//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: buktikan karma masa lalu ?  (Read 31490 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #60 on: 20 September 2012, 12:45:58 PM »

seingat saya Anuruddha adalah siswa yang unggul dalam dibba-cakkhu
di Mahaparinibbana Sutta, Beliau mampu mengukur tingkat meditasi yang dimasuki oleh Buddha menjelang mahaparinibbana-Nya
katanya mengukur bathin seorang Buddha termasuk salah satu achinteya, lalu kemampuan Beliau tsb bagaimana?

apakah kemampuan Sammasambuddha dan batin Sammasambuddha adalah arti yang sama ?

contoh : batin Sammasabuddha bebas dari kekotoran Kilesa, OK
              kemampuan Sammasabuddha bebas dari Kilesa, aneh !

Quote
atau selama ini di kalangan Buddhis telah salah mengartikan/memahami achinteya?

arti tidak salah !,
 
atau kamu sendiri yang ragu atas terjemahan arti tsb. ?
dan kamu sendiri tidak bisa mewakili kalangan buddhis.
« Last Edit: 20 September 2012, 12:52:16 PM by adi lim »
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #61 on: 20 September 2012, 01:09:17 PM »
AN 4.77 PTS: A ii 80
Acintita Sutta: Unconjecturable
translated from the Pali by
Thanissaro Bhikkhu
© 1997–2012

"There are these four unconjecturables that are not to be conjectured about, that would bring madness & vexation to anyone who conjectured about them. Which four?

"The Buddha-range of the Buddhas[1] is an unconjecturable that is not to be conjectured about, that would bring madness & vexation to anyone who conjectured about it.

"The jhana-range of a person in jhana...[2]

"The [precise working out of the] results of kamma...

"Conjecture about [the origin, etc., of] the world is an unconjecturable that is not to be conjectured about, that would bring madness & vexation to anyone who conjectured about it.

"These are the four unconjecturables that are not to be conjectured about, that would bring madness & vexation to anyone who conjectured about them."

Notes

1.
I.e., the range of powers a Buddha develops as a result of becoming a Buddha.
2.
I.e., the range of powers that one may obtain while absorbed in jhana.

http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/an/an04/an04.077.than.html

Offline will_i_am

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.163
  • Reputasi: 155
  • Gender: Male
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #62 on: 20 September 2012, 01:21:02 PM »
apakah mungkin acinteyya ini refer kepada umat biasa???
soalnya salah satu yang acinteyya adalah Jhana..
hiduplah hanya pada hari ini, jangan mengkhawatirkan masa depan ataupun terpuruk dalam masa lalu.
berbahagialah akan apa yang anda miliki, jangan mengejar keinginan akan memiliki
_/\_

Offline hemayanti

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.477
  • Reputasi: 186
  • Gender: Female
  • Appamadena Sampadetha
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #63 on: 20 September 2012, 01:37:49 PM »
ditanya persamaan nasib dari tuhan dan hukum kamma !
kok bahas jadi konflik  :o

jadi tambah bingung  ???
betul.. :yes: jadi g nyambung yah.
mungkin dikira kita mo ajak berkelahi, jadi udah di wanti2 memang.
padahal niatnya cuma mau nanya baik2.
"Sekarang, para bhikkhu, Aku mengatakan ini sebagai nasihat terakhir-Ku: kehancuran adalah sifat dari segala sesuatu yang terbentuk. Oleh karena itu, berjuanglah dengan penuh kesadaran."

Offline siswahardy

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 615
  • Reputasi: 10
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #64 on: 20 September 2012, 02:13:59 PM »
betul.. :yes: jadi g nyambung yah.
mungkin dikira kita mo ajak berkelahi, jadi udah di wanti2 memang.
padahal niatnya cuma mau nanya baik2.

ngak begitu lah sis, saya selalu wellcome kepada setiap member yg ingin berdiskusi

kalau saya bahas ini bakal panjang lebar akan semakin OOT
singkatnya mungkin pemikiran saya terlalu jauh, itu saja

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #65 on: 20 September 2012, 02:24:52 PM »
ngak begitu lah sis, saya selalu wellcome kepada setiap member yg ingin berdiskusi

kalau saya bahas ini bakal panjang lebar akan semakin OOT
singkatnya mungkin pemikiran saya terlalu jauh, itu saja

membiarkan pertanyaan tidak dijawab, malah akan menimbulkan berbagai komentar OOT yg tidak perlu. saya yakin jika anda menjawab pertanyaan itu sejak pertama kali diajukan, komentar2 OOT akan bisa dihindari, dan setelah saya perhatikan lagi, pertanyaan kamma vs nasib yg diajukan oleh rekan2 lain saya pikir masih relevan dengan topik ini. dan jika terbukti tidak sesuai topik, berilah kesempatan kepada mod untuk bekerja.

Offline siswahardy

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 615
  • Reputasi: 10
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #66 on: 20 September 2012, 03:20:33 PM »
apakah kemampuan Sammasambuddha dan batin Sammasambuddha adalah arti yang sama ?

contoh : batin Sammasabuddha bebas dari kekotoran Kilesa, OK
              kemampuan Sammasabuddha bebas dari Kilesa, aneh !

mungkin anda salah mengartikan kalimat ini
katanya mengukur bathin seorang Buddha termasuk salah satu achinteya, lalu kemampuan Beliau tsb bagaimana?
yg saya maksud Beliau di sini adalah Anuruddha

tapi lebih baiknya kita pahami dulu apa arti Buddha-visaya

arti tidak salah !,
 
atau kamu sendiri yang ragu atas terjemahan arti tsb. ?
dan kamu sendiri tidak bisa mewakili kalangan buddhis.

atas dasar apa anda mengatakan kalau arti tidak salah?
padahal kata tsb telah menempuh perjalanan waktu +/- 2500 tahun

saya berikan contoh:
dahulu kata cabo (dlm bhs Indo) berarti +/- nyonya, sekarang berarti psk
sekarang apa ada seorang nyonya mau dipanggil cabo?
lalu kalau ada literatur tempo dulu pakai kata cabo apa harus diartikan psk?

Offline siswahardy

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 615
  • Reputasi: 10
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #67 on: 20 September 2012, 05:45:18 PM »
membiarkan pertanyaan tidak dijawab, malah akan menimbulkan berbagai komentar OOT yg tidak perlu. saya yakin jika anda menjawab pertanyaan itu sejak pertama kali diajukan, komentar2 OOT akan bisa dihindari, dan setelah saya perhatikan lagi, pertanyaan kamma vs nasib yg diajukan oleh rekan2 lain saya pikir masih relevan dengan topik ini. dan jika terbukti tidak sesuai topik, berilah kesempatan kepada mod untuk bekerja.

saya sangat menghargai himbauan anda

sedari awal saya telah mengemukakan karma mirip dengan nasib, dengan alasan sama2 berpandangan 'ada sebab akibat' thd realitas sosial
dan bahkan saya pikir saya telah mengemukakannya dgn cukup memadai mengingat keterbatasan ruang dan waktu

saya pikir ada baiknya bagi yg tidak sependapat dengan pendapat saya ini boleh mengemukakan pendapatnya dgn panjang lebar
saya pasti akan mengkajinya dengan seksama, kalau perlu saya akan merubah pandangan saya kalau seumpama pandangan saya tsb memang keliru

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #68 on: 20 September 2012, 06:38:48 PM »
saya sangat menghargai himbauan anda

sedari awal saya telah mengemukakan karma mirip dengan nasib, dengan alasan sama2 berpandangan 'ada sebab akibat' thd realitas sosial
dan bahkan saya pikir saya telah mengemukakannya dgn cukup memadai mengingat keterbatasan ruang dan waktu

saya pikir ada baiknya bagi yg tidak sependapat dengan pendapat saya ini boleh mengemukakan pendapatnya dgn panjang lebar
saya pasti akan mengkajinya dengan seksama, kalau perlu saya akan merubah pandangan saya kalau seumpama pandangan saya tsb memang keliru

definisi "nasib" menurut KBBI adalah:

na·sib n sesuatu yg sudah ditentukan oleh Tuhan atas diri seseorang; takdir: -- membawanya tehempas di Jakarta;
-- baik keberuntungan: ia selalu memperoleh -- baik dl usahanya; -- buruk kemalangan: -- buruk telah menimpa keluarganya; -- malang nasib yg buruk; -- mujur nasib baik;
ber·na·sib v mempunyai nasib: hari ini saya ~ baik, semua usaha saya berhasil;
na·sib-na·sib·an v untung-untungan; bergantung pd nasib; dng mengadu nasib saja;
se·na·sib n sama nasib; sependeritaan: mereka merasa ~ dl menghadapi persoalan itu


saya juga tidak melihat adanya kesamaan antara doktrin kamma dalam Buddhisme dengan definisi di atas, saya lebih tidak paham lagi pada definisi "telah mengemukakannya dgn cukup memadai" yg anda katakan di atas.

menurut definisi di atas, seseorang bisa saja ditentukan bernasib apes terus terlepas dari perbuatan baik yg ia lakukan seumur hidup. karena nasibnya itu ditentukan oleh pihak lain yg maha pengatur nasib, bukan sebagai akibat dari sebab2 perbuatan yg ia lakukan.

silakan anda kemukakan dengan lebih memadai lagi agar kami dapat memahami maksud anda dengan lebih baik lagi.

Offline siswahardy

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 615
  • Reputasi: 10
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #69 on: 20 September 2012, 07:11:31 PM »
saya lebih tidak paham lagi pada definisi "telah mengemukakannya dgn cukup memadai" yg anda katakan di atas.

saya telah mengemukakan panjang lebar (setidaknya sedikit) ketimbang yang berkeberatan cuma: kenapa? atau alasannya?
ya kalau mau benar2 memadai saya harus buat sebuah buku

menurut definisi di atas, seseorang bisa saja ditentukan bernasib apes terus terlepas dari perbuatan baik yg ia lakukan seumur hidup. karena nasibnya itu ditentukan oleh pihak lain yg maha pengatur nasib, bukan sebagai akibat dari sebab2 perbuatan yg ia lakukan.
kalau jawaban pendukung nasib:
nasib dapat diubah, mungkin usahanya kurang
anggap usahanya cukup, Tuhan berkehendak yang terbaik untuk umatnya,
jangan pernah mengatakan kehendak Tuhan salah, karena Tuhan itu transenden/achinteya

memangnya kalau di karma beda? di mana orang baik tapi hidupnya diliputi kemalangan yang bertubi2
bukankah biasanya dijawab: orang tsb sedang menerima buah perbuatan buruknya di masa lalu, sekalipun kemalangan tsb terjadi terus menerus hingga akhir hayatnya tapi perbuatan baiknya sekarang sangatlah berguna di masa mendatang (tidak ada impact-nya untuk saat ini)

lalu bukankah sama2 berpendapat ada sesuatu akibat yg tidak dapat dirubah sama sekali
« Last Edit: 20 September 2012, 07:19:07 PM by siswahardy »

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #70 on: 20 September 2012, 07:16:25 PM »
kalau jawaban pendukung nasib:
nasib dapat diubah, mungkin usahanya kurang
anggap usahanya cukup, Tuhan berkehendak yang terbaik untuk umatnya,
jangan pernah mengatakan kehendak Tuhan salah, karena Tuhan itu transenden/achinteya

memangnya kalau di karma tidak bisa kejadian tsb di atas?
di mana orang baik tapi hidupnya diliputi kemalangan yang bertubi2
bukannya biasanya dijawab: orang tsb sedang menerima buah perbuatan buruknya di masa lalu, sekalipun kemalangan tsb terjadi terus menerus hingga akhir hayatnya tapi perbuatan baiknya sekarang sangatlah berguna di masa mendatang

lalu bukankah sama2 berpendapat ada sesuatu akibat yg tidak dapat dirubah sama sekali

tidak, jika tuhan sudah menentukan nasib seseorang, maka tidak ada usaha apa pun lagi yg dapat mengubah itu. jika ada sebab dari suatu akibat, maka tidak ada tempat untuk tuhan sbg penentu nasib dalam hal ini.

jika doktrin tuhan yg maha penentu nasib adalah benar maka doktrin kamma-vipaka tidak mungkin benar, demikian pula sebaliknya. karena musthil dua hukum yg saling bertentangan yg bekerja pada objek yg sama bisa dua2nya benar, salah satunya pasti salah.

Offline siswahardy

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 615
  • Reputasi: 10
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #71 on: 20 September 2012, 07:27:46 PM »
tidak, jika tuhan sudah menentukan nasib seseorang, maka tidak ada usaha apa pun lagi yg dapat mengubah itu. jika ada sebab dari suatu akibat, maka tidak ada tempat untuk tuhan sbg penentu nasib dalam hal ini.

setahu saya menurut pandangan i2l4m nasib dapat dirubah, takdir tidak (kalau nasrani sptnya tumpang tindih)
maka sering dengar 'mau pergi ke Jakarta untuk merubah nasib'

jika doktrin tuhan yg maha penentu nasib adalah benar maka doktrin kamma-vipaka tidak mungkin benar, demikian pula sebaliknya. karena musthil dua hukum yg saling bertentangan yg bekerja pada objek yg sama bisa dua2nya benar, salah satunya pasti salah.
kalau soal 'salah-benar', saya pikir sama sekali tidak ada relevansinya dengan 'mirip', dan saya cuma membahas 'mirip'

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #72 on: 20 September 2012, 07:41:39 PM »
setahu saya menurut pandangan i2l4m nasib dapat dirubah, takdir tidak (kalau nasrani sptnya tumpang tindih)
maka sering dengar 'mau pergi ke Jakarta untuk merubah nasib'
ini hanyalah permainan kata, secara definisi nasib=takdir

KBBI:
tak·dir n 1 ketetapan Tuhan; ketentuan Tuhan; nasib: dng -- , akhirnya kutemukan anak yg hilang itu; 2 jika; seandainya: -- nya terjadi apa-apa dng diri abang kpd siapa kami akan beruntung; 3 kalau ... pun: -- pun harus menghadapi risiko yg berbahaya, akan diteruskan juga niatnya;
-- Ilahi takdir Allah;
ber·tak·dir v bergantung takdir;
me·nak·dir·kan v (Tuhan) menentukan lebih dahulu (sejak semula): Tuhan sudah ~ perkawinan kita

Quote
kalau soal 'salah-benar', saya pikir sama sekali tidak ada relevansinya dengan 'mirip', dan saya cuma membahas 'mirip'

justru sangat relevan dengan apa yg sedang kita bahas

jika dikatakan "mirip", atau dengan kata lain "serupa", atau "nyaris identik", maka setidaknya ya tidak saling bertentangan, jika dua hukum yg saling bertentangan ya tidak bisa dikatakan "mirip"

KBBI:
mi·rip a 1 hampir sama atau serupa (dng): mukanya -- muka ibunya; 2 sama halnya (rupanya) dng; seolah-olah: bunga mawar plastik itu -- bunga mawar asli;
ber·mi·rip·an v mempunyai kemiripan: menurut para saksi mata, dan bentuk tubuh para perampok itu juga -;
ke·mi·rip·an n hal (keadaan) mirip

nah teman2 di sini kan mempertanyakan "kemiripannya" di mana?

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #73 on: 20 September 2012, 07:59:43 PM »
mungkin anda salah mengartikan kalimat iniyg saya maksud Beliau di sini adalah Anuruddha
maksud anda meragukan arti kata acinteya karena tidak seperti yang diharapkan, ternyata Bhikkhu Anurudha bisa mengetahui batin Buddha ketika Sang Buddha memasuki Jhana saat menjelang Parinibbana.
Jadi nya kata Acinteya itu tidak sesuai dengan yang diartikan ke bahasa Indonesia.
makanya saya jawab bahwa kata batin dan kemampuan itu berbeda arti

karena kata Acinteya itu ditujukan kepada KEMAMPUAN seorang Sammasambuddha bukan BATIN Sammasambuddha

anda mengatakan kalangan Buddhis meragukan arti kata Acinteya, sebenarnya anda sendiri bukan kalangan Buddhis,
setahu saya warga Dhammacitta juga tidak mau spekulasi bahwa warga DC termasuk kalangan Buddhis.

IMO :
Batin Bhikkhu Anurudha pasti sama dengan Sammasambuddha yaitu bebas dari kekotoran. Dan juga tidak heran jika Bhikkhu Anurudha bisa mengetahui Buddha Gotama memasuki Jhana, wong batinnya sama kok sama2 Arahant.

Yang saya pernah baca bahwa kemampuan Bhikkhu Anurudha (Arahant) jauh ........... dan tidak bisa menyamai kemampuan Sammasambuddha.

Quote
atas dasar apa anda mengatakan kalau arti tidak salah?
dasar Pali Pitaka

Quote
padahal kata tsb telah menempuh perjalanan waktu +/- 2500 tahun

memang sudah sekian lama.
terus kalau lama tidak boleh sama ? ???

Quote
saya berikan contoh:
dahulu kata cabo (dlm bhs Indo) berarti +/- nyonya, sekarang berarti psk
sekarang apa ada seorang nyonya mau dipanggil cabo?
lalu kalau ada literatur tempo dulu pakai kata cabo apa harus diartikan psk?

saya kita kata2 diatas itu bukan karena perubahan waktu
tapi masing2 perubahan kebiasaan dan budaya setempat yang menyebabkan persepsi yang berlainan sehingga ada perbedaan arti.
« Last Edit: 20 September 2012, 08:14:01 PM by adi lim »
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline siswahardy

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 615
  • Reputasi: 10
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: buktikan karma masa lalu ?
« Reply #74 on: 20 September 2012, 08:28:54 PM »
ini hanyalah permainan kata, secara definisi nasib=takdir

saya pikir seharusnya term yg digunakan adalah pandangan agama tsb bukan dari kamus bahasa yg bersifat umum

jika dikatakan "mirip", atau dengan kata lain "serupa", atau "nyaris identik", maka setidaknya ya tidak saling bertentangan, jika dua hukum yg saling bertentangan ya tidak bisa dikatakan "mirip"

buat saya yg bertentangan kalau: 'ada sebab-akibat' vs 'tidak ada sebab-akibat'
dan pastinya saya tidak akan mengatakan keduanya mirip

nah teman2 di sini kan mempertanyakan "kemiripannya" di mana?
untuk kesekian kalinya saya harus menjawab sama2 berpandangan 'ada sebab-akibat'
apakah menurut anda doktrin nasib berpandangan 'tidak ada sebab-akibat'?

 

anything