Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Dosa Mula Citta  (Read 3346 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
Dosa Mula Citta
« on: 31 July 2007, 12:42:23 PM »
berikut tulisan dari rekan kelas abhidhamma :

Terdapat tiga hal yang menyebabkan akusala citta yaitu lobha, dosa, moha. Tetapi semua akusala citta disebabkan oleh moha karena tidak mengetahui mana yang baik atau buruk..

Bila dosa timbul bersama-sama dengan moha, citta tersebut adalah dosa-mula-citta. Dosa yang berarti kebencian dan.  moha yang berarti kebodohan. Pada saat itu tidak hanya moha yang terdapat, tetapi juga terkandung dosa. Apabila seseorang membunuh atau menyakiti mahluk hidup, berkata kasar atau mengutuk dll pasti perbuatan tersebut dilandasi oleh dosa karena mengandung arti ketidaksenangan baik secara halus atau kasar.  Maksudnya kasar adalah lebih "terlihat" seperti membunuh, memukul dll. Dan maksudnya halus disini adalah perasaan tidak senang yang halus/sedikit rasa benci pada objek yang tidak menyenangkan. Tapi tetap saja ada kebencian. Contohnya misal tidak suka dengan karakter seseorang karena tidak sejalan dengan pemikiran kita kemudian berpikir dalam hati bahwa saya tidak menyukai orang tersebut. Kadar kebencian tetap ada tetapi dalam kadar yang halus.

Terdapat akusala dan kusala citta. Setiap citta timbul bila ada kondisi yang tepat. Citta tidak dapat timbul tanpa adanya kondisi yang menimbulkannya. Bila citta yang sekarang timbul akusala citta maka hal ini akan mendorong timbulnya akusala citta secara beruntun begitu juga sebaliknya. Berarti bila sekarang kita merasakan sedikit kebencian maka kita secara sadar atau tidak sadar telah "menimbun" dosa, sehingga kelamaan hal ini (dosa) akan menjadi suatu kebiasaan yang kuat. Jika kita sadar akan hal ini maka secara perlahan-lahan berkurang kecenderungan "menimbun" dosa. Apabila orang lain berbuat kesalahan sebaiknya kita akan berusaha untuk menolong mereka agar dapat memperoleh perngertian benar tentang "penimbunan" perbuatan yang telah dilakukan.

Apabila seseorang tidak mengerti bentuk-bentuk citta, biasanya akan timbul kecenderungan untuk berpikir bahwa rasa suka atau tidak suka itu merupakan vipaka citta. Padahal sesungguhnya rasa suka atau tidak suka timbul sesudah vipaka citta tenggelam sehingga menjadi akusala/kusala citta. Contohnya bila kita mendengar suara yang kasar sekali. Vipaka citta timbul pada saat suara itu dicerap melalui telinga kemudian segera lenyap kembali. Sesudah timbul vipaka citta mungkin segera muncul akusala citta, misalnya rasa tidak suka terhadap suara kasar tersebut. Sangat dekat sekali sehingga seolah2 terjadi pada saat yang bersamaan. Seperti lampu neon, sebenarnya neon itu nyala mati secara cepat. Karena waktunya sangat dekat maka kita asumsikan bahwa neon itu nyala.. Kita harus menyadari bahwa dengan menimbun akusala citta, berarti kita cenderung mengarah pembentukan akusala kamma yang lebih banyak. Apabila kita mengerti lebih banyak tentang vipaka yang merupakan hasil dari perbuatan kita, maka hal ini akan dapat membantu kita untuk menanggulangi hasil (vipaka) yang tidak menyenangkan dalam kehidupan kita.

Note: saya rangkum buku "buddha dhamma dalam kehidupan sehari-hari" dan lain2

Salam metta,
Rendy PJ

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.428
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: Dosa Mula Citta
« Reply #1 on: 04 June 2008, 11:58:02 PM »
setelah membongkar thread lama, baru kusadari markos = Rendy

terima kasih Rendy PJ, atas bimbingan selama ini dalam belajar abhidhamma...
mohon bimbingannya utk seterusnya :)
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline Sumedho

  • Kebetulan
  • Administrator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 12.383
  • Reputasi: 423
  • Gender: Male
  • not self
Re: Dosa Mula Citta
« Reply #2 on: 05 June 2008, 05:57:24 AM »
hahahahha, bukan atuh... beda orang
coba om markos copy-paste email om rendy
There is no place like 127.0.0.1

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.428
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: Dosa Mula Citta
« Reply #3 on: 05 June 2008, 09:19:49 AM »
oh :-]

anyway, thanks markos, thanks rendy, thanks sumedho, thanks ?tesla?

thanks all :)
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline Lily W

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.120
  • Reputasi: 241
  • Gender: Female
Re: Dosa Mula Citta
« Reply #4 on: 06 June 2008, 02:33:40 PM »
hahahahha, bukan atuh... beda orang
coba om markos copy-paste email om rendy

Waktu Bro Rendy post ke milis SP dan Bro Markos copy paste ke forum DC ini... begitulah ceritenya... :D

oh :-]

anyway, thanks markos, thanks rendy, thanks sumedho, thanks ?tesla?

thanks all :)

Nanti kalo Bro Tesla kejakarta.... saya kenalin dech mereka ke Bro Tesla ... :D

_/\_ :lotus:
~ Kakek Guru : "Pikiran adalah Raja Kehidupan"... bahagia dan derita berasal dari Pikiran.
~ Mak Kebo (film BABE) : The Only way you'll find happiness is to accept that the way things are. Is the way things are

Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
Re: Dosa Mula Citta
« Reply #5 on: 11 June 2008, 12:55:29 PM »
 [at] tesla : di paling atasnya khan sudah saya sebutkan loh : berikut tulisan dari rekan kelas abhidhamma :