Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Mahaparinirvana Sutra dan Mahaparinibbana Sutta  (Read 25265 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Kelana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.226
  • Reputasi: 142
Re: Mahaparinirvana Sutra dan Mahaparinibbana Sutta
« Reply #45 on: 29 May 2009, 03:21:01 PM »
Mgkin dmikian jg dngan vegetarian, sang Buddha tidak lngsung mengajar vegetarian agar mrka mau duduk dn mendngarkan, dan scra brtahap meninggalkan makanan hewani. Nah hampir sama kan?Cmiiw.

Apa yang saya sampaikan Sdr. Johsun, bukan kemungkinan atau pendapat saya, tapi penjelasan, alasan mengenai mengapa istilah tersebut digunakan ada dalam salah satu sutra.
Sedangkan mengenai vegetarian saya belum menemukan alasannya yang tertuang dalam sutra mengenai tadinya boleh non vege kemudian harus bervege. :)
GKBU
 
_/\_ suvatthi hotu


- finire -

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: Mahaparinirvana Sutra dan Mahaparinibbana Sutta
« Reply #46 on: 29 May 2009, 03:43:17 PM »
Tidak ada suatu diri yg kekal, jdi untk apa sang buddha mencpai parinirvana??? Dan kalo gt, tak ada yg merasa dan alami kebahagiaan trtinggi nirvana??? So what mencpai nirvana?? Cmiiw.

Suatu siang, kala Buddha dan Kassapa sedang berdiri di tepi sungai Neranjara, Kassapa berkata, "Gotama, di hari sebelumnya engkau menyebutkan tentang memeditasikan tubuh, perasaan-perasaan, persepsi persepsi, bentuk-bentuk pikiran dan kesadaran. Aku telah melatih meditasi itu, dan mulai dapat memahami betapa berbagai perasaan dan persepsi seseorang menentukan kualitas kehidupannya. Aku juga melihat tidak adanya elemen kekal abadi yang dapat diketemukan di dalam salah satu dari kelima sungai itu (panca khanda). Aku bahkan dapat melihat bahwa keyakinan akan suatu diri yang terpisah keliru adanya. Namun, aku masih belum mengerti mengapa seseorang menelusuri jalur spiritual jika tanpa adanya diri ? Siapakah yang akan menjadi terbebaskan ?

Buddha bertanya, "Kassapa, apakah engkau setuju penderitaan merupakan suatu kebenaran ?"

"Ya Gotama, aku setuju penderitaan merupakan suatu kebenaran".

"Apakah engkau setuju penderitaan pasti ada sebab-sebabnya ?"

"Ya, aku setuju penderitaan pasti ada sebab-sebabnya ?"

"Kassapa, ketika sebab sebab penderitaan hadir, maka penderitaan juga hadir. Ketika sebab sebab penderitaan dihilangkan, maka penderitaan pun hilang."

"Ya, aku melihat ketika sebab sebab penderitaan dihilangkan, penderitaan itu sendiri akan hilang."

"Penyebab penderitaan adalah kebodohan bathin, suatu cara yang keliru untuk melihat realita. Berpikir bahwa yang tidak kekal sebagai kekal merupakan kebodohan bathin. Berpikir ada diri sementara tak ada yang disebut diri merupakan kebodohan bathin. Dari kebodohan bathin lahirlah keserakahan, ketakutan, iri hati, dan penderitaan yang tak terhitung jumlahnya. Jalan menuju pembebasan adalah jalan untuk melihat segala sesuatu secara mendalam agar benar benar mampu memahami sifat dasar ketidak kekalan (Anicca), tiada diri yang terpisah (An-atta), akan saling ketergantungan dari segala sesuatu (Pattica Samupada). Jalan ini adalah jalan untuk mengatasi kebodohan bathin. Setelah kebodohan bathin di atasi, penderitaan pun terlampaui. Itulah pembebasan sejati. Tak perlu ada suatu diri di sana untuk dibebaskan."

(Diambil dari Buku Jalur Tua Awan Putih, oleh Venerable Thicht Naht Hanh)
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline Johsun

  • Sebelumnya Jhonson
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.503
  • Reputasi: -3
  • Gender: Male
  • ??
Re: Mahaparinirvana Sutra dan Mahaparinibbana Sutta
« Reply #47 on: 30 May 2009, 06:07:57 PM »
Thank you atas sdr dilbert, tiap x tanya itu, bro dilbert selalu posting itu juga ;D, sudah berkali2 kayaknya.
CMIIW.FMIIW.

