Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Etika Diskusi  (Read 47316 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Etika Diskusi
« Reply #75 on: 16 February 2010, 05:18:09 PM »
Ya itu pendapat anda juga silakan saja. Paling tidak ada informasi berimbang agar member bisa menimbang suatu pertimbangan apa2 saja yg terjadi dan implikasinya. Seperti hukum dan apa2 celah2 hukumnya.  _/\_

:)

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Etika Diskusi
« Reply #76 on: 16 February 2010, 05:18:49 PM »
Mencela dan menyindir masuk dalam ranah apa dalam aspek kamma?
akusala kamma atau kusala kamma? jika terjawab, maka saya rasa masalahnya bisa clear.


 thanks

Lagi-lagi akusala ataupun kamma buruk dijadikan fatalis.

Offline bond

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.666
  • Reputasi: 189
  • Buddhang Saranam Gacchami...
Re: Etika Diskusi
« Reply #77 on: 16 February 2010, 05:41:54 PM »
ASTAGA!!!  :))
Natthi me saranam annam, Buddho me saranam varam, Etena saccavajjena, Sotthi te hotu sabbada

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Etika Diskusi
« Reply #78 on: 16 February 2010, 05:46:09 PM »
Lagi-lagi akusala ataupun kamma buruk dijadikan fatalis.

Mungkin bukan maksudnya bro chingik menjadikan semacam "fatalisme", tetapi mencoba menentukan patokan etis atau tidaknya berdasarkan kamma baik/buruk. Hal ini memang susah dilakukan karena bisa saja diskusi itu etis, namun didasari niat yang tidak baik.


Offline chingik

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 924
  • Reputasi: 44
Re: Etika Diskusi
« Reply #79 on: 16 February 2010, 05:55:38 PM »
 [at] ryu
Kejahatan seseorang diungkapkan bukan dengan cara mencelanya, tetapi memberi tahunya.
Contoh mencela: "hai engkau penjahat kotor yg telah mencuri sepeda teman ku"
Contoh memberitahu, "hai sdr.xx, mencuri adalah perbuatan yang tercela"  

 
 [at] Kainyn
Salah satu pembelajaran dhamma adalah mengembangkan kusala kamma dan mengurangi akusala kamma.
Ini bukan sikap fatalis.


Oke, karena ini adalah topik warning utk bro.Truth, dan agar tidak melebar ke mana-mana, maka thread ini akan ditutup, dan diharapkan rekan2 dapat mentaati aturan yang berlaku.
Bagi yg ingin melanjutkan silakan bukan thread baru.
Dengan adanya aturan ini, maka Moderator berhak memberi warning, menghapus , meremove posting-postingnya yang tentu akan diberitahu lewat PM  terlebih dahulu.
Thanks
« Last Edit: 16 February 2010, 06:02:17 PM by chingik »