Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Bantuan untuk Oma Shasika (Dana telah ditutup)  (Read 47865 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Elin

  • Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.376
  • Reputasi: 222
  • Gender: Female
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #75 on: 21 November 2013, 02:00:23 PM »
Bole share ke group di fb gx ??

Msti dpt pendapat admin yg lain dulu,


Krn tkut na ntar group dijadikan pengalangan dana oleh member2 lain jg

Bisa dipastikan, pasti boleh ama admin DC, sumedho..

Karena thread ini adalah penggalangan dana resmi DC Peduli..
Kebenaran informasi dijamin sepenuhnya oleh DC..
Donatur transfer ke rekening DC, bukan ke rekening orang lain yang mengaku korban / saudara nya, dll...

Kecuali thread yang ada di board Kesempatan Berbuat Baik..
Bijaksana lah memilih thread yang akan direkomendasikan ke group/forum lain..
Kebenaran / kejujuran dari informasi thread tsb silahkan dinilai / ditelusuri masing2 pihak..
DC tidak membenarkan atau menyalahkan informasi yang ditulis pada thread tsb..

Offline gryn tea

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.203
  • Reputasi: 34
  • Gender: Female
  • SABBE SANKHARA ANICCA
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #76 on: 21 November 2013, 02:08:40 PM »
Bisa dipastikan, pasti boleh ama admin DC, sumedho..

Karena thread ini adalah penggalangan dana resmi DC Peduli..
Kebenaran informasi dijamin sepenuhnya oleh DC..
Donatur transfer ke rekening DC, bukan ke rekening orang lain yang mengaku korban / saudara nya, dll...

Kecuali thread yang ada di board Kesempatan Berbuat Baik..
Bijaksana lah memilih thread yang akan direkomendasikan ke group/forum lain..
Kebenaran / kejujuran dari informasi thread tsb silahkan dinilai / ditelusuri masing2 pihak..
DC tidak membenarkan atau menyalahkan informasi yang ditulis pada thread tsb..




Yupht
Uda di share ke group
Bagaikan sekuntum bunga yang indah tetapi tidak berbau harum; demikian pula akan tdk b'manfaat kata-kata mutiara yg diucapkan oleh org yg tdk melaksanakannya

Offline ardb

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 259
  • Reputasi: 11
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #77 on: 21 November 2013, 02:12:35 PM »
ci shasika, bisa dicoba nih

原始點

video 1. https://www.youtube.com/watch?v=2CnYukTJFOg
video 2. https://www.youtube.com/watch?v=vgRXGbm48pA
video 3. https://www.youtube.com/watch?v=bk_dCEXGLYs

semoga dapat membantu
ada = tidak ada

frenky awi dorje tsering

Offline CHANGE

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 598
  • Reputasi: 63
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #78 on: 21 November 2013, 04:52:38 PM »
Sis, sebenarnya saya agak segan untuk memposting cerita inspiratif untuk memenuhi permintaan anda, karena anda sendiri sudah merupakan INSPIRASI bagi lainnya. Dan ini terlihat dari postingan Anda yang selalu MEMBERI dorongan moril kepada yang lainnya. Jadi thread ini diadakan sebenarnya juga untuk memberikan kesempatan kepada yang lainnya untuk MEMBERI.  Mungkin saya coba posting beberapa cerita dari koleksi saya.

Semoga Sis selalu Sehat dan Bahagia.

 _/\_
« Last Edit: 21 November 2013, 05:12:57 PM by CHANGE »

Offline CHANGE

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 598
  • Reputasi: 63
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #79 on: 21 November 2013, 04:55:28 PM »
Cerita Pembukaan

MEMBERI DAN MENERIMA

Alkisah, dua setan cilik menghadap Raja Neraka begitu mereka meninggal. Setelah melihat buku catatan tentang kebaikan dan kejahatan kedua orang ini, Raja Neraka berkata, "Semasa kalian hidup, tidak ada kejahatan besar yang kalian lakukan. Maka pada kelahiran mendatang, kalian akan tetap menjadi manusia.

"Kalian akan menjadi saudara. Tapi salah satu dari kalian akan menjalani hidup "memberi", sedang yang satu lagi, menjalani hidup "menerima". Siapa yang mau menjalani hidup "menerima?"

Mendengar pertanyaan itu, setan cilik yang pertama berpikir dalam hati, "Menjalani hidup menerima tidak akan menderita malahan menyenangkan."

Setelah berpikir demikian ia segera menjawab, "Raja Neraka, izinkanlah saya menjalani hidup hanya dengan menerima."

Melihat A berujar demikian, B sama sekali tidak iri. Bahkan ia berpikir, "Menjalani hidup memberi berarti selalu membantu orang lain. Suatu perbuatan yang mulia! Tanpa ragu-ragu, B berkata, "Raja Neraka, saya rela menjalani hidup memberi."

Setelah mendengar jawaban kedua setan cilik itu, Raja Neraka mencatat penentuan masa depan keduanya dan berujar, "B, karena kau memilih hidup memberi, maka engkau akan menjadi orang kaya yang dermawan, suka beramal dan menolong orang. Sedangkan kau A, karena mengharapkan hidup menerima, maka engkau akan menjadi pengemis yang hidup dari pemberian orang lain."

Hidup memberi menunjukkan bahwa kita memiliki kelebihan, sehingga dapat menolong orang lain. Hidup menerima menunjukkan kita hidup dalam kekurangan. Ada pepatah yang mengatakan "Tangan yang memberi berada di atas tangan yang menerima."

Dengan bersikap memberi dan melindungi sesama, membantu mengurangi penderitaan sesama, seperti memberi semangat bagi yang sedang bersedih, memberi makanan pada orang yang sedang kelaparan akan menjadikan bumi yang kita huni ini sebagai tempat yang menyenangkan
« Last Edit: 21 November 2013, 05:16:13 PM by CHANGE »

Offline CHANGE

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 598
  • Reputasi: 63
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #80 on: 21 November 2013, 04:58:00 PM »
KEHIDUPAN BAGAIKAN PERMAINAN CATUR

Jika dengan membaca karya tulis seseorang, kita  bisa mengetahui kemampuan orang itu, dan dari perilaku kita bisa membaca watak dari seseorang, maka dari permainan catur kita juga bisa melihat dan mengetahui sikap dan perangai dari pemain catur tersebut.

Setelah masuk sekolah, kebiasaan anak saya bermain catur yang telah dipupuk sejak liburan musim panas masih juga berlanjut. Menjelang tidur selalu tidak lupa untuk mengajak saya untuk bermain catur dahulu.

Sekarang dalam menghadapi serangannya saya sudah tidak seleluasa dulu waktu dia masih menjadi pemula, karena kini ia sudah bisa membaca keunggulan dan kekurangan saya dalam bermain catur. Karena ini sedikit pun saya tidak boleh lengah.

Setelah mendapatkan pelajaran dari beberapa kali permainan, maka sebelum permainan dimulai, saya selalu bertanya dengan tenang kepadanya, “Menang atau kalah dari permainan ini apakah akan berpengaruh padamu?”

Sebagai seorang pemain yang baik, harus bisa menerima menang atau kalah dengan perasaan yang tenang dan damai. Hal tersebut telah menjadi peraturan utama sebelum permainan catur dimulai. Ini dikarenakan saya telah mendapatkan banyak sekali pengalaman ketika bermain catur dengan anak bungsu saya. Jika dia kalah dalam permainan catur maka akan uring-uringan, menjadi sangat emosional, dan tak mau melepaskan musuhnya.

Bahkan pernah suatu saat dia membalik papan caturnya, saya lalu mengambil kesempatan ini untuk mendidiknya. Menasehati dirinya sendiri harus melakukan pencegahan sehingga hal-hal tersebut tidak terjadi lagi.

Selama dalam proses  pengulangan yang terus-menerus, saya juga mengharapkan anak bungsu saya itu bisa mengerti, di dalam persaingan hidup manusia kelak, tidak mungkin dia bisa selalu mendapatkan nomor satu.

Demi mencegah saya menggunakan serangan dahsyat, menyerang dari dua arah untuk menghimpit, kadang kala dia tidak segan-segan mengorbankan bentengnya untuk ditukar dengan benteng saya. Oleh karenanya saya terpaksa merubah strategi penyerangan.

Lama kelamaan dia semakin mengerti strategi permainan catur saya, dan mengamat-amati dengan serius, di dalam hal ini dia lebih unggul dari kakaknya, tidak salah jika kakaknya sering kalah bermain catur dengan dia.

Sebenarnya di dalam kehidupan juga sama, mengingat dan menarik pelajaran dari sebuah kegagalan adalah sangat penting sehingga kita tidak mengulang kesalahan yang sama.

Anak sulung saya berbeda, dia sering kehilangan bidak penting di daerah musuh setelah itu merasa sangat menyesal. Setelah bidak dipegang mau tidak mau harus jalan, tidak boleh membatalkan. Adiknya was-was untuk mencegah kecurangan kakaknya, saya yang berada di samping melihat hati menjadi tidak sabar, tetapi apa boleh buat penonton dilarang berkomentar. Jika tidak mematuhi peraturan tidak akan luput dari pertengkaran mulut.

Bermain catur harus mencurahkan segenap tenaga. Penyerangan dan pertahanan sama-sama dipentingkan, acapkali perbedaan menang atau kalah hanya karena satu langkah.
Anak saya telah mempelajari beberapa jurus serangan dari buku catur, sedikit kelengahan saja membuat saya sendiri juga bisa kalah. Oleh karena itu dalam permainan catur, langkah-langkah yang diambil harus dipertimbangkan dengan teliti.

Dari permainan catur yang terus-menerus, dapat mengumpulkan banyak pengalaman dan memiliki strategi catur yang lumayan. Anak saya ini sangat suka memikirkan untuk mencapai hasil dengan cara yang luar biasa.

Sekarang ini dalam bertanding sudah bukan siapa yang lebih berkualifikasi dan lebih berpengalaman, melainkan siapa yang bisa mendadak memiliki pemikiran ‘aneh’. Acapkali ini merupakan kunci untuk bisa memenangkan permainan catur.

Kehidupan bagaikan permainan catur, maju sambil mengonsolidasi diri pada setiap langkah. Tidak boleh tidak berhati-hati. Kita harus mentaati peraturan permainan yang telah disepakati bersama dan tidak boleh melewati batas dari peraturan itu.

Orang yang sukses acapkali adalah orang yang telah menghabiskan banyak usaha, di saat yang kritis sekali baru bisa terbang menembus ke langit. Bencana alam serta malapetaka akibat ulah manusia bagai ombak yang dahsyat mungkin bisa hadir di dalam kehidupan.


Hal ini persis seperti penyerangan lawan yang bertubi-tubi di dalam permainan catur, tidak boleh bingung tak berdaya, dan kalang kabut. Jika tidak maka tidak akan bisa secara objektif dan berakal budi menghadapi  serangan.

Salah melangkah satu langkah saja, kadang kala harus menggunakan banyak perhatian untuk menutup, masih belum tentu bisa mengembalikan posisi yang sulit.

Kalah satu kali dalam permainan catur boleh diulang kembali, tetapi di dalam papan catur kehidupan ini tidak akan ada kesempatan untuk mengulang kembali, maka dari itu kita mutlak harus lebih berhati-hati.

Hidup dengan penuh perhatian, menyayangi hidup kita, sama juga dalam permainan catur,  tidak boleh meremehkan setiap langkah, memegang kesempatan yang berada di depan mata, menyayangi setiap keputusan yang telah diambil dan menikmati pemandangan indah yang berada di depan mata, jangan meninggalkan penyesalan di kemudian hari… permainan catur bagaikan kehidupan manusia, kehidupan bagaikan permainan catur.


Offline CHANGE

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 598
  • Reputasi: 63
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #81 on: 21 November 2013, 04:59:39 PM »
MUDA KEMBALI BAGAI BURUNG ELANG

Elang adalah jenis unggas di dunia ini yang paling panjang umurnya. Elang bisa mencapai 70 tahun untuk satu masa siklus hidupnya.

Jika elang tersebut ingin hidup panjang umur, sewaktu dia mencapai umur 40 tahun, dia harus membuat suatu keputusan penting yang sulit.

Ketika seekor elang hidup hingga mencapai umur 40 tahun, cakarnya sudah mulai menua, sudah tidak bisa lagi menangkap mangsanya dengan efektif. Paruhnya berubah menjadi panjang dan melengkung, yang hampir-hampir menyentuh di atas dadanya. Kedua sayapnya juga berubah menjadi sangat berat, karena bulunya tumbuh semakin panjang tebal dan lebat, yang membuat dia menjadi berat mengepakkan sayap untuk terbang.

Saat ini dia hanya punya dua pilihan: menunggu ajal tiba, atau menjalani proses menjadi muda kembali yang sangat menderita.

“Pertapaan” panjang selama 150 hari. Elang itu harus berusaha mendaki ke puncak gunung, di atas tebing yang curam dia membangun sarangnya, dan berdiam di sana tidak boleh terbang.

Pertama elang itu harus mematukkan paruhnya ke atas batu karang, hingga paruh itu sama sekali terlepas dari mulutnya. Dia kemudian berdiam diri menunggu pertumbuhan paruh yang baru.

Setelah paruh barunya tumbuh, dia akan menggunakan paruh itu untuk mencabut kuku-kukunya satu persatu. Setelah kuku-kuku barunya tumbuh, dia lalu mencabut bulunya satu demi satu.

Lima bulan kemudian, setelah bulu barunya tumbuh sempurna. Elang itu mulai terbang kembali. Kehidupan baru ini akan membuat elang itu melanjukan kehidupannya selama 30 tahun lagi!

Di dalam kehidupan kita manusia, kadang kala kita diharuskan membuat suatu keputusan yang sangat sulit, sebagai proses untuk memulai kehidupan yang baru.

Kita harus mencampakkan segala kebiasaan, dan tradisi lama, agar kita bisa terbang kembali.
Asalkan kita mau melepaskan beban buntalan yang lama, bersedia mempelajari kemampuan teknik yang baru, kita akan bisa mengembangkan potensi kita yang masih belum kita ketahui, menciptakan masa depan yang baru!


Meskipun memutuskan suatu pilihan adalah suatu proses yang sangat menderita, tetapi jika kita melewatkan kesempatan yang sangat bagus di saat kita sedang menanti dan melihat, maka penyesalan yang akan diderita akan jauh lebih besar dari pada penderitaan saat Anda mengambil keputusan itu.

Dari pada melewatkan hari-hari dalam lembah penyesalan dan penderitaan, lebih baik kita belajar seperti elang, yang mengalami proses kehidupan baru setelah melewati suatu penderitaan selama proses disintegrasi.

Yang kita butuhkan dalam banyak kesempatan adalah, tekad dan keberanian merubah diri kita sendiri dan keteguhan hati untuk hidup kembali, seperti apa yang telah ditunjukkan oleh seekor burung elang.

Selama kita berada pada jalur yang benar, maka semua penderitaan yang harus kita hadapi dan lewati itu hanyalah sebuah batu ujian untuk  bisa mencapai kondisi yang lebih baik, yang lebih mulia, dan merupakan suatu kondisi yang kita cari dan kita harapkan ….

Offline CHANGE

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 598
  • Reputasi: 63
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #82 on: 21 November 2013, 05:10:50 PM »
KEHIDUPAN MEMILIKI KEMUNGKINAN TAK TERBATAS

Tahun yang baru, berpindah kantor, selagi mengatur dan menata ruangan, diluar dugaan saya menemukan di ujung lorong yang sepi terdapat sebuah pot tanaman hias yang sudah gundul dan layu, kulit batangnya terkelupas, batang utamanya juga terpatahkan, mungkin ini adalah hasil perbuatan anak-anak nakal yang aktif melampiaskan kelebihan tenaga mereka, Ah, sungguh mengenaskan hati orang!

Tidak tega mencampakkan tanaman itu begitu saja, saya lalu memangkasnya sedikit, menaburinya dengan sedikit pupuk, serta menyiramnya dengan sedikit air, terkadang hal ini dapat memberikan tanaman itu sedikit semangat, maka untuk selanjutnya kita hanya dapat melihat nasib keberuntungan tanaman itu sendiri…….


Musim gugur telah pergi dan musim dingin tiba, cuaca silih berganti, akhirnya tiba pada musim semi yang semarak mempesona.

Suatu siang hari, ketika selesai makan siang saya berjalan-jalan di lorong panjang itu, secara tidak sengaja saya melihat ujung batang pohon itu muncul tunas baru!

Mulanya mengira lukanya sangat parah, selama beberapa bulan sama sekali tidak ada perkembangan, saya kira mungkin sudah tidak bisa terselamatkan, tidak disangka daya hidupnya masih ada. Menyambut musim semi tumbuh lagi, kekuatan dan ketabahan dari kehidupan sungguh tidak dapat dibayangkan.

Saya bergegas memberitahu kabar “kehidupan baru” ini kepada semua orang, para sejawat juga merasakan senang dan puas. Kembalinya semangat hidup, setelah memberikan dia kesempatan dan dirawat dengan hati-hati.

Setelah lewat beberapa hari, daun-daun yang tumbuh di dahannya menjadi sangat lebat, persis seperti anak muda yang bervitalitas tinggi. Kelihatannya tanaman ini tidak lama lagi akan menjadi tanaman yang berdaun lebat, anggun dan tinggi kekar.   

Tanaman kecil yang dapat tertolong ini, di luar dugaan memberi inspirasi kepada kita: Asalkan tidak ditinggalkan, kehidupan memiliki kemungkinan yang tidak terbatas.

Cerita dari pengalaman seorang pelukis yang bernama Xie Kunshan, membuat orang melihat harapan dalam tetesan air mata keharuan. Sewaktu masih berusia 16 tahun, karena suatu kesalahan menyentuh aliran listrik bertegangan tinggi, sehingga kehilangan sepasang tangan, satu kaki dan satu matanya, tetapi dia tidak terpuruk oleh nasibnya yang tragis itu. Dia masih tetap mempertahankan diri menyelesaikan pendidikan SMA, setelah itu menikah dan mempunyai anak.

Sekarang dia bisa menulis dan melukis, mendaki gunung dijadikan sebagai penggemblengan tekadnya. Saat menjadi pembicara di kampus-kampus maupun di penjara, seringkali  terdengar suara tawanya.

Isteri Xie Kunshan berkata, “Senyuman di wajah Xie Kunshan merupakan kumpulan dari hasil menanggulangi segala kesulitan yang  terus-menerus”.

Dia juga sering memberi semangat kepada orang yang sedang berada dalam keadaan sulit, “Anda boleh tidak bercermin, tetapi Anda tidak bisa tidak menghadapi bayangan Anda sendiri”. Mengapa Anda masih hidup, pasti mempunyai alasannya. Anda bisa menggunakan kesempatan yang Anda pilih sendiri untuk memulai dari awal.   

Sejak kecil Zhang Wenyan menderita kelainan selaput jala mata, penglihatannya terus mengalami masalah yang sangat serius. Saat berusia 22 tahun sudah mengalami kebutaan total, dia adalah seorang atlit marathon yang dijuluki sebagai A Gan dari Taiwan.

Zhang tidak pernah merasa terbelakang tidak terhenti kemauan untuk maju karena terjerumus ke dalam kegelapan. Dia berusaha keras belajar mereparasi motor, memanjat gunung Giok, lari marathon, mendaki tembok besar, marathon keliling pulau Taiwan, menunggang kuda besi mengelilingi pulau.

Ketika orang lain sedang meratapi kebutaan yang menimpanya, Zhang Wenyan malah telah membuka sebuah jalan yang terang demi dirinya sendiri.

Dia berkata, “Saya adalah orang yang berlari di atas jalanan yang tidak terlihat. Tetapi, nasib itu sungguh lucu sekali, krisis itu juga merupakan perubahan yang menguntungkan.” Ini merupakan pandangan Zhang Wen Yan tentang kehidupan.

Lin Qifang, kekasih Zhang  berkata, “Dia sangat tekun, juga tidak pernah mau melepaskan, saya melihat di dalam kehidupannya penuh dengan karakter spesial untuk bisa mencapai keberhasilan.”

Zhang Wenyan walaupun kehilangan penglihatannya, tetapi dia tidak pernah kehilangan tujuan hidup dan cita-citanya terhadap kehidupan. Pandangan hidupnya yang menggairahkan dan penuh semangat, adalah sebagai pendorong paling kuat bagi orang yang sedang menderita kesulitan!

Masih ada lebih banyak lagi cerita dari orang yang ternama atau orang yang tidak ternama, mereka sedang berjuang dengan diam-diam di sudut dunia, sedang berusaha keras, menggunakan air mata darah serta keuletan mereka untuk menuliskan legenda hidup.

Kepala koki yang hebat atau seorang seniman yang berbakat, mungkin mereka pada mulanya adalah seorang anak pemurung dan penyendiri yang bersembunyi di sudut halaman sekolah. Para terkemuka yang menerima keulungan literer tunggal di segala bidang, mungkin kehidupan mereka yang sebelumnya adalah sebagai orang yang gagal dalam mencapai cita-cita, jatuh melarat dan patah semangat yang berkeliaran di jalanan.
Manusia sayur yang telah tertidur nyenyak selama bertahun-tahun, karena diperlakukan dengan baik oleh handai taulan yang tidak mau meninggalkan dan tidak mau melepas akhirnya bisa sadar kembali. Sel kanker yang ganas dan menganiaya penderita dengan semau-maunya, hilang atau sirna dalam pengaturan perubahan setelah dirinya mencapai kesadaran.

Tanah tandus berubah menjadi sawah yang subur, ombak gandum lautan padi sedang bergoyang di atas sawah. Puing-puing berubah menjadi kebun, dengan bunganya yang berwarna-warni sedang bermekaran…

Kesemuanya ini, tidak lain hanya menampakkan kemuskilan kehidupan kepada kita: Asalkan berpikiran secara lurus, bersikap dengan terbuka, bertindak dengan penuh semangat, ditambah lagi dengan kebajikan-kebajikan yang sudah dilakukan maka semua ini sudah cukup, kesempatan sudah matang.

Kehidupan memiliki kemungkinan tak terbatas, setiap orang berkemungkinan menciptakan keajaiban!

Offline alexkun

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 42
  • Reputasi: 10
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #83 on: 21 November 2013, 07:00:16 PM »
 operasi yang mengeluarkan biaya mahal




maaf oma, kl boleh tau, di tmpt oma, biaya operasi pengangkatan tumor, bisa kena berapa total biayanya?
sabbe satta bhavantu sukhitatta

Offline cumi polos

  • Sebelumnya: Teko
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.129
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
  • mohon transparansinya
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #84 on: 21 November 2013, 08:01:10 PM »
^:)^ ^:)^
ntar terima bongkar tidak terima pasang..... :whistle:
klo lihat di youtube pengangkatan tumor/cancer... sptnya gak begitu sulitlahhh...
cukup latihan pada beberpa ekor binatang udah ok punya...
apalagi cumpol memiliki seni yg tinggi.... :o :o
merryXmas n happyNewYYYY 2018

Offline cumi polos

  • Sebelumnya: Teko
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.129
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
  • mohon transparansinya
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #85 on: 21 November 2013, 10:01:13 PM »
klo bakar sptnya 15jt (gak termasuk peti lhoo), jadi apa solusinya...?
mengingat LPG 12kg aja cuma 71rb... mohon masukan... :o :o
merryXmas n happyNewYYYY 2018

Offline cumi polos

  • Sebelumnya: Teko
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.129
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
  • mohon transparansinya
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #86 on: 21 November 2013, 10:32:25 PM »
wkwkwk... terlalu berlebihan... membantu sesuai kan kemampuan aja, jangan terlalu di paksakan...
iya... coba di pintu keluarnya wihara sambil nyebar brosour.... lihat gimana hasilnya... :'(
merryXmas n happyNewYYYY 2018

Offline Elin

  • Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.376
  • Reputasi: 222
  • Gender: Female
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #87 on: 22 November 2013, 02:52:46 AM »
Dana updated..

Laporan dana masuk di Reply #41..

Offline CHANGE

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 598
  • Reputasi: 63
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #88 on: 22 November 2013, 04:04:34 PM »
KIsah-kisah menarik dibalik kebajikan MEMBERI

KISAH DUA LAUT

Di Palestina ada dua laut. Keduanya sangat berbeda. Yang satu dinamakan Laut Galilea, yaitu sebuah danau yang luas dengan air yang jernih dan bisa diminum. Ikan dan manusia berenang dalam danau tersebut. Danau itu juga dikelilingi oleh ladang dan kebun hijau. Banyak orang mendirikan rumah mereka di sekitarnya.

Laut yang lain dinamakan Laut Mati, dan sungguh-sungguh sesuai dengan namanya. Segala sesuatu yang ada di dalamnya mati. Airnya sangat asin sehingga Anda pun bisa sakit bila meminumnya. Danau itu tidak ada ikannya. Tak ada sesuatupun yang tumbuh di tepiannya. Tak seorangpun ingin tinggal di sekitar danau ini karena baunya yang tidak sedap.

Jadi yang menarik tentang kedua laut itu adalah bahwa ada satu sungai yang mengalir ke keduanya. Jadi apa yang membuat keduanya berbeda? Bedanya adalah, danau yang satu menerima dan memberi; sedangkan danau yang satunya hanya menerima dan menyimpan.

Sungai Yordan mengalir ke permukaan Laut Galilea dan mengalir keluar dari dasar danau itu. Danau tersebut memanfaatkan air Sungai Yordan dan meneruskannya kepada danau lainnya untuk juga memanfaatkannya. Sungai Yordan kemudian mengalir ke dalam Laut Mati namun tidak pernah keluar lagi. Laut Mati secara egois menyimpan air Sungai Yordan bagi dirinya sendiri. Hal itulah yang membuatnya mati.

Karena Laut Mati hanya menerima dan tidak memberi.

Inilah kebahagiaan MEMBERI

Offline CHANGE

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 598
  • Reputasi: 63
Re: Bantuan untuk Oma Shasika
« Reply #89 on: 22 November 2013, 04:08:50 PM »
KITA TIDAK MISKIN

"Apakah kemiskinan itu, Bu? Anak-anak di taman bilang kita miskin. Benarkah itu, Bu?" "Tidak, kita tidak miskin, Aiko"

"Apakah kemiskinan itu?"

"Miskin berarti tidak mempunyai sesuatu apapun untuk diberikan kepada orang lain."

"Oh? Tapi kita memerlukan semua barang yang kita punyai, apakah yang dapat kita berikan?"

"Kau ingatkah perempuan pedagang keliling yang ke sini minggu lalu? Kita memberinya sebagian dari makanan kita kepadanya. Karena ia tidak mendapat
tempat menginap kota, ia kembali ke sini dan kita memberinya tempat tidur."

"Kita menjadi bersempit-sempitan"

"Dan kita sering memberikan sebagian dari sayuran kita kepada keluarga Watari, bukan?"

"Ibulah yang memberinya. Hanya saya sendiri yang miskin. Saya tak punya apa-apa untuk saya berikan kepada orang lain."

"Oh, kau punya. Setiap orang mempunyai sesuatu untuk diberikan kepada orang lain. Pikirkanlah hal itu dan kau akan menemukan sesuatu."

"Bu! Saya mempunyai sesuatu untuk saya berikan. Saya dapat memberikan cerita-cerita saya kepada teman-teman saya. Saya dapat memberikan kepada mereka cerita-cerita dongeng yang saya dengar dan baca di sekolah. Juga cerita-cerita Dhamma dari Sekolah Minggu."

"Tentu! Kau pintar bercerita. Bapakmu juga. Setiap orang senang mendengar cerita."

"Saya akan memberikan cerita kepada mereka, sekarang ini juga!"

Nampaknya yang perlu ditanyakan bukanlah "Apakah saya punya?", karena kita pasti mempunyai sesuatu. Melainkan "Apakah yang saya punya?" yang bisa diberikan -waktu, perhatian, cerita, tenaga, makanan, tumpangan, uang, ...

Pertanyaannya bukanlah "Seberapa saya punya?", karena kekayaan sejati lebih ditentukan oleh "Seberapa saya MEMBERI ?"