Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: ibu yang terlalu mencintai anak  (Read 10771 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

Offline cumi polos

  • Sebelumnya: Teko
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.129
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
  • mohon transparansinya
Re: ibu yang terlalu mencintai anak
« Reply #15 on: 23 April 2015, 11:01:37 PM »
terlalu mencintain anak = manja = tidk baik ?
merryXmas n happyNewYYYY 2018

Offline cumi polos

  • Sebelumnya: Teko
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.129
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
  • mohon transparansinya
Re: ibu yang terlalu mencintai anak
« Reply #16 on: 23 April 2015, 11:03:52 PM »
Quote
karena takut anaknya salah
 
membuat kesalahan yg tidak FATAL
sih menurut gw ada baiknya.....


contoh : nak itu panas jangan dipegang....
anak : langsung dicoba aja....biar ngerti apa itu panas...
 :x
merryXmas n happyNewYYYY 2018

Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.065
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: ibu yang terlalu mencintai anak
« Reply #17 on: 01 May 2015, 09:39:14 PM »
 
membuat kesalahan yg tidak FATAL
sih menurut gw ada baiknya.....


contoh : nak itu panas jangan dipegang....
anak : langsung dicoba aja....biar ngerti apa itu panas...
 :x

Baru kali ini setuju ma yang diucapin om cumpol..
Ini sudut pandang dari segi wanita (ibu)
Perlu ditanyakan apakah ayah sudah meninggal...
Saya rasa salah satu alasan beliau terlalu mencintai anak adalah rasa ingin melindungi anaknya karena salah satu ortunya (ayah) sudah meninggal, setiap ibu pasti ingin melindungi anaknya gag perduli mungkin anak udah dewasa, berkeluarga atau bahkan dah berumur tetap didepan ortu akan dianggap masih anak kecil...
Dimaklumin aja, toh ntar kita juga menjadi mereka juga koq, jadi tua...

Masalah anak pria tidak boleh mengurus ortunya, saya juga kurang setuju, okelah klo dikatakan melanggar susila namun saya rasa tergantung mindsetnya...
Bagaimana jika sang ibu cuma punya 1 putra, apakah dia juga tidak boleh mengurus ibunya karena alasan kesusilaaan...
Beberapa bulan lalu bahkan di tv saya menyaksikan bagaimana seorang anak yang berusia 70 tahun menggendong ibunya yang berusia 90tahun, seperti menggendong bayi... Apakah itu juga dikatakan melanggar susila....
Life is must learning,  trying and never giving up to all problem that come to our life.
If life give you one hundred reason to beat you down then find one thousand reason to revive again and again.

Offline samudra

  • Warning: The Betet strikes back
  • Teman
  • **
  • Posts: 81
  • Reputasi: -5
Re: ibu yang terlalu mencintai anak
« Reply #18 on: 02 May 2015, 07:02:12 AM »
Baru kali ini setuju ma yang diucapin om cumpol..
Ini sudut pandang dari segi wanita (ibu)
Perlu ditanyakan apakah ayah sudah meninggal...
Saya rasa salah satu alasan beliau terlalu mencintai anak adalah rasa ingin melindungi anaknya karena salah satu ortunya (ayah) sudah meninggal, setiap ibu pasti ingin melindungi anaknya gag perduli mungkin anak udah dewasa, berkeluarga atau bahkan dah berumur tetap didepan ortu akan dianggap masih anak kecil...
Dimaklumin aja, toh ntar kita juga menjadi mereka juga koq, jadi tua...

Masalah anak pria tidak boleh mengurus ortunya, saya juga kurang setuju, okelah klo dikatakan melanggar susila namun saya rasa tergantung mindsetnya...
Bagaimana jika sang ibu cuma punya 1 putra, apakah dia juga tidak boleh mengurus ibunya karena alasan kesusilaaan...
Beberapa bulan lalu bahkan di tv saya menyaksikan bagaimana seorang anak yang berusia 70 tahun menggendong ibunya yang berusia 90tahun, seperti menggendong bayi... Apakah itu juga dikatakan melanggar susila....

ibu. gambarnya baik sekali.
ibu harus merelakan melihat dari sisi anak,
karena anak yg masih bisa berubah, sedangkan ibu tidak mungkin.
krn anak umurnya lebih muda dan bisa berkembang, sedangkan ibu tidak
krn anak akan menghadapi perubahan jaman , dsb.
dengan mengurangi kepemilikan, ibu akan mengurangi satu beban persoalan,
sang anak dipundaknya.


mengenai susila, jika melanggar ya melanggar.
mau apa lagi krn tdk diperhitungkan dan disepelekan ketika masih muda dan sehat.
untuk apa menabung dari awal
bukan u anak saja tentunya.
biasanya krn tdk berani dgn anak, semuanya diberikan dari kecil
akibatnya sa.g anak sandiwara didepan ibunya
ketika sangibu lemah tidakberdaya ditempat tidur.

mati tidak siap, hidup spt itu

Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.065
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: ibu yang terlalu mencintai anak
« Reply #19 on: 02 May 2015, 05:37:21 PM »
ibu. gambarnya baik sekali.
ibu harus merelakan melihat dari sisi anak,
karena anak yg masih bisa berubah, sedangkan ibu tidak mungkin.
krn anak umurnya lebih muda dan bisa berkembang, sedangkan ibu tidak
krn anak akan menghadapi perubahan jaman , dsb.
dengan mengurangi kepemilikan, ibu akan mengurangi satu beban persoalan,
sang anak dipundaknya.


mengenai susila, jika melanggar ya melanggar.
mau apa lagi krn tdk diperhitungkan dan disepelekan ketika masih muda dan sehat.
untuk apa menabung dari awal
bukan u anak saja tentunya.
biasanya krn tdk berani dgn anak, semuanya diberikan dari kecil
akibatnya sa.g anak sandiwara didepan ibunya
ketika sangibu lemah tidakberdaya ditempat tidur.

mati tidak siap, hidup spt itu


Terkadang lebih gampang mengatakan daripada diperbuat...
Kata lebih mudah diucap daripada dipraktekkan..
Jikalau menemui masalah menyangkut hidup mati
Apakah kesusilaan lebih penting dari nyawa...
Apakah gunanya kesusilaan tanpa nyawa
Namun apa gunanya nyawa tanpa perbuatan yang mengikuti kesusilaan..
Barangkali perlu diputuskan diantara keduanya
Mana yang lebih diutamakan...
Anumodana...
Life is must learning,  trying and never giving up to all problem that come to our life.
If life give you one hundred reason to beat you down then find one thousand reason to revive again and again.

Offline gunung

  • Never Fear, Betet is Here
  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 12
  • Reputasi: -6
Re: ibu yang terlalu mencintai anak
« Reply #20 on: 02 May 2015, 06:08:49 PM »
Terkadang lebih gampang mengatakan daripada diperbuat...
Kata lebih mudah diucap daripada dipraktekkan..
Jikalau menemui masalah menyangkut hidup mati
Apakah kesusilaan lebih penting dari nyawa...
Apakah gunanya kesusilaan tanpa nyawa
Namun apa gunanya nyawa tanpa perbuatan yang mengikuti kesusilaan..
Barangkali perlu diputuskan diantara keduanya
Mana yang lebih diutamakan...
Anumodana...

ibu
lihatlah gambar ibu sendiri
antara kehidupan dan kematian
ada samana merenungkan keduanya dibawah pohon

apa artinya ibu
jika keluar dari batas garis kehidupan dengan pabaja
tapi gagal keluar dari lingkaran kematian
gara gara susila.

bagi yg tekun
susila adalah semuanya
sama penting artinya dgn yg lain
Spy tdk gagal.

Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.065
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: ibu yang terlalu mencintai anak
« Reply #21 on: 29 May 2015, 06:27:04 PM »
ibu
lihatlah gambar ibu sendiri
antara kehidupan dan kematian
ada samana merenungkan keduanya dibawah pohon

apa artinya ibu
jika keluar dari batas garis kehidupan dengan pabaja
tapi gagal keluar dari lingkaran kematian
gara gara susila.

bagi yg tekun
susila adalah semuanya
sama penting artinya dgn yg lain
Spy tdk gagal.

Antara perumah tangga dan seorang samanera...
Perbedaan keduanya adalah jumlah sila yang diterapkan...
Adalah lebih baik jika dalam memutuskan sesuatu..
Kita memutuskannya dengan mempertimbangkan kedua sisi mata uang...
Daripada kita berdebat kusir seperti ini...
Lebih baik kita hidup berdasarkan prinsip kita masing2
Menurut dharma kita masing2...
Anjali.,
Life is must learning,  trying and never giving up to all problem that come to our life.
If life give you one hundred reason to beat you down then find one thousand reason to revive again and again.