Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha  (Read 8211 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Alucard Lloyd

  • Sebelumnya: a.k.agus
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 529
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • buddho
hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« on: 25 August 2017, 11:02:54 AM »
hai saya seorang buddhist yang mempelajari agama buddha secara otodidak tiada guru,
saya belajar dari berbagai ceramah dan buku yang ada di indonesia dalam bahasa indonesia dan mendengar ceramah dari youtube ataupun di vihara sekitar. pada awalnya saya yakin akan ajaran buddha sebagai satu satunya ajaran yang paling cocok dan bener dimuka bumi ini. tetapi setelah saya mencapai pada titik keterpurukan saya hilang dengan keyakinan itu dan merasa ajaran buddha di indonesia begitu begitu saja. tidak ada yang dapat membuat saya berbeda hanya lebih menyendiri dan semakin kehilangan arah. sampai pada titik sekarang saya meragukan buddha itu sendiri tidak lebih hanya seorang yogi yang berhasil dalam latihannya. saya hilang sudah keyakinan kepada buddha dhamma dan sangha.

pertanyaan saya adalah apa yang saya harus lakukan ?
Agama ku tidak bernama
Karena guru ku telah parinibbana
Yang tertinggal hanyalah dahmma
Agar aku dapat mencapai nibbana

Offline xenocross

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.185
  • Reputasi: 61
  • Gender: Male
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #1 on: 26 August 2017, 07:51:57 AM »
apakah dhamma telah mengubah batin anda, dan perilaku anda?

Kalau dhamma hanya sebatas teori dan tidak dipraktikkan, ya bisa hilang keyakinan

Namun kalau sudah mengalami sendiri bahwa dhamma memang benar, pasti yakin
Satu saat dari pikiran yang dikuasai amarah membakar kebaikan yang telah dikumpulkan selama berkalpa-kalpa.
~ Mahavairocana Sutra

Offline Alucard Lloyd

  • Sebelumnya: a.k.agus
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 529
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • buddho
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #2 on: 26 August 2017, 10:35:48 AM »
apakah dhamma telah mengubah batin anda, dan perilaku anda?

Kalau dhamma hanya sebatas teori dan tidak dipraktikkan, ya bisa hilang keyakinan

Namun kalau sudah mengalami sendiri bahwa dhamma memang benar, pasti yakin


dhamma seperti apa yang anda maksud ?

beri saya contoh karena pertanyaan ini sangat luas dan bisa salah pengertian.
Agama ku tidak bernama
Karena guru ku telah parinibbana
Yang tertinggal hanyalah dahmma
Agar aku dapat mencapai nibbana

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #3 on: 27 August 2017, 01:16:54 PM »
hai saya seorang buddhist yang mempelajari agama buddha secara otodidak tiada guru,
saya belajar dari berbagai ceramah dan buku yang ada di indonesia dalam bahasa indonesia dan mendengar ceramah dari youtube ataupun di vihara sekitar. pada awalnya saya yakin akan ajaran buddha sebagai satu satunya ajaran yang paling cocok dan bener dimuka bumi ini. tetapi setelah saya mencapai pada titik keterpurukan saya hilang dengan keyakinan itu dan merasa ajaran buddha di indonesia begitu begitu saja. tidak ada yang dapat membuat saya berbeda hanya lebih menyendiri dan semakin kehilangan arah. sampai pada titik sekarang saya meragukan buddha itu sendiri tidak lebih hanya seorang yogi yang berhasil dalam latihannya. saya hilang sudah keyakinan kepada buddha dhamma dan sangha.

pertanyaan saya adalah apa yang saya harus lakukan ?

Penyebab hilang keyakinan tsb apa? Mgkn bisa didiskusikan di sini...
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline Alucard Lloyd

  • Sebelumnya: a.k.agus
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 529
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • buddho
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #4 on: 27 August 2017, 08:58:09 PM »
Penyebab hilang keyakinan tsb apa? Mgkn bisa didiskusikan di sini...

secara garis besar saya tidak mempercayai semua cerita buddha dan saya hanya menganggap buddha mendapat pencerahan seperti hal nya guru guru besar lain nya yang menjalankan spritual nya. buddha mengajarkan dhamma sama seperti para yogi mengajarkan dhamma membuat perkumpulan sangha seperti para guru membuat ashram di zaman dahulu. terlebih lagi ajaran sekarang yang banyak mencampurkan tradisi dari daerah masing masing membuat kabur asli ajaran buddha dan meragukan dhamma yang sebenarnya yang diajarkan buddha karena banyak di campur dengan tradisi masing masing sekte.

saya mempercayai buddha sebagai guru yang sangat hebat dan dhamma yang diajarakn sangat bemanfaat tetapi saya meragukan cerita dan sutta yang ada sekarang dan ini lah yang membuat saya hilang kepercaya an saya kepada buddha dhamma dan sangha.
Agama ku tidak bernama
Karena guru ku telah parinibbana
Yang tertinggal hanyalah dahmma
Agar aku dapat mencapai nibbana

Offline RetjaPentung

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 24
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • Eat Simple - Live Simple - Die Simple
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #5 on: 28 August 2017, 12:21:47 PM »
hai saya seorang buddhist yang mempelajari agama buddha secara otodidak tiada guru,
saya belajar dari berbagai ceramah dan buku yang ada di indonesia dalam bahasa indonesia dan mendengar ceramah dari youtube ataupun di vihara sekitar. pada awalnya saya yakin akan ajaran buddha sebagai satu satunya ajaran yang paling cocok dan bener dimuka bumi ini. tetapi setelah saya mencapai pada titik keterpurukan saya hilang dengan keyakinan itu dan merasa ajaran buddha di indonesia begitu begitu saja. tidak ada yang dapat membuat saya berbeda hanya lebih menyendiri dan semakin kehilangan arah. sampai pada titik sekarang saya meragukan buddha itu sendiri tidak lebih hanya seorang yogi yang berhasil dalam latihannya. saya hilang sudah keyakinan kepada buddha dhamma dan sangha.

pertanyaan saya adalah apa yang saya harus lakukan ?

Sepertinya harus diperjelas,
Sesungguhnya anda kehilangan keyakinan pada Tiratana, ataukah anda kecewa karena anda terpuruk, anda meminta tolong pada PATUNG Buddha, berharap akan ada keajaiban, namun keajaiban yang anda harapkan tersebut tidak pernah terjadi.

Jika, keyakinan anda hilang pada Buddha Dhamma Sangha adalah karena seperti dugaan saya di atas, maka sesungguhnya anda tidak pernah memahami ajaran Sang Buddha, karena seperti sebagian besar orang yang mengaku UMAT BUDDHA, sangat melekat pada SILABBATAPARAMASA - berpikir bahwa sembahyang, ritual, kebaktian, berlutut, bernamaskara, memohon, meminta-minta, mengemis di depan patung Buddha akan membawakan HASIL. Padahal sang Buddha sendiri sudah mengatakan bahwa Silabbataparamasa adalah salah satu dari 10 Samyojana yang harus dikikis.

Lebih dari 20 tahun, saya melepaskan LABEL UMAT BUDDHA dari diri saya, tidak pernah kebaktian, tidak pernah ritual apalagi mengemis-ngemis meminta bantuan pada patung Buddha. Saya hanya menjadi seorang praktisi Dhamma (Dhammiko), karena pada era Sang Buddha, tidak ada yang disebut sebagai Buddhist (Umat Buddha), tetapi hanya Dhammiko (Praktisi Dhamma). Saya hanya berpraktik Dhamma (walau dalam skala yang sangat kecil), tetapi saya tidak mengikat diri dalam ritual (walau dalam skala yang kecil juga). Bahkan dalam praktik meditasi saya setiap malam, saya tidak mengawali dengan ritual apapun, termasuk melafal paritta.

