Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.  (Read 341383 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline bluppy

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.163
  • Reputasi: 65
  • Gender: Female
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1470 on: 02 February 2014, 09:22:02 AM »
saya tidak berani mewakili theravada dalam menjawab, tapi kalau saya sebagai theravada memiliki opini pribadi seperti ini. semua agama dan semua aliran tidak ada yang salah ataupun sesat. cuma saja kan memang tujuan dan caranya berbeda beda jadi tidak bisa disalahkan.

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1471 on: 03 February 2014, 02:15:51 PM »
saya tidak berani mewakili theravada dalam menjawab, tapi kalau saya sebagai theravada memiliki opini pribadi seperti ini. semua agama dan semua aliran tidak ada yang salah ataupun sesat. cuma saja kan memang tujuan dan caranya berbeda beda jadi tidak bisa disalahkan.

Substansi-nya, Kalau sudah menggunakan referensi theravada sebagai pedoman praktek kehidupan dan spiritual, tentu-nya menganggap theravada itu benar yang lainnya salah... demikian juga praktisi mahayana, pasti akan menganggap yang lainnya adalah salah... Gak mungkin semua benar, tidak ada yang salah.

Ucapan seperti ini adalah ucapan normatif dan diplomatis saja.
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline hendrako

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.244
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1472 on: 03 February 2014, 03:25:23 PM »
Substansi-nya, Kalau sudah menggunakan referensi theravada sebagai pedoman praktek kehidupan dan spiritual, tentu-nya menganggap theravada itu benar yang lainnya salah... demikian juga praktisi mahayana, pasti akan menganggap yang lainnya adalah salah... Gak mungkin semua benar, tidak ada yang salah.

Ucapan seperti ini adalah ucapan normatif dan diplomatis saja.

Gak harus begitu lah, Bro. Pada kenyataannya tidak ada yang murni, bisa saja seseorang yang walaupun mengaku pengikut theravada namun juga pandangannya tercampur baur dengan mahayana, yang mungkin oleh karena itulah ada aliran lain lagi yang mengaku gabungan dari aliran2, karena pada kenyataannya memang begitu, ada yang nyampur, ada yang setengah yakin, ada yg "terlalu" yakin, dan lain2. Seseorang memilih agama dan atau aliran, mungkin lebih banyak disebabkan oleh kecocokan atau bahkan kebetulan, cocok dengan lingkungannya, atau kebetulan cocok dg pandangannya, kebetulan tradisi keluarga atau banyak temannya atau cocok dg ritualnya dll. Jadi tidak selalu karena "kebenarannya". Lagipula, kalau membaca beberapa tulisan dari "guru-guru" yang berasal dari aliran yang berbeda, menurut saya isinya juga pada dasarnya kurang lebih sama.

Selain itu tentunya memang ada juga yg ngotot kalo alirannya paling benar, bahkan bukan hanya alirannya yg paling bener tapi dirinya yang paling bener, semua aliran salah.... :)) Yang jelas macem2 dah.

Substansinya, kita nda bole main ketok palu bgitu aja karena kita nda tahu yang sebenar2nya. Peace....  :>-
yaa... gitu deh

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1473 on: 03 February 2014, 04:37:18 PM »
Dikit lagi 100 halaman, ayo ramaikan ;D
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1474 on: 03 February 2014, 05:07:54 PM »
Gak harus begitu lah, Bro. Pada kenyataannya tidak ada yang murni, bisa saja seseorang yang walaupun mengaku pengikut theravada namun juga pandangannya tercampur baur dengan mahayana, yang mungkin oleh karena itulah ada aliran lain lagi yang mengaku gabungan dari aliran2, karena pada kenyataannya memang begitu, ada yang nyampur, ada yang setengah yakin, ada yg "terlalu" yakin, dan lain2. Seseorang memilih agama dan atau aliran, mungkin lebih banyak disebabkan oleh kecocokan atau bahkan kebetulan, cocok dengan lingkungannya, atau kebetulan cocok dg pandangannya, kebetulan tradisi keluarga atau banyak temannya atau cocok dg ritualnya dll. Jadi tidak selalu karena "kebenarannya". Lagipula, kalau membaca beberapa tulisan dari "guru-guru" yang berasal dari aliran yang berbeda, menurut saya isinya juga pada dasarnya kurang lebih sama.

Selain itu tentunya memang ada juga yg ngotot kalo alirannya paling benar, bahkan bukan hanya alirannya yg paling bener tapi dirinya yang paling bener, semua aliran salah.... :)) Yang jelas macem2 dah.

Substansinya, kita nda bole main ketok palu bgitu aja karena kita nda tahu yang sebenar2nya. Peace....  :>-

ente kagak ngerti yang saya tulis-kan... Kalau ente praktek ajaran A, tentu saja pada waktu praktek itu, anda menganggap ajaran A yang benar, sehingga anda praktekkan... karena jika anda menganggap ajaran B yang benar, masa anda praktekkan ajaran A.

Jadi kata-kata soal tidak ada ajaran yang salah itu cuma basa-basi, ucapan normatif, diplomasi...
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline hendrako

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.244
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1475 on: 03 February 2014, 05:57:29 PM »
Ilustrasi dari tulisan ane sebelumnya kurang lebih begini bro,

Ibarat makan bakmie, orang bisa saja menggunakan sumpit atau sendok+ garpu.
Saya bisa menggunakan sumpit, tapi saya lebih suka menggunakan sendok dan garpu.
Saya menggunakan sendok + garpu, bukan berarti saya menganggap bahwa menggunakan sumpit adalah salah.
Namun karena saya merasa lebih nyaman menggunakan sendok dan garpu ketimbang menggunakan sumpit.

Begitulah ilustrasi sederhananya.
yaa... gitu deh

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.963
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1476 on: 04 February 2014, 06:33:28 AM »
Ilustrasi dari tulisan ane sebelumnya kurang lebih begini bro,

Ibarat makan bakmie, orang bisa saja menggunakan sumpit atau sendok+ garpu.
Saya bisa menggunakan sumpit, tapi saya lebih suka menggunakan sendok dan garpu.
Saya menggunakan sendok + garpu, bukan berarti saya menganggap bahwa menggunakan sumpit adalah salah.
Namun karena saya merasa lebih nyaman menggunakan sendok dan garpu ketimbang menggunakan sumpit.

Begitulah ilustrasi sederhananya.


belum lagi dibahas lauknya(isi mie), mie goreng, mie ayam, mie sapi, mie baso, mie keriting, mie hijau, mie cacang sampai rasa indomie, bisa ratusan jenis mie ........  ???

yang penting kenyang ah... :)
« Last Edit: 04 February 2014, 06:39:25 AM by adi lim »
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.749
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1477 on: 04 February 2014, 07:45:05 AM »
apakah ada suatu praktek yang ada+benar di ajaran theravada dan ada+benar di ajaran mahayana, yang bukan basi-basi dan bukan diplomatis? apakah ada contohnya yang bisa disebutkan?

kalo ada berarti bisa saja anggota sekte theravada mengakui kebenaran ajaran mahayana, dan sebaliknya...
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline juanpedro

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 949
  • Reputasi: 48
  • Gender: Male
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1478 on: 04 February 2014, 08:38:24 AM »
kenapa mengevaluasi kebenaran aliran A memakai standar kebenaran aliran B?

imo, untuk mengevaluasi kebenaran aliran X, maka setidaknya seseorang harus mempraktikan (pake tubuh & pikiran) aliran tersebut; apakah metodenya mengantarkan hasil yang dijanjikan atau tidak.

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1479 on: 04 February 2014, 11:43:10 AM »
apakah ada suatu praktek yang ada+benar di ajaran theravada dan ada+benar di ajaran mahayana, yang bukan basi-basi dan bukan diplomatis? apakah ada contohnya yang bisa disebutkan?

kalo ada berarti bisa saja anggota sekte theravada mengakui kebenaran ajaran mahayana, dan sebaliknya...


JMB8?
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1480 on: 04 February 2014, 12:13:50 PM »
apakah ada suatu praktek yang ada+benar di ajaran theravada dan ada+benar di ajaran mahayana, yang bukan basi-basi dan bukan diplomatis? apakah ada contohnya yang bisa disebutkan?

kalo ada berarti bisa saja anggota sekte theravada mengakui kebenaran ajaran mahayana, dan sebaliknya...


Kalau saya mengikuti praktek ajaran theravada, tentu-nya menganggap praktek ajaran lain adalah salah (tidak sesuai dengan nilai-nilai yang saya anggap sebagai kebenaran). Demikian juga praktisi ajaran mahayana, tentu-nya menganggap praktek ajaran lain salah... Kalau tidak demikian, kenapa tidak praktek ajaran lain ?
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1481 on: 04 February 2014, 12:15:36 PM »
apakah ada suatu praktek yang ada+benar di ajaran theravada dan ada+benar di ajaran mahayana, yang bukan basi-basi dan bukan diplomatis? apakah ada contohnya yang bisa disebutkan?

kalo ada berarti bisa saja anggota sekte theravada mengakui kebenaran ajaran mahayana, dan sebaliknya...


Jika memang sama, tidak akan terpisah dan berbeda ajarannya.

Jika bumi itu bulat, Tidak akan bisa pernyataan bumi itu datar itu benar.
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.749
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1482 on: 04 February 2014, 08:26:25 PM »
JMB8?
betul dan banyak lagi yang lain.
jadi bisa saja memegang referensi dan doktrin theravada, namun melihat praktik mahayanis benar dan sesuai dengan pegangannya.
 
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline marcedes

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.528
  • Reputasi: 70
  • Gender: Male
  • May All Being Happinesssssssss
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1483 on: 04 February 2014, 11:31:37 PM »
theravada n mahayana nama aja udah beda...
Ada penderitaan,tetapi tidak ada yang menderita
Ada jalan tetapi tidak ada yang menempuhnya
Ada Nibbana tetapi tidak ada yang mencapainya.

TALK LESS DO MOREEEEEE !!!

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.847
  • Reputasi: 268
Re: Pertanyaan kritis mengenai theravada menurut pandangan yg berbeda.
« Reply #1484 on: 05 February 2014, 10:51:10 AM »
betul dan banyak lagi yang lain.
jadi bisa saja memegang referensi dan doktrin theravada, namun melihat praktik mahayanis benar dan sesuai dengan pegangannya.
 
Jika yang dimaksud "Theravada" adalah "Mahavihara" mentok, maka sebetulnya memang benar pandangannya adalah hanya ajaran dan praktik dalam "Theravada" yang benar, lainnya pandangan salah, bermakna semu, tercemar ajaran sesat, bersifat memecah, dll.

Tapi jika "Theravada" mengacu pada semua sekte Theravada Srilanka seperti Tamraparni-Vibhajyavada, Mahisasaka, Dhammarucika, Tamrasatiya, Sagalika, Vetullaka yang juga sebagian besar mengadopsi Mahayana, maka ada pandangan bahwa beda cara bisa sama-sama benar, tergantung cocok-cocokan.

Jadi secara fakta bisa ditemukan banyak persamaan dan perbedaan antara sekte-sekte Buddhis. Tapi masalah benar/sesat/cocok-cocokan adalah tergantung persepsi masing-masing, ada yang cenderung seperti Dipavamsa dan ada yang cenderung seperti I Ching.

Spoiler: ShowHide
Dipavamsa:
Tujuh belas aliran ini bersifat memecah belah, hanya satu aliran yang tidak bersifat memecah belah.
Dengan aliran yang tidak bersifat memecah belah, terdapat delapan belas [sub-aliran] semuanya.
Seperti sebatang pohon banyan besar, Theravāda merupakan yang tertinggi, Dispensasi [sasana/ajaran] dari Sang Penakluk, sempurna, tanpa kekurangan atau kelebihan.
Aliran-aliran lainnya muncul bagaikan duri pada pohon tersebut.

-------

Catatan harian I Ching:
Ajaran Buddha adalah ibarat tongkat emas yang telah pecah menjadi delapan belas bagian. Sebagaimana setiap bagian adalah bagian dari tongkat asalnya, demikian juga intisari dari Ajaran Buddha tetap terpelihara tak berubah walaupun telah terpecah menjadi delapan belas aliran.

« Last Edit: 05 February 2014, 10:58:52 AM by Kainyn_Kutho »