Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Penghidupan benar  (Read 658 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Alucard Lloyd

  • Sebelumnya: a.k.agus
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 529
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • buddho
Penghidupan benar
« on: 21 November 2017, 10:57:48 PM »
Salam semua,....
Saya ingin bertanya tentang penghidupan benar dalam jalan mulia berunsur delapan,.... Di katakan dalam satu poin penghidupan benar apakah ini dimaksud dengan lifestyle kita sehari hari ? Bila iya maka apa patokan nya sebagai dasar penghidupan benar ? Sebab saya cari disutta hanya di katakan setelah meninggal kan penghidupan yang salah ia bertahan di penghidupan benar. Tidak ada penjelasan lanjutan lagi.... Kebanyakan org menjelaskan tentang 4 larang berdagang yang tidak boleh dilakukan seperti menjual mahluk hidup, senjata, budak, dan racun dan ini saya tolak karena ini hanya larangan sebagai umat untuk tidak melakukan perbuatan salah ini,... Bukan sebagai penghidupan benar. Sekali lagi mohon penjelas nya....
Agama ku tidak bernama
Karena guru ku telah parinibbana
Yang tertinggal hanyalah dahmma
Agar aku dapat mencapai nibbana

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Penghidupan benar
« Reply #1 on: 22 November 2017, 06:45:56 AM »
Dan apakah, para bhikkhu, penghidupan salah? Berkomplot, membujuk, mengisyaratkan, merendahkan, mengejar keuntungan dengan keuntungan: ini adalah penghidupan salah.

~ MN 117
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline Lex Chan

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.431
  • Reputasi: 133
  • Gender: Male
  • Love everybody, not every body...
Re: Penghidupan benar
« Reply #2 on: 22 November 2017, 01:35:58 PM »
Mungkin dari bahasa inggris lebih membantu.  _/\_

Of those, right view is the forerunner. And how is right view the forerunner? One discerns wrong livelihood as wrong livelihood, and right livelihood as right livelihood. This is one's right view. And what is wrong livelihood? Scheming, persuading, hinting, belittling, & pursuing gain with gain. This is wrong livelihood.

Referensi: https://www.accesstoinsight.org/tipitaka/mn/mn.117.than.html
“Give the world the best you have and you may get hurt. Give the world your best anyway”
-Mother Teresa-

Offline Alucard Lloyd

  • Sebelumnya: a.k.agus
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 529
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • buddho
Re: Penghidupan benar
« Reply #3 on: 22 November 2017, 03:11:57 PM »
Dan apakah, para bhikkhu, penghidupan salah? Berkomplot, membujuk, mengisyaratkan, merendahkan, mengejar keuntungan dengan keuntungan: ini adalah penghidupan salah.

~ MN 117

Terima kasih akan saya pelajari lebih dalam sutta nya atau ada sutta yg lain sebagai bahan referensi pembelajaran lebih dalam?
Agama ku tidak bernama
Karena guru ku telah parinibbana
Yang tertinggal hanyalah dahmma
Agar aku dapat mencapai nibbana

Offline Alucard Lloyd

  • Sebelumnya: a.k.agus
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 529
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • buddho
Re: Penghidupan benar
« Reply #4 on: 23 November 2017, 02:08:13 PM »
Bila di pahami lebih baik,....
Penghidupan benar adalah kehidupan kita sehari hari dalam melakukan aktifitas. Yang menjadi tiga pilar pendukungnya adalah pandangan benar, daya upaya benar, dan perhatian benar. Dalam ketiga pilar ini maka penghidupan benar dapat di jalani dengan benar.
Apakah pandangan benar itu?
Pandangan benar adalah pandangan yang mengetahui 4 kebenaran mulia.
Apakah daya upaya benar itu?
Daya upaya benar adalah membangkitkan kehendak, mengerahkan daya upaya, menggerakkan usaha, mengerahkan pikirannya dan berusaha untuk mencegah munculnya kondisi pikiran tidak bermanfaat yang belum muncul.
Apakah perhatian benar?
Perhatian benar adalah perhatian terhadap jasmani, perasaan persepsi, pikiran dan kesadaran indria
Maka bila ini adalah dasar dari perbuatan benar maka gaya hidup yang seperti apa yang cocok untuk kita lakukan dalam jaman sekarang? Tolong beri tanggap dan alasan nya.
Diluar dari kehidupaan samana karena saya mau membahas dalam kehidupan sehari hari untuk umat awam.
Terima kasih semoga saya mendapat respon yang menarik.
Agama ku tidak bernama
Karena guru ku telah parinibbana
Yang tertinggal hanyalah dahmma
Agar aku dapat mencapai nibbana

Offline Gwi Cool

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 170
  • Reputasi: -2
  • Terpujilah Sang Buddha
Re: Penghidupan benar
« Reply #5 on: 23 November 2017, 03:01:28 PM »
Bila di pahami lebih baik,....
Penghidupan benar adalah kehidupan kita sehari hari dalam melakukan aktifitas. Yang menjadi tiga pilar pendukungnya adalah pandangan benar, daya upaya benar, dan perhatian benar. Dalam ketiga pilar ini maka penghidupan benar dapat di jalani dengan benar.
Apakah pandangan benar itu?
Pandangan benar adalah pandangan yang mengetahui 4 kebenaran mulia.
Apakah daya upaya benar itu?
Daya upaya benar adalah membangkitkan kehendak, mengerahkan daya upaya, menggerakkan usaha, mengerahkan pikirannya dan berusaha untuk mencegah munculnya kondisi pikiran tidak bermanfaat yang belum muncul.
Apakah perhatian benar?
Perhatian benar adalah perhatian terhadap jasmani, perasaan persepsi, pikiran dan kesadaran indria

Maka bila ini adalah dasar dari perbuatan benar maka gaya hidup yang seperti apa yang cocok untuk kita lakukan dalam jaman sekarang? Tolong beri tanggap dan alasan nya.
Diluar dari kehidupaan samana karena saya mau membahas dalam kehidupan sehari hari untuk umat awam.
Terima kasih semoga saya mendapat respon yang menarik.
Tuan Alucard, kalau yang berhubungan dengan umat awam, yang diberikan Tuan Seniya sudah jelas.
Yang saya tebalin (di atas), itu "Jalan Lokuttara".

Jalan Mulia Berunsur Delapan ada dua jenis
1. Jenis Lokiya (duniawi)
2. Jenis Lokuttara (4 Jalan, 4 Buah, dan Nibbana)

Segala sesuatu berakar dari "Pandangan Benar" baik yang lokiya maupun yang lokuttara.

Pandangan benar lokiya = mempercayai kebaikan (manfaat kebaikan)
Pandangan benar lokuttara = melenyapkan 62 pandangan

Penghidupan Benar yang lokuttara berhubungan dengan "berkeinginan sedikit". Setidaknya ia harus lulus Penghidupan benar lokiya (yang diberikan Tuan seniya). Seperti S2 meneruskan bidang S3, kira-kira dengan sempurnanya penghidupan benar lokiya maka penghidupan benar lokuttara nantinya akan terjadi dengan latihan bertahap. (Jika mau memasuki "Jalan Mulia Berunsur Delapan Lokuttara", minimal harus lulus Pandangan Benar Lokuttara = 3 belenggu).
Yang mau debat, saya diam, dan mengaku kalah karena saya hanyalah makhluk lemah, debat sama yang lain saja.
Mari berbicara Dhamma yang indah di awal, indah di pertengahan, dan indah di akhir. Indah dengan pikiran penuh cinta kasih. Hobiku menggubah syair.

Offline Alucard Lloyd

  • Sebelumnya: a.k.agus
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 529
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • buddho
Re: Penghidupan benar
« Reply #6 on: 23 November 2017, 04:54:33 PM »
Apakah 62 padangan ini yang disebut dalam bramajala sutta?
Saya rasa ajaran buddha untuk jalan mulia berunsur 8 tidak bisa di pecah jadi untuk lokiya sebab hanya ada 1 jalan dan itu untuk mencapai nibbana,... Saya sebagai umat awam tentu jalur nibbana juga sebagai tujuan. Sang buddha mengajarkan kepada para Bhikkhu dan perumah tangga tetap saja yang diajarakan 1 jalan ke nibbana tidak dipisahkan sebagai ajaran lokutara dan lokiya. Benar bila ingin naik smp kita harus lulus sd tetapi itu hanyalah sebatas perubahan bahtin kita saja....
Maaf saya sangat tidak setuju bila jalan ke nibbana di bagi menjadi dua karena ini akan rancu dan akan menjadi sebuah pemikiran salah kaprah terlebih lagi duniawi dan nibbana... Saya berpendapat sang buddha memutar roda dhamma bukan untuk sebuah permainan tetapi sebagai kendaraan kita sebagai umat untuk mencapai nibbana. Maka saya sebagai umat dan yang lain saya rasa sangat ingin mencapai dhamma sejati yaitu nibbana. Dari umat awam menjadi para siswa ariya karena bagi saya ini lah ajaran guru agung kita yang di putar sebagai roda dhamma.
Dari sedikit sutta yang saya baca sang buddha hanya menjelaskan 4 kebenaran mulia 1 jalan beruas 8 tidak ada yang lain....
Jadi saya menolak padangan tentang jalan mulia berunsur delapan ada 2 jenis. Kalau ada bertahap mungkin tapi tidak berubah jenisnya bagaikan air kotor menjadi air bersih.

