Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???  (Read 27364 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline gryn tea

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.203
  • Reputasi: 34
  • Gender: Female
  • SABBE SANKHARA ANICCA
Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« on: 04 October 2013, 09:29:11 AM »
Ayo
Bagi2 pengalaman
Ada gx diantara kalian yg kepikiran or niat menjadi samanera or samaneri
Bhikkhu ato bhikkhuni??

Apalg klo telahir di keluarga yg bahagia, mapan dan telahir menarik jg
Pasti sungguh berat meninggalkan khidupan duniawi

Klo gryn pena kepikiran
Tp merasa klo dkehidupan skrg telahir menarik, mapan dan bahagia
Sungguh merasa berat utk meninggalkan khidupan duniawi
Krn gryn bpikir gini
"mumpung dkehidupan skrg ini telahir menarik, mapan n bahagia, dan dkhidupan mendatang blom tentu kita bisa telahir demikian
, so mending nikmatin az dulu dkehidupan skrg ini"

Dan jg pena kpikiran napa org yg miskin , n hidup menderita trz penampilan kurang menarik
Napa gx pilih hidup jd samanera or samaneri az
Mumpun scra khidupan lbh gampang melepaskan itu krn mereka gx terikat am kemenarikan dan gx merasa khilangan kekayaan dll

Maaf, klo postingan ini kurang bermanfaat, tp stidak na ada hal yg ingin share n ingin org tahu pikiran gryn jg

Tq
Bagaikan sekuntum bunga yang indah tetapi tidak berbau harum; demikian pula akan tdk b'manfaat kata-kata mutiara yg diucapkan oleh org yg tdk melaksanakannya

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #1 on: 04 October 2013, 09:49:47 AM »
Sebaiknya seseorang memutuskan untuk menjadi samanera/bhikkhu BUKAN karena didorong oleh kemiskinan atau penampilan jelek.

Offline A.A

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 100
  • Reputasi: 3
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #2 on: 04 October 2013, 09:51:28 AM »
bahagia memang sulit ditinggalkan ya  ;D
lha wong enak kok nggak dinikmati, kalau disuruh milih hidup bahagia atau tidak ya mending milih bahagia kan?

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #3 on: 04 October 2013, 09:56:23 AM »
12. “Demikian pula, Māgandiya, sebelumnya ketika Aku menjalani kehidupan rumah tangga, Aku menikmati, memiliki lima utas kenikmatan indria: dengan bentuk-bentuk yang dikenali oleh mata … suara-suara yang dikenali oleh telinga ... bau-bauan yang dikenali oleh hidung ... rasa kecapan yang dikenali oleh lidah ... obyek-obyek sentuhan yang dikenali oleh badan yang yang diharapkan, diinginkan, menyenangkan dan disukai, terhubung dengan kenikmatan indria, dan merangsang nafsu. Belakangan, setelah memahami sebagaimana adanya kepuasan, bahaya, dan jalan membebaskan diri sehubungan dengan kenikmatan indria, Aku meninggalkan keinginan pada kenikmatan indria, Aku melenyapkan demam terhadap kenikmatan indria, dan Aku berdiam tanpa kehausan, dengan batin yang damai. Aku melihat makhluk-makhluk lain yang belum terbebas dari nafsu akan kenikmatan indria, yang dilahap oleh keinginan pada kenikmatan indria, terbakar oleh demam terhadap kenikmatan indria, [506] menuruti kenikmatan indria, dan Aku tidak iri pada mereka, juga tidak bergembira di dalamnya. Mengapakah? Karena ada, Māgandiya, kenikmatan yang terlepas dari kenikmatan indria, terlepas dari kondisi-kondisi yang tidak bermanfaat, yang bahkan melampaui kebahagiaan surgawi. Karena Aku tidak bergembira di dalam hal itu, maka Aku tidak iri pada apa yang rendah, juga tidak bergembira di dalamnya.

13. “Misalkan, Māgandiya, ada seorang penderita penyakit kusta dengan luka dan bagian-bagian tubuh melepuh, karena digigit oleh ulat, menggaruk bagian kulit yang terluka dengan kukunya, membersihkan dirinya di atas lubang arang menyala. Kemudian teman-teman dan sahabatnya, sanak saudara dan kerabatnya, akan membawa seorang tabib kepadanya. Tabib itu akan meracik obat untuknya, dan dengan obat itu orang itu menjadi sembuh dari penyakitnya dan menjadi pulih dan bahagia, tidak bergantung, menjadi majikan bagi dirinya sendiri, mampu bepergian kemanapun yang ia sukai. Kemudian ia mungkin melihat penderita penyakit kusta lainnya dengan luka dan bagian-bagian tubuh melepuh, karena digigit oleh ulat, menggaruk bagian kulit yang terluka dengan kukunya, membersihkan dirinya di atas lubang arang menyala. Bagaimana menurutmu, Māgandiya? Apakah orang itu iri pada penderita kusta itu karena lubang arang menyala atau pengobatannya?”

