Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: TOLONG SHARING!!, Bagaimana menjawab telemarketer kartu kredit, fitness ell  (Read 11656 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Para rekan rekan DC-er.

Bisa bantu sharing bagi yg sdh pengalaman menjawab promosi para telemarketer entah itu kardu kredit, dana tunai, fitness, membership hotel dan lain lain; yang saya rasakan sdh pada tahap sangat mengganggu ketenangan di rumah.
Dan yg bikin naik darah, dari bank yg itu itu juga, tapi telemarketing nya ganti ganti.

Mau ganti nomor telepon rumah, repot memberi tahu teman teman dan familil

Mau marah marah dengan telemarketer, kasihan juga, dia kan cari makan, dan ditarget sehari harus call berapa puluh nomor.

Bagaimana menjawab yang sopan, tapi bikin kapok.

Ayo sharing disini, karena caranya belum diajarkan di universitas atau akademi.   ;D




~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline Fool

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 13
  • Reputasi: 1
kalau telp lagi saya ga mau nabung di sana lagi
ini ID cloning utk berbicara sesuka hati

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Para rekan rekan DC-er.

Bisa bantu sharing bagi yg sdh pengalaman menjawab promosi para telemarketer entah itu kardu kredit, dana tunai, fitness, membership hotel dan lain lain; yang saya rasakan sdh pada tahap sangat mengganggu ketenangan di rumah.
Dan yg bikin naik darah, dari bank yg itu itu juga, tapi telemarketing nya ganti ganti.

Mau ganti nomor telepon rumah, repot memberi tahu teman teman dan familil

Mau marah marah dengan telemarketer, kasihan juga, dia kan cari makan, dan ditarget sehari harus call berapa puluh nomor.

Bagaimana menjawab yang sopan, tapi bikin kapok.

Ayo sharing disini, karena caranya belum diajarkan di universitas atau akademi.   ;D

Agak sulit sih karena mereka biasanya tidak terorganisir. Jadi biasa A menelepon, besoknya B bisa jadi menelepon.
Saya awal sebal, tapi berpikir positif bahwa salut juga dengan mereka yang tidak tahu malu. Ditolak pun masih tetap pede.
Karena saya salut, makanya saya sopan juga terhadap mereka, biasanya saya jawab dengan "looping forever". Biasa mereka hanya betah sekitar 1-2 menit

Sales : "Pak kami ingin menawarkan kartu kredit / asuransi / ini. Boleh kami menjelaskannya ?"
Forte : "Tidak, terima kasih. Saat ini saya belum butuh"
Sales : "Tapi pak.. produk ini sangat bagus blablabla "
Forte : "Terima kasih. Tapi saat ini saya belum butuh"
Sales : "Produk ini banyak keunggulannya.. "
Forte : "Sudah saya katakan di awal, terima kasih tapi saat ini saya belum butuh"  ;D
Sales : "................"

Intinya hindari untuk berbicara terlalu banyak. Contoh case seperti ini :

Sales : "Pak saya ingin menjelaskan produk X... "
A : "Waduh.. tapi saya lagi ada cicilan rumah.. "
Sales : "Nah kebetulan Pak, produk X ini mencover cicilan rumah bapak"
A : "Waduh.. tapi saya masih ada biaya istri akan lahiran "
Sales :"Produk X ini juga bisa digunakan untuk istri Anda."
A : "Waduh .. tapi saya.... "

Bisa dilihat bedanya bahwa semakin kita banyak berbicara.. maka omongan kita akan dijadikan counter attack untuk serangan selanjutnya. Sedikit saja bicara cukup jawab "Tidak dan terima kasih" maka sales akan tahu bahwa kita tidak interest dengan produk mereka
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline allthingmustpass

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 144
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • life is suffering
pengalaman saya lambat laun dia akan berhenti sendiri. (ini pengalaman saya ditelp fitnes dan KPR tapi bukan bank)
yang pasti kalau dia minta nomer telp temen/saudara kita yang prospektif untuk produk dia, jangan dikasih.