Tapi tidak apa-apa... yang terpenting adalah apakah anda bahagia?
Jika kehilangan keyakinan pada Buddha, Dhamma, Sangha justru membawa kebahagiaan pada anda, maka itu adalah hal yang baik.
Jadi tidak ada yang perlu anda risaukan atau khawatirkan.
Hanya seorang Dhammiko

Offline Alucard Lloyd

  • Sebelumnya: a.k.agus
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 529
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • buddho
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #6 on: 28 August 2017, 09:43:25 PM »
Sepertinya harus diperjelas,
Sesungguhnya anda kehilangan keyakinan pada Tiratana, ataukah anda kecewa karena anda terpuruk, anda meminta tolong pada PATUNG Buddha, berharap akan ada keajaiban, namun keajaiban yang anda harapkan tersebut tidak pernah terjadi.

Jika, keyakinan anda hilang pada Buddha Dhamma Sangha adalah karena seperti dugaan saya di atas, maka sesungguhnya anda tidak pernah memahami ajaran Sang Buddha, karena seperti sebagian besar orang yang mengaku UMAT BUDDHA, sangat melekat pada SILABBATAPARAMASA - berpikir bahwa sembahyang, ritual, kebaktian, berlutut, bernamaskara, memohon, meminta-minta, mengemis di depan patung Buddha akan membawakan HASIL. Padahal sang Buddha sendiri sudah mengatakan bahwa Silabbataparamasa adalah salah satu dari 10 Samyojana yang harus dikikis.

Lebih dari 20 tahun, saya melepaskan LABEL UMAT BUDDHA dari diri saya, tidak pernah kebaktian, tidak pernah ritual apalagi mengemis-ngemis meminta bantuan pada patung Buddha. Saya hanya menjadi seorang praktisi Dhamma (Dhammiko), karena pada era Sang Buddha, tidak ada yang disebut sebagai Buddhist (Umat Buddha), tetapi hanya Dhammiko (Praktisi Dhamma). Saya hanya berpraktik Dhamma (walau dalam skala yang sangat kecil), tetapi saya tidak mengikat diri dalam ritual (walau dalam skala yang kecil juga). Bahkan dalam praktik meditasi saya setiap malam, saya tidak mengawali dengan ritual apapun, termasuk melafal paritta.

Tapi tidak apa-apa... yang terpenting adalah apakah anda bahagia?
Jika kehilangan keyakinan pada Buddha, Dhamma, Sangha justru membawa kebahagiaan pada anda, maka itu adalah hal yang baik.
Jadi tidak ada yang perlu anda risaukan atau khawatirkan.


apa itu dhammiko ?

apa yang dilakukan sehari hari nya?

Agama ku tidak bernama
Karena guru ku telah parinibbana
Yang tertinggal hanyalah dahmma
Agar aku dapat mencapai nibbana

Offline antidote

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 248
  • Reputasi: 25
  • Gender: Male
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #7 on: 01 September 2017, 08:21:39 AM »
saya mempercayai buddha sebagai guru yang sangat hebat dan dhamma yang diajarakn sangat bemanfaat tetapi saya meragukan cerita dan sutta yang ada sekarang dan ini lah yang membuat saya hilang kepercaya an saya kepada buddha dhamma dan sangha.
Contoh nya cerita dan sutta mana yg meragukan ?
NOW

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #8 on: 01 September 2017, 08:48:38 AM »
secara garis besar saya tidak mempercayai semua cerita buddha dan saya hanya menganggap buddha mendapat pencerahan seperti hal nya guru guru besar lain nya yang menjalankan spritual nya. buddha mengajarkan dhamma sama seperti para yogi mengajarkan dhamma membuat perkumpulan sangha seperti para guru membuat ashram di zaman dahulu.

Keyakinan terhadap Sang Buddha bukan berarti meyakini bahwa semua kisah tentang Buddha itu benar dan benar2 terjadi, melainkan dari hasil penyelidikan kita sendiri thd kualitas batin Sang Buddha itu sendiri (secara langsung maupun tidak langsung) spt dlm MN 47 Vimamsaka Sutta (bisa juga membaca penjelasannya secara singkat di sini: Bagaimana Menyelidiki Sang Buddha?)

Quote
terlebih lagi ajaran sekarang yang banyak mencampurkan tradisi dari daerah masing masing membuat kabur asli ajaran buddha dan meragukan dhamma yang sebenarnya yang diajarkan buddha karena banyak di campur dengan tradisi masing masing sekte.

Sehubungan dengan banyaknya tradisi yg mengatasnamakan Buddhis, tetapi tidak mencerminkan ajaran Buddha yang sebenarnya, jika anda kebingungan dengan hal ini, anda dapat mempelajari ajaran2 Buddha dari sumber tertuanya, yaitu 4 Nikaya dan Agama dan mengetahui dan memilah sendiri mana yg sesuai dg ajaran Buddha, mana yg tidak. Keempat Nikaya dan beberapa bagian Khuddaka Nikaya telah tersedia terjemahannya dlm bahasa Indonesia di http://suttacentral.net, juga beberapa bagian dari Sutra Agama (MA dan SA).

Quote
saya mempercayai buddha sebagai guru yang sangat hebat dan dhamma yang diajarakn sangat bemanfaat tetapi saya meragukan cerita dan sutta yang ada sekarang dan ini lah yang membuat saya hilang kepercaya an saya kepada buddha dhamma dan sangha.

Sang Buddha sendiri tidak pernah mengklaim dirinya sendiri sbg guru yg hebat dlm hal kekuatan batin. Ketika Ananda memuji keagungan Beliau saat kelahirannya sebagai Bodhisatta, beliau menekankan agar mengingat kemampuan beliau dalam mengetahui muncul, bertahan, dan lenyapnya faktor-faktor mental:

 “Karena itu, Ānanda, ingatlah ini juga sebagai kualitas mengagumkan dan menakjubkan dari Sang Tathāgata: Di sini, Ānanda, bagi Sang Tathāgata perasaan-perasaan dikenali pada saat munculnya, pada saat berlangsungnya, pada saat lenyapnya; persepsi-persepsi dikenali pada saat munculnya, pada saat berlangsungnya, pada saat lenyapnya; pikiran-pikiran dikenali pada saat munculnya, pada saat berlangsungnya, pada saat lenyapnya. Ingatlah ini juga, Ānanda, sebagai satu kualitas mengagumkan dan menakjubkan dari Sang Bhagavā.”
- MN 123 Acchariya-abbhuta Sutta

Jadi penekanannya di sini juga dalam hal internal, yaitu kualitas batin itu sendiri, bukan eksternal (kisah2 ajaib seputar kehidupan Sang Buddha)
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline Lex Chan

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.434
  • Reputasi: 134
  • Gender: Male
  • Love everybody, not every body...
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #9 on: 04 September 2017, 01:15:04 PM »
tadinya saya mau tulis panjang lebar... tapi berhubung kemarin ini sudah tulis separuh dan tiba2 listrik mati, saya jadi malas tulis panjang lebar lagi...

by the way, keraguan itu sebenarnya adalah hal yang baik.
karena keraguan adalah awal pencarian kebenaran.
tanpa keraguan, belum tentu ada penyelidikan lebih lanjut.. dan cenderung berhenti di sana..

kalau boleh pinjam istilah Morpheus, "ragu pangkal cerah"...  _/\_ _/\_
“Give the world the best you have and you may get hurt. Give the world your best anyway”
-Mother Teresa-

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.750
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #10 on: 04 September 2017, 01:53:32 PM »
secara garis besar saya tidak mempercayai semua cerita buddha dan saya hanya menganggap buddha mendapat pencerahan seperti hal nya guru guru besar lain nya yang menjalankan spritual nya. buddha mengajarkan dhamma sama seperti para yogi mengajarkan dhamma membuat perkumpulan sangha seperti para guru membuat ashram di zaman dahulu. terlebih lagi ajaran sekarang yang banyak mencampurkan tradisi dari daerah masing masing membuat kabur asli ajaran buddha dan meragukan dhamma yang sebenarnya yang diajarkan buddha karena banyak di campur dengan tradisi masing masing sekte.

