Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)  (Read 4782 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« on: 26 February 2013, 09:49:07 PM »
AN 3:80 Cūḷanikāsuttaṃ (Abhibhū)

Yang Mulia Ānanda mendatangi Sang Bhagavā … dan berkata kepada Beliau:

“Bhante, di hadapan Sang Bhagavā aku mendengar ini; di hadapan Beliau aku mempelajari ini: ‘Abhibhū, seorang siswa Sang Bhagavā Sikhī, sewaktu sedang menetap di alam brahmā, menyampaikan suaranya ke seluruh seribu sistem dunia.’  Berapa jauhkah, Bhante, Sang Bhagavā, Sang Arahant, Yang Tercerahkan Sempurna, dapat menyampaikan suaraNya?”

“Ia adalah seorang siswa, Ānanda. Para Tathāgata adalah tidak terukur.”

Untuk ke dua kalinya Yang Mulia Ānanda berkata kepada Sang Bhagavā: “Bhante, di hadapan Sang Bhagavā aku mendengar ini … Berapa jauhkah, Bhante, Sang Bhagavā, Sang Arahant, Yang Tercerahkan Sempurna, dapat menyampaikan suaraNya?”

“Ia adalah seorang siswa, Ānanda. Para Tathāgata adalah tidak terukur.”

Untuk ke tiga kalinya Yang Mulia Ānanda berkata kepada Sang Bhagavā: “Bhante, di hadapan Sang Bhagavā aku mendengar ini … Berapa jauhkah, Bhante, Sang Bhagavā, Sang Arahant, Yang Tercerahkan Sempurna, dapat menyampaikan suaraNya?”

“Pernahkah engkau mendengar, Ānanda, tentang seribu sistem dunia kecil?”

“Sekarang adalah waktunya, Sang Bhagavā. Sekarang adalah waktunya, Yang Berbahagia. Sudilah Sang Bhagavā menjelaskan. Setelah mendengarnya dari Sang Bhagavā, para bhikkhu akan mengingatnya.”

“Baiklah, Ānanda, dengarkan dan perhatikanlah. Aku akan berbicara.”

“Baik, Bhante,” Yang Mulia Ānanda menjawab. Sang Bhagavā berkata sebagai berikut:

(1) “Seribu kali dunia di mana matahari dan rembulan berputar dan menerangi segala penjuru dengan cahayanya disebut seribu sistem dunia kecil.  Dalam seribu sistem dunia kecil tersebut terdapat seribu rembulan, seribu matahari, seribu raja pegunungan Sineru, seribu Jambudīpa, seribu Aparagoyāna, seribu Uttarakuru, seribu Pubbavideha,  dan seribu empat samudera raya, seribu empat raja dewa, seribu [surga] para deva yang dipimpin oleh empat raja dewa, seribu [surga] Tāvatiṃsa, seribu [surga] Yāma, seribu [surga] Tusita, seribu [surga] para deva yang bersenang-senang dalam penciptaan, seribu [surga] para deva yang mengendalikan ciptaan para deva lain. Seribu alam brahmā.

(2) “Sebuah dunia yang terdiri dari seribu kali seribu sistem dunia kecil disebut sistem dunia menengah seribu-pangkat-dua. 

(3) “Sebuah dunia yang terdiri dari seribu kali sistem dunia menengah seribu-pangkat-dua disebut sistem dunia besar seribu-pangkat-tiga. Ānanda, Sang Tathāgata dapat menyampaikan suaranya sejauh yang Beliau inginkan dalam sistem dunia besar seribu-pangkat-tiga.”

“Tetapi dengan cara bagaimanakah, Bhante, Sang Tathāgata dapat menyampaikan suaranya sejauh yang Beliau inginkan dalam sistem dunia besar seribu-pangkat-tiga?”

“Di sini, Ānanda, Sang Tathāgata dengan sinarnya meliputi satu sistem dunia besar seribu-pangkat-tiga. Ketika makhluk-makhluk itu merasakan cahaya itu, kemudian Sang Tathāgata memproyeksikan suaranya dan membuat mereka mendengar suara itu. Dengan cara demikianlah, Ānanda, Sang Tathāgata menyampaikan suaranya sejauh yang Beliau inginkan dalam sistem dunia besar seribu-pangkat-tiga.”

“Ketika hal ini dikatakan, Yang Mulia Ānanda berkata kepada Sang Bhagavā: “Ini adalah keberuntunganku! Aku sangat beruntung karena Guruku begitu kuat dan perkasa.”

Ketika hal ini dikatakan, Yang Mulia Udāyī berkata kepada Yang Mulia Ānanda: “Apa urusannya denganmu, teman Ānanda, bahwa Gurumu begitu kuat dan perkasa?”

Ketika hal ini dikatakan, Sang Bhagavā berkata kepada Yang Mulia Udāyī: “Jangan berkata begitu, Udāyī! Jangan berkata begitu, Udāyī!  Udāyī, jika Ānanda meninggal dunia tanpa terbebaskan dari nafsu, maka berkat keyakinannya ia akan menguasai kerajaan surgawi tujuh kali dan kerajaan besar di Jambudīpa ini tujuh kali. Akan tetapi, dalam kehidupan ini juga Ānanda akan mencapai nibbāna akhir.”

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.749
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« Reply #1 on: 27 February 2013, 09:05:42 AM »
sepertinya di dalam sutta ini, dunia adalah satu paket tata surya.
tiap tata surya ada 31 lapis dimensi, alias alam.
jadi dewa2 dan brahma2 yang nongol di tipitaka kayak dewa sakka adalah mahluk2 tata surya ini alias lokal.
betulkah pengertian ini?
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« Reply #2 on: 27 February 2013, 09:28:38 AM »
sepertinya di dalam sutta ini, dunia adalah satu paket tata surya.
tiap tata surya ada 31 lapis dimensi, alias alam.
jadi dewa2 dan brahma2 yang nongol di tipitaka kayak dewa sakka adalah mahluk2 tata surya ini alias lokal.
betulkah pengertian ini?

sependapat, saya pun menangkap bahwa "dunia" adalah kata ganti untuk "tata surya"

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.749
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« Reply #3 on: 27 February 2013, 09:46:36 AM »
btw, kalo salah satu planetnya seperti tatooine, jumlahnya jadi seribu satu matahari :hammer:
http://en.wikipedia.org/wiki/Tatooine#Tatooine_in_science
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« Reply #4 on: 27 February 2013, 10:08:40 AM »
btw, kalo salah satu planetnya seperti tatooine, jumlahnya jadi seribu satu matahari :hammer:
http://en.wikipedia.org/wiki/Tatooine#Tatooine_in_science


Sang Buddha tampaknya membedakan antara matahari dan bintang, walaupun tidak dijelaskan mengenai perbedaannya.

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.749
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« Reply #5 on: 27 February 2013, 10:18:48 AM »
yang di tatooine (fiksi dan beneran) itu matahari.
sutta lain pun menyebutkan kemungkinan bumi memiliki satu sampai sembilan matahari.
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« Reply #6 on: 27 February 2013, 10:25:54 AM »
no idea kalo gitu, mungkin perlu panggil Kainyn_Kutho the Scientist

Offline Candra Taruna

  • Teman
  • **
  • Posts: 51
  • Reputasi: -4
  • Gender: Male
  • Nice to be Important But More Important to be Nice
Re: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« Reply #7 on: 05 September 2013, 08:58:09 PM »
sependapat, saya pun menangkap bahwa "dunia" adalah kata ganti untuk "tata surya"

Dalam pemikiran saya, satu rangkaian alam (Lokadhatu) yang terdiri dari 31 Alam Kehidupan, Mungkin secara Scientist letaknya ini bisa dianggap cuma terdiri dari 1 Tatasurya, dari Matahari s/d Pluto (atau setelah Pluto jika ada lagi planet yg lain, ya termasuk, yg jelas hanya berada di sekitar Matahari kita, hanya di orbit dari Matahari kita)

Disana terdiri dari 1 Alam Manusia, 1 Alam Catumaharajjikha, 1 Alam Tavatimsa dst......
Nacchhh...... seribu alam seperti ini yg berdekatan dan terangkum dalam satu rangkaian inilah yang disebut : 1 sistem dunia kecil (Culanikalokadhatu), hal ini saya kira adalah yang kita kenal sebagai Galaksi Bimasakti kita yang terdiri dari Ribuan Bintang dan Trilyunan Planet,
sedangkan 1000 Galaksi (Culanikalokadhatu) ini yang kemudian terangkai lagi dalam suatu sistem dunia yg lebih besar, yaitu : Dvisahassa Majjhimanika Lokadhatu, dan 1000 rangkaian Dvisahassa Majjhimanika Lokadhatu ini yg kemudian disebut sebagai Tisahassi Mahasahassi Lokadhatu

Jadi tehnologi sekarang, baru mencapai untuk melihat Galaksi dan Galaksi tetangga saja, itupun sudah sangat jauh...... hanya baru melihat 1-2-3 butir Galaksi lain selain Bimasakti dari yg seharusnya seribu dalam 1 rangkaian Dvisahassa Majjhimanika Lokadhatu

Demikian menurut pemikiran saya  :)

 _/\_
« Last Edit: 05 September 2013, 09:01:46 PM by Candra Taruna »

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.963
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« Reply #8 on: 06 September 2013, 06:20:02 AM »
sepertinya di dalam sutta ini, dunia adalah satu paket tata surya.
tiap tata surya ada 31 lapis dimensi, alias alam.
jadi dewa2 dan brahma2 yang nongol di tipitaka kayak dewa sakka adalah mahluk2 tata surya ini alias lokal.
betulkah pengertian ini?

sependapat
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.847
  • Reputasi: 268
Re: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« Reply #9 on: 06 September 2013, 06:42:34 PM »
Pernah saya singgung juga bahwa konsep Buddhisme menganut dunia datar dengan mahameru sebagai pusatnya, BUKAN matahari. Matahari dan bulan adalah kendaraan dari devata suriya dan candima, besarnya lebih kecil daripada jambudvipa, dan diameter bulan dan matahari hanya berbeda 1 yojana saja. Satu mahameru ini dari avici sampai alam Brahma jhana 1, disebut sebagai culanika lokadhatu, dengan Mahabrahma sebagai penguasanya dan hancur oleh elemen api setiap kappa. Seribu culanika ini disebut majjhimanika dan dikuasai Brahma jhana 2 (Abhassara) dan hancur oleh elemen api setiap 8 kappa, dan selanjutnya 1000 majjhimanika ini adalah 1 mahasahasi dan dikuasai oleh Subhakinha dan hancur oleh elemen angin setiap 64 kappa.

Kalo dari sisi sains, tentu sangat berbeda karena setiap struktur galaksi berbeda dan tiap bintang dan sistemnya belum tentu cocok untuk terbentuknya kehidupan.

Offline Candra Taruna

  • Teman
  • **
  • Posts: 51
  • Reputasi: -4
  • Gender: Male
  • Nice to be Important But More Important to be Nice
Re: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« Reply #10 on: 10 September 2013, 02:22:07 PM »
Pernah saya singgung juga bahwa konsep Buddhisme menganut dunia datar dengan mahameru sebagai pusatnya, BUKAN matahari. Matahari dan bulan adalah kendaraan dari devata suriya dan candima, besarnya lebih kecil daripada jambudvipa, dan diameter bulan dan matahari hanya berbeda 1 yojana saja. Satu mahameru ini dari avici sampai alam Brahma jhana 1, disebut sebagai culanika lokadhatu, dengan Mahabrahma sebagai penguasanya dan hancur oleh elemen api setiap kappa. Seribu culanika ini disebut majjhimanika dan dikuasai Brahma jhana 2 (Abhassara) dan hancur oleh elemen api setiap 8 kappa, dan selanjutnya 1000 majjhimanika ini adalah 1 mahasahasi dan dikuasai oleh Subhakinha dan hancur oleh elemen angin setiap 64 kappa.

Kalo dari sisi sains, tentu sangat berbeda karena setiap struktur galaksi berbeda dan tiap bintang dan sistemnya belum tentu cocok untuk terbentuknya kehidupan.

Keterangan seperti ini apakah asli kata-kata dari Sang Buddha sendiri? (= Buddha Vacana)
Referensi?
Menurut saya BUKAN, ini pasti hanya tafsir atau perkiraan komentator yg dikeluarkan pada jaman itu, yg mengeluarkan belum kenal tehnologi, hanya perkiraan pikiran sendiri, sehingga menjadi tidak sesuai dengan Tehnologi, sedangkan, saya lebih setuju dengan apa yg saya uraikan diatas, 1 Tata Surya kita (dari Matahari s/d Pluto) adalah 1 sistem dunia yg terdiri dari 31 alam Kehidupan, 1000 yg seperti itu adalah Sahassa Culanika Lokadhatu (= yg kita kenal sebagai GALAKSI), 1000 Galaksi adalah Dvisahassa Majjhimanika Lokadhatu dan 1000 Dvisahassa Majjhimanika Lokadhatu adalah Tisahassi Mahasahassi Lokadhatu

Para Mahluk dalam 1 sistem dunia (= Tata Surya) tidak bisa keluar dari sistem tersebut, maka itu disebut sistem dunia, mahluk2 yg bertumimbal lahir hanya disana saja, berputar-putar di 31 alam di dalam 1 sistem itu, di dalam 1 sistem dunia yg sama, tidak bisa pindah ke sistem dunia yg lainnya (dan itupun jumlahnya sudah tidak terhitung), oleh karena itu, berdasarkan dalil ini, aliran Mahayana mengklaim, bahwa mungkin saja, di saat ini di belahan sebelah barat yg ga' tau berapa jauh (padahal cuma mengkhayal dan mengada-ada) ada seorang Buddha yg sedang mengajar dan bernama Amithaba, walaupun tentu saja, jika itu bukan dikatakan oleh Sang Buddha, hal itu hanya khayalan belaka...... dan tentu saja TIDAK BENAR bahwa seseorang bisa bertekad untuk terlahir disana, berdasarkan 2 hal :
1.) Alam tsb tidak ada
2.) Mahluk tidak mungkin keluar dari 1 sistem dunia (termasuk seorang Boddhisatta)

dikuasai Brahma jhana 2 (Abhassara), dikuasai oleh Subhakinha itu mungkin saja, tetapi bukan Dvisahassa Majjhimanika Lokadhatu apalagi Tisahassi Mahasahassi Lokadhatu, karena? TERBUKTI Abhibu saja hanya mampu memperdengarkan suaranya sampai ke Sahassa Culanika Lokadhatu (1000 sistem dunia) padahal beliau sudah termasuk Brahma di Tataran tertinggi dan mempunyai Abhinna diatas Brahma (karena Beliau seorang Arahat, kekuatan Abhinna seorang Arahat jauh diatas Putthujanna) jadi tidak benar :
"...Seribu culanika ini disebut majjhimanika dan dikuasai Brahma jhana 2 (Abhassara) dan hancur oleh elemen api setiap 8 kappa, dan selanjutnya 1000 majjhimanika ini adalah 1 mahasahasi dan dikuasai oleh Subhakinha dan hancur oleh elemen angin setiap 64 kappa..."

Ini menurut saya  _/\_


Offline will_i_am

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.163
  • Reputasi: 155
  • Gender: Male
Re: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« Reply #11 on: 10 September 2013, 09:57:52 PM »
Sepertinya ada di bahas sedikit di brahmanimantanika sutta (MN 49)
hiduplah hanya pada hari ini, jangan mengkhawatirkan masa depan ataupun terpuruk dalam masa lalu.
berbahagialah akan apa yang anda miliki, jangan mengejar keinginan akan memiliki
_/\_

Offline will_i_am

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.163
  • Reputasi: 155
  • Gender: Male
Re: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« Reply #12 on: 11 September 2013, 02:22:55 PM »
Quote from:  MN 49 Brahmanimantanika Sutta
“’Sekarang, Tuan, Berapa jauhkah engkau memahami jangkauan dan kekuasaanku ?’

9. “’Sejauh bulan dan matahari berputar
   Bersinar dan bercahaya di langit
   Lebih dari seribu dunia
   Kekuasaanmu menjangkau.

   Dan di sana engkau mengetahui yang tinggi dan yang rendah,
   Dan mereka yang bernafsu dan yang bebas dari nafsu,
   Kondisi yang demikian dan yang sebaliknya,
   Kedatangan dan kepergian makhluk-makhluk.

Brahmā, Aku memahami jangkauan dan kekuasaanmu sejauh: Brahmā Baka memiliki kekuatan sebesar ini, keperkasaan sebesar ini, [329] pengaruh sebesar ini.

10. “’Tetapi, Brahmā, terdapat tiga tubuh lain, yang tidak engkau ketahui juga tidak engkau lihat, dan yang Aku ketahui dan Aku lihat. Ada tubuh yang disebut [para dewa] dengan Cahaya Gemerlap, yang dari mana engkau mati dan muncul kembali di sini.  Karena engkau telah berdiam di sini cukup lama, ingatanmu akan hal itu telah hilang, dan karenanya engkau tidak mengetahui atau melihatnya, tetapi Aku mengetahui dan melihatnya. Demikianlah, Brahmā, sehubungan dengan pengetahuan langsung Aku tidak hanya berdiri sama tinggi denganmu, bagaimana mungkin Aku mengetahui lebih sedikit? Sebaliknya, Aku mengetahui lebih banyak daripada engkau.

“’Terdapat, tubuh yang disebut [para dewa] dengan Keagungan Gemilang ... Terdapat tubuh yang disebut [para dewa] dengan Buah Besar. Engkau tidak mengetahui atau melihatnya, tetapi Aku mengetahui dan melihatnya. Demikianlah, Brahmā, sehubungan dengan pengetahuan langsung Aku tidak hanya berdiri sama tinggi denganmu, bagaimana mungkin Aku mengetahui lebih sedikit? Sebaliknya, Aku mengetahui lebih banyak daripada engkau.
Dewa Cahaya Gemerlap = Abhassara (Jhana II)
Dewa Keagungan Gemilang = Subhakinha (Jhana III)
Dewa Buah Besar = Vehapphala (Jhana IV)
hiduplah hanya pada hari ini, jangan mengkhawatirkan masa depan ataupun terpuruk dalam masa lalu.
berbahagialah akan apa yang anda miliki, jangan mengejar keinginan akan memiliki
_/\_

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.847
  • Reputasi: 268
Re: AN 3:80 Culanikasuttam (Abhibhu)
« Reply #13 on: 14 September 2013, 02:13:08 PM »
Keterangan seperti ini apakah asli kata-kata dari Sang Buddha sendiri? (= Buddha Vacana)
Referensi?
Menurut saya BUKAN, ini pasti hanya tafsir atau perkiraan komentator yg dikeluarkan pada jaman itu, yg mengeluarkan belum kenal tehnologi, hanya perkiraan pikiran sendiri, sehingga menjadi tidak sesuai dengan Tehnologi, sedangkan, saya lebih setuju dengan apa yg saya uraikan diatas, 1 Tata Surya kita (dari Matahari s/d Pluto) adalah 1 sistem dunia yg terdiri dari 31 alam Kehidupan, 1000 yg seperti itu adalah Sahassa Culanika Lokadhatu (= yg kita kenal sebagai GALAKSI), 1000 Galaksi adalah Dvisahassa Majjhimanika Lokadhatu dan 1000 Dvisahassa Majjhimanika Lokadhatu adalah Tisahassi Mahasahassi Lokadhatu

Para Mahluk dalam 1 sistem dunia (= Tata Surya) tidak bisa keluar dari sistem tersebut, maka itu disebut sistem dunia, mahluk2 yg bertumimbal lahir hanya disana saja, berputar-putar di 31 alam di dalam 1 sistem itu, di dalam 1 sistem dunia yg sama, tidak bisa pindah ke sistem dunia yg lainnya (dan itupun jumlahnya sudah tidak terhitung), oleh karena itu, berdasarkan dalil ini, aliran Mahayana mengklaim, bahwa mungkin saja, di saat ini di belahan sebelah barat yg ga' tau berapa jauh (padahal cuma mengkhayal dan mengada-ada) ada seorang Buddha yg sedang mengajar dan bernama Amithaba, walaupun tentu saja, jika itu bukan dikatakan oleh Sang Buddha, hal itu hanya khayalan belaka...... dan tentu saja TIDAK BENAR bahwa seseorang bisa bertekad untuk terlahir disana, berdasarkan 2 hal :
1.) Alam tsb tidak ada
2.) Mahluk tidak mungkin keluar dari 1 sistem dunia (termasuk seorang Boddhisatta)

dikuasai Brahma jhana 2 (Abhassara), dikuasai oleh Subhakinha itu mungkin saja, tetapi bukan Dvisahassa Majjhimanika Lokadhatu apalagi Tisahassi Mahasahassi Lokadhatu, karena? TERBUKTI Abhibu saja hanya mampu memperdengarkan suaranya sampai ke Sahassa Culanika Lokadhatu (1000 sistem dunia) padahal beliau sudah termasuk Brahma di Tataran tertinggi dan mempunyai Abhinna diatas Brahma (karena Beliau seorang Arahat, kekuatan Abhinna seorang Arahat jauh diatas Putthujanna) jadi tidak benar :
"...Seribu culanika ini disebut majjhimanika dan dikuasai Brahma jhana 2 (Abhassara) dan hancur oleh elemen api setiap 8 kappa, dan selanjutnya 1000 majjhimanika ini adalah 1 mahasahasi dan dikuasai oleh Subhakinha dan hancur oleh elemen angin setiap 64 kappa..."

Ini menurut saya  _/\_


Setuju. Saya memang berpendapat Visuddhimagga, Dhammasanghani (Abhidhamma Pitaka), serta komentarnya, bukan ajaran Buddha.