Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Makan daging dan sila pertama  (Read 3030 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.097
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #60 on: 21 December 2017, 01:59:54 PM »
demikian juga berkaitan dg topik ini , makan daging dan sila pertama
awalnya, mereka yg praktek sila pertama, akan menjalankan menjauhi / menghindari pembunuhan mahluk yg besar, kasat mata spt membunuh manusia

sejalan praktek, akan berlanjut menghindari tepok nyamuk

lebih jauh lagi, bahkan dalm melangkah, akan mulai melihat dimana kaki memijak, menghindari semut

dan spt kata p adiyansah, praktek itu bertahap
dg tahapan yg dilakukan disertai pemahaman benar, mungkin saja akan sampai pada menghindari makan daging, tp sekali lagi, disertai PANDANGAN BENAR

kl menjadi vege dg alasan bhw spy tidak ikut membunuh, lakukan dg totalitas dilakukan, jgn setengah2,,
jangan minum air PAM, krn asal tau saja, air pam adalah air tampungan dr sumber air dan air hujan, dikelola dg chemical unt membunuh buanyaaakk mahluk2 air, yg tak kasat mata sampai kasat mata,
dalam proses penyaluran / distribusi ke pelanggan, melalui pipa2 di mana hidup beribu mahluk lain kasat maupun tak kasat mata, yg karena aliran itu, bisa saja mati
sampai di rumah tangga, masih disaring di mulut kran dg karbon (tidak smua pakai, tp ini sdh bnyk promosinya) dan kmd direbus unt air minum

apa bedanya makan BANGKAI daging dg makan BANGKAI mahluk2 yg terikut di dlm air yg kita minum sehari2

jadi, kl mau  bilang krn metta harusnya tidak makan daging, itu bagus, tp lakukan dg totalitas
KARENA METTA JANGAN MINUM AIR

Bukan nya saat ini kebanyakan rumah  tangga dan kantor kantor minum air galon dan bukan air pam lagi (bercanda yah)
« Last Edit: 21 December 2017, 02:02:51 PM by kullatiro »

Offline Pratama Sikkha

  • Teman
  • **
  • Posts: 56
  • Reputasi: 4
  • cemungud!!
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #61 on: 21 December 2017, 02:41:25 PM »
air galon, adalah (promosinya) air sumber dari (pegunungan)
air itu juga melalui proses penyulingan dan filterisasi
idem juga, krn selama proses distribusi air gunung ke pabrik, proses  penyulingan dan filterisasi, mustahil ga ada mahluk yg mati
kmd,
dimasukkan ke dalam galon2, yg promosinya sdh dibersihkan
apakah proses pembuatan galon tsb tidak menyebabkan mahluk2 mati?
apakah stlh jadi bentuk galon, kmd dlm proses pembersihan shg layak diisi air (katanya air mineral atau penyulingan dll dll bnyk istilah yg dipakai), apakah tidak ada mahluk yg mati?

sama toh?

jadi, kl berpendapat krn anda beli daging (bangkai), dan itu mengakibatkan pembunuhan dan meningkatkan pembunuhan

maka,

setiap anda beli air galon/air mineral botol/gelas/atau apapun kemasannya, anda juga mengakibatkan pembunuhan dan meningkatkan pembunuhan

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.097
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #62 on: 21 December 2017, 03:30:39 PM »
Tidaklah mudah menjadi vegetarian, bila dia memilih vege karena metta berarti ada sesuatu yang tumbuh dari parktek metta nya daripada tidak terasa apapun atau tidak tumbuh kesadaran apapun, dlm prakteknya pasti akan ada hujan angin dan badai ini biasa.

Kakap perempuan wa vege bertahun tahun tapi satu ketika operasi habis operasi luka nya tidak sembuh sembuh sudah makan obat antibiotik ini itu akhirnya vege nya di lepas makan daging, bukan nya tidak bisa makan daging cuma bau amis dan darahnya tidak tahan katanya yah wa pikir maklum yah sudah bertahun tahun makan vege sekarang tiba tiba mesti makan daging seperti itu telan nya susah katanya gede dan tekstur nya kasar dalam hati wa iyalah makan ayam goreng sepererti hal tersebut, ini adalah pengalaman baru bagi nya setelah tidak makan daging bertahun tahun.


Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #63 on: 21 December 2017, 04:36:08 PM »
Terima kasih atas kutipan Suttanya, cerita Sang Buddha dengan Jain. Saya juga pernah baca mengenai 3 syarat daging yg boleh dimakan, tapi mungkin itu peraturan untuk para bhikkhu.



Jadi pendek kata, ia yang serakah makan daging hanya bertanggung jawab atas keserakahannya sendiri? Ia tidak bertanggung jawab atas kenaikan jumlah pembunuhan hewan yang disebabkan oleh keserakahannya, begitu?

Jika seseorang misalkan makan 1 piring nasi goreng ayam, terus setelah habis dia belum kenyang dia tambah lagi 1 piring nasi goreng ayam lagi. Apakah itu termasuk keserakahan? Terima kasih sekali lagi _/\_

tanggung jawab kenaikan jumlah pembunuhan tidak dapat dibebankan pada pemakan daging, jika mau jujur, kaum pemakan daging tidak menyebabkan lebih banyak pembunuhan daripada pemakan rumput. anda bisa melakukan hitung2an, brp banyak binatang yg tewas karena pembukaan lahan pertanian, apalagi pembukaan lahan yg dilakukan dengan cara membakar hutan. kemudian brp banyak pembantaian hama tanaman demi agar pertanian bebas dari hama, dst, dst.

soal makan double porsi ini tidak bisa dijadikan indikator keserakahan. seseorang yg makan ayam double belum tentu lebih serakah daripada orang yang makan hanya sepotong. kecukupan makanan berbeda-beda untuk tiap-tiap individu.

Offline adiyanshah

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 13
  • Reputasi: 2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #64 on: 21 December 2017, 04:56:42 PM »
 :)sepakat...

attitude bathin nya yg lbh penting..melatih diri mudah merasa puas, makan hanya sbg sarana agar tubuh dapat menunjang praktik latihan ...

ketika makan, sadari "dimana" bathin berada - apakah sdg berkelana ke masa lalu , kemasa depan? atau memang sedang hadir scr utuh di sini

ketika makanan menyentuh lidah dan terasa enak ( mau daging atau sayuran), bagaimana reaksi bathin kita? adakah keterttarikan di sana, ada perasaan ingin terus nikmat? lalu bagaimana merespons itu...

jika terasa tak enak..bagimana reaksi bathin kita? bagimana kita merespons reaksi bathin tersebut?

dgn demikian kita mengkondisikan bathin untuk bs merespons fenomena scr lbh baik..

dimulai dari yg sederhana spt mengunyah makanan  _/\_

Offline adiyanshah

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 13
  • Reputasi: 2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #65 on: 21 December 2017, 05:13:45 PM »
 :)  jika anda memiliki metta yg besar..good..prinsipnya tetap anda makan semata hanya agar tubuh bisa menunjang latihan

ketika mengunyah makanan, sadari bahwa di tiap sendok nasi yg anda makan ada mahluk yg terkorbankan di sana hanya agar anda bisa makan, spt di sampaikan dgn baik oleh teman2 disini, air putih aja mengorbankan banyak nyawa..jadi jangan sia siakan pengorbanan itu..anda harus nya lebih mindful saat makan, kl bathin buyar ke sana kemari saat makan , kan seolah tak hargai mereka yg terkorbankan itu...tapi perlu jg sadari kita hanya bisa berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari adanya korban, mau 100% takkan bisa..inilah realitas kehidupan..inilah dukkha..tak ada yg sempurna..tak bisa perfect memuaskan

jika persentuhan dgn daging menimbulkan reaksi bathin spt mual, tak tega dsb..good..tinggal stop saja..tapi anda stop sbg respons dr reaksi bathin anda..jika org lain tak memiliki respons bathin spt anda, let it be..tiap org memiliki kondisi berbeda..hanya jaga saja jgn sampai muncul kemudian menghakimi org lain, kok dia makan daging ya..atau " saya better dr dia"..ini jd percuma jg

apapun pilihan kita , daging or less meat..jadikan itu sbg pintu latihan

Offline D1C1

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 127
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #66 on: 22 December 2017, 02:35:07 PM »
tanggung jawab kenaikan jumlah pembunuhan tidak dapat dibebankan pada pemakan daging, jika mau jujur, kaum pemakan daging tidak menyebabkan lebih banyak pembunuhan daripada pemakan rumput. anda bisa melakukan hitung2an, brp banyak binatang yg tewas karena pembukaan lahan pertanian, apalagi pembukaan lahan yg dilakukan dengan cara membakar hutan. kemudian brp banyak pembantaian hama tanaman demi agar pertanian bebas dari hama, dst, dst.

soal makan double porsi ini tidak bisa dijadikan indikator keserakahan. seseorang yg makan ayam double belum tentu lebih serakah daripada orang yang makan hanya sepotong. kecukupan makanan berbeda-beda untuk tiap-tiap individu.