ada baiknya institusi yang nelpon anda (beserta nomer telpnya) dimasukkan saja ke surat pembaca di media massa.
biar kapok sekalian
Do not pursue the past. Do not lose yourself in the future. The past no longer is. The future has not yet come. Looking deeply at life as it is. In the very here and now

Offline Rico Tsiau

  • Kebetulan terjoin ke DC
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.976
  • Reputasi: 117
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Agak sulit sih karena mereka biasanya tidak terorganisir. Jadi biasa A menelepon, besoknya B bisa jadi menelepon.
Saya awal sebal, tapi berpikir positif bahwa salut juga dengan mereka yang tidak tahu malu. Ditolak pun masih tetap pede.
Karena saya salut, makanya saya sopan juga terhadap mereka, biasanya saya jawab dengan "looping forever". Biasa mereka hanya betah sekitar 1-2 menit

Sales : "Pak kami ingin menawarkan kartu kredit / asuransi / ini. Boleh kami menjelaskannya ?"
Forte : "Tidak, terima kasih. Saat ini saya belum butuh"
Sales : "Tapi pak.. produk ini sangat bagus blablabla "
Forte : "Terima kasih. Tapi saat ini saya belum butuh"
Sales : "Produk ini banyak keunggulannya.. "
Forte : "Sudah saya katakan di awal, terima kasih tapi saat ini saya belum butuh"  ;D
Sales : "................"

Intinya hindari untuk berbicara terlalu banyak. Contoh case seperti ini :

Sales : "Pak saya ingin menjelaskan produk X... "
A : "Waduh.. tapi saya lagi ada cicilan rumah.. "
Sales : "Nah kebetulan Pak, produk X ini mencover cicilan rumah bapak"
A : "Waduh.. tapi saya masih ada biaya istri akan lahiran "
Sales :"Produk X ini juga bisa digunakan untuk istri Anda."
A : "Waduh .. tapi saya.... "

Bisa dilihat bedanya bahwa semakin kita banyak berbicara.. maka omongan kita akan dijadikan counter attack untuk serangan selanjutnya. Sedikit saja bicara cukup jawab "Tidak dan terima kasih" maka sales akan tahu bahwa kita tidak interest dengan produk mereka

ehemmm....  ^-^

Offline Mas Tidar

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.262
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
invest: automatic answer machine
Saccena me samo natthi, Esa me saccaparamiti

"One who sees the Dhamma sees me. One who sees me sees the Dhamma." Buddha

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
aku biasanya jawab..ga butuh..atau ga tertarik...
...

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
paling banyak telepon seh bank danamon.. sampe tambungan ku tutup pun ..tetap di telepon..hahaha
...

Offline cumi polos

  • Sebelumnya: Teko
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.129
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
  • mohon transparansinya
Sales Girl : "Pak kami ingin menawarkan kartu kredit ?"
Cumpol : wahh, menarik ya.. boleh tao bisa dimasukin foto anjing saya ?
Sales Girl : "saat ini belum bisa, tapi produk ini sangat bagus blablabla "
Cumpol : produk bagus ini apa udah ditawarkan kesemua famili, kerapabat, anda?
Sales Girl : "sudah, Produk ini banyak keunggulannya.. "
Cumpol : "klo isi Premium, cash backnya berapa ? apa juga dpt cocacola yg 1 liter gratis?
Sales Girl : "................"

Intinya hindari untuk berbicara terlalu banyak. Contoh case seperti ini :

Sales Girl : "Pak saya ingin menjelaskan produk X... "
cum : "Waduh.. saya tidak mengeri tentang produk tsb, jangan2 saya lagi mau ditipu "
Sales Girl : "ini membercard bisa tinggal di hotel a,b,c...."
cum : "tapi kan card tsb tidak gratis tohh.... semua penipu pasti bilang dia orgnya jujurlah"
Sales Girl :"bapak bisa nginap di bali, dst dst... gratis"
cum : "tapi saya lebih senang dirumah aja... lebih irit dan aman..."


« Last Edit: 18 February 2014, 05:43:32 PM by cumi polos »
merryXmas n happyNewYYYY 2018

Offline sl99

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 408
  • Reputasi: 33
  • Gender: Male
Sudah pernah saya post di thread sebelah.

Angkat teleponnya, kemudian taruh saja di meja or kantongin lagi, biarkan dia ngomong sendiri.
Kapok tuh.
Vaya dhamma sankhara, appamadena sampadetha

Offline Lex Chan

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.434
  • Reputasi: 134
  • Gender: Male
  • Love everybody, not every body...
Sudah pernah saya post di thread sebelah.

Angkat teleponnya, kemudian taruh saja di meja or kantongin lagi, biarkan dia ngomong sendiri.
Kapok tuh.

kalo telemarketer sih biasanya masih gue layani dengan sopan.. :)

nah kalo jurus yang angkat telepon dan biarkan dia ngomong sendiri sih biasanya gue pake buat penipu yang pake suara cewe genit... ;D
“Give the world the best you have and you may get hurt. Give the world your best anyway”
-Mother Teresa-

Offline xenocross

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.185
  • Reputasi: 61
  • Gender: Male
ya?

Kartu kredit?

No way! Maaf tidak tertarik! Gak Gak Gak!

(tutup telepon)
Satu saat dari pikiran yang dikuasai amarah membakar kebaikan yang telah dikumpulkan selama berkalpa-kalpa.
~ Mahavairocana Sutra

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.097
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
dalam proses pengajuan kartu kredit atau dll,  yang harus di perhatikan adalah nomer telpon rumah, no telpon kantor, no telpon pribadi (handphone).

bila tidak penting banget nomer telpon rumah dan kantor tidak perlu di kasih.

No handphone atau pribadi setelah dapet kartu kredit (bagi pengajuan kartu kredit) sebaiknya menggunakan nomer Hp yang tidak terlalu di pergunakan (wa saat ini menggunakan cara bloking nomor telemarketing yang masuk ke hp wa ).

Biasa nya setelah tidak masuk ke hp, telpon ke rumah bila telpon ke rumah yang angkat sebisa mungkin adalah Pembantu Rumah tangga anda,  bilang saat ini anda / bapak sedang tidak berada di rumah atau anda/ bapak lagi sibuk.

Kemudian telpon ke kantor, untuk hal ini sebaiknya di atur untuk telpon nya di terima pada bagian resepsionist ( karena bagian ini memang ada untuk menyaring telpon telpon yang tidak penting hanya meneruskan telpon telpon tertentu saja / telpon penting).

Bila kita terlanjur mengangkat telpon dari telemarketing tersebut langsung begitu dia sempat bernafas bilang saya tidak berminat terhadap product tersebut, di usahakan untuk secepat nya mengcut percakapan dan keluar, tidak bertele tele sampai dia selesai menjelaskan dengan detil product yang di tawarkan, bila kita sendiri yang mengangkat jangan pernah sekalipun bilang kita sedang sibuk kenapa karena tidak lama kemudian (+- 30 menit) sang telemarketing ini pasti menelpon balik lagi jadi langsung terus terang kita tidak berminat terhadap produk yang dia tawarkan; mau hadiah ke dll lsg bilang kita tidak berminat terhada produk yang dia tawarkan.
« Last Edit: 19 February 2014, 11:41:44 AM by kullatiro »

Offline suwarto8116f

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 202
  • Reputasi: 3
  • kilesa sebab akibat.
klo yg dari bank kartu kredit / kta / deposito dll
langsung gw jawab gak ada duit, pembayaran saya yg macet kemaren gmn ya ? emang masih bisa apply, blom perlu mbak, uda punya mbak yg platinum

klo dari voucher hotel :
pak ini dari hotel di bandung, bla.. bla... bla...
waduh ke bandung nya 1 th sekali mbak, daripada pulsa situ abis langsung aja deh ya mbak gak minat saya, oke pak terima kasihh ..  jgerrr ditutup ama doi

moga2 bermanfaat  ;D

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
klo kta lain lagi.. aku jawab..lg ga butuh..masih ada...gitu aja selesai
...