacemind

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 970
  • Reputasi: 74
Kita tahu bahwa dengan kedatangan para pedagang India ke Indonesia pada jaman kuno budaya Indonesia telah sangat dipengaruhi budaya India. Mereka tidak hanya memperkenalkan seni dagang, tani, politik dan semacamnya, tetapi juga memperkenalkan bahasa mereka ke orang-orang Indonesia. Saat ini jejak2 bahasa Pali / Sanskkrit masih tampak dalam beberapa kata dalam bahasa Indonesia maupun Jawa. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

1. Indonesia samudra, Pali samudda.
2. Indonesia negara, Pali nāgara.
3. Indonesia desa, Pali desa.
4. Indonesia raja, Pali rāja.
5. Indonesia bupati (pemimpin kabupaten), Pali bhūpati adalah raja. bhū adalah bumi, sedangkan pati adalah pemimpin.
6. Indonesia bumi, Pali bhūmi.
7. Indonesia pertiwi, Pali Pathavī.
8. Indonesia / Jawa teja, Pali teja.
9. Indonesia Suami, Pali sāmiko, Sanskrit svami.
10. Indonesia istri, Pali itthi (wanita), Sanskrit Stri (istri).
11. Indonesia angkasa, Pali ākāsa.
12. Indonesia dewa, Pali deva.
13. Indonesia cakra, Pali cakka.
14. Indonesia gua, Pali gūha.
15. Indonesia kala (waktu), Pali kāla.
16. Indonesia guru, Pali guru.
17. Indonesia siswa, Pali sissa.
18. Indonesia srigala, Pali sigala
19. Indonesia rupiyah (uang), Pali rūpiya.
20. Indonesia Kalpataru, Pali Kappataru.

Dan masih banyak lagi.... yang mau menambah juga dipersilahkan.  :)

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
kata agama jg katanya berasal dari kata Nikaya ??

Puasa asal kata dari Uposatta ?
  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline Peacemind

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 970
  • Reputasi: 74
kata agama jg katanya berasal dari kata Nikaya ??

Puasa asal kata dari Uposatta ?

Sangat mungkin.

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
dosa, suka, duka.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Kelana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.226
  • Reputasi: 142
manusia - manussa
biara - vihara

GKBU
 
_/\_ suvatthi hotu


- finire -

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
kata agama jg katanya berasal dari kata Nikaya ??

Puasa asal kata dari Uposatta ?

Vassa jadi puasa?  ini lebih mirip, artinya juga mirip

Sangat mungkin.
~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
upacara berasal dari upacara (Pali)

~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
semedi/samadi berasal dari samadhi
~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline Peacemind

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 970
  • Reputasi: 74
dosa, suka, duka.

 Setuju...

manusia - manussa
biara - vihara



setuju....

upacara berasal dari upacara (Pali)

setuju..

semedi/samadi berasal dari samadhi


setuju...

kata agama jg katanya berasal dari kata Nikaya ??

Puasa asal kata dari Uposatta ?

Vassa jadi puasa?  ini lebih mirip, artinya juga mirip

Sangat mungkin.

Wah...kalau vassa arti sebenarnya adalah "hujan'. Masa Vassa bagi seorang bhikkhu dimaksudkan bahwa pada musim hujan seorng bhikkhu harus berdiam diri di satu tempat. Vassa menjadi puasa.....masih kurang setuju.. :) Tapi kata puasa harus ditelusuri dulu juga, apakah kata ini sudah ada sejak jaman dahulu atau kata2 yang muncul belakangan, dan apakah kata ini benar2 berasal dari Indonesia atau dari Arab karena puasa lebih mengarah kepada praktik orang Muslim. JIka kata ini termasuk kata kuno dan bukan dari tradisi Arab / Islam, memang ada kemungkinan bahwa vassa pada jaman dulu menjadi puasa belakangan dan memiliki makna yang agak berbeda.

Ada beberapa tambahan lagi:

1. Indonesia rupa, Pali rūpa.
2. Indonesia rasa, Pali rasa.
3. Indonesia muka, Pali mukha.
4. Indonesia asrama, Pali assama.
 etc.



Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
kalau cita khan di pali ada yak
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Dae Hyun

  • Teman
  • **
  • Posts: 81
  • Reputasi: 2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
rupanya bahasa sankrit banyak diterapkan di indonesia, luar biasa

Offline Peacemind

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 970
  • Reputasi: 74
kalau cita khan di pali ada yak

Dlm bahasa Jawa, cita juga pikiran, sedangkan Pali citta.

Offline Peacemind

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 970
  • Reputasi: 74
kalau cita khan di pali ada yak

Dlm bahasa Jawa, cita juga pikiran, sedangkan Pali citta.

Tapi kalau cita-cita atau asa seperti dalam kata putus asa / putus harapan, dalam bahasa Pali kata āsa juga berarti 'harapan'.

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Bhakti ada gak? Trus dhamma jadi dharma ya.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline CHANGE

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 598
  • Reputasi: 63
Sumber :
http://kuishando.wordpress.com/2009/02/16/serapan-bhs-sanskrit/

Kata Serapan dari Bahasa Sansekerta
16
 
02
 
2009
 Dalam pelajaran Sejarah mulai dari tingkat Sekolah Dasar, saya mempelajari bahwa Bahasa Sansekerta dipakai di Nusantara di masa lampau. Bahasa ini dipakai mula-mula di salah satu peradaban tertua, peradaban Sungai Indus, dan menyebar ke hampir seluruh dunia besamaan meyebarnya kepercayaan Hindu. Salah satu tempat menyebarnya kepecayaan Hindu adalah daerah Asia Tenggara. Kerajaan Sriwijaya, dari namanya pun sudah memakai Bahasa Sansekerta. Sampai di masa kerajaan-kerajaan Islam, Bahasa Sanseketa masih dipakai, contohnya adalah nama-nama raja Jawa.

Saya tidak tahu apakah penggunaan Bahasa Sansekerta ini sudah punah atau belum, tetapi bahasa ini berkembang menjadi Bahasa India. Bahasa ini juga sangat memperkaya kata-kata di dalam Bahasa Indonesia, bahkan ternyata bahasa-bahasa di Eropa juga banyak menyerap kata-kata Bahasa Sansekerta.

Contoh dalam bahasa Indonesia sehari-hari adalah kata “aneka”. Dan dalam bahasa di Eropa, beberapa yang saya temukan adalah “tri” yang dalam bahasa Inggris menjadi “three”, Bahasa Jerman, “drei”. Kata “naama” yang menjadi “name” (Inggris), “Namen” (Jerman). Kata “path.h”, yang berarti jalan, menjadi “path” (Inggris). Atau “bhraataa” yang menjadi ” brother” (Inggris). Dari sini saya melihat sedari masa lalu dunia itu saling berhubungan.

Lalu saya mencoba mencari kamus Bahasa Sansekerta, dan saya mendapatkan ini. Dari kamus tersebut saya mencoba mencari kata-kata yang diserap ke dalam Bahasa Indonesia. Saya melihat dalam menyerap Bahasa Sansekerta, kata-kata Sansekerta ada yang mengalami modifikasi dan ada yang diambil langsung. Dan ada juga yang artinya tidak berubah, ada pula yang artinya bergeser. Perbedaan penulisan dikarenakan perbedaan standar penulisan bunyi. (sepeti penulisan “dvi” dalam kamus tersebut, ditulis “dwi” dalam penulisan Bahasa Indonesia)

Kata-kata pertama adalah kata dalam kamus tersebut. Kata di dalam kurung adalah arti asal, beberapa saya biarkan dalam bahasa Inggris karena belum menemukan padanan kata Indonesia yang tepat. Kata setelah tanda “=” adalah kata dalam Bahasa Indonesia. Apabila tidak ada tanda tersebut, berarti penulisannya sama dengan penulisan dalam Bahasa Indonesia. Ada beberapa kata yang diserap ke dalam bahsa daerah di Indonesia. Silahkan dilirik, menarik..

 

a (berarti tidak, seperti dalam kata asusila)
aaditya (a name of Sun, Vishnu is among twelve Aditya-s) = Aditya
aakaashaM (langit) = angkasa
aashaa (desire) = asa
aatmaa (jiwa) = atma
aatmaja (anak (anak laki-laki)) = Atmaja
adhipati (tuan)= adipati
agama (proof of the trustworthiness of a source of knowledge)
agni (api)
akShara = aksara
ama.nda (not slow or dull, active, intelligent; sharp, strong, violent, not little) = Amanda
aN^ka = angka
aneka (banyak)
antaraM = antara
antare = antara
antarikSha (ruang) = antariksa
antarikShaM (ruang, langit) = antariksa
artha (uang, harta)
arthe (dalam arti) = arti
arthiyaM = arti
astra (senjata)
athavaa / athau = atau
avataara (a divine incarnation particularly of Vishnu, e.g. Buddha) = awatara (penjelmaan)

baahu (arm) = bahu
bala (kekuatan)
balaM (tentara) = bala
bhaaga (part) = bagi(an)
bhaagya (blessing) = bahagia
bhaarata (O descendant of Bharata) = barata
bhaashhaa = bahasa
bhaaskra (a name of Sun) = Baskara
bhagavaan.h (O Personality of Godhead) = Bagawan
bhagavan.h (O Supreme) = Bagawan
bhakti (devotion, worship) = bakti
bhaya (fear) = bahaya
bheda (break, pierce, also difference) = beda
bhumiH (the earth) = bumi
bhuupati (lord of the earth) = raja
bhuvana (rumah) = buana
bodhi (pencerahan)
bodhi (supreme knowledge)
brahma (cosmos)
brahmaM ((Acc.S)the great self) = Brahma
bud.hdhyaa (by intelligence) = budaya
buddha (one who has known hence the enlightened)
buddhayaH (intelligence) = budaya
buddhi (intelligence) = budi
budha (wise)
budhiH (mind) = budi

chakra (lingkaran, roda, pusat fisik manusia)
chakraM (cycle) = cakram
chakram.h (roda, cycle, lingkaran) = cakram
chandana = sandal
chandra (Name for the Moon)
charitaM (cerita, karakter) = cerita
chatuH (empat) = catur
chint.h (memikirkan) = cinta
chintaa (worrying) = cinta
chitta (mind) = cita
chuMbana = cium

daaraa (wanita) = dara
daNDa (a staff, also monetary punishment for wrong doing) = denda
dasha (sepuluh) = dasa
desha (country) = desa
deva = dewa
devataa = dewa-dewa
devi = dewi
dhana (uang) = dana
dharma (religion) = darma
dhyaana (kontemplasi, meditasi)
dina (Day)
divyaani (divine) = Dewiyani, dsb
doshhaaH (kesalahan) = dosa
duHkha = duka
durjana (wicked person)
duuta (messenger) = duta
dve = dua
dvi = dwi, dua
dvipaada (dua kaki) = dwipoda

eka (satu)

gaja = gajah
garuDa = (elang)
ghana (dark, ghana also means cloud)
giita (lagu) = Gita
giri (mountain)
girish (God of mountain attributed to Lord Shiva)
graha (planet)
guhaa = gua
guNa (kualitas)
guNadharma (properti)
gupta (rahasia)
guru (pengajar)

ha.nsa = angsa
hasta (tangan)

indraH (the god Indra) = Indra
indro (the Lord Indra)

jaala (net) = jala
jagat.h (universe) = jagat
jaya (victory)
jiiva (life) = jiwa

kaaJNchana (emas) = kencana
kaala (waktu)= kala
kaaraNa (alasan) = karena
kaarya (kerja) = karya, kerja
kalpataru (The heavenly tree giving whatever one desires)
kapaala (forehead) = kepala
karma (aksi atau aktivitas)
kathaa (story) = kata
kathaM (tell) = kata
kaviH (puisi) = kawih ~ Bahasa Sunda
kiraNa (cahaya) = kirana
kShaatraM = ksatria
kula (keluarga, dinasti)= + warga = keluarga
kumaara (boy, young)
kunchikaa = kunci
kupitaM (marah) = pitam
kusuma bunga

lalita (lovely, beautiful, elegant, graceful)
loka (this world)

maasa (month) = masa
madhu (sweet) = manis
madhya (tengah) = madya
mahaa (great (substitute of mahat), big large, huge, powerful, mighty, eminent, noble) = maha
mahendra (Indra, god of gods)
maNDala (circle)
mantra (spell) = mantera
manushhya = manusia
martya (mortal)
mayuura (a peacock)
megha (cloud)
mitra (teman)
mokSha (emancipation of the soul from rebirth) = moksa
mukha (mulut) = muka
muurti (idol) = murti, Trimurti

naada (Sound) = nada
naaDii (a channel within the subtle body) = nadi
naaga (ular) = naga
naama = nama
nada (The Universal Sound. Vibration)
nadi ((f) river)
nandana (child) = nanda
naraka (hell) = neraka
netra (mata)
niila (biru) = nila
nirmaa (to create)
nirmala (bersih)
nirvaaNa (freedom of the personal soul from the physical world) = nirwana
nishchaya (determination) = niscaya
nishchayaH (in certainty) = niscaya
nishhThaa ((f) trust) = nista

pa.ncha (lima) = panca
padma (lotus)
paNdita (the wise man) = pendeta
pashchaat.h = pasca
phala (fruit) = pala
praaNa (Soul) = prana
prabhu (lord) = prabu
prahara (part of the day)
prakaasha (shining, clear) = Prakasa
prathama = pratama, pertama
purii (benteng, kota) = puri
pustaka (buku)
putra (anak lelaki)
puuj.h (to worship) = puji
puuja (ritual) = puja
puurva (previous) = purwa

raaGYii = ratu
raajaa = raja
raashi (Sign of the Zodiac) = rasi
rahasyaM (misteri) = rahasia
rajasa (mobility) .. Pantas Hatta Rajasa sempat jadi Menteri Perhubungan
rajasaH (from the mode of passion)
rakShasa (adj. devil) = raksasa
ruupa (beautiful form) = rupa
ruupasya (bentuk) = rupa

sahaaya (helper, friend, ally, hamba) = sahaya – saya
sakShii = saksi
samudra (laut)
santosha (kepuasan) = sentosa
saroja (lotus (one that is born in a lake)) = seroja
shabda (Word) = sabda
shakti (kekuatan) = sakti
shuchi (bersih) = suci
si.nha = singa
siddhi (success, achievement) = Sidi .. Ow nama dosen TA saya nih!
smaran.h (thinking of) = asmara
sukha (kebahagiaan) = suka
surendra (king of gods)
surya (A name for the Sun)
sushiila (of good character) = susila
suukShmashariira (the astral body) = sukma
suurya (matahari) = surya
sva (self, sendiri) = swa
svara = suara
svarga = surga
svasti (all peace) Swasti

takShakaH (carpenter) = Taksaka
tanu (body) = Tanuwijaya, dsb
tri (tiga)

uttamaH (terbaik) = utama

va.nda (Worship) = Vanda, Wanda, dsb
va.nsha (keluarga) = bangsa, wangsa
vaahana (kendaraan) = wahana
vaartaa = warta, berita
vaastushaastra (study of architecture) = wastusastra
vaastuu (place, residence) = wastu
vaayu (angin) = bayu
vachaH (words) = baca
vachana (talk) = wacana
varga (Divisional or Harmonic Charts) = warga
varNa = warna
varsha (tahun) = warsa
vaya (age) = baya – sebaya
vichaara (thought) = bicara
vichakShaNa (clever, wise) = bijaksana
vidhi (ritual) = Widi
vidhva.nsa / vinaashaM / vinaashaH (destruction) vinaasha (total destruction) = binasa
vidyaa (pengetahuan) = widya
vihaara (in relaxation) = Vihara, biara
viira (the sentiment of valor) = wira – perwira
viiryavaan.h (very powerful) = Wiryawan
vijayaM (victory) = wijaya
vinaya (humility) = Winaya
vishha (racun) = bisa
vishhNu (the preserver of life) = Wisnu
vishuddha (pure) = wisuda
vR^iddha (tua, berumur) = wreda

yasha (sukses)
yoga (effort)
yogaM (self-realisation) = yoga
yogya (like) = seyogyanya
yonii (vagina, womb, or the source) = yoni
yuddha (Planetary War)

bersambung