Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: kadang aku bingung, pengajar meditasi tampak baik,.namun sesungguhnya...??  (Read 19673 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Lex Chan

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.431
  • Reputasi: 133
  • Gender: Male
  • Love everybody, not every body...
Artinya seorang sotapana masih berpeluang melakukan kamma buruk?
(apakah mungkin sotapana membunuh mahluk didasari kebencian?)
Bukannya pintu alam neraka dan binatang telah tertutup untuk seorang sotapana?
Thank

kalau tidak salah ingat, dulu pernah baca bahwa sotapana tidak lagi melakukan pelanggaran pancasila, tapi masih bisa melakukan kamma buruk melalui pikiran (cuma mikir, tapi ngga sampe melakukan tindakan nyata).
“Give the world the best you have and you may get hurt. Give the world your best anyway”
-Mother Teresa-

Offline kakao

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.197
  • Reputasi: 15
  • Gender: Male
  • life is never sure, but die is certain
kalau tidak salah ingat, dulu pernah baca bahwa sotapana tidak lagi melakukan pelanggaran pancasila, tapi masih bisa melakukan kamma buruk melalui pikiran (cuma mikir, tapi ngga sampe melakukan tindakan nyata).
yup,..tapi diragukan dijaman sekarang ini mana ada sotapanna,..ha ha ha ha dari penampilan aja sdh bisa terlihat kali seorang sotapana itu, baik dalam ucapan, perbuatan dan perkataan,...sotapanna mungkin diindonesia ada tapi sedikit ^_^!
"jika kau senang hati pegang jari, jika kau senang hati pegang jari dan masukan kehidungmu !!"
[img]http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/c/c3/Sailor_moon_ani.gif[img]

Offline nyanadhana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.903
  • Reputasi: 77
  • Gender: Male
  • Kebenaran melampaui batas persepsi agama...
yup,..tapi diragukan dijaman sekarang ini mana ada sotapanna,..ha ha ha ha dari penampilan aja sdh bisa terlihat kali seorang sotapana itu, baik dalam ucapan, perbuatan dan perkataan,...sotapanna mungkin diindonesia ada tapi sedikit ^_^!

yang kamu temukan itu namanya sotoy panas.mengerti meditasi sedikit tp mencoba mengajarkan.itulah mengapa anda berguru meditasi lebih baik cari bhikkhu yang sudah dikenal baik bukan seorang umat awam.
Sadhana is nothing but where a disciplined one, the love, talks to one’s own soul. It is nothing but where one cleans his own mind.

Offline blood_demon

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 371
  • Reputasi: 15
  • Gender: Male
  • Om guru lian shen sidhi hum
jd teringat seorg pakar plus guru meditasi. =)) =)) =))
Om guru lian shen sidhi hum

Offline nyanadhana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.903
  • Reputasi: 77
  • Gender: Male
  • Kebenaran melampaui batas persepsi agama...
jd teringat seorg pakar plus guru meditasi. =)) =)) =))

siapa tu...mancing mancing.com
Sadhana is nothing but where a disciplined one, the love, talks to one’s own soul. It is nothing but where one cleans his own mind.

Offline kakao

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.197
  • Reputasi: 15
  • Gender: Male
  • life is never sure, but die is certain
jd teringat seorg pakar plus guru meditasi. =)) =)) =))
kirain tukang pijit aja yang pake plus2nya,..wkwwkw ternyata pakar juga pake plus2 toh,.wkwkwkwwk =)) baru tau wa
"jika kau senang hati pegang jari, jika kau senang hati pegang jari dan masukan kehidungmu !!"
[img]http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/c/c3/Sailor_moon_ani.gif[img]

Offline blood_demon

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 371
  • Reputasi: 15
  • Gender: Male
  • Om guru lian shen sidhi hum
siapa tu...mancing mancing.com

wah ko, kalo itu nga boleh ad honinem, tau sendiri dhe sapa  ;D.

Kakao maksudnyaa pakar meditasi (konon katanya sich pakar, tp nyatanya who knows. =)) )sekaligus ngajar meditasi aliran buatan sendiri  :))
Om guru lian shen sidhi hum

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Itulah payahnya orang-orang sekarang. Hanya karena melihat beberapa kelemahan dari sang guru, kemudian mundur, enggan meneruskan belajar meditasi. Padahal, seharusnya tidak begitu cara belajar yang benar. Kalo belajar dengan cara seperti itu, susah kelarnya belajar meditasi.

Kalau saya sendiri, dalam soal berguru menerapkan beberapa aturan. Pertama, sebelum memutuskan untuk berguru, harus benar-benar menguji dan yakin bahwa orang itu patut menjadi guru. Kedua, dalam menerima ajaran, harus membedakan antara apa yang diajarkan guru kepada kita, apa yang dilakukan guru kepada kita, apa yang dilakukan guru kepada dirinya sendiri. Ketiga, selama guru dapat mengajarkan hal-hal yang benar dan melakukan hal-hal yang benar, maka saya patut setia padanya, kendatipun dalam beberapa sisi ia memiliki kelemahan. ambil saja ajarannya yang benar. lakukan perintahnya yang baik. selalu patuh padanya, selama perintahnya bukan perintah jahat. Keempat, jangan menggunakan prasangka dalam menilai guru. Konfirmasikan segala sesuatunya kepada sang guru, sehingga mendapat keterangan yang jelas. Kelima, boleh mencari guru lain, bila ilmu dari guru yang satu ini sudah diserap semuanya. Keenam, yakinlah bahwa guru terbaik adalah murid yang paling bijaksana. Oleh karena itu, jika menemukan kelemahan pada pribadi sang guru, maka itulah kesempatan kita untuk menjadi murid yang bijak, dengan cara mengajarkan padanya tentang apa yang benar menurut anda. Keenam, fahamilah bahwa orang yang batinnya jauh berkembang tidak dapat dinilai oleh orang yang tingkat batinnya lebih rendah. Ketujuh, selalu buktikanlah oleh diri sendiri, benar salahnya setiap hal yang guru ajarkan.

Jika seorang guru mengingkari suatu perjanjian yang sudah dimufakati, maka pertanyaannya apakah indikator "menepati janji" merupakan bagian dari kurikulum ajarannya? Jika tidak, mengapa lalu kita meninggalkannya ketika ia mengingkari suatu janji? Mungkin ia hanya pengajar meditasi dan bukan pengajar budi pekerti. Atau mungkin ia pengajar budi pekerti, tapi ia bukan seorang praktisi yang terampil. maka ambil saja ajarannya yang mulia, dan kitalah yang harus menjadi praktisi budi pekerti yang handal.


Offline fabian c

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.095
  • Reputasi: 128
  • Gender: Male
  • 2 akibat pandangan salah: neraka atau rahim hewan
Artinya seorang sotapana masih berpeluang melakukan kamma buruk?
(apakah mungkin sotapana membunuh mahluk didasari kebencian?)
Bukannya pintu alam neraka dan binatang telah tertutup untuk seorang sotapana?
Thank

Bro Jhonz yang baik, perbuatan buruk itu berbeda kadar-kadarnya.... Bila seseorang berprasangka atau benci kepada orang lain itu sudah buruk tapi ringan, bila ia memukul orang itu juga perbuatan buruk tapi lebih berat, bila ia membunuh orang itu lebih buruk lagi, yang paling buruk diantaranya membunuh ayah-ibu dll.

Demikian juga perbuatan baik, dimulai dengan cinta kasih atau belas kasihan terhadap penderitaan orang lain ini dianggap baik, berdana dan menjalankan sila termasuk menengah, dan Bhavana perbuatan baik tertinggi (Jhana termasuk garuka kusala kamma).

Sotapanna karena masih memiliki akar kehendak buruk (byapada) dan kesenangan duniawi (kamachanda) tentu saja masih mungkin melakukan perbuatan buruk (ingat bahwa pikiran adalah pelopor). Tapi perbuatan buruk yang dilakukannya bukan perbuatan buruk yang akan menyebabkan ia masuk neraka. Umpamanya membunuh orang tua tak akan dilakukan seorang Sotapanna. Tapi Sotapanna masih mungkin tidak menyukai/membenci orang disebabkan akar byapada tersebut. Tapi seorang Sotapanna membunuh manusia rasanya tak mungkin.

Menurut bro Johnz bila seorang Sotapanna kena cacingan, apakah yang akan ia lakukan? Biarkan saja cacingnya? Atau melenyapkan cacingnya...?

Saya kira seorang Sotapanna yang cacingan mungkin akan melenyapkan cacingan bukan disebabkan kebencian terhadap cacing-cacing itu, tapi disebabkan kesadaran bahwa lebih berharga membela kehidupan seorang manusia daripada membela kehidupan seratus cacing.

Dan Sotapanna tak akan terlahir di alam rendah karena membunuh seratus cacing demikian.

Mettacittena,
« Last Edit: 21 April 2011, 05:38:46 PM by fabian c »
Tiga hal ini, O para bhikkhu dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka.
Bercinta dengan wanita, mantra para Brahmana dan pandangan salah.

Tiga hal ini, O para Bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia.
Lingkaran rembulan, lingkaran matahari serta Dhamma dan Vinaya Sang Tathagata

Offline fabian c

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.095
  • Reputasi: 128
  • Gender: Male
  • 2 akibat pandangan salah: neraka atau rahim hewan
Itulah payahnya orang-orang sekarang. Hanya karena melihat beberapa kelemahan dari sang guru, kemudian mundur, enggan meneruskan belajar meditasi. Padahal, seharusnya tidak begitu cara belajar yang benar. Kalo belajar dengan cara seperti itu, susah kelarnya belajar meditasi.

Kalau saya sendiri, dalam soal berguru menerapkan beberapa aturan. Pertama, sebelum memutuskan untuk berguru, harus benar-benar menguji dan yakin bahwa orang itu patut menjadi guru. Kedua, dalam menerima ajaran, harus membedakan antara apa yang diajarkan guru kepada kita, apa yang dilakukan guru kepada kita, apa yang dilakukan guru kepada dirinya sendiri. Ketiga, selama guru dapat mengajarkan hal-hal yang benar dan melakukan hal-hal yang benar, maka saya patut setia padanya, kendatipun dalam beberapa sisi ia memiliki kelemahan. ambil saja ajarannya yang benar. lakukan perintahnya yang baik. selalu patuh padanya, selama perintahnya bukan perintah jahat. Keempat, jangan menggunakan prasangka dalam menilai guru. Konfirmasikan segala sesuatunya kepada sang guru, sehingga mendapat keterangan yang jelas. Kelima, boleh mencari guru lain, bila ilmu dari guru yang satu ini sudah diserap semuanya. Keenam, yakinlah bahwa guru terbaik adalah murid yang paling bijaksana. Oleh karena itu, jika menemukan kelemahan pada pribadi sang guru, maka itulah kesempatan kita untuk menjadi murid yang bijak, dengan cara mengajarkan padanya tentang apa yang benar menurut anda. Keenam, fahamilah bahwa orang yang batinnya jauh berkembang tidak dapat dinilai oleh orang yang tingkat batinnya lebih rendah. Ketujuh, selalu buktikanlah oleh diri sendiri, benar salahnya setiap hal yang guru ajarkan.

Jika seorang guru mengingkari suatu perjanjian yang sudah dimufakati, maka pertanyaannya apakah indikator "menepati janji" merupakan bagian dari kurikulum ajarannya? Jika tidak, mengapa lalu kita meninggalkannya ketika ia mengingkari suatu janji? Mungkin ia hanya pengajar meditasi dan bukan pengajar budi pekerti. Atau mungkin ia pengajar budi pekerti, tapi ia bukan seorang praktisi yang terampil. maka ambil saja ajarannya yang mulia, dan kitalah yang harus menjadi praktisi budi pekerti yang handal.


Saya setuju apa yang dikemukakan bro Satria (bold), dalam berguru kita jangan terlalu membeo dan juga jangan terlalu berprasangka.

Terlalu berprasangka akan menghalangi kemajuan
Terlalu membeo akan mudah diperalat oleh guru yang tak benar.

Guru meditasi yang baik rasanya tak akan mengumbar janji-janji muluk.

Mettacittena,

Tiga hal ini, O para bhikkhu dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka.
Bercinta dengan wanita, mantra para Brahmana dan pandangan salah.

Tiga hal ini, O para Bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia.
Lingkaran rembulan, lingkaran matahari serta Dhamma dan Vinaya Sang Tathagata

Offline fabian c

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.095
  • Reputasi: 128
  • Gender: Male
  • 2 akibat pandangan salah: neraka atau rahim hewan
^^^
tidaklah heran jaman sekarang banyak oknum mengaku adalah guru/ahli/pengajar/penguasa/pakar dalam hal apapun utk keuntungan pribadi.

Bro adi yang baik, bukan cuma jaman sekarang, sejarah dari jaman dahulupun demikian dan akan selalu demikian bro.... Tapi kita tidak tahu pasti persoalannya, jadi tak tahu bagaimana penjelasan dari sisi orang yang disebutkan bro Kakao.... Kita baru mendengar penjelasan bro Kakao, kita belum tahu apa pertimbangan orang tersebut sehingga tidak mau membayar....

Mettacittena,
Tiga hal ini, O para bhikkhu dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka.
Bercinta dengan wanita, mantra para Brahmana dan pandangan salah.

Tiga hal ini, O para Bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia.
Lingkaran rembulan, lingkaran matahari serta Dhamma dan Vinaya Sang Tathagata

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
 :-? benar apa kata bro fabian, kita kan baru mendengar dari 1 pihak, belum mendengarkan dari pihak yang satunya lagi.
otomatis kita tidak bisa menentukan mana yg benar mana yg salah, walaupun jika di lihat dari segi "bisnis" pihak percetakan dapat juga dinyatakan salah.
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Mr.Jhonz

  • Sebelumnya: Chikennn
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.164
  • Reputasi: 148
  • Gender: Male
  • simple life
Wah..kalo guru meditasi harus sotapana bakalan sepi kelas2 meditasi..

Ajahn chah pernah bilang mencari guru yg seperti kita inginkan sama saja mencari kura2 berkumis
buddha; "berjuanglah dengan tekun dan perhatian murni"

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Wah..kalo guru meditasi harus sotapana bakalan sepi kelas2 meditasi..

Ajahn chah pernah bilang mencari guru yg seperti kita inginkan sama saja mencari kura2 berkumis

setuju pendapat ajahn chah  :jempol:
tidak ada manusia sempurna, tidak ada guru yg tidak mempunyai kesalahan.

yg kita cari itu ilmunya, bukan gurunya  _/\_
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Landy Chua

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 678
  • Reputasi: 29
  • Gender: Female
  • Berkelana untuk belajar Dhamma ^^
banyak meditasi ( ala buddhis ) nggak "berdampak" ama batiniah ssorg ?~

klo sering meditasi tapi pikirannya 'sama wae' ama aQ yg nggak pernah meditasi .. ya.. aamien dah klo gt.. *untung gw gak latah ikut2an meditasi"  =))