Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Awam hanya bisa memahami Anatta sbg Kepercayaan/Iman belaka  (Read 44820 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline icykalimu

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 121
  • Reputasi: 4
  • Gender: Male
  • from zero to hero
Re: Awam hanya bisa memahami Anatta sbg Kepercayaan/Iman belaka
« Reply #225 on: 28 June 2011, 01:45:56 PM »
yah memang ada 2 pendapat umum, yaitu
1. no self
2. not self
yg ga disebut jgn marah

yg berpendapat no-self, akan lari ke kesimpulan sebenarnya tidak ada apa2 yg perlu dibebaskan.
namun jika tidak ada apa2 yg perlu dibebaskan dari penderitaan, tidak ada apa2 yg pada hakikatnya perlu utk melewati pantai eksistensi, tidak ada apa2 yg pada hakikatnya terlahir kembali maka utk apa menjalani kehidupan suci :)

mungkin ini terdengar seolah saya mengatakan "ada" sesuatu yg lain. namun tidak demikian. menurut saya, jika ingin terbebaskan, kita harus mengesampingkan masalah ada ataupun tidak ada dahulu... kita harus fokus kepada dukkha, yg nyata2 ada sekarang. setelah itu......................................... terserah anda

tambahan

no self / not self semua itu terserah yg menerjemahkan. memang bhs inggris itu rancu. coba lihat terjemahan tipitaka inggris. ada berbagai versi. dan kelemahannya kata palinya tdk diikutkan.

kalau terjemahan indonesia yg umum adalah tanpa aku. apa ada yg menerjemahkan tidak aku?
...

Offline abhassara

  • Teman
  • **
  • Posts: 93
  • Reputasi: -3
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Awam hanya bisa memahami Anatta sbg Kepercayaan/Iman belaka
« Reply #226 on: 31 January 2018, 11:24:17 AM »
[at] sumedho:

Para Sotapanna (pemasuk arus) sudah menghancurkan belenggu "kepercayaan akan adanya roh/jiwa yang kekal" (sakkayaditthi), namun kenapa Anattalakkhana Sutta yang berisi ajaran tentang anatta diajarkan kepada 5 bhikkhu pertama (Kondanna dkk) yang sudah mencapai kesucian Sotapanna?

Seperti yang kita ketahui Sang Buddha mengajarkan Dhammacakkappavattana Sutta di Taman Rusa Isipatana kepada 5 orang pertapa yang telah mengikuti Beliau sejak perjuangan Beliau di Hutan Uruvela untuk mencapai Pencerahan. Ajaran pertama ini berisi tentang Jalan Tengah (Jalan Mulia Berunsur Delapan) dan Empat Kesunyataan Mulia yang menyebabkan Kondanna mencapai mata Dhamma (Dhammacakkhu), yaitu mencapai kesucian Sotapanna, sedangkan keempat rekannya mencapai kesucian yang sama pada hari berikutnya. Setelah para bhikkhu pertama tersebut menjadi Sotapanna, Buddha mengajarkan Anattalakkhana Sutta yang kemudian menyebabkan mereka mencapai kesucian Arahat. Padahal kita tahu bahwa para Sotapanna telah memahami anatta dengan membasmi belenggu sakkayaditthi. Dengan demikian untuk apa Sang Buddha mengajarkan ajaran anatta lagi kepada mereka yang sudah membasmi pandangan salah tersebut? Apakah melepaskan sakkayaditthi belum tentu memahami anatta? Mohon penjelasannya. Thx
itu khotbah ke dua untuk melenyapkan keangkuhan sehubungan dengan "aku". Khotbah pertama sebatas pandangan, khotbah ke dua dari kepemilikian hingga keangkuhan "aku". khotbah ke dua, untuk melenyapkan keangkuhan an-atta itu, hingga akarnya.
Buddhisme awal = theravada, bukan sekte ekayana/buddhayana. Baca Mahavamsa dan Dipavamsa. Jangan biarkan sejarah terkubur. jangan biarkan fiksi buddhis menutup nonfiksi. tdk ada yg perlu disembunyikan. sadhu 3x
KBTI (keluarga Buddhayana Tsu chi indonesia). STI (Sangha Theravada Indonesia) #SaveSTI

Offline siapa

  • Teman
  • **
  • Posts: 69
  • Reputasi: -2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Awam hanya bisa memahami Anatta sbg Kepercayaan/Iman belaka
« Reply #227 on: 31 January 2018, 01:29:31 PM »
no self / not self semua itu terserah yg menerjemahkan. memang bhs inggris itu rancu. coba lihat terjemahan tipitaka inggris. ada berbagai versi. dan kelemahannya kata palinya tdk diikutkan.

kalau terjemahan indonesia yg umum adalah tanpa aku. apa ada yg menerjemahkan tidak aku?

Yang pasti 'bukan aku' ...