Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Recent Posts

Pages: [1] 2 3 4 5 6 7 8 ... 10
1
Buddhisme Awal / Hello Glad to be here
« Last post by CharlesTem on Yesterday at 03:16:30 PM »
I used to be very pleased to find this web-site. I desired to thanks for your time for this wonderful study!! I definitely enjoying each little bit of this and I have a person bookmarked to look at new products you blog site post.  11.14.2019
 
https://video.ibm.com/channel/LKrsvh2wB98
https://video.ibm.com/channel/SuversN7tNP
https://video.ibm.com/channel/76pzbw8BWRy
https://video.ibm.com/channel/8vXT36VkKmD
2
Tolong ! / Re: Istri menolak "Ajakan" suami, karma buruk?
« Last post by Lex Chan on 06 November 2019, 04:56:03 PM »
Ummm, setau ane, makan yg ijo2 justru berefek sebaliknya:
https://www.livekindly.co/registered-dietitian-confirms-vegans-higher-sex-drive/

Meragukan banget deh...

Alasannya:

1. Artikel di internet itu bisa sembarangan tulis. Bisa jadi ini konspirasi vegan buat dongkrak popularitas.
Kalau ada jurnal ilmiah yang bilang begitu, baru deh boleh dijadikan rujukan. ^-^

2. Menurut pengalaman pribadi saya sendiri yang pernah jadi vegetarian selama 2 minggu, libido emang menurun.
3
Jurnal Pribadi / Yesus adalah Bhikkhu?
« Last post by K.K. on 05 November 2019, 05:48:04 PM »
Seorang teman share link artikel untuk dikomentari.

Artikel singkat ini menjelaskan aneka dugaan tentang Yesus yang masa kecilnya belajar Buddhisme di India, juga kemungkinannya tidak mati disalib, tapi tetap hidup dan pindah ke wilayah India. Berbagai dugaan ini menggunakan dasar dari salah satu tayangan BBC yang juga ditautkan di akhir artikel. Secara umum, tayangan ini terbagi menjadi beberapa bagian berdasarkan topiknya. Di awal dibahas tentang kemungkinan Yesus tidak mati disalib, kemudian membahas berbagai legenda dan conspiracy theory, dan terakhir tentang tradisi dan kepercayaan tentang Yesus di India. Lebih detailnya bisa ditonton langsung.




I. Yesus Tidak Mati Disalib

Swoon Hypothesis adalah berbagai dugaan tentang Yesus tidak mati disalib, sama sekali bukan barang baru dan telah muncul sejak akhir abad 18. Premisnya adalah Yesus pingsan (swoon) ketika masih di salib, diduga telah mati, jadi diturunkan lebih awal dan kemudian 'hidup' kembali. Detailnya dapat bervariasi: Yesus dengan sengaja memalsukan kematiannya dengan menggunakan obat bius dan kemudian 'dibangkitkan' kembali (Karl Friedrich Bahrdt); Yesus koma dan kebetulan tersadar kembali di goa kuburnya (Heinrich Paulus); dan lain sebagainya.

Contoh argumen pendukung:
  • Cepatnya kematian Yesus yang mencurigakan. Korban penyaliban biasa bisa hidup selama beberapa hari, sementara Yesus hanya sekitar 6 jam saja. Bahkan ketika Yusuf dari Arimathea meminta jenazah Yesus pun, Pilatus kaget dan meminta kepastian dari tentaranya (Mark 15:44).

  • Kemungkinan hidup jika korban penyaliban diselamatkan. Sejarawan Yahudi Flavius Josephus menuliskan suatu ketika ia melihat 3 orang temannya disalib dan dia memohon pada penguasa saat itu untuk mengampuninya, dan dikabulkan. Ketiga orang tersebut diturunkan dari salib dan dirawat, 2 di antaranya meninggal namun 1 tetap hidup.

  • Yoh 19:28 menuliskan bahwa setelah mengetahui telah selesai, Yesus berkata bahwa ia haus, diberi minum, dan meninggal. Kemungkinan adalah minuman itu penyebab Yesus (terlihat seperti) meninggal.

Ditinjau dari analisa historis, keempat Injil adalah anonim—berbeda dengan tradisi yang menempatkan Matius & Yohanes sebagai tulisan murid Yesus langsung, Markus sebagai asisten Petrus, dan Lukas sebagai teman seperjalanan Paulus—ditulis skitar 40-70 tahun setelah Yesus, sehingga bukan merupakan catatan saksi-mata. Karena itu, secara sebenar-benarnya, kita tidak mengetahui bagaimana detailnya. Namun jika kita asumsikan narasi dalam Injil adalah benar untuk dianalisa secara medis, contoh argumen di atas tetap tidak meyakinkan karena: 

  • Lamanya korban bertahan hidup di salib adalah tergantung kondisi fisik dan cara penyalibannya. Kita tidak memiliki detail tentang itu. Namun mengingat kondisi Yesus yang telah dicambuk sebelumnya dan kehilangan banyak darah, maka kemungkinan tidak bertahan lama. Ketidak-mampuannya memikul salibnya (sehingga dibantu Simon dari Kirene) adalah gambaran kondisinya yang sudah melemah.

  • Catatan Josephus mengenai 2 orang yang meninggal walaupun mendapatkan perawatan justru memberitahukan kita efek dari penyaliban ini tetap mematikan.

  • Dan tentu saja tanpa mengabaikan bahwa lambungnya telah ditusuk (Yoh 19:34) membuat kemungkinan “tidak mati, cuma pingsan” menjadi hampir tidak ada.

Inilah sebabnya dugaan seperti ini pada masa sekarang masih hangat dibicarakan hanya di kalangan conspiracy theorists atau peminat fantasi, bukan di kalangan akademisi.


II. Berbagai Legenda Terkait Kehidupan Yesus Setelah Penyaliban

Bagian berikutnya berkutat pada kisah Bérenger Saunière, seorang pastor Katholik yang dikatakan kaya mendadak karena menemukan harta terpendam, yang kemungkinan berhubungan dengan relik Maria Magdalena. 

Legenda ini sebenarnya berasal dari gossip. Noël Corbu di tahun 1950-an membuka restoran dan menyebarkan kisah Saunière yang tidak sengaja menemukan sebuah perkamen yang tersembunyi di altar gereja tuanya. Perkamen itu merupakan lokasi rahasia penyimpanan emas yang merupakan kelebihan dari uang yang dikumpulkan Blanche of Castile untuk menebus tawanan perang. Kisah ini kemudian menjadi terkenal.

Tahun 1960-an, Philippe de Chérisey membuat perkamen palsu yang isinya adalah rahasia keturunan Dagobert II yang ditulis dalam sandi.

Juga ada Pierre Plantard de Saint-Clair membuat hoax tentang ordo rahasia fiksi Prieuré de Sion (yang meminjam sekilas karakteristik ordo Abbey of Our Lady of Mount Zion,) yang kemudian dibumbui fiksi. Dikatakan ordo ini bertujuan untuk mengembalikan silsilah murni Merovingian dynasty ke takhtanya. Dua elemen utama ini: perkamen palsu dan hoax ordo fiksi, diadaptasi ke dalam gossip Corbu tentang “harta karun Saunière” menjadi buku berjudul L'Or de Rennes oleh Gérard de Sède.

Kisah ini kemudian dikembangkan lagi dan dituliskan dalam bestseller The Holy Blood and the Holy Grail tahun 1982. Penulisnya melakukan penelitian dan menyimpulkan secara keliru karena tidak mengetahui bahwa sumber rujukannya (buku Sède) adalah hoax. Tahun 2003, kisah ini diadaptasi kembali ke dalam Da Vinci Code oleh Dan Brown. Walaupun Plantard telah membongkar dan mengakui perbuatannya, namun masih banyak yang terlanjur percaya dengan kisah ini dan tetap mempertahankannya.


III. Tradisi dan Kepercayaan tentang Yesus di India

Bagian terakhir adalah mengenai kemungkinan Yesus pergi ke India, baik di masa remaja (umur 12-29 yang tidak ada catatannya di Injil), maupun setelah penyaliban. Bagian tentang “Yuz Asaf” di “Kashmir” itu saya tidak tahu siapa nara sumber dalam tayangan, mungkin adalah penganut Ahmadiyya?

Bilawhar wa-Yudasaf (Barlamus et Iosaphatus/Barlaam and Josaphat) adalah legenda orang suci (Kr1sten) yang mengadopsi kisah dari Buddha Gotama (Mahayana): Raja dari India yang mempersekusi orang Kr1sten diramalkan akan memiliki anak yang suatu saat akan menjadi Kr1sten. Sang Raja kemudian mengurung anaknya namun tetap bertemu dengan Santo Barlaam dan menjadi Kr1sten. Pendek cerita, ayahnya kemudian juga bertobat dan memberikan takhtanya kepada Josaphat.

David Marshall Lang dalam The Wisdom of Balahvar menjelaskan kesalahan dari tanda diakritik pada bahasa Arab yang mengubah Budhasaf (bodhisattva) mejadi Yudasaf, Iodasaph, dan Yuzasaf. Serta kekeliruan Kashmir-Kusinara dan Yudasaf-Yosaphat membuat “Budhasaf yang meninggal di Kusinara” menjadi “Yuzasaf yang meninggal di Kashmir”. Kesalah-kaprahan ini yang membuat Mirza Ghulam Ahmad (pendiri Ahmadiyya) keliru memahami "Yesus meninggal di Kashmir".

Topik lainnya adalah klaim dari Nicolas Notovitch, tahun 1887, bahwa ketika ia berada di Kuil Hemis di Ladakh, ia menemukan dokumen tentang kisah kehidupan “Issa” yang meninggalkan Yerusalem pada umur 13 tahun dan pergi ke India belajar Veda dari para Brahmana. Setelah 6 tahun, ia pergi ke Tibet mempelajari Buddhisme. Ketika berumur 29, ia kembali ke Yerusalem.

Tentu saja ketika dikonfirmasi oleh berbagai pihak, tidak ada pernah ada dokumen demikian di Kuil Hemis, bahkan kepala kuil mengatakan tidak ada pengunjung barat selama 15 tahun terakhir, dan tidak ada dokumen semacam itu. Semua penelitian terhadap klaimnya tidak menemukan bukti kebenaran apapun. Namun tentu saja Notovitch mendapatkan uang banyak. Kisah ini juga didaur ulang seperti oleh Holger Kersten pada tahun 1983, Jesu lebte in Indien (Yesus Hidup di India). Saat ini, tidak ada sejarawan yang menanggapi serius klaim ini. Namun sepertinya cukup terkenal di komunitas Buddhis. Setidaknya dari pengalaman saya, sudah berkali-kali ditanyakan mengenai topik ini.


Kesimpulannya: aneka hoax, pemalsuan, dan legenda yang bertumpu pada hipotesis invalid, dikemas dalam satu tayangan. Saya bahkan tidak tahu apakah BBC sudah tidak punya kredibilitas, ada alasan lain, atau sedang trolling.

4
Tolong ! / Re: Istri menolak "Ajakan" suami, karma buruk?
« Last post by morpheus on 05 November 2019, 10:33:51 AM »
Sebagai catatan: istri saya vegetarian. Barangkali ada hubungannya juga, karena konon katanya libido seorang vegetarian lebih rendah daripada non-vegetarian.
Ummm, setau ane, makan yg ijo2 justru berefek sebaliknya:
https://www.livekindly.co/registered-dietitian-confirms-vegans-higher-sex-drive/
5
Tolong ! / Re: Istri menolak "Ajakan" suami, karma buruk?
« Last post by Lex Chan on 05 November 2019, 08:31:49 AM »
Kayaknya sih masalah metode pendekatannya aja...
Metode itu barangkali cuma berhasil untuk istri saya. Kalau istri orang lain mungkin perlu metode yang lain lagi.

Anyway, apapun resolusinya yang penting kedua belah pihak bisa menerima, itu saja sih...  ;D
6
Tolong ! / Re: Istri menolak "Ajakan" suami, karma buruk?
« Last post by alamsejuk on 04 November 2019, 08:07:25 PM »
Pernikahan yang baik dan awet adalah ketika kedua belah pihak saling memahami.

Saya bisa saja memberikan saran yang "umum", tapi kok kayaknya kurang sreg... hehehe.

Mungkin ada baiknya kalau saya sharing pengalaman saya. Saya pernah mengalami keadaan yang mirip. Setelah istri saya melahirkan anak kami, dia juga selalu menolak. Jadinya, kami tidak tidak berhubungan intim selama sekitar 4 tahun, yaitu 1 tahun sejak istri hamil sampai anak kami berumur 3 tahun.

Sebagai catatan: istri saya vegetarian. Barangkali ada hubungannya juga, karena konon katanya libido seorang vegetarian lebih rendah daripada non-vegetarian.

Yang jelas, saya juga tidak mau "jajan" di luar karena saya berkomitmen dengan pernikahan saya. Apalagi kita tidak mau ambil risiko dengan kesehatan saya. Jadi, selama 4 tahun itu, saya yah masturbasi saja kalau lagi "BT (birahi tinggi)", tapi kok lama2 terasa hampa. Rasanya kayak balik lagi jadi jomblo... hihihi..

Menurut saya masturbasi bukan solusi yang baik untuk jangka panjang bagi orang yang sudah menikah, karena intinya menikah adalah menjadikan pasangan sebagai partner dalam hidup. Susah atau senang ya perlu dihadapi bersama.

Kebetulan saya menemukan TED talk di Youtube ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Ep2MAx95m20

Jadi, saya suruh istri saya menonton TED talk itu lalu curhat uneg2 saya. Lalu saya bertanya:
Saya harap kamu mengerti perasaan saya. Pernikahan yang sehat adalah kedua belah pihak harus "win-win". Kalau seandainya kita "ehem" satu kali saja dalam sebulan, bagaimana? Kamu boleh pilih satu hari yang kamu mau dalam bulan ini.

Istri saya pun setuju. Dan akhirnya kami "ehem" pada waktu yang telah disepakati bersama. Setelah selesai, saya bilang terima kasih karena telah mau memahami kebutuhan saya. Nanti bulan depan lagi ya... ;D

Kembali ke pertanyaan awal, apakah menolah "ajakan" itu adalah karma buruk atau tidak, tidak ada yang tahu... :-?
Karena karma itu acinteyya.. Semoga curhat ini bermanfaat :P

Wah koq enak bgt ya diajak nonton ted , ajak ngomong baik" lgs manggut  ;D

Btw, youtube diatas uda pernah sy tonton, dan masih byk lagi tontonan atau bacaan yg  berguna, tp istri selalu menolak dan ogah untuk sekedar menonton atau membaca sebentar, ketika sy curhat pun uneg" k istri, selalu dijawab "udah lah jgn ributin begituan terus". Diem dah  :)) :)) :)) gk bisa ngomong apa" lagi sy, kalaupun sy paksain utk bahas, ujung" bakal ribut.

Yes pelampiasan sy selama ini adalah masturbasi dan sampe beli alat s*x pria, btw istri sy dukung lho hehehe, walaupun awalnya sy dibilang psikopat :)) :)) :)) ketika dy tau klo sy masturbasi pake alat s*x pria.
7
Tolong ! / Re: Istri menolak "Ajakan" suami, karma buruk?
« Last post by alamsejuk on 04 November 2019, 08:00:11 PM »
Kebetulan om. Mulai latihan meditasi, nanti setelah anak anak mandiri om bisa masuk vihara jadi samanera kemudian lanjut jadi Bhikkhu.
Gak nyambung nih, gk paham mksdnya gmn
8
Tolong ! / Re: Istri menolak "Ajakan" suami, karma buruk?
« Last post by Lex Chan on 04 November 2019, 12:01:38 PM »
Pernikahan yang baik dan awet adalah ketika kedua belah pihak saling memahami.

Saya bisa saja memberikan saran yang "umum", tapi kok kayaknya kurang sreg... hehehe.

Mungkin ada baiknya kalau saya sharing pengalaman saya. Saya pernah mengalami keadaan yang mirip. Setelah istri saya melahirkan anak kami, dia juga selalu menolak. Jadinya, kami tidak tidak berhubungan intim selama sekitar 4 tahun, yaitu 1 tahun sejak istri hamil sampai anak kami berumur 3 tahun.

Sebagai catatan: istri saya vegetarian. Barangkali ada hubungannya juga, karena konon katanya libido seorang vegetarian lebih rendah daripada non-vegetarian.

Yang jelas, saya juga tidak mau "jajan" di luar karena saya berkomitmen dengan pernikahan saya. Apalagi kita tidak mau ambil risiko dengan kesehatan saya. Jadi, selama 4 tahun itu, saya yah masturbasi saja kalau lagi "BT (birahi tinggi)", tapi kok lama2 terasa hampa. Rasanya kayak balik lagi jadi jomblo... hihihi..

Menurut saya masturbasi bukan solusi yang baik untuk jangka panjang bagi orang yang sudah menikah, karena intinya menikah adalah menjadikan pasangan sebagai partner dalam hidup. Susah atau senang ya perlu dihadapi bersama.

Kebetulan saya menemukan TED talk di Youtube ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Ep2MAx95m20

Jadi, saya suruh istri saya menonton TED talk itu lalu curhat uneg2 saya. Lalu saya bertanya:
Saya harap kamu mengerti perasaan saya. Pernikahan yang sehat adalah kedua belah pihak harus "win-win". Kalau seandainya kita "ehem" satu kali saja dalam sebulan, bagaimana? Kamu boleh pilih satu hari yang kamu mau dalam bulan ini.

Istri saya pun setuju. Dan akhirnya kami "ehem" pada waktu yang telah disepakati bersama. Setelah selesai, saya bilang terima kasih karena telah mau memahami kebutuhan saya. Nanti bulan depan lagi ya... ;D

Kembali ke pertanyaan awal, apakah menolah "ajakan" itu adalah karma buruk atau tidak, tidak ada yang tahu... :-?
Karena karma itu acinteyya.. Semoga curhat ini bermanfaat :P
9
Buddhisme untuk Pemula / Re: Siklus Reinkanarsi
« Last post by K.K. on 04 November 2019, 09:39:52 AM »
Hai all
Sekedar mau  tanya, menurut buddha kapankah siklus reinkanarsi akan berakhir ( dalam arti kata tidak dilahrikan lagi)
Menurut Ajaran Buddha, makhluk terus terlahir kembali dalam siklus kehidupan (saṃsāra) tanpa akhir adalah karena dikuasai oleh 3 hal: keserakahan, kebencian, dan kebodohan batin. Kebodohan batin di sini adalah tidak memahami 4 Kebenaran Mulia (cattāri ariyasaccāni) tentang penderitaan, asal mulanya, lenyapnya, dan jalan menuju lenyapnya penderitaan.

Ketika seseorang telah melenyapkan keserakahan, kebencian, dan kebodohan batin ini, maka siklus tumimbal lahir ini berakhir, tidak akan terlahir kembali di alam manapun.


Quote
dan yang kedua jika di kehidupan  sekarang terlahir sebagai binatang, bagaimana seekor binatang bisa menadi manusia ( contoh binatang buas di hutan)

Terima Kasih
Penjelmaan makhluk adalah tergantung pada kondisi kamma dan kondisi yang mendukung. Ketika ada kamma lampau si binatang yang mengondisikan kemungkinan untuk terlahir sebagai manusia di kehidupan berikutnya, maka ia bisa terlahir sebagai manusia.


10
Tolong ! / Re: Istri menolak "Ajakan" suami, karma buruk?
« Last post by sl99 on 04 November 2019, 09:35:57 AM »
Kebetulan om. Mulai latihan meditasi, nanti setelah anak anak mandiri om bisa masuk vihara jadi samanera kemudian lanjut jadi Bhikkhu.
Pages: [1] 2 3 4 5 6 7 8 ... 10