Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Kisah nyata dari Irlandia utara  (Read 9291 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Kisah nyata dari Irlandia utara
« on: 29 December 2009, 12:49:03 AM »
Jangan Benci Aku Mama.!!

Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki,
wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku,
memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini
memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain
saja untuk dijadikan budak atau pelayan.
Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya
membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun
melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya
menamainya Angelica.
Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami
mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak
yang indah-indah.
Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa
stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu
melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu
menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal
dunia. Eric sudah berumur
4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang
yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan
membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung
kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya
tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah
rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5
tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.
Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia
Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat
buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah
sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah
berumur
12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan.
Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang
mengingatnya.
Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak.
Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah
saya.
Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu
cekali pada Mommy!"
Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya
menahannya, "Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak
manis?"
"Nama saya Elic, Tante."
"Eric? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?"
Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai
perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba
terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film
yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa
jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu.
Ya, saya harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak
pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba
bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan
menjemputmu Eric...
Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan
Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary, apa yang
sebenarnya terjadi?"
"Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal
yang telah saya lakukan dulu." tTpi aku menceritakannya juga dengan
terisak-isak. ..
Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami
yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya
keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap
lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya
mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan
lamanya dan Eric..
Eric...
Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan
sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang
terbuat dari bambu itu. Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apa
pun! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan
kecil itu.
Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada
sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya
mengamatinya dengan seksama... Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali
potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan
Eric sehari-harinya. ..
Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya
pun keluar dari ruangan itu... Air mata saya mengalir dengan deras.
Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai
menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat
seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat
itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian
kotor.
Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala
ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.
"Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!"
Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal
dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?"
Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk!
Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini,
Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., mommy!' Karena
tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal
Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai
pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti
itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia
belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis
ini untukmu..."
Saya pun membaca tulisan di kertas itu...
"Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama
Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji
kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..."
Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan...
katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang!
Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!"
Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.
"Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric
telah meninggal dunia.. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya
sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan
di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut
apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya
ada di dalam sana ... Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari
belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang
lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana .
Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.
  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline exam

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 533
  • Reputasi: 9
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #1 on: 29 December 2009, 12:52:42 AM »
BUSET DEH, SEDIH AMAT CERITANYA
DAPAT DARIMANA ?

THX ANYWAY

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #2 on: 29 December 2009, 01:02:39 AM »
^
^
Dari FB  ;D
gw biasanya males baca cerita yg panjang2 ......
tumben ini bisa baca abis   ^-^
  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.554
  • Reputasi: 219
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #3 on: 29 December 2009, 09:20:44 AM »
Quote
Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami
yang begitu baik dan penuh pengertian.

ini bagian yg kurang gw suka....

teringat Steve Jobs, bos Apple...
dia juga anak yg diberikan pada orang lain...
oleh ortu aslinya.

Apakah Steve Jobs akan berhasil kalau tidak diberikan pada orang lain?
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline jimmykei

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 168
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • Semoga Semua Makhluk Berbahagia, Sadhu3x
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #4 on: 29 December 2009, 10:13:18 AM »
 :(
 :'(

very sad story,
berusahalah sebaik mungkin untuk menyayangi org yang kita kasihi
sebelum ia pergi dari kita
« Last Edit: 29 December 2009, 10:14:55 AM by jimmykei »

Offline wiithink

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.630
  • Reputasi: 32
  • Gender: Female
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #5 on: 29 December 2009, 03:09:49 PM »
penyesalan tak ada guna. jadi, jangan melakukan sesuatu yang bisa membuat menyesal

Offline kusalaputto

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.288
  • Reputasi: 30
  • Gender: Male
  • appamadena sampadetha
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #6 on: 29 December 2009, 05:48:09 PM »
sad story i'm almost cry reading this story  :-[ tp tu ibu parah jg klo emang pny ank bgt kan emeng ada kaitan dengan kamma dia n mst terima n tanggung jwb jg wuih what the f*** mother
semoga kamma baik saya melindungi saya, semoga kamma baik saya mengkondisikan saya menemukan seseorang yang baik pada saya dan anak saya, semoga kamma baik saya mengkondisikan tujuan yang ingin saya capai, semoga saya bisa meditasi lebih lama.

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #7 on: 29 December 2009, 09:18:31 PM »
yaaaah .... baca cerita ini jadi ingat tetangga gw yg beda-bedain kasih sayang terhadap anak oleh Ibu
ada 1 anak(laki2) yg rada kurang (idiot) ......
yang idiot ini kalo makan ato minta sesuatu .....pasti diomelin dulu walaupun akhirnya dikasih juga
sampe suatu ketika anaknya yg idiot ini menderita sakit ( gw gak tau sakitnya apa) dan tidak cepat2 di obati ato di bawa kedokter ...... sekian tahun dibiarkan ( mungkin jadi parah) teman gw yg idiot ini meninggal dunia ......

Saat ini mungkin Ibunya menyesal tidak mengobati cepat2 .....
dan yg dilakukan Ibu sekarang adalah belajar pengobatan tradisional
Ibu ini mengobati orang ..... GRATIS  _/\_

  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline exam

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 533
  • Reputasi: 9
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #8 on: 29 December 2009, 10:36:23 PM »
kira-kira kenapa ya kita bisa punya anggota keluarga seperti itu ?

