Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah  (Read 22079 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline suli

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 715
  • Reputasi: 32
  • Gender: Female
Re: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah
« Reply #15 on: 23 May 2013, 09:09:26 AM »
Terima kasih banyak Bro....atas postingan ini (sayang sdh tdk bs klik 'thank you' lg  :) ) saya senang membacanya, menambah wawasan & keyakinan terhadap Buddha Dharma......

Offline siswahardy

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 615
  • Reputasi: 10
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah
« Reply #16 on: 23 May 2013, 11:24:46 AM »
good job, bro.

Offline Shasika

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.152
  • Reputasi: 101
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah
« Reply #17 on: 24 May 2013, 07:57:44 PM »
Mahayana muncul kurang lebih 500 tahun stlh Parinibbana Sang Buddha, mulanya tidak sebagai aliran, melainkan praktek dan ajaran yang bertujuan pada cita-cita Kebuddhaan (Bodhisattva) dan tidak sama dengan Mahasanghika, salah satu 18 aliran awal yang masih bertujuan pada Kearahatan (oleh sebab itu dipandang sbg Hinayana juga oleh Mahayana) walaupun beberapa konsep ajaran Mahasanghika diambil oleh Mahayana.
Ada referensinya bro ?
Menurut sejarah 200 thn setelah parinibbana ada Persamuan Agung ke2, nah disinilah Maha Sanghika mengelar sendiri persamuan agung mereka dengan peserta 10.000 orang tidak hanya kaum Arahat saja, tetapi semuanya, termasuk umat perumah tangga, dan disinilah faham Mahayana diajarkan. Dimana Persamuan Agung yang ke2 yang asli dihadiri oleh 700 kaum Arahat, tidak ada yang tidak arahat.
« Last Edit: 24 May 2013, 07:59:22 PM by Shasika »
I'm an ordinary human only

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah
« Reply #18 on: 24 May 2013, 08:31:10 PM »
Ada referensinya bro ?

Pernah baca beberapa sumber bahwa kemunculan Mahayana ditandai dengan munculnya sutra-sutra Mahayana pada abad 1 M. Salah satunya di Wiki: http://en.wikipedia.org/wiki/Mahayana

Quote
Menurut sejarah 200 thn setelah parinibbana ada Persamuan Agung ke2, nah disinilah Maha Sanghika mengelar sendiri persamuan agung mereka dengan peserta 10.000 orang tidak hanya kaum Arahat saja, tetapi semuanya, termasuk umat perumah tangga, dan disinilah faham Mahayana diajarkan. Dimana Persamuan Agung yang ke2 yang asli dihadiri oleh 700 kaum Arahat, tidak ada yang tidak arahat.

Benar, tetapi itu menurut catatan Dipavamsa/Mahavamsa yang ditulis Theravadin bahwa Mahasanghika = Mahayana, padahal tidak. Selengkapnya bisa dibaca di Sects and Sectarianism oleh Bhikkhu Sujato
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline Shasika

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.152
  • Reputasi: 101
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah
« Reply #19 on: 24 May 2013, 08:45:25 PM »
Pernah baca beberapa sumber bahwa kemunculan Mahayana ditandai dengan munculnya sutra-sutra Mahayana pada abad 1 M. Salah satunya di Wiki: http://en.wikipedia.org/wiki/Mahayana

Benar, tetapi itu menurut catatan Dipavamsa/Mahavamsa yang ditulis Theravadin bahwa Mahasanghika = Mahayana, padahal tidak. Selengkapnya bisa dibaca di Sects and Sectarianism oleh Bhikkhu Sujato
Makasih bro Ariyakumara,
yang wiki menyebutkan bermula Mahasanghika (berarti dimulai sejak Buddhist council ke II / 200 thn stlh parinibbana sang Buddha), sedang yang Bhikkhu Sujato uraiannya panjang banget, tolong donk kalimatnya yang mana yang menyebutkan 500 thn stlh parinibbana. thanks.  ;D
I'm an ordinary human only

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah
« Reply #20 on: 24 May 2013, 09:27:00 PM »
Makasih bro Ariyakumara,
yang wiki menyebutkan bermula Mahasanghika (berarti dimulai sejak Buddhist council ke II / 200 thn stlh parinibbana sang Buddha), sedang yang Bhikkhu Sujato uraiannya panjang banget, tolong donk kalimatnya yang mana yang menyebutkan 500 thn stlh parinibbana. thanks.  ;D


Yang mana? Justru yang saya dapatkan:

Quote
There is also no evidence that Mahāyāna ever referred to a separate formal school or sect of Buddhism, but rather that it existed as a certain set of ideals, and later doctrines, for bodhisattvas.[13] Paul Williams has also noted that the Mahāyāna never had nor ever attempted to have a separate Vinaya or ordination lineage from the early schools of Buddhism, and therefore each bhikṣu or bhikṣuṇī adhering to the Mahāyāna formally belonged to an early school. Membership in these nikāyas, or monastic sects, continues today with the Dharmaguptaka nikāya in East Asia, and the Mūlasarvāstivāda nikāya in Tibetan Buddhism. Therefore Mahāyāna was never a separate rival sect of the early schools.[14] Paul Harrison clarifies that while Mahāyānists belonged to a nikāya, not all members of a nikāya were Mahāyānists.

Dari Bhikkhu Sujato:

Quote
Sayangnya bagi posisi konservatif, hampir tidak ada dari klaim-klaim ini adalah benar. Mahāyāna tidak diturunkan dalam cara yang langsung atau sederhana mana pun dari Mahāsaṅghika, tetapi alih-alih muncul sebagai suatu pergerakan yang berbasis-luas yang diambil dari ajaran-ajaran banyak aliran awal, termasuk tetapi tidak terbatas pada Mahāsaṅghika. Klaim Dīpavaṁsa bahwa Mahāsaṅghika adalah Vajjiputtaka dari Konsili Kedua tidak dapat dipertahankan: ini tidak didukung di mana pun juga, dan secara krusial ini bertentangan dengan teks-teks Mahāsaṅghika sendiri. Lebih jauh lagi, tidak ada bukti bahwa kelalaian dalam Vinaya adalah suatu ciri khas Mahāyāna India; banyak teks-teks Mahāyāna sangat menekankan Vinaya, dan laporan-laporan dari para peziarah Cina menunjukkan bagaimana berbagai aliran semuanya mempertahankan standar Vinaya yang bersesuaian.

http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,23774.30.html

Yang 500 tahun saya simpulkan dari catatan sejarah tentang kemunculan sutra Mahayana. Menurut Wiki:

Quote
Some scholars[who?] have traditionally considered the earliest Mahāyāna sūtras to include the very first versions of the Prajñāpāramitā series, along with texts concerning Akṣobhya Buddha, which were probably written down in the 1st century BCE in the south of India.

Secara samar2 juga disebutkan di http://www.w****a.com/forum/topik-umum/4867-agama-buddha-dan-posisi-wanita.html, tetapi sumber persisnya saya belum ketemu ;D

Spoiler: ShowHide
w****a diganti menjadi wihara
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah
« Reply #21 on: 24 May 2013, 09:32:26 PM »
Kayaknya di buku Paul Williams "Mahayana Buddhism, The Doctrinal Foundation" (maaf gak ada link-nya, tapi saya ada PDF nya entah dulu download dari mana)
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline Shasika

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.152
  • Reputasi: 101
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah
« Reply #22 on: 24 May 2013, 10:08:30 PM »
Yang mana? Justru yang saya dapatkan:
Quote
There is also no evidence that Mahāyāna ever referred to a separate formal school or sect of Buddhism, but rather that it existed as a certain set of ideals, and later doctrines, for bodhisattvas.[13] Paul Williams has also noted that the Mahāyāna never had nor ever attempted to have a separate Vinaya or ordination lineage from the early schools of Buddhism, and therefore each bhikṣu or bhikṣuṇī adhering to the Mahāyāna formally belonged to an early school. Membership in these nikāyas, or monastic sects, continues today with the Dharmaguptaka nikāya in East Asia, and the Mūlasarvāstivāda nikāya in Tibetan Buddhism. Therefore Mahāyāna was never a separate rival sect of the early schools.[14] Paul Harrison clarifies that while Mahāyānists belonged to a nikāya, not all members of a nikāya were Mahāyānists.

Dari Bhikkhu Sujato:
Quote
Sayangnya bagi posisi konservatif, hampir tidak ada dari klaim-klaim ini adalah benar. Mahāyāna tidak diturunkan dalam cara yang langsung atau sederhana mana pun dari Mahāsaṅghika, tetapi alih-alih muncul sebagai suatu pergerakan yang berbasis-luas yang diambil dari ajaran-ajaran banyak aliran awal, termasuk tetapi tidak terbatas pada Mahāsaṅghika. Klaim Dīpavaṁsa bahwa Mahāsaṅghika adalah Vajjiputtaka dari Konsili Kedua tidak dapat dipertahankan: ini tidak didukung di mana pun juga, dan secara krusial ini bertentangan dengan teks-teks Mahāsaṅghika sendiri. Lebih jauh lagi, tidak ada bukti bahwa kelalaian dalam Vinaya adalah suatu ciri khas Mahāyāna India; banyak teks-teks Mahāyāna sangat menekankan Vinaya, dan laporan-laporan dari para peziarah Cina menunjukkan bagaimana berbagai aliran semuanya mempertahankan standar Vinaya yang bersesuaian.

http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,23774.30.html

Yang 500 tahun saya simpulkan dari catatan sejarah tentang kemunculan sutra Mahayana. Menurut Wiki:

Secara samar2 juga disebutkan di http://www.w****a.com/forum/topik-umum/4867-agama-buddha-dan-posisi-wanita.html, tetapi sumber persisnya saya belum ketemu ;D

Spoiler: ShowHide
w****a diganti menjadi wihara


Thanks bro Ariyakumara, ini sangat membantu saya, karena selama ini pemahaman sy Mahayana telah dimulai sejak Buddhist Council II, apalagi rehearsal Tipitaka secara komplit tidak dilakukan oleh kaum Arahat (mana mgk kaum perumah tangga rehearsal Tipitaka secara komplit ?), jadi saya tetap memegang keterangan yang saya pernah dapatkan di bangku kuliah, apalagi waktu itu disebutkan bahwa dlm Buddhist Council II telah mulai dicanangkan nya Bodhisattahood, Buddhahood, yangmana sang Buddha tidak mengajarkan hal tsb, sehingga penyimpangan awal ini memang udah dimulai sejak Konsili ke II, sejak dicanangkan nya ajaran Bodhisattahood (dimana kita semua tahu Bodhisatta bukan orang yang mencapai KESUCIAN, hanya ARAHAT saja yang telah mencapai tingkat tertinggi bukan Bodhisatta)
I'm an ordinary human only

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah
« Reply #23 on: 24 May 2013, 10:21:17 PM »

Thanks bro Ariyakumara, ini sangat membantu saya, karena selama ini pemahaman sy Mahayana telah dimulai sejak Buddhist Council II, apalagi rehearsal Tipitaka secara komplit tidak dilakukan oleh kaum Arahat (mana mgk kaum perumah tangga rehearsal Tipitaka secara komplit ?), jadi saya tetap memegang keterangan yang saya pernah dapatkan di bangku kuliah, apalagi waktu itu disebutkan bahwa dlm Buddhist Council II telah mulai dicanangkan nya Bodhisattahood, Buddhahood, yangmana sang Buddha tidak mengajarkan hal tsb, sehingga penyimpangan awal ini memang udah dimulai sejak Konsili ke II, sejak dicanangkan nya ajaran Bodhisattahood (dimana kita semua tahu Bodhisatta bukan orang yang mencapai KESUCIAN, hanya ARAHAT saja yang telah mencapai tingkat tertinggi bukan Bodhisatta)

Kalo ada waktu baca buku Sects and Sectarianism itu dulu, sis, karena banyak memberikan pandangan baru tentang sejarah kemunculan aliran-aliran Buddhisme awal.... :)

Kalo kita baca kisah di Culavagga tentang konsili II, di sana jelas bahwa Konsili II itu dilaksanakan karena sekelompok bhikkhu Vajji yang menerapkan 10 poin yang dianggap melanggar Vinaya oleh para bhikkhu senior. Tetapi menurut para bhikkhu Vajji, mereka hanya mengubah beberapa aturan minor yg tidak penting spt yg diamanatkan Sang Buddha sesaat sebelum wafat. Maka diadakanlah Konsili II untuk memutuskan hal ini dan para bhikkhu Vajji dinyatakan melanggar oleh para bhikkhu senior yang hadir. Belum ada perpecahan aliran di sini, hanya perbedaan penerapan Vinaya.

Nah, komentar Vinaya (Samantapasadika) menyebutkan setelah Konsili II para bhikkhu Vajji bereformasi membentuk Mahasanghika. Tetapi ini versi Theravadin, sedangkan versi Sarvastivada kisah asal mula Mahasanghika agak berbeda. Pernah saya bahas di Asal Mula Aliran Mahasangika Menurut Teks Sarvastivada. Tak hanya itu, Bhikkhu Sujato juga meneliti dari teks Mahasanghika itu sendiri. Jadi kita tidak hanya mengambil satu versi kisah saja, tetapi membandingkan semua kisah untuk mendapatkan gambaran yang sebenarnya.... ;D
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline Shasika

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.152
  • Reputasi: 101
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah
« Reply #24 on: 14 August 2013, 05:53:20 PM »
Kalo ada waktu baca buku Sects and Sectarianism itu dulu, sis, karena banyak memberikan pandangan baru tentang sejarah kemunculan aliran-aliran Buddhisme awal.... :)

Kalo kita baca kisah di Culavagga tentang konsili II, di sana jelas bahwa Konsili II itu dilaksanakan karena sekelompok bhikkhu Vajji yang menerapkan 10 poin yang dianggap melanggar Vinaya oleh para bhikkhu senior. Tetapi menurut para bhikkhu Vajji, mereka hanya mengubah beberapa aturan minor yg tidak penting spt yg diamanatkan Sang Buddha sesaat sebelum wafat. Maka diadakanlah Konsili II untuk memutuskan hal ini dan para bhikkhu Vajji dinyatakan melanggar oleh para bhikkhu senior yang hadir. Belum ada perpecahan aliran di sini, hanya perbedaan penerapan Vinaya.

Nah, komentar Vinaya (Samantapasadika) menyebutkan setelah Konsili II para bhikkhu Vajji bereformasi membentuk Mahasanghika. Tetapi ini versi Theravadin, sedangkan versi Sarvastivada kisah asal mula Mahasanghika agak berbeda. Pernah saya bahas di Asal Mula Aliran Mahasangika Menurut Teks Sarvastivada. Tak hanya itu, Bhikkhu Sujato juga meneliti dari teks Mahasanghika itu sendiri. Jadi kita tidak hanya mengambil satu versi kisah saja, tetapi membandingkan semua kisah untuk mendapatkan gambaran yang sebenarnya.... ;D
Sory terlewat, baru baca hari ini, wah panjang banget bro yg "Asal Mula Aliran Mahasangika Menurut Teks Sarvastivada" pelan2 deh sy bacanya ya.... ;D #pannenek2bisanyapelan2#
I'm an ordinary human only

Offline xenocross

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.185
  • Reputasi: 61
  • Gender: Male
Re: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah
« Reply #25 on: 16 August 2013, 11:59:58 AM »
Film dokumenter kisah sebenarnya dari perjalanan xuán zàng dàshī menjelajah ke barat/India dalam rangka memperdalam buddhisme di Universitas Nalanda dan mendapatkan sutra2.https://www.youtube.com/watch?v=7pbmbvWSaA0[youtube]7pbmbvWSaA0[/youtube]
Satu saat dari pikiran yang dikuasai amarah membakar kebaikan yang telah dikumpulkan selama berkalpa-kalpa.
~ Mahavairocana Sutra

Offline Hanni_Tan

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 38
  • Reputasi: 2
  • Everything dependently arising
Re: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah
« Reply #26 on: 20 January 2018, 09:42:00 PM »
Kalo kerajaan kapilavastu runtuh tahun berapa ya?

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Xuan Zang, Bhikshu Tang San Zang Asli dalam Sejarah
« Reply #27 on: 20 January 2018, 10:24:49 PM »
Kalo kerajaan kapilavastu runtuh tahun berapa ya?

Waktu Sang Buddha masih hidup, Kapilavatthu diserang oleh Raja Vidudhabba dari Kosala (yang mengambil alih tahta kerajaan Kosala dari ayahnya Pasenadi Kosala). Dikisahkan bahwa seluruh penduduk Sakya dibantai habis, kecuali Raja Mahanamma (sepupu Siddhattha yang jauh lebih tua dan diangkat menjadi raja setelah Suddhodana meninggal, yang juga adalah kakek Vidudhabba sendiri). Sejak saat itu Kapilavatthu dikuasai langsung oleh kerajaan Kosala (sebelumnya masih kerajaan kecil yang merupakan negara bagian Kosala) dan tamatlah riwayatnya
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa