//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok  (Read 24186 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Jerry

  • Sebelumnya xuvie
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.212
  • Reputasi: 124
  • Gender: Male
  • Suffering is optional.. Pain is inevitable..
Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« on: 25 September 2010, 10:25:31 AM »
Dari thread sebelah.. Berdasarkan anjuran dari Ko Emis (nama disamarkan):
Quote
Mohon kepada rekan2 sekalian, thread ini didedikasikan untuk bhikkhu bergitar, untuk bhikkhu merokok silahkan buka topik baru atau lanjutkan topik lama

Maka diputuskan untuk dibuat thread baru khusus membahas pantas tidaknya bhikkhu merokok. Meski sebelumnya juga pernah ada thread membahas khusus ini:
http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=3313.msg53392#msg53392

Tentu saja penting diingat pembahasan di sini bukan menjadikan kita-kita di sini sebagai hakim, dan hasil diskusi sebagai kebenaran. Melainkan tetap sebagai ajang berpraktek Dhamma, dalam bentuk diskusi & sharing pendapat di forum. Selain itu diharapkan dapat memberi wawasan lebih kepada pembaca [member & guest] mengenai fenomena bhikkhu & rokok agar tidak sampai misinformed. Stay tuned mindfully on DC. :D

Diskusi yang telah berjalan dari teman-teman sebelumnya:
Quote
Porn: hehehehe belom tau yah di Thailand, myanmar, dan Birma. bhantenya ada atau luangponya ngerokok yah ?
KoE: tau sekali, dan sayangnya dalam vinaya memang tidak ada larangan merokok.
Roo: Bhante ngerokok ?  Baru denger gw... Yang kek gt uda pasti ga bener lah, mana ada bhikku terkenal yang ngerokok. Yang ngerokok cuma bhikku" ga niat doang wkwkwk...
KoE: kalau gak salah Ajahn Lee dalam biografinya tertulis bahwa beliau merokok
Haa: bukan ajan lee tp ajan mun
Roo: hah, arahat ngerokok ? Bukankah ngerokok bikin ketagihan ? dan itu merupakan kemelekatan...
Haa: ada dalam biografi ajan mun yg ditulis oleh maha boowa
KoE: apakah ada Arahat yg melekat?
Roo: Oleh karena itu, orang yang merokok pasti akan ketagihan ? Apa dia hanya merokok sekali2 ? atau mau bilang dia merokok terus tapi tidak melekat ?
KoE: dalam buku tidak dituliskan frekuensi merokoknya Bro, menurut anda apakah makan juga melekat?
Roo: Makan adalah kebutuhan untuk mempertahankan hidup... Merokok itu untuk mempertahankan hidup ?
KoE: bagi seorang yg tubuhnya sudah beradaptasi dengan nikotin, rokok juga adalah kebutuhan untuk mempertahankan hidup. tapi topik merokok ini sudah pernah dibahas, atau anda silahkan buka topik baru jika ingin mendiskusikan hal ini, agar tidak OOT
Roo: Ok, sorry jd OOT  ;D ...
Morf: [pict 1, 2 & 3]
setahu saya, di thai, ada 2 aliran theravada, dhammayutta nikaya dan mahanikaya. salah satunya boleh ngerokok. cmiiw.

"A cross-sectional study was conducted from June to December, 2003 among Thai Buddhist monks in 4 provinces of the central region (Nonthaburi, Pathum Thani, Saraburi and Chai Nat) and in 4 provinces of the eastern region (Chachoengsao, Rayong, Trat, and Sa Kaeo) of Thailand. Data were collected using face to face interviews, questionnaires, and physical examination reports (weight, height, heart rate, blood pressure, etc) as the research tools. This study focused on sociodemographics, history of illness, and smoking behavior. The proportion of the cigarette smoking was 47.6% of the total of 920 Buddhist monks. The age group 20-34 years, Maha Nikaya section and Public temple were the majority of the study subjects."
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15916063

Alim: Achan Mun juga merokok !
Sunk: hush, yang benar ajahn chah juga merokok.
Roo: Ajahn Chah ngerokok juga ? Masa sih ???
And: Btw, sedikit komentar , wkt itu guru saya cerita, bahwa di thai gak semua yg bejubvah itu bikhu, karena kebanyakan tuh, cuma para umat biasa yg lg jalanin latihan, jd mereka it's ok. merokok... Hal ini tak acap kali jauhnya dengan para pelacur.. malam2 melacur.. pagi2 berdana makanan.
Drako: [pict 4]
roo: Wew wew wew Ajahn Chah  :o :o :o
KoE: Mohon kepada rekan2 sekalian, thread ini didedikasikan untuk bhikkhu bergitar, untuk bhikkhu merokok silahkan buka topik baru atau lanjutkan topik lama

Sponsor:
Pemberani dan tangguh! - Mahopolo: ShowHide

Pria punya selera - Gudang Gula Internasional: ShowHide

Memang bikin bangga - Sehati: ShowHide

Suasana seimbang tepat jadi nikmat, Harum Coklat..: ShowHide


Silakan dilanjutkan... :D


be happy
_/\_
appamadena sampadetha

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #1 on: 25 September 2010, 10:29:23 AM »
sejenis bakat yg terlambat kah?

Offline padmakumara

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.317
  • Reputasi: 0
  • Gender: Female
  • mara devaputra
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #2 on: 25 September 2010, 10:32:31 AM »
kalo arahat boleh ke club malam gk ?
"Godaan sex merupakan bahaya terbesar dan merupakan penyebab banyak bencana.
Banyak hati yang hancur karena nafsu birahi."

Offline Hendra Susanto

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.198
  • Reputasi: 205
  • Gender: Male
  • haa...
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #3 on: 25 September 2010, 10:32:45 AM »
mohon tidak meng :outoftopic:

Offline Jerry

  • Sebelumnya xuvie
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.212
  • Reputasi: 124
  • Gender: Male
  • Suffering is optional.. Pain is inevitable..
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #4 on: 25 September 2010, 10:34:03 AM »
sejenis bakat yg terlambat kah?
Biar adil. Kalo ngga, ntar katanya cuman mojokin sekte tertentu..
appamadena sampadetha

Offline padmakumara

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.317
  • Reputasi: 0
  • Gender: Female
  • mara devaputra
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #5 on: 25 September 2010, 10:35:40 AM »
"Godaan sex merupakan bahaya terbesar dan merupakan penyebab banyak bencana.
Banyak hati yang hancur karena nafsu birahi."

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #6 on: 25 September 2010, 11:10:04 AM »
sejenis bakat yg terlambat kah?

Ternyata Bro Jerry punya bakat terpendam...

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.554
  • Reputasi: 219
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #7 on: 25 September 2010, 11:12:02 AM »
In one study, when a thousand monks in Cambodia were urged to quit smoking, only thirteen percent lit up again. These are tremendously positive odds, and testify to the will-power of Buddhist monastics. This also indicates yet another use for meditation: Replacing an itchy nicotine patch.


Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline hatRed

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 7.400
  • Reputasi: 138
  • step at the right place to be light
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #8 on: 25 September 2010, 11:56:32 AM »
maaf oot, plesetannya itu loh =))
i'm just a mammal with troubled soul



Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #9 on: 25 September 2010, 12:01:37 PM »
kalau semua vinaya boleh dilanggar, berarti kalian yang telah menghina LSY harus cepat bertobat karena telah menghina buddha hidup =))
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Mr.Jhonz

  • Sebelumnya: Chikennn
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.164
  • Reputasi: 148
  • Gender: Male
  • simple life
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #10 on: 25 September 2010, 01:55:50 PM »
menurut sy,alasan seseorang merokok;
1.untuk kesenagan panca indra
2.menunjukan eksistensi
3. dan lain-lain

So,imo.seorang ariya(arahat) tidak akan menimati rokok
.cmiiw

Masalahnya,si ym Ajahn Chah yg diyakinini telah mencapai magga dan phala(katanya tingkat arahat) terlihat memegang rokok di photonya

Pendapat sy yang salah atau....

« Last Edit: 25 September 2010, 02:10:07 PM by Mr.Jhonz »
buddha; "berjuanglah dengan tekun dan perhatian murni"

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #11 on: 25 September 2010, 01:58:56 PM »
Orang merokok dengan orang yang ngemil permen atau minum kopi sebenarnya kurang lebih serupa. Namun rokok dipandang lebih jelek, sebab lebih banyak hal negatif yang bisa didapatkan oleh seorang perokok daripada hal positifnya. Memang agak "janggal" bila ada bhikkhu yang sering bersantai sambil mengisap rokok. Terkesan seolah sedang menikmati kesenangan indria.

Offline Mr.Jhonz

  • Sebelumnya: Chikennn
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.164
  • Reputasi: 148
  • Gender: Male
  • simple life
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #12 on: 25 September 2010, 02:04:44 PM »
So,yang salah mindset orang yg anti rokok atau..?
buddha; "berjuanglah dengan tekun dan perhatian murni"

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #13 on: 25 September 2010, 02:24:40 PM »
So,yang salah mindset orang yg anti rokok atau..?

Mungkin karena persepsi tentang rokok sudah buruk, ditambah lagi kita yang belum melepaskan diri dari persepsi-persepsi.

Offline Lex Chan

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.435
  • Reputasi: 134
  • Gender: Male
  • Love everybody, not every body...
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #14 on: 25 September 2010, 02:55:38 PM »
Orang merokok dengan orang yang ngemil permen atau minum kopi sebenarnya kurang lebih serupa. Namun rokok dipandang lebih jelek, sebab lebih banyak hal negatif yang bisa didapatkan oleh seorang perokok daripada hal positifnya. Memang agak "janggal" bila ada bhikkhu yang sering bersantai sambil mengisap rokok. Terkesan seolah sedang menikmati kesenangan indria.

setuju.. tidak terlalu berbeda dengan kunyah sirih atau makan es krim.. ^-^
“Give the world the best you have and you may get hurt. Give the world your best anyway”
-Mother Teresa-

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #15 on: 25 September 2010, 03:27:45 PM »
sepertinya harus di bikin daftar mana yang boleh dan tidak nih, dan perbedaan2 kemelekatan dan hal2 yang penting.

1. makan
2. mandi (pakai sabun wangi atau tidak)
3. memakai pakaian yang bagaimana
4. dll kebutuhan pokok


kebutuhan yang tidak penting :
1. hp
2. kendaraan mewah atau tudak
3. perhiasan
4. merokok
5. minum apa yang boleh dan tidak
6. SEX?
7. menonton/pertunjukan
8. main musik
9. dll
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.750
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #16 on: 26 September 2010, 05:26:12 AM »
ternyata ada satu thread lagi...

http://www.amaravati.org/fsn/html/19/jun2.htm
gak tau apakah ajahn chah beneran brenti ngerokok apa kagak...
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #17 on: 26 September 2010, 06:12:36 AM »
berhenti atau tidak ! yang pasti beliau semasa jadi Bhikkhu pasti merokok.
dan di vinaya sepertinya tidak melarang merokok.

saya setuju dengan Bro Upasaka !
selama ini memang banyak persepsi2 tidak bagus terhadap rokok sehingga timbullah image negatif/antipati terhadap para perokok (baik orang biasa apalagi para panutan/tokoh manusia)

 _/\_
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline padmakumara

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.317
  • Reputasi: 0
  • Gender: Female
  • mara devaputra
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #18 on: 26 September 2010, 08:30:06 AM »
Quote from: ASLI dari ADI LIM
berhenti atau tidak ! yang pasti beliau semasa jadi Bhikkhu pasti merokok.
dan di vinaya sepertinya tidak melarang merokok.

saya setuju dengan Bro Upasaka !
selama ini memang banyak persepsi2 tidak bagus terhadap rokok sehingga timbullah image negatif/antipati terhadap para perokok (baik orang biasa apalagi para panutan/tokoh manusia)

Quote from: YANG SUDAH DIEDIT PADPAD
berhenti atau tidak ! yang pasti beliau semasa jadi Bhikkhu pasti tidak merokok.
dan di vinaya sepertinya melarang merokok.

saya tidak setuju dengan Bro Upasaka !
selama ini memang tidak banyak persepsi2 tidak bagus terhadap rokok sehingga timbullah image negatif/antipati terhadap para perokok (baik orang biasa apalagi para panutan/tokoh manusia)

 _/\_
« Last Edit: 01 October 2010, 05:39:33 AM by Sumedho »
"Godaan sex merupakan bahaya terbesar dan merupakan penyebab banyak bencana.
Banyak hati yang hancur karena nafsu birahi."

Offline Mr. Bagus

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 349
  • Reputasi: 12
  • Gender: Male
  • Sedang Apa
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #19 on: 26 September 2010, 03:49:23 PM »
sepertinya harus di bikin daftar mana yang boleh dan tidak nih, dan perbedaan2 kemelekatan dan hal2 yang penting.

1. makan
2. mandi (pakai sabun wangi atau tidak)
3. memakai pakaian yang bagaimana
4. dll kebutuhan pokok


kebutuhan yang tidak penting :
1. hp
2. kendaraan mewah atau tudak
3. perhiasan
4. merokok
5. minum apa yang boleh dan tidak
6. SEX?
7. menonton/pertunjukan
8. main musik
9. dll
Kurasa tidak perlu, malah merepotkan dan memberi dampak yg besar. Contohnya ketetapan2 dari MU*
:x Persepsi yang saya dapat dari pengalaman saya sendiri sebagai orang buta tidak bisa dibandingkan dengan orang yang melihat dengan terang. >:)<

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #20 on: 26 September 2010, 05:41:28 PM »
sepertinya harus di bikin daftar mana yang boleh dan tidak nih, dan perbedaan2 kemelekatan dan hal2 yang penting.

1. makan
2. mandi (pakai sabun wangi atau tidak)
3. memakai pakaian yang bagaimana
4. dll kebutuhan pokok


kebutuhan yang tidak penting :
1. hp
2. kendaraan mewah atau tudak
3. perhiasan
4. merokok
5. minum apa yang boleh dan tidak
6. SEX?
7. menonton/pertunjukan
8. main musik
9. dll
Kurasa tidak perlu, malah merepotkan dan memberi dampak yg besar. Contohnya ketetapan2 dari MU*
berarti setidaknya seseorang ketika menjadi bhikkhu dia setidaknya mengetahui mana yang boleh dan mana yang tidak boleh, masa umat lebih mengetahui mana yang boleh dan tidak daripada bhikkhu itu sendiri.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #21 on: 29 September 2010, 08:10:29 PM »
harus di ingat merokok menyebabkan ketagihan adalah pengetahuan jaman ini atau pengetahuan ini belum terlalu lama sekali di ketahui oleh khalayak ramai.

bila kita menengok kebelakang 50 th atau 35 thn kebelakang merokok adalah hal yang wajar bagi sebagian besar masyarakat dunia kita pada waktu tersebut.
« Last Edit: 29 September 2010, 08:13:26 PM by daimond »

Offline rooney

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.750
  • Reputasi: 47
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia...
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #22 on: 29 September 2010, 08:36:49 PM »
^
Merokok memang menyebabkan ketagihan jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama...

Merokok itu kebiasaan yang wajar ?  :o

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #23 on: 29 September 2010, 08:44:40 PM »
pada jaman dahulu kala (ingat kata lampau waktu 50 thn lalu). justru kita ini yang tidak merokok adalah hal aneh karena merokok adalah bahasa pergaulan dunia pada waktu itu (tidak tahu etiket and bla bla bla).

seperti dikatakan rokok adalah lambang perdamaian bagi suku asli (orang indian) di usa.

jadi bila anda menolak lambang perdamaian apa jadi nya? logica nya/persepsi orang pada jaman dahulu seperti itu.
« Last Edit: 29 September 2010, 09:04:06 PM by daimond »

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #24 on: 30 September 2010, 07:52:27 AM »
pada jaman dahulu kala (ingat kata lampau waktu 50 thn lalu). justru kita ini yang tidak merokok adalah hal aneh karena merokok adalah bahasa pergaulan dunia pada waktu itu (tidak tahu etiket and bla bla bla).

seperti dikatakan rokok adalah lambang perdamaian bagi suku asli (orang indian) di usa.

jadi bila anda menolak lambang perdamaian apa jadi nya? logica nya/persepsi orang pada jaman dahulu seperti itu.
ya ya ya, seperrti living buddha LSY yang tidak menolak tradisi amerika, menari2 di pesta topeng, main pedang2an, kebayang semua bhikkhu di amerika seperti itu =))
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #25 on: 30 September 2010, 03:37:33 PM »
berhenti atau tidak ! yang pasti beliau semasa jadi Bhikkhu pasti tidak merokok.
dan di vinaya sepertinya melarang merokok.

saya tidak setuju dengan Bro Upasaka !
selama ini memang tidak banyak persepsi2 tidak bagus terhadap rokok sehingga timbullah image negatif/antipati terhadap para perokok (baik orang biasa apalagi para panutan/tokoh manusia)
 _/\_

ini memang salah satu kreasi hasil didikan badut Ayen, dan muridnya padpad juga punya kelakuan seperti gurunya LSY, dimana LSY  mendompleng kebenaran ajaran Buddha Gotama, yaitu salah satunya dengan mengaku buda hidup
 =)) =))
 _/\_

 
« Last Edit: 30 September 2010, 03:45:08 PM by adi lim »
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline Rina Hong

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.256
  • Reputasi: -2
  • Gender: Female
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #26 on: 30 September 2010, 05:28:07 PM »
Rokok nya di dapat dari dana umat kah?
The four Reliances
1st,rely on the spirit and meaning of the teachings, not on the words;
2nd,rely on the teachings, not on the personality of the teacher;
3rd,rely on real wisdom, not superficial interpretation;
And 4th,rely on the essence of your pure Wisdom Mind, not on judgmental perceptions

Offline Jerry

  • Sebelumnya xuvie
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.212
  • Reputasi: 124
  • Gender: Male
  • Suffering is optional.. Pain is inevitable..
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #27 on: 30 September 2010, 10:56:50 PM »
^
Merokok memang menyebabkan ketagihan jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama...

Merokok itu kebiasaan yang wajar ?  :o
Terutama pada masa yang lalu, dan hingga masa sekarang pada masyarakat tertentu, merokok memang dipandang sebagai sebuah kewajaran bukan sebuah ketidaksopanan atau pelanggaran moralitas dalam masyarakat, apalagi memang tidak termuat sebagai hal yang dilarang dalam Vinaya.

Standar etis dan moral itu sendiri berubah sesuai perubahan zaman.
appamadena sampadetha

Offline fabian c

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.095
  • Reputasi: 128
  • Gender: Male
  • 2 akibat pandangan salah: neraka atau rahim hewan
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #28 on: 01 October 2010, 06:51:03 AM »
Teman-teman sekalian, saya setuju dengan bro Lex Chan, bahwa merokok sama seperti menyirih, walaupun saya tidak tahu sejauh mana rasa ketagihan menyirih. Kalau rasa ketagihan merokok pernah saya rasakan.

Bhikkhu-bhikkhu kita didikan Thailand tahun 70-80 an ada juga yang merokok. Pada waktu mereka merokok kampanye antirokok belum dilakukan, sehingga pada waktu itu dianggap tak ada masalah, tetapi masyarakat kita sebenarnya kurang setuju Bhikkhu merokok.

Tahun 90-an keatas Setelah STI mulai menahbiskan Bhikkhu-Bhikkhu, nampaknya tidak merokok merupakan syarat tak tertulis. Oleh karena itu di STI tak nampak Bhikkhu merokok.

Lantas sejauh manakah kaitan antara pencapaian dan rokok...?
Secara pribadi saya beranggapan bahwa seseorang bisa mencapai kesucian dan masih merokok, tetapi pencapaian tersebut saya rasa hanya sebatas Sakadagami.
Hal ini masih dimungkinkan karena Sakadagami masih memiliki kamachanda (kesenangan duniawi) dan byapada (kehendak buruk).

Lantas apakah seorang Arahat masih ketagihan rokok? Saya rasa Arahat tak lagi ketagihan rokok.
Apakah Arahat masih mungkin merokok? Menurut pendapat saya rasanya amat kecil kemungkinannya.
Karena akar kamachanda telah lenyap pada pencapaian Anagami.
 
_/\_
Tiga hal ini, O para bhikkhu dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka.
Bercinta dengan wanita, mantra para Brahmana dan pandangan salah.

Tiga hal ini, O para Bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia.
Lingkaran rembulan, lingkaran matahari serta Dhamma dan Vinaya Sang Tathagata

Offline Mr. Bagus

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 349
  • Reputasi: 12
  • Gender: Male
  • Sedang Apa
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #29 on: 05 October 2010, 03:42:10 PM »
sepertinya harus di bikin daftar mana yang boleh dan tidak nih, dan perbedaan2 kemelekatan dan hal2 yang penting.

