Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Mahayana Buddhavacana: Kumpulan Ajaran Buddha dari Sutra Mahayana  (Read 3564 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.354
  • Reputasi: 169
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Berikut saya akan mempost berbagai ajaran-ajaran Mahayana umum yang diambil dari kutipan sutra-sutra Mahayana. Semoga bisa menambah pengetahuan dan pemahaman kita semua akan ajaran Mahayana dan bermanfaat bagi kita semua..

_/\_
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.354
  • Reputasi: 169
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Mahayana Buddhavacana: Kumpulan Ajaran Buddha dari Sutra Mahayana
« Reply #1 on: 25 April 2014, 08:01:31 PM »
Ajaran Umum Para Buddha

Tidak berbuat jahat,
Melakukan perbuatan-perbuatan baik,
Sucikan pikiran Anda,
Inilah ajaran para Buddha

~ Nirvana Sutra

Inilah ajaran Buddha: tidak untuk mengobarkan kebencian, tidak untuk berkelahi, tidak untuk disalahgunakan.
~ Ratnakarandakavyuha Sutra

Bagi para Buddha hanya ada satu hal untuk dilakukan: memberikan manfaat kepada semua (makhluk) di dunia, menyucikan dunia, melenyapkan kejahatan. Inilah alasan kemunculan para Buddha.
~ Prayutpa-Buddha-Sammukhavasthita-Samadhi Sutra

Para Tathagata dengan belas kasih tanpa batas bersimpati kepada (para makhluk di) ketiga alam (Triloka). Mereka muncul di dunia untuk membabarkan ajaran, untuk menyelamatkan dan memberikan manfaat kepada semua makhluk.
~ Sukhavati-vyuha Sutra

Karma dan Kelahiran Kembali

Mengapa sebagian makhluk menderita sedangkan yang lain bahagia - secara langsung dan tidak langsung - baik di dunia ini maupun di dunia-dunia yang lain? Ini adalah hasil yang sesuai dengan karma mereka.
~ Avatamsaka Sutra

Jika seseorang tidak memahami ajaran tentang karma, maka ia mengalami penderitaan dalam kelahiran kembali yang berulang-ulang selama jangka waktu yang tak terhitung.
~ Upasika-sila Sutra

Jika kamu ingin mengetahui tentang kehidupanmu yang lampau, ketahuilah bahwa kehidupan yang sedang kamu jalani sekarang adalah hasil dari kehidupanmu yang lampau. Jika kamu ingin mengetahui tentang kehidupanmu yang akan datang, ketahuilah bahwa faktor penyebabnya terletak pada apa yang telah kamu lakukan dalam kehidupan ini.
~ Sutra Sebab Akibat pada Masa Lalu dan Masa Sekarang
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.354
  • Reputasi: 169
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Mahayana Buddhavacana: Kumpulan Ajaran Buddha dari Sutra Mahayana
« Reply #2 on: 25 April 2014, 08:02:00 PM »
Akar Kejahatan

Racun dari segala racun adalah tiga jenis nafsu keinginan dalam bentuk keserakahan, kebencian, dan kebodohan batin (ketidaktahuan).
~ Nirvana Sutra

Sungai nafsu keinginan yang besar menenggelamkan semua makhluk di ketiga alam (Triloka). Seorang Bodhisattva dapat menyeberang ke pantai seberang dengan mempraktekkan Enam Paramita.
~ Nirvana Sutra

Satu saat dari pikiran yang dikuasai amarah membakar kebaikan yang telah dikumpulkan selama berkalpa-kalpa.
~ Mahavairocana Sutra

Makhluk-makhluk yang bodoh membiarkan diri mereka sendiri terikat oleh lima jenis nafsu keinginan, dengan demikian memberikan kesempatan kepada orang jahat untuk menyesatkan mereka - lahir dan batin - seperti seekor kera yang diangkat oleh seorang pemburu di bahunya.
~ Nirvana Sutra

Jika tubuh ini dipandang sebagai milikku, hasilnya adalah karma-tubuh; jika ucapan ini dipandang sebagai ucapanku, hasilnya adalah karma-ucapan; jika pikiran ini dipandang sebagai pikiranku, hasilnya adalah karma-pikiran. Jika kesekarahan menyertai, sila dilanggar, kemarahan muncul, dan kelemahan, gangguan, dan cara berpikir yang jahat yang bertentangan dengan Enam Paramita. Ini bukanlah jalan para Bodhisattva.
~ Prajnaparamita Sutra

Jika melakukan suatu perbuatan buruk, hendaklah sang pelaku menyadari kesalahannya dan memperbaharui diri agar tidak mengulanginya; kemudian keburukan tersebut harus disingkirkan setiap hari dan akhirnya ia akan mencapai pencerahan.
~ Sutra Empat Puluh Dua Bagian

Inilah hal-hal yang harus dilenyapkan oleh seorang Bodhisattva: keserakahan, kebencian, kegelapan batin, keakuan, kemalasan, suka tidur, hawa nafsu, dan keraguan. Selain itu, bagi seorang Bodhisattva ada satu hal yang harus dijaga terhadap dirinya sendiri, yaitu tidak mendorong orang lain untuk melakukan segala sesuatu yang tidak diinginkan diperbuat orang lain kepada dirinya sendiri.
~ Anakshara-granthaka-rocanagarbha Sutra

Nafsu jasmaniah menghasilkan berbagai belenggu dan malapetaka dunia dan menyebabkan penderitaan. Jikalau seseorang mempraktekkan Buddha Dharma, ia terselamatkan darinya. Nafsu jasmaniah adalah suatu kejahatan, dan orang yang terbebaskan dari penjara (nafsu) tidak memiliki keinginan untuk kembali ke sana.
~ Sutra Bodhisattva Suryaprabha
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.354
  • Reputasi: 169
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Mahayana Buddhavacana: Kumpulan Ajaran Buddha dari Sutra Mahayana
« Reply #3 on: 25 April 2014, 08:03:29 PM »
Mengendalikan Pikiran

Di antara lima alat indera, pikiran adalah tuannya. Karena itu, kamu seharusnya mengendalikan pikiranmu. Pikiran itu lebih mengerikan daripada seekor ular berbisa, binatang buas, perampok besar, ataupun api yang besar.
~ Mahaparinirvana Sutra

Lebih baik menghancurkan tulang-tulang dan jantungmu daripada melakukan kesalahan dengan mengikuti hatimu yang egois. Bukan hanya orang yang secara fisik kuat yang memiliki kekuatan, orang yang menguasai pikirannya sendiri itu lebih kuat darinya. Kalpa-kalpa tak terhitung banyaknya telah dilalui sejak Sang Buddha berjuang menaklukkan pikirannya sendiri. Beliau tak pernah menyerah, dan setelah berusaha dengan tidak mengenal lelah Beliau mencapai Kebuddhaan.
~ Nirvana Sutra

Sifat pikiran adalah murni, tetapi kejahatan adalah debu pada pikiran. Bersihkanlah debu pikiran dengan air kebijaksanaan.
~ Manjusri-pariprikkha Sutra

Kesabaran

Kesabaran adalah hal yang terbaik di dunia; ia adalah cara untuk mendapatkan kepuasan, ia menyamankan kesunyian, ia dihargai para bijaksana, ia merekatkan persahabatan, ia mengkondisikan reputasi yang baik, ia membimbing menuju tercapainya kebebasan, kekuatan, martabat, ia menerangi dunia, ia mengkondisikan tercapainya keterampilan, ia mengatasi kemurungan dan sikap bermusuhan, ia meningkatkan keindahan, ia memuluskan hubungan antar suku bangsa, ia mendatangkan akibat-akibat yang menyenangkan, ia bekerja untuk berbagai kebajikan, panjang umur, dan kehormatan. Kesabaran tidak menyakiti siapa pun dan merupakan Buddha Dharma.
~ Mahasannipata Sutra

Ketekunan

Seorang Bodhisattva harus tekun agar tidak diganggu oleh hawa nafsu, ketidaktahuan, kesombongan, kejengkelan, iri hati, permusuhan, kebencian, godaan, dan sifat tidak tahu malu. Seorang Bodhisattva harus selalu berpikir dengan cara demikian: 'Saya selalu berlatih dengan tekun karena saya tidak ingin menyebabkan penderitaan pada makhluk mana pun, karena saya ingin mengenal semua makhluk dan mengetahui cara mereka dilahirkan dan mati. Saya berlatih dengan tekun karena saya ingin mengenal Buddha Dharma yang sejati, memiliki kebijaksanaan, dan mengetahui bagaimana menggunakan cara yang terampil untuk mendapatkan kebahagiaan Nirvana bagi semua makhluk. Saya berlatih dengan tekun karena saya ingin merasakan penderitaan neraka untuk kepentingan semua makhluk, untuk membuat mereka merealisasikan Pencerahan.'
~ Avatamsaka Sutra
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.354
  • Reputasi: 169
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Mahayana Buddhavacana: Kumpulan Ajaran Buddha dari Sutra Mahayana
« Reply #4 on: 25 April 2014, 08:04:41 PM »
Guru dan Teman yang Baik

