//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: HUKUMAN MATI MENURUT BUDDHIST  (Read 11717 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.411
  • Reputasi: 169
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: HUKUMAN MATI MENURUT BUDDHIST
« Reply #30 on: 09 March 2015, 08:55:18 AM »
kenapa terima kasih ?
lha wong itu ada salah ketik, pertanda belum dibaca


Kemarin terbaca "tidak" walaupun tidak tertulis (maksudnya saya udh tahu itu salah ketik krn kalimat berikutnya ada kata "lebih tepatnya") hehehe...

Trus yg terima kasih itu krn mas udh memberikan info ttg restorative justice yg saya sendiri tdk tahu ada istilah tsb krn saya bukan org hukum :)
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline hexel

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 30
  • Reputasi: -1
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: HUKUMAN MATI MENURUT BUDDHIST
« Reply #31 on: 09 March 2015, 06:15:57 PM »
"Satu coretan" kata "di muka" terlihat berbeda karena "cara berpikir yang berbeda". "Dont worry, i understood".

Offline Closedeyes

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 16
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: HUKUMAN MATI MENURUT BUDDHIST
« Reply #32 on: 16 March 2015, 07:03:24 PM »
Sebenarnya sudah dijawab dengan sangat baik di page 1, jadi hukuman mati itu jangan menurut pandangan Buddhist, jadi urusan kita urus sendiri, kalau urusan orang lain, biar mereka yang urus saja gimana mereka, memang nasib si penjahatnya di hukum mati

Soal penjahat yang punya titel "harus dihukum mati", di jaman dahulu sebelum era informasi, saya jamin lebih banyak lagi "penjahat yang harus mati" sehingga dulu ada peribahasa "Dia yang hidup dengan pedang, akan mati dengan pedang juga" , nih samurai jaman dulu bunuh orang cuma buat mengetes ketajaman pedang/skillnya
http://en.wikipedia.org/wiki/Tsujigiri
Jadi penjahat yang harus dihukum mati ini memang berjodoh dengan para korbannya dan nasib korbannya untuk mati seperti itu, sebagai buddhist jangan menghukum mati. Kalau yang lain ya terserah mereka

Offline baruna

  • Betet Klonengan Tukang Gossip
  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 170
  • Reputasi: -8
Re: HUKUMAN MATI MENURUT BUDDHIST
« Reply #33 on: 16 March 2015, 07:36:33 PM »
Sebenarnya sudah dijawab dengan sangat baik di page 1, jadi hukuman mati itu jangan menurut pandangan Buddhist, jadi urusan kita urus sendiri, kalau urusan orang lain, biar mereka yang urus saja gimana mereka, memang nasib si penjahatnya di hukum mati

Soal penjahat yang punya titel "harus dihukum mati", di jaman dahulu sebelum era informasi, saya jamin lebih banyak lagi "penjahat yang harus mati" sehingga dulu ada peribahasa "Dia yang hidup dengan pedang, akan mati dengan pedang juga" , nih samurai jaman dulu bunuh orang cuma buat mengetes ketajaman pedang/skillnya
http://en.wikipedia.org/wiki/Tsujigiri
Jadi penjahat yang harus dihukum mati ini memang berjodoh dengan para korbannya dan nasib korbannya untuk mati seperti itu, sebagai buddhist jangan menghukum mati. Kalau yang lain ya terserah mereka

sebenarnya ini kuncinya ada pada yg terhukum.
bukan pada yg eksekusi, karxx, agama, niyaxx, dll

tiap subyek memiliki tingkat kesungguhan yg berbeda.
bahkan ada yg spt bumi dan langit.
tidak bisa dijangkau sama sekali.

yg terlihat pada subyeknya  spt puncak gunung es
yg menyimpan banyak hal  bersamanya.

simpan dulu thread ini.
tidak usah dibicarakan lagi.

samurai sejati
mesti mati dahulu
baru memperoleh pedang terbaik


« Last Edit: 16 March 2015, 08:07:01 PM by baruna »

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: HUKUMAN MATI MENURUT BUDDHIST
« Reply #34 on: 18 March 2015, 11:35:02 AM »
harus di ingat Angulimala membunuh karena permintaan guru nya sebagai tanda terimakasih dan bakti nya terhadap pendidikan /ajaran yang di berikan  diminta di buatkan kalung dari jari manusia yang segar.

Angulima memang benar membunuh tapi bukan atas kesenangan nya sendiri
« Last Edit: 18 March 2015, 11:37:42 AM by kullatiro »

Offline Kelana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.226
  • Reputasi: 142
Re: HUKUMAN MATI MENURUT BUDDHIST
« Reply #35 on: 05 April 2015, 09:53:09 AM »
harus di ingat Angulimala membunuh karena permintaan guru nya sebagai tanda terimakasih dan bakti nya terhadap pendidikan /ajaran yang di berikan  diminta di buatkan kalung dari jari manusia yang segar.

Angulima memang benar membunuh tapi bukan atas kesenangan nya sendiri

Bukankah secara alami manusia yang berkehendak bebas, Angulimala bisa menolaknya?
Jadi menurut saya ada keputusan pribadi dari Angulimala sendiri untuk melakukan atau tidak melakukan.
GKBU
 
_/\_ suvatthi hotu


- finire -

Offline Kelana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.226
  • Reputasi: 142
Re: HUKUMAN MATI MENURUT BUDDHIST
« Reply #36 on: 05 April 2015, 09:58:35 AM »
Tanya: Bagaimana pandangan Buddhis tentang hukuman mati?
Misalkan seseorang telah membunuh sepuluh anak kecil. Mengapa dia harusdi izinkan tetap hidup?

Jawab: Sepuluh orang telah meninggal, mengapa Anda mau membunuh yang ke-sebelas? Orang yang telah membunuh sepuluh anak kecil adalah seorang yangsakit jiwa. Membunuhnya tidak akan menolong dia, juga tidak akan menolong kita. Ada banyak insan yang seperti itu di dalam masyarakat,dan dengan memandang secara mendalam padanya, maka kita tahu bahwa ada yangsalah dengan masyarakat kita sehingga bisa menciptakan orang seperti itu.Dengan memandang dalam konteks saling-keterkaitan, maka kita bisa melihat elemen-elemen lain telah menciptakan dia. Dengan begitu, makapengertian akan muncul. Dan kita akan melihat bahwa orang itu membutuhkan pertolongan bukan sekadar hukuman. Tentunya dia harus dikurung demi ketentraman masyarakat, tetapi itu bukan satu-satunya yang bisa kita lakukan. Meditasi dan pembabaran Dharma dapat ditawarkan di dalam penjara, dan banyak narapidana telah mulai berlatih. Sebagian telah belajar untuk hidup dengan penuh kedamaian bahkan di dalam penjara. Saya telah mendapat banyak surat dari para narapidana yang telah membaca buku-buku saya. Salah satunya menulis: "Saya melihat para penghuni lain berlari turun naik tangga. Saya harap mereka mampu melakukan apa yang sayalakukan, berjalan naik turun tangga dengan perhatian penuh kesadaran, mengikuti napas saya. Saat saya melakukan itu, saya merasa damai dalam diri; dan saat saya merasa damai, saya mampu melihat dengan jernih penderitaan para penghuni lainnya. "Orang itu telah mampu memunculkan welas asih dalam dirinya. Jadi, hukuman mati bukanlah satu-satunya pilihan yang kita punyai. Membunuh seseorang hanya mengungkapkan sisi kelemahan kita sendiri. Kita tidak tahu harus berbuat apa lagi, dan kita menyerah. Kita bisa mempraktekkan menatap secara mendalam untuk menemukan cara-cara yang lebih baik dibanding hukuman mati.

Sumber: "Jawaban dari Hati" - Thich Nhat Hanh
GKBU
 
_/\_ suvatthi hotu


- finire -

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.411
  • Reputasi: 169
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: HUKUMAN MATI MENURUT BUDDHIST
« Reply #37 on: 06 April 2015, 03:22:16 PM »
Dlm dhammatalk Ajahn Brahm beberapa waktu yg lalu, ketika ditanya pendapat ttg bagaimana solusi menghadapi kejahatan spt narkoba dan terorisme, beliau menjawab ada 3 poin:

1. Tidak melawan kejahatan dg kekerasan/kejahatan juga (hukuman mati bukan jalan keluar).
2. Memberikan pengampunan kpd para pelaku kejahatan (semacam rehabilitasi atau restorative justice di atas).
3. Mengatasi akar permasalahannya (pemerataan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dst)
« Last Edit: 06 April 2015, 03:24:12 PM by seniya »
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline hexel

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 30
  • Reputasi: -1
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: HUKUMAN MATI MENURUT BUDDHIST
« Reply #38 on: 27 April 2015, 10:42:45 PM »
Hukum disini belum siap menerapkan sistem hukuman mati.alih alih mau meniru hukum dari negara lain seperti negara chin- , di chin- koruptor dihukum mati, kenapa disini tak berani? Karena hukum disini masih belum siap untuk bisa berlaku adil antara yang lemah dan yang kuat.kalo dilihat dari korban kejahatannya, korupsi korbannya lebih banyak. Jadi ditinjau dari keadilan sosialnya maka hukuman mati disini masih jauh dari kata adil. Bahkan bisa dikatakan melanggar hak hidup manusia untuk diperlakukan secara adil. Jika sudah tau hukum disini masih belum bisa berlaku adil maka apa gunanya masih menerapkan hukuman mati.

Offline hexel

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 30
  • Reputasi: -1
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: HUKUMAN MATI MENURUT BUDDHIST
« Reply #39 on: 27 April 2015, 10:55:07 PM »
Hewan buas atau hewan pemakan daging kerjaannya membunuh, terus kenapa kita dilarang membunuh hewan termasuk hewan buas tersebut?kenapa tidak kita musnahkan saja semua habitat hewan buas tersebut? Jawabannya mudah karena mereka bisa mati sendiri sesuai karmanya jadi tak perlu menambah karma buruk kita untuk membunuh hewan buas tersebut walaupun pekerjaan hariannya membunuh makhluk hidup yang lain. Seperti halnya manusia, manusia tak perlu hukuman mati karena manusia bisa mati sendiri tanpa harus dihukum mati.