//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!  (Read 45869 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline herwan2008

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 17
  • Reputasi: 1
Re: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!
« Reply #120 on: 27 May 2013, 09:35:54 AM »
wuih udah setahun nih topik...bagaimana kawan sudah ada yang mencapai jhana ????

sekedar share aja nih :

beberapa tahun yang lalu saya sempet bergabung dengan suatu grup meditasi independent, yang sudah mempraktekan
meditasi dari tahun 80an, jadi grup ini sudah berlatih meditasi sekitar 20-30 tahunan, yang dibimbing oleh seorang (alm) guru
perumah tangga yang belum mengenal tentang Buddhis, beliau mengajarkan kepada para muridnya untuk mencapai ( ning neng )
itu istilah beliau untuk napas dalam kandungan ( dalam hal ini merujuk kepada jhana ), yang menurut beliau ciri - cirinya
ketika kita bermeditasi sampai hening, kita akan bahagia, tapi itu belum seberapa,
nanti kita akan mengalami napas dalam kandungan dimana kita seperti tidak napas,
tapi sesungguhnya kita masih bernapas, jangan takut pada tahap ini, pasrahkan saja.
teruskan hening itu nanti kita akan melihat cahaya batin yang sunguh terang sekali,
bahkan lebih terang dari bohlam lampu seribu watt, itu pun belum seberapa,
setelah itu berlalu barulah kita akan mengalami NING NENG ( hening heneng )
dimana kedamaian dan kebahagian ning neng ini sangat dahsyat, bahkan akan membuat
kita ingin terus bermeditasi, bermeditasi, dan bermeditasi.

yang dimana cara nya menurut beliau :

jangan pernah sibuk dengan hidup ini,
sebelum bermeditasi, tinggalkan semua urusan dirumah tetap dirumah
jaga perkataan, jaga pikiran, jaga tingkah laku dalam perilaku setiap hari
jangan pernah merepotkan orang lain untuk kepentingan kita pribadi,
dan bagi muridnya yang masih bujangan, beliau menganjurkan untuk mencapai
NING NENG terlebih dahulu sebelum menikah, karena ning neng akan sangat sulit
dicapai jika kita sudah menikah.

setelah itu barulah kita bisa bermeditasi dengan mudah,
( hal ini berarti merujuk kepada SILA yang murni mutlak sebagai satu syarat untuk bermeditasi agar semua berjalan dengan mudah )
hampir semua murid pertama beliau dapat mencapai NING NENG ini

beliau adalah perumah tangga, yang sejak tahun 70an sudah pisah ranjang dengan istrinya ( bukan bercerai atau bertengkar )
tetapi beliau memutuskan tidak lagi berubungan badan dengan istrinya,
beliau seorang pekerja disebuah perusahaan,
sederhana dalam hidupnya,
punya baju hanya dua, meskipun anak2 nya memiliki ekonomi yang cukup mapan,
tidur hanya diatas ranjang papan, dan satu yang sangat hebat ( menurut saya ) dimana pun
dalam kondisi apa pun jika ada pengamis yang datang atau menghampiri beliau,
beliau akan memberikan pengemis itu berapa pun yang ada didalam kantongnya,
bahkan menurut cerita muridnya, bahwa ada seorang pengemis yang sampai berkata kepada beliau
" cukup kamu sudah cukup memberi kepada saya "

pada 2 tahun terakhir dalam hidupnya beliau berpesan kepada murid - murid nya bahwa beliau akan meninggal tidak lama lagi, paru - paru beliau mengecil, tetapi beliau tetap bisa berbicara selama berjam2 dengan muridnya tanpa bantuan oksigen,
beliau bekata " ini hanya badan yang sakit, jangan sampai pikiran juga ikut sakit, harus bisa berdiri diatas rasa "

bagaimana menurut kawan2 di dhammacitta ? semoga sepengal cerita ini dapat bermanfaat pada kita semua.

Offline Sukma Kemenyan

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.840
  • Reputasi: 109
Re: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!
« Reply #121 on: 27 May 2013, 10:48:38 AM »
Udah di PM, silahkan cek message anda.
Boleh di minta bos?
Kale aja berjodoh

Offline sanjiva

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.091
  • Reputasi: 101
  • Gender: Male
Re: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!
« Reply #122 on: 27 May 2013, 11:56:28 AM »
Udah di PM, silahkan cek message anda.

Bro Dragon, bisikin gw juga dong.  ;)
«   Ignorance is bliss, but the truth will set you free   »

Offline DragonHung

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 963
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Re: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!
« Reply #123 on: 27 May 2013, 05:39:50 PM »
Untuk bro kemenyan dan sanjiva, alamat udah di PM
Banyak berharap, banyak kecewa
Sedikit berharap, sedikit kecewa
Tidak berharap, tidak kecewa
Hanya memperhatikan saat ini, maka tiada ratapan dan khayalan

Offline pengelana_abadi

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 653
  • Reputasi: 14
  • Gender: Male
  • walking on the path of Dhamma
Re: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!
« Reply #124 on: 28 May 2013, 03:03:18 AM »
Untuk bro kemenyan dan sanjiva, alamat udah di PM

Bro dragon, saya juga donk
^o^**May All living beings be always happy and kind**^o^

Offline DragonHung

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 963
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Re: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!
« Reply #125 on: 28 May 2013, 06:05:16 AM »
udah dikirim, cek PM
Banyak berharap, banyak kecewa
Sedikit berharap, sedikit kecewa
Tidak berharap, tidak kecewa
Hanya memperhatikan saat ini, maka tiada ratapan dan khayalan

Offline sungaibesar

  • Betet Penipu, Jgn Diberi Makan
  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 47
  • Reputasi: -7
Re: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!
« Reply #126 on: 16 April 2015, 06:42:28 PM »
Ini adalah postingan pertama saya setelah sekian lama mengikuti dan memperhatikan forum DC ini. Salam kenal untuk semua rekan2 se-dharmma disini.

Tujuan saya membuat postingan ini adalah untuk memberikan informasi mengenai guru dan tempat yg baik untuk melaksanakan meditasi, karena saya melihat banyak teman2 se-dharmma yang selalu bertanya-tanya mengenai meditasi terutama masalah jhanna dan kelihatannya sering berputar-putar terus pada keadaan itu.

Hal ini mengingatkan saya ketika pertama kali saya tertarik akan meditasi dan berusaha untuk belajar dari guru2 agama, buku meditasi, para bhikkhu dan informasi lainnya, namun selama 6 tahun tidak ada satupun yg memuaskan rasa dahaga akan kebenaran mengenai meditasi itu. 
Apakah semua yg ditulis dalam buku2 pelajaran agama itu benar? Apakah ajaran Sang Buddha itu benar? Dan kenapa kelihatannya ajaran beliau  terlalu jauh di awang2. Apakah metode meditasi saya telah saya lakukan itu ada pada jalan yg benar? Pertanyaan2 yg demikianlah yang selalu berputar-putar dalam benak saya.


Ada anekdot seperti ini  yang beredar diantara kami sesama saudara seperguruan

Pertapaan Giri Mangalaram

Membuka berbagai jurusan :

- Jurusan  Jhanna I-IV = 1 bulan
- Jurusan Arupa Jhanna I-IV = 3 bulan
- Jurusan Sottapanna = 1 tahun
- Jurusan yang diatas itu = 3 tahun

Untuk mencapai rupa jhanna tidak terlalu sulit intinya hanya perlu "pergulatan batin" untuk ngendapkan bentuk-bentuk pikiran buruk (kemauan jahat, kemalasan, kebencian, kegelisahan dan keragu-raguan) dalam batin itu. 
Cara mengendapkan hal itu adalah dengan mengurangi banyak kontak indra dengan dunia luar, kadang2 walau dengan metode meditasi sederhana hal itu dapat di capai dalam jangka waktu 3 minggu.
Setelah batin tenang, jhanna I-III dapat dicapai dengan mudah, hanya sewaktu memasuki jhanna ke IV agak membutuhkan petunjuk guru.

Maka dikatakan mencapai jhanna itu tidak sulit, karena rata-rata sebulan sudah mampu mencapai itu dengan syarat, Guru dan tempat yang tepat serta didukung oleh 2 hal yaitu : Karma baik yang mendukung dan tekad yang kuat.  Hanya sesederhana itu.

Guru yang saya maksud adalah Bhante Suryabummi Maha Thera dan lokasinya berada di Tempat latihan meditasi & Vipasanna "Giri Mangalaram" Trawas, Mojokerto, Jawa Timur.

Dua kondisi yang saya sebut yaitu karma baik yang mendukung serta tekad yang kuat juga dibutuhkan. Mengapa demikian?
- Untuk tempat : Bhante pernah berkata, tempat beliau itu 'istimewa'.  'istimewa' kenapa dikatakan demikian? Konon orang yang tidak mempunyai hubungan karma dengan tempat itu paling lama tahan tinggal di sana selama 7 hari saja.
- Tekad yang kuat : Walau mempunyai karma baik yang mendukung kalau tidak niat untuk latihan dengan sungguh2, walau tinggal di sana selama 3 tahun juga tidak akan maju.


Jadi kalau anda berkesempatan untuk bertemu dan belajar kepada beliau di Trawas, serta karma baik anda cukup dan sungguh2 bertekad belajar untuk mencapai kemajuan batin, maka saya katakan "Mencapai Jhanna Tidak Sulit!"


. . . . . . . .


 _/\_


saya tidak terima.

Offline Meruem

  • Teman
  • **
  • Posts: 88
  • Reputasi: -4
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!
« Reply #127 on: 17 April 2015, 09:58:11 AM »

Offline kumara2

  • Warning: Betet detected!
  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 42
  • Reputasi: -2
Re: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!
« Reply #128 on: 26 November 2015, 09:25:26 PM »
Ini adalah postingan pertama saya setelah sekian lama mengikuti dan memperhatikan forum DC ini. Salam kenal untuk semua rekan2 se-dharmma disini.

Tujuan saya membuat postingan ini adalah untuk memberikan informasi mengenai guru dan tempat yg baik untuk melaksanakan meditasi, karena saya melihat banyak teman2 se-dharmma yang selalu bertanya-tanya mengenai meditasi terutama masalah jhanna dan kelihatannya sering berputar-putar terus pada keadaan itu.

Hal ini mengingatkan saya ketika pertama kali saya tertarik akan meditasi dan berusaha untuk belajar dari guru2 agama, buku meditasi, para bhikkhu dan informasi lainnya, namun selama 6 tahun tidak ada satupun yg memuaskan rasa dahaga akan kebenaran mengenai meditasi itu. 
Apakah semua yg ditulis dalam buku2 pelajaran agama itu benar? Apakah ajaran Sang Buddha itu benar? Dan kenapa kelihatannya ajaran beliau  terlalu jauh di awang2. Apakah metode meditasi saya telah saya lakukan itu ada pada jalan yg benar? Pertanyaan2 yg demikianlah yang selalu berputar-putar dalam benak saya.


Ada anekdot seperti ini  yang beredar diantara kami sesama saudara seperguruan

Pertapaan Giri Mangalaram

Membuka berbagai jurusan :

- Jurusan  Jhanna I-IV = 1 bulan
- Jurusan Arupa Jhanna I-IV = 3 bulan
- Jurusan Sottapanna = 1 tahun
- Jurusan yang diatas itu = 3 tahun

Untuk mencapai rupa jhanna tidak terlalu sulit intinya hanya perlu "pergulatan batin" untuk ngendapkan bentuk-bentuk pikiran buruk (kemauan jahat, kemalasan, kebencian, kegelisahan dan keragu-raguan) dalam batin itu. 
Cara mengendapkan hal itu adalah dengan mengurangi banyak kontak indra dengan dunia luar, kadang2 walau dengan metode meditasi sederhana hal itu dapat di capai dalam jangka waktu 3 minggu.
Setelah batin tenang, jhanna I-III dapat dicapai dengan mudah, hanya sewaktu memasuki jhanna ke IV agak membutuhkan petunjuk guru.

Maka dikatakan mencapai jhanna itu tidak sulit, karena rata-rata sebulan sudah mampu mencapai itu dengan syarat, Guru dan tempat yang tepat serta didukung oleh 2 hal yaitu : Karma baik yang mendukung dan tekad yang kuat.  Hanya sesederhana itu.

Guru yang saya maksud adalah Bhante Suryabummi Maha Thera dan lokasinya berada di Tempat latihan meditasi & Vipasanna "Giri Mangalaram" Trawas, Mojokerto, Jawa Timur.

Dua kondisi yang saya sebut yaitu karma baik yang mendukung serta tekad yang kuat juga dibutuhkan. Mengapa demikian?
- Untuk tempat : Bhante pernah berkata, tempat beliau itu 'istimewa'.  'istimewa' kenapa dikatakan demikian? Konon orang yang tidak mempunyai hubungan karma dengan tempat itu paling lama tahan tinggal di sana selama 7 hari saja.
- Tekad yang kuat : Walau mempunyai karma baik yang mendukung kalau tidak niat untuk latihan dengan sungguh2, walau tinggal di sana selama 3 tahun juga tidak akan maju.


Jadi kalau anda berkesempatan untuk bertemu dan belajar kepada beliau di Trawas, serta karma baik anda cukup dan sungguh2 bertekad belajar untuk mencapai kemajuan batin, maka saya katakan "Mencapai Jhanna Tidak Sulit!"


. . . . . . . .


 _/\_

Ini renungan untuk anda
Seperti air yg murni, tiada warna dan bau.
tidak pula berasap.
seperti itulah jhana 8.
dan seperti inilah jhana 9 yg disarankan buddha.
apa komentar gurumu yg sombong itu mengenai jana9.
berapa lama jurusan jana 9 jika berlatih disana.

Offline sala45

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 112
  • Reputasi: -9
  • ******* sela7N1*******
Re: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!
« Reply #129 on: 12 June 2017, 04:21:27 AM »
Ini adalah postingan pertama saya setelah sekian lama mengikuti dan memperhatikan forum DC ini. Salam kenal untuk semua rekan2 se-dharmma disini.

Tujuan saya membuat postingan ini adalah untuk memberikan informasi mengenai guru dan tempat yg baik untuk melaksanakan meditasi, karena saya melihat banyak teman2 se-dharmma yang selalu bertanya-tanya mengenai meditasi terutama masalah jhanna dan kelihatannya sering berputar-putar terus pada keadaan itu.

Hal ini mengingatkan saya ketika pertama kali saya tertarik akan meditasi dan berusaha untuk belajar dari guru2 agama, buku meditasi, para bhikkhu dan informasi lainnya, namun selama 6 tahun tidak ada satupun yg memuaskan rasa dahaga akan kebenaran mengenai meditasi itu. 
Apakah semua yg ditulis dalam buku2 pelajaran agama itu benar? Apakah ajaran Sang Buddha itu benar? Dan kenapa kelihatannya ajaran beliau  terlalu jauh di awang2. Apakah metode meditasi saya telah saya lakukan itu ada pada jalan yg benar? Pertanyaan2 yg demikianlah yang selalu berputar-putar dalam benak saya.


Ada anekdot seperti ini  yang beredar diantara kami sesama saudara seperguruan

Pertapaan Giri Mangalaram

Membuka berbagai jurusan :

- Jurusan  Jhanna I-IV = 1 bulan
- Jurusan Arupa Jhanna I-IV = 3 bulan
- Jurusan Sottapanna = 1 tahun
- Jurusan yang diatas itu = 3 tahun

Untuk mencapai rupa jhanna tidak terlalu sulit intinya hanya perlu "pergulatan batin" untuk ngendapkan bentuk-bentuk pikiran buruk (kemauan jahat, kemalasan, kebencian, kegelisahan dan keragu-raguan) dalam batin itu. 
Cara mengendapkan hal itu adalah dengan mengurangi banyak kontak indra dengan dunia luar, kadang2 walau dengan metode meditasi sederhana hal itu dapat di capai dalam jangka waktu 3 minggu.
Setelah batin tenang, jhanna I-III dapat dicapai dengan mudah, hanya sewaktu memasuki jhanna ke IV agak membutuhkan petunjuk guru.

Maka dikatakan mencapai jhanna itu tidak sulit, karena rata-rata sebulan sudah mampu mencapai itu dengan syarat, Guru dan tempat yang tepat serta didukung oleh 2 hal yaitu : Karma baik yang mendukung dan tekad yang kuat.  Hanya sesederhana itu.