Jadilah seorang guru dan teman yang baik dalam kasih sayang. Pilihlah guru dan teman yang baik. Teman yang baik mengajarkan Dharma sebagaimana apa adanya dan berbuat sesuai dengan Dharma. Ia mempraktekkan keyakinan, disiplin, kemurahan hati, kebijaksanaan, dan menyebabkan orang lain mempraktekkannya. Apakah Dharma yang baik? Ini adalah segala sesuatu yang bukan demi kebahagiaan diri sendiri tetapi untuk kebahagiaan semua makhluk.
~ Nirvana Sutra

Kemurahan Hati

Seorang Bodhisattva adalah maha-pemberi dan memberikan segala sesuatu secara adil kepada semua makhluk tanpa mengharapkan imbalan. Ia ingin menyelamatkan semua makhluk dan memahami jalan sejati dari para Buddha. Inilah semangat Bodhisattva.
~ Avatamsaka Sutra

Jika seseorang mempraktekkan kemurahan hati untuk dilahirkan di surga, atau untuk ketenaran atau imbalan, atau karena takut; dana yang demikian tidak dapat memberikan hasil yang murni.
~ Sutra tentang Keistimewaan dan Perlindungan Dharma

Menjalin Keharmonisan

Jika anda melihat orang-orang tidak harmonis, cobalah menciptakan keharmonisan. Bicaralah kebaikan yang ada pada orang lain dan jangan membicarakan kekurangan mereka. Kembangkanlah pikiran yang baik sekalipun terhadap musuhmu. Peganglah pikiran yang berbelas kasih dan hargailah semua makhluk seperti orang tuamu.
~ Upasaka-sila Sutra
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.354
  • Reputasi: 169
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: Mahayana Buddhavacana: Kumpulan Ajaran Buddha dari Sutra Mahayana
« Reply #5 on: 25 April 2014, 08:06:22 PM »
Mengajar Sesuai dengan Kemampuan Pendengar

Bodhisattva yang mengetahui perbuatan, sebab akibat, dan keinginan orang banyak mengajarkan Dharma sesuai dengan kemampuan mereka. Ia berbicara tentang kesucian untuk kepentingan mereka yang serakah, berbicara tentang belas kasih untuk kepentingan mereka yang marah. Ia mengajarkan kepada orang-orang yang tidak tahu untuk menyelidiki semua hal, dan memberikan ajaran kebijaksanaan yang sempurna kepada mereka yang dikuasai tiga jenis kejahatan. Ia mengkotbahkan tiga jenis penderitaan untuk kepentingan mereka yang menemukan kesenangan dalam samsara. Ia mengajarkan ketenangan ketika melihat makhluk yang terikat, ia mengajarkan ketekunan ketika ia menemukan orang-orang yang malas. Ia mengajarkan kesetaraan pada orang-orang yang sombong. Ia mengajarkan pikiran Bodhisattva kepada mereka yang menyukai sanjungan. Ia membuat makhluk-makhluk menjadi sempurna ketika mereka diberkahi dengan ketenangan.
~ Avatamsaka Sutra

Belas Kasih Agung

Belas kasih agung Bodhisattva terbangkitkan dalam sepuluh cara:
(1) Ketika ia melihat makhluk-makhluk tanpa perlindungan;
(2) Ketika ia melihat mereka mengikuti jalan yang salah;
(3) Ketika ia melihat mereka miskin dan tanpa simpanan kebajikan;
(4) Ketika ia melihat mereka terlena di tengah-tengah samsara;
(5) Ketika ia melihat mereka melakukan kejahatan;
(6) Ketika ia melihat mereka terikat oleh nafsu;
(7) Ketika ia melihat mereka tenggelam dalam lautan samsara;
(8 ) Ketika ia melihat mereka menderita penyakit-penyakit yang tidak tersembuhkan;
(9) Ketika ia melihat mereka tidak menunjukkan keinginan kuat untuk berbuat baik;
(10) Ketika ia melihat mereka meninggalkan Dharma semua Buddha.

~ Avatamsaka Sutra

Sumber: Agama Buddha Mahayana oleh Beatrice Lane Tsuzuki
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa