Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Penghormatan kepada Bhikku, apakah mutlak sifatnya?  (Read 1511 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline SO

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 26
  • Reputasi: -2
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Penghormatan kepada Bhikku, apakah mutlak sifatnya?
« on: 21 January 2018, 07:08:01 AM »
Namo Buddhaya

Pertama saya masih baru mempelajari buddhisme, saya cuma seorang murid Sang Buddha tapi bukan umat buddha, tapi juga sudah bukan umat agama lain lagi, dibaptis secara katholik, ktp kr****n (suka-suka pegawai negeri lah).

Pertanyaan saya, Bagaimanakah kita harus bersikap kepada seorang Bhikku yang rendah dalam pengertian Dhamma dan tidak mampu bermeditasi?

Ini dikarenakan pengalaman buruk yang pernah saya alami dengan melihat Bhikku yang pada malam hari nongkrong di kedai-teh (di Burma, waktu bekerja disana), Bhikku yang tidak konsentrasi dalam interview meditasi (sambil interview sambil main i-Pad), Bhikku yang kebingungan saat ada umat berdana makanan tidak tahu harus ngomong apa (kebetulan Bhikku utama sedang ceramah ditempat lain) dan Bhikku yang tidak mampu bermeditasi walaupun di bawah 15 menit?

Maaf, tidak ada niat jahat cuma sedang bingung saja. Semula saya pikir semua Bhikku ideal seperti Webu Sayadaw U Kumara, dll.
Padam ...

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.097
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Penghormatan kepada Bhikku, apakah mutlak sifatnya?
« Reply #1 on: 21 January 2018, 10:03:05 PM »
Melihat Sangha dalam hal ini anggota sangha sama seperti melihat Sang Buddha Gautama
_/\_ _/\_ _/\_
100 atau 1000 orang manusia di kumpulkan mempunyai latar kehidupan yang berbeda
Sama seperti anggota Sangha mereka juga perlu berlatih dan menyesuaikan diri dgn kedudukan sebagai anggota Sangha, anggota sangha masih melatih diri masih penuh kekotoran dan kebodohan bathin karena mereka belum trampil mengasah diri mereka, dan masih ada vinaya yang harus di jalankan sehari hari jumlah vinaya atau jumlah  aturan bagi anggotta sangha  ini tidak  sedikit,

Semua Bhikku berkedudukan tinggi juga awalnya adalah dari umat, menjadi samanera, menjadi anggota sangha, melalui dan melewati jalan berliku liku juga terkena tempaan alam baik hujan dan badai dlm jalan mereka memahami dhamma dan pelayannan kepada umat Buddha.
« Last Edit: 21 January 2018, 10:07:34 PM by kullatiro »

Offline SO

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 26
  • Reputasi: -2
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Penghormatan kepada Bhikku, apakah mutlak sifatnya?
« Reply #2 on: 22 January 2018, 01:23:27 PM »
 _/\_

Jadi tidak usah kita pikirkan ya, yang penting niat kita di sangha ya ...
Padam ...

Offline cumi polos

  • Sebelumnya: Teko
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.129
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
  • mohon transparansinya
Re: Penghormatan kepada Bhikku, apakah mutlak sifatnya?
« Reply #3 on: 22 January 2018, 05:05:31 PM »
_/\_ Jadi tidak usah kita pikirkan ya, yang penting niat kita di sangha ya ...

NIAT BAIK AJA TIDAK CUKUP......

yg terlintas dipikiran cumpol.....gimana NIAT BAIK seekor monyet mau "pacaran' sama seekor ikan emas..? apakah dia menangkap ikan emas tsb ke darat, sambil gendong n sebut...ohhh sayangku ? tentu aja gak bisa begitu...

1 hormatilah samanera/bhiku2 bersikap n hormatlah mereka sesuai kebiasaan di wihara tsb...
2 bila anda merasa samanera/bhiku tsb kurang baik.....ya temui gurunya dan utarakan hal tsb dgn sopan n niat supaya kelak samanera/bhiku tsb akan menjadi lebih baik lagi....

kira2 begitulah....so good!
merryXmas n happyNewYYYY 2018

Offline siapa

  • Teman
  • **
  • Posts: 69
  • Reputasi: -2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Penghormatan kepada Bhikku, apakah mutlak sifatnya?
« Reply #4 on: 30 January 2018, 12:19:32 PM »
Namo Buddhaya

Pertama saya masih baru mempelajari buddhisme, saya cuma seorang murid Sang Buddha tapi bukan umat buddha, tapi juga sudah bukan umat agama lain lagi, dibaptis secara katholik, ktp kr****n (suka-suka pegawai negeri lah).

Pertanyaan saya, Bagaimanakah kita harus bersikap kepada seorang Bhikku yang rendah dalam pengertian Dhamma dan tidak mampu bermeditasi?

Ini dikarenakan pengalaman buruk yang pernah saya alami dengan melihat Bhikku yang pada malam hari nongkrong di kedai-teh (di Burma, waktu bekerja disana), Bhikku yang tidak konsentrasi dalam interview meditasi (sambil interview sambil main i-Pad), Bhikku yang kebingungan saat ada umat berdana makanan tidak tahu harus ngomong apa (kebetulan Bhikku utama sedang ceramah ditempat lain) dan Bhikku yang tidak mampu bermeditasi walaupun di bawah 15 menit?

Maaf, tidak ada niat jahat cuma sedang bingung saja. Semula saya pikir semua Bhikku ideal seperti Webu Sayadaw U Kumara, dll.

Murid Sang Buddha tetapi bukan umat Buddha....

Murid Pak Budi tetapi bukan anak didiknya Pak Budi....

Coba pelajari lebih mengenai Bhikkhu. Saat ini begitu banyak jenis - jenis Bhikkhu dan bergantung ke aliran yang beraneka ragam.

Bhikkhu itu bukan dari kepala botak dan memakai jubah saja, ataupun member dari vihara dan aliran tertentu.

Bhikkhu itu hanyalah 'pasien rawat inap'. dan umat Buddha awam adalah 'pasien rawat jalan'

pengalaman buruk karena ketemu dengan 'pasien rawat inap' yang masih kronis...

Bersikaplah seperti anda sedang menjenguk 'pasien rawat inap', kalau penyakitnya masih parah yah dikasihani, diberikan perhatian dan kasih sayang. biar lebih cepat sembuh.

justru kalau ketemu pasien yang penyakitnya ringan seperti Webu Sayadaw U Kumara, dll, kita harus skeptis dan bertanya bagaimana cara nya biar semakin ringan penyakit kita.

Maklumlah pemahaman Karakter umat agama samawi...

Offline cumi polos

  • Sebelumnya: Teko
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.129
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
  • mohon transparansinya
Re: Penghormatan kepada Bhikku, apakah mutlak sifatnya?
« Reply #5 on: 22 February 2018, 10:49:45 AM »
Namo Buddhaya

Pertama saya masih baru mempelajari buddhisme, saya cuma seorang murid Sang Buddha tapi bukan umat buddha, tapi juga sudah bukan umat agama lain lagi, dibaptis secara katholik, ktp kr****n (suka-suka pegawai negeri lah).

Pertanyaan saya, Bagaimanakah kita harus bersikap kepada seorang Bhikku yang rendah dalam pengertian Dhamma dan tidak mampu bermeditasi?

Ini dikarenakan pengalaman buruk yang pernah saya alami dengan melihat Bhikku yang pada malam hari nongkrong di kedai-teh (di Burma, waktu bekerja disana), Bhikku yang tidak konsentrasi dalam interview meditasi (sambil interview sambil main i-Pad), Bhikku yang kebingungan saat ada umat berdana makanan tidak tahu harus ngomong apa (kebetulan Bhikku utama sedang ceramah ditempat lain) dan Bhikku yang tidak mampu bermeditasi walaupun di bawah 15 menit?

Maaf, tidak ada niat jahat cuma sedang bingung saja. Semula saya pikir semua Bhikku ideal seperti Webu Sayadaw U Kumara, dll.


tinggal di laporkan (disampaikan) pada atasannya....bhiku pembimbingnya...
spy kelak dia akan menjadi bhiku yg lebih baikk lagi.!
merryXmas n happyNewYYYY 2018

Offline Ariyasacca

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 14
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • Semoga semua makhluk berbahagia
Re: Penghormatan kepada Bhikku, apakah mutlak sifatnya?
« Reply #6 on: 17 April 2018, 05:05:49 PM »
Tidak setuju dengan TS tidak mengapa, tapi tidak usah menghina latar belakang orang lain juga dong. Saya rasa itu bukan ajaran Dhamma. Justru karena TS tidak tahu maka dia bertanya. Silakan berbagi ilmu dengan cara yang baik.

Saya yang memiliki "latar belakang agama samawi" mengerti apa yang dia maksud. Terus terang saat ke Myanmar dan melihat bhikkhu-bhikkhuni di sana yang tampak sangat materialistis saja jadi malas, tidak bisa memaksa diri untuk menghormati mereka. Saya merasa kalau di dalam benak saya tidak ada rasa hormat, apa harus saya beranjali dan merundukkan diri?

Okelah kalau kita melihat samanera di Indonesia yang tidak baik budi bahasanya, kita bisa melaporkannya. Tapi kalau kita di luar negeri bagaimana?

Mohon pendapatnya, dan tolong sampaikan dengan dengan niat dan cara yang baik. Terima kasih.