1. makan
2. mandi (pakai sabun wangi atau tidak)
3. memakai pakaian yang bagaimana
4. dll kebutuhan pokok


kebutuhan yang tidak penting :
1. hp
2. kendaraan mewah atau tudak
3. perhiasan
4. merokok
5. minum apa yang boleh dan tidak
6. SEX?
7. menonton/pertunjukan
8. main musik
9. dll
Kurasa tidak perlu, malah merepotkan dan memberi dampak yg besar. Contohnya ketetapan2 dari MU*
berarti setidaknya seseorang ketika menjadi bhikkhu dia setidaknya mengetahui mana yang boleh dan mana yang tidak boleh, masa umat lebih mengetahui mana yang boleh dan tidak daripada bhikkhu itu sendiri.
:x Persepsi yang saya dapat dari pengalaman saya sendiri sebagai orang buta tidak bisa dibandingkan dengan orang yang melihat dengan terang. >:)<

Offline Mr. Bagus

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 349
  • Reputasi: 12
  • Gender: Male
  • Sedang Apa
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #30 on: 05 October 2010, 03:49:24 PM »
sepertinya harus di bikin daftar mana yang boleh dan tidak nih, dan perbedaan2 kemelekatan dan hal2 yang penting.

1. makan
2. mandi (pakai sabun wangi atau tidak)
3. memakai pakaian yang bagaimana
4. dll kebutuhan pokok


kebutuhan yang tidak penting :
1. hp
2. kendaraan mewah atau tudak
3. perhiasan
4. merokok
5. minum apa yang boleh dan tidak
6. SEX?
7. menonton/pertunjukan
8. main musik
9. dll
Kurasa tidak perlu, malah merepotkan dan memberi dampak yg besar. Contohnya ketetapan2 dari MU*
berarti setidaknya seseorang ketika menjadi bhikkhu dia setidaknya mengetahui mana yang boleh dan mana yang tidak boleh, masa umat lebih mengetahui mana yang boleh dan tidak daripada bhikkhu itu sendiri.
Melakukan perbuatan yg tidak bermanfaat (memasukkan racun ke dalam diri sendiri) Bukannya akusala karma? Lagi pula merokok tidak menunjukkan perjuangan yg sungguh" untuk mencapai kesucian.
:x Persepsi yang saya dapat dari pengalaman saya sendiri sebagai orang buta tidak bisa dibandingkan dengan orang yang melihat dengan terang. >:)<

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #31 on: 05 October 2010, 03:57:08 PM »
sepertinya harus di bikin daftar mana yang boleh dan tidak nih, dan perbedaan2 kemelekatan dan hal2 yang penting.

1. makan
2. mandi (pakai sabun wangi atau tidak)
3. memakai pakaian yang bagaimana
4. dll kebutuhan pokok


kebutuhan yang tidak penting :
1. hp
2. kendaraan mewah atau tudak
3. perhiasan
4. merokok
5. minum apa yang boleh dan tidak
6. SEX?
7. menonton/pertunjukan
8. main musik
9. dll
Kurasa tidak perlu, malah merepotkan dan memberi dampak yg besar. Contohnya ketetapan2 dari MU*
berarti setidaknya seseorang ketika menjadi bhikkhu dia setidaknya mengetahui mana yang boleh dan mana yang tidak boleh, masa umat lebih mengetahui mana yang boleh dan tidak daripada bhikkhu itu sendiri.
Melakukan perbuatan yg tidak bermanfaat (memasukkan racun ke dalam diri sendiri) Bukannya akusala karma? Lagi pula merokok tidak menunjukkan perjuangan yg sungguh" untuk mencapai kesucian.
betul, sama seperti seeorang pecandu narkoba, ketika dia masuk rehab, setidaknya ada aturan khan, masa dia bisa seenaknya menikmati narkoba di rehabnya ;D
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline deewie

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 8
  • Reputasi: 0
  • Gender: Female
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #32 on: 25 December 2010, 09:12:27 AM »
setau saya

dalam pancasila buddhis sila ke 5

tidak makan/ minum minuman keras yang dapat memabukan dan menimbulkan ketagihan


rokok= menimbulkan ketagihan
so seharusnya seorang bhikkhu tidak merokok

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #33 on: 01 February 2011, 09:08:39 PM »
rokok bisa dimakan dan diminum?, wah soal yang baru nihh.

Offline No Pain No Gain

  • Sebelumnya: Doggie
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.796
  • Reputasi: 73
  • Gender: Male
  • ..............????
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #34 on: 01 February 2011, 09:12:05 PM »
kalo hisap gpp dong...iya gak? lol.. ;D
No matter how dirty my past is,my future is still spotless

Offline marcedes

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.528
  • Reputasi: 70
  • Gender: Male
  • May All Being Happinesssssssss
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #35 on: 02 February 2011, 12:13:38 AM »
mungkin ehipassiko langsung yah, merokok bisa menyebabkan ketagihan atau nga....wkwkwkwkwkkwkw
Ada penderitaan,tetapi tidak ada yang menderita
Ada jalan tetapi tidak ada yang menempuhnya
Ada Nibbana tetapi tidak ada yang mencapainya.

TALK LESS DO MOREEEEEE !!!

Offline Sumedho

  • Kebetulan
  • Administrator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 12.401
  • Reputasi: 423
  • Gender: Male
  • not self
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #36 on: 02 February 2011, 05:20:13 AM »
kata kuncinya ketagihan atau lemahnya kesadaran?
There is no place like 127.0.0.1

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #37 on: 02 February 2011, 07:55:51 AM »
kata kuncinya ketagihan atau lemahnya kesadaran?
kurasa kedua-duanya

yah rokok seharusnya di hindari..ngemil pun begitu, ngopi juga tampaknya demikian.itu hanya menghabiskan waktu..

Quote
“Sementara beberapa pertapa dan brahmana hidup dari makanan yang disediakan oleh umat yang berbakti, namun mereka masih tetap malakukan permainan-permainan atau rekreasi sebagai berikut: permainan dengan papan yang berpetak-petak delapan atau sepuluh baris, permainan dengan melangkah pada diagram yang digariskan di tanah dengan cara hanya melangkah sekali; permainan dengan cara memindahkan benda atau orang dari satu tempat ke tempat yang lain dengan tanpa melepaskan benda atau orang tersebut; main dadu, kayu pendek dipukul dengan kayu panjang, mencelupkan tangan ke dalam air berwarna dan menempelkan telapak tangan ke dinding, main bola, meniup pipa yang dibuat dari daun, menggali dengan alat mainan, bersalto, main kincir angin yang dibuat dari daun palem, main kereta-keretaan atau panah-panahan, menebak tulisan di udara atau di punggung seseorang, menebak pikiran orang lain, atau bertingkah laku seperti orang cacad. Tetapi Samana Gotama tidak pernah melakukan permainan-permainan tersebut“.

yg di bold... kurasa termasuk dlm kategori merokok..sebaiknya para Bhikkhu meniru tingkah laku sang Buddha
...

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #38 on: 02 February 2011, 04:40:13 PM »
kurasa kedua-duanya

yah rokok seharusnya di hindari..ngemil pun begitu, ngopi juga tampaknya demikian.itu hanya menghabiskan waktu..

yg di bold... kurasa termasuk dlm kategori merokok..sebaiknya para Bhikkhu meniru tingkah laku sang Buddha
secara kesehatan, rokok, kopi justru meningkatkan kesadaran lho..
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #39 on: 02 February 2011, 07:59:04 PM »
secara kesehatan, rokok, kopi justru meningkatkan kesadaran lho..

betul juga
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline Hendra Susanto

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.198
  • Reputasi: 205
  • Gender: Male
  • haa...
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #40 on: 02 February 2011, 08:11:43 PM »
secara kesehatan, rokok, kopi justru meningkatkan kesadaran lho..

iya apalagi sambil ngetik... mantep

Offline Sumedho

  • Kebetulan
  • Administrator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 12.401
  • Reputasi: 423
  • Gender: Male
  • not self
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #41 on: 02 February 2011, 10:37:19 PM »
kurasa kedua-duanya
Kalau dari pali nya sih tentang lemahnya kesadaran, nda ada singgung soal ketagihan, itu terjadi pergeseran makna saja dalam penerjemahan, maksud baiknya utk mudah dimengerti kali yah.

kalau soal ketagihan, apapun yg didunia itu yg masuk lewat semua indera kita itu sudah membuat kita ketagihan, musik contohnya. Justru kalau bisa menghilangkan ketagihan pada semua pemuasan inderawi, maka urusan dah gampang dah :P


yg di bold... kurasa termasuk dlm kategori merokok..sebaiknya para Bhikkhu meniru tingkah laku sang Buddha

yg soal itu kan tentang permainan2, bikin kek pipa ditiup2, masa jadi merokok?
There is no place like 127.0.0.1

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #42 on: 04 February 2011, 06:57:34 AM »
klo catur? meningkatkan kesadaran n konsentrasi gak?

menurut ku... bukan berarti bisa meningkatkan konsentrasi...maka sesuatu itu boleh dilakukan
rokok di katakan bisa meningkatkan konsentrasi, catur juga bisa, dan banyak permainan lain..bahkan DOTA pun bisa..tp konsetrasinya kemana...aku ga tau
di aliran lain..sex pun bisa meningkatkan konsentrasi

so..kesimpulannya?
« Last Edit: 04 February 2011, 07:07:35 AM by The Ronald »
...

Offline bond

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.666
  • Reputasi: 189
  • Buddhang Saranam Gacchami...
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #43 on: 04 February 2011, 01:57:01 PM »
Quote
sebaiknya para Bhikkhu meniru tingkah laku sang Buddha

Pernah liat tingkah laku Sang Buddha langsung?
Natthi me saranam annam, Buddho me saranam varam, Etena saccavajjena, Sotthi te hotu sabbada

Offline Sumedho

  • Kebetulan
  • Administrator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 12.401
  • Reputasi: 423
  • Gender: Male
  • not self
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #44 on: 04 February 2011, 06:14:39 PM »
klo catur? meningkatkan kesadaran n konsentrasi gak?

menurut ku... bukan berarti bisa meningkatkan konsentrasi...maka sesuatu itu boleh dilakukan
rokok di katakan bisa meningkatkan konsentrasi, catur juga bisa, dan banyak permainan lain..bahkan DOTA pun bisa..tp konsetrasinya kemana...aku ga tau
di aliran lain..sex pun bisa meningkatkan konsentrasi

so..kesimpulannya?
kalau soal sila ke 3 kan tentang yg melemahkan kesadaran. Kalau lawannya (meningkatkan konsentrasi) bukan berarti langsung jadi boleh juga, bukan hanya hitam dan putih saja.
There is no place like 127.0.0.1

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #45 on: 05 February 2011, 07:31:20 AM »
Pernah liat tingkah laku Sang Buddha langsung?
ga tau... pastinya di kehidupan skrg gak, hanya dpt di ketahui dari tulisan2..., klo bisa pertanyaannya berbobot dikit plz
...

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #46 on: 05 February 2011, 07:33:50 AM »
kalau soal sila ke 3 kan tentang yg melemahkan kesadaran. Kalau lawannya (meningkatkan konsentrasi) bukan berarti langsung jadi boleh juga, bukan hanya hitam dan putih saja.

sila ke 5 kali :P , ya itu dia... so gemana? apa kesimpulannya? soalnya di atas2 cenderung menganggap rokok tak apa2..krn meningkatkan kesadaran...
...

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #47 on: 05 February 2011, 08:01:01 AM »
buda selalu mengatakan ada hal2 yang bermanfaat dan tidak, ada hal yang membuat melekat dan tidak, rokok itu termasuk yang mana?
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.554
  • Reputasi: 219
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #48 on: 05 February 2011, 08:47:59 AM »
buda selalu mengatakan ada hal2 yang bermanfaat dan tidak, ada hal yang membuat melekat dan tidak, rokok itu termasuk yang mana?

termasuk yg merusak paru2 pemorok maupun orang sekitarnya...
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #49 on: 05 February 2011, 10:21:56 AM »
bener...
selain tidak baik bagi kesehatan org lain
juga tidak baik krn dpt menimbulkan salah presepsi... walaupun dia ngisap rokok tampa melekat or apa pun itu...
...

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #50 on: 05 February 2011, 10:29:24 AM »
bener...
selain tidak baik bagi kesehatan org lain
juga tidak baik krn dpt menimbulkan salah presepsi... walaupun dia ngisap rokok tampa melekat or apa pun itu...


dalam hal perilaku bhikkhu, sebaiknya menggunakan vinaya sebagai acuan, jangan menggunakan persepsi pribadi.

melihat perilaku bhikkhu yg tidak mau mengambil makanan di meja makan jika belum diserahkan dan diterima oleh tangannya. bagi umum juga menimbulkan persepsi "aneh" tapi itu adalah vinaya.

Offline bond

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.666
  • Reputasi: 189
  • Buddhang Saranam Gacchami...
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #51 on: 05 February 2011, 11:01:39 AM »
ga tau... pastinya di kehidupan skrg gak, hanya dpt di ketahui dari tulisan2..., klo bisa pertanyaannya berbobot dikit plz

Mau berapa kilo or ton bobotnya ckckckc......persepsi bro 
Natthi me saranam annam, Buddho me saranam varam, Etena saccavajjena, Sotthi te hotu sabbada

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #52 on: 05 February 2011, 11:08:03 AM »
Mau berapa kilo or ton bobotnya ckckckc......persepsi bro 
bukan begitu... itu pertanyaan yg bermutu, dah pasti jawabnya engak
kmu tau, aku juga tau, yg lai juga tau... so inti pertanyaan itu apa?

bukan berarti aku tidak melihat...berarti itu salah...

makanya aku anggap ga bermutu or ga berbobot...

suatu saat jika ada org bilang sang buddha jaman dulu tuh maen dota, internetan...trus yg lain bilang gak ada...trus dia jawab..emang kalian pernah lihat?? so intinya ga  bermutu

terkecuali bro bond pernah melihat sendiri tingkah laku Buddha, dan mau memberi tahu yg sebenarnya... silakan
...

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #53 on: 05 February 2011, 11:12:43 AM »
dalam hal perilaku bhikkhu, sebaiknya menggunakan vinaya sebagai acuan, jangan menggunakan persepsi pribadi.

melihat perilaku bhikkhu yg tidak mau mengambil makanan di meja makan jika belum diserahkan dan diterima oleh tangannya. bagi umum juga menimbulkan persepsi "aneh" tapi itu adalah vinaya.

i know...
tp bukannya krn tidak tertera di vinaya..artinya boleh...
di jaman skrg rokok secara umum di anggap merugikan..dan tidak baik pandangannya dlm masyarakat
apa sulitnya tidak merokok??
uang dari umat dipakai buat beli rokok...hmm??
...

Offline bond

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.666
  • Reputasi: 189
  • Buddhang Saranam Gacchami...
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #54 on: 05 February 2011, 11:20:02 AM »
bukan begitu... itu pertanyaan yg bermutu, dah pasti jawabnya engak
kmu tau, aku juga tau, yg lai juga tau... so inti pertanyaan itu apa?

bukan berarti aku tidak melihat...berarti itu salah...

makanya aku anggap ga bermutu or ga berbobot...

suatu saat jika ada org bilang sang buddha jaman dulu tuh maen dota, internetan...trus yg lain bilang gak ada...trus dia jawab..emang kalian pernah lihat?? so intinya ga  bermutu

terkecuali bro bond pernah melihat sendiri tingkah laku Buddha, dan mau memberi tahu yg sebenarnya... silakan


Makanya kenapa bro bilang  tingkah laku bhikkhu harus sesuai dengan tingkah laku Buddha. Bagaimana bro bisa memastikan seperti SB? juga dengan para Bhikkhu saat kini. Yang bisa dijadikan acuan hanyalah Dhamma dan vinaya yang ada tertulis dalam Tipitaka dan kelaziman lainnya yang sesuai Dhamma. Murid-murid Sang Buddha pun tidak sama persis tingkah lakunya dengan Sang Buddha walau demikian tetap sesuai dengan Dhamma dan Vinaya.

Jadi kalau pertanyaan2 dibobotkan sesuai persepsi sendiri, lain kali saya tidak akan bertanya lagi kepada anda. Silakan dilanjutkan.

 _/\_
Natthi me saranam annam, Buddho me saranam varam, Etena saccavajjena, Sotthi te hotu sabbada

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #55 on: 05 February 2011, 11:22:15 AM »
i know...
tp bukannya krn tidak tertera di vinaya..artinya boleh...
di jaman skrg rokok secara umum di anggap merugikan..dan tidak baik pandangannya dlm masyarakat
apa sulitnya tidak merokok??
uang dari umat dipakai buat beli rokok...hmm??

demikian pula dengan cara yg sama, tidak tertera dalam vinaya juga bukan berarti tidak boleh. merokok dianggap merugikan adalah persepsi pribadi, negara dan pekerja pabrik rokok tidak beranggapan serupa, bukan? ;D

yg saya maksudkan adalah mari kita diskusikan hal ini menurut acuan2 resmi tanpa melibatkan persepsi2 pribadi yg pasti berbeda pada tiap2 orang.

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #56 on: 05 February 2011, 11:41:47 AM »
tingkah laku ini pebuatan..perbuatan jasmani... dlm budhist di sebut sila... (menurut ku)
ada dlm tipitaka...banyak tertera dalam digha nikaya..dan sering di ulang2... (salah satunya aku udah copy paste dikit)

selain itu...coba anda cari dimana kata2 saya bahwa "tingkah laku bhikkhu harus sesuai dengan tingkah laku Buddha" (akibat presepsi sendiri kah?)

fyi  aku bilang "sebaiknya para Bhikkhu meniru tingkah laku sang Buddha"

tidak di tuntut harus..tp sebaiknya.... tingkah laku sang buddha..walaupun tak pernah aku lihat..banyak terdapat berulang2 pada digha nikaya
salah satunya pada sonadanda sutta..bisa di baca mulai dari bagian 22

seperti yg bro bond bilang "Murid-murid Sang Buddha pun tidak sama persis tingkah lakunya dengan Sang Buddha walau demikian tetap sesuai dengan Dhamma dan Vinaya." ..ini benar..bahakan di jaman sang buddha..bukan saja tidak sama percis..bahkan ada pelanggaran vinaya, dll... tp jelas bukan itu yg di harapkan....
tp saat mereka semuanya sudah arahat..kurasa tingkah lakunya sama....

yah walaupun bro bond juga memiliki pertanyaan krn membaca postingan ku yg di ubah sesuai presepsi sendiri... saya akan tetap menjawab (klo aku liat...)
...

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #57 on: 05 February 2011, 11:51:42 AM »
demikian pula dengan cara yg sama, tidak tertera dalam vinaya juga bukan berarti tidak boleh. merokok dianggap merugikan adalah persepsi pribadi, negara dan pekerja pabrik rokok tidak beranggapan serupa, bukan? ;D

yg saya maksudkan adalah mari kita diskusikan hal ini menurut acuan2 resmi tanpa melibatkan persepsi2 pribadi yg pasti berbeda pada tiap2 orang.
hmm...vinaya ga bilang merokok, krn mungkin gak ada rokok jaman itu..tp rokok mengandung nikotin..bisa ketagihan... (tambahan yg lain..rokk membahayakn kesehatan sendiri dan org lain... well klo mempuyai rasa cinta kasih seperti melindungi anaknya yg tunggal..kurasa si ibu gak memintanya merokok, apa lagi merokok demi anaknya yg dlm kandungan....kata pabrik rokok ...rokok bisa bla bla bla)
negara kebanyakan tau rokok berbahaya..tp duitnya itu loh..cthnya ada saja area di larang rokok
pekerja rokok pun tau..kan biasa ada di bungkus rokok

aku harus acuan tipitaka..hmm.. kurasa... sila ke 5 cukup kena... (kesadaran or ketagihan ya?.. anggap aja ketagihan masuk)
walau minum2an keras sebaiknya dihindarkan.... supaya tidak membuat lemahnya kesadaran/keyagihan..bukan berarti minuman keras di bolehkan...selama tidak menggagu kesadaran atau tidak membuat ketagihan
begitu pula rokok
walau tidak menimbulkan ketagihan bagi si bhikhhu...sebaiknya dihindarkan , gemana?
...

Offline bond

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.666
  • Reputasi: 189
  • Buddhang Saranam Gacchami...
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #58 on: 05 February 2011, 11:56:22 AM »
Quote
fyi  aku bilang "sebaiknya para Bhikkhu meniru tingkah laku sang Buddha"

Tetap saja tidak ada acuan seperti apa tingkah laku Sang Buddha kecuali mengalami sendiri dan melihat sendiri lalu apanya yang ditiru?he..he. Yang bisa dijadikan acuan adalah Dhamma dan Vinaya. 
Natthi me saranam annam, Buddho me saranam varam, Etena saccavajjena, Sotthi te hotu sabbada

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #59 on: 05 February 2011, 11:59:06 AM »
hmm...vinaya ga bilang merokok, krn mungkin gak ada rokok jaman itu..tp rokok mengandung nikotin..bisa ketagihan... (tambahan yg lain..rokk membahayakn kesehatan sendiri dan org lain... well klo mempuyai rasa cinta kasih seperti melindungi anaknya yg tunggal..kurasa si ibu gak memintanya merokok, apa lagi merokok demi anaknya yg dlm kandungan....kata pabrik rokok ...rokok bisa bla bla bla)
negara kebanyakan tau rokok berbahaya..tp duitnya itu loh..cthnya ada saja area di larang rokok
pekerja rokok pun tau..kan biasa ada di bungkus rokok

sebenarnya makanan pun berbahaya, kenapa makanan tidak dilarang? lebih banyak penyakit yg disebabkan oleh makanan daripada disebabkan oleh rokok.

Quote
aku harus acuan tipitaka..hmm.. kurasa... sila ke 5 cukup kena... (kesadaran or ketagihan ya?.. anggap aja ketagihan masuk)
walau minum2an keras sebaiknya dihindarkan.... supaya tidak membuat lemahnya kesadaran/keyagihan..bukan berarti minuman keras di bolehkan...selama tidak menggagu kesadaran atau tidak membuat ketagihan
begitu pula rokok
walau tidak menimbulkan ketagihan bagi si bhikhhu...sebaiknya dihindarkan , gemana?

kalau tidak menimbulkan ketagihan dan tidak melemahkan kesadaran, sudah pasti tidak memenuhi persyaratan pelanggaran sila ke-5. rokok tidak disebutkan secara eksplisit, jadi masih bisa diperdebatkan, tetapi minuman keras tidak untuk diperdebatkan lagi karena tercantum secara eksplisit pada sila ke 5

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #60 on: 05 February 2011, 12:09:00 PM »
Tetap saja tidak ada acuan seperti apa tingkah laku Sang Buddha kecuali mengalami sendiri dan melihat sendiri lalu apanya yang ditiru?he..he. Yang bisa dijadikan acuan adalah Dhamma dan Vinaya. 

hahaha.. gpp  deh atur aja...
skrg aku bener2 berharap.. postingan bro bond..ini hanya murni buat cari2 kesalahan..or murni buat membela bhikkhu yg merokok..or yg laennya..tp bukan kehilangan keyakinan :P

bagi aku..di dlm sutta td adalah tingkah laku sang Buddha...
jd krn saddha aku bisa bilang tingkah laku yg buddha memiliki morallitas..bukan tidak memiliki moralitas... walaupun tampa melihat.. gpp seh di bilang keyakinan buta
so..aku berharap anda juga demikian.... bukannya ragu..krn anda tidak melihat tingkah laku buddha dgn mata kepala anda sendiri....
yah semoga aja benar2 murni cari kesalahan..or something like that

...

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #61 on: 05 February 2011, 12:19:09 PM »
kalau tidak menimbulkan ketagihan dan tidak melemahkan kesadaran, sudah pasti tidak memenuhi persyaratan pelanggaran sila ke-5. rokok tidak disebutkan secara eksplisit, jadi masih bisa diperdebatkan, tetapi minuman keras tidak untuk diperdebatkan lagi karena tercantum secara eksplisit pada sila ke 5
maksudnya dlm dosis sedikit (sedikit bagi yg minum) ga menimbulkan ketagihan or meyebabkan kesadaran....
rokok... hmm... klo mo diperdebatkan..berarti perdebatkan ttg ketagihannya yah?
ada referensi ttg rokok tdk menyebabkan ketagihan? (aku ga minta refensi nikotinnya loh....soalnya bahkan maen game..ga ga pake nikotin aja bisa ketagihan..apa lagi klo pake ya...)
...

Offline bond

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.666
  • Reputasi: 189
  • Buddhang Saranam Gacchami...
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #62 on: 05 February 2011, 12:23:51 PM »
hahaha.. gpp  deh atur aja...
skrg aku bener2 berharap.. postingan bro bond..ini hanya murni buat cari2 kesalahan..or murni buat membela bhikkhu yg merokok..or yg laennya..tp bukan kehilangan keyakinan :P

bagi aku..di dlm sutta td adalah tingkah laku sang Buddha...
jd krn saddha aku bisa bilang tingkah laku yg buddha memiliki morallitas..bukan tidak memiliki moralitas... walaupun tampa melihat.. gpp seh di bilang keyakinan buta
so..aku berharap anda juga demikian.... bukannya ragu..krn anda tidak melihat tingkah laku buddha dgn mata kepala anda sendiri....
yah semoga aja benar2 murni cari kesalahan..or something like that



Nah menilai 1, menilai 2  :))  ya sudah kalau begitu terserah anda saja deh. Orang bertanya dan memberi pendapat malah diduga mencari kesalahan dan membela bhikkhu merokok, astaga  ^-^



Natthi me saranam annam, Buddho me saranam varam, Etena saccavajjena, Sotthi te hotu sabbada

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #63 on: 05 February 2011, 12:26:43 PM »
Nah menilai 1, menilai 2  :))  ya sudah kalau begitu terserah anda saja deh. Orang bertanya dan memberi pendapat malah diduga mencari kesalahan dan membela bhikkhu merokok, astaga  ^-^

soalnya itu dugaan terbaik.... :P
so aku tanya balik d, menurt bro bond, Buddha itu memiliki sila yg bagemana? taunya darimana? apakah bro bond lihat?
...

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #64 on: 05 February 2011, 12:34:29 PM »
maksudnya dlm dosis sedikit (sedikit bagi yg minum) ga menimbulkan ketagihan or meyebabkan kesadaran....
sayangnya dalam sila tidak menyebutkan soal dosis sedikit atau banyak, hanya menyebutkan minum. saya memahami meminum itu bahkan termasuk setetes.

Quote
rokok... hmm... klo mo diperdebatkan..berarti perdebatkan ttg ketagihannya yah?
ada referensi ttg rokok tdk menyebabkan ketagihan? (aku ga minta refensi nikotinnya loh....soalnya bahkan maen game..ga ga pake nikotin aja bisa ketagihan..apa lagi klo pake ya...)

edited... sorry salah penyampaian
« Last Edit: 05 February 2011, 12:36:00 PM by Indra »

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #65 on: 05 February 2011, 12:43:57 PM »
sayangnya dalam sila tidak menyebutkan soal dosis sedikit atau banyak, hanya menyebutkan minum. saya memahami meminum itu bahkan termasuk setetes.
aku juga.



ook deh.. krn rokok adalah menghirup maka bagi anda tidak melanggar sila ke 5 walau pun dia ketagihan..maka begitu pula nyabu...
pengunaan keyboad dan mause..buat bermain game seperti dota juga ga di atur... RPG... dah game semacam framvilee ...
...

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #66 on: 05 February 2011, 12:46:29 PM »
aku juga.



ook deh.. krn rokok adalah menghirup maka bagi anda tidak melanggar sila ke 5 walau pun dia ketagihan..maka begitu pula nyabu...
pengunaan keyboad dan mause..buat bermain game seperti dota juga ga di atur... RPG... dah game semacam framvilee ...

memang banyak hal tidak diatur dalam sila, karena mustahil menetapkan aturan utk begitu banyak variasi perilaku. jadi selain sila kita punya tool lain dalam berperilaku, yaitu dengan berpedoman pada bermanfaat atau tidak bermanfaat menurut Dhamma dan Vinaya

Offline bond

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.666
  • Reputasi: 189
  • Buddhang Saranam Gacchami...
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #67 on: 05 February 2011, 12:53:07 PM »
soalnya itu dugaan terbaik.... :P
so aku tanya balik d, menurt bro bond, Buddha itu memiliki sila yg bagemana? taunya darimana? apakah bro bond lihat?

Mudah-mudahan bro juga tidak menduga-duga dalam mengenal Dhamma  ;D

Memiliki sila seperti yang terdapat dan dijabarkan di sutta dan vinaya yang ditetapkan di vinaya pitaka.

Tahunya dari tipitaka dan lihatnya di tipitaka.

« Last Edit: 05 February 2011, 12:56:35 PM by bond »
Natthi me saranam annam, Buddho me saranam varam, Etena saccavajjena, Sotthi te hotu sabbada

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #68 on: 05 February 2011, 07:00:21 PM »
kayaknya ada tidak bisa membedakan persepsi pribadi dengan suatu peraturan/hukum

banyak hal selama ini kita anggap benar tetapi belum tentu benar, begitu juga sebaliknya yang kita anggap salah belum tentu salah

 _/\_
« Last Edit: 05 February 2011, 07:02:18 PM by adi lim »
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline bond

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.666
  • Reputasi: 189
  • Buddhang Saranam Gacchami...
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #69 on: 05 February 2011, 10:01:24 PM »
 [at]  the Ronald

Tambahan saja ada tingkah laku Buddha yang tidak boleh ditiru yakni mempertontonkan kesaktian didepan umum dan mengaku sebagai Sammasambuddha kecuali Sang Buddha sendiri dan tingkah laku Buddha hanya bisa ditiru sepenuhnya bila orang itu beraspirasi untuk mencapai Samma samBuddha dan  mencapai Sammasambuddha. Secara ringkas ada vinaya yang mencantumkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan para bhikkhu kecuali Sammasambuddha. Kalau ditiru semuanya nanti jadinya seperti Lu sheng yen.

Metta
Natthi me saranam annam, Buddho me saranam varam, Etena saccavajjena, Sotthi te hotu sabbada

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #70 on: 06 February 2011, 05:56:19 AM »
[at]  the Ronald

Tambahan saja ada tingkah laku Buddha yang tidak boleh ditiru yakni mempertontonkan kesaktian didepan umum dan mengaku sebagai Sammasambuddha kecuali Sang Buddha sendiri dan tingkah laku Buddha hanya bisa ditiru sepenuhnya bila orang itu beraspirasi untuk mencapai Samma samBuddha dan  mencapai Sammasambuddha. Secara ringkas ada vinaya yang mencantumkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan para bhikkhu kecuali Sammasambuddha. Kalau ditiru semuanya nanti jadinya seperti Lu sheng yen.

Metta

maaf, OOT

bold
kalaupun tiru tapi punya kesaktian, masih OK (tetap dilarang [-X)
LSY si buda hidup kayaknya tidak punya kesaktian deh, tetapi punya .....  $-)

 =))

 :backtotopic:
« Last Edit: 06 February 2011, 05:58:33 AM by adi lim »
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #71 on: 06 February 2011, 12:48:55 PM »
Mudah-mudahan bro juga tidak menduga-duga dalam mengenal Dhamma  ;D

Memiliki sila seperti yang terdapat dan dijabarkan di sutta dan vinaya yang ditetapkan di vinaya pitaka.

Tahunya dari tipitaka dan lihatnya di tipitaka.



nah sama seperti aku.. anda tau tingkah laku Buddha dari tipitaka.., kok skrg anda  ngomong
 "Tetap saja tidak ada acuan seperti apa tingkah laku Sang Buddha kecuali mengalami sendiri dan melihat sendiri lalu apanya yang ditiru?he..he. Yang bisa dijadikan acuan adalah Dhamma dan Vinaya.  "
menurut ku kontraversi
knp?
satu sisi anda bilang tidak ada acuan seperti apa tingkah laku buddha kesuali ( kecuali di sini berarti.. tidak ada jalan lain..selain) mengalami sendiri dan melihat sendiri
satu sisi.. anda bilang.. tingkah laku buddha di ketahui lewat tipitaka

masalah vinaya aku tau..masalah mempertontonkan keajaiban aku juga tau.. makanya tolong buka sutta yg aku maksudkan...disana sudah ada hal demikian. krn sutta it bagian dari tipitaka...tepatnya bagian dari DN... plz deh di baca... biar kmu bisa ngerti apa yg aku maksudkan biar ga muncul presepsi yg aneh2 juga
...

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.233
  • Reputasi: 89
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #72 on: 06 February 2011, 12:52:34 PM »
memang banyak hal tidak diatur dalam sila, karena mustahil menetapkan aturan utk begitu banyak variasi perilaku. jadi selain sila kita punya tool lain dalam berperilaku, yaitu dengan berpedoman pada bermanfaat atau tidak bermanfaat menurut Dhamma dan Vinaya
menurut anda merokok bermanfaat ..jelas bermafaat disini adalah untuk mencapai cita-cita luhur, dari pada duduk merokok..kurasa lebih bermanfaat bermeditasi
...

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #73 on: 06 February 2011, 02:18:33 PM »
menurut anda merokok bermanfaat ..jelas bermafaat disini adalah untuk mencapai cita-cita luhur, dari pada duduk merokok..kurasa lebih bermanfaat bermeditasi


kalau anda cermat dan tidak mencari2 kesalahan, saya tidak mengatakan bahwa rokok bermanfaat atau tidak bermanfaat, saya belum sampai pada kesimpulan itu. IMO memang untuk tujuan kesimpulan itulah topik ini dibuka oleh TS bukan?

jika dibandingkan dengan meditasi, jelas banyak hal yg tidak lebih bermanfaat, misalnya jika ditanya mana lebih bermanfaat antara mandi dan meditasi? orang tidak akan mati tanpa mandi dan semua orang juga akan dengan mudah menjawab bahwa meditasi lebih bermanfaat daripada mandi. apakah seseorang bisa mencapai cita2 luhur tanpa mandi?

Bro, saya hanya mengajak anda untuk berdiskusi dengan menggunakan rujukan yg bisa diterima oleh semua, bukan dengan persepsi anda pribadi, kecuali jika anda bisa menunjukkan bahwa anda adalah narasumber yg valid dalam hal ini. itu saja, tapi jika anda tetap ngotot, ya silahkan anda lanjut,  saya tidak akan mengomentari anda lagi.

Offline bond

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.666
  • Reputasi: 189
  • Buddhang Saranam Gacchami...
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #74 on: 06 February 2011, 07:35:00 PM »
 
Quote
sebaiknya para Bhikkhu meniru tingkah laku sang Buddha

Quote
so aku tanya balik d, menurt bro bond, Buddha itu memiliki sila yg bagemana? taunya darimana? apakah bro bond lihat?

My friend ronald

Tingkah laku Sang Buddha banyak sekali yang tidak tertulis dalam sutta dan Vinaya. Misal Bagaimana Buddha buang air besar. Sementara yang anda tanya sila Sang Buddha. Sila Sang Buddha itu memang tertulis dalam Sutta dan vinaya. Sang Buddha menciptakan vinaya sebagai sila adalah juga yang dijalankan beserta pengecualian bagi Sang Buddha. Bagaimana tingkah laku detilnya sila itu dijalankan ada yang tidak tertulis. Contohnya Saat makan seorang bhikkhu tidak boleh berbunyi ini jelas spesifik nah bagaimana gaya makan dan makanan yang harus dimakan itu dengan tidak berbunyi tidak mungkin diikuti sama persis. Kalau meniru tingkah laku semuanya tidak mungkin. Lebih baik be youself tapi sesuai dhamma dan vinaya.

Tingkah laku dan pertanyaan anda tentang sila adalah dua hal yang berbeda.

Tapi jika bro masih berpikiran sebaliknya , no problem. Silakan saja.

 _/\_
Natthi me saranam annam, Buddho me saranam varam, Etena saccavajjena, Sotthi te hotu sabbada

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #75 on: 08 February 2011, 08:33:07 PM »
aku rasa minuman keras yang di konsumsi memang untuk melemahkan kesadaran adalah yang menjadi salah tapi bila itu merupakan campuran obat dan makanan yang tidak untuk di konsumsi bukan untuk melemahkan kesadaran ada bisa di gunakan. misalnya bila ada badai salju dan mengakibat kedinginan maka konsumsi minuman ini untuk menghangat kan badan masih boleh asal tidak di konsumsi berlebihan hingga hilang atau melemahkan kesadaran. tujuan penggunaan dari minuman keras atau berakohol ini dalam batas tertentu yang wajar hingga tidak melanggar sila. tentu saja bila ada cara lain tentu nya sebaiknya di gunakan hingga tidak perlu menggunakan minuman keras atau berakohol ini misal nya untuk menghangatkan badan bila kedinginan.
« Last Edit: 08 February 2011, 08:37:07 PM by daimond »

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #76 on: 08 February 2011, 08:54:22 PM »
aku rasa minuman keras yang di konsumsi memang untuk melemahkan kesadaran adalah yang menjadi salah tapi bila itu merupakan campuran obat dan makanan yang tidak untuk di konsumsi bukan untuk melemahkan kesadaran ada bisa di gunakan. misalnya bila ada badai salju dan mengakibat kedinginan maka konsumsi minuman ini untuk menghangat kan badan masih boleh asal tidak di konsumsi berlebihan hingga hilang atau melemahkan kesadaran. tujuan penggunaan dari minuman keras atau berakohol ini dalam batas tertentu yang wajar hingga tidak melanggar sila. tentu saja bila ada cara lain tentu nya sebaiknya di gunakan hingga tidak perlu menggunakan minuman keras atau berakohol ini misal nya untuk menghangatkan badan bila kedinginan.

boleh tau bro? berapakah jumlah "dalam batas tertentu yang wajar hingga tidak melanggar sila" itu?

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #77 on: 08 February 2011, 09:08:11 PM »
asal hangat saja karena memang itu tujuan utama nya bila kedinginan kan jadi tidak minum sampai memabuk kan ( kalau bisa tentu nya tidak menggunakan minuman keras ini atau beralkohol)

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #78 on: 08 February 2011, 09:10:59 PM »
asal hangat saja karena memang itu tujuan utama nya bila kedinginan kan jadi tidak minum sampai memabuk kan ( kalau bisa tentu nya tidak menggunakan minuman keras ini atau beralkohol)

bagaimana dengan secangkir teh panas? apakah bisa menghangatkan? why alcohol?

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #79 on: 08 February 2011, 09:12:45 PM »
kalau ada bisa, ingat jaman dulu ada anjing (st bernad)di mana dileher mereka di gantungi/ dikalungi tempat minuman keras untuk menolong orang tersesat di kedinganan salju pegunungan.

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #80 on: 08 February 2011, 09:17:16 PM »
kalau ada bisa, ingat jaman dulu ada anjing (st bernad)di mana dileher mereka di gantungi/ dikalungi tempat minuman keras untuk menolong orang tersesat di kedinganan salju pegunungan.

wah saya tidak ingat lagi Bro, mungkin sudah lama sekali. tapi baiklah sekarang kita berlanjut pada referensi yg bro gunakan, bisa disebutkan bro? karena yg saya tau dari sila sendiri tidak menyebutkan pengecualian dalam hal meminum minuman keras, kecuali kedinginan, atau kecuali sedikit, dll

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #81 on: 08 February 2011, 09:20:53 PM »
sila yang di terjemahkan ke bahasa indonesia juga tidak menjelaskan bila orang makan minum misalnya ketagihan/mania coklat apakah termasuk dalam kategori tersebut atau tidak.

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #82 on: 08 February 2011, 09:23:59 PM »
sila yang di terjemahkan ke bahasa indonesia juga tidak menjelaskan bila orang makan minum misalnya ketagihan/mania coklat apakah termasuk dalam kategori tersebut atau tidak.

setau saya, coklat tidak melanggar sila, mungkin bro punya referensi lain yg mengatakan sebaliknya. silahkan ...

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #83 on: 08 February 2011, 09:28:02 PM »
bila kita mengunakan sila dengan difinisi terjemahan sila yang lama "makan dan minuman yang menimbulkan ketagihan" maka kategori coklat termasuk bagi orang yang ketagihan atau mania terhadap coklat, karena ada orang yang mempunyai ketagihan akan makanan dan minuman tertentu selain minuman keras dan obat obatan.

memang dalam terjemahan definisi baru terjemahan nya menjadi" makan dan minuman yang mengakibatkan atau melemahkan kesadaran".

sangat menarik bukan melihat definisi terjemahan sila dari yang lama dan baru.
« Last Edit: 08 February 2011, 09:33:18 PM by daimond »

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #84 on: 08 February 2011, 09:37:48 PM »
bila kita mengunakan sila dengan difinisi terjemahan sila yang lama "makan dan minuman yang menimbulkan ketagihan" maka kategori coklat termasuk bagi orang yang ketagihan atau mania terhadap coklat, karena ada orang yang mempunyai ketagihan akan makanan dan minuman tertentu selain minuman keras dan obat obatan.

memang dalam terjemahan definisi baru terjemahan nya menjadi" makan dan minuman yang mengakibatkan atau melemahkan kesadaran".

sangat menarik bukan melihat definisi terjemahan sila dari yang lama dan baru.

yah ada juga orang yg ketagihan dengan roti, ikan, bahkan nasi. dan tahukah anda bahwa setetes alkohol juga bisa mengakibatkan lemahnya kesadaran?
« Last Edit: 08 February 2011, 09:39:42 PM by Indra »

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #85 on: 08 February 2011, 09:40:53 PM »
itu benar maka nya ada sila ke enam
vikala bojana vermani shikapadam samadiyami

jadi hendak lah lepas dari kemelekatan bahkan terhadap makan dan minuman.

wah, saya tidak tahu pengalaman saya cuma minum bir bintang sekaleng dan bir hitam sekaleng dan tidak memabukan atau melemahkan kesadaran saya.
« Last Edit: 08 February 2011, 09:43:54 PM by daimond »

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #86 on: 08 February 2011, 09:45:37 PM »
itu benar maka nya ada sila ke enam
vikala bojana vermani shikapadam samadiyami

jadi hendak lah lepas dari kemelekatan bahkan terhadap makan dan minuman.

wah saya tidak tahu pengalaman saya cuma minum bir bintang sekaleng dan bir hitam sekaleng dan tidak memabukan.


dengan membandingkan dengan sila vikala bojana apakah anda bermaksud mengatakan bahwa boleh minum alkohol sebelum tengah hari? kalo tidak demikian, maka perbandingan ini tidak relevan.

jadi batasan anda adalah mabuk? kalo cuma pusing2 dikit tapi belum mabuk gak apa2 begitu? mohon dijelaskan definisi mabuk, Bro.

lagipula bukankah yg dihindari dalam sila itu adalah "melemahnya kesadaran" bukan "kehilangan kesadaran"
« Last Edit: 08 February 2011, 09:47:18 PM by Indra »

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #87 on: 08 February 2011, 09:47:20 PM »
terus terang karena pengalaman saya cuma minum duakaleng tersebut saya tidak tahu bagaimana rasanya mabuk dan bagaimana pusing pusing sedikit akibat minuman tersebut. setahu saya habis minum sekaleng  normal normal saja tah bisa pulang kerumah biasa biasa saja. melemahkan kesadaran bagaimana?
« Last Edit: 08 February 2011, 09:50:18 PM by daimond »

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #88 on: 08 February 2011, 09:51:12 PM »
terus terang karena pengalaman saya cuma minum duakaleng tersebut saya tidak tahu bagaimana rasanya mabuk dan bagaimana pusing pusing sedikit akibat minuman tersebut.

seandainya ada alat pengukur tingkat kesadaran dengan skala 0 - 100, dan setelah minum ternyata kesadaran anda berada pada level 99.9999, kurang 0.0001 dari 100. anda merasa masih sangat sadar, tapi apakah ada penurunan kesadaran di sana?

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #89 on: 08 February 2011, 09:52:40 PM »
wah saya tidak ada merasa tuh bisa ngobrol dan lain lain pulang ke rumah mengerjakan tugas rumah dan lain lain tidak ada kelainan cuma saya tidak suka rasa bir bintang saja karena pahit maka saya tidak pernah menyentuh nya lagi.

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #90 on: 08 February 2011, 09:55:36 PM »
wah saya tidak ada merasa tuh bisa ngobrol dan lain lain pulang ke rumah mengerjakan tugas rumah dan lain lain tidak ada kelainan cuma saya tidak suka rasa bir bintang saja karena pahit maka saya tidak pernah menyentuh nya lagi.

0.0001 memang angka yg sangat kecil yg sering kali bisa diabaikan, toh tidak terasa dan tidak terdeteksi. tapi kalo mengikuti sila bagian "melemahnya kesadaran", ini tetap pelanggaran

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #91 on: 08 February 2011, 09:58:15 PM »
well waktu itu belum buddhis itu juga terpaksa minumnya juga karena ada teman memaksa minum kategori minuman menurut ku tuh yah (waktu itu)seperti air putih bersih atau setidak nya berasa manis kalau pahit  silahkan keluar dari daftar minuman wa. teh yang terlalu pahit termasuk kategori ini.

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #92 on: 08 February 2011, 10:04:39 PM »
well waktu itu belum buddhis itu juga terpaksa minumnya juga karena ada teman memaksa minum kategori minuman menurut ku tuh yah (waktu itu)seperti air putih bersih atau setidak nya berasa manis kalau pahit  silahkan keluar dari daftar minuman wa. teh yang terlalu pahit termasuk kategori ini.

kita di sini bukan sedang mendakwa anda melakukan pelanggaran. bahkan seandainya saat itu anda sudah buddhis dan meminum 2 kaleng bir, itu pun masih bisa diterima bahwa anda telah melakukan pelanggaran. yg tidak baik adalah ketika anda telah melakukan pelanggaran kemudian mengucapkan berbagai alasan untuk membenarkan pelanggaran anda. wajar saja bagi seorang buddhis melakukan pelanggaran, tapi sebaiknya pelanggaran itu disadari dan kemudian bertekad untuk tidak melakukannya lagi.

Inilah indahnya Dhamma yg diajarkan oleh Sang Buddha. Sang Buddha tidak pernah mengajarkan bahwa kita tidak boleh melakukan pelanggaran sama sekali, melainkan memperbaiki diri di masa depan setelah melakukan pelanggaran.

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.099
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #93 on: 08 February 2011, 10:08:05 PM »
setahu ku pada masa ku waktu itu  setelah peristiwa ini minum bir bintang sekaleng sila ke 5 masih berbunyi "berjanji untuk tidak makan dan minuman yang menimbulkan ketagihan". belum berdefinisi terjemahan yang baru seperti sekarang.

aku tidak ada merasa melanggar sila toh memang seperti itu pada zaman nya sila ke 5 mempunyai terjemahan seperti itu. dan tidak ada yang di langgar aku tidak mabuk mabukan ( wa belum pernah mabuk minum bir jadi tidak tahu bagaimana mabuk karena minuman keras)
« Last Edit: 08 February 2011, 10:17:21 PM by daimond »

Offline Adi89

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 2
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #94 on: 12 March 2011, 09:08:50 PM »
menurut pendapatku,ketika seseorang menjadi seorang samana kita harus meninggalkan semua kebiasaan duniawi..dalam hal ini apakah merokok ini merupakan suatu kebutuhan ? apakah termasuk dalam 4 kebutuhan yang harus di sediakan umat awam terhadap bhikkhu ?
tentu tidak..Tidak ada manfaat yang bisa di dapatkan dari merokok,jadi saya pikir itu hanya untuk memenuhi hawa nafsu saja..
sedangkan menjadi bhikkhu adalah upaya untuk melatih diri untuk melepaskan semua hawa nafsu..

thank's

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #95 on: 12 March 2011, 11:02:14 PM »
menurut pendapatku,ketika seseorang menjadi seorang samana kita harus meninggalkan semua kebiasaan duniawi..dalam hal ini apakah merokok ini merupakan suatu kebutuhan ? apakah termasuk dalam 4 kebutuhan yang harus di sediakan umat awam terhadap bhikkhu ?
tentu tidak..Tidak ada manfaat yang bisa di dapatkan dari merokok,jadi saya pikir itu hanya untuk memenuhi hawa nafsu saja..
sedangkan menjadi bhikkhu adalah upaya untuk melatih diri untuk melepaskan semua hawa nafsu..

thank's

tidak semua yg di luar 4 kebutuhan itu tidak layak untuk didanakan kepada bhikkhu, misalnya transportasi, meskipun transportasi tidak termasuk dalam 4 kebutuhan, tapi berdana sarana transportasi, misalnya tiket bis, kereta atau pesawat adalah dana yg baik. demikian juga beberapa jenis dana lainnya yg walaupun bukan termasuk dalam 4 kebutuhan.

Offline fabian c

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.095
  • Reputasi: 128
  • Gender: Male
  • 2 akibat pandangan salah: neraka atau rahim hewan
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #96 on: 13 March 2011, 08:52:07 AM »
setahu ku pada masa ku waktu itu  setelah peristiwa ini minum bir bintang sekaleng sila ke 5 masih berbunyi "berjanji untuk tidak makan dan minuman yang menimbulkan ketagihan". belum berdefinisi terjemahan yang baru seperti sekarang.

aku tidak ada merasa melanggar sila toh memang seperti itu pada zaman nya sila ke 5 mempunyai terjemahan seperti itu. dan tidak ada yang di langgar aku tidak mabuk mabukan ( wa belum pernah mabuk minum bir jadi tidak tahu bagaimana mabuk karena minuman keras)

Bro Daimond yang baik, pelanggaran tetaplah suatu pelanggaran bila dilakukan secara sadar dengan disertai kehendak, walaupun ia tidak tahu bahwa itu salah.

Umat kr****n tidak menganggap minum adalah suatu keburukan, mereka juga tidak mengenal pancasila Buddhis, tapi menurut pandangan Buddhis mereka tetap melanggar sila bila minum anggur dsbnya.

Yang dimaksud bukan pelanggaran umpamanya pada waktu minum dia tidak tahu bahwa minumannya sudah dicampur alkohol, maka ia tidak melakukan pelanggaran.

Jadi ketidak-tahuan yang tidak salah ini adalah tidak memenuhi salah satu diantara faktor-faktor ini:

- Tahu minuman keras yang dapat menyebabkan lemahnya kesadaran
- ada kehendak meminum
- ada usaha meminum
- anda minum minuman tersebut

Kalau tidak salah demikian faktor-faktornya, jadi bila salah salah satu tidak terpenuhi maka tidak terjadi pelanggaran.

Mettacittena,
« Last Edit: 13 March 2011, 08:54:49 AM by fabian c »
Tiga hal ini, O para bhikkhu dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka.
Bercinta dengan wanita, mantra para Brahmana dan pandangan salah.

Tiga hal ini, O para Bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia.
Lingkaran rembulan, lingkaran matahari serta Dhamma dan Vinaya Sang Tathagata

Offline M14ka

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.821
  • Reputasi: 94
  • Gender: Female
  • Live your best life!! ^^
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #97 on: 13 March 2011, 04:36:25 PM »
Usaha meminum bedanya dgn kehendak/minum minuman tsb apa y? ♥·♡ τнänκ чöü ♥·♡ 

Offline bodhi

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 832
  • Reputasi: 8
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #98 on: 13 March 2011, 04:53:56 PM »
- Tahu minuman keras yang dapat menyebabkan lemahnya kesadaran
dengan intelligence yang dimiliki mengetahui bahwa minuman A mengandung alkohol dan hal tersebut dapat menyebabkan lemahnya kesadaran


- ada kehendak meminum
wah enak nih rasanya kalau malam ini minum A, ntar beli ah di supermarket


- ada usaha meminum
pergi ke supermarket dan membeli minuman tersebut


- anda minum minuman tersebut
glek.. glek.. glek..
M14ka: "the nature of things are unstable.. "

Offline M14ka

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.821
  • Reputasi: 94
  • Gender: Female
  • Live your best life!! ^^
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #99 on: 13 March 2011, 05:01:01 PM »
Kalo sudah minum otomatis pst ad usaha, mgkn ga kalo faktor ke 3(usaha) tidak terpenuhi tp yg lain terpenuhi? ♥·♡ τнänκ чöü ♥·♡ 

Offline bodhi

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 832
  • Reputasi: 8
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #100 on: 13 March 2011, 05:10:50 PM »
bisa aja, tuh orang di cekokin minuman A sama orang laen contohnya
M14ka: "the nature of things are unstable.. "

Offline M14ka

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.821
  • Reputasi: 94
  • Gender: Female
  • Live your best life!! ^^
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #101 on: 13 March 2011, 05:12:51 PM »
Ic ♥·♡ τнänκ чöü ♥·♡  penjelasannya _/\_

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #102 on: 13 March 2011, 08:29:51 PM »
Kalo sudah minum otomatis pst ad usaha, mgkn ga kalo faktor ke 3(usaha) tidak terpenuhi tp yg lain terpenuhi? ♥·♡ τнänκ чöü ♥·♡ 

misalnya faktor lain2 sudah terpenuhi dan tiba2 anda berjalan dan kecebur dalam kolam alkohol, dan tanpa sengaja anda menelan beberapa teguk air kolam alkohol itu.  anda jadi mabuk, walaupun tidak berusaha untuk minum

Offline M14ka

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.821
  • Reputasi: 94
  • Gender: Female
  • Live your best life!! ^^
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #103 on: 13 March 2011, 08:46:22 PM »
 ​​​‎​:p=))º°˚˚°º≈=Dнåнåнå=))º°˚˚°º≈º:p=))
 Ekstrim bngt contohnya... ^-^ ♥·♡ τнänκ чöü ♥·♡ 
Bsk ya br kasi di hp ga ad tombolnya ◦°◦нeнeнeнe◦°◦

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #104 on: 13 March 2011, 08:48:25 PM »
ajahn chah :

        Bagaimanapun, saya ingin menegaskan bahwa dengan pengucapan-pengucapan saja, tidaklah mungkin untuk mengetahui vinaya secara lengkap, karena beberapa hal, apakah kita mengetahui atau tidak, tetaplah merupakan pelanggaran/kesalahan. Ini memang rumit. Namun ditekankan bahwa jika kita belum memahami aturan latihan atau ajaran tertentu, kita harus mempelajari peraturan tersebut dengan penuh semangat dan penuh hormat. Jika kita tidak tahu, kita harus berusaha untuk belajar. Jika kita tidak berusaha, dengan sendirinya itu merupakan suatu pelanggaran/kesalahan.

        Misalnya, jika kalian ragu-ragu... seandainya di sana ada seorang wanita dan tanpa mengetahui apakah ia seorang wanita atau pria, kalian menyentuhnya (Pelanggaran sanghadisesa kedua, yang berkaitan dengan menyentuh wanita dengan penuh nafsu.). Kalian tidak yakin, tetapi tetap menyentuh... itu tetap salah. Dahulu saya heran mengapa itu salah, tetapi ketika saya merenungkan prakteknya, saya menyadari bahwa seorang pemeditasi harus memiliki sati, ia harus sangat berhati-hati. Apakah ketika berbicara, menyentuh, atau memegang sesuatu, pertama-tama ia harus mempertimbangkan dengan cermat. Dalam hal/kasus ini kesalahannya adalah pada tiadanya sati, atau kurangnya perhatian pada saat itu.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline M14ka

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.821
  • Reputasi: 94
  • Gender: Female
  • Live your best life!! ^^
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #105 on: 13 March 2011, 08:58:40 PM »
 [at]  Ryu
Kalo ga salah ingat di buku cacing 1 ad cerita Bhikkhu yg menggendong wanita menyebrang sungai, trus Bhikku yg lain bertanya knp digendong, trus Bikkhunya menjawab sy sudah melepas dr td tp km yg menggendong trus... Inti ceritanya hatilah yg lebih penting kira2 gt..

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #106 on: 13 March 2011, 09:02:45 PM »
[at]  Ryu
Kalo ga salah ingat di buku cacing 1 ad cerita Bhikkhu yg menggendong wanita menyebrang sungai, trus Bhikku yg lain bertanya knp digendong, trus Bikkhunya menjawab sy sudah melepas dr td tp km yg menggendong trus... Inti ceritanya hatilah yg lebih penting kira2 gt..
itu ada dalam scerita zen, dalam mahayana mungkin tidak melanggar, tapi dalam terawada sepertinya itu pelanggaran.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline M14ka

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.821
  • Reputasi: 94
  • Gender: Female
  • Live your best life!! ^^
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #107 on: 13 March 2011, 09:09:23 PM »
Ic... (=^____^= )

Offline fabian c

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.095
  • Reputasi: 128
  • Gender: Male
  • 2 akibat pandangan salah: neraka atau rahim hewan
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #108 on: 13 March 2011, 09:14:12 PM »
itu ada dalam scerita zen, dalam mahayana mungkin tidak melanggar, tapi dalam terawada sepertinya itu pelanggaran.

Kita aplikasikan lagi faktor-faktornya:

Ada objek (sadar itu wanita)
Ada kehendak
Ada usaha
Ada perbuatan

Jadi kasus Bhikshu tua tersebut tetap melakukan pelanggaran, karena seluruh faktor terpenuhi.

Mettacittena,
« Last Edit: 13 March 2011, 09:21:17 PM by fabian c »
Tiga hal ini, O para bhikkhu dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka.
Bercinta dengan wanita, mantra para Brahmana dan pandangan salah.

Tiga hal ini, O para Bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia.
Lingkaran rembulan, lingkaran matahari serta Dhamma dan Vinaya Sang Tathagata

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #109 on: 14 March 2011, 09:31:50 AM »
Kita aplikasikan lagi faktor-faktornya:

Ada objek (sadar itu wanita)
Ada kehendak
Ada usaha
Ada perbuatan

Jadi kasus Bhikshu tua tersebut tetap melakukan pelanggaran, karena seluruh faktor terpenuhi.

Mettacittena,

'melegalkan' pelanggaran dengan berbagai alasan  [-X
udah lumrah tuh  :-?


Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline hendrako

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.244
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #110 on: 17 March 2011, 12:07:11 AM »
Terhadap kisah2 Zen yang terlihat kontroversial, saya pribadi menggunakan timbangan kisah Zen lainnya, yaitu telunjuk dan rembulan. Pelanggaran yang ada di dalam kisah tersebut adalah telunjuk, bukan rembulan yang ditunjukkan. Mempermasalahkan telunjuk hanya akan mengaburkan arah pandangan ke rembulan.  Setelah melihat rembulan, telunjuk bukan lagi persoalan.

Tidak jarang contoh ekstrim lebih efektif untuk menyampaikan pesan.
yaa... gitu deh

Offline Sunkmanitu Tanka Ob'waci

  • Sebelumnya: Karuna, Wolverine, gachapin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.807
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
  • 会いたい。
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #111 on: 17 March 2011, 12:47:46 PM »
misalnya menyebrangkan arwah gitu ya bro?
HANYA MENERIMA UCAPAN TERIMA KASIH DALAM BENTUK GRP
Fake friends are like shadows never around on your darkest days

Offline hendrako

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.244
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #112 on: 18 March 2011, 10:07:44 AM »
misalnya menyebrangkan arwah gitu ya bro?

Eh... emang ada kisah Zen soal nyebrangin arwah? ane tahunya cuman nyebrangin gadis.....??
Kisahnya gimana tuh ?  :-?
yaa... gitu deh

Offline Jerry

  • Sebelumnya xuvie
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.212
  • Reputasi: 124
  • Gender: Male
  • Suffering is optional.. Pain is inevitable..
Re: Fenomena Bhikkhu, Vinaya & Rokok
« Reply #113 on: 23 March 2011, 01:18:10 AM »
kurasa kedua-duanya

yah rokok seharusnya di hindari..ngemil pun begitu, ngopi juga tampaknya demikian.itu hanya menghabiskan waktu..

Quote
“Sementara beberapa pertapa dan brahmana hidup dari makanan yang disediakan oleh umat yang berbakti, namun mereka masih tetap malakukan permainan-permainan atau rekreasi sebagai berikut: permainan dengan papan yang berpetak-petak delapan atau sepuluh baris, permainan dengan melangkah pada diagram yang digariskan di tanah dengan cara hanya melangkah sekali; permainan dengan cara memindahkan benda atau orang dari satu tempat ke tempat yang lain dengan tanpa melepaskan benda atau orang tersebut; main dadu, kayu pendek dipukul dengan kayu panjang, mencelupkan tangan ke dalam air berwarna dan menempelkan telapak tangan ke dinding, main bola, meniup pipa yang dibuat dari daun, menggali dengan alat mainan, bersalto, main kincir angin yang dibuat dari daun palem, main kereta-keretaan atau panah-panahan, menebak tulisan di udara atau di punggung seseorang, menebak pikiran orang lain, atau bertingkah laku seperti orang cacad. Tetapi Samana Gotama tidak pernah melakukan permainan-permainan tersebut“.

yg di bold... kurasa termasuk dlm kategori merokok..sebaiknya para Bhikkhu meniru tingkah laku sang Buddha
Agak telat balasnya bro.. Tapi rasanya bukan merokok yg dibicarakan, karena konteks yg dibicarakan Sang Buddha di sini ya bentuk2 permainan, kecuali kalau rokok adalah permainan. Kan ada tuh permainan seperti meniup daun sehingga berbunyi, atau permainan2 dgn bentuk lain menggunakan daun yg ada pada zaman itu.
appamadena sampadetha