Sudah banyak studi membuktikan pemakan daging melibatkan pembunuhan jauh lebih besar drpd pemakan sayur, karna hewan2 ternak itu juga makan sayur yg juga melibatkan pembunuhan, namun saya tidak mau membahas ke sana.

Mungkin pertanyaan saya yang kurang jelas.
Yang saya maksudkan disini bukan kematian hama2 dan serangga kecil namun kematian hewan2 ternak yang khusus diambil dagingnya.

Saya copy lagi pertanyaan saya:
Jadi pendek kata, ia yang serakah makan daging hanya bertanggung jawab atas keserakahannya sendiri? Ia tidak bertanggung jawab atas kenaikan jumlah pembunuhan hewan ternak yang disebabkan oleh keserakahannya, begitu?



Offline adiyanshah

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 13
  • Reputasi: 2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #67 on: 22 December 2017, 03:07:35 PM »
Sudah banyak studi membuktikan pemakan daging melibatkan pembunuhan jauh lebih besar drpd pemakan sayur, karna hewan2 ternak itu juga makan sayur yg juga melibatkan pembunuhan, namun saya tidak mau membahas ke sana.

Mungkin pertanyaan saya yang kurang jelas.
Yang saya maksudkan disini bukan kematian hama2 dan serangga kecil namun kematian hewan2 ternak yang khusus diambil dagingnya.

Saya copy lagi pertanyaan saya:
Jadi pendek kata, ia yang serakah makan daging hanya bertanggung jawab atas keserakahannya sendiri? Ia tidak bertanggung jawab atas kenaikan jumlah pembunuhan hewan ternak yang disebabkan oleh keserakahannya, begitu?

Tergantung bertanya kepada siapa ,pak...

menurut Jainisme ( aliran samana yg sejaman dgn Buddhisme dan masih exist di India hingga kini)..pemakan daging bertanggung jawab atas kenaikan pembunuhan itu, karena menurut Jainisme - jika tak ada org yg makan daging , maka tak ada pasar daging...tak ada pasar daging , maka tak ada ternak di bunuh

 Tirukkuṛaḷ : "If the world did not purchase and consume meat, no one would slaughter and offer meat for sale"

tapi Buddhisme memiliki pendapat berbeda soal ini..setidaknya yg bisa kita telusuri kedalam Tipitaka, tak pernah ada kewajiban atau aturan larangan makan daging..kecuali mungkin bapak bisa berikan disini referensi sutta nya yg tegas melarang makan daging

ketika Buddhisme masuk ke China, mereka beradaptasi dengan kebudayaan dan kepercayaan setempat..praktik vegetarian menjadi dominan pada kantong-kantong buddhisme yg berasal dari china ini, spt di jepang -korea-vietnam dsb


Offline adiyanshah

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 13
  • Reputasi: 2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #68 on: 22 December 2017, 03:11:58 PM »
jadi ketika kita bicara tentang karma, kita perlu paham bahwa sejak jaman dahulu kala India Kuno sudah mengenal konsep ini - hanya masing2 memaknai scr berbeda.

Brahmanisme punya konsep karma sendiri, jainisme juga punya konsep karma , dan Buddhisme memiliki pandangannya sendiri

dan amat menarik sekali bahwa kemudian di jaman kini, argumen / konsep jainisme ini kemudian di angka dan dipakai untuk "menerjemahkan" konsep karma buddhist  :)

not all glitters is gold...meleset sedikit, udah beda lagi spektrumnya itu


Offline adiyanshah

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 13
  • Reputasi: 2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #69 on: 22 December 2017, 03:20:28 PM »
apakah saya mendukung vegetarianism..YA !.. menurut saya its a good and noble thing to do .. jika itu dilakukan karena bathin yang scr spontan memancarkan metta yg besar sehingga kemudian berupaya untuk mengurangi pembunuhan , itu satu hal baik

tapi kemudian menjadikan itu sbg standard kepada org lain yg memiliki kondisi bathin berbeda, dan dengan argumen jainisme untuk meyakinkan bahwa itu yang diajarkan Buddha..ini cuma lepas dr satu jeratan, masuk ke jeratan lain...

siapapun yg membaca tulisan ini, jika anda vegetarian, ITS VERY GOOD , and I Support you for it..tp jangan berhenti di sana, maju terus...bathin anda sudah condong pada moralitas yg mengarah pada konsentrasi...lanjut ke sana, jgn cm berehenti pada jd vegetarian.


Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #70 on: 22 December 2017, 04:23:06 PM »
Sudah banyak studi membuktikan pemakan daging melibatkan pembunuhan jauh lebih besar drpd pemakan sayur, karna hewan2 ternak itu juga makan sayur yg juga melibatkan pembunuhan, namun saya tidak mau membahas ke sana.

