Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Imlek = Hari Raya Agama Khonghucu?  (Read 15921 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline cumi polos

  • Sebelumnya: Teko
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.129
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
  • mohon transparansinya
Re: Imlek = Hari Raya Agama Khonghucu?
« Reply #15 on: 04 February 2018, 05:50:02 PM »
bagaimna tanggapan Buddha Gaitama ttg hal2 spt Hari Imlek,...tradisi setempat ?....seingat cumpol....Buddha saat itu angkat bicara soal KASTA.....(org mulia atao tidak dilihat dari ucapan pikiran n perbuatan...bukan KASTA).....adakah info tentang bagaimna tanggapan (campur tangan, komentar)...Buddhist tentang hal2 tsb ? (contoh Imlek)....plz help!
merryXmas n happyNewYYYY 2018

Offline Panda00

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 19
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Imlek = Hari Raya Agama Khonghucu?
« Reply #16 on: 21 April 2019, 03:24:57 PM »
Kalau menurut pemahaman saya, agama Tao maupun agama Kong Hu Cu, lahir & berkembang di daratan Tiongkok.
Merupakan esensi kebijakan dari suku Tionghoa.

Tahun baru imlek, adalah tahun baru yang dirayakan oleh suku Tionghoa sejak dahulu kala.
Bangsa Tionghoa, adalah bangsa yang religius.
Mereka sudah melakukan sembahyang sejak dahulu kala.
Dan ketika musim semi datang, mereka pun menyambutnya dengan sembahyang.

Di masa lalu, agama dari orang Tionghoa adalah Kong Hu Cu, maupun Tao.
Dan semua sama-sama melakukan sembahyang menyambut musim semi.
Dan ini merupakan cikal bakal dari sembahyang pada tahun baru imlek.

Oleh karena itu, bagi saya, tahun baru imlek adalah hari raya agama, bagi umat Kong Hu Cu maupun Tao.

Jika sekarang, ketika warga Tionghoa sudah memeluk berbagai agama yang ada di dunia: Buddha, kr****n, Islam, Hindu, Bahai, dsb... Dan mereka masih ikut menyambut tahun baru imlek (Chinese New Year), ini wajar & baik-baik saja.
Tetapi, jika dengan alasan ini kemudian mengabaikan akarnya, dan mencoba menghapus asal usul dari ritual keagamaan ini, menurut saya bukanlah tindakan yang baik.

Singkat kata, bagi saya, Chinese new year adalah hari raya ke-agama-an bagi umat Kong Hu Cu maupun Tao, sekaligus hari festival bagi warga Tionghoa seluruh dunia.

Mohon maaf jika pendapat saya dirasa menyinggung.