//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Tipe Pasangan Jiwa  (Read 2811 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Tipe Pasangan Jiwa
« on: 31 January 2008, 07:36:44 AM »
Pasangan Jiwa

dari buku Cosmic Orderingnya Debbie Frank


Sang Pemberi dan Sang Penerima

Sang Pemberi

Mereka, sang pemberi adalah mereka yang selalu nolongin diri sendiri. Mereka biasa datang pada saat yang tepat dan berpikir otomatis untuk melakukan sesuatu untuk orang lain. Mereka keliatannya menyenangkan orang lain... tapi stop.. bukan begitu... mereka adalah orang yang kurang memperhatikan diri sendiri...

Jadi kalo kamu :
1. selalu siap menerima telpon 2. Menghindari konflik 3. mempersilahkan org lain lebih dahulu 4. mempersilahkan org lain untuk membuat pilihan 5. berusaha melicinkan jalan orang lain 6. Siap berkompromi dengan segala sesuatu pada saat terakhir...

Curiga deh, kamu masuk golongan ini...

Masalahnya adalah : kamu terlihat terpuji, sehingga kelemahan partner kamu terlihat jelas.

Polanya : orang dengan ciri begini biasanya lahir dari keluarga yang kekurangan. Secara prikologis, merasa dibutuhkan adalah kebutuhan mereka, namun, kebutuhan diri sendiri sering tidak terpenuhi...


Sang Penerima

Seorang penerima merasa memiliki hak penuh atas dunia, dan orang lain berutang padanya. Para penerima merasa dirinya adalah pusat dari segala sesuatu dan ia tidak pernah merasakan apakah orang lain merasa lapar, bosan atau cape dan ingin melakukan hal yang lain. Sebuah perjanjian dibuat agar sesuai dengan mereka.

Ciri-cirinya : 1. Sikap mendahului orang lain 2. Selalu berbicara tentang diri sendiri 3. Tidak menghargai apa yang diberikan 4. Membuat asumsi tentang diri sendiri 5. Mempunyai harapan tinggi tentang orang lain

Penerima bisa lahir karena ia satu-satunya dalam keluarga (the only child) atau pada keluarga besar, dimana saudara2nya dengan cepat mengalah pada sang penerima karena kebiasaannya menggertak dan menciptakan pertengkaran. Sebenarnya Para Penerima sering merasa gelisah, mereka tidak mempunyai perasaan yang kuat dari keterpusatan itu, Mereka merasa hidup ketika diperhatikan, dan dengan cepat mencari perhatian Sang Pemberi...

Variasi dari sang pemberi dan penerima Pemimpin dan Pengikut

Satu orang menentukan langkah untuk setiap keputusan, dan yang lain menyerahkan dirinya untuk mengikuti, berubah manakala sang pemimpin merubah keputusannya

Orang Terikat dan Berjiwa Bebas Orang Terikat

Tipe terikat


Tipe ini memiliki kebutuhan besar untuk ketenangan, keamanan dan menyadari posisi mereka. Pembawaannya setia, dan tidak pernah teralihakan pada orang lain yg lebih menarik dari pasangannya. Mereka meliha hubungan dalam tingkatan-tingkatan menanjak dan berakhir pada pernikahan. Mereka siap menerima beban lebih. Tipe ini tahu memposisikan diri mereka bersama seseorang dengan membentuk struktur di sebuah hubungan. Polanya: Pertama, tipe ini lahir dari sebuah keluarga bersatu, sehingga ia setiap hubungan baru diharapkan bisa menyesuaikan dengan keluarga besar. Kedua, dari keluarga yang tidak utuh dan mereka bertekad mempersatukan keluarganya kembali.

Bagaimana mengenal tipe ini : 1. Selalu membicarakan suatu hubungan dalam berbagai hal positif 2. Melihat hubungan sebagai tempat sentral dalam konteks kehidupan mereka yang lebih luas 3. Menyediakan waktu utk org lain 4. Tidak takut membicarakan masa depan 5. Tidak sesuka hati membiarkan org lain penasaran

Orang berjiwa bebas Orang ini biasanya menetapkan aturan utk mereka sendiri dalam suatu hubungan. Mereka biasanya tertarik pada berbagai tipe orang, dan bukan hanya 'satu' tipe. Bagi mereka, menjalankan hubungan bersamaan pada satu waktu adalah bukan masalah, karena mereka merasa tidak dimiliki oleh siapapun. Mereka takut komitmen dan keterikatan jangka panjang. Meskipun sudah terikat, semangat kebebasan mereka masih ada (HATI-HATI DEH...)