Mungkin pertanyaan saya yang kurang jelas.
Yang saya maksudkan disini bukan kematian hama2 dan serangga kecil namun kematian hewan2 ternak yang khusus diambil dagingnya.

Saya copy lagi pertanyaan saya:
Jadi pendek kata, ia yang serakah makan daging hanya bertanggung jawab atas keserakahannya sendiri? Ia tidak bertanggung jawab atas kenaikan jumlah pembunuhan hewan ternak yang disebabkan oleh keserakahannya, begitu?



tidak begitu, tentu saja pembunuhan ayam memang disebabkan oleh adanya konsumsi ayam, tapi ini adalah pengukuran yang tidak adil. dan kalau mau jujur, ayam itu bahkan memang tidak ada jika tidak ada yg mengkonsumsi.

di sini berlaku hukum ekonomi demand and supply, tapi dengan berkurangnya anda seorang tidak akan menurunkan jumlah demand secara ekonomi itu, anda perlu melakukan mogok makan daging secara massal baru bisa mengurangi demand itu.

Dan makan daging juga tidak melulu disebabkan oleh keserakahan, beberapa wilayah di dunia ini memakan daging lebih karena kebutuhan daripada keserakahan.
« Last Edit: 22 December 2017, 04:26:08 PM by Indra »

Offline adiyanshah

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 13
  • Reputasi: 2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #71 on: 22 December 2017, 04:34:26 PM »
 :) dan tepat itu yang para jainis ingin lakukan ..mogok/ berhenti konsumsi scr massal sehingga tak ada demand..tak ada demand, maka tak ada pasar...


Offline D1C1

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 127
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #72 on: 22 December 2017, 07:44:58 PM »
tidak begitu, tentu saja pembunuhan ayam memang disebabkan oleh adanya konsumsi ayam, tapi ini adalah pengukuran yang tidak adil. dan kalau mau jujur, ayam itu bahkan memang tidak ada jika tidak ada yg mengkonsumsi.

di sini berlaku hukum ekonomi demand and supply, tapi dengan berkurangnya anda seorang tidak akan menurunkan jumlah demand secara ekonomi itu, anda perlu melakukan mogok makan daging secara massal baru bisa mengurangi demand itu.

Dan makan daging juga tidak melulu disebabkan oleh keserakahan, beberapa wilayah di dunia ini memakan daging lebih karena kebutuhan daripada keserakahan.

Mungkin di post yg lain sy bs menjabarkan lebih luas pemakan daging memang melibatkan pembunuhan lebih banyak, walaupun 1 org, tp mgkn tidak di Post ini.

Bagaimana dengan keserakahan akan daging yg datangnya dr sumber yg berbeda.

Pertanyaannya:
Burukan mana antara serakah makan daging yg datang dr peternakan hewan yg kejam dengan serakah akan daging yg datangnya dr hewan yg hidupnya relatif bahagia di alam bebas.

Sama2 serakah bedanya daging yg pertama datang dr hewan yg idupnya menderita (peternakan modern yg kejam) dan daging kedua datang dr hewan yg idup bahagia di alam bebas, burukan mana?

Offline Alucard Lloyd

  • Sebelumnya: a.k.agus
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 529
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • buddho
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #73 on: 22 December 2017, 09:08:24 PM »
Memberi pertanyaan yang salah maka akan mendapat jawaban yang salah juga.
Agama ku tidak bernama
Karena guru ku telah parinibbana
Yang tertinggal hanyalah dahmma
Agar aku dapat mencapai nibbana

Offline Pratama Sikkha

  • Teman
  • **
  • Posts: 56
  • Reputasi: 4
  • cemungud!!
Re: Makan daging dan sila pertama
« Reply #74 on: 22 December 2017, 10:17:14 PM »
Mungkin di post yg lain sy bs menjabarkan lebih luas pemakan daging memang melibatkan pembunuhan lebih banyak, walaupun 1 org, tp mgkn tidak di Post ini.

Bagaimana dengan keserakahan akan daging yg datangnya dr sumber yg berbeda.

Pertanyaannya:
Burukan mana antara serakah makan daging yg datang dr peternakan hewan yg kejam dengan serakah akan daging yg datangnya dr hewan yg hidupnya relatif bahagia di alam bebas.

Sama2 serakah bedanya daging yg pertama datang dr hewan yg idupnya menderita (peternakan modern yg kejam) dan daging kedua datang dr hewan yg idup bahagia di alam bebas, burukan mana?
kok yakin kalau hewan yg idup di alam bebas = bahagia?
sedangkan yg idup di peternakan = menderita?

bukankah masing2 kondisi berbeda plus minusnya?