//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Spesial  (Read 1112 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline dewi_go

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.848
  • Reputasi: 69
  • Gender: Female
Spesial
« on: 07 October 2010, 06:08:47 PM »
Spesial

Tentu ini bukan jawaban seorang pembeli atas pertanyaan martabak, yang biasa atau spesial? Arti spesial di sini menyangkut diri Anda sebagai manusia.

Suatu hari seorang penceramah terkenal membuka seminarnya dengan cara unik.
Sambil memegang uang pecahan AS $ 100, ia bertanya kepada hadiri, "Siapa yang mau uang ini?" Tampak banyak tangan diacungkan. Pertanda banyak minat.

"Saya akan berikan ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini." Ia berdiri mendekati hadirin. Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat- lipat. Lalu bertanya lagi, "Siapa yang masih mau uang ini?" Jumlah tangan yang teracung tak berkurang.

"Baiklah," jawabnya, "apa jadinya bila saya melakukan ini?" ujarnya sambil menjatuhkan uang itu ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya. Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi. "Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?" Tangan- tangan yang mengacung masih tetap banyak.

"Hadirin sekalian, Anda baru saja menghadapi sebuah pelajaran penting. Apa pun yang terjadi dengan uang ini, Anda masih bermiat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya. Biarpun lecek dan kotor, uang
itu tetap bernilai 100 dolar."

Dalam kehidupan ini kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita. Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti.
Padahal apa pun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda.
Jangan pernah lupa - Anda spesial.
Sweet things are easy 2 buy,
but sweet people are difficult to find.
Life ends when u stop dreaming, hope ends when u stop believing,
Love ends when u stop caring,
Friendship ends when u stop sharing.
So share this with whom ever u consider a friend.
To love without condition... ......... .........

Offline dhammadinna

  • Sebelumnya: Mayvise
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.626
  • Reputasi: 149
Re: Spesial
« Reply #1 on: 08 October 2010, 08:07:37 AM »
[...]
Dalam kehidupan ini kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita. Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti.
Padahal apa pun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda.

Ceritanya bagus tapi di paragraf terakhir sepertinya kurang pas.

Nilai uang itu tidak tergantung dari berapa banyak orang yang mencintainya bukan?  Bahkan sekalipun tidak ada yang mencintainya, nilainya tetap $100.

Jadi kalo cerita ini disamakan dengan kualitas manusia, bagaimana kalau tidak ada orang-orang yang tetap mencintainya ketika dia terpuruk? Dalam kehidupan nyata sering dijumpai kasus bahwa orang yang (katanya) mencintainya pun belum tentu menganggapnya tetap spesial ketika kondisi berubah.

Intinya, kualitas seorang manusia memang tidak tergantung dari berapa banyak orang yang “menginjaknya”, “terkoyak”, atau “belepotan kotoran”. Tapi kualitas manusia juga tidak tergantung dari berapa banyak orang yang mencintainya ;D

 

anything