Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Jurnal Chen Hui Ling  (Read 68133 times)

0 Members and 3 Guests are viewing this topic.

Offline Chen Hui Ling

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.654
  • Reputasi: 65
  • Gender: Female
Jurnal Chen Hui Ling
« on: 28 October 2011, 09:29:41 PM »
 Dear Jurnal,

Hari ini perasaan galau dateng lagi. Walaupun semua temen-temen di FBS sudah mulai akrab denganku tapi aku masih belum bisa menerima kenyataan kuliah di FBS. Padahal apa sih bagusnya dokter, sekolahnya lama ngabisin banyak duit seperti yang pernah kubilang waktu SMP tapi entah kenapa aku negitu menginginkan untuk bisa menjadi dokter dari kelas 3 SMA sampai hari ini

Waktu daftar di universitas2 negri dan tau kalo ga keterima disemua tempat yang kudaftar rasanya itu seperti udah naik ke surga trus didorong dari belakang jatoh lagi ke bumi. Sakit banget :(
Waktu tau temen baikku yang juga daftar di negri ga ketrima dan dia daftar di swasta akhirnya diterima, rasanya tuh seperti didorong jatuh dari tempat yang tinggi untuk kesekian kalinya.
Iya, secara kalo buat daftar swasta cuman ada uang ampe semester 1 nya aja. Semua tiba2 terasa gelap. Sampai kapan harus ngerasa seperti ini :|

Tiap perasaan ini dateng lagi, pasti rasanya pengen marah2 ke mama kenapa ga bisa ada uang untuk daftar dokter di swasta meskipun aku tau aku masih lebih beruntung dibanding dengan orang-orang yang pengen kuliah tapi ga bisa. Maafin yang tadi ya mah  :-\
« Last Edit: 31 October 2011, 08:54:12 AM by Kainyn_Kutho »
Don't trust too much, Don't hope too much, Don't love too much, because that too much can hurt you so much

Offline andry

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.115
  • Reputasi: 128
Re: Jurnal-ku
« Reply #1 on: 28 October 2011, 09:41:08 PM »
welehhh...
Samma Vayama

Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.068
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Jurnal-ku
« Reply #2 on: 28 October 2011, 09:43:24 PM »
Semua yang terjadi disyukurin aja.... gag mesti dokter itu sukses koq.... karena setiap orang yang menekuni sekecil apapun pekerjaannya akan menjadi ahli dan suatu saat itu akan dapat menghidupi kamu tanpa syarat harus jadi dokter.... ;D ;D ;D
Tapi saya juga mendukung sikap sist Chen Hui Ling.... cita2 tetap harus diperjuangkan!!! ;) ;) tapi alangkah baiknya jika ortu kita gag mampu membiayai kita dengan apa yang mereka punya maka jangan memaksa mereka namun jadikan itu semangat untuk mengumpulkan materi dan mengejar cita2 dan impian kita menggunakan materi yang kita hasilkan sendiri.... pasti hasilnya akan lebih memuaskan.....
Namun sebelum itu mintalah restu pada kedua ortu sist Chen Hui Ling, karena saya percaya restu ortu menentukan 99,99% keberhasilan anaknya...
 ;D ;D ;D

Semangat sist.... buat diriku dan dirimu yang memang cita2nya jadi dokter walau sekarang blom kesampaian.... ^-^ ^-^ ^-^
Life is must learning,  trying and never giving up to all problem that come to our life.
If life give you one hundred reason to beat you down then find one thousand reason to revive again and again.

Offline Chen Hui Ling

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.654
  • Reputasi: 65
  • Gender: Female
Re: Jurnal-ku
« Reply #3 on: 28 October 2011, 10:32:07 PM »
Semua yang terjadi disyukurin aja.... gag mesti dokter itu sukses koq.... karena setiap orang yang menekuni sekecil apapun pekerjaannya akan menjadi ahli dan suatu saat itu akan dapat menghidupi kamu tanpa syarat harus jadi dokter.... ;D ;D ;D
Tapi saya juga mendukung sikap sist Chen Hui Ling.... cita2 tetap harus diperjuangkan!!! ;) ;) tapi alangkah baiknya jika ortu kita gag mampu membiayai kita dengan apa yang mereka punya maka jangan memaksa mereka namun jadikan itu semangat untuk mengumpulkan materi dan mengejar cita2 dan impian kita menggunakan materi yang kita hasilkan sendiri.... pasti hasilnya akan lebih memuaskan.....
Namun sebelum itu mintalah restu pada kedua ortu sist Chen Hui Ling, karena saya percaya restu ortu menentukan 99,99% keberhasilan anaknya...
 ;D ;D ;D

Semangat sist.... buat diriku dan dirimu yang memang cita2nya jadi dokter walau sekarang blom kesampaian.... ^-^ ^-^ ^-^

iyah, hati juga pengennya ga maksa, cuman pikiran yang kadang kumat pengen mencak2 ~X(
Hmm.. mama sih bilang kalo nanti sudah ada uang baru dipikirkan lagi, mau lanjut disini sampe selesai atau daftar dokter swasta.
Sebenernya sih mama bilang boleh kalo mau daftar dokter buat taun besok, tapi di negri aja yg kalo ketrima murah. tp akunya yang ga mau di negri :no:

iyah, sekarang jadi dokter :x dulu aja  =))
Don't trust too much, Don't hope too much, Don't love too much, because that too much can hurt you so much

Offline andry

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.115
  • Reputasi: 128
Re: Jurnal-ku
« Reply #4 on: 28 October 2011, 10:37:17 PM »
kadang apa yg dipikirkan tidak sesuai dgn kenyataan

kadang apa yg diharapkan akan berjalan baik tidak akan berjalan dgn baik

syukuri aja, krn msh bisa kuliah.
dgn perasaan syukur ini justru , akan dapat mengubah hal2 yg tidak menyenangkan

segala yg terkondisi itu tdk pernah kekal.

smoga menjadi dokter cinta... wekwkewekwke
eh, dokter yg bijaksana
Samma Vayama

Offline Chen Hui Ling

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.654
  • Reputasi: 65
  • Gender: Female
Re: Jurnal-ku
« Reply #5 on: 28 October 2011, 11:07:24 PM »
kadang apa yg dipikirkan tidak sesuai dgn kenyataan

kadang apa yg diharapkan akan berjalan baik tidak akan berjalan dgn baik

syukuri aja, krn msh bisa kuliah.
dgn perasaan syukur ini justru , akan dapat mengubah hal2 yg tidak menyenangkan

segala yg terkondisi itu tdk pernah kekal.

smoga menjadi dokter cinta... wekwkewekwke
eh, dokter yg bijaksana

Hmm.. sebenernya sih diawal2 masuk SMA sampe mau ujian nasional SMA aku belom tau mau kuliah apa.
Yang ada di pikiran mama adalah massuk ekonomi ntar bisa berhasil seperti cc sepupu, pertama setuju, tapi terakhir2 pikir juga kan nasib orang beda2, belom tentu aku ikutan masuk eko trus jadi sukses juga kan?
Trus karena mama (dan saya) percaya di klenteng, nyobalah tanya di klenteng, katanya paling bagus dokter, tanya sama tukang guamya dulu pun dikasi 3 pilihan: farmasi, tek.kim, atau dokter. Dulu sih ga mau yg namanya dokter, tapi semakin deket UN malah akhirnya prefer ke dokter.

Sebenernya bener ga sih tanya dan percaya tanya2 gitu? Apa malah terlihat seperti orang bodoh?
Don't trust too much, Don't hope too much, Don't love too much, because that too much can hurt you so much

Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.068
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Jurnal-ku
« Reply #6 on: 28 October 2011, 11:39:45 PM »
klo pingin swasta memang agak mahal sist... btw coba aja ikut ujiannya kali ketrima dapet keringanan biaya seperti aku dulu waktu masuk farmasi...
Klo gag mah gag sanggup kuliah maklum mama kan single parent.... ;D ;D ;D
Klo masuk negri UGM juga bagus koq sist... atau klo pingin swasta di JKT ada untar, atma jaya, trisakti... jur kedokterannya bagus semua... =P~ =P~ =P~ (sayang saya tak boleh kuliah luar kota... :'( :'( :'()
Life is must learning,  trying and never giving up to all problem that come to our life.
If life give you one hundred reason to beat you down then find one thousand reason to revive again and again.

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.554
  • Reputasi: 219
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Re: Jurnal-ku
« Reply #7 on: 29 October 2011, 12:19:34 AM »
bagaimana kalau nanti punya suami dokter?

gw juga heran kenapa Steven Jobs (CEO Apple Company, yg RIP) udah merasakan di sementer 1, bahwa universitas tidak banyak membantu dia.........akhirnya menjadi CEO terbaik di USA, dia tidak dan bukan lulusan komputer, malah dpt posisi tertinggi di Apple company.

jadi apa hubungan pendidikan universitas dgn kenyataan realitas sebenarnya ?

sbg contoh perusahaan komputer WANG, pendirinya adalah lulusan phD, dan bahkan udah menciptakan magnatic core memory.... org sangat genius dlm hal teknology komputer,  tapi perusahaannya kandas...

jadi apa hubungannya gelar doktor dgn kenyataan realitas business sebenarnya ?


judul sebaiknya :

Jurnal-ku : Chen Hui Ling
« Last Edit: 29 October 2011, 12:21:15 AM by johan3000 »
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline Trafalgar Law

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 5
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Jurnal-ku
« Reply #8 on: 29 October 2011, 07:31:47 AM »
kebetulan didi sy tahun ini br masuk kul ked
uang pangkalnnya sj seharga mobil baru  :'(
denger2 nanti hrs beli may & alat2ked yg gitulah  :D

Offline Mr.Jhonz

  • Sebelumnya: Chikennn
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.164
  • Reputasi: 148
  • Gender: Male
  • simple life
Re: Jurnal-ku
« Reply #9 on: 29 October 2011, 08:29:29 AM »
kebetulan didi sy tahun ini br masuk kul ked
uang pangkalnnya sj seharga mobil baru  :'(
denger2 nanti hrs beli may & alat2ked yg gitulah  :D
Mungkin maksudnya kakak mu yg masuk kulaih kedokteran ya dek?
buddha; "berjuanglah dengan tekun dan perhatian murni"

Offline bluppy

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.163
  • Reputasi: 65
  • Gender: Female
Re: Jurnal-ku
« Reply #10 on: 29 October 2011, 11:18:07 AM »
tp akunya yang ga mau di negri :no:
kenapa ngk mau di negeri?

Trus karena mama (dan saya) percaya di klenteng, nyobalah tanya di klenteng, katanya paling bagus dokter, tanya sama tukang guamya dulu pun dikasi 3 pilihan: farmasi, tek.kim, atau dokter. Dulu sih ga mau yg namanya dokter, tapi semakin deket UN malah akhirnya prefer ke dokter.

Sebenernya bener ga sih tanya dan percaya tanya2 gitu? Apa malah terlihat seperti orang bodoh?

dulu saya juga pernah diramal
en biarpun ngk pengen percaya sama ramalan
tapi entah kenapa ramalan itu kepikiran terus
jadi seperti nempel di pikiran bawah sadar

sekarang sama sekali ngk mau diramal lagi
karena menurut saya bikin tambah pusing
"bener ga sih tanya dan percaya tanya2 gitu?"
bukan masalah bener or salah
tapi memberi manfaat ngk?
kalo bikin diri sendiri tambah tertekan
mendingan ngk usah ramal - meramal lagi
« Last Edit: 29 October 2011, 11:23:48 AM by bluppy »

Offline hemayanti

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.477
  • Reputasi: 186
  • Gender: Female
  • Appamadena Sampadetha
Re: Jurnal-ku
« Reply #11 on: 29 October 2011, 12:50:41 PM »
bagaimana kalau nanti punya suami dokter?

gw juga heran kenapa Steven Jobs (CEO Apple Company, yg RIP) udah merasakan di sementer 1, bahwa universitas tidak banyak membantu dia.........akhirnya menjadi CEO terbaik di USA, dia tidak dan bukan lulusan komputer, malah dpt posisi tertinggi di Apple company.

jadi apa hubungan pendidikan universitas dgn kenyataan realitas sebenarnya ?

sbg contoh perusahaan komputer WANG, pendirinya adalah lulusan phD, dan bahkan udah menciptakan magnatic core memory.... org sangat genius dlm hal teknology komputer,  tapi perusahaannya kandas...

jadi apa hubungannya gelar doktor dgn kenyataan realitas business sebenarnya ?


judul sebaiknya :

Jurnal-ku : Chen Hui Ling

nah ini ide yang cemerlang.  :))
sekarang dd chen fokusnya ke kuliah yang sekarang aja dulu, sambil mencari pacar (calon suami) dokter.  ;D
"Sekarang, para bhikkhu, Aku mengatakan ini sebagai nasihat terakhir-Ku: kehancuran adalah sifat dari segala sesuatu yang terbentuk. Oleh karena itu, berjuanglah dengan penuh kesadaran."

Offline Chen Hui Ling

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.654
  • Reputasi: 65
  • Gender: Female
Re: Jurnal-ku
« Reply #12 on: 29 October 2011, 12:52:21 PM »
klo pingin swasta memang agak mahal sist... btw coba aja ikut ujiannya kali ketrima dapet keringanan biaya seperti aku dulu waktu masuk farmasi...
Klo gag mah gag sanggup kuliah maklum mama kan single parent.... ;D ;D ;D
Klo masuk negri UGM juga bagus koq sist... atau klo pingin swasta di JKT ada untar, atma jaya, trisakti... jur kedokterannya bagus semua... =P~ =P~ =P~ (sayang saya tak boleh kuliah luar kota... :'( :'( :'()

iyah, kalo di swasta lebih mahal  :(
sebelom masuk kuliah ini ikut SNMPTN tapi ga ketrima hehe.. Aku jg ada mama doang kok  ;D
DeNova asal mana? :)

bagaimana kalau nanti punya suami dokter?
semoga ^:)^


jadi apa hubungan pendidikan universitas dgn kenyataan realitas sebenarnya ?

jadi apa hubungannya gelar doktor dgn kenyataan realitas business sebenarnya ?
hmm.. meurutku pertanyaan nya ini jawabannya hampir sama maknanya dengan kata2: uang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang.
tanpa gelar di lingkungan sekarang akan seperti kurang dilihat oleh orang2. Gelar doktor=sangat pandai -> hal pertama yang diliat oleh semua orang. Kan pasti semua bilang: eh, itu pinter yah sampe S3 lohhhh.. Kalo di luar mungkin ga sampe lulus univ pun mungkin gpp karena orang liat dari skill nya, kalo disini kan almost semua orang masih liatnya ke latar belakang pendidikan. CMIIW :-?

judul sebaiknya :

Jurnal-ku : Chen Hui Ling
caranya edit judul topic gimana yah? ga liat ada tulisan Edit ???

Don't trust too much, Don't hope too much, Don't love too much, because that too much can hurt you so much

Offline Chen Hui Ling

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.654
  • Reputasi: 65
  • Gender: Female
Re: Jurnal-ku
« Reply #13 on: 29 October 2011, 12:57:07 PM »
kenapa ngk mau di negeri?
karena setahu saya kalo di negeri bisa 6-7 thaun baru dapet gelar dokter. Saya nemu universitas swasta yang dengan 5 tahun aja udah dapet gelar dokter, secara selama saya menjalani kuliah yang ini kan juga umur bertambah terus.

kebetulan didi sy tahun ini br masuk kul ked
uang pangkalnnya sj seharga mobil baru  :'(
denger2 nanti hrs beli may & alat2ked yg gitulah  :D
yang di swasta ini katanya duit masuk 200jt an tapi sudah termasuk biaya mayatnya ::)

nah ini ide yang cemerlang.  :))
sekarang dd chen fokusnya ke kuliah yang sekarang aja dulu, sambil mencari pacar (calon suami) dokter.  ;D
like this juga ;D
Don't trust too much, Don't hope too much, Don't love too much, because that too much can hurt you so much

Offline Chen Hui Ling

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.654
  • Reputasi: 65
  • Gender: Female
Re: Jurnal-ku
« Reply #14 on: 29 October 2011, 01:08:52 PM »
Dear Jurnal,

Hari ini aku balik ke Semarang. Biasanya tiap Sabtu ada 2 botol aqua habis disembahyangin di klenteng dan besoknya aku sama mama dan ai kerumah temennya ai buat kasi itu ke temennya ai. Temennya ai itu sepasang suami istri. Om nya lagi sakit, jadi ai sering kasi air dari klenteng supaya baikan. Tapi hari ini aku ga liat ada botol aqua dimeja itu. Terus aku tanya ke mama,"Ma, besok ga kerumah Om ta?" Mama cuman jawab,"ga".

Lalu barusan mama masuk kamar, bilang kalo ternyata Om dah meninggal dari hari Senin kemarin. Istri sama anak-anaknya katanya juga sepertinya udah relain Om karena kasihan daripada lihat Om sakit-sakit terus. Om udah kena kanker hati dari 3 tahun lalu, sudah mujizat kalo dia bisa bertahan selama itu karena kata dokter yang nanganin dia orang-orang yang kena kanker seperti itu ga ada yang bisa bertahan sampai 2 tahun. :'(

Selamat jalan Om, semoga lekas mendapat jalan yang terang. Terima kasih atas kebaikanmu untukku selama ini dan terima kasih untuk nasehat-nasehatmu. [-o<
Don't trust too much, Don't hope too much, Don't love too much, because that too much can hurt you so much