Offline Jerry

  • Sebelumnya xuvie
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.212
  • Reputasi: 124
  • Gender: Male
  • Suffering is optional.. Pain is inevitable..
Re: Mahaparinirvana Sutra dan Mahaparinibbana Sutta
« Reply #48 on: 30 May 2009, 06:55:43 PM »
 [at]  ^
krn bisa dibaca tp ga bs dipahami, atau bisa dipahami tp ga bisa ditembusi.
appamadena sampadetha

Offline Tan

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 510
  • Reputasi: 31
Re: Mahaparinirvana Sutra dan Mahaparinibbana Sutta
« Reply #49 on: 01 June 2009, 12:29:14 AM »
Mahaparinirvana Sutra sangat bagus diterjemahkan. Ada yang berniat untuk bersama-sama menerjemahkannya ke dalam bahasa Indo? Saya punya teksnya dalam bahasa Inggris.

Amiduofo,

Tan

Offline GandalfTheElder

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.480
  • Reputasi: 75
  • Gender: Male
  • Exactly who we are is just enough (C. Underwood)
Re: Mahaparinirvana Sutra dan Mahaparinibbana Sutta
« Reply #50 on: 01 June 2009, 06:46:14 AM »
Mahaparinirvana Sutra sangat bagus diterjemahkan. Ada yang berniat untuk bersama-sama menerjemahkannya ke dalam bahasa Indo? Saya punya teksnya dalam bahasa Inggris.

Amiduofo,

Tan

Saya tertarik nih ko....... versi terjemahan siapa yang ko Tan punya?

_/\_
The Siddha Wanderer
Theravada is my root. This is the body of my practice.... It [Tibetan Buddhism]has given me my Compassion practice. Vajrayana is my thunder, my power. This is the heart of my practice..True wisdom is simple and full of lightness and humor. Zen is my no-self (??). This is the soul of my practice.

Offline Hendra Susanto

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.198
  • Reputasi: 205
  • Gender: Male
  • haa...
Re: Mahaparinirvana Sutra dan Mahaparinibbana Sutta
« Reply #51 on: 01 June 2009, 08:53:35 AM »
Mahaparinirvana Sutra sangat bagus diterjemahkan. Ada yang berniat untuk bersama-sama menerjemahkannya ke dalam bahasa Indo? Saya punya teksnya dalam bahasa Inggris.

Amiduofo,

Tan

memang beda yak isinya?? versi mahayana dgn versi theravada???

Offline Edward

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.968
  • Reputasi: 85
  • Gender: Male
  • Akulah yang memulai penderitaan ini.....
Re: Mahaparinirvana Sutra dan Mahaparinibbana Sutta
« Reply #52 on: 01 June 2009, 09:07:44 AM »
dari segi isi aja udh beda brow...
“Hanya dengan kesabaran aku dapat menyelamatkan mereka....."

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: Mahaparinirvana Sutra dan Mahaparinibbana Sutta
« Reply #53 on: 01 June 2009, 02:38:42 PM »
Thank you atas sdr dilbert, tiap x tanya itu, bro dilbert selalu posting itu juga ;D, sudah berkali2 kayaknya.

hehehe... sdr.Johsun...

Apakah ada jawaban yang lebih memuaskan anda selain jawaban di atas itu ??

VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline Jerry

  • Sebelumnya xuvie
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.212
  • Reputasi: 124
  • Gender: Male
  • Suffering is optional.. Pain is inevitable..
Re: Mahaparinirvana Sutra dan Mahaparinibbana Sutta
« Reply #54 on: 01 June 2009, 08:14:10 PM »
"hidup (jawaban) adlh tidak memuaskan" :P
kalo ga ada yg memuaskan ya tidak akan ada. tetep aja kekeuh nanya lagi ntar ngulang deui ngulang deui.. :|
appamadena sampadetha

Offline Johsun

  • Sebelumnya Jhonson
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.503
  • Reputasi: -3
  • Gender: Male
  • ??
Re: Mahaparinirvana Sutra dan Mahaparinibbana Sutta
« Reply #55 on: 24 June 2009, 05:58:56 AM »
Maaf trlambat, ya sudah dikhit paham. Thk.
CMIIW.FMIIW.

Offline Gwi Cool

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 170
  • Reputasi: -2
  • Terpujilah Sang Buddha
Re: Mahaparinirvana Sutra dan Mahaparinibbana Sutta
« Reply #56 on: 09 November 2017, 09:16:20 AM »
Setahu saya: Sthaviravada ini bahasa Sanskrit. Bahasa Pali-nya: Theravada.

Sthaviravada dan Theravada sama, cuman beda dalam bahasa.

Kayak Dewa Wisnu (Sanskrit), dalam bahasa Pali-nya Deva Wenhu.
Yang mau debat, saya diam, dan mengaku kalah karena saya hanyalah makhluk lemah, debat sama yang lain saja.
Mari berbicara Dhamma yang indah di awal, indah di pertengahan, dan indah di akhir. Indah dengan pikiran penuh cinta kasih. Hobiku menggubah syair.