Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara  (Read 280024 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

Offline Pariahina

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 314
  • Reputasi: -12
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #885 on: 21 July 2010, 01:48:24 PM »
Kakang Indra yang budiman,

Dikau benar, kalo gosip mungkin bukan berbohong, walau ada gosip yang kebohongan. Gosip alias idle chatter, dalam ajaran Tantrayana memang sangat tidak dianjurkan. Seperti yang owe pernah denger dari ajaran seorang Rinpoche mengenai Sila Bodhisattva, ini sangat tidak dianjurkan. Karena ajaran LSY masuk Tantrayana, maka tentunya kita kupas berdasarkan ajaran Tantrayana pulak.
Yang Arya Patrul Rinpoche dalam karyanye berjudul Word of My Perfect Teacher berkata pula demikian. Maap owe tidak tau aliran lain (Mahayana utawa Theravada), tetapi kalo prinsip agama Buddha yang owe pelajari; meski kaga melanggar sila, lom tentu tindakan itu membawa manfaat. Apa betul begitu? Mo'on maap kalo salah ya dikoreksi.
Dalam Sutra Wise and Foolish ada pulak disebutkan ceritera mengenai seseorang yang terlahir jadi kadal karena secara iseng menjelek2kan seorang Pacceka Buddha. Mungkin memang benar Sang Pacceka Buddha punya sifat yang seperti itu - artinye dia kagak boong. Tetapi tetap saja mengundang karma buruk lahir sebagai hewan selama berkalpa-kalpa.

Karenanya, dalam ajaran Tantra diajarkan tetap menjaga kemurnian tubuh, ucapan, dan pikiran. Gw kira ini univesral lah. Di aliran lain ya tentnya begitu.
Tapi kalo kakanda bilang gosip gratis maka semua orang silakan melakukan, ya owe angkat tangan dah. Mau omong apa lagi owe.

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #886 on: 21 July 2010, 01:55:06 PM »
 [at]  Bro hina,
saya merasa perlu untuk meluruskan jika ada postingan yg cenderung menyesatkan, meskipun itu adalah hal yg baik tapi kalau tidak sesuai dengan apa yg diajarkan Buddha saya merasa wajib untuk meluruskan.

Bergosip memang bukan hal yg baik, dan jelas berlawanan dengan JMB8: Ucapan Benar, tapi sama sekali tidak melanggar Pancasila Buddhis seperti yg dikatakan oleh Bro 4DMYN. kecuali kalo Bro 4DMYN mengatakan "menurut Pancasila Buddhis versi LSY" maka saya tidak akan berkomentar

Offline Pariahina

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 314
  • Reputasi: -12
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #887 on: 21 July 2010, 02:07:12 PM »
Kakanda Indra,

Setau saya sila dalam Buddhis berbunyi: Musavada Veramani Sikkhapadang Samadiyani; yakni "aku melatih diri tidak mengucapkan kata-kata yang tidak benar." Ini tergantung bagaimana kita menafsirkan apa itu "musavada." Barangkali tiap2 aliran punya beda penafsiran. Dalam ajaran Tantrayana, sebenarnya iddle chatter bukan dimasukkan dalam "kata-kata benar" alias samyak vak. Terutama bagi seorang Bodhisattva. Mengapa demikian? Seperti yang telah saya ungkapkan tadi, lebih banyak mendatangkan kerugian. Juga tidak aman. Kalau ternyata gosip tadi salah, kita sudah berbuat karma buruk "kebohongan."
Karena itu, Sang Buddha mengajarkan kita ehipassiko dulu. Menimbang poin2 di atas, bukankah "iddle chatter" batasnya segaris tipis dengan musavada. Mungkin kakang Indra ada pendapat lain? Monggo disharing! [kalau merasa OOT ya bikin thread baru].
Kita kaitkan dengan kasus LSY. Menyimak diskusi dari depan sampai belakang dalam thread ini, seperti yang dikatakan Abang Forte, kita tidak tahu apa yang terjadi sesungguhnya. Masing-masing berspekulasi dengan teorinya sendiri2. Yang benci dengan LSY (kebencian itu adalah dosha - salah satu dari tiga akar kejahatan) mengatakan bahwa oya... benar LSY adalah pemerkosa. Namun apakah benar demikian? Tak ada satupun yang bisa menjawab. Tak ada satupun yang berani memberi bukti definitif bahwa YA Master LSY adalah pemerkosa.

Inilah sifat negati dari iddle chatter itu.

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #888 on: 21 July 2010, 02:17:00 PM »
no further comment

Offline Tekkss Katsuo

  • Sebelumnya wangsapala
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.611
  • Reputasi: 34
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #889 on: 21 July 2010, 02:19:49 PM »
yup perkataan pari , sila 4 memang diartikan berusaha untuk tidak mengatakan hal hal yang tidak benar. bergosip jg demikian adanya, bisa dikatagorikan kedalam hal demikian. tp untuk memperingan sila yg di pakai, maka ada oknum tertentu mengkatagorikan bergosip tdk termasuk dalam pelanggaran sila ke 4. saya pribadi menganggap sila 4 termasuk tdk bergosip (mengatakan hal yang tidak benar adanya dgn kata lain omong kosong)

Offline Pariahina

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 314
  • Reputasi: -12
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #890 on: 21 July 2010, 02:20:10 PM »
Memang benar Kakang Indra.

Kaga ada nyang bisa dikomenin lagi. Hasil pengamatan gw seh kayaknye thread ini udah mentok. Paling akhirnya juga cuma sampe di sini aja. But paria mow bilang ma kacih bagi ya udah berpartisipasi (partisipasi yang serios tentunya, bukan cuman ngejunk).

Offline Sunce™

  • Sebelumnya: Nanda
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.351
  • Reputasi: 66
  • Gender: Male
  • Nibbana adalah yang Tertinggi
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #891 on: 21 July 2010, 02:22:31 PM »
Disini sila buddhis ke - 4 adalah tidak berbicara yang tidak benar bukan hanya berbohong saja.
menghina, berkata kasar, memaki, bergossip dan dll.

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #892 on: 21 July 2010, 02:28:28 PM »
Memang benar Kakang Indra.

Kaga ada nyang bisa dikomenin lagi. Hasil pengamatan gw seh kayaknye thread ini udah mentok. Paling akhirnya juga cuma sampe di sini aja. But paria mow bilang ma kacih bagi ya udah berpartisipasi (partisipasi yang serios tentunya, bukan cuman ngejunk).
Baiklah kalau memang tidak ada yang ingin dilanjutkan lagi... Jadi tidak perlu bersitegang lagi.

Offline Pariahina

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 314
  • Reputasi: -12
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #893 on: 21 July 2010, 02:29:40 PM »
Betul Kakanda Katsuo

Maaf agak  OOT,

Saya mow sharing pengalaman waktu menjelang, saat, dan kerusuhan Mei 1998. Waktu tu dari temen2 "gosip" gw di LSM XXX udah ada slentingan, Jakarta mau rusuh about pertengahan Mei 1998. Makanya disuruh antisipasi. Pas tanggal 13nya ada penembakan mahasiswa Trisakti.. dari malam hari tanggal 13, perkumpulan "gosip" gw udah prediksiin kalo ini bakal membakar Jakarta. Makanya bener.. gw dah antisipasi.
Jam 16.00 kurang gw sengaja izin pulang dari kantor di Tangerang. Untungnya jalan masih lengang. Kurang lebih jam 17.00 massa mulai menghadang jalan2 di sono. Untungnye gw dah sampe rumah.
Tanggal 14 sampe 16 nye, kita ber"gosip" melalui telpon mengenai perkembangan yang terjadi. Setelah itu, tanggal 17 kerusuhan udah mereda, kita juga masih "bergosip" kondisi Jakarta. Tanggal 19 kita udah "gosip" kemungkinan2 apa yang bakal terjadi, termasuk rencana Orang Kuat Indonesia turun alias lengser. Ternyata benar, tanggal 20 kurang lebih jam 10 pagi, gw liat di tipi orang yang begitu kuatnya membacakan penyerahan kedudukannya pada sang wakil. DAri hasil "gosip" kami, diperkirakan bahwa Indo akan tenang dalam beberapa bulan ke depan.


[CUT]

Back to laptop... jadi nurut gw kalo gosip dalam pengertian di atas, masih ada manfaatnya. SEtidaknya untuk keselamatan diri kita sendiri. Monggo teruskan diskusinya.

Offline Pariahina

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 314
  • Reputasi: -12
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #894 on: 21 July 2010, 02:38:40 PM »
Kakang Upasaka,

Baik mari kita anggap masalahnya udah selesai. Tak perlu diperpanjang lagi. Pizz.
Damailah untuk semuanya. Mari kita tumbuhkan sikap saling menghargai.

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #895 on: 21 July 2010, 02:48:23 PM »
Disini sila buddhis ke - 4 adalah tidak berbicara yang tidak benar bukan hanya berbohong saja.
menghina, berkata kasar, memaki, bergossip dan dll.
Menurut Buddhisme Aliran Theravada, seorang Sotapanna tidak akan bisa melanggar 5 hal yang tak bermanfaat (khususnya berkenaan dengan moralitas). Kelima hal tersebut adalah:
1. Panatipata (membunuh)
2. Adinnadana (mencuri)
3. Kamesumicchacara (berbuat asusila)
4. Musavada (berbohong)
5. Micchaditthi (pandangan salah)

Namun seorang Sotapanna masih bisa melakukan:
1. Pisunavaca (memfitnah)
2. Pharusavaca (berkata kasar)

3. Byapada (itikad tidak baik)
4. Samphappalapa (menggosip)
5. Abhijjha (hasrat ketamakan)

Sumber


Perlu dipahami bahwa sila keempat adalah "musavada veramani sikkhapadam samadiyami". Musavada hanya terbatas pada cakupan "berbohong" atau berkata tidak benar. Sedangkan "memfitnah", "berbicara kasar", "menggosip" bukan termasuk dalam area "musavada". Jika memang semua ucapan salah termasuk dalam sila keempat, maka sila keempat harusnya berbunyi "micchavaca veramani sikkhapadam samadiyami".

Semoga menjadi jelas.

Offline wen78

  • Sebelumnya: osin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.014
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #896 on: 21 July 2010, 03:17:46 PM »
Kakang Upasaka,
Mengingat poin-poin di atas
Kita tidak tahu siapa yang benar siapa salah
Alangkah baiknya tak usah dibahas

Kakanda Indra,

Setau saya sila dalam Buddhis berbunyi: Musavada Veramani Sikkhapadang Samadiyani; yakni "aku melatih diri tidak mengucapkan kata-kata yang tidak benar." Ini tergantung bagaimana kita menafsirkan apa itu "musavada." Barangkali tiap2 aliran punya beda penafsiran. Dalam ajaran Tantrayana, sebenarnya iddle chatter bukan dimasukkan dalam "kata-kata benar" alias samyak vak. Terutama bagi seorang Bodhisattva. Mengapa demikian? Seperti yang telah saya ungkapkan tadi, lebih banyak mendatangkan kerugian. Juga tidak aman. Kalau ternyata gosip tadi salah, kita sudah berbuat karma buruk "kebohongan."
Karena itu, Sang Buddha mengajarkan kita ehipassiko dulu. Menimbang poin2 di atas, bukankah "iddle chatter" batasnya segaris tipis dengan musavada. Mungkin kakang Indra ada pendapat lain? Monggo disharing! [kalau merasa OOT ya bikin thread baru].
Kita kaitkan dengan kasus LSY. Menyimak diskusi dari depan sampai belakang dalam thread ini, seperti yang dikatakan Abang Forte, kita tidak tahu apa yang terjadi sesungguhnya. Masing-masing berspekulasi dengan teorinya sendiri2. Yang benci dengan LSY (kebencian itu adalah dosha - salah satu dari tiga akar kejahatan) mengatakan bahwa oya... benar LSY adalah pemerkosa. Namun apakah benar demikian? Tak ada satupun yang bisa menjawab. Tak ada satupun yang berani memberi bukti definitif bahwa YA Master LSY adalah pemerkosa.

Inilah sifat negati dari iddle chatter itu.

mo tanya aja, berarti anda juga tidak tau yg kebenaran yg sesungguhnya?
segala post saya yg tidak berdasarkan sumber yg otentik yaitu Tripitaka, adalah post yg tidak sah yg dapat mengakibatkan kesalahanpahaman dalam memahami Buddhism. dengan demikian, mohon abaikan semua statement saya di forum ini, karena saya tidak menyertakan sumber yg otentik yaitu Tripitaka.

Offline 4DMYN

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 428
  • Reputasi: -4
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #897 on: 21 July 2010, 03:20:09 PM »
kutipan sutta Majjhima Nikaya 136: The Great Exposition of Kamma (Mahakammavibhanga Sutta)
http://www.accesstoinsight.org/lib/authors/nanamoli/wheel248.html

6. "Ananda, there are four kinds of persons existing in the world. What four?

(i) "Here some person kills living beings, takes what is not given, misconducts himself in sexual desires, speaks falsehood, speaks maliciously, speaks harshly, gossips, is covetous, is ill-willed, and has wrong view.[4] On the dissolution of the body, after death, he reappears in the states of deprivation, in an unhappy destination, in perdition, in hell.

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #898 on: 21 July 2010, 03:22:13 PM »
kutipan sutta Majjhima Nikaya 136: The Great Exposition of Kamma (Mahakammavibhanga Sutta)
http://www.accesstoinsight.org/lib/authors/nanamoli/wheel248.html

6. "Ananda, there are four kinds of persons existing in the world. What four?

(i) "Here some person kills living beings, takes what is not given, misconducts himself in sexual desires, speaks falsehood, speaks maliciously, speaks harshly, gossips, is covetous, is ill-willed, and has wrong view.[4] On the dissolution of the body, after death, he reappears in the states of deprivation, in an unhappy destination, in perdition, in hell.
Ada yang hendak ditujukan dari postingan ini, Bro?

Offline Pariahina

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 314
  • Reputasi: -12
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Korban Pemerkosaan Lu Sheng Yen berbicara
« Reply #899 on: 21 July 2010, 03:23:30 PM »
Kakang Wen78,

Betul! Owe kaga tahu kebenaran yang sesungguhnya. Karena itu owe lebih pilih diam.