Dan pertanyaan saya lebih lanjut adalah apakah dalam uposata 3 sila tambahan yang berlaku adalah sebagai pedoman penghidupan benar?
Agama ku tidak bernama
Karena guru ku telah parinibbana
Yang tertinggal hanyalah dahmma
Agar aku dapat mencapai nibbana

Offline Gwi Cool

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 170
  • Reputasi: -2
  • Terpujilah Sang Buddha
Re: Penghidupan benar
« Reply #7 on: 24 November 2017, 08:59:27 AM »
... Dan pertanyaan saya lebih lanjut adalah apakah dalam uposata 3 sila tambahan yang berlaku adalah sebagai pedoman penghidupan benar?
Kayaknya dari awal, Tuan Alucard mau nanya tentang "Perbuatan Benar" deh. Perbuatan benar biasana sepaket (lebih dekat) sama Kehendak Benar dan Ucapan Benar. Jalani saja semuanya, tiap hari rutin meditasi. Umat Buddhis kan disarankan semadi rutin tiap hari, minimal 10-15 menit.

Yo wes ra, kalo gak mau dipisah dua, tinggal gabung aje jadi atu. 8)
Pandangan benar = percaya kebajikan, percaya ada orang suci (Arahat), mengetahui apa yang mungkin dan tidak mungkin, blabla hingga Empat Kesunyatan Mulia.
... Konsentrasi benar = jhana 1-8 (lokiya), Lenyapnya Persepsi dan Perasaan (lokuttara).

Ya, Bramajala Sutta = 62 padangan, di sinilah pandangan "Atta" bersembunyi. Ini aje belum cukup untuk memunculkan Pandangan Benar (Lokuttara).
« Last Edit: 24 November 2017, 09:01:24 AM by Gwi Cool »
Yang mau debat, saya diam, dan mengaku kalah karena saya hanyalah makhluk lemah, debat sama yang lain saja.
Mari berbicara Dhamma yang indah di awal, indah di pertengahan, dan indah di akhir. Indah dengan pikiran penuh cinta kasih. Hobiku menggubah syair.

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Penghidupan benar
« Reply #8 on: 24 November 2017, 01:37:58 PM »
Terima kasih akan saya pelajari lebih dalam sutta nya atau ada sutta yg lain sebagai bahan referensi pembelajaran lebih dalam?

Yang lain cuma sutta ttg jenis perdagangan yg dilarang utk umat awam:

“Para bhikkhu, seorang umat awam seharusnya tidak terlibat dalam kelima jenis perdagangan ini. Apakah lima ini? Berdagang senjata, berdagang makhluk-makhluk hidup, berdagang daging, berdagang minuman memabukkan, dan berdagang racun. seorang umat awam seharusnya tidak terlibat dalam kelima jenis perdagangan ini.”
~ AN 5.177
« Last Edit: 24 November 2017, 01:46:39 PM by seniya »
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Penghidupan benar
« Reply #9 on: 24 November 2017, 01:49:09 PM »

Maka bila ini adalah dasar dari perbuatan benar maka gaya hidup yang seperti apa yang cocok untuk kita lakukan dalam jaman sekarang? Tolong beri tanggap dan alasan nya.
Diluar dari kehidupaan samana karena saya mau membahas dalam kehidupan sehari hari untuk umat awam.
Terima kasih semoga saya mendapat respon yang menarik.

IMO, mata pencaharian yang tidak melanggar sila sudah cukup utk umat awam
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa