Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: SA 1041 (padanan AN 10.177 tentang persembahan kepada leluhur)  (Read 8670 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.353
  • Reputasi: 168
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Berikut adalah terjemahan bebas (kata per kata) Samyukta Agama (SA) kotbah 1041 yang merupakan padanan Agama Sutra dari AN 10.177 tentang persembahan kepada leluhur/sanak keluarga yang telah meninggal dunia:

Saṃyuktāgama 1041
生聞
Jāṇussoṇi

如是我聞:
Demikianlah telah kudengar:

一時,佛住王舍城迦蘭陀 竹園。
Suatu ketika, Sang Buddha sedang berdiam di Rajagaha di hutan bambu Kalandaka.

時,有生聞梵志來詣佛所,與世尊 面相問訊慰勞已,退坐一面,白佛言:「瞿曇! 我有親族,極所愛念,忽然命終,我為彼故,信 心布施。云何?世尊!彼得受不?」
Pada waktu itu, Brahmana Jāṇussoṇi mendatangi Sang Buddha. Setelah bertukar salam ramah tamah dengan Sang Bhagava, ia duduk pada satu sisi dan bertanya kepada Sang Buddha: “Gotama, aku memiliki sanak keluarga yang sangat disayangi dan telah meninggal dunia. Oleh sebab itu, aku memberikan persembahan dalam upacara sraddha [untuk sanak keluarga yang telah meninggal tersebut]. Bagaimanakah, Gotama? Apakah hal ini bermanfaat atau tidak bermanfaat?”

佛告婆羅門: 「非一向得。若汝親族生地獄中者,得彼地 獄眾生食,以活其命,不得汝所信施飲食; 若生畜生、餓鬼、人中者,得彼人中飲食,不 得汝所施者。婆羅門!餓鬼趣中有一處,名 為入處餓鬼,若汝親族生彼入處餓鬼中者, 得汝施食。」
Sang Buddha berkata kepada brahmana itu: “Tidak sepenuhnya bermanfaat. Jika sanak keluargamu terlahir kembali di neraka, mempertahankan hidupnya dengan memakan makanan makhluk neraka di sana, maka ia tidak memperoleh manfaat dari persembahan makanan dan minuman yang engkau berikan dalam upacara sraddha. Jika ia terlahir kembali sebagai binatang, hantu kelaparan, dan di antara para manusia, [mempertahankan hidupnya dengan] memakan makanan makhluk tersebut, maka ia [juga] tidak memperoleh manfaat dari persembahan yang engkau berikan. Brahmana, kelahiran kembali di antara para hantu kelaparan terdapat satu alam yang disebut hantu kelaparan yang bergantung [pada persembahan sanak keluarganya]; jika sanak keluargamu terlahir di antara para hantu kelaparan yang bergantung [pada persembahan sanak keluarganya] itu, maka ia memperoleh manfaat dari persembahan makanan yang engkau berikan.”

婆羅門白佛:「若我親族不生入 處餓鬼趣中者,我信施,誰應食之?」
Brahmana itu bertanya kepada Sang Buddha: “Jika sanak keluargaku tidak terlahir kembali di antara para hantu kelaparan yang bergantung [pada persembahan sanak keluarganya], siapakah yang akan memakan persembahan sraddha yang kuberikan?”

佛告婆 羅門:「若汝所可為信施親族不生入處 餓鬼趣者,要有餘親族知識生入處餓鬼趣 中者,得食之。」
Sang Buddha berkata kepada brahmana itu: “Jika  sanak keluarga yang engkau berikan  persembahan sraddha tidak terlahir kembali sebagai hantu kelaparan yang bergantung [pada persembahan sanak keluarganya], masih terdapat sanak keluarga lainnya yang terlahir kembali di antara para hantu kelaparan yang bergantung [pada persembahan sanak keluarganya] yang akan menerima persembahan makanan tersebut.”

婆羅門白佛:「瞿曇!若我所 為信施親族不生入處餓鬼趣中,亦無更 餘親族知識生入處餓鬼趣者,此信施食,誰 當食之?」
Brahmana itu bertanya kepada Sang Buddha: “Gotama, jika sanak keluarga yang kuberikan persembahan itu tidak terlahir kembali di antara para hantu kelaparan yang bergantung [pada persembahan sanak keluarganya], dan juga tidak ada lagi sanak keluarga lainnya yang terlahir kembali sebagai hantu kelaparan yang bergantung [pada persembahan sanak keluarganya], persembahan makanan sraddha ini, siapakah yang akan memakannya?”

佛告婆羅門:「設使所為施親族知 識不生入處餓鬼趣中,復無諸餘知識生 餓鬼者,且信施而自得其福,彼施者所作 信施,而彼施者不失達嚫。」
Sang Buddha berkata kepada brahmana itu: “Bahkan jika sanak keluarga yang kuberikan persembahan itu tidak terlahir kembali di antara para hantu kelaparan yang bergantung [pada persembahan sanak keluarganya], dan juga tidak ada [sanak keluarga] lainnya yang terlahir kembali sebagai hantu kelaparan, tetapi persembahan sraddha itu akan berbuah bagi dirinya sendiri, orang yang mengadakan persembahan sraddha itu, pendana itu tidak akan kehilangan [buah dari] pemberian tersebut.”

婆羅門白佛: 「云何施者行施,施者得彼達嚫?」
Brahmana itu bertanya kepada Sang Buddha: “Mengapakah dikatakan orang yang memberikan persembahan itu, pendana itu memperoleh [buah dari] pemberian tersebut?”

佛告婆羅 門:「有人殺生行惡,手常血腥,乃至十不善業 跡……」如淳陀修多羅廣說,「而復施諸沙門、婆 羅門,乃至貧窮、乞士,悉施錢財、衣被、飲食、燈 明、諸莊嚴具。婆羅門!彼惠施主若復犯戒, 生象中者,以彼曾施沙門、婆羅門錢財、衣 被、飲食,乃至莊嚴眾具故,雖在象中,亦得 受彼施報,衣服、飲食,乃至種種莊嚴眾具。
Sang Buddha berkata kepada brahmana itu, “Terdapat seseorang yang berbuat kejahatan dengan membunuh makhluk hidup, melukai makhluk hidup dengan tangannya, ... [dan seterusnya sampai dengan sepuluh jalan perbuatan tidak bermanfaat, yang disebutkan dalam Cunda Sutta (SA 1039 = AN 10.176)] berdana kepada para pertapa, brahmana, ... [dan seterusnya sampai dengan] orang-orang miskin, para bhikkhu [dengan memberikan] semua kekayaannya, pakaian, minuman dan makanan, cahaya pelita, dan berbagai hiasan. Brahmana, karena orang yang memberikan dana tersebut telah melanggar moralitas, maka ia terlahir kembali di antara para gajah, [tetapi] karena telah berdana kepada para pertapa dan brahmana [dengan memberikan] kekayaan, pakaian, minuman dan makanan, ... [dan seterusnya sampai dengan] berbagai hiasan, bahkan [ketika terlahir kembali] di antara para gajah ia juga memperoleh buah dari pemberian tersebut [berupa] pakaian, minuman dan makanan, ... [dan seterusnya sampai dengan] berbagai hiasan.

「若 復生牛、馬、驢、騾等種種畜生趣中,以本施惠 功德,悉受其報,隨彼生處所應受用,皆悉 得之。婆羅門!若復施主持戒,不殺、不盜,乃 至正見,布施諸沙門、婆羅門乃至乞士錢財、 衣服、飲食,乃至燈明,緣斯功德,生人道中, 坐受其報,衣被、飲食,乃至燈明眾具。
“Jika ia terlahir kembali di antara para sapi, kuda, keledai, bagal, dan berbagai jenis binatang lainnya, dengan akar kebajikan dari berdana tersebut ia memperoleh buahnya sesuai dengan tempat kelahiran di mana ia mengalami akibat perbuatannya dan memperoleh semua [benda yang didanakan] itu. Brahmana, jika ia menjalankan moralitas, dengan tidak membunuh, tidak mencuri, ... [dan seterusnya sampai dengan] memiliki pandangan benar, berdana kepada para pertapa, brahmana, ... [dan seterusnya sampai dengan] para bhikkhu [dengan memberikan] kekayaan, pakaian, minuman dan makanan, ... [dan seterusnya sampai dengan] cahaya pelita, dikondisikan oleh hal ini ia terlahir kembali di antara para manusia dan menikmati kenikmatan indria dari buah [pemberian]nya [berupa] pakaian, minuman dan makanan, ... [dan seterusnya sampai dengan] cahaya pelita [dan] berbagai [hiasan].

「復次,婆 羅門!若復持戒生天上者,彼諸惠施天上受 報,財寶、衣服、飲食,乃至莊嚴眾具。婆羅門!是 名施者行施,施者受達嚫,果報不失。」
“Lebih lanjut, Brahmana, jika melalui pelaksanaan moralitas ia terlahir kembali di alam surga, karena buah perbuatan berdana tersebut ia memperoleh kenikmatan indria surgawi [berupa] kekayaan, pakaian, minuman dan makanan, ... [dan seterusnya sampai dengan] berbagai hiasan. Brahmana, ini disebut dengan melakukan praktek berdana, seorang pendana memperoleh [buah dari] persembahannya, tidak akan kehilangan buahnya.”

時,生 聞婆羅門聞佛所說,歡喜隨喜,從坐起去。
Pada waktu itu, setelah mendengar apa yang dikatakan Sang Buddha, Brahmana Jāṇussoṇi sangat bergembira. Ia bangkit dari tempat duduknya lalu pergi [meninggalkan tempat itu].
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa