Quote from: Hendra Tan on 07 December 2012, 07:42:02 AM
ouwww..boleh saya tau polewali itu daerah pedalaman di makasar?
lihat peta koko, polewali itu adanya di sulawesi barat..
This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.
Show posts MenuQuote from: Hendra Tan on 07 December 2012, 07:42:02 AM
ouwww..boleh saya tau polewali itu daerah pedalaman di makasar?
Quote from: Hendra Tan on 05 December 2012, 10:43:33 PM
Bukannya di makasar ada viharanya?koq bisa gak ada

Quote from: kullatiro on 05 December 2012, 10:57:51 PM
sejati nya agama Buddha di zaman Buddha masih hidup belum mengenal yang namanya kertas seperti yang ada di kenal pada saat ini.
Tehnologi kertas berasal dari china, hingga timbul budaya pembakaran kertas tersebut.
Jadi jaman Buddha belum ada upacara bakar rumah kertas, uang kertas dll ini sebenarnya tradisi leluhur saja.
Quote from: adi lim on 05 December 2012, 04:54:15 PM
menurut saya, sembahyang tidak penting
membaca paritta lebih bagus mendalami artinya dari pada membaca tapi tidak tau arti
berdana penting, dan disarankan memang sering melakukan pelimpahan jasa jika ada berbuat kebajikan
Quote from: adi lim on 04 December 2012, 05:54:00 AM
memang sembahyang dan tradisi2 itu memang repot, tidaklah heran jika orang mencari yang lebih sederhana.
jadi anak untuk membalas jasa orang tuanya adalah mengenalkan Dhamma kepada mereka, apabila beliau belum mengenal Dhamma.
Untuk itu kita sendiri juga harus mengerti dan berlatih dulu, yang paling dasar sebagai umat awam adalah berlatih 5 sila dalam kehidupan sehari2, berbuat kebajikan misalnya berdana makanan kepada Sangha, berdana kepada Vihara, berdana kepada orang yang membutuhkannya, berdana itu berlatih melepas 'kepemilikan' bukan mengharap imbalan/jasa.
jika anda sudah sering berlatih dan praktek, cobalah kenalkan praktek dan latihan ini kepada mereka.
sembahyang dan upacara/ritual tidak penting dalam Buddha Dhamma, bahkan kadang2 mengkondisikan untuk berpandangan salah, minta2 'sesuatu/jasa' kepada yang disembah.
Quote from: Hendra Tan on 03 December 2012, 08:15:30 PM
Nammo Buddhaya
Sebenarnya sembahyang yg menggunakan bakar2 kertas itu hanya sebuah tradisi nenek moyan dan waktu jaman dahulu kala nenek moyang kita itu beragama konghucu atau confusius jd mereka blm mengerti tentang ajaran buddha..
Sebenarnya agama Buddha itu simple..cobalah kamu jelaskan ke org tuamu dan sering2 ajak org tuamu kebaktian di vihara..nanti dgn sendirinya org tuamu akan mengerti akan ajaran buddha sesungguhnya