saya mempercayai buddha sebagai guru yang sangat hebat dan dhamma yang diajarakn sangat bemanfaat tetapi saya meragukan cerita dan sutta yang ada sekarang dan ini lah yang membuat saya hilang kepercaya an saya kepada buddha dhamma dan sangha.
bagus sekali!  ;D

anda mulai meragukan yg namanya "agama". agama itu adalah sistematika kepercayaan yg disusun membentuk suatu dogma2 yang mengkristal tidak boleh disentuh dan dipertanyakan lagi menjadi sebuah buku keramat. padahal tidak ada satupun hal yg keramat dan tidak boleh dipertanyakan dan diterima tanpa dikritisi dan diragukan, termasuk ayat2 suci, ritual2 sakti dan pendapat tetua2 apapun.

ajaran buddha itu adalah sebuah problem solving untuk masalah dan pertanyaan penting manusia: apakah ada solusi untuk dukkha dan bagaimana caranya.
kepercayaan dan iman adalah kegelapan. teruslah bertanya dan meragukan segala sesuatu, karena ragu pangkal cerah!

 ;D
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.849
  • Reputasi: 268
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #11 on: 26 September 2017, 11:19:57 AM »
hai saya seorang buddhist yang mempelajari agama buddha secara otodidak tiada guru,
saya belajar dari berbagai ceramah dan buku yang ada di indonesia dalam bahasa indonesia dan mendengar ceramah dari youtube ataupun di vihara sekitar. pada awalnya saya yakin akan ajaran buddha sebagai satu satunya ajaran yang paling cocok dan bener dimuka bumi ini. tetapi setelah saya mencapai pada titik keterpurukan saya hilang dengan keyakinan itu dan merasa ajaran buddha di indonesia begitu begitu saja. tidak ada yang dapat membuat saya berbeda hanya lebih menyendiri dan semakin kehilangan arah. sampai pada titik sekarang saya meragukan buddha itu sendiri tidak lebih hanya seorang yogi yang berhasil dalam latihannya. saya hilang sudah keyakinan kepada buddha dhamma dan sangha.

pertanyaan saya adalah apa yang saya harus lakukan ?
Kehilangan "keyakinan" yang dasarnya berasal dari ceramah, buku-buku, propaganda, dan aneka sumber subjektif sejenisnya, adalah sebuah hal yang sangat positif. Saya pikir sewajarnya manusia memiliki keyakinan karena pemahaman. Untuk tahu dan belajar ajaran yang cocok, mungkin dipahami dulu oleh diri sendiri mengenai apa yang sebetulnya kita cari. Setelah itu baru bisa ditentukan kira-kira belajar apa yang kira-kira akan cocok.

Kira-kira informasi seperti apa yang anda cari secara spesifik? Perubahan apa yang diharapkan setelah mengenal satu ajaran?





Offline Alucard Lloyd

  • Sebelumnya: a.k.agus
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 529
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • buddho
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #12 on: 05 October 2017, 05:23:24 AM »
Kehilangan "keyakinan" yang dasarnya berasal dari ceramah, buku-buku, propaganda, dan aneka sumber subjektif sejenisnya, adalah sebuah hal yang sangat positif. Saya pikir sewajarnya manusia memiliki keyakinan karena pemahaman. Untuk tahu dan belajar ajaran yang cocok, mungkin dipahami dulu oleh diri sendiri mengenai apa yang sebetulnya kita cari. Setelah itu baru bisa ditentukan kira-kira belajar apa yang kira-kira akan cocok.

Kira-kira informasi seperti apa yang anda cari secara spesifik? Perubahan apa yang diharapkan setelah mengenal satu ajaran?






ajaran asli buddha yang tidak diliputi oleh adat istiadat dan sub komentar akan ilmu tafsir
tentu suatu perubahan mental saya dalam kehidupan saya menjadi lebih baik tidak terikat akan duniawi dan bukan juga terlepas akan duniawi jalan tengah yang sesungguhnya diajarkan oleh buddha.

sekira nya dapat diberikan petunjuk dan arahan bagaikan seorang murid belajar dari sang guru terima kasih.
Agama ku tidak bernama
Karena guru ku telah parinibbana
Yang tertinggal hanyalah dahmma
Agar aku dapat mencapai nibbana

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #13 on: 06 October 2017, 06:19:29 PM »
ajaran asli buddha yang tidak diliputi oleh adat istiadat dan sub komentar akan ilmu tafsir

Kalo begitu anda perlu mempelajari Buddhisme awal (early Buddhism) ;D

"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.849
  • Reputasi: 268
Re: hilangan nya keyakinan pada buddha dhamma dan sangha
« Reply #14 on: 07 October 2017, 09:58:55 AM »
Saya share pendapat saya yah...

ajaran asli buddha yang tidak diliputi oleh adat istiadat dan sub komentar akan ilmu tafsir

tentu suatu perubahan mental saya dalam kehidupan saya menjadi lebih baik tidak terikat akan duniawi dan bukan juga terlepas akan duniawi jalan tengah yang sesungguhnya diajarkan oleh buddha.
Kalau omong "ajaran agama", tidak ada satupun yang standardnya terlepas dari adat istiadat setempat pada masa tersebut. Seperti konsep karma, kelahiran kembali, avidya sebagai penghalang pencerahan, samadhi sebagai jalan pembebasan, itu semua merupakan konsep umum yang bisa ditemukan di berbagai ajaran di India kuno. Yang menjadi pembeda adalah detail dari konsep tersebut seperti atman/anatman, pemurnian/penghentian karma, dll. Bersama lewatnya waktu, doktrin khas Buddhisme juga berkembang mengikuti kondisi di sana. Ini kita bisa lihat dari bagaimana Abhidharma maupun konsep mahayana dan tantrayana berkembang. Jika tertarik untuk memahami dari sisi awal pada masa Buddha masih hidup sampai pada perpecahan sektarian, bisa juga belajar tentang Buddhisme Awal (Early Buddhism) seperti Seniya katakan di atas.

Kalau untuk tafsir, namanya ajaran agama juga tidak akan pernah terlepas dari tafsir. Ketika kita membaca pun kecenderungannya adalah kita menafsirkan kitab berdasarkan keterkondisian kita pada budaya tempat kita berada, pada masa kini. Bahkan pada masa belum terlalu lama setelah Buddha wafat, sumber ajaran yang sama pun telah menimbulkan penafsiran berbeda sehingga muncul perpecahan sekte. Tanpa konfirmasi dari sumber -dalam hal ini Buddha yang sudah tidak ada- tidaklah mungkin mendapatkan 'makna' yang sesungguhnya, yang bukan tafsiran, yang paling murni, tanpa bias, dst. Ini juga sebabnya menurut saya mengejar "apa yang sesungguhnya, benar-benar, asli, tidak terdistorsi, tanpa ambigu bahasa, tanpa bias budaya, murni diajarkan oleh Buddha" merupakan harapan yang sia-sia.

Namun saya pikir dari ajaran demikian pun kita tetap bisa belajar dan mengambil manfaat untuk diterapkan dalam kehidupan, terutama jika kita menggunakan akal sehat untuk mecerna, menyaring, dan mempertimbangkan; bukan cuma menelan secara membuta. Yang kebetulan pula ini juga merupakan prinsip Buddhisme dalam mengenali ajaran yang baik dalam Kalamasutta di mana di antaranya bukanlah tergantung sosok guru ataupun kitab suci.

Jadi kalau balik lagi ke pertanyaan pertama: "pertanyaan saya adalah apa yang saya harus lakukan ?", pendapat saya adalah tidak harus melakukan manuver apa-apa. Terus belajar, bertanya, berdiskusi, berbagi, dan buang semua bayangan dan harapan akan hal-hal yang tidak realistis.