Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: [INFO] Tangkal Flu Tanpa Antibiotik  (Read 6523 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline pendekar kuning

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 250
  • Reputasi: 16
  • Gender: Male
[INFO] Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« on: 25 December 2008, 04:14:47 PM »
DINGINNYA udara di musim penghujan membuat tubuh mudah terkena flu dan batuk. Kurangi aktivitas dan hati-hati memilih obat flu. Jangan sampai kuman di tubuh malah jadi kebal obat.

Meski tidak setiap hari, udara masih sering lembab. Keadaan ini akan mempengaruhi tubuh kita. Sebaiknya kita tetap hati-hati dan menjaga stamina supaya tidak mudah terkena penyakit musiman. Kalau tenggorokan mulai sakit, gatal sehingga batuk berkali-kali, juga bersin-bersin, berarti penyakit musiman itu mulai mampir di tubuh kita. Trio gejala ini menjadi petunjuk kalau flu dan pilek sedang menyerang.

Batuk yang menyertai flu sebetulnya merupakan cara tubuh mempertahankan diri dari adanya alergen atau barang asing yang masuk ke tubuh. Dalam hal ini, alergen yang berupa virus itu bersarang di saluran napas. Tubuh lalu merespon dengan mengeluarkan lendir. Tak heran, di saat flu ada cairan yang keluar dari hidung.

Selain trio gejala tersebut, serangan flu atau influenza juga ditandai adanya demam mendadak dengan suhu tubuh antara 38 sampai 40 derajat Celsius, disertai sakit kepala, nyeri otot, dan badan terasa lemah. Bahkan, kadang-kadang disertai rasa mual, ingin muntah, dan diare.
Keadaan ini membuat si sakit akan menderita dan tak ingin beranjak dari tempat tidur.

Selalu Bermutasi
Flu sangat mudah menyebar. Virus penyebabnya senang sekali berkeliaran ke segala arah, lewat cairan yang dikeluarkan penderita saat batuk dan bersin. Penyakit yang menyerang saluran pernapasan atas ini biasanya berlangsung selama 3-5 hari. Namun, bisa lebih lama bila Anda tidak menjaga kondisi badan.

Menurut Prof. Dr. Iwan Darmansjah, Sp.Fk., farmakolog dari FKUI, flu dan pilek sebenarnya hanya perlu pengobatan sederhana. Si sakit harus banyak istirahat, dan tak boleh banyak bicara. Olahraga sebaiknya dihentikan dulu.

Obat diperlukan sejauh untuk mengurangi pilek, batuk, panas, serta gejala lain yang berupa nyeri otot. Obat flu perlu mengandung campuran obat demam (parasetamol, ibuprofen), komponen pilek (efedrin, pseudo-efedrin, atau fenilpropanolamin) untuk mengeringkan hidung, dan komponen obat batuk (dekstrometorfan atau noskapin).

Flu bisa dicegah dengan vaksinasi. Namun, tidak selamanya vaksinasi mampu menghadang virus flu. Ini karena virus flu selalu bermutasi, membentuk versi baru yang lain dari generasi sebelumnya.

Vaksinasi pada dasarnya hanya membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Biasanya vaksinasi sangat dibutuhkan untuk mereka yang berusia di atas 65 tahun, penderita asma, jantung atau penyakit ginjal, juga yang menderita flu sangat berat.

Vaksinasi juga sering dibutuhkan bila kita sedang berada di tempat lain, yang iklimnya berbeda sama sekali dengan wilayah tempat tinggal kita. Misalnya, mereka yang naik haji butuh sekali suntikan vaksin flu.

Tak Perlu Antibiotik
Prof. Iwan menegaskan, flu atau pilek tidak perlu diobati dengan antibiotik. Virus flu tidak mempan antibiotik. Bila ada komplikasi infeksi dengan kuman saja, antibiotik dibutuhkan. Ini pun jarang sekali terjadi. Hanya 5 persen dari semua kasus flu yang pernah ada.
Kalau kita terbiasa minum antibiotik, bahayanya kuman di tubuh menjadi kebal terhadap antibiotik. Akibatnya, dosis yang nanti kita gunakan akan semakin besar. Efek terjelek adalah datangnya kematian bila dosisnya sudah terlalu tinggi.

Oleh karena itu, bila kita mendapat obat dari dokter sebaiknya menanyakan jenisnya dan untuk apa. Maksudnya supaya tahu apa yang kita makan. Hal semacam itu bisa kita tanyakan kepada apoteker saat mengambil obat.

Bila Anda hanya pilek, pilihlah obat bebas yang mengandung komponen pilek saja. Obat pilek hanya perlu mengandung salah satu, efedrin, pseudoefedrin, atau fenilpropanolamin saja. Dari ketiganya, efedrin dosis kecil (8-10 mg) paling baik, fenilpropanolamin paling jelek.

Bila ingin mencampur dengan komponen antihistamin (antialergi), bisa menggunakan CTM, yang cukup efektif dan murah. Tambahan lain misalnya vitamin atau obat pengencer dahak tidak mutlak dibutuhkan tubuh. Tergantung dari kondisi masing-masing individu.

Yang penting, dengan atau tanpa antibiotik flu akan sembuh dalam beberapa hari hingga seminggu. Bila ternyata tidak reda, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Yang perlu ditentukan, apakah demam yang diderita tidak disebabkan oleh penyakit lain, atau apakah obatnya perlu diubah.

Jangan Berselimut Tebal
Bila flu datang, tetap saja tenang. Lakukan beberapa hal berikut supaya kondisi Anda kian membaik.
- Minumlah air sebanyak mungkin karena Anda akan kehilangan banyak cairan selama demam berlangsung. Tindakan ini juga bisa membantu menurunkan suhu tubuh yang meninggi.
- Banyak istirahat. Berbaringlah di tempat tidur dan jangan melakukan aktivitas apa pun, supaya kondisi tidak memburuk.
- Berhentilah merokok dan minum alkohol.
- Minum obat golongan paracetamol atau aspirin untuk mengurangi demam dan nyeri otot. Obat golongan ibuprofen juga bisa diasup untuk menghindari peradangan. Ingat, aspirin tidak diperkenankan diasup oleh anak-anak di bawah usia 16 tahun.
- Hindari kebiasaan menutup tubuh dengan selimut tebal saat demam. Ini bisa mengakibatkan udara tubuh yang panas tidak bisa menguap, sehingga suhu tubuh malah akan naik tinggi. Rasa dingin yang dirasakan akibat panas sedang naik mendadak.
- Lakukan kompres tidak hanya di kepala karena kontak permukaan kulit terlalu sempit. Langkah terbaik adalah menyeka seluruh tubuh dengan kain basah terus-menerus selama 5-7 menit. Menguapnya air dari kulit membuat suhu tubuh akan menurun. Biasanya dalam waktu 5-7 menit suhu sudah turun. Sebaiknya tidak menggunakan alkohol untuk kompres karena akan diserap kulit.
- Di malam hari, cobalah tidur dengan kepala dinaikkan sekitar 8 inci atau 15 cm. Langkah ini mencegah lendir masuk ke bagian bawah tenggorokan, sehingga dapat mencegah terjadinya batuk.
- Bila dalam seminggu kondisi tidak juga mereda, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.

Biar Virus Tidak Ngendon
Virus flu sangat mudah menular lewat batuk, bersin-bersin, dan cairan yang dibatukkan yang mengenai anggota badan orang lain. Supaya virus ini tidak menyebar dan tidak awet ngendon di tubuh, lakukan kiat ini.
- Tutup mulut dan hidung dengan sapu tangan atau tisu saat batuk atau bersin.
- Jika tak ada tisu atau sapu tangan, gunakan lengan baju bagian atas untuk menutupinya dan bukan dengan tangan.
- Buang tisu setelah menggunakannya. Jangan digunakan berkali-kali. Demikian juga dengan sapu tangan. Gantilah sesering mungkin.
- Setelah bersin, cuci tangan dengan sabun dan air atau alkohol, atau pembersih tangan yang sudah banyak beredar di pasaran.
- Jika perlu, gunakan masker supaya virus tidak menular ke orang lain.

« Last Edit: 14 January 2009, 06:05:25 PM by Forte »

Offline Sumedho

  • Kebetulan
  • Administrator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 12.387
  • Reputasi: 423
  • Gender: Male
  • not self
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #1 on: 25 December 2008, 11:04:41 PM »
harusnya bukan tangkal tapi tangulangi yah. kan udah kena. kalau tangkal artinya pencegahan.

btw aye sih selama flu tidak makan obat apapun sampe sembuh sendiri. biar demam jg :)
There is no place like 127.0.0.1

Offline calon_arahat

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 392
  • Reputasi: 26
  • Gender: Female
  • On the journey of life..
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #2 on: 25 December 2008, 11:26:28 PM »
emang sih..
krn flu disebabkan oleh virus, obatnya ya tidur, banyak istirahat, ntar daya tahan tubuh yg akan melawan penyakit itu dan akhirnya sembuh deh
tapi kalo gw yg kena flu biasanya agak lama sembuhnya, ga byk kesempatan buat istirahat, T_T
The health of my patients will be my first consideration..

Offline g.citra

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.372
  • Reputasi: 31
  • Gender: Male
  • Hidup adalah Belajar, Belajar adalah Hidup
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #3 on: 25 December 2008, 11:34:53 PM »
Saya kalo lagi pilek biasanya minum vit C...

Lumayan efektif-lah... buat jaga stamina...  :)

Offline Sumedho

  • Kebetulan
  • Administrator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 12.387
  • Reputasi: 423
  • Gender: Male
  • not self
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #4 on: 25 December 2008, 11:39:33 PM »
menurut riset sih vit c itu tidka mempercepat penyembuhan flu, hanya mencegah.

tapi ada pandangn lain dari sudut "pro" vit c yg menyatakan bisa menyembukan dengan mega dosage vit c sampai bowel tolerance level. tapi yah aye dah pernah experiment sendiri sampai 20.000 - 25.000 vit c, belum kena titik bowel tolerance level jg tuh.
There is no place like 127.0.0.1

Offline g.citra

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.372
  • Reputasi: 31
  • Gender: Male
  • Hidup adalah Belajar, Belajar adalah Hidup
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #5 on: 25 December 2008, 11:42:48 PM »
wah berarti gak cocok kali... :)

Offline Sumedho

  • Kebetulan
  • Administrator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 12.387
  • Reputasi: 423
  • Gender: Male
  • not self
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #6 on: 25 December 2008, 11:46:57 PM »
mungkin kali yah. tapi efek psikologi biasanya lebih dominan.

mesti double blind test dahulu.
There is no place like 127.0.0.1

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #7 on: 26 December 2008, 06:17:45 AM »
harusnya bukan tangkal tapi tangulangi yah. kan udah kena. kalau tangkal artinya pencegahan.

btw aye sih selama flu tidak makan obat apapun sampe sembuh sendiri. biar demam jg :)
kalau demam seh.. kalau udah kelewat tinggi.. biasanya dihajar pake antipiretik.. :P
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline g.citra

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.372
  • Reputasi: 31
  • Gender: Male
  • Hidup adalah Belajar, Belajar adalah Hidup
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #8 on: 26 December 2008, 08:05:16 PM »
harusnya bukan tangkal tapi tangulangi yah. kan udah kena. kalau tangkal artinya pencegahan.

btw aye sih selama flu tidak makan obat apapun sampe sembuh sendiri. biar demam jg :)
kalau demam seh.. kalau udah kelewat tinggi.. biasanya dihajar pake antipiretik.. :P


Contoh beberapa obat yg mengandung anti piretik dong... Efek samping nya ada gak? trims

Offline calon_arahat

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 392
  • Reputasi: 26
  • Gender: Female
  • On the journey of life..
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #9 on: 26 December 2008, 11:14:15 PM »
Quote from: Sumedho
menurut riset sih vit c itu tidka mempercepat penyembuhan flu, hanya mencegah.

tapi ada pandangn lain dari sudut "pro" vit c yg menyatakan bisa menyembukan dengan mega dosage vit c sampai bowel tolerance level. tapi yah aye dah pernah experiment sendiri sampai 20.000 - 25.000 vit c, belum kena titik bowel tolerance level jg tuh.
vitamin C bisa berguna untuk flu krn mekanisme anti histaminnya yg membuat orang merasa lebih enak/sehat (feeling)
« Last Edit: 26 December 2008, 11:17:53 PM by calon_arahat »
The health of my patients will be my first consideration..

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #10 on: 26 December 2008, 11:24:31 PM »
harusnya bukan tangkal tapi tangulangi yah. kan udah kena. kalau tangkal artinya pencegahan.

btw aye sih selama flu tidak makan obat apapun sampe sembuh sendiri. biar demam jg :)
kalau demam seh.. kalau udah kelewat tinggi.. biasanya dihajar pake antipiretik.. :P


Contoh beberapa obat yg mengandung anti piretik dong... Efek samping nya ada gak? trims
antipiretik itu penurun panas, contohnya ya dari paracetamol , asetosal. patennya seperti paramex, bodrex, dll.
Tapi penggunaan dalam jangka waktu panjang tidak disarankan, karena dapat menyebabkan kerusakan hati.
Kalau asetosal karena sifatnya asam, makanya dapat mengiritasi lambung.

Mekanisme kerusakan hati akibat paracetamol pernah saya jelaskan di thread lain.. intinya kaitannya dengan glutation yang kurang, sehingga radikal paracetamol mulai menyerang sel hati menyebabkan nekrosis hati

« Last Edit: 26 December 2008, 11:27:15 PM by Forte »
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline calon_arahat

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 392
  • Reputasi: 26
  • Gender: Female
  • On the journey of life..
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #11 on: 26 December 2008, 11:33:08 PM »
Quote from: g.citra
Quote from: Forte on Today at 06:17:45 AM
Quote from: Sumedho on Yesterday at 11:04:41 PM
harusnya bukan tangkal tapi tangulangi yah. kan udah kena. kalau tangkal artinya pencegahan.

btw aye sih selama flu tidak makan obat apapun sampe sembuh sendiri. biar demam jg Smiley
kalau demam seh.. kalau udah kelewat tinggi.. biasanya dihajar pake antipiretik.. Tongue


Contoh beberapa obat yg mengandung anti piretik dong... Efek samping nya ada gak? trims
Obat yg punya efek anti piretik biasanya pake NSAID (Non Steroid Anti Inflammatory Drug) krn biasanya NSAID pny 3 effect sekaligus, yaitu:
1. Anti inflamasi
2. Analgesik (ringan-sedang)
3. Antipiretik
Macam NSAID sangat banyak (kalo dijelaskan satu per satu sangat panjang, oleh krn itu hny dijelaskan yg umum digunakan saja)
Cth yg penggunaannya plg luas: Paracetamol/Acetaminophen (Panadol), Acetylsalycylic acid (Aspirin)
yg jelas kalo digunakan dalam jangka panjang akan toxic, oleh krn itu NSAID hny digunakan saat demam, bila sudah tidak demam penggunaan harus dihentikan
Efek Samping Paracetamol: anemia hemolitik, necrosis hati, nefropati
Bersifat hepatotoxic (toxic buat hepar), lebih toxic lagi pada yg mengkonsumsi obat anti konvulsi, barbiturate, alcohol
Tapi efek hepatotoxic itu bisa dikurangi dengan mengkonsumsi vit A bersama Paracetamol
Aspirin bisa mengiritasi sal pencernaan, oleh karena itu penderita yg ada gangguan sal pencernaan lebih disarankan mengkonsumsi Paracetamol
Selain itu, efek samping Aspirin lebih banyak jika dibandingkan dengan Paracetamol
Aspirin bisa menyebabkan masa perdarahan memanjang, sehingga digunakan aspirin dosis kecil untuk profilaxis trombus coroner dan cerebral, biasanya diberi pada pasien yg pernah stroke untuk menghindari terbentuknya thrombus. Aspirin mrpkn satu2nya NSAID yg bisa digunakan untuk keperluan ini.
The health of my patients will be my first consideration..

Offline Reenzia

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.199
  • Reputasi: 50
  • Gender: Female
  • The Wisdom ~
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #12 on: 26 December 2008, 11:36:12 PM »
aduh gk ngerti deh bahasa dokter, yg pasti kalo rajin makan sayur n vit c [asal vit c nya gk berlebihan]
bisa mencegah flu [jarang kena flu nih walaupun keujanan] ;D

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #13 on: 26 December 2008, 11:48:56 PM »
Quote from: g.citra
Quote from: Forte on Today at 06:17:45 AM
Quote from: Sumedho on Yesterday at 11:04:41 PM
harusnya bukan tangkal tapi tangulangi yah. kan udah kena. kalau tangkal artinya pencegahan.

btw aye sih selama flu tidak makan obat apapun sampe sembuh sendiri. biar demam jg Smiley
kalau demam seh.. kalau udah kelewat tinggi.. biasanya dihajar pake antipiretik.. Tongue


Contoh beberapa obat yg mengandung anti piretik dong... Efek samping nya ada gak? trims
Obat yg punya efek anti piretik biasanya pake NSAID (Non Steroid Anti Inflammatory Drug) krn biasanya NSAID pny 3 effect sekaligus, yaitu:
1. Anti inflamasi
2. Analgesik (ringan-sedang)
3. Antipiretik
Macam NSAID sangat banyak (kalo dijelaskan satu per satu sangat panjang, oleh krn itu hny dijelaskan yg umum digunakan saja)
Cth yg penggunaannya plg luas: Paracetamol/Acetaminophen (Panadol), Acetylsalycylic acid (Aspirin)
yg jelas kalo digunakan dalam jangka panjang akan toxic, oleh krn itu NSAID hny digunakan saat demam, bila sudah tidak demam penggunaan harus dihentikan
Efek Samping Paracetamol: anemia hemolitik, necrosis hati, nefropati
Bersifat hepatotoxic (toxic buat hepar), lebih toxic lagi pada yg mengkonsumsi obat anti konvulsi, barbiturate, alcohol
Tapi efek hepatotoxic itu bisa dikurangi dengan mengkonsumsi vit A bersama Paracetamol
Aspirin bisa mengiritasi sal pencernaan, oleh karena itu penderita yg ada gangguan sal pencernaan lebih disarankan mengkonsumsi Paracetamol
Selain itu, efek samping Aspirin lebih banyak jika dibandingkan dengan Paracetamol
Aspirin bisa menyebabkan masa perdarahan memanjang, sehingga digunakan aspirin dosis kecil untuk profilaxis trombus coroner dan cerebral, biasanya diberi pada pasien yg pernah stroke untuk menghindari terbentuknya thrombus. Aspirin mrpkn satu2nya NSAID yg bisa digunakan untuk keperluan ini.

calon_arahat :hammer:
Jangan pake bahasa Goodman Gillman / Katzung di sini :))

Hepar = hati


Intinya begini
Penggunaan obat penurun demam itu hanya pada saat demam saja.
Penggunaan obat penurun demam ini idealnya sesudah makan (post coenam) mengingat sifat asamnya yang dapat mengiritasi lambung.

Dan sebagai tambahan, efek anti inflamasi (anti-radang) yang paling lemah adalah paracetamol.
Khusus asetosal, dapat digunakan untuk mencegah pembentukan thrombus dengan dosis 80 mg, dengan nama obat paten : Aspilet.



Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline calon_arahat

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 392
  • Reputasi: 26
  • Gender: Female
  • On the journey of life..
Re: Tangkal Flu Tanpa Antibiotik
« Reply #14 on: 27 December 2008, 12:07:15 AM »
iya2.. sorry2...
sudah kebiasaan pake bahasa seperti itu.. udah jadi bahasa sehari2 (sehari2 diucapkan, sehari2 didengar), wajar kalo kadang di sini juga keluar bahasa seperti itu..
ya kalo ada yg ga ngerti ditanya aja^^
The health of my patients will be my first consideration..