Polanya: Mereka cenderung jadi pacar bergilir, begitu gairah meredup, mereka akan berpindah, mereka takut terperangkap dalam kebosanan. Takut akan keterikatan ini biasanya karena kesalahan di masa kecil.

Dimana keluarga yg biasanya rukun, justru salah satu org tuanya memperlakukan putra putri nya seperti raja dan ratu (kasih sayang berlebihan), sehingga mereka tidak bisa mengkhianati ayah atau ibunya. Ada juga yg datang dari keluarga yang menolak aturan baku atau mereka yang punya alasan tersendiri utk tidak mengulang pola2 yg ada dalam keluarga dan melindungi diri dengan kebebasan.

Kenalnya gimana ya..: 1. Selalu bicara tentang "saya", bukan "kita" 2. Membuat perjanjian dengan bebas, tanpa mempertimbangkan perasaan org lain 3. Mudah menghilang dan membuat kesan seakan2 mereka belum terikat, walaupun mereka sudah terikat dengan seseorang 4. Tidak mau diam, punya jiwa sosial yg tinggi, suka bertindak spontan 5. Tidak suka rutinitas

Tipe Sok Tua dan Anak Mami

Tipe Sok Tua

Tipe ini suka ngatur n ngomel tentang hal kecil dan remeh. Ia suka menonjolkan diri dan mengontrol. Mereka sering menetapkan aturan dan beranggapan paling benar. Tipe ini merasa aman jika orang lain berada di bawah kendalinya, ketidak seimbangan membuat mereka merasa lebih. Polanya : mereka biasanya adalah anak tertua dalam keluarga, mereka sering diberi tanggungjawab lebih dan menjadi dewasa diluar umur mereka. Mereka punya keinginan untuk memelihara org lain tapi beda dengan tipe pemberi, mereka melakukannya semata-mata karena kewajiban.

Ciri2nya: 1. Merasa bahagia bisa membiayai diri sendiri dan orang lain 2. Dogmatis dan kaku dengan ide2 mereka 3. Mengatur liburan, kegiatan sosial, dll 4. Memberi nasihat tanpa diminta 5. Sering mengait2kan dengan peran mereka di dunia 6. Mengambil tanggung jawab

Tipe Anak Mami

Tipe ini biasanya berasal dari keluarga yg tidak memberi dorongan untuk menjadi dewasa. Mungkin ayah atau ibunya terlalu memanjakannya. Jadi tipe ini mencari sosok ayah atau ibunya. Tipe ini membutuhkan dorongan, pemberian dan bantuan, jika perlu mereka tidak  perlu bertindak untuk dirinya sendiri.Tipe ini cenderung untuk menghindari segala sesuatu, karena mereka merasa terlalu istimewa untuk berurusan dengan urusan org dewasa. Mereka tidak pernah bisa melakukan pekerjaan yang membosankan dan berada dalam hubungan yg butuh "kerja keras".

Tipe ini cenderung menarik tipe sok tua untuk memelihara mereka

Ciri2nya : 1. Senang dibiayai 2. Tak mengetahui apa yg ingin dilakukan 3. Tampak memerlukan dukungan, bantuan, nasihat 4. Membiarkan org lain mengontrol dan mengatur mereka 5. Tak memiliki rencana masa depan, selain dipelihara orang lain.

Hubungan Dua Orang yang seimbang Hubungan ini adalah hubungan antara dua orang yg setara, tanpa melihat posisi, usia, atau pengalaman. Mereka dapat berganti peranan, dan mereka melihat kepentingan hubungan adalah yang lebih utama daripada hubungan individual. Mereka berfungsi sebagai dua fungsi dari satu kesatuan...

