Menu

Show posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.

Show posts Menu

Messages - arivinleang

#1
Diskusi Umum / Re: bingung... :(
07 December 2012, 06:45:49 PM
Quote from: Hendra Tan on 07 December 2012, 07:42:02 AM
ouwww..boleh saya tau polewali itu daerah pedalaman di makasar?

lihat peta koko, polewali itu adanya di sulawesi barat..
#2
Diskusi Umum / Re: bingung... :(
06 December 2012, 08:13:30 PM
Quote from: Hendra Tan on 05 December 2012, 10:43:33 PM
Bukannya di makasar ada viharanya?koq bisa gak ada :-?

sy tiap minggu ke vihara kok koko..  :)
mksdnya ortu sy yg susah ke vihara karena di polewali gak ada vihara..

Quote from: kullatiro on 05 December 2012, 10:57:51 PM
sejati nya agama Buddha di zaman Buddha masih hidup belum mengenal yang namanya kertas seperti yang ada di kenal pada saat ini.

Tehnologi kertas berasal dari china, hingga timbul budaya pembakaran kertas tersebut.

Jadi jaman Buddha belum ada upacara bakar rumah kertas, uang kertas dll ini sebenarnya tradisi leluhur saja.

jd sy yg sbg generasi muda ini harus bgmn??
msh tetap melanjutkan tradisi atau gak??
hanya ibadah tiap minggu ke vihara sj?
spt yg koko adi lim ngomong??

Quote from: adi lim on 05 December 2012, 04:54:15 PM
menurut saya, sembahyang tidak penting
membaca paritta lebih bagus mendalami artinya dari pada membaca tapi tidak tau arti
berdana penting, dan disarankan memang sering melakukan pelimpahan jasa jika ada berbuat kebajikan
#3
Diskusi Umum / Re: bingung... :(
04 December 2012, 06:01:41 PM
Quote from: adi lim on 04 December 2012, 05:54:00 AM
memang sembahyang dan tradisi2  itu memang repot, tidaklah heran jika orang mencari yang lebih sederhana.

jadi anak untuk membalas jasa orang tuanya adalah mengenalkan Dhamma kepada mereka, apabila beliau belum mengenal Dhamma.
Untuk itu kita sendiri juga harus mengerti dan berlatih dulu, yang paling dasar sebagai umat awam adalah berlatih 5 sila dalam kehidupan sehari2, berbuat kebajikan misalnya berdana makanan kepada Sangha, berdana kepada Vihara, berdana kepada orang yang membutuhkannya, berdana itu berlatih melepas 'kepemilikan' bukan mengharap imbalan/jasa.
jika anda sudah sering berlatih dan praktek, cobalah kenalkan praktek dan latihan ini kepada mereka.

sembahyang dan upacara/ritual tidak penting dalam Buddha Dhamma, bahkan kadang2 mengkondisikan untuk berpandangan salah, minta2 'sesuatu/jasa' kepada yang disembah.

Quote from: Hendra Tan on 03 December 2012, 08:15:30 PM
Nammo Buddhaya _/\_

Sebenarnya sembahyang yg menggunakan bakar2 kertas itu hanya sebuah tradisi nenek moyan dan waktu jaman dahulu kala nenek moyang kita itu beragama konghucu atau confusius jd mereka blm mengerti tentang ajaran buddha..

Sebenarnya agama Buddha itu simple..cobalah kamu jelaskan ke org tuamu dan sering2 ajak org tuamu kebaktian di vihara..nanti dgn sendirinya org tuamu akan mengerti akan ajaran buddha sesungguhnya

tempat tinggal orang tua sy gak ada viharanya koko..
sy tinggal di makassar sedangkan orang tua sy tinggalnya di polewali sulawesi barat..
jd apa sebaiknya sembahyang2 gak usah di lakukan cukup ke vihara membaca paritta, berdana, pelimpahan jasa??
mohon penjelasannya..
#4
Diskusi Umum / bingung... :(
03 December 2012, 07:59:59 PM
namo buddhaya,  _/\_

newbe ingin bertanya nih mohon di tanggapi yah..

mama papa saya di ajak untuk ikut agama K, dan mereka udh hampir pasti masuk kata mama sy sembahyang2 itu sangat repot, hrs bakar rumahlah klu sdh meninggal, klu imlek malam sebelumnya harus sembahyang lah, nah sy ingin bertanya bagaimana pandangan buddhist mengenai masalah ini??
dan apa yg hrs sy lakukan agar mereka tdk msk ke agama K itu??

mohon komennya..  ^:)^ _/\_

semoga semua mahluk berbahagia
saddhu.. saddhu.. saddhu..