//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Recent Posts

Pages: [1] 2 3 4 5 6 7 8 ... 10
1
 Где администрация? 
 Это очень важно.
 С уважением.
2
Theravada / Re: GMO dan mata pencaharian benar
« Last post by D1C1 on 05 March 2021, 09:01:59 PM »
Up
3
Theravada / GMO dan mata pencaharian benar
« Last post by D1C1 on 04 March 2021, 09:48:49 PM »
Halo,

Makanan yg di rekayasa genetiknya ada yg bilang baik dan ada yg bilang tidak baik. Jika anda bergerak di bidang makanan, kemungkinan anda juga menjual makanan yg mengandung GMO.

Agama Buddha mengajarkan kita untuk menghindari perbuatan yg merugikan orang atau makhluk lain. Negara negara maju seperti negara negara Eropa tidak setuju dengan makanan GMO dan lebih memilih makanan yg tidak direkayasa genetiknya.

Walaupun menjual makanan GMO tdk termasuk dalam 5 mata pencaharian yg dilarang dlm agama Buddha. Apakah menjual makanan yg berpotensi merugikan spt makanan GMO baik dijalankan untuk umat Buddha? Mungkin ada yg ingin menyumbang pendapat? Terima kasih
4
Petunjuk untuk tamu dan pengunjung / Top Dating Site 2021 ?
« Last post by NinaVorDrody on 04 March 2021, 03:51:52 AM »
Hello.
Top dating site 2021
goodating.site
5
Доброго времени суток.
Ваш форум мне показался очень привлекательным и перспективным.
Хочу приобрести рекламное место для баннера в шапке, за $500 в месяц.
Оплачивать буду через WebMoney, 50% сразу, а 50% через 2 недели. И еще, адрес моего блога https://russinfo.net/ - он не будет противоречить тематике? Спасибо!
Напишите о Вашем решении мне в ПМ или на почту skutenkolivanthebesty [at] gmail.com
6
How do I change my password? 
What am I doing wrong? 
 Need your help.
 Yours faithfully.
 
 Кто то может ответить, как изменить пароль ??
 Может я делаю что то не так? 
Прошу помочь. 
 С уважением.
7
Diskusi Umum / Apakah kita harus berbakti kepada orangtua yang tidak baik?
« Last post by itakhepz on 28 February 2021, 05:32:46 PM »
Saya sekarang berusia 28 tahun. Sejak usia 6 tahun, ayah dan ibu saya bercerai. Saya ikut ibu saya. Sebelum bercerai pun, ayah kandung saya tidak menafkahi saya dan ibu saya dengan benar. Ibu saya bekerja sendiri dan merawat saya dengan baik. Dari umur 7 tahun, ibu saya menikah lagi dan sampai sekarang beliau masih bersama ayah angkat saya. Saya merasa ayah angkat saya lebih berjasa kepada saya sebagai ayah dalam hal materi dan pendidikan keluarga.

Ayah kandung saya juga telah menikah lagi dengan wanita lain dan punya 2 orang anak. Namun ayah kandung saya tidak pernah kasih saya uang dan perhatian yang seharusnya.

Saya ingin bertanya, apakah saya harus berbakti kepada ayah kandung saya sesuai dengan sutra bhakti seorang anak? Saya rasa saya tidak pantas untuk berbakti kepada ayah kandung saya, karena saya tidak merasa dia telah melakukan tugas seorang ayah. Lagipula sekarang dia punya anak lain yang dapat berbakti kepadanya.

Kalau saya hanya ingin berbakti dengan ibu kandung saya dan ayah angkat saya apa boleh? Bagaimana pandangan buddhisme mengenai kasus ini?
8
Theravada / Re: Kontrasepsi dan agama Buddha
« Last post by D1C1 on 26 February 2021, 12:24:55 PM »
Yang ditanya di sini sudah terjadi pembuahan (yang jika ada kesadaran yang sesuai maka sudah menjadi makhluk, menurut Buddhis) dan dinding rahimnya sengaja dikondisikan untuk tidak bisa menampung si makhluk tersebut.

Jadi dibedakan antara kondom yang mencegah pembuahan (tidak terjadi makhluk di sini) dengan mengondisikan rahim agar zygote (yang bisa saja adalah makhluk jika ada kesadaran sesuai) tidak dapat berkembang.

Maaf baru login lagi, jadi bisa disimpulkan kontrasepsi selain metode barrier atau penghalang seperti kondom tidak cocok untuk Buddhis. Jenis2 seperti suntik KB, spiral, dll tidak cocok untuk para umat Buddha. Kalo ada yg salah bisa dikoreksi, silahkan..
9
Theravada / Re: Musik dan mata pencaharian
« Last post by D1C1 on 24 February 2021, 02:26:09 PM »
Apa yang dibahas di Tālapuṭasutta (SN 42.2) ada 2 bagian:

1. Kepada penonton yang belum terbebas & masih terbelenggu nafsu, kebencian, delusi (sattā avītarāgā/avītadosā/avītamohā rāga/dosā/mohābandhanabaddhā), penari menyajikan mereka hal-hal nafsu, kebencian, delusi lebih jauh.
Maka "dengan dirinya sendiri mabuk dan lengah, mendorong orang lain menjadi mabuk dan lengah, maka setelah hancurnya jasmani, terlahir di neraka yang disebut 'tertawa' (So attanā matto pamatto pare madetvā pamādetvā kāyassa bhedā paraṃ maraṇā pahāso nāma nirayo tattha upapajjati)".


Maaf membangkitkan thread lama, sepertinya sesuatu terlewat. Disini saya ada beberapa pertanyaan.

1. Yang dimaksud diatas itu apakah penontonnya atau aktornya yang setelah hancurnya jasmani terlahir di neraka?

2. Karena ditulis kepada penonton jadi yang saya mengerti adalah penonton itu yg akan jatuh ke alam rendah, atau kah aktornya karena ia menyajikan tontonan kepada penonton yang belum terbebas & masih terbelenggu nafsu, kebencian, delusi?

3. Mungkin apakah berbeda jika aktor tersebut menyajikan tontonan kepada penonton yang sudah terbebas & tidak terbelenggu nafsu, kebencian, delusi?

Mengenai mendorong orang lain lebih dalam LDMnya itu bisa kita lihat dari kehidupan sehari2 kita sebagai umat awam, dan itu adalah hal yang sangat umum dan wajar. Kita sering menyajikan makanan enak untuk orang yang dekat dgn kita, atau dll yang tujuannya untuk membuat mereka senang. Musik yang enak dan kita sukai, makanan atau kata-kata, membeli barang sewaktu belanja atau shopping, film atau tontonan atau hiburan2 lainnya, dsb. Ini semua mendorong LDM seseorang lebih dalam. Menurut sutta ini adalah salah mendorong LDM seseorang lebih dalam, lalu apakah kita yang berbuat seperti hal-hal diatas akan jatuh ke alam neraka?
10
Dear diary akhirnya setelah sebulan lebih dateng juga pesanan Aromatherapy Locket Pendant Diffuser Essential Oil Necklace.

Karena dalam locket ini ada semacam kain namanya Felt Pelt, yang menjadi asorbant essential oil hingga bisa lebih bertahan lama harum nya.

Felt pelt ini ternyata biasa di gunakan sebagai anti slip dan anti gores pada kaki kaki perabot furniture, saya jadi teringat kursi kayu yang saya beli di toko furniture terdekat dan di kaki kursi kayu ini ada di tempel felt pelt ini!

Ketika saya tanyakan ke toko furniture tersebut di mana membeli felt pelt terebut hanya di bilang di pinangsia ada jual!

Saya akhirnya diberikan  kain felt pelt,  ini tidak terlau besar juga tentu nya sangat berterimakasih atas pemberian kain felt pelt ini!

Tampak depan



Tampak belakang



Pages: [1] 2 3 4 5 6 7 8 ... 10