Nah lho... Kira-kira gimana? So, sadari diri, kenali diri, benahi diri, sebelum ketemu pasangan jiwa yang tepat...
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Tipe Pasangan Jiwa
« Reply #1 on: 31 January 2008, 07:39:30 AM »
Ayo2.. sadar2..
Masuk tipe mana ?  :P

Silakan.. :D
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline mushroom_kick

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.303
  • Reputasi: 92
Re: Tipe Pasangan Jiwa
« Reply #2 on: 01 February 2008, 04:37:47 PM »


Sang Pemberi dan Sang Penerima

Sang Pemberi

Mereka, sang pemberi adalah mereka yang selalu nolongin diri sendiri. Mereka biasa datang pada saat yang tepat dan berpikir otomatis untuk melakukan sesuatu untuk orang lain. Mereka keliatannya menyenangkan orang lain... tapi stop.. bukan begitu... mereka adalah orang yang kurang memperhatikan diri sendiri...

Jadi kalo kamu :
1. selalu siap menerima telpon 2. Menghindari konflik 3. mempersilahkan org lain lebih dahulu 4. mempersilahkan org lain untuk membuat pilihan 5. berusaha melicinkan jalan orang lain 6. Siap berkompromi dengan segala sesuatu pada saat terakhir...

Curiga deh, kamu masuk golongan ini...

Masalahnya adalah : kamu terlihat terpuji, sehingga kelemahan partner kamu terlihat jelas.

Polanya : orang dengan ciri begini biasanya lahir dari keluarga yang kekurangan. Secara prikologis, merasa dibutuhkan adalah kebutuhan mereka, namun, kebutuhan diri sendiri sering tidak terpenuhi...


Sang Penerima

Seorang penerima merasa memiliki hak penuh atas dunia, dan orang lain berutang padanya. Para penerima merasa dirinya adalah pusat dari segala sesuatu dan ia tidak pernah merasakan apakah orang lain merasa lapar, bosan atau cape dan ingin melakukan hal yang lain. Sebuah perjanjian dibuat agar sesuai dengan mereka.


Ciri-cirinya : 1. Sikap mendahului orang lain 2. Selalu berbicara tentang diri sendiri 3. Tidak menghargai apa yang diberikan 4. Membuat asumsi tentang diri sendiri
5. Mempunyai harapan tinggi tentang orang lain

Penerima bisa lahir karena ia satu-satunya dalam keluarga (the only child) atau pada keluarga besar, dimana saudara2nya dengan cepat mengalah pada sang penerima karena kebiasaannya menggertak dan menciptakan pertengkaran. Sebenarnya Para Penerima sering merasa gelisah, mereka tidak mempunyai perasaan yang kuat dari keterpusatan itu, Mereka merasa hidup ketika diperhatikan, dan dengan cepat mencari perhatian Sang Pemberi...


Variasi dari sang pemberi dan penerima Pemimpin dan Pengikut

Satu orang menentukan langkah untuk setiap keputusan, dan yang lain menyerahkan dirinya untuk mengikuti, berubah manakala sang pemimpin merubah keputusannya

Orang Terikat dan Berjiwa Bebas Orang Terikat

Tipe terikat


Tipe ini memiliki kebutuhan besar untuk ketenangan, keamanan dan menyadari posisi mereka. Pembawaannya setia, dan tidak pernah teralihakan pada orang lain yg lebih menarik dari pasangannya. Mereka meliha hubungan dalam tingkatan-tingkatan menanjak dan berakhir pada pernikahan. Mereka siap menerima beban lebih. Tipe ini tahu memposisikan diri mereka bersama seseorang dengan membentuk struktur di sebuah hubungan. Polanya: Pertama, tipe ini lahir dari sebuah keluarga bersatu, sehingga ia setiap hubungan baru diharapkan bisa menyesuaikan dengan keluarga besar. Kedua, dari keluarga yang tidak utuh dan mereka bertekad mempersatukan keluarganya kembali.

Bagaimana mengenal tipe ini : 1. Selalu membicarakan suatu hubungan dalam berbagai hal positif 2. Melihat hubungan sebagai tempat sentral dalam konteks kehidupan mereka yang lebih luas 3. Menyediakan waktu utk org lain 4. Tidak takut membicarakan masa depan 5. Tidak sesuka hati membiarkan org lain penasaran

Orang berjiwa bebas Orang ini biasanya menetapkan aturan utk mereka sendiri dalam suatu hubungan. Mereka biasanya tertarik pada berbagai tipe orang, dan bukan hanya 'satu' tipe. Bagi mereka, menjalankan hubungan bersamaan pada satu waktu adalah bukan masalah, karena mereka merasa tidak dimiliki oleh siapapun. Mereka takut komitmen dan keterikatan jangka panjang. Meskipun sudah terikat, semangat kebebasan mereka masih ada (HATI-HATI DEH...)

Polanya: Mereka cenderung jadi pacar bergilir, begitu gairah meredup, mereka akan berpindah, mereka takut terperangkap dalam kebosanan. Takut akan keterikatan ini biasanya karena kesalahan di masa kecil.

Dimana keluarga yg biasanya rukun, justru salah satu org tuanya memperlakukan putra putri nya seperti raja dan ratu (kasih sayang berlebihan), sehingga mereka tidak bisa mengkhianati ayah atau ibunya. Ada juga yg datang dari keluarga yang menolak aturan baku atau mereka yang punya alasan tersendiri utk tidak mengulang pola2 yg ada dalam keluarga dan melindungi diri dengan kebebasan.

Kenalnya gimana ya..: 1. Selalu bicara tentang "saya", bukan "kita" 2. Membuat perjanjian dengan bebas, tanpa mempertimbangkan perasaan org lain 3. Mudah menghilang dan membuat kesan seakan2 mereka belum terikat, walaupun mereka sudah terikat dengan seseorang 4. Tidak mau diam, punya jiwa sosial yg tinggi, suka bertindak spontan 5. Tidak suka rutinitas

Tipe Sok Tua dan Anak Mami

Tipe Sok Tua

Tipe ini suka ngatur n ngomel tentang hal kecil dan remeh. Ia suka menonjolkan diri dan mengontrol. Mereka sering menetapkan aturan dan beranggapan paling benar. Tipe ini merasa aman jika orang lain berada di bawah kendalinya, ketidak seimbangan membuat mereka merasa lebih. Polanya
: mereka biasanya adalah anak tertua dalam keluarga, mereka sering diberi tanggungjawab lebih dan menjadi dewasa diluar umur mereka. Mereka punya keinginan untuk memelihara org lain tapi beda dengan tipe pemberi, mereka melakukannya semata-mata karena kewajiban.

Ciri2nya: 1. Merasa bahagia bisa membiayai diri sendiri dan orang lain 2. Dogmatis dan kaku dengan ide2 mereka 3. Mengatur liburan, kegiatan sosial, dll 4. Memberi nasihat tanpa diminta 5. Sering mengait2kan dengan peran mereka di dunia 6. Mengambil tanggung jawab

Tipe Anak Mami

Tipe ini biasanya berasal dari keluarga yg tidak memberi dorongan untuk menjadi dewasa. Mungkin ayah atau ibunya terlalu memanjakannya. Jadi tipe ini mencari sosok ayah atau ibunya. Tipe ini membutuhkan dorongan, pemberian dan bantuan, jika perlu mereka tidak  perlu bertindak untuk dirinya sendiri.Tipe ini cenderung untuk menghindari segala sesuatu, karena mereka merasa terlalu istimewa untuk berurusan dengan urusan org dewasa. Mereka tidak pernah bisa melakukan pekerjaan yang membosankan dan berada dalam hubungan yg butuh "kerja keras".

Tipe ini cenderung menarik tipe sok tua untuk memelihara mereka

Ciri2nya : 1. Senang dibiayai 2. Tak mengetahui apa yg ingin dilakukan 3. Tampak memerlukan dukungan, bantuan, nasihat 4. Membiarkan org lain mengontrol dan mengatur mereka 5. Tak memiliki rencana masa depan, selain dipelihara orang lain.

Hubungan Dua Orang yang seimbang Hubungan ini adalah hubungan antara dua orang yg setara, tanpa melihat posisi, usia, atau pengalaman. Mereka dapat berganti peranan, dan mereka melihat kepentingan hubungan adalah yang lebih utama daripada hubungan individual. Mereka berfungsi sebagai dua fungsi dari satu kesatuan...
 #:-S #:-S panjang na...
 ;D ;D ;D

Segala fenomena bentuk & batin tidaklah kekal ada na.....
Semua hanyalah sementara.....

 

anything