“Tidak, Guru Gotama. Mengapakah? Karena ketika ada penyakit, maka ada kebutuhan akan obat-obatan, dan ketika tidak ada penyakit, maka tidak ada kebutuhan akan obat-obatan.”

14. “Demikian pula, Māgandiya, sebelumnya ketika Aku menjalani kehidupan rumah tangga … (seperti pada §12) … Karena Aku tidak bergembira di dalam hal itu, maka Aku tidak iri pada apa yang rendah, juga tidak bergembira di dalamnya.

15. “Misalkan, Māgandiya, ada seorang penderita penyakit kusta dengan luka dan bagian-bagian tubuh melepuh, karena digigit oleh ulat, menggaruk bagian kulit yang terluka dengan kukunya, membersihkan dirinya di atas lubang arang menyala. Kemudian teman-teman dan sahabatnya, sanak saudara dan kerabatnya, akan membawa seorang tabib kepadanya. Tabib itu akan membuatkan obat untuknya, dan dengan obat itu orang itu menjadi sembuh dari penyakitnya dan menjadi pulih dan bahagia, tidak bergantung, menjadi majikan bagi dirinya sendiri, mampu bepergian kemanapun yang ia sukai. Kemudian dua orang kuat menangkapnya pada kedua lengannya dan menariknya ke arah lubang arang menyala. Bagaimana menurutmu, Māgandiya? Apakah orang itu akan menggeliatkan badannya ke sana dan ke sini?”

“Benar, Guru Gotama. Mengapakah? Karena api itu sungguh menyakitkan jika disentuh, panas, dan membakar.”

“Bagaimana menurutmu, Māgandiya? Apakah hanya pada saat ini api itu menyakitkan jika disentuh, panas, dan membakar, atau sebelumnya juga api itu menyakitkan jika disentuh, panas, dan membakar?”

“Guru Gotama, api itu pada saat ini  menyakitkan jika disentuh, panas, dan membakar, dan sebelumnya juga api itu menyakitkan jika disentuh, panas, dan membakar. Karena ketika orang itu adalah seorang penderita penyakit kusta dengan luka dan bagian-bagian tubuh melepuh, karena digigit oleh ulat, menggaruk bagian kulit yang terluka dengan kukunya, maka indria-indrianya terganggu; demikianlah, walaupun api itu sesungguhnya menyakitkan ketika disentuh, namun ia memperoleh persepsi salah sebagai menyenangkan.”

16. “Demikian pula, di masa lalu kenikmatan indria adalah menyakitkan jika disentuh, panas, dan membakar; di masa depan kenikmatan indria akan menyakitkan jika disentuh, panas, dan membakar; dan sekarang pada masa kini kenikmatan indria adalah menyakitkan jika disentuh, panas, dan membakar. Tetapi makhluk-makhluk ini yang belum terbebas dari nafsu akan kenikmatan indria, yang dilahap oleh keinginan pada kenikmatan indria, terbakar oleh demam terhadap kenikmatan indria, memiliki indria-indria yang telah rusak; demikiankah, walaupun kenikmatan indria sesungguhnya menyakitkan jika disentuh, namun mereka memperoleh persepsi keliru menganggapnya sebagai menyenangkan.


ref: http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,17773.msg291218.html#msg291218

Offline gryn tea

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.203
  • Reputasi: 34
  • Gender: Female
  • SABBE SANKHARA ANICCA
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #4 on: 04 October 2013, 10:19:35 AM »
Gryn iri ama sang Buddha
Bagaikan sekuntum bunga yang indah tetapi tidak berbau harum; demikian pula akan tdk b'manfaat kata-kata mutiara yg diucapkan oleh org yg tdk melaksanakannya

Offline Wijayananda

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 532
  • Reputasi: 69
  • Gender: Male
  • Semua akan berlalu...
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #5 on: 04 October 2013, 10:42:11 AM »
Gryn iri ama sang Buddha
kok iri,harusnya bangga dong

Offline gryn tea

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.203
  • Reputasi: 34
  • Gender: Female
  • SABBE SANKHARA ANICCA
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #6 on: 04 October 2013, 10:45:42 AM »
kok iri,harusnya bangga dong

Lbh tepat na bahagia, sdih n Iri krn sang Buddha bisa meninggalkan khidupan duniawi, trz napa gryn gx telahir djaman sang Buddha n ketemu sang Buddha gt
Bagaikan sekuntum bunga yang indah tetapi tidak berbau harum; demikian pula akan tdk b'manfaat kata-kata mutiara yg diucapkan oleh org yg tdk melaksanakannya

Offline Wijayananda

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 532
  • Reputasi: 69
  • Gender: Male
  • Semua akan berlalu...
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #7 on: 04 October 2013, 10:46:46 AM »
Sebaiknya seseorang memutuskan untuk menjadi samanera/bhikkhu BUKAN karena didorong oleh kemiskinan atau penampilan jelek.
jadi sebaiknya motivasi apa yg bagus om indra?

Offline Wijayananda

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 532
  • Reputasi: 69
  • Gender: Male
  • Semua akan berlalu...
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #8 on: 04 October 2013, 10:53:39 AM »
Lbh tepat na bahagia, sdih n Iri krn sang Buddha bisa meninggalkan khidupan duniawi, trz napa gryn gx telahir djaman sang Buddha n ketemu sang Buddha gt
sekarang kan blm terlambat,,udah mengenal Dhamma,,praktikkan dulu siapa tau 10,,20,,30 tahun lg udah bs 'meninggalkan keduniawian'..

Offline William_phang

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.100
  • Reputasi: 62
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #9 on: 04 October 2013, 10:56:11 AM »
jadi sebaiknya motivasi apa yg bagus om indra?

mencari yang tidak tunduk pada kelahiran, tua, sakit dan mati

Offline gryn tea

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.203
  • Reputasi: 34
  • Gender: Female
  • SABBE SANKHARA ANICCA
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #10 on: 04 October 2013, 10:57:43 AM »
sekarang kan blm terlambat,,udah mengenal Dhamma,,praktikkan dulu siapa tau 10,,20,,30 tahun lg udah bs 'meninggalkan keduniawian'..

Kyk na susah n berat

Terlebih gryn jg pengen bisa bahagia ortu dgn memiliki anak
Dan ingin jg punya keluarga
Bagaikan sekuntum bunga yang indah tetapi tidak berbau harum; demikian pula akan tdk b'manfaat kata-kata mutiara yg diucapkan oleh org yg tdk melaksanakannya

Offline gryn tea

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.203
  • Reputasi: 34
  • Gender: Female
  • SABBE SANKHARA ANICCA
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #11 on: 04 October 2013, 10:59:05 AM »
mencari yang tidak tunduk pada kelahiran, tua, sakit dan mati

Mgkn bukan skadar mencari
Tp mengetahui dan memahami gt x ya
Bagaikan sekuntum bunga yang indah tetapi tidak berbau harum; demikian pula akan tdk b'manfaat kata-kata mutiara yg diucapkan oleh org yg tdk melaksanakannya

Offline Wijayananda

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 532
  • Reputasi: 69
  • Gender: Male
  • Semua akan berlalu...
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #12 on: 04 October 2013, 02:32:25 PM »
Kyk na susah n berat

Terlebih gryn jg pengen bisa bahagia ortu dgn memiliki anak
Dan ingin jg punya keluarga
bs juga,,sambil berlatih dan praktik Dhamma,meninggalkan 'jejak' yg bgs dikehidupan mendatang yg sesuai dgn harapan sekarang,,walaupun ini hanya spekulasi :)

Offline gryn tea

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.203
  • Reputasi: 34
  • Gender: Female
  • SABBE SANKHARA ANICCA
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #13 on: 04 October 2013, 02:39:28 PM »
bs juga,,sambil berlatih dan praktik Dhamma,meninggalkan 'jejak' yg bgs dikehidupan mendatang yg sesuai dgn harapan sekarang,,walaupun ini hanya spekulasi :)

Bisa gx seorang perumah tangga tnp mencapai tingkat kesucian
Bagaikan sekuntum bunga yang indah tetapi tidak berbau harum; demikian pula akan tdk b'manfaat kata-kata mutiara yg diucapkan oleh org yg tdk melaksanakannya

Offline kakao

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.197
  • Reputasi: 15
  • Gender: Male
  • life is never sure, but die is certain
Re: Kepikiran menjadi samanera / samaneri ???
« Reply #14 on: 04 October 2013, 03:20:45 PM »
bisa :P
"jika kau senang hati pegang jari, jika kau senang hati pegang jari dan masukan kehidungmu !!"
[img]http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/c/c3/Sailor_moon_ani.gif[img]