Offline kusalaputto

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.288
  • Reputasi: 30
  • Gender: Male
  • appamadena sampadetha
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #9 on: 30 December 2009, 09:47:48 AM »
kira-kira kenapa ya kita bisa punya anggota keluarga seperti itu ?

sudah pasti ad kaitan kamma dengan kita. karena janaka kamma yang terjadi spt itu tentu harus ada kecocokan dengan kita maupun dengan si calon anak ,baru janaka kamma muncul n anak jd 1/2 gt d. ga hnya kamma saat ini kamma masa lampau jg mempengaruhi jd cara terbaik u/ menghindari yg ky gini ya tanamkan hiri & ottapa trus berbuat bae terus d kapan pun n dimana pun.
 _/\_
semoga kamma baik saya melindungi saya, semoga kamma baik saya mengkondisikan saya menemukan seseorang yang baik pada saya dan anak saya, semoga kamma baik saya mengkondisikan tujuan yang ingin saya capai, semoga saya bisa meditasi lebih lama.

Offline dewi_go

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.848
  • Reputasi: 69
  • Gender: Female
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #10 on: 09 February 2010, 06:58:12 PM »
Pasti berat bagi ortu yang memiliki anak yang terbelakang mentalny, namun apakah si anak layak diperlakukan seperti itu, mengharukan sekali cerita tsb,dia bahkan ga pernah membenci mamany yang sudah dengan sengaja meninggalkannya
Sweet things are easy 2 buy,
but sweet people are difficult to find.
Life ends when u stop dreaming, hope ends when u stop believing,
Love ends when u stop caring,
Friendship ends when u stop sharing.
So share this with whom ever u consider a friend.
To love without condition... ......... .........

Offline deph

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 27
  • Reputasi: 1
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #11 on: 21 March 2010, 06:22:49 PM »
huaah sedih ceritanya  :'(...
bagus juga tuh nenek marahin emaknya...
tapi biar bagaimana anak itu udah ada iktan kamma sama ibunya waloupun sekarang si ibu menghindar n nyesel (ga ada gunanya lagi) ntar di kehidupan lain dia juga bakal dapet lagi kamma seperti ini n ga bakalan habis. krn mungkin si ibu ada hutang kamma sama anaknya. (mungkin..)hehehe
0:)

Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #12 on: 28 March 2010, 03:09:42 PM »
memang mudah menilai baik buruk jika sudah diketahui hasilnya.......

namun bagaimana seperti kisah steve jobs yg disebut diatas? apakah org tua yg meninggalkannya juga dicaci? ternyata tidak......

disini bisa dilihat bhw yg jadi masalah adl bukan karena menelantarkannya namun baik atau buruk kondisi setelah ditinggalkan
bahkan bisa saja dalam kasus steve jobs, ada yg berkomentar "untung diberikan ke org lain jadinya sukses"

demikianlah yg sering kita lakukan dalam keseharian kita, menanggapi objek menyenangkan atau tidak menyenangkannya
bukan bagaimana kita bisa menjadikan  cerita2 seperti itu sebagai latihan utk batin kita, utk bagaimana menjaga kusala citta, utk bagaimana jika satu saat menghadapi masalah2

semoga bermanfaat

Offline L1M

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 141
  • Reputasi: 5
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #13 on: 04 June 2010, 04:00:09 PM »
parah tuh cerita....

tau deh ye kamma ape yang telah dilakukan ibarat jatuh ketimpa tangga pula((lahir cacat masih sengsara juga karena ditinggalkan juga hampir selama hidupnya sama ortunya)) :no:..

Aku dulu juga punya adik sepupu perempuan,keadaanya sama seperti itu,tapi masih ada kamma baik yang mateng sehingga kedua ortunya tetep sayang abis n rela merawat dd sepupu gw itu,walaupun endingnya beberapa tahun yang lalu udah meninggal juga   [at] -).. Walaupun paman n bibi gw dulu ga mengenal dhamma(karesten),tapi gw salut dengan mereka karena biarpun udah dirawat sampe 20tahuanan sampe akhirnya berpisah,mereka ga terlalu melekat sehingga ga begitu berkepanjangan larut dalam dukkha  :lotus:

ya dengan sepenggal cerita gw diatas,paling gw cuma bisa berharap semoga sahabat yang di irlandia tersebut bisa untuk tidak terlalu melekat..dan juga berharap semoga bisa belajar n berusaha bangkit dalam pengembangan batin berdasarkan pengalaman2 hidup yang lampau,sehingga dapat merealisasikan keyakinan(sadda) hidup yang sesungguhnya adalah tidak kekal

SEMOGA SEMUA MAKHLUK BERBAHAGIA,SEJAHTERA,DAN DAMAI
                                        _/\_

Offline Crescent

  • Sebelumnya: Deviol
  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 227
  • Reputasi: 12
  • Gender: Male
Re: Kisah nyata dari Irlandia utara
« Reply #14 on: 04 June 2010, 04:13:18 PM »
Sangat2 mengharukan.... :((