Guru yang saya maksud adalah Bhante Suryabummi Maha Thera dan lokasinya berada di Tempat latihan meditasi & Vipasanna "Giri Mangalaram" Trawas, Mojokerto, Jawa Timur.

Dua kondisi yang saya sebut yaitu karma baik yang mendukung serta tekad yang kuat juga dibutuhkan. Mengapa demikian?
- Untuk tempat : Bhante pernah berkata, tempat beliau itu 'istimewa'.  'istimewa' kenapa dikatakan demikian? Konon orang yang tidak mempunyai hubungan karma dengan tempat itu paling lama tahan tinggal di sana selama 7 hari saja.
- Tekad yang kuat : Walau mempunyai karma baik yang mendukung kalau tidak niat untuk latihan dengan sungguh2, walau tinggal di sana selama 3 tahun juga tidak akan maju.


Jadi kalau anda berkesempatan untuk bertemu dan belajar kepada beliau di Trawas, serta karma baik anda cukup dan sungguh2 bertekad belajar untuk mencapai kemajuan batin, maka saya katakan "Mencapai Jhanna Tidak Sulit!"


. . . . . . . .


 _/\_

sy mengerti kenapa jadi begini.yg pasti anda dipermainkan orang.
seumur hidup belajar, baru saya dengar dan lihat tulisan spt ini.

apa yg dialami mereka yg berlatih sdbatas namarupa paricedha nyana.
Pengetahuan nama dan rupa berbeda melalui  samadi yg halus.
Hanya 1 orang siswa yg sy tahu menguasai jhana, tapi dia memiliki jhana sebelum belajar agama Buddha, dari kecil.
Spt pangeran sidharta usia 7 tahun saat festival suku sakya.

Lain kali hati hati berucap, ucapan itu bisa menjadi pisau mata dua.menikam balik pemiliknya.
akibatnya anda dibuat bercanda oleh yg lebih tua. Seandainya mereka tahu sampai masuk forum....wuih
pasti sy yg dianggap ngajar yg bukan bukan.

dharmaputera - sela7N1.

Nb.
seorang dhamaputera jika naik di kereta kuda, roda kereta tdk meninggalkan jejak di bumi.
bukan karena masalah berbohong spt cerita bharatayuda, ttp karena jati nya sdh tdk ada.

jika mndengar spt itu, anda jgn tertawa ngakak.walaupun dalamhati. Itulah sebab utama shg
dibalas dgn informasi model begini.





« Last Edit: 12 June 2017, 04:34:00 AM by sala45 »

Offline sala45

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 112
  • Reputasi: -9
  • ******* sela7N1*******
Re: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!
« Reply #130 on: 12 June 2017, 05:10:01 AM »
saya mo sharing sedikit,

banyak senior2 saya yg mengatakan, ketika seseorang mencapai jhana 2-3, umumnya sudah mulai melepaskan kehidupan keduniawian(pranja juga ikut berubah).
jika masih ingin menikah, masih ingin mencari uang, masih ingin punya anak, masih ingin naik Harley Davidson, masih ingin naik Ferrari,..... dll, lebih baik tidak mempelajarinya terlalu dalam.
takutnya akan terjadi konflik batin, karena belum seutuhnya siap melepaskan kehidupan keduniawian.

jika tekad sudah bulat, silahkan.. mungkin 3 hari pun bisa mencapainya.
jika tekad belum bulat, lebih baik tidak mengetahui apa yg sebenarnya belum saatnya untuk mengetahuinya.

hanya sekedar berbagi saran dari senior2 saya  _/\_



jhana itu sendiri adalah keduniawian, masih dalam wilayah lokiya, bagaimana mungkin seseorang yang bisa condong meninggalkan keduniwian hanya karena mengalami sesuatu yg juga bersifat keduniawian? jhana tidak identik dengan kesucian. dan bertolak belakang dengan pengalaman anda Bro Wen, saya sebaliknya banyak mengenal perumah tangga yang mencapai jhana2

Jhana itu mmmbersihkan ttp kualitasnya dibawah ariya magga phala belenggu ke4 sd.10.
tdk boleh berkomentar spt diatas, kecuali sdh mematahkan 3 belenggu dan 2 beldnggu sisanya lemah, spt api korek.

mengenai perumahtangga yg banyak menguasai jana, znda dipermainkan orang.

Offline sala45

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 112
  • Reputasi: -9
  • ******* sela7N1*******
Re: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!
« Reply #131 on: 12 June 2017, 06:08:40 AM »
AN 5.28
Samadhanga Sutta
The Factors of Concentration

The Blessed One said: "Now what, monks, is five-factored noble right concentration? There is the case where a monk — quite withdrawn from sensuality, withdrawn from unskillful qualities — enters and remains in the first jhana: rapture and pleasure born from withdrawal, accompanied by directed thought and evaluation. He permeates and pervades, suffuses and fills this very body with the rapture and pleasure born from withdrawal. There is nothing of his entire body unpervaded by rapture and pleasure born from withdrawal.

"Just as if a skilled bathman or bathman's apprentice would pour bath powder into a brass basin and knead it together, sprinkling it again and again with water, so that his ball of bath powder — saturated, moisture-laden, permeated within and without — would nevertheless not drip; even so, the monk permeates, suffuses and fills this very body with the rapture and pleasure born of withdrawal. There is nothing of his entire body unpervaded by rapture and pleasure born from withdrawal. This is the first development of the five-factored noble right concentration.


Ini mengenai memperhatikan 5 faktor jhana secara berulang-ulang/atau seperti prajna_putra bilang koreksi jhana tadi. Ketika ini menjadi jelas disadari,bahwa ini piti,ini vitaka, ini vicara dan lain.ini mengenai keahlian dalam melihat faktor jhana. Dalam visudhi magga ini mengenai keahlian dalam jhana.

sumber. Diskuxi dhammacitta.

Apa yg disampai kan Buddha benar, 5 faktor jhana mesti ada dan lengkap.
namun mereka yg berlatih menemukan adanya nimitta, yg berkaitan dgn xifat maxing maxing.
oleh karena itu nimitta sbg tanda jhana itu benar, terutama perbatasan rupa - arupa jhana.

Mengenai mahir obyek kasina dan mudah keluar masuk adalah tanda dari iddhipada itu benar.yg tdk benar
mdnceritakan pengalaman orang lain .sy sdh habishabisan soal ini, tapi angkat tangan.
sifat wanita memang spt itu, padahal itu hanya tdk ldbih 1 menit.disuruh ngulang ternyata malah cerita ini itu
tdk karuan.

Kasina itu anicca, tdk usah dibicarakan.malah siaran setiap hari.kalau sdh demikian pasti sy tinggal,
sy biarkan spy meditasinya runtuh dan cepat pulang. sebagai umat Buddha, tdk pantas membicarakan haxil latihan
secara berkolompok.jadinya spthudoyo atau tesla.saat meditasi tdk usah viriya,cukup memadankan hasil diskuxi dgn apa timbul saat melamun di tengah.

jadi dah jhana, updkkha, nimitta atau apa saja yg didiskusikan .




Offline hikma

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 15
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Mencapai Jhanna Tidak Sulit!
« Reply #132 on: 16 August 2020, 10:32:11 AM »
Ini adalah postingan pertama saya setelah sekian lama mengikuti dan memperhatikan forum DC ini. Salam kenal untuk semua rekan2 se-dharmma disini.

Tujuan saya membuat postingan ini adalah untuk memberikan informasi mengenai guru dan tempat yg baik untuk melaksanakan meditasi, karena saya melihat banyak teman2 se-dharmma yang selalu bertanya-tanya mengenai meditasi terutama masalah jhanna dan kelihatannya sering berputar-putar terus pada keadaan itu.

Hal ini mengingatkan saya ketika pertama kali saya tertarik akan meditasi dan berusaha untuk belajar dari guru2 agama, buku meditasi, para bhikkhu dan informasi lainnya, namun selama 6 tahun tidak ada satupun yg memuaskan rasa dahaga akan kebenaran mengenai meditasi itu. 
Apakah semua yg ditulis dalam buku2 pelajaran agama itu benar? Apakah ajaran Sang Buddha itu benar? Dan kenapa kelihatannya ajaran beliau  terlalu jauh di awang2. Apakah metode meditasi saya telah saya lakukan itu ada pada jalan yg benar? Pertanyaan2 yg demikianlah yang selalu berputar-putar dalam benak saya.


Ada anekdot seperti ini  yang beredar diantara kami sesama saudara seperguruan

Pertapaan Giri Mangalaram

Membuka berbagai jurusan :

- Jurusan  Jhanna I-IV = 1 bulan
- Jurusan Arupa Jhanna I-IV = 3 bulan
- Jurusan Sottapanna = 1 tahun
- Jurusan yang diatas itu = 3 tahun

Untuk mencapai rupa jhanna tidak terlalu sulit intinya hanya perlu "pergulatan batin" untuk ngendapkan bentuk-bentuk pikiran buruk (kemauan jahat, kemalasan, kebencian, kegelisahan dan keragu-raguan) dalam batin itu. 
Cara mengendapkan hal itu adalah dengan mengurangi banyak kontak indra dengan dunia luar, kadang2 walau dengan metode meditasi sederhana hal itu dapat di capai dalam jangka waktu 3 minggu.
Setelah batin tenang, jhanna I-III dapat dicapai dengan mudah, hanya sewaktu memasuki jhanna ke IV agak membutuhkan petunjuk guru.

Maka dikatakan mencapai jhanna itu tidak sulit, karena rata-rata sebulan sudah mampu mencapai itu dengan syarat, Guru dan tempat yang tepat serta didukung oleh 2 hal yaitu : Karma baik yang mendukung dan tekad yang kuat.  Hanya sesederhana itu.

Guru yang saya maksud adalah Bhante Suryabummi Maha Thera dan lokasinya berada di Tempat latihan meditasi & Vipasanna "Giri Mangalaram" Trawas, Mojokerto, Jawa Timur.

Dua kondisi yang saya sebut yaitu karma baik yang mendukung serta tekad yang kuat juga dibutuhkan. Mengapa demikian?
- Untuk tempat : Bhante pernah berkata, tempat beliau itu 'istimewa'.  'istimewa' kenapa dikatakan demikian? Konon orang yang tidak mempunyai hubungan karma dengan tempat itu paling lama tahan tinggal di sana selama 7 hari saja.
- Tekad yang kuat : Walau mempunyai karma baik yang mendukung kalau tidak niat untuk latihan dengan sungguh2, walau tinggal di sana selama 3 tahun juga tidak akan maju.


Jadi kalau anda berkesempatan untuk bertemu dan belajar kepada beliau di Trawas, serta karma baik anda cukup dan sungguh2 bertekad belajar untuk mencapai kemajuan batin, maka saya katakan "Mencapai Jhanna Tidak Sulit!"


. . . . . . . .


 _/\_


Nammo Sanghyang Adi Buddhaya,

Saya terdiam membaca tulisan ini. Karena penulisnya gambar bocah, saya bantu memperbaikinya.

Menurut saya, tidak benar ada jurusan program jhana 1 sd 4 di giri mangala.Bila ada murid yg mampu mencapainya,Bhante Surya tidak pernah mengumumkan secara terbuka.Hanya yg bersangkutan saja yg di beri tahu.Itu semua karena kebajikan dari murid itu di kehidupan sekarang dan kehidupan sebelum sekarang.

Menurut saya, bhante banyak merendah, tempat itu  memang istimewa, tetapi sepeninggal bhante Surya, tempat itu tidak ada bedanya dengan meditasi di rumah masing masing.

Dari tulisan di atas, jhana tidak sulit adalah kesimpulan dari penulis, juga dari bhante Surya.Menurut saya,  janganlah langsung melompat pada kesimpulan yg sama dengan bhante. Investigasi lebih baik.
Apa yg disampaikan bhante , tekad dan karma baik itu benar, 3 minggu itu benar, tetapi pelaksanaannya tidak sesederhana  bicara saja.

Nammo Sanghyang Adi Buddhaya,

Hikma






« Last Edit: 16 August 2020, 10:55:35 AM by